title cover

title cover

Wednesday, May 23, 2012

Headline News 23.05.12


US & GLOBAL
• Bursa  saham  AS  ditutup  kebanyakan  flat  Selasa  lalu  setelah  volatilitas  pada  akhir  hariannya,  dengan  pelemahan  pada  saham‐saham material dan energi mengimbangi penguatan saham‐saham finansial.   

• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> melemah 1.67 poin, atau 0.01 persen, ke level 12,502.81 pada penutupannya. Tetapi  indeks  Standard  &  Poor's  500  <.SPX>  naik  0.64  poin,  atau  0.05  persen,  ke  level  1,316.63.  Indeks  Nasdaq  Composite  <.IXIC>  merosot 8.13 poin, atau 0.29 persen, ke level penutupan 2,839.08.     

• Indeks  FTSE  Eurofirst  <.FTEU3>  dari  saham‐saham  utama  Eropa  naik  1.9  persen  untuk  ditutup  ke  level  993.67,  memperluas  recovery  dari  level  terendah  dalam  lima  bulannya  yang  tercapai  Senin  lalu.  Indeks  MSCI's  all‐country  global  equity  <.MIWD00000PUS> menguat 0.8 persen ke level 303.65.   

• Informal summit dari pemimpin Uni Eropa pada Rabu ini diperkirakan untuk mendiskusikan ide dari penggabungan underwritten  obligasi regional oleh seluruh anggota zona euro.  

• Euro memperluas penurunannya terhadap dollar AS untuk diperdagangkan merosot lebih dari 1 persen pada perdagangan Selasa  lalu. Para trader mengatakan pergerakan dipicu oleh berita yang mengutip pernyataan Perdana menteri Yunani Lucas Papademos  karena mengatakan persiapan negaranya untuk keluar dari zona euro sedang dipertimbangkan dan resiko itu nyata. Euro <EUR=>  melemah ke level terendah $1.2665 pada data Reuters setelah laporan dan stop disekitar level $1.27. Terakhir berada pada level  $1.2669, turun 1.1 persen dalam hariannya.   

• Harga Treasuri AS melemah karena investor melakukan aksi ambil untung dari kenaikan baru‐baru ini, sementara itu berlanjutnya  ketidakpastian di Eropa menjaga kebanyakan fund manager membatasi posisinya.   

• Emas diperdagangkan mendekati level terendah intraday Selasa lalu dengan akselerasi aksi jual pada volume perdagangan yang  rendah karena euro anjlok kedepannya dari banyaknya antisipasi pada European summit. Spot emas <XAU=> merosot 1.44 persen  ke level $1,569.26 per ons pada pukul 3:30 p.m. EDT (1930 GMT). U.S. gold futures <GCv1> untuk pengiriman bulan Juni di settled  turun 0.76 persen ke level $1,576.6, menghentikan level terendah intraday $1,568 per oz.   

• Harga oil melemah Selasa lalu setelah tanda‐tanda perjanjian antara pengawas nuklir PBB dan Iran pada program nuklir Teheran  menekan  kekhawatiran  dari  gangguan  pasokan  oil,  sementara  itu  krisis  utang  zona  euro  berlanjut  mengancam  pertumbuhan  ekonomi. Brent July crude <LCOc1> anjlok 40 sen untuk di settle ke level $108.41 per barrel, setelah mencapai level $109.36. U.S.  June crude <CLM2> (expire contract) menekan 91 sen untuk di settle ke level $91.66, setelah diperdagangkan dari level $91.39  hingga $93.01. U.S. July crude <CLN2> turun $1.01 untuk di settle ke level $91.85 per barrel. 



GOLD & COMMODITIES
• Emas jatuh pada hari Selasa dibawah tekanan melemahnya euro, menyusul investor masih pesimis dengan upaya pemimpin Eropa untuk  mengatasi  krisis  utang  kawasan  dalam  sidang  Uni  Eropa  pekan  ini,  sementara  platinum  mengabaikan  berita  mengenai  terhentinya produksi di Afrika Selaatan. 

• Euro masih mengalami tekanan dan berada di teritorial negatif terhadap dolar akibat kekhawatiran terhadap kondisi politik dan  ekonomi di Yunani dan masalah perbankan di Spanyol. 

• Emas bergerak di sekitar level intraday low di bawah $1,570 per ounce namun berpotensi untuk mengalami rebound jika hasil  sidang  Uni  Eropa  hari  Rabu  ini  menyepakati  diluncurkannya  obligasi  bersama  zona  euro  untuk  menaikkan  jumlah  dana  yang  dibutuhkan untuk membantu memperbaiki sistem perbankan Yunani. 

• Emas terkoreksi 1.44% di $1,569.26 per ounce, sementara emas berjangka untuk pengiriman Juni turun 0.76% di level $1,576.60,  setelah mencatat intraday low di $1,568 per ounce. 

• Presiden Perancis yang baru Francois Hollande diprediksi akan mendesak untuk diberlakukan obligasi bersama zona euro pada  sidang Uni Eropa di Brussles, sebuah langkah yang didukung oleh Italia, Spanyol dan Komisi Eropa. 

• Investor nampaknya masih akan berlaku hati‐hati menjelang libur panjang akhir pekan ini berkenaan dengan hari libur nasional  Amerika Serikat  Memorial Day.




OIL & COMMODITIES
• Harga minyak jatuh pada hari Selasa menyusul indikasi tercapainya kesepakatan antara pengamat nuklir PBB dan Iran mengenai program  nuklir Teheran, dimana telah mengurangi kekhawatiran akan terganggunya pasokan minyak dari negara tersebut, sementara krisis utang  zona euro masih berlanjut mengancam pertumbuhan ekonomi global. 

• Direktur  Umum  International  Atomic  Energy  Agency  (IAEA)  Yukiya  Amano  mengatakan  ia memperkirakan  akan  segera  menandatangi  kesepakatan dengan Iran untuk bekerjasama dengan tim investigasi nuklir PBB terkait aktivitas nuklir Iran. 

• Sementara dilaporkan Jerman menolak desakan Perancis untuk menerbitkan obligasi umum zona euro, meredupkan kembali harapan  sehari sebelum pertemuan puncak Uni Eropa bahwa pertemuan itu akan menghasilkan langkah‐langkah baru untuk mengatasi masalah  utang  di  kawasan  itu.  Melemahnya  optimisme  terhadap  sidang  Uni  Eropa  tersebut  telah  memicu  tertekannya  euro  atas  dolar  dan  mendorong penguatan indeks dolar. 

• Harga minyak juga tertekan oleh pernyataan Economic Co‐operation and Development (OECD) bahwa kegagalan mengatasi krisis utang  Eropa akan berpotensi menggagalkan pertumbuhan global yang masih rapuh yang dipimpin oleh Jepang dan AS. 

• Brent July crude <LCOc1> turun 40 sen di $108.41 per barel, setelah mencapai $109.36. 

• Sedangkan  harga  minyak  mentah  berjangka  AS  bergerak  relatif  stabil  setelah  data  menunjukkan  stok  minyak  mentah  domestik  meningkat di  pekan  lalu  sebesar  1.5  juta  barel,  sedikit  di  atas ekspektasi  Reuters  1.0  juta  barel.  Harga  minyak mentah NYMEX  untuk  pengiriman Juli turun $1.26 atau 1.36% di $91.60 per barel. Sebelum American Petroleum Institute (API) merilis data stok minyak, minyak  bergerak melemah $1.24 atau 1.34% di $91.62.    

