title cover

title cover

Wednesday, February 27, 2013

Headline News 27.02.13


US & GLOBAL
• Bursa saham AS melonjak pada Selasa setelah Ketua Federal Reserve Ben Bernanke meyakinkan investor tentang kelanjutan dari langkah‐ langkah stimulus, mengimbangi tren penurunan ekuitas global dan harga minyak akibat ketidakpastian yang diciptakan oleh pemilu Italia. 

• Investor khawatir bahwa kekuatan suara untuk pihak yang anti‐penghematan akan melemahkan upaya reformasi keuangan publik Italia  dan hukum tenaga kerja, merusak upaya zona euro untuk mengatasi krisis utang yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Pasar  di seluruh Eropa jatuh pada hasil pemungutan suara, dengan Italia FTSE MIB <FTMIB.> di antara yang paling terpukul, jatuh 4,9%. 

• Namun,  bursa  saham  AS  naik  menyusul  testimoni  Bernanke  yang  akan  melanjutkan  langkah  stimulus  The  Fed  dengan  melakukan  pembelian obligasi. Sementara data menunjukkan penjualan rumah baru AS mencapai level tertinggi 4 1/2‐ tahun juga turut menambah  sentimen bullish. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> melejit 115,96 poin atau 0,84% di 13.900,13. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 9,09 poin atau  0,61% ke 1.496,94. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 13,40 poin atau 0,43% di 3.129,65.  

• Indeks ekuitas MSCI turun 0,5% sementara FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> berakhir melemah 1,4%.  

• Hasil pemilu Italia yang kurang meyakinkan telah memicu anjloknya harga saham pemerintah Eropa. Yield obligasi pemerintah Italia tenor  10 tahun naik 0,5 poin ke 4,86%, level tertingginya sejak medio Desember. 

• Hasil pemilu Italia juga turut menekan harga minyak, dengan Brent crude oil futures <LCOc1> terkoreksi $1,73 atau 1,51% ke $112,71 per  barel. Sedangkan U.S. crude oil <CLc1> jatuh 48 sen atau 0,52% ke $92,63. 

• Sementara itu, euro bergerak flat terhadap dolar dan juga yen, menembus sejumlah kerugiannya yang diderita sejak awal sesi, berkat  testimoni  Bernanke.  Euro  terakhir  diperdagangkan  di  sekitar  $1,3058,  turun  0,02%.  Sedangkan  selama  sesi  London,  euro  mencatat  $1,3017, level terendahnya sejak 7 Januari. Terhadap yen, euro berakhir di sekitar 120,20 yen, naik 0,27%. Dolar bergerak di 91,89 yen,  naik 0,1%. 

• Harga Treasury  AS jatuh, meskipun yield masih mendekati level terendah dalam sebulan,  setelah testimoni Bernanke dan hasil pemilu  Italia mendorong minat pada aset aman resiko. Harga Treasury tenor 10 tahun turun 6/32 dengan yield di 1,89%. 

• The Fed saat ini membeli obligasi senilai $85 milyar per bulan, dan berencana akan melanjutkan pembelia obligasi hingga terlihat adanya  indikasi jelas terjadinya pemulihan di pasar tenaga kerja. Testimoni Bernanke juga berhasil mengangkat harga emas. Harga emas naik 1,3%  ke $1.615,16 per ons, kenaikan harian terbesarnya sejak 23 November 2012. 

• Data  dari  Departemen  Perdagangan  AS  menunjukkan  penjualan  rumah  baru  melonjak  15,6%  ke  level  tertinggi  4‐1/2  tahun  di  periode  Januari.  Prosentase  kenaikan  tersebut  adalah  yang  terbesar  selama  hampir  20  tahun  terakhir.  Sedangkan  data  lain  menunjukkan  kepercayaan  konsumen  AS  naik  melampaui perkiraan  di  bulan  ini  menyusul warga  AS  mengabaikan  kekhawatiran  mengenai  kebijakan  fiskal.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas  naik  1.3  persen  Selasa  lalu,  kenaikan  terbesar  hariannya  dalam  tiga  bulan  karena  Ketua  the  Fed  Ben  Bernanke  bertahan  pada  stimulus pembelian obligasi yang mendorong ketertarikan pada logam mulia sebagai lindung nilai terhadap inflasi.  

• Logam  mulia  telah  break  diatas  level  $1.600  per  ons,  memperluas  rally  ke  dalam  rangkaian  naik  empat  harinya,  setelah  Bernanke  mengatakan kebijakan the Fed yang menyadari potensi resiko dari pelonggaran kebijakan moneter, tetapi resiko tidak terlihat jelas saat  ini. 

• "In the near term, this selloff may provide some opportunities given Bernanke's comment about the continuation of stimulus," kata Robert  Haworth, senior investment strategist pada U.S. Bank Wealth Management.  


OIL & COMMODITIES
• Hasil pemilu Italia telah  menekan harga minyak, dengan Brent crude oil futures <LCOc1> terkoreksi $1,73 atau 1,51% ke  $112,71 per barel. Sedangkan U.S. crude oil <CLc1> jatuh 48 sen atau 0,52% ke $92,63. 

• Hasil suara di negara ketiga terbesar perekonomiannya di zona euro tersebut memicu kekhawatiran para politisi negara itu  tidak akan mampu untuk membentuk pemerintahan yang cukup kuat untuk melaksanakan reformasi yang efektif. 

• Pasar minyak juga mencermati testimoni Ketua Federal Reserve AS Ben Bernanke, dalam pernyataannya di depan Kongres  pada Rabu malam tadi, dimana ia mendukung kelanjutan stimulus bank sentral dengan membeli obligasi, yang dipandang  sebagai  terkait  dengan  pemulihan  ekonomi  dan  dengan  demikian  akan  memicu  peningkatan  permintaan  permintaan  minyak. 

• Investor  juga  mengamati  pertemuan  di  Kazakhstan  antara  negara‐negara  besar  dan  Iran  atas  program  nuklir  Teheran.  Kelompok enam negara ‐ Amerika Serikat, Rusia, China, Jerman, Inggris dan Perancis ‐ diprediksi akan menawarkan bantuan  untuk  sanksi  terbatas  Iran jika setuju untuk menghentikan  program  pengayaan  uraniumnya.  Jika  tercipta  terobosan baru  dalam penyelesaian ketegangan, maka akan berimbas pada tertekannya harga minyak. 


EURO ZONE
• Tindakan regulasi kemungkinan dibutuhkan untuk mengakhiri variasi pada cara bank menambah resiko pada data mereka untuk menentukan seberapa besar penyangga modal  yang harus ada, Otoritas Perbankan Eropa mengatakannya.  

• Sebagai regulator yang berada pada ketatnya persyaratan modal, yang diketahui sebagai Basel III, diikuti krisis keuangan tahun 2007‐09, mereka menginginkan untuk meyakinkan  perhitungan yang digunakan oleh bank untuk memenuhi suara mereka.  

• Portugal harus menegosiasikan kembali langkah international bailout‐nya karena program pada krisis bujetnya telah gagal dan membawa perekonomian anjlok, kepala pada pusat  utama‐oposisi kiri mengatakannya.  

• The Socialists, yang menyetujui kesepakatan asli Portugal dengan IMF dan Uni Eropa tahun 2011, telah menyebut untuk beberapa waktu meredakan pemotongan pengeluaran dan  kenaikan pajak yang telah menekan pada anggota zona euro ini kedalam resesi yang mendalam.  


