title cover

title cover

Wednesday, October 24, 2012

Headline News 24.10.12


US & GLOBAL
Bursa saham global anjlok dan euro menembus level terendah 1 minggu terhadap dolar pada sesi perdagangan Selasa kemarin dipicu 
hasil  buruk  laporan  keuangan  perusahaan  AS  dan  downgrade  peringkat  utang  sejumlah  negara  zona  euro  oleh  Moody’s,  sehingga 
menambah keprihatinan investor terhadap prospek ekonomi global. 

Dow  Jones  industrial  average  membukukan  penurunan  terbesarnya  sejak  Juni,  terkoreksi  lebih  dari  240  poin,  setelah  perusahaan 
multinasional  seperti  Dupont  <DD.N>  dan  United  Technologies  <UTX.N>  melaporkan  perolehan  laba  yang  mengecewakan  dan  juga 
prospek perolehan laba kedepannya. 

Euro  jatuh  ke  level  intraday  low  $1.2950,  level  terendahnya  terhadap  dolar  sejak  16 Oktober  dan  terakhir  diperdagangkan  di  sekitar 
$1.2964  atau  melemah  0.7%.  Euro  juga  melemah  terhadap  yen  setelah  yield  obligasi  Spanyol  naik  tajam  usai  lembaga  pemeringkat 
Moody’s men‐downgrade 5 wilayah zona euro, termasuk Catalonia. 

Pelemahan bursa saham AS meluas, dengan 10  dari sektor S&P 500 turun. Saham Dupont anjlok 9.1% ke  $45.23 setelah perusahaan 
kimia tersebut memangkas proyeksi earning dan memberikan laporan laba kuartalan yang mengecewakan.  Saham Apple turun 3.3% di 
$613.35 dalam perdagangan yang sangat fluktuatif. 

Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir turun 243.36 poin atau 1.82% di 13,102.53. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index  <.SPX> 
ditutup melemah 20.71 poin atau 1.44% di 1,413.11. Sementara Nasdaq Composite Index  <.IXIC> ditutup turun 26.49 poin atau 0.88% di 
2,990.46.  

Saham  global  <.MIWD00000PUS>  jatuh  1.5%.  Di  Eropa,  FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  berakhir  melemah  1.7%  di  1,088.71,  level 
penutupan  terendahnya  sejak  5  September.  Selasa  kemarin  adalah  hari  terburuk  untuk  perdagangan  saham  zona  euro  dan  kenaikan 
terbesar untuk volatilitas sejak 26 September, ketika kekerasan terkait protes anti‐penghematan melanda Spanyol dan Yunani. 

Di Wall Street, indeks Dow dan S&P 500 menyerahkan seluruh keuntungannya sejak diumumkannya rencana pembelian obligasi oleh ECB 
pada 6 September lalu untuk mengatasi krisis utang kawasan. Perusahaan yang tergabung kedalam S&P 500 yang telah melaporkan hasil 
labanya mencapai total 145 perusahaan. 63% melaporkan laba di bawah ekspektasi, sebuah kondisi yang kontras dengan tahun 1994 
ketika 62% perusahaan melaporkan laba yang melampaui ekspektasi. Earning keseluruhan dari S&P 500 diprediksi turun 2.5% ddi kuartal 
ketiga dari tahun lalu. 

Usai tutup pasar New York semalam, Facebook Inc <FB.O> melaporkan laba yang naik 32% di kuartal ketiga menjadi $1.26 milyar, setelah 
melaporkan perolehan laba sebesar $954 juta di periode tahun lalu. Saham tersebut naik 3.6%. Sedangkan saham perusahaan jasa rental 
video, Netflix Inc <NFLX.O>, melaporkan perolehan laba di kuartal ketiga, namun sahamnya turun 15%. 

