title cover

title cover

Monday, October 8, 2012

Headline News 08.10.12


US & GLOBAL
• Bursa global ditutup menguathari Jumat kamarin dan harga Treasury anjlok setelah tingkat pengangguran AS diluar dugaan  turun mendekati level terendah 4 tahun, mengindikasikan adanya perbaikan di pasar tenaga kerja. Namun demikian, Wall  Street  memangkas  keuntungan  awalnya  dengan  S&P  500  mengakhiri  serangkaian  kenaikannya  selama  4  hari  terakhir,  tertekan oleh kekhawatiran hasil musim laporan laba perusahaan, yang akan dimulai dengan laporan dari Alcoa <AA.N>  pekan ini. Sebagai komponen indeks Dow, Alcoa dijadwalkan akan melaporkan laba perusahaannya pada hari Selasa, yang  diperkirakan akan mengalami break even (impas), dibandingkan perolehan laba 15% per saham setahun lalu.  saham Alcoa naik 0.2% dan ditutup di $9.07 pada Jumat kemarin. Sementara Nasdaq tertekan oleh Apple Inc <AAPL.O>,  setelah saham tersebut turun 2.1% untuk ditutup di $652.59.  Laba S&P 500 untuk kuartal ketiga diprediksi telah turun  2.4% dari periode tahun lalu, yang mana akan menjadi penurunan pertamanya dalam 3 tahun terakhir. 

• Dolar menguat ke level tertinggi 2 pekan terhadap yen, dan euro menguat menyusul investor menjual mata uang dolar dan  yen, yang sering dijadikan aset lindung nilai. Ekonomi AS menambah 114.000 pekerjaan di bulan September, sesuai dengan  ekspektasi pasar, namun terjadi revisi naik untuk data bulan Agustus sebelumnya, yang membuat tingkat pengangguran  mencatat turun menjadi 7.8% di bulan September, level terendahnya sejak Januari 2009. 

• MSCI global stock index <.MIWD00000PUS> naik 0.3% ke 336.55. Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 34.79  poin  atau  0.26%  ke  13,610.15.  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX>  ditutup  turun  0.47  poin  atau  0.03%  ke  1,460.93.  Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 13.27 poin atau 0.42% ke 3,136.19.  Indeks S&P 500 masih tercatat naik  16.4% sepanjang tahun ini. Indeks berpeluang meraih penguatan tahunan terbaiknya sejak 2009 ketika indeks mengalami  rebound pasca krisis keuangan. 

• Sedangkan untuk indeks saham Eropa, FTSEurofirst 300 index <.FTEU3>, naik 1% untuk ditutup di 1,111.65. Bursa saham  Eropa telah menguat sebelumnya setelah adanya jaminan dari ECB pada hari Kamis lalu bahwa pihaknya akan siap membeli  obligasi Spanyol jika memang diminta. ECB juga mengatakan Eropa memiliki "mekanisme perlindungan yang sepenuhnya  efektif" untuk melindungi euro. 

• ECB  memiliki  visi  membeli  surat  utang  dalam  jumlah  besar  untuk  jangka  waktu  satu  sampai  dua  bulan  begitu  program  pembelian obligasi dimulai, demikian sumber dari senior bank sentral mengatakan. 

• Dolar menguat ke 78.87 yen, level tertingginya sejak 19 September, sebelum kembali merosot ke 78.62 yen, mencatat naik  0.2%. Sedangkan euro naik 0.1% ke $1.3029. 

• Harga  obligasi  pemerintah  turun.  Treasury  AS  tenor  10  tahun  turun  18/32  dengan  yield  di  level  1.7341%.  Treasury  terkoreksi  usai  rilis  data  pekerjaan  AS.  Meskipun  pertumbuhan  tenaga  kerja  di  bulan  September  mendekati  ekspektasi,  sejumlah  laporan,  khususnya  penurunan  tajam  pada  tingkat  pengangguran  menjadi  7.8%,  mengisyaratkan  The  Fed  mendekati akhir dari program QE, dan akan merujuk pada program pelonggaran moneter inkonvensional The Fed. 

• Brent futures <LCOc1> turun 56 sen di $112.02 per barel. U.S. crude futures <CLc1> melemah $1.83 di $89.88 per barel,  setelah  naik  hampir  4%  di  sesi  sebelumnya.  Sementara  emas  terkoreksi  dari  level  tertinggi  11  bulan  setelah  rilis  data  pekerjaan  AS  menjauhkan  investor  pada  aset‐aset  aman  resiko.  Harga  emas  spot  naik  di  atas  $1,795  per  ounce  sebelumnya, level tertinggi sejak November, dan terakhir tercatat melemah tipis di sekitar $1,781. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas merosot dari level tertingginya dalam 11‐bulan yang  terjadi pada awalnya pada Jumat lalu kemudian anjlok ke level  terendahnya setelah ketertarikan pada logam mulia sebagai lindung nilai inflasi tertekan oleh jumlah jobless AS turun ke  level terendahnya yang mendekati empat tahun.  

• Laporan U.S. Bureau of Labour Statistics Jumat lalu bahwa 114.000 pekerja telah bertambah untuk non‐farm payrolls pada  bulan September. Analis dari polling oleh Reuters telah memperkirakan terjadi kenaikan 113.000 pekerja.  

• Analis  mengatakan  data  menunjukkan  perekonomian  AS  tidak  menghadapi  untuk  kembali  pada  resesi,  dan  telah  mendorong para investor untuk mengambil pada aset‐aset beresiko yang menaikkan pasar saham.   


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak terkoreksi di tengah kondisi perdagangan yang cukup fluktuatif pada hari Jumat dan membukukan kerugian mingguan  menyusul rentannya ekonomi global dan ketidakpastian krisis utang Eropa mengimbangi dukungan dari laporan optimis data  ketenagakerjaan AS. 

• Sementara harga minyak mentah AS turun 2%, penundaan kargo Laut Utara dan kepekaan terhadap ancaman gangguan pasokan Timur  Tengah telah membatasi kerugian untuk minyak mentah berjangka Brent dan mendorong Brent premium untuk minyak mentah AS  (Brent's premium to U.S. crude <CL‐LCO1=R> ) ke level tertinggi sejak Oktober 2011. 

• Tingkat pengangguran AS diluar dugaan turun ke 7.8% di bulan September, level terendahnya sejak Januari 2009 dan kontras dengan  ekspektasi terjadi kenaikan. 

• Laporan lain juga menunjukkan payrolls naik 114.000 di bulan lalu, sedikit di atas ekspektasi pasar, setelah mencatat 96.000 di bulan  Agustus sebelumnya. Namun pelaku pasar terlihat skeptis terhadap data tersebut, yang nampaknya akan membantu memberikan  dukungan positif untuk terpilihnya kembali Barack Obama sebagai presiden AS. 

• Data pekerjaan AS ditambah laporan positif dari data pekerjaan sektor swasta dan data manufaktur yang dirilis sepekan kemarin masih  belum cukup mengimbangi tekanan yang disebabkan suramnya kondisi manufaktur dan jasa di Eropa dan Cina. 

• Brent November crude <LCOc1> turunl 56 sen dan berakhir di $112.02 per barel, setelah jatuh ke $110.54.  Dalam sepekan, Brent  mencatat turun 37 sen atau 0.33%. Sedangkan U.S. November crude <CLc1> jatuh $1.83 dan berakhir di $89.88, usai terkoreksi ke level  intraday low di $89.01. Sementara untuk Brent's premium to U.S. crude <CL‐LCO1=R> naik ke $22.14.  

EURO ZONE
• European Central Bank mengharapkan pembelian dalam volume besar dari sovereign bonds untuk periode satu atau dua bulan hingga program "OMT"  telah diluncurkan, tetapi akan kemudian menghentikan pembelian selama periode penilaian, sumber senior bank sentral mengatakan pada Reuters. 