U.K.
• Sterling bergerak di sekitar level terendah 2‐1/2 tahun terhadap dolar pada perdagangan hari Selasa, tertekan oleh pernyataan dewan kebijakan BoE Paul Tucker yang  mengatakan ia tidak keberatan untuk dilakukan pelonggaran moneter lebih lanjut dan sterling perlu untuk melanjutkan pelemahannya guna membantu mengangkat  sektor ekspor. 

• Sterling  merosot  terhadap  euro,  yang  sebelumnya  berada  di  bawah  tekanan  pasca  hasil  pemilu  Italia  yang  tidak  meyakinkan  yang  menimbulkan  kekhawatiran  terjadinya kemacetan politik di negara dengan perekonomian terbesar ketiga zona euro tersebut. 

• Sterling turun ke  level intraday low  di  $1,5114,  sebelum akhirnya memangkas kerugiannya  dan  bergerak di sekitar $1,5125. Sterlingtercatat telah melemah 6,8%  terhadap dolar sepanjang tahun ini. 

• Prospek sterling masih suram, seiring spekulasi akan dilanjutkannya pelonggaran moneter dan kondisi ekonomi Inggris yang masih rapuh. 

• Kekhawatiran  bahwa  kebuntuan  politik  di  Italia  akan  menunda  langkah  reformasi  ekonomi  yang  diperlukan  untuk  memacu  pertumbuhan  dan  membantu  Italia  memangkas utangnya yang besar, telah meredupkan harapan bahwa krisis zona euro akan segera berakhir. hal itu juga telah melemahkan euro setelah relly tahun ini,  yang juga mendorong ke tertinggi 15‐bulan terhadap dolar pada awal bulan ini. 


JAPAN
• Pemerintahan Jepang akan memperkenalkan kandidat‐kandidat untuk gubernur Bank of Japan berikutnya dan dua deputi gubernur terhadap parlemen,  seorang senior anggota parlemen dari oposisi utama Partai Demokratik mengatakannya, yang mengutip dari juru bicara pemerintah.  

• Ketua  kebijakan  Demokrat  Mitsuru  Sakurai  mengatakan  partai  tidak  bermaksud  untuk  menunda  proses  pemilihan  gubernur  BOJ  yang  baru  dan  deputi  gubernur berikutnya.  

• Ketua  Sekretaris  Kabinet  Yoshihide  Suga  tidak  menyebutkan  nama‐nama  dari  pemerintah  yang  dinominasikan  untuk  petinggi  BOJ  berikutnya,  ungkap  Sakurai.  


AUSTRALIA
• Reserve  Bank  of  Australia  (RBA)  mengatakan  telah  memiliki  ruang  lingkup  untuk  memangkas  tingkat  suku  bunga,  jika  dibutuhkan,  untuk  mengimbangi  pengaruh pada tingginya Australian dollar.  

• Asisten gubernur RBA Guy Debelle mengatakan bank sentral telah dapat untuk menghadapi pengaruh pada tingginya nilai dari Australian dollar terhadap  perekonomian untuk memangkas tingkat suku bunga.  

• Harga obligasi Australia menguat ditengah bertumbuhnya permasalahan mengenai politik negara Italia yang melakukan pemilu pada akhir pekan ini.  


SWISS
• Franc  Swiss  awalnya  menembus  level  tertinggi  6‐1/2  minggu  terhadap  euro  pada  perdagangan  hari  Selasa  setelah  hasil  kurang  meyakinkan  pada  pemilu  Italia  menyebabkan tirak adanya pemenang mayoritas, dimana mengancam reformasi ekonomi dan menyalakan kembali kekhawatiran atas utang zona euro. 

• Minat terhadap aset bersiko mengalami tekanan, setelah Presiden AS Barack Obama dan Kongres AS tetap menemui jalan buntu atas bagaimana mencegah terjadinya  pemangkasan belanja pemerintah otomatis sebesar $ 85 milyar yang akan mulai berlaku pada hari Kamis, sehingga memicu melemahnya aset berisiko seperti saham  dan euro. 

• Namun di akhir sesi New York, euro berhasil rebound dan bergerak stabil terhadap franc Swiss pasca testimoni kepala The Fed. Bursa saham AS melonjak pada Selasa  setelah Ketua Federal Reserve Ben Bernanke meyakinkan investor tentang kelanjutan dari langkah‐langkah stimulus, mengimbangi tren penurunan ekuitas global dan  harga minyak akibat ketidakpastian yang diciptakan oleh pemilu Italia. 

• Franc Swiss bergerak relatif flat terhadap euro dan juga dolar masing‐masing di sekitar 1,2171 franc dan 0,9320 franc. 

Tuesday, February 26, 2013

Headline News 26.02.13


US & GLOBAL
• Saham dan euro jatuh  pada perdagangan hari Senin dipicu  keprihatinan bahwa hasil  pemilu Italia yang buruk akan mengganjal  upaya negara tersebut untuk menerapkan reformasi pemulihan ekonominya. Perkiraan awal untuk hasil pemilu Italia yang penuh  konflik  telah  memicu  kemungkinan  terjadinya  kebuntuan  di  parlemen,  yang  dapat  melumpuhkan  pemerintahan  baru  dan  menyalakan  kembali  krisis  euro‐zona.  Para  pejabat  memperingatkan  bahwa  kemacetan  tersebut  bisa  membuat  Italia  krisis  pemerintahan dan bisa memaksa pemilu baru. 

• Koalisi tengah‐kanan yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi memimpin dalam perolehan suara untuk Senat  Italia  setelah  proyeksi  pertama,  menggugurkan  harapan  awal  untuk  kemenangan  pro‐reformasi  kiri‐tengah  dalam  pemungutan  suara. Di majelis rendah Italia, proyeksi TV mengatakan bahwa koalisi kiri‐tengah Italia dipandang memiliki keunggulan tipis atas  koalisi pusat‐tengah. 

• Hasil  pemilihan  diperkirakan  akan  menjadi  indikator  untuk  melihat  apakah  program  reformasi  saat  ini  akan  terus  terganggu  di  ekonomi terbesar ketiga zona euro tersebut. Sebuah kemenangan oleh koalisi tengah‐kanan dapat menyebabkan ketidakstabilan  di Italia menyusul negara tersebut tengah bergulat dengan resesi yang mendalam dan pertumbuhan yang lemah. 

• Indeks ekuitas global MSCI turun 0,1% , membalik keuntungan awalnya. Sementara kondisi yang kontras terjadi pada indeks saham  Italia FTSE MIB <.FTMIB> yang naik 0,7%, setelah memangkas keuntungan awalnya lebih dari 3%, sedangkan indeks saham Eropa  FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> naik 0,04% di 1.166,07. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> merosot 216,40 poin atau 1,55% ke 13.784,17. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> kehilangan  27,75 poin atau 1,83% ke 1.487,85. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 45,57 poin atau 1,44% ke 3.116,25.  

• Di pasar uang dilaporkan, euro jatuh 0,6% terhadap dolar ke $1,3109. Terhadap yen, euro merosot 1,7% ke 121,12 yen. Di awal  sesi, yen telah terkoreksi untuk 2 hari berturutan terhadap dolar dipicu laporan bahwa perdana menteri Jepang kemungkinan akan  menunjuk  Presiden Asian Development Bank Haruhiko Kuroda  sebagai  gubernur  BOJ yang  baru  untuk  mengatasi  deflasi. Dolar  awalnya menguat ke 94,76 yen, level tertingginya sejak Mei 2010. Namun di sesi akhir New York, dolar membalik keuntungannya  terhadap yen, mencatat koreksi 1% ke 92,46 yen.  

