title cover

title cover

Monday, November 26, 2012

Headline News 26.11.12


US & GLOBAL
• Bursa  global  dan  euro  menguat  pada  hari  Jumat  menyusul  indikasi  adanya  perkembangan  pembicaraan  untuk  mengesahkan  paket  bantuan  untuk Yunani, disamping juga rilis positif untuk indeks sentimen bisnis Jerman yang diluar dugaan mengalami kenaikan di bulan November. Bursa  AS menguat dalam 5 hari berturut‐turut, terangkat oleh naiknya saham teknologi seperti Intel <INTC.O> dan Microsoft <MSFT.O>, yang keduanya  naik sekitar 2%. Indeks untuk saham semikonduktor naik 1.8% sedangkan indeks S&P  untuk sektor teknologi informasi naik 1.6%. pasar Wall  Street ditutup lebih awal setelah pasar tutup pada hari Kamis sebelumnya untuk merayakan Thanksgiving. Volume perdagangan terlihat tipis  karena masih banyak investor yang meliburkan diri. 

• Microsoft membantu mengangkat Nasdaq, setelah saham tersebut naik 2.8% ke $27.70, sementara Apple Inc <AAPL.O> naik 1.7% ke $571.50.  Antara medio September hingga medio November, S&P tech sector <.GSPT> telah melemah sekitar 13% seiring melemahnya pasar global. 

• Research In Motion <RIMM.O> menguat menyusul optimisme mengenai akan segera diluncurkannya BlackBerry 10, yang akan bersaing dengan  iPhone dan smartphones berbasis Android dari Apple. RIM naik 13.6% di $11.66. 

• Hari Jumat kemarin juga menandai awal dari musim belanja liburan dan memberikan alasan bagi investor untuk memburu saham‐saham ritel. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 172.79 poin atau 1.35% di 13,009.68. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 18.10 poin  atau 1.30% di 1,409.13. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 40.30 poin atau 1.38% di 2,966.85.  Dalam sepekan, Dow tercatat naik  3.3%, S&P 500 naik 3.6% dan Nasdaq naik 4%.  

• Saham Eropa mencatat kenaikan mingguan terbaiknya sepanjang tahun ini setelah mencatat penguatan selama 5 hari berturut‐turut pada hari  Jumat. FTSEurofirst‐300 index of pan‐European shares <.FTEU3> naik 0.6% untuk ditutup di level 1,110.45. 

• Germany's BASF <BASFn.DE> dan Bayer <BAYGn.DE> memimpin rally pada saham kimia setelah indeks kepercayaan bisnis Jerman diluar dugaan  mencatat kenaikan pertamanya dalam 7 bulan terakhir, dimana telah menambah prospek cerah bahwa Jerman akan meraih momentumnya. 

• Rilis optimis data PMI manufaktur Cina pada hari Kamis yang menunjukkan ekspansi setelah mengalami kontraksi dalam 7 kuartal terakhir dan  data manufaktur AS hari rabu yang menunjukkan pertumbuhan terpesatnya dalam 5 bulan di periode November, mengindikasikan terjadinya  pertumbuhan ekonomi yang kuat di kuartal keempat. 

• Euro  menguat  ke  $1.2991,  menembus  level  resistance  $1.2910  (MA‐55),  dan  terakhir  diperdagangkan  di  sekitar  $1.2975,  atau  naik  0.7%  dibandingkan penutupan New York hari Kamis. Sedangkan terhadap yen, euro juga menembus level tertinggi 7 bulan di 106.97 yen dan terakhir  tercatat bergerak menguat 0.6% di sekitar 106.90 yen. 

• MSCI's world equity index <.MIWD00000PUS> naik 1.1% di 329.92 poin. Sebelumnya, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik diluar Jepang naik  0.7% dan mencatat kenaikan mingguan 2.6%, sekaligus kinerja pekan terbaiknya dalam 2 bulan terakhir. 

• Optimisme akan tercapainya kesepakatan untuk pemberian paket bantuan Yunani, tercapainya solusi untuk mengatasi krisis fiskal AS dan data  yang menunjukkan adanya peningkatan prospek ekonomi global telah memicu rally pada aset‐aset beresiko dalam sepekan terakhir. 

• Para menteri keuangan Eropa, IMF dan ECB telah gagal mencapai kesepakatan pada sidangnya pekan kemarin untuk menurunkan beban utang  Yunani ke level yang diharapkan. Mereka akan mengadakan pertemuan ketiganya di hari Senin ini untuk merumuskan langkah‐langkah tepat  guna tercapainya kesepakatan dalam mengatasi krisis utang kawasan. 

• Pasar obligasi mengalami tekanan, dengan Tereasury AS tenor 10 tahun turun 4/32, dengan yield di 1.6917%. Di pasar komoditi, emas naik di  atas $1,750 per ounce untuk pertama kalinya selama lebihd dari sebulan, mencatat naik 1.3% menyusul melemahnya dolar dan maraknya aksi  beli. 

• Harga minyak naik di atas $111 per barel berkat rilis lebih baik data indeks Ifo Jerman yang telah membantu mengurangi kekhawatiran seputar  prospek  permintaan  dari  zona  euro,  mendorong  penguatan  euro  atas  dolar,  sementara  aksi  protes  pecah  di  Mesir  dan  menyita  perhatian  mengenai suplai. Harga minyak berjangka Brent naik 85 sen di $111.40 per barel, sedangkan untuk minyak berjangka AS naik 92 sen di $88.32. 

• Pada hari Kamis, Israel mulai menarik pasukannya, yang telah siap untuk menyerang Jalur Gaza untuk mengejar militan yang menembakkan roket  ke  Israel.  Meskipun  gencatan  senjata  Gaza  tengah  berlangsung,  kekerasan  justru  muncul  di  Mesir.  Di  Tahrir  Square  Kairo,  ribuan  orang  berpartisipasi dalam demonstrasi menentang Presiden Mohamed Mursi. Polisi menembakkan gas air mata ke kerumunan dalam upaya untuk  membubarkan konsentrasi massa.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas  naik  diatas  level  $1.750  per  ons  untuk  pertama  kalinya  dalam  lima  minggu,  naik  1,3  persen,  karean  penurunan  pada  dollar  AS  dan   pembelian yang berhubungan dengan options yang memicu technical support.  

• Setelah  perdagangan  yang  sedikit  menguat  pada  awal  dealings  AS,  emas  tiba‐tiba  naik  dan  anjlok  dibawah  50‐day  moving  average,  suatu  technical resistance utama logam mulia yang telah gagal untuk tercapai yang lebih dari satu bulannya.  

• Emas  juga  diuntungkan  dari  meluasnya  pelemahan  dollar,  khususnya  versus  euro,  dari  harapan  untuk  paket  bantuan  dan  perbaikan  yang  mengejutkan pada sentimen bisnis Jerman. 

• "It's  definitely  a  technical  breakout  above  the  50‐day  moving  average  for  the  short  term.  If  we  break  above  $1,800,  the  next  real  significant  resistance will be the prior all‐time high near $1,900," ungkap Adam Sarhan, CEO pada Sarhan Capital.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik pada hari Jumat, dipicu protes di Mesir dan optimisme mengenai pembicaraan untuk mengesahkan paket bantuan  untuk Yunani.  

• Dukungan  lain  terhadap  naiknya  harga  minyak  adalah  rilis  lebih  baik  data  indeks  Ifo  Jerman  yang  telah  membantu  mengurangi  kekhawatiran seputar prospek permintaan dari zona euro, dan mendorong penguatan euro atas dolar. 