• Tekanan inflasi zona euro bertahan melemah pada bulan Agustus meskipun naiknya sedikit perkembangan dari bulan sebelumnya, memperkirakan inflasi  dapat berlanjut untuk turun, menurut suatu indikator yang dirancang untuk memprediksi tren siklikal.  

• Kanselir Jerman Angela Merkel akan membuat kunjungan pertamanya ke Yunani minggu depan sejak krisis zona euro berkembang, yang menunjukkan  dukungan untuk Yunani setelah mengatakan akan kehabisan dana pada akhir November tanpa bantuan terkini internasional.  

• Pemimpin Yunani Antonis Samaras mengatakan pada surat kabar Jerman dalam suatu wawancara yang dipublikasikan Jumat bahwa negaranya tidak bisa  mengelola  melampaui  bulan  November  tanpa  perkembangan  berikutnya  dari  bantuan  internasional  dan  diperkirakan  ECB  dapat  menolong  dengan  pelonggaran kepemilikan utang Yunani. 


U.K.
• Sterling menembus level tertinggi selama sepekan terakhir terhadap dolar pada hari Jumat, namun terkoreksi ke level terendah 2 pekan terhadap euro  dipicu turunnya tingkat pengangguran di AS yang mendekati level terendah 4 tahun, dimana telah menaikkan minat pada aset‐aset beresiko. 

• Euro berkinerja lebih baik dibanding sterling, dimana mata uang Inggris tersebut mengalami tekanan akibat rilis data ekonomi belakangan ini membuka  peluang bagi BoE untuk meluaskan pembelian aset dibawah program quantitative easing (pelonggaran kuantitatif) di bulan depan. 

• Ekonomi  AS  menambah  114.000  pekerjaan  di  bulan  September,  sesuai  dengan  ekspektasi  pasar,  namun  terjadi  revisi  naik  untuk  data  bulan  Agustus  sebelumnya, yang membuat tingkat pengangguran mencatat turun menjadi 7.8% di bulan September, level terendahnya sejak Januari 2009. 

• Kondisi  ini  membantu  sterling  menguat  ke  level  intraday  high  di  $1.6218.  Jika  rally  berlanjut  maka  akan  mencoba  tes  level  tertinggi  28  September  di  $1.6273 dan level tertinggi 2012 di $1.6310 yang dicpai pekan sebelumnya. 

• Sterling bergerak menguat bersama dengan euro dan juga Aussie, namun penguatannya kemungkinan terbatas karena membaiknya kondisi pasar tenaga  kerja AS meredakan spekulasi mengenai apakah The Fed akan melonggarkan kebijakan moneternya lebih lanjut. 

• Euro menguat 0.4% di sekitar 0.8072 pound dan mencatat kenaikan mingguan terbesarnya dalam 2 bulan. Jika rally berlanjut maka akan mencoba tes  level tertinggi pertengahan September di 0.8114 pound.  

• Serangkaian  data  yang  dirilis  sepekan  kemarin  menunjukkan  ekonomi  Inggris  hanya  tumbuh  tipis  pada  kuartal  ketiga  dengan  sektor  konstruksi  masih  berkontraksi  dan  sektor  jasa  tumbuh  jauh  lebih  lambat  daripada  yang  diperkirakan.  Hal  ini  bisa  meningkatkan  spekulasi  pembuat  kebijakan  BoE  akan  memilih langkah untuk memperpanjang program pembelian aset mereka pada bulan November setelah mereka mempertahankan kebijakannya pekan  kemarin, dimana hal ini akan membuat sterling  tetap lemah. 


JAPAN
• Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa mengatakan Jumat lalu bahwa bank sentral tidak akan melanjutkan pelonggaran kebijakan  moneter kedepannya yang secara otomatis pada price outlook‐nya, menandai bahwa penurunan pada 1 persen target inflasi tidak akan  menjamin tindakan kebijakan yang segera. 

• "What's important is whether the economy is performing in a way that allows for consumer price inflation to head toward 1 percent as a  trend," Shirakawa mengatakannya dalam konferensi beritanya.  

• BOJ  mempertahankan  kebijakan  moneter  bertahan  Jumat  lalu  meskipun  memuncaknya  tekanan  secara  politis  untuk  tindakan  karena  anjloknya  ekspor  pada  Cina  dan  Eropa  yang  mengarahkan  peluang  pada  resesi,  lebih  memilih  untuk  menahan  saat  ini  untuk  menilai  pengaruh kebijakan bulan lalu.  


AUSTRALIA
• Australian  dan  New  Zealand  dollars  mendapatkan  dorongan  Jumat  lalu,  mengikuti  penurunan  tajamnya  baru‐baru  ini,  dengan  pasar  memperhatikan kedepannya data jobs AS pada Jumat malamnya.  

• Mata uang lokal meningkat ke level $1.0274, dari level $1.0240 pada awal perdagangan, bergerak menjauh dari level terendah dalam satu bulan  $1.0182 yang terjadi Kamis sebelumnya.  

• Para  investor  memantau  laporan  bulanan  payrolls  AS  pada  1230  GMT  setelah  data  baru‐baru  ini  memperkirakan  perekonomian  mendapat  dorongan.  

• Kemungkinan kenaikan lapangan kerja hingga 113.000 pada bulan September tetapi tingkat pengangguran dapat naik menjadi 8.2 persen.  

• Harga Australian bond futures turun kedepannya dari rilis dari gambaran jobs AS.  


SWISS
• Lembaga ekonomi KOF Swiss memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk 2012 dan 2013 pada hari Jumat, menyusul pelambatan ekonomi global,  meskipun  masih  melihat  peluang  pertumbuhan  ekonomi  akan  mengalami  akselerasi  pada  tahun  depan.  Pertumbuhan  untuk  tahun  ini  direvisi  turun  menjadi 0.9%, dan menjadikan proyeksi KOF tersebut sesuai dengan proyeksi pemerintah dan bank sentral. 

• Ekonomi  Swiss,  yang  selama  ini  terlihat  tahan  terhadap  tekanan  akibat  krisis  di  zona  euro,  diluar  dugaan  mengalami  kontraksi  di  kuartal  kedua.  Perlambatan ekonomi yang terjadi telah membenarkan kebijakan Swiss National Bank untuk mempertahankan ambang batas yang dikenakan pada Swiss  franc terhadap euro tahun lalu untuk menangkal deflasi dan kemungkinan resesi. 

• KOF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2012 sebesar 0.3% dari proyeksi sebelumnya. Pihaknya memprediksi terjadi pertumbuhan 1.3% di  tahun 2013, turun dari proyeksi awalnya 1.7%, dengan pemulihan ekonomi masih terkendala oleh lemahnya ekspor dan menurunnya kegiatan di sektor  konstruksi, sementara lapangan kerja masih sempit. 

• Pemerintah Swiss di bulan September memangkas proyeksi pertumbuhan untuk tahun 2012 menjadi 1% dari 1.4% sebelumnya, dan SNB di bulan yang  sama juga memangkas proyeksi pertumbuhan tahun ini menjadi 1% dari 1.5% sebelumnya. Sementara ekonomi Swiss mencatat pertumbuhan 1.9% di  tahun lalu.  

• Dolar melemah 0.1% terhadap Swiss franc di level 0.9290 franc dibandingkan penutupan New York hari Kamis. 

Friday, October 5, 2012

Headline News 05.10.12


US & GLOBAL
• Euro  menembus  level  tertinggi  2  pekan  terhadap  dolar  pada  hari  Kamis  dan  bursa  saham  global  menguat  setelah  ECB  menegaskan kembali komitmennya untuk menyelamatkan euro. 

