title cover

title cover

Wednesday, July 10, 2013

Headline News 10.07.13

US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global melanjutkan keuntungannya pada hari Selasa dan dolar menembus level tertinggi 3 tahun, dipicu optimisme diantara investor setelah laporan awal yang menggembirakan untuk musim laporan laba perusahaan AS dan rilis positif data pekerjaan AS.

• Investor cenderung optimis laporan laba akan melampaui ekspektasi. Sementara turut menambah optimisme adalah laporan pekerjaan AS yang meningkat di bulan Mei, memberikan indikasi positif untuk pasar tenaga kerja AS.

• Pasar ekuitas awalnya merespon positif laporan laba produsen alumunium, Alcoa, setelah membukukan laba yang menggembirakan di hari Senin. Sebanyak 9 dari 10 sektor industri mengalami peningkatan. Saham industri dan material mencatat kenaikan terbesar, meskipun Alcoa ditutup melemah 0,01% di $7,91 per saham usai dibuka menguat. Alcoa mengatakan pihaknya melihat adanya pertumbuhan permintaan global yang solid di tahun ini. Indeks S&P 500 ditutup melemah 1% di bawah level penutupan tertingginya sepanjang masa di 1669,16 yang dicapai pada 21 Mei lalu.

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 75,65 poin atau 0,50% di 15300,34. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 11,86 poin atau 0,72% di 1652,32. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 19,43 poin atau 0,56% di 3504,26.

• Berdasarkan data Thomson Reuters hingga awal Selasa, ekspektasi analis untuk laporan laba perusahaan S&P 500 akan naik 2,9% di kuartal kedua dari setahun lalu, sedangkan pendapatan diperkirakan akan meningkat 1,5%. Dari 23 perusahaan yang tergabung kedalam indeks S&P 500 yang
telah melaporkan hasil labanya, 65,2% berhasil melampaui ekspektasi analis, 21,7% sesuai ekspektasi dan 13% di bawah ekspektasi.

• Saham perusahaan tambang turut mendukung kenaikan saham Eropa ke level penutupan tertingginya dalam sebulan, dipicu laporan laba dan pendapatan Alcoa yang melampaui ekspektasi dan membantu mendukung sentimen positif di sektor tersebut. Komentar dari Deutsche Bank juga turut memberi dukungan positif pada saham‐saham sumber daya (resource), yang mana masih mencatat turun 27,7% tahun ini akibat kekhawatiran earnings.

• FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> menembus level tertingginya dalam sebulan sebelum memangkas keuntungannya, menyusul kesepakatan untuk memberikan Yunani angsuran bailout terbaru senilai 68 milyar euro telah mendukung suasana optimis. Indeks saham Eropa naik 0,79% untuk ditutup di 1188,95. Sedangkan indeks ekuitas global dalam MSCI naik 0,75%.

• Yunani mengatakan, kesepakatan telah membantu obligasi Yunani dan Portugal melanjutkan apresiasinya dalam beberapa hari terakhir. Hal ini juga turut mengangkat nilai tukar euro dari posisi terendah 7 pekan sejak ECB memperjelas sikapnya di pekan lalu yang berencana memangkas kembali suku bunganya.

• Euro jatuh ke level intraday low terhadap dolar setelah lembaga pemeringkat Standard & Poor's memangkas peringkat utang Italia. Euro jatuh serendah $1,2754, level terendah 3 bulan, dan terakhir tercatat melemah 0,638% di sekitar $1,2781.

• Dolar menguat menembus level tertinggi 3 tahun belakangan ini terhadap sejumlah rival utamanya, dimana investor memprediksi apresiasi akan berlanjut menyusul The Fed bersiap untuk mengurangi program stimulusnya. Kenaikan terbesar dolar adalah terhadap sterling setelah rilis data ekonomi Inggris yang lebih rendah dari perkiraan menyeret sterling mendekati level terendah 3 tahun dan mempertegas perbedaan kebijakan moneter antara Inggris dan AS. Indeks dolar naik 0,53% di 84,636.

• Euro memperoleh sejumlah dukungan setelah Yunani mengamankan bantuan untuk mencegahnya dari gagal bayar di bulan Agustus, namun komentar dari anggota ECB Joerg Asmussen memberi tekanan.

• Harga Treasury AS stabil setelah investor bersiap untuk penjualan $32 milyar obligasi tenor 3 tahun, bagian pertama dari $66 milyar couponbearing supply dalam pekan ini. Treasury tenor 10 tahun stabil dengan yield 2,677 persen.

• Perdagangan minyak Brent dan kontrak berjangka minyak mentah AS terlihat lesu ditengah tipisnya volume transaksi, dengan keuntungan menutup akhir sesi yang didorong oleh kenaikan pasar saham. Perdagangan melemah di awal sesi karena kekhawatiran tentang gangguan pasokan di Timur Tengah membuat investor waspada. Brent <LCOc1> ditutup naik 38 sen menjadi $107,81 per barel. Minyak mentah AS naik 39 sen untuk menetap di $103,53 per barel. Setelah tutup pasar, harga minyak mentah AS melonjak lebih dari 1 persen menyusul rilis data American Petroleum Institute menunjukkan persediaan minyak mentah turun sebesar 9 juta barel, terhadap perkiraan untuk 3,3 juta barel. US light crude futures naik ke level tertinggi di $104,76.



GOLD & COMMODITIES
• Emas menguat level tertinggi penutupan perdagangan satu pekan pada hari Selasa, karena dolar stabil di bawah level tertinggi tiga tahun dan data inflasi China meningkatkan daya tarik logam sebagai lindung nilai terhadap kenaikan harga di negara terbesar kedua di dunia pembeli logam.

• Data hari Selasa menunjukkan inflasi konsumen tahunan China meningkat cepat lebih dari yang diharapkan pada bulan Juni.

• Harga spot emas menguat ke level tertinggi sejak 2 Juli di 1.260 dollar/ounce sebelumnya, dan diperdagangkan pada 1,254.71 dollar/ounce, naik 1,3 persen. Peningkatan yang terjadi memberikan indikasi lebih untuk kenaikan terbesar dalam tujuh sesi. Emas Comex <GCcv1> naik 18,50 dollar menjadi 1,253.50 dollar/ounce.

• Dolar berada di sekitar level tertinggi tiga tahun pada hari Senin, meskipun uptrend terlihat ketika Federal Reserve AS akan mulai memperlambat stimulus.

• Keadaan perekonomian akan mendukung kenaikan suku bunga dan meningkatkan dolar, membuat emas kurang menarik.

• Bullion telah jatuh hampir 10 persen sejak Ketua Fed Ben Bernanke mengatakan bulan lalu bahwa perekonomian mulai pulih dan cukup kuat untuk pengurangan stimulus pembelian obligasi bulanan bank sentral AS sebesar 85 milyar sesegera akhir tahun ini.

• Analis mengatakan bahwa pergeseran ke wilayah negatif Gold Forward Offered (GOFO) satu bulan dan tingkat tiga bulan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun juga memberikan Support.

• "It is interesting that in the past 24 hours there has been quite a lot of gold borrowing and the GOFO rate has turned negative," ucap Robin Bhar Societe Generale analyst.

• "Clearly there is some dislocation in the physical market and maybe because demand has been surprisingly strong that that has caused some temporary shortages," dia menambahkan.


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak mentah di kedua sisi Atlantik berakhir dengan peningkatan moderat pada hari Selasa, didukung oleh kemajuan pasar saham dan kekhawatiran atas Mesir. Tapi kenaikan dibatasi oleh dolar AS yang kuat. 

• Spread  nilai  kontrak  minyak  AS  untuk  bulan  Agustus  dan  September  melebar  sekitar  30  sen  ke  level  tertinggi  sebesar  57  sen  setelah  settlement di sesi perdagangan Selasa. 

• Kontrak berjangka U.S crude oil <CLc1> menguat lebih dari 1 dollar/barel setelah rilis data hingga menyentuh level penutupan perdagangan  tertinggi 104,76 dollar/barel. 

• Pada hari Rabu, pemerintah AS akan merilis data laporan persediaan. 

• Kontrak berjangka Brent crude oil <LCOc1> menguat 38 sen hingga menyentuh level 107,81 dollar/barel. Kontrak berjangka Brent crude oil  <LCOc1> ditutup menguat  39  sen dengan nilai  kontrak  103,53  dollar/barel, setelah  sempat ditransaksikan menyentuh level terendah di  level 102,31 dollar/barel. 

