title cover

title cover

Tuesday, February 19, 2013

Headline News 19.02.13


US & GLOBAL
• Yen kembali jatuh pada hari Senin setelah Jepang mengisyaratkan akan mendorong pemulihan ekonomi dengan memperluas kebijakan moneter  setelah sidang G20 akhir pekan kemarin terlihattidak memberikan tekanan pada Jepang soal kebijakannya tersebut. Industri logam juga melemah  dan saham Eropa terkoreksi ditengah keprohatinan pada prospek ekonomi kawasan. Sedangkan risiko atas hasil yang tidak meyakinkan dalam  pemilu  Italia  mendatang  menambah  kekhawatiran  investor.  Namun,  aktivitas  itu  dibatasi  oleh  penutupan  pasar  di  Amerika  Serikat  untuk  merayakan hari libur President's Day. 

• Yen, yang telah terkoreksi 20% terhadap dolar sejak medio November, melemah lebih lanjut setelah para pemimpin dari G20 berjanji untuk tidak  mendevaluasi mata uang mereka untuk meningkatkan ekspor dan menghindari kritik langsung kepada Jepang. Dolar menguat 0,5% ke 93,95 yen,  mendekati  level  tertinggi  33  bulan  di  94,47  yen  yang  dicapai  pekan  lalu,  sedangkan  euro  naik  0,3%  ke  125,40  yen.  Yen  berpeluang  untuk  melanjutkan koreksinya dalam pekan ini, meskipun pelemahannya ini nampaknya tidak akan terlalu tajam hingga terjadi pergantian pimpinan BOJ  pada 19 Maret, untuk melihat langkah strategis apa yang akan diambil untuk mendongkrak perekonomian negara tersebut. 

• Perdana  Menteri  Jepang  Shinzo  Abe  siap  untuk  mencalonkan  gubernur  baru  dalam  beberapa  hari  ke  depan.  Sementara  sejumlah  sumber  mengatakan kepada Reuters bahwa mantan birokrat keuangan Toshiro Muto, yang dianggap cenderung kurang radikal dibandingkan  kandidat  lainnya, terlihat mengungguli lawan‐lawannya. 

• Sementara itu, euro melemah tipis terhadap dolar ketika Presiden ECB Mario Draghi mengatakan penguatan euro belakangan ini belum memicu  kenaikan  inflasi  yang  tajam  dan  menambahkan  bahwa  ia  belum  melihat  adanya  perbaikan  ekonomi  zona  euro.  Komentarnya  tersebut  telah  memicu koreksi euro 0,2% ke $1,3334. 

• Sementara itu, sterling menembus level terendah 7 bulan terhadap dolar, tertekan oleh saran salah seorang dewan kebijakan bahwa mata uang  lokal perlu untuk mengalami pelemahan, dan juga oleh rilis data ekonomi belakangan ini yang buruk yang memperkuat dugaan terjadinya resesi di  Inggris. Karena Bank Sentral Inggris (BoE) terlihat nyaman dengan pelemahan sterling, maka mata uang tersebut berpotensi untuk terdepresiasi  lebih lanjut. Sterling terkoreksi ke $1,5438, level terendahnya sejak 13 Juli, sebelum  akhirnya memangkas kerugiannya dan bergerak melemah  0,3% di sekitar $1,5472.   

• Buruknya data ekonomi negara‐negara maju telah menekan aset beresiko menyusul kontraksi ekonomi kuartal keempat di zona euro dan Jepang,  bersamaan dengan rilis buruk data manufaktur AS pada hari Jumat lalu. 

• Di pasar Eropa, perhatian pasar akan tertuju pada data PMI sektor jasa dan manufaktur untuk periode Februari serta data sentimen Jerman pada  hari  Jumat  yang  berpeluang  memberikan  harapan  pada  pemulihan  ekonomi  tahun  ini.  Data  indeks  PMI  Eropa  yang  akan  dirilis  hari  Kamis,  diprediksi membrikan indikasi stabil di sejumlah negara Eropa yang tengah dilanda resesi, dimana akan memberikan harapan  pada  pemulihan  ekonomi di semester kedua 2013 ini. 

• Kekhawatiran terhadap hasil pemilu Italia yang kurang meyakinkan telah menambah suram prospek pemulihan ekonomi. Kondisi tersebut telah  memicu investor untuk kembali memburu aset‐aset aman resiko seperti obligasi pemerintah Jerman pada hari Senin dengan yield untuk Bund  tenor 10 tahun turun 3,5 basis poin ke sekitar 1,63%. Sedangkan yield obligasi pemerintah Italia naik 4 basis poin menjadi 4,41%. 

• Pasar ekuitas Eropa mengalami tekanan menyusul laporan laba yang merefleksikan rapuhnya kondisi ekonomi kawasan. Perusahaan bir Denmrk,  Carlsberg, yang menghasilkan lebih dari 60 persen dari penjualan di Eropa Barat, menjadi perusahaan terakhir yang melaporkan hasil perolehan  labanya, mengirimkan sahamnya ke level terendahnya selama hampir sebulan terakhir. Koreksi saham sekitar 5,8% pada perusahaan bir terbesar  ke‐4  dunia  tersebut  telah memicu  tekanan  pada  FTSEurofirst  300 index  <.FTEU3> untuk  melemah 0,2%. Sedangkan  Germany's  DAX <.GDAXI>,  France's CAC‐40 <.FCHI> dan Britain's FTSE‐100 <.FTSE> bergerak dikisaran antara naik 0,4% dan turun 0,15%. 

• Sebelumnya,  pernyataan  G20  dan  komentar  berikutnya  dari  Perdana  Menteri  Abe  menunjukkan  adanya  dukungan  baru  untuk  merangsang  perekonomian Jepang dan berhasil mengangkat indeks saham Nikkei <N225.> sebesar 2,1 persen, mendekati ke level tertinggi sejak September  2008. 

• Indeks ekuitas dunia MSCI bergerak flat menyusul berlanjutnya fase konsolidasi. Namun permintaan pada pasar ekuitas masih tetap kuat, dengan  investor menggelontorkan dana hingga $1,81 milyar kedalam saham keuangan. 

• Sementara  itu,  di  pasar  komoditas  investor  nampaknya  masih  enggan  bertransaksi  usai  libur  panjang  di  pasar  Cina  pekan  lalu,  dengan  kekhawatiran pada prospek ekonomi masih menyelimuti pasar. Tembaga, dimana Cina sebagai konsumen terbesar dunia, turun mendekati level  terendah 3 pekan di $8.125,25 per ton di pasar London. Sedangkan untuk timah dan nikel juga menembus level terendah 3 pekan. Namun harga  emas berhasil rebound dari level terendah 6 bulan menyusul kembali aktifnya investor Cina usai merayakan libur Imlek. Namun dengan minimnya  permintaan dari pasar AS telah membuat emas untuk kembali terkoreksi tipis 0,1% ke $1.607,04 per ons. 

• Pasar  minyak  secara  umum  stabil  pasca  rilis  buruk  data  produksi  industri  AS  hari  Jumat  lalu,  sementara  tekanan  dari  Timur  Tengah  masih  membsrikan  support.  Harga  minyak  Brent  turun  20  sen  ke  $117,46  per  barel  setelah  mencatat  koreksi  mingguan  pertamanya  sejak  semester  pertama Januari, sedangkan harga minyak mentah AS turun 24 sen ke $95,62.  



GOLD & COMMODITIES
• Emas  bergerak melemah Senin lalu,  dengan  volume  perdagangan  yang turun  karena  pasar  AS yang  libur  untuk  Presidents’  Day,  sementara itu  penurunan euro dan saham‐saham Eropa yang flat juga menekan ketertarikan investor. 