• Data ekonomi AS semalam menunjukkan jumlah klaim pengangguran hanya naik tipis setelah mengalami penurunan tajam  di  pekan  sebelumnya,  menambah  sentimen  positif  pada  pasar  ekuitas.  Data  dirilis  sehari  sebelum  rilis  data  non‐farm  payrolls malam nanti yang diperkirakan akan terjadi penambahan pekerjaan sebanyak 113.000 di bulan September setelah  mencatat penambahan 96.000 di bulan Agustus sebelumnya. 

• Harga  minyak  melejit  4%  sehari  setelah  mengalami  koreksi  tajamnya  setelah  serangan  balasan  Turki  di  Suriah  meningkatkan  ketegangan  di  Timur  Tengah,  sementara  bensin  berjangka  AS  rally  setelah  kebakaran  di  sebuah  kilang  di  Texas. 

• Presiden  ECB  Mario  Draghi,  memberikan  pernyataan  usai  bank  sentral  mempertahankan  suku  bunga  di  level  0.75%,  dengan mengatakan "euro tidak dapat diubah." Ia juga menegaskan ECB siap untuk membeli obligasi negara‐negara zona  euro  yang  mengalami  krisis  utang.  Euro  menguat  0.9%  ke  $1.3015,  setelah  mencatat  intraday  high  di  $1.3031,  level  tertingginya sejak 21 September. Sedangkan terhadap yen Jepang, euro menguat 0.8% ke level 102.12 yen. 

• Indeks S&P 500 melanjutkan penguatannya untuk hari ke‐4. Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 80.75 poin  atau 0.60% ke 13,575.36. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> berakhir naik 10.41 poin atau 0.72% ke 1,461.40.  Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 14.23 poin atau 0.45% ke 3,149.46.  

• The  Federal  Reserve  merilis  minutes  sidang  regulernya  periode  September  yang  mengungkapkan  beberapa  keraguan  tentang  stimulus  terbaru  bank  sentral  AS.  The  Fed  mungkin  mengadopsi  ambang  batas  numerik  untuk  inflasi  dan  pengangguran  yang  akan  menjadi  panduan  untuk  menetapkan  kebijakan,  demikian  minutes  menjelaskan.  Pasar  tidak  terlalu menanggapi atas minutes The Fed tersebut. 

• MSCI  global  stock  index  <.MIWD00000PUS>  naik  0.8%  ke  335.77.  Europe's  FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  melemah 0.1% di 1,100.33, tertekan oleh sentimen negatif ekonomi di Eropa. 

• Sementara itu, spekulasi mengenai kemungkinan data ketenagakerjaan AS akan dirilis lebih baik dari perkiaan di periode  September telah memicu tertekannya harga Treasury AS. Obligasi AS tenor 10 tahun ini turun 16/32 dengan yield naik ke  1.6715%. 

• Brent crude <LCOc1> naik $4.41 dan berakhir di $112.58 per barel, sehari setelah mengalami koreksi ke level terendahnya  sejak 20 September. Sedangkan U.S. crude <CLc1> naik $3.57 ke $91.71 setelah merosot ke level terendah sejak 3 Agustus  pada hari Rabu sebelumnya. Pihak militer Turki menyerang target dalam wilayah Suriah untuk hari kedua pada hari Kamis  setelah bom mortir ditembakkan dari wilayah Suriah yang menewaskan lima warga sipil Turki, menandai eskalasi lintas‐ perbatasan paling serius dari pemberontakan selama 18 bulan terakhir di Suriah. 

• Melemahnya  dolar,  yang  terkoreksi  0.8%  terhadap  sejumlah  rivalnya,  juga  mengangkat  komoditas  yang  berdenominasi  dolar seperti minyak. Sementara harga emas spot naik ke level tertinggi 11 bulan di $1,794.40 dan terakhir diperdagangkan  di sekitar $1,790.60 per ounce.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas  naik  ke  level  tertinggi  dalam  dalam  11  bulan,  dengan  pasar  mendekati  penguatan  level  $1,800  per  ons,  karena  ketertarikan pada emas sebagai lindung nilai dari inflasi mendorong tanda‐tanda maksud dari European Central Bank untuk  menjaga rendahnya borrowing costs.  

• Platinum group metals mengalami rally karena kerusuhan buruh di tambang Afrika Selatan menunjukkan sedikitnya tanda  untuk mereda, yang mana dapat mengurangi produksi. Afrika Selatan memiliki sekitar 80 persen dari cadangan platinum  dunia.  

• Komoditas  dan  ekuitas  memperluas  kenaikan  sementara  itu  dollar  melorot  terhadap  euro  setelah  Presiden  ECB  Mario  Draghi mengatakan semuanya dalam usaha untuk bank membeli obligasi dari negara‐negara yang bermasalah dalam zona  euro seperti Spanyol dan bahwa kondisi yang berhubungan seperti membeli tidak berhubungan dengn hukuman. ECB juga  menjaga  tingkat  suku  bunga  bertahan  dalam  level  0.75  persen,  level  terendahnya  untuk  menstimulasi  pertumbuhan  ekonomi. 


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak melejit 4% di hari Kamis setelah mengalami koreksi tajamnya pada hari rabu sebelumnya, menyusul serangan balasan Turki  di Suriah meningkatkan ketegangan di Timur Tengah, sementara bensin berjangka AS rally setelah kebakaran di sebuah kilang di Texas. 

• Brent  crude  mencatat  prosentase  kenaikan  terbesarnya  sejak  akhir  Juni  menyusul  berita  kebakaran  kilang  minyak  di  unit  diesel  hydrotreater  di  Exxon  Mobil  <XOM.N>  Baytown,  Texas,  telah  mendorong  bensin  berjangka  RBOB  naik  lebih  dari  5  persen  di  sesi  perdagangan sore. 

• Minyak juga mendapat support dari kenaikan ekuitas AS setelah sata klaim pengangguran mingguan mengisyaratkan adanya perbaikan di  pasar tenaga kerja AS menjelang rilis bulanan data non‐farm payrolls malam nanti. 

• Ketegangan terlihat meningkat di wilayah Timur Tengahm, setelah pihak militer Turki menyerang target dalam wilayah Suriah untuk hari  kedua pada hari Kamis setelah bom mortir ditembakkan dari wilayah Suriah yang menewaskan lima warga sipil Turki, menandai eskalasi  lintas‐perbatasan paling serius dari pemberontakan selama 18 bulan terakhir di Suriah. 

• Euro menembus level tertinggi 2 pekan terhadap dolar, sehingga memberikan dukungan pada komoditas berdenominasi dolar, setelah  Presiden ECB Mario Draghi menegaskan komitmennya untuk meyelamatkan sistem moneter kawasan dan mata uang euro. 

• Brent November crude <LCOc1> naik $4.41 dan berakhir di $112.58 per barel, mengakhiri koreksinya selama 3 hari terakhir dan  mendorong naiknya harga sedikit di atas $108 per barel. Sedangkan U.S. November crude <CLc1> menguat $3.57 dan ditutup di $91.71  per barel, mengakhiri koreksinya selama 2 hari terakhir. 

• Investor tengah menunggu rilis data non‐farm payrolls AS malam nanti untuk periode September untuk melihat  tanda‐tanda perbaikan,  yang pada gilirannya dapat menyebabkan peningkatan permintaan untuk minyak dan barang konsumsi. 


EURO ZONE
• Presiden European Central Bank Mario Draghi mengatakan Kamis lalu, ECB mengambil tindakan yang lebih berani untuk membeli obligasi zona euro ketika  kondisi baik dan bahwa telah siap untuk menenangkan tensi pasar keuangan.  

• Berbicara  pada  konferensi  pers  laporan  bulanan,  Draghi  juga  mengatakan  "significant  progress"  telah  membuat  Spanyol  untuk  membawa  kondisi  keuangannya membaik, meskipun lebih dari itu adanya hal‐hal yang diperlukannya.  

• Presiden Francois Hollande pada pemerintahan  Sosialis  kemungkinan  akan  menurunkan pajak pada usaha‐usaha kecil dalam bujet tahun  2013  setelah  rangkaian keluhan dari para pengusaha Perancis, para pejabat mengatakannya.  

