title cover

title cover

Wednesday, October 3, 2012

Headline News 03.10.12


US & GLOBAL
• Euro  menguat  kembali  terhadap  dolar  pada  hari  Selasa  dipicu  ekspektasi  Spanyol  akan  segera  mengajukan  permintaan  bailout,  namun  bursa  saham  AS  berakhir  relatif  stabil  akibat  ketidakpastian  kapan  Madrid  akan  meminta  bailout  dan  berkembangnya  kekhawatiran  atas  earning  kuartal  ketiga.  Para  pejabat  Eropa  pada  hari  Senin  sebelumnya  mengatakan  Spanyol siap untuk mengajukan permintaan bailout zona euro secepatnya pekan depan. Namun demikian, pada hari Selasa  kemarin,  Perdana  Menteri  Spanyol  Mariano  Rajoy  mengatakan  bahwa  permintaan  untuk  bantuan  Eropa  belum  akan  segera  diajukan.  Permintaan  bailout  dipandang  positif  bagi  Spanyol  dan  juga  euro  karena  akan  mendorong    pembelian  obligasi Spanyol oleh ECB, yang akan menurunkan yield obligasi negara tersebut. Hal ini juga sekaligus akan menghapus  ketidakpastian dalam penyelesaian krisis utang zona euro yang telah berlangsung selama 3 tahun terakhir. 

• The MSCI global stock index <.MIWD00000PUS> berakhir tipis di 333.35.  

• Bursa saham Wall Street menyerahkan keuntungan awalnya dan ditutup relatif stabil ditengah kondisi perdagangan yang  cukup  fluktuatif  menyusul  rally  pada  S&P  500  ke  level  tertinggi  hampir  5  tahun  terhenti.  Dow  Jones  industrial  average  <.DJI> ditutup melemah 32.75 poin atau 0.24% di 13,482.36. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> ditutup naik 1.26 poin  atau 0.09% ke level 1,445.75. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 6.51 poin atau 0.21% ke 3,120.04.  

• Indeks Dow tertekan oleh saham‐saham  yang berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi, termasuk  saham  produsen  alat  berat  Caterpillar  Inc  <CAT.N>  dan  produsen  pesawat  Boeing  Co  <BA.N>.  Suramnya  kondisi  ekonomi  global  telah  menurunkan permintaan ekspor dari Eropa, yang saat ini tengah mengalami resesi. 

• Hasil yang lebih buruk dari perkiraan dari produsen pupuk Mosaic <MOS.N> kian menambah kekhawatiran seputar musim  perolehan laba perusahaan di kuartal ketiga, yang akan dimulai di pekan depan. Saham Mosaic turun 3.9% ke $55.76 

• FTSEurofirst‐300  index  of  pan‐European  shares  <.FTEU3>  turun  0.3%  dan  berakhir  di  1,101.89  poin,  juga  tertekan  oleh  kekhawatiran terhadap buruknya laporan laba perusahaan kuartal ketiga dan melemahnya saham‐saham sumber daya. 

• Euro  menguat  0.2%  di  $1.2917,  mencatat  penguatan  dua  hari  berturut‐turut  terhadap  dolar,  sementara  dolar  menguat  0.2% terhadap yen ke 78.16 yen. Ketidakpastian mengenai kapan pastinya Spanyol akan mengajukan permintaan bailout  telah mendorong investor untuk berlaku hati‐hati, dimana mereka melakukan aksi jual euro di saat harga tengah menguat.  Faktor  lain  yang  melemahkan  euro  adalah  review  Moody’s  untuk  peringkat  utang  Spanyol  yang  kemungkinan  akan  mendorongnya kedalam status ‘sampah”. 

• Investor  juga  tengah  menantikan  sejumlah  sidang  reguler  bank  sentral  pekan  ini.  ECB,  BoE  dan  BOJ  akan  menggelar  sidangnya pekan ini, meskipun ketiga bank sentral tersebut tidak terindikasi akan mengubah level suku bunganya. 

• Sementara  kabar  mengejutkan  datang  dari  Australia,  dimana  bank  sentral  negara  tersebut,  RBA,  memangkas  suku  bunganya  sebesar  25  basis  poin  menjadi  3.25%.  Aussie  terkoreksi  ke  level  terendah  1  bulan  di  $1.0291  dan  terakhir  diperdagangkan melemah 1% di $1.0252. 

• Harga  obligasi  pemerintah  AS  me‐reverse  kerugian  awalnya  untuk  kemudian  menguat  menyusul  turunnya  harga  saham  yang telah mendorong minat beli pada aset‐aset aman resiko. Harga obligasi tenor 10 tahun naik 1/32 dengan yield berada  di level 1.6146%. 

• Brent crude <LCOc1> turun 62 sen dan ditutup di $111.57 per barel dipicu prospek suram untuk permintaan minyak dan  melambatnya perekonomian AS. Sedangkan U.S. crude <Clc1> turun 59 sen di $91.89. Sementara untuk harga emas masih  ditutup  di  sekitar  level  tertingginya.  Emas  dipandang  sebagai  aset  aman  resiko.  Harga  emas  spot  terakhir  bergerak  di  sekitar $1,775.20 per ounce. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas diperdagangkan mendekati flat Selasa lalu karena pasar mengalami konsolidasi dari kenaikan sehari setelah mencapai  level tertinggi tahun 2012 dan kedepannya data penting bulan September nonfarm payrolls AS yang dirilis minggu ini.  

• Palladium naik 1,5 persen ementara itu platinum group metals juga menguat sebagaimana perusahaan besar otomotif AS  General Motors Co <GM.N> mencatatkan kenaikan tipis pada bulan September dalam penjualan AS dan total penjualan  otomotif AS mencatatkan kenaikan 12 persen.  

• Pasar logam mulia sedikit mengalami koreksi setelah metal naik ke level tertingginya tahun ini Senin lalu setelah Ketua the  Fed  Ben  Bernanke  memperbarui  janji  bank  sentral  yang  dibuat  bulan  September  untuk  menjaga  stimulus  kebijakan  moneter ditempat bahkan setelah ekonomi terlihat rebound untuk mendapatkan traksi.  

• Volume penjualan U.S. gold futures mencatatkan untuk ditutup dibawah rata‐rata karena konsumen utama dunia Cina dan  India tidak ada dalam trading karena libur nasional.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak turun ditengah kondisi perdagangan yang  cukup fluktuatif pada hari Selasa, tertekan oleh prospek melambatnya pertumbuhan  ekonomi dan menurunnya permintaan untuk bahan bakar, namun adanya resiko terkendalanya suplai minyak telah membatasi kerugian. 

• Pertumbuhan ekonomi global telah melambat tahun ini, menekan pertumbuhan permintaan bahan bakar di Asia, Eropa dan juga AS. Investor  masih  mengkhawatirkan  kemungkinan  terhambatnya  suplai  minyak  akibat  kerusuhan  di  Timur  Tengah  yang  dapat  mendorong  naiknya  harga  minyak dunia. 

• Euro  menguat  kembali  terhadap  dolar  pada  hari Selasa  dipicu  ekspektasi Spanyol  akan  segera mengajukan  permintaan  bailout,  namun bursa  saham AS berakhir relatif stabil akibat ketidakpastian kapan Madrid akan meminta bailout dan berkembangnya kekhawatiran atas earning kuartal  ketiga. 

• Investor masih mencemaskan laporan ketenagakerjaan AS pekan ini. Diawali oleh laporan ADP National Employment pada hari Rabu, dilanjutkan  data jobless claims hari Kamis dan berakhir pada data non‐farm payrolls pada hari Jumat. 

• Brent November crude <LCOc1> turun 62 sen di $111.57 per barel. Sedangkan U.S. November crude <Clc1> turun 59 sen dan berakhir di $91.89  per barel, setelah mencapai intraday high di $92.94.  

