title cover

title cover

Monday, January 21, 2013

Headline News 21.01.13

US & GLOBAL
• Harga minyak dan ekuitas dunia berhasil rebound pada hari Jumat setelah pemimpin Partai Republik di DPR mengatakan legislatif akan  berusaha untuk memecahkan kebuntuan anggaran dalam minggu ini, sementara yen menembus level terendah 31 bulan terhadap dolar  menjelang pembelian aset potensial oleh BOJ. 

• Di bursa Wall Street, Down dan S&P 500 mencatat penutupan tertinggi 5 tahun , setelah Pemimpin Mayoritas Republik di DPR Eric Cantor  mengatakan bahwa minggu ini legislatif akan mengotorisasi kenaikan plafon utang sementara selama 3 bulan untuk memberikan waktu  pada Senat dan DPR  merancang anggaran." The Treasury membutuhkan otorisasi Kongres untuk menaikkan plafon utang saat ini yang  sebesar $16.4 milyar antara pertengahan Februari dan awal Maret. Sedangkan Nasdaq ditutup melemah tipis, tertekan oleh prospek laba  yang suram oleh Intel Corp <INTC.O>, produsen chip ternama dunia. 

• Sebelumnya, bursa saham sempat tertekan setelah rilis mengecewakan data sentimen konsumen AS yang turun ke level terendah sejak  Desember  2011.  Rilis  awal  untuk  indeks  sentimen  konsumen  dari  Thomson  Reuters/University  of  Michigan  mencatat  level  71.3  untuk  periode Januari, turun dari 72.9 levelnya di bulan sebelumnya  

• Saham Intel merosot 6.3% ke $21.25, sehari setelah perusahaan memprediksi perolehan laba bersih berada di bawah ekspektasi pasar dan  mengumumkan rencana untuk menaikkan belanja modal ditengah menurunnya permintaan untuk perangkat komputer. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 53.68 poin atau 0.39% di 13,649.70. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 5.04 poin  atau 0.34% di 1,485.98. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> jatuh 1.30 poin atau 0.04% di 3,134.71.  Dalam sepekan, Dow tercatat  naik 1.2%, S&P 0.9% dan Nasdaq 0.3%.  

• Kekhawatiran  terhadap  prospek  ekonomi  telah  memangkas  optimisme  dari  data  perumahan  AS  yang  dirilis  sebelumnya,  sehingga  mendorong naiknya harga obligasi. Treasury AS untuk tenor 10 tahun naik 12/32 dengan yield di 1.8416%. 

• Sementara itu, rilis menegecewakan data ekonomi Inggris telah menekan bursa saham Eropa. Indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup  melemah 0.16% di level 1,163.64. 

• Data Cina menunjukkan ekonomi negara tersebut tumbuh lebih pesat dari perkiraan di kuartal keempat di 7.9%, mempertegas indikasi  ekonomi  negara  tersebut  telah  terhindar  dari  kejatuhan  yang  tajam,  meskipun  pertumbuhan  tahunan  tersebut  masih  yang  terlemah  dalam 13 tahun terakhir. 

• Data ekonomi Cina diikuti oleh data pekerjaan dan perumahan AS yang dilaporkan Kamis sebelumnya, telah memberikan dukungan positif  untuk menguatnya ekuitas, logam mulia dan komoditas sejak awal tahun ini. Indeks ekuitas global MSCI menembus level tertinggi sejak  Mei 2011 di 351.90, naik 0.25%. Harga emas melemah $2.87 ke $1,684.30 per ons. 

• Selama perdagangan pekan kemarin, minyak mendapat dukungan dari perisitiwa serangan militan Islam terhadap sebuah pabrik gas di  negara  anggota  OPEC,  Aljazair,  yang  terindikasi  telah  menewaskan  30  sandera,  ditambah  oleh  tidak  adanya  kemajuan  dari  putaran  terakhir pembicaraan antara badan nuklir PBB dan Iran. Brent March crude <LCOc1> naik 79 sen ke $111.89 per barel, setelah naik dari  sekitar $107 per barel di awal Desember. Sedangkan U.S. February crude <CLc1> naik 7 sen ke $95.96 per barel. Level puncak hari Kamis di  $96.04 adalah harga tertinggi sejak September. U.S. crude tercatat telah menguat secara berturut‐turut dalam 6 pekan.  

• Yen terkoreksi terhadap dolar dipicu ekspektasi BOJ akan mengadopsi kebijakan moneter longgar yang agresif. Sedangkan euro terakhir  tercatat melemah 0.22% terhadap yen di 119.89 yen, turun dari 120.70 sebelumnya, level tertinggi sejak Mei 2011. Euro juga melemah  terhadap dolar, turun 0.43% ke $1.3317.  


GOLD & COMMODITIES
• Harga emas sedikit melemah Jumat lalu karena penurunan data sentimen konsumen AS yang mengimbangi penguatan awal pada data  positif ekonomi Cina, negara dengan ekonomi terbesar kedua dunia. 

• Emas sempat menguat ke level tertinggi $1694.90 pada awal perdagangan, ditutup menguat sehari sebelumnya ke level tertinggi dalam  satu bulan,  tetapi kemudian melemah dari kedepannya liburan panjang AS setelah data AS menunjukkan sentimen konsumen  ke  level  terendah yang lebih dari setahun. 

• "For  gold,  we  had  some  good  physical  demand  from  Asia,  particularly  China,  after  better‐than‐expected  GDP  data,"  kata  analis  HSBC   Howard Wen. "We expect physical buying to pick up ahead of the Chinese New Year  on Feb. 10." 


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik pada perdagangan hari Jumat, rebound dari koreksi sebelumnya, setelah muncul laporan bahwa DPR Amerika Serikat  akan  mempertimbangkan  RUU  untuk  menaikkan  plafon  utang  yang  cukup  untuk  memungkinkan  negara  membayar  tagihan  untuk  tiga  bulan. 

• Namun penguatan tersebut terhambat oleh penurunan diluar dugaan untuk data sentimen konsumen AS ke level terendahnya selama  lebih  dari  setahun,  dimana  pasar  melihatnya  sebagai  akibat  krisis  keuangan  di  negara  tersebut.  Harga  minyak  Brent  ditutup  menguat  pekan kemarin untuk kelima kalinya dalam 6 pekan terakhir. 

• International Energy Agency (IEA) melaporkan bahwa harga minyak berpotensi melanjutkan penguatannya, menyusul permintaan minyak  dari  Cina  diprediksi  meningkat  dalam  tahun  ini  sementara  Organization  of  the  Petroleum  Exporting  Countries  (OPEC)  kemungkinan  menurunkan produksi minyaknya. 