• Keadaan naik turun datang sekurang‐kurangnya dalam seminggu setelah memperkenalkan 30 milyar euro ($38.7 milyar) dari tabungan untuk tahun 2013.  Dia juga menambahkan untuk spekulasi bahwa Perancis akan membutuhkan bujet tambahan tahun depan untuk menghadapi target defisit 3 persen dari  output vital terhadap kredibilitas sebagai mitra zona zona euro dan pasar.  

• Yields obligasi Spanyol naik Kamis lalu dengan para investor masih membicarakan ketidakpastian berkenaan dengan usaha pemerintah yang akan mencari  bailout, meskipun negara menemukan para pembeli obligasinya dalam lelang.  


U.K.
• Sterling  jatuh  ke  level  terendah  2  pekan  terhadap  euro  pada  hari  Kamis  dipicu  rilis  lemah  data  ekonomi  Inggris  mempertahankan  pandangan  bahwa  stimulus  moneter akan dilanjutkan dalam bulan‐bulan mendatang. 

• Bank  sentral  Inggris  memutuskan  untuk  mempertahankan  suku  bunga  dan  program  pelonggaran  kuantitatif  dalam  sidangnya  semalam,  namun  spekulasi  berkembang bahwa BoE kemungkinan terpaksa harus melongggarkan kebijakan moneternya secepatnya di bulan depan menyusul kondisi ekonomi melambat. 

• Pembelian lebih lanjut obligasi pemerintah atau yang disebut dengan pelonggaran kuantitatif biasanya berpengaruh negatif bagi mata uang karena langkah tersebut  akan meningkatkan jumlah uang beredar yang berakibat menurunkan nilai tukarnya. 

• Sementara itu bank sentral Eropa (ECB) juga mempertahankan suku bunganya, dimana euro mendapat support dari ekspektasi bahwa Spanyol akan segera meminta  dana  bailout.  Euro  sempat  menguat  ke  level  intraday  high  0.8051  pound,  level  tertingginya  sejak  19  September.  Euro  juga  menguat  terhadap  sejumlah  rival  utamanya dipicu langkah ECB yang mempertahankan suku bunga di level 0.75%. 

• Sterling menguat terhadap dolar usai keputusan BoE dan juga bergerak searah dengan euro yang menguat terhadap dolar selama konferensi pers Presiden ECB  Mario Draghi. Sterling berhasil menguat di atas $1.62 sebelum akhirnya bergerak di sekitar $1.6180. 

• Sejumlah data ekonomi Inggris yang telah dirilis pekan ini mengisyaratkan ekonomi akan tumbuh secara perlahan di kuartal ketiga. Data hari Kamis kemarin kian  mempertegas  ekspektasi  tersebut.  Harga  rumah  di  Inggris  diluar  dugaan  turun  di  bulan  September,  menyusul  suramnya  kondisi  ekonomi  telah  menurunkan  permintaan, demikian data dari mortgage lender Halifax menunjukkan. harga rumah turun 0.4% di bulan September setelah mencatat penurunan 0.5% di bulan  Agustus, menjadikan harga rumah di kuartal ketiga 2012 melemah 1.2% dibanding tahun sebelumnya. 

• Buruknya data akan mendorong spekulasi bahwa dewan kebijakan BoE akan memilih untuk meluaskan program pembelian asetnya pada sidangnya bulan November  mendatang. 


JAPAN
• Menteri perekonomian Jepang terbaru Seiji Maehara, seorang advokat yang mengizinkan Bank of Japan untuk membeli foreign bonds mengatakan Kamis  lalu seharusnya mempertimbangkan sarana untuk menyediakan dana untuk sistem keuangan, tidak berarti untuk memanipulasi mata uang.  

• Maehara  kemudian  dalam    komentarnya  mencoba  untuk  menekan  langkahnya  setelah  meningkatkan  permasalahan  itu  yang  akan  mengarah  pada  sejumlah manipulasi currency.  

• Peluang penekanan kemungkinan melakukan sedikit untuk menenangkan ketidaknyamanan mengenai proposal, karena sekali bank sentral mulai untuk  melakukan pembelian foreign bonds kemungkinan untuk dilakukan tanpa mempengaruhi pasar currency.  

• Menteri  ekonomi  Jepang  Seiji  Maehara  kemungkinan  akan  menghadiri  meeting  kebijakan  Bank  of  Japan  Jumat  ini,  sebuah  sumber  terdekat  mengatakannya.  

• Dia juga mengatakan untuk bank sentral dalam mengambil tindakan yang lebih berani dalam menstimulasi perekonomian dan menekan deflasi, seperti  membeli foreign bonds.  


AUSTRALIA
• Australian  dollar  menghentikan  level  terendahnya  dalam  satu  bulan  terhadap  dollar  Kamis  lalu,  dibantu  penguatan  dari  ekuitas  dan  penyesuaiannya, sementara itu New Zealand dollar sedikit naik.  

• Aussie  dollar  <AUD=D4>  terakhir  diperdagangkan  pada  level  $1.0245,  naik  dari  level  $1.0200  pada  awal  perdagangan,  setelah  aksi  beli  dari  macro‐funds dibawah level $1.0200, ungkap para trader.  

• Aussie juga dibantu oleh kenaikan indeks S&P futures <SPc1>, yang menguat 0.5 persen.  

• Pada awalnya ke level terendahnya $1.0182, level teredah sejak 6 Sept.ketika data menunjukkan penjualan ritel Australia sedikit naik 0.2 persen  pada bulan Agustus, versus perkiraan kenaikan 0.4 persen. 

• Harga Australian bond futures merosot mengikuti menguatnya kinerja dari pasar ekuitas.  


SWISS
• Order industry Swiss, sebuah indicator untuk melihat prospek produksi industry, turun 1.1% di kuartal kedua, demikian dilaporkan Swiss Federal Statistics  Office. Meskipun terjadi penurunan, namun data dirilis lebih baik dari perkiraan pasar dan juga data kuartal pertama sebelumnya.  Produksi industri meningkat 4.6% dibandingkan tahun lalu, sementara order meningkat 1.9%. 

• Dolar melemah ke level terendah hampir selama 2 pekan terakhir terhadap Swiss franc dipicu oleh tumbuhnya minat investor pada aset beresiko, setelah  sidang ECB memutuskan untuk mempertahankan suku bunganya dan meningkatnya ekspektasi bahwa Spanyol akan segera meminta dana bailout.  Dolar terkoreksi ke level intraday low di 0.9291 franc, level terendahnya sejak 21 September, sebelum akhirnya bergerak di sekitar 0.9305 franc. 

• Pasar  masih  menantikan  data  non‐farm  payrolls  AS  yang  akan  dirilis  nanti  malam  untuk  melihat  kinerja  ekonomi  negara  tersebut.  Jika  data  dirilis  memburuk, maka akan memperbesar peluang The Fed untuk melanjutkan program QE dan tetap mempertahankan suku bunganya dilevel bawah sehingga  berpotensi menekan dolar lebih lanjut. 

Thursday, October 4, 2012

Headline News 04.10.12

US & GLOBAL
• Harga  minyak  turun  tajam  pada  hari  Rabu  menyusul  indikasi  melambatnya  perekonomian  di  Cina  dan  Eropa  telah  menambah  kekhawatiran  menurunnya  permintaan  bahan  bakar,  sementara  dolar  menguat  setelah  rilis  data  ekonomi  AS  yang  lebih  baik  dari  perkiraan. Wall Street berakhir menguat tipis dipicu rilis data pekerjaan sektor swasta dan aktifitas di sektor jasa yang lebih baik dari  perkiraan, sementara indeks Dow tertekan oleh menurunnya saham Hewlett‐Packard <HPQ.N>.  

