title cover

title cover

Thursday, October 18, 2012

Headline News 18.10.12


US & GLOBAL
• Bursa saham global menguat untuk hari ketiga dan euro menembus level tertinggi 1 bulan pada hari Rabu, berkat prospek cerah untuk  penetapan peringkat kredit Spanyol, sementara rilis data perumahan AS yang lebih baik dari perkiraan dan naiknya saham finansial telah  mengangkat ekuitas AS. 

• Harga  obligasi  Jerman  dan  AS  turun  setelah  Spanyol  terhindar  dari  downgrade  Moody’s  dan  rilis  optimis  data  perumahan  AS  mengindikasikan terjadinya pemulihan ekonomi, sehingga mengurangi minat pada aaset‐aset aman resiko seperti obligasi. 

• Tumbuhnya  spekulasi  bahwa  Spanyol  akan  meminta  bailout  bulan  depan  telah  mengangkat  euro.  Sebuah  kemungkinan  diberikannya  kredit sementara ke Spanyol dan beberapa pelonggaran oposisi Jerman untuk membantu Yunani dan Spanyol juga akan mendukung euro  dalam waktu dekat. 

• Wall  Street  ditutup  menguat,  dengan  3  indeks  utamanya  mencatat  kenaikan  3  hari  berturut‐turut,  namun  laporan  keuangan  yang  mengecewakan dari Intel Corp <INTC.O> dan IBM <IBM.N> telah membebani indeks Dow dan juga Nasdaq. 

• Intel merosot 2.51% ke $21.79 sementara IBM kehilangan 4.9% ke $200.63. Kedua saham tersebut memberi tekanan terberat bagi Dow  dan  Nasdaq  100  <.NDX>.  Sementara  saham  M&T  Bank  <MTB.N>  melonjak  5.8%  ke  $103.07  setelah  melaporkan  laba  kuartal  ketiga,  membantu mengangkat KBW Bank index <.BKX> 1.55%, sedangkan S&P financial services index <.GSPF> naik 1.2%, mencatat kenaikan  terbesar diantara 10 sektor S&P 500.  

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 5.22 poin atau 0.04% di 13,557.00. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 5.99 poin  atau 0.41% di 1,460.91. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 2.95 poin atau 0.10% di 3,104.12.   

• Bursa saham Eropa menguat untuk hari ketiga berturut‐turut setelah obligasi Spanyol terhindar untuk terlempar ke status “sampah”,  mengisyaratkan krisis utang kawasan akan dapat teratasi. FTSE Eurofirst 300 index <.FTEU3> naik 0.5% untuk ditutup di 1,118.62. Indeks  ekuitas  global  MSCI  <.MIWD00000PUS>  naik  0.8%  ke  338.16,  melanjutkan  kenaikan  1.2%  pada  hari  Selasa.  Euro  menguat  0.54%  di  $1.3122,level tertingginya sejak medio September.  

• Koreksi  pada  obligasi  berlanjut  setelah  data  menunjukkan  pembangunan  rumah  baru  di  AS  meningkat  di  bulan  September  ke  level  terpesatnya  selama  lebih  dari  4  tahun  terakhir,  sebuah indikasi  untuk  memulihnya  pasar  perumahan.  Treasury  tenor  10  tahun  turun  27/32 dengan yield 1.82%. 

• Brent  crude  futures  jatuh  lebih  lanjut  dan  U.S.  crude  melemah  ditengah  perdagangan  yang  fluktuatif  setelah  laporan  dari  Energy  Information  Administration  menunjukkan  stok  minyak  mentah  AS  naik  melampaui  ekspektasi  pasar  di  pekan  lalu.  December  Brent  <LCOc1> berakhir melemah 78 sen untuk ditutup di $113.22 per barel. Setelah diperdagangkan melemah hampir di seluruh sesi, U.S. oil  futures  <CLc1>  untuk  pengiriman  November  berakhir  naik  3  sen  di  $92.12.  Usai  tutup  pasar,  minyak  mentah  AS  diperdagangkan  melemah. 

• Emas menguat yang sebagian dipicu oleh rebound dari koreksi tajamnya awal pekan ini, sebagai reaksi atas melemahnya dolar untuk hari  kedua dan kenaikan pada data U.S. housing starts. Logam mulia yang biasa berlaku sebagai lindung nilai terhadap inflasi, juga mendapat  dukungan  dari  optimisme  ekonomi  setelah  Moody’s  menetapkan  peringkat  kredit  Spanyol  pada  investment  grade,  menghindarkan  obligasi negara tersebut terlempar ke status “sampah”. Emas spot naik 0.1% di $1,748.20 per ounce setelah terkoreksi hampir 2% dalam  2 sesi terakhir.   

GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Rabu lalu, sebagian me‐recovery penurunan tajam sebelumnya, dalam reaksi terhadap penurunan dollar dalam rangkaian dua  harinya dan naiknya pada housing starts AS.  

• Juga  didukung  kenaikan  pada  euro  setelah  lembaga  pemeringkat  Moody's  menegaskan  status  investasi  Spanyol,  yang  menaikkan  harapan bahwa Spanyol akan segera menerima bantuan formal dari mitranya Uni Eropa.  

• Euro <EUR=> mencapai level tertinggi satu bulannya dan dollar index <.DXY> anjlok ke level terendahnya yang mendekati dua minggu  mengikuti keputusan Moody's. Pelemahan greenback membuat komodiatas yang dihargai dengan dollar menjadi lebih menarik untuk  para pembeli dalam memegang mata uang lainya.  

• Tetapi  keyakinan  investor  pada  kemampuan  emas  untuk  memperluas  kenaikan  teredam  setelah  penurunan  ke  level  terendah  satu  bulannya Senin lalu, mengikuti perkiraan data AS yang optimis yang menyerukan pertanyaan pada program terakhir quantitative easing  the Fed. 


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak mentah jenis Brent jatuh di hari Rabu kemarin dipicu naiknya stok minyak mentah AS dan bensin, menempatkan masalah  permintaan minyak global tetap menjadi fokus pasar, sementara melemahnya dolar dan kekhawatiran mengenai terkendalanya suplai  minyak telah membatasi penurunan harga minyak yang terjadi. 

• U.S. RBOB gasoline futures <RBc1> memimpin penurunan, setelah mencatat turun hampir 2%, disebabkan laporan mengenai stok minyak  mingguan AS oleh Information Administration's (EIA) yang menunjukkan kenaikan stok bensin sebesar 1.72 juta barel di pekan lalu, lebih  dari 3 kali lipat perkiraan pasar yang sebelumnya memprediksi kenaikan 500.000 barel. 

• EIA melaporkan stok minyak mentah AS naik 2.86 juta barel pekan lalu, melampaui perkiraan terjadi kenaikan 1.7 juta barel. Laporan EIA  ini mempertegas laporan dari American Petroleum Institute (API) yang sehari sebelumnya juga melaporkan terjadi kenaikan stok minyak  mentah AS. 

• Minyak  mendapat  dukungan  dari  melemahnya  dolar  menyusul  euro  mencapai  level  tertinggi  1  bulan  terhadap  dolar  seiring  meningkatnya spekulasi bahwa Madrid akan meminta dana bailout bulan depan dan sentimen positif dari lembaga pemeringkat Moody’s  yang menegaskan kembali peringkat utang Spanyol. 

• Brent  December crude  <LCOc1>  turun  78  sen  untuk  ditutup  di  $113.22  barel.  Sedangkan  kontrak  minyak  berjangka  AS  untuk kontrak  November naik 3 sen di $92.12 per barel. Sementara U.S. heating oil futures <Hoc1> juga memangkas kerugiannya setelah mendapat  support dari laporan EIA yang mangatakan stok minyak panas turun 2.22 juta barel, lebih tinggi 1 juta barel perkiraan pasar sebelumnya. 

