title cover

title cover

Tuesday, August 6, 2013

Headline News 06.08.13

US & GLOBAL
• Bursa Wall Street mengalami konsolidasi (kembali melemah) dari level rekor tertingginya selama sesi perdagangan yang sepi pada hari Senin, sementara dolar terkoreksi terhadap yen menyusul investor masih belum jelas kapan kiranya The Fed akan mulai mengurangi program stimulus ekonominya.

• Namun demikian, tanda‐tanda meningkatnya pertumbuhan ekonomi global telah membantu mengangkat dolar dan membatasi koreksi pada ekuitas AS dan Eropa, sementara peningkatan yang lebih baik dari perkiraan untuk data ISM sektor jasa AS telah mendorong yield obligasi mendekati level tertinggi 2 tahun.

• Indeks S&P 500 tercatat naik dalam 5 sesi selama 6 pekan terakhir, terapresiasi lebih dari 7%. Indeks ditutup di level tertinggi sepanjang masa pada hari Jumat meskipun terdapat rilis data pekerjaan AS yang mengecewakan. Setelah mencapai kenaikan tersebut, nampaknya indeks akan kesulitan untuk melanjutkan apresiasinya, khususnya dengan musim laporan earnings yang sebagian besar telah usai.

• "We have had such a strong run, a little bit of retracement could be expected in the markets over the coming weeks," kata Sean Lynch, global investment strategist pada Wells Fargo Private Bank di Omaha, Nebraska.

• Dow Jones industrial average <.DJI> turun 46,23 poin atau 0,3% ke 15612,13, Sedangkan S&P 500 <.SPX> kehilangan 2,53 poin atau 0,15% ke 1707,14 dan Nasdaq Composite <.IXIC> bertambah 3,364 poin atau 0,09% ke 3692,951.

• Indeks saham Eropa <.FTEU3> ditutup naik 0,1% di level tertinggi 2 bulan, sementara ineks ekuitas global MSCI turun 0,1%.

• Sejumlah investor mencermati rilis data pekerjaan AS yang lebih rendah dari perkiraan sebagai sinyal bahwa The Fed masih akan mempertahankan kebijakan moneternya, meskipun data sektor jasa AS yang dirilis semalam mengurangi pandangan seperti itu.

• Bank sentral saat ini membeli $85 milyar obligasi tiap bulannya, sebuah program yang telah berhasil mengangkat indeks saham AS hampir 20% tahun ini. The Fed menjanjikan akan mengurangi program pembelian asetnya akhir tahun ini jika pemulihan ekonomi terus berkelanjutan seperti yang diharapkan. Turunnya tingkat pengangguran di bulan lalu telah memberikan peluang bagi The Fed untuk segera menghentikan program stimulusnya, sebuah komentar dari Presiden Fed Dallas Richard Fisher.

• Dolar melemah 0,6% ke 98,31 yen, dan terkoreksi 0,1% terhadap sejumlah rival utamanya.

• Prospek pemulihan ekonomi global sedikit terangkat menyusul rilis optimis data PMI sektor jasa. Data PMI sektor jasa Cina melanjutkan ekspansinya di bulan Juli, sedangkan di zona euro mencatat ekspansi untuk pertama kalinya dalam 18 bulan, meskipun masih relatif tipis. Namun demikian, masih belum jelas apakah resesi yang melanda kawasan Eropa telah berangsur surut. Sedangkan data PMI sektor jasa Inggris mencatat ekspansi terpesatnya selama lebih dari 6 tahun dan memperkuat indikasi membaiknya pemulihan ekonomi di negara tersebut. Pertumbuhan sektor jasa AS juga terakselerasi, meningkat dari level terendah 3 tahun menyusul new orders menigkat ke level tertinggi dalam 5 bulan.

• Treasury AS tenor 10 tahun turun 11/32 dengan yield 2,6381 persen, tidak jauh dari posisi teratas 2 tahun.
  • Harga minyak tertekan seiring meningkatnya produksi minyak Libya dan tekanan harga minyak Laut Utara, meskipun rilis optimis data ekonomi telah mengurangi tekanan. Brent crude <LCOc1> turun 25 sen di $108,70 per barel dan U.S. crude <CLc1> turun 38 sen di $106,56.



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan harga emas melemah di tengah sepinya sesi perdagangan Senin setelah tanda‐tanda perbaikan sektor bisnis Inggris dan lebih baik kegiatan manufaktur AS yang membaik dimana daya tarik emas sebagai lindung nilai investasi.

• Pergerakan harga logam kembali melemah setelah rilis data pertumbuhan di sektor jasa AS mengalami rebound dari level terendah tiga tahun, sementara bisnis Inggris mengalami perbaikan signifikan dan ekspansi aktivitas perusahaan zona euro pada bulan Juli untuk pertama kalinya dalam 18 bulan.

• Rilis data pada hari Senin menyusul peningkatan kegiatan pabrik AS pada hari minggu lalu dan gabungan laporan nonfarm payrolls AS yang berdampak negative untuk emas menyebabkan kerugian mingguan terbesar dalam lima minggu.

• "In the absence of weaker‐than‐expected macro data, short covering activity is likely to subside, leaving gold to search for support from the physical market," ucap Suki Cooper, precious metals strategist di Barclays Capital.

• U.S. gold futures <GCZ3> for December delivery settled down $8.10 at $1,302.40 an ounce, with trading volume at less than 98,000 lots, about 55 percent below its 30‐day average, preliminary Reuters data showed.

• Harga spot emas spot turun 0,6 persen di level 1,304.06 dollar/ounce.

• Data Reuters menunjukkan bahwa kontrak berjangka Emas AS untuk periode Desember <GCZ3> ditutup melemah 8,10 dollar dengan nilai 1,302.40 dollar/ounce, dengan volume perdagangan kurang dari 98.000 lot, sekitar 55 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Oil ditutup ke level terendahnya Senin lalu setelah menyentuh level tertinggi empat bulannya minggu lalu, karena data menunjukkan pertumbuhan dalam sektor jasa AS membantu menutup penurunan sebelumnya.

• Brent dan crude AS masing‐masing anjlok lebih dari $1 pada awalnya dalam harian dari berita usaha Iran melakukan pemilu presiden untuk mencairkan hubungan dengan Barat, sebagaimana rebound produksi di Libia dan North Sea ke level ketersediaan yang memadai.

• Tetapi keduanya rebound setelah Institute for Supply Management (ISM) melaporkan langkah pertumbuhan di sektor jasa AS yang naik ke level tertinggi dalam lima bulannya di bulan Juli.

• "The market turned after the services number came out," kata Gene McGillian, seorang analis energi pada Tradition Energy di Stamford, Connecticut.

• "Our little selloff was a continuation of profit‐taking generated from last week's disappointing employment report and the Libyan export terminal coming back online, but it didn't really attract a lot of sellers."

EURO ZONE
• Retail sales di zona euro melemah cukup besar untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir pada bulan Juni, menyoroti tekanan dan hambatan pada pengeluaran rumah tangga untuk pemulihan perekonomian zona euro yang cukup rapuh.

• Bank Sentral Eropa berharap untuk perbaikan secara bertahap hingga akhir tahun ini diseluruh zona euro, yang kemungkinan akan didorong oleh ekspor dan suku bunga rendah.

• EU's statistics office Eurostat mengatkan bahwa Perancis mengalami tren peningkatan pada data retail trade, tapi untuk zona euro secara keseluruhan volume turun 0,5 persen pada bulan itu, sesuai dengan 
harapan. Retail trademengalami peningkatan 1,1 persen pada bulan Mei setelha mengalami revisi.

• Zona euro berada dalam resesi terpanjang sejak terbentuknya zona euro pada tahun 1999, yang telah berdampak pada tingkat pengangguran yang tinggi dan indeks pengeluaran rumah tangga yang melemah dan sedikitnya uang untuk dibelanjakan.