Dari  Eropa  dilaporkan,  ekonomi  Spanyol  mengalami  kontraksi  di  kuartal  ketiga.  Euro  terkoreksi  terhadap  yen  dan  menembus  level 
terendah  1  pekan  terhadap  dolar.  Pasar  masih  menantikan  permintaan  bailout Spanyol  untuk mendorong  ECB melakukan  pembelian 
obligasi untuk mengatasi krisis utang kawasan. 

Pasar  juga  menantikan  hasil  sidang  The  Fed  nanti  malam.  Federal  Open  Market  Committee  (FOMC)  kemungkinan  akan  menunda 
pengambilan  langkah‐langkah  baru,  dan  memilih  untuk  meninjau  dampak  dari  tindakan  signifikan  bulan  lalu  dan  akan  menahan  diri 
sebelum pemilu 6 November. The New York Times melaporkan Ketua Fed Ben Bernanke mengatakan kemungkinan tidak akan menjalani 
masa jabatan ketiga di bank sentral AS meskipun Presiden Barack Obama memenangkan pemilu 6 November. 

Harga minyak jatuh seiring tertekannya harga ekuitas dan komoditi akibat suramnya prospek ekonomi global. Brent untuk pengiriman 
Desember turun $1.19 atau 1.09% di $108.25 per barel. Sedangkan minyak mentah AS pengiriman Desember turun $1.98 atau 2.23% di 
$86.67 per barel. Treasury AS tenor 10 tahun naik 16/32 dengan yield di 1.759%. Harga emas spot turun 1.3% di $1,706.20 per ounce. 


GOLD & COMMODITIES
Emas merosot lebih dari 1 persen Selasa lalu, turun dibawah technical support dan berada hanya diatas level $1,700 per ons, tertekan 
oleh kekhawatiran ekonomi yang memangkas ekuitas dan komoditas dan mendorong dollar.  

Logam mulia, lindung nilai tradisional pada inflasi, pecah dibawah 50‐day moving average sebagaimana ekuitas AS merosot hampir  2 
persen dari tipisnya earning dari perusahaan multinasional utama yang dipimpin oleh DuPont Co. <DD.N> yang menambah kekhawatiran 
pada perlambatan ekonomi global.  

Komoditas  lainnya  juga  tertekan  meluas  karena  ketidakpastian  ekonomi  yang  memangkas  ekspektasi  permintaan.  Indeks  TR/J  CRB 
<.CRB> merosot level dari 1 persen.  

Pengamat  pasar  mengatakan  ekonomi  terlihat  untuk  melambat  meksipun  program  terakhir  dari  the  Fed  AS  untuk  membeli  obligasi 
berbasis mortgage.   

"Gold is behaving like every other risk asset today. The negative sentiment around the Moody's downgrades on Spain has peeled back all 
risk markets," ungkap Jeffrey Sherman, commodities portfolio manager pada DoubleLine Capital LP, yang mengelola lebih dari $45 milyar 
dalam aset‐asetnya.  


OIL & COMMODITIES
Brent dan U.S.  crude futures terkoreksi di hari  Selasa setelah American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak dan 
bensin  yang  naik  di  pekan  lalu,  meskipun  kenaikannya  masih  sedikit  di  bawah  ekspektasi  pasar,sementara  stok  minyak  suling 
(destillate)turun sesuai ekspektasi. 

Harga  minyak  jatuh  seiring  tertekannya  harga  ekuitas  dan  komoditi  akibat  suramnya  prospek  ekonomi  global.  Brent  untuk 
pengiriman Desember turun $1.19 atau 1.09% di $108.25 per barel. Sedangkan minyak mentah AS pengiriman Desember turun 
$1.98 atau 2.23% di $86.67 per barel. 

Stok minyak mentah naik 313.000 barel di pekan per 19 Oktober, dengan kenaikan 2,7 juta barel stok Gulf Coast mengimbangi 
kerugian di seluruh Amerika Serikat. Kenaikan stok minyak ini terjadi meskipun terjadi penurunan 130.000 barel per hari dalam 
impor minyak mentah menjadi 8.76 juta bpd. Sementara pasar sebelumnya memprediksi terjadi kenaikan 1.9 juta barel pada stok 
minyak mentah AS di pekan per 19 Oktober.  


