title cover

title cover

Tuesday, March 20, 2012

Headline News 20.03.12


US & GLOBAL 
• Apple mengangkat bursa AS pada hari Senin setelah mengumumkan dividen regulernya dan pembelian kembali sahamnya, sementara yield Treasury AS naik mendekati level tertinggi 5 bulan dipicu langkah investor menjual obligasi pemerintah.


• Kekhawatiran pasar terhadap program nuklir Iran telah memicu naiknya harga minyak mentah AS sebesar $1, sementara euro naik ke level tertinggi selama lebih dari sepekan terhadap dolar.


• Bursa AS bergerak tipis menyusul investor menaksir kembali rally yang telah membuat S&P 500 naik ke level tertinggi sejak krisis finansial 2008. Namun lonjakan pada harga saham Apple lebih dari 2% paling tidak akan menopang kenaikan bursa dalam 1 sesi lagi.
Dow Jones industrial average <.DJI> bertambah 6.51 poin atau 0.05% dan ditutup di 13,239.13, sementara Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 5.58 poin atau 0.40% ke level 1,409.75. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 23.06 poin atau 0.75% di 3,078.32.    
Pada penutupan hari Senin, S&P 500 berada 9.9% di bawah level penutupan tertinggi historisnya di 1,565.15 yang dicapai pada 9 Oktober 2007.   


• Saham Apple Inc <AAPL.O> melonjak 2,7% menjadi $601.10 setelah perusahaan teknologi ternama di dunia tersebut mengatakan akan mulai membayar dividen kuartalan sebesar $2.65 per saham pada bulan Juli dan membeli kembali sahamnya hingga $10 miliar, dimulai
pada tahun fiskal berikutnya.
Produsen iPhone, iPad dan iPod tersebut memiliki $98 miliar tunai, dan investor telah bertanya‐tanya selama berbulan‐bulan belakangan ini apa yang akan dilakukan perusahaan dengan uang sebanyak itu.  


• Harga saham dunia yang terangkum kedalam MSCI All‐Country World Index <.MIWD00000PUS> naik 0.29%, mendekati level tertinggi akhir Juli. Di Eropa, FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> ditutup melemah 0.11% setelah mencatat kenaikan dalam 4 sesi terakhir.


• Euro menguat terhadap dolar untuk ketiga kalinya secara berturut‐turut. Euro menembus intraday high $1.3264 dan terakhir bergerak di sekitar $1.3241 atau naik 0.6%.


• Harga minyak mentah AS untuk pengiriman April ditutup di $108.09 per barel, naik $1.03 atau 0.96%, akibat kekhawatiran soal terhambatnya pasokan minyak dari Iran dan melemahnya dolar.


• Harga Treasury AS turun seiring bursa saham yang ditutup menguat, dimana mendorong naiknya yield obligasi ke level tertinggi mendekati 5 bulan. Harga obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 23/32 dengan yield 2.38%, naik dari posisi 2.30% pada hari Jumat lalu. Sedangkan Treasury tenor 30 tahun turun lebih dari 1 poin dan terakhir diperdagangkan melemah 1‐12/32 poin dengan yield 3.48%,
naik dari 3.41% posisi hari Jumat lalu.  


EURO ZONE 


• Musim dingin dengan cepat membuat perekonomian Jerman pada Februari dan industri jauh dari pemulihan yang berkelanjutan, Bundesbank mengatakannya Senin lalu, sementara itu mencatatkan untuk melihat kedepan indikator‐indikator yang menunjukkan kenaikan ekonomi.   


• Perekonomian anjlok hingga 0.2 persen pada kuartal keempat dari pelemahan ekspor dan konsumsi pribadi. Kebanyakan ekonom mengekspektasi pada bertahannya (perekonomian) pada kuartal pertama 2012, menghindari dua kuartal berturut‐turut yang yang menunjukkan suatu resesi.   


• European Financial Stability Facility telah merilis obligasi jangka panjang 20‐tahun dalam suatu percobaan terhadap hasrat investor pada dana penyelamatan Eropa.    


• Investasi yang mengalir keluar pada zona euro merupakan yang tercepatnya dalam tiga tahun pada Januari karena investor keluar dari blok mata uang tunggal yang menekan rilis obligasi diwilayah tersebut, data European Central Bank menampilkannya Senin lalu.    


• Sejak Januari krisis utang zona telah menenangkan dan meyakinkan untuk secara perlahan kembali ke pasar, memperkirakan bahwa net outflows kemungkinan dimulai saat ini untuk anjlok kembali.

Friday, March 16, 2012

Headline News 16.03.12


US & GLOBAL 


• S&P 500 ditutup di atas 1400 untuk pertama kalinya sejak krisis finansial 2008 pada perdagangan Kamis kemarin, menyusul rilis data menunjukkan membaiknya perekonomian AS, sementara harga minyak turun dipicu berita Inggris dan AS kemungkinan akan merilis stok minyak strategisnya untuk tetap menjaga pertumbuhan ekonomi.


• Data menunjukkan jumlah klaim untuk santunan kaum pengangguran turun di pekan lalu ke level terendah 4 tahun, laporan terkini mengenai membaiknya pasar tenaga kerja AS, dan kegiatan sektor manufaktur di wilayah Timur Laut Amerika Serikat mencatat kenaikan bulan ini. Data dirilis 2 hari setelah The Fed memberikan pandangan optimis pada prsopek ekonomi AS. Indeks S&P 500 menguat selama 6 sesi dari 7 sesi terakhir, mencatat level penutupan tertinggi sejak Juni 2008.


• S&P 500 telah naik sekitar 11.5% sepanjang tahun ini tanpa mengalami retracement yang tajam. Sedangkan Dow Jones dan Nasdaq juga menguat pada hari Kamis.
Saham finansial, yang sebelumnya memberi tekanan, justru memimpin kenaikan indeks semalam, dengan indeks sektor S&P naik 1.9%. Saham Apple Inc <AAPL.O> menembus rekor tertinggi di $600.01 d awal perdagangan, sebelum berakhir melemah. Sejumlah analis memprediksi saham tersebut akan menembus level $700 dalam 12 bulan kedepan.


• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 58.66 poin atau 0.44% ke 13,252.76. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> bertambah 8.32 poin atau 0.60% ke 1,402.60.
Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> menguat 15.64 poin atau 0.51% ke level 3,056.37.     


• Rilis optimis data ekonomi AS juga turut mendongkrak bursa Eropa untuk ditutup mendekati level tertinggi 33 pekan. FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> berakhir naik 0.35% di 1,102.17, sehari setelah ditutup di level tertinggi sejak Agustus. Indeks tercatat naik 10% tahun ini, setelah mengalami penurunan 10.7% di tahun lalu.


• Brent crude oil futures turun $4 per barel setelah beredar kabar bahwa Inggris akan bekerjasama dengan AS dalam sebuah kesepakatan untuk merilis minyak dari cadangan minyak strategis mereka. NYMEX April crude <CLJ2> turun untuk hari kedua dan ditutup di $105.11 per barel, turun 32 sen atau 0.30 percent, namun berhasil rebound dari level intraday low $103.78. Di London, crude for April delivery <LCOJ2> ditutup di $123.55 per barel, turun $1.42, atau 1.14%.   


• Harga Treasury pemerintah AS turun seiring optimisme pada perekonomiannya, dengan Treasury tenor 10 tahun turun 2/32 dengan yield sebesar 2.2812%.


• Dolar juga melemah dari level tertinggi 11 bulan terhadap yen dan level tertinggi 1 bulan terhadap euro. Dolar turun 0.23% ke 83.45 yen dan euro menguat 0.45% ke $1.3086.


• Sementara itu laporan terkini menunjukkan Dana Moneter Internasional pada Kamis kemarin menyetujui bailout 28 milyar euro untuk Yunani, sebagai bagian dari paket penyelamatan internasional yang lebih luas untuk anggota zona euro yang tengah terlilit utang. IMF mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat akan segera mengucurkan 1.65 milyar euro ke Athena, dalam kesepakatan untuk membantu mendanai Yunani sampai 2014. Persetujuan dewan IMF tersebut telah menagkhiri bulan yang penuh ketidakpastian bagi Yunani, yang dijamin oleh paket IMF‐Uni Eropa setelah menyetujui serangkaian langkah‐langkah penyesuaian yang menyakitkan ekonomi dan setelah menyelesaikan debt swap yang mengenakan kerugian sebanyak 74 persen pada pemegang obligasi swasta.


EURO ZONE 


• Jumlah orang yang bekerja di zona euro merosot pada tiga bulan terakhir 2011 sementara itu hourly labour costs naik, menyoroti kesulitan Eropa yang menekan AS. ‐ seperti recovery pada jobs.   


• Employment pada 17 negara euro merosot 0.2 persen dalam kuartal keempat dibandingkan kuartal ketiga, kantor statistik Uni Eropa Eurostat melaporkannya Kamis lalu.   


• European Central Bank tidak merencanakan tindakan lagi untuk membantu anjloknya perekonomian, yang telah memainkan bagiannya dalam melawan krisis zona euro, anggota dewan gubernur Ewald Nowotny mengatakannya Kamis lalu.   