• Penjualan ritel turun 0,9 persen pada tahun ini, terhadap ekspektasi penurunan 1,2 persen oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters, setelah direvisi naik 0,3 persen pada Mei.

• "The negative retail sales growth figure in June is probably just a correction after the strong increase in May and not the start of a renewed downward trend," ucap Peter Vanden Houte, chief euro zone economist di ING.

• Sentimen zona euro yang cukup bersinar di bulan Agustus seiring data menunjuk bahwa terdapat pemulihan ekonomi di beberapa negara zona euro.

• Sentix research group mengatakan index tracking investor dalam 17‐negara zona euro meningkat menjadi ‐4,9 pada bulan Agustus, level tertinggi kedua tahun ini, dari ‐12.6 pada bulan Juli. Itu mengalahkan perkiraan konsensus dalam jajak pendapat Reuters dengan ekspektasi ‐10.0.

• "The weakness we saw in forward‐looking indicators in the euro zone in the spring is history now. The dynamic improvement in the economic index for the euro zone shows the old continent is staging a comeback," ucap Sentix research group dalam sebuah wawancara.

• "Signs of economic recovery in France and some southern European countries are convincing investors ... and the improvement was also probably due in part to the Fed rowing back," lembaga Sentix menambahkan.


U.K.
• Sterling menguat setelah  data  sektor  jasa Inggris  mencatat ekspansi terpesatnya selama  lebih dari  6 tahun di bulan Juli, memperkuat indikasi terhadap  berlanjutnya pemulihan ekonomi di negara kerajaan tersebut. 

• Namun penguatan sterling nampaknya masih akan terbatas sebelum rilis Laporan Inflasi Inggris oleh BoE di hari Rabu, yang diharapkan bank sentral akan  memberikan forward guidance dan mengindikasikan suku bunga akan tetap rendah untuk jangka waktu yang lama. 

• Sterling naik 0,4% terhadap dolar di sekitar $1,5350 setelah mencatat intraday high di $1,5380. 

• Sterling awalnya terapresiasi berkat laporan data PMI sektor jasa Inggris yang melonjak ke 60,2 di bulan Juli dari 56,9 di bulan Juni, level tertingginya sejak  Desember 2006 sekaligus melampaui ekspektasi tertinggi pasar. 

• Namun,  sterling  kemudian  memangkas  keuntungannya  terhadap  dolar  setelah  rilis  data  pertumbuhan  sektor  jasa  AS  (ISM  non‐manufacturing)  yang  menunjukkan terjadinya akselerasi di bulan Juli dengan new orders naik ke level tertinggi dalam 5 bulan. 

• Pasca rilis data payrolls, maka fokus pasar pekan ini akan tertuju pada data trade balance AS. Kenaikan ekspor yang sedikit lebih besar dibandingkan impor  nampaknya akan memangkas defisit perdagangan AS di bulan Juni menjadi sekitar $44 milyar dari $45 milyar di bulan mei sebelumnya. Data bulan Mei  adalah yang terbesar untuk defisit AS sejak November dan defisit bulan Juni akan menjadi yang terbesar kedua. 


JAPAN
• Bank of Japan di ekspektasi untuk menjaga kebijakan moneter bertahan pada gambaran minggu ini, karena tidak dapat diprediksinya quantitative easing dan stimulus pemerintah secara bertahap menyebar melalui ekonomi.

• Sejak meeting BOJ minggu lalu terlihat telah membaiknya perekonomian, termasuk kenaikan pertama dalam core consumer prices yang lebih dari setahun, kenaikan pertama pada summer bonuses dalam tiga tahunnya dan penurunan dalam jobless rate/tingkat penggangguran ke level terendahnya 4‐1/2‐tahun.

• Kebanyakan anggota BOJ telah yakin bahwa perekonomian mengalami recovery pada jalurnya, tetapi beberapa pejabat menginginkan untuk melihat lebih banyak data untuk menilai penguatan dalam investasi bisnis, sumber yang dipercaya dengan BOJ mengatakannya.

• BOJ telah memproyeksi bahwa perekonomian Jepang akan menunjukkan recovery yang moderat dan bulan lalu mengatakan pertumbuhan "picking up," dengan menunjukkan rangkaian kenaikan dalam tujuh bulannya.
  • Gambaran dua hari tersebut akan disimpulkan pada hari Kamis.


AUSTRALIA
• Kehati‐hatian para konsumen telah telah berdampak pada retail spending pada bulan Juni dimana tanpa ada perubahan.

• Australian Bureau of Statistics mengatakan pada hari Senin bahwa belanja ritel Australia sebesar 21,819 milyar dollar pada bulan Juni, hampir tidak pada pada bulan Mei sebesar 21,814 milyar dollar.

• Para ekonom mengharapkan belanja ritel naik 0,4 persen pada bulan Juni.

• Commonwealth Bank chief economist Michael Blythe besaran indeks yang telah dirilis akibat dampak dari menurunnya kinerja department stores dan clothing sales sementara ada kenaikan yang layak dalam pengeluaran hospitality dan services.

• Ia mengatakan, ada beberapa alasan mengapa belanja ritel tetap menjadi bagian lemah ekonomi.

• "Lacklustre outcomes sit at odds with sound household balance sheets, rising real wages, positive consumer sentiment readings and interest rates at stimulatory levels," ucap Mr Blythe.

• "We suspect that higher petrol prices and an elevated level of job security concerns are blunting the impact of some of these positives."

• Mr Blythe berpendapat peningkatan keamanan kerja akan memperlihatkan bahwa suku bunga rendah memiliki efek yang lebih dari pada saat ini, sementara dolar Australia lebih rendah juga akan membantu mengarahkan beberapa pengeluaran kembali ke pengecer domestik.

• National Australia Bank senior economist David de Garis melemahnya retail spending di luar ekspektasi membuat probabilitas tinggi dari penurunan suku bunga pada hari Selasa menjadi lebih mungkin.

• "The market is pretty well‐priced for an interest rate cut tomorrow so it's just a little bit more evidence to support that," ucap nya.
  • "We did have that burst of retailing at the start of the year, the January and February results were encouraging, but since then, it's been quite weak."


SWISS
• Resiko terjadinya housing buble di Swiss terlihat mereda di kuartal kedua, namun pinjaman hipotek (KPR) meningkat dan real estate masih tetap mahal,  berdasarkan  indeks  yang  dirilis  hari  Senin.  Momok  meledaknya  gelembung  real  estate  di  Swiss  adalah  kekhawatiran  utama  untuk  Bank  Nasional  Swiss  (SNB),  yang  tidak  dapat  dengan  mudah  mengambil  jalan  kenaikan  suku  bunga  untuk  mengendalikan  pinjaman  karena  akan  berbenturan  dengan  upaya  untuk menahan nilai franc Swiss. 

• Sebaliknya, pemerintah Swiss telah memberlakukan aturan modal tambahan pada pemberi pinjaman hipotek dalam upaya untuk meredam ledakan pasar  perumahan didorong oleh suku bunga ultra‐rendah, imigrasi dan daya tarik Swiss sebagai surga bagi investor keuangan. 

• Swiss  bank  UBS  melaporkan  sebuah  indeks  real  estate  Swiss  meningkat  0,03  poin  di  kuartal  kedua,  jauh  di  bawah  kenaikannya  di  kuartal  pertama,  mengisyaratkan  terjadinya  pendinginan  pada  pasar  perumahan.  Sedangkan  harga  rumah  naik  5,4%  di  kuartal  kedua  dan  volume  hipotek  meningkat  29  milyar franc Swiss atau 4,3%. 

• Dolar secara umum masih tertekan pasca rilis data pekerjaan AS akhir pekan kemarin yang mana telah memangkas peluang untuk The Fed memulai langkah  pengurangan pembelian obligasinya dalam jangka  pendek kedepan.  Namun  demikian, dolar kemudian mendapat dukungan dari rilis data pertumbuhan  sektor jasa AS (ISM non‐manufacturing) yang menunjukkan terjadinya akselerasi di bulan Juli dengan new orders naik ke level tertinggi dalam 5 bulan. 