• Sementara  nanti  malam  akan  dirilis  stok  minyak  mingguan  oleh  U.S.  Energy  Information  Administration  (EIA),  dimana  stok  minyak  diprediksi kembali naik. Stok minyak mentah AS berada di atas 380 juta barel di pekan per 11 Mei, menjadikan stok minyak pada level  tertingginya sejak 1990.
EURO ZONE
• Euro kembali melemah terhadap dolar AS pada sesi Selasa menyusul pesimisme para pelaku pasar bahwa European Summit pertengahan pekan ini akan  menghasilkan progres berarti bagi penanganan krisis hutang kawasan Uni Eropa. Presiden Perancis Francois Hollande diperkirakan akan meningkatkan  tekanan untuk dirilisnya obligasi bersama zona eropa, langkah mana akan didukung oleh pemerintah Spanyol, Italia dan Komisi Eropa.  

• Sementara itu disisi lain, ekonomi terbesar eropa, Jerman, sejauh ini terus menentang ide obligasi bersama tersebut dan lebih menekankan pentingnya  pemangkasan  anggaran.  Pejabat  ofisial Jerman  menyatakan  bahwa  obligasi  bersama  zona  eropa  tidak  akan  memberikan  solusi  bagi  penanganan  krisis  hutang kawasan tersebut.  

• Fokus investor masih tertuju pada kemungkinan keluarnya Yunani dari keanggotaan Uni Eropa pasca pemilu lanjutan 17 Juni mendatang. Sementara itu  sektor perbankan Spanyol yang bermasalah juga diperkirakan masih akan memberikan tekanan pada euro. Berdasarkan hitung‐hitungan dari The Institute  of International Finance, perbankan Spanyol setidaknya akan membutuhkan dana sekitar 76 miliar euro untuk menutupi kerugian mereka. 

• Hingga  akhir  sesi  New  York,  euro  tercatat  melemah  1,11  persen  terhadap  dolar  AS  ke  1.2670,  euro  juga  kembali  anjlok  0,24  persen  terhadap  yen  ke  101.36, dan turun 0,67 persen terhadap sterling ke 0.8042 dan melemah tipis 0,02 persen Swiss franc di 1.2007. 



U.K.
• Inflasi Inggris melemah ke level terendahnya yang lebih dari dua tahun pada bulan April, menaikkan prospek bahwa Bank of England akan dapat  menginjeksi lebih banyak stimulus berikutnya tahun ini untuk mendukung perekonomian.  

• The Office for National Statistics mengatakan consumer price inflation turun menjadi 3.0 persen pada April dari level 3.5 persen pada Maret,  membebaskan Gubernur BoE Mervyn King dari kewajiban untuk menulis suatu penjelasan pada Menteri keuangan George Osborne.  

• Selanjutnya  ONS  mengatakan  sektor  publik  Inggris  mencatatkan  surplus  pada  April,  sementara  itu  government  borrowing  pada  tahun  fiskal  2011/12 mengalami revisi turun 124.399 milyar pound, sama dengan menjadi 8.2 persen dari GDP.  

• Ekonom  telah  mengekspektasi  kejatuhan  yang  cukup  besar  pada  inflasi  berkenaan  dengan  lonjakan  harga  pada  April  tahun  lalu  yang  tidak  berulang tahun ini.




JAPAN
• Yen  melemah  terhadap  dolar  AS  setelah  langkah  pemeringkat  Fitch  yang  memangkas  peringkat  hutang  Jepang  menjadi  A  plus  dari  AA  minus  dengan  mempertahankan outlook yang negatif. Landasan Fitch dalam pemangkasan tersebut adalah tingginya rasio tingkat hutang Jepang terhadap produk bruto  dan kurang tanggapnya penerapan rencana konsolidasi fiskal.  

• Menteri Keuangan Jun Azumi tidak memberikan komentarnya berkaitan pemangkasan peringkat hutang oleh pemeringkat Fitch tersebut. Namun Azumi  menegaskan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan segala upaya untuk melakukan reformasi keuangan jepang.  

• Sementara itu lembaga OECD juga mengatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat dan Jepang memang memimpin perbaikan ekonomi global, walaupun  masih cukup rentan. Namun demikian terdapat kemungkinan perubahan arah jika zona eropa gagal menanggulangi krisis hutangnya. 

• Hingga akhir sesi New York, dolar AS tercatat menguat 0,86 persen terhadap yen di 79.98, sementara itu euro anjlok 0,24 persen terhadap yen ke 101.36.  Sedangkan  Aussie  dolar  tercatat  melemah  0,39  persen  terhadap  yen  78.26  dan  sterling  justru  menguat  0,37  persen  terhadap  yen  ke  125.96.  




AUSTRALIA
• Tingkat  pertumbuhan  ekonomi  Australia  tahun  ini  diprediksi  naik  dan  akan  melanjutkan  kenaikannya  di  tahun  2013,  ditopang  oleh  peningkatan  pada  sektor pertambangan, namun tingginya nilai tukar Aussie dan rencana pemerintah yang akan memangkas anggaran belanja akan berpotensi menghambat  laju pertumbuhan ekonomi, demikian OECD melaporkan. 

• Dalam laporan semesterannya, Organisation for Economic Co‐operation and Development (OECD) juga memprediksi ekonomi Selandia Baru akan naik,  sebagian berkat rendahnya suku bunga domestik dan pertumbuhan yang relatif kuat di negara mitra utama perdagangan, seperti Australia dan Cina. 

• Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Australia diprediksi mengalami akselerasi menjadi sekitar 3.7% di tahun 2013 dari 3.1% di tahun 2012 dan  2.2% tahun lalu. OECD juga memprediksi inflasi sebesar 2.8% di tahun 2013 dibandingkan 1.8% tahun ini. 

• Meskipun proyeksi OECD untuk tahun ini sedikit kurang optimis dibandingkan dengan estimasi awalnya di 4.0%, namun pertumbuhan ekonomi tahun ini  masih akan jauh lebih baik dibandingkan AS, Jepang dan zona euro. 

• RBA sebelumnya di  bulan ini  telah menurunkan proyeksi untuk  pertumbuhan ekonomi menjadi 3% untuk tahun 2012  dan  2.5‐3.5  persen untuk  tahun  2013. RBA melihat inflasi masih akan sesuai dengan target 2‐3 persen dalam 2 tahun kedepan. RBA juga telah memangkas suku bunga sebesar 50 basis  poin menjadi 3.75%, level terendahnya sejak Desember 2009. 

• OECD mengatakan kebijakan moneter Australia saat ini akomodiatif dan berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi. 

• Aussie  terkoreksi  lebih  dari  1  sen  dolarsetelah  harga  komoditas  turun  di  sesi  overnight.  Hingga  pukul  04.30  wib  pagi  tadi,  Aussie  terkoreksi  ke  level  intraday low $0.9784 dan terakhir tercatat bergerak di sekitar $0.9786, turun dari posisi $0.9910 pada sesi Senin sebelumnya. 




SWISS
• Ekonomi Swiss diprediksi melanjutkan pertumbuhannya di semester kedua tahun ini dan bank sentral kemungkinan harus menaikkan suku bunga di tahun  2013, demikian OECD mengatakan. Dalam laporan outlook ekonominya, Organisation for Economic Co‐operation and Development (OECD) mengatakan  tantangan terbesar adalah masalah memburuknya kondisi ekonomi zona euro dan fluktuasi nilai tukar. 

• Untuk menangkal resiko deflasi dan resesi, Swiss National Bank (SNB) pada 6 September membatasi penguatan Swiss franc pada level 1.20 franc per euro.  SNB telah menurunkan target suku bunga menjadi nol dan mendorong likuiditas di pasar uang. 

• Ekonomi Swiss telah terhindar dari kontraksi dan OECD memproyeksikan pertumbuhan 0.9% di tahun 2012, dan akan terakselerasi menjadi 1.9% di tahun  2013. Pertumbuhan akan meningkat dari semester kedua 2012 menyusul permintaan dari mitra dagang utama menguat, sebagian berhubungan dengan  memulihnya kondisi ekonomi zona euro. 

