title cover

title cover

Tuesday, February 26, 2013

Headline News 26.02.13


US & GLOBAL
• Saham dan euro jatuh  pada perdagangan hari Senin dipicu  keprihatinan bahwa hasil  pemilu Italia yang buruk akan mengganjal  upaya negara tersebut untuk menerapkan reformasi pemulihan ekonominya. Perkiraan awal untuk hasil pemilu Italia yang penuh  konflik  telah  memicu  kemungkinan  terjadinya  kebuntuan  di  parlemen,  yang  dapat  melumpuhkan  pemerintahan  baru  dan  menyalakan  kembali  krisis  euro‐zona.  Para  pejabat  memperingatkan  bahwa  kemacetan  tersebut  bisa  membuat  Italia  krisis  pemerintahan dan bisa memaksa pemilu baru. 

• Koalisi tengah‐kanan yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi memimpin dalam perolehan suara untuk Senat  Italia  setelah  proyeksi  pertama,  menggugurkan  harapan  awal  untuk  kemenangan  pro‐reformasi  kiri‐tengah  dalam  pemungutan  suara. Di majelis rendah Italia, proyeksi TV mengatakan bahwa koalisi kiri‐tengah Italia dipandang memiliki keunggulan tipis atas  koalisi pusat‐tengah. 

• Hasil  pemilihan  diperkirakan  akan  menjadi  indikator  untuk  melihat  apakah  program  reformasi  saat  ini  akan  terus  terganggu  di  ekonomi terbesar ketiga zona euro tersebut. Sebuah kemenangan oleh koalisi tengah‐kanan dapat menyebabkan ketidakstabilan  di Italia menyusul negara tersebut tengah bergulat dengan resesi yang mendalam dan pertumbuhan yang lemah. 

• Indeks ekuitas global MSCI turun 0,1% , membalik keuntungan awalnya. Sementara kondisi yang kontras terjadi pada indeks saham  Italia FTSE MIB <.FTMIB> yang naik 0,7%, setelah memangkas keuntungan awalnya lebih dari 3%, sedangkan indeks saham Eropa  FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> naik 0,04% di 1.166,07. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> merosot 216,40 poin atau 1,55% ke 13.784,17. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> kehilangan  27,75 poin atau 1,83% ke 1.487,85. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 45,57 poin atau 1,44% ke 3.116,25.  

• Di pasar uang dilaporkan, euro jatuh 0,6% terhadap dolar ke $1,3109. Terhadap yen, euro merosot 1,7% ke 121,12 yen. Di awal  sesi, yen telah terkoreksi untuk 2 hari berturutan terhadap dolar dipicu laporan bahwa perdana menteri Jepang kemungkinan akan  menunjuk  Presiden Asian Development Bank Haruhiko Kuroda  sebagai  gubernur  BOJ yang  baru  untuk  mengatasi  deflasi. Dolar  awalnya menguat ke 94,76 yen, level tertingginya sejak Mei 2010. Namun di sesi akhir New York, dolar membalik keuntungannya  terhadap yen, mencatat koreksi 1% ke 92,46 yen.  

• Treasury AS tenor 30 tahun melonjak 1 poin dengan yield turun ke level terendah 1 bulan dipicu ketidakpastian terhadap hasil  pemilu di Italia. Treasyru tenor 30 tahun naik 1‐2/32 dengan yield di 3,10%, mencatat level terendahnya sejak 25 Januari, dan turun  dari 3,15% yang dicapai di hari Jumat lalu. Sedangkan untuk Treasury tenor 10 tahun naik 18/32 dengan yield di 1,90%, turun dari  1,96% di hari Jumat. 

• Harga minyak mentah AS turun 2 sen ke $93,11 per barel, sementara harga emas naik berkat technical rebound. Harga emas spot  naik 0,9% ke $1.594,14 per ons, setelah mencatat intraday high di $1.596.80. 

• Investor akan mencermati testimoni Kepala The Fed Ben Bernanke di depan Kongres pada hari Selasa dan Rabu, yang diperkirakan  akan mengecilkan kemungkinan bank sentral mengakhiri program pembelian obligasi bulanannya. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik sekitar 1 persen dalam hariannya karena kenaikan tajam pada ekuitas AS dan ketidakpastian berkenaan dengan hasil  dari pemilu parlemen Italia yang membawa bangkitnya kembali pada aki beli safe haven, memperluas rally emas dalam rangkaian  tiga harinya. 

• Emas naik mendekati $1.600 per ons setelah perseteruan pada perkiraan awal hasil voting Italia yang menambah kekhawatiran  terpecahnya parlemen dalam beban utang negara yang dapat menekan kestabilan zona euro.  

• "Clearly, gold could be going up ahead of the Bernanke testimony tomorrow. And gold has had quite a wash‐out, so on a relative  basis it is more attractively priced than other assets," kata Axel Merk, chief investment officer pada Merk Funds, yang mengelola  sekitar $630 juta dalam aset mutual fund/reksa dana.    


OIL & COMMODITIES
• Brent  crude  naik  pada  perdagangan  hari  Senin  setelah  data  ekonomi  Cina  menunjukkan  kuatnya  permintaan  dari  negara  konsumen  minyak  terbesar  kedua  di  dunia  tersebut,  namun  keuntungan  yang  diperoleh  di  awal  sesi  kemudian  menurun  menyusul ketidakpastian terhadap hasil pemilu di Italia, yang telah memicu tertekannya euro dan kegelisahan di pasar. 

• Impor  minyak  Cina  meningkat  lebih  dari  7%  di  bulan  Januari  dari  tahun  sebelumnya,  sementara  impor  turun  sekitar  sepertiga, memacu kekhawatiran terhadap ketatanya pasar. 

• Brent crude <LCOc1> naik ke level intraday high di 1,5% di awal sesi ke $115,87 per barel, namun untuk kontrak berjangka  April  hanya  naik  34  sen  di  $114,44  per  barel.  Sedangkan  U.S.  crude  <CLc1>  turun  2  sen  di  $93,11  per  barel,  turun  dari  intraday high di $94.46.  

• Maraknya permintaan minyak dari Cina telah memberikan kontribusi sekitar $10 pada rally harga Brent di awal tahun ini,  namun  harga  kemudian  turun  3%  di  pekan  lalu  setelah  sebuah  sumber  mengatakan  Arab  Saudi  tengah  bersiap  untuk  menaikkan produksi minyaknya di kuartal kedua. 

• Para pedagang minyak sedang menunggu pembicaraan pada hari Selasa ini di Kazakhstan antara Iran dan kekuatan global  atas program nuklir Teheran. Enam negara ‐ Amerika Serikat, Rusia, China, Jerman, Inggris dan Perancis ‐ akan menawarkan  beberapa bantuan ke Iran atas sanksi internasional jika setuju untuk mengekang produksi uraniumnya.  


EURO ZONE
• Construction orders Jerman naik 4.2 persen pada seasonally adjusted tahun lalu, data menunjukkannya, karena permintaan untuk properti di negara  terbesar di Eropa naik berkenaan dengan krisis utang zona euro dan rendahnya tingkat suku bunga.  

• Pertumbuhan kontrak baru tetap melambat sedikit dibandingkan dengan tahun 2011, ketika terjadi kenaikan 4.4 persen pada tahunan, data dari  Federal Statistics Office Jerman menunjukkannya.  

• Pejabat dari Uni Eropa dan IMF memulai evaluasi ketujuh pada perekonomian Portugal yang berada dibawah 78‐milyar‐euro pada bailout karena  tekanan resesi dalam tahun ketiga.  

• Gambaran ini kemungkinan akan menyebabkan permintaan oleh pemerintah untuk tujuan defisit anggaran yang berkurang dalam penghematan  yang menekan kinerja fiskal untuk rangkaian dua tahunnya.  