• Harga  minyak  mendapat  dukungan  pada  hari  Senin  ketika  dirilisnya  data  manufaktur  AS  yang  diluar  dugaan  mengalami  ekspansi  di  bulan  September untuk pertama kalinya sejak bulan Mei. Namun kondisi positif tersebut dibarengi oleh kondisi buruk pada sektor manufaktur Eropa  yang mencatat kinerja kuartalan terburuknya sejak awal 2009 dan juga Cina. 

• Tertundanya muatan minyak Oktober untuk kargo minyak North Sea Forties akibat output yang lebih rendah dari perkiraan juga turut membatasi  penurunan pada harga minyak. 

• Ketegangan antara Barat dan Iran atas program nuklir Teheran terus memanas setelah pidato para kepala negara pekan lalu di Majelis Umum  PBB. 

• Pelaku pasar juga difokuskan pada keanggotaan OPEC Venezuela menjelang pemilihan hari Minggu menyusul Presiden Hugo Chavez berupaya  untuk kembali menduduki jabatan untuk keenam kalinya. 


EURO ZONE
• Yunani mengadakan putaran terkini dari pembicaraan dengan lender luar negeri untuk menjembatani perbedaan sekitar 2 milyar euro dari pemangkasan  austerity yang diperdebatkan Selasa lalu, dengan waktu yang berjalan singkat untuk membereskan kesepakatan sebelum meeting penting para menteri  keuangan minggu depan.   

• Tingkat pengangguran Spanyol naik pada bulan September karena sektor jasa mengalami akselerasi pemberhentian sementara pada akhir musim panas,  diperkirakan satu dari empat orang dinegara tersebut saat ini menganggur.  

• Data Menteri tenaga kerja menunjukkan tingkat pengangguran naik 1.7 persen untuk membuat 4.7 juta orang keluar dari pekerjaannya.  

• Gambaran tersebut juga naik pada bulan Agustus setelah anjlok selama musim panas.   

• Factory prices zona euro melonjak tidak seperti ekspektasi pada bulan Agustus dan membesarnya marjin sejak bulan Januari karena naiknya harga minyak  yang menambah tekanan inflasi diantara negara blok tersebut, yang membatasi kemampuan European Central Bank untuk memangkas tingkat suku bunga  terhadap dukungan dari anjloknya perekonomian.  


U.K.
• Harga rumah di Inggris diluar dugaan turun di bulan September, demikian data dari mortgage lender Nationwide menunjukkan, menambah serangkaian  rilis data ekonmi Inggris yang mengecewakan. Harga rumah turun 0.4% di bulan September setelah mencatat naik 1.1% di bulan Agustus sebelumnya.  Adapun data Agustus adalah revisi turun dari laporan awal 1.3%. 

• Sedangkan di hari Senin sebelumnya, data menunjukkan pinjaman hipotek (mortgage lending) di bulan Agustus mengalami penurunan dan jumlah  persetujuan hipotek (mortgage approvals) masih rendah meskipun skema baru bank sentral untuk mendapatkan kredit mengalir ke sektor bisnis dan  konsumen. Namun demikian kepala ekonom Nationwide Robert Gardner tetap optimis setelah survey kondisi kredit BoE mengindikasikan bank  menginginkan ketersediaan hipotek yang lebih banyak. 

• Sementara itu sebuah survey luartalan oleh British Chambers of Commerce (BCC) menunjukkan ekonomi Inggris telah kehilangan momentumnya, dimana  perusahaan  mempertimbangkan  kembali  dalam  melakukan  rencana  investasi  dan  penambahan  tenaga  kerja.  Hasil  survey  BCC  juga  menunjukkan  permintaan ekspor dan domestik melemah seiring langkah penghematan pemerintah dan krisis utang zona euro yang berkepanjangan. 

• BCC tetap mempertahankan pandangannya bahwa ekonomi Inggris telah terhindar dari resesi, sebuah pandangan yang bertolak belakang dengan data  dari Office for National Statistics, karena sebanyak 7593 perusahaan yang disurvey melaporkan output mengalami pertumbuhan dibandingkan kontraksi.  BCC saat ini memprediksi ekonomi akan tumbuh 0.5% di kuartal ketiga. 

• Sterling  me‐reverse  keuntungannya  untuk  kemudian  ditutup  relatif  flat  terhadap  dolar  di  sekitar  $1.6130,  setelah  sempat  rebound  hingga  mencatat  intraday high di $1.6187. 


JAPAN
• Bank  of  Japan  mengekspektasi  untuk  menjaga  kebijakan  moneter  unchanged  Jumat  ini  meskipun  melemahnya  aktivitas  manufaktur  di  Asia  berlanjut untuk menekan outlook, lebih memilih untuk mempergunakan waktunya dalam mengecek pelonggaran kebijakannya bulan lalu.  

• Minggu  ini  meeting  akan  mendahuli  pentingnya  gambaran  pada  30  Okt.,  ketika  BOJ  kemungkinan  untuk  memangkas  perkiraan  ekonomi  dan  harga jangka panjang, dan mengakui bahwa Jepang  masih mencapai target inflasi bank 1 persen.  

• Perkembangan  moneter  Jepang  melonjak  ke  level  tertinggi  pada  bulan  September,  data  Bank  of  Japan  menunjukkannya  Selasa  lalu,  karena  kebijakan moneter yang ultra longgar membawa kenaikan pada current account deposits yang dijaga bank komersial pada bank sentral.  

• The monetary base, yang menilai sejumlah sirkulasi mata uang, naik 9.0 persen pada September dari awal tahun yang mencatatkan 124.3 trilyun  yen ($1.59 trilyun), kata bank sentral.  


AUSTRALIA
• Australian dollar merosot ke level terendahnya dalam satu bulan Selasa lalu setelah Reserve Bank of Australia (RBA) memangkas tingkat suku  bunga ke level terendahnya dalam tiga tahun menjadi 3.25 persen dan membuka pintu untuk peluang lebih rendah lagi.  

• Australian dollar <AUD=D4> melorot 0.6 persen ke level $1.0247, level terendahnya sejak 7 Sept, karena pasar tidak benar‐benar sepenuhnya  menginginkan pergerakan tersebut. Kebanyakan ekonom lebih menyukai bulan November terjadinya pemangkasan.   

• RBA mencatatkan latar belakang dari penurunan ekonomi global, turunnya export prices dan tingginya mata uang sebagai faktor utama yang  yang menekan outlook ekonomi negara.  

• Empat bank utama Australia menghadapi besarnya tekanan untuk memangkas tingkat suku bunga setelah bank sentral membuat pemangkasan  kelima kalinya dalam 12 bulan.  

• Harga Australian bond futures menguat  setelah bank sentral memangkas tingkat suku bunganya.  


SWISS
• Swiss  franc  bersamaan  dengan  euro  menguat  terhadap  dolar,  rebound  dari  level  terendah  3  pekan  sesi  sebelumnya,  meskipun  penguatannya  masih  terhambat oleh masalah anggaran Spanyol. 

• Pasar masih menantikan apakah Spanyol akan meminta bantuan internasional, mendorong program pembelian obligasi ECB.  Komentar dari Komisioner  Uni Eropa Olli Rehn bahwa rencana dana Spanyol untuk membantu perbankan yang “sekarat” akan mulai mengalir di bulan November, dimana hal ini  memberikan rasa optimis dikalangan pelaku pasar. 

• Sejak Swiss National Bank menetapkan batasan 1,20 per euro setahun  lalu, franc sebagian besar diperdagangkan sejalan dengan euro terhadap dolar.  Indikasi meredanya ketegangan pasar di zona euro telah menyebabkan franc melemah terhadap euro bulan lalu, meskipun tren pelemahannya tersebut  kini telah berbalik. 

• Ekonomi  Swiss  mengawali  tahun  ini  dengan  mencatat  pertumbuhan  yang  mengesankan,  mengabaikan  tekanannya  akibat  penguatan  franc.  Namun  ekonomi mengalami kontraksi di kuartal kedua dan data manufaktur tersungkur ke level terendahnya sejak Juni 2009, mengisyaratkan ekonomi Swiss akan  mengalami ujian berat. 