• Dia menambahkan bahwa masih terlalu awal untuk menghapus dukungan bank sentral. Ini berbalik dari komentar rekannya di ECB Erkki Liikanen, yang menekankan kebutuhan untuk keluar tepat waktu dari langkah‐langkah yang luar biasa.   


• Spanyol menggambarkan kuatnya permintaan pada obligasinya Kamis lalu, menyesuaikan lelang obligasi Italia dari hari sebelumnya karena investor menguras dana tunai ECB dengan menyisihkan kekhawatiran pasar mengenai kemampuan Spanyol untuk menekan target defisit dalam perekonomian yang ditekan resesi.  

Wednesday, March 14, 2012

Headline News 14.03.12


US & GLOBAL 


• Dolar melonjak terhadap euro dan juga yen pada hari Selasa setelah pernyataan The Fed memudarkan ekspektasi berlanjutnya kebijakan moneter longgar, dan saham AS mencatat level tertinggi multi tahunan berkat optimisme pada prospek ekonomi dan setelah JPMorgan menaikkan dividennya.
Bank sentral AS menaikkan asumsi untuk prospek ekonominya dalam pernyataan resminya Selasa malam tadi, dengan mengatakan The Fed memprediksi terjadi pertumbuhan ekonomi yang moderat dalam beberapa kuartal mendatang dan juga terjadi penurunan tingkat pengangguran secara bertahap,
meskipun mereka mengatakan tingkat pengangguran masih tetap tinggi.


• Bursa AS mencatat hari terbaiknya tahun ini, dengan pengumuman dividen oleh JPMorgan Chase & Co <JPM.N> kian menambah dukungan positif, memacu rally pada saham perbankan. JPMorgan, bank terbesar AS dari sisi aset, mengatakan regulator telah menyelesaikan stress tests dari neracanya
dan telah menyetujui peningkatan dividen kuartalannya, dari satu nikel (5 sen) sampai 30 sen, dan buyback saham. Pengumuman JPMorgan datang dua hari sebelum Federal Reserve mengumumkan hasil stress test untuk 19 bank yang memegang perusahaan‐perusahaan AS.


• Harga minyak juga naik berkat pandangan bullish The Fed dan rilis optimis data ekonomi AS dan Eropa yang kian meningkatkan kepercayaan pelaku pasar bahwa ekonomi global dalam kondisi yang sehat. Meredanya spekulasi mengenai kemungkinan The Fed meluncurkan putaran ketiga program quantitative easing telah mendukung kenaikan dolar. Dolar menembus level tertinggi 11 bulan terhadap yen di 83.08 yen setelah muncul pernyataan The Fed.
Sedangkan euro terkoreksi 0.68% ke $1.3063, setelah mendekati level terendah 1 bulan.


• Data semalam menunjukkan penjualan ritel AS di bulan Februari mencatat kenaikan terbesarnya dalam 5 bulan terakhir dan indeks kepercayaan bisnis Jerman, ZEW index, menunjukkan peningkatan pada prospek ekonomi, sehingga mendorong minat pada aset‐aset beresiko.


• Indeks S&P 500 ditutup di level tertinggi sejak Juni 2008. Indeks, yang tercatat naik 11% tahun ini, telah menguat dalam 5 hari berturut‐turut dan berpotensi melanjutkan penguatannya. Indeks Dow Jones ditutup di level tertinggi sejak Desember 2007, sementara Nasdaq ditutup di level tertinggi
sejak November 2000. Saham perbankan memimpin penguatan indeks. JPMorgan melonjak 7% ke $43.39 dan sebagai top gainer pada indeks Dow. Bank of America Corp
<BAC.N> melejit 6.3% ke $8.49 sementara indeks saham finansial S&P <.GSPF> mendaki 3.9%.


• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 217.97 poin atau 1.68% ke 13,177.68. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 24.87 poin atau 1.81% ke 1,395.96. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> menguat 56.22 poin atau 1.88% ke 3,039.88.     


• Di bursa Eropa, FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> berakhir naik 1.69% di 1,095.34, level penutupan tertinggi sejak Juli. Sektor perbankan mencatat kinerja terbaik dengan STOXX Europe 600 banking sector index <.SX7P> naik 3.3% dan mencatat kenaikan tahun ini menjadi 17.7%.


• Harga minyak berjangka Brent dan US crude ditutup menguat dipicu pandangan optimis pada prospek ekonomi. Di New York Mercantile Exchange, harga minyak berjangka pengiriman April naik 37 sen atau 0.35% di $106.71 per barel. Di London, ICE Brent crude for April delivery <LCOJ2> ditutup di $126.22 per barel, naik 88 sen atau 0.70%.   
Harga Treasury AS turun dengan Treasury tenor 30 tahun turun lebih dari 1 poin setelah muncul pernyataan The Fed. Sementara yield Treasury tenor 2 tahun menembus level tertinggi sejak Standard & Poor's menurunkan peringkat utang AAA Amerika Serikat Agustus lalu.

EURO ZONE 


• Presiden European Central Bank Mario Draghi mengatakan Senin lalu bahwa perekonomian zona euro terlihat stabil tetapi resiko inflasi tidak cukup besar untuk mewujudkannya karena besarnya kesenjangan yang terjadi.   


• "We are continuously alert to the risk of inflation but this risk is not materializing at the present time," Draghi mengatakan pada konferensi di Paris pada daya saing.   


• Analis Jerman dan sentimen investor menguat pada bulan Maret ke level tertingginya sejak Juni 2010, yang mendorong ekuitas Eropa ke level tertingginya dan mengkonfirmasi harapan bahwa perekonomian terbesar  Eropa tersebut telah recovery dari pelemahannya.      


• Survei bulanan ZEW economic think tank's pada sentimen ekonomi melonjak menjadi 22.3 pada bulan Maret dari 5.4 bulan sebelumnya, memangkas perkiraan konsensus dari polling Reuters pada analis untuk kenaikan yang moderat pada 10.0.   


• Yunani akan memangkas kedepannya 5.5 persen pada GDP dalam pembelanjaan pemerintah tahun 2013 dan 2014 untuk memenuhi target fiskal dalam bailout kedua untuk Yunani, Komisi Eropa melaporkannya.

Tuesday, March 13, 2012

Headline News 13.03.12


US & GLOBAL 


• Bursa saham global bergerak maju‐mundur pada hari Senin, dipengaruhi data defisit perdagangan Cina dan menjelang sidang The Fed yang kemungkinan akan memberikan indikasi berkurangnya peluang untuk berlanjutnya stimulus moneter. Pasar mengawali hari pertama perdagangan mereka pekan ini dengan melihat data defisit perdagangan Cina yang mencatat level terbesarnya dalam 1 dekade terakhir di periode Februari, menambah kekhawatiran terjadi penurunan permintaan global.


• Sementara itu, data‐data terkini yang menunjukkan peningkatan pada ekonomi AS, telah mengurangi harapan akan dilanjutkannya pelonggaran moneter oleh The Fed. Sidang The Fed hari Selasa (Rabu dini hari nanti) nampaknya akan menunjukkan Federal Open Market Committee mengakui perbaikan pada kondisi ekonominya, sehingga memperkecil peluang akan adanya tambahan stimulus.


• Dolar jatuh 0.23% terhadap sejumlah rivalnya, turun dari level tertinggi mendekati 7 pekan sebelumnya. Dolar melemah terhadap euro, namun mata uang tunggal Eropa tersebut diperkirakan akan berupaya rebound di pekan mendatang menyusul berhasilnya restrukturisasi utang Yunani.


• Dow Jones industrial average <.DJI> menguat 37.69 poin atau 0.29% dan ditutup di 12,959.71. Sedangkan S&P 500 Index <.SPX> naik tipis 0.22 poin atau 0.02% di 1,371.09. Sementara Nasdaq Composite <.IXIC> turun 4.68 poin atau 0.16% dan ditutup di 2,983.66.   


• Investor juga menantikan data retail sales AS periode Februari pada hari Selasa ini yang diprediksi menunjukkan kenaikan 1%.


• MSCI world equity index <.MIWD00000PUS> juga merefleksikan melemahnya pasar Asia. Indeks dirtilis melemah 0.21% di 328.93, meskipun masih tercatat naik sekitar 9.8% tahun ini.


• Di Eropa, meningkatnya kembali minat pada saham perbankan pasca restrukturisasi utang Yunani telah mendorong kenaikan saham‐saham Eropa, namun pasar ditutup melemah dipicu kekhawatiran sejumlah negara Eropa seperti Spanyol akan menyusul untuk memperoleh bailout. Yield obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun menembus level terendah 2 bulan, sedangkan yield obligasi pemerintah Spanyol dan Portugal mengalami kenaikan.


• FTSE Eurofirst 300 <.FTEU3> index ditutup turun 0.2% di 1,077.10. Sejumlah saham perbankan yang memiliki eksposur besar mengalami pelemahan seperti Royal Bank of Scotland <RBS.L> dan Barclays <BARC.L> yang masing‐masing turun 3% dan 2%.   


• Euro berhasil rebound dari level terendah hampir sebulan untuk mencatat naik 0.28% ke $1.3150 terhadap dolar, ditengah tipisnya perdagangan menjelang sidang The Fed.


• Menteri keuangan zona Euro akan mengalihkan fokus mereka ke Spanyol, yang berpeluang kehilangan target defisit lagi tahun ini dimana bisa melanggar aturan baru anggaran Uni Eropa.