• Pembelian fisik dari Asia,dengan partisipasi Cina membalikkan pasar dari liburan satu minggunya, membantu harga recovery dari level terendah  enam bulannya Jumat lalu. 

• "There is no much happening this afternoon because of the holiday in the United States, but it looks like gold wants to test more downside than  upside on lack of investor buying in the near term, even as we saw a bounce back above $1,600," Deutsche Bank precious metal trader Michael  Blumenroth mengungkapkannya.   


OIL & COMMODITIES
• Brent  crude  oil  ditutup  di  bawah  $  118  per  barel  pada  Hari  Senin,  didukung  oleh  ekspektasi  peningkatan  pertumbuhan  global  dan  ketegangan  yang  berlanjut di Timur Tengah. 

• Para analis berpendapat bahwa volume perdagangan telah dibatasi oleh tutupnya pasar AS karena libur the Presidents' Day 'dan seiring dimulainya pekan  International Petroleum (IP) , sebuah pertemuan profesional industri di London. 

• "With the U.S. holiday and the start of the IP Week, a lot of people will be away from their desks," ucap Olivier Jakob, seorang analis pada Switzerland‐based  Petromatrix.  

• Di  Timur  Tengah,  ketegangan  atas  program  nuklir  Iran  terus  memicu  kekhawatiran  akan  berkurangnya  jumlah  pasokan  minyak  yang  berada  di  wilayah  penghasil minyak utama tersebut. 

• Pembicaraan antara Iran dan kekuatan utama dunia tetap menemui jalan buntu seiring para investor melihat ke depan bahwa ada pertemuan lain pada  tanggal 26 Februari guna setiap tanda‐tanda kemajuan akan hasil pertemuan.  

• Jacob berpendapat bahwa "At the end of this week you might start seeing positions being reviewed in view of next week's talks,".  

• Pengurangan yang signifikan pada hasil produksi crude Saudi Arabia dan ekspor juga telah mendukung Brent.



EURO ZONE
• Nilai  tukar  euro  tidak  seharusnya  didramatisasi  dengan  pembicaraan  mengenai  currency  wars,  pengambil  kebijakan  European  Central  Bank  Ewald  Nowotny  mengatakannya, yang mencatatkan mata uang bergerak dalam kisarannya.  

• Euro mencapai level tertingginya dalam 15‐bulan terhadap dollar pada awal bulan ini, rumitnya pengambil kebijakan ECB yang tugasnya mendorong pada pertumbuhan  yang melebihi ekspektasi bahwa kemungkinan mengambil langkah kebijakan terkini meskipun beberapa anggota dewan ECB menentangnya.  

• Bank‐bank Jerman yang menggunakan dana krisis European Central Bank anjlok hingga sepertiga pada bulan Januari dari bulan sebelumnya, tanda‐tanda kedepannya  bahwa bank‐bank dipusat zona euro kembali ke pasar uang setelah tekanan kredit tahun lalu.  

• Perekonomian  Jerman  harusnya  bertumbuh  dalam  kuartal  pertama  dan  melangkah  naik  tahun  ini  tetapi  kenaikan  yang  optimis  pada  pasar  keuangan  tidak  harus  menyembunyikan kebutuhan untuk reformasi dimanapun dalam zona euro, Bundesbank mengatakannya.  

U.K.
• Sterling menembus level terendah 7 bulan terhadap dolar pada hari Senin, tertekan oleh saran salah seorang dewan kebijakan bahwa mata uang lokal perlu untuk mengalami  pelemahan, dan juga oleh rilis data ekonomi belakangan ini yang buruk yang memperkuat dugaan terjadinya resesi di Inggris. Karena Bank Sentral Inggris (BoE) terlihat nyaman  dengan pelemahan sterling, maka mata uang tersebut berpotensi untuk terdepresiasi lebih lanjut. 

• Sterling terkoreksi ke $1,5438, level terendahnya sejak 13 Juli, sebelum akhirnya memangkas kerugiannya dan bergerak melemah 0,3% di sekitar $1,5472. Adapun level support  berikutnya menuju level low 13 Juli 2012 di $1,5414, dan jika level tersebut berhasil dipecahkan, maka akan menuju ke level low 1 Juni di $1,5269.  Sedangkan euro naik 0,3% di sekitar 0,8632 pound, mendekati level tertinggi 15 bulan di 0,8717 yang dicapai 1 Februari lalu. 

• Sterling mengalami tekanan setelah dewan kebijakan senior BoE Martin Weale pada hari Sabtu lalu mengatakan mata uang perlu melemah lebih lanjut untuk menyeimbangkan  ekonomi Inggris. 

• Pekan lalu, sterling mengalami koreksi mingguan terbesarnya sejak awal Juni 2012 setelah rilis data retail sales periode Januari yang buruk yang menambah pandangan suram  terhadap prospek ekonomi Inggris.  Sterling juga tertekan oleh laporan inflasi kuartalan BoE pada hari Rabu, yang memproyeksikan naiknya inflasi dan melambatnya ekonomi. Gubernur Mervyn King mengatakan  BoE siap untuk mentolerir naiknya inflasi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. 

• Adapun fokus pasar berikutnya akan tertuju pada BoE Monetary Policy Committee minutes yang akan dirilis hari Rabu besok, dimana pasar akan mencermati indikasi apakah  dewan kebijakan akan terus mentolerir inflasi yang berada di atas target, dan kemungkinan adanya referensi lainnya untuk pelemahan sterling belakangan ini.  


JAPAN
• Lembaga  pemeringkat  Standard  &  Poor  tetap  berhati‐hati  tentang  kebijakan  Perdana  Menteri  Jepang  Shinzo  Abe  untuk  menstimulasi  pertumbuhan perekonomian dan mengakhiri deflasi, dan mempertahankan outlook negatif pada utang Jepang. 

• Lembaga  pemeringkat  mengatakan  bahwa  tindakan  yang  pada  akhirnya  bisa  mengarah  pada  reflation  dalam  perekonomian  Jepang,  namun  keuangan  publik  kemungkinan  besar  tetap  lemah  bahkan  jika  pemerintah  tetap  melanjutkan  rencananya  untuk  menaikkan  5  persen pajak penjualan. 

• Lembaga pemeringkat mengatakan dalam sebuah pernyataan, "We believe the measures adopted by the new Abe administration at the  beginning of its term will be critical if it is to arrest what we see as a prolonged decline in Japan's sovereign credit standing,". 

• "Even with full control of parliament, it will take time to see whether the Abe administration's policies are effective.". 


AUSTRALIA
• New Zealand dan Australian dollar naik mendekati level puncak empat tahunnya terhadap meluasnya pelemahan yen Senin lalu setelah Jepang luput dari kritikal  langsung dari mitra G20 mengenai rencana reflationary agresif yang telah menekan mata uangnya.  

• Sebagai hasilnya, investor melanjutkan aksi jual mata uang Jepang, yang membawa Aussie ke level tertinggi 96.87 yen <AUDJPY=R> dari level terendah 96.13 Jumat  lalu. Telah berada pada level 96.78, penutupan ke level puncak empat tahunnya 97.42 yang terjadi awal bulan ini.  

• Usah kecil di Australia menghadapi kondisi dan menyelesaikan tahun 2012 dengan pesimistik meskipun rangkaian dari pemangkasan tingkat suku bunga.  

• Survei pada National Australia Bank's quarterly Small and Medium Enterprise (SME's) menunjukkan keduanya kondisi confidence dan perdagangan melemah dalam  tiga bulan terakhir tahun 2012.  