• Swiss franc menguat 0.3% terhadap dolar dan diperdagangkan di sekitar 0.9340 franc dibandingkan dengan penutupan New York hari Senin. Sementara  franc terlihat flat terhadap euro di sekitar 1.2096 franc.

Tuesday, October 2, 2012

Headline News 02.10.12


US & GLOBAL
• Bursa saham utama dunia menguat di hari Senin setelah survey menunjukkan sektor manufaktur AS mengalami ekspansi di  bulan September untuk pertama kalinya sejak bulan Mei dan hasil dari stress test perbankan Spanyol mendorong kenaikan  pada saham finansial Eropa. 

• Euro menguat dari level terendah 3 pekan terhadap dolar setelah rilis data manufaktur AS yang mana telah mengurangi  minat pada aset‐aset aman resiko. Namun harga Treasury AS berhasil naik, didukung oleh aksi beli The Federeal Reserve. 

• Institute for Supply Management, sebuah grup industri, melaporkan indeks untuk aktifitas pabrikan AS naik ke 51.5 di bulan  September. Ini adalah kali pertama indeks berhasil berada di atas level 50 yang menunjukkan sektor mengalami ekspansi. 

• Kepala  The  Federal  Reserve  Ben  Bernanke  semalam  mengatakan  bank  sentral  AS  tidak  melihat  adanya  resesi  tapi  pertumbuhan ekonomi yang terjadi masih terlalu lambat untuk menurunkan tingkat pengangguran. Komentarnya tersebut  secara umum tidak berpengaruh di pasar. 

• Di  awal  sesi  Senin,  survey  menunjukkan  sektor  manufaktur  Eropa  dan  Asia  kembali  mengalami  kontraksi  di  bulan  September,  mengindikasikan  zona  euro  akan  kembali  mengalami  resesi  dan  memperkuat  dugaan  ekonomi  Cina  akan  kembali melambat untuk 7 kuartal berturut‐turut. 

• Bursa Wall Street menguat setelah menutup kuartal ketiga terbaiknya sejak 2010 pada Jumat lalu. Dow Jones industrial  average <.DJI> ditutup naik 77.98 poin atau 0.58% ke 13,515.11. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> berakhir naik 3.82  poin  atau  0.27%  ke  level  1,444.49.  Sedangkan  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  turun  2.70  poin  atau  0.09%  ke  level  3,113.53.  

• Sejumlah  saham  blue‐chips  menembus  level  tertinggi  52  minggu  dan  membantu  mendorong  penguatan  Dow.  Saham  General  Electric  <GE.N>  menembus  level  tertinggi  52  minggu  di  $22.99  sebelum  akhirnya  ditutup  naik  0.4%  di  $22.81.  Saham IBM <IBM.N> juga menembus level tertinggi 52 minggu di $211.75 dan saham Travelers Co <TRV.N> naik ke level  intraday high di $69.48. Saham IBM ditutup naik 1.5% di $210.47 dan The Travelers naik 1.2% di $69.07. 

• The MSCI global stock index <.MIWD00000PUS> naik 0.5% ke 333.13. The FTSEurofirst‐300 index of pan‐European shares  <.FTEU3> naik 1.42% dan ditutup di 1,104.71 poin.  

• Hasil dari stress test perbankan Spanyol usai tutup bursa Eropa pada hari Jumat lalu menunjukkan masalah yang tengah  dihadapi  perbankan  ternyata  tidak  seburuk  yang  diperkirakan  sebelumnya,  meskipun  ketidakpastian  masih  menyelimuti  pasar mengenai kapan pastinya Madrid akan meminta bailout dari Uni Eropa. Spanyol siap untuk meminta bailout zona  euro secepatnya di pekan depan, namun Jerman telah mengisyaratkan bahwa pemberian bailout harus ditunda. Perbankan  Spanyol akan membutuhkan modal ekstra sebesar 59.3 milyar euro untuk keluar dari krisis ekonomi yang serius, sesuai  dengan ekspektasi pasar. Negara ini diperkirakan akan membutuhkan bantuan internasional untuk memenuhi kebutuhan  pembiayaan utangnya. 

• Investor masih menantikan review untuk penentuan peringkat utang Spanyol dari lembaga pemeringkat Moody’s. Negara  tersebut terancam akan mengalami downgrade ke status “sampah” dan akan memaksa negara untuk segera meminta dana  bailout. 

• Euro menguat 0.3% ke $1.2890. Sedangkan terhadap yen, dolar naik 0.1% di 77.99 yen. Treasury AS tenor 10 tahun naik  5/32. Dengan yield berada di 1.6146%. Brent crude oil <LCOc1> turun 20 sen di $112.19 dan U.S. crude <CLc1> naik 29 sen  di $92.48. Harga emas rally mendekati level tertinggi 1 tahun di sekitar $1,777 per ounce. Harga emas spot menembus di  atas $1,790 per ounce, level tertingginya sejak November 2011.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas mengalami rally tajam Senin lalu yang didukung apa yang para trader dan analis katakan suatu gejolak dari hedge  fund yang mulai membeli dalam kuartal baru, mengikuti kenaikan kuartalan yang kuat dalam harga emas yang lebih dari  dua tahun.  

• Minggu  ini  dorongan  sejumlah  kejadian‐kejadian  yang  beresiko  dalam  pasar,  termasuk  laporan  bulanan  dari  tingkat  pengangguran AS, policy meeting ECB dan gambaran Senin pada aktivitas industri global, yang mana menunjukkan aktivitas  factory AS mengalami ekspansi tidak seperti ekspektasi pada bulan lalu.  

• Emas  diekspektasi  untuk  diberi  sinyal  dari  euro,  yang  mana  mengalami  recovery  dari  level  terendah  tiga  minggunya  terhadap  dollar,  tetapi  dengan  permasalahan  yang  tinggi  mengenai  kapan  dan  jika  tidak  Spanyol  akan  meminta  bailout  sebagai imbalan untuk ECB dalam menurunkan borrowing costs‐nya, dan rally dalam mata uang tunggal Eropa yang dapat  gagal.


OIL & COMMODITIES
• Brent crude terkoreksi di sesi Senin kemarin dipicu sinyal melemahnya perekonomian di Asia dan resesi dan krisis utang berkepanjangan  di zona euro telah diimbangi oleh rilis optimis data manufaktur AS. 

• Harga minyak awalnya mengalami tekanan setelah data menunjukkan aktifitas pabrikan Cina (sebagai konsumen minyak No.2 dunia)  mengalami kontraksi, sementara manufaktur zona euro mencatat pelemahan kuartal terburuknya dalam 3 tahun tgerakhir di kuartal  ketiga. 

• Harga minyak sempat mengalami rebound usai dirilisnya data manufaktur AS yang berhasil mencatat ekspansi di bulan September,  mengakhir pelemahannya selama 3 bulan, menyusul naiknya new orders dan lapangan kerja. 

• U.S. crude berakhir di teritorial positif, namun Brent membalik keuntungan awalnya untuk ditutup melemah. 

• Pasar minyak telah mengalami tekanan akibat kerusuhan di Timur Tengah dan potensi gangguan pasokan serta pemeliharaan yang  berhubungan dengan keterlambatan dalam pengiriman minyak mentah Laut Utara terhadap menurunnya permintaan bahan bakar dan  data ekonomi dalam beberapa pekan terakhir. 

• Brent crude turun 20 sen dan ditutup di $112.19 per barel, turun dari intraday high di $113.37 per barel yang dicapai di awal sesi.  Sedangkan untuk   U.S. crude berhasil naik 29 sen untuk ditutup di $92.48 per barel, setelah menembus level intraday high di $93.33. 

• Brent naik 14.9% di kuartal ketiga, setelah turun 20% di kuartal kedua, sementara U.S. crude naik 8.5% di kuartal ketiga, setelah turun  17.5% di kuartal kedua. 