EURO ZONE
Presiden European Central Bank Mario Draghi harus datang dengan argumen yang tegas dan analisa yang kuat dalam membenarkan program pembelian obligasi ECB ketika dia 
bertemu anggota parlemen Jerman Rabu ini, Kepala ekonom ECB mengatakan pada Reuters.   

Draghi telah menyetujui pergi ke Berlin untuk menenangkan Jerman tentang kecemasan mengenai rencana ECB untuk membeli obligasi jangka pendek dari negara‐negara zona 
euro yang berutang besar untuk menurunkan borrowing costs, yang mana dikhawatirkan akan mendorong inflasi dan memperketat amanat ECB.  

Lenders akan menghadapi pemotongan tajam untuk mentransfer aset‐aset properti bank‐bank yang disebut sakit di Spanyol, untuk menggambarkan buruknya perekonomian 
dan skenario pasar properti, sebuah sumber yang dipercaya mengenai proses mengatakannya.  

Portugal bersiap untuk rencana darurat dari pemangkasan pembelanjaan dalam anjloknya pendapatan pajak dibawah target dari international bailout tahun 2013 seorang staf 
Uni Eropa mengatakan Selasa lalu.  
Pejabat  mengatakan  rencana  akan  didiskusikan  oleh  international  lenders  pada  tinjauan  berikutnya  dari  78  milyar  euro  ($102  milyar)  rencana  penyelamatan  akhir  bulan 
November.  

Business  morale  sektor  manufaktur  di  Perancis  merosot  pada  bulan  Oktober  ke  level  terendahnya  dalam  dua  tahun  karena  permintaan  ekspor  dari  pelemahan  zona  euro, 
menambah tanda‐tanda negara ekonomi nomor dua diblok tersebut mengalami kontraksi


U.K.
Sterling menembus level terendah 6 pekan terhadap dolar, seiring melemahnya euro akibat melemahnya bursa saham dan naiknya yield obligasi Spanyol 
yang memicu menurunnya permintaan terhadap aset‐aset beresiko. 

Namun koreksi sterling ini nampaknya masih akan terbatas menjelang rilis data PDB‐Q3 pada hari Kamis, yang diprediksi tumbuh 0.6% setelah dalam 3 
kuartal terakhir mengalami kontraksi. 

Sterling terkoreksi 0.6% terhadap dolar di $1.5914, level terendahnya sejak 6 September, dan jauh merosot dari level puncak pekan lalu di $1.6178. 
Sterling terakhir tercatat di sekitar $1.5935, atau melemah 0.5%. 

Sterling melanjutkan kejatuhannya menyusul anjloknya bursa saham AS dan pasar ekuitas Eropa yang mendorong investor untuk memburu dolar yang 
dianggap sebagai aset yang lebih aman. 


JAPAN
Pemerintah  Jepang  menambah  tekanan  pada  bank  sentral  untuk  memperluas  stimulus  moneter  Selasa  lalu,  karena  Menteri  perekonomian 
mengatakan dia menginginkan untuk menghadiri meeting tingkat suku bunga minggu depan untuk menegaskan pada tindakan yang lebih berani 
untuk mendorong perekonomian yang terpukul oleh perlambatan ekonomi global dan rangkaian diplomatik dengan Cina.  

Menghadapi tumbuhnya pemanasan (ekonomi), Bank of Japan condong kepada pelonggaran moneter pada meeting 30 Okt., menurut sumber 
yang dikenal, dengan pengambil keputusan mendiskusikan langkah tambahan yang dapat bersamaaan dengan kenaikan kedepannya pada skema 
pembelian aset. 


AUSTRALIA
Australian  dan  New  Zealand  dollar  mengarah  kembali  ke  level  tertinggi  satu  bulannya  versus  yen  Selasa  lalu  karena  perhatian  kedepannya  kejadian 
penting termasuk data inflasi Australia dan laporan sektor manufaktur Cina.  