• Pasca rilis data payrolls, maka fokus pasar pekan ini akan tertuju pada data trade balance AS. Kenaikan ekspor yang sedikit lebih besar dibandingkan impor  nampaknya akan memangkas defisit perdagangan AS di bulan Juni menjadi sekitar $44 milyar dari $45 milyar di bulan mei sebelumnya. Data bulan Mei  adalah yang terbesar untuk defisit AS sejak November dan defisit bulan Juni akan menjadi yang terbesar kedua. 

• Sedangkan dari dalam negeri Swiss, data inflasi dan kepercayaan konsumen akan dirilis hari Rabu, dan data tingkat pengangguran akan dirilis hari Kamis.  Inflasi Swiss masih lemah, dengan indeks harga konsumen diprediksi flat di bulan Juli dalam basis tahunan dan turun 0,4% dalam basis bulanan. 


• SNB, yang telah mematok nilai tukar minimum EUR/CHF di 1,20 franc per euro selama hampir 2 tahun terakhir ini, akan mencermati data hari Rabu ketika  pihaknya akan merilis cadangan devisa untuk bulan Juli.

Monday, August 5, 2013

Headline News 05.08.13

US & GLOBAL
• Rilis yang lebih rendah untuk data pertumbuhan tenaga kerja AS telah menekan yield Treasury dan juga dolar sedangkan bursa saham berbalik menguat di akhir sesi pada hari Jumat menyusul investor berhati‐hati dalam menaksir prospek pertumbuhan ekonomi AS dan rencana pengurangan stimulus The Fed.

• Jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian (non‐farm payrolls) meningkat 162000 di bulan Juli, meskipun tingkat pengangguran turun menjadi 7,4%, level terendahnya selama lebih dari 4 tahun. Hasil ini masih berada di bawah ekspektasi Reuaters untuk pertumbuhan pekerjaan sebanyak 184000.

• "Nothing in the jobs report says the economy is standing on its own. It was a confusing jobs report and it pushes tapering a little bit deeper into the fourth quarter," kata Ron Florance, wakil kepala investasi pada Wells Fargo Private Bank di Scottsdale, Arizona.

• Pasar global mengalami pergerakan liar di bulan Mei ketika The Fed mengisyaratkan akan mengurangi program stimulusnya. Rencana The Fed ini berpotensi memicu kembali kepanikan pasar jika pegurangan stimulus tetap dilakukan sebelum ekonomi AS benar‐benar mapan, demikian IMF memperingatkan.

• Setelah mengalami tekanan di sepanjang sesi New York usai rilis data pekerjaan yang mengecewakan, bursa AS berhasil rebound di akhir sesi setelah investor mempertimbangkan kembali untuk kemungkinan The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter longgar untuk jangka waktu yang lebih lama.

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 30,34 poin atau 0,19% di 15658,36. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 2,80 poin atau 0,16% di 1709,67. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 13,84 poin atau 0,38% di 3689,59.

• Indeks saham Eropa juga berhasil rebound dari tekanannya dengan FTSEurofirst 300 ditutup naik 0,3%. Sebelumnya indeks sempat menyentuh level tertinggi 2 bulan dipicu naiknya saham asuransi setelah laporan earnings dari AXA dan Allianz. Indeks ekuitas dunia MSCI terakhir ditutup naik 0,5%.

• Treasury AS tenor 10 tahun, yang sebelumnya berada di zona negatif sebelum rilis data ketenagakerjaan, berhasil naik 28/32, dengan yield turun ke 2,6017 persen.

• The Fed diprediksi akan menunggu hingga 2015 sebelum menaikkan suku bunga jangka pendek.

• Obligasi Italia menerjang ketidakpastian politik yang berkembang setelah pengadilan tinggi Italia menguatkan hukuman penjara bagi mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi yang bisa melemparkan koalisi negara itu ke dalam krisis. Yield obligasi Italia terakhir tercatat di 4,269 persen.

• Dolar melemah terhadap euro dan yen. Dolar terakhir tercatat di 98,83 yen, turun 0,7% dan $1,3282 terhadap euro atau naik 0,6%.

• "The report takes away more than it offers in the sense that it means that the decision to taper QE3 in September has become that much more difficult for the Federal Reserve. As we learned after this Wednesday's FOMC policy meeting, the Fed isn't exactly excited about where the U.S. economy is right now," kata Christopher Vecchio, analis mata uang pada DailyFX di New York.

• Harga emas turun sebanyak 1,9% ke $1282,69 per ons sebelum rilis data payrolls, namun kemudian memangkas kerugiannya dan mencatat turun 0,1% di $1308,29.
  • Harga minyak berjangka AS turun 1% ke $106,79 per barel dengan mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,9% sedangkan harga minyak Brent mencapai level tertinggi 4 bulan di $110,09 per barel dan mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,5% setelah mengalami kerugian dalam 2 pekan menyusul meningkatnya outlook ekonomi AS telah menambah kekhawatiran mengenai gangguan pasokan minyak dari Irak, Libya dan Nigeria. 



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan Emas menguat pada sesi perdagangan Jumat menyusul rebound tajam dari posisi terendah sebelumnya, setelah sentiment positif data nonfarm payrolls AS menjadi alasan Federal Reserve untuk lebih berhati‐hati akan program stimulus ekonomi.

• Bullion masih melemah hampir mendekati 2 persen dimana menyentuh level penurunan mingguan terbesar dalam lima minggu, terkena dampak negatif dari rally dolar.

• Pada sesi perdagangan Emas melemah menyentuh level terendah untuk dua pekan sesi perdagangan di level 1.280 dollar/ounce seiring dirilisnya data produk domestik bruto AS dan data aktivitas pabrik awal pekan ini mengurangi daya tarik logam sebagai solusi untuk lindung nilai investasi.

• Data pekerjaan memicu penurunan tajam dalam imbal hasil obligasi Treasury AS, imbal hasil ini menjadi suatu indikator yang mempengaruhi tingkat suku bunga jangka pendek.

• Gold seems to be more sensitive to signs of tapering than any other assets. Certainly, the direction of interest rate is a very crucial thing for gold at this point," ucap Bill O'Neill, partner of commodities investment firm LOGIC Advisors.

• Spot emas <XAU=> menguat 0, l persen di level 1,309.80 dollar/ounce, setelah sebelumnya diperdagangkan di level terendah 1,282.89 dollar/ounce.

• Data Reuters menunjukkan awal bahwa emas berjangka AS untuk periode Desember <GCZ3> ditutup melemah 70 sen pada 1,310.50 dollar/ounce, dengan volume perdagangan sekitar 10 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Oil futures melemah Jumat lalu karena data jobs AS berada dibawah ekspektasinya, menekan optimisme ekonomi yang telah mendorong Brent crude dalam hariannya ke level tertinggi dalam empat bulannya, dan mendorong beberapa investor melakukan aksi ambil untung.

• Employers AS turun dalam pengangkatan bulan Juli, dengan jumlah jobs diluar sektor pertanian naik menjadi 162.000, Departemen Tenaga Kerja melaporkan, dibawah rata‐rata ekspektasi dari 184.000 dalam polling Reuters.

• Kekecewaan dari jumlah tersebut membuat investor oil untuk melakukan posisi jual setelah penurunan tajam dalam dua hari sebelumnya.

• "We've got a pullback from the jobs data, but I suspect we are also seeing some profit‐taking before the weekend," kata Bob Yawger, direktur dari energy futures pada Mizuho Securities di New York.

• "That said, we are still trading at historically high levels. I wouldn't be surprised if we tested $110, although that won't happen today."
  • Penurunan harga oil Jumat lalu dibatasi oleh permasalahan berkenaan dengan gangguan pasokan dari Irak, Libia, dan Nigeria.