EURO ZONE
• Manufaktur  zona  euro  membawanya  dalam  kinerja  terburuk  dalam  tiga  bulan  pada  bulan  September  sejak  makin  mendalamnya  pada  Great  Recession/resesi  yang  besar,  dengan  pabrik‐pabrik  tertekan  oleh  anjloknya  permintaan  meskipun  telah  memangkas  harga,  survei  binis  menunjukkannya Senin lalu – yang mencatatkan pada resesi terkini. 

• Uni Eropa memperingatkan Senin  lalu pada suatu "economic  and social disaster" jika tingkat  pengangguran diantara pemuda Eropa berlanjut  meningkat, yang menyebutkan usaha bersama untuk menekan tingginya tingkat pengangguran dalam negara‐negara yang tergabung dalam euro. 

• Yunani akan membawa kedepannya pemangkasan bujet yang menyiksa hingga akhir dari dasawarsa defisit utama sementara itu telah bergelut  dalam enam tahun masa resesinya, menurut rancangan bujet tahun 2013 yang bertujuan untuk memuaskan international lenders.  

• Yields obligasi Spanyol turun Senin lalu setelah audit dari perbankan negara menghasilkan suatu penurunan perkiraan yang bersamaan dengan  ekspektasi pasar, meskipun antusiasme terbatas oleh angka yang masih mengancamnya ketidakpastian di Spanyol.  


U.K.
• Sterling  jatuh  ke  level  terendah  1  pekan  terhadap  euro  setelah  data  menunjukkan aktifitas  sektor  manufaktur  Inggris  turun  lebih  tajam  dari  perkiraan  di  bulan  September  dan  juga  dipicu  oleh  rebound    euro  usai  mengalami  tekanan  jual  di  hari  Jumat  lalu.  Indeks  PMI  sektor  manufaktur  Inggris  turun  ke  48.4  di  bulan  September, melanjutkan penurunannya di bawah 50, dipicu melemahnya ekspor dan meningkatnya ongkos/biaya. 

• Meskipun banyak ekonom optimis ekonomi Inggris keluar dari resesi pada kuartal ketiga, namun survei dan data menunjukkan penurunan tajam dalam pinjaman  hipotek Inggris sejak Desember 2010, mengisyaratkan risiko bahwa ekonomi mungkin akan mengalami tekanan kembali. 

• Euro menguat 0.5% di  0.7993 pound setelah mencatat intraday high di 0.8005 pound, memyusul rebound dari level terendah 3 pekan di 0.7923 yang dicapai pekan  lalu. Euro mendapat support dari data PMI manufaktur Spanyol dan Italia yang dirilis lebih baik dari perkiraan, meskipun penguatan euro nampaknya tidak akan jauh  di atas 0.8000 pound. 

• Sedangkan terhadap dolar, sterling berhasil rebound  dari level terendah 2‐1/2 pekan  di sesi Asia setelah bursa Eropa menguat dipicu meningkatnya minat investor  pada aset‐aset beresiko. Kondisi ini juga berlanjut usai rilis data survey manufaktur AS yang mencatat ekspansi pertamanya sejak Mei, dimana telah memicu investor  untuk menjauhi dolar. 

• Setelah mencatat intraday low di $1.6106, sterling kemudian rebound dan hit day high di $1.6174 sebelum akhirnya bergerak di sekitar $1.6135, atau mencatat  menguat 0.2%dari posisi penutupan New York hari Jumat lalu. 

• Data ekonomi Inggris belakangan ini dirilis cukup positif dan outlook ekonominya juga terlihat lebih baik dibandingkan zona euro. Investor akan menggunakan survey  PMI sektor manufaktur dan PMI sektor jasa di hari dalam pekan ini untuk menilai apakah ekonomi Inggris telah keluar dari resesi di kuartal ketiga. Investor juga akan  mencermati hasil keputusan BoE dalam sidangnya hari Kamis, dimana diperkirakan suku bunga masih akan dipertahankan di level 0.5% dan juga mempertahankan  target  quantitative  easing  BoE.  Namun  demikian,  sterling  terlihat  banyak  terpengaruh  oleh  sentimen  pasar  terhadap  euro  dan  juga  dolar  dibandingkan  kondisi  fundamental ekonomi Inggris sendiri.


JAPAN
• Menteri keuangan Jepang terbaru mengatakan Senin lalu ide dari bank sentral membeli foreign bonds butuh untuk dipertimbangkan secara hati‐hati dan  tidak ada perubahan pada kesiapan pemerintah untuk mengambil langkah yang menentukan pada pergerakan foreign exchange yang berlebihan. 

• Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda menunjuk menteri kuangan Senin lalu dari seorang veteran anggota parlemen yang mengekspektasi mengikuti  reformasi bujetnya dan intervensi currency dalam kabinet baru yang diperkenalkan kedepannya menjelang pemilu bulan mendatang.  

• Dana  pensiun  publik  Jepang,  terbesar  didunia,  telah  menyeleksi  15  external  money  managers  untuk  mengawasi  investasi  obligasi  Jepang  dalam  portfolionya,  public  fund  mengatakannya  Senin  lalu,  dalam  pergerakan  yang  bertujuan  untuk  mendorong  kembali  dalam  mengatasi  cepatnya  jumlah  populasi penduduk yang lebih tua.  


AUSTRALIA
• Australian  dollar  merosot  0.3  persen  ke  level  terendah  tiga  minggunya  terhadap  dollar  AS  Senin  lalu  setelah  sektor  manufaktur  PMI  Cina  mengecewakan pasar yang telah khawatir mengenai pertumbuhan ekonomi global dan utang yang menerpa Eropa.  

• Aussie <AUD=D4> ditutup melemah dalam hariannya di level $1.0338, yang telah anjlok  dalam perdagangan intra‐day ke level $1.0326, level  terendahnya sejak 7 September yang mana mendapatkan beberapa support.   

• Perjuangan peritel dan sakitnya sektor manufaktur diantara yang paling kuat untuk menunjukkan pada Reserve Bank of Australia (RBA) dalam  memangkas tingkat suku bunga, memperdebatkan pekerjaan dan mata pencaharian yang dipertaruhkan.  

• Harga Australian bond futures menguat karena investor bergerak pada aset‐aset safe‐haven setelah rilis data pelemahan manufaktur Cina.  


SWISS
• Outlook  untuk  sektor  industry  Swiss  melemah  lebih  lanjut  di  bulan  September,  menegaskan  adanya  resiko  resesi  akibat  pelambatan  pertumbuhan  ekonomi di zona euro dan AS dan memperkuat kebutuhan bank sentral untuk membatasi penguatan Swiss franc. 

• Swiss purchasing managers' index turun ke 43.6 poin di bulan September, level terendahnya sejak Juni 2009, dari 46.7 di bulan sebelumnya, sekaligus jauh  di bawah ekspektasi pasar 47.5. Ini adalah kali ke‐6 indeks berada di bawah level 50 yang menunjukkan sektor industri mangalami kontraksi. 

• Ekonomi Swiss telah menunjukkan ketahanan dalam menghadapi krisis utang zona euro namun mengalami kontraksi pada kuartal kedua, dan indikator  ekonomi seperti indeks sentimen investor ZEW melukiskan gambaran yang semakin suram. 

• Sementara data lainnya menunjukkan retail sales Swiss naik 5.9% di bulan Agustus. Namun domestic demand nampaknya cenderung melemah, sentimen  konsumen juga melanjutkan penurunannya kedalam teritorial negatif di kuartal ketiga. 

• Meningkatnya  minat  investor  pada  aset‐aset  beresiko  berlanjut  usai  rilis  data  survey  manufaktur  AS  yang  mencatat  ekspansi  pertamanya  sejak  Mei,  dimana telah memicu investor untuk menjauhi dolar.  

• Dolar terkoreksi dari level intraday high di 0.9438 franc ke intraday low di 0.9348 franc dan kemudian bergerak di sekitar 0.9380 franc, atau mencatat  melemah 0.15%. 