• Treasury AS tenor 30 tahun melonjak 1 poin dengan yield turun ke level terendah 1 bulan dipicu ketidakpastian terhadap hasil  pemilu di Italia. Treasyru tenor 30 tahun naik 1‐2/32 dengan yield di 3,10%, mencatat level terendahnya sejak 25 Januari, dan turun  dari 3,15% yang dicapai di hari Jumat lalu. Sedangkan untuk Treasury tenor 10 tahun naik 18/32 dengan yield di 1,90%, turun dari  1,96% di hari Jumat. 

• Harga minyak mentah AS turun 2 sen ke $93,11 per barel, sementara harga emas naik berkat technical rebound. Harga emas spot  naik 0,9% ke $1.594,14 per ons, setelah mencatat intraday high di $1.596.80. 

• Investor akan mencermati testimoni Kepala The Fed Ben Bernanke di depan Kongres pada hari Selasa dan Rabu, yang diperkirakan  akan mengecilkan kemungkinan bank sentral mengakhiri program pembelian obligasi bulanannya. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik sekitar 1 persen dalam hariannya karena kenaikan tajam pada ekuitas AS dan ketidakpastian berkenaan dengan hasil  dari pemilu parlemen Italia yang membawa bangkitnya kembali pada aki beli safe haven, memperluas rally emas dalam rangkaian  tiga harinya. 

• Emas naik mendekati $1.600 per ons setelah perseteruan pada perkiraan awal hasil voting Italia yang menambah kekhawatiran  terpecahnya parlemen dalam beban utang negara yang dapat menekan kestabilan zona euro.  

• "Clearly, gold could be going up ahead of the Bernanke testimony tomorrow. And gold has had quite a wash‐out, so on a relative  basis it is more attractively priced than other assets," kata Axel Merk, chief investment officer pada Merk Funds, yang mengelola  sekitar $630 juta dalam aset mutual fund/reksa dana.    


OIL & COMMODITIES
• Brent  crude  naik  pada  perdagangan  hari  Senin  setelah  data  ekonomi  Cina  menunjukkan  kuatnya  permintaan  dari  negara  konsumen  minyak  terbesar  kedua  di  dunia  tersebut,  namun  keuntungan  yang  diperoleh  di  awal  sesi  kemudian  menurun  menyusul ketidakpastian terhadap hasil pemilu di Italia, yang telah memicu tertekannya euro dan kegelisahan di pasar. 

• Impor  minyak  Cina  meningkat  lebih  dari  7%  di  bulan  Januari  dari  tahun  sebelumnya,  sementara  impor  turun  sekitar  sepertiga, memacu kekhawatiran terhadap ketatanya pasar. 

• Brent crude <LCOc1> naik ke level intraday high di 1,5% di awal sesi ke $115,87 per barel, namun untuk kontrak berjangka  April  hanya  naik  34  sen  di  $114,44  per  barel.  Sedangkan  U.S.  crude  <CLc1>  turun  2  sen  di  $93,11  per  barel,  turun  dari  intraday high di $94.46.  

• Maraknya permintaan minyak dari Cina telah memberikan kontribusi sekitar $10 pada rally harga Brent di awal tahun ini,  namun  harga  kemudian  turun  3%  di  pekan  lalu  setelah  sebuah  sumber  mengatakan  Arab  Saudi  tengah  bersiap  untuk  menaikkan produksi minyaknya di kuartal kedua. 

• Para pedagang minyak sedang menunggu pembicaraan pada hari Selasa ini di Kazakhstan antara Iran dan kekuatan global  atas program nuklir Teheran. Enam negara ‐ Amerika Serikat, Rusia, China, Jerman, Inggris dan Perancis ‐ akan menawarkan  beberapa bantuan ke Iran atas sanksi internasional jika setuju untuk mengekang produksi uraniumnya.  


EURO ZONE
• Construction orders Jerman naik 4.2 persen pada seasonally adjusted tahun lalu, data menunjukkannya, karena permintaan untuk properti di negara  terbesar di Eropa naik berkenaan dengan krisis utang zona euro dan rendahnya tingkat suku bunga.  

• Pertumbuhan kontrak baru tetap melambat sedikit dibandingkan dengan tahun 2011, ketika terjadi kenaikan 4.4 persen pada tahunan, data dari  Federal Statistics Office Jerman menunjukkannya.  

• Pejabat dari Uni Eropa dan IMF memulai evaluasi ketujuh pada perekonomian Portugal yang berada dibawah 78‐milyar‐euro pada bailout karena  tekanan resesi dalam tahun ketiga.  

• Gambaran ini kemungkinan akan menyebabkan permintaan oleh pemerintah untuk tujuan defisit anggaran yang berkurang dalam penghematan  yang menekan kinerja fiskal untuk rangkaian dua tahunnya.  


U.K.
• Sterling  mengalami  tekanan  setelah  Inggris  kehilangan  peringkat  kredit  triple‐A,  setelah  lembaga  pemeringkat  Moody’s  memangkasnya.  Kondisi  ini  telah  memicu  koreksi sterling terhadap dolar dan juga euro, namun obligasi Inggris, yang ditopang oleh bank sentral, berhasil rebound tajam. 

• Namun  demikian,  sterling  berhasil  rebound  terhadap  dolar  setelah  terkoreksi  ke  level  terendahnya  sejak  Juli  2010.  Sedangkan  euro  awalnya  juga  melejit  hingga  menembus level tertingginya sejak akhir Oktober 2011 terhadap sterling sebelum akhirnya terdepresiasi. 

• Sterling terakhir tercatat bergerak menguat di $1,5171, atau naik 0,1% terhadap dolar. Sementara euro tercatat di sekitar 0,8625 pound, atau turun 0,3% terhadap  sterling. 

• Obligasi pemerintah Inggris untuk tenor 10 tahun, yang biasa disebut dengan gilts, awalnya terkoreksi tajam  namun akhirnya ditutup flat, menyusul kekhawatiran  investor terhadap hasil pemilu di Italia.  

• Tak satu pun dari empat kelompok utama yang bertarung dalam pemilihan parlemen Italia kemungkinan akan memenangkan suara mayoritas di Senat, demikian  proyeksi  untuk  RAI  TV  Italia  menunjukkan  pada  hari  Senin.  Kelompok  tengah‐kanan  Italia  terlihat  mendapatkan  113  kursi  Senat,  dengan  kelompok  pusat‐kiri  mendapatkan 105, sedangkan Beppe Grillo's 5‐Star Movement sebanyak 63 kursi dan Mario Monti's centrists sebanyak 20. Sebuah koalisi atau partai harus menang  setidaknya 158 dari 315 kursi Senat untuk mendapatkan mayoritas di majelis tinggi, sebagai syarat yang diperlukan pemerintah agar disyahkan oleh undang‐undang. 

• Moody's menjadi lembaga pemeringkat pertama yang men‐downgrade peringkat utang Inggris pada akhir Jumat lalu, sebuah keputusan yang mengejutkan pasar,  menyusul pandangan bahwa ekonomi lemah akan menghambat upaya Inggris untuk mengurangi defisitnya. 