U.K.
• Sterling  mengalami  tekanan  setelah  Inggris  kehilangan  peringkat  kredit  triple‐A,  setelah  lembaga  pemeringkat  Moody’s  memangkasnya.  Kondisi  ini  telah  memicu  koreksi sterling terhadap dolar dan juga euro, namun obligasi Inggris, yang ditopang oleh bank sentral, berhasil rebound tajam. 

• Namun  demikian,  sterling  berhasil  rebound  terhadap  dolar  setelah  terkoreksi  ke  level  terendahnya  sejak  Juli  2010.  Sedangkan  euro  awalnya  juga  melejit  hingga  menembus level tertingginya sejak akhir Oktober 2011 terhadap sterling sebelum akhirnya terdepresiasi. 

• Sterling terakhir tercatat bergerak menguat di $1,5171, atau naik 0,1% terhadap dolar. Sementara euro tercatat di sekitar 0,8625 pound, atau turun 0,3% terhadap  sterling. 

• Obligasi pemerintah Inggris untuk tenor 10 tahun, yang biasa disebut dengan gilts, awalnya terkoreksi tajam  namun akhirnya ditutup flat, menyusul kekhawatiran  investor terhadap hasil pemilu di Italia.  

• Tak satu pun dari empat kelompok utama yang bertarung dalam pemilihan parlemen Italia kemungkinan akan memenangkan suara mayoritas di Senat, demikian  proyeksi  untuk  RAI  TV  Italia  menunjukkan  pada  hari  Senin.  Kelompok  tengah‐kanan  Italia  terlihat  mendapatkan  113  kursi  Senat,  dengan  kelompok  pusat‐kiri  mendapatkan 105, sedangkan Beppe Grillo's 5‐Star Movement sebanyak 63 kursi dan Mario Monti's centrists sebanyak 20. Sebuah koalisi atau partai harus menang  setidaknya 158 dari 315 kursi Senat untuk mendapatkan mayoritas di majelis tinggi, sebagai syarat yang diperlukan pemerintah agar disyahkan oleh undang‐undang. 

• Moody's menjadi lembaga pemeringkat pertama yang men‐downgrade peringkat utang Inggris pada akhir Jumat lalu, sebuah keputusan yang mengejutkan pasar,  menyusul pandangan bahwa ekonomi lemah akan menghambat upaya Inggris untuk mengurangi defisitnya. 

• Sementara itu, sebuah hasil jajak pendapat menunjukkan harga rumah di Inggris akan stagnan hingga tahun depan, menyusul kondisi ekonomi yang bergerak datar  dan lemahnya kenaikan gaji, meskipun harga rumah di London diprediksi akan terus naik. 


JAPAN
• Perdana menteri Jepang kemungkinan menominasikan seorang penganjur pelonggaran moneter yang agresif – Presiden Asian Development Bank  Haruhiko Kuroda – sebagai gubernur bank sentral berikutnya untuk meningkatkan perjuangan dalam menekan deflasi.  

• Shinzo  Abe  memenangkan  pemilu  pada  bulan  Desember  yang  menjanjikan  untuk  menghidupkan  kembali  nasib  ekonomi  yang  terjebak  dalam  kelesuan yang hampir dalam dua dekadenya. Dia juga mengulangi dengan menyebutkan bank sentral akan lebih agresif dalam mengambil langkah‐ langkah yang radikal.  

• Ketua dari mitra koalisi junior Jepang mengatakan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe memberitahukannya pada nominasi untuk dewan Bank of  Japan dan bahwa nominasi meluas memenuhi kualifikasi partai.  

• Ketua partai Komeito Baru Natsuo Yamaguchi, berbicara pada reporter, memangkas komentar pada nama‐nama dari tiga kandidat yang dimaksud  pada meeting dengan Abe.  


AUSTRALIA
• Australian  dollar  menghentikan  level  terendahnya  dalam  empat  bulan  setelah  ketua  Reserve  Bank  of  Australia's  (RBA)  mengatakan  telah  menyiapkan  perjanjian  yang  baik  pada  kebijakan  stimulus  dalam  perekonomian,  yang  mendorong  pasar  kedepannya  memperluas  peluang  meredakan (penurunannya) bulan depan.  

• Aussie <AUD=D4> naik dua pertiga sen $1.0315 pada hariannya, setelah aksi jual yang menekan. Telah mengalami recovery dari level $1.0221,  level terendahnya sejak pertengahan Oktober dan tampak untuk dijalur untuk mengakhiri flat. Telah juga naik tajam  terhadap yen, euro, sterling  dan Swiss franc.  

• Pada parlemen komite dengar pendapat, gubernur RBA Glenn Stevens optimistik bahwa investasi pada bagian non tambang dalam perekonomian  akan secara bertahan meningkat, mengisi kekosongan yang ditinggal oleh puncak dalam booming pembelanjaan sumber daya. 


SWISS
• Franc Swiss berhasil rebound baik terhadap dolar dan juga euro pada perdagangan hari Senin, menyusul kekhawatiran terhadap hasil pemilu di Italia. 

• Tak satu pun dari empat kelompok utama yang bertarung dalam pemilihan parlemen Italia kemungkinan akan memenangkan suara mayoritas di Senat,  demikian proyeksi untuk RAI TV Italia menunjukkan pada hari Senin. Kelompok tengah‐kanan Italia terlihat mendapatkan 113 kursi Senat, dengan kelompok  pusat‐kiri mendapatkan 105, sedangkan Beppe Grillo's 5‐Star Movement sebanyak 63 kursi dan Mario Monti's centrists sebanyak 20. Sebuah koalisi atau  partai harus menang setidaknya 158 dari 315 kursi Senat untuk mendapatkan mayoritas di majelis tinggi, sebagai syarat yang diperlukan pemerintah agar  disyahkan oleh undang‐undang. 

• Perhatian pasar akan tertuju pada serangkaian data ekonomi Swiss pekan ini, seperti data KOF leading indicator dan indeks PMI. Barometer untuk indikator  utama Swiss diprediksi turun ke 0,97 di bulan Februari, dari 1,05 di bulan Januari sebelumnya. Data nempaknya akan menunjukkan kelanjutan dari tren  pelemahannya,  namun  diprediksi  mendekati  level  terendahnya,  menyusul  prospek  pertumbuhan  ekonomi  dalam  6  bulan  kedepan  mulai  cerah  secara  perlahan. Sedangkan indeks PMI juga diprediksi akan melemah  tipis. Sementara  data  GDP‐Q4 Swiss diprediksi akan menunjukkan flat setelah mencatat  pertumbuhan yang lebih kuat dibanding perkiraan di kuartal ketiga.

Monday, February 25, 2013

Headline News 25.02.13


US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global rebound pada hari Jumat, pasca koreksi tajamnya di sesi sebelumnya, namun euro menembus level terendah 6 pekan  terhadap dolar dipicu kekhawatiran baru mengenai kesehatan sistem finansial zona euro. 

• Wall Street berakhir menguat, didorong oleh naiknya komponen Dow, Hewlett‐Packard <HPQ.N>, yang sahamnya naik pasca meraup laba  yang tinggi, dan juga komentar dari petinggi The Fed yang meredakan kekhawatiran bahwa bank sentral AS akan mengurangi langkah‐ langkah stimulus. Namun dalam sepekan, S&P 500 mencatat koreksi mingguan pertamanya tahun ini.  