EURO ZONE
• Sektor industrik zona euro tidak mengalami perubahan pada bulan Juni dibandingkan bulan Mei seperti yang diharapkan, rilis data pada hari Jumat menggarisbawahi ekspektasi Bank Sentral Eropa akan tetap terjaganya tingkat inflasi.

• 17 negara yang menggunakan euro sebagai mata uang, diharapkan keluar dari resesi terpanjang dalam sejarah dan kembali mengalami pertumbuhan perekonomian moderat di semester kedua tahun ini, tetapi akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk pertumbuhan perekonomian yang lebih baik.

• European Union's statistics office Eurostat mengatakan untuk bulan Juni 2012, sektor industri zoan euro menguat 0,3 persen ‐ kenaikan pertama tahun‐ke‐tahun dalam kurun waktu tiga bulan.

• Harga makanan dan barang‐barang non‐tahan lama lainnya naik 0,3 persen pada bulan Juni terhadap Mei, kenaikan terkuat sejak September tahun lalu, tapi mereka diimbangi oleh penurunan 0,2 persen. 


U.K.
• Aktifitas di sektor konstruksi Inggris melonjak tajam di bulan Juli ke level tertinggi selama lebih dari 3 tahun, dipimpin oleh lonjakan bangunan perumahan, demikian sebuah  survey  purchasing managers (PMI) menunjukkan. Markit/CIPS construction PMI melonjak ke 57,0 di bulan Juli, naik dari 51,0 di bulan Juni dan mencatat level terkuatnya sejak  Juni 2010. Data dirilis di atas ekspektasi tertinggi pasar. 

• Konstruksi  perumahan,  yang  telah  menjadi  target  dari  insentif  pemerintah  untuk  mendorong  pemulihan  ekonomi  Inggris,  mendorong  pertumbuhan  secara  keseluruhan.  Konstruksi komersial dan teknik sipil juga tumbuh setelah menyusut pada awal tahun ini. Jumlah order baru mencatat kenaikan pada laju tercepat sejak April 2012, menunjukkan  pertumbuhan yang lebih maju dimasa mendatang, demikian Markit menjelaskan. 

• Konstruksi merupakan hambatan terbesar pada produk domestik bruto Inggris antara Januari dan Maret namun kembali ke pertumbuhan pada kuartal kedua. Para ekonom telah  memperingatkan bahwa tanpa pertumbuhan di sektor konstruksi, langkah‐langkah stimulus untuk perumahan bisa berakhir dan mendorong harga properti yang lebih tinggi. 

• Sebelumnya pada hari Jumat, pemberi pinjaman hipotek Nationwide mengatakan harga rumah Inggris tumbuh pada tingkat tahunan tercepat selama hampir tiga tahun pada  bulan Juli dan menyebutkan aktivitas pendirian bangunan terlihat lambat awal tahun ini. 
  • Sedangkan pada hari Kamis, survei Markit / CIPS menunjukkan sektor manufaktur Inggris tumbuh pada laju tercepat selama lebih dari dua tahun pada bulan Juli. 


JAPAN
• Bank of Japan diekspektasi untuk menjaga/pertahankan kebijakan moneter pada pandangan minggu depan karena belum pernah terjadinya quantitative easing dan stimulus pemerintah yang secara bertahap menyebar melalui ekonomi.

• Sejak meeting terakhir BOJ telah terdapat perbaikan dalam ekonomi, termasuk kenaikan pertamanya dalam core consumer prices dalam kebanyakan satu tahunnya, penguatan pertama pada summer bonuses/bonus musim panas dalam tiga tahun dan penurunan dalam jobless rate ke level terendah 4‐1/2‐tahunnya.

• Kebanyakan anggota BOJ yakin bahwa recovery ekonomi dalam jalurnya, tetapi beberapa pejabat ingin untuk melihat lebih banyak data dalam mengukur penguatan dari business investment, sumber yang dikenal dengan BOJ's thinking mengatakannya.

• Pertumbuhan ekonomi Jepang akan melambat menjadi 1.0 persen dalam tahun fiskal 2014/15, kurang dari setengah kecepatan yang diekspektasi tahun ini, karena rencana kenaikan pajak penjualan yang menekan secara sementara dalam konsumsi, perkiraan pemerintah menunjukkannya.


AUSTRALIA
• Federal Treasurer Chris Bowen yakin pemerintah telah melakukan tindakanyang memberikan dampak antara tabungan dan langkah‐langkah untuk menjaga pengeluaran anggaran agar tetap surplus hingga 2016/17.

• Tapi pergerakan harga akan menyebabkan defisit anggaran membesar, pertumbuhan lebih lemah dan lonjakan angka pengangguran.

• Mr Bowen dan Menteri Keuangan Penny Wong pada hari Jumat merilis data update perekonomian untuk anggaran periode Mei dan wacana tentang buruh menjadi issue dalam pemilihan federal pada hari Minggu.

• Rilis data pada hari Jumat memberikan informasi lebih lanjut sebesar 33,3 milyar pencadangan pendapatan pemerintah selama empat tahun sampai 2016/17, karena pertumbuhan global melemah, harga komoditas yang lebih rendah, dan komoditas domestic yang melemah dan penerimaan pajak bisnis.

• "We are calling it as we see it," Mr Bowen mengatakan dalam sebuah wawancara di Canberra.

• "There are challenges in this environment."

• Sektor tenaga kerja akan menyumbang devist 17,4 milyar dari "responsible savings", termasuk cukai tembakau yang meningkat dan perubahan pengaturan Manfaat pajak pada mobil. "Australia is undergoing an economic transition," ucap Mr Bowen said. "Not a crisis, but transition that needs careful economic management."

• Defisit anggaran akan meningkat dan diperkirakan sebesar 30,1 milyar pada tahun 2013/14, hampir dua kali lipat dari perkiraan semula.

• Defisit anggaran diperkiraan terjadi untuk dua tahun ke depan sebelum Australia mencapai surplus sebesar $ 4 miliar pada tahun 2016/17, lebih kecil dari ekspektasi 2 bulan lalu sebesar 6,6 milyar.

• Pertumbuhan ekonomi telah dipotong menjadi 2,5 persen pada tahun 2013/14, dari 2,75 persen, sedangkan pengangguran diperkirakan akan meningkat menjadi 6,25 persen pada 2013/14 dan 15/2014, dari 5,75 persen. Saat ini, tingkat pengangguran sekitar 5,7 persen. (


SWISS
• Sektor manufaktur Swiss meningkat di bulan Juli ke level tertingginya sejak Mei 2011 seiring meningkat tajamnya produksi dan situasi di pasar tenaga kerja membaik,  memperkuat indikasi berlanjutnya pemulihan ekonomi. 

• Indeks PMI sektor manufaktur Swiss meningkat ke 57,4 di bulan Juli dari 51,9 di bulan Juni sebelumnya dan jauh melampaui ekspektasi pasar untuk naik ke 52,5.  Angka di atas 50 mengindikasikan sektor manufaktur melanjutkan ekspansinya untuk 4 bulan berturut‐turut. 

• Ekonomi Swiss terlihat melanjutkan pemulihannya berkat kebijakan pembatasan nilia tukar minimum EUR/CHF oleh Swiss National Bank dalam 2 tahun terakhir. SNB  juga menegaskan akan tetap mempertahankan kebijakannya tersebut karena ekonomi Swiss masih beresiko menghadapi tekanan. 

• Sebelumnya juga telah dirilis data indeks KOF Swiss (barometer ekonomi) yang menunjukkan adanya peningkatan pada kegiatan ekonomi di bulan Juli, setelah rilis  data yang sedikit lebih menggembirakan dari zona euro, mitra dagang terbesar Swiss. 