• Sementara itu, sebuah hasil jajak pendapat menunjukkan harga rumah di Inggris akan stagnan hingga tahun depan, menyusul kondisi ekonomi yang bergerak datar  dan lemahnya kenaikan gaji, meskipun harga rumah di London diprediksi akan terus naik. 


JAPAN
• Perdana menteri Jepang kemungkinan menominasikan seorang penganjur pelonggaran moneter yang agresif – Presiden Asian Development Bank  Haruhiko Kuroda – sebagai gubernur bank sentral berikutnya untuk meningkatkan perjuangan dalam menekan deflasi.  

• Shinzo  Abe  memenangkan  pemilu  pada  bulan  Desember  yang  menjanjikan  untuk  menghidupkan  kembali  nasib  ekonomi  yang  terjebak  dalam  kelesuan yang hampir dalam dua dekadenya. Dia juga mengulangi dengan menyebutkan bank sentral akan lebih agresif dalam mengambil langkah‐ langkah yang radikal.  

• Ketua dari mitra koalisi junior Jepang mengatakan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe memberitahukannya pada nominasi untuk dewan Bank of  Japan dan bahwa nominasi meluas memenuhi kualifikasi partai.  

• Ketua partai Komeito Baru Natsuo Yamaguchi, berbicara pada reporter, memangkas komentar pada nama‐nama dari tiga kandidat yang dimaksud  pada meeting dengan Abe.  


AUSTRALIA
• Australian  dollar  menghentikan  level  terendahnya  dalam  empat  bulan  setelah  ketua  Reserve  Bank  of  Australia's  (RBA)  mengatakan  telah  menyiapkan  perjanjian  yang  baik  pada  kebijakan  stimulus  dalam  perekonomian,  yang  mendorong  pasar  kedepannya  memperluas  peluang  meredakan (penurunannya) bulan depan.  

• Aussie <AUD=D4> naik dua pertiga sen $1.0315 pada hariannya, setelah aksi jual yang menekan. Telah mengalami recovery dari level $1.0221,  level terendahnya sejak pertengahan Oktober dan tampak untuk dijalur untuk mengakhiri flat. Telah juga naik tajam  terhadap yen, euro, sterling  dan Swiss franc.  

• Pada parlemen komite dengar pendapat, gubernur RBA Glenn Stevens optimistik bahwa investasi pada bagian non tambang dalam perekonomian  akan secara bertahan meningkat, mengisi kekosongan yang ditinggal oleh puncak dalam booming pembelanjaan sumber daya. 


SWISS
• Franc Swiss berhasil rebound baik terhadap dolar dan juga euro pada perdagangan hari Senin, menyusul kekhawatiran terhadap hasil pemilu di Italia. 

• Tak satu pun dari empat kelompok utama yang bertarung dalam pemilihan parlemen Italia kemungkinan akan memenangkan suara mayoritas di Senat,  demikian proyeksi untuk RAI TV Italia menunjukkan pada hari Senin. Kelompok tengah‐kanan Italia terlihat mendapatkan 113 kursi Senat, dengan kelompok  pusat‐kiri mendapatkan 105, sedangkan Beppe Grillo's 5‐Star Movement sebanyak 63 kursi dan Mario Monti's centrists sebanyak 20. Sebuah koalisi atau  partai harus menang setidaknya 158 dari 315 kursi Senat untuk mendapatkan mayoritas di majelis tinggi, sebagai syarat yang diperlukan pemerintah agar  disyahkan oleh undang‐undang. 

• Perhatian pasar akan tertuju pada serangkaian data ekonomi Swiss pekan ini, seperti data KOF leading indicator dan indeks PMI. Barometer untuk indikator  utama Swiss diprediksi turun ke 0,97 di bulan Februari, dari 1,05 di bulan Januari sebelumnya. Data nempaknya akan menunjukkan kelanjutan dari tren  pelemahannya,  namun  diprediksi  mendekati  level  terendahnya,  menyusul  prospek  pertumbuhan  ekonomi  dalam  6  bulan  kedepan  mulai  cerah  secara  perlahan. Sedangkan indeks PMI juga diprediksi akan melemah  tipis. Sementara  data  GDP‐Q4 Swiss diprediksi akan menunjukkan flat setelah mencatat  pertumbuhan yang lebih kuat dibanding perkiraan di kuartal ketiga.

Monday, February 25, 2013

Headline News 25.02.13


US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global rebound pada hari Jumat, pasca koreksi tajamnya di sesi sebelumnya, namun euro menembus level terendah 6 pekan  terhadap dolar dipicu kekhawatiran baru mengenai kesehatan sistem finansial zona euro. 

• Wall Street berakhir menguat, didorong oleh naiknya komponen Dow, Hewlett‐Packard <HPQ.N>, yang sahamnya naik pasca meraup laba  yang tinggi, dan juga komentar dari petinggi The Fed yang meredakan kekhawatiran bahwa bank sentral AS akan mengurangi langkah‐ langkah stimulus. Namun dalam sepekan, S&P 500 mencatat koreksi mingguan pertamanya tahun ini.  

• Risiko  yang  terkait  aset  telah  mengguncang  pasar  minggu  kemarin  menyusul  indikasi  bahwa  The  Fed  akan  menghentikan  atau  memperlambat  dukungan  moneter  lebih  cepat  dari  yang  diharapkan  dan  oleh  data  zona  euro  yang  lemah  yang  memupus  harapan  terjadinya pemulihan awal di wilayah yang sedang dilanda resesi tersebut. 

• Seiring dengan indikasi bahwa beberapa bank zona euro mungkin masih perlu dukungan, ECB mengatakan hanya sekitar 61 miliar euro  ($81  miliar)  dari  530  miliar  euro  yang  dipinjamkan  ECB  pada  puncak  krisis  kawasan  di  tahun  lalu  itu  akan  dibayar,  ketika  bank  mendapatkan kesempatan pertama minggu depan. Jumlah pembayaran tersebut jauh di bawah 130 milyar euro yang diprediksi pelaku  pasar sebelumnya yang berarti bahwa masih ada lebih dari cukup uang dalam sistem perbankan untuk menjaga tekanan pada suku bunga  pasar uang. Berita itu mendorong euro ke level terendah enam minggu terhadap dolar. 

• Bursa saham Eropa berhasil menguat dipicu aksi ambil untung investor pasca koreksi tajamnya, meskipun mereka masih mengkhawatirkan  masalah pemilu di Italia. Indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup naik 1,2% di 1.165,43, setelah anjlok 1,5% pada hari Kamis. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 119,95 poin atau 0,86% ke 14.000,57. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> berakhir naik 13,18  poin atau 0,88% di 1.515,60. Sedangkan Nasdaq Composite Index  <.IXIC> naik 30,33 poin atau 0,97% di 3.161,82. Namun dalam sepekan  terakhir, indeks S&P 500 merosot 0,3% dan Nasdaq turun hampir 1%. Hanya indeks Dow yang menutup pekan kemarin dengan naik 0,1%. 

• Indeks ekuitas global MSCI naik 0,6%. Dalam sepekan, indeks tercatat melemah 0,5%. 

• Komoditas juga berhasil rebound pasca koreksi tajamnya hari Kamis sebelumnya. Brent crude <LCOc1> naik 57 sen ke $114,10 per barel,  namun mencatat turun 3% dalam sepekan. U.S. crude futures <CLc1> naik 29 sen ke $93,13 per barel, namun turun 2,8% dalam sepekan. 