• memburuknya  perekonomian  zona  euro  dan  pelambatan  ekonomi  Cina  yang  kemungkinan  akan  berlanjut  ke  kuartal  ketujuh,  mengisyaratkan  aksi  berani  sejumlah  bank  sentral  dunia  belum  cukup  meyakinkan  investor  untuk  melakukan  belanja  kembali.  keprihatinan terhadap perekonomian Cina dan Eropa telah mengimbangi rilis optimis data dari U.S. Energy Information Administration's  (EIA), yang menunjukkan penurunan diluar dugaan untuk stok minyak mingguan AS di pekan lalu. 

• Brent November crude <LCOc1> turun $3.40 di $108.17 per barel, setelah mencatat intraday low di $107.67, level terendahnya sejak 20  September.  Sedangkan U.S. November crude merosot $3.75 di $88.14 per barel, di bawah level MA‐100 di $89.99, setelah mencatat intraday low di  $87.70 per barel, level terendahnya sejak harga turun ke $87.23 pada 3 Agustus lalu. 

• di Wall Street, Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 12.25 poin atau 0.09% ke 13,494.61. Sementara Standard & Poor's 500  Index  <.SPX>  berakhir  menguat  5.24 poin  atau  0.36%,  ke  1,450.99.  Sedangkan  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  naik  15.19  poin,  atau  0.49% ke 3,135.23.  

• Ekspansi yang terjadi di sektor jasa AS, yang mendominasi ekonomi negara tersebut, meningkat di bulan September, sementara sektor  swasta menambah pekerjaan melampaui perkiraan di periode bulan lalu. Data tersebut muncul menjelang hari pertama dari 3 hari debat  presiden di Denver dan menjelang rilis data non‐farm payrolls pada hari Jumat. 

• S&P's consumer discretionary sector index <.GSPD> naik 0.8%. Ini adalah kinerja terbaik untuk S&P 500 sector, ditopang oleh sejumlah  saham  seperti  Amazon  <AMZN.O>,  yang  naik  2.1%  di  $255.92,  dan  developer  rumah  seperti  PulteGroup  <PHM.N>,  yang  naik  6%  di  $16.50.   

• Saham Hewlett‐Packard <HPQ.N> turun tajam setelah perusahaan mengingatkan untuk kemungkinan laporan laba yang buruk di tahun  2013, mengindikasikan lemahnya kemajuan yang dibangun oleh CEO Meg Whitman. Akibatnya saham tersebut jatuh ke level terendah 9  tahun. 

• MSCI global stock index <.MIWD00000PUS> melemah 0.1% ke 333.19. Sedangkan FTSEurofirst‐300 index turun 0.1% untuk ditutup di  1,100.84 poin.  

• Dolar menguat ke level tertinggi 2 pekan terhadap yen. Dolar sebelumnya mendapat dukungan dari laporan yang mengatakan Menteri  Keuangan  Jepang  Koriki  Jojima  yang  berjanji  untuk  melakukan  langkah  guna  membatasi  penguatan  yen  yang  telah  memukul  sektor  ekspor. terhadap yen, dolar menguat ke level tertinggi 78.58, level tertingginya sejak 19 September. Dolar terakhir bergerak di sekitar  78.51 yen, atau naik 0.5%. Sementara euro turun 0.1% ke $1.2900. 

• Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, Selasa kemarin menggugurkan spekulasi bahwa negara tersebut bisa mengajukan permohonan  bailout segera setelah akhir pekan ini, meskipun demikian ekspektasi tetap tinggi bahwa Spanyol akhirnya akan meminta bantuan. 

• Sinyal melambatnya perekonomian Cina telah menekan harga logam, dengan harga tembaga turun setelah mengalami rally selama  4  hari. China menyumbang 40 persen dari permintaan tembaga murni tahun lalu. Harga tembaga dalam London Metal Exchange <CMCU3>  di $8,290 per ton, turun dari level hari Selasa di $8,325.50. Harga tembaga ini tercatat telah menguat lebih dari 2% dalam 4 sesi terakhir. 

• Emas  berhasil  menguat,  mengabaikan  penurunan  pada  harga  minyak  dan  menguatnya  dolar,  menyusul  rilis  data  ekonomi  AS  telah  mendorong  minat  beli  pada  logam  mulia  sebagai  lindung  nilai  terhadap  inflasi.  harga  emas  spot  naik  tipis  di  $1,777.39.  Harga  emas  sempat menguat di $1,791.20 sebelumnya dalam pekan ini, level tertingginya sejak November lalu. Sementara untuk Treasury AS tenor  10 tahun naik 1/32, dengan yield di level 1.6146%.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas  sedikit  menguat  Rabu  lalu,  mengabaikan  penurunan  oil  dan  penguatan  dollar  AS,  sempat  mendekati  level  tertinggi  dalam  11‐ bulannya, dengan para investor masih berkeinginan untuk memperluas penyerapan pada metal setelah laporan menunjukkan lapangan  kerja sektor swasta AS bertumbuh secara lambat.  

• U.S. private employers bertambah 162.000 lapangan kerja pada bulan September, diatas ekspektasi para ekonom, sebuah laporan oleh  payrolls processor menunjukkannya Rabu lalu, meskipun revisi pada gambaran bulan sebelumnya mengurangi hasil positif tersebut.  

• Survei para ekonom oleh Reuters telah memperkirakan laporan ADP National Employment akan menunjukkan kenaikan 143.000 jobs,  tetapi private payrolls Agustus di revisi turun untuk kenaikan 189.000 dari laporan sebelumnya yang dilaporkan 201.000.  

• "Gold held up because QE3 is attracting new investors into the market. People are exiting risk currencies such as the Australian dollar and  looking for a safe haven in the gold market," kata Phillip Streible, senior commodities broker pada futures brokerage R.J. O'Brien.  


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  turun  tajam  pada  hari  Rabu  dipicu  data  mengecewakan  dari  Cina  dan  Eropa  yang  telah  menambah  keprihatinan  mengenai  melambatnya pertumbuhan ekonomi dan juga menurunnya permintaan bahan bakar, meskipun rilis optimis data ekonomi AS men‐support dolar. 

• U.S.  November RBOB  gasoline  futures  <RBc1>  melemah  dalam  2  sesi  berturut‐turut,  mencatat  penurunan  2.5%,  memicu  tertekannya  minyak  mentah AS ke level terendah 2 bulan.  

• Dengan  buruknya  data  ekonomi,  investor  mengabaikan  sentimen  positif  seperti  data  stok  minyak  mingguan  dari  Energy  Information  Administration (EIA). Laporan tersebut menunjukkan stok minyak mentah turun 482.000 barel di pekan lalu, kontras dengan ekspektasi stok naik  1.5 juta barel. 

• Brent  November  crude  <LCOc1>  turun  $3.40  di  $108.17  per  barel,  setelah  mencatat  intraday  low  di  $107.67,  level  terendahnya  sejak  20  September.  Sedangkan U.S. November crude merosot $3.75 di $88.14 per barel, di bawah level MA‐100 di $89.99, setelah mencatat intraday low di $87.70  per barel, level terendahnya sejak harga turun ke $87.23 pada 3 Agustus lalu. 

• EIA  melaporkan  stok  bensin  naik  tipis  sebesar  114.000  barel  pekan  lalu  sementara  stok  minyak  suling  turun  3.69  juta  barel,  lebih  tajam  dari  perkiraan. 

• Menjelang rilis data non‐farm payrolls AS hari Jumat, data ekonomi AS semalam telah dirilis positif dn melampaui ekspektasi sehingga menambah  harapan bahwa ekonomi AS akan tumbuh lebih stabil dimana hal ini telah mendorong menguatnya dolar, meskipun penguatan dolar berpotensi  menekan komoditi yang didenominasikan kedalam dolar, seperti minyak.  