• Risiko  yang  terkait  aset  telah  mengguncang  pasar  minggu  kemarin  menyusul  indikasi  bahwa  The  Fed  akan  menghentikan  atau  memperlambat  dukungan  moneter  lebih  cepat  dari  yang  diharapkan  dan  oleh  data  zona  euro  yang  lemah  yang  memupus  harapan  terjadinya pemulihan awal di wilayah yang sedang dilanda resesi tersebut. 

• Seiring dengan indikasi bahwa beberapa bank zona euro mungkin masih perlu dukungan, ECB mengatakan hanya sekitar 61 miliar euro  ($81  miliar)  dari  530  miliar  euro  yang  dipinjamkan  ECB  pada  puncak  krisis  kawasan  di  tahun  lalu  itu  akan  dibayar,  ketika  bank  mendapatkan kesempatan pertama minggu depan. Jumlah pembayaran tersebut jauh di bawah 130 milyar euro yang diprediksi pelaku  pasar sebelumnya yang berarti bahwa masih ada lebih dari cukup uang dalam sistem perbankan untuk menjaga tekanan pada suku bunga  pasar uang. Berita itu mendorong euro ke level terendah enam minggu terhadap dolar. 

• Bursa saham Eropa berhasil menguat dipicu aksi ambil untung investor pasca koreksi tajamnya, meskipun mereka masih mengkhawatirkan  masalah pemilu di Italia. Indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup naik 1,2% di 1.165,43, setelah anjlok 1,5% pada hari Kamis. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 119,95 poin atau 0,86% ke 14.000,57. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> berakhir naik 13,18  poin atau 0,88% di 1.515,60. Sedangkan Nasdaq Composite Index  <.IXIC> naik 30,33 poin atau 0,97% di 3.161,82. Namun dalam sepekan  terakhir, indeks S&P 500 merosot 0,3% dan Nasdaq turun hampir 1%. Hanya indeks Dow yang menutup pekan kemarin dengan naik 0,1%. 

• Indeks ekuitas global MSCI naik 0,6%. Dalam sepekan, indeks tercatat melemah 0,5%. 

• Komoditas juga berhasil rebound pasca koreksi tajamnya hari Kamis sebelumnya. Brent crude <LCOc1> naik 57 sen ke $114,10 per barel,  namun mencatat turun 3% dalam sepekan. U.S. crude futures <CLc1> naik 29 sen ke $93,13 per barel, namun turun 2,8% dalam sepekan. 

• Ketua  Federal  Reserve  Ben  Bernanke  meredakan  kekhawatiran  bahwa  The  Fed  telah  memicu  gelembung  aset  yang  dapat  merugikan  perekonomian dalam pertemuan pribadi dengan dealer obligasi dan investor awal bulan ini, menurut laporan Bloomberg pada hari Jumat.  Pandangan Bernanke membantu meredakan kekhawatiran bahwa bank sentral mungkin akan mengakhiri kebijakan moneter longgar. 

• Minutes  dari  sidang  terkini  The  Fed  telah  memukul  pasar  pada  hari  Rabu  lalu  setelah  pasar  menginterpretasikan  adanya  perbedaan  pendapat  mengenai  manfaat  dari  stimulus  sebagai  sinyal  bahwa  kebijakan  moneter  longgar  akan  dihentikan  lebih  cepat  dari  yang  diperkirakan  sebelumnya.  Pasar  saat  ini  tengah  menantikan  testimoni  Bernanke  di  depan  Senate  Banking  Committee  pada  hari  Selasa  besok. Adapun Presiden Fed Boston Eric Rosengren dan Gubernur Fed Jerome Powell keduanya membela program pembelian aset bank  sentral AS, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut membantu perekonomian AS. Testimoni Bernanke Selasa besok kemungkinan akan  mendukung pernyataan kedua petinggi The Fed tersebut. 

• Harga obligasi AS tenor 10 tahun naik sebagai langkah antisipasi investor atas testimoni Bernanke di pekan ini. Treasury tenor 10 tahun  naik 2/32 dengan yield di 1,964%, turun 1 basis poin dari posisi hari Kamis. 

• Euro terkoreksi ke level intraday low $1,3144, level terendahnya sejak 10 Januari, merosot dari posisi intraday high $1,3244 setelah survey  Ifo Jerman menunjukkan terjadinya kenaikan tajam pada kepercayaan bisnis di Jerman, memberikan indikasi cerah pada prospek ekonomi  negara tersebut. Yen melemah terhadap dolar dan euro, dan diprediksi akan melemah lebih lanjut menyusul indikasi bahwa BOJ akan  melanjutkan langkah kebijakan mneter longgar untuk menangkal deflasi. Sedangkan minimnya jumlah pembayaran utang oleh perbankan,  laporan dari Komisi Eropa yang memprediksi ekonomi zona euro akan mengalami kontraksi kembali di tahun 2013 serta kekhawatiran  menjelang  pemilu  di  Italia  telah  menekan  euro  di  pekan  kemarin,  yang  mencatatkannya  mengalami  koreksi  dalam  3  hari  berturutan.  Dalam sepekan, euro telah melemah 1,3% terhadap dolar namun naik 0,3% terhadap yen di 123,12 yen. Dolar menguat 0,3% ke 93,39  yen, mendekati level tertinggi 33 bulan di 94,47 yen yang dicapai pekan sebelumnya. 

• Harga emas naik Jumat kemarin, namun mencatat kerugian mingguan keduanya secara berturutan. Harga emas naik 0,3% ke $1.579,91  per ons, mencatat koreksi mingguan hampir 2%.   



GOLD & COMMODITIES
• Emas sedikit naik Jumat lalu, tetapi mencatatkan rangkaian kedua penurunan mingguannya, karena membaiknya outlook ekonomi AS dan  indikasi the Fed kemungkinan mengakhiri program stimulus yang mendorong investor untuk membeli aset‐aset beresiko seperti ekuitas. 

• Dengan  kurangnya  data  utama  ekonomi  AS  Jumat  lalu,  investor  emas  melanjutkan  untuk  menggali  minutes  dari  the  Fed  Open  Market  Committee  (FOMC)  meeting  pada  bulan  Januari  yang  menunjukkan  langkah  stimulus  kemungkinan  berakhir  lebih  awal  daripada  yang  diperkirakan. 

• Membaiknya confidence pasar global dan rally dari Wall Street juga sempat menekan ketertarikan pada safe haven emas. 

• "A lot of money is rotating out of gold and into the equities," kata Zachary Oxman, portfolio manager pada TrendMax Futures.  


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  naik  pada  hari  Jumat  seiring  sentimen  bisnis  Jerman  membaik,  namun  kontrak  berjangka  crude  oil  tetap  turun  dengan  margin  mingguan terbesar pada tahun 2013 setelah sell‐off di pasar komoditas pada awal pekan ini. 

• German business morale pada bulan Februari mengalami peningkatan tercepat lebih dari dua tahun, Ifo yang berbasis di Munich berpendapat,  peningkatan  pada  German  business  morale  menunjukkan  bahwa  adanya  rebound  yang  terjadi    pada  perekonomian  terbesar  di  Eropa  setelah  mengalami penurunan hingga akhir 2012. 

• Brent crude  naik 57 sen dan ditutup dengan nilai $ 114,10 per barel, namun telah mengalami penurunan sebesar 3 persen pada pekan ini. Kontrak  berjangka U.S. crude naik 29 sen dan ditutup dengan nilai $ 93,13 per barel, namun turun sebesar 2,8 persen untuk pekan ini. 

• Ketegangan antara negara Barat dan Iran menjelang dimulainya kembali pembicaraan mengenai program nuklir kontroversial Teheran minggu  depan terus menunjang harga minyak. 