• Harga minyak turun dipicu rilis buruk data ekonomi Cina, meskipun ketegangan atas upaya‐upaya untuk menyelesaikan perselisihan nuklir Iran dan ancaman terhadap pasokan minyak masih membatasi penurunan harga. Di New York Mercantile Exchange, harga minyak berjangka pengiriman April
ditutup di $106.34 per barel, turun $1.06 atau 0.99% setelah diperdagangkan di sekitar $105.38 hingga $107.56.
   
EURO ZONE 


• Menteri keuangan zona euro akan menandatangani paket bailout kedua untuk Yunani pada hari Senin dan mengubah fokus pada Spanyol, yang mana pemerintah tampak mengatur untuk melanggar aturan anggaran Uni Eropa yang baru disetujui dengan target defisit yang gagal lagi tahun ini.   


• Zona euro menunjukkan tanda‐tanda perbaikan yang sementara, laporan terbaru bulan terakhir dari Organisation for Economic Co‐operation and Development (OECD) yang ditampilkan Senin lalu.   


• The OECD's leading indicator, yang menilai pergerakan aktivitas ekonomi, naik untuk zona euro pada Januari dan juga berbalik positif untuk Inggris, bertambah 0.2 poin persentase dalam blok mata uang tunggal tersebut dan 0.1 poin persentase pada Inggris.   


• Italia berada dalam resesi, data terakhir yang dikonfirmasi Senin lalu, menandai sulitnya masalah yang dihadapi pemerintahan teknokrat Mario Monti karena bergumul dengan anjloknya perekonomian yang ditekan melemah oleh langkah austerity dan krisis utang.   


• Perekonomian Italia merosot 0.7 persen dalam kuartal keempat tahun 2011, diikuti pelemahan 0.2 persen pada anjloknya gross domestic product dalam kuartal ketiga.

Monday, March 12, 2012

Headline News 12.03.12


US & GLOBAL 


• Bursa global menguat dan dolar rally secara umum pada hari Jumat setelah rilis optimis data pekerjaan AS memberikan indikasi meningkatnya pemulihan ekonomi di negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut. Penerimaan yang kuat dari kreditor swasta untuk swap obligasi Yunani telah menghindarkan terjadinya gagal bayar dan menambah optimisme investor.


• Berita bahwa International Swaps and Derivatives Association (Asosiasi Swap dan Derivatif Internasional) telah menetapkan bahwa debt swap (penukaran utang) kreditor swasta Yunani  ‐‐ bagian dari bailout yang lebih luas  ‐‐ bukan sebuah "peristiwa kredit" sehingga tidak akan memicu kontrak asuransi. Sebelumnya terjadi kekhawatiran bahwa jika kesepakatan membenarkan penerapan kontrak `credit default swap`, pemegang obligasi pemerintah Yunani mungkin telah dapat mengklaim kompensasi, mengancam kesepakatan bailout yang lebih luas.


• Sementara itu, data menunjukkan terjadi pertumbuhan yang solid pada sektor pekerjaan AS di bulan Februari untuk ketiga kalinya secara berturut‐turut, menyusul tercatat penambahan lapangan kerja sebanyak 227.000, demikian dilaporkan Departemen Tenaga Kerja AS, meskipun tingkat pengangguran tetap stabil di level terendah 3 tahun di 8.3%. Kondisi ini memberikan indikasi terjadinya peningkatan dalam pemulihan ekonomi AS, dan memperkecil kebutuhan The Fed untuk melanjutkan program stimulus moneter.


• Dolar menembus level tertinggi terhadap yen selama hampir 11 bulan dan menguat secara umum terhadap mata uang lainnya, sementara harga obligasi pemerintah AS turun. Emas sementara ini berhasil membalik kerugiannya dan mencatat naik hampir 1%.


• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 14.08 poin atau 0.11% di 12,922.02. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> bertambah 4.96 poin atau 0.36% di 1,370.87. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 17.92 poin atau 0.60% di 2,988.34. Dalam sepekan, Dow telah turun 0.4%, S&P 500 naik 0.1% dan Nasdaq naik 0.4%.


• Bursa saham Eropa menguat, dipicu oleh rilis optimis data pekerjaan AS. Data dari AS dan emerging markets telah menjadi pendorong utama untuk perusahaan‐ perusahaan Eropa, yang menghadapi suramnya pertumbuhan domestik, ditandai oleh rilis lebih buruk dari perkiraan untuk data industrial output dari Prancis, Italia dan Jerman. Indeks FTSE Eurofirst 300 <.FTEU3> ditutup naik 0.4% di 1,079.37 poin.   


• Data AS telah mengangkat dolar secara luas ke level multi‐bulanan terhadap sejumlah rivalnya dan awalnya sempat menekan harga komoditas. Harga minyak berjangka kemudian berhasi rebound setelah rilis data pekerjaan AS mengatasi tekanan dolar dan mengurangi euforia seputar debt swap Yunani. Dolar menguat terhadap sejumlah rivalnya, dengan indeks dolar naik 1.1% di 79.993. Namun euro jatuh lebih dari 1% terhadap dolar akibat kekhawatiran masalah utang kawasan dan suramnya prospek pertumbuhan ekonomi domestiknya. Euro bergerak di sekitar $1.3114.


• Sementara bursa global yang terangkum kedalam MSCI world equity index <.MIWD00000PUS tercatat naik 0.1% di 329.40. Brent crude futures <LCOc1> berakhir naik 54 sen di $125.98 per barel. Sedangkan U.S. light sweet crude oil <CLc1> naik 82 sen di $107.40 per barel.   


• Harga obligasi pemerintah AS dan Jerman jatuh. Treasury tenor 10 tahun turun 4/32 dengan yield 2.03%. Harga emas spot naik $13.15 menjadi $1,713.40 per ounce.   Sedangkan emas berjangka AS pengiriman April berakhir menguat $12.80 di $1,711.50 per ounce.  


• Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi global nampaknya akan membuat pasar memusatkan perhatian pada sidang The Fed pekan ini, meskipun nampaknya The Fed masih membuka peluang untuk pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut namun kemungkinan masih akan menunggu hingga prgramnya yang berjalan saat ini, yang disebut dengan "Operation Twist", berakhir masa berlakunya di bulan Juni. 
   
EURO ZONE 


• Ekspor Jerman meningkat kembali pada Januari, dibantu oleh penguatan permintaan diluar krisis yang melanda zona euro, memperlebar surplus perdagangan dan mendorong harapan perekonomian terbesar Eropa itu yang akan menghindari resesi musim dingin.   


• Serikat buruh Spanyol memilih 29 Maret demo buruh pada Jumat lalu setelah gagal mencapai kompromi dengan pemerintah pada reformasi buruh yang mana membuat murahnya bayaran pekerja dan lebih sulitnya untuk menaikkan gaji yang sejalan dengan inflasi.   


• Reformasi sebagai bagian dari langkah‐langkah pemerintah untuk bernapas kembali terhadap perekonomian yang mungkin siap terhadap resesi dan untuk mendorong perekrutan dengan tingkat pengangguran yang besarnya 23 persen.   


• Industrial output Italia kebanyakan melemah dari ekspektasi pada Januari, yang anjlok 2.5 persen setelah kenaikan 1.2 persen bulan sebelumnya, menandai sangat rendahnya ekspektasi untuk mengarahkan pada resesi.   


• Yunani menghindari ancaman awal dari default yang tidak terkendali Jumat lalu, merupakan kemenangan besar dari penerimaan kreditor swasta untuk kesepakatan bond swap yang mana akan menekan tumpukan utang publik dan memperjelas langkah pada bailout terkini.

Friday, March 9, 2012

HEADLINE NEWS 09.03.12


US & GLOBAL 


• Bursa global menikmati hari terbaik mereka selama lebih dari 2 bulan pada hari Kamis, dan euro rebound menyusul tanda‐tanda akan tercapainya kesepakatan restrukturisasi utang Yunani yang akan menghindarkan negara tersebut dari gagal bayar. Ekspektasi akan rilis optimis data non‐farm payrolls AS nanti malam untuk periode Februari juga turut mendorong minat terhadap minyak dan komoditas lainnya dan memicu aksi jual pada obligasi pemerintah AS dan Jerman.


• Yunani menutup tawaran pertukaran obligasi (bond swap) untuk kreditor swasta pada hari Kamis setelah mencapai ambang batas minimum 75 persen penerimaan untuk mendorong tercapainya kesepakatan, sebuah kemajuan yang semakin mendekatkan Yunani untuk mengamankan 130 milyar euro dana yang dibutuhkan untuk mencegah default atau gagal bayar. Yunani berupaya untuk membujuk 90 persen kreditur untuk mengambil bagian dalam kesepakatan. Seorang pejabat
Yunani mengatakan setelah tenggat waktu pukul 3 dini hari tadi, bahwa persetujuan penawaran telah melampaui 85 persen. Yunani mengatakan jika 2/3 kreditur menerima tawaran maka dapat memungkinkan untuk memicu klausul tindakan kolektif dan memaksa pemegang obligasi lain untuk menerima kerugian.
Hasil awal dari tawaran tersebut diharapkan akan diumumkan secara resmi pada pukul 13.00 WIB Jumat pagi ini sebelum dilakukan conference call dengan menteri keuangan zona euro pada sore hari. Namun berdasarkan laporan dari salah satu pejabat senior Yunani mengatakan telah tercapai kesepkatan hampir 95%, sehingga nampaknya Yunani sudah dipastikan akan dapat mengamankan paket bailout senilai 130 milyar euro.