• Penguatan Swiss franc terhadap dolar terhambat karena investor menahan diri menjelang sidang Uni Eropa di Brussels pekan ini. 

• Ketidakpastian  mengenai  masa  depan  Yunani  di  zona  euro  telah  mencemaskan  investor,  dan  membuat  mata  uang  euro  tertekan,  meskipun  prospek  bahwa Eropa akan setuju untuk melakukan langkah baru untuk mengatasi krisis telah mengangkat euro dari level terendah 4 bulan. 

• Presiden  Perancis  yang  baru  Francois  Hollande  diprediksi  akan  mendesak  untuk  diberlakukan  obligasi  bersama  zona  euro  pada  sidang  Uni  Eropa  di  Brussles, sebuah langkah yang didukung oleh Italia, Spanyol dan Komisi Eropa. 

• Swiss franc secara umum bergerak searah dengan euro sejak SNB membatasi penguatan franc atas euro di level 1.20 franc per euro pada 6 September  lalu. 

• Sementara data yang dirilis Senin lalu menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen Swiss melanjutkan peningkatannya di kuartal kedua, dan membantu  memperkuat  indikasi  akan  membaiknya  kondisi  ekonomi  negara  tersebut,  sementara  negara  Eropa  lainnya  sedang  berjuang  dengan  kebijakan  penghematan. 

• Dolar berhasil menguat di atas 0.9400 franc dan mencatat intraday high di 0.9488 franc sebelum akhirnya bergerak di sekitar 0.9468 franc.  Sementara franc terlihat stabil terhadap euro di sekitar 1.2009 franc. 

Tuesday, May 22, 2012

Headline News 22.05.12


US & GLOBAL
• Bursa  saham  global rebound Senin  lalu  dari  level terendahnya  dalam setahun  dan  harga  oil naik  untuk pertama  kalinya  dalam empat harinya karena para pemimpin dunia menekankan dukungan untuk pertumbuhan pada zona euro, dan Cina  mengatakan prioritas seharusnya diberikan untuk menjaga ekspansi ekonominya.   

• Resiko  bahwa  Yunani  kemungkinan  meninggalkan  zona  euro  menahan  recovery  euro,  yang  mana  stabil  diatas  level  terendahnya dalam empat bulan.   

• Indek Dow Jones  industrial  average <.DJI>  naik  135.10 poin,  atau 1.09 persen,  untuk ditutup  ke  level  12,504.48.  Indeks  Standard & Poor's 500 <.SPX> bertambah  20.77 poin, atau 1.60 persen, untuk ditutup ke level 1,315.99. Indeks Nasdaq  Composite <.IXIC> menguat 68.42 poin, atau 2.46 persen, ke level 2,847.21.   

• Indeks FTSE Eurofirst <.FTEU3> dari saham‐saham utama Eropa ditutup naik 0.5 persen ke level 975.04 setelah anjlok 5.1  persen minggu lalu untuk mencapai level terendah tahunannya. Indeks MSCI world equity <.MIWD00000PUS> meningkat  1.1 persen ke level 301.33. 

• Euro naik 0.25 persen pada perdagangan yang choppy ke level $1.2814, diatas level terendah empat bulannya Jumat lalu  $1.2642 <EUR>, yang mana tidak jauh dari level terendah tahun 2012. 

• Obligasi  pemerintah  AS  dengan  yields  menyentuh  level  historis  terendahnya  dan  Bund  futures  mencapai  level  contract  tertingginya minggu lalu pada aksi dari kekhawatiran investor.   

• Harga  emas  melemah  Senin  lalu  karena  penurunan  euro  menahan  rebound  dari  level  terendah  tahun  2012,  dengan  investor masih mengkhawatirkan berkenaan dengan logam mulia sebagaimana mereka menunggu tanda‐tanda yang jelas  pada hubungannya dengan resiko zona euro. Spot emas <XAU=> turun 0.3 persen ke level $1,587.66 per ons pada pukul  1401 GMT, sementara itu U.S. gold futures <GCv1> untuk pengiriman Juni merosot $4.00 per ons ke level $1,587.90.   

• Brent  crude  recover  dari  level  terendah  tahun  2012,  dari  harapan  pengumuman  utama  Cina  dapat  berarti  penguatan  permintaan  fuel  oleh  negara  dengan  pemakai  bahan  bakar  terbesar  kedua,  meskipun  permasalahan  berkenaan  dengan  krisis zona euro membatasi kenaikan. Brent <LCOc1> menguat untuk pertama kalinya dalam empat harinya, naik $1.67,  atau 1.56 persen, untuk di settle ke level $108.81 per barrel. Di New York, U.S. June oil futures <CLc1> bertambah $1.09,  atau 1.19 persen, untuk ditutup ke level $92.57 per barrel.  



GOLD & COMMODITIES
• Harga  emas  terkoreksi  pada  hari  Senin  setelah  aksi  beli  di  awal  sesi  gagal  mengangkat  harga  di  atas  $1,600  per  ounce,  dengan  investor  masih  berhati‐hati  mengenai  prospek  emas  kedepannya,  menyusul  mereka  masih  menunggu  kejelasan  mengenai kondisi zona euro. 

• Pekan lalu emas merosot ke level terendah sejak Desember, kemudian rally 4.5% di akhir pekan.  

• Harga  emas  spot  turun  0.08%  di  $1,590.80  per  ounce,  sementara  harga  emas  berjangka  pengiriman  Juni  berakhir  di  $1,588.70 per ounce, turun 0.2%. 

• Emas nampaknya masih akan bergerak terbatas dan cenderung sangat terpengaruh oleh pergerakan dolar. Kondisi zona  euro yang masih belum stabil dan lemahnya minat beli emas fisik dari India menjadi faktor yang menghambat emas untuk  menguat di atas $1,600 per ounce.




OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik pada hari Senin setelah perdana menteri Cina mendesak untuk meningkatkan upaya dalam merangsang  pertumbuhan ekonomi dan investor tengah menunggu hasil sidang putaran kedua antara Iran dan pihak Barat mengenai  program nuklir Iran. 

• Perdana  Menteri  Cina  Wen  Jiabao  telah  mendesak  agar  agar  diberikan  prioritas  lebih  untuk  mempertahankan  pertumbuhan  ekonomi,  sebuah sinyal bahwa  Beijing akan  mengambil langkah‐langkah untuk  memperbaiki sektor‐sektor  ekonomi yang belakangan ini melemah. 

• Harapan akan adanya stimulus Cina dan sidang G8 yang menekankan pada upaya untuk memacu pertumbuhan ekonomi telah mendorong naiknya harga minyak dan ekuitas AS dan Eropa. 

• Brent  July  crude  <LCOc1>  naik  $1.67  dan  ditutup  di  $108.81  per  barel,  dan  mencatat  level  intraday  high  di  $109.26.  Kenaikan tersebut telah mengakhiri penutupan melemahnya selama 3 sesi berturut‐turut. 

• Setelah ditutup melemah dalam 6 sesi berturut‐turut, U.S. June crude <CLc1> naik $1.09 di $92.57. 





EURO ZONE

• Negara  Uni  Eropa  setuju  Senin  lalu  untuk  menekan  pada  pengawasan  terkini  untuk  lembaga  pemeringkat  kredit,  dengan  menentang kekuasaan hukum atas pemeringkat utang yang mana menurunkan peringkat dari negara‐negara yang membuat para  politisi marah karena mereka berjuang pada krisis ekonomi.   