• Menurunnya permintaan dari zona euro telah menekan sektor ekspor Swiss dalam beberapa bulan terakhir, dengan ekspor bulan Juni turun 5,5% akibat berkurangnya  jumlah hari kerja dan menurunnya pengiriman produk arloji, kimia dan mesin.

Friday, August 2, 2013

Headline News 02.08.13

US & GLOBAL
• Harga saham, dolar dan minyak mentah semuanya mengalami rally tajam pada hari Kamis, denan indeks S&P 500 ditutup di atas 1700 untuk pertama kalinya, menusul bank sentral Eropa dan Inggris mengikuti jejak langkah The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter longgar.

• ECB dan BoE keduanya mengakhiri sidang regulernya dengan mempertahankan suku bunga di rekor terendahnya, sehari setelah The Fed mengatakan ekonomi AS masih butuh dukungan dan menghindari berbagai testimoni yang mengarah pada perubahan kebijakan stimulus.

• Berlimpahnya likuiditas dipicu oleh data yang menunjukkan sektor manufaktur AS meningkat tajam di bulan Juli, mencatat kenaikan tertingginya dalam 2 tahun. Data AS tersebut menambah sentimen positif di pasar setelah data sektor industri zona euro juga meningkat untuk pertama kalinya dalam 2 tahun terakhir, disamping stabilitas yang semakin kuat di sektor pabrikan Cina dan meningkatnya produksi di Inggris.

• "Bottom line, it's still free money everywhere ‐ whether it is in the U.S., the Bank of England, the ECB ‐ they are all saying the same thing and everyone is kind of loving it," kata Joe Saluzzi, co‐manager of trading pada Themis Trading di Chatham, New Jersey.

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 128,48 poin atau 0,83% di 15628,02. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 21,14 poin atau 1,25% di 1706,87. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 49,37 poin atau 1,36% di 3675,74.

• Sinyal positif pada indikator ekonomi telah mendorong minat pada aset beresiko, mengangkat indeks ekuitas global MSCI untuk naik 1% dan mendorong harga minyak AS naik 2,5% ke $107,70 per barel.

• Laporan positif data ekonomi tersebut juga sekaligus meningkatkan optimisme bahwa data non‐farm payrolls AS nanti malam akan menunjukkan peningkatan yang solid di sektor tenaga kerja.

• Jika data dirilis optimis, maka membuka peluang yang lebih besar bagi The Fed untuk mengurangi program stimulusnya di bulan September, sebuah langkah yang berpotensi menekan ekuitas dan komoditas, meskipun hal tersebut akan mengangkat dolar.

• "(Friday's) jobs number and unemployment remains to be seen. Any surprise could lead to a possible change in sentiment," kata Stephen J. Carl, kepala trader ekuitas pada The Williams Capital Group.

• Indeks dolar pada perdagangan hari Kamis kemarin berhasil menguat 1,1% ke 82,341. Meskipun masih tidak jauh dari level terendah 6 pekan yang dicapai pada hari rabu, namun penguatan dolar kemarin sebagai indikasi meningkatnya optimisme investor terhadap membaiknya ekonomi AS.

• Jumlah pekerjaan diluar sektor pertanian AS diprediksi meningkat 184000 di bulan Juli, berdasarkan jajak pendapat Reuters.

• Dolar melonjak 0,7% ke $1,3207, turun dari posisi tertinggi hari rabu di $1,3344. Dolar naik 1,6% terhadap yen.

• Rilis optimis data manufaktur Cina, digabung dengan laporan positif earnings sejumlah korporasi dan langkah yang dilakukan bankbank sentral, telah mendorong naiknya bursa saham Eropa sebesar 1,1%.

• Data manufaktur Cina telah mengurangi kekhawatiran terhadap memburuknya kondisi ekonomi, sementara indeks Nikkei melonjak 2,5% dan mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam 3 pekan.

• Harga obligasi pemerintah AS melanjutkan koreksinya setelah muncil laporan indeks ISM. Treasury AS tenor 10 tahun turun 31/32 dengan yield 2,7041 persen. Sementara Bund futures Jerman merosot 0,1% ke 142,26.
  • Harga emas turun 0,9% ke $1322,49 per ons usai data AS mendorong menguatnya dolar. 



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan emas melemah pada sesi perdagangan Kamis, penurunan nilai perdagangan untuk hari keempat secara beruntun, terkena dampak dari data manufaktur AS yang kuat dan rally dolar setelah kepala Bank Sentral Eropa mengatakan suku bunga zona euro akan kembali tetap rendah untuk jangka waktu yang diperpanjang.

• Beberapa trader menunggu rilis data penting, nonfarm payrolls AS pada hari Jumat, yang dapat menjelaskan lebih lanjut tentang keputusan stimulus moneter yang direncanakan oleh Federal Reserve . Para ekonom memperkirakan payrolls naik 184.000 pada bulan Juli, mendorong tingkat pengangguran mendekati level terendah dalam lebih dari empat tahun.

• Logam, yang didenominasi dalam dolar AS, turun karena indeks dolar melonjak 1 persen setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa bank sentral memperkirakan suku bunga utama tetap pada rekor rendah sebesar 0,5 persen.

• Pada hari Kamis, Federal Reserve AS mengakhiri pertemuan kebijakan tanpa tanda‐tanda bahwa program pembelian obligasi bulanan sebesar 85 milyar dollar akan segera berakhir. Namun data ekonomi yang kuat memberikan pandangan di kalangan investor bahwa Fed akan mulai mengurangi stimulus akhir tahun ini.

• "It is a question of when, not if, with the Fed, and persistently strong numbers will only add more pressure on the Fed to act, at least to reduce the monthly purchases," ucap Andrey Kryuchenkov, seorang analis di VTB Capital.

• Analis mengatkan bahwa Harga spot emas spot turun 0,8 persen di level 1,311.50 dollar/ounce. Bullion sekarang menguji support MA‐20 hari di atas level 1304 dollar, dan kemungkinan akan menghadapi resistance overhead 1,326 mendekati MA‐50 hari.

• Data Reuters menunjukkan nilai emas berjangka AS untuk periode Desember <GCZ3> menetap 1,80 dollar pada level 1,311.20, dengan volume perdagangan sekitar 25 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Harga crude AS naik lebih dari 2 persen Kamis lalu, mempersempit diskonto terhadap European Brent untuk dua harinya, pada gelombang yang mengejutkan pada optimisnya data ekonomi global dan gangguan pasokan oil di Afrika dan Irak.

• Jumlah orang AS yang mengisi klaims untuk unemployment benefit turun ke level terendah dalam 5‐1/2 tahun minggu lalu, dan mendekati untuk memantau indeks aktivitas manufaktur ke level tertinggi dalam dua tahunnya. Indeks industrial Cina melewati ekspektasi sementara itu manufaktur zona euro berbalik untuk bertumbuh.

• Meluasnya rally pada aset‐aset beresiko juga digambarkan dari meeting the Fed AS Rabu lalu, yang mana menunjukkan tidak adanya tanda‐tanda rencana untuk memangkas pembelian obligasi pada meeting berikutnya bulan September. Indeks S&P naik 1
persen ke level tertingginya dan tembaga naik 2 persen.

• "The combination of a strong stock market, strong economic data, and the fact that the Fed said they were worried about deflation, looks double‐barrelled bullish to me," kata Phil Flynn, seorang analis dengan Price Futures Group di Chicago.

• "As fear of the great taper go down, we seem to be going back to the sane old days when good economic news supported oil prices instead of sending bearish signals."

• Permasalahan mengenai pasokan dari Libia, Irak, dan Nigeria juga mendorong harga. Gangguan dibantu pemangkasan output OPEC ke level terendah dalam empat bulannya dibulan Juli, menurut survei Reuters yang dipublikasikan Rabu lalu.

EURO ZONE
• Aktivitas manufaktur zona euro menguat untuk pertama kalinya dalam dua tahun pada bulan Juli seiring output pabrik menguat, sebuah survei bisnis menunjukkan pada hari Kamis, menunjukkan sektor industri keluar dari resesi pada kuartal ini.