• MSCI world equity index <.MIWD00000PUS> naik 1.8%, kenaikan harian terbesarnya sejak 3 Januari. Indeks masih tercatat turun 0.8% dalam sepekan setelah mencatat koreksi tertajamnya selama lebih dari 3 bulan pada hari Selasa lalu.


• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 70.61 poin atau 0.55% ke 12,907.94. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 13.28 poin atau 0.98% ke 1,365.91. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 34.73 poin atau 1.18% dan ditutup di 2,970.42.


• Bursa saham Eropa menguat, membalik separuh kerugian sebelumnya di pekan ini. Saham perbankan, pemegang utama obligasi Yunani, menjadi top gainers, dengan Deutsche Bank <DBKGn.DE> naik 4.4%, Societe Generale <SOGN.PA> naik 3.7% dan Credit Agricole <CAGR.PA> naik 3%. Sementara indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup menguat 1.5% di 1,074.79 poin.


• Euro menguat untuk hari kedua terhadap dolar dipicu optimisme tercapainya kesepatan utang Yunani dan mencatat hari terbaiknya terhadap dolar dalam 2 pekan terakhir. Euro terakhir bergerak menguat 0.9% di $1.3269, mendekati level puncaknya di $1.3291. sedangkan indeks dolar turun 0.8% di 79.11 setelah menembus level tertinggi 3 pekan pada hari Rabu. Sementara pelaku pasar menunggu hasil kesepatakan utang Yunani, ECB memangkas proyeksi untuk pertumbuhan ekonomi, dengan mengatakan ekonomi diprediksi mengalami kontraksi 0.5% tahun ini. Meskipun beresiko mengalami resesi, namun Presiden ECB Mario Draghi mengatakan terdapat tanda‐tanda stabilitas pada ekonomi zona euro.  


• Minat terhadap aset beresiko meningkat sehari menjelang rilis data non‐farm payrolls AS yang diprediksi meningkat dengan 210.000 di bulan Februari, setelah mencatat kenaikan 243.000 di bulan Januari sebelumnya. Sementara tingkat pengangguran diprediksi stabil di level terendah 3 tahun sebesar 8.3%.


• Harga minyak berjangka Brent London untuk pengiriman April naik $1.32 atau 1.1% di $125.44 per barel setelah diperdagangkan di atas $126 sebelumnya. Sedangkan untuk harga minyak berjangka AS pengiriman April naik 42 sen atau 0.4% di $106.58.


• Emas menguat 1% ke level $1,700.39 per ounce dan harga Treasury AS tenor 10 tahun turun 14/32 di 99‐26/32 dengan yield sebesar 2.02%. Sedangkan German Bund futures for June <FGBLc1> melemah 18 basis poin di 138.38.   


EURO ZONE 


• European Central Bank menurunkan perkiraan pertumbuhan zona euro setelah mempertahankan tingkat suku bunga pada level terendahnya Kamis lalu, dan mengatakan sesuatu akan menjadi lebih buruk tanpa tindakan yang dramatis untuk mempompa trilyunan euro ke dalam sistem perbankan.   


• Perkiraan staf ECB menunjukkan perekonomian dapat anjlok hingga 0.5 persen tahun ini dan berada pada pertumbuhan terbaiknya 0.3 persen, turun tipis dari perkiraan sebelumnya.   


• Industrial output Jerman memantul kembali pada Januari pada menguatnya sektor konstruksi dan manufacturing output, mendorong harapan bahwa Jerman kemungkinan bertahan pada resesi musim dingin, tunjuk data Kamis lalu.   


• Yunani bergerak mendekati penyelesaian bond swap dengan kreditor swasta yang dibutuhkan untuk mencegah default dan memberikan kelonggaran waktu untuk memperbaiki perekonomiannya.   


• Yunani harus mengamankan kesepakatan sebagai bagian dari financial bailout yang akan memungkinkan mereka untuk menembus utang yang jatuh tempo kurang dari dua pekan. Melewatkan pembayaran kembai berpotensi akan merusak kestabilan sistem keuangan zona euro dan merusak pergerakan euro.   


• Portugal tidak mungkin untuk dapat melangkah secara penuh dalam pasar obligasi tahun 2013 dan kemungkinan memulai menerbitkan obligasi hanya bertenor tiga tahun untuk membangun kembali confidence, presiden sosiasi perbankan mengatakan dalam wawancaranya. 

Wednesday, March 7, 2012

Headline News 07.03.12


US & GLOBAL 


• Ekuitas global mencatat koreksi tertajamnya selama lebih dari 3 bulan dan euro tersungkur akibat kekhawatiran baru bahwa pertemuan Kamis untuk batas waktu Yunani melakukan restrukturisasi utang kemungkinan akan ditunda. Kekhawatiran pada kekuatan ekonomi global juga turut menekan pasar.


• Brazil, sebagai ekonomi terbesar Amerika Selatan dan sebagai salah satu emerging markets paling dinamis di dunia, melaporkan pertumbuhan ekonomi yang lemah di tahun 2011, sehingga memunculkan kekhawatiran negara akan tergelincir kedalam era baru dengan kinerja yang biasa‐biasa saja. Hal ini
terjadi sehari setelah Cina memangkas proyeksi pertumbuhan ekonominya dan data yang mengindikasikan bahwa Eropa kemungkinan akan kembali mengalami resesi.


• Kekhawatiran bahwa Yunani dan pemegang obligasi kemungkinan batal memenuhi batas akhir Athena untuk menerima dana bailout pada hari Kamis besok kembali berkobar, setelah grup utama pemegang obligasi mengatakan gagal bayar akan menyebabkan kerusakan lebih dari 1 trilyun euro untuk zona euro dan dapat mendorong Italia dan Spanyol bergantung pada bantuan dari luar untuk menghentikan risiko penyebaran. Kekhawatiran soal Yunani telah mendorong naiknya harga obligasi AS dan Jerman. Emas turun lebih dari 2% dipicu menguatnya dolar terhadap euro.


• Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Eropa juga meningkat setelah di bulan‐bulan terakhir 2011 Eropa mengalami tekanan akibat pelemahan pada tingkat belanja konsumen, ekspor dan manufaktur. Perkiraan Uni Eropa bulan lalu bahwa output di zona euro turun 0.3% di periode Oktober‐Desember
dari kuartal ketiga sebelumnya.


• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> turun 2.1%, penurunan harian terbesarnya sejak November.    


• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 203.66 poin atau 1.57% di 12,759.15. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> berakhir melemah 20.97 poin atau 1.54% di 1,343.36. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> ditutup turun 40.16 poin atau 1.36% di 2,910.32. ketiga indeks ekuitas AS
mencatat prosentase penurunan harian terbesarnya dalam tahun ini.


• Saham‐saham perbankan mengalami tekanan jual dengan KBW bank index <.BKX> jatuh 2.7% dan Morgan Stanley <MS.N> turun 5.3% ke $17.32, level
terendahnya dalam 7 pekan.


• Saham‐saham komoditas juga melemah seiring kekhawatiran akan menurunnya permintaan untuk minyak dan bahan mentah, khususnya dari Cina dan eksportir besar lainnya, sehingga menekan harga komoditas. Produsen alumunium Alcoa Inc. <AA.N> merosot 4% ke $9.47, level terendahnya sejak 11
Januari.


• FTSEurofirst 300 <.FTEU3> mencatat level penutupan terendah dalam sebulan, berakhir melemah 2.6% di 1,052.11.   


• Di pasar uang, euro melemah 0.8% terhadap dolar di $1.3114, level terendahnya dalam 2‐1/2 minggu, sementara dolar indeks naik 0.7% di 79.82, level tertinggi sejak 16 Februari.


• Harga Treasury AS tenor 10 tahun naik 16/32 menjadi 100‐14/32, dengan yield 1.95%. German Bund futures <FGBLc1> naik 47 basis poin di 140.30 setelah mencatat kontrak tertinggi di 140.48 sebelumnya.


• Harga minyak turun dari level tertinggi baru‐baru ini menyusul berita meningkatnya produksi minyak dari Irak dan Arab Saudi yang mana telah mengurangi kekhawatiran atas berkurangnya pasokan dari Iran, yang mungkin dilakukan sebagai tindakan balasan terhadap sanksi AS. Brent crude oil futures for April delivery <LCOc1> turun $1.82 atau 1.47% di $121.98 per barel. Di New York, April NYMEX crude contract <CLc1> turun $2.02, atau 1.89%
di $104.70 per barel. Harga emas spot terus memangkas keuntungannya dan mencatat koreksi 1.9% di $1,673.89 per ounce, level terendah selama sekitar 5 pekan.  
  
EURO ZONE 


• Komisi urusan moneter Uni Eropa Olli Rehn mengatakan Selasa lalu terdapat tanda‐tanda zona euro yang akan me‐recover dari resesi dalam bulan‐bulan mendatang dan dia menyuarakan keyakinan pada perjanjian restrukturisai utang untuk Yunani yang akan berhasil.   