SWISS
• Franc  Swiss  bergerak  di  level  terendah  selama  hampir  3  pekan  terhadap  dolar  di  sesi  Senin  kemarin,  menyusul tertekannya  euro akibat  masih  suramnya  kondisi  ekonomi kawasan. Komentar dari Presiden ECB Mario Draghi semalam yang mengatakan bahwa penguatan euro beresiko untuk menekan inflasi dan juga prospek  pertumbuhan ekonomi, kian menambah tekanan jual pada mata uang tunggal Eropa tersebut. 

• Sebuah  janji  dari  negara  G20  untuk  menghindari perang  mata uang telah  menghindarkan  kritik  langsung  kepada  Jepang,  yang  saat  ini  memberlakukan kebijakan  moneter dan fiskal secara agresif untuk mengembalikan kondisi ekonomi seperti sedia kala, dan telah membantu pelemahan yen sekitar 20 persen tahun ini. Para  analis mengatakan posisi G20 juga bisa menguntungkan zona euro. 

• Franc turun 0,3% terhadap dolar ke sekitar 0,9235 franc. Sedangkan terhadap euro, franc melemah 0,1% di sekitar 1,2322 franc per euro. 

Monday, February 18, 2013

Headline News 18.02.13


US & GLOBAL
• Yen  jatuh  terhadap  euro  dan  dolar  pada  hari  Jumat  ditengah  ekspektasi  bahwa  para  pemimpin  G20  di  akhir  pekan  akan  menghindari  desakan  mereka  kepada  Jepang  seputar  kebijakan  moneter  yang  diterapkan  negara  tersebut  yang  telah  memicu  pelemahan  yen,  sementara harga minyak turun seiring mlemahnya aktifitas ekonomi. 

• Wall Street ditutup flat, tertekan oleh saham Apple Inc dan Wal‐Mart Stores Inc, namun kekuatan dari rally saham yang telah mendorong  indeks S&P 500 untuk naik 6,6% sepanjang tahun ini, telah menghindarkan pasar dari kejatuhan. 

• Data  yang  dirilis  akhir  pekan  kemarin  masih  menunjukkan  terkendalanya  pemulihan  ekonomi.  New  York  Federal  Reserve  melaporkan  sektor manufaktur di wilayah New York mengalami ekspansi sementara sebuah survey menunjukkan kenaikan tajam yang diluar dugaan  untuk sentimen konsumen AS di periode Februari. Sedangkan U.S. industrial production diluar dugaan turun di bulan Januari, menambah  kekhawatiran terhadap melemahnya aktifitas ekonomi. 

• Harga minyak turun, dengan Brent futures mencatat kerugian mingguan pertamanya sejak medio Januari. 

• Yen jatuh menyusul rancangan komunike yang disiapkan untuk para pemimpin keuangan G20 pada pertemuan mereka yang dimulai pada  hari Jumat lalu di Moskow. Draft menghilangkan bagian dari pernyataan G7 pekan kemarin yang menyatakan kebijakan fiskal dan moneter  hanya dapat digunakan untuk tujuan ekonomi domestik, demikian kata seorang delegasi G20. 

• Sementara  Amerika  Serikat  bertindak  sejalan  dengan  posisi  negara‐negara  G7  dengan  menggunakan  alat  kebijakan  domestik  untuk  mendorong pertumbuhan dan mengurangi pengangguran, Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan. 

• Euro  terakhir  tercatat  naik  0,77%  di  125,04  yen,  setelah  di  awal  sesi  jatuh  ke  122,87  yen,  level  terendahnya  sejak  30  Januari.  Euro  menembus  level  tertinggi  34  bulan  di  sekitar  127,71  di  pekan  sebelumnya.  Yen  awalnya  mengalami  rally  di  pekan  kemarin  ditengah  ekspektasi para pemimpin G20 akan mengungkapkan ketidaksetujuan atas kebijakan Jepang. 

• Di Wall Street, bursa saham tertekan oleh turunnya saham Wal‐Mart di akhir sesi setelah muncul berita dari Bloomberg bahwa peritel  terbesar  dunia  tersebut  mencatat  penjualan  terburuk  dalam  7  tahun  di  periode  Februari.  Wal‐Mart  ditutup  melemah  2,1%  di  69,30,  sementara saham Apple turun 1,38% ke 460,17, dua saham yang memberi tekanan terberat bagi S&P 500. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 8,37 poin atau 0,06% di 13.981,76. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 1,59 poin,  atau 0,10% di 1.519,79. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 6,63 poin atau 0,21% di 3.192,03.  Dalam sepekan, S&P 500 naik  0,1% sementara Dow dan Nasdaq masing‐masing jatuh 0,1%. 

• Kenaikan  sentimen  konsumen,  berdasarkan  The  Thomson  Reuters/University  of  Michigan  index,  awalnya  mendorong  penguatan  pada  saham AS dan Eropa, sebelum akhirnya mengalami retracement. Data awal menunjukkan indeks sentimen konsumen secara keseluruhan  naik ke 76,3 dari 73,8 di bulan Januari, melampaui ekspektasi ekonom di 74,8.  

• Indeks ekuitas global dalam MSCI turun 0,26% di 355,40. Di Eropa, indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup melemah 0,2% di 1.161,39,  level terendah sejak awal Januari. 

• Peningkatan aktifitas merger and acquisition, dengan lebih dari $158 milyar kesepakatan yang dicapai dalam 45 hari pertama tahun ini,  telah  memberi  dukungan  pada pasar  ekuitas.  Sedangkan  di  pasar  komoditas,  Brent  berjangka  untuk  pengiriman  April  turun  34  sen  ke  $117,66 per barel. Sednagkan harga minyak mentah berjangka AS turun $1,45 ke $95,86 per barel.  

• Industrial production turun 0,1% setelah mencatat revisi 0,4% untuk bulan Desember, kontras dengan ekspektasi terjadi kenaikan tipis di  bulan Januari. Treasury AS tenor 10 tahun jatuh  4/32 dengan yield 2,0104%.  

• Harga emas ditutup melemah hampir 1,8% dipicu menguatnya dolar menjelang sidang G20. Kurangnya minat investor Cina terhadap emas  dan menguatnya dolar telah memicu tertekannya emas lebih dari 3,7% sepekan kemarin, penurunan mingguan terbesarnya sejak Mei.  Harga  emas  memangkas  kerugiannya  untuk  ditutup  stabil  di  sekitar  $1.605,75  per  ons,  setelah  terkoreksi  ke  level  intraday  low  di  $1.598,04 per ons, level terendahnya sejak 19 Agustus.  


GOLD & COMMODITIES
• Harga emas ditutup mendekati pelemahan 1.8 persen Jumat lalu, memperluas tren penurunan mingguan ketika beberapa faktor bearish,  termasuk kenaikan dollar kedepannya dari meeting G20, berkonspirasi menekan harga dibawah level support utama untuk anjlok ke level  terendah yang terlihat bulan Agustus.   

• Turunnya hasrat investor terhadap logam mulia, anjloknya permintaan fisik dari Cina berkenaan dengan perayaan Lunar New Year dan  kenaikan dollar yang menekan logam mulia anjlok lebih dari 3.7 persen minggu ini, penurunan terbesar sejak bulan Mei. 

• "This is basically technical selling pressure. We're going into a long weekend and you've got people squaring up positions in what is most  likely thin holiday trading," kata Sean McGillivray, head of asset allocation untuk Great Pacific Wealth Management di Oregon.  


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  merosot  pada  hari  Jumat  dan  Brent  futures  berakhir  pada  minggu  pertama  level  penutupan  negatif  mereka  sejak  pertengahan  Januari  setelah  mengalami  penurunan    tak  terduga  dalam  Industrial  production  AS  memacu  kekhawatiran  tentang  tertinggalnya  kegiatan perekonomian. 