• Rancangan peraturan yang mana akan berubah menjadi hukum Uni Eropa setelah penyelesaian negosiasi dengan parlemen Eropa,  yang dapat membuat mudah untuk menuntut jika mereka terlihat melakukan kesalahan dengan peringkat dari nilai kredit utang.   

• Presiden Perancis Francois Hollande akan mendorong proposal untuk saling membantu European debt pada informal summit para  pemimpin  Uni  Eropa  di  Brussels  minggu  ini,  meningkatkan  tekanan  pada  Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  untuk  menekan  penentangannya terhadap ide tersebut.   




U.K.
• Keuangan rumah tangga Inggris memburuk kefase tercepatnya dalam empat bulan pada bulan Mei karena beberapa mortgage  holders  begulat  dengan  tingginya  repayments,  sementara  itu  kekhawatiarn  mengenai  jobs  dan  naiknya  biaya  hidup,  survei  menunjukkannya Senin lalu.   

• Headline dari indeks keuangan rumah tangga melemah menjadi 36.6 pada bulan Mei dari 37.0 pada April, jauh dibawah level 50  yang akan menandai tidak berubahnya pada keuangan, menunjukkan pelemahan tajam pada keuangan rumah tangga pada sejak  Januari.   

• "May's survey shows another intensification of the household finance downturn, with the trend moving into full‐scale reverse after  some encouraging signs earlier in the year," ungkap Tim Moore, seorang ekonom senior pada survei yang disusun oleh Markit. 

• Perbankan  Inggris  bersiap  untuk  menghadapi  efek  penyebaran  dari  berlangsungnya  krisis  zona  euro,  Michael  Cohrs,  anggota  regulasi pada Bank of England mengatakannya. 




JAPAN
• Harga  obligasi  pemerintah  Jepang  merosot  Senin  lalu,  karena  investor  melakukan  aksi  ambil  untung  mengikuti  anjloknya  yield  minggu lalu ke level terendah yang mendekati sembilan tahunnya.   

• Ketertarikan  investor  pada  obligasi  berkurang  setelah  para  pemimpin  negara‐negara  G8  tetap  mendukung  Yunani  dalam  zona  euro  pada  weekend  meeting,  dan  berjani  untuk  mengambil  langkah‐langkah  yang  dibutuhkan  untuk  mengempur  gejolak  keuangan dan merevitalisasi kenaikan ekonomi global yang diancam oleh krisis utang Eropa.         

• The 10‐year bond yield <JP10YTN=JBTC> naik 3.0 basis poin ke level 0.855 persen, setelah anjlok ke level terendah 0.815 persen  Jumat lalu. Terendah sejak Juli 2003.       




AUSTRALIA
• Aussie rebound dan ditutup di atas $0.9800 setelah belakangan ini mengalami koreksi tajam ke level terendah 6 bulan. Aussie bahkan  berhasil di tutup di atas $0.9900 dibandingkan penutupan New York hari Jumat lalu di sekitar $0.9830. Di akhir pekan kemarin, Aussie  terkoreksi ke level $0.9795, yang merupakan level terendahnya sejak 29 November terhadap dolar. 

• Aussie mencatat rebound berkat berita bahwa yield obligasi Spanyol telah meningkat namun perlu laporan kongkrit lainnya dari zona  euro sebelum kenaikannya mengalami konsolidasi. Laporan positif dari pertemuan G8 akhir pekan kemarin juga turut memberi dukungan  pada penguatan Aussie. 

• Para  pemimpin  G8  melakukan  pertemuan  di  Camp  David,  Amerika  Serikat,  dengan  fokus  pembahasan  pada  prospek  pertumbuhan  ekonomi global dan juga masalah krisis utang zona euro. 

• Aussie di pekan lalu terkoreksi di bawah paritasnya akibat kekhawatiran terhadap ketidakstabilan kondisi politik dan ekonomi di Yunani  dan adanya penarikan besar‐besaran dari bank Bankia Spanyol. 

• Aussie diprediksi masih akan bergerak volatile hingga ada kejelasan mengenai nasib pemerintahan Yunani, dengan pemilu yang baru akan  digelar pada 17 Juni mendatang. 




SWISS
• Consumer  confidence  atau  tingkat  kepercayaan  konsumen  di  Swiss  meningkat  menjadi  ‐8  di  kuartal  kedua    dari  ‐19  di  kuartal pertama tahun ini.  Secara umum, kepercayaan konsumen akan meningkat jika tingkat pengangguran menurun dan  PDB  (produk  domestik  bruto)  mengalami  kenaikan.  Indeks  kepercayaan  ini  dapat  digunakan  sebagai  indikator  untuk  melihat seberapa besar minat konsumen untuk berbelanja.  

• PDB Swiss diprediksi tumbuh 0.8% dan tingkat pengangguran 3.4% untuk tahun ini, proyeksinya meningkat masing‐masing  naik 1.8% dan 3.7% untuk tahun 2013 mendatang.

Monday, May 21, 2012

Headline News 21.05.12

US & GLOBAL
• Bursa saham dunia menghapus kenaikan tahunannya Jumat lalu karena investor menjauh dari risky investments kepada aset‐aset safe‐ haven  dari  permasalahan  mengenai  makin  mendalamnya  gejolak  utang  zona  euro,  sementara  itu  bursa  saham  AS  anjlok  setelah  munculnya saham Facebook's <FB.O> gagal untuk memicu optimisme.   

• Bursa  saham  dunia  yang  diukur  pada  indeks  MSCI  <.MIWD00000PUS>,  merosot  1.1  persen  dan  menekan  kenaikan  tahunannya  yang  ditekan  oleh  injeksi  oleh  European  Central  Bank  yang  lebih  dari  1  trilyun  euro.  Indeks  FTSEurofirst  300  <.FTEU3>  dari  saham‐saham  utama Eropa melosot 1.1 persen, anjlok dalam rangkaian lima harinya.   

• Bursa  Wall  Street,  saham‐saham  AS  melemah  setelah  debut  yang  gagal  Facebook  untuk  mendorong  harapan  pembukaan  yang  spektakuler. Indeks S&P 500 mencatatkan penurunan mingguan 4.3 persen.   

• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 73.11 poin, atau 0.59 persen, ke level 12,369.38. Indeks Standard & Poor's  500 <.SPX> melorot 9.64 poin, atau 0.74 persen, ke level 1,295.22. Indeks Nasdaq Composite <.IXIC> turun 34.90 poin, atau 1.24 persen,  ke level 2,778.79.    

• Investor terkesima oleh penurunan peringkat pada 16 bank Spanyol oleh Moody's Investors Service, yang mana memperdalam ketakutan  mengenai efek penyebaran zona euro. Tetapi spekulasi pasar bahwa regulator dapat membalikkan larangan aksi short selling dari saham‐ saham finansial yang memicu rally dari saham‐saham perbankan, dengan Spain's Banco Santander <SAN.MC> naik 3 persen.  

• Euro rally dari level terendah empat bulannya terhadap dollar Jumat lalu karena investor melakukan aksi beli setelah mata uang tunggal  anjlok lebih dari 3 persen bulan ini, tetapi permasalahan mengenai Yunani dan Spanyol kemungkinan menjaganya dibawah tekanan. Euro  <EUR=> anjlok ke level $1.2640, tidak jauh dari level terendah tahun 2012, sebelum recovery untuk diperdagangkan naik 0.5 persen ke  level $1.2763. Telah menekan level tertinggi $1.2794 setelah stop yang dipicu disekitar level $1.2750.   

• Pada pasar Treasury AS harga turun karena aksi ambil untung investor sehari setelah yield berada dekat level terendah yang sekurang‐ kurangnya dalam  60 tahun.  