• Selama perdagangan pekan kemarin, minyak mendapat dukungan dari perisitiwa serangan militan Islam terhadap sebuah pabrik gas di  negara anggota OPEC, Aljazair, yang terindikasi telah menewaskan 30 sandera, ditambah oleh tidak adanya kemajuan dari putaran terakhir  pembicaraan antara badan nuklir PBB dan Iran. 

• Brent March crude <LCOc1> naik 79 sen ke $111.89 per barel, setelah naik dari sekitar $107 per barel di awal Desember. Sedangkan U.S.  February crude <CLc1> naik 7 sen ke $95.96 per barel. Level puncak hari Kamis di $96.04 adalah harga tertinggi sejak September. U.S.  crude tercatat telah menguat secara berturut‐turut dalam 6 pekan.  

• Di Washington, Pemimpin Mayoritas Republik di DPR Eric Cantor mengatakan bahwa minggu ini legislatif akan mengotorisasi kenaikan  plafon  utang  sementara  selama  3  bulan  untuk  memberikan  waktu  pada  Senat  dan  DPR    merancang  anggaran."  The  Treasury  membutuhkan otorisasi Kongres untuk menaikkan plafon utang saat ini yang sebesar $16.4 milyar antara pertengahan Februari dan awal  Maret. 


EURO ZONE
• Anggota dewan eksekutif European Central Bank Benoit Coeure mengatakan Jumat lalu bahwa dia tidak mengekspektasi   repayment awal bank  pada pinjaman Long‐Term Refinancing Operation (LTRO) untuk memiliki dampak jauh pada pasar uang.  

• "We don't have any normative or prescriptive view on what banks must pay back to the LTRO... I don't expect it to have a very important impact on  the money market," katanya dalam suatu konferensi di Paris.  

• Para menteri keuangan zona euro akan mendiskusikan pada hari Senin dimana bank‐bank dapat memberikan bantuan langsung dari dana bailout  blok tersebut, yang memulai sebuah perdebatan termasuk keraguan mengenai langkah seperti apakah yang harus diambil.  

• Rekapitalisasi  bank  langsung  berarti  untuk  memecah  lingkaran  setan  antara  pemerintah  yang  berhutang  yang  meminjamkan  lebih  untuk  rekapitalisasi bank mereka yang mana membutuhkan dukungan karena mereka memiliki obligasinya sendiri. Tetapi Eurogroup dari para menteri  zona euro akan menghadapi pertentangan mendalam dari isu tersebut.  

• Bank  of  Italy  memangkas  perkiraan  dari  pelemahan  ekonomi  negara  Jumat  lalu,  karena  pengetatan  kondisi  kredit  dan  suramnya  latar  belakang  internasional yang menggelapkan outlook domestik kedepannya dari pemilu nasional pada bulan Februari. 


U.K.
• Sterling jatuh ke level terendah 9 pekan terhadap dolar dan mencatat level terendah 10 bulan terhadap euro pada perdagangan hari Jumat setelah dirilis  data retail sales Inggris yang lebih rendah dari perkiraan, yang menambah suram prospek ekonomi negara tersebut. 

• Buruknya data telah menambah tekanan pada sterling yang sebelumnya telah tertekan oleh ketidakpastian hubungannya dengan Uni Eropa, mendorong  indeks sterling ke level terendah 9 bulan terhadap sejumlah rival utamanya. 

• Sterling  terkoreksi  ke  $1.5852,  level  terendahnya  sejak  5  September  2012,  dan  terakhir  bergerak  di  sekitar  1.5866,  atau  turun  0.8%  dibandingkan  penutupan New York hari Kamis sebelumnya. 

• Retail sales Inggris diluar dugaan turun 0.1% selama periode Desember, memperkuat dugaan bahwaekonomi akan mengalami kontraksi di kuartal keempat  setelah sempat mencatat pertumbuhan di kuartal ketiga. Kondisi ini dapat memicu tekanan pada sterling dalam pekan ini menjelang rilis awal untuk data  GDP‐Q4 pada hari Jumat. 

• Sementara  itu,  euro  mencatat  intraday  high  di  0.8397  pound,  level  tertingginya  sejak  13  Maret  2012,  dan  terakhir  tercatat  bergerak  di  sekitar  0.8388  pound, atau naik 0.3% dari posisi penutupan New York hari Kamis. 

• Sebelum dirilisnya data GDP‐Q4 Inggris, pasar akan terlebih dulu mencermati minutes dari sidang terakhir BoE pada hari Rabu. 


JAPAN
• Pemerintah Jepang dan bank sentral telah menyetujui arah 2 persen inflasi karena target terbaru minggu depan, ketika Bank of Japan akan juga  mempertimbangkan  komitmen  open‐ended  untuk  membeli  aset‐aset  sampai  target  terlihat,  sumber  yang  dikenal  dengan  pemikiran  BOJ  mengatakan pada Reuters.  

• Bank sentral juga akan mendiskusikan pada gambaran kebijakan untuk Senin dan Selasa, melepas tingkat suku bunga pada banks' reserves, suatu  pergerakan yang akan mendorong tingkat bunga pasar uang menjadi nol, menurut sumber tersebut.  

• Bank of Japan tidaklah penting harus berjanji untuk membeli aset‐aset "infinitely" tetapi juga tidak harus membatasi pola dari kebijakan moneter  yang ekspansioner sepanjang deflasi atau resesi berlanjut, penasehat ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakannya.  

• "It  is  very  important  to  institutionalise  a  legal  framework  so  that  the  BOJ  doesn't  engage  in  too  restrictive  monetary  policy,"  Koichi  Hamada,  penasehat khusus ekonomi Abe, mengatakannya Jumat lalu. 


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar naik untuk mencatatkan level puncak terbaru terhadap yen Jumat lalu karena pejabat Jepang membicarakan  tekanan mata uang sementara itu menambah tekanan pada Bank of Japan untuk kebijakan lebih radikal reflasioner.  

• Data  ekonomi  yang  optimis  dari  Cina  dan  AS  bersamaan  dengan  naiknya  pasar  saham  Asia  juga  mendukung  pada  safe  haven  bonds,  yang  membawa yields obligasi Australia menguat.  

• Terhadap yen, Aussie <AUDJPY=R>mencapai hingga level 95.02, secara wilayah tidak tercapai sejak tahun 2008, ketika naik ke level 104.48. The  kiwi mencapai level 75.80 yen <NZDJPY=R> pada satu waktu, terhadap level terkuatnya sejak tahun 2008. The Antipodeans saat ini telah naik lebih  dari 20 persen masing‐masingnya dalam dua bulan.  