• Industrial  production  turun  0,1  persen  pada  bulan  lalu  setelah  naik  0,4  persen  setelah  mengalami  revisi  pada  bulan  Desember.  Para  ekonom telah memperkirakan peningkatan dalam industrial output pada bulan Januari. 

• "We gave (U.S.) oil many chances to get above $98 and test $100 a barrel. And it becomes a situation where we can't rally, so we sell it,"  ucap Richard Ilczyszyn, chief market strategist di iitrader.com LLC, Chicago. 

• Untuk minggu ini, U.S. crude mengalami penurunan signifikan sebesar 1.45 dollar yang berakhir dengan nilai  95,86 dollar per barel. U.S.  crude mengalami peningkatan tipis sebesar 14 sen per barel. 

• "All commodities are selling off hard," ucap Carsten Fritsch, senior oil and commodities analyst di Commerzbank, Frankfurt. "This data is  worse than most economists had been expecting."  

• Pembicaraan  antara  Iran  dan  PBB  tampaknya  telah  gagal  seiring  pengawas  telah  kembali  dari  pembicaraan  di  Teheran  dengan  tidak  adanya kesepakatan dalam investigasi pengaktifan nuklir dan tidak adanya tanggal untuk pertemuan yang baru. 

EURO ZONE
• Zona euro mencatatkan kenaikan pada surplus perdagangan pada bulan Desember, meskipun melemah daripada ekspektasi, karena makin dalamnya penurunan impor  daripada ekspor, tunjuk data Jumat lalu.  

• European  Union's  statistics  office Eurostat  mengatakan  surplus  perdagangan  unadjusted  dari 17  negara‐negara  yang    berada  dalam  euro  sebesar  11.7  milyar euro  ($15.6 milyar) pada bulan Desember.  

• Ini melebihi dari 8.0 milyar euro pada tahun sebelumnya tetapi dibawah 13.1 milyar euro pada polling para ekonom pada perkiraan Reuters.  

• Inflasi Yunani turun pada bulan Januari ke level terendahnya sejak data dimulai tahun 1996, national statistics service (ELSTAT) mengatakannya setelah lima tahun pada  austerity‐yang mengarahkan pada resesi yang menekan consumer price dan menurunkan nilai dari properti.  

• Perdana menteri Portugal membuka pintu untuk menurunkan perkiraan ekonomi pemerintah tahun 2013 Jumat lalu, pergerakan yang dapat merusak upaya Portugal  untuk mencapai tujuan bujet dibawah bailout EU/IMF.  


U.K.
• Sterling mencatat kerugian mingguan terbesarnya dalam sebulan pada hari Jumat, diperdagangkan mendekati level terendah 6‐1/2 bulan terhadap dolar yang dicapai di awal sesi  setelah data retail sales Inggris dirilis lebih buruk dari perkiran. 

• Investor cenderung menahan diri menjelang akhir pekan, dan sterling berpotensi melanjutkan koreksinya di pekan ini menyusul minimnya data ekonomi Inggris yang akan dirilis,  yang menambah kekhawatiran ekonomi akan tergelincir kedalam resesi. 

• Data  retail  sales  kian  menambah  prospek  suram  ekonomi  Inggris  dan  juga  sterling,  yang  telah  mengalami  tekanan  sejak  hari  Rabu,  ketika  laporan  inflasi  kuartalan  BoE  memproyeksikan inflasi akan mengalami kenaikan namun pertumbuhan ekonomi melemah. 

• Sterling menguat 0,1% di sekitar $1,5515, masih tidak jauh dari level intraday low di $1,5462 ketika rilis data retail sales Inggris, dimana merupakan level terendahnya sejak 26  Juli. 

• Retail sales Inggris dirilis turun 0,6% dari bulan sebelumnya, kontras dengan ekspektasi pasar sebelumnya yang menunjukkan kenaikan 0,4%. 

• Sterling  saat  ini  telah  melemah  lebih  dari  4,5%  terhadap  dolar  sepanjang  tahun  ini.  Pasar  memprediksi  sterling  akan  turun  di  bawah  $1,50  di  bulan‐bulan  mendatang,  level  terendah sejak Juli 2010. 

• Pasar  akan  mencermati  data pekerjaan  Inggris  dan  BoE  Monetary  Policy  Committee  minutes  untuk  melihat  apakah  ada perbedaan  pandangan  diantara  anggota  BoE  tentang  toleransi bank  sentral terhadap  kenaikan inflasi  di  atas  target.  Jika  MPC secara  jelas  mendukung  inflasi  yang  tinggi  untuk periode  yang lebih  lama  guna mendorong prospek  pertumbuhan ekonomi yang masih lemah saat ini, maka akan berpotensi menopang penguatan sterling dari koreksinya belakangan ini. 

• Tekanan  jual  sterling  juga  nampaknya  akan  berkurang  setelah  investor  menjual  sterling  secara  tajam  pasca  dewan  kebijakan  BoE  pada  hari  Rabu  lalu  mengisyaratkan  akan  melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut meskipun inflasi meningkat.


JAPAN
• Harga saham terbaru dan pergerakan nilai tukar menunjukkan bahwa kebijakan moneter dapat memiliki efek nyata pada perekonomian, penasihat ekonomi Perdana  Menteri Shinzo Abe mengatakan hari Jumat dalam pidatonya di Washington. 

• "The argument that monetary policy doesn't work was disproved by the present surge of stock price, as well as the weakening of the yen," Koichi Hamada, penasihat  khusus ekonomi Shinzo Abe, mengatakan dalam sebuah pidato di Peterson Institute for International Economics, Washington. 

• Produksi industri Jepang naik 2,4 persen pada Desember, revisi data pemerintah dirilis pada hari Jumat, terbantu oleh meningkatnya sektor peralatan transportasi  dan mesin umum. 

• Angka tersebut dibandingkan dengan pengumuman awal mengalami peningkatan sebesar 2,5 persen, dan diikuti penurunan 1,4 persen pada November. 

• Data menunjukkan bahwa indeks capacity utilisation naik 2,9 persen pada Desember dari bulan sebelumnya mendekati angka 84,6.


AUSTRALIA
• Inflasi Australia adalah "pretty well contained"/terkendali cukup baik dan consumer sentiment telah membaik berkat sebagian dari penurunan tingkat suku bunga,  seorang central banker mengatakannya.  

• Asisten Gubernur RBA Christopher Kent membuat pernyataannya pada Q&A session setelah memberikan pidato pada Committee untuk Economic Development of  Australia di Perth.  

• Treasuri Wayne Swan mengatakan Australia akan melanjutkan mengejar agenda pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja ketika dia mengambil alih kursi ketua dari  negara‐negara Group of 20 tahun depan.  

• Mr Swan menghadiri meeting Menteri Keuangan G20 di Russia akhir pekan ini dimana dia akan juga mendorong pada keterbukaan dari celah‐celah yang digunakan  oleh perusahaan‐perusahaan multinasional dalam mengurangi pajak.


SWISS
• Franc Swiss diperdagangkan melemah terhadap euro pada hari Jumat, memangkas keuntungan dari sesi sebelumnya ketika data ekonomi Eropa menunjukkan terjadi resesi yang  lebih dalam di tahun lalu yang memicu tertekannya euro. 

• Buruknya prospek pemulihan ekonomi kawasan telah memperkuat dugaan bahwa bank sentral Eropa (ECB) akan memangkas suku bunganya, mendorong mata uang tunggal  mendekati level terendah 3 pekan terhadap dolar. 