• Ketakutan bahwa kekerasan di Mesir dapat memicu konflik lebih luas di Timur Tengah, dimana timur tengah adalah pemasok sepertiga  minyak dunia, terus memberikan dampak bagi harga minyak. 

• "The majority of last week's near $5 gain is on the back of geopolitical risk premium," ucap Gene McGillian, analyst Tradition Energy di  Stamford, Connecticut. 

EURO ZONE
• Lembaga pemeringkat rating Standard & Poor memotong tingkat sovereign credit Italia pada hari Selasa menjadi BBB dari BBB‐plus dan memberikan dampak negatif, mengutip kekhawatiran  tentang prospek perekonomian yang terjebak dalam resesi terburuk sejak Perang Dunia II. 

• Pengumuman tersebut, memberikan dampak kurang baik dan melemahkan euro, pegumuman terjadi sehari sebelum Italia dijadwalkan untuk menjual 9,5 milyar euro Treasury bills di lelang dan  dua hari sebelum rencana penjualan hingga 6,5 miliar euro obligasi jangka menengah dan panjang. 

• "The rating action reflects our view of the effects of further weakening growth on Italy's economic structure and resilience, and its impaired monetary transmission mechanism," ucap S&P dalam  sebuah wawancara. 

• Perekonomian  Italia,  perekonomian  terbesar  ketiga  di  zona  Eropa,  negara  dengan  perekonomian  dimana  perkembangan  telah  menjadi  yang  paling  lamban  di  dunia  selama  lebih  dari  satu  dekade, tertahan karena daya saing yang rendah, sistem politik yang lemah dan utang publik lebih dari 130 persen dari produk domestik bruto. 

• S & P mencatat bahwa output ekonomi turun 8 persen antara kuartal akhir tahun 2007, pada malam krisis keuangan global, dan kuartal pertama tahun 2013, dan mengatakan bahwa data  menunjukkan penurunan tajam untuk tahun secara keseluruhan. 

• Penurunan output perekonomian yang memangkas proyeksi ekonomi setahun penuh dan menunjukkan kontraksi 1,9 persen, sejalan dengan perkiraan oleh Dana Moneter Internasional pekan  lalu. 

• Resesi yang terjadi mempersulit Perdana Menteri Enrico Letta untuk mencapai target anggaran Uni Eropa, sementara ada permintaan pemotongan pajak dari centre‐right coalition partners. 

• "Politically it's not welcome, coming at a time of high tension in the coalition over tax policies," ucap Erik Jones, professor of European studies di Johns Hopkins School of Advanced International  Studies, Bologna.  

• "The ratings agencies, traditionally behind the curve, have woken up late to the fact that Italy won't meet its deficit target," ucap Erik. 



U.K.
• Pemulihan ekonomi Inggris dari resesi terlihat belum merata dan pemerintah masih menunggu untuk beralih kedalam sektor ekspor sebagai penggerak ekonomi seperti yang  telah dijanjikan pasca krisis keuangan. 

• Sektor manufaktur melemah di bulan Mei pada level terpesatnya sejak Januari dan defisit perdagangan mencatat yang terlebar dalam 6 bulan, sebuah kondisi yang meredupkan  indikasi membaiknya perekonomian Inggris. Namun 3 data yang dirilis lebih awal menunjukkan adanya peningkatan pada harga rumah, kepercayaan bisnis dan pertumbuhan  penjualan ritel. 

• Perbedaan  pemulihan  di  sejumlah  sektor  ekonomi  nampaknya  sebagai  akibat  diberlakukannya  stimulus  darurat  oleh  BoE  dan  pemerintah,  yang  termasuk  mendukung  pasar  perumahan. 

• Sterling  melanjutkan  koreksinya  dan  jatuh  ke  level  terendah  3  tahun  terhadap  dolar  pasca  rilis  data  manufaktur  yang  lebih  rendah  dari  perkiraan,  yang  mana  telah  mempertahankan ekspektasi untuk diberlakukannya kebijakan moneter lebih agresif oleh BoE. Memburuknya data defisit perdagangan dan komentar dari IMF bahwa pemulihan  ekonomi Inggris masih lemah, turut menekan mata uang Inggris tersebut. Sterling jatuh ke $1,4814, turun hampir 1%, dan mencatat level terendahnya sejak Juni 2010. Sedangkan  euro memangkas keuntungannya dan kemudian bergerak relatif stabil terhadap sterling di sekitar 0,8605 pound. 


JAPAN
• Untuk pertama kalinya dalam enam bulan, percobaan ekonomi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tersandung di bulan Mei di tengah volatilitas pasar saham dan pasar obligasi. Tetapi penurunan dalam Breakingviews Abenomics Index menjadi 93,8, di bulan Mei dari 94,4 pada bulan April, mungkin sementara saja menyusul deflasi terus mereda. Penurunan tersebut adalah yang pertamakalinya sejak November tahun silam.

• Sebanyak 6 dari 10 komponen dalam indeks mengalami penurunan. Harga saham turun, ekspektasi inflasi memburuk, imbal hasil obligasi naik, surplus current account mengecil dan upah serta kredit bank melemah. Sedangkan yang memberi kontribusi positif pada indeks antara lain inflasi (harga konsumen) turun pada level yang lebih rendah di bulan Mei, volume belanja meningkat, manufaktur juga meningkat dan new housing starts mempercepat laju pertumbuhannya dalam 2 bulan terakhir.

• Pemerintah Jepang berncana untuk mengadopsi barometer inflasi yang berbeda untuk bank sentral, sebuah langkah yang berpotensi memperlama pendeklarasian negara bebas dari deflasi dan memberi amunisi bagi politisi pendukung kebijakan moneter longgar. Paket “Abenomics” Perdana Menteri Shinzo Abe untuk belanja pemerintah dan uang murah dari BOJ telah memicu naik tajamnya harga saham dan melemahkan yen tahun ini.

• Sementara bank sentral menargetkan kenaikan 2% untuk inflasi inti (core CPI) tahunan atau inflasi diluar harga makanan,pemerintah juga berencana untuk mengggunakan "corecore" CPI, yang juga diluar harga minyak. Perubahan ini secara efektif akan meningkatkan standar untuk tujuan inflasi Abe, yang berarti bahwa kenaikan harga energi tidak akan dimasukkan kedalam perhitungan. Keputusan untuk beralih ke "core‐core" CPI dimaksudkan untuk membantu memastikan bahwa negara dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut benar‐benar telah terbebeas dari cengkeraman deflasi.

• Core CPI berhenti turun di bulan Mei dan banyak ekonom memprediksi core CPI akan merangkak naik di atas level 0%. Meredanya deflasi sebagian disebabkan oleh naiknya harga impor minyak dan gas alam akibat melemahnya yen dan terhentinya pembangkit listrik tenaga nuklir pasca gempa dan tsunami di tahun 2011. Sedangkan kondisi yang kontras terlihat pada core‐core CPI, meskipun penurunannya terlihat berkurang, namun masih mencatat ‐0,4% y/y di bulan Mei. Kalangan ekonom memprediksi core‐core CPI akan menjadi positif di akhir tahun ini, meskipun pemerintah mengatakan pandangan tersebut terlampau optimis.


AUSTRALIA
• Kondisi bisnis perdagangan terburuk dalam empat tahun bisa mengakibatkan Reserve Bank of Australia (RBA) mengambil sikap untuk memangkas suku bunga pada awal bulan Agustus

• Federal Bendahara Chris Bowen mengatakan survei bisnis bulanan National Australia Bank dirilis pada Selasa menyoroti tantangan global dan struktural yang dihadapi perekonomian.

• Tetapi oposisi mengatakan ketidakpastian atas waktu pemilihan memiliki dampak negatif pada perekonomian Australia yang sudah rapuh.

• Survei NAB untuk bulan Juni dirilis melemah ke level terendah sejak Mei 2009, sedangkan tingkat kepercayaan adalah datar tanpa perubahan.

• Kondisi pertambangan dan manufaktur yang sangat lemah, sementara ritel merosot ke tingkat yang belum pernah tersentuh sejak survei dimulai pada tahun 1997.

• Dalam sebuah laporan mengatakan bahwa "All of this weakness has come about despite relatively easy monetary policy settings and the recent depreciation of the Australian dollar, which should be helping to improve Australia's competitiveness,".

• Indeks kondisi bisnis turun menjadi minus delapan untuk bulan Juni dari minus empat dalam bulan Mei, sedangkan tingkat kepercayaan naik menjadi nol dari minus satu.