• Enam  kekuatan  dunia  dan  Iran  akan  bertemu  untuk  pertama  kalinya  dalam  delapan  bulan  pada  26  Februari,  namun  analis  tetap  ragu  bahwa  pembicaraan dapat menyelesaikan sengketa yang sedang berlangsung mengenai apakah Iran sedang berusaha mengembangkan senjata nuklir. 


EURO ZONE
• Bank diseputar Eropa akan membayarkan kembali kurang dari setengah jumlah ekspektasi pada krisis pinjaman yang didapatkan dari European Central Bank setahun yang lalu,  diperkirakan kebanyakan sistem keuangan zona euro masih terkait dengan dana murah ECB.  

• ECB meminjamkan bank‐bank sejumlah total  yang lebih  dari 1 trilyun  euro dalam twin 3‐year, operasi pinjaman  ultra‐murah pada  bulan  Desember  2011 dan Februari 2012  –  sebuah permainan bahwa Presiden ECB Mario Draghi mengatakan "avoided a major, major credit crunch". 

• Zona  euro  tidak  akan  kembali  bertumbuh  hingga  2014  dan  perjuangan  Spanyol  dan  Perancis  akan  kehilangan  target  pemotongan  utang  sebagai  hasilnya,  Komisi  Eropa  mengatakannya.  

• Perancis dan Spanyol mengatakan mereka akan mencari lebih banyak waktu dari Brussels untuk mencapai tujuan defisit. Spanyol telah siap untuk mengindikasikan hal yang sama.  

• Belgia tidak harus bersantai dengan pembatasan anggaran, dalam rangka untuk menjaga terhadap pengulangan dari tingginya borrowing costs yang terlihat pada akhir tahun 2011,  gubernur bank sentral Luc Coene mengatakan kedepannya rilis dari laporan tahunan bank. 

U.K.
• Sterling bergerak relatif stabil terhadap dolar dan juga terhadap euro pada perdagangan hari Jumat, setelah investor kembali memburu sterling pasca koreksinya  belakangan  ini,  meskipun  kondisinya  masih  rentan  tekanan.  Beberapa  bank  Inggris  mengeluarkan  rekomendasi  'buy'  untuk  sterling  pada  hari  Jumat,  sehingga  membantu  mengangkat  mata  uang  Inggris  tersebut.  Namun  demikian,  kenaikan  ini  nampaknya  hanya  bersifat  sementara  saja,  menyusul  prospek  suram  untuk  ekonomi Inggris dan indikasi bahwa BoE merasa diuntungkan dengan pelemahan sterling untuk menstabilkan perekonomiannya. Sepanjang tahun ini, sterling telah  terkoreksi 8% terhadap euro dan hampir 7% terhadap dolar. 

• Sterling  bergerak  relatif  stabil  terhadap  dolar  di  sekitar  $1,5250,  setelah  rebound  dari  level  terendah  sejak  medio  Juli  2010  di  $1,5130  yang  dicapai  hari  Kamis.   Sedangkan euro juga bergerak stabil di sekitar 0,8645 pound, jauh di bawah level tertinggi 16 bulan di 0,8764 yang dicapai hari Rabu. 

• Penguatan sterling banyak memperoleh bantuan dari melemahnya euro setelah ECB mengatakan perbankan akan mengembalikan dana dari pinjaman kedua pada  kesempatan  pertama  sebesar  61,1  milyar,  pada  27  Februari,  kurang  dari  setengahnya  yang  diperkirakan  pasar  sebelumnya.  Sebuah  jajak  pendapat  Reuters  sebelumnya menyebutkan pasar memprediksi jumlah pengembalian dana akan mencapai 130 milyar dari putaran kedua pinjaman murah, yang disebut LTROs (long‐ term refinancing operations). 

• Sebuah laporan dari Komisi Eropa yang memprediksi ekonomi zona euro akan mengalami kontraksi kembali di tahun 2013 dan sikap hati‐hati investor menjelang  pemilu di Italia telah menekan euro.


JAPAN
• Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan pada hari Jumat bahwa gubernur bank sentral berikutnya tidak perlu harus datang dari departemennya, meskipun  individu tersebut harus memiliki pengalaman mengelola sebuah organisasi besar. 

• Menteri Keuangan Jepang pada hari Jumat mengisyaratkan kewaspadaannya untuk mengangkat seorang yang berpendidikan sebagai pemimpin berikutnya untuk  memimpin BoJ, mengatakan orang‐orang yang tidak memiliki pengalaman dalam menjalankan sebuah organisasi besar adalah seseorang yang "tidak layak" untuk  pekerjaan itu. 

• "Things don't move smoothly when those who have no experience in managing organizations try to administer an institution," Taro Aso mengatakan pada konferensi  pers setelah pertemuan rutin kabinet ."I don't think the Bank of Japan is an exception to this, so basically, those who have never run an organization before are unfit  for the BOJ governor post."   

• Menteri Ekonomi Akira Amari mengatakan pada hari Jumat bahwa "langkah tegas" yang dilakukan oleh BoJ akan membantu meningkatkan ekspektasi masyarakat  akan nilai inflasi. 

• Bank sentral pada bulan Januari menggandakan target inflasi hingga 2 persen dan membuat janji terbuka untuk membeli aset mulai tahun depan dalam upaya untuk  menarik negara keluar dari deflasi.


AUSTRALIA
• Australian dollar menghentikan level terendah empat bulannya Jumat lalu setelah ketua Reserve Bank of Australia's (RBA) mengatakan sudah ada kesepakatan yang  baik dari kebijakan stimulus ekonomi, mendorong pasar untuk memperluas kemungkinan langkah easing bulan depan.  

• Aussie  <AUD=D4>  naik  dua  pertiga  sen  ke  level  $1.0340  dalam  hariannya,  setelah  aksi  beli  yang  terjadi.  Telah  mengalami  recovery  dari  level  $1.0221,  level  terendahnya sejak pertengahan Oktober dan tampak dijalur untuk mengakhiri mingguan yang flat. Telah naik tajam juga terhadap yen, euro, sterling dan Swiss franc.  

• Komentar yang dibuat oleh anggota dewan Reserve Bank of Australia (RBA) mengenai devaluasi dari yen tidak menunjukkan pandangan dari bank sentral, gubernur  Glenn Stevens mengatakannya.  

• Gubernur bank sentral Glenn Stevens tidak terkejut bujet federal masih akan defisit pada tahun keuangan ini, tetapi keraguan ini akan mempengaruhi pengendalian  tingkat suku bunga.  


SWISS
• Franc Swiss berupaya kembali bangkit dari keterpurukannya terhadap dolar pada hari Jumat setelah mengalami koreksi tajam di sesi sebelumnya menyusul indikasi  bahwa The Fed akan menghentikan atau memperlambat program pembelian aset yang sempat mendorong apresiasi dolar secara umum. 

• Fokus  pasar  yang  tertuju  pada  prospek  pertumbuhan  ekonomi  Eropa  dan  upaya  untuk  mengurangi  defisit  fiskal  AS  telah  mengurangi  minat  investor  pada  aset  beresiko, dan mendorong mereka untuk memborong dolar. Dolar melemah 0,1% terhadap franc Swiss di sekitar 0,9295 franc, sedangkan euro terkoreksi 0,1% di  sekitar 1,2260 franc dibandingkan penutupan New York hari Kamis.  

• Euro sebelumnya mengalami tekanan jual usai rilis data ekonomi zona euro yang buruk dan ketidakpastian menjelang pemilu di Italia. Pelemhan euro juga berlanjut  setelah ECB mengatakan perbankan akan mengembalikan dana dari pinjaman kedua pada kesempatan pertama sebesar 61,1 milyar, pada 27 Februari, kurang dari  setengahnya yang diperkirakan pasar sebelumnya. Sebuah jajak pendapat Reuters sebelumnya menyebutkan pasar memprediksi jumlah pengembalian dana akan  mencapai 130 milyar dari putaran kedua pinjaman murah, yang disebut LTROs (long‐term refinancing operations). 