EURO ZONE
• Penjualan ritel di zona euro hampir tidak naik pada Agustus karena pengendara motor memangkas pembelanjaannya pada bahan bakar dalam bulanan dari musim panas di  Eropa, mengkhawatirkan mengenai penurunan ekonomi berkenaan dengan resesi.  

• Tingginya  harga  oil  memaksa  konsumen  dalam  17‐negara  pada  blok  mata  uang  tersebut  untuk  menghemat  pada  pemakaian  diesel  dan  gasoline,  yang  menahan  kembali  perdagangan ritel yang hanya naik 0.1 persen dalam bulanan dibandingkan Juli, kantor statistik Uni Eropa Eurostat mengatakannya Rabu lalu.  

• Pengawas perbankan Uni Eropa memasang target untuk bank‐bank menaikkan lebih besar modal untuk membantu mereka terlindungi dari krisis utang zona euro, meskipun  tekanan mulai melemah.  

• Harapan Dousing banks' bahwa European Banking Authority akan mengurangi permintaannya, dengan London‐based regulator mengatakan Rabu lalu bahwa bank‐bank untuk  menjaga capital buffer/modal penyangganya sama dengan 9 persen dari aset beban resiko mereka secara tidak terbatas.  

• Penerimaan pajak perusahaan di Spanyol telah anjlok hingga hampir dua pertiga dari level pra‐krisis karena bisnis‐bisnis kecil gagal dan jumlah pertumbuhan dari perusahaan‐ perusahaan besar mencari keuntungan luar negeri untuk dikompensasi pada penurunan jangka panjang domestik. 


U.K.
• Sterling  terkoreksi  ke  level  terendah  3  pekan  terhadap  dolar  dan  mendekati  level  terendah  2  pekan  terhadap  euro,  dipicu  rilis  lemah  data  ekonomi  telah  meruntuhkan  kepercayaan  pada  prospek  berlanjutnya  pemulihan  ekonomi  Inggris.Sebuah  laporan  Rabu  kemarin  menunjukkan  pertumbuhan  sektor  jasa  Inggris  melemah di bulan September dan penyedia layanan jasa memangkas pekerjaan untuk pertama kalinya dalam 10 bulan. Data yang buruk ini dirilis sehari setelah data  aktifitas sektor konstruksi Inggris juga melemah , sehingga memperkuat posisi jual sterling dalam jangka pendek kedepan. 

• Sterling  terkoreksi  0.3%  terhadap  dolar  di  sekitar  $1.6082,  setelah  mencatat  intraday  low  di  $1.6070.  Tren  pergerakan  sterling  terlihat  masih  melemah  sejak  menembus level tertinggi 13 bulan di $1.6310 pada 21 September. Euro juga terlihat menguat terhadap sterling di 0.8022 pound, dimana mencatat intraday high di  0.8033 pound, level tertingginya sejak 20 September.  

• Sterling mengalami tekanan terhadap euro akibat rilis mengecewakan data eknomi Inggris, yang mengindikasikan ekonomi Inggris masih rentan tekanan, sementara  spekulasi  bahwa  Spanyol akan  segera meminta  bantuan  dana  bailout telah membantu  mengangkat euro.  Data‐data ekonomi  Inggris  yang  telah  dirilis pekan ini  mengisyaratkan ekonomi akan tumbuh secara perlahan di kuartal ketiga. 

• Komite kebijakan moneter dari BoE memulai pertemuan dua hari pada hari Rabu, di mana diperkirakan akan memutuskan untuk menunda perpanjangan program  pembelian obligasi pemerintah untuk setidaknya sebulan lagi. Sementara perekonomian Inggris diperkirakan akan tetap dalam resesi pada Q4, maka diperkirakan  putaran lain pelonggaran kuantitatif (QE) sebesar 50 miliar pound akan diumumkan pada pertemuan November, meskipun faktanya bahwa beberapa anggota MPC  (Spencer Dale dan Ben Broadbent) sebelumnya meragukan atas efektivitas QE. 


JAPAN
• Zona euro telah membuat banyak kemajuan dalam menangani krisis utang dalam tiga tahunnya dengan reformasi ketat yang diambil oleh negara‐negara  utama yang terdorong dan membutuhkan untuk menjaga momentum, diplomat keuangan Jepang mengatakannya Rabu lalu.  

• Dia juga membuat komentar yang mendamaikan berkenaan dengan Cina berkenaan sengketa antara dua negara berkenaan dengan grup kepulauan yang  telah menaikkan tensi antara kedua negara.  

• Takehiko Nakao, wakil menteri keuangan untuk urusan internasional, mengatakan pada Reuters dalam suatu wawancara bahwa Jepang akan mendesak  Eropa untuk mempertahankan pergerakannya pada meeting ketua keuangan Group of Seven dan tahunan IMF dan World Bank bersama‐sama di Tokyo  minggu depan.  


AUSTRALIA
• Australian dollar merosot dalam level terendah dalam empat minggu setelah Australia mencatatkan defisit perdagangan terbesarnya dalam 3‐1/2 tahun.   

• Aussie juga tertekan turun dari ekspektasi bahwa tingkat suku bunga domestik akan dipangkas kedepannya, setelah pemangkasan Selasa lalu.   

• Anjloknya harga dari bijih besi dan batu bara dalam pada export earnings Australia, merupakan tanda terbaru bagaimana negara kaya tersebut menjadi tertekan dari  perlambatan ekonomi Cina, pelanggan utamanya.    

• Investor juga melepas Aussie dollar setelah Reserve Bank of Australia (RBA) Selasa lalu memangkas tingkat suku bunga hingga 25 basis poin menjadi 3.25 persen,  level terendahnya dalam tiga tahun, dan membiarkan pintu terbuka untuk pelemahan berikutnya.    

• Untuk membenarkan pemangkasannya, RBA mengatakan perlambatan ekonomi Cina, anjloknya export prices dan tingginya mata uang lokal semuanya melemahkan  outlook ekonomi mereka. 

• Harga Australian bond futures mengalami rally ke level poin tertinggi yang lebih dalam dua bulan mengikuti rilis pelemahan dari ekspektasinya data perdagangan  domestik.  


SWISS
• Swiss franc melemah tipis terhadap euro dan juga dolar pada hari Rabu menyusul defisit perdagangan Australia menembus level tertinggi 3 tahun dan  aktifitas  industri manufaktur Cina mencatat pertumbuhan yang tipis, dimana telah mengurangi minat investor terhadap aset beresiko. 

• Rilis data yang buruk dan ketidakpastian kapan Spanyol akan mengajukan permintaan bailout telah mendorong investor untuk menjual euro dan franc dan beralih  untuk memburu dolar. 

• Dolar juga terangkat semalam berkat rilis optimis data ekonomi AS, seperti data ADP National Employment dan ISM non‐manufacturing dimana keduanya dirilis naik  di atas perkiraan pasar. 

• Dolar menguat 0.2% terhadap Swiss franc di sekitar 0.9382 franc, sementara euro menguat tipis 0.1% terhadap franc di sekitar 1.2110 franc dibandingkan penutupan  New York hari Selasa sebelumnya. 

• Untuk mempertahankan perekonomian zona euro, ECB telah membentuk Outright Monetary Transactions, sebuah rencana untuk membeli obligasi dalam jumlah  tak terbatas untuk negara‐negara zona euro yang dilanda krisis guna menurunkan biaya pinjaman mereka.