Aussie  dollar  menyentuh  level  tertinggi  82.69  yen  <AUDJPY=R>,  yang  telah  naik  dari  tiga  pergerakan  besar  yang  hanya  dalam  dua  minggunya,  dari 
ekspektasi pada kebijakan moneter ultra longgar di Jepang. Itu akan membuat yen lebih menarik sebagai funding currency untuk aksi carry trades.  

Perekonomian  Australia  terlihat  melambat  tetapi  kebijakan  moneter  akan  memberikan  dukungan  dan  harapan  penuh  yang memicu  hidupnya  kembali 
pasar perumahan, seorang anggota dewan Reserve Bank of Australia's (RBA) mengatakan Selasa lalu.  


SWISS
Swiss akan mengadakan lelang obligasi federal pada 14 November, mengambil keuntungan dari suku bunga yang sangat rendah, demikian dilaporkan. 
Tender yang ditawarkan akan diumumkan pada 13 November, menggunakan salah satu tanggal opsional yang menetapkan setiap tahun pada bulan April, 
November dan Desember. Suku bunga berada di level bawah di Swiss karena upaya Swiss National Bank ‐ termasuk membatasi apresiasi mata uangnya 
pada 1,20 per euro ‐ untuk mencegah franc dari penguatan karena krisis utang euro mendorong investor untuk mencari aset‐aset aman. Swiss memiliki 
rasio utang terhadap produk domestik bruto sekitar 35 persen. 

Dolar terapresiasi hingga mencatat intraday high di 0.9343 franc sebelum akhirnya ditutup di sekitar 0.9325, atau menguat 0.6% dibandingkan penutupan 
New  York  hari  Senin.    Keprihatinan  terhadap  melambatnya  ekonomi  global  dan  melonjaknya  yield  obligasi  pemerintah  Spanyol  setelah  lembaga 
pemeringkat Moody’s men‐downgrade 5 wilayah zona euro, telah memicu investor menjauhi aset beresiko dan memburu dolar yang dianggap sebagai 
aset yang lebih aman. 