• Markit's Eurozone Manufacturing PMI naik menjadi 50,3 pada Juli dari bulan Juni 48,8, direvisi sedikit lebih tinggi dari pembacaan awal 50,1 dan melintasi 50 ambang batas untuk pertumbuhan untuk pertama kalinya sejak Juli 2011.

• Data menunjukkan pada hari Rabu bahwa Pengangguran turun untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun pada bulan Juni, sementara sentimen ekonomi mencapai tertinggi 15‐bulan pada bulan lalu. Belanja konsumen di Jerman, Perancis dan Spanyol mengecewakan pada bulan Juni, tapi secara keseluruhan terlihat untuk pemulihan terhenti.

• Bank Sentral Eropa menyimpulkan tentang pertemuan penetapan kebijakan pada hari Kamis tetapi tidak diharapkan untuk membuat perubahan besar tentang kebijakan, didukung oleh indeks PMI yang menunjukkan sedikit tanda‐tanda akan tekanan inflasi.

• "This hopefully places the sector nicely to provide a positive spur to the third‐quarter GDP numbers and help the euro area exit recession," ucap Rob Dobson, senior economist PMI compiler
Markit.

• "Manufacturing output rose again in Germany, Italy, the Netherlands and Ireland during July, while there were welcome returns to growth for France and Austria," ucap Dobson.

• Ada tanda‐tanda kemerosotan dalam ekonomi di tengah rentannya negara zona euro, seperti Spanyol dan Yunani.
  • Namun, indeks tingkat tenaga kerja dirilis di bawah 50 poin, meskipun meningkat tajam menjadi 49,1 dari 47,8.


U.K.
• Sterling  menguat  terhadap  euro  pada  hari  Kamis  setelah  Bank  of  England  mempertahankan  suku  bunga  dan  tidak  mengeluarkan  pernyataan,  mengejutkan  sejumlah  pelaku  pasar  yang  sebelumnya memprediksi  akan  ada  penekanan  pada komitmen  untuk  mempertahankan  suku  bunga rendah dalam  jangka  panjang.  Sterling  juga  mendapat  dukungan  positif dari  rilis data  manufaktur Inggris yang lebih baik dari perkiraan. Namun sterling melemah terhadap dolar dan nampaknya pergerakan kedua pasang mata uang tersebut masih akan bergejolak sebelum rilis  Laporan Inflasi Kuartalan BoE pada hari Rabu. Kemudian, Gubernur BoE yang baru, Mark Carney diharapkan akan memberikan penjelasan rinci mengenai seberapa lama kiranya bank sentral  akan menerapkan kebijakan moneter ultra longgar. 

• Euro melemah 0,2% ke 0,8731 pound, di bawah level tertinggi 4‐1/2 bulan di 0,8777 pound yang dicapai awal sesi. Euro tertekan setelah Presiden ECB Mario Draghi menegaskan kembali suku  bunga rendah akan dipertahankan untuk sementara waktu ini. 

• Sterling tercatat melemah 0,5% di $1,5130 setelah terkoreksi ke $1,5112 yang merupakan level terendah 2 pekan yang baru. Dolar menguat disokong oleh data jobless claims dan manufaktur  yang menunjukkan ekonomi di AS terus berlanjut. Data jobless claims AS turun ke level terendah 5‐1/2 tahun, membuka peluang untuk The Fed segera mengurangi program stimulusnya. Dolar  berpeluang untuk melanjutkan penguatannya jika data non‐farm payrolls AS dirilis optimis.  


AUSTRALIA
• Harga komoditas ekspor Australia melemah di bulan Juli, melemah untuk bulan kelima secara beruntun. Indeks harga komoditas Reserve Bank of Australia melemah 1,5 persen untuk bulan ini. Setelah sesi terakhir sempat melemah, harga komoditas kembali melemah 24 persen dari puncaknya pada bulan Juli 2011, dan melemah sejak April 2010.

• RBA mengatakan penyebab penurunan utama pada bulan Juli adalah batubara dan emas, yang sebagian diimbangi oleh kenaikan harga bijih besi dan minyak mentah.

• RBA menggunakan perkiraan harga yang diterima oleh eksportir untuk mengkompilasi indeks dan mencatat bahwa harga pasar spot bijih besi, batu bara kokas dan batubara termal sebenarnya meningkat 2,3 persen.

• Namun perubahan tahunan yang sangat mirip, 11,8 persen untuk harga kontrak yang sebenarnya dan 11,7 untuk harga pasar spot.

• Seiring dengan penurunan suku bunga, harga komoditas yang melemah penyebab jatuhnya dolar Australia sejak mencapai puncaknya pada bulan April.
  • Aussie sempat melemah sebesar 89,26 sen AS pada hari Kamis, di bawah level terendah untuk tiga tahun pergerakan mata uang.


SWISS
• Dengan liburnya pasar uang Swiss untuk memperingati hari libur nasionalnya, maka pergerakan franc Swiss, utamanya terhadap dolar, banyak dipengaruhi faktor eksternal. 

• Dolar menguat secara umum disokong oleh data jobless claims dan manufaktur yang menunjukkan ekonomi di AS terus berlanjut. 

• Jobless claims turun 19000 menjadi 326000, level terendahnya sejak Januari 2008. Data dirilis di bawah ekspektasi 345000.  Sedangkan data lain menunjukkan indeks aktifitas pabrikan, Institute for Supply Management (ISM) index, naik ke 55,4 di bulan Juli dari 50,9 di bulan Juni, melampaui ekspektasi naik ke angka 52. Ini adalah level tertingginya sejak Juni 2011. Sementara sub indeks ISM untuk new orders meningkat ke level terkuatnya selama lebih dari 2 tahun,melonjak ke  58,3 dari 51,9, sementara untuk employment naik ke 54,4 dari 48,7, menambah indikasi positif untuk laporan data payrolls AS hari Jumat.  

• Pasar saat ini memprediksi sebanyak 185000 pekerjaan yang tersedia di bulan Juli dan tingkat pengangguran sebesar 7,5%. 


• Dolar terakhir tercatat bergerak di sekitar 0,9355 franc, atau menguat 1% dari posisi penutupan New York hari Rabu.

Thursday, August 1, 2013

Headline news 01.08.13

US & GLOBAL
• Bursa Wall Street ditutup hampir flat dan dolar menyerahkan keuntungannya pada perdagangan hari Rabu setelah The Fed tidak memberikan sinyal untuk segera mengurangi program stimulusnya. The Fed mengatakan akan tetap mempertahankan pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan dalam upayanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang masih menghadapi tantangan pengetatan anggaran dan lemahnya pertumbuhan ekonomi global.

• Bursa menguat sebelum rilis testimoni The Fed, ditopang oleh data yang menunjukkan ekonomi AS tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan di kuartal kedua. Pertumbuhan ekonomi AS mengalami akselerasi 1,7%, lebih baik dari perkiraan 1%. Dolar juga menguat usai rilis data, yang memperkuat dugaan akan segera berkurangnya program stimulus The Fed. Namun hasil sidang The Fed akhirnya memangkas keuntungan yang dicapai dolar, meskipun dolar masih mencatat naik terhadap yen.

• "The Fed continues to try to talk down the concerns of kind of a premature taper. In fact, there were even tones in this piece that were a little disinflationary," kata Burt White, chief investment officer pada LPL Financial di Boston.

• Dow Jones industrial average <.DJI> melemah 21,05 poin atau 0,14% di 15499,54, tertekan oleh American Express <AXP.N>. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 0,23 poin atau 0,01% di 1685,73. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 9,90 poin atau 0,27% di 3626,37.

• Pada hari Kamis ini, fokus pasar akan tertuju pada sidang ECB dan BoE dan juga data manufaktur global, dilanjutkan oleh data ketenagakerjaan AS pada hari Jumat.