• NAB mengatakan prospek kegiatan usaha tetap mengkhawatirkan, dengan perintah maju, saham, kondisi kerja dan pemanfaatan kapasitas semua di bawah rata‐rata historis.

• Sebuah perbaikan kecil dalam kepercayaan bisnis perusahaan dapat berdampak baik ke depan terhadap melemahnya dolar.


SWISS
• Franc Swiss dan juga euro melemah terhadap dolar pada hari Selasa, dimana trader masih menunggu sinyal yang lebih jelas mengenai kapan kiranya The  Fed akan mengakhiri program stimulus moneternya ketika minutes dari sidang The Fed dirilis hari Rabu malam (Kamis dini hari). 

• Investor tertarik memburu dolar setelah The Fed memberikan sinyal akan  mengurangi/mengakhiri program pembelian  aset seiring membaiknya kondisi  ekonomi AS. 

• Sementara ECB di pekan lalu bertekad akan mempertahankan suku bunga di rekor terendah dalam periode yang lebih lama. 

• Adapun data ekonomi yang dirilis Selasa menunjukkan data penjualan ritel Swiss tercatat naik 1,8% y/y di bulan Mei dan turun 0,1% m/m. 


• Dolar melejit ke 0,9751 franc, level tertinggi sejak 29 Mei dan terakhir bergerak di sekitar 0,9740, atau naik lebih dari 1%. Sedangkan euro melanjutkan  rally‐nya atas franc dan terakhir bergerak menguat 0,3% di sekitar 1,2440 franc. 

Monday, July 8, 2013

Headline News 08.07.13

US & GLOBAL
• Bursa  saham  AS  melonjak  1%  pada  perdagangan  hari  Jumat,  sementara  dolar  juga  menguat  dan  harga  Treasury  turun  setelah rilis optimis data pekerjaan AS. Pertumbuhan pekerjaan di AS dirilis lebih baik dibanding perkiraan di bulan Juni dan  pertumbuhannya  dalam  2  bulan  terakhir  juga  mengalami  revisi  naik.  Yield  obligasi  naik  tajam,  menembus  level  tertinggi  sejak Agustus 2011, setelah data tersebut memperkuat spekulasi bahwa The Fed akan segera memulai memangkas program  stimulusnya, yang dikenal dengan sebutan quantitative easing (QE) secepatnya di bulan Septenber. 

• Non‐farm payrolls naik 195.000 di bulan Juni dan tingkat pengangguran stabil di level 7,6%. Kalangan ekonom dari Goldman  Sachs  dan  JPMorgan  merevisi  pandangan  mereka  sebelumnya  mengenai  kebijakan  The  Fed,  dimana  saat  ini  mereka  meyakini bahwa program pembelian obligasi akan segera dikurangi di bulan September. 

• Setelah tutup pasar di New York,  Dow Jones industrial average <.DJI> naik 147,29 poin atau 0,98% ke 15135,84, sedangkan  S&P 500 <.SPX> bertambah 16,48 poin atau 1,02% ke 1631,89 dan Nasdaq Composite <.IXIC> naik 35,71 poin atau 1,04% ke  3479,38. 

• Indeks saham global MSCI turun 0,03%. 

• Meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed akan mengurangi pembelian obligasi telah memicu yield Treasury tenor 10 tahun  ke level tertinggi 2,7324 persen, level tertinggi hampir 2 tahun. Sedangkan yield obligasi untuk tenor 5 dan 7 tahun berada di  level tertinggi sejak Juli 2011. 

• Data pekerjaan yang kuat juga membuat jelas bahwa kebijakan Federal Reserve akan segera mulai berbeda dari bank sentral  besar lainnya, sehingga mendukung mata uang AS. 

• Dolar menembus level tertinggi 5 pekan terhadap yen dan level puncak 6 pekan terhadap euro. Indeks dolar menembus  level tertinggi dalam 3 tahun. 

• Pasar  ekuitas  awalnya  mendapat  dukungan  dari  komentar  bank  sentral  Inggris  dan  juga  Eropa  pada  hari  Kamis,  yang  mengisyaratkan mereka belum terburu‐buru untuk mengurangi stimulusnya. Namun kondisi berbalik di hari Jumat dimana  ekuitas mengalami koreksi. FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> ditutup melemah 1,3% setelah naik 2,4% di hari Kamis.   

• Pasar AS tutup pada hari Kamis berkenaan dengan hari libur nasionalnya, Independence Day.  

• "The data is strong enough that it validates the ECB's (European Central Bank) and BOE's (Bank of England) attempts to try  to distinguish their policy actions from those in the U.S.," kata Alan Ruskin, head of G10 FX strategy pada Deutsche Bank di  New York.  

• Euro melemah 0,6% terhadap dolar di $1,2831 setelah menembus $1,2805, level terendahnya sejak 20 Mei. Terhadap yen,  dolar menembus level puncak di 101,22 yen, level tertingginya sejak 31 Mei. Dolar terakhir bergerak di sekitar 101,19 atau  naik 1,2%. 

• Naiknya dolar telah memicu turunnya sejumlah komoditas berbasis dolar dengan harga emas turun 2,1% ke $1223,10 per  ons, sementara tembaga turun 2,6% mendekati $6789 per ton. 

• Brent  crude  <LCOc1>,  naik  2,1%  ke  $107,70  per  barel  setelah  pemimpin  kelompok  yang  menyokong  Presiden  Mesir  Mohamed  Mursi  menyerukan  perlawanan,  memicu  kekhawatiran  eskalasi  konflik  di  negara  tersebut  dan  potensi  untuk  meluas ke tempat lain di Timur Tengah. WTI crude prices <CLc1> naik 2% ke $103,23 per barel, level tertinggi 14 bulan. Brent  mencatat  naik  5,4%  yang  merupakan  kenaikan  mingguan  terbesarnya  sejak  Juni  2012  ,  sedangkan  WTI  naik  7,1%  dalam  sepekan, kenaikan terbesarnya sejak akhir Februari 2011. 



GOLD & COMMODITIES
• Kekhawatiran  tentang  kapan  bank  sentral  AS  bisa  mulai  memangkas  stimulus  dan  telah  memicu  turbulensi  major  asset  utama di seluruh dunia.  

• "The jobs numbers we got today simply reinforce the market's forward‐looking position on where gold is likely to be down the  road," ucap Frank McGhee, head precious metals trader di Integrated Brokerage Services, Chicago.  

• "The market is looking 6 to 8 months out, pricing gold in a rising interest rates environment."  

• Harga  spot  emas  turun  <XAU=>  sebanyak  3,3  persen  ke  sesi  rendah  dengan  nilai  1,207.50  dollar/ounce.  Ditransaksikan  dikisaran 1.215 dollar, masih turun hampir 3 persen dan selama satu pekan berturut‐turut mengalami kerugian. 

• Emas berjangka AS untuk <GCcv1> Agustus turun 3,1 persen dengan nilai 1,212.70 dollar/ounce. 


OIL & COMMODITIES
• Harga oil naik mendekati $2 per barel Jumat lalu untuk mencatatkan kenaikan terbesar mingguannya dalam setahun, didorong oleh permasalahan  berkenaan dengan meningkatnya tensi di Mesir dan lebih baik dari ekspektasinya data ekonomi AS. 

• Mendorong  harga  oil  pada  awalnya  untuk  naik  tetapi  mengalami  rally  berikutnya  dalam  harian,  memperluas  kenaikan  mingguan  dalam  menyebarnya spekulasi bahwa pasokan oil US Midwest siap untuk diperketat.  

EURO ZONE
• Indikator yang dirancang untuk memprediksi tren siklus menunjukkan bahwa inflasi zona euro akan meringankan dalam beberapa bulan mendatang setelah tekanan harga tetap bertahan lebih dari tiga tahun pada level terendah pada bulan Mei,

• Eurozone Future Inflation Gauge, diterbitkan oleh Economic Cycle Research Institute, rilis data untuk bulan April 39‐bulan 90,7.

• "Euro zone inflation will remain in a downswing in the months ahead," ucap Lakshman Achuthan, ECRI's chief operations officer.

• Namun, data resmi diawal pekan ini menunjukkan harga konsumen sedang didorong oleh persedian energi yang stabil dan harga pangan. Inflasi naik menjadi 1,6 persen tahun‐ke‐tahun di bulan Juni dari 1,4 persen di bulan Mei.