Tuesday, October 23, 2012

Headline News 23.10.12


US & GLOBAL
Bursa global melemah pada hari Senin menyusul suramnya laporan laba dan outlook perusahaan, sementara euro menguat 
setelah pemungutan suara regional di Spanyol dipandang sebagai langkah lanjutan untuk mencapai solusi mengatasi krisis 
utang  zona  euro.  Bursa  saham  AS  berhaisl  naik  tipis  di  akhir  sesi  berkat  kenaikan  4%  saham  Apple  Inc,  yang  akan 
melaporkan labanya pekan ini. Saham teknologi tersebut memberikan sumbangan terbesar bagi indeks S&P 500. 
Perdagangan  saham  juga  terpengaruh  oleh  saham  perusahaan  alat  berat  Caterpillar  Inc  <CAT.N>,  setelah  memangkas 
proyeksi laba 2012 dan mengingatkan bahwa pelambatan ekonomi global lebih parah dari yang diperkirakan sebelumnya. 
Pandangan  dari  Caterpiar  tersebut  telah  memicu  turunnya  kembali  harga  minyak  dan  menekan  S&P  500  sepanjang 
perdagangan, meskipun akhirnya dapat ditutup menguat 0.04% setelah kenaikan pada saham Apple. 
Selama  15  hari  kedepan  hingga  pemilu  AS  pada  6  November,  investor  nampaknya  enggan  untuk  melakukan  transaksi 
secara agresif. 
Dari 123 perusahaan dalam indeks S&P 500, 60.2% melaporkan hasil laba yang meampaui ekspektasi, namun 61% lainnya 
di bawah ekspektasi. 
Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  ditutup  naik  2.38  poin  atau  0.02%  di  13,345.89.  Sedangkan  Standard  &  Poor's  500 
Index <.SPX> naik 0.62 poin atau 0.04% di 1,433.81. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> mendaki 11.33 poin atau 
0.38% di 3,016.96.   
Saham Caterpillar ditutup naik 1.5% di $85.08. Penurunan proyeksi laba dari Caterpillar telah mendorong turunnya bursa 
saham Eropa. The FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> turun 0.4% di 1,107.42. Sedangkan STOXX Europe 600 jatuh 1.1%. 
Euro menguat setelah Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memenangkan dukungan pada hari Minggu dalam pemilu 
di wilayah kediamannya Galicia, sebuah dukungan untuk langkah penghematan pemerintahnya yang menghapus potensi 
hambatan dalam meminta bailout
Ekspektasi  bahwa  Spanyol  akan  mengajukan  permohonan  bantuan  keuangan,  mendorong  ECB  mulai  membeli  obligasi, 
dimana  telah  membantu  mendukung  euro  dalam  beberapa  pekan  terakhir,  meskipun  ketidakpastian  atas  waktu  dari 
langkah tersebut telah membatasi keuntungan. 
Komentar dari pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Joerg Asmussen bahwa bank akan melakukan segala kemungkinan 
untuk menunjukkan euro tidak dapat diubah juga mendorong menguatnya mata uang tunggal. 
Euro menguat 0.3% terhadap dolar di $1.3055, sedangkan indeks dolar turun 0.03% ke 79.594. 
Harga  minyak  terkoreksi  dipicu  kekhawatiran  ekonomi  dan  mulai  beroperasinya  kembali  produksi  minyak,  meskipun 
penurunannya  dibatasi  oleh  kekhawatiran  soal  sengketa  di  Timur  Tengah  dan  potensi  tersendatnya  pasokan  minyak. 
Warning dari Caterpillar bersamaan rilis buruk data ekspor Jepang turut menekan harga minyak, dan mendorong Brent ke 
bawah  $110 per barel.  Kontrak  Brent crude  untuk  pengiriman  Desember turun 70  sen  di  $109.44 per  barel. Sedangkan 
minyak mentah AS berakhir melemah $1.32 di $88.73 per barel.  
Harga  Treasury  AS  melemah,  menghapus  kenaikannya  di  hari  Jumat  lalu,  menyusul  investor  menekan  harga  sebelum 
penjualan $99 milyar obligasi pemerintah AS pekan ini. Obligasi untuk tenor 10 tahun turun 14/32 dengan yield di 1.8134%. 
Harga emas berhasil rebound dari kejatuhannya belakangan ini dipicu technical buying dan meningkatnya permintaan dari 
India.  Harga  emas  spot  naik  0.3%  di  $1,725.10  per  ounce,  setelah  mencatat  $1,713.39,  level  terendahnya  sejak  7 
September.   
GOLD & COMMODITIES
Harga emas naik Senin lalu, sebagai bagian dari recovery penurunan harian terbesar yang lebih dari tiga bulan, didorong 
oleh technical buying dan membaiknya permintaan secara fisik di India yang mengikuti penurunannya baru‐baru ini.  
Kenaikan Senin lalu hanya diatas 50‐day moving average (DMA) setelah logam mulia merosot dibawah level support utama 
chart $1,721 per ons pada awal hariannya.   
Dengan  beberapa  investor  bertahan  disela‐sela  kedepannya  banyaknya  pernyataan  kebijakan  dari  the  Fed  berikutnya 
minggu ini, dengan (harga) pecah dibawah level 50 DMA dapat membawa pelemahan kedepannya, analis mengatakannya. 
"With prices near the $1,720 support level, a sustained drop below this key level may elicit further short‐term liquidations, in 
our view," kata James Steel, HSBC's metals analyst.  