Monday, October 1, 2012

Headline News 01.10.12


US & GLOBAL
• Saham‐saham  di  AS  dan  Eropa  merosot  dan  euro  melorot  Jumat  lalu  setelah  optimisme  awal  mengenai  rencana  pemangkasan  utang  Spanyol  yang  memberikan  kekhawatiran  mengenai  permasalahan  perbankan  dan  tekanan  pada  pertumbuhan ekonomi global.  

• Bursa Wall Street ditutup ke dalam kuartal ketiga terbaik sejak tahun 2010 setelah gelombang tindakan bank sentral yang  memicu secara dramatis pembalikan pada pasar ekuitas, tetapi tanda‐tanda pelemahan dalam ekonomi mendorong saham‐ saham melemah Jumat lalu.   

• Tetapi Jumat lalu, investor bergulat dengan banyaknya kekecewaan data ekonomi AS karena aktivitas bisnis di Midwest AS  mengalami  kontraksi  untuk  pertama  kalinya  sejak  tahun  2009.  Berita  yang  berasal  dari  pelemahan  lainnya  dari  laporan  manufaktur regional dan penurunan tajam pada durable goods orders AS bulan lalu.  

• Spanyol berencana meminta sekitar 40 milyar euro ($51.46 milyar) dalam bantuan Eropa untuk merekapitalisasi pelemahan  perbankan, Deputi Gubernur Bank of Spain Fernando Restoy mengatakannya Jumat lalu.  

• Indeks  MSCI  <.MIWD00000PUS>  dari  saham‐saham  dunia  merosot  0.6  persen.  Indeks  Madrid's  IBEX  <.IBEX>  yang  memimpin penurunan, turun 1.7 persen karena tekanan awal dari putaran terkini pemangkasan pembelanjaan dari Spanyol  memudar.  

• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> turun 48.96 poin, atau 0.36 persen, ke level 13,437.01. Indeks Standard & Poor's  500 <.SPX> merosot 6.30 poin, atau 0.44 persen, kelevel 1,440.85. Indeks Nasdaq Composite  <.IXIC> berkurang 20.40 poin,  atau 0.65 persen, ke level 3,116.20.  

• Dari laporan earning didepannya, saham‐saham yang tercatat di AS.Research in Motion <RIM.TO> <RIMM.O> melonjak 5  persen menjadi $7.50 sehari setelah lebih kecil dari ekspektasinya kerugian kuartalannya.  

• Janji  dari  European  Central  Bank,  the  Fed  AS  dan  Bank  of  Japan  untuk  membeli  obligasi  pemerintah  membantu  mengimbangi rally musim panas pada saham‐saham dan komoditas.   

• Gambaran tekanan dari saham‐saham defensif Jumat lalu, sembilan dari 10 sektor S&P melorot. Hanya indeks S&P utilities  <.GSPU> mengalami positif, yang naik hanyak 0.5 persen.   

• Euro  <EUR=>  merosot    0.5  persen  ke  level  $1.2847  karena  risk  aversion  naik  setelah  data  A.S.  Dollar  naik  0.6  persen  terhadap yen <JPY=>, sementara itu euro membuat kenaikan 0.1 persen terhadap mata uang Jepang <EURJPY=>.  

• Harga Treasury AS naik. Obligasi bertenor 10‐tahun/U.S. Treasury note <US10YT=RR> menguat 6/32, dengan yield 1.6335  persen  

• Emas merosot Jumat lalu, tetapi metal mencatatkan kenaikan terbaik kuartalan yang lebih dari dua tahun karena stimulus  pasar  dan  pelonggaran  kebijakan  moneter  oleh  para  bank  sentral  diseluruh  dunia  mendorong  ketertarikan  pada  logam  mulia sebagai lindung nilai. Spot emas <XAU=> turun 0.4 persen ke level $1,770 per ons pada pukul 2:33 p.m. EDT (1833  GMT), turun tajam dari kenaikan awalnya di level $1,783.10.  

• Harga crude oil naik Jumat lalu, dengan Brent naik mendekati 15 persen dalalm kuartal ketiga, sementara itu expiring front‐ month U.S. gasoline futures melonjak untuk rally 19 sen per gallon. Jumat lalu, Brent November crude naik 38 sen untuk di  settle ke level $112.39 per barrel. Kenaikan terbesar kuartalan terjadi meskipun Bent mencatatkan penurunan 1.9 persen  untuk September. U.S. November crude <CLc1> naik 34 sen untuk di settle ke level $92.19 per barrel, pada perdagangan  yang choppy direntang harga dari $91.40 hingga $92.71. 


GOLD & COMMODITIES
• Harga  emas  merosot Jumat  lalu  karena  dollar bergerak ke area positif  terhadap mata uang utama  lainnya, tetapi  metal  bertahan  dari  mencatatkan  kenaikan  terbesar  kuartalan  yang  lebih  dari  dua  tahun  yang  didukung  pada  langkah  easing  bulan ini oleh bank sentral.  

• Logam mulia berada dalam rentang $10 pada level tertinggi dalam 6‐1/2 bulan yang tercapai pada awal bulan September  setelah  the  Fed  mengungkapkan  putaran  quantitative  easing  yang  mendukung  pada  emas,  suatu  gerakan  yang  meluas  untuk menaikkan rally kembali diatas level $1,800 per ons.  

• Emas mencatatkan kenaikan sebesar 10.9 persen pada kuartal ini, kinerja kuartalan terbaik sejak dua pertiga bulan pada  tahun 2010, meskipun kenaikan dalam dollar yang didukung pada krisis utang zona euro yang menjaga harga bertahan. 

• "Gold is being utilized as a protest by investors against governments which are failing miserably to solve their deficit and  debt  problems,"  kata  Jeffrey  Sica,  chief  investment  officer  pada  SICA  Wealth  Management,  yang  memiliki  lebih  dari  $1  milyar dalam aset‐asetnya.  


OIL & COMMODITIES
• Harga oil  terlihat  naik  Jumat  lalu  dalam  perdagangan  akhir kuartalan  karena  perhatian kedepannya  dari  hasil stress  test  untuk Spanyol yang menekan euro dan pasar saham setelah oil dan ekuitas rally dari hari sebelumnya pada reformasi bujet  Spanyol.  

• Brent  crude  mencatatkan  kenaikan  15  persen  untuk  kuartal  ketiganya,  mengikuti  penurunan  tajam  20.4  persen  untuk  kuartal kedua. Crude AS kedepannya naik 8 persen pada kuartal ketiga, setelah anjlok 17.5 persen dalam kuartal kedua.  

• Euro  menekan  penurunannya,  tetapi  German  bund  futures  <FGBLc1>  berbalik  negatif  setelah  stress  tests  menunjukkan  perbankan Spanyol akan membutuhkan 59.3 milyar euro ($76.3 milyar) dalam extra capital untuk menjalankan seriusnya  penurunan  ekonomi.  Sebelum  kembali  naik  Jumat  lalu,  Brent  mendapatkan  dorongan  dari  sumber  perdagangan  yang  mengatakan  bahwa  enam  kargo  North  Sea  Forties  telah  ditunda  dari  bulan  October  loading  dates  karena  perawatan  lapangan offshore oil yang memakan waktu lama daripada ekspektasinya. 