• Ketua  Federal  Reserve  Ben  Bernanke  meredakan  kekhawatiran  bahwa  The  Fed  telah  memicu  gelembung  aset  yang  dapat  merugikan  perekonomian dalam pertemuan pribadi dengan dealer obligasi dan investor awal bulan ini, menurut laporan Bloomberg pada hari Jumat.  Pandangan Bernanke membantu meredakan kekhawatiran bahwa bank sentral mungkin akan mengakhiri kebijakan moneter longgar. 

• Minutes  dari  sidang  terkini  The  Fed  telah  memukul  pasar  pada  hari  Rabu  lalu  setelah  pasar  menginterpretasikan  adanya  perbedaan  pendapat  mengenai  manfaat  dari  stimulus  sebagai  sinyal  bahwa  kebijakan  moneter  longgar  akan  dihentikan  lebih  cepat  dari  yang  diperkirakan  sebelumnya.  Pasar  saat  ini  tengah  menantikan  testimoni  Bernanke  di  depan  Senate  Banking  Committee  pada  hari  Selasa  besok. Adapun Presiden Fed Boston Eric Rosengren dan Gubernur Fed Jerome Powell keduanya membela program pembelian aset bank  sentral AS, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut membantu perekonomian AS. Testimoni Bernanke Selasa besok kemungkinan akan  mendukung pernyataan kedua petinggi The Fed tersebut. 

• Harga obligasi AS tenor 10 tahun naik sebagai langkah antisipasi investor atas testimoni Bernanke di pekan ini. Treasury tenor 10 tahun  naik 2/32 dengan yield di 1,964%, turun 1 basis poin dari posisi hari Kamis. 

• Euro terkoreksi ke level intraday low $1,3144, level terendahnya sejak 10 Januari, merosot dari posisi intraday high $1,3244 setelah survey  Ifo Jerman menunjukkan terjadinya kenaikan tajam pada kepercayaan bisnis di Jerman, memberikan indikasi cerah pada prospek ekonomi  negara tersebut. Yen melemah terhadap dolar dan euro, dan diprediksi akan melemah lebih lanjut menyusul indikasi bahwa BOJ akan  melanjutkan langkah kebijakan mneter longgar untuk menangkal deflasi. Sedangkan minimnya jumlah pembayaran utang oleh perbankan,  laporan dari Komisi Eropa yang memprediksi ekonomi zona euro akan mengalami kontraksi kembali di tahun 2013 serta kekhawatiran  menjelang  pemilu  di  Italia  telah  menekan  euro  di  pekan  kemarin,  yang  mencatatkannya  mengalami  koreksi  dalam  3  hari  berturutan.  Dalam sepekan, euro telah melemah 1,3% terhadap dolar namun naik 0,3% terhadap yen di 123,12 yen. Dolar menguat 0,3% ke 93,39  yen, mendekati level tertinggi 33 bulan di 94,47 yen yang dicapai pekan sebelumnya. 

• Harga emas naik Jumat kemarin, namun mencatat kerugian mingguan keduanya secara berturutan. Harga emas naik 0,3% ke $1.579,91  per ons, mencatat koreksi mingguan hampir 2%.   



GOLD & COMMODITIES
• Emas sedikit naik Jumat lalu, tetapi mencatatkan rangkaian kedua penurunan mingguannya, karena membaiknya outlook ekonomi AS dan  indikasi the Fed kemungkinan mengakhiri program stimulus yang mendorong investor untuk membeli aset‐aset beresiko seperti ekuitas. 

• Dengan  kurangnya  data  utama  ekonomi  AS  Jumat  lalu,  investor  emas  melanjutkan  untuk  menggali  minutes  dari  the  Fed  Open  Market  Committee  (FOMC)  meeting  pada  bulan  Januari  yang  menunjukkan  langkah  stimulus  kemungkinan  berakhir  lebih  awal  daripada  yang  diperkirakan. 

• Membaiknya confidence pasar global dan rally dari Wall Street juga sempat menekan ketertarikan pada safe haven emas. 

• "A lot of money is rotating out of gold and into the equities," kata Zachary Oxman, portfolio manager pada TrendMax Futures.  


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  naik  pada  hari  Jumat  seiring  sentimen  bisnis  Jerman  membaik,  namun  kontrak  berjangka  crude  oil  tetap  turun  dengan  margin  mingguan terbesar pada tahun 2013 setelah sell‐off di pasar komoditas pada awal pekan ini. 

• German business morale pada bulan Februari mengalami peningkatan tercepat lebih dari dua tahun, Ifo yang berbasis di Munich berpendapat,  peningkatan  pada  German  business  morale  menunjukkan  bahwa  adanya  rebound  yang  terjadi    pada  perekonomian  terbesar  di  Eropa  setelah  mengalami penurunan hingga akhir 2012. 

• Brent crude  naik 57 sen dan ditutup dengan nilai $ 114,10 per barel, namun telah mengalami penurunan sebesar 3 persen pada pekan ini. Kontrak  berjangka U.S. crude naik 29 sen dan ditutup dengan nilai $ 93,13 per barel, namun turun sebesar 2,8 persen untuk pekan ini. 

• Ketegangan antara negara Barat dan Iran menjelang dimulainya kembali pembicaraan mengenai program nuklir kontroversial Teheran minggu  depan terus menunjang harga minyak. 

• Enam  kekuatan  dunia  dan  Iran  akan  bertemu  untuk  pertama  kalinya  dalam  delapan  bulan  pada  26  Februari,  namun  analis  tetap  ragu  bahwa  pembicaraan dapat menyelesaikan sengketa yang sedang berlangsung mengenai apakah Iran sedang berusaha mengembangkan senjata nuklir. 


EURO ZONE
• Bank diseputar Eropa akan membayarkan kembali kurang dari setengah jumlah ekspektasi pada krisis pinjaman yang didapatkan dari European Central Bank setahun yang lalu,  diperkirakan kebanyakan sistem keuangan zona euro masih terkait dengan dana murah ECB.  

• ECB meminjamkan bank‐bank sejumlah total  yang lebih  dari 1 trilyun  euro dalam twin 3‐year, operasi pinjaman  ultra‐murah pada  bulan  Desember  2011 dan Februari 2012  –  sebuah permainan bahwa Presiden ECB Mario Draghi mengatakan "avoided a major, major credit crunch". 

• Zona  euro  tidak  akan  kembali  bertumbuh  hingga  2014  dan  perjuangan  Spanyol  dan  Perancis  akan  kehilangan  target  pemotongan  utang  sebagai  hasilnya,  Komisi  Eropa  mengatakannya.  

• Perancis dan Spanyol mengatakan mereka akan mencari lebih banyak waktu dari Brussels untuk mencapai tujuan defisit. Spanyol telah siap untuk mengindikasikan hal yang sama.  

• Belgia tidak harus bersantai dengan pembatasan anggaran, dalam rangka untuk menjaga terhadap pengulangan dari tingginya borrowing costs yang terlihat pada akhir tahun 2011,  gubernur bank sentral Luc Coene mengatakan kedepannya rilis dari laporan tahunan bank. 