• Kenaikan  harga  minyak  juga  didukung  oleh  kekhawatiran  mengenai  pasokan  karena  Uni  Eropa  memberlakukan  sanksi  baru  pada  perusahaan  besar  pemerintah  Iran dalam  industri  minyak  dan  gas  dan memperkuat  pembatasan  bank  sentral  Iran.  Pihak  Barat,  yang  dipimpin oleh Amerika Serikat, menekan Iran atas program nuklirnya, yang diduga memiliki tujuan militer. Teheran mengatakan pihaknya  membutuhkan teknologi untuk menghasilkan listrik. 


EURO ZONE
• Inspeksi dari international lenders Yunani akan meninggalkan Yunani setelah membuat kemajuan besar pada pembicaraaan yang membuat bantuan pada  negara yang mendekati kebangkrutan tanpa kesepakatan dalam reformasi buruh yang penting. Anggota dewan mengatakannya Rabu lalu.   

• Setelah sebulan sering ditekan dan negosiasi yang heboh, Yunani dan Uni Eropa dan International Monetary Fund lenders terlihat dalam perenggangan  untuk menuju kesepakatan menuju perjanjian komprehensif yang dibutuhkan untuk menghindari Yunani menghindari kebangkrutannya.  

• Untuk pertama kalinya sejak krisis zona euro dimulai mendekati tiga tahun yang lalu sejumlah mayoritas orang Jerman ragu bahwa mata uang tunggal  akan bertahan, sebuah survei menunjukkannya Rabu lalu.  

• Hanya  40  persen  darinya  yang  tinggal  di  Jerman,  ekonomi  terbesar  di  Eropa,  meyakini  euro  akan  masih  bertahan  sekitar  10  tahun,  survei  Allensbach  Institute mempublikasikannya pada surat kabar Jerman Frankfurter Allgemeine Zeitung. Dibandingkan dengan 50 persen pada akhir tahun 2011.  

• International Monetary Fund menyerukan pada suatu malam pada European Union summit untuk keduanya Spanyol dan Italia mencari bantuan untuk  menunjukkan  melemahnya  tekanan  dari  krisis  utang  blok  tersebut,  tetapi  Italia  telah  menolak  ide  tersebut  dan  Spanyol  kelihatan  untuk  mungkin  merealikasikannya sendiri. 


U.K.
• Sterling menguat ke level tertinggi lebih dari sepekan terhadap dolar berkat rilis optimis data pekerjaan Inggris ditengah suramnya sejumlah data ekonomi  yang dirilis belakangan ini dan kekhawatiran terhadap kemungkinan dilanjutkannya langkah stimulus moneter oleh BoE. 

• Namun euro berhasil menguat secara umum. Sterling terkoreksi ke level terendah 4 bulan terhadap euro setelah Moody’s menaikkan peringkat utang  Spanyol, meredakan kekhawatiran akan meluasnya downgrade ke level “sampah”. 

• Rilis optimis data pekerjaan Inggris telah meredakan prospek untuk ditingkatkannya pencetakan uang dari BoE menyusul minutes dari sidang BoE kemarin  menunjukkan anggota Monetary Policy Committee (MPC) terlihat berbeda pandangan mengenai kebutuhan tambahan stimulus. 

• Sterling menguat sekitar 0.4% ke $1.6178, level terkuatnya sejak 5 Oktober, disaat mencatat level $1.6218. Sterling kemudian bergerak di sekitar 1.6155,  atau menguat sekitar 0.3% dibandingkan penutupan New York hari Selasa. 

• Data menunjukkan jumlah kalim pengangguran di Inggris turun diluar dugaan sementara jumlah pekerjaan menembus rekor tertinggi. Kondisi ini telah  menaikkan peluang bahwa ekonomi akan memulih di kuartal ketiga setelah dalam 3 kuartal terakhir mengalami kontraksi. Estimasi awal untuk data PDB‐ Q3 Inggris akan dirilis pekan depan. 

• Data retail sales pada hari Kamis dan public borrowing pada hari Jumat akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kesehatan ekonomi Inggris dan  prospek kelanjutan quantitative easing oleh BoE di bulan November. 


JAPAN
• Perdana menteri Jepang mengarahkan pada stimulus putaran terkini untuk mencoba menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi tetapi menawarkan  beberapa rincian mengenai ukuran dan isi dari paket yang tidak mungkin untuk meredakan kekhawatiran mengenai ekonomi yang goyah.  

• Setelah  berjanji  dalam  pemilu  nasional  "soon",  Yoshihiko  Noda  dibawah  tekanan  untuk  mendorong  perekonomian  terbesar  ketiga  didunia  tersebut  setelah pertumbuhan yang terhenti pada bulan‐bulan ini, yang menambah keprihatinan mengarah pada resesi.  

• Noda meminta kepada kabinetnya untuk menyusun paket hingga akhir bulan, tetapi pemerintah tidak membuat keputusan pada seberapa banyak yang  akan dibelanjakan, Menteri Keuangan Koriki Jojima mengatakannya.   

• Pemerintah  kurang  kuat  dalam  mendorong  melalui  spending  bill  yang  baru  dalam  parlemen  yang  terbagi,  sehingga  stimulus  tidak  akan  membuat  penerbitan obligasi baru. Itu dapat menekan cadangan anggaran untuk mendanai rencana baru sebagaimana tidak memerlukan oposisi suara.   


AUSTRALIA
• Australian dollar mencapati level tertinggi dua minggunya terhadap the greenback/dollar Rabu lalu, sementara itu mitranya New Zealand juga  naik yang didorong oleh hasrat pada aset‐aset beresiko setelah Moody's mempertahankan peringkat investasi pada Spanyol.  

• Para  trader  mengatakan  terdapat  beberapa  gambaran  bahwa  Spanyol  tidak  akan  menurunkan  peringkat  menjadi  status  junk/sampah  dan  optimisme yang tumbuh bahwa Spanyol akan bertumbuh untuk mengatasi tekanan pada kesengsaraan utang.  

• Telah terlihat euro naik terhadap dollar, yang mana berbailk mendukung untuk membantu mendorong the Antipodean currencies. Pasar saham‐ saham diseluruh Asia juga menguat, yang menggambarkan membaiknya hasrat pada aset‐aset beresiko.  

• Perekonomian  Australia  bertumbuh  ke  fase  terlambatnya  dari  biasanya,  tetapi    ekspektasi  untuk  menaikkan  enam  hingga  sembilan  bulan  berikutnya. 


SWISS
• Swiss franc menembus level tertinggi 5 bulan terhadap dolar, sejalan dengan menguatnya euro setelah marak pembicaraan di pasar bahwa Jerman akan  menawarkan Spanyol sebuah jalur kredit sementara, dimana hal ini telah mengangkat euro. 

• Euro juga mendapat support dari lembaga pemeringkat Moody’s yang menaikkan peringkat utang Spanyol, meredakan kekhawatiran terhadap  kemungkinan obligasi negara tersebut terlempar ke status “sampah”. 

• Membaiknya data ekonomi AS mendorong minat pada aset‐aset beresiko dan membuat dolar tetap mengalami tekanan, meskipun kondisi tersebut  kemungkinan akan mengurangi kemungkinan The Fed melanjutkan quantitative easing, yang berpotensi memicu penguatan dolar dalam jangka panjang  kedepan. 

• Swiss franc terus membayangi euro, diperdagangkan dalam kisaran yang ketat seperti yang telah terjadi sejak bank sentral Swiss (SNB) mematok batas  maksimal franc di 1.20 per euro, pasca penguatan franc mengancam perekonomian Swiss untuk jatuh kedalam resesi. 

• Franc menguat sekitar 0.4% di sekitar 0.9220 franc per dolar dibandingkan penutupan New York hari Selasa. 

• Sementara euro menguat terhadap franc. Setelah mencatat intraday high di 1.2113 franc, euro kemudian bergerak di sekitar 1.2102 franc, atau mencatat  naik 0.1% dibandingkan penutupan New York hari Selasa sebelumnya. 