• Emas naik lebih dari 1 persen Jumat lalu, mencatatkan kenaikan dua hari terbesarnya sejak Oktober, didorong oleh investor melakukan  aksi beli dari akhir pekan dan penguatan euro. Spot emas <XAU=> naik 1 persen ke level $1,588.96 per ons pada pukul 2:06 p.m. EDT  (1806 GMT), sementara itu U.S. gold futures <GCv1> untuk pengiriman Juni di settled naik 1.08 persen ke level $1,591.9.   

• Harga  oil  melorot  dalam  aksi  perdagangan  yang  tarik‐menarik,  mencatatkan  penurunan  level  terendah  tahun  2012  dan  rangkaian  penurunan tiga minggunya karena permasalahan utang di Yunani dan Spanyol mengenai permasalahan ekonomi zona euro. Brent July  crude <LCOc1> turun 35 sen untuk settle ke level $107.14 per barrel, yang telah anjlok ke level terendah 2012 $106.40, terendah pada  intraday  sejak  21  Des.  U.S.  June  crude  <CLc1>  merosot  dalam  rangkaian  enam  harinya,  turun  $1.08  untuk  di  settle  ke  level  $91.48,  setelah turun ke level $91.08, terendah pada intraday sejak 3 Nov. U.S. crude anjlok 4.84 persen dalam mingguannya.  



GOLD & COMMODITIES
• Emas menguat lebih dari 1% pada hari Jumat, dan mencatat kenaikan 2 hari terbesarnya sejak Oktober, dipicu konsolidasi posisi oleh  investor menjelang akhir pekan dan menguatnya euro. Kenaikan emas di hari kedua telah menambah optimisme pasar setelah kejatuhan  emas hingga mencatat level terendah 4 bulan di $1,527 per ons, yang mendekati level support kritis jangka panjang. Namun pasar masih  dikhawatirkan oleh eskalasi krisis di Eropa yang telah menekan euro dalam bulan ini. 

• Harga emas spot naik 1.15% ke $1,590.90 setelah mencatat intraday high di $1,597.40. 

• Pergerakan  emas  di  akhir  pekan  kemarin  terlihat  telah  kembali  kedalam  trennya,  seiring  menguatnya  euro  atas  dolar,  meskipun  keprihatinan  pada  kondisi  Yunani  yang  terancam  keluar  dari  zona  euro  dan  ketidakstabilan  pada  sistem  perbankan  Spanyol  masih  melemahkan kepercayaan investor. 

• Pasar  saat  ini  tengah  menyoroti  perkembangan  perbankan  Spanyol,  setelah  Moody’s  memangkas  peringkat  kredit  16  bank  negara  tersebut. 

• Sementara  lembaga  pemeringkat  lainnya,  Fitch  Ratings,  juga  menurunkan  peringkat  Yunani,  setelah  negara  tersebut  membentuk  pemerintahan sementara menjelang pelaksanaan pemilu yang baru bulan depan. 




OIL & COMMODITIES
• Harga minyak turun dipicu kekisruhan politik di Yunani yang tetap menjadikan zona euro sebagai fokus pasar, sementara short‐covering  mampu membatasi kejatuhan harga minyak. 

• Pejabat Eropa sedang mengerjakan rencana darurat dalam kasus Yunani keluar zona euro, demikian dikatakan komisioner perdagangan  Uni Eropa, sementara Berlin mengatakan mereka siap menghadapi semua kemungkinan. 

• Fokus pasar lainnya juga tertuju pada dimulainya rencana pembalikan aliran minyak  pada pipa Seaway. 

• Brent July crude <LCOc1> turun 35 sen atau 0.33% menjadi $107.14 per barel setelah terjatuh ke level terendah 2102 di $106.40, level  terendahnya sejak 21 Desember, dan mencatat kerugian mingguan 3.7%.  Sedangkan  U.S.  June  crude  <CLc1>  turun  $1.46  di  $91.10,  setelah  turun  ke  level  terendah  2012  di  $90.93,  level  terendahnya  sejak  3  November, dan mencatat kerugian mingguan 4.84%.   

• Sementara itu, permintaan terhadap minyak mentah AS turun tipis di bulan April menyusul konsumsi bensin mencatat kenaikan yang  kecil, demikian laporan dari American Petroleum Institute (API) Jumat kemarin.  Konsumsi bahan bakar di bulan April turun 0.3% dari tahun lalu menjadi 18.549 juta barel per hari.  Penggunaan bensin telah meningkat dalam 3 bulan berturut‐turut, namun kali ini hanya kurang dari 1% menjadi 8.842 juta bpd. 




EURO ZONE
• Akhir pekan lalu euro menguat terhadap dolar AS setelah sempat anjlok ke level terendah sejak awal Januari silam. Para investor rupanya melakukan aksi  ambil  untung  pasca  pelemahan  euro  yang  mencapai  3  persen  dalam  sebulan  terakhir.  Sementara  itu  para  analis  memperkirakan  euro  masih  akan  terbebani berbagai ketidakjelasan kondisi politik di Yunani dan Spanyol, sehingga masih berpotensi menembus dibawah level terendah 2012 di 1.2623  (low 13 Januari). 

• Pekan ini pelaku pasar akan mengamati hasil dari pembicaraan non‐formal para pemimpin Uni‐Eropa di Brussels Belgia yang diharapkan terus mencari  solusi  bagi  penanganan  krisis  Uni‐Eropa.  Para  investor  juga  akan  mengamati  sejauhmana  krisis  Uni‐Eropa  telah  menekan  kondisi  ekonomi  kawasan  tersebut, diantaranya dengan mengamati rilis data aktifitas bisnis dari survey purchasing managers. 

• Dalam  sepekan  terakhir  euro tercatat  pelemahan  tajam  1,06  persen  terhadap  dolar  AS ke  1.2782,  sementara  itu  euro  juga  mencatat  pelemahan  2,21  persen terhadap yen ke 100.97, namun euro mencatat penguatan 0,50 persen terhadap sterling ke 0.8078 dan stagnan terhadap Swiss franc di 1.2010. 




U.K.
• Pengambil kebijakan Bank of England Adam Posen mengatakan dalam wawancara Jumat dia kemungkinan telah sangat dini memberikan  pemberitahuan  untuk  stimulus  tambahan  bulan  lalu,  karena  menandai  bahwa  perekonomian  kemungkinan  melemah  dari  yang  diperkirakan awal tahun ini.   

• Posen juga mengatakan dia tidak yakin Inggris telah terhindar seperti pelemahan yang terjadi di Jepang.   

• "I had been hopeful in the last few months that after we did an  additional 125 billion pounds (quantitative easing) that was getting close  to enough. And now I am debating whether ... I was premature to think that," katanya seperti yang dikutip.   

• Perdana menteri Inggris David Cameron mengatakan para pemimpin dari beberapa negara perekonomian terbesar didunia Jumat lalu  bahwa mereka harus bersama‐sama menghentikan krisis perekonomian yang melanda zona euro dari penyebaran keseluruh dunia.   




JAPAN
• Menteri Keuangan Jun Azumi menegaskan bahwa pihaknya terus memonitor pergerakan kurs yen dan telah mempersiapkan diri untuk melakukan respon  yang diperlukan, sebuah sinyal bahwa pemeirntah kemungkinan bisa melakukan intervensi mata uang jika penguatan yen berlanjut. Lebih lanjut Azumi  menyatakan  bahwa  aksi  para  spekulator  bereaksi  terlalu  berlebihan,  komentar  mana  ditujukan  pada  penguatan  yen  ke  level  tertinggi  sejak  3‐bulan  terakhir terhadap dolar AS dan euro pekan lalu. 