• Angka inflasi bulan Juni adalah pergerakan naik kedua dari level terendah tiga tahun dari 1,2 persen pada bulan April, meskipun masih di bawah target Bank Sentral Eropa yang hanya di bawah 2 persenn.

• Sebuah penurunan dalam permintaan akan barang modal yang tak terduga sebesar 1,3 persen terhadap German industry orders untuk bulan Mei, menandakan bahwa kerapuhan dalam perekonomian terbesar di Eropa dan harapan yang mengecewakan namun mungkin dapat mendukung pertumbuhan regional.

• Penurunan bulanan kedua dan harga yang telah disesuaikan dengan order dibandingkan dengan perkiraan konsensus dalam jajak pendapat Reuters dari 37 ekonom untuk kenaikan 1,2 persen. Itu penurunan curam daripada perkiraan terendah untuk slide 0,7 persen.

• "The decline is a bitter disappointment," ucap Andreas Scheuerle, economist di Dekabank. "The fall in domestic orders for capital goods is worrying, as this points to a continued weakness in investment."

• Scheuerle mengatakan perusahaan‐perusahaan Jerman telah kembali berinvestasi sejak krisis utang zona euro meningkat pada tahun 2011.

• "We need at long last positive news on the debt crisis to reduce the uncertainty ‐ the events in Portugal were counterproductive in this regard," ucap Scheuerle.


U.K.
• Sterling melemah mendekati level terendah 4 bulan pada hari Jumat terhadap dolar, setelah data pekerjaan AS dirilis optimis dan memperkuat spekulasi akan segera  berakhirnya era stimulus The Fed. 

• Dolar  menguat  mendekati  level  tertinggi  3  tahun  di  84,53  terhadap  sejumlah  rivalnya  setelah  dirilisnya  data  pekerjaan  AS  yang  lebih  baik  dari  perkiraan  dan  memperkuat  dugaan  untuk  segera  diakhirinya  program  pembelian  obligasi  oleh  The  Fed  secepatnya  di  bulan  September.  Futures  traders  juga  berspekulasi  bank  sentral AS akan mulai menaikkan suku bunga jangka pendek di bulan September tahun depan, sebuah langkah yang akan membuat aset‐aset dolar menjadi lebih  menarik. 

• Hampir keseluruhan laporan data pekerjaan AS untuk bulan Juni memberikan dampak positif bagi pasar, mengisyaratkan pasar tenaga kerja AS cenderung stabil.  Sebanyak 195.000 pekerjaan yang tercipta di bulan Juni, lebih banyak dari perkiraan 165.000, sementara tingkat pengangguran stabil sebesar 7,6%. Sedangkan data  payrolls bulan April dan Mei juga mengalami revisi yang menunjukkan terjadi penambahan 70.000 pekerjaan dari laporan awalnya. 

• Sterling  terkoreksi  lebih  dari  1%  di  $1,4890,  setelah  mencatat  intraday  low  di  $1,4855,  level  terendahnya  sejak  12  Maret.  Sedangkan  terhadap  sejumlah  rival  utamanya, sterling turun ke 79,7, level terendah sejak 22 April. Meskipun data ekonomi Inggris belakangan ini dirilis membaik, namun sterling mencatat pelemahan  dalam 3 pekan berturut‐turut. 

• Pasar akan menantikan hasil minutes dari sidang BoE pekan kemarin yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juli yang diharapkan akan memberikan gambaran lebih  jelas mengenai arah kebijakan gubernur BoE yang baru, Mark Carney, sekaligus reaksinya terhadap rilis data ekonomi Inggris yang belakangan ini membaik. 

• Pekan ini pasar akan menantikan testimoni Kepala The Fed Ben Bernanke di Cambridge, Massachusetts mengenai sejarah 100 tahun bank sentral, catatan kebijakan,  dan  prospek  untuk  masa  depan.  Testimoni  dijadwalkan  akan  dilakukan  pada  Kamis  dini  hari,  tanggal  11  Juli  pukul  03.10  wib  pada  suatu  konferensi  yang  diselenggarakan oleh National Bureau of Economic Research.


JAPAN
• Lebih dari 80 persen dari rumah tangga Jepang mengekspektasi harga‐harga naik setahun dari sekarang, rasio tertingginya yang mendekati lima  tahun,  survei  Bank  of  Japan  menunjukkannya,  suatu  pertanda  janji  bank  untuk  mendorong  inflasi  2  persen  melalui  pembelian  aset‐aset  yang  agresif kemungkinan mengubah persepsi publik bahwa deflasi masih bertahan.  

• Survei  kuartalan  berisi  berita  baik  untuk  para  peritel  di  Jepang.  Sentimen  rumah  tangga  mengenai  ekonomi  dalam  perbaikan  yang  meningkat  dalam  tujuh  tahun  tertingginya,  memperkirakan  bahwa  pembelanjaan  konsumen  kemungkinan  yang  baru‐baru  ini  dapat  mempertahankan  keuntungan meskipun bertumbuh tipisnya upah.  

• Indeks  ekonomi  utama  Jepang  bulan  Mei  menunjukkan  ekonomi  dalam  fase  naiknya  perekonomian  Jepang  yang  telah  berbalik  positif  karena  depresiasi  dari  yen  yang  memicu  harapan  recovery  dalam  ekspor,  mendorong  perusahaan‐perusahaan  untuk  mendorong  produksi,  laporan  pemerintah mengatakannya Jumat lalu.  

• Grup  industri  perbankan  Jepang  mengatakan  akan  memperketat  pengawasan  dari  bagaimana  interbank  lending  rates  diatur,  merespon  untuk  bertumbuhnya ketidakpercayaan publik dalam suku bunga diseluruh dunia sesudah skandal rate‐rigging.  


AUSTRALIA
• Aktivitas di sektor konstruksi Australia telah melemah hingga bulan ke‐37 secara beruntun, namun laju penurunan telah melambat.

• Indeks konstruksi performance dari The Australian Industry Group/Housing Industry Association Australian (PCI) menguat 4,2 poin menjadi 39,5  pada bulan Juni. 

• Perkiraan aktivitas indeks di sektor ini yang berada di bawah 50 menunjukkan aktivitas di sektor ini yang melemah dan menyentuh level terendah  dan semakin besar kecepatan penurunan aktifitasnya. 

• Ai Group director of public policy Peter Burn mengatakan bahwa ada penurunan lanjutan dan memberikan beberapa tanda‐tanda yang baik dalam  new orders dan aktivitas untuk pembangunan perumahan dan komersial sub‐sektor. 

• "This is offsetting the slowing of activity and new orders in engineering construction as the expansion in new capacity in the mining sector is scaled  back," ucap Peter.  

• "There are two key factors that would help lock in the rebalancing of the construction sector: a pick‐up in household and business confidence and a  commitment to a much‐needed program of renewal of the nation's infrastructure."  

• Housing Industry Association chief economist Harley Dale mengatakan sebuah perjalan panjang sebelum sektor konstruksi mulai berkembang. 

• "While the move in June is a step in the right direction, today's figures emphasise the reality that the recovery is fragile," ucap Harley.  


SWISS
• Inflasi tahunan Swiss turun lebih tipis dibanding perkiraan di periode Juni, mengindikasikan kebijakan patokan nilai tukar franc Swiss tengah membantu mengurangi  tekanan deflasi. Inflasi turun 0,1% y/y , dibandingkan ekspektasi terjadi penurunan 0,4% setelah mencatat penurunan 0,5% di bulan Mei sebelumnya. Sedangkan  dalam basis bulanan, inflasi mencatat naik 0,1%, kontras dengan ekspektasi terjadi penurunan 0,1%. Kenaikan inflasi bulanan dipicu oleh naiknya harga buah‐buahan,  sayur‐mayur  dan  produk  minyak  yang  mengimbangi  awal  penjualan  musim  panas  untuk  pakaian  dan  sepatu.  Sementara  penurunan  inflasi  tahunan  adalah  yang  terkecil sejak Oktober 2011. 

• Di bulan September 2011 silam, SNB telah mematok nilai tukar minimum EUR/CHF di 1,20 franc per euro untuk mencegah deflasi. Dalam pernyataannya pekan lalu,  anggota SNB Fritz Zurbruegg mengatakan nilai patokan tersebut akan tetap menjadi instrumen kebijakan SNB, karena tanpanya akan memicu ketidakpastian lebih  lanjut yang akan mendorong penguatan franc terhadap euro. 