• Keyakinan  investor  di  Swiss  naik  di  bulan  Oktober  ditengah‐tengah  pandangan  yang  lebih  optimis  dari  prospek  ekonomi  dalam  enam  bulan  ke  depan.Indikator  Sentimen  Ekonomi  ZEW‐Credit  Suisse  naik  6  poin  ke  ‐28,9  di  bulan  Oktober  setelah  tercatat  ‐34.9  di  bulan  September.  Indikator  ini  mencerminkan ekspektasi dari para ahli keuangan yang disurvei terkait perkembangan ekonomi di Swiss dalam jangka waktu enam bulan. 

Wednesday, October 17, 2012

Headline News 17.10.12


US & GLOBAL
• Bursa  saham  dunia  naik  untuk  hari  kedua  berturut‐turut  pada  hari  Selasa  dan  euro  juga  menguat  terhadap  dolar  setelah  concern  terhadap earning korporasi mereda dan data ekonomi Jerman membaik. Laporan bahwa Spanyol mungkin semakin dekat untuk mencari  bailout Uni Eropa dan bahwa Yunani dapat menerima lebih banyak bantuan keuangan lebih lanjut, telah meningkatkan minat pada aset  berisiko, dengan saham Eropa ditutup naik lebih dari 1,0 persen yang dipimpin oleh saham keuangan. 

• Bursa  saham  AS  menguat  setelah  laporan  laba  perusahaan  besar  AS  yang  melampaui  perkiraan.  Saham  Johnson  &  Johnson  dan  UnitedHealth  Group  keduanya  menaikkan  proyeksi  laba  tahunannya  sementara  Goldman  Sachs  menaikkan  dividennya.  Dow  Jones  industrial average <.DJI> naik 127.55 poin atau 0.95% ke 13,551.78. Sedangkan S&P 500 <.SPX> bertambah 14.79 poin atau 1.03% ke  1,454.92. Sementara Nasdaq Composite <.IXIC> naik 36.99 poin atau 1.21% ke 3,101.17.  

• Saham Citigroup melonjak 1.6 persen menjadi $ 37.25 setelah pengunduran diri mengejutkan dari Chief Executive Officer Vikram Pandit. 

• Indeks ekuitas AS mencatat rally 2 hari terbaiknya dalam sebulan, berhasil rebound setelah menutup pekan terburuknya dalam 4 bulan di  hari Jumat lalu. S&P 500 saat ini kuarng dari 1% di bawah level penutupan tertinggi 2012 yang dicapai bulan lalu. 

• Setelah tutup pasar, saham International Business Machines Corp <IBM.N> turun 3.3% ke $204.10 setelah merilis laporan keuangannya.  IBM  ditutup  naik  1%  di  $211.  Saham  Intel  Corp  <INTC.O>  juga  melemah  usai  tutup  pasar.  Intel  terkoreksi  1.5%  ke  $22.02  setelah  memproyeksikan gross margin untuk kuartal berjalan di bawah ekspektasi. Sedangkan selama sesi perdagangan reguler, saham Coca‐ Cola  Co  <KO.N>  terkoreksi  0.6%  ke  $37.09  setelah  melaporkan  kenaikan  labanya,  meskipun  kenaikannya  masih  di  bawah  ekspektasi  karena  turunnya  permintaan  dari  Eropa  dan  Asia.  Sementara  saham  asuransi  UnitedHealth  berhasil  melaporkan  laba  kuartalan  yang  melampaui perkiraan, namun memberikan pandangan yang agak pesimis. Sahamnya melemah 1.1% ke $56.88. 

• Data  ZEW  Jerman  dirilis  lebih  baik  dari  perkiraan,  mengindikasikan  negara  terbesar  perekonomiannya  di  zona  euro  tersebut  terus  berjuang untuk mengatasi krisis utang kawasan. FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> ditutup naik 1.35% dan MSCI index of global shares  <.WORLD> naik 1.3%. Nikkei futures <NKc1> melonjak 1.7%.  

• Para  pemimpin  Eropa  akan  bertemu  di  Brussels  pada  hari  Kamis  dan  investor  tengah  menantikan  apakah  Yunani  akan  tetap  dipertahankan sebagai anggota zona euro dan apakah Spanyol akan meminta dana bailout dalam beberapa pekan kedepan, dimana akan  mendorong ECB untuk memulai program pembelian obligasinya. Euro menguat ke level tertinggi 1 pekan terhadap dolar dan naik ke  level tertinggi 4 pekan terhadap yen dan sterling, setelah awalnya investor mengutip laporan Bloomberg bahwa Jerman terbuka untuk  mencegah memburuknya krisis utang SPanyol. Namun euro kemudian memangkas keuntungannya setelah salah satu sumber tersebut  mengatakan komentarnya tersebut nampaknya telah “disalah artikan”. Euro tercatat naik 0.8% di $1.3050 setelah sempat menembus  intraday high di $1.3060. 

• Spekulai mengenai berlanjutnya kebijakan moneter longgar BOJ telah menekan yen. Dolar menguat ke 78.96 yen, level terkuatnya sejak  19 September. Dollar/Yen terakhir tercatat di 78.88 yen, naik 0.3%. 

• Harga Treasury AS turun seiring laporan laba perusahaan yang mengangkat bursa saham dan mengurangi minat pada aset aman resiko.  Treasury tenor 10 tahun turun 16/32 dengan yield di 1.7221%. Sedangkan untuk tenor 30 tahun turun 1‐13/32 poin dengan yield naik ke  2.92%. 

• Harga minyak mentah jenis Brent turun menyusul berakhirnya kontrak November menjelang rilis laporan stok minyak mingguan AS yang  diprediksi mengalami kenaikan di pekan lalu. November Brent <LCOc1> turun 0.7% ke $115.04 per barel dan U.S. crude <CLc1> naik 0.3%  ke $92.12.  

• Emas  menguat  dan  mengakhiri  kerugiannya  selama  2  hari  terakhir  berkat  melemahnya  dolar  dan  data  inflasi  AS  yang  mengalami  kenaikan meskipun  belum cukup untuk  menghapus  kemungkinan dilanjutkannya  kebijakan moneter  ultra‐longgar  dari  The  Fed.  Emas  berhasil  rebound  dari  level  terendah  1  bulan  yang  dicapai  hari  Senin  setelah  inflasi  AS  naik  0.6%  di  bulan  September,  sesuai  dengan  ekspektasi pasar dan data periode Agustus. Harga emas spot naik 0.5% di $1,744.60 per ounce, jauh dii atas level terendah 1 bulan di  $1,728.75. Logam mulia tersebut telah terkoreksi hampir 2% dalam 2 sesi terakhir.   

GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Selasa lalu setelah dua hari turun tajamnya, didorong oleh penurunan dollar dan setelah data menunjukkan consumer prices  AS melonjak tetapi terlihat tidak mungkin untuk menekan kebijakan moneter the Fed yang ultra longgar.  

• Metal mengalami rebound dari level terendah dalam satu bulannya Senin lalu, setelah Departemen tenaga kerja/Labor Department AS  mengatakan Consumer Price Index AS naik 0.6 persen dalam bulan September, mencocokkan ekspektasi analis dan rilis bulan Agustus.  Kenaikan yang kuat pada ekuitas AS juga mendorong logam mulia.   

• Emas telah rally $200 per ons pada dua bulan terakhirnya berkenaan dengan harapan bahwa stimulus moneter the Fed kemungkinan  memicu inflasi.  

• Bank sentral AS mengatakan pada bulan September akan terus membeli sekuritas berjamin hipotek hingga pasar tenaga kerja membaik  secara dramatis.  

• "From an inflation standpoint, the fact that the CPI is in line gives the Fed more room to continue easing," ungkap Adam Sarhan, CEO dari  Sarhan Capital.   


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak mentah jenis Brent jatuh di hari Selasa kemarin seiring berakhirnya kontrak November menjelang laporan stok minyak mingguan AS yang  diprediksi mengalami kenaikan di pekan lalu. Harga minyak bergerak cukup fluktuatif namun berhasil menembus level settlement yang lebih tinggi, berkat  rally Wall Street dan melemahnya dolar. 