EURO ZONE
• Euro jatuh terhadap dolar di akhir pekan kemarin, ditutup melemah untuk 2 pekan berturut‐turut, menyusul ketidakpastian yang berlarut‐larut mengenai prospek bailout Spanyol meskipun  laporan audit secara umum positif untuk sektor perbankan negara tersebut. Sebuah audit independent dari konsultan Oliver Wyman yang dirilis Jumat kemarin menunjukkan bahwa industri  perbankan Spanyol membutuhkan 59.3 milyar euro untuk tambahan modalnya guna mengatasi tekanan pelemahan ekonominya, namun demikian, Spanyol mengatakan hanya akan meminta  bantuan Eropa sebesar 40 milyar euro untuk sektor perbankannya. Pemerintah Eropa telah mengalokasikan dana sebesar 100‐miliar euro untuk kredit sektor perbankan Spanyol. Laporan  audit tersebut dipandang positif karena data terakhir menunjukkan kebutuhan dana perbankan Spanyol secara umum sesuai dengan ekspektasi pasar, sehingga menghapus ketidakpastian  yang sebelumnya melanda para pelaku pasar. Euro berhasil memangkas kerugiannya atas dolar usai rilis laporan audit perbankan tersebut, namun secara umum prospek euro masih penuh  ketidakpastian. 

• Di sesi akhir Jumat kemarin, euro tercatat melemah 0.5% di $1.2846, tidak jauh dari level terendah 2 pekan yang dicapai Kamis sebelumnya di $1.2828. Dalam sepekan, euro telah melemah  1% terhadap dolar, setelah melemah 1.1% di pekan sebelumnya. Hal ini mencatatkan euro mengalami pelemahan 2 pekan terbesarnya sejak medio Juli. 

• Namun euro mencatat performa yang lebih baik dibanding dolar di bulan September dan terapresiasi 1.5% di kuartal saat ini. Penguatan euro mencerminkan berkurangnya kekhawatiran atas  krisis utang kawasan menyusul jaminan yang dibuat selama musim panas oleh Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi bahwa ECB akan melakukan apa pun untuk mempertahankan euro.  Juga turut membantu euro di kuartal ini adalah pengumuman ECB bulan September kemarin bahwa mereka akan membeli obligasi dari negara‐negara yang dililit utang. Namun demikian  prospek  penguatan  euro  nampaknya  akan  terbatas.  Dalam  jangka  panjang,  kekhawatiran  bahwa  Spanyol  tidak  sanggup  mengimplementasikan  rencana  anggarannya  dan  menurunkan  defisitnya dapat kembali menekan euro. 

• Hingga  berita  ini  ditulis,  pasar  tengah  menantikan  review  peringkat  kredit  Spanyol  dari  lembaga  pemeringkat  Moody’s  dimana  berpeluang  membawa  negara  tersebut  berada  di  bawah  investment grade dan menambah tekanan pada para pembuat kebijakan. Sedangkan pada Kamis kemarin, lembaga pemeringkat Egan‐Jones menurunkan peringkat kredit Spanyol lebih lanjut  ke status sampah, menjadi CC dari CC+, mengutip sektor perbankan negara yang lemah dan kesulitan yang melanda pemerintah daerah. Dengan kondisi resesi yang melanda sebagian wilayah  Eropa, ECB nampaknya akan mempertahankan kebijakan moneter longgar dan masih membuka peluang untuk dilakukan pemangkasan suku bunga pada sidangnya Kamis pekan ini. 

• Sementara  itu,  Yunani  akan  mengumumkan  rancangan  anggaran  untuk  2013  pada  hari  Senin  ini  yang  akan  memotong  lebih  dalam  belanja  publik  untuk  meyakinkan  pemberi  pinjaman  internasional, tetapi juga berarti memperpanjang penderitaan ekonomi rakyat Yunani. Athena sangat mengharapkan dana bailout tahap berikutnya senilai 31.5 milyar euro dari Uni Eropa  dan IMF. 

• Pekan ini investor akan memusatkan perhatiannya pada data non‐farm payrolls AS. Hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan pasar memprediksi terjadi penambahan pekerjaan sebanyak  115.000 di bulan Spetember. Mengingat sifat terbuka dari program pembelian obligasi Federal Reserve dan fokus pada pasar tenaga kerja AS, hasil dari data ini akan sangat penting bagi nasib  dolar.

U.K.
• Sterling <GBP=D4> naik 0.1 persen terhadap dollar ke level $1.6241 tetapi bertahan dibawah level tertinggi dalam 13‐bulan minggu lalu dilevel $1.6310. 

• Euro sedikit menguat terhadap sterling Juamat lalu setelah investor menghargai pada bujet Spanyol tahun 2013, meskipun kenaikan diekspektasi untuk  terbatas dari ketidakpastian berkenaan dengan ketika negara kemungkinan meminta untuk bailout.  

• Consumer confidence Inggris sedikit naik ke level tertinggi sejak bulan Juni tahun lalu karena bertumbuhnya sektor rumah tangga yang kurang pesimistik  mengenai prospek keuangan mereka untuk tahun mendatang, meskipun consumer morale masih benar‐benar rendah.  

• Sektor  jasa  Inggris  tumbuh  menguat  pada  fase  tercepatnya  dalam  setahun  pada  bulan  Juli  sebagai  aktivitas  yang  recovery  setelah  liburan  publik yang  menekan bisnis pada bulan Juni, data resmi menunjukkannya Jumat lalu.  


JAPAN
• Yen secara umum melemah terhadap rival utamanya. Mata uang Jepang tersebut melemah terhadap dolar di hari Jumat kemarin, setelah mencatat rally dalam 7 sesi berturut‐ turut.  Dolar  terakhir  tercatat  di  77.98  yen,  atau  naik  0.5%  selama  perdagangan  akhir  pekan  kemarin,  dan  mencatat  kenaikan  1  hari  terbesarnya  dalam  2  pekan  terakhir.  Sedangkan euro bergerak relatif stabil terhadap yen di level 100.17 yen. 

• Pekan  ini  investor  akan  memusatkan  perhatiannya  pada  data  non‐farm  payrolls  AS.  Hasil  jajak  pendapat  Reuters  menunjukkan  pasar  memprediksi  terjadi  penambahan  pekerjaan sebanyak 115.000 di bulan Spetember. Mengingat sifat terbuka dari program pembelian obligasi Federal Reserve dan fokus pada pasar tenaga kerja AS, hasil dari data  ini akan sangat penting bagi nasib dolar. 

• Pelaku pasar juga akan mencermati data survey BOJ tankan yang kemungkinan akan menunjukkan sentimen pebisnis manufaktur Jepang memburuk di kuartal ketiga hingga  September ini dan akan berlanjut memburuk, karena kondisi ekonomi global yang suram yang telah memukul sektor ekspornya. 

• Sentimen di kalangan pebisnis non manufaktur juga diprediksi sedikit memburuk, ditengah ekspektasi pertumbuhan ekonomi Jepang berpotensi terhenti di sisa waktu 2012,  sebagian disebabkan oleh penguatan yen. Indeks sentimen utama tankan untuk manufaktur besar diprediksi menjadi ‐3. Angka minus berarti pesimisme melampaui optimisme.  Sedangkan untuk periode kuartal keempat hingga Desember, indeks tankan diprediksi turun menjadi ‐5, mengindikasikan pebisnis memprediksi kondisi yang lebih suram dalam  3 bulan kedepan. Data survey BOJ tankan ini akan menjadi pertimbangan utama BOJ dalam merilis keputusan kebijakan moneternya pada sidangnya 1 Oktober mendatang. 


AUSTRALIA
• Aussie dan New Zealand dollar naik juga dibantu oleh bursa Asia Jumat lalu dan mencatatkan untuk membawa kenaikan pada bulan ini meskipun Eropa  masih mengkhawatirkan dan pasar menunggu pemangkasan tingkat suku bunga minggu depan.  

• Aussie <AUD=D4> melonjak ke level tertingginya dalam mingguan $1.0474, yang telah meningkat dari level $1.0328 Rabu sebelumnya, level terendahnya  sejak 11 Sept. Pada penutupan kemudian mengalami tekanan untuk anjlok.  

• Aussie baru‐baru ini telah didukung oleh wave dari aksi beli dan stop‐losses setelah berusaha keluar dar penurunannya. Telah terlihat untuk mengakhiri  level tertinggi bulanan 1.4 persen dan terakhir berada pada level $1.0460.  

• Penguatan bursa saham Asia, khususnya di Cina dimana para trader mencatatkan posisi kuadrat kedepannya dari libur panjang mingguan, mendorong  sentimen resiko.   