• Pekan ini pelaku pasar akan menantikan sidang BOJ untuk periode yang diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunganya saat ini dan belum  akan menambah jumlah dana dalam program pembelian asetnya. Namun demikian para pelaku pasar tetap akan mengamati komentar dari BOJ yang akan  dapat memberikan sinyal tentang bagaimana respon BOJ kedepan jika outlook ekonomi global memburuk. 

• Sementara itu pemerintah Jepang meningkatkan proyeksi ekonomi Jepang, seiring dengan membaiknya konsumsi publik dan meningkatnya ekspor. Ini  merupakan upgrade pertama kalinya sejak Agustus 2011 silam. Prediksi yang cukup optimis ini masih dibayangi oleh dampak dari memburuknya krisis  eropa. 

• Dalam sepekan terakhir dolar AS tercatat melemah 1,13 persen terhadap yen ke 79.01, sementara itu euro melemah 2,21 persen terhadap yen ke 100.97.  Sedangkan Aussie dolar tercatat anjlok 2,91 persen terhadap yen 77.77 dan sterling turun 2,71 persen terhadap yen ke 124.96.




AUSTRALIA
• Aussie jatuh ke level terendah selama hampir 6 bulan terakhir dipicu semakin mendalamnya kekhawatiran terhadap krisis utang Eropa.  Aussie  terkoreksi  ke level  intraday  low  $0.9795,  level  terendahnya  sejak  29  November  terhadap  dolar,  sebelum  akhirnya  bergerak di  sekitar $0.9830. 

• Pasar  saat  ini  tengah  memperhatikan  komentar  dari  kepala  eksekutif  ANZ  Mike  Smith  yang  mengatakan  bahwa  pasar  kredit  sedang  menutup.  Ketika  hal  ini  terjadi,  maka  akan  menyulitkan  dan  menjadi  lebih  mahal  bagi  perbankan  untuk  memperoleh  dana  untuk  disalurkan dalam bentuk pinjaman (kredit) kepada konsumen atau pelanggan. Pasar sedang dilanda kecemasan, untuk itulah mengapa  bursa saham dan perbankan Australia mengalami tekanan. 

• Bursa saham Australia jatuh ke level terendah 6 bulan pada hari Jumat, dan sebagian pasar saham Asia terkoreksi lebih dari 2% dan euro  menembus level terendah 4 bulan terhadap dolar. Saham pada 4 bank terbesar Australia juga turun lebih dari 3%. 

• Pasar  saat  ini  tengah  menyoroti  perkembangan  perbankan  Spanyol,  setelah  Moody’s  memangkas  peringkat  kredit  16  bank  negara  tersebut. 

• Sementara  lembaga  pemeringkat  lainnya,  Fitch  Ratings,  juga  menurunkan  peringkat  Yunani,  setelah  negara  tersebut  membentuk  pemerintahan sementara menjelang pelaksanaan pemilu yang baru bulan depan. 




SWISS
• Kekhawatiran  terhadap  kemungkinan  keluarnya  Yunani  dari  keanggotaan  zona  euro  telah  mendorong  naiknya  dolar  AS  terhadap  sejumlah rival utamanya. 

• Indeks dolar menguat ke level tertinggi 4 bulan di 81.758. Dolar juga awalnya sempat menguat ke level tertinggi 4 bulan terhadap Swiss  franc ke 0.9500 franc sebelum akhirnya kembali terkoreksi dan bergerak di sekitar 0.9397 franc. 

• Pasar  saat  ini  tengah  menyoroti  perkembangan  perbankan  Spanyol,  setelah  Moody’s  memangkas  peringkat  kredit  16  bank  negara  tersebut. 

• Sementara  lembaga  pemeringkat  lainnya,  Fitch  Ratings,  juga  menurunkan  peringkat  Yunani,  setelah  negara  tersebut  membentuk  pemerintahan sementara menjelang pelaksanaan pemilu yang baru bulan depan. 

• Hari Senin ini akan dirilis data consumer confidence Swiss untuk kuartal kedua yang diperkirakan mencatat turun ke ‐20 dari ‐19 di kuartal  pertama sebelumnya. Jika data dirilis lebih buruk, maka berpotensi mendorong naiknya dolar.

Friday, May 18, 2012

Headline News 18.05.12


US & GLOBAL
• Bursa saham AS tertekan ke level terendah dalam empat bulannya Kamis lalu, kerena naiknya yield obligasi Spanyol yang menambah  kekhawatiran investor berkenaan dengan perbankan negara tersebut dan putaran lainnya dari pelemahan data menekan harapan pada  recovery perekonomian AS.   

• Ditambah  tekanan  pada  bursa  Wall  Street  dengan  laporan  pemerintah  AS  yang  menunjukkan  manufaktur  pada  negara‐negara  mid‐ Atlantic tidak seperti ekspektasi yang mengalami kontraksi pada bulan Mei.  

• Berdasarkan  data  terakhir  indeks  Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  turun  157.65  poin,  atau  1.25  persen,  untuk  ditutup  ke  level  12,440.90.  Indeks  Standard  &  Poor's  500  <.SPX>  melemah  19.92  poin,  atau1.50  persen,  ke  level  1,304.88.  Indeks  Nasdaq  Composite  <.IXIC> berkurang 60.35 poin, atau 2.10 persen, kelevel 2,813.69.   

• Bursa saham global yang dinilai dengan indeks MSCI's world equity <.MIWD00000PUS>, anjlok 1 persen dan mencatatkan penurunan hari  kelimanya, bersamaan dengan bursa AS.   

• Yen  mencatatkan  kenaikan  tajam  terhadap  euro  dan  dollar  Kamis  lalu,  didorong  oleh  aksi  beli  berkenaan  dengan  permasalahan  perbankan di Spanyol dan Yunani, berpeluang menyebar jika Yunani meninggalkan euro dan kekecewaan data ekonomi AS. Euro anjlok  ke level 100.54 yen <EURJPY=>, terendah sejak 7 Februari. Terakhir berada pada level 100.94, turun lebih dari 1.0 persen.     

• Dollar  juga  melorot  tajam  terhadap  yen,  anjlok  ke  level  79.12  yen  <JPY=>,  terendah  sejak  17  Februari.  Pada  awal  perdagangan  sore  harinya, the greenback melemah 1.2 persen ke level 79.33 yen.   

• Harga  obligasi  pemerintah  AS/Treasury  debt  naik  Kamis  lalu  karena  kekecewaan  data  aktivitas  bisnis  regional  AS  dan  kekhawatiran  mengenai gejolak politik Yunani dan tingkat kesehatan perbankan Spanyol yang memicu aksi beli safe‐haven.   

• Spot emas mengalami rally lebih dari 2 persen Kamis lalu yang merupakan kenaikan terbesar satu harinya sejak akhir Januari, karena aksi  tanda‐tanda technical buy dan tanda terkini kesuraman perekonomian AS yang lebih menekan keputusasaan pada zona euro. Spot emas  <XAU=> melonjak lebih dari 2.6 persen pada intraday high ke level $1,579.70 dengan cepat dalam perdagangan pagi harinya dan naik  2.36 persen ke level $1,575.5 per oz pada pukul 2:22 p.m. EDT (1822 GMT).   

• U.S.  crude  futures  melemah  dalam  rangkaian  lima  harinya  Kamis  lalu  pada  perdagangan  yang  choppy  karena  pelemahan  data  perkonomian AS dan berlanjutnya kekhawatiran mengenai zona euro dan krisis utang Yunani yang menekan harga oil pada kedua sisi  dari  negara‐negara  di  Atlantic.  U.S.  June  crude  <CLc1>  melorot  25  sen,  atau  0.27  persen,  untuk  di  settle  ke  level  $92.56  per  barrel,  terendah sejak settlement 2 Nov. 2 ketika crude ditutup ke level $92.51. Kisaran perdagangan Kamis lalu di level $92.09‐$93.88.   