• Rehn juga mendesak pemerintah baru Yunani secara cepat menghadirkan rencana bujetnya untuk tahun ini pada Komisi dan untuk menekan kedepannya dengan reformasi struktural keuangan regional.   


• "While the euro area is currently in a mild recession there are at the same time signs of stabilisation," kata Rehn pada konferensi di Paris.   


• Anjloknya household spending, ekspor dan manufaktur menyedot perekonomian zona euro pada bulan terakhir tahun 2011, Uni Eropa mengatakannya Selasa lalu, menunjukkan batasan penurunan yang terlihat menjadi resesi yang makin dalam.   


• Kekacauan default Yunani akan menyebabkan lebih dari satu trilyun euro ($1.3 trilyun) dari kerusakan terhadap zona euro dan dapat membuat Italia dan Spanyol tergantung pada bantuan dari luar untuk menghentikan efek penyebaran, grup para pemegang obligasi mengatakannya.

Tuesday, March 6, 2012

Headline News 06.03.12


US & GLOBAL 

• Pasar ekuitas dunia melemah pada hari Senin setelah data ekonomi menaikkan ekspektasi terjadinya resesi di Eropa dan Cina memberikan sinyal pertumbuhan ekonomi akan melambat, sementara harga minyak jatuh akibat kekhawatiran mengenai terhambatnya suplai yang dipicu masalah nuklir Iran.


• Profit‐taking pada dolar telah mendorong kenaikan euro setelah terkoreksi mendekati level terendah 2 pekan, menjelang masa jatuh tempo untuk Yunani dalam menyelesaikan kesepakatan restrukturisasi utang dengan para kreditor swasta pada hari Kamis, sebagai bagian dari upaya mengamankan paket bailout senilai 130 milyar euro dan upayanya menghindari default.


• Bursa Wall Street mengikuti pelemahan pada bursa Eropa dan Asia, dan barometer untuk performa ekuitas  di emerging markets jatuh lebih dari 1.0%.


• Investor mengabaikan data yang menunjukkan ekspansi besar pada sektor jasa AS di bulan Februari pada level terpesatnya dalam setahun. Institute for Supply Management melaporkan indeks sektor jasa naik ke 57.3 dari 56.8 di bulan Januari sebelumnya dan sekaligus emlampaui ekspektasi pasar 56.1.


• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 14.76 poin atau 0.11% di 12,962.81. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 5.30 poin atau 0.39% di 1,364.33. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 25.71 poin atau 0.86% di 2,950.48.   


• FTSEurofirst 300 <.FTEU3> index turun 0.6% di 1,080.54. Basic resources stocks <.SXPP> di Eropa memberikan beban terberat bagi indeks setelah terkoreksi 3.5% setelah Cina, sebagai konsumen bahan mentah terbesar dunia, memangkas target pertumbuhan tahunannya ke level terendah 8 tahun.


• Demikian juga di bursa New York, saham‐saham material memberi tekanan terberat bagi indeks. S&P materials sector index <.GSPM> turun 1.6%, dengan produsen alumunium Alcoa Inc <AA.N>, terkoreksi 3.6% menjadi $9.87. Hanya 2 dari 29 komponen indeks yang berhasil naik.


• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS>   turun 0.6% menjadi 329.76. Emerging market index <.MSCIEF> turun 1.4% menjadi 1,065.03.    


• Revisi turun untuk data PMI sektor jasa Eropa telah menghapus pengaruh positif pekan lalu mengenai suntikan dana murah tenor 3 tahun dari ECB kepada sektor perbankan. Namun euro berhasil rebound akibat profit‐taking investor pada dolar. Euro menguat tipis, naik sekitar 0.2% ke $1.3218, setelah
awalnya jatuh mendekati level terendah 2 pekan di sekitar $1.3172.   


• Harga minyak Brent rebound setelah terkoreksi dari level tertinggi, dan diperdagangkan di bawah $124 per barel ditengah prospek menurunnya permintaan global setelah Cina memangkas target pertumbuhan dan Irak mengatakan telah menaikkan produksi minyak ke level tertinggi 30 tahun.
Potensi gangguan pasokan akibat ketegangan Iran dengan Barat atas ambisi nuklir Teheran terus meningkatkan harga minyak saat Presiden AS Barack Obama bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington, berharap untuk meyakinkan Israel agar memberikan sanksi terhadap Iran.
Brent crude oil futures for April <LCOc1> naik 15 sen di $123.80 per barel. Di New York, April crude <CLc1> naik 2 sen di $106.72 per barel.   


• Harga obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 8/32 dengan yield 2.01%. Sedangkan harga emas spot turun $6.83 ke $1,705.00 per ounce.  U.S. gold futures <GCJ2> untuk pengiriman April turun $5.90 per ounce di $1,703.90.   
   
EURO ZONE 


• Bank‐bank menempatkan hampir 821 milyar euro pada European Central Bank's overnight deposit facility dalam membangunkan bank sentral yang mendorong lebih dari satu trilyun euro ke dalam pasar uang.   


• Bank‐bank mendapatkan 530 milyar euro pada minggu lalu dalam penawaran kedua dari pinjaman tiga tahun ECB, menambahkan menjadi 489 milyar yang mereka bawa pertama kalinya pada akhir Desember.   


• Penurunan tajam diantara bisnis Italia dan Spanyol mendorong sektor swasta zona euro kembali untuk anjlok bulan lalu, menekan harapan wilayah tersebut akan menghindari resesi berikutnya, sebuah survei menunjukannya Senin lalu.


• Jerman, wilayah perekonomian terkuat melanjutkan untuk ekspansi, tetapi  pada langkah terlambatnya, sementara itu akitivitas perekonomian di Perancis macet meskipun outlook untuk bulan mendatang membaik.


• Pembelanja zona euro menaikkan pembelanjaan pada Januari, suatu yang mengejutkan setelah empat bulan anjlok tetapi ekonom mengatakan dalam kuartalan yang merosot berkenaan dengan data yang masih menunjukkan penurunan besarnya.   


• Beban utang zona euro yang naik terjadi karena didorong oleh perekonomian dunia yang dimulai awal tahun dan kelihatan akan jatuh kembali ke resesi karena pengambil kebijakan moneter sudah kehabisan amunisi.

Monday, March 5, 2012

Headline News 05.03.12


US & GLOBAL

• Euro terkoreksi terhadap dolar pada hari Jumat setelah Spanyol merevisi target defisit 2012 ke tingkat yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya, dan harga minyak juga melemah setelah mencatat level tertinggi 3,5 tahun menyusul meredanya kekhawatiran soal hambatan pada pasokan minyak dari Arab Saudi. Bursa AS melemah, meskipun S&P 500 dan Nasdaq masih berada dalam areal tertinggi 8 pekan. Penguatan dolar telah menekan emas, yang menghadapi kinerja mingguan terburuk dalam 2 bulan.


• Euro mencatat kinerja mingguan terburuk terhadap dolar sejak medio Desember setelah Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengumumkan bahwa target Spanyol untuk defisit terhadap produk domestik bruto 2012 akan mencapai 5,8 persen, terhadap target sebelumnya sebesar 4,4 persen yang disepakati sebelumnya dengan Uni Eropa. Euro terakhir bergerak di sekitar $1.3201, turun 0.9% dan menderita kerugian mingguan hampir 2%. Terhadap yen, dolar naik ke level tertinggi 9 bulan setelah data Jepang periode Januari menunjukkan inflasi inti turun untuk keempat kalinya berturut‐turut. Data tersebut mengisyaratkan bahwa BOJ akan fokus pada kebijakan moneter longgar yang mana akan menekan yen. Yen terakhir tercatat turun 0.7% di 81.63 terhadap dolar.


• Di pasar komoditas, Brent crude futures terkoreksi setelah menguat di atas $128 per barel, level tertingginya sejak Juli 2008 yang terkait berita terjadinya kebakaran pipa minyak di Arab Saudi. Harga minyak kemudian kembali turun setelah CNBC mengutip pernyataan pejabat minyak Arab bahwa laporan berita tersebut tidaklah benar. London's Brent crude <LCOc1> turun hampir 2% di $123.97 per barel. U.S. crude <CLc1> juga turun hampir 2% ke $106.86. Harga minyak sedang disorot oleh
pasar, karena jika terjadi kenaikan tajam, maka akan memangkas consumer spending dan menghambat proses pemulihan ekonomi.


• Dow Jones industrial average <.DJI> turun 2.73 poin atau 0.02% ke 12,977.57. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 4.46 poin atau 0.32% ke 1,369.63.
Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 12.78 poin atau 0.43% dan ditutup di 2,976.19.    
Dalam sepekan, Dow telah terkoreksi 0.05%, sementara S&P 500 naik 0.3% dan Nasdaq bertambah 0.4%. DI hari Selasa lalu, Dow ditutup di atas 13000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2008, meskipun saat ini terus berupaya untuk kembali bertengger di atas level tersebut.


• Bursa Eropa ditutup relatif flat meskipun efek dari injeksi dana murah oleh ECB telah mendongkrak saham perbankan dan diprediksi akan berlanjut di pekan ini.
STOXX Europe 600 banking sector index <.SX7P> naik 0.6%. FTSEurofirst 300 <.FTEU3> index ditutup naik 0.03% di 1,087.08 poin, sehari setelah mencatat naik 1.1%.
Ekuitas global yang terangkum dalam MSCI's world equity index   <.MIWD00000PUS>, turun 0.4%. Harga Treasury AS naik setelah terkoreksi dalam 3 sesi terakhir.
Treasury tenor 10 tahun naik 14/32 dengan yield sebesar 1.9808%.