• Harga minyak berjangka Brent naik 85 sen di $111.40 per barel, sedangkan untuk minyak berjangka AS naik 92 sen di $88.32. 

EURO ZONE
• Keyakinan kembali ke dalam zona euro dan pemerintah saat ini harus mengimplementasikan reformasi untuk menyelamatkan masa depan bloknya, Presiden European Central  Bank Mario Draghi mengatakannya Jumat lalu.  

• Petinggi  menyuarakan  pada  Kepala  ECB  pada  panggilan  untuk  bertindak,  yang  mengatakan  blok  akan  bubar  "without  a  bold  political  move"  dan  memaksa  zona  euro  untuk  mengintegrasikan kebijakan ekonomi yang lebih erat.  

• "I can address you today with a background of a relative return of confidence in the prospects of the euro area," Draghi mengatakan dalam pidatonya pada Frankfurt European  Banking Congress on Friday. "The return of confidence is justified."   

• Business  morale  Jerman  secara  mengejutkan  untuk  pertama  kali  terdapat  kenaikan  dalam  tujuh  bulan  pada  November  karena  ekspor  diluar  zona  euro  dan  prospek  pada  peningkatan penjualan pada hari Natal yang manawarkan harapan ekonomi mendapatkan kembali beberapa momentum.  

• International Monetary Fund telah melunakkan target pemangkasan untuk Yunani dan hanya 10 milyar euro ($13 milyar) kesenjangan yang harus dipenuhi untuk bantuan penting  yang harus dibayarkan, Menteri keuangan Yunani mengatakannya.  

• Yves  Mersch  dari  Luksemburg  memenangkan  posisi  tertinggi  ECB  setelah  berbulan‐bulan  pertikaian  dengan  pembuat  undang‐undang  pada  parlemen  Eropa  yang  keberatan  memilihnya karena kurangnya wanita dalam pejabat bank senior. 


U.K.
• Sterling jatuh ke level terendah 1 bulan terhadap euro pada hari Jumat menyusul para pemberi pinjaman internasional nampaknya akan mencapai kesepakatan untuk  memberikan paket bantuan untuk Yunani. 

• Euro  menguat  ke  0.8108  pound  ,  level  tertingginya  sejak  24  Oktober,  dan  terakhir  tercatat  naik  0.1%  di  sekitar  0.8091  pound.  Penguatan  euro  juga  mendapat  dukungan dari data indeks Ifo Jerman yang diluar dugaan mencatat naik ke 101.4 di bulan November, diatas proyeksi 99.5. Namun pelaku pasar masih ragu dengan  ekspansi euro kedepannya karena data ekonomi zona euro belakangan ini menunjukkan melambatnya pertumbuhan ekonomi kawasan. 

• Terinspirasi  oleh  penguatan euro atas  dolar,  mendorong  sterling  menguat  0.6%  ke  $1.6035  setelah  mencatat  intraday  high  di  $1.6051,  level tertingginya  sejak 2  November. 

• Indikasi  bahwa  BoE  akan  menunda  kelanjutan  quantitative  easing  (QE)  hingga  tahun  depan,  maka  pergerakan  sterling  akan  cenderung  terpengaruh  oleh  perkembangan ekonomi di luar Inggris. 

• Anggota  dewan  kebijakan  BoE  Spencer  Dale  kepada  Yorkshire  Post  Jumat  kemarin  mengatakan  bahwa  ekonomi  Inggris  secara  umum  bergerak  “datar”.  Ia  menambahkan bahwa pembicaraan diantara para anggota dewan terus dilakukan karena tidak ada satupun yang bisa memastikan program yang diperlukan untuk  mencapai target inflasi BoE.  Sedangkan anggota dewan kebijakan BoE lainnya David Miles mengatakan dia akan mendukung sebuah kenaikan lebih besar dalam stimulus moneter jika pemerintah  tidak mengumumkan rencana untuk mengambil surplus kas 35 miliar poundsterling dari bank sentral. 


JAPAN
• Pemimpin  utama  oposisi  Jepang  dan  kemungkinan  perdana  menteri  berikutnya,  Shinzo  Abe,  mengatakan  hanya  dalam  kekuatan  partainya  yang  akan  mengajukan perluasan 200 trilyun yen ($2.4 trilyun) paket pekerjaan umum dan tidak akan merasa terikat dengan pemerintah sekarang untuk menghindari  peningkatan pinjamam.  

• Dalam wawancara dengan Wall Street Journal yang dipublikasikan Jumat, Abe juga mengutip pernyataannya bahwa dia akan mempertimbangkan menunda  kenaikan sales tax yang disetujui bulan Agustus oleh partainya dan yang berkuasa Demokrat jika perekonomian berlanjut untuk terperosok dalam deflasi.  


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar terlihat untuk mengakhiri mingguannya dengan penguatan terhadap dollar AS dan bertahan dekat level puncak delapan  bulannya terhadap yen dari ekspektasi kedepannya pelonggaran kebijakan moneter di Jepang.  

• Aussie <AUD=D4> naik ke level $1.0470 dari level $1.0381 pada perdagangan lokal Kamis lalu dengan pergerakan yang sempat terbatas karena pasar di  Jepang dan AS tutup untuk liburan publik.  

• Harga  obligasi  Australia/bond futures telah turun, karena  bertumbuhnya sentimen,  dan  karena investor menempatkan dananya ke  dalam pasar obligasi  Eropa.  


SWISS
• Franc Swiss menguat ke level tertinggi 1 bulan terhadap dolar, seiring menguatnya euro. Euro terapresiasi terhadap sejumlah rivalnya dipicu ekspektasi  para pemberi pinjaman internasional kemungkinan akan segera mencapai kesepakatan untuk merilis paket bantuan keuangan untuk Yunani. 

• Franc bergerak searah dengan euro sejak bank sentral Swiss (SNB) mematok penguatan nilai tukarnya terhadap euro di level 1.20 per euro selama lebih dari  setahun lalu untuk mencegah perekonomian Swiss jatuh kedalam resesi dan deflasi. 

• Franc tercatat menguat 0.8% terhadap dolar ke sekitar 0.9275 franc dibandingkan penutupan New York hari Kamis. Sedangkan franc bergerak relatif stabil  terhadap euro di sekitar 1.2044 franc per euro. 

• Meskipun  ada  harapan  akan  tercapainya  solusi  untuk  Yunani,  namun  kondisi  ekonomi  zona  euro  masih  mengalami  tekanan,  dan  mencatat  kuartal  terburuknya sejak hari‐hari kelam awal 2009.

Friday, November 23, 2012

Headline News 23.11.12


US & GLOBAL
• Pasar saham dunia mempertajam rally panjang mingguannya pada hari Kamis menyusul survey manufaktur di Cina dan AS meningkatkan  optimisme  pada  prospek  pertumbuhan  ekonomi  global  dan  data  ekonomi  zona  euro  sejauh  ini  tidak  terlalu  memburuk  ditengah  pesimisme terhadap prospek ekonomi kawasan tersebut. 

• Euro menembus level tertinggi 3 pekan terhadap dolar ditengah optimisme bahwa kesepakatan pemberian dana penyelamatan untuk  Yunani  pada  akhirnya  akan  disetujui  ‐‐‐  meskipun  data‐data  ekonomi  zona  euro  mengindikasikan  ekonomi  kawasan  berpotensi  mengalami resesi terdalamnya sejak awal 2009. Euro menguat 0.4% ke $1.2880, level tertingginya sejak 2 November. 

• Optimisme  terhadap  akan  tercapainya  kesepakatan  pemberian  dana  penyelamatan  Yunani  tersebut  telah  muncul  sejak  Rabu  sebelumnya,  ketika  Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  bahwa  sebuah  kesepakatan  kemungkinan  akan  tercapai  ketika  para  menteri  keuangan zona euro bertemu kembali di hari Senin mendatang. 