• Sinyal bahwa bank‐bank sentral negara maju akan mempertahankan kebijakan moneter longgar untuk jangka waktu yang lama guna menyokong pertumbuhan ekonomi telah memicu penguatan pasar ekuitas dan komoditas di bulan Juli kemarin, dengan mencatat performa bulanan terbaiknya dalam tahun ini. Namun perlu diwaspadai, kenaikan yang telah mendorong MSCI World Equity index
<.MIWD00000PUS> mencatat kenaikan bulanan terbaiknya yaitu 4,8% sejak Januari 2012, telah meningkatkan resiko untuk terjadinya profit‐taking dalam beberapa hari kedepan.

• Bursa saham Eropa berhasil menguat, ditopang oleh data yang menunjukkan jumlah orang yang kehilangan pekerjaan di zona euro telah mengalami penurunan untuk pertama kalinya selama lebih dari 2 tahun terakhir di periode Juni. Indeks FTSEurofirst 300 ditutup naik 0,2% untuk bulan terbaiknya sejak Juni 2012.

• Dolar merosot 0,2% terhadap yen sementara euro menguat 0,3% terhadap dolar. Indeks dolar turun 0,2%. Penguatan dolar dalam beberapa bulan terakhir banyak ditopang oleh ekspektasi The Fed akan segera mengurangi program stimulusnya.

• Harga Treasury AS naik usai muncul pernyataan The Fed. Treasury tenor 10 tahun naik 7/32 dengan yield 2,58%.

• Sedangkan Bund futures Jerman menembus intraday low pasca rilis data AS, terkoreksi serendah 141,82, namun terakhir tercatat menguat 0,3% di 142,91 usai muncul pernyataan The Fed.

• Harga emas jatuh 0,4%, namun masih mencatat naik 7,2% dalam bulan Juli, mengakhiri penurunan 3 bulan terakhir sekaligus mencatat kenaikan bulanan terbaiknya sejak Januari 2012, meskipun masih tercatat melemah 21% sejak permulaan tahun 2013 ini.

• Harga minyak mentah AS naik 2% ke $105,16 per barel, melanjutkan penguatannya usai pernyataan The Fed. Harga minyak telah menguat sejak awal sesi dipicu berita bahwa stok minyak di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk minyak mentah berjangka AS, berada pada
level terendahnya sejak April 2012, berdasarkan data dari U.S. Energy Information Administration. 



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan harga emas melemah di tengah sesi perdagangan yang cukup berfluktuatif pada sesi perdagangan Rabu, melemah di awal rilis data GDP AS yang lebih kuat dari perkiraan, pergerakan harga emas melemah ketika para trader merasa lega setelah Federal Reserve AS mengakhiri pertemuan kebijakan tanpa tanda‐tanda bahwa program pembelian obligasi akan segera berakhir.

• Bullion berakhir Juli dengan kenaikan bulanan lebih dari 7 persen, terbesar sejak Januari 2012. Rebound pergerakan harga ini setelah tiga bulan penurunan tajam.

• Dalam sebuah pernyataan kebijakan setelah pertemuan dua hari, Fed mengatakan ekonomi AS telah pulih namun masih membutuhkan dukungan. Bank sentral AS mengatakan akan terus membeli hipotek dan sekuritas Treasury sebesar 85 milyar.

• Namun, para analis mencatat bahwa sejak emas tidak memberikan dividen atau bunga, harganya bisa tetap di bawah tekanan karena ultra‐kepekaan terhadap suku bunga.

• "The signal today the Fed is still on track toward tapering indicates that at some point we will see higher interest rates," ucap Ed Lashinski, director of global strategy and execution untuk RBC Capital Markets' futures group.

• "That's bearish for gold and it's going to limit the market's ability to move a lot higher from here," ucap Lashinski.

• Ia mengatakan pergerakan mata uang akan bergerak di antara 1330 dollar hingga 1350 dollar/ounce.

• Harga spot emas melemah 0,2 persen di level 1,324.11 dollar/ounce. emas diperdagangkan ke level terendah di 1,305.30 dollar/ounce. Level perdagangan terlemah dalam lebih dari satu minggu.

• Sebelum pernyataan Fed, Emas berjangka AS untuk periode Agustus <GCQ3> ditutup melemah 11,60 pada $ 1,312.40 per ounce, dengan volume perdagangan sekitar 5 persen di atas rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Crude oil AS di settle mendekati dua persen kenaikan level tertinggi karena technical trading yang didorong oleh kenaikan pada penutupan perdagangan, mendorong harga ke level terbesar kenaikan bulanan yang mendekati satu tahunnya.

• Data ekonomi AS yang positif mengimbangi laporan Energy Information Administration AS yang menunjukkan cadangan crude telah naik terhadap ekspektasi yang digambarkan. Data lainnya dari pertumbuhan ekonomi AS yang tidak diekspektasi mengalami akselerasi dalam kuartal kedua dan sektor swasta telah mengangkat (mempekerjakan) karyawan lebih tinggi dari perkiraan bulan Juli.

• The bulls "got it through yesterday's high and pushed it up," kata Addison Armstrong, direktur riset pemasaran pada Tradition Energy di Stamford, Connecticut. "They were targeting that all day and once the market turned around after the (EIA) number, it gathered momentum."

• Data pemerintah AS menunjukkan persediaan oil pada Cushing, Oklahoma, memberikan poin untuk turun dalam rangkaian lima minggu ke level terendahnya sejak bulan April 2012.

EURO ZONE
• French consumers memperketat pengeluaran mereka lagi pada bulan Juni setelah indeks konsumsi memburuk pada bulan Mei, dengan dua penyebabnya yaitu kondisi perekonomian dan menyoroti kerapuhan dari setiap pemulihan yang baru lahir.

• Belanja konsumen Perancis turun 0,8 persen pada Juni dari Mei, terutama karena pengeluaran energi berkurang seiring cuaca menjadi lebih baik setelah cuaca yang dingin pada bulan Mei. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan sedikit pada bulan Juni.

• Secara keseluruhan, belanja konsumen naik 0,3 persen pada kuartal kedua, data dari kantor stastics INSEE menunjukkan, sebagian besar pada pengeluaran energi yang lebih tinggi tapi masih mendukung perkiraan pemerintah bahwa ekonomi mungkin telah keluar dari resesi dangkal.

• "These figures add to the evidence showing that the French economy may have exited recession during the second quarter of the year," ucap Diego Iscaro, IHS Global Insight.

• "We still project private consumption to remain under pressure during the second half of the year, particularly given that labour market conditions remain very tough."

• Penjualan ritel Jerman turun 1,5 persen pada bulan Juni, mencatatkan penurunan terbesar mereka tahun ini, data menunjukkan pada hari Rabu, meredam harapan bahwa pengeluaran rumah tangga akan mengangkat pertumbuhan ekonomi terbesar di Eropa tahun ini seiring ekspor goyah.

• Dalam data tahunan, indikator terkenal stabil turun 2,8 persen pada penurunan terbesar mereka tahun 2013 sebagai penjualan makanan, minuman dan tembakau anjlok sebesar 3 persen.

• Konsumsi swasta menjadi anugrah perekonomian pada kuartal pertama, membantu menghindari resesi dengan menambahkan 0,4 poin persentase terhadap produk domestik bruto (PDB) menyusut sementara dunia investasi dan perdagangan luar negeri lemah.
  • Tapi kepercayaan konsumen tetap kuat di Jerman, setelah naik ke level tertinggi dalam hampir enam tahun menuju ke Agustus, survei GfK menunjukkan awal pekan ini.


U.K.
• Sterling memangkas kerugiannya pada perdagangan hari Rabu setelah The Fed tidak memberikan sinyal untuk segera mengurangi stimulusnya. The Fed mengatakan ekonomi  melanjutkan pemulihannya namun masih perlu dukungan, sebuah sikap yang tidak menawarkan akan segera berkurangnya program pembelian obligasi. 