SWISS
• Franc Swiss jatuh ke level terendah 20 bulan terhadap euro pada perdagangan hari Jumat menyusul rilis optimis data ekonomi Cina dan AS memberikan  dukungan lebih lanjut untuk minat investor pada aset beresiko dan membantu mata uang tunggal Eropa melanjutkan apresiasinya. 

• Tumbuhnya optimisme untuk prospek ekonomi zona euro setelah komentar dari Presiden ECB Mario Draghi pekan sebelumnya telah mendorong investor  untuk memangkas posisi jual euro mereka. 

• Di akhir pekan kemarin, data ekonomi Cina menunjukkan adanya percepatan pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat 2012, dimana telah menambah  optimis prospek ekonomi global. Laporan tersebut muncul sehari setelah rilis optimis data pasar pekerjaan dan perumahan AS yang memperkuat indikasi  membaiknya perekonomian di negara ekonomi terbesar di dunia tersebut. 

• Melemahnya franc Swiss merupakan berita positif bagi SNB yang sejak September 2011 melakukan intervensi untuk menjaga nilai tukar minimum EUR/CHF  di 1.20 franc agar perekonomian Swiss terhindar dari resesi dan deflasi. 

• Euro  mencatat  intraday  high  di  1.2568  franc,  level  tertinggi  sejak  20  Mei  2011,  sebelum  akhirnya  ditutup  di  sekitar  1.2442  franc,  atau  melemah  0.2%  dibandingkan penutupan New York hari Kamis.  Sedangkan dolar menguat hingga ke 0.9389, level tertinggi sejak 22 November 2012, dan terakhir bergerak di sekitar 0.9349, atau naik 0.3%. 

• Pekan  ini  data  ekonom  Swiss  yang  akan  dirilis  adalah  data  industrial  orders  y/y  (Q3)  dan  indeks  ZEW  (Jan).  Jika  data  dirilis  optimis,  maka  berpotensi  mendorong apresiasi franc Swiss, utamanya terhadap dolar.

Friday, January 18, 2013

Headline News 18.01.13


US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global berhasil rally pada hari Kamis, dengan indeks S&P 500 ditutup pada level tertinggi 5 tahun, sementara  dolar  memangkas  kerugiannya  terhadap  euro  menyusul  rilis  mengejutkan  data  pasar  pekerjaan  dan  perumahan  AS  yang  memperkuat indikasi membaiknya perekonomian di negara ekonomi terbesar di dunia tersebut. 

• Kuatnya  permintaan  terhadap  obligasi  Spanyol  telah  menambah  sentimen  bullish  pada  aset  beresiko,  sementara  harga  minyak naik. 

• Indeks  S&P  500  menembus  level  tertinggi  sejak  akhir  Desember  2007  setelah  laporan  menunjukkan  klaim  untuk  dana  kesejahteraan bagi kaum pengangguran (jobless claims)turun ke level terendah 5 tahun di pekan lalu dan housing starts naik  di bulan lalu. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 84.79 poin atau 0.63% di 13,596.02. Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  naik 8.31 poin atau 0.56% di 1,480.94. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 18.46 poin atau 0.59% di 3,136.00.   

• Pasar saham dunia <.MIWD00000PUS>, yang secara umum bergerak sideways pekan ini, naik 0.5% dan berada pada level  tertinggi 20 bulan. Saham Eropa <.FTEU3> ditutup menguat 0.5%.  

• Di  Eropa,  fokus  utama  tertuju  pada  suksesnya  penjualan  obligasi  baru  Spanyol  senilai  4.5  milyar  euro  ($6  milyar),  mengisyaratkan tumbuhnya kepercayaan investor pada prospek ekonomi negara zona euro. Yield untuk obligasi pemerintah  Spanyol tenor 10 tahun naik di 5.078% namun mencatat turun dari level intraday high di 5.174. Sedangkan yield obligasi  pemerintah Italia mendekati level intraday low di 4.167%.  Sementara untuk Treasury AS tenor 10 tahun turun 16/32 dengan yield di 1.875%. 

• Dolar melanjutkan apresiasinya terhadap yen dan memangkas kerugiannya atas euro setelah rilis optimis data ekonomi AS.  Dolar terakhir tercatat di 89.83 yen, melonjak 1.6% pada perdagangan kemarin. Sementara dolar jatuh 0.7% terhadap euro  di $1.3374. 

• Euro dan dolar telah menguat terhadap yen setelah komentar dari Menteri Ekonomi Jepang Akira Amari mengenai dampak  negatif dari yen yang lemah telah disalahtafsirkan. 

• Yen  mengalami tekanan menjelang  sidang BOJ  pekan  depan dimana  dewan kebijakan  diprediksi akan mengadopsi  target  inflasi 2% dan akan memperluas program pembelian aset yang saat ini telah dilakukan. 

• Harga  minyak  mendapat  support  dari  sinyal  membaiknya  ekonomi,  yang  mengisyaratkan  kuatnya  permintaan  minyak  di  masa mendatang. Kenaikan harga minyak juga mendapat dukungan dari aktifitas militer di Algeria dan Mali. Brent <LCOc1>  bertambah 1.3% ke $111.08 per barel, dan U.S. oil <CLc1> naik 1.1% ke $95.28.  

• Sementara harga emas tercatat di $1,687.34, naik 0.5% setelah menguat ke $1,695.56 – level puncaknya sejak 18 Desember. 


GOLD & COMMODITIES
• Platinum  menguat  ke  level  tertinggi  dalam  tiga  bulannya  Kamis  lalu,  melewati  harga  emas  untuk  rangkaian  dua  harinya  setelah optimisme data ekonomi AS yang mendorong permintaan untuk komoditas industri seperti platinum, bahan yang  penting untuk para pembuat otomotif.  

• "There is a significant chance of platinum moving back to a normal type of premium of at least $100 (against gold)," INTL  Commodities CEO Jeff Rhodes mengatakannya.  

• "Potential for further supply shocks in the PGMs does have all the ingredients for an interesting few weeks in terms of prices,"  Rhodes menambahkan.  

• Emas menguat Kamis lalu, didukung oleh pelemahan dollar dan berlanjutnya permasalahan mengenai pembicaraan utang  AS, sementara itu kekhawatiran sedikit berkurangnya pasokan dari Afrika Selatan menekan rally platinum.  

• Pada  awal  minggu  ini,  lembaga  pemeringkat  AS  Fitch  mengatakan  AS  menghadapi  suatu  "material  risk"  dari  kehilangan  status AAA jika terdapat pengulangan dari perselisihan yang terlihat tahun 2011 berkenaan naiknya debt ceiling negara yang  menyiksa. 