• Dalam sidangnya  bulan Juni  lalu, SNB mengatakan  inflasi masih akan rendah untuk masa‐masa mendatang  dan  memangkas proyeksinya untuk inflasi tahun 2013  menjadi ‐0,3% dari ‐0,2%. Sedangkan untuk tahun 2014 dan tahun 2015 bank sentral Swiss masing‐masing memprediksi inflasi akan naik 0,2% dan 0,7%. 

• Dolar  menguat  mendekati  level  tertinggi  3  tahun  di  84,53  terhadap  sejumlah  rivalnya  setelah  dirilisnya  data  pekerjaan  AS  yang  lebih  baik  dari  perkiraan  dan  memperkuat  dugaan  untuk  segera  diakhirinya  program  pembelian  obligasi  oleh  The  Fed  secepatnya  di  bulan  September.  Futures  traders  juga  berspekulasi  bank  sentral AS akan mulai menaikkan suku bunga jangka pendek di bulan September tahun depan, sebuah langkah yang akan membuat aset‐aset dolar menjadi lebih  menarik. 

• Hampir keseluruhan laporan data pekerjaan AS untuk bulan Juni memberikan dampak positif bagi pasar, mengisyaratkan pasar tenaga kerja AS cenderung stabil.  Sebanyak 195.000 pekerjaan yang tercipta di bulan Juni, lebih banyak dari perkiraan 165.000, sementara tingkat pengangguran stabil sebesar 7,6%. Sedangkan data  payrolls bulan April dan Mei juga mengalami revisi yang menunjukkan terjadi penambahan 70.000 pekerjaan dari laporan awalnya. 


• Pekan ini pasar akan menantikan testimoni Kepala The Fed Ben Bernanke di Cambridge, Massachusetts mengenai sejarah 100 tahun bank sentral, catatan kebijakan,  dan  prospek  untuk  masa  depan.  Testimoni  dijadwalkan  akan  dilakukan  pada  Kamis  dini  hari,  tanggal  11  Juli  pukul  03.10  wib  pada  suatu  konferensi  yang  diselenggarakan oleh National Bureau of Economic Research. 

Friday, July 5, 2013

Headline News 05.07.13

US & GLOBAL
• Sinyal yang jelas mengenai kebijakan moneter longgar dari bank sentral Inggris dan Eropa pada hari Kamis kemarin telah memicu euro untuk terkoreksi ke level terendah 5 pekan , mengangkat harga obligasi dan memberi dukungan positif bagi pasar saham.
Testimoni oleh ECB dan BoE mengarah pada dukungannya untuk merangsang pemulihan ekonomi dalam menghadapi upaya penarikan program stimulus The Fed.

• Kebijakan bank sentral Eropa tersebut telah memicu euro melemah 1% ke $1,2883, mendorong yield obligasi Jerman tenor 10 tahun ke level terendah 2 pekan dan memberikan hari terbaik perdagangan pasar saham Eropa dalam 11 bulan terakhir.

• Koreksi euro potensial berlanjut jika data non‐farm payrolls AS periode Juni yang akan dirilis malam nanti memperkuat indikasi akan segeranya diakhiri kebijakan pembelian obligasi The Fed senilai $85 milyar per bulan.

• ECB dan BoE tetap mempertahankan suku bunganya dalam sidangnya semalam ditengah kondisi ekonomi mereka yang masih rapuh. Namun kedua bank sentral tersebut kemudian memberikan indikasi untuk prospek suku bunganya. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan suku bunga akan terus dipertahankan dalam periode yang diperpanjang atau bahkan bisa saja diturunkan.

• Sementara dalam sidang perdananya setelah menjabat sebagai gubernur BoE, Mark Carney menegaskan bahwa kenaikan suku bunga tidak sepenuhnya dijamin oleh perkembangan kondisi ekonomi Inggris belakangan ini yang menunjukkan terjadinya pemulihan. Hal ini mengisyaratkan BoE belum terburu‐buru untuk menaikkan suku bunganya.

• Sterling terkoreksi ke $1,5054, level terendahnya sejak 29 Mei dan terakhir bergerak di sekitar $1,5075 atau melemah 1,3% terhadap dolar, sementara London's FTSE 100 <.FTSE> terapresiasi dan ditutup naik 3,1%

• Indeks saham Eropa melonjak 3,1%, mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam 1 bulan, membantu mengangkat indeks ekuitas global MSCI sebesar 0,6%.

• Pasar AS tutup berkenaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan namun berhasil ditutup naik pada hari Rabu sebelumnya seiring investor memposisikan diri menjelang rilis data payrolls AS.

• Di pasar fixed income, indikasi bahwa ECB akan memangkas suku bunga telah mendorong yield obligasi Jerman tenor 10 tahun ke level terendah 1,6% dan begitupula dengan yield obligasi Spanyol dan Italia yang kemungkinan akan turun.

• Kondisi ini telah cukup untuk membalik kenaikan yield obligasi Portugal yang sebelumnya terjadi akibat meningkatnya kekacauan politik setelah pengunduran diri 2 orang menteri dalam pekan ini yang memicu kekhawatiran akan sulitnya Lisbon keluar dari program bailout Uni Eropa/IMF.

• "As long as Portuguese bond yields start heading back down again and we don't see contagion into the rest of the periphery, my expectation is that Europe slowly gets better from here," kata Alistair Gunn, fund manager pada Jupiter.

• Yield obligasi Portugal tenor 10 tahun turun 20 basis poin untuk ditutup di 7,32%.

• Di Mesir, kudeta militer untuk menggulingka Presiden Mohamed Mursi mendapat reaksi positif dari investor. Yield obligasi tenor 5 tahun negara itu turun 80 basis poin dan pasar saham naik 7 persen. Dengan ancaman gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah dinilai telah mereda setelah peristiwa di Kairo, minyak mentah Brent <LCOc1> merosot ke $105,31 per barel dari level tertinggi dua minggu.

• Pasar komoditas lainnya bergerak terbatas menjelang rilis data payrolls AS. Emas turun 0,3% di $1247,90 per ons, meskipun kekacauan di Portugal dan Mesir telah mendorong minat beli pada aset‐aset aman resiko. 



GOLD & COMMODITIES
• Emas sedikit melemah pada sesi perdagangan Kamis setelah kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengisyaratkan bahwa akan menurunkan suku bunga secara lebih lanjut, menekan euro terhadap dolar, namun kembali terdiam menjelang data pekerjaan AS.

• Volume transaksi perdagangan melemah seiring para trader enggan untuk entry posisi cukup besar selama liburan Hari Kemerdekaan AS.

• Spot emas <XAU=> turun 0,3 persen dengan nilai 1,247.90 dollar/ounce, setelah naik hampir 1 persen pada hari Rabu. Emas Comex berjangka <GCcv1> untuk Agustus turun 0,4 persen menjadi 1,247.50 dollar.

• Saham Eropa naik dan euro jatuh pada hari Kamis seiring top bank sentral di eropa itu berjanji untuk tidak membiarkan penarikan stimulus di Amerika Serikat dan terjadi ketegangan baru di zona euro yang menggagalkan pemulihan perekonomian eropa.

• ECB tetap mempertahankan keputuasan dengan tidak merubah tingkat suku bunga seperti yang telah diperkitrakan dengan rekor terendah sebesar 0,5 persen. Draghi mengatakan kepada bank sentral tentang tidak adanya perubahan suku bunga utama dengan level saat ini atau lebih rendah untuk periode yang cukup panjang diperpanjang.

• Pemberitaan tentang tingkat suku bunga ini terus menekan emas, yang cenderung bergerak dalam arah yang berlawanan dengan dolar, namun harga tetap berada pada posisinya karena pedagang menunggu data non‐farm payrolls AS pada hari Jumat.

• "There has been not much action today and with the Draghi announcement, we have seen fairly dovish monetary policy continuing, as expected," ucap Jonathan Butler, Mitsubishi precious metals analyst.

• "I think this is very much a calm before the storm ... the U.S. is out today and the focus is all on non‐farm payrolls tomorrow, which I think is potentially the storm ‐ if the data comes in line with expectation there may be more selling for gold," Jonathan menambahkan.



OIL & COMMODITIES
• Anjloknya  penguatan  gasoline  Kamis  lalu  karena  para  trader  mengekspektasi  publikasi  dari  pasokan  minyak  di  AS  minggu  depan  untuk  menunjukkan penurunan, mengikuti perjalanan yang padat dari liburan 4 Juli. 