• Pekan ini data ekonomi Swiss  seperti KOF Leading Indicator (Rabu) dan GDP‐Q4 (Kamis) akan menjadi fokus pasar untuk melihat prospek pemulihan ekonomi negara  tersebut.  

Friday, February 22, 2013

Headline News 22.02.13


US & GLOBAL
• Bursa saham global terkoreksi untuk hari kedua perdagangannya dan euro merosot ke level terendah 6 pekan terhadap dolar pada hari  Kamis setelah data menunjukkan lambatnya pertumbuhan ekonomi baik di Eropa maupun AS. 

• Harga minyak juga melemah, dengan harga Brent crude jatuh ke level terendah 3 pekan, setelah sebuah survey untuk kondisi bisnis di  zona euro telah memudarkan harapan bahwa ekonomi kawasan akan segera bangkit dari resesinya. 

• Sementara  itu,  dolar  menguat  ke  level  tertinggi  5‐1/2  bulan  terhadap  sejumlah  rival  utamanya,  sehari  setelah  The  Fed  minutes  membangkitkan ekspektasi bahwa bank sentral AS akan menghentikan atau melambatkan program pembelian obligasi lebih cepat dari  yang diperkirakan sebelumnya. 

• Harga Treasury AS juga naik ditengah keprihatinan terhadap kondisi  ekonomi  zona euro dan suramnya kondisi pasar tenaga kerja dan  bisnis, yang mendorong investor untuk memburu aset aman resiko seperti obligasi pemerintah. 

• Di AS, sejumlah data ekonomi seperti jobless claims, factory activity dan CPI, mengisyaratkan terjadi pertumbuhan ekonomi yang lambat  dan menudukung argumen The Fed untuk mempertahankan kebijakan stimulus moneternya. 

• Sedangkan  di  Eropa,  indeks  aktifitas  bisnis  telah  memudarkan  harapan  ekonomi  kawasan  akan  segera  keluar  dari  fase  resesi,  setelah  menunjukkan kondisi bisnis diluar dugaan memburuk bulan ini. 

• Hingga tutup pasar di New York, indeks ekuitas global MSCI turun 1,3%, pelemahan harian tertajamnya sepanjang tahun ini. 

• Bursa saham AS jatuh untuk hari kedua berturutan dan S&P 500 mencatat kerugian 2 hari terburuknya sejak November setelah sejumlah  laporan menimbulkan keraguan terhadap prospek pemulihan ekonomi di AS dan juga Eropa. Namun rally di akhir sesi telah memangkas  kerugian, dengan koreksi tertajam terjadi pada indeks Nasdaq. 

• Setelah  sesi  perdagangan  reguler  di  Wall  Street,  saham  Hewlett‐Packard  Co  <HPQ.N>  melonjak  lebih  dari  7%  di  $16,70.  Produsen  PC  terbesar  dunia  tersebut  melaporkan  perolehan  laba  kuartalan  yang  berhasil  melampaui  ekspektasi  Wall  Street  dan  juga  memberikan  outlook yang lebih baik dari perkiraan pasar. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 46,92 poin atau 0,34% di 13.880,62. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 9,53  poin atau 0,63% di 1.502,42. Sedangkan Nasdaq Composite Index  <.IXIC> terkoreksi 32,92 poin atau 1,04% di 3.131,49.  

• The Fed saat ini membeli obligasi sebesar $85 milyar per bulan dan bertekad akan mempertahankan kebijakan tersebut hingga kondisi  pasar tenaga kerja benar‐benar pulih, meskipun mulai terlihat perbedaan pandangan diantara petinggi bank sentral mengenai kebijakan  tersebut. 

• Di  Eropa,  bursa  saham  ditutup  melemah  usai  rilis  buruk  data  ekonomi  dan  menjelang  pemilu  Italia  akhir  pekan  ini,  yang  akan  memunculkan  pertanyaan  mengenai  program  reformasi  negara  tersebut.  Europe's  Eurofirst  300  index  <.FTEU3>  melemah  1,5%  ke  1.151,61. Sedangkan indeks blue chips Euro STOXX 50 <.STOXX50E> terkoreksi 2,3% ke 2.580,20, mencatat low baru untuk tahun ini. 

• Euro jatuh ke level terendah 6 pekan terhadap dolar dan 3 pekan terhadap yen, dipicu kekecewaan atas rilis data ekonomi Eropa dan  adanya ketidakpastian menjelang pemilu Italia. 

• Kondisi ekonomi Eropa diluar dugaan memburuk dalam bulan ini, khususnya di Perancis, demikian sebuah survey menunjukkan, dimana  tetap  membuka  peluang  untuk  ECB  memangkas  suku  bunganya  dalam  beberapa  bulan  kedepan.  Kekhawatiran  bahwa  parlemen  akan  terbagi setelah pemilu nasional Italia bisa memicu sell‐off di pasar obligasi zona euro juga turut menekan euro. 

• Euro  jatuh  ke  $1,3160,  level  terendahnya  sejak  10  Januari  dan  jauh  di  bawah  level  puncak  15  bulan  di  $1,3711  yang  dicapai  pada  1  Februari. Euro terakhir bergerak di sekitar $1,3182, turun 0,7%. Terhadap yen, euro turun ke 122,23 yen, level terendahnya sejak akhir  Januari dan terakhir bergerak melemah 1,2% di 122,78 yen. 

• Harga  Treasury  AS  tenor  10  tahun  naik  lebih  dari  1  poin  dipicu  menngkatnya  kekhawatiran  terhadap  prospek  pemulihan  ekonomi.  Treasury AS tenor 10 tahun naik 8/32 dengan yield di 1,983. 

• Harga Brent April crude <LCOc1> turun $2,07 atau 1,79% ke $113,53 per barel sedangkan  U.S. April crude <CLc1> turun $2,25 ke $92,96  per barel. Harga emas naik 0,9% ke $1.576,51 per ons, rebound tajam dari level terendah 7 bulan di $1.554,49. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  naik  mendekati  1  persen  Kamis  lalu  karena  data  ekonomi  AS  yang  tidak  bergairah  dari  harapan  bahwa  the  Fed  akan  mempertahankan  stimulus  moneternya,  yang  menghilangkah  kekhawatiran  bahwa  bank  sentral  AS  mungkin  menghentikan  pembelian  aset‐asetnya segera.  

• Laporan ekonomi Kamis dari klaim untuk bantuan pengangguran hingga aktivitas factory dan consumer price mencatatkan terhadap masih  hangatnya recovery, mendukung pendapat bahwa the Fed harus melanjutkan pembelian $85 juta obligasi perbulan untuk menstimulasi  pertumbuhan. 

• "I am a buyer on dips right now. The sell‐off was overdone as we lost almost $100 from just last week," kata COMEX gold option floor  trader Jonathan Jossen.  


OIL & COMMODITIES
• Brent crude oil mengalami penurunan selama tiga pekan perdagangan, jatuh di bawah $ 114 per barel pada hari Kamis, turun hampir 2 persen seiring data  ekonomi yang lemah menambah kekhawatiran bahwa rally yang dimulai pada awal tahun mungkin akan berakhir. 

• Penurunan yang terjadi mengakibatkan kerugian selama dua sesi perdagangan terakhir hingga hampir $ 4 per barel dan mencatatkan kerugian terbesar,  dua hari sesi perdagangan mengalami penurunan sejak Oktober, seiring para trader terbebani terhadap kemungkinan meningkatnya pasokan minyak dari  Arab Saudi dan tanda‐tanda bahwa peningkatan harga mungkin akan membebani permintaan. 