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik pada perdagangan Kamis kemarin setelah pasar keuangan mendapat dukungan positif dari rilis optimis  data ekonomi AS yang menunjukkan jobless claims turun ke level terendah 5 tahun dan housing starts naik tajam. 

• Sementara itu, penyitaan fasilitas gas di negara OPEC Aljazair oleh militan Islam menambah kekhawatiran bahwa gejolak di  daerah  tersebut  bisa  mengganggu  ekspor  energi.  Bensin  berjangka  AS  juga  naik  setelah  kendala  pada  kilang  minyak  di  Venezuela mengancam akan memperketat pasokan bahan bakar motor di wilayah tersebut. 

• Brent <LCOc1> bertambah 1.3% ke $111.08 per barel, dan U.S. oil <CLc1> naik 1.1% ke $95.28. 

• Harga minyak naik bersamaan dengan ekuitas AS menyusul naiknya indeks S&P 500 sebesar 0.6% yang sebagian disebabkan  oleh laporan positif laba perusahaan AS sejauh ini. 

EURO ZONE
• Beberapa  indikator  mengindikasikan  bahwa  perekonomian  zona  euro  stabil,  European  Central  Bank  mengatakannya  Kamis  lalu  dalam  bulletin  bulanan, ditambah bahwa ekspektasi recovery dimulai tahun ini.  

• Seperti biasa, editorial dari  bulletin bank secara virtual mengidentikkan pernyataan kebijakan utama, dibacakan oleh Presiden Mario Draghi setelah  policy meeting ECB hari Kamis, dimana menjaga suku bunga bertahan pada tingkat level terendahnya pada 0.75 persen.  

• Menteri  keuangan  Jerman  Wolfgang  Schaeuble  mengatakan  Kamis  lalu  dia  sangat  perhatian  mengenai  ekspektasi  kedepannya  pelonggaran  kebijakan moneter di Jepang, yang mana didorong pemerintahan baru.  

• "I'm pretty worried about the new policies of Japan's newly‐elected government," Schaeuble mengatakan dalam pidato pada German Bundestag  (lower house of parliament). "When you think of the surplus of liquidity on global financial markets, it is fuelled further by a wrong understanding of  central bank policy."   

• Yunani  harus  bertahan  pada  tekanan  politik  internal  untuk  melambatkan  reformasi  ekonomi  dalam  tahunan  yang  akan  menentukan  apakah  menghindari kebangkrutan, Menteri Keuangan Yannis Stournaras mengatakan pada Reuters dalam wawancara. 


U.K.
• Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Inggris dan ketidakpastian mengenai hubungan antara Inggris dan Uni Eropa telah memicu tertekannya  sterling ke level terendahnya selama 9‐1/2 bulan terhadap euro pada perdagangan Kamis kemarin. Sterling juga menembus level terendah 9 bulan  terhadap sejumlah rival utamanya dan level terendah 8 pekan terhadap dolar. 

• Pernyataan Perdana Menteri Inggris David Cameron mengenai Eropa di Amsterdam hari Jumat ini akan dicermati investor menyusul desakan dari  sejumlah anggota di partainya sendiri untuk dilakukan referendum mengenai apakah Inggris harus keluar dari Uni Eropa. 

• Kemungkinan Inggris yang ingin meninggalkan Uni Eropa telah membuat banyak investor gelisah dan cenderung untuk menjual pound, terutama  mengingat kekhawatiran tentang ekonominya yang lemah dan kemungkinan Inggris kehilangan peringkat kredit triple‐A nya. 

• Euro menguat 0.75% ke 0.8365 pound, level tertingginya sejak akhir Maret 2012 lalu. Kondisi ini telah mendorong tersungkurnya indeks sterling  (nilai tukar sterling terhadap sejumlah rival utamanya) ke level terendahnya sejak medio April di 82.1. 

• Data retail sales Inggris juga akan dirilis hari ini, dimana jika data dirilis buruk maka akan memicu berlanjutnya tekanan jual pada sterling. 

• Sterling terkoreksi 0.3% terhadap dolar ke $1.5956, level terendahnya sejak 23 November. Pelemahan sterling juga meluas terhadap mata uang  dunia  lainnya,  dengan pound  menembus  level  terendah  3  bulan  terhadap  dolar  Kanada  dan  mendekati  level  terendah  5  bulan  terhadap  dolar  Australia.


JAPAN
• Bank of Japan berhati‐hati memilih permintaan (yang mana) Perdana Menteri Shinzo Abe untuk kebijakan pelonggaran moneter yang lebih agresif  yang  dapat  memuaskan  pada  gambaran  kebijakan  minggu  depan  tanpa  kehilangan  kebebasannya  untuk  memutuskan  tujuan  dan  bagaimana  mencapainya.  

• Dibawah tekanan dari Abe untuk mengambil langkah dalam menekan deflasi, bank sentral akan menggandakan target inflasi menjadi 2 persen dan  mempertimbangkan  pelonggaran  kebijakan  terhadap  besaran  kemungkinan  pembelian  aset  hingga  101‐trilyun‐yen  ($1.1  trilyun)  dan  program  lending, sumber mengatakan pada Reuters. 

• Mata uang Jepang dalam proses melepaskan diri dari apresiasi yang berlebihan, Shigeru Ishiba, sekretaris umum pada partai yang berkuasa Liberal  Democratic Party, mengatakannya. 


AUSTRALIA
• Australian  dollar  melemah  Kamis  lalu  setelah  turun  dari  ekspektasinya  laporan  jobs  yang  membuka  peluang  resiko  pemangkasan  tingkat  suku  bunga bulan depan, sementara itu tingginya harga produk susu membantu mitra New Zealand mengalami outperform.  

• Pasar tenaga kerja Australia melemah 5.500 jobs pada Desember, dibawah perkiraan untuk menghasilkan flat. Tingkat pengangguran naik menjadi  5.4 persen dari level 5.3 persen seperti ekspektasi. 

• Harga obligasi Australia telah mengalami rally dari berita tingkat pengangguran Australia yang naik dan pelemahan pasar saham di Asia.  


SWISS
• Euro  menguat  ke  level  tertinggi  hampir  20  bulan  terhadap  franc  Swiss  pada  perdagangan  Kamis  kemarin  dipicu  meningkatnya  sentimen mengenai prospek ekonomi zona euro yang mendorong investor untuk mengurangi posisi jual euro yang mereka buat  sebelumnya. 

• Euro mencatat intraday high di 1.2490 franc, level tertingginya sejak 20 Mei 2011 ketika mencatat intraday high di 1.2646 franc,  dan terakhir bergerak di sekitar 1.2470 atau menguat 0.8% dari posisi penutupan New York hari Rabu. 