• Harga Australian bond futures menguat kedepannya dari meeting dari Reserve Bank of Australia pada awal minggu depan.  


SWISS
• Swiss  franc  sedikit  berubah  terhadap  euro  Jumat  lalu,  mengikuti  pengumuman  dari  bujet  krisis  Spanyol  yang  kebanyakan  melihat  sebagai  langkah  kedepannya bailout untuk menstabilkan keuangan publik.   

• Berita Kamis sebelumnya bahwa ekonomi terbesar keempat zona euro telah memperkenalkan rincian jadwal untuk reformasi ekonomi dan bujet ketat  tahun 2013 yang memfokuskan utamanya pada pemangkasan pembelanjaan yang meredakan beberapa kekhawatiran pasar, membantu mendorong euro  dari level terendah dua minggunya terhadap dollar. 

• Tetapi investor masih khawatir, dengan gambaran Moody's pada peringkat sovereign Spanyol berkenaan dengan akhir bulan. Bujet Spanyol berlanjut ke  parlemen hari Sabtu dan debat yang terjadi minggu lalu.   

• Perekonomian Swiss akan bertumbuh dalam bulan kedepannya meskipun fase terlambatnya daripada awal tahun ini, dibantu oleh penguatan konsumsi  domestik dan beberapa pertumbuhan dalam ekspor untuk Uni Eropa, sebuah survei menunjukkannya Jumat lalu.   

• Barometer ekonomi KOF, indikator sentimen utama, yang mencatatkan rangkaian kenaikan delapan kalinya pada bulan September, yang naik 1.67 poin  dari revisi 1.59 poin pada bulan Agustus, KOF Swiss Economic Institute mengatakannya Jumat lalu.  

Friday, September 28, 2012

Headline News 28.09.12


US & GLOBAL
• Bursa saham naik dan euro mengalami recovery dari level terendah dua minggunya Kamis lalu setelah pemerintah Spanyol  mengatakan akan memangkas pembelanjaan secara tajam dan membuka pintu untuk potensi bailout dari Eropa.   

• Deputi Perdana Menteri Spanyol Soraya Saenz de Santamaria mengumumkan jadwal reformasi ekonomi dan pengetatan  bujet  tahun  2013  yang  memfokuskan  pada  pemangkasan  pembelanjaan  daripada  menaikkan  pajak  karena  negara  melanjutkan untuk negosiasi kemungkinan paket bantuan Eropa untuk menurunkan tingginya borrowing costs. 

• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> naik 72.46 poin, atau 0.54 persen, untuk ditutup ke level 13,485.97. Indeks S&P  500 <.SPX>  bertambah  13.84  poin,  atau  0.97 persen,  untuk  ditutup  ke level 1,447.16. Indeks  Nasdaq  Composite <.IXIC>  menguat 42.90 poin, atau 1.39 persen, ke level 3,136.60.    

• Sementara itu indeks Nasdaq memimpin kenaikan Kamis lalu, yang juga membawa penurunan pasar pada awal minggu ini –  kemungkinan volatilitas menggambarkan kekhawatiran para investor mengenai outlook ekonomi AS, kata para analis.  

• Saham  Apple  <AAPL.O>,  yang  naik  2.4  persen  kelevel  $681.32,  memberikan  dorongan  terbesar  pada  Nasdaq.  Indeks  semiconductor  <.SOX>  bertambah  2.3  persen,  yang  mendorong  Nasdaq  100  <.NDX>.  Intel  Corp  <INTC.O>  menguat  1.9  persen ke level $23.09.  

• Kedepannya  telah  membuat  kesepakatan,  Tempur‐Pedic  International  Inc  <TPX.N>  menyetujui  untuk  membeli  pesaing  mattress maker Sealy Corp <ZZ.N> untuk sekitar $242 juta dan diasumsikan sekitar $750 juta dalam utang. Saham Tempur‐ Pedic melonjak 14.4 persen ke level $30.64, sementara itu saham Sealy's naik 2.3 persen ke level $2.19. 

• Euro  mengalami  rally  dari  level  terendah  dua  minggunya  terhadap  dollar  dan  yen  Kamis  lalu  setelah  Spanyol  memperkenalkan gambaran bujet 2013 sebagai langkah yang benar, menenangkan kekhawatiran pada memburuknya krisis  utang. Pada perdagangan awal sore harinya, euro naik 0.4 persen ke level $1.2915 <EUR=>, naik tajam diatas level terendah  $1.2827 yang tercapai pada awal hariannya, yang mana level terendahnya sejak 12 Sept.   

• Harga  Treasuries  AS  melorot  Kamis  lalu  karena  Spanyol  mengumumkan  pengetatan  bujet  tahun  2013,  mengarah  pada  dukungan  bank  sentral,  dan  mendorong  rally  pada  aset‐aset  beresiko  yang  mengurangi  permintaan  untuk  obligasi  safe  haven.   

• Emas menguat 1.5 persen Kamis lalu, kenaikan terbesar harian dalam dua minggu, dari harapan untuk tambahan stimulus  moneter dari Cina dan langkah terkini austerity dari Spanyol, yang mana mengemukanya kembali mengenai zona euro. Spot  emas <XAU=> naik 1.4 persen ke level $1,776.34 per ons pada pukul  2:59 p.m. EDT (1859 GMT). 

• Harga oil meningkat karena tensi antara Iran dan Barat yang memaksa permasalahan mengenai potensi gangguan pasokan,  sementara  itu  rencana  Spanyol  untuk  reformasi  ekonomi  juga  membawa  dukungan  pada  crude  dan  mendorong  ekuitas  pada  Wall  Street.  Brent  November  crude  <LCOc1>  bertambah  $1.97  untukdi  settle  kelevel  $112.01  per  barrel.  Telah  mencapai level harian tertinggi $112.49 pasca settlement.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik lebih dari 1,5 persen Kamis lalu, yang mencatatkan kenaikan terbesar hariannya dalam dua minggu, dari harapan  untuk  tambahan  stimulus  moneter  dari  Cina  dan  karena  langkah  austerity  terkini  Spanyol  dari  mengemukanya  kembali  kekhawatiran pada zona euro.  

• Logam  mulia  memperluas  kenaikan  pada  awalnya  setelah  Spanyol  memngumumkan  langkah  terbaru  dari  pemangkasan  pembelanjaan untuk bujet tahun 2013 dan untuk membangun  otoritas bebas untuk mengawasi janji pemangkasan defisit.   

• Harga  emas  dalam  euro  menguat  lebih  dari  1  persen  yang  tercatat,  menyoroti  ketertarikan  safe‐haven  metal  secara  tradisional khususnya diantara orang Eropa dalam ketidakpastian ekonomi.  

• "Gold buyers are responding to stimulus possibilities," kata George Gero, vice president pada RBC Capital Markets 


OIL & COMMODITIES
• Oil  naik  Kamis  lalu  karena  tensi  antara  Iran  dan  Barat  dipicu  permasalahan  mengenai  pasokan,  sementara  perawatan  refinery  dan  rendahnya  level  persediaan  membawa  gasoline  futures  AS  ke  level  tertinggi  sejak  bulan  April.  Sementara  Spanyol mengumumkan reformasi ekonomi yang juga membawa dukungan pada crude yang juga mendorong ekuitas pada  Wall Street.  

• Harapan  untuk  tindakan  pemerintah  Cina  yang  mendorong  perlambatan  pertumbuhan  raksasa  ekonomi  Asia  itu  dan  turunnya U.S. jobless claims minggu lalu membantu mendorong pasar ekuitas AS, membalikkan rangkaian penurunan lima  harinya dan mendukung tambahan lending untuk oil.  

• Crude futures dan euro mendapat dorongan dari komentar dari Menteri Perekonomian Luis de Guindos yang mengatakan  bahwa reformasi Spanyol benar‐benar terkoordinasi dengan kerangka Uni Eropa dan rekomendasi dari pengawasan bujet. 