• Harapan  akan  tercapainya  kesepakatan  Yunani,  ditambah  dengan  rilis  lebih  baik  data  ekonomi  dan  tumbuhnya  optimisme  akan  dicapainya solusi untuk mengatasi masalah krisis keuangan AS, telah mengangkat indeks ekuitas global MSCI untuk naik 0.4% ke 326  poin, dan menempatkannya pada minggu terbaiknya sejak medio September. Indeks FTSE Eurofirst 300 Eropa naik 0.4% ke level tertinggi  2 pekan di 1,101.70 poin dengan London's FTSE 100 <.FTSE>, Paris's CAC‐40 <.FCHI> dan Frankfurt's DAX <.GDAXI> naik antara 0.3% dan  0.7%. 

• Perdagangan hari Kamis terbilang tipis karena libur pasar AS berkaitan dengan perayaan Thanksgiving. 

• Optimisme  pada  prospek  ekonomi  global  mendapat  dorongan  kuat  dari  data  HSBC  flash  Manufacturing  Purchasing  Managers  Index  (PMI) untuk Cina, yang menunjukkan ekspansi setelah mengalami kontraksi selama 7 kuartal berturut‐turut. Data CIna diikuti oleh data  hari Rabu sebelumnya yang menunjukkan pertumbuhan sektor manufaktur AS di bulan November pada level terpesatnya dalam 5 bulan  terakhir, mengindikasikan adanya pertumbuhan yang kuat di kuartal keempat. 

• Data PMI untuk sektor manufaktur dan jasa di 2 negara terbesar Eropa, Jerman dan Perancis, turut menambah optimisme, meskipun  keduanya  masih  mengalami  kontraksi.  Namun  demikian,  data  PMI  untuk  zona  euro  masih  buruk,  menunjukkan  resesi  yang  melanda  kawasan menyusut sekitar 0.5% di kuartal berjalan ‐‐‐ kontraksi terpesatnya sejak kuartal pertama 2009. 

•  Di  pasar  fixed‐income,  peningkatan  yang  terjadi  mendorong  Spanyol  untuk  menjual  3.88  milyar  euro  obligasi  baru  pemerintahannya  pada hari Kamis, meskipun negara tersebut telah cukup menaikkan jumlah dana yang diperlukan tahun ini. Yield rata‐rata untuk obligasi  tenor 3 tahun di sebuah lelang sebesar 3.617%, dibandingkan dengan 3.66% pada lelang sebelumnya di bulan November dan yield rata‐ rata 2012 mencapai 3.79%. Sedangkan untuk obligasi tenor 10 tahun Spanyol turun 6 basis poin menjadi 5.67%. 

• Ekspektasi bahwa Yunani akan segera menerima dana bantuan telah mendorong yield obligasi negara tersebut mengalami penurunan  harian  berturut‐turut  ke‐10  kalinya.  Yield  obligasi  Februari  2023  turun  ke  16.16%,  level  terendahnya  sejak  diterbitkan  selama  restrukturisasi utang di bulan Maret. 

• Meningkatnya  permintaan  global  telah  mendorong  harga  komoditi,  namun  prospek  pertumbuhan  global  yang  rendah  di  tahun  2013  telah membatasi kenaikan. Tembaga berjangka 3 bulanan pada London Metal Exchange <CMCU3> naik 0.6% ke $7,735.25 per ton, dan  harga emas naik ke $1,730.30 per ounce. 

• Harga  minyak  terkoreksi  di  bawah  $111  per  barel  pada  hari  Kamis,  seiring  meredanya  kekhawatiran  seputar  suplai  minyak,  setelah  gencatan senjata mulai diberlakukan di Jalur Gaza, meskipun ketidakpastian mengenai keberhasilan langkah tersebut masih menghantui  pasar, sementara pemulihan pada sektor manufaktur Cina telah membatasi kerugian. Israel dan Hamas telah bersedia untuk melakukan  gencatan senjata yang disponsori oleh Mesir untuk mengakhiri perang selama 8 hari, dimana hal ini telah membatasi kenaikan harga  minyak.  Brent  crude  futures  <LCOc1>  turun  59  sen  ke  $110.26  per  barel,  setelah  awalnya  menguat  ke  level  intraday  high  $111.17.   Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun 16 sen di $87.22 per barel.  


GOLD & COMMODITIES
• Harga  emas  sedikit  naik  Kamis  lalu  karena  membaiknya  data  manufaktur  Cina  dan  harapan  bahwa  perjanjian  bailout  untuk  Yunani  kemungkinan disetujui yang mendorong saham‐saham dan menaikkan euro ke level tertingginya tiga minggu terhadap dollar. 

• Harga bertahan pada kisaran yang sempit dengan aktivitas perdagangan diekspektasi tipis karena libur Thanksgiving AS yang mana bursa  Wallstreet ditutup. 

• "The gold market is likely to trade sideways unless you get clear news from the U.S. on the fiscal cliff," kata Nic Brown, analis pada Natixis,  mengacu  pada  $600  milyar  kenaikan  pajak  dan  pemangkasan  pembelanjaan  berkenaan  dengan  awal  tahun  depan  yang  mengancam  untuk mengarahkan pada resesi.  

• "If  there  is a good  resolution  on  the  fiscal cliff, potentially the gold price  could go down,"  tambahnya. "The  real  movement  would be  money going back to other risky assets. Our central scenario is for a resolution of the fiscal cliff issue."  

• Brown mengatakan: "What would support gold would be the U.S. drifting in to a fiscal crisis similar to Europe."  


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  terkoreksi  di  bawah  $111  per  barel  pada  hari  Kamis,  seiring  meredanya  kekhawatiran  seputar  suplai  minyak,  setelah  gencatan senjata mulai diberlakukan di Jalur Gaza, meskipun ketidakpastian mengenai keberhasilan langkah tersebut masih menghantui  pasar, sementara pemulihan pada sektor manufaktur Cina telah membatasi kerugian. 

• Israel dan Hamas telah bersedia untuk melakukan gencatan senjata yang disponsori oleh Mesir untuk mengakhiri perang selama 8 hari,  dimana hal ini telah membatasi kenaikan harga minyak. 

• Brent crude futures <LCOc1> turun 59 sen ke $110.26 per barel, setelah awalnya menguat ke level intraday high $111.17.  Sedangkan  U.S. crude <CLc1> turun 16 sen di $87.22 per barel. 

• Volume perdagangan terbilang tipis menyusul libur pasar AS berkenaan dengan perayaan Thanksgiving. 

EURO ZONE
• Perekonomian zona euro berada pada kuartal paling lemahnya sejak dark days pada awal tahun 2009, menurut survei bisnis yang menunjukkan perusahaan‐perusahaan berjuang  terhadap anjloknya permintaan bulan November. 

• Perusahaan‐perusahaan sektor jasa seperti bank dan hotel yang sebagian besar bernasib buruk bulan ini dan menghentikan pekerjanya dalam fase tercepatnya. 

• Spanyol menjual mendekati 4 milyar euro dari obligasi dengan kemudahan dalam lelang Kamis lalu yang menggebrak program pendanaan yang menakutkan pada tahun 2013  ketika Spanyol harus menanggung utang dan akan berjuang untuk memenuhi target fiskal. 

• Yunani  telah mengambil  semua  langkah yang  dibutuhkan untuk  menyelamatkan  bantuan berikutnya dan para menteri  keuangan  zona euro  harus dapat menangani bantuan  sepenuhnya, Komisi Eropa untuk urusan ekonomi mengatakannya Rabu lalu.  