• Minyak jenis Brent dan minyak mentah AS mengalami kenaikan ketika euro mencatat level puncak 1 pekan terhadap dolar dipicu spekulasi bahwa Spanyol  akan segera meminta dana bailout dan mengakhiri ketidakpastian di pasar. 

• Data indeks sentimen investor, ZEW Jerman , dirilis naik untuk bulan kedua berturut‐turut di periode Oktober, dan memberikan dukungan positif bagi  euro dan minyak berjangka. 

• Namun naiknya stok minyak AS dan concern mengenai kondisi ekonomi di Eropa an Cina masih membatasi kenaikan harga minyak. 

• Kontrak minyak Bren November  jatuh 73  sen  di $115.07 per  barel,  setelah mencatat intraday  high di $116.20, level  tertinggi  untuk Brent sejak harga  menembus $117.02 pada 17 September lalu. 

• Brent December crude <LCOc2> turun 40 sen ke $114 per barel, sedangkan  U.S. November crude <CLc1> naik 24 sen ke $92.09  per barel. Sementara  untuk minyak mentah AS kontrak November akan berakhir pada 22 Oktober. 

• Stok  minyak  mentah  AS  diprediksi  telah  meningkat untuk  pekan  per  12  Oktober  karena  antisipasi  naiknya  impor,  sementara  menurunnya  permintaan  nampaknya membantu untuk menaikkan stok bensin, demikian hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan. Stok minyak mingguan diprediksi meningkat  1.7 juta barel. Sedangkan stok bensin diprediksi naik 500.000 barel dari 195.4 juta barel sepekan sebelumnya. 

• Pada pekan per 5 Oktober lalu, stok minyak mentah domestik meningkat 1.7 juta barel menjadi 366.4 juta barel, demikian data dari Energy Information  Administration (EIA) menunjukkan. Sedangkan impor minyak mentah naik tipis di pekan tersebut sebesar 115.000 barel per hari menjadi 8.18 juta barel  per hari.


EURO ZONE
• Menteri keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble telah mengatakan beberapa hari sebelum summit Uni Eropa untuk langkah kedepannya dalam integrasi Eropa, yang  mengatakan blok tersebut membutuhkan komisioner baru dengan kekuasan atas anggaran dan reformasi dari pengambil keputusan parlemen Eropa.  

• Seperti reformasi akan mengakselerasi tren kedepannya menunju dua percepatan yang mana akan menjadi inti dalam zona euro, yang memacu lebih dekatnya lagi  persatuan dari tiga tahun krisis utang.  

• Analis  Jerman  dan  sentimen  investor  naik  dalam  rangkaian  dua  bulannya  pada  Oktober,  sebuah  survei  yang  menunjukkannya  Selasa  lalu,  memperkirakan  kekhawatiran bahwa krisis utang zona euro akan mengalami eskalasi dan menurunnya kerusakan blok ekonomi terbesar tersebut.  

• Rencana Yunani untuk meluncurkan lelang dalam menjual atau menyewakan serangkaian aset‐aset negara, termasuk tempat penyulingan (minyak) terbesar dan dua  pelabuhan terbesarnya, karena usaha untuk membayar utang dan memenuhi persyaratan international bailout.   

• Perjanjian akan menjadi gelombang kedua dari privatisasi setelah enam proyek yang mana diekspektasi untuk selesai awal tahun 2013.  


U.K.
• Sterling  menguat  terhadap  dolar  seiring  meningkatnya  minat  pada  aset‐aset  beresiko,  meskipun  masih  mencatat  melemah  terhadap  euro  setelah  data  inflasi  Inggris  yang  melemah semakin membuka peluang bagi BoE untuk melonggarkan kebijakan moneternya. Sterling menguat ke intraday high $1.6132 sebelum akhirnya bergerak di sekitar  $1.6110 atau naik 0.3%, menjauhi level terendah 1 bulan yang dicapai pekan lalu di $1.5975, namun masih jauh di bawah level puncak September di $1.6310. 

• Sterling masih tercatat melemah terhadap euro. Mata uang tunggal Eropa tersebut menguat 0.5% di 0.81 pound setelah mencatat intraday high di 0.8102 pound, level tertinggi  1 bulan. Meningkatnya data indeks sentimen ekonomi ZEW Jerman dan spekulasi bahwa Spanyol akan segera mendapat dana bailout memberi dukungan positif bagi penguatan  euro. 

• Data inflasi Inggris untuk bulan September dirilis naik 0.4% dari bulan sebelumnya, sesuai dengan ekspektasi pasar, namun terlihat melemah dari 0.5% kenaikannya di bulan  Agustus. Dalam basis tahunan, inflasi naik 2.2% di bulan September, lebih rendah dibandingkan 2.5% kenaikan tahunannya di periode Agustus dan juga sesuai dengan ekspektasi  pasar. 

• Pasar akan mencermati data pekerjaan Inggris hari Rabu ini. Tingkat pengangguran diprediksi stabil di level 8.1% untuk bulan Agustus. Data lain yang juga dinantikan pelaku  pasar adalah data retail sales dan BoE minutes dimana kemungkinan akan memberikan indikasi BoE akan melanjutkan pelonggaran moneternya pada bulan depan. Sebuah jajak  pendapat yang dilakukan oleh Reuters menunjukkan sebagian besar ekonom percaya BoE akan meningkatkan program QE sebesar 50 miliar pound pada bulan November. QE  secara  umum  berdampak  negatif  bagi  sterling,  karena  kebijakan  tersebut  menyebabkan  bertambahnya  suplai  uang  di  pasar  yang  berakibat  menurunkan  nilai  tukar  mata  uangnya.


JAPAN
• Perdana menteri Jepang Yoshihiko Noda merencanakan putaran terkini dari stimulus ekonomi pada akhir bulan depan sebagaimana negara telah memasuki masa  tenangnya, Kyodo News melaporkannya, mencatatkan sumber yang dekat dengan Perdana menteri.  

• Langkah yang diekspektasi untuk memasukan usaha‐usaha dalam mengekang deflasi, menurunkan apresiasi yen, memperluas pekerjaan rekonstruksi gempa bumi  dan mengendurkan regulasi bisnis, berita melaporkannya.  

• Noda akan mengadakan rapat kabinet yang luar biasa Rabu ini untuk menginstruksikan para menterinya untuk memetakan rencananya, Kyodo mengatakanya.  


AUSTRALIA
• Bank sentral Australia mengatakan bahwa memangkas tingkat suku bunga awal bulan ini karena mundurnya investasi pada pertambangan dan suramnya outlook  (ekonomi ) global yang berarti pertumbuhan (ekonomi) domestik kemungkinan akan lebih rendah daripada ekspektasi tahun depannya.  

• Dalam minutes meeting 2 Okt., dimana Reserve Bank of Australia (RBA) menurunkan tingkat suku bunga 25 basis poin ke level 3.25 persen, anggota dewan juga  mencatatkan bahwa pasar tenaga kerja telah merosot baru‐baru ini.  

• "Therefore, at this meeting, the board judged that it was appropriate for the stance of monetary policy to be a little more accommodative, thereby providing some  additional support to demand over the period ahead," minutes mengatakannya.  

• Harga Australian bond futures sedikit melemah karena membaiknya sentimen pasar yang mendorong investor untuk bergerak kepada aset‐aset yang beresiko.  


SWISS
• Swiss  franc  menguat  terhadap  dolar  dan  bergerak  relatif  stabil  terhadap  euro  karena  masalah  krisis  utang  zona  euro  belum  juga  teratasi  membuat  investor  memburu aset‐aset aman resiko. 

• Para pemimpin Eropa akan menggelar pertemuan puncak pada hari Kamis dimana pasar berspekulasi bahwa mereka berpeluang menyetujui bantuan keuangan baru  untuk mengatasi krisis utang Yunani. Sedangkan apakah Spanyol juga akan mencari paket penyelamatan, telah menyebabkan beberapa ketidakpastian di kalangan  investor. 