• Emas berhasil memangkas kerugiannya namun masih gagal rebound untuk kedua kalinya pasca mengalami koreksi tajam pada hari Rabu. Harga emas spot turun 0.1% dibanding penurunan 0.6% di awal sesi. Dalam sepekan, logam mulia mencatat penurunan 3.5%, yang utamanya disebabkan oleh koreksi tajam hingga 5% di hari Rabu, yang merupakan koreski harian tertajamnya selama lebih dari 3 tahun.


• Bank‐bank sentral di Eropa, Inggris dan Asia kemungkinan akan memberikan sinyal untuk mempertahankan tingkat suku bunga rendah pada minggu ini setelah melepaskan gelombang likuiditas untuk mencegah penurunan tajam ekonomi global, sehingga mendorong investor untuk mencari nilai dalam saham dan komoditas. Data payrolls AS pada akhir pekan ini dan data factoy output dari seluruh zona euro, Inggris dan China akan menunjukkan seberapa besar keberhasilan yang telah dicapai bank sentral dalam upaya memulihkan kinerja ekonominya.  
  
EURO ZONE 


• Zona euro akan memutuskan apakah akan menambah batasan pengaman pada krisis utang sebelum akhir Maret setelah European Central Bank mengatakan langkah dukungan yang extraordinary tidak akan diulang, menempatkan beban pemerintah untuk bertindak tepat dibelakangnya.   


• Berbicara setelah summit dua hari pada pemimpin Uni Eropa, Herman Van Rompuy, Presiden dari Dewan Eropa, mengatakan para menteri keuangan akan bertemu untuk mendiskusikan batasan permanen dana penyelamatan, kemungkinan pada pertemuan informal di Copenhagen pada 30‐31 Maret.   


• Penjualan ritel Jerman melemah tidak seperti ekspektasi dalam Januari, data sebelumnya menunjukkannya Jumat lalu, karena musim dingin yang menekan pembelanjaan pada negara ekonomi terbesar di Eropa tersebut.   


• Indikator yang bergejolak melemah 1.6 persen secara riil dalam basis bulanan, data dari the Federal Statistics Office menampilkannya, kehilangan kenaikan perkiraan 0.5 persen pada polling Reuters dari 19 ekonom.   


• Perekonomian Italia bertumbuh hanya 0.4 persen pada 2011 sementara utang publik mencapai level tertingginya dalam 15 tahun, mencatatkan beratnya tugas yang dihadapi pemerintahan Mario Monti dalam melindungi negaranya dari krisis utang zona euro.  

Thursday, March 1, 2012

Headline News 01.03.12



US & GLOBAL 


• Bursa saham AS terkoreksi untuk pertama kalinya dalam 5 sesi terakhir dan emas menderita kerugian harian terbesarnya selama lebih dari 3 tahun setelah Kepala The Fed Ben Bernanke mengecewakan investor yang berharap adanya sinyal kelanjutan program stimulus. Indeks saham utama AS masih menunjukkan kenaikan yang solid dalam sebulan, dan Nasdaq berhasil menembus di atas level 3000 untuk pertama kalinya sejak Desember 2000.


• The Fed tidak memberikan indikasi akan adanya program baru pembelian aset, yang telah dilakukan The Fed dalam beberapa tahun terakhir untuk mendongkrak perekonomiannya. Komentar The Fed tersebut telah memicu tekanan jual pada Treasury dan juga ekuitas, meskipun koreksi pada bursa saham mampu dibatasi oleh laporan yang menunjukkan adanya peningkatan pada perekonomiannya.


• Pemerintah melaporkan ekonomi AS tumbuh 3,0 persen pada kuartal keempat, direvisi naik dari estimasi sebelumnya yang sebesar 2,8 persen. The Fed dalam Beige Book, mengatakan ekonomi mengalami ekspansi secara wajar di bulan Januari hingga pertengahan Februari, seiring meningkatnya perekrutan tenaga kerja di sejumlah distrik. Bank sentral mempertahankan nada optimis dari laporan sebelumnya, tapi menunjuk beberapa perbaikan di sektor perumahan. Namun kekecewaan atas kegagalan Bernanke mengisyaratkan kelanjutan pemberian stimulus dan akhir dari putaran kedua pemberian pinjaman bank murah oleh Bank Sentral Eropa telah menekan sentimen.


• Di bursa Wall Street, indeks Dow tercatat naik 2.5% dalam sebulan, S&P naik 4.1% dan Nasdaq naik 5.4%. Dow Jones industrial average <.DJI> turun 53.05 poin atau 0.41% di 12,952.07. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 6.54 poin atau 0.48% di 1,365.64. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 19.87 poin atau 0.67% di 2,966.89.


• Bursa global yang terangkum dalam MSCI ACWI <.MIWD00000PUS> berakhir melemah 0.2% namun naik 4.7% dalam sebulan. Sedangkan bursa Eropa <.FTEU3> ditutup flat dan tercatat naik 4% dalam sebulan.


• Emas turun 5% di bawah $1,690 per ounce. Dalam sebulan, emas telah terkoreksi 2.5%, merupakan penurunan kedu kalinya dalam 3 bulan.


• Di pasar minyak, London's Brent <LCOc1> naik 1% ke $122.70 per barel sementara U.S. crude <CLc1> naik 0.5% di $107.07.


• Harga Treasury AS untuk tenor 10 tahun turun 9/32 dengan yield sebesar 1.9722%.


• Dolar menguat terhadap euro dan juga yen. Euro terkoreksi ke level day low $1.3313 dan terakhir diperdagangkan melemah 1.1% di $1.3318. Terhadap yen, dolar menembus high di 81.31 sebelum melemah ke 81.18, atau masih tercatat naik 0.9%. 
  
EURO ZONE 


• Inflasi zona euro melemah dari perkiraan bulan Januari, data menampilkannya Rabu lalu, mendukung ekspektasi pasar pada pertumbuhan harga yang akan berlanjut melemah karena perekonomian mengalami kontraksi dan kemungkinan mengikuti pemangkasan tingkat suku bunga dari ECB pada tahun ini.   


• Kantor statistik Uni Eropa Eurostat mengatakan consumer prices pada 17 negara yang menggunakan euro merosot 0.8 persen pada Januari terhadap bulan Desember untuk basis tahunan yang naik 2.6 persen – revisi penurunan dari perkiraan pertama 2.7 persen yang dipublikasikan 1 Feb.   


• Tingkat pengangguran Jerman bertahan dilevel 6.8 persen pada Februari meskipun ganasnya musim dingin, terhadap bertahannya pasar tenaga kerja yang terlihat sulit di zona euro, tetapi level tersebut kemungkinan untuk anjlok secara melambat pada bulan kedepannya.   


• Gambaran yang dirilis Rabu lalu dari Labour Office menunjukkan jumlah pengangguran sebesar 2.866 juta, tidak berubah dari revisi kenaikan untuk Januari dan hanya sepersepuluh poin persentase diatas level terendahnya pasca reunifikasi (penyatuan kembali) Jerman.   


• Perbankan mendapatkan 530 milyar euro pada tawaran kedua European Central Bank dari dana murah tiga tahun Rabu lalu, mendorong ekspektasi bahwa kredit akan mengalir ke bisnis dan borrowing costs akan meringankan bagi pemerintah yang dilanda krisis zona euro.   


• Dalam waktu dua bulan, ECB saat ini telah menginjeksi lebih dari satu trilyun euro ke dalam sistem keuangan, menjauhkan ancaman dari krisis kredit.   


• Dengan total 800 bank meminjam uang pada saat tender, dengan permintaan melebihi ekspektasi 500 milyar euro oleh polling para trader dari Reuters dan 489 milyar yang ditentukan sebelumnya seperti operasi pada Desember.

Wednesday, February 29, 2012

HEADLINE NEWS 29.02.12


US & GLOBAL 


• Rilis optimis data kepercayaan konsumen AS (consumer confidence) telah membantu mengangkat bursa Wall Street pada hari Selasa, dengan indeks Dow ditutup di atas 13000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2008, sementara harga minyak menderita kerugian terbesarnya dalam 2,5 bulan. Dolar terkoreksi dan euro menguat seiring antisipasi penawaran besar‐besaran berupa pinjaman lunak dari
ECB untuk sektor perbankan.


• Sehari menjelang berakhirnya bulan Februari, indeks Dow naik 3% dalam bulan ini dan naik lebih dari 6% dalam tahun ini. Sedangkan Nasdaq menembus level tertinggi sejak tahun 2000, dengan saham teknologi mencatat performa terbaiknya. Sementara S&P 500 ditutup di atas level puncak Maret 2011, sebagai sinyal kemungkinan rally akan berlanjut.