• Meskipun  begitu,  langkah  pemerintah  Swiss  pada  pertengahan  pekan  kemarin  untuk  meredam  booming  pada  sektor  perumahan  dengan  membuat  bank  menahan  modal  tambahan terhadap hipotik, sebuah langkah yang bisa mencegah arus masuk modal spekulatif, telah bertindak sebagai “rem” bagi penguatan franc. 

• Franc terkoreksi 0,1% dibandingkan penutupan New York hari Kamis, bergerak di sekitar 1,2315 franc per euro. Sedangkan terhadap dolar, franc bergerak stabil di sekitar 0,9210  franc per dolar. 

• Hingga berita ini ditulis, pasar masih menantikan hasil sidang G20 di Moskow untuk melihat langkah apa yang akan dilakukan untuk meredam perang mata uang. 

• Sementara  data  ekonomi  Swiss  yang  akan  dirilis  pekan  ini  diantaranya  data  ZEW  Investor  Sentiment  yang  akan  dirilis  hari  Rabu  yang  nampaknya  masih  akan  menunjukkan  pesimisme dan data Trade Balance yang diprediksi akan menunjukkan kenaikan surplus perdagangan Swiss. Jika data dirilis lebih baik dari perkiraan, maka berpeluang mendorong  kenaikan franc Swiss.  

Friday, February 15, 2013

Headline News 15.02.13


US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global jatuh dan euro merosot terhadap dolar pada perdagangan hari Kamis setelah data menunjukkan ekonomi zona euro  mengalami resesi yang lebih dalam di kuartal keempat 2012, lebih buruk dari perkiraan, namun dealmaking (pencapaian kesepakatan)  mampu membuat Wall Street diperdagangkan mendekati titik impasnya. 

• Data  jobless  claims  dan  penawaran  senilai  $23,2  milyar  oleh  Warren  Buffett's  Berkshire  Hathaway  <BRKa.N>  dan  perusahaan  ekuitas  swasta  3G  Capital  untuk  saham  pembuat  kecap  dan  makanan  bayi  H.J.  Heinz  <HNZ.N>  telah  membantu  menopang  sentimen  positif  mengenai Eropa dan memangkas kerugian ekuitas. 

• Euro anjlok  ke  level  terendah  3  pekan  terhadap  dolar  dan  jatuh  terhadap  yen  setelah  data PDB‐Q4  zona  euro  memberikan  gambaran  suram  prospek  ekonomi  kawasan.  Ekonomi  zona  euro  kembali  mengalami  kontraksi  yang  lebih  tajam  dari  periode  kuartal  ketiga  sebelumnya,  setelah  mencatat  kontraksi  di  ‐0,6%,  lebih  rendah  dari  perkiraan  ‐0,4%,  usai  mencatat  kontraksi  tipis  di  ‐0,1%  di  kuartal  ketiga  sebelumnya.  Sedangkan  Jerman  terkontraksi  di  ‐0,6%,  menjadi  yang  terburuk  sejak  krisis  keuangan  di  tahun  2009.  Kontraksi  tersebut menjadikan ekonomi zona euro selama setahun penuh tidak mengalami pertumbuhan dalam periode kuartalannya, mengulang  kembali tahun 1995. Sedangkan dalam setahun secara keseluruhan, PDB turun dengan ‐0,5%. Jerman diprediksi akan mengalami rebound  namun  data  mengindikasikan  kawasan  secara  keseluruhan  masih  dalam  kondisi  resesi  di  kuartal  pertama  tahun  ini,  meskipun  terjadi  peningkatan tajam pada sentimen pasar belakangan ini. 

• Ekuitas AS telah berupaya untuk menembus di atas levelnya saat ini yang telah berlangsung selama 2 pekan terakhir. Indeks S&P 500 naik  lebih dari 6% sepanjang tahun ini. Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 9,52 poin atau 0,07% di 13.973,39. Standard &  Poor's 500 Index <.SPX> naik 1,05 poin atau 0,07% di 1.521,38. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 1,78 poin atau 0,06% di  3.198,66.  

• Indeks ekuitas global MSCI turun 0,11% ke 356,36. 

• Berkshire dan perusahaan ekuitas swasta akan membayar $72,50 per saham Heinz, sebuah kesepakatan yang berhasil memberi sentimen  positif pada pasar ekuitas, bahkan S&P 500 diperdagangkan di level tertinggi 5 tahun. Saham Constellation Brands <STZ.N> melonjak 37%  ke  $43,75,  setelah adanya revisi pengambilalihan AB InBev untuk saham produsen bir Meksiko Grupo Modelo <GMODELOC.MX> yang  memberikan  hak  pada  Constellation  untuk  mendistribusikan  Corona  dan  merek  Modelo  lainnya  di  Amerika  Serikat.  AB  InBev  ADR  <BUD.N> naik 5,1% menjadi $ 92,76. 

• Data lain menunjukkan jobless claims turun 27.000 menjadi 341.000, demikian laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS, lebih baik dari  perkiraan pasar. 

• Di Eropa, indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> turun 0,17% dan ditutup di 1163,59, namun indeks berhasil memangkas kerugiannya setelah  adanya  laporan  tercapainya  kesepakatan  (dealmaking).  British  fund  manager  Aberdeen  Asset  Manajemen  <ADN.L>  meluncurkan  dua  akuisisi, sebuah manajer pendanaan AS dan saham mayoritas di bisnis ekuitas swasta internasional, untuk membuka jalan ke pasar baru.  Saham naik 2,5%. 

• Yen menguat ke level intraday high terhadap dolar dipicu aksi ambil untung investor. Dolar terkoreksi ke level intraday low di 92,65 yen  dan terakhir bergerak di sekitar 92,85 atau melemah 0,56%. Sedangkan euro turun 0,74% ke $1,3354. 

• Harga  minyak  awalnya  turun  setelah  rilis  data  PDB‐Q4  zona  euro  menurunkan  ekspektasi  untuk  pertumbuhan  ekonomi  global  dan  permintaan  minyak  dunia.  Sedangkan  rilis  jobless  claims  yang  lebih  baik  dari  perkiraan  membantu  mengangkat  pasar  minyak  AS,  dan  Brent berhasil rebound sedikit di atas level titik impasnya. Brent crude oil <LCOc1> naik 12 sen ke $118,00 per barel. Sedangkan U.S. crude  <CLc1>  naik 30 sen ke $97,31. 

• Yield Treasury AS turun dari posisi tertinggi 10 bulan berkat rilis data zona euro, mendorong permintaan pada obligasi. Treasury tenor 10  tahun naik 17/32 dengan yield di 2,9983%. 

• Harga  emas  turun ke  level  terendah  6  pekan menyusul  kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi zona euro. Sebuah laporan  dari grup  perdagangan emas World Gold Council yang menunjukkan permintaan emas turun untuk pertama kalinya di tahun lalu sejak 2009 juga  turut  menekan  emas.  Emas  turun  0,3%  ke  $1.636,66  per  ons,  setelah  mencatat  intraday  low  di  $1.632,34,  level  terendahnya  sejak  4  Januari. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah ke level terendah dalam enam minggunya Kamis lalu karena mengemukanya kembali kekhawatiran mengenai pelemahan  ekonomi  zona  euro  yang  menekan  ketertarikan  pada  emas  sebagai  lindung  nilai  terhadap  inflasi,  dan  setelah  industri  melaporkan  munculnya ketakutan mengenai permintaan untuk logam mulia 

• Emas melemah sekitar 0.5 persen, turun dalam rangkaian dua harinya, setelah data mengindikasikan penurunan zona euro yang makin  dalam menuju resesi dalam tiga bulan terakhir  tahun 2012  setelah negara dengan ekonomi terbesar Jerman dan Perancis,  turun pada  tahun lalu. 