• Sementara dolar juga menguat terhadap franc Swiss ke sekitar 0.9325 franc, atau naik 0.2%. 

Thursday, January 17, 2013

Headline News 17.01.13


US & GLOBAL
• Bursa  saham  global  ditutup  flat  pada  hari  Rabu  menyusul  hasil  laba  yang  kuat  dari  perusahaan  keuangan  telah  mengangkat  saham  perbankan, meskipun rilis buruk data ekonomi Eropa masih memberikan kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global. 

• Harga  obligasi  pemerintah  Jerman  dan  Treasury  AS  naik  setelah  Bank  Dunia  memangkas  tajam  prospek  pertumbuhan  ekonomi  global  tahun ini menjadi 2.4% dari 3%, menyusul lambatnya pemulihan ekonomi di negara‐negara maju. 

• Saham Goldman Sachs' <GS.N>  menjadi salah  satu top gainer di bursa AS, melonjak 4.1% ke  $141.09  setelah melaporkan laba kuartal  keempat yang naik hampir 3 kali lipat. JPMorgan Chase & Co <JPM.N> juga melaporkan kenaikan tajam labanya, dan sahamnya tercatat  naik 1% ke $46.82. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir melemah 23.66 poin atau 0.17% di 13,511.23. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 0.29  poin atau 0.02% di 1,472.63. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 6.77 poin atau 0.22% di 3,117.54.   

• MSCI  world  equity  index  <.MIWD00000PUS>  jatuh  0.3%  sementara  Europe's  FTSE  Eurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  flat  setelah  mengalami serangkaian koreksinya. Indeks Nikkei Jepang <.N225> merosot 2.6%, mencatat koreksi harian terbesarnya dalam 8 bulan. 

• Seiring  dengan  pandangan  suram  Bank  Dunia,  sektor  industri  menunjukkan  penjualan  mobil  baru  Eropa  turun  di  tahun  2012  ke  level  terendahnya  sejak  1995,  dengan  keseluruhan  pasar  utama  zona  euro  mengalami  penurunan,  sementara  Inggris  dan  Swedia  mencatat  pertumbuhan. Hal ini terjadi sehari setelah Jerman melaporkan ekonominya terkontraksi di level terendahnya selama hampir 3 tahun di  kuartal keempat 2012. 

• "Following the German growth numbers yesterday there is simply a realization the recession in the euro zone in the fourth quarter will be  much bigger than the previous consensus," kata ekonom Daiwa Securities Tobias Blattner.   

• Namun demikian, euro berhasil rebound dari koreksinya terhadap dolar setelah dewan kebijakan ECB meredakan kekhawatiran mengenai  kemungkinan melemahkan mata uang euro. Euro diperdagangkan sedikit di bawah $1.33, di sekitar $1.3287, setelah mengalami koreksi  tajamnya ketika kepala Eurogroup, Jean‐Claude Juncker, mengatakan kondisi mata uang euro telah “sangat tinggi”. 

• Euro kemudian berhasil bangkit setelah dewan kebijakan ECB Ewald Nowotny menegaskan bahwa nilai tukar “bukan menjadi masalah  utama”,  sehingga  memperkuat  optimisme  investor  bahwa  ECB  tidak  menargetkan  sebuah  nilai  tukar  yang  rendah  untuk  mambantu  memulihkan ekonominya. 

• Data  inflasi  AS  flat  di  bulan  Desember,  mengindikasikan  minimnya  tekanan  inflasi  yang  memberikan  kemudahan  bagi  The  Fed  untuk  mendorong pemulihan ekonomi dengan mempertahankan kebijakan moneter ultra longgar. Pasar ekuitas tidak bereaksi atas rilis data  tersebut. 

• Di pasar obligasi, permintaan pada obligasi Jerman tenor 10 tahun meningkat dan menempatkan yield‐nya di 1.49%. Sedangkan harga  Treasury AS melanjutkan kenaikannya menyusul concern mengenai plafon utang pemerintah. Treasury tenor 10 tahun naik 5/32 dengan  yield di 1.8167%. 

• Emas  menguat  untuk  3  hari  berturut‐turut,  naik  ke  $1,679.54  per  ons,  dipicu  oleh  ekspektasi  bank‐bank  sentral  negara  maju  akan  melanjutkan kebijakan moneter ultra longgar mereka.sedangkan kekhawatiran mengenai terhambatnya suplai telah mendorong naiknya 
harga platinum ke $1,684 dan mencatat kenaikan dalam 7 sesi berturutan, kenaikan terlamanya sejak awal Oktober. 

• Para  pekerja  di  produsen  platinum  terkemuka,  Anglo  American  Platinum,  mogok  kerja  pada  Rabu  kemarin  sebagai  bentuk  protes  atas  pengumuman dari perusahaan, yang dikenal sebagai Amplats, yang akan menutup tambang dan memangkas pekerjaan. 

• Musim dingin yang terjadi di Eropa dan AS telah menopang kenaikan harga minyak, namun kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan  ekonomi  global  telah  membatasi  kenaikan  harga  minyak.  Organisasi  Negaranegara  Eksportir  Minyak  (OPEC)  melaporkan  bahwa  permintaan  minyak  akan  menurun  lebih  tajam  dari  perkiraan  di  tahun  2013  akibat  meningkatnya  suplai  dari  produsen  rivalnya.  Brent  futures <LCOc1> naik 0.3% ke $110.60 per barel sementara U.S. February crude futures <CLc1> naik 0.9% ke $94.14.  


GOLD & COMMODITIES
• Platinum naik diatas harga emas Rabu lalu, dengan rally harga membawa logam bernilai tersebut diatas logam mulia untuk hari keduanya  berkenaan dengan pasokan tambang Afrika Selatan.  

• Dengan kenaikan pada rangkaian tujuh harinya Rabu lalu, didorong oleh aksi beli para hedge fund setelah krisis tenaga kerja tambang pada  produsen terbesar didunia yang berada di Afrika Selatan yang memicu kekhawatiran mengenai pasokan yang anjlok. 

• Emas dibayangi oleh penguatan dollar meskipun bertahannya permasalahan negosiasi utang AS. 

• "I will not be surprised to see a sell‐off and then a rebound again. It's going to be very volatile," kata Murray seorang general manager  pada precious metals marketing dalam Johnson Matthey USA.   


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak berjangka Brent dan minyak mentah AS menguat pada perdagangan hari Rabu setelah Energy Information Administration  (EIA) melaporkan stok minyak mingguan AS turun di pekan lalu, kontras dengan ekspektasi yang menunjukkan kenaikan. 