GOLD & COMMODITIES
• Emas rally lebih dari 2.6% pada hari Kamis, ini merupakan kenaikan 1 hari terbesarnya sejak akhir Januari, dipicu aksi beli secara teknikal  dan indikasi melambatnya pertumbuhan ekonomi AS yang pengaruhnya mengalahkan kondisi buruk di Eropa. 

• Setelah mengalami kondisi bearish pada hari Rabu, pasca terkoreksi lebih dari 20% dari level rekor tertinggi September, emas kemudian  menguat  setelah  data  Philadelphia  Federal  Reserve  menunjukkan  kontraksi  pada  aktifitas  pabrikan  di  wilayah  Mid‐Atlantic  AS,  yang  menambah  harapan  bahwa  The  Fed  akan  menggelontorkan  sejumlah  besar  uang  ke  dalam  sistem  guna  merangsang  pertumbuhan  ekonomi. 

• Technical buying juga turut menopang rally emas setelah tersungkur mendekati level terendah Desember. 

• Namun  dengan  kondisi  bursa  saham  AS  yang  melemah  dan  masalah  Yunani  yang  kemungkinan  keluar  dari  keanggotaan  zona  euro,  nampaknya  masih  akan  memberikan  gambaran  suram  bagi  prospek  emas  kedepannya.  Rally  yang  terjadi  saat  ini  nampaknya  hanya  bersifat sementara. 

• Emas  spot  naik  2.25%  di  $1,573.40  per  ons,  sedikit  di  bawah  level  intraday  high  di  $1,579.70,  dan  naik  lebih  dari  $50  sejak  terjatuh  kedalam level terendah Desember di sekitar $1,527 pada hari Rabu. 

• Sejak tahun lalu, banyak investor menjauhi emas karena mereka menggunakan emas untuk menutup kerugian di pasar lainnya setelah  krisis  Eropa  meningkatkan  prospek  untuk  terjadinya  resesi  global.  Namun  di  Cina,  permintaan  emas  mencapai  rekor  tertinggi  pada  kuartal  pertama  karena  kekhawatiran  investor  terhadap  inflasi  dan  pengekangan  pasar  properti,  demikian  laporan  dari  World  Gold  Council. 

• Investor akan mengawasi krisis utang zona euro, yang telah merugikan mata uang tunggal Eropa. Kepala Dana Moneter Internasional  Christine Lagarde memperingatkan "sangat mahal" konsekuensi yang ditanggung jika Yunani dibiarkan meninggalkan zona euro, sebuah  kemungkinan yang sangat kecil bahwa para pemimpin Eropa mulai membahas secara terbuka. 

• Investor juga terfokus pada perkembangan di Spanyol, dimana biaya pinjaman atau yield obligasi naik pada lelang obligasi setelah data  ekonomi mengkonfirmasi bahwa negara tersebut kembali dalam resesi.




OIL & COMMODITIES
• Harga minyak Brent turun lebih dari 2% pada hari Kamis, menyentuh harga terendahnya sejak Desember, karena investor menjauhi aset  beresiko akibat meningkatnya kekhawatiran bahwa krisis di Yunani akan menular ke negara anggota zona euro lainnya. Sedangkan harga  minyak entah AS turun lebih tipis dibandingkan Brent. 

• Fokus pasar masih tertuju pada perkembangan di Yunani dan krisis di zona euro yang telah menekan harga minyak belakangan ini. Harga  minyak  berjangka  AS  turun  demikian  juga  dengan  ekuitas  AS  setelah  serangkaian  data  ekonomi  AS  dirilis  buruk  dan  menambah  kekhawatiran terhadap memburuknya kondisi di Eropa. 

• Para pemimpin politik Yunani gagal mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintahan koalisi pasca pelaksanaan pemilu bulan ini  yang tidak menghasilkan pemenang mayoritas. Adapun pemilu kedua di Yunani dijadwalkan akan dilaksanakan pada 17 Juni mendatang,  namun rumor mengenai kemungkinan Yunani keluar dari keanggotaan zona euro tengah menjadi perbincangan hangat di pasar. 

• Di pasar London, ICE Brent crude futures untuk pengiriman Juli sebagai kontrak minyak yang baru, turun $2.19 ke lvel $107.56 per barel,  setelah tersungkur ke level intraday low di $107.26, level terendahnya sejak 30 Desember.  Sedangkan US crude turun 38  sen di  $92.43  setelah mencatat day low di  $92.09. Pada hari Selasa sebelumnya, harga mencatat level  $91.81, level terendahnya sejak 3 November. 

• Keuntungan yang diperoleh minyak mentah AS di pertengahan sesi terpangkas setelah data Philadelphia Federal Reserve menunjukkan  kontraksi pada aktifitas pabrikan di wilayah Mid‐Atlantic AS, yang menambah harapan bahwa The Fed akan menggelontorkan sejumlah  besar uang ke dalam sistem guna merangsang pertumbuhan ekonomi. 

• Faktor lainnya yang turut menekan harga minyak adalah pembicaraan seputar dikeluarkannya cadangan minyak strategis. Laporan dari  kantor  berita Kyodo  menyebutkan  bahwa Presiden  AS  Barack Obama  diperkirakan  akan  mencari  dukungan  pada  hari  Sabtu dari  para  pemimpin Grup Delapan lainnya untuk melepaskan cadangan minyak strategis di musim panas ini menyusul embargo Uni Eropa pada  minyak mentah Iran mulai berlaku. 

• International Energy Agency, penasehat untuk 28 negara industri maju, masih siap untuk merilis stok minyak strategis jika diperlukan,  menyusul  harga  minyak  terus  mengancam  kondisi  ekonomi  yang  memang  masih  rapuh,  meskipun  harga  minyak  belakangan  ini  mengalami penurunan. 

• Sebelumnya, minyak sempat menguat ke level intraday high setelah pasar bereaksi terhadap sambutan dari Duta Besar AS untuk Israel  bahwa rencana serangan militer AS terhadap Iran masih berlaku dan pilihan tersebut "sepenuhnya masih tersedia".  
EURO ZONE
• Euro sempat anjlok ke level terendah sejak 4‐bulan terakhir menyusul berlanjutnya kekhaatiran pelaku pasar akan kondisi Uni‐Eropa terutama berkaitan  dengan kondisi perbankan kawasan tersebut dan prospek keluarnya Yunani dari kenanggotaan Uni‐Eropa. Meningkatnya kekhawatiran tersebut kemudian  mendorong investor mengalihkan investasinya pada dolar AS, yang menguat ke level tertinggi sejak 4‐bulan terakhir terhadap mata uang utama dunia  lainnya. 

• Adanya rumor akan kemungkinan pemangkasan peringkat kredit perbankan Spanyol juga menekan bursa saham Eropa. Saham bank asal Spanyol – Bankia  anjlok 20 persen menyusul laporan dari harian El Mundo bahwa para nasabah bank tersebut telah menarik dana hingga lebih dari 1 miliar euro dalam  seminggu terakhir.  

• Data fundamental ekonomi Spanyol juga semakin memberatkan sentimen pelaku pasar, dimana GDP Spanyol untuk triwulan 1‐2012 mengalami kontraksi  0,3 persen, menandaskan kondisi resesi yang dialami negara tersebut setelah terkontraksi dengan besaran yang sama pada triwulan 4‐2011 silam. 

• Hingga  akhir  sesi  New  York,  euro  tercatat  melemah  0,17  persen  terhadap  dolar  AS  ke  1.2693,  euro  juga  kembali  anjlok  1,36  persen  terhadap  yen  ke  100.70, namun euro menguat 0,60 persen terhadap sterling ke 0.8035 dan melemah tipis 0,02 persen Swiss franc di 1.2007. 