• Dolar terkoreksi 0.7% terhadap Swiss franc di sekitar 0.9262 franc, sedangkan euro bergerak relatif stabil di sekitar 1.2080‐an. 

• Saat ini pasar tengah menantikan data ZEW index Swiss pada hari Rabu dan data trade balance pada hari Kamis. 

Tuesday, October 16, 2012

Headline News 16.10.12


US & GLOBAL
• Bursa global menguat pada hari Senin menyusul rilis optimis data ekonomi AS dan laporan earnings dan keyakinan Spanyol akan segera  meminta dana bailout meskipun minimnya rincian langkah Madrid selanjutnya masih membebani euro. 

• Data  ekonomi  Cina  di  akhir  pekan  kemarin  yang  menunjukkan  data  ekspor  yang  dirilis  lebih  baik  dari  perkiraan  telah  memberikan  sejumlah dukungan positif di pasar, namun pelaku pasar masih terlihat bertindak hati‐hati menjelang rilis data GDP‐Q3 Cina pada hari  Kamis pekan ini yang diperkirakan akan menunjukkan ekonomi kembali melambat untuk ke‐7 kalinya. 

• Setelah  pekan  lalu  mencatat  koreksi  terbesarnya  dalam  4  bulan,  Wall  Street  kemarin  berhasil  rally  setelah  menyusul  Citigroup  melaporkan perolehan laba yang lebih baik dari perkiraan dan data retail sales yang mengisyaratkan pertumbuhan ekonomi AS terus  berlanjut. Saham Citigroup naik setinggi 5.4% ke $36.62, level tertingginya selama lebih dari 6 bulan terakhir dan memberi kontribusi  terbesar bagi terangkatnya S&P 500 setelah bank terbesar ketiga AS tersebut melaporkan laba yang meningkat dari tahun lalu sekaligus  melampaui ekspektasi pasar. Hasil laporan laba dari Goldman Sachs <GS.N> diprediksi akan dirilis hari Selasa ini. Saham tersebut naik  3.6% ke $124.50 pada hari Senin sementara S&P financial index <.GSPF> naik 1.2%. 

• The Dow Jones industrial average <.DJI> bertambah 95.38 poin atau 0.63% ke 13,424.23. Sedangkan S&P 500 <.SPX> naik 11.54 poin atau  0.81% ke 1,440.13. Sementara Nasdaq Composite <.IXIC> naik 20.07 poin atau 0.66% ke 3,064.18.  Indeks S&P kurang dari 2% dibawah  penutupan tertinggi 2012 yang dicapai sebulan lalu. Sedangkan indeks MSCI untuk saham global naik 0.4%  sementara FTSEurofirst 300  index <.FTEU3> ditutup naik 0.46%. 

• Spanyol bisa meminta bantuan keuangan dari zona euro bulan depan dan jika tidak, permintaan kemungkinan akan ditangani bersama  revisi program pinjaman untuk Yunani dan bailout untuk Siprus. Euro menyerahkan sebagian keuntungannya dan diperdagangkan relatif  stabil terhadap dolar AS karena para pedagang mencari kejelasan tentang potensi bailout untuk Spanyol. 

• Ketidakpastian kapan Madrid akan meminta bantuan keuangan dan apakah Yunani dapat menyepakati langkah‐langkah penghematan  baru dengan pemberi pinjaman telah menyurutkan minat beberapa investor untuk membeli euro dalam beberapa pekan terakhir. Pada  saat yang sama, ekspektasi bahwa mata uang zona euro akan rally setelah Spanyol mencari paket penyelamatan telah membuat pelaku  pasar tetap bertaruh kedalam euro. Euro bergerak stabil terhadap dolar di sekitar $1.2950. 

• Terlepas  dari  ketidakpastian  kesepakatan,  tanda‐tanda  bahwa  Yunani  mungkin  mendapatkan  paket  bantuan  baru  mendorong  keuntungan besar dalam obligasi Yunani. Yield obligasi Yunani untuk tenor 10‐tahun turun pada 17.55%, terendah sejak Agustus 2011.  Sedangkan untuk Treasury AS tenor 10‐tahun turun 4/32, dengan yield di 1.6699%. 

• Permintaan untuk obligasi Yunani terus meningkat sebagai akibat dari komentar terbaru dari para pejabat Jerman, termasuk Kanselir  Angela  Merkel,  tentang  upaya  pemerintah  Athena  pada  reformasi  ekonomi.  Hal  ini  mengurangi  kekhawatiran  bahwa  Yunani  pada  akhirnya akan dipaksa keluar dari zona euro. 

• Brent futures <LCOc1> melonjak kembali pasca koreksinya di awal sesi, dan diperdagangkan menguat lebih dari 1% di $115.77 per barel  setelah  terkoreksi  75  sen  di  sesi  sebelumnya.  Sedangkan  harga  minyak  mentah  AS  turun  11  sen  di  $91.75  setelah  awalnya  sempat  terkoreksi 2%. 

• Emas  anjlok  1%,  koreksi  1  hari  terbesarnya  sejak  Juli,  dipicu  rilis  optimis  data  ekonomi  AS  yang  menyebabkan  berkurangnya  minat  investor  pada  emas,  setelah  belakangan  ini  mengalami  rally  tajam.  Laporan  optimis  data  retail  sales  AS  telah  mengisyaratkan  membaiknya  ekonomi  dan  memicu  tekanan  jual  pada  emas  karena  kekhawatiran  The  Fed  kemungkinan  akan  menunda  paket  stimulusnya. Harga emas spot turun 1% di  $1,737.03 per ounce, setelah sempat terkoreksi ke $1,728.75, level terendahnya sejak 13  September.   

GOLD & COMMODITIES
• Harga emas tertekan ke level terendahnya yang lebih dari sebulan Senin lalu setelah optimisnya data AS yang menekan ekspektasi dari  program  stimulus  the  Fed  terakhir,  dengan  gagal  untuk  memecahkan  level  $1,800  per  ons  yang  mendorong  beberapa  investor  untuk  menguangkan keuntungannya.  

• Rilis  data  Senin  lalu  menunjukkan  naiknya  penjualan  ritel  pada  bulan  September  karena  orang‐orang  Amerika  membeli  lebih  banyak  segala sesuatunya, dari mobil hingga bahan bakar dan elektronik, yang mencatatkan penguatan dari ekpektasinya pertumbuhan ekonomi  dalam kuartal ketiga.  

• "The University of Michigan data on Friday, retail sales today ‐ it all adds up to suggest that the U.S. economy is starting to step in line,  and  the  downward  revisions  we  saw  in  the  past  half  of  the  year  may  be  coming  to  an  end,"  analis  Danske  Bank  Christin  Tuxen  mengatakannya.   

• "Also (we had) decent data from China with credit growth heading in the right direction, which tends to be a good leading indicator,"  tambahnya.  


OIL & COMMODITIES
• Harga Brent crude naik pada hari Senin didukung oleh penundaan produksi minyak dari Laut Utara dan sikap skeptis atas tawaran dari  Iran untuk menegosiasikan penghentian pengayaan uranium kelas yang lebih tinggi, sementara harga minyak mentah AS turun 

• Bursa  AS  rebound  dari  kerugiannya  pekan  lalu,  berkat  rilis  yang  lebih  baik  dari  perkiraan  untuk  data  retail  sales  dan  laporan  laba  Citigroup,  menambah  dukungan  untuk  Brent  dan  membantu  U.S.  crude  untuk  bangkit  usai  terkoreksi  lebih  dari  2%  selama  sesi  perdagangan kemarin. 

• Brent  terangkat  oleh  berita  mengenai  penundaan  produksi  dari  ladang  minyak  Buzzard  yang  dioperasikan  oleh  perusahaan  Kanada,  Nexen Inc setelah dilakukan kegiatan pemeliharaan. 