• Untuk  saat  ini,  The  Fed  tetap  mempertahankan  pembelian  obligasi  senilai  $85  milyar  per  bulan  dalam  upayanya  untuk  mendorong  pertumbuhan  ekonomi  yang  masih  menghadapi tantangan pengetatan anggaran dan lemahnya pertumbuhan ekonomi global. 

• Setelah terkoreksi ke level terendah 2 pekan terhadap dolar di $1,5125, sterling berhasil rebound dan memangkas kerugiannya untuk ditutup di sekitar $1,5208 atau melemah  0,2% dibandingkan posisi penutupan New York hari Selasa. Sedangkan euro melanjutkan apresiasinya terhadap sterling untuk ditutup menguat 0,5% di 0,8745 pound. 

• Komite  kebijakan moneter  Bank of  England  nampaknya akan menegaskan  kembali  komitmennya  untuk  mempertahankan  suku bunga  yang  lebih  rendah  untuk periode  yang  panjang  dalam  sidangnya  yang  akan  digelar  pada  Rabu‐Kamis  pekan  ini.  Bank  sentral,  di  bawah  komando  Mark  Carney,  diprediksi  akan  berencana  memberikan  “forward  guidance”  kebijakan  moneter  yang  berpotensi  menekan  sterling.  Testimoni  usai  sidang  reguler  diharapkan  akan  memberikan  penjelasan  yang  lebih  rinci,  meskipun  hal  ini  nampaknya belum akan disampaikan hingga dirilisnya Laporan Inflasi Kuartalan di pekan depan. Pasar memprediksi belum akan ada perubahan suku bunga ataupun quantitative  easing dalam sidang BoE di hari Kamis mendatang. 

• ECB dan The Fed juga akan bersidang pekan ini dan diperkirakan akan menegaskan kembali komitmen mereka untuk mempertahankan suku bunga rendah. Transaksi terhadap  GBP/USD dan EUR/GBP nampaknya akan menurun hingga dirilisnya Laporan Inflasi Kuartalan di pekan depan, ketika BoE diperkirakan akan memberikan forward guidance. 

• Disamping sidang The Fed, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah data ekonomi AS yang puncaknya akan tertuju pada data non‐farm payrolls hari Jumat.  


JAPAN
• Perdana Menteri Shinzo Abe dalam usaha menaikkan pajak penjualan Jepang karena menjadwalkan dalam langkah penting untuk memperbaiki keuangan negara yang kurang baik, meksipun desakan dalam pemerintahannya untuk menghentikan kenaikan tersebut, pejabat koalisi senior mengatakannya Rabu lalu.

• Abe telah mengatakan dia menghadapi suatu "difficult decision" untuk memilih antara prioritas utamanya mendorong pertumbuhan ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut dan memulai untuk mengekang beban umum dalam utang yang memberatkan.

• Dia telah menginstruksikan pemerintah untuk mempertimbangkan alternatif dalam dua tahap penggandaan pajak penjualan – sama terhadap pajak barang dan jasa di negara lain ‐ seperti implementasi lebih bertahap dari yang telah direncanakan.

• Aktivitas manufaktur Jepang dalam bulan Juli bertumbuh ke fase terlambatnya dalam empat bulan dengan tanda bahwa perusahaan mengurangi produksi berkenaan dengan melambatnya pertumbuhan dalam ekspor.

• Housing starts di Jepang naik 15.3 persen bulan Juni dari awal tahunnya, yang naik untuk rangkaian sepuluh bulannya, data oleh kementerian pertanahan menunjukkannya.


AUSTRALIA
• Business Council of Australia (BCA) dan kelompok industri lain ingin partai politik utama untuk melihat dengan ruang lingkup lebih luas, gambaran jangka panjang dan menghindari kebijakan‐kebijakan ad hoc jangka pendek.

• Perhatian ini muncul pada saat Bendahara Chris Bowen sedang menyusun pernyataan ekonomi yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan sebelum kampanye pemilihan federal.

• BCA, yang mewakili 100 CEO Australia, merilis Sebuah rencana dalam kurun waktu 10 tahun untuk ekonomi yang lebih kuat pada hari Rabu, meliputi sembilan bidang kebijakan.

• CEO BCA Jennifer Westacott mengatakan pemerintah harus mendapatkan kembali anggaran melalui sebuah rencana yang koheren.

• "Let's get some change to the budget where the community can be confident that we have actually got a sustainable budget and we are not having to do budget revisions every three months," ucapnya dalam Sky News.

• Dewan berpendapat perubahan kebijakan ad hoc memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan dan setiap keputusan kebijakan harus melihat apakah itu akan membantu pertumbuhan ekonomi.

• BCA akan memainkan peran kunci dalam rencana Perdana Menteri Kevin Rudd untuk mengembangkan agenda daya saing nasional yang menyatukan bisnis, serikat pekerja dan pemerintah.

• Menteri Perdagangan Richard Marles kepada Sky News bahwa pemerintah tidak melihat cara menempatkan Australia ddi posisi terbaik "not just for next week or next month but the next decades ahead".

• Presiden ACTU Ged Kearney mengatakan rencana aksi BCA menunjukkan beberapa visi untuk Australia.

• "We hope they follow through with a mature and broad debate about the future of Australia's economy that moves beyond the business fetish with winding back workplace rights," ucapnya dalam sebuah pernyataan.


SWISS
• Dolar melanjutkan koreksinya terhadap franc Swiss pada perdagangan hari Rabu setelah The Fed tidak memberikan sinyal untuk segera mengurangi stimulusnya. The  Fed  mengatakan  ekonomi  melanjutkan  pemulihannya  namun  masih  perlu  dukungan,  sebuah  sikap  yang  tidak  menawarkan  akan  segera  berkurangnya  program  pembelian obligasi. 

• Untuk saat ini, The Fed tetap mempertahankan pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan dalam upayanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang masih  menghadapi tantangan pengetatan anggaran dan lemahnya pertumbuhan ekonomi global. 

• Dolar terkoreksi ke level terendah 6 pekan terhadap franc Swiss di 0,9225, dan kemudian ditutup di 0,9259 atau melemah 0,4% dibandingkan posisi penutupan New  York hari Selasa. Sedangkan euro 
melanjutkan depresiasinya terhadap franc Swiss untuk ditutup melemah 0,1% di 1,2319 franc 

• Sektor  konstruksi  dan  lingkungan  ekonomi  yang  lebih  tenang  di  Eropa  akan  membantu  perekonomian  Swiss  meraih  momentum  dalam  memasuki  tahun  2014,  demikian  sebuah  indikator  utama  menunjukkan  pada  hari  Rabu.  Indikator  tersebut,  yang  telah  meningkat  sejak  Maret,  kontras  dengan  pandangan  pesimis  yang  ditunjukkan oleh SNB, mengenai prospek ekonomi akibat penguatan franc. Indeks KOF, sebuah barometer untuk performa ekonomi dalam 6 bulan kedepan tercatat  meningkat ke 1,23 di bulan Juli dari level revisinya 1,15 di bulan Juni, demikian KOF Swiss Economic Institute melaporkan. 

• Data KOF telah menambah serangkaian data positif perekonomian. Sentimen investor meningkat di bulan Juli, sementara Swiss Purchasing Managers Index yang akan  dirilis pekan depan diperkirakan akan menunjukkan sektor manufaktur mencatat ekspansi yang lebih cepat dari bulan sebelumnya.  


• Sementara itu, data manufaktur AS yang akan dirilis hari Kamis diharapkan akan memberikan arah yang jelas terhadap prospek ekonomi AS, meskipun kondisinya  masih krusial hingga dirilisnya data non‐farm payrolls AS di hari Jumat, dimana The Fed akan mencermati data tingkat pengangguran sebelum memutuskan untuk  mengurangi stimulusnya.