OIL & COMMODITIES
Harga minyak jatuh di hari Senin dipicu kekhawatiran ekonomi dan produksi, serta dimulainya pemipaan minyak, mengimbangi 
dukungan dari akibat kekhawatiran kekacauan di Timur Tengah yang berpotensi menghambat suplai. 
Harga  minyak  Brent  jatuh  dalam  5  sesi  berturut‐turut  dan  kontrak  November  minyak  mentah  AS  telah  berakhir  dan 
diperdagangkan melemah menyusul warning dari perusahaan industri alat berat Caterpillar Inc <CAT.N> mengenai melambatnya 
ekonomi global yang lebih buruk dari perkiraan dan data yang menunjukkan ekspor Jepang jatuh. 
TransCanada Corp's <TRP.TO> memprediksi bahwa pada hari Senin akan n mulai mengoperasikan kembali pipa minyak Keystone 
sehingga turut menekan harga minyak berjangka. 
Harga  minyak,  khususnya  Brent  ter‐support  oleh  peperangan  di  Libanon  dan  Gaza  dan  protes  di  Kuwait  yang  semakin 
memperbesar indikasi akan terkendalanya suplai minyak dari Timur Tengah. 
Kontrak  Brent  crude  untuk  pengiriman  Desember  turun  70  sen  di  $109.44  per  barel.  Sedangkan  minyak  mentah  AS  berakhir 
melemah $1.32 di $88.73 per barel. 
Adapun  stok  minyak  mentah  dan  bensin  AS  diprediksi  meningkat  di  pekan  lalu,  dengan  total  stok  minyak  suling  diprediksi 
menurun tipis. 


EURO ZONE
Defisit  fiskal  zona  euro  melemah  tajam  tahun  lalu  karena  pemerintah  memangkas  biaya  dan  menaikkan  pajak  untuk  mendapatkan  kembali  market 
confidence pada keuangan publik, tetapi public debt masih naik, data dari kantor statistik Uni Eropa menunjukkannya Senin lalu.  
Para pemimpin Uni Eropa menghadapi dua bulan dari ketatnya bargaining on money, kekuatan dan pemerintah masa mendatang dari zona euro sebelum 
mereka dapat mendorong confidence yang mengancam eksistensi terhadap mata uang tunggal yang telah memudar.  
European  Central  Bank  berjanji  untuk  membeli  obligasi  dalam  memperjuangkan  negara‐negara  zona  euro  dalam  jumlah  tidak  terbatas  yang  telah 
mengubah konteks dari krisis utang Eropa.  
Perekonomian Jerman kemungkinan bertumbuh dalam kuartal ketiga meskipun pelemahan dari latar belakang perkembangan global berkat kinerja yang 
kuat dari industri Jerman dan ekspor yang membaik terhadap wilayah diluar zona euro, Menteri Keuangan menulis dalam laporan bulanannya.      
Perdana Menteri  Yunani Antonis Samaras telah mengeluarkan salah satu dari deputinya yang mengancam  untuk  memilih terhadap paket terbaru dari 
langkah austerity yang diminta oleh international lenders, pemerintah mengatakannya Senin lalu.  
Yunani merampungkap paket pemotongan pembelanjaan senilai 11.5 milyar euro untuk tahun 2013 dan 2014, yang mana harus diratifikasi oleh parlemen 
sebelum dapat  mengamankan perkembangan berikutnya dari bantuan dari Uni Eropa dan IMF untuk menghindari kebangkrutan.  