• Harga minyak menderita kerugian 1 hari tertajamnya dalam 2,5 bulan. Setelah mengalami koreksi 1% pada hari Senin, yang juga mengakhiri rally panjangnya dalam sepekan, London's Brent crude <LCOc1> turun 2%  ‐‐‐  koreksi tertajamnya sejak 14 Desember.
Meskipun mengalami koreksi, Brent masih mencatat naik 13% tahun ini. Sedangkan harga minyak mentah AS (CLc1) naik 8% tahun ini setelah mengalami rally di bulan Februari, dipicu ketegangan antara Iran dan pihak Barat mengenai program nuklir Iran dan isu lainnya terkait masalah suplai minyak di Timur Tengah.


• Penguatan bursa saham pada Selasa kemarin didukung oleh rilis optimis data kepercayaan konsumen AS yang menembus level tertinggi 1 tahun di periode Februari, menyusul optimisme pada pasar tenaga kerja. Kepercayaan konsumen merupakan bagian terpenting perekonomian AS, karena memberikan kontribusi sekitar 2/3 bagian pada aktifitas ekonominya.


• Dampak positif data consumer confidence tersebut telah tercemari oleh rilis buruk data durable goods orders yang mencatat penurunan tertajamnya dalam 3 tahun di periode Januari. Sedangkan laporan lainnya juga menunjukkan penurunan pada harga rumah di bulan Desember.


• Harga Treasury AS awalnya sempat naik pasca rilis buruk data durable goods orders yang mengisyaratkan ekonomi AS memulai awal yang buruk tahun ini. Namun setelah data consumer confidence dirilis positif, harga Treasury kembali tertekan dan memangkas sejumlah
keuntungannya.


• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 23.61 poin atau 0.18% di 13,005.12. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 4.59 poin, atau 0.34% di 1,372.18. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 20.60 poin atau 0.69% di 2,986.76.    


• Penguatan Wall Street dibayangi oleh rebound pada saham dunia dan saham Eropa. Bursa global yang terangkum kedalam MSCI ACWI <.MIWD00000PUS>, naik 0.5%. Sedangkan FTSEurofirst 300 <.FTEU3> untuk saham Eropa ditutup naik 0.2% pasca terkoreksi 0.3% di awal sesi sebelumnya.


• Euro terangkat oleh rencana ECB menawarkan pinjaman lunak senilai 500 juta euro kepada perbankan (meskipun ada perkiraan antara 200‐750 juta euro), meskipun kalangan investor khawatir bahwa hal ini hanya akan berdampak sementara saja. Euro naik 0.5% di $1.3460 terhadap dolar, mendekati level tertinggi 3 bulan yang dicetak Jumat lalu di $1.3487. 


OIL & COMMODITIES 


• Harga minyak anjlok dalam dua harinya Selasa lalu karena investor melihat ancaman terhadap permintaan dari tingginya harga minyak terhadap masalah pasokan dan antisipasi dari banyaknya injeksi likuiditas dari European Central Bank yang di ekspektasi untuk mendukung petroleum futures.   


• Para analis dan trader mengatakan rentetan tingginya settlements minggu lalu yang membawa Brent crude's settlement mendekati level tertingginya 10‐bulan diatas $125 per barrel Jumat lalu yang dipicu berkenaan dengan pengaruh dari permintaan global terhadap minyak, khususnya dalam perjuangan ekonomi Eropa.   


• "There is some concern growing that high oil prices may impact the economy and oil demand in future," kata Carsten Fritsch, seorang analis pada Commerzbank di Frankfurt.    


• "That is leading to profit‐taking, which is not surprising given the huge build in speculative net long positions in recent weeks," tambahnya.    


• U.S. April crude <CLc1> sempat merosot 14 sen ke level $108.42 per barrel, yang telah diperdagangkan dari level $107.62 ke $108.79, masih pada kenaikan dari akhir bulan lalu sebesar 10 persen

Wednesday, February 22, 2012

Headline News 22.02.12




US & GLOBAL

• Bursa saham AS merosot dari rally awalnya pada hari Selasa, terbebani oleh naiknya harga minyak dan keraguan terhadap suksesnya bailout kedua Yunani, setelah indeks Dow Jones naik di atas level 13000 untuk pertama kalinya selama hampir 4 tahun terakhir.


• Sedangkan euro bergerak tipis di akhir sesi setelah menembus level tertinggi hampir 2 pekan   terhadap dolar semalam setelah para menteri keuangan Eropa menyepakati rencana pemberian bailout senilai 130 milyar euro kepada Yunani, agar negara tersebut terhindar dari gagal bayar (default) di bulan depan.


• Indeks Dow tercatat naik lebih dari 6% tahun ini, sementara Standard & Poor's 500 Index naik lebih dari 8%. Sejak mencatat low Oktober, kedua indeks telah naik 25%. Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 15.82 poin atau 0.12% di 12,965.69. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> berakhir naik 0.98 poin atau 0.07% di 1,362.21. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> ditutup melemah 3.21 poin atau 0.11% di 2,948.57.    


• Tingginya harga minyak menjadi alasan investor untuk melepas saham, menyusul harga minyak mentah AS ditutup di level tertinggi 9 bulan. Para konsumen Asia telah memangkas pembelian minyak dari Iran, menyusul sanksi Barat yang dibuat untuk meminimalisasi program nuklir negara tersebut.
Harga minyak mentah AS untuk pengiriman Maret (CLc1) ditutup naik $1.61 di $121.66 per barel.   


• Euro menguat namun kemudian kembali terkoreksi terhadap dolar setelah Eropa akhirnya menyetujui pemberian dana bailout kepada Yunani, menyusul investor masih meragukan pelaksanaan dari kesepakatan bailout tersebut. Euro melemah 0.1% di $1.3233. Sebelumnya mata uang tunggal Eropa tersebut sempat mencatat intraday high di $1.3292.


• Setelah melakukan diskusi selama 13 jam, para menteri keuangan Eropa menyetujui kesepakatan pemberian bailout Yunani dengan menekan Athena untuk patuh melaksanakan langkah kebijakan yang tidak populer seperti pemangkasan budget dan meminta pemegang obligasi swasta untuk menerima
kerugian yang lebih besar.


• Bursa Eropa berakhir melemah di tengah volume perdagangan yang tipis, setelah hasil kesepakatan bailout gagal untuk mengubah keraguan investor akan masa depan Yunani karena negara tersebut akan menghadapi kekacauan politik dan ekonomi.
The FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> turun 0.5% ke 1,085.38 poin, setelah mencatat kenaikan dalam 2 sesi berturut‐turut. MSCI world equity index <.MIWD00000PUS> turun 0.2%, namun masih tercatat naik lebih dari 10% dalam tahun ini.


• Harga Treasury AS turun setelah kesepakatan bailout Yunani tidak mendorong minat investor pada aset‐aset aman resiko. Obligasi tenor 10 tahun AS turun 18/32 dengan yield berada di 2.06%.


• Emas menguat ke level tertinggi selama lebih dari 2 pekan berkat kesepakatan bailout Yunani. U.S. COMEX April futures <GCJ2> ditutup di $1,758.50 per ounce, atau naik $32.60 dari penutupan Jumat setelah pelaku pasar kembali beraktifitas pasca libur pasar AS pada hari Senin berkenaan dengan perayaan Presidents Day.      


EURO ZONE 


• European Central Bank menginginkan tawaran kedua pada pendanaan ultra murah jangka panjang minggu depan menjadi yang terakhir, menempatkan tanggung jawab pada pemerintah untuk mengamankan zona euro dalam jangka panjang pada masa mendatang.   


• Anggota berpengaruh dari 23 anggota dewan gubernur bank sentral berharap pada lelang 29 Feb. akan menjual 1 trilyun euro, mendukung pandangan bahwa itu seharusnya menjadi yang terakhir. Sumber bank sentral mengatakan mereka mengkhawatirkan bahwa bank‐bank akan menjadi terlalu
tergantung pada ECB funds, memindahkan insentif untuk memulai kembali lending diantara mereka.   


• Para menteri keuangan zona euro menyetujui senilai 130‐milyar‐euro ($172 milyar) penyelamatan untuk Yunani Selasa lalu dalam menghindari terjadinya kekacauan pada default setelah memaksa Yunani untuk berkomitmen pada pemangkasan yang tidak popular dan terjadinya kerugian besar pada private bondholders.   


• Perjanjian yang kompleks   terjadi pada negosiasi overnight untuk menstabilkan mata uang tunggal 17‐negara dan memperkuat sistem keuangan, tetapi meninggalkan keraguan yang mendalam mengenai kemampuan Yunani untuk memperbaiki dan menghindari default/gagal bayar pada jangka panjang.

Tuesday, February 21, 2012

HEADLINE NEWS 21.02.12


US & GLOBAL 


• Bursa saham menguat dan euro menembus level tertinggi 1 pekan pada hari Senin menyusul langkah pemerintah Cina yang mendorong aktifitas sektor perbankan telah menambah optimisme untuk pertumbuhan global ditambah oleh rencana pemberian bailout Yunani yang semakin mendekati final, meskipun kenaikan harga minyak masih memberikan beban pada prospek pemulihan ekonomi.


• Perdagangan di pasar finansial terlihat tipis seiring dengan sidang para menteri keuangan Eropa untuk mencapai kesepakatan mengenai bailout Yunani dan tutupnya pasar  Amerika Serika berkenaan dengan libur nasionalnya, President’s Day.