• "Short‐term fundamentals simply do not justify sustained gains past $120," ucap Andrey Kryuchenkov, seorang analis di VTB Capital, London.  

• "Brent was overbought amid overwhelming investor interest."  

• Kontrak berjangka Brent crude untuk periode April ditutup turun sebesar $ 2,07 dengan nilai $ 113,53 per barel, setelah tergelincir sebesar $ 113,32 selama  sesi perdagangan berlangsung, nilai kontrak Brent oil terendah sejak 29 Januari. 

• Laporan minguan administrasi persediaan Energi AS yang menunjukkan persediaan crude oil meningkat lebih dari yang diperkirakan pada pekan lalu dengan  jumlah persediaan terbanyak sejak musim panas lalu. 

• Harga  minyak  memperoleh  beberapa  dampak  dari  meningkatnya  ketegangan  dengan  Iran,  setelah  badan  pengawas  nuklir  PBB  mengatakan  Iran  telah  memulai memasang alat sentrifugal yang canggih di pabrik utama pengayaan uranium.


EURO ZONE
• Perpecahan yang membagi perekonomian zona euro yang kuat dan yang lemah memperdalam untuk memasukkan core pairing pada bulan Februari karena perusahaan‐perusahaan Perancis  tertekan pada bulan terburuknya dalam empat tahun yang berlawanan dengan kemakmuran Jerman. Jurang antara dua negara besar ekonomi pada zona euro melebar sejak suvei purchasing  manager  (PMIs)  yang  dimulai  tahun  1998,  terakhir  ditunjukkannya.  Itu  membuat  hantaman  pada  harapan  zona  euro  yang  kemungkinan  berkembang  menuju  resesi  segera,  ditunjukkan  penurunan dalam wilayah bisnis yang memburuk tidak seperti harapan pada bulan ini.  

• Aktivitas sektor swasta Jerman naik dalam rangkaian tiga bulannya pada bulan Februari, sebuah survei menunjukkannya, ditambah tanda‐tanda bahwa negara dengan ekonomi terbesar di Eropa  mengalami rebound setelah anjlok dalam kuartal keempatnya. 

• Aktivitas sektor jasa Perancis melemah pada bulan Februari ke fase tercepatnya yang mendekati empat tahun, sebuah survei menunjukkannya, memperkirakan perekonomian terbesar ke dua  zona euro jauh dari berbalik untuk berkembang dalam blok tersebut. 

• Penurunan  ekonomi  Belanda  menunjukkan  tanda‐tanda  tajamnya  pelemahan  pada  Kamis  lalu  dari  sejumlah  data  yang  dapat  membuatnya  sulit  untuk  mencapai  target  defisit  dan  menjaga  peringkat kreditnya ditingkat triple‐A.


U.K.
• Sterling  terapresiasi  pada  hari  Kamis  setelah  rilis  membaik  untuk  data  public  finance  Inggris  membantu  mata  uang  lokal  untuk  rebound  dari  koreksi  tajamnya,  meskipun  penguatan ini masih labil karena kecenderungan BoE untuk melonggarkan kebijakan moneternya. 

• Data public finance Inggris menunjukkan terjadinya surplus yang besar di bulan Januari, dimana telah mendorong penguatan sterling, meskipun pemerintah masih menghadapi  tantangan untuk mencapai target budget tahunannya. 

• Sterling menguat 0,1% ke sekitar $1,5250, jauh di atas level intraday low di $1,5130 (level terendah 2‐1/2 tahun) yang dicapai di awal sesi. Aksi ambil untung investor pasca  koreksi tajam sterling belakangan ini, menjadi pendukung utama penguatan mata uang Inggris tersebut. 

• Pada hari Rabu sebelumnya, sterling terkoreksi 1,25%, mencatat penurunan harian terbesar selama 14 bulan, setelah BoE minutes menunjukkan Gubernur BoE Mervin King dan 2  anggota dewan kebijakan BoE lainnya memilih untuk melanjutkan langkah pembelian aset dibawah program quantitative easing (QE). BoE minutes ini kontras dengan The Fed  minutes yang mengisyaratkan kecenderungan untuk menghentikan langkah pembelian obligasi atau memperlambatnya. 

• Prospek sterling masih suram seiring dengan kemungkinan Inggris kehilangan peringkat utang triple‐A nya dan memburuknya kondisi ekonomi. 


JAPAN
• Perdana Menteri Shinzo Abe telah menegaskan dia ingin menggantikan Gubernur BOJ Masaaki Shirakawa, yang akan mundur bersama dua deputi pada tanggal 19 Maret, dengan seseorang  yang setuju akan langkah‐langkah kebijakan moneter agresif guna menghindari deflasi yang melanda Jepang selama beberapa dekade. 

• Sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan, sentimen manufaktur Jepang terangkat selama tiga bulan beruntun pada bulan Februari dan terlihat seakan disiapkan untuk perubah positif  dalam beberapa bulan ke depan, menambah ekspektasi kemajuan ekonomi yang bertahap terbantu oleh yen yang melemah. 

• Perusahaan  tetap  berhati‐hati  tentang pemulihan merata dalam  iklim usaha  namun  masih mengharapkan  peningkatan  lebih  luas  dalam  beberapa bulan  mendatang,  meskipun pemulihan  penuh ekonomi mungkin akan memakan waktu. 

• "The weakening in the yen is by far the biggest factor behind the improvement in the mood of manufacturers," ucap Yoshikiyo Shimamine, chief economist di Dai‐ichi Life Research Institute.  

• Shimamine menambahkan, "This doesn't mean that they're ready to dramatically boost production just yet, but the companies are certainly hoping that the softer yen will help them increase  production in the coming months”. 

• Wakil Menteri Keuangan Shunichi Yamaguchi mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa pembelian obligasi asing oleh Jepang tidak mungkin akan dibahas pada pertemuan puncak  antara Jepang‐AS pada tanggal 21‐24 Februari. 

• Dentsu Inc mengatakan pada hari Kamis bahwa belanja iklan di Jepang naik 3,2 persen pada 2012 dari tahun sebelumnya menjadi 5,891.3 miliar yen, menandai kenaikan pertama dalam lima  tahun.


AUSTRALIA
• New  Zealand dan Australia dollar memperluas penurunannya Kamis  lalu karena pembicaraan hedge  fund  yang  membawa  tekanan  pada saham‐saham, emas  dan  komoditas,  tetapi masih dapat bertahan mendekati level puncak terhadap sterling. Aussie <AUD=D4> sedikit melemah ke level $1.0222, dari level $1.0258 pada awalnya, yang telah merosot  lebih dari satu sen pada overnight ditengah aksi jual pada tembaga, oil dan emas.   

• Telah menyentuh  ke  level  terendah  dalam  empat bulan  $1.0227  yang  terjadi minggu  lalu.  Mencapai  level  dibawah  $1.0220,  akan  membuka  arah  pada  retracement  ke  level  $1.0149, palung pada bulan Oktober.  

• Australia akan memainkan peran penting pada rencana recovery lapangan kerja untuk dibawa ke dalam summit pada pemimpin Group of 20 di Russia.  


SWISS
• Ekspor Swiss tumbuh kokoh di bulan Januari, yang dipimpin oleh penjualan yang kuat dari obat‐obatan dan produk makanan menyusul perusahaan memperoleh keuntungan dari  lemahnya franc Swiss dan tanda‐tanda adanya peningkatan permintaan di zona euro. Ekspor dari Swiss naik 3,8% year‐on‐year pada bulan Januari menjadi 16,738 franc Swiss  ($18,1), demikian dilaporkan oleh Federal Customs Office.  