U.K.
• Bank of England seharusnya hanya melakukan quantitative easing pembelian aset berikutnya jika perekonomian kelihatan untuk anjlok menuju  resesi yang mendalam, yang mana tidak terlihat terjadi, pengambil kebijakan BoE Paul Fisher mengatakan dalam wawancara yang di publikasikan  Kamis lalu.   

• "The key reason for restarting QE last October was the possibility that the UK could topple over into a deep recession again. We seem to have  hopefully headed that risk off at the pass," Fisher mengatakan pada Dow Jones Newswires.   

• BoE  membeli  125  milyar  pound  pada  gilts/obligasi  dibawah  program  QE  antara  Oktober  dan  yang  dimulai  bulan  ini,  tetapi  setelah  sejak  memutuskan bahwa tidak dibutuhkannya lagi QE untuk saat ini, terutama dengan dibuktikan inflasi melambat yang anjlok sekitar 2 persen.   

• Perdana  menteri  David  Cameron  memaksa  penguasa  Eropa  Kamis  lalu  untuk  melakukan  lebih  pada  krisis  utang  zona  euro  dan  menaikkan  prospek  pada  default  Yunani  untuk  menyatakan  tetap  berusaha  terhadap  sesuatu yang  tidak  populer  dengan  memangkas  pembelanjaan  dan  mengurangi utang rumah tangganya.   

• Memperingatkan bahwa kelangsungan hidup euro saat ini dipertanyakan, Cameron menunjukkan meningkatnya peringatan dan frustrasi bahwa  krisis diluar kontrol, yang mengancam perekonomian Inggris sekitar $2.5 trilyun dan prospek pemilunya tahun 2015.  




JAPAN
• Perdana Menteri Yoshihiko Noda menyampaikan harapannya bahwa BOJ akan terus melakukan langkah tegas guna menanggulangi deflasi. Ini merupakan  tekanan lanjutan dari pemerintah terhadap BOJ untuk menerapkan stimulus moneter tambahan guna menopang pertumbuhan ekonomi. Menanggapi hal  tersebut, Gubernur BOJ Masaaki Shirakawa menyatakan bahwa bank sentral berharap target inflasi 1 persen akan dapat segera tercapai, untuk itu  pihaknya dengan segenap kekuatan berupaya untuk mencapai stabilitas pertumbuhan ekonomi dengan menyeimbangkan harga barang. Dalam sidangnya  pekan depan, BOJ diperkirakan masih akan mempertahankan kebijakannya saat ini.  

• Produk bruto Jepang untuk triwulan 1‐2012 mengalami pertumbuhan cukup pesat sebesar 1.0% melebihi ekspektasi sebesar 0.9%, jauh mengungguli data  triwulan sebelumnya ‐0.2%.Sedangkan data GDP dalam basis antar tahun dirilis 4.1%, atau melebihi ekspektasi 3.5%, juga jauh mengungguli data periode  sebelumnya  ‐0.7%.  Ini  merupakan  torehan  pertumbuhan  ekonomi  beruntun  dalam  3‐triwulan  terakhir.  Catatan  pertumbuhan  ekonomi  tersebut  merupakan yang terpesat sejak triwulan 3‐2011 silam. 

• Berkaitan dengan rilis data tersebut Menteri Ekonomi Jepang mengatakan bahwa pihaknya terus mengharapkan pertumbuhan ekonomi triwulan 2‐2012  akan  terus  bertumbuh  secara  moderat.  Untuk  itu  pemerintah  Jepang  terus  memperhatikan  perkembangan  krisis  hutang  kawasan  Uni‐Eropa  yang  berdampak pada permintaan produk asal Jepang dari kawasan tersebut, seiring lemahnya pertumbuhan ekonomi.  

• Hingga akhir sesi New York, dolar AS tercatat melemah 1,22 persen terhadap yen di 79.32, sementara itu euro anjlok 1,36 persen terhadap yen ke 100.70.  Sedangkan  Aussie  dolar  tercatat  melemah  1,41  persen  terhadap  yen  78.45  dan  sterling  turun  1,94  persen  terhadap  yen  ke  125.27.  




AUSTRALIA
• Aussie berhasil menguat pada perdagangan hari Kamis meskipun masih di bawah paritasnya, dipicu komentar bahwa The Fed berpeluang untuk kembali  melakukan langkah‐langkah untuk merangsang pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat. 

• Aussie  menguat  ke  level  intraday  high  $0.9963,  namun  di  akhir  sesi  New  York  kembali  terkoreksi  ke  level  intraday  low  di  $0.9884,  sebelum  akhirnya  bergerak di sekitar $0.9890. 

• Aussie terlihat menguat di akhir sesi New York Rabu, usai merilis minutes dari sidang 24/25 April. Dalam minutes tersebut disebutkan anggota The Fed siap  meluncurkan quantitative easing putaran ketiga jika ekonomi kehilangan momentumnya. 

• Sedangkan pada hari Senin sebelumnya, Aussie jatuh di bawah 1 dolar AS untuk pertama kalinya dalam 5 bulan terakhir setelah para pemimpin politik  Yunani  gagal  mencapai  kesepakatan  untuk  membentuk  pemerintahan  koalisi  pasca  pelaksanaan  pemilu  bulan  ini  yang  tidak  menghasilkan  pemenang  mayoritas. Adapun pemilu kedua di Yunani dijadwalkan akan dilaksanakan pada 17 Juni mendatang, namun rumor mengenai kemungkinan Yunani keluar  dari keanggotaan zona euro tengah menjadi perbincangan hangat di pasar. 

• Aussie berpotensi menguat menembus di atas paritasnya seiring semakin jelasnya kondisi di Yunani dan prospeknya di zona euro. 

• Sementara  itu,  sebuah  survey  oleh lembaga  swasta menunjukkan  ekspektasi  inflasi  Australia  akan  berada  sedikit  di  atas  zona  aman  bank  sentral,  dan  kemungkinan akan menunda langkah pemangkasan suku bunga untuk saat ini. 

• Survey yang dilakukan oleh Melbourne Institute menyebutkan ekspektasi inflasi diprediksi turun 0.2% menjadi 3.1% di bulan Mei, namun masih di atas  target inflasi RBA antara 2%‐3%. 

• RBA  memangkas  suku  bunga  sebesar  50  bps  menjadi  3.75%  pada  sidangnya  tanggal  1  Mei.  Pasar  saat  ini  memprediksi  RBA  kemungkinan  akan  mempertahankan suku bunganya di bulan Juni sambil melihat dampak yang terjadi usai pemangkasan suku bunga yang dilakukan di bulan Mei tersebut,  sebelum akhirnya melanjutkan pemangkasan kembali. 




SWISS
• Euro  melemah  ke  level  terendah  4  bulan  terhadap  dolar  dipicu  kekhawatiran  pada  nasib  perbankan  di  Yunani  dan  Spanyol  dan  juga  prospek penularannya jika Yunani keluar dari zona euro.  

• Meningkatnya keengganan pada aset beresiko telah mendorong menguatnya dolar terhadap sejumlah rival utamanya. Rumor mengenai  kemungkinan bank Spanyol diturunkan peringkatnya telah memicu koreksi tajam pada ekuitas Eropa dan membuat euro berada dalam  tekanan. 

• Euro terkoreksi ke $1.26670, level terendahnya sejak medio Januari, sedangkan dolar menguat ke level tertinggi 4 bulan terhadap Swiss  franc ke 0.9482 franc sebelum akhirnya bergerak di sekitar 0.9460 franc.  

• Bursa Swiss libur pada hari Kamis kemarin berkenaan dengan hari libur nasional, Ascention Day.