• Penurunan dari level cadangan dapat memperbaiki permintaan AS untuk gasoline Eropa, yang mana telah tidak biasanya melemah musim  panas ini yang seharusnya mendorong permintaan. 

• Kenaikan  dalam  refinery  akan  mulai  membawa  tekanan  pada  marjin  berikutnya,  seorang  trader  mengatakan.  API’s  Falconara  refinery  dimulai kembali bulan ini setelah dilakukan perbaikan sejak awal tahun ini. 


EURO ZONE
• Bank's chief, Mario Draghi, mengatakan pada hari Kamis bahwa Bank Sentral Eropa akan mempertahankan dan memperpanjang periode dimana suku bunga 
tetap dengan nilai yang sama dan belum bisa memotong suku bunga.  

• "The Governing Council expects the key ECB rates to remain at present or lower levels for an extended period of time," kata Draghi dalam jumpa pers setelah 
ECB menetapkan suku bunga sebesar 0,5 persen. 

• Lembaga  statistik  resmi  ISTAT  mengatakan  pada  hari  Kamis  bahwa  Italy's  public  budget  mengalami  defisit  pada  kuartal  pertama  tahun  2013  meningkat 
menjadi 7,3 persen dari produk domestik bruto, dibandingkan dengan 6,6 persen pada periode yang sama tahun 2012,  

• Semakin membesarnya defisit pada kuartal pertama karena meningkatnya total belanja, yang naik 1,3 persen dari tahun ke tahun, sedangkan pendapatan ini 
sejalan dengan tahun lalu. 

• Angka defisit kuartal pertama selalu lebih tinggi dari kuartal‐kuartal mendatang karena pembayaran pajak dibuat di akhir tahun. 

• Data  ini,  tidak  dianggap  sah  oleh  Eurostat,  tidak  termasuk  dampak  dari  debt  swap  operations  yang  dilakukan  oleh  the  Treasury  and  local  governments. 
Operasi ini mendorong defisit sekitar 2 miliar euro atau 0,1 persen dari PDB di tahun 2012. 

• Defisit pada tahun 2012 sebesar 3,0 persen dari PDB, menurut perhitungan yang disesuaikan oleh Uni Eropa, dan defisit anggaran pemerintah untuk tahun ini 
diperkirakan menjadi 2,9 persen dari PDB, tepat di bawah nilai prediksi yang ditetapkan oleh Uni Eropa.


U.K.
• Sterling  jatuh  dan  bursa  saham  dan  obligasi  pemerintah  Inggris  naik  pada  hari  Kamis  setelah  Bank  of  England  (BoE)  mengejutkan  pasar  dengan 
menyuarakan kekhawatiran terhadap meningkatnya yield obligasi. BoE terlihat belum akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. 

• Sementara  BoE  tetap  mempertahankan  suku  bunga  dan  melanjutkan  program  pembelian  obligasinya  pada  pertemuan  kebijakan  pertama  di  bawah 
gubernur baru Mark Carney, pasar masih akan melihat langkah BoE berikutnya dalam sidang BoE bulan depan. 

• Sterling terkoreksi ke $1,5054, level terendahnya sejak 29 Mei dan terakhir bergerak di sekitar $1,5075 atau melemah 1,3% terhadap dolar dibandingkan 
posisi penutupan New York hari Rabu. Sterling juga mencatat kinerja harian terburuknya sejak Desember 2011. 
Sedangkan euro naik lebih dari 1% terhadap sterling ke level tertinggi 2‐1/2 bulan di 0,8634 pound sebelum akhirnya memangkas keuntungannya. 

• Harga obligasi pemerintah Inggris untuk tenor 10 tahun naik setelah pengumuman BoE dan yield turun 7 basis poin dan bertahan 5 bps lebih rendah di 
2,35%. Yield obligasi tenor 10 tahun naik hampir 1% antara awal Mei dan akhir Juni berkat pengetatan kebijakan yang efektif. Kondisi moneter yang ketat 
dapat mengancam pemulihan ekonomi Inggris, yang tampaknya telah dicapainya di kuartal kedua setelah serangkaian data dirilis positif baru‐baru ini. 



JAPAN
• Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengklaim beberapa keberhasilan untuk stimulus bank sentral yang agresif Kamis lalu, mengatakan bahwa perekonomian berada dijalur recovery stabil dengan tanda‐tanda ekspektasi inflasi naik.

• Berbicara pada meeting kuartalan pada BOJ's regional branch managers, Kuroda menegaskan komitmen bank sentral untuk menjaga kebijakan moneter yang ultra‐longgar hingga target inflasi 2 persen tercapai dalam cara yang stabil.

• "Japan's economy is steadily heading towards a recovery since we adopted our qualitative and quantitative monetary easing in April," kata Kuroda.

• Perekonomian Jepang mencatatkan recovery dengan tanda‐tanda bahwa ekspektasi inflasi naik, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakannya, menekankan bahwa stimulus moneter bank sentral berjalan.

• "Japan's economy is picking up," Kuroda mengatakan dalam pidatonya pada bank sentral regional branch managers.

• "The economy is steadily heading for a recovery" setelah langkah moneter bank sentral diadopsi pada bulan April, katanya.

• Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, naik tinggi dalam jajak pendapat harapan dia dapat menghidupkan kembali perekonomian yang stagnan, mendesak para pemilih Kamis lalu untuk mendukungnya dalam blok yang berkuasa dalam bulan ini pemilihan majelis dan mengakhiri kebuntuan dari kebijakan enam tahun.

• Bank of Japan Kamis lalu menaikkan penilaian pada delapan dari sembilan wilayah ekonomi dibandingkan dengan tiga bulan yang lalu, tanda‐tanda pengaruh positif dari kebijakan reflationary pemerintah yang menyebar.

• "Many regions said the economy is picking up on robust domestic demand backed by improvements in household and business sentiment, as well as a pick up in overseas demand," bank sentral mengatakan dalam laporan kuartalan yang dikeluarkan pada meeting dari regional branch managers Kamis lalu.



AUSTRALIA
• Dolar Australia menguat setelah komentar dari Gubernur Reserve Bank Glenn Stevens yang menyebabkan mata uang lokal jatuh ke level penutupan terendah untuk tiga tahun.

• Mr Stevens mengatakan dalam pertemuan bisnis di hari Rabu bahwa RBA telah membahas untuk "a very long time" sebelum memutuskan untuk menetapkan besaran suku bunga pada rekor rendah sebesar 2,75 persen pada hari Selasa.

• Tetapi pada hari Kamis, RBA Deputi Gubernur Philip Lowe mengatakan bahwa ucapan ringan Mr Stevens yang telah disalah artikan oleh pasar keuangan.

• "I can confirm for you that the board did deliberate for a very long time," ucap Dr Lowe. "I can also confirm for you that it always deliberates for a very long time."

• CMC Markets devisa agen Tim waterer mengatakan klarifikasi dari Dr Lowe melihat pergerakan nilai dolar Australia, akan membaik setelah mengalami penurunan.

• "The clarification by the deputy governor today seemed to have added a little bit of forward momentum to the Aussie," ucap Mr Waterer.

• "The fact that Lowe came out and did state that it was a lighthearted remark, that had traders thinking that maybe the Tuesday rates decision wasn't as close a call as they originally thought on the back of Stevens' comments yesterday."

• Rilis resmi menunjukkan bahwa persetujuan untuk pembangunan rumah baru turun 1,1 persen di Australia untuk bulan Mei.

• Dewan lokal menyetujui pembangunan 13.781 rumah baru untuk bulan Mei, termasuk rumah, townhouse dan apartemen dalam bangunan multi‐unit.

• Biro Statistik Australia mengatakan pada hari Kamis bahwa Selama tahun berjalan hingga bulan Mei, persetujuan bangunan turun 3,2 persen.0

• Para ekonom telah memperkirakan penurunan akan persetujuan pembangunan hingga satu persen untuk bulan Mei.



SWISS
• Franc Swiss melemah terhadap dolar dan juga euro pada hari Kamis ditengah kondisi perdagangan yang relatif tipis akibat libur pasar AS, sementara trader  juga tengah menantikan rilis data non‐farm payrolls AS pada hari Jumat. 

• Ketidakstabilan politik di Portugal, yang belakangan ini telah menekan euro, juga turut memberi tekanan pada franc Swiss, yang telah bergerak di kisaran  sempitnya terhadap euro sejak September 2011 ketika Bank Sentral Swiss (SNB) membatasi nilai tukar minimum EUR/CHF di level 1,20 franc per euro untuk  mencegah terjadinya deflasi dan resesi. 