• Franc  Swiss,  seperti  halnya  euro,  melemah  terhadap  dolar  pada  perdagangan  hari  Kamis  kemarin  setelah  adanya  indikasi  The  Fed  akan  mengurangi  kebijakan  pelonggaran  moneter secara lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. 

• Euro merosot ke level terendah 6 pekan terhadap dolar dan 3 pekan terendahnya terhadap yen setelah data ekonomi Eropa dirilis buruk dan ketidakpastian terhadap hasil pemilu  Italia akhir pekan ini. Data PMI zona euro untuk periode Februari berlanjut memberikan prospek suram perekonomian kawasan yang memperkuat peluang untuk dilakukannya  pemangkasan suku bunga oleh ECB dalam beberapa bulan kedepan.  

• Dolar menguat 0,5% terhadap franc Swiss ke 0,9315 franc, setelah mencatat intraday high di 0,9333 franc, level tertingginya selama sekitar 1 bulan terakhir. Sementara itu, euro  melemah sekitar 0,3% terhadap franc Swiss di sekitar 1,2280 franc. 

Thursday, February 21, 2013

Headline News 21.02.13


US & GLOBAL
• Pasar  ekuitas  global  jatuh  pada  hari  Rabu  setelah  dewan  kebijakan  The  Fed  dalam  sidangnya  bulan  lalu  mengatakan  bank  sentral  kemungkinan akan memperlambat atau menghentikan program pembelian aset sebelum terlihat adanya peningkatan pada penyerapan  tenaga kerja, sementara harga minyak turun menyusul prospek peningkatan pada suplai minyak Arab Saudi. 

• Emas jatuh hampir 3% ke level terendah 7 bulan , mencatat koreksi harian terbesarnya selama hampir setahun terakhir, dan harga obligasi  pemerintah AS memangkas keuntungan sebelumnya pasca rilis minutes dari sidang The Fed tanggal 29‐30 Januari lalu. 

• Dolar  terapresiasi  ke  level  intraday  high  terhadap  euro  dan  yen  menyusul  sejumlah  anggota  dewan  kebijakan  The  Fed  mengatakan  program pembelian obligasi seniali $85 milyar per bulan yang dikenal dengan istilah "quantitative easing," atau QE, kemungkinan akan  berakhir sebelum terjadi peningkatan pada perekrutan tenaga kerja. 

• Pasar ekuitas global awalnya jatuh menyusul rilis beragam pada data perumahan AS yang sempat menahan rally saham tahun ini. Indeks  saham dunia menembus level tertinggi 4‐1/2 tahun sebelum akhirnya mengalami koreksi. Pasar ekuitas telah menguat selama 7 bulan  terakhir setelah bank‐bank sentral berulangkali menggelontorkan dukungan moneter untuk memulihkan perekonomian. Indeks ekuitas  global  MSCI  naik  ke  359,37  poin,  level  tertingginya  sejak  Juni  2008,  sebelum  akhirnya  mengalami  retracement  dan  diperdagangkan  melemah 0,7% di 355,45. 

• Sebelum rilis FOMC minutes, FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> ditutup melemah 0,26% ke 1.168,72. 

• Data perumahan AS dirilis optimis. Meskipun data housing starts mengalami penurunan bulan lalu, namun penurunan tersebut banyak  disebabkan oleh volatilitas pada komponen multi‐family. Sementara untuk kategori single‐family naik ke level tertinggi sejak Juli 2008.  Building permits juga meningkat ke level terpesatnya sejak Juni 2008. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 108,13 poin atau 0,77% di 13.927,54. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun  18,99 poin atau 1,24% di 1.511,95. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> merosot 49,19 poin atau 1,53% di 3.164,41.   

• Saham  Boeing  Co  <BA.N>  naik  0,2%  ke  $74,78.  Boeing  telah  menemukan  cara  untuk  memperbaiki  masalah  baterai  pada  pada  787  Dreamliner jet‐nya, demikian sebuah laporan mengatakan. 

• Sementara laporan mengenai merger menyebutkan, Office Depot Inc <ODP.N> akan mengakuisis rivalnya OfficeMax Inc <OMX.N> dengan  nilai kesepakatan sebesar $1,2 milyar. Saham Office Depot jatuh hampir 17% ke $4,18 dan saham OfficeMax merosot 7%. 

• Saham‐saham Eropa berguguran menyusul pemangkasan dividen yang mengejutkan oleh perusahaan asuransi Inggris RSA <RSA.L> dan  Lufthansa <LHAG.DE> dan laporan buruk dari Accor, pengusaha hotel terbesar Eropa, dan perusahaan penambangan BHP Billiton yang  menekan  sentimen  pasar.  Saham  RSA  mengalami  koreksi  tertajamnya  setelah  mencatat  penurunan  14,9%.  Sedangkan  Lufthansa,  perusahaan maskapai terbesar Eropa, merosot 6,2%. 

• Harga minyak turun tajam bersamaan dengan tekanan jual pada emas dan juga tembaga, menyusul spekulasi hedge fund akan melikuidasi  posisi  substansialnya  pada  komoditas.  Ekspektasi  pada  peningkatan  suplai  minyak Arab  Saudi  juga  turut memberi  tekanan  pada  harga  minyak. April Brent crude futures <LCOc1> turun $1,92 di $115,60 per barel sedangkan U.S. crude <CLc1> turun $2,20 di $94,46. 

• Treasury AS tenor 10 tahun naik 5/32 dengan yield di 2,0104%. 

• Dolar membalik keuntungannya terhadap yen di akhir sesi Rabu kemarin dan bergerak relatif stabil di sekitar 93,54 yen. Euro jatuh 0,8%  ke $1,3278, pasca anjlok ke level intraday low di $1,3273, level terendahnya sejak 23 Januari. Euro juga melemah 0,7% ke 124,41 yen. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas anjlok 2.5 persen Rabu lalu ke level terendah sejak bulan Juli lalu setelah minutes dari meeting the Fed bulan lalu menunjukkan bank  sentral AS telah melambat atau menghentikan untuk membeli aset‐aset sebelum naiknya pasar tenaga kerja. 

• Perak dan platinum juga merosot tajam. 

• Sebelum rilis minutes the Fed, emas telah turun tajam karena isu bahwa hedge fund besar dalam komoditas telah melikuidasi holding‐nya,  yang memicu aksi jual pada komoditas industri yang mempengaruhi harga crude oil. 

• "It's clear the funds are not coming in to support the market, and I don't see any physical interest either. There has been a clear rotation  out of gold and other commodities into equities," kata Bill O'Neill, partner pada perusahaan commodities investment LOGIC Advisors.  


OIL & COMMODITIES
• Crude oil futures turun tajam pada hari Rabu, mengikuti trend aksi jual yang terjadi pada  logam mulia dan tembaga, seiring aksi jual yang  mengalami  akselerasi  di  tengah  pembicaraan  pasar  bahwa  hedge  fund  terpaksa  untuk  melikuidasi  posisi  substansial  dalam  bursa  komoditas. 

• Minyak  memasuki  penurunan  tajam  sebelum  jam  24.00  WIB,  mengalami  penurunan  tajam  lebih  dari  $  2  per  barel  selama  20  menit  dengan volume penjualan yang cukup tinggi . Beberapa pedagang mengutip rumor bahwa hedge fund terpaksa menjual kontraknya di  beberapa komoditas. 

• Kontrak berjangka brent crude oil periode April turun $ 1,92 ditutup dengan nilai $ 115,60 per barel, setelah turun terendah dengan nilai $  115,05 setelah mencapai nilai $ 117,66 per barel. 