• "I trust everyone will reconvene in Brussels on Monday with the necessary constructive spirit, and move beyond the detrimental mindset of red lines," Olli Rehn mengatakan pada  parlemen Eropa.  


U.K.
• Sterling terkoreksi ke level terendah 1 bulan terhadap euro pada hari Kamis menyusul optimisme akan segera dirilisnya bantuan untuk Yunani, sementara kekhawatiran  akan berlanjutnya kebijakan moneter longgar oleh BoE masih membatasi penguatan sterling terhadap dolar. 

• Euro mencatat intraday high di 0.8086, level tertinggi sejak 25 Oktober, dan terakhir tercatat  menguat 0.5% di sekitar 0.8080 pound dibandingkan penutupan New  York hari Rabu. Sedangkan terhadap dolar, euro menguat ke level tertinggi 3 pekan dan level tertinggi 6‐1/2 bulan terhadap yen menyusul investor optimis bahwa  solusi untuk mengatasi masalah utang Yunani akan segera difinalisasi. 

• Penguatan  euro  juga  didukung  oleh  komentar  dari  Komisaris  Urusan  Ekonomi  dan  Moneter  Eropa  Olli  Rehn  bahwa  Yunani  telah  mengambil  semua  langkah  yang  diperlukan untuk mengamankan bantuan tahap berikutnya dan bahwa menteri keuangan zona euro harus dapat menandatangani secara pasti kesepakatan yang dibuat  pada Senin depan. 

• Prospek memburuknya ekonomi Eropa akan berdampak negatif pada sektor ekspor Inggris dan berpotensi menekan upaya pemulihan ekonomi, karena Eropa adalah  mitra dagang penting Inggris. Data yang dirilis belakangan ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi Inggris tengah melemah dan hal ini membuka peluang untuk BoE  melanjutkan kebijakan moneter longgarnya. 

• Sterling memangkas keuntungannya dan kemudian mengalami kontraksi terhadap dolar ke $1.5935 setelah sempat mencatat intraday high di $1.5978 yang merupakan  level  tertinggi  2  pekan.  Sterling  telah  mendapat  dukungan  sejak  Rabu,  setelah  hasil  rilis  BoE  minutes  menunjukkan  hanya  1  anggota  dewan  kebijakan  BoE  yang  menghendaki untuk dilanjutkannya quantitative easing. 

• Order  pabrikan  Inggris  meningkat  tipis  di  bulan  November,  ditopang  oleh  meningkatnya  permintaan  ekspor,  demikian  sebuah  survey  tren  industri  bulanan  CBI  menunjukkan. Total order berdasarkan survey CBI bulan ini naik ke ‐21 dari ‐23 di bulan Oktober sebelumnya, di bawah ekspektasi ‐19. Sedangkan order ekspor naik ke  ‐12 dari ‐22. Namun demikian, ekspektasi produksi turun ke level terendahnya sejak Oktober 2011. 

• Pertumbuhan ekonomi Inggris diprediksi meningkat di tahun 2013 seiring berkurangnya ketidakpastian dan meningkatnya pertumbuhan global. 


JAPAN
• Ketika pemimpin oposisi Jepang dan kemungkinan merupakan perdana menteri berikutnya Shinzo Abe mengatakan bagaimana dia menginginkan  bank sentral untuk mendorong perekonomian, dia berharap daftarnya begitu mengejutkan dan pelaku pasar masih menjual yen minggu depannya. 

• Akan  ada  kecemasan  sedikit  terhadap  yen  yang  mendekati  penurunan  2.5  persen  terhadap  dollar  sejak  Abe  memulai  untuk  menunjukkan 
proposalnya pada 15 Nov., mengingat masa‐masa sulit eksportir Jepang yang sedang dilalui.  


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar mendapatkan dorongan terhadap mitra AS dari dorongan data manufaktur Cina, dan mencapai level puncak  delapan bulannya terhadap yen Kamis lalu dari ekspektasi pada langkah kebijakan yang lebih di Jepang.  

• Aussie <AUD=D4> naik ke level $1.0400, dari level $1.0363 pada awal perdagangan, yang telah mendapatkan halangan yang berat di level $1.0401  dimana para trader mencatatkan aksi jual yang kuat.  

• Terdapat  tanda‐tanda  kedepannya  perekonomian  Cina  mengalami  recovery,  dengan  data  terbaru  menunjukkan  sektor  manufaktur  bertumbuh  untuk pertama kalinya dalam 13 bulan – yang membantu hasil dari ekspor bijih besi dan batu bara Australia.  


SWISS
• Franc  Swiss  menguat  terhadap  dolar  pada  hari  Kamis,  sejalan  dengan  penguatan  euro,  setelah  Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  menumbuhkan  kembali  harapan bahwa kesepakatan untuk memberikan bantuan darurat untuk Yunani mungkin terwujud pada hari Senin mendatang. Euro mengalami tekanan  pada hari rabu sebelumnya, setelah menteri keuangan eropa, ECB dan IMF gagal untuk mencapai kesepakatan pemberian bantuan baru untuk Yunani. 

• Komentar Merkel yang mengatakan bahwa terdapat peluang bagi para pemberi pinjaman Yunani untuk meraih konsensus ketika mengadakan pertemuan  kembali hari Senin mendatang, telah mengangkat euro, meskipun ia menolak gagasan bahwa langkah besar bisa memecahkan krisis Eropa dalam semalam. 

• Franc menguat sekitar 0.4% terhadap dolar di 0.9348 franc, dibandingkan posisi penutupan New York hari Rabu. Sedangkan terhadap euro, franc Swiss  terlihat stabil di sekitar 1.2047 franc. 

• Dalam sebuah wawancara dengan harian Swiss, Tages‐Anzeiger, Kamis kemarin, Kepala SNB Thomas Jordan mengatakan opsi untuk mematok nilai tukar  franc adalah sesuatu yang masih "absolutely necessary" (sangat perlu) karena kondisi ekonomi global yang masih rapuh. Jordan memprediksi pertumbuhan  ekonomi masih  akan  lemah di tahun  depan. Ekonomi Swiss diluar dugaan  mengalami kontraksi di kuartal kedua. Data GDP‐Q3 akan dirilis Kamis pekan  depan,  dan  hasil  jajak  pendapat  Reuters  menunjukkan  kemungkinan  ekonomi  kembali  terkontraksi  0.1%  q/q  sedangkan  untuk  basis  tahunan  diprediksi  mencatat ekspansi 0.7% setelah mengalami ekspansi 0.5% di periode sebelumnya.

Thursday, November 22, 2012

Headline News 22.11.12


US & GLOBAL
• Bursa global naik tipis di hari Rabu kamarin setelah para petinggi Eropa meyakinkan pasar bahwa kesepakatan mengenai paket bantuan  darurat  untuk  Yunani  telah  mendekati  final,  sementara  gencatat  senjata  di  Timur  Tengah  juga  kian  menambah  optimisme.  Namun  penguatan  bursa  relatif  terbats  menjelang  libur  pasar  AS  hari  Kamis  ini  berkenaan  dengan  perayaan  Thanksgiving,  disamping  pula  kegagalan para pemimpin Eropa untuk mencapai kesepakatan selama sidangnya pekan ini untuk memberikan bantuan darurat kepada  Yunani telah membuat investor berlaku hati‐hati. 