Wednesday, October 3, 2012

Headline News 03.10.12


US & GLOBAL
• Euro  menguat  kembali  terhadap  dolar  pada  hari  Selasa  dipicu  ekspektasi  Spanyol  akan  segera  mengajukan  permintaan  bailout,  namun  bursa  saham  AS  berakhir  relatif  stabil  akibat  ketidakpastian  kapan  Madrid  akan  meminta  bailout  dan  berkembangnya  kekhawatiran  atas  earning  kuartal  ketiga.  Para  pejabat  Eropa  pada  hari  Senin  sebelumnya  mengatakan  Spanyol siap untuk mengajukan permintaan bailout zona euro secepatnya pekan depan. Namun demikian, pada hari Selasa  kemarin,  Perdana  Menteri  Spanyol  Mariano  Rajoy  mengatakan  bahwa  permintaan  untuk  bantuan  Eropa  belum  akan  segera  diajukan.  Permintaan  bailout  dipandang  positif  bagi  Spanyol  dan  juga  euro  karena  akan  mendorong    pembelian  obligasi Spanyol oleh ECB, yang akan menurunkan yield obligasi negara tersebut. Hal ini juga sekaligus akan menghapus  ketidakpastian dalam penyelesaian krisis utang zona euro yang telah berlangsung selama 3 tahun terakhir. 

• The MSCI global stock index <.MIWD00000PUS> berakhir tipis di 333.35.  

• Bursa saham Wall Street menyerahkan keuntungan awalnya dan ditutup relatif stabil ditengah kondisi perdagangan yang  cukup  fluktuatif  menyusul  rally  pada  S&P  500  ke  level  tertinggi  hampir  5  tahun  terhenti.  Dow  Jones  industrial  average  <.DJI> ditutup melemah 32.75 poin atau 0.24% di 13,482.36. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> ditutup naik 1.26 poin  atau 0.09% ke level 1,445.75. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 6.51 poin atau 0.21% ke 3,120.04.  

• Indeks Dow tertekan oleh saham‐saham  yang berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi, termasuk  saham  produsen  alat  berat  Caterpillar  Inc  <CAT.N>  dan  produsen  pesawat  Boeing  Co  <BA.N>.  Suramnya  kondisi  ekonomi  global  telah  menurunkan permintaan ekspor dari Eropa, yang saat ini tengah mengalami resesi. 

• Hasil yang lebih buruk dari perkiraan dari produsen pupuk Mosaic <MOS.N> kian menambah kekhawatiran seputar musim  perolehan laba perusahaan di kuartal ketiga, yang akan dimulai di pekan depan. Saham Mosaic turun 3.9% ke $55.76 

• FTSEurofirst‐300  index  of  pan‐European  shares  <.FTEU3>  turun  0.3%  dan  berakhir  di  1,101.89  poin,  juga  tertekan  oleh  kekhawatiran terhadap buruknya laporan laba perusahaan kuartal ketiga dan melemahnya saham‐saham sumber daya. 

• Euro  menguat  0.2%  di  $1.2917,  mencatat  penguatan  dua  hari  berturut‐turut  terhadap  dolar,  sementara  dolar  menguat  0.2% terhadap yen ke 78.16 yen. Ketidakpastian mengenai kapan pastinya Spanyol akan mengajukan permintaan bailout  telah mendorong investor untuk berlaku hati‐hati, dimana mereka melakukan aksi jual euro di saat harga tengah menguat.  Faktor  lain  yang  melemahkan  euro  adalah  review  Moody’s  untuk  peringkat  utang  Spanyol  yang  kemungkinan  akan  mendorongnya kedalam status ‘sampah”. 

• Investor  juga  tengah  menantikan  sejumlah  sidang  reguler  bank  sentral  pekan  ini.  ECB,  BoE  dan  BOJ  akan  menggelar  sidangnya pekan ini, meskipun ketiga bank sentral tersebut tidak terindikasi akan mengubah level suku bunganya. 

• Sementara  kabar  mengejutkan  datang  dari  Australia,  dimana  bank  sentral  negara  tersebut,  RBA,  memangkas  suku  bunganya  sebesar  25  basis  poin  menjadi  3.25%.  Aussie  terkoreksi  ke  level  terendah  1  bulan  di  $1.0291  dan  terakhir  diperdagangkan melemah 1% di $1.0252. 

• Harga  obligasi  pemerintah  AS  me‐reverse  kerugian  awalnya  untuk  kemudian  menguat  menyusul  turunnya  harga  saham  yang telah mendorong minat beli pada aset‐aset aman resiko. Harga obligasi tenor 10 tahun naik 1/32 dengan yield berada  di level 1.6146%. 

• Brent crude <LCOc1> turun 62 sen dan ditutup di $111.57 per barel dipicu prospek suram untuk permintaan minyak dan  melambatnya perekonomian AS. Sedangkan U.S. crude <Clc1> turun 59 sen di $91.89. Sementara untuk harga emas masih  ditutup  di  sekitar  level  tertingginya.  Emas  dipandang  sebagai  aset  aman  resiko.  Harga  emas  spot  terakhir  bergerak  di  sekitar $1,775.20 per ounce. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas diperdagangkan mendekati flat Selasa lalu karena pasar mengalami konsolidasi dari kenaikan sehari setelah mencapai  level tertinggi tahun 2012 dan kedepannya data penting bulan September nonfarm payrolls AS yang dirilis minggu ini.  

• Palladium naik 1,5 persen ementara itu platinum group metals juga menguat sebagaimana perusahaan besar otomotif AS  General Motors Co <GM.N> mencatatkan kenaikan tipis pada bulan September dalam penjualan AS dan total penjualan  otomotif AS mencatatkan kenaikan 12 persen.  

• Pasar logam mulia sedikit mengalami koreksi setelah metal naik ke level tertingginya tahun ini Senin lalu setelah Ketua the  Fed  Ben  Bernanke  memperbarui  janji  bank  sentral  yang  dibuat  bulan  September  untuk  menjaga  stimulus  kebijakan  moneter ditempat bahkan setelah ekonomi terlihat rebound untuk mendapatkan traksi.  

• Volume penjualan U.S. gold futures mencatatkan untuk ditutup dibawah rata‐rata karena konsumen utama dunia Cina dan  India tidak ada dalam trading karena libur nasional.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak turun ditengah kondisi perdagangan yang  cukup fluktuatif pada hari Selasa, tertekan oleh prospek melambatnya pertumbuhan  ekonomi dan menurunnya permintaan untuk bahan bakar, namun adanya resiko terkendalanya suplai minyak telah membatasi kerugian. 

• Pertumbuhan ekonomi global telah melambat tahun ini, menekan pertumbuhan permintaan bahan bakar di Asia, Eropa dan juga AS. Investor  masih  mengkhawatirkan  kemungkinan  terhambatnya  suplai  minyak  akibat  kerusuhan  di  Timur  Tengah  yang  dapat  mendorong  naiknya  harga  minyak dunia. 

• Euro  menguat  kembali  terhadap  dolar  pada  hari Selasa  dipicu  ekspektasi Spanyol  akan  segera mengajukan  permintaan  bailout,  namun bursa  saham AS berakhir relatif stabil akibat ketidakpastian kapan Madrid akan meminta bailout dan berkembangnya kekhawatiran atas earning kuartal  ketiga. 

• Investor masih mencemaskan laporan ketenagakerjaan AS pekan ini. Diawali oleh laporan ADP National Employment pada hari Rabu, dilanjutkan  data jobless claims hari Kamis dan berakhir pada data non‐farm payrolls pada hari Jumat. 

• Brent November crude <LCOc1> turun 62 sen di $111.57 per barel. Sedangkan U.S. November crude <Clc1> turun 59 sen dan berakhir di $91.89  per barel, setelah mencapai intraday high di $92.94.  

• Harga  minyak  mendapat  dukungan  pada  hari  Senin  ketika  dirilisnya  data  manufaktur  AS  yang  diluar  dugaan  mengalami  ekspansi  di  bulan  September untuk pertama kalinya sejak bulan Mei. Namun kondisi positif tersebut dibarengi oleh kondisi buruk pada sektor manufaktur Eropa  yang mencatat kinerja kuartalan terburuknya sejak awal 2009 dan juga Cina. 

• Tertundanya muatan minyak Oktober untuk kargo minyak North Sea Forties akibat output yang lebih rendah dari perkiraan juga turut membatasi  penurunan pada harga minyak. 