• Para pejabat senior Iran mengatakan selama akhir pekan kemarin bahwa Teheran akan bernegosiasi menghentikan kelas yang lebih tinggi  pengayaan  uranium  jika  diberi  bahan  bakar  untuk  reaktor  riset,  menghidupkan  kembali  tawaran  sebelumnya  dan  menempatkan  kemungkinan dimulainya kembali perundingan nuklir yang terhenti dengan kekuatan dunia kembali bermain bagi investor minyak. 

• Namun Uni Eropa (UE) sepakat untuk memberikan sanksi lebih besar terhadap perbankan Iran, pengiriman dan sektor industri pada hari  Senin. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton mengatakan ia berharap bahwa sanksi yang diberlakukan terhadap Iran  akan membujuk Teheran untuk membuat konsesi dan bahwa perundingan bisa dilanjutkan dengan "segera." 

• Brent November crude <LCOc1> naik $1.18 di $115.80 per barel. Sedangkan U.S. November crude turun 1 sen di $91.85 per barel 


EURO ZONE
• Para pemimpin Uni Eropa akan mendiskusikan untuk membuat bujet terpisah 17 negara zona euro pada summit hari Kamis, tetapi pembicaraan tidak berhubungan  terhadap negosiasi bujet jangka panjang Uni Eropa, rancangan kesimpulan untuk summit yang dikatakan hari Senin. 

• Juru  bicara  Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  mengenyampingkan  Senin  lalu  kedepannya  restrukturisasi  utang,  atau  'haircut',  /pemangkasan  untuk  Yunani  dan  mengatakan Yunani harus menekankan pada reformasi ekonomi yang ketat.  

• "A new haircut is out of the question for the German government," juru bicara Steffen Seibert mengatakan dalam konferensi persnya.  

• Sejumlah bantuan senilai 100 milyar euro yang diminta dari Spanyol terhadap mitra zona euro yang setara dengan membiayai Italia 1.5 persen dari output ekonomi,  Menteri keuangan di Roma mengutip pembicaraan Senin lalu.  

• Meningkatnya protes jalanan disekitar parlemen Lisbon yang akan menyambut bujet pendapatan pajak tahun 2013, Perdana menteri Portugal berjanji Senin lalu  untuk menetapkan penghematan meskipun gejolak politik dilakukan oleh partainya. 


U.K.
• Sterling  bergerak  cukup  fluktuatif  terhadap  dolar  pada  hari  Senin.  Koreksi  sempat  berkembang  namun  masih  tertahan  di  sekitar  previous  low  setelah  hanya  mencatat  intraday  low  di  $1.6022.  Namun  rebound  kemudian  berkembang  dan  kemudian  bergerak  stabil  di  sekitar  1.6070,  dibandingkan  penutupan  New  York  Jumat lalu. 

• Lemahnya data ekonomi Inggris dan kemungkinan BoE melanjutkan pelonggaran moneter masih memberi tekanan pada sterling. 

• Pelaku pasar masih mencemaskan sejumlah data ekonomi Inggris yang akan dirilis pekan ini, seperti data inflasi, pekerjaan dan penjualan ritel, serta BoE minutes,  yang kemungkinan akan menambah resiko untuk BoE memutuskan menambah pembelian obligasi atau quantitative easing (QE) di bulan depan. QE secara umum  berdampak negatif bagi sterling, karena kebijakan tersebut menyebabkan bertambahnya suplai uang di pasar yang berakibat menurunkan nilai tukar mata uangnya. 

• Sementara itu, ketidakpastian kapan Spanyol mungkin meminta bailout, sebagai prasyarat bagi Bank Sentral Eropa untuk mulai membeli obligasi, juga membebani  euro, yang menghambat sterling dan mata uang berisiko lainnya untuk menguat terhadap dolar. 

• Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters menunjukkan sebagian besar ekonom percaya BoE akan meningkatkan program QE sebesar 50 miliar pound  pada bulan November. 


JAPAN
• Pendanaan  pemerintah  Jepang  menunjukkan  tanda‐tanda  tekanan  karena  Bank  of  Japan  menekan  batas‐batas  yang  memaksakan  pada  program  pembelian obligasi dan karena kebutuhan tagihan yang diperlukan untuk mendanai bujet tahun ini yang terjebak dalam kebuntuan politik, Standard &  Poor's mengatakan Senin lalu.  

• Lembaga pemeringkat kredit mempertahankan peringkat AA minus Jepang, tiga tingkat dibawah top rating, dengan outlook negatif, yang mengatakan  tidak mengekspektasi tekanan pendanaan untuk mempengaruhi kualitas dari sovereign debt.  

• Tetapi  tekanan  naik  karena  bank  sentral  tidak  dapat  dengan  tidak  terbatas  menaikkan  volume  dari  pembelian  langsung  dari  obligasi  pemerintah  dan  terlihat sebagai bankrolling government spending, katanya.  


AUSTRALIA
• Terhadap the greenback, Australian dollar <AUD=D4> merosot 0.3 persen ke level $1.0198, tertekan kembali kedepannya dari level tertinggi minggu lalu disekitar  level $1.0294. Telah merosot ke level teredahnya $1.0203 pada awalnya. Untuk kemudian ditutup menguat 25 poin dalam hariannya. 

• Pata trader mencatatkan komentar yang biasa saja dari Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens di Tokyo Jumat lalu sebagai alasan dari pelemahan Aussie.  

• Mereka juga mengatakan kekecewaanya bahwa Spanyol tidak mencari bailout minggu lalu yang membantu menekan aset‐aset beresiko.  

• Meskipun sentimen kehati‐hatian, gambaran perdagangan Cina Sabtu lalu mendorong pertumbuhan ekspor disekitar dua kali lipat dari perkiraannya, sementara  impor berbalik untuk bertumbuh. Impor bijih besi mencapai level tertingginya dalam 20 bulan. 

• Harga Australian bond futures ditutup sedikit naik tetapi gagal untuk bereaksi terhadap data ekonomi dari Australia dan Cina.  


SWISS
• Producer and import prices Swiss naik tipis di bulan September, dimana data basis tahunan dan bulanan kembali ke teritorial positif, setahun setelah bank sentral  memberlakukan pembatasan penguatan mata uang lokalnya. Data dirilis naik 0.3% dari tahun lalu dan naik 0.3% dibandingkan dengan bulan sebelumnya, demikian  laporan dari Federal Statistics Office. Producer prices naik 0.1% sementara import prices naik 0.8%. 

• Namun  data  tidak  mengubah  pandangan  umum  mengenai  kondisi  ekonomi  yang  tengah  berjuang  mengatasi  tekanan  deflasi  menyusul  lemahnya  pertumbuhan  ekonomi  dan turunnya  inflasi akibat krisis utang zona euro dan menguatnya mata uang  franc.  Swiss National  Bank (SNB) mematok franc  di 1.20 per euro pada  September lalu. 

• Dalam sebuah pertemuan dengan IMF dan Bank Dunia, Kepala SNB Thomas Jordan mengatakan pada Sabtu kemarin bahwa franc masih overvalued terhadap euro,  dan oleh karena itu pihaknya tetap komitmen untuk mencegah penguatan Swiss franc menembus 1.20 per euro. 

• Seiring dengan meningkatnya prospek diberikannya bailout pada Spanyol, telah memicu minat pada aset beresiko termasuk menguatnya mata uang euro dan juga  dolar terhadap Swiss franc. Dolar sempat menguat ke 0.9371 franc sebelum akhirnya bergerak stabil di sekitar 0.9335 franc, dibandingkan penutupan New York akhir  pekan lalu. Terhadap euro, franc juga bergerak relatif stabil di sekitar 1.2080‐an. 

• Saat ini pasar tengah menantikan data ZEW index Swiss pada hari Rabu dan data trade balance pada hari Kamis. 