• "Nothing has improved in the relationship between Iran and Israel and there is unpleasantness throughout the Middle East,"  kata David Morrison, seorang analis pada GFT Global. "The danger is that we have a nasty flare‐up." 

EURO ZONE
• Euro rally dari level terendah 2 pekan terhadap dolar dan yen pada Kamis kemarin setelah Spanyol mengumumkan pandangan anggaran (budget) 2013 sebagai langkah yang tepat, sehingga  mengurangi kekhawatiran terhadap memburuknya krisis utang kawasan. Spanyol, sebagai negara zona euro terbesar ke‐4 dalam perekonomiannya, semalam mengumumkan rincian jadwal  reformasi ekonomi dan anggaran ketat 2013 yang difokuskan utamanya pada pemangkasan belanja, menggantikan kenaikan pajak. Langkah Spanyol yang tidak menaikkan pajak ini telah  meredakan aksi protes yang belakangan ini berlangsung di ibukota negara tersebut. 

• Di sesi sore New York, euro menguat 0.3% di $1.2915, jauh di atas $1.2827 yang dicapai awal sesi, yang merupakan level terendah sejak 12 September. Sedangkan terhadap yen, euro juga  tercatat menguat 0.1% ke level 100.19 yen setelah menembus level 99.62 yen di awal sesi, level terendahnya sejak 13 September. 

• Namun demikian, pelaku pasar masih skeptis dengan rencana anggaran Spanyol, meskipun reaksi pasar secara umum positif. 

• Investor juga tengah mengantisipasi terjadinya gejolak pasar menjelang rilis stress test sektor perbankan Spanyol hari Jumat ini yang menurut Reuters, kemungkinan untuk mengungkapkan  kebutuhan modal sekitar 50‐60 miliar euro. Data terbaru, akan digunakan untuk menentukan berapa banyak dari batas kredit 100 miliar euro yang tersedia untuk Spanyol yang diperlukan  untuk rekapitalisasi perbankan negara tersebut. 

• Ketidakpastian atas waktu permintaan bantuan dari Spanyol dan perpecahan di dalam Uni Eropa atas rencana untuk membuat sebuah serikat perbankan telah memicu naiknya yield obligasi  Spanyol tenor 10‐tahun pada hari Kamis ke level tertinggi sejak ECB mengumumkan rencana pembelian obligasi pada 6 September. 

• Turut menambah kekhawatiran mengenai kondisi Spanyol, adalah utang yang menjerat wilayah negara bagian Spanyol, Castilla La Mancha, yang kemungkinan akan meminta dana darurat  dari pemerintah pusat senilai € 800.000.000 ($ 1 miliar). Euro kemungkinan besar akan terapresiasi jika Spanyol meminta dana bailout untuk memicu ECB membeli obligasi, meskipun rally  euro kemungkinanakan terbatas oleh kekhawatiran baru tentang Yunani. 

• Sementara review oleh lembaga pemeringkat Moody's terhadap peringkat kredit Spanyol kemungkinan akan muncul dalam pekan ini dan berpeluang membawa negara tersebut berada di  bawah investment grade dan menambah tekanan pada para pembuat kebijakan. Sedangkan pada Kamis kemarin, lembaga pemeringkat Egan‐Jones menurunkan peringkat kredit Spanyol  lebih lanjut ke status sampah, menjadi CC dari CC+, mengutip sektor perbankan negara yang lemah dan kesulitan yang melanda pemerintah daerah. 


U.K.
• Sterling menjauh dari level terendah dua minggunya terhadap dollar Kamis lalu karena pembicaraan pada stimulus di Cina yang mendorong pasar ekuitas  dan riskier currencies/mata uang yang beresiko, tetapi ketidakpastian berakhir ketika Spanyol kemungkinan meminta bailout yang membatasi besarnya  kenaikan. 

• Sterling <GBP=D4> naik 0.2 persen ke level $1.6196, recovery dari level terendah dua minggunya level $1.6137 yang tercapai Rabu sebelumnya. Walaupun  begitu telah bertahan dibawah level puncak 13‐bulan minggu lalu dilevel $1.6310. 

• Perekonomian  Inggris  mengalami  kontraksi  lebih  kecil  daripada  yang  dipikirkan  selama  kuartal  kedua,  menawarkan  basis  yang  lebih  tinggi  untuk  ekspektasi yang mengharapkan kembali pertumbuhan yang cepat dan menekan pound yang sementara itu mndukung harga saham‐saham. 


JAPAN
• Data ekonomi yang dirilis semalam menggambarkan kondisi ekonomi AS yang beragam. Data order barang tahan lama AS turun tajam di bulan Agustus, mengisyaratkan mesin  pertumbuhan ekonomi negara tersebut tengah sekarat. Namun demikian, membaiknya data klaim pengangguran AS memberikan perimbangan yang positif. Data menunjukkan  jumlah klaim pengangguran mingguan turun 26.000 di pekan lalu ke level terendah 2 bulan. 

• Pertumbuhan ekonomi AS telah, dilain pihak, mencatat kondisi pelambatan yang lebih buruk dari estimasi sebelumnya di kuartal kedua menyusul kekeringan telah memangkas  inventory. 

• Dolar terakhir diperdagangkan melemah 0.2% terhadap yen di 77.60 yen dan tidak jauh dari level terendah 7 bulan di 77.13 yen yang dicapai pada 13 September, hari dimana  The Fed mengumumkan babak baru stimulus moneternya. 

• Data industrial production Jepang diprediksi turun untuk kedua kalinya secara berturut‐turut di bulan Agustus ditengah lemahnya ekspor, khususnya ke Cina, dan menyusul  pabrikan mulai melikuidasi stoknya. Output diprediksi turun 0.4% di bulan Agustus dari bulan sebelumnya setelah mencatat revisi penurunan 1.0% di bulan Juli sebelumnya. 


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar mencapai level tertinggi dengan wave pada aksi beli Kamis lalu, dengan Aussie terdorong naik dari level terendah dua  minggunya yang dibantu sebagian dari kenaikan pasar ekuitas di Asia.  

• Aussie dollar <AUD=D4> bertahan di level $1.0420, menjauh dari level terendah Rabu lalu $1.0328. Para trader mengatakan stop‐loss buying telah memicu  untuk mengikuti break diatas level $1.0410.  

• Kenaikan telah membawa Aussie dijalur untuk mengarah kembali pada level $1.0500, dan bahkan posisi diatasnya pada 14 Sept. dilevel $1.0625.  

• Harga Australian bond futures naik kedepannya dari rilis dari bujet Spanyol, negara yang memiliki utang pemerintah pada level yang dapat melumpuhkan.  


SWISS
• Swiss franc naik terhadap dollar setelah komentar oleh pengambil kebijakan the Fed dalam mendukung penguatan pembelian aset‐aset AS, dengan pasar  memfokuskan pada bujet Spanyol berikutnya pada Kamis lalu.  

• Untuk menurunkan negara dengan defisit publik terbesar dalam zona euro, Spanyol mengumumkan rangkaian reformasi ekonomi dan pengetatan bujet  tahun 2013, karena Perdana Menteri Mariano Rajoy mulai mendekati untuk mencari international bailout. 

• Perusahaan‐perusahaan Swiss yang berorientasi ekspor telah memulai untuk recover dari pengaruh tekanan dari penguatan Swiss franc dan melakukan  yang lebih baik daripada awal tahun, suatu studi menunjukkannya, memperkirakan Swiss kemungkinan belum dapat menghindari resesi.  

• Perusahaan‐perusahaan besar membaik pada fase tercepatnya pada bisnis ukuran kecil dan menengah/small and medium‐sized businesses (SMEs), survei  oleh  Swiss  bank  UBS  menemukannya,  dengan  perusahaan  memfokuskan  pada  posisi  pasar  domestik  yang  terbaik  untuk  mendorong  permintaan  konsumen.