• Ketegangan antara Barat dan Iran atas program nuklir Teheran terus memanas setelah pidato para kepala negara pekan lalu di Majelis Umum  PBB. 

• Pelaku pasar juga difokuskan pada keanggotaan OPEC Venezuela menjelang pemilihan hari Minggu menyusul Presiden Hugo Chavez berupaya  untuk kembali menduduki jabatan untuk keenam kalinya. 


EURO ZONE
• Yunani mengadakan putaran terkini dari pembicaraan dengan lender luar negeri untuk menjembatani perbedaan sekitar 2 milyar euro dari pemangkasan  austerity yang diperdebatkan Selasa lalu, dengan waktu yang berjalan singkat untuk membereskan kesepakatan sebelum meeting penting para menteri  keuangan minggu depan.   

• Tingkat pengangguran Spanyol naik pada bulan September karena sektor jasa mengalami akselerasi pemberhentian sementara pada akhir musim panas,  diperkirakan satu dari empat orang dinegara tersebut saat ini menganggur.  

• Data Menteri tenaga kerja menunjukkan tingkat pengangguran naik 1.7 persen untuk membuat 4.7 juta orang keluar dari pekerjaannya.  

• Gambaran tersebut juga naik pada bulan Agustus setelah anjlok selama musim panas.   

• Factory prices zona euro melonjak tidak seperti ekspektasi pada bulan Agustus dan membesarnya marjin sejak bulan Januari karena naiknya harga minyak  yang menambah tekanan inflasi diantara negara blok tersebut, yang membatasi kemampuan European Central Bank untuk memangkas tingkat suku bunga  terhadap dukungan dari anjloknya perekonomian.  


U.K.
• Harga rumah di Inggris diluar dugaan turun di bulan September, demikian data dari mortgage lender Nationwide menunjukkan, menambah serangkaian  rilis data ekonmi Inggris yang mengecewakan. Harga rumah turun 0.4% di bulan September setelah mencatat naik 1.1% di bulan Agustus sebelumnya.  Adapun data Agustus adalah revisi turun dari laporan awal 1.3%. 

• Sedangkan di hari Senin sebelumnya, data menunjukkan pinjaman hipotek (mortgage lending) di bulan Agustus mengalami penurunan dan jumlah  persetujuan hipotek (mortgage approvals) masih rendah meskipun skema baru bank sentral untuk mendapatkan kredit mengalir ke sektor bisnis dan  konsumen. Namun demikian kepala ekonom Nationwide Robert Gardner tetap optimis setelah survey kondisi kredit BoE mengindikasikan bank  menginginkan ketersediaan hipotek yang lebih banyak. 

• Sementara itu sebuah survey luartalan oleh British Chambers of Commerce (BCC) menunjukkan ekonomi Inggris telah kehilangan momentumnya, dimana  perusahaan  mempertimbangkan  kembali  dalam  melakukan  rencana  investasi  dan  penambahan  tenaga  kerja.  Hasil  survey  BCC  juga  menunjukkan  permintaan ekspor dan domestik melemah seiring langkah penghematan pemerintah dan krisis utang zona euro yang berkepanjangan. 

• BCC tetap mempertahankan pandangannya bahwa ekonomi Inggris telah terhindar dari resesi, sebuah pandangan yang bertolak belakang dengan data  dari Office for National Statistics, karena sebanyak 7593 perusahaan yang disurvey melaporkan output mengalami pertumbuhan dibandingkan kontraksi.  BCC saat ini memprediksi ekonomi akan tumbuh 0.5% di kuartal ketiga. 

• Sterling  me‐reverse  keuntungannya  untuk  kemudian  ditutup  relatif  flat  terhadap  dolar  di  sekitar  $1.6130,  setelah  sempat  rebound  hingga  mencatat  intraday high di $1.6187. 


JAPAN
• Bank  of  Japan  mengekspektasi  untuk  menjaga  kebijakan  moneter  unchanged  Jumat  ini  meskipun  melemahnya  aktivitas  manufaktur  di  Asia  berlanjut untuk menekan outlook, lebih memilih untuk mempergunakan waktunya dalam mengecek pelonggaran kebijakannya bulan lalu.  

• Minggu  ini  meeting  akan  mendahuli  pentingnya  gambaran  pada  30  Okt.,  ketika  BOJ  kemungkinan  untuk  memangkas  perkiraan  ekonomi  dan  harga jangka panjang, dan mengakui bahwa Jepang  masih mencapai target inflasi bank 1 persen.  

• Perkembangan  moneter  Jepang  melonjak  ke  level  tertinggi  pada  bulan  September,  data  Bank  of  Japan  menunjukkannya  Selasa  lalu,  karena  kebijakan moneter yang ultra longgar membawa kenaikan pada current account deposits yang dijaga bank komersial pada bank sentral.  

• The monetary base, yang menilai sejumlah sirkulasi mata uang, naik 9.0 persen pada September dari awal tahun yang mencatatkan 124.3 trilyun  yen ($1.59 trilyun), kata bank sentral.  


AUSTRALIA
• Australian dollar merosot ke level terendahnya dalam satu bulan Selasa lalu setelah Reserve Bank of Australia (RBA) memangkas tingkat suku  bunga ke level terendahnya dalam tiga tahun menjadi 3.25 persen dan membuka pintu untuk peluang lebih rendah lagi.  

• Australian dollar <AUD=D4> melorot 0.6 persen ke level $1.0247, level terendahnya sejak 7 Sept, karena pasar tidak benar‐benar sepenuhnya  menginginkan pergerakan tersebut. Kebanyakan ekonom lebih menyukai bulan November terjadinya pemangkasan.   

• RBA mencatatkan latar belakang dari penurunan ekonomi global, turunnya export prices dan tingginya mata uang sebagai faktor utama yang  yang menekan outlook ekonomi negara.  

• Empat bank utama Australia menghadapi besarnya tekanan untuk memangkas tingkat suku bunga setelah bank sentral membuat pemangkasan  kelima kalinya dalam 12 bulan.  

• Harga Australian bond futures menguat  setelah bank sentral memangkas tingkat suku bunganya.  


SWISS
• Swiss  franc  bersamaan  dengan  euro  menguat  terhadap  dolar,  rebound  dari  level  terendah  3  pekan  sesi  sebelumnya,  meskipun  penguatannya  masih  terhambat oleh masalah anggaran Spanyol. 

• Pasar masih menantikan apakah Spanyol akan meminta bantuan internasional, mendorong program pembelian obligasi ECB.  Komentar dari Komisioner  Uni Eropa Olli Rehn bahwa rencana dana Spanyol untuk membantu perbankan yang “sekarat” akan mulai mengalir di bulan November, dimana hal ini  memberikan rasa optimis dikalangan pelaku pasar. 

• Sejak Swiss National Bank menetapkan batasan 1,20 per euro setahun  lalu, franc sebagian besar diperdagangkan sejalan dengan euro terhadap dolar.  Indikasi meredanya ketegangan pasar di zona euro telah menyebabkan franc melemah terhadap euro bulan lalu, meskipun tren pelemahannya tersebut  kini telah berbalik. 

• Ekonomi  Swiss  mengawali  tahun  ini  dengan  mencatat  pertumbuhan  yang  mengesankan,  mengabaikan  tekanannya  akibat  penguatan  franc.  Namun  ekonomi mengalami kontraksi di kuartal kedua dan data manufaktur tersungkur ke level terendahnya sejak Juni 2009, mengisyaratkan ekonomi Swiss akan  mengalami ujian berat. 

• Swiss franc menguat 0.3% terhadap dolar dan diperdagangkan di sekitar 0.9340 franc dibandingkan dengan penutupan New York hari Senin. Sementara  franc terlihat flat terhadap euro di sekitar 1.2096 franc.