• "The correlation across the asset classes have been breaking down as of late. There are lots of asset rotation and chatter about currency  wars, so gold is a bit of a side show right now," kata Axel Merk, chief investment officer pada Merk Funds yang mengelola $630 juta dalam  mutual fund assets.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak meningkat tipis pada sesi perdagangan Kamis seiring kekhawatiran tentang pasokan bensin AS yang terkena dampak permasalahan  yang semakin tinggi, dibayangi oleh kekhawatiran akan melemahnya output perekonomian di zona eropa. 

• Minyak  Brent  crude  meningkat  tipis  sebesar  12  sen  yang  ditutup  pada  $118  per  barel.  Kontrak  berjangka  pada  bulan  depan  menjadi  kontrak  berjangka Brent periode April pada hari Kamis. U.S crude meningkat 30 sen yang ditutup pada 97,31 dollar. 

• Kekhawatiran akan pasokan minyak di Timur Tengah kembali ke permukaan setelah Badan Energi Atom Internasional gagal mencapai kesepakatan  dalam pembicaraan dengan Iran atas penyelidikan program nuklir negara itu. 

• Selain itu, optimisme yang tercipta sebelumnya bahwa konsumsi minyak  akan meningkat telah berkurang pada hari Rabu ketika Badan Energi  Internasional memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan akan minyak pada tahun 2013. 

• Laporan  ini  bertentangan  dengan  penilaian  dari  Administrasi  Informasi  Energi  AS  dan  Organisasi  Negara‐negara  Pengekspor  Minyak,  dimana  keduanya telah memperkirakan bahwa pertumbuhan yang lebih cepat dari perkiraan akan permintaan minyak global tahun ini. 

EURO ZONE
• Zona  euro  anjlok  makin  mendalam  daripada  ekspektasi  menuju  resesi  dalam  tiga  bulan  terakhir  tahun  2012  setelah  negara  dengan  ekonomi  terbesar,  Jerman  dan  Perancis,  menyusut pada akhir tahun yang malang untuk kawasan tersebut.  

• Ditandai blok  mata  uang  tersebut  untuk  tahun pertama  yang  mana  tidak  ada  pertumbuhan  produksi,  memperluas  kembali  ke  tahun 1995. Untuk  keseluruhan  tahunan,  gross  domestic product (GDP) turun menjadi 0.5 persen  

• Negara‐negara  zona  euro  mendapatkan  waktu  ekstra  untuk  mencapai  tujuan  pemangkasan  defisit  jika  outlook  pertumbuhan  memburuk,  pejabat  utama  ekonomi  Uni  Eropa  mengatakan pada menteri keuangan, karena data menandai blok makin dalam menuju resesi daripada yang dipikirkan sebelumnya.  

• Penguatan  euro  menimbulkan  resiko  bahwa  inflasi  kemungkinan  dibawah  target  European  Central  Bank,  ECB  mengatakan  dalam  bulletin  bulanan,  ditambah  bahwa  recovery  diekspektasi untuk dimulai akhir tahun ini. 


U.K.
• Sterling  menembus  level  terendah  7  bulan  terhadap  dolar  pada  hari  Kamis,  melanjutkan  koreksinya  setelah  bank  sentral  memproyeksikan  adanya  kenaikan  inflasi  dan  melambatnya ekonomi, meskipun mata uang Inggris tersebut tercatat menguat terhadap euro. 

• Sterling terkoreksi 0,4% ke $1,5480, setelah mencatat intraday low di $1,5476, level terendahnya sejak 2 Agustus 2012. 

• Laporan Inflasi kuartalan BoE pada hari Rabu kemarin menyebutkan bahwa inflasi masih akan berada di atas target 2% hingga awal 2016, melemahkan kemampuan masyarakat  untuk berbelanja ditengah kondisi ekonomi yang berjuang untuk kembali tumbuh. Jika prospek ekonomi Inggris terus memburuk, maka dalam 3 hingga 6 bulan kedepan sterling  berpeluang turun di bawah $1,50‐an. 

• Namun demikian, sterling berhasil rebound terhadap euro setelah data PDB‐Q4 zona euro dirilis buruk. Ekonomi zona euro kembali mengalami kontraksi yang lebih tajam dari  periode kuartal ketiga sebelumnya, setelah mencatat kontraksi di ‐0,6%, lebih rendah dari perkiraan ‐0,4%, usai mencatat kontraksi tipis di ‐0,1% di kuartal ketiga sebelumnya. 

• Euro terkoreksi ke 0,8582 pound, sebelum akhirnya rebound tipis dan bergerak di sekitar 0,8615 pound. Sterling melemah setelah mencatat level puncak di hari Rabu di 0,8685  dan level tertinggi 15 bulan di 0,8787 yang dicapai sebelumnya dalam bulan ini. 

• Pasar tengah menantikan data retail sales Inggris periode Januari yang akan dirilis hari Jumat ini. Jika data dirilis naik melampaui perkiraan, maka akan berpotensi mengangkat  sterling. Retail sales diprediksi naik 0,4% m/m di bulan Januari. 


JAPAN
• Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa mengatakan pada hari Kamis bahwa kebijakan moneter bank sentral tidak secara langsung mengarah kepada pergerakan mata uang. 

• "The BOJ is conducting monetary policy to achieve stability in Japan's economy. It will continue to do so and I will explain this to the G20 nations," Shirakawa mengatakan pada  konferensi pers menjelang pertemuan para pemimpin keuangan G20 di Moskow akhir pekan lalu. 

• BoJ mempertahankan kestabilan kebijakan moneter dan meningkatkan kajian tentang perekonomian pada hari Kamis, karena penurunan yen baru‐baru ini dan tanda‐tanda awal   pemulihan dalam permintaan global menawarkan beberapa bantuan kepada perekonomian yang bergantung kepada ekspor. 

• "Japan's economy appears to be bottoming out," sentral bank mengatakan dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan keputusan kebijakan tentang perekonomian. Dewan  anggota BoJ Ryuzo Miyao mengusulkan untuk melanjutkan kebijakan BoJ untuk menjaga tingkat suku bunga mendekati nol sampai target inflasi sentral bank sebesar 2 persen  yang sudah di depan mata. Usulannya ditolak dengan voting sebesar 8 banding 1.

• Data  real  GDP  Jepang  mengalami  kontraksi  pada  periode  Oktober‐Desember  selama  kuartal  ketiga  berturut‐turut  seiring  kembali  melambatnya  perekonomian  global  menunjukkan perekonomian Jepang bergantung pada sektor ekspor. 

• PDB tahunan Jepang menyusut sebesar  0,4% pada kuartal Oktober‐Desember dari kuartal sebelumnya data yang dirilis pada hari Kamis oleh Kantor Kabinet. 



AUSTRALIA
• Tresuri Federal Wayne Swan mendesak Group of 20 dari negara‐negara ekonomi utama untuk menutup celah pajak yang memungkinkan perusahaan‐perusahaan  multinasional yang menguntungkan untuk mengeksploitasi perbedaan dalam rezim pajak untuk menghindari pajak.  

• Pemerintah Australia minggu ini memperkenalkan amendemen untuk menindak penghindaran pajak oleh bisnis global yang menggunakan pengaturan yang kompleks  dan dibuat struktur‐struktur korporat untuk menghindari membayar pajak mereka dengan adil 

• Treasuri Wayne Swan mengatakan pada parlemen pemerintah tidak ada rencana untuk menaikkan pendapatan pajak dalam bujet mendatang.  

• Harga Australian bond futures melemah ditengah berlanjutnya penguatan dalam pasar ekuitas global.  