• Setelah  Arab  Saudi  memangkas  produksi  sekitar  700.000  barel  per  hari  (bph)  dalam  dua  bulan  terakhir  pada  tahun  2012,  pengetatan  pasokan dan mendukung peningkatan terhadap harga minyak, sebuah sumber yang berasal dari industri minyak mengatakan pengekspor  minyak mentah dunia diharapkan dapat mengangkat output produksi, meskipun jumlah produksi meningkatkan dengan jumlah yang tidak  dapat ditentukan. 

• Pasokan  minyak  juga  meningkat  di  Amerika  Serikat,  di  mana  laporan  persediaan  mingguan  minyak  dari  industri  dan  pemerintah  diharapkan dapat menunjukkan peningkatan pada stok minyak mentah. Persediaan produk olahan diperkirakan telah menurun. 


EURO ZONE
• Puluhan ribu orang Yunani memenuhi jalanan di Athena Rabu lalu sebagai bagian dari pemogokan nasional terhadap austerity yang membatasi penyeberangan feri di pelabuhan, meliburkan  sekolah dan meninggalkan rumah sakit dengan hanya staf darurat yang tersisa.  

• Memukul drum, menipu peluit dan meneriakkan "Robbers, robbers!"/perampok, perampok! yang lebih dari 60.000 orang marah terhadap pemangkasan gaji dan kenaikan pajak dengan berjalan  kaki ke parlemen dalam protes terbesar dalam bulanannya terhadap kebijakan austerity yang dibutuhkan oleh international lenders.   

• Portugal  akan membutuhkan  satu tahun  lebih  untuk  mencapai  target bujet  yang  disetujui  bailout  dibawah  78 milyar  euro ($104  milyar)  karena  outlook  ekonomi  telah  memburuk, Menteri  Keuangan Vitor Gaspar menunjukannya Rabu lalu.  

• Beberapa negara Uni Eropa termasuk Perancis diekspektasi melewatkan target yang ditentukan oleh Komisi Eropa pada defisit nasional, meskipun pejabat telah mengindikasikan negara‐negara  kemungkinan diberikan peluang sepanjang mereka menunjukkan kemajuan dengan konsolidasi fiskal.  

U.K.
• Sterling  terkoreksi  secara  tajam  pada  hari  Rabu  dan  diprediksi  akan  melanjutkan  pelemahannya  setelah  Bank  of  England  terlihat  semakin  mendekati  langkah  pelonggaran  kebijakan moneternya dan belum akan meredam kenaikan inflasi. 

• Indeks sterling, barometer untuk nilai tukar sterling terhadap sejumlah rival utamanya, turun ke level terendah 17 bulan setelah minutes dari sidang terkini BoE menunjukkan  Gubernur Mervyn King dan 2 anggota BoE, David Miles dan Paul Fisher, memilih untuk melanjutkan pembelian aset senilai 50 milyar pound. Sebelumnya, pasar memprediksi  bahwa  hanya  David  Miles  yang  akan  memilih  kelanjutan  pembelian  aset  tersebut,  namun  ternyata  King  dan  Fisher  mendukung  ide  tersebut.  Dewan  kebijakan  juga  mempertimbangkan untuk meningkatkan jumlah pembelian aset ‐‐‐ yang akan berdampak negatif pada sterling karena akan lebih banyak uang yang dicetak ‐‐‐ dan pemangkasan  suku bunga. Adapun dalam minutes tersebut seluruh anggota BoE sementara ini tetap memilih untuk mempertahankan suku bunganya. 

• Sterling terkoreksi lebih dari 1% terhadap dolar dan euro, menembus level terendah lebih dari 2,5 tahun di $1,5191, sementara euro melonjak ke 0,8764, level tertingginya sejak  akhir Oktober 2011. 

• Hasil FOMC minutes juga mendukung penguatan dolar setelah mengisyaratkan dewan kebijakan nampaknya akan memperlambat atau bahkan menghentikan program pembelian  aset sebelum terlihat adanya peningkatan pada penyerapan tenaga kerja. 


JAPAN
• Defisit perdagangan Jepang membuat rekor baru pada bulan Januari seiring impor energi melonjak, melihat dampak resiko terhadap upaya untuk menghidupkan kembali mesin  ekspor negara melalui kebijakan yang bisa melemahkan yen tanpa harus mengejar reformasi ekonomi yang lebih luas. 

• Seorang anggota dewan bank sentral mengatakan jatuhnya yen telah membantu sektor ekspor ‐ mereka merilis kenaikan tahunan pertama pada bulan Januari dalam delapan  bulan ‐ dan mengatakan BoJ akan mendukung dengan kebijakan yang mereka keluarkan, tetapi analis memperkirakan defisit perdagangan belum akan bertahan selama beberapa  waktu. 

• Yen menguat  terhadap dolar  pada hari Rabu setelah  Perdana  Menteri  Jepang Shinzo Abe mengatakan perlunya sektor pembiayaan publik‐swasta yang  telah establish untuk  membeli obligasi asing yang telah menurun. 

• Kementerian Perdagangan China mengatakan pada hari Rabu, Japan's direct investment di China mencapai $ 640 juta pada Januari, turun 20,0 persen pada tahun ini 

• Penurunan ini disebabkan oleh perusahaan‐perusahaan Jepang menahan investasi di Cina karena adanya serangan balik dari konsumen anti‐Jepang atas sengketa teritorial di  Laut China Timur, dan berakibat mendinginnya hubungan ekonomi antara kedua negara. 


AUSTRALIA
• Aussie mengalami kenaikan ke level $1.0367 <AUD=D4>, dari level $1.0325 pada perdagangan lokal Selasa lalu dan bertahan menguat  dari level terendahnya $1.0227 yang terjadi  minggu lalu.   

• Industri perbankan telah bergabung pada tumbuhnya paduan institusi yang ketakutan oleh spekulasi kedepannya perubahan sistem pensiun pada bujet federal tahun ini.  

• Tenaga kerja pemerintah telah anjlok dengan merespon pada spekulasi, meksipun telah menghadapi tantangan bujet dari pendanaan pada skema disability insurance nasional  dan extra monies untuk pendidikan.  

• Obligasi Australia ditutup pada waktu lokal dengan unchanged, kembali dari pelemahannya dalam menanggapi peningkatan kepercayaan ekonomi Jerman.  


SWISS
• Dolar  berhasil  rebound  terhadap  franc  Swiss  setelah  data  perumahan  AS  dirilis  optimis.  Meskipun  data  housing  starts  mengalami  penurunan  bulan  lalu,  namun  penurunan  tersebut banyak disebabkan oleh volatilitas pada komponen multi‐family. Sementara untuk kategori single‐family naik ke level tertinggi sejak Juli 2008. Building permits juga  meningkat ke level terpesatnya sejak Juni 2008. 

• Sementara  dolar  juga  menguat  terhadap  euro  dipicu  rilis  optimis  data  perumahan  AS dan mendorong  menguatnya  franc  Swiss  terhadap  mata  uang  tunggal  Eropa  tersebut.  Namun demikian, penguatan franc terhadap euro nampaknya masih akan terbatas seiring dengan pernyataan Kepala SNB Thomas Jordan bahwa batasan minimum untuk nilai  tukar EUR/CHF di 1.20 franc per euro yang ditetapkan sejak September 2011 tidak akan diubah untuk sementara waktu ini. 

• Hasil FOMC minutes juga mendukung penguatan dolar setelah mengisyaratkan dewan kebijakan nampaknya akan memperlambat atau bahkan menghentikan program pembelian  aset sebelum terlihat adanya peningkatan pada penyerapan tenaga kerja. 

• Dolar menguat 0.4% dan ditutup di sekitar 0,9265 franc, sedangkan euro melemah 1,5% dan ditutup di sekitar 1,2310 franc.