• Brent futures <LCOc1> naik 0.3% ke $110.60 per barel sementara U.S. February crude futures <CLc1> naik 0.9% ke $94.14. 

• EIA melaporkan stok minyak mentah turun pekan lalu seiring turunnya impor dan stok bahan bakar meningkat. Stok minyak mentah turun  951000 barel menjadi 360.3 juta barel di pekan per 11 Januari, kontras dengan ekspektasi terjadi kenaikan 2.3 juta barel. Impor minyak  mentah turun 312000 barel per hari (bph) menjadi 7.99 juta bph. Suplai bensin naik 1.91 juta barel, dibandingkan ekspektasi naik 2.9 juta  barel, dan stok distillate (minyak solar dan minyak panas) naik 1.69 juta barel, dibandingkan ekspektasi naik 1.9 juta barel. 


EURO ZONE
• Hasrat orang Eropa untuk Natal dan mengkonsumsi kalkun mendorong naiknya biaya hidup di zona euro pada bulan Desember, tetapi ekspektasi European Central Bank pada angka inflasi untuk  melambat tahun ini dan menawarkan beberapa gambaran terhadap rumah tangga selama resesi.  

• Consumer  inflation  tahunan  dalam  17  negara  euro  adalah  2.2  persen  pada  Desember,  level  yang  sama  dengan  bulan  November,  kantor  statistik  Uni  Eropa  Eurostat  menunjukkannya,  mengkonfirmasi laporan awal bulan ini.  

• Anggota dewan gubernur European Central Bank Ewald Nowotny mengatakan tidak turut dengan masalah kepala Eurogroup Jean‐Claude Juncker mengenai penguatan euro, yang mencatatkan  target stabilitas harga ECB daripada nilai tukar.  

• Euro <EUR=> naik setelah komentar Nowotny, menguat 0.3 persen terhadap dollar AS ke level $1.3310 dan menguat dari beberapa penurunan setelah komentar Juncker Selasa malamnya.  

• Ekspor  pembangkit  tenaga  listrik  Jerman  diekspektasi  (perdagangan  luar  negeri)  untuk  mendorong  output  ekonomi  tahun  ini  karena  krisis  zona  euro  melemahkan  permintaan  pada  negara  tetangga, meskipun para konsumen pada sektor rumah tangga seharusnya mendukung pertumbuhan.  

• Ekspor kemungkinan akan bertumbuh 2.8 persen tahun ini sementara itu impor kemungkinan akan naik 3.5 persen, hasil yang akan mengurangi 0.1 poin persentase dari gross domestic product  (GDP), Menteri Perekonomian mengatakannya dalam laporan tahunan. Tahun 2012, perdagangan mendorong GDP hingga 1.1 poin persentase.   



U.K.
• Sterling jatuh ke level terendah 7 pekan terhadap dolar pada hari Rabu, dipicu kondisi ekonomi dalam negeri Inggris yang masih suram dan warning dari lembaga pemeringkat  Fitch bahwa  Inggris  berpotensi  kehilangan  peringkat  kredit  tertingginya.  Sterling  terkoreksi  ke  $1.5975,  level  terendahnya sejak  28  November, sebelum  akhirnya bergerak  di  sekitar $1.5990, atau melemah 0.5% dibandingkan penutupan New York hari Selasa. 

• Lembaga pemeringkat Fitch mengingatkan potensi Inggris untuk kehilangan peringkat kredit tertingginya jika laporan budget bulan Maret menunjukkan tingkat utang pemerintah  terus mengalami kenaikan. 

• Kekhawatiran tentang ekonomi Inggris meningkat dipicu berita pekan ini bahwa pengecer musik dan DVD, HMV <HMV.L> dan perusahaan penyewaan DVD, Blockbuster Inggris,  telah berupaya untuk mencari bantuan guna mengatasi masalah kesulitan keuangan perusahaan. 

• Meskipun demikian, sterling masih berpeluang untuk kembali mengalami rebound terhadap dolar seiring menguatnya euro atas mata uang Amerika Serikat tersebut. Jika sterling  berhasil kembali menembus di atas $1.60, maka rebound potensial berkembang. 

• Investor akan menantikan rilis data retail sales Inggris pada hari Jumat untuk melihat prospek pemulihan ekonomi negara tersebut. Jika data dirilis melampaui ekspektasi, maka  akan berdampak positif bagi sterling.


JAPAN
• Kebijakan  quantitative  easing  adalah  efektif  dalam  menekan  deflasi  jika  implementasi  melalui  sarana  yang  tepat  pada  ukuran  yang  cukup,  Kazumasa  Iwata,  mantan  deputi  gubernur Bank of Japan mengatakannya.  

• "Excessive yen rises are now being corrected. If policymakers seize this moment, Japan may be able to end deflation," Iwata mengatakan dalam konferensi berita.  

• Consumer  confidence  Jepang  sedikit  memburuk  pada  bulan  Desember,  memperkirakan  konsumen  masih  berhati‐hati  meskipun  beberapa  tanda‐tanda  yang  menunjukkan  ekonomi telah keluar dari pelemahan.  

• Survei  juga menunjukkan  59,6  persen pada  pemikiran responden harga akan  naik dalam  12 bulan, tertahan dari bulan  sebelumnya,  dengan perkembangan  yang  agresif  dari  Perdana Menteri baru Shinzo Abe pada kebijakan fiskal dan moneter hingga memiliki hal yang berdampak pada ekspektasi harga konsumen.  


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar mendapatkan kembali penurunannya terhadap euro setelah pejabat utama Eropa mengeluhkan mengenai  penguatan cepatnya baru‐baru ini,  tetapi penurunan yang meluas terhadap yen mengikuti peringatan mengenai tekanan yang berlebihan dari pejabat Jepang.     

• Euro melemah setelah kepala dari menteri keuangan zona euro mengatakan euro berada pada "dangerously high".  

• Para trader mengatakan komentar singkat yang memberikan alasan investor untuk uang tunai pada kenaikan baru‐baru ini, yang membawa euro <EURAUD=R> ke level A$1.2567,  yang lebih dari satu sen melemah dari level puncak pada overnight.  

• Konsumen  Australia memulai  tahun baru  dengan sedikit  antusiasme  karena permasalahan mengenai bujet  keluarga  yang menekan sentimen positif mengenai  perekonomian  negara. 


SWISS
• Franc Swiss berhasil rebound atas euro pada hari Rabu, setelah menembus level terendah 13 bulan di sesi sebelumnya, meskipun trennya masih melemah seiring meredanya  kekhawatiran terhadap krisis utang zona euro. 