• Dalam sidangnya semalam, ECB mengatakan adanya resiko melemah pada prospek ekonomi zona euro dan suku bunga berpotensi untuk diturunkan. 


• Dolar menguat hingga mencatat intraday high di 0,9583 franc, level tertingginya sejak 3 Juni dan terakhir bergerak menguat 1% di 0,9560 franc. Sedangkan  euro terapresiasi hingga ke level 1,2374 franc sebelum akhirnya memangkas keuntungannya dan bergerak di sekitar 1,2350 franc. 

Thursday, July 4, 2013

Headline News 04.07.13

US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global melemah pada hari Rabu dipicu kekhawatiran terhadap tanda‐tanda melambatnya pertumbuhan ekonomi China dan  semakin  memanasnya  pertikaian  politik  di  Portugal,  dimana  pembicaraan  mengenai  masa  depan  pemerintah  telah  menekan  euro  dan  mengancam akan menyulut kembali krisis zona euro. 

• Bursa saham AS melawan tren, berhasil menguat dalam sesi perdagangan yang singkat menjelang libur nasional AS untuk memperingati  Hari Kemerdekaan, setelah bergerak bolak‐balik pasca rilis data pekerjaan di sektor swasta yang membaik dan ekspansi yang lemah diluar  dugaan untuk data sektor jasa. 

• Imbal hasil atau yield obligasi pemerintah Portugal untuk tenor 10 tahun melejit di atas 8% dan bursa sahamnya merosot 5% ditengah  kekhawatiran  pemilihan  sela  bisa  menggagalkan  keluarnya  Lisbon  tahun  depan  dari  bailout  oleh  Uni  Eropa  dan  Dana  Moneter  Internasional. 

• Kekhawatiran  atas  kemampuan  Yunani  untuk memenuhi  persyaratan  bailout juga  mengangkat  prospek  krisis  utang  kembali bangkit  di  negara‐negara 'pinggiran' dari zona euro. 

• Harga minyak AS, sementara ini, mencapai tertinggi 14‐bulan di tengah kekhawatiran kerusuhan di Mesir dapat mengganggu kestabilan  Timur Tengah dan memicu gangguan pasokan. Emas naik lebih dari 1 persen karena dolar dan pasar ekuitas masih di bawah tekanan. 

• Krisis politik di Portugal memicu bursa negara mencatat hari terburuk dalam dua tahun dan menyeret saham‐saham perbankan turun,  penyumbang  terbesar  penurunan  saham  Eropa.  Saham  Portugal  ditutup  melemah  5,3%.  Saham  perbankan  Eropa  anjlok  1,8%  dan  FTSEurofirst 300 <.FTEU3> untuk saham‐saham utama Eropa terkoreksi 0,68% untuk ditutup di 1150,90. 

• Indeks ekuitas global dalam MSCI turun 0,47%, memangkas sejumlah kerugiannya seiring menguatnya bursa Wall Street. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 56,14 poin atau 0,38% di 14988,55. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik  1,33 poin atau 0,08% di 1615,41. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 10,27 poin atau 0,30% di 3443,67.   

• Perusahaan  sektor  swasta  AS  menaikkan  jumlah  pekerjaan  di  bulan  Juni  dan  klaim  pengangguran  turun  dalam  2  pekan  berturutan,  mengisyaratkan  terus  membaiknya  pasar  tenaga  kerja.  Jumlah  pekerjaan  di  sektor  swasta  bertambah  188.000,  naik  dari  134.000  pertambahannya  di  bulan  Mei  sebelumnya,  demikian  laporan  dari  ADP  National  Employment  Report.  Sementara  kalangan  ekonom  sebelumnya  memprediksi  terjadi  kenaikan  160.000.  Namun  Institute  for  Supply  Management  melaporkan  indeks  jasa  turun  ke  52,2  di  bulan Juni dari 53,7 di bulan Mei, kontras dengan ekspektasi terjadi kenaikan ke 54. Meskipun kondisinya masih menunjukkan ekspansi,  namun merupakan ekspansi terlemahnya sejak Februari 2010. 

• Bursa saham China jatuh setelah rilis data sektor jasa negara tersebut yang kurang menggembirakan dan diperparah oleh kekhawatiran  terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi. 

• Yen menguat secara luas dipicu masalah politik di Portugal dan Yunani, meskipun memangkas keuntungannya terhadap dolar setelah data  menunjukkan  stabilnya  kondisi  pasar  tenaga  kerja  AS.  Dolar  jatuh  0,7%  ke  99,92  yen.  Euro  juga  tersungkur,  mencatat  turun  0,49%  ke  129,95 yen. 

• "The  unresolved  situation  in  Egypt  and  the  government  resignations  in  Portugal  are  an  issue.  We're  not  only  seeing  some  of  the  G10  currencies weaken, but also emerging market currencies," kata Nick Bennenbroek, head of currency strategy pada Wells Fargo Securities  di New York.  

• Perdagangan obligasi pemerintah juga terlihat limbung. Treasury AS tenor 10 tahun turun 9/32 dengan yield 2.5032 persen. Sedangkan  Bund futures Jerman naik setelah rilis data pekerjaan sektor swasta AS oleh ADP. Bund futures naik 57 poin di 142,26, setelah bergerak di  sekitar 142,43 sebelum rilis data. 

• Harga minyak naik dipicu penurunan tajam stok minyak AS dan kerusuhan yang berkembang di Mesir. Data stok minyak mingguan AS  turun lebuh dari 10 juta barel, penurunan terbesarnya dalam tahun ini selama hampir 13 tahun terakhir. Harga minyak mentah AS naik  $1,65 di $101,25 per barel setelah mencatat intraday high di $102,18. Sedangkan harga minyak Brent naik $1,75 ke $105,75. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik hampir satu persen Rabu lalu, karena dollar masih dibawah tekanan setelah data AS yang beragam dan gejolak politik di Mesir  dan Portugal yang memicu aksi beli pada safe haven. 

• Volume perdagangan yang tipis karena trader enggan untuk mengambil big position dan didepannya hari libur Kemerdekaan AS Kamis ini  dan data penting nonfarm AS Jumat besok. 

• "Today's strength is more to do with the dollar and equities markets after bad euro zone data, mixed U.S. numbers and renewed worries  about Portugal and Greece," analis VTB Capital Andrey Kryuchenkov mengatakannya. 


OIL & COMMODITIES
• Harga  oil  ditutup  menguat  dalam  rangkaian  tiga  harinya  Rabu  lalu,  dengan  kontrak  New  York  di  settle  pada  level  tertinggi  dalam  14  bulannya, karena para trader khawatir mengenai kerusuhan di Mesir dan reaksi yang cepat pada pengetatan pasokan di pasar domestik AS 

• Sementara harga oil terdorong diatas level $101, kebanyakan para trader terpicu pada keributan, dengan premium pada European Brent  crude hingga US WTI menyentuh level tertingginya sejak tahun 2010 sebelum mulai untuk bertahan ditengah aksi beli tersebut. 

• Di Mesir, Presiden Mohamed Mursi menolak ultimatum militer untuk lengser. Sementara itu otoritas Terusan Suez mengatakan tidak ada  tanda‐tanda gejolak politik yang mengganggu pasokan hingga 2,4 juta barrel perhari pada transit oil, para trader tidak tenang sebenarnya. 

EURO ZONE
• Perekonomian  zona  euro  terlihat  berada  pada  jalurnya  untuk  merangkak  keluar  dari  resesi  dalam  semester  kedua  tahunan,  survei  menunjukkannya,  sama  seperti  ketegangan baru dalam krisis utang yang memasukkan semua resiko.  

• Markit's final Composite Eurozone Purchasing Managers' Index (PMI), survei bulanan dari ribuan perusahaan, naik ke level tertingginya sejak Maret 2012 bulan lalu,  menguat menjadi 48.7 dari 47.7 pada bulan Mei.  

• Ini masih  dibawah 50 ambang batas untuk pertumbuhan,  tetapi menandai membaiknya dari  level terendah yang terjadi musim gugur. Keseluruhan, PMI  konsisten  dengan perekonomian zona euro merosot sekitar 0.2 persen melalui April hingga Juni.  

• Beberapa pemerintah Uni Eropa dapat memberikan peluang lebih besar untuk memenuhi target bujet, Komisi Eropa mengatakannya, mengusulkan suatu interpretasi  liberal terhadap aturan untuk melawan tuduhan bahwa pemotongan pengeluaran yang memegang kembali ekonomi.  