SWISS
• Franc Swiss terkoreksi tajam terhadap dolar pada perdagangan hari Kamis, seiring melemahnya euro pasca rilis data PDB‐Q4 zona euro yang buruk.  

• Data yang dirilis kemarin menunjukkan PDB‐Q4 zona euro terkontraksi di ‐0,6%, di bawah ekspektasi ‐0,4%, setelah mencatat kontraksi tipis di ‐0,1% di kuartal ketiga  sebelumnya,  memperdalam resesi  yang terjadi.  Sedangkan  PDB  Perancis  dan  Jerman juga  menunjukkan  kontraksi  yang  lebih  rendah  dari perkiraan,  memperkecil  harapan akan terjadinya pertumbuhan ekonomi di awal 2013 ini. 

• Rilis buruk data PDB‐Q4 zona euro telah mendorong masuknya aliran dana kedalam Bunds Jerman dan memperbesar ekspektasi bahwa ECB akan memangkas suku  bunga dalam beberapa bulan kedepan. 

• Sementara itu sidang G20 akan terus dicermati oleh pelaku pasar, dimana masalah perang mata uang nampaknya akan menjadi agenda pembahasan. 

• Dolar menguat 0,5% terhadap franc Swiss ke 0,9220 franc. Sedangkan euro terkoreksi ke 1,2285 franc, atau melemah 0,3%. 

Thursday, February 14, 2013

Headline News 14.02.13


US & GLOBAL
• Yen ditutup melemah tipis ditengah kondisi perdagangan yang volatile pada hari Rabu menyusul keprihatinan pada perang mata uang dan  dampak dari pesan yang beragam dari G7 telah menambahkan fokus pada pertemuan G20 di Moskow akhir pekan ini. Yen menyerahkan  keuntungannya pasca mengalami kenaikan tajam di sesi sebelumnya. Komentar dari Wakil Menteri Keuangan Rusia Sergei Storchak telah  menekan yen setelah ia mengatakan mata uang itu dipastikan  telah over‐valued dan bahwa "tidak ada tanda‐tanda" otoritas  moneter  Jepang yang melakukan intervensi. 

• Mata  uang  bergerak  volatile  setelah  muncul  statement  G7  sebelumnya  dalam  pekan  ini  mengenai  nilai  tukar,  yang  ditujukan  untuk  meredam kekhawatiran mengenai perang mata uang. G7 pada hari Selasa kemarin menegaskan kembali komitmennya untuk mencapai  nilai  tukar  yang  disepakati  pasar  dan  mengatakan  kebijakan  moneter  dan  fiskal  tidak  harus  diarahkan  pada  devaluasi  mata  uang  –  komentar yang awalnya dipandang mendukung pelemahan yen belakangan ini. Namun, pejabat G7, yang terdiri dari negara AS, Jepang,  Jerman, Inggris, Perancis, Italia dan Kanada, kemudian memberikan klarifikasi bahwa statement tersebut merupakan concern mereka atas  koreksi tajam yen belakangan ini. 

• Analis  khawatir  tentang  kurang  jelasnya  konsensus  di  tingkat  G7  dalam  menanggulangi  risiko  devaluasi  mata  uang  yang  kompetitif  menyusul negara mencoba untuk memacu pertumbuhan melalui ekspansionis kebijakan moneter dalam negeri. 

• Euro terakhir diperdagangkan di $1,3447, turun 0,04%, dan melemah 0,1% terhadap yen di 125,65 yen. 

• Ketidakjelasan dalam pernyataan G7 tersebut telah memperbesar kemungkinan bahwa dewan kebijakan akan menggunakan sidang G20  di Moskow pada hari Jumat‐Sabtu pekan ini untuk memberikan komentar berikutnya, seputar nilai tukar yen dan meluasnya devaluasi  mata uang. 

• Adapun fokus pelaku pasar saat ini tertuju pada Jepang, dimana pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe tengah mendorong untuk  dilakukan  kebijakan  moneter  agresif  oleh  BOJ  untuk  menangkal  resiko  deflasi  melalui  ekspansi  moneter.  Antisipasi  terhadap  langkah  kebijakan tersebut telah memicu koreksi yen hampir 20% terhadap dolar sejak November. 

• Bursa saham dunia kembali berupaya bangkit  setelah S&P  500  menembus  level intraday tertinggi  sejak November  2007. Bursa  saham  Eropa  menguat,  namun  barometer  untuk  bursa  global  tidak  banyak  berubah  dengan  Dow  Jones  kembali  terkoreksi  dari  level  14.000.  Setelah menembus level tertinggi lebih dari 5 tahun, S&P mengalami koreksi tajam sebelum akhirnya ditutup menguat tipis. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 35,79 poin atau 0,26% di 13.982,91. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  berakhir  naik  0,90  poin  atau  0,06%  di  1.520,33.  Sementara  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  bertambah  10,38  poin  atau  0,33%  ke  3.196,88.   

• Indeks ekuitas global MSCI naik 0,1% sementara indeks saham Eropa, FTSE Eurofirst 300 index <.FTEU3>, berakhir naik 0,4%.  

• Harga Treasuriy jatuh setelah minimnya penjualan pada obligasi tenor 10 tahun. Harga obligasi tenor 10 tahun turun 12/32 dengan yield  2,021%.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah dibawah level $1.650 per ons pada Rabu lalu setelah data menunjukkan kekecewaan pada kecilnya pertumbuhan dalam  penjualan ritel AS pada bulan Januari, sementara itu beberapa investor bertahan pada adanya kedepan meeting G20 akhir minggu ini,  yang mana diekspektasi untuk menjaga ritme dari perdagangan emas. 

• Liburan panjang Lunar New Year Cina juga menahan minat pada pasar fisik, ungkap para trader. 

• "More money is piling into the equities and real estate as the economy is getting better. It doesn't bode well for gold which is not rising  with the stimulus programs in China and Japan," ungkap Bruce Dunn, vice president pada perdagangan precious metals dealer Auramet.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak Brent crude meningkat tipis pada sesi perdagangan Rabu ditutup mendekati $119 per barel dan tetap  mendekati  level  penutupan  perdagangan  tertinggi  sembilan  bulan,  meskipun  kenaikan  dibatasi  oleh  peningkatan  persediaan minyak mentah AS dan sebagai International Energy Agency (IEA) telah menurunkan prospek permintaan  akan minyak mentah. 

• Menurut  laporan  mingguan,  U.S.  Energy Information  Administration  mengatakan  stok  minyak  mentah  naik  sebesar  560.000 barel pada pekan yang berakhir 8 Februari, meskipun keuntungan yang sedikit kurang dari yang diperkirakan  oleh analis, sementara stok bensin dan sulingan turun. 

• "The underlying supply and demand fundamental picture really hasn't changed. We have a lot of oil here in the United  States," ucap Gene McGillian, seorang analis Tradition Energy di Stamford, Connecticut.

EURO ZONE
• AS  dan  Uni  Eropa  menyetujui  Rabu  lalu  untuk  mendorong  meluncurkan  hingga  akhir  bulan  Juni  pembicaraan  untuk  membuat  aliansi  free  trade/perdagangan bebas yang dapat menjadi acuan mitra global untuk mengikuti.  

• Kesepakatan free trade akan menjadi yang paling ambisius untuk diusahakan, meliputi setengah output ekonomi dunia dan sepertiga dari aliran  perdagangan global.  

• "These  negotiations  will  set  a  standard,  not  only  for  our  future  bilateral  trade  and  investment,  including  regulatory  issues,  but  also  for  the  development of global trade rules," Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso mengatakannya dalam konferensi berita.  