• EUR/CHF berhasil menembus level 1.22 franc di pekan lalu, untuk pertama kalinya selama lebih dari setahun terakhir. Euro kemudian melanjutkan apresiasinya hingga menembus  di atas 1.23 franc di pekan ini, sebelum akhirnya mengalami konsolidasi pada hari Rabu kemarin seiring kondisi RSI‐14 yang sudah sangat overbought. 

• Euro tercatat melemah 0.1% terhadap franc di sekitar 1.2380 franc dibandingkan penutupan New York hari Selasa. Sedangkan terhadap dolar, franc bergerak relatif stabil di  sekitar 0.9320 franc. 

• Rilis optimis data retail sales Swiss mampu membatasi tekanan jual pada franc Swiss. Retail sales periode November tercatat naik 2.9% y/y setelah mencatat kenaikan 2.7% di  bulan Oktober sebelumnya. 

Wednesday, January 16, 2013

Headline News 16.01.13


US & GLOBAL
• Pasar  ekuitas  global  memangkas  kerugiannya  usai  rilis  optimis  data  retail  sales  AS  semalam,  bahkan  harga  obligasi  juga  menguat, didorong oleh perdebatan di Washington mengenai batas pinjaman pemerintah. 

• Yen  mencatat  kenaikan  harian  terbesarnya  terhadap  dolar  dalam  8  bulan  terakhir,  menyusul  warning  seorang  petinggi  Jepang mengenai kerugian dari pelemahan tajam yen, mendorong investor untuk melakukan short covering. 

• Sebagian besar saham AS berhasil rebound di akhir sesi New York setelah data retail sales AS periode Desember dirilis naik  0.5%,  setelah  mencatat  naik  0.4%  di  bulan  November  sebelumnya,  melampaui  ekspektasi  pasar  untuk  kenaikan  0.2%.  Consumer discretionary stocks memimpin kenaikan indeks S&P 500, diikuti oleh saham keuangan. Saham teknologi turun,  dipicu penurunan 3.1% pada saham Apple. 

• Investor  berhati‐hati  setelah  partai  Republik  di  Kongres  menaikkan  $16.4  trilyun  plafon  utang  pemerintah,  dimana  telah  meningkatkan resiko AS akan gagal bayar dalam beberapa bulan mendatang. 

• Ketua  The  Fed  Ben  Bernanke  juga  mendesak  agar  Kongres  menyetujui  kenaikan  plafon  utang  pemerintah  untuk  menghindari  efek  buruk  pada  perekonomian  AS,  dimana  negosiasi  alot  yang  dilakukan  Presiden  Barack  Obama  telah  menekan pasar ekuitas, yang telah menguat sejak Tahun Baru. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 27.57 poin atau 0.20% di 13,534.89. Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  naik 1.66 poin atau 0.11% di 1,472.34. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 6.72 poin atau 0.22% di 3,110.78.   

• Hasil buruk dari perusahaan software SAP <SAPG.DE> telah memicu koreksi pada saham teknologi di Eropa, dengan indeks  DAX Jerman jatuh ke level terendah 2013, namun indeks utama menguat. SAP memberi tekanan pada FTSEurofirst 300 index  <.FTEU3> serta memukul indeks teknologi STOXX Europe 600, yang mencatat turun 2.1% dan mencatat kinerja terburuknya.  Eurofirst 300 index <.FTEU3> untuk saham‐saham utama Eropa ditutup menguat 0.04% di 1,160.22. 

• Indeks ekuitas global MSCI naik tipis 0.1% ke level tertinggi 20 bulan di 350.28.   

• Pasar ekuitas dan obligasi korporasi telah menguat tajam tahun ini seiring pandangan bahwa kebijakan moneter The Fed  yang positif akan mendukung pemulihan ekonomi AS sementara menjaga yield Treasury tetap rendah. Treasury tenor 10  tahun naik 4/32 dengan yield 1.8343%. 

• Sementara,  kontraksi  pada  sektor  manufaktur  New  York  untuk  6  bulan  berturut‐turut  di  periode  Januari  telah  menekan  saham.  Data  lain  juga  menunjukkan  tekanan  inflasi  masih  lemah,  dengan  tingkat  harga  grosir  turun  dalam  3  bulan  berturutan di periode Desember. 

• Yen menguat terhadap dolar, rebound dari pelemahannya selama 4 hari terakhir yang sempat mencapai level terendah 2‐ 1/2 tahun, berkat warning dari petinggi Jepang mengenai dampak buruk pelemahan tajam yen pada ekonomi Jepang. Dolar  turun 0.79% di 88.75 yen. Euro turun 0.55% di $1.3308. 

• Brent crude oil <LCOc1> turun $1.58 di $110.30, sementara U.S. light sweet crude oil <CLc1> turun 86 sen di $93.28 per  barel.   U.S. COMEX gold futures for April delivery <GCG3> berakhir naik $14.50 di $1,683.90. 


GOLD & COMMODITIES
• Platinum mencapai level tertinggi dalam tiga bulannya Selasa lalu, memperluas kenaikannya baru‐baru ini, setelah produsen  utama global Anglo American Platinum mengatakan akan melepas dua tambang Afrika Selatan dan menjual yang lainnya,  memangkas  output  sekitar  400.000  ons  dalam  tahunannya  juga  tenaga  kerja  sebanyak  14.000  orang,  yang  beresiko  mengulang pemogokan dengan kekerasan tahun lalu. 

• Kenaikan pada platinum juga mendorong harga diatas emas untuk pertama kalinya yang hampir setahun. 

• "Platinum is going to have continuous price appreciation because there are some very serious labor issues that are not going  to let up at all," kata Jeffrey Sica, chief investment officer pada SICA Wealth Management.  


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  turun  dalam  kondisi  perdagangan  yang  ramai  pada  hari  Selasa,  tertekan  oleh  rilis  data  ekonomi  Jerman  dan  concern  terhadap perdebatan mengenai plafon utang pemerintah AS. Harga minyak mentah awalnya tertekan oleh rilis data yang menunjukkan  ekonomi Jerman mengalami kontraksi 0.5% di kuartal keempat, lebih buruk dari perkiraan. Pasar minyak telah mengalami tekanan akibat  kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi AS dan Eropa dalam setahun terakhir dan juga oleh melemahnya permintaan bahan bakar. 

• Tekanan juga datang dari perdebatan untuk menaikkan plafon utang pemerintah AS, dengan pelaku pasar mencermati desakan Ketua The  Fed Ben Bernanke agar Kongres menaikkan plafon utang guna menghindari kemungkinan gagal bayar. 

• Brent crude oil <LCOc1> turun $1.58 di $110.30, sementara U.S. light sweet crude oil <CLc1> turun 86 sen di $93.28 per barel.  