Monday, October 15, 2012

Headline News 15.10.12


US & GLOBAL
• Bursa saham AS terkoreksi pada hari Jumat menyusul investor cemas dengan buruknya musim laporan earnings, sementara  penguatan euro relatif terbatas oleh ketidakpastian apakah dan kapan Spanyol akan meminta dana bailout. Investor gagal  memetik keuntungan dari rilis data indeks sentimen konsumen AS yang mencatat kenaikan terpesatnya selama 5 tahun  terakhir dan juga laba kuartalan dari JPMorgan Chase <JPM.N> dan Wells Fargo <WFC.N>. Sebagai hasilnya bursa saham AS  mencatat penurunan mingguan terburuknya sejak Juni. 

• Lemahnya  permintaan  global  telah  menambah  pesimisme  mengenai  prospek  pertumbuhan  laba  korporasi.  Earnings  kuartalan dari grup perusahaan  S&P 500 diprediksi turun 3% dari setahun lalu, menjadi penurunan pertamanya dalam 3  tahun terakhir. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 2.46 poin atau 0.02% di 13,328.85. Sedangkan Standard & Poor's 500  Index <.SPX> turun 4.25 poin atau 0.30% ke 1,428.59. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> melemah 5.30 poin atau  0.17% ke 3,044.11.  Ketiga indeks telah melemah lebih dari 2% dalam sepekan terakhir. 

• Saham JPMorgan menguat sebelum pembukaan pasar, dan Wells Fargo melemah di sesi sore. Saham bank tersebut turun  2.5% pada KBW Bank Index <.BKX>.   Sementara hasil laporan laba JPMorgan sesuai ekspektasi, Wells Fargo lebih lemah  dari perkiraan. Saham Wells Fargo turun 2.6% sementara JPMorgan turun 1.1%. 

• Sedangkan  di  bursa  Eropa,  FTSEurofirst  300  <.FTEU3>  ditutup  melemah  0.5%.  Sementara  MSCI  world  stock  index  <.MIWD00000PUS> turun 0.2%. 

• Euro menguat terhadap dolar dan juga yen namun penguatannya tersebut nampaknya masih terbatas. Permintaan bailout  oleh  Spanyol  diperkirakan akan  menjadi  hal  positif bagi  euro  karena  akan mengakhiri  masa ketidakpastian di pasar  dan  akan mendorong rencana program pembelian obligasi dari ECB, yang bertujuan untuk menurunkan biaya pinjaman yang  telah melilit perekonomian kawasan. Dolar tercatat melemah 0.1% terhadap sejumlah rival utamanya. Sedangkan euro naik  0.2% di $1.2952. Euro telah diperdagangkan di kisaran sempit antaar $1.28 dan $1.3170 sejak medio September. 

• Sejumlah pasar terlihat bergerak terbatas karena mereka menantikan sikap Spanyol dalam hal pengajuan permintaan dana  bailout. Zona euro diharapkan akan memberikan kemajuan dalam menjalankan strategi untuk mengakhiri krisis keuangan  ketika para pemimpin Uni Eropa bertemu di Brussels pada hari Kamis pekan ini. 

• Brent  oil  turun  di  bawah  $115  per  barel  setelah  muncul  prediksi  akan  terjadi  penurunan  pada  konsumsi  minyak  dan  meningkatnya suplai telah mengimbangi concern terhadap terhambatnya produksi minyak di Timur Tengah. Brent crude  <LCOc1> turun $1.09 di $114.62 per barel, sementara U.S. crude <CLc1> ditutup turun 21 sen di $91.86. Treasury AS tenor  10 tahun naik 03/32 dengan yield 1.660%. 

• Indeks sentimen konsumen dari Thomson Reuters/University of Michigan's tercatat naik ke 83.1 di awal Oktober dari 78.3  di bulan sebelumnya, mencatat level tertingginya sejak September 2007. Sementara PPI AS naik melampaui ekspektasi di  bulan September, meskipun tekanan pada underlying inflation terbilang minim.   

GOLD & COMMODITIES
• Emas merosot mendekati 1 persen Jumat lalu dan mencatatkan penurunan terbesar mingguannya dalam dua bulan karena  membaiknya  consumer  sentiment  AS  dan  perbaikan  data  jobs  yang  membalikkan  kekhawatiran  bahwa  the  Fed  kemungkinan menjauh dari stimulus yang dapat menekan logam mulia segera daripada yang diekspektasi.  

• Metal merosot setelah data menunjukkan consumer sentiment AS tidak seperti ekspektasinya naik ke level tertinggi lima  tahunnya.  Penurunan  yang  mengjutkan  pada  jobless  claims  mingguan  AS  Kamis  sebelumnya  juga  mengkonfirmasi  gambaran yang cerah pada pasar tenaga kerja setelah tingkat pengangguran turun jauh ke level terendah empat tahunnya  ke level 7.8 persen minggu lalu. 

• "We are starting to see some improvement in the U.S. economy, so the duration of a quantitative easing plan may not be as  long as what was initially anticipated," kata Phillip Streible, senior commodities broker pada futures brokerage R.J. O'Brien.     

OIL & COMMODITIES
• Harga Brent crude jatuh lebih dari $1 per barel pada hari Jumat, melampaui penurunan yang terjadi pada U.S. crude dan mempersempit spread  diantara keduanya setelah menembus level terlebarnya dalam setahun di pekan kemarin. 

• Ekspektasi akan berkurangnya permintaan pasar telah memberi tekanan pada harga minyak setelah sebuah laporan dari International Energy  Agency's (IEA) memproyeksikan terjadi peningkatan suplai dan penurunan konsumsi minyak, setelah concern terhadap suplai minyak Laut Utara  dan eskalasi ketegangan di Timur Tengah sebelumnya telah mendorong naiknya Brent ke level terpesatnya dalam sepekan terakhir. 

• Brent  DAN  U.S.  crude  mencatat  kenaikan  mingguan  sekitar  2%  menyusul  ketegangan  di  Timur  Tengah,  khususnya  ketegangan  di  perbatasan  antara Suriah dan Turki. 

• Brent November crude <LCOc1> jatuh $1.09 ke level $114.62 per barel, sementara U .S. crude <CLc1> untuk pengiriman November turun 21 sen  di $91.86 per barel.  

• Ketegangan  antara  Turki  dan Suriah  terus berlanjut pada hari Jumat menyusul Turki segera mengirimkan  dua pesawat tempur ke perbatasan  dengan Suriah setelah sebuah helikopter militer Suriah membom kota perbatasan Suriah Azmarin. Pertempuran di sepanjang perbatasan Turki  dengan Suriah telah berulang kali terjadi hingga memasuki wilayah Turki dalam seminggu terakhir. 

• Uni  Eropa  (EU)  untuk  sementara  menyetujui  sanksi  ekonomi  baru  terhadap  Iran  atas  program  nuklir  Teheran,  dengan  diplomat  senior  memberikan dukungan mereka untuk tindakan terhadap sektor perbankan Iran dan industri. Sementara IEA mengatakan bahwa produksi minyak  Iran telah jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua dekade, dengan penurunan dikaitkan dengan sanksi Barat. 

• IEA melaporkan U.S. gasoline <RBc1> dan heating oil futures <HOc1> turun, dimana bensin turun lebih dari 2% dan tes level support di $2.8790  per galon, yang merupakan level MA‐100. Sedangkan heating oil futures <HOc1> turun lebih dari 1%, terkoreksi dari level puncak 7 bulan di $3.26  per galon yang dicapai hari Kamis sebelumnya. Stok minyak suling (destillate) AS, termasuk didalamnya minyak disel dan minyak panas, turun 3.2  juta barel di pekan lalu. 

• IEA memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global untuk tahun 2011‐2016 sebesar 500.000 barel per hari (bpd) dibandingkan  dengan  laporan  sebelumnya,  mengurangi  tekanan  untuk  OPEC  memproduksi  tambahan  minyaknya.  IEA    juga  memangkas  proyeksinya  untuk  tahun 2013 sebesar 100.000 bpd menjadi 90.48 juta bpd, mengutip turunnya konsumsi minyak di Eropa, Amerika dan Cina.  