U.K.
Sterling terkoreksi ke level terendah 5‐1/2 bulan terhadap euro, dipicu rally euro secara  umum setelah perdana menteri Spanyol meraih kemenangan 
dalam pemilu regional. 
Namun sterling bergerak relatif stabil terhadap dolar menyusul investor menantikan rilis awal data PDB‐Q3 Inggris yang diperkirakan akan menunjukkan 
perekonomian Inggris mengalami pertumbuhan. 
Euro  menguat  0.2%  terhadap  sterling  di  sekitar  0.8152  pound,  setelah  mencatat  intraday  high  di  0.8165  pound,  level  tertingginya  sejak  awal  Mei. 
Sedangkan sterling bergerak stabil terhadap dolar di sekitar $1.6010. 
Perdana Menteri Spanyol Mariano  Rajoy memenangkan  dukungan pada  hari Minggu dalam pemilu di wilayah kediamannya Galicia, sebuah  dukungan 
untuk langkah penghematan pemerintahnya yang menghapus potensi hambatan dalam meminta bailout
Ekspektasi  bahwa  Spanyol  akan  mengajukan  permohonan  bantuan  keuangan,  mendorong  ECB  mulai  membeli  obligasi,  dimana  telah  membantu 
mendukung euro dalam beberapa pekan terakhir, meskipun ketidakpastian atas waktu dari langkah tersebut telah membatasi keuntungan. 
Komentar dari pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Joerg Asmussen bahwa bank akan melakukan segala kemungkinan untuk menunjukkan euro tidak 
dapat diubah juga mendorong menguatnya mata uang tunggal. 
Pasar akan menantikan data PDB‐Q3 Inggris yang diprediksi akan mengalami ekspansi 0.6% setelah dalam 3 kuartal terakhir mengalami kontraksi. Pasar 
juga akan mencermati komentar dari Kepala BoE Mervyn King untuk melihat apakah ada indikasi BoE akan melanjutkan stimulus moneter bulan depan. 


JAPAN
Ekspor Jepang anjlok hingga 10.3 persen dalam tahunan hingga September, penurunan tajamnya sejak akibat dari gempa bumi tahun lalu, dan Bank of 
Japan memangkas outlook untuk perekonomian lokal regional berkenaan bersamaan dengan Cina dan pelemahan permintaan global.  
Sentimen manufaktur pada bulan Oktober mencapai level terendahnya sejak awal tahun 2010, data terpisah menunjukkannya, memaksa permasalahan 
bahwa  Jepang  kemungkinan  kembali  kepada  resesi  karena  penjualan  kepada  Cina  dan  Eropa  melemah  dan  berkembangnya  kembali  dari  gempa  bumi 
tahun lalu dan bencana tsunami yang telah kehilangan momentum.  
Bank of Japan memangkas penilaiannya terhadap delapan wilayah regional ekonomi dari sembilan dibandingkan tiga tahun yang lalu, pertanda bahwa 
barisan diplomatik dengan Cina dan perlambatan permintaan global yang kedepannya memukul ekonomi yang tergantung pada ekspor.  
"The pickup in economic activity observed three months ago has come to a pause or its pace has moderated due to the deepening overseas slowdown," 
bank sentral mengatakan dalam laporan kuartalan yang dirilis pada meeting dari manajer cabang regional Senin lalu.


AUSTRALIA
Australian dollar bertahan pada level bawahnya Senin lalu setelah pemerintah menegaskan kembali komitmen untuk mewujudkan surplus bujet, 
yang mendorong pandangan bahwa sektor publik yang lebih hemat akan memberikan bank sentral alasan untuk memangkas tingkat suku bunga 
kedepannya.  
Dalam pertengahan tahun yang diperbarui, pemerintah mengumumkan senilai A$16.4 milyar ($17 milyar) dalam tabungan terkini dan langkah 
pajak yang lebih dari empat tahun untuk melindungi tipisnya surplus bujet untuk tahun 2012/13.  
Aussie melorot 0.1 persen ke level $1.0291 <AUD=D4>, tertekan kembali dari level puncaknya minggu lalu dilevel $1.0412. Masih menyisakan 
diatas level terendahnya disekitar level $1.0145 yang terjadi awal bulan Oktober.  
Treasurer  Wayne  Swan  mengatakan  pemerintah  mewujudkan  surplus  bujet  untuk  melindungi  penguatan  perekonomian  Australia  terhadap 
perekonomian dunia.  