• Adapun data stok minyak dari American Petroleum Institute pagi tadi menunjukkan stok minyak mentah naik hanya 46000 barel di pekan  lalu, jauh dari perkiraan pasar terjadi kenaikan 2.3 juta barel. Sedangkan stok bensin naik 4.1 juta barel dan stok distillate turun 568000  barel. 

• Sementara U.S. Energy Information Administration akan merilis stok minyak mingguan AS nanti malam sekitar pukul 22.30 wib. 

EURO ZONE
• Zona euro mencatatkan penguatan dari ekspektasi surplus perdagangan bulan November yang dibantu oleh penguatan ekspor dan impor yang flat, data  menunjukkannya, yang mengindikasikan naiknya persaingan dalam blok seperti halnya permintaan domestik yang ditundukkan oleh resesi.  

• Kantor statistik Uni Eropa Eurostat mengatakan surplus perdagangan yang belum disesuaikan pada pembagian 17 negara euro adalah 13.7 milyar euro pada  bulan November, naik dari 4.9 milyar euro pada awal tahun karena ekspor yang naik 5 persen dan impor mengalami flat.  

• Perekonomian Jerman telah tertekan oleh krisis zona euro dalam kuartal terakhir tahun lalu, turun lebih dari besaran poin yang mendekati tiga tahun karena  penguatan ekspor secara tradisional dan melambatnya investasi, Kantor Statistik mengungkapkannya Selasa lalu.  

• Ekspektasi para ekonom mengekspektasi Jerman untuk meningkat kembali setelah perkiraan pelemahan pertumbuhan dalam kuartal pertama  tetapi negara  dengan  ekonomi  terbesar  di  Eropa  kurang  mendukung  pada  negara  lainnya  dalam  blok  tersebut,  dimana  banyaknya  mitra‐mitranya  yang  tertekan  oleh  resesi.  

• Yields  dari  obligasi  Spanyol  dan  Italia  turun  Selasa  lalu  setelah  dua  negara  terlihat  menguatnya  permintaan  dalam  penjualan  obligasi,  tetapi kedepannya  terlihat anjlok terbatas dengan lebih besarnya lelang obligasi kedepannya. 


U.K.
• Sterling berhasil rebound dari level terendah 9‐1/2 bulan terhadap euro pada hari Selasa dipicu aksi profit‐taking  setelah euro menguat belakangan ini, meskipun  mata uang Inggris tersebut masih rentan tekanan akibat kondisi ekonominya yang masih rapuh. 

• Data menunjukkan inflasi tahunan Inggris bertahan di level 2.7% di bulan Desember, sesuai dengan ekspektasi pasar dan jauh di atas target inflasi BoE sebesar 2.0%. 

• Euro turun 0.2% ke 0.8305 pound namun masih  mendekati level puncak  hari  Senin di 0.8326 pound, yang merupakan level tertinggi sejak awal  April 2012. Euro  menghadapi level resistance di 0.8333 pound, yang setara dengan 1.20 euro per pound, sebuah level kunci bagi perusahaan Inggris untuk melindungi exposure valuta  asing mereka. 

• Sedangkan terhadap dolar, sterling bergerak stabil di sekitar $1.6070 setelah membentuk double bottom di sekitar $1.6030. 

• Investor  akan  menantikan  rilis  data  retail  sales  Inggris  pada  hari  Jumat  untuk  melihat  prospek  pemulihan  ekonomi  negara  tersebut.  Jika  data  dirilis  melampaui  ekspektasi, maka akan berdampak positif bagi sterling. 


JAPAN
• Gubernur  Bank  of  Japan  Masaaki  Shirakawa  mengatakan  bank  sentral  akan  melanjutkan  dengan  kekuatan  monetary  easing  karena  perekonomian  kemungkinan untuk masih melemah dalam beberapa saat, memperkuat harapan pasar bahwa akan mengalami ekspansi stimulus berikutnya bulan ini.  

• Perdana  Menteri  Shinzo  Abe  terus  menekan  pada  bank  sentral  kedepannya  meeting  kebijakan  minggu  depan,  mengulangi  pernyataannya  untuk  memperkuat monetary easing dalam pembicaraan dengan para pembantu bidang ekonomi Selasa lalu.  

• Menteri keuangan Jepang Taro Aso mengatakan Selasa lalu bahwa dia tidak merasa terikat dengan target disiplin pemerintah sebelumnya dan bahwa lebih  penting lagi untuk menjauh dari tekanan ekonomi daripada untuk membatasi peluncuran obligasi.   


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar mengalami volume perdagangan yang choppy terhadap yen Selasa lalu karena peringatan terhadap kelebihan  pelemahan yen oleh Menteri Perekonomian Jepang Akira Amari yang memberikan pasar suatu alasan untuk memangkas besarnya aksi beli yen.  

• Aussie <AUDJPY=R> melorot 0.7 persen dalam harian ke level 93.77 yen, dari level puncak empat tahun 94.63 yen.   

• Pasar obligasi Australia telah mengakhiri perdagangan lokal yang mencapai penguatannya, dengan kurangnya data ekonomi dan harga tertahan  dari berita baru dan yields anjlok dalam perdagangan yang sempit.  


SWISS
• Franc Swiss menembus level terendah 13 bulan yang baru terhadap euro meskipun kemudian memperkecil kerugiannya dipicu meredanya kekhawatiran  mengenai krisis utang zona euro.  Euro mencatat intraday high di 1.2413 franc, level tertingginya sejak 7 Desember 2011, dan terakhir bergerak di sekitar  1.2385 franc, atau menguat 0.4% dibandingkan penutupan New York hari Senin. 

• Sementara itu dolar melanjutkan apresiasinya terhadap franc Swiss dan berhasil mencatat level tertinggi yang baru untuk tahun ini di 0.9330 franc dan  terakhir tercatat bergerak di sekitar 0.9310 franc, atau menguat 1.0% dibandingkan level penutupan New York hari Senin. 

• Rilis data ekonomi AS yang positif, seperti data retail sales periode Desember yang mencatat kenaikan serta data lainnya yang menunjukkan inflasi masih  terkendali,  telah  memperkuat  indikasi  bahwa  The  Fed  akan  mempertahankan  kebijakan  moneter  longgarnya  untuk  menopang  pemulihan  ekonominya.  Kondisi ini telah membantu menopang penguatan dolar terhadap sejumlah rival utamanya. 

• Investor akan mencermati data retail sales dan producer/import price Swiss pada hari Rabu dan Kamis untuk melihat perkembangan ekonomi di negara  tersebut.