• Menteri keuangan Eropa, Dana Moneter Internasional dan ECB akan memulai kembali pertemuannya di hari Senin pekan depan, setelah  pembicaraannya  selama  12  jam  di  Brussels  gagal  untuk  menghasilkan  kesepakatan  mengenai  pemberian  bantuan  keuangan  kepada  Yunani. Setelah pertemuan berakhir, Menteri Keuangan Perancis Pierre Moscovici mengatakan kesepakatan itu hanya sebuah "bisikan",  sementara juru bayar Jerman mengatakan rencana sedang dikembangkan untuk memberikan Yunani dana sampai 2016. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 48.38 poin atau 0.38% di 12,836.89. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 3.22 poin atau  0.23% di 1,391.03. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 9.87 poin atau 0.34% di 2,926.55. Investor AS berusaha memahami  data ekonomi terbaru, termasuk klaim pengangguran mingguan yang memenuhi harapan dan data final sentimen konsumen November  yang  berada  di  bawah  perkiraan.  Pelaku  pasar  masih  khawatir  dengan  potensi  terjadinya  “tebing  fiskal”  AS  yang  sedianya  akan  diberlakukan awal tahun depan, meskipun dewan kebijakan diperkirakan belum akan kembali memulai perundingan hingga berakhirnya  perayaan Thanksgiving. Treasury AS tenor 10 tahun turun 5/32, dengan yield di 1.6848%. 

• Saham  Eropa  rebound  dari  kerugian  awal  sesi.  Indeks  FTSEurofirst  300  <.FTEU3>  ditutup  menguat  0.3%,  sementara  Euro  STOXX  50  <.STOXX50E> naik 0.5%. indeks ekuitas dunia MSCI naik 0.2%. Sementara euro menguat kurang dari 0.1% ke $1.2824. 

• Harga obligasi Jerman, aset paling aman di zona euro, turun tipis, menjadikan yield obligasi tenor  10 tahun turun ke 1.428%. namun  demikian, penjualan 3.25 milyar euro obligasi baru Jerman tenor 10 tahun, yang membayar suku bunga 1.5%, telah menarik permintaan  yang solid dari investor yang khawatir tentang prospek ekonomi Eropa. 

• Pasar modal dunia telah mengalami tekanan pada Selasa lalu setelah Ketua Federal Reserve Ben Bernanke memperingatkan bahwa bank  sentral tidak memiliki cara untuk mengurangi dampak dari potensi krisis fiskal AS. Bernanke mengatakan kekhawatiran atas perundingan  fiskal,  yang  bertujuan  mencegah  kenaikan  pajak  dan  pemotongan  belanja  pada  awal  tahun  depan,  sudah  mengganggu  proses  pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia tersebut. Komentar Bernanke tersebut telah menghentikan rally dua hari Wall Street pada hari  Selasa. 

• Bursa  saham  Asia  awalnya  terkoreksi  dipicu  berita  mengenai  tertundanya  pemberian  dana  bantuan  bagi  Yunani,  namun  kemudian  ditutup menguat tipis, dipicu oleh menguatnya bursa saham China dan Jepang. Indeks Nikkei ditutup naik 0.9% di level tertinggi 2 bulan.  Kenaikan  indeks  Nikkei  berkat  naiknya  saham  eksportir  setelah  yen  menembus  level  terendah  7  bulan  terhadap  dolar  dipicu  oleh  ekspektasi pemerintah Jepang yang baru akan menekan BOJ untuk bertindak lebih agresif dalam mengekspansi stimulus moneternya.  Namun yen kemudian menguat 1.1% terhadap dolar, rebound dari level terendahnya sejak awal April. Sedangkan indeks dolar bergerak  flat dan Brent crude <LCOc1> memangkas kerugian awalnya untuk kemudian tercatat naik 1.1% ke $111. 

• Investor minyak terus mengawasi ketegangan di Timur Tengah bahkan saat gencatan senjata dinyatakan untuk mengakhiri kekerasan  antara Israel dan Hamas, yang oleh banyak kalangan dikhawatirkan bisa mengganggu aliran minyak. Kekhawatiran tentang Yunani dan  dampaknya  yang  berpotensi  menghambat  pertumbuhan  global,  bagaimanapun,  telah  membebani  harga  minyak  mentah dan memicu  harga komoditas terus bergejolak. 

• Emas bergerak tipis Rabu kemarin setelah investor khawatir soal resesi di Eropa dan AS dan juga peperangan di Timur Tengah. Harga  emas naik 0.1% ke $1,728.94 per ounce. 

GOLD & COMMODITIES
• Emas sedikit berubah Rabu lalu setelah perdagangan dalam kisaran yang sempit, berada antara kekhawatiran resesi di Eropa dan AS dan  aksi beli safe‐haven ditengah permasalahan mengenai kekerasan di Timur Tengah.  

• Emas  diperdagangkan  diatas  $8  dalam  kisaran  harian  karena  international  lenders'  gagal  untuk  minggu  keduanya  dalam  mencapai  kesepakatan untuk meluncurkan bantuan darurat pada Yunani yang mendorong ketertarikan pada emas sebagai lindung nilai dari inflasi.  

• Logam mulia juga dibawah tekanan dari data AS yang menunjukkan consumer sentiment naik tetapi terlihat untuk melorot pada akhir  November  setelah  beberapa  bulan  membaik.  Ketidakpastian  juga  tumbuh  dari  kombinasi  kenaikan  pajak  dan  pemangkasan  pembelanjaan yang akan mempengaruhi awal tahun depan di AS.  

• "Unless people see something is going to happen, they are going to get out of gold. A lot of the trading is leveraged trading in futures, and  many people don't want to sit around and take big risks," kata Miguel Perez‐Santalla, seorang vice president pada physical gold dealer  BullionVault.   


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  mentah  berjangka  AS  naik  63  sen  di  $87.38  per  barel  pada  hari  Rabu  kemarin,  terangkat  oleh  aksi  beli  di  akhir  sesi  menjelang hari libur Thanksgiving di AS. Sedangkan Brent crude <LCOc1> memangkas kerugian awalnya untuk kemudian tercatat naik  1.1% ke $111. 

• Harga minyak awalnya sempat tertekan setelah sebuah sumber mengatakan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Palestina  telah tercapai. 

• Sidang  lanjutan  para  petinggi  Eropa,  Dana  Moneter  Internasional  dan  ECB  pada  hari  Senin  depan  serta  upaya  pemerintah  AS  untuk  menghindari  “tebing  fiskal”  masih  akan  menjadi  agenda  utama  investor  minyak  untuk  melihat  prospek  pergerakan  harga  minyak  kedepannya. Disamping itu perkembangan yang terjadi di Timur Tengah juga akan menjadi sorotan, untuk melihat sejauh mana gencatan  senjata akan berdampak positif bagi kehidupan warga Palestina dan Israel serta keamanan di Jalur Gaza. 

EURO ZONE
• Menteri keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble mengatakan Rabu lalu pemerintah zona euro dan IMF menyetujui program pembelian kembali obligasi Yunani diantara serangkaian langkah‐ langkah yang ditujukan mencakup kebutuhan pembiayaan negara. 

• Schaeuble juga mengatakan pada para reporter tidak satupun langkah‐langkah dibawah pertimbangan untuk membantu Yunani yang akan mempengaruhi rencana bujet Jerman tahun 2013  dan mengatakan majelis rendah Bundestag dari parlemen harus dapat untuk voting kedepannya dari bantuan untuk Yunani hingga akhir minggu depan.  

• International  lenders  Yunani  gagal  untuk  minggu  keduanya  menyetujui  bagaimana  untuk  mendapatkan  utang  negara  ke tingkat  yang  berkelanjutan  dan  akan  memiliki  sepertiganya  dalam  waktu enam hari. 