U.K.
• Sterling bergerak relatif stabil terhadap dolar dan juga terhadap euro pada perdagangan hari Jumat, setelah investor kembali memburu sterling pasca koreksinya  belakangan  ini,  meskipun  kondisinya  masih  rentan  tekanan.  Beberapa  bank  Inggris  mengeluarkan  rekomendasi  'buy'  untuk  sterling  pada  hari  Jumat,  sehingga  membantu  mengangkat  mata  uang  Inggris  tersebut.  Namun  demikian,  kenaikan  ini  nampaknya  hanya  bersifat  sementara  saja,  menyusul  prospek  suram  untuk  ekonomi Inggris dan indikasi bahwa BoE merasa diuntungkan dengan pelemahan sterling untuk menstabilkan perekonomiannya. Sepanjang tahun ini, sterling telah  terkoreksi 8% terhadap euro dan hampir 7% terhadap dolar. 

• Sterling  bergerak  relatif  stabil  terhadap  dolar  di  sekitar  $1,5250,  setelah  rebound  dari  level  terendah  sejak  medio  Juli  2010  di  $1,5130  yang  dicapai  hari  Kamis.   Sedangkan euro juga bergerak stabil di sekitar 0,8645 pound, jauh di bawah level tertinggi 16 bulan di 0,8764 yang dicapai hari Rabu. 

• Penguatan sterling banyak memperoleh bantuan dari melemahnya euro setelah ECB mengatakan perbankan akan mengembalikan dana dari pinjaman kedua pada  kesempatan  pertama  sebesar  61,1  milyar,  pada  27  Februari,  kurang  dari  setengahnya  yang  diperkirakan  pasar  sebelumnya.  Sebuah  jajak  pendapat  Reuters  sebelumnya menyebutkan pasar memprediksi jumlah pengembalian dana akan mencapai 130 milyar dari putaran kedua pinjaman murah, yang disebut LTROs (long‐ term refinancing operations). 

• Sebuah laporan dari Komisi Eropa yang memprediksi ekonomi zona euro akan mengalami kontraksi kembali di tahun 2013 dan sikap hati‐hati investor menjelang  pemilu di Italia telah menekan euro.


JAPAN
• Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan pada hari Jumat bahwa gubernur bank sentral berikutnya tidak perlu harus datang dari departemennya, meskipun  individu tersebut harus memiliki pengalaman mengelola sebuah organisasi besar. 

• Menteri Keuangan Jepang pada hari Jumat mengisyaratkan kewaspadaannya untuk mengangkat seorang yang berpendidikan sebagai pemimpin berikutnya untuk  memimpin BoJ, mengatakan orang‐orang yang tidak memiliki pengalaman dalam menjalankan sebuah organisasi besar adalah seseorang yang "tidak layak" untuk  pekerjaan itu. 

• "Things don't move smoothly when those who have no experience in managing organizations try to administer an institution," Taro Aso mengatakan pada konferensi  pers setelah pertemuan rutin kabinet ."I don't think the Bank of Japan is an exception to this, so basically, those who have never run an organization before are unfit  for the BOJ governor post."   

• Menteri Ekonomi Akira Amari mengatakan pada hari Jumat bahwa "langkah tegas" yang dilakukan oleh BoJ akan membantu meningkatkan ekspektasi masyarakat  akan nilai inflasi. 

• Bank sentral pada bulan Januari menggandakan target inflasi hingga 2 persen dan membuat janji terbuka untuk membeli aset mulai tahun depan dalam upaya untuk  menarik negara keluar dari deflasi.


AUSTRALIA
• Australian dollar menghentikan level terendah empat bulannya Jumat lalu setelah ketua Reserve Bank of Australia's (RBA) mengatakan sudah ada kesepakatan yang  baik dari kebijakan stimulus ekonomi, mendorong pasar untuk memperluas kemungkinan langkah easing bulan depan.  

• Aussie  <AUD=D4>  naik  dua  pertiga  sen  ke  level  $1.0340  dalam  hariannya,  setelah  aksi  beli  yang  terjadi.  Telah  mengalami  recovery  dari  level  $1.0221,  level  terendahnya sejak pertengahan Oktober dan tampak dijalur untuk mengakhiri mingguan yang flat. Telah naik tajam juga terhadap yen, euro, sterling dan Swiss franc.  

• Komentar yang dibuat oleh anggota dewan Reserve Bank of Australia (RBA) mengenai devaluasi dari yen tidak menunjukkan pandangan dari bank sentral, gubernur  Glenn Stevens mengatakannya.  

• Gubernur bank sentral Glenn Stevens tidak terkejut bujet federal masih akan defisit pada tahun keuangan ini, tetapi keraguan ini akan mempengaruhi pengendalian  tingkat suku bunga.  


SWISS
• Franc Swiss berupaya kembali bangkit dari keterpurukannya terhadap dolar pada hari Jumat setelah mengalami koreksi tajam di sesi sebelumnya menyusul indikasi  bahwa The Fed akan menghentikan atau memperlambat program pembelian aset yang sempat mendorong apresiasi dolar secara umum. 

• Fokus  pasar  yang  tertuju  pada  prospek  pertumbuhan  ekonomi  Eropa  dan  upaya  untuk  mengurangi  defisit  fiskal  AS  telah  mengurangi  minat  investor  pada  aset  beresiko, dan mendorong mereka untuk memborong dolar. Dolar melemah 0,1% terhadap franc Swiss di sekitar 0,9295 franc, sedangkan euro terkoreksi 0,1% di  sekitar 1,2260 franc dibandingkan penutupan New York hari Kamis.  

• Euro sebelumnya mengalami tekanan jual usai rilis data ekonomi zona euro yang buruk dan ketidakpastian menjelang pemilu di Italia. Pelemhan euro juga berlanjut  setelah ECB mengatakan perbankan akan mengembalikan dana dari pinjaman kedua pada kesempatan pertama sebesar 61,1 milyar, pada 27 Februari, kurang dari  setengahnya yang diperkirakan pasar sebelumnya. Sebuah jajak pendapat Reuters sebelumnya menyebutkan pasar memprediksi jumlah pengembalian dana akan  mencapai 130 milyar dari putaran kedua pinjaman murah, yang disebut LTROs (long‐term refinancing operations). 

• Pekan ini data ekonomi Swiss  seperti KOF Leading Indicator (Rabu) dan GDP‐Q4 (Kamis) akan menjadi fokus pasar untuk melihat prospek pemulihan ekonomi negara  tersebut.  

Friday, February 22, 2013

Headline News 22.02.13


US & GLOBAL
• Bursa saham global terkoreksi untuk hari kedua perdagangannya dan euro merosot ke level terendah 6 pekan terhadap dolar pada hari  Kamis setelah data menunjukkan lambatnya pertumbuhan ekonomi baik di Eropa maupun AS. 

• Harga minyak juga melemah, dengan harga Brent crude jatuh ke level terendah 3 pekan, setelah sebuah survey untuk kondisi bisnis di  zona euro telah memudarkan harapan bahwa ekonomi kawasan akan segera bangkit dari resesinya. 

• Sementara  itu,  dolar  menguat  ke  level  tertinggi  5‐1/2  bulan  terhadap  sejumlah  rival  utamanya,  sehari  setelah  The  Fed  minutes  membangkitkan ekspektasi bahwa bank sentral AS akan menghentikan atau melambatkan program pembelian obligasi lebih cepat dari  yang diperkirakan sebelumnya. 

• Harga Treasury AS juga naik ditengah keprihatinan terhadap kondisi  ekonomi  zona euro dan suramnya kondisi pasar tenaga kerja dan  bisnis, yang mendorong investor untuk memburu aset aman resiko seperti obligasi pemerintah. 