• Euro bergerak naik 0.7% di sekitar $1.3244, turun dari level tertinggi 1 pekan di $1.3277, dimana banyak dipengaruhi oleh langkah pemerintah Cina di hari Sabtu kemarin yang menurunkan atau melonggarkan persyaratan pada jumlah cadangan bank, sementara pasar melihat hasil keputusan soal bailout Yunani nampaknya hanya akan menimbulkan efek sementara saja.


• Langkah pemerintah Cina yang memberi kelonggaran pada persyaratan cadangan bank dimaksudkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan telah mendorong minat terhadap aset‐aset beresiko. Langkah tersebut telah mengangkat harga emas dan tembaga, yang masing‐masing
naik 0.5% dan 0.6%, dan mendorong penguatan pada Aussie ke  sekitar $1.0745.


• Emas naik hampir 11% sepanjang tahun ini, dipicu oleh naiknya euro dan ekspektasi bahwa kebijakan moneter AS masih akan longgar. Namun minat investor terhadap aset‐aset lain berpotensi membatasi penguatan emas tahun ini.


• Langkah bank sentral belakangan ini, termasuk langkah pelonggaran moneter oleh BOJ pada tanggal 14 Februari lalu, telah menjadi faktor utama dibelakangn rally ekuitas global dalam 2 bulan terakhir. MSCI world equity index <.MIWD00000PUS> naik 0.5% dan mencatat kenaikan lebih dari
9% dalam tahun ini. Sedangkan FTSEurofirst 300 <.FTEU3> index berada pada level tertingginya sejak awal Agustus, naik 0.5%, menyusul langkah pemerintah Cina akan mendorong minat pada komoditas.


• Aset beresiko seperti ekuitas kemungkinan akan mendapat dukungan lain di pekan depan ketika ECB menawarkan lebih banyak pinjaman murah 3 tahun kepada bank‐bank regional. Hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan ECB berpotensi meminjamkan sekitar setengah trilyun euro pada sebuah tender pada 29 Februari mendatang. Namun perlu diwaspadai konsekuensi yang harus dihadapi, seperti naiknya harga minyak, menyusul meningkatnya resiko untuk prospek pertumbuhan ekonomi.


• J.P. Morgan Chase menaikkan proyeksi untuk harga minyak Brent di tahun 2012 sebesar $6 menjadi $118 per barel dipicu kemungkinan terkendalanya suplai minyak dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Pihaknya juga menaikkan proyeksi untuk tahun 2013 menjadi $125 dari $121 sebelumnya.  


• Brent crude <LCOc1> naik tajam ke level tertinggi 8 bulan di atas $121 per barel, sebelum settle di sekitar $120, menyusul Iran menghentikan ekspor minyaknya ke Inggris dan Perancisdalam beberapa bulan kedepanmenjelang embargo Uni Eropa. Sedangkan U.S. crude oil futures <CLc1> naik $1.75 menjadi $105 per barel.  
    
EURO ZONE 


• European Central Bank membutuhkan untuk membantu bank‐bank lainnya setengah trilliun euro atau lebih minggu depan untuk melindungi manfaat pada bagian pertama dari pendanaan tiga tahun yang telah berada pada krisis utang zona euro hingga mereda.   


• Pada Desember, ECB menyalurkan pada perbankan 489 milyar euro ($644 milyar) untuk pertama kalinya dari operasi twin lending‐nya, menghindari apa yang Presiden Mario Draghi katakan "a major, major credit crunch". Akan mengulang tawaran tersebut pada 29 Feb.    


• Pada menteri keuangan di ekspektasi untuk menyetujui bailout kedua Yunani Senin lalu untuk mencoba batas bulanan dari ketidakpastian yang telah mengguncang blok mata uang tunggal, meskipun masih menyisakan pekerjaan yang harus dilakukan untuk membuat waktu ini bertambah.  


• Para diplomat dan ekonom mengatakan mereka tidak mengekspektasi paket untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi Yunani. Ini dapat memakan waktu satu dekade atau lebih, suramnya prospek ini yang membawa ribuan orang Yunani kejalanan untuk memprotes terhadap langkah austerity Minggu lalu.  


• Perekonomian Jerman akan terhindar dari penurunan economic production pada akhir tahun lalu dan membawa kembali untuk bertumbuh cepat tahun 2012, didorong oleh kuatnya permintaan konsumen, bank sentral negara tersebut mengatakannya Senin lalu.   


• Gross domestic product (GDP) Jerman anjlok 0.2 persen dalam kuartal keempatnya dari kuartal sebelumnya, karena krisis utang menekan confidence, tetapi Bundesbank mengatakan tanda‐tanda kebanyakan saat ini bahwa pelemahan kemungkinan dalam waktu singkat.   


• European Central Bank akan meminjam mendekati setengah triliun euro untuk perbankan pada tingkat bunga rendah minggu depan melalui operasi refinancing tiga tahun, meskipun tanda‐tanda institusi telah siap memiliki cukup likuiditas, polling Reuters menunjukkannya Senin lalu. 

Monday, February 20, 2012

Headline News 20.02.12


US & GLOBAL 


• Bursa saham dunia menembus level tertinggi 6,5 bulan dan euro terapresiasi pada hari Jumat ditengah harapan Yunani akan segera memperoleh dana bailout yang telah lama ditunggu‐tunggu agar dapat terhindar dari resiko default. Harga obligasi pemerintah AS dan Jerman terkoreksi setelah para pemimpin zona euro terlihat optimis bahwa paket bantuan senilai 130 milyar euro untuk Yunani dapat ditandatangi pada hari Senin ini.


• Ekuitas di Eropa menembus level tertinggi 6 bulan ditopang oleh melonjaknya saham‐saham perbankan. Namun pelaku pasar di Wall Street terlihat berhati‐hati, menjelang libur panjang akhir pekan di AS, dimana pasar AS akan tutup pada hari Senin berkenaan dengan hari libur nasional, President’s Day. Indeks S&P 500 naik tipis, melanjutkan rally‐nya yang telah mendorong indeks naik lebih dari 23% sejak menyentuh low Oktober sedangkan saham sektor teknologi talah menekan indeks Nasdaq hingga ditutup melemah.


• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 45.79 poin atau 0.35% dan ditutup di 12,949.87, sementara Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 3.19 poin atau 0.23% ke 1,361.23. Namun Nasdaq Composite Index <.IXIC> berakhir melemah 8.07 poin atau 0.27% di 2,951.78.    


• Bursa dunia yang terangkum dalam MSCI All‐Country World index <.MIWD00000PUS> naik 0.7% ke level tertinggi sejak Agustus. Di bursa Eropa, FTSEurofirst 300 index dari saham‐saham utama Eropa, ditutup naik 0.59% di 1,083.22 poin. FTSEurofirst 300 menutup pekan kemarin dengan naik 1.8%. Saham perbankan menjadi pemicu utama naiknya indeks, dengan Societe Generale <SOGN.PA>, naik 6.5% dan Credit Agricole <CAGR.PA>, naik 4.7%.


• U.S. crude oil <CLc1> naik 0.9% dan ditutup di $103.24 per barel, mencatat harga penutupan tertinggi sejak bulan Mei. Sedangkan harga Brent crude oil <LCOJ2> turun 0.44% di $119.58, setelah investor melakukan aksi ambil‐untung pasca rally‐nya dalam 4 sesi berturut‐turut.


• Euro naik 0.2% ke $1.3162, setelah menembus level terendah 3 pekan di $1.2973 pada hari Kamis sebelumnya. Euro masih tercatat melemah 0.4% terhadap dolar dalam sepekan kemarin. Sedangkan terhadap yen Jepang, mata uang tunggal Eropa tersebut tercatat naik 0.92% ke 104.57.


• Seiring meningkatnya minat terhadap aset beresiko, obligasi pemerintah AS untuk tenor 10 tahun turun 4/32 dengan yield naik ke 1.998%. German Bund futures <FGBLH2> turun 70 poin ke 138.33 setelah Reuters melaporkan bahwa Bank Sentral Eropa sedang mempertimbangkan
kemungkinan obligasi Yunani dipegang oleh bank sentral nasional zona euro untuk dikenakan kerugian yang sama dengan investor swasta.


• Sementara itu data menunjukkan inflasi AS mencatat kenaikan tertinggi dalam 4 bulan di periode Januari yang mendorong minat pada sekuritas yang terlindung dari inflasi, meskipun hal ini tidak banyak berdampak pada saham.
   
EURO ZONE 


• European Central Bank menimbang apakah mengizinkan obligasi Yunani bertahan pada investasi portfolio bank sentral zona euro untuk menjadi sasaran investor asing untuk dipilih, sumber bank sentral mengatakan pada Reuters.   


• Bad loans perbankan Spanyol naik menjadi 7.61 persen pada portfolio pada Desember, level tertingginya sejak Oktober 1994, data dari Bank of Spain menunjukkannya Jumat lalu.     


• Pinjaman yang mengarah pada penunggakan naik dari 1.5 milyar euro menjadi 135.7 milyar euro pada Desember.     


• Yunani sedikit mulai mendekati untuk mendapatkan paket penyelamatan terkini Jumat lalu senilai 130 milyar euro ($170 milyar) sebagaimana yang dikatakan pejabat Jerman yang optimis mengenai perjanjian yang tercapai meskipun perasaan was‐was apakah Yunani akan mencapai
komitmennya.