• Setelah mendekati 12 jam dari pembicaraan melalui malam dimana banyak sekali pilihan yang didiskusikan, para menteri keuangan zona euro, International Monetary Fund dan  European  Central Bank gagal untuk mencapai konsensus, tanpa bantuan darurat tidak dapat dicairkan untuk Yunani.  

• Lembaga  pemeringkat  kredit  Fitch  mengatakan  Rabu  lalu  akan  menggambarkan  triple‐A  rating  pada  Perancis  tahun  depan,  karena  Perancis  dipuji  untuk  meredam  reaksi  pasar  terhadap  penurunan peringkat Moody's minggu ini karena tanda‐tanda investor confidence pada kebijakannya.  


U.K.
• Sterling menembus level tertinggi 2 pekan terhadap dolar pada hari Rabu kemarin, menyusul Bank of England minutes mengisyaratkan kebijakan moneter lebih longgar  nampaknya tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini. Minutes menunjukkan hanya 1 orang anggota dewan BoE yang menghendaki dilakukannya kelanjutan quantitative  easing (QE) pada sidang BoE di bulan ini, memberikan dukungan positif bagi sterling. Namun demikian, penguatan sterling cenderung terbatas karena prospek QE masih  terbuka hingga awal 2013 mendatang. 

• Sterling menguat ke $1.5955, level terkuatnya sejak 9 November, setelah rebound dari level terendah 2 bulan di pekan lalu di level $1.5828. 

• Sementara data public sector borrowing (PSNB) yang dirilis lebih tinggi dari perkiraan juga mempertegas kekhawatiran mengenai lemahnya ekonomi Inggris yang dapat  menghambat upaya untuk memangkas defisit. 

• Sterling juga menguat terhadap euro pada awal perdagangan setelah para pejabat zona euro dan Dana Moneter Internasional mengakhiri pembicaraan selama 12 jam  tanpa menghasilkan kesepakatan pemberian bantuan berikutnya bagi Yunani. Namun eruo berhasil memangkas kerugiannya setelah Kanselir Jerman Angela Merkel  mengatakan  dalam  pertemuan  tertutup  anggota  parlemen  bahwa  suku  bunga  rendah  dan  dana  penyelamatan  EFSF  yang  diperluas  bisa  mengisi  kekurangan  pembiayaan Yunani. 

• Investor akan mencermati data survey PMI Eropa pada hari Kamis ini untuk melihat indikasi pelemahan ekonomi kawasan setelah serangkaian data ekonominya dirilis  melemah. Sementara ekonomi Eropa tergelincir kedalam resesi, ekonomi Inggris justru berhasil mengalami ekspansi di kuartal ketiga, dan jika data ekonomi Eropa  dirilis buruk maka akan dapat mendongkrak sterling terhadap euro. Sterling juga menguat ke level tertinggi 7 bulan terhadap yen di 131.45 yen setelah mata uang  Jepang mengalami tekanan akibat spekulasi akan dilanjutkannya kebijakan moneter di Jepang.  


JAPAN
• Ekspor Jepang merosot dalam basis tahunan untuk selama lima bulan pada bulan Oktober, tertekan oleh kejatuhan dari rangkaian diplomatik dengan Cina  dan  lemahnya  permintaan  global, tanda‐tanda  kedepannya  perekonomian  kemungkinan mengarah  anjlok  ke  dalam  resesi  dan  menambah  beban  untuk  pelonggaran kebijakan moneter.  

• Pengapalan ke Cina, pasar ekspor utama Jepang, melorot 11.6 persen dalam tahunan bulan lalu setelah penurunan 14.1 persen pada September karena  persengketaan wilayah menyebabkan konsumen untuk memboikot barang‐barang Jepang.  

• Oposisi Jepang Liberal Democratic Party, menandai untuk memenangkan pemilu bulan depan, pada janji dan kebijakan Rabu lalu pada tambahan dana yang  besar dan sesuai dengan bank sentral pada stimulus moneter yang agresif untuk membantu perekonomian dari resesinya. 


AUSTRALIA
• Australian  dan  New  Zealand  dollars  merosot  terhadap  meluasnya  penguatan  dari  dollar  AS  Rabu  lalu  setelah  pejabat  zona  euro  gagal  untuk  mencapai  kesepakatan mengenai Yunani, tetapi kedua mata uang tersebut berada dekat dengan level tertinggi tujuh bulannya terhadap yen.  

• Australian dollar <AUD=D4> anjlok ke level $1.0337 dari level $1.0384 pada awal perdagangan, setelah international lenders Yunani gagal untuk minggu  keduanya dalam menyetujui paket bantuan.  

• Perekonomian terlihat untuk bertumbuh yang menguat pada tahun 2013, meskipun para ekonom masih mengekspektasi pemangkasan tingkat suku bunga  berikutnya untuk mendorong industri yang sebagai bagian dari non‐tambang.  

• Pasar obligasi Australia telah mendekati pelemahan meskipun anjlok dalam hariannya dalam merespon beberapa kekecewaan dari berita Eropa.  


SWISS
• Swiss franc berhasil rebound terhadap dolar dari koreksi awalnya, seiring menguatnya euro terhadap dolar, setelah komentar dari Kanselir Jerman Angela  Merkel menumbuhkan optimisme akan tercapainya kesepakatan untuk merilis bantuan darurat untuk Yunani pada sidang menteri keuangan Eropa hari  Senin  pekan  depan.  Merkel  menambahkan  para  pemimpin  Uni  Eropa  kemungkinan  akan    melakukan  pertemuan  kembali  awal  tahun  depan  untuk  mengamankan persetujuan budget jangka panjang 27 negara zona euro. Mereka akan melakukan pertemuan untuk membahas masalah budget pada hari  Kamis dan Jumat pekan ini. 

• Dolar melemah terhadap franc Swiss ke sekitar 0.9392 franc setelah mencatat intraday high di 0.9460 franc. 

• Prospek  ekonomi  Swiss  masih  penuh  dengan  ketidakpastian  akibat  gejolak  di  tempat  lain,  demikian  pemerintah  Swiss  mengatakan  setelah  pertemuan  dengan Presiden Swiss National Bank Thomas Jordan pada Rabu kemarin untuk membahas kebijakan ekonomi dan moneter. "Lingkungan internasional  masih genting, itulah sebabnya mengapa prospek perekonomian Swiss akan terus menderita oleh ketidakpastian yang cukup besar ini," kata pemerintah  dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan tahunan SNB.  

Wednesday, November 21, 2012

Headline News 21.11.12



Pidato Bernanke
Dia percaya recovery (ekonomi) telah melambat daripada ekspektasi, dan menegaskan bahwa the Fed akan memastikan kekuatan recovery sebelum menaikkan tingkat suku bunga, menjaga kebijakan (moneter) yang longgar untuk beberapa waktu setelah recovery tergambar dalam data-data (ekonomi).

Kegagalan untuk mencegah tebing fiskal dapat menghasilkan resesi yang baru, dan pembatasan utang bisa memaksakan “even heavier economic and financial costs” (bahkan lebih berat pada biaya finansial dan ekonomi) daripada yang dilakukan pada musim panas 2011.

Dengan kata lain menghindari tebing fiskal dapat membuat banyak keuntungan, menghasilkan keberlanjutan fiskal jangka panjang dengan memimpin penguatan ekonomi yang akan mengurangi defisit.

Bernanke menegaskan bahwa kebijakan moneter tidak dapat menjadi obat yang mujarab untuk permasalahan perekonomian baru-baru ini dan masih terlalu awal untuk sepenuhnya menilai pengaruh dari QE3, dia menyatakan bahwa yields dari perusahaan dan agen MBS (mortgage backed securities) telah merosot secara signifikan sejak the Fed mengumumkan program tersebut.