• Di AS, sejumlah data ekonomi seperti jobless claims, factory activity dan CPI, mengisyaratkan terjadi pertumbuhan ekonomi yang lambat  dan menudukung argumen The Fed untuk mempertahankan kebijakan stimulus moneternya. 

• Sedangkan  di  Eropa,  indeks  aktifitas  bisnis  telah  memudarkan  harapan  ekonomi  kawasan  akan  segera  keluar  dari  fase  resesi,  setelah  menunjukkan kondisi bisnis diluar dugaan memburuk bulan ini. 

• Hingga tutup pasar di New York, indeks ekuitas global MSCI turun 1,3%, pelemahan harian tertajamnya sepanjang tahun ini. 

• Bursa saham AS jatuh untuk hari kedua berturutan dan S&P 500 mencatat kerugian 2 hari terburuknya sejak November setelah sejumlah  laporan menimbulkan keraguan terhadap prospek pemulihan ekonomi di AS dan juga Eropa. Namun rally di akhir sesi telah memangkas  kerugian, dengan koreksi tertajam terjadi pada indeks Nasdaq. 

• Setelah  sesi  perdagangan  reguler  di  Wall  Street,  saham  Hewlett‐Packard  Co  <HPQ.N>  melonjak  lebih  dari  7%  di  $16,70.  Produsen  PC  terbesar  dunia  tersebut  melaporkan  perolehan  laba  kuartalan  yang  berhasil  melampaui  ekspektasi  Wall  Street  dan  juga  memberikan  outlook yang lebih baik dari perkiraan pasar. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 46,92 poin atau 0,34% di 13.880,62. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 9,53  poin atau 0,63% di 1.502,42. Sedangkan Nasdaq Composite Index  <.IXIC> terkoreksi 32,92 poin atau 1,04% di 3.131,49.  

• The Fed saat ini membeli obligasi sebesar $85 milyar per bulan dan bertekad akan mempertahankan kebijakan tersebut hingga kondisi  pasar tenaga kerja benar‐benar pulih, meskipun mulai terlihat perbedaan pandangan diantara petinggi bank sentral mengenai kebijakan  tersebut. 

• Di  Eropa,  bursa  saham  ditutup  melemah  usai  rilis  buruk  data  ekonomi  dan  menjelang  pemilu  Italia  akhir  pekan  ini,  yang  akan  memunculkan  pertanyaan  mengenai  program  reformasi  negara  tersebut.  Europe's  Eurofirst  300  index  <.FTEU3>  melemah  1,5%  ke  1.151,61. Sedangkan indeks blue chips Euro STOXX 50 <.STOXX50E> terkoreksi 2,3% ke 2.580,20, mencatat low baru untuk tahun ini. 

• Euro jatuh ke level terendah 6 pekan terhadap dolar dan 3 pekan terhadap yen, dipicu kekecewaan atas rilis data ekonomi Eropa dan  adanya ketidakpastian menjelang pemilu Italia. 

• Kondisi ekonomi Eropa diluar dugaan memburuk dalam bulan ini, khususnya di Perancis, demikian sebuah survey menunjukkan, dimana  tetap  membuka  peluang  untuk  ECB  memangkas  suku  bunganya  dalam  beberapa  bulan  kedepan.  Kekhawatiran  bahwa  parlemen  akan  terbagi setelah pemilu nasional Italia bisa memicu sell‐off di pasar obligasi zona euro juga turut menekan euro. 

• Euro  jatuh  ke  $1,3160,  level  terendahnya  sejak  10  Januari  dan  jauh  di  bawah  level  puncak  15  bulan  di  $1,3711  yang  dicapai  pada  1  Februari. Euro terakhir bergerak di sekitar $1,3182, turun 0,7%. Terhadap yen, euro turun ke 122,23 yen, level terendahnya sejak akhir  Januari dan terakhir bergerak melemah 1,2% di 122,78 yen. 

• Harga  Treasury  AS  tenor  10  tahun  naik  lebih  dari  1  poin  dipicu  menngkatnya  kekhawatiran  terhadap  prospek  pemulihan  ekonomi.  Treasury AS tenor 10 tahun naik 8/32 dengan yield di 1,983. 

• Harga Brent April crude <LCOc1> turun $2,07 atau 1,79% ke $113,53 per barel sedangkan  U.S. April crude <CLc1> turun $2,25 ke $92,96  per barel. Harga emas naik 0,9% ke $1.576,51 per ons, rebound tajam dari level terendah 7 bulan di $1.554,49. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  naik  mendekati  1  persen  Kamis  lalu  karena  data  ekonomi  AS  yang  tidak  bergairah  dari  harapan  bahwa  the  Fed  akan  mempertahankan  stimulus  moneternya,  yang  menghilangkah  kekhawatiran  bahwa  bank  sentral  AS  mungkin  menghentikan  pembelian  aset‐asetnya segera.  

• Laporan ekonomi Kamis dari klaim untuk bantuan pengangguran hingga aktivitas factory dan consumer price mencatatkan terhadap masih  hangatnya recovery, mendukung pendapat bahwa the Fed harus melanjutkan pembelian $85 juta obligasi perbulan untuk menstimulasi  pertumbuhan. 

• "I am a buyer on dips right now. The sell‐off was overdone as we lost almost $100 from just last week," kata COMEX gold option floor  trader Jonathan Jossen.  


OIL & COMMODITIES
• Brent crude oil mengalami penurunan selama tiga pekan perdagangan, jatuh di bawah $ 114 per barel pada hari Kamis, turun hampir 2 persen seiring data  ekonomi yang lemah menambah kekhawatiran bahwa rally yang dimulai pada awal tahun mungkin akan berakhir. 

• Penurunan yang terjadi mengakibatkan kerugian selama dua sesi perdagangan terakhir hingga hampir $ 4 per barel dan mencatatkan kerugian terbesar,  dua hari sesi perdagangan mengalami penurunan sejak Oktober, seiring para trader terbebani terhadap kemungkinan meningkatnya pasokan minyak dari  Arab Saudi dan tanda‐tanda bahwa peningkatan harga mungkin akan membebani permintaan. 

• "Short‐term fundamentals simply do not justify sustained gains past $120," ucap Andrey Kryuchenkov, seorang analis di VTB Capital, London.  

• "Brent was overbought amid overwhelming investor interest."  

• Kontrak berjangka Brent crude untuk periode April ditutup turun sebesar $ 2,07 dengan nilai $ 113,53 per barel, setelah tergelincir sebesar $ 113,32 selama  sesi perdagangan berlangsung, nilai kontrak Brent oil terendah sejak 29 Januari. 

• Laporan minguan administrasi persediaan Energi AS yang menunjukkan persediaan crude oil meningkat lebih dari yang diperkirakan pada pekan lalu dengan  jumlah persediaan terbanyak sejak musim panas lalu. 

• Harga  minyak  memperoleh  beberapa  dampak  dari  meningkatnya  ketegangan  dengan  Iran,  setelah  badan  pengawas  nuklir  PBB  mengatakan  Iran  telah  memulai memasang alat sentrifugal yang canggih di pabrik utama pengayaan uranium.