• Output pada pabrik‐pabrik zona euro naik untuk pertama kalinya sejak bulan Agustus pada akhir tahun lalu yang ditandai blok mata uang tunggal  yang mulai ditarik keluar dari resesi. 

• Perancis kemungkinan akan melewatkan tujuan defisit tahun ini, Menteri Luar Negeri Laurent Fabius mengatakannya, pertama kali anggota dalam  lingkaran pemerintah yang mengakui keraguan berkenaan dengan landasan kebijakan yang berlaku.  


U.K.
• Sterling  jatuh  ke  level  terendah  6  bulan  terhadap  dolar  dan  menembus  level  terendah  15  bulan  terhadap  sejumlah  rival  utamanya  pada  perdagangan  hari  Rabu  setelah  Bank  Sentral  Inggris  (BoE)  mengisyaratkan  akan  melanjutkan  kebijakan  moneter  longgar  meskipun  inflasi  meningkat. 

• Hasil laporan inflasi kuartalan BoE menunjukkan adanya prospek ekonomi yang melemah dan mengatakan inflasi akan berada di atas target 2%  hingga awal 2016. 

• Gubernur  BoE  Mervyn  King  mengatakan  bank  siap  untuk  "memeriksa"  periode  sementara  untuk  kondisi  inflasi  di  atas  target  dan  tidak  akan  berisiko menyakiti perekonomian dengan pengetatan kebijakan moneter dalam rangka untuk menghadapinya. 

• Menyusul rilis data PDB‐Q4 Inggris yang mengalami kontraksi, laporan inflasi kuartalan menaikkan kekhawatirannya mengenai resiko “stagflasi”,  sebuah kondisi tingginya angka inflasi dan melambatnya pertumbuhan ekonomi. 

• Sterling melemah 0,7% terhadap dolar ke sekitar $1,5550, setelah terkoreksi ke $1,5525, level terendahnya sejak awal Agustus 2012. 

• Meskipun inflasi tetap tinggi, Gubernur Mervyn King menegaskan kembali bahwa BoE siap untuk melonggarkan kebijakan moneternya lebih lanjut  jika dibutuhkan, namun menambahkan bahwa dampak dari kebijakan moneter longgar adalah terbatas, dimana mendorong naiknya yield obligasi  pemerintah Inggris. Data yang dirilis Selasa kemarin menunjukkan inflasi Inggris tetap di 2,7% y/y di periode Januari. 

• King mengatakan, pernyataan G7 yang dikeluarkan pada hari Selasa mengandung arti bahwa negara harus diizinkan untuk menggunakan stimulus  moneter untuk mendukung pertumbuhan ekonominya, dimana hal ini dapat mengurangi dampak nilai tukar, maka seharusnya dibiarkan terjadi. 

• Sterling  juga  jatuh  ke  level  terendah  sejak  akhir  1992  terhadap  krown  Swedia  setelah  bank  sentral  Swedia  mempertahankan  suku  bunganya,  kontras dengan ekspektasi dilakukan pemangkasan. 


JAPAN
• Jepang  akan  berusaha  untuk  meyakinkan  mitra  Group  of  20  yang  mendorong  untuk  mengembalikan  ekonomi  pada  keadaan  semula  dengan ekspansi moneter agresif yang akan menguntungkan negara lain dan menekan semua kemungkinan pengaruh negatif, diplomat  keuangan mengatakannya.  

• Takehiko Nakao, wakil menteri keuangan untuk urusan internasional, berbicara sehari setelah Jepang dan negara kaya dari Group of Seven  mendeklarasikan  bahwa  kebijakan  fiskal  dan  moneter  tidak  akan  langsung  pada  mendevaluasi  mata  uang  dan  menegaskan  kembali  komitmen untuk menentukan nilai tukar.  

• Wholesale prices Jepang melemah 0.2 persen dalam basis tahunan untuk bulan Januari, data Bank of Japan menunjukkannya.  


AUSTRALIA
• Australian dollar mengalami rally tajam dari level terendahnya empat bulan Rabu lalu dibantu oleh beberapa data optimis domestik dan  penguatan dalam saham‐saham domestik dan harga komoditas global.  

• Hingga mata uang Antipodean memangkas kenaikannya terhadap yen setelah pejabat G7 menyuarakan permasalahan mengenai gerakan  yang berlebihan pada mata uang Jepang.  

• Aussie rally ke level $1.0361 <AUD=D4>, rebound dari level $1.0227 yang tercapai pada overnight, level terendahnya sejak pertengahan  Oktober.  

• Para peritel kemungkinan akan menikmati ledakan baru dari pembelanjaan konsumen.  

• Data terbaru menunjukkan consumer confidence telah menguat ke level tertinggi yang lebih dari dua tahun karena pemangkasan tingkat  suku bunga sejak akhir tahun 2011 oleh Reserve Bank of Australia's (RBA) terlihat untuk membuat kemajuannya.  


SWISS
• Pemerintah Swiss pada Rabu kemarin mengumumkan langkah‐langkah untuk mencoba meredam ledakan pasar perumahan yang disebabkan suku bunga  yang ultra‐rendah, imigrasi dan daya tarik Swiss sebagai safe haven bagi investor keuangan. Pemerintah mengatakan pihaknya menuntut bank memegang  modal tambahan terhadap buku hipotek mereka untuk menahan kenaikan harga real estate yang "berlebihan" dan utang hipotek yang "selangit" karena  bank sentral tidak bisa menaikkan suku bunga karena tekadnya untuk tetap mempertahankan nilai patokan tertinggi untuk franc Swiss. Langkah ini dapat  menghambat sentimen konsumen di Swiss dan perluasan pertumbuhan ekonomi, dan juga dapat mencegah arus masuk modal spekulatif untuk mengambil  keuntungan dari bubble yang terjadi. Franc jatuh  ke 1,2387 per euro  sebagai  bentuk respon dari langkah pemerintah Swiss tersebut, sebelum  akhirnya  dapat memangkas kerugiannya dan bergerak di sekitar 1,2340. Sedangkan dolar menguat 0,2% ke 0,9185 franc.Saham bank Swiss juga tergelincir. 

• Data yang dirilis kemarin menunjukkan producer and import prices naik di bulan Januari dari setahun lalu, meskipun tercatat sedikit menurun dari data  bulan sebelumnya, sebuah kondisi yang mendukung pandangan SNB untuk mempertahankan plafon franc untuk mencegah deflasi. Producer and import  prices  naik  0,8%  y/y  di  bulan  Januari,  turun  tipis  dari  1,0%  kenaikannya  di  bulan  Desember  sebelumnya,  demikian  data  dari  Federal  Statistics  Office  menunjukkan. Sedangkan dalam basis bulanan harga produsen turun 0,1% sementara harga impor turun 0,3%. 

• Kepala SNB Thomas Jordan pada hari Selasa mengatakan plafon franc saat ini masih menjadi cara yang valid untuk memastikan stabilitas harga dan ia tidak  melihat adanya resiko inflasi di Swiss dalam waktu dekat, mengulang pernyataan serupa dari anggota SNB Fritz Zurbruegg di akhir pekan kemarin. Di bulan  Desember, SNB menurunkan proyeksi jangka pendek untuk inflasi, memprediksi inflasi akan turun 0,1% di tahun 2013 dan naik hanya 0,4% di 2014, jauh di  bawah target stabilitas harga SNB sebesar 2%. Data hari Selasa lalu menunjukkan inflasi Swiss turun 0,3% di periode Januari, mendukung langkah SNB untuk  mempertahankan plafon franc guna mencegah deflasi. Berdasarkan mandatnya, SNB harus mempertahankan inflasi tetap positif namun berada di bawah  2%. SNB akan menggelar sidang reguler berikutnya pada 14 Maret mendatang.