Katanya bahwa tahun 2013 dapat menjadi “tahun yang sangat baik” untuk perekonomian AS jika para politisi dapat membuat kesepakatan yang cepat untuk menghindari apa yang disebut dengan tebing fiskal.

Dia menegaskan petunjuk bank sentral mengekspektasi untuk mempertahankan tingkat suku bunga mendekati nol hingga sekurang-kurangnya pertengahan tahun 2015, tetapi menawarkan beberapa petunjuk bagaimana the Fed kemungkinan merekayasa/mengatur program pembelian obligasi yang dimulai tahun depan.


US & GLOBAL
• Bursa global rebound dan harga minyak jatuh pada hari Selasa menyusul berita bahwa Mesir kemungkinan akan menengahi gencatan  senjata di Gaza, namun komentar dari Kepala The Fed Ben Bernanke mengenai potensi dampak dari “tebing fiskal” telah menghantui  investor, menyebabkan Wall Street ditutup relatif flat. 

• Pasar ekuitas bertengger di zona positif setelah seorang petinggi Hamas mengatakan gencatan senjata diperkirakan akan dimulai tengah  malam  (waktu  setempat),  meskipun  Israel  kemudian  mengatakan  masih  belum  setuju  untuk  mengakhiri  serangannya  di  sekitar  Jalur  Gaza. 

• Wall Street bergerak fluktuatif antara zona positif dan negatif, tertekan oleh komentar Bernanke yang mengatakan bahwa ekonomi AS  menghadapi serangkaian “headwinds” (tekanan), menyusul suramnya sektor perumahan, pasar hipotek dan pengetatan di sektor kredit.  Dalam testimoninya di depan Economic Club of New York, Bernanke mengatakan The Fed tidak memiliki cara untuk menutupi potensi  resesi jika politisi gagal mencapai kesepakatan untuk mencegah kekurangan fiskal sekitar $ 600 miliar. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 7.45 poin atau 0.06% di 12,788.51. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> berakhir  naik 0.92 poin atau 0.07% di 1,387.81. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> ditutup naik 0.61 poin atau 0.02% di 2,916.68. Bursa  saham AS awalnya sempat telah mengakhiri rally 2 hari terbaiknya selama hampir 4 bulan terakhir ini, sebuah rally yang mendorong  indeks  S&P  500  naik  lebih  dari  2%  sejak  hari  Jumat  ketika  maraknya  optimisme  untuk  tercapainya  kesepakatan  menghindari  krisis  keuangan AS. 

• Hewlett‐Packard Co <HPQ.N> anjlok 11.95% ke $11.71 setelah perusahaan menderita kerugian kuartal keempat dan mengambil dana  sebesar  $  8.8  milyar  terkait  dengan  akuisisi  perusahaan  perangkat  lunak  Autonomy,  mengutip  "kejanggalan  akuntansi  yang  serius."  Saham pembuat komputer dan printer tersebut telah memberi hambatan terbesar pada Dow dan ketiga terbesar di S & P 500. 

• Investor  juga  mengatur  posisinya  menjelang  libur  pasar  AS  Kamis  besok  untuk  merayakan  Thanksgiving  dan  juga  libur  panjang  akhir  pekan. 

• Tumbuhnya  spekulasi  bahwa  menteri  keuangan  zona  euro  akan  setuju  untuk  merilis  bantuan  untuk  mengatasi  utang  Yunani  telah  mengurangi minat pada aset aman resiko seperti obligasi pemerintah Jerman dan mendorong minat pada ekuitas Eropa. Para menteri  keuangan Eropa kemungkinan akan menyetujui pinjaman tahap berikutnya untuk Yunani meskipun dana tersebut belum akan dicairkan  hingga Desember mendatang dan kesepakatan untuk pengurangan utang akan dibahas lebih lanjut. 

• Penurunan peringkat utang Perancis oleh Moody’s awalnya sempat menekan saham Eropa. Namun indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3>  kemudian berhasil ditutup menguat 0.27% di 1,094.46, sementara indeks ekuitas global MSCI naik 0.05% di 323.94. 

• Konflik  Gaza  telah  mendorong  naiknya  harga  minyak  di  pekan  terakhir  dan  turut  menambah  kekhawatiran  di  pasar  ekuitas  adalah  potensi terjadinya “tebing fiskal” AS dan semakin parahnya krisis utang zona euro. 

• Dolar  mempertajam  apresiasinya  terhadap  yen  Jepang  setelah  data  perumahan  AS  mengindikasikan  terjadinya  pemulihan  di  sektor  tersebut,  meskipun  ijin  untuk  future  construction  turun.  Dolar  terakhir  diperdagangkan  di  81.68  yen,  naik  0.34%.  Euro  menguat  ke  intraday high $1.2828  dan terakhir bergerak menguat 0.05% di sekitar $1.2818. 

• Harga minyak jatuh di bawah $110 per barel dipicu ekspektasi terjadinya gencatan senjata. Brent crude <LCOc1> turun $1.87 ke $109.83  per barel. Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun $2.53 ke $86.75 per barel. 

• Treasury AS turun untuk hari kedua menyusul indikasi meningkatnya pasar perumahan AS dan optimisme bahwa petinggi Gedung Putih  akan mencapai kesepakatan untuk mengatasi krisis keuangan. Treasury tenor 10 tahun turun 15/32 dengan yield di 1.6625%. 

• Harga emas juga terkoreksi akibat kombinasi antara turunnya harga minyak, harapan akan adanya gencatan senjata antara Israel dan  Hamas serta komentar Ben Bernanke soal krisis fiskal. Setelah bergerak stabil di hampir sepanjang perdagangan kemarin, emas akhirnya  melemah di akhir sesi New York. Harga emas spot turun 0.2% di $1,727.50 per ounce. Aksi profit‐taking investor usai kenaikan harga  emas sebesar 1% di hari Senin sebelumnya juga turut memicu melemahnya emas di hari Selasa kemarin, menyusul akan tutupnya pasar  AS berkaitan dengan perayaan Thanksgiving pada hari Kamis beesok.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas merosot Selasa lalu karena kombinasi dari anjloknya harga crude, harapan untuk gencatan senjata antara Hamas dan Israel, dan  komentar Ketua the Fed Ben Bernanke pada tebing fiskal yang mengurangi ketertarikan pada emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi. 

• Juga  setelah  membaik  dari  ekspektasinya  data  perumahan  AS  Selasa  lalu,  tetapi  juga  didukung  oleh  harapan  AS  akan  menyelesaikan  permasalahan fiskalnya dan dengan merespon pada konflik Timur Tengah.  

• Emas berbalik ke fase negatif dan kemudian sempat bertengger kembali untuk sedikit ke area positif setelah housing starts AS naik ke  level  tertinggi  yang  lebih  dari  empat  tahun  pada  bulan  Oktober,  memperkirakan  recovery  pasar  perumahan  mendapatkan  dorongan  meskipun permits untuk konstruksi berikutnya merosot. 

• "There  has  been  a  substantial  reduction  in  fund  participation.  We  may  be  in  a  trading‐range  type  market  with  weak  oil,  copper  and  platinum," kata Bill O'Neill, seorang mitra pada perusahaan commodities investment LOGIC Advisors.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak jatuh di bawah $110 per barel dipicu ekspektasi terjadinya gencatan senjata antara Israel dan Hamas serta komentar Ben  Bernanke soal krisis fiskal. Brent crude <LCOc1> turun $1.87 ke $109.83 per barel. Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun $2.53 ke $86.75  per barel. 