EURO ZONE
• Perpecahan yang membagi perekonomian zona euro yang kuat dan yang lemah memperdalam untuk memasukkan core pairing pada bulan Februari karena perusahaan‐perusahaan Perancis  tertekan pada bulan terburuknya dalam empat tahun yang berlawanan dengan kemakmuran Jerman. Jurang antara dua negara besar ekonomi pada zona euro melebar sejak suvei purchasing  manager  (PMIs)  yang  dimulai  tahun  1998,  terakhir  ditunjukkannya.  Itu  membuat  hantaman  pada  harapan  zona  euro  yang  kemungkinan  berkembang  menuju  resesi  segera,  ditunjukkan  penurunan dalam wilayah bisnis yang memburuk tidak seperti harapan pada bulan ini.  

• Aktivitas sektor swasta Jerman naik dalam rangkaian tiga bulannya pada bulan Februari, sebuah survei menunjukkannya, ditambah tanda‐tanda bahwa negara dengan ekonomi terbesar di Eropa  mengalami rebound setelah anjlok dalam kuartal keempatnya. 

• Aktivitas sektor jasa Perancis melemah pada bulan Februari ke fase tercepatnya yang mendekati empat tahun, sebuah survei menunjukkannya, memperkirakan perekonomian terbesar ke dua  zona euro jauh dari berbalik untuk berkembang dalam blok tersebut. 

• Penurunan  ekonomi  Belanda  menunjukkan  tanda‐tanda  tajamnya  pelemahan  pada  Kamis  lalu  dari  sejumlah  data  yang  dapat  membuatnya  sulit  untuk  mencapai  target  defisit  dan  menjaga  peringkat kreditnya ditingkat triple‐A.


U.K.
• Sterling  terapresiasi  pada  hari  Kamis  setelah  rilis  membaik  untuk  data  public  finance  Inggris  membantu  mata  uang  lokal  untuk  rebound  dari  koreksi  tajamnya,  meskipun  penguatan ini masih labil karena kecenderungan BoE untuk melonggarkan kebijakan moneternya. 

• Data public finance Inggris menunjukkan terjadinya surplus yang besar di bulan Januari, dimana telah mendorong penguatan sterling, meskipun pemerintah masih menghadapi  tantangan untuk mencapai target budget tahunannya. 

• Sterling menguat 0,1% ke sekitar $1,5250, jauh di atas level intraday low di $1,5130 (level terendah 2‐1/2 tahun) yang dicapai di awal sesi. Aksi ambil untung investor pasca  koreksi tajam sterling belakangan ini, menjadi pendukung utama penguatan mata uang Inggris tersebut. 

• Pada hari Rabu sebelumnya, sterling terkoreksi 1,25%, mencatat penurunan harian terbesar selama 14 bulan, setelah BoE minutes menunjukkan Gubernur BoE Mervin King dan 2  anggota dewan kebijakan BoE lainnya memilih untuk melanjutkan langkah pembelian aset dibawah program quantitative easing (QE). BoE minutes ini kontras dengan The Fed  minutes yang mengisyaratkan kecenderungan untuk menghentikan langkah pembelian obligasi atau memperlambatnya. 

• Prospek sterling masih suram seiring dengan kemungkinan Inggris kehilangan peringkat utang triple‐A nya dan memburuknya kondisi ekonomi. 


JAPAN
• Perdana Menteri Shinzo Abe telah menegaskan dia ingin menggantikan Gubernur BOJ Masaaki Shirakawa, yang akan mundur bersama dua deputi pada tanggal 19 Maret, dengan seseorang  yang setuju akan langkah‐langkah kebijakan moneter agresif guna menghindari deflasi yang melanda Jepang selama beberapa dekade. 

• Sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan, sentimen manufaktur Jepang terangkat selama tiga bulan beruntun pada bulan Februari dan terlihat seakan disiapkan untuk perubah positif  dalam beberapa bulan ke depan, menambah ekspektasi kemajuan ekonomi yang bertahap terbantu oleh yen yang melemah. 

• Perusahaan  tetap  berhati‐hati  tentang pemulihan merata dalam  iklim usaha  namun  masih mengharapkan  peningkatan  lebih  luas  dalam  beberapa bulan  mendatang,  meskipun pemulihan  penuh ekonomi mungkin akan memakan waktu. 

• "The weakening in the yen is by far the biggest factor behind the improvement in the mood of manufacturers," ucap Yoshikiyo Shimamine, chief economist di Dai‐ichi Life Research Institute.  

• Shimamine menambahkan, "This doesn't mean that they're ready to dramatically boost production just yet, but the companies are certainly hoping that the softer yen will help them increase  production in the coming months”. 

• Wakil Menteri Keuangan Shunichi Yamaguchi mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa pembelian obligasi asing oleh Jepang tidak mungkin akan dibahas pada pertemuan puncak  antara Jepang‐AS pada tanggal 21‐24 Februari. 

• Dentsu Inc mengatakan pada hari Kamis bahwa belanja iklan di Jepang naik 3,2 persen pada 2012 dari tahun sebelumnya menjadi 5,891.3 miliar yen, menandai kenaikan pertama dalam lima  tahun.


AUSTRALIA
• New  Zealand dan Australia dollar memperluas penurunannya Kamis  lalu karena pembicaraan hedge  fund  yang  membawa  tekanan  pada saham‐saham, emas  dan  komoditas,  tetapi masih dapat bertahan mendekati level puncak terhadap sterling. Aussie <AUD=D4> sedikit melemah ke level $1.0222, dari level $1.0258 pada awalnya, yang telah merosot  lebih dari satu sen pada overnight ditengah aksi jual pada tembaga, oil dan emas.   

• Telah menyentuh  ke  level  terendah  dalam  empat bulan  $1.0227  yang  terjadi minggu  lalu.  Mencapai  level  dibawah  $1.0220,  akan  membuka  arah  pada  retracement  ke  level  $1.0149, palung pada bulan Oktober.  

• Australia akan memainkan peran penting pada rencana recovery lapangan kerja untuk dibawa ke dalam summit pada pemimpin Group of 20 di Russia.  


SWISS
• Ekspor Swiss tumbuh kokoh di bulan Januari, yang dipimpin oleh penjualan yang kuat dari obat‐obatan dan produk makanan menyusul perusahaan memperoleh keuntungan dari  lemahnya franc Swiss dan tanda‐tanda adanya peningkatan permintaan di zona euro. Ekspor dari Swiss naik 3,8% year‐on‐year pada bulan Januari menjadi 16,738 franc Swiss  ($18,1), demikian dilaporkan oleh Federal Customs Office.  

• Franc  Swiss,  seperti  halnya  euro,  melemah  terhadap  dolar  pada  perdagangan  hari  Kamis  kemarin  setelah  adanya  indikasi  The  Fed  akan  mengurangi  kebijakan  pelonggaran  moneter secara lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. 

• Euro merosot ke level terendah 6 pekan terhadap dolar dan 3 pekan terendahnya terhadap yen setelah data ekonomi Eropa dirilis buruk dan ketidakpastian terhadap hasil pemilu  Italia akhir pekan ini. Data PMI zona euro untuk periode Februari berlanjut memberikan prospek suram perekonomian kawasan yang memperkuat peluang untuk dilakukannya  pemangkasan suku bunga oleh ECB dalam beberapa bulan kedepan.  

• Dolar menguat 0,5% terhadap franc Swiss ke 0,9315 franc, setelah mencatat intraday high di 0,9333 franc, level tertingginya selama sekitar 1 bulan terakhir. Sementara itu, euro  melemah sekitar 0,3% terhadap franc Swiss di sekitar 1,2280 franc.