• Krisis politik di Portugal mengancam untuk membayangi meeting dari para pemimpin Uni Eropa di Berlin Rabu yang mana Kanselir Angela Merkel telah mengharapkan  untuk mengubah citra diri sebagai pembela pengangguran Eropa menjelang pemilu Jerman.  

• Yunani  mengekspektasi  mencapai  kesepakatan  dengan  foreign  lenders  pada  meeting  Eurogroup  hari  Senin  pada  semua  yang  mengharapkan  reformasi  sektor  publik,pejabat kementerian keuangan mengatakannya.  


U.K.
• Sterling menguat terhadap dolar pada hari Rabu setelah data menunjukkan sektor jasa Inggris mencatat ekspansi terpesatnya selama lebih dari 2 tahun, membantu  mengurangi kemungkinan berlakunya kebijakan moneter longgar yang agresif. Purchasing Managers' Index (PMI) untuk sektor jasa melonjak ke 56,9 di bulan Juni dari  54,9 di bulan Mei sebelumnya, melampaui ekspektasi pasar.  

• Sterling naik 0,8% di sekitar $1,5282, rebound dari level terendah 1 bulan di $1,5130 yang dicapai di awal sesi. 

• Ketidakpastian terhadap kebijakan moneter bank sentral Inggris di bawah komando Mark Carney masih berpotensi membatasi penguatan sterling terhadap dolar,  yang mana mata uang AS mendapat dukungan dari ekspektasi bahwa The Fed akan mengurangi program pembelian obligasinya. 

• Namun rilis optimis data PMI Inggris di sektor manufaktur, konstruksi dan jasa dalam pekan ini telah memberikan indikasi membaiknya perekonomian dalam negeri di  kuartal kedua. Hal ini telah mendorong penguatan sterling, setelah pasar mempertimbangkan kembali pandangan mereka terhadap kemungkinan dberlakukannya  kebijakan moneter agresif oleh BoE. 

• Carney  akan  memimpin  sidang  BoE  untuk  pertama  kalinya  sejak  menjabat  gubernur  bank  sentral  Inggris  pada  malam  hari  nanti.  Hasil  jajak  pendapat  terkini  menunjukkan kemungkinan tidak terjadi perubahan suku bunga maupun kebijakan moneter. Namun Carney nampaknya akan memperkenalkan langkah‐langkah baru,  seperti memberikan panduan kedepan untuk langkah kebijakan, yang kemungkinan akan dilakukan secepatnya di bulan Agustus. 


JAPAN
• Meskipun  terlihat  adanya  tanda‐tanda  terang  dalam  perekonomian  Jepang,  namun  Bank  of  Japan  (BOJ)  khawatir  perekonomian  negara  tidak  cukup  kuat  untuk  menahan setiap guncangan tiba‐tiba dari luar negeri, menurut pihak‐pihak yang akrab dengan pemikiran BOJ yang mengutip China sebagai "risiko terbesar" ekonomi. 

• Keprihatinan atas kemampuan ekonomi terbesar kedua di dunia untuk mencapai soft landing kemungkinan akan membuat Cina menjadi salah satu agenda utama  untuk anggota dewan kebijakan BOJ pada pertemuan mereka minggu depan. Bank secara luas diperkirakan akan tetap berpegang pada kebijakan moneter utama  pada pertemuan tersebut. 

• Komentar terbaru menunjukkan kuatnya perhatian BOJ terhadap faktor luar negeri yang tak terduga yang bisa menggelincirkan perekonomian Jepang, seperti halnya  bank terlihat untuk meningkatkan penilaian ekonomi dan mengekspresikan kepercayaan yang lebih besar dalam pemulihan AS dan stabilisasi situasi di Eropa. 

• Perhatian tinggi muncul setelah upaya terakhir Beijing untuk menekan ekspansi kredit yang berlebihan memicu krisis kas dan ketidakpastian, menyusul dampaknya  melalui pasar saham di seluruh Asia termasuk bursa Tokyo.] 

• Deputi Gubernur BOJ  Hiroshi Nakaso telah mengatakan bahwa dewan kebijakan kemungkinan akan membahas tekanan kredit China pada pertemuan mendatang  pada 10 dan 11 Juli. Dalam sebuah wawancara dengan The Wall Street Journal pekan lalu, Mr Nakaso mengatakan dewan akan membahas masalah "lebih mendalam  dan komprehensif." 


AUSTRALIA
• Bank  sentral  Australia  memberikan  sinyal  kuat  akan  melanjutkan  siklus  pemangkasan  suku  bunganya  untuk  memacu  pertumbuhan  ekonomi  menyusul  lesunya  kegiatan di sektor pertambangan yang mengancam terjadinya krisis pekerjaan di sektor tersebut. 

• Aussie merosot ke level $0,9039, level terendahnya selama hampir 4 tahun terakhir terhadap dolar, dan terakhir tercatat bergerak di sekitar $0,9080, atau turun 0,6%  dari posisi penutupan New York hari Selasa. 

• Aussie  telah  menurun  lebih  dari  10%  dalam  dua  bulan  terakhir  menyusul  indikasi  memburuknya  perekonomian  dalam  negeri  akibat  lesunya  kegiatan  di  sektor  pertambangan yang mengancam terjadinya ledakan pengangguran. 

• Data ekonomi Australia yang dirilis Rabu kemarin menunjukkan penjualan ritel yang naik tajam di bulan Januari dan Februari sebagai respon dari pemangkasan suku  bunga, di bulan Mei hanya mencatat kenaikan tipis 0,1%, lebih rendah dari perkiraan, sementara data bulan April direvisi turun menjadi ‐0,1% dari laporan awal 0,2%. 

• Australia juga mencatat surplus perdagangan yang kecil sebesar A$670 juta di bulan Mei, didukung oleh kuatnya pertumbuhan di sektor ekspor. 



SWISS
• Mata uang safe haven seperti yen dan juga franc Swiss menjadi mata uang yang banyak diburu investor, guna mencari perlindungan di tengah ketidakstabilan politik di Mesir dan  Portugal, meskipun tanda‐tanda membaiknya pasar tenaga kerja AS telah mengurangi tekanan jual pada dolar. 

• Mata uang Jepang dan franc Swiss, yang diminati selama masa kekacauan, juga didukung oleh kekhawatiran tentang kerusuhan di Mesir. Ketakutan itu bisa menggoyahkan Timur  Tengah dan mengakibatkan gangguan pasokan sehingga mendorong harga minyak ke level puncak 14‐bulan. 

• Di  Eropa,  Presiden  Portugal memanggil  partai  politik  utama untuk  pembicaraan  krisis  atas  masa  depan  pemerintah dengan  pasar  terguncang  di  tengah  kekhawatiran bahwa  pemilihan sela bisa mengganggu keluarnya Lisbon dari sebuah bailout internasional. Pengunduran diri menteri kedua di Portugal dalam beberapa hari telah memicu keraguan  mengenai apakah negara akan membaik dengan program bailout, sehingga membebani euro. 

• Sementara ECB dalam sidangnya nanti malam diperkirakan akan menjauhkan diri dari keputusan besar dan akan tetap mempertahankan kebijakan moneter longgar. 

• Dolar berhasil memangkas kerugiannya setelah data menunjukkan sektor swasta AS menambah pekerjaan lebih banyak dari yang diperkirakan di bulan Juni, sementara klaim  pengangguran mingguan turun untuk 2 minggu terakhir. Laporan tersebut memberikan dukungan positif terhadap laporan data non‐farm payrolls yang akan dirilis hari Jumat  besok dan memperkuat dugaan bahwa The Fed akan segera mengurangi/menghentikan program quantitative easing (QE) lebih cepat dari yang diperkirakan. 

• Akan tetapi, meskipun pasar tenaga kerja AS terlihat membaik, namun laporan data dari sektor jasa untuk periode Juni masih sangat buruk, setelah menunjukkan pertumbuhan  pada level terlemahnya selama lebih dari 3 tahun terakhir. 

• Non‐farm payrolls AS ditaksir akan menunjukkan peningkatan pekerjaan sebanyak 165.000 di bulan Juni dengan tingkat pengangguran sebesar 7,5%. 


• Dolar terakhir tercatat bergerak di sekitar 0,9470 franc, turun 0,35% dari posisi penutupan New York hari Selasa. Sedangkan euro melemah 0,1% terhadap franc Swiss di sekitar  1,2318 franc.