• Data dari American Petroleum Institute pagi tadi menunjukkan stok minyak mentah dan produk penyulingan minyak turun tajam pekan  lalu akibat turunnya impor minyak. Total stok minyak mentah  turun lebih dari 1.9 juta barel di pekan per 16 November, kontras dengan  ekspektasi  terjadi  kenaikan  900.000  barel.  Impor  minyak  mentah  tercatat  turun  72.000  barel  per  hari  (bpd)  menjadi  8.3  juta  bpd,  sementara produk impor turun 225.000 bpd menjadi 1.7 juta bpd. Stok bensin turun 4.8 juta barel, dibandingkan ekspektasi naik 1 juta  barel dan untuk stok minyak suling turun 4.4 juta barel, jauh di bawah ekspektasi terjadi penurunan 1.4 juta barel. 

• Pasar saat ini tengah menantikan rilis data stok minyak mingguan dari U.S. Energy Information Administration (EIA) malam nanti sekitar  pukul 22.30 wib. Stok minyak mentah dan bensin diprediksi meningkat di pekan lalu sementara minyak suling atau distillate diprediksi  turun  ditengah  naiknya  permintaan  untuk  minyak  panas.  Stok  minyak  mentah  diprediksi  naik  900.000  barel  untuk  pekan  per  16  November, stok bensin diprediksi naik 1.0 juta barel, sedangkan stok distillate diprediksi turun 1.4 juta barel. 

EURO ZONE
• Para Menteri keuangan zona euro kemungkinan menyetujui pinjaman berikutnya dari Yunani Selasa lalu meskipun dana tidak mungkin untuk dicairkan sebelum bulan Desember  dan perjanjian pada pengurangan utang kemungkinan dibutuhkan pada pembicaraan berikutnya.  

• Pejabat  yang  dekat dengan persiapan  untuk  meeting  para  menteri  keuangan  mengekspektasi pada  "political  endorsement  in  principle"  pada  pinjaman  yang  tidak  dibekukan  terhadap Yunani, setelah Yunani menyelesaikan hampir keseluruhan reformasi yang dibutuhkan. "It is clear that Greece has delivered," Kepala dari para menteri keuangan, Jean‐ Claude Juncker, mengatakan sebelum meeting.  

• Resiko mendominasi permasalahan sektor perbankan zona euro pada pengambil kebijakan untuk mengabaikan mandat stabilitas harga, anggota dewan eksekutif ECB Benoit  Coeure mengatakannya.  

• Karena ini berbahaya, adalah penting untuk menyetujui peraturan baru pada pengawasan perbankan, yang memberikan peran utama pada ECB, Coeure mengungkapkannya pada  peserta dalam Euro Finance Week.   

• Perancis mengatakan Selasa lalu akan merespon terhadap penurunan peringkat kredit dari Moody's yang menekankan pada reformasi tetapi mengeluhkan lembaga pemeringkat  tersebut yang telah mengabaikan langkah‐langkah yang telah diambil untuk memperbaiki negara zona euro dengan ekonomi terbesar kedua tersebut. 


U.K.
• Sterling  bergerak  stabil  mendekati  level  tertinggi  lebih  dari  sepekan  terhadap  dolar  pada  hari  Selasa  kemarin,  ditopang  oleh  optimisme  Yunani  akan  mendapat tambahan dana, sementara investor menantikan rilis Bank of England minutes. 

• Sterling bergerak di sekitar $1.5920 setelah mencatat intraday high di $1.5936, level tertingginya sejak 9 November. 

• Pelaku  pasar  akan  mencermati  hasil  minutes  dari  sidang  BoE  bulan  November.  Investor  akan  menantikan  kemungkinan  adanya  indikasi  berlanjutnya  kebijakan moneter longgar (QE). 

• Inggris keluar dari resesi pada kuartal ketiga namun rilis data ekonomi belakangan ini menunjukkan lemah dan data public sector borrowing (PSNB) yang akan  dirilis pada hari Rabu diharapkan akan memberikan indikasi apakah pemerintah akan semakin dekat untuk memenuhi tujuan pengurangan defisit. 


JAPAN
• Bank of Japan bertahan terhadap tekanan politik untuk mengambil langkah‐langkah utama dalam mendorong perekonomian, mempertahankan kebebasannya dan  mengabaikan kebijakan dari pemimpin oposisi utama, yang mana diekspektasi menjadi perdana menteri bulan depan.  

• Telah mempertahankan tingkat suku bunga unchanged, dengan menaikkan jumlah dari program pembelian aset dan pinjaman pada bulan September dan Oktober  menjadi 91 trilyun yen ($1.1 trilyun), tetapi analis melihat peluang yang bagus pada stimulus terbaru pada bulan Desember untuk menopang ekonomi yang secara  luas terlihat berada dalam resesi.  

• Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa mengatakan bahwa inflasi 3 persen, target yang diusulkan oleh pemimpin oposisi utama yang diekspektasi untuk menang  pemilu bulan depan, akan tidak realistik pada negara dimana inflasi telah dibawah 1 persen untuk sebagian besarnya dalam tiga dekade.  

• "Seeking 3 percent inflation would be unrealistic and in fact would have a big negative impact on the economy," Shirakawa mengatakan pada konferensi beritanya. 


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar menguat terhadap dollar AS Selasa lalu, sementara itu euro bertahan dari penurunan peringkat Perancis dengan sentimen yang didorong oleh  harapan perjanjian bantuan Yunani berikutnya.  

• Aussie <AUD=D4> bertahan dilevel $1.0424, yang telah naik 1.3 persen sejak tertekan ke level terendahnya $1.0287 Jumat lalu.   

• Telah benar‐benar recovery dari penurunan singkatnya di level $1.0398 setelah minutes dari Reserve Bank of Australia's (RBA) November meeting yang menunjukkan bank masih  membuka pintu untuk pemangkasan tingkat suku bunga.  

• Sejak bulan Mei, RBA telah menurunkan tingkat suku bunga dengan total 100 basis poin, membawanya ke level terendah dalam tiga tahun di level 3.25 persen.  

• RBA mengatakan merasa sesuai dengan membuat tingkat suku bunga unchanged pada awal bulan ini berkenaan dengan naiknya inflasi pada rumah tangga dan mulai sedikit  positif pada perkembangan (ekonomi) global. 


SWISS
• Franc Swiss bergerak flat terhadap dolar, seiring dengan pergerakan euro, karena para investor terpaku pada pertemuan menteri keuangan zona euro. Para menteri  keuangan  besar  kemungkinan  akan  menyetujui  pinjaman  tahap  berikutnya  untuk  Yunani,  meskipun  dana  tidak  mungkin  dicairkan  sebelum  Desember  dan  kesepakatan pada pengurangan utang mungkin perlu pembicaraan lebih lanjut. 

• Euro sendiri awalnya sempat tertekan setelah adanya downgrade perngkat utang Perancis oleh lembaga pemeringkat Moody’s. 

• Franc bergerak stabil terhadap dolar di sekitar 0.9409 franc, sedangkan terhadap euro bergerak stabil di sekitar 1.2045 franc. 

• Sementara itu, data ekspor Swiss dirilis melemah di bulan Oktober, tertekan oleh lemahnya penjualan pada industri elektronik dan mesin, akibat nilai tukar franc yang  tinggi. Ekspor Swiss secara riil turun 7.7% year‐on‐year di bulan Oktober menjadi 18.6 milyar franc Swiss, dan mencatatkan surplus sebesar 2.8 milyar franc. Ekspor  dan impor Swiss memang tercatat naik di bulan Oktober, namun hal itu karena adanya tambahan 2 hari kerja. Namun jika disesuaikan dengan kondisi yang sama  dengan bulan September, maka keduanyamengalami penurunan.