EURO ZONE
• Output dari pabrik‐pabrik zona euro bertumbuh lebih dari ekspektasi bulan Agustus, dibantu oleh permintaan musim panas untuk makanan dan produksi  mobil Perancis, tetapi ketahanan industri tidak mungkin untuk cukup bertahan menghindari resesi dalam wilayah yang berhutang tahun ini.   

• Industrial production dalam 17 negara zona euro naik 0.6 persen pada bulan Agustus dari bulan Juli, kantor statistik Uni Eropa Eurostat mengatakan Jumat  lalu, menekan ekspektasi perkiraan penurunan 0.4 persen oleh ekonom dalam polling Reuters. 

• Jerman  bertahan  Jumat  lalu  yang  berkeras  pada  terlalu  cepatnya  untuk  mengatakan  Yunani  layak  mendapatkan  lebih  banyak  waktu  untuk  mencapai  tujuan pemotongan anggaran meskipun Kepala dari IMF memberikan pelonggaran.  

• Yunani, Spanyol dan zona euro berkembang melambat menuju reformasi utang yang dipusatkan pada meeting International Monetary Fund meskipun  usaha terbaik Eropa untuk melangkah keluar dari sorotan.  

• Spanyol Jumat lalu mengatakan rencana pembelian obligasi Eropa benar‐benar siap untuk digunakan dan bahwa benar‐benar tidak ada perlawanan politik  dari dalam zona euro terhadap permintaan bailout Spanyol.  

• Situasi di Spanyol, yang mana mempertimbangkan mencari program bantuan untuk melonggarkan tekanan keuangan, mendominasi pembicaraan antara  menteri keuangan pada meeting tengah tahun International Monetary Fund dan World Bank di Tokyo.  


U.K.
• Sterling bersamaan dengan euro menguat terhadap dolar pada hari Jumat, meskipun kenaikannya dibatasi oleh keprihatinan melemahnya ekonomi Inggris  dan kemungkinan pelonggaran moneter lebih lanjut oleh BoE. 

• Euro menguat namun masih bergerak di kisarannya belakangan ini, menyusul spekulasi mengenai kapan atau apakah Spanyol akan meminta bantuan  bailout dan mendorong ECB untuk mulai membeli obligasinya. Penguatan euro ini telah membantu mengangkat sterling dan mata uang beresiko lainnya. 

• Sterling menguat 0.2% di $1.6070, bertahan di atas level terendah 1 bulan yang dicapai Selasa sebelumnya di $1.5975 namun masih di bawah level puncak  di $1.6310 yang dicapai akhir September lalu. Euro bergerak relatif stabil terhadap sterling di 0.8051, bertahan di atas level low di 0.8023 yang dicapai hari  Kamis sebelumnya. 

• Jika sterling mampu bertahan di atas $1.6100 maka cenderung akan melanjutkan penguatannya. Sterling diprediksi akan terus berupaya menembus di  atas $1.61, dengan rilis data ekonomi Inggris belakangan ini yang lemah mengisyaratkan upaya pemulihan ekonomi akan terhambat. Kondisi tersebut akan  berpotensi mendorong BoE untuk melanjutkan pelonggaran moneter putaran berikutnya, yang berarti akan mencetak uang lebih banyak lagi, di bulan  depan dalam upaya untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi, namun akan berdampak pada tertekannya sterling. 

• DI pekan lalu, Dana Moneter Internasional atau IMF telah memangkas proyeksinya dengan mengatakan ekonomi Inggris akan melambat secara  keseluruhan di tahun ini. Pasar saat ini memprediksi ekonomi Inggris akan terhambat tahun ini. Dan dengan melihat minimnya langkah pemerintah untuk  mendongkrak pertumbuhan ekonomi, maka rencana penurunan defisit terlihat rapuh. Hal ini akan memperbesar kemungkinan Inggris kehilangan  peringkat utang AAA. 

• Data inflasi Inggris dan Bank of England minutes di pekan ini akan dicermati pelaku pasar untuk melihat apakah BoE akan melanjutkan pelongggaran  moneter dalam sidangnya November mendatang. 


JAPAN
• Pemerintah Jepang menurunkan peringkat pandangannya terhadap perekonomian untuk bulan ketiganya pada Oktober karena kekhawatiran mengenai  krisis utang Eropa dan perlambatan ekonomi Cina yang intensif, yang menambah resiko pada outlook pertumbuhan global.  

• Penurunan  permintaan  luar  negeri  dan  hingga  pelemahan  ekspor  mendorong  pemerintah  untuk  menurunkan  penilaian  pada  factory  output  untuk  rangkaian tiga bulannya.  

• "The economic recovery has had a weak tone recently due to a slowdown in the global economy, although some steadiness is still shown," Cabinet Office  mengatakan pada laporan bulanan terakhirnya Jumat lalu.  

• Menteri perkonomian Jepang Seiji Maehara mengatakan akan mendiskusikan tekanan pada penguatan yen yang ditimbulkan pada ekspor negara ketika  bertemu Kepala the Fed AS Ben Bernanke dan Presiden European Central Bank pada hari Jumat.  

• "The  biggest  problem  we  face  is  the  yen's  uptrend,  which  is  inflicting  severe  pain  mainly  to  our  export  industry,"  Maehara  mengatakannya  dalam  konferensi persnya.  

• "As minister in charge of the economy and fiscal policy, it's unthinkable to not mention anything about the yen," katanya mengenai jadwal pembicaraan  dengan Bernanke dan Draghi, yang mengunjungi Tokyo untuk menghadiri meeting International Monetary Fund.  

• Nilai dari pasar reksa dana Jepang naik untuk rangkaian empat bulannya pada September karena kenaikan tingkat investasi, sebagai barian dari recovery  terbatas pada harga saham, yang membantu mengimbangi net outflow pertamanya sejak bulan Februari, badan industri mengatakannya Jumat lalu. 


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar menguat Jumat lalu setelah bank sentral Singapura mengejutkan pasar dengan menyuarakan lebih optimisnya  perekonomian daripada yang ditakutkan, cukup untuk melewati peluang pelonggaran kebijakan moneter.  

• Singapura  juga  mengelola  untuk  menghindari  resesi  teknis  dengan  menaikkan  revisi  pertumbuhannya  (ekonomi),  yang  mana  dikombinasikan  untuk mendorong dollar Singapura sementara itu menekan dollar AS turun.            

• Ini membantu Australian dollar Aussie <AUD=D4> naik ke level $1.0289, dari level terendah pada awalnya $1.0247. Telah mencapai level tertinggi  dalam 10‐harinya di level $1.0294 Kamis sebelumnya, suatu recovery yang kuat dari level terendahnya $1.0149 yang tercapai awal minggu lalu.  Chart resistance berada pada level $1.0325, dengan support at $1.0240.  

• Harga  Australian  bond  futures  sedikit  turun  dalam  harian  dari  volume  perdagangan  yang  tipis  dengan  tidak  adanya  data  ekonomi  lokal  yang  memberikan petunjuk pada investor.  


SWISS
• Swiss franc diperdagangkan dalam kisaran sempit terhadap euro di hari Jumat menyusul keengganan Spanyol untuk meminta bailout dan mengaktifkan  program pembelian obligasi Bank Sentral Eropa telah membuat pelaku pasar menahan diri dan berlaku hati‐hati. 

• DIrektur IMF Christine Lagarde mengatakan bahwa Yunani perlu waktu lebih lama, mengulang pernyataannya hari Kamis sebelumnya, bahwa Yunani dan  Spanyol perlu diberikan tambahan waktu untuk mengurangi defisit anggaran mereka. 

• Franc telah diperdagangkan secara erat dengan euro sejak September 2011, ketika Swiss National Bank memberlakukan batasan untuk franc di level 1.20  per euro untuk mencegah franc meroket dan menjerumuskan ekonomi kedalam resesi. 

• Franc bergerak tipis terhadap euro dibanidngkan penutupan New York Kamis, diperdagangkan di level 1.2087 franc per euro. Sedangkan terhadap dolar,  franc menguat 0.1% di level 0.9330 franc per dolar.