SWISS
Franc Swiss bergerak relatif stabil terhadap dolar di sekitar 0.9273 franc menyusul tipisnya transaksi di pasar. Sedangkan euro menguat sekitar 0.1% di 
1.2105 franc. 
Franc sempat mendapat dukungan seiring menguatnya euro setelah Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memenangkan dukungan pada hari Minggu 
dalam pemilu di wilayah kediamannya Galicia, sebuah dukungan untuk langkah penghematan pemerintahnya yang menghapus potensi hambatan dalam 
meminta bailout
Ekspektasi  bahwa  Spanyol  akan  mengajukan  permohonan  bantuan  keuangan,  mendorong  ECB  mulai  membeli  obligasi,  dimana  telah  membantu 
mendukung euro dalam beberapa pekan terakhir, meskipun ketidakpastian atas waktu dari langkah tersebut telah membatasi keuntungan. 
Komentar dari pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Joerg Asmussen bahwa bank akan melakukan segala kemungkinan untuk menunjukkan euro tidak 
dapat diubah juga mendorong menguatnya mata uang tunggal. 
Penurunan tipis dalam sight deposits (jenis deposito yang dapat ditarik sewaktu‐waktu) menunjukkan SNB tidak harus melakukan intervensi besar‐besaran 
di pasar untuk mempertahankan batasan pada franc terhadap euro. 
Pasar juga melihat batasan pada franc juga nampaknya belum akan diubah dalam waktu dekat, dimana pandangan ini mendukung komentar dari wakil 
kepala SNB Jean‐Pierre Danthine yang mengatakan meskipun mata uang masih "luar biasa kuat", namun tidak memberikan indikasi lebih lanjut untuk 
dilakukan langkah‐langkah guna mengendalikan franc.

Monday, October 22, 2012

Headline News 22.10.12


US & GLOBAL
Bursa  saham  dunia  dan  harga    minyak  mentah  jatuh  di  hari  Jumat  kemarin  karena  investor  mengambil  pandangan  suram  dari  pendapatan perusahaan AS setelah laporan yang mengecewakan dari General Electric dan McDonald, sedangkan krisis utang Eropa dan  kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang pertumbuhan global juga menekan sentimen. 

Dolar  menguat  terhadap  euro  dan  juga  yen  seiring  minimnya  kemajuan  untuk  permintaan  bailout  Spanyol  sehingga  menumbuhkan  kekhawatiran terhadap resiko yang akan dihadapi ekonomi dunia. 

Emas terkoreksi lebih dari 1%, penurunan 1 hari terbesarnya selama lebih dari 3 bulan, tertekan oleh technical selling dan jatuhnya Wall  Street. 

CBOE Volatility Index <.VIX>, barometer untuk melihat tingkat kecemasan pasar, melonjak 16.90% ke 17.56, level tertingginya sejak 5  September.   

Tekanan jual pada pasar saham terjadi bertepatan dengan peringatan ke‐25 Black Monday crash of 1987 atau runtuhnya Wall Street  dimana Dow Jones jatuh 22.6%, prosentase kerugian harian terbesarnya sepanjang sejarah. 

Pendapatn GE <GE.N>  berada di bawah ekspektasi karena nilai tukar yang tidak menguntungkan, sementara profit McDonald's <MCD.N>  juga di bawah ekspektasi akibat suramnya kondisi ekonomi global. GE turun 3.4 persen menjadi $ 22.03 dan McDonald turun 4.4 persen  menjadi $ 88.85. 

Dari  116  perusahaan  S&P  500  yang  telah  memberikan  laporan  keuangannya  selama  musim  laporan  earning  AS,  60%  diantaranya  melampaui ekspektasi, level yang lebih rendah dari 67% di kuartal sebelumnya. 

Dow Jones industrial average <.DJI> anjlok 205.43 poin atau 1.52% ke 13,343.51. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> merosot 24.15 poin  atau 1.66% ke 1,433.19. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 67.24 poin atau 2.19% ke 3,005.62.   

Bursa Eropa mengakhir rally selama 4 hari menyusul indikasi ketidaksepakatan di antara para pemimpin Uni Eropa atas bagaimana untuk  membantu  mengatasi  utang  negara  zona  euro  sehingga  memukul  saham  keuangan.  Ekuitas  di  Eropa  mungkin  rentan  terhadap  penurunan lebih besar karena dirasakan kurangnya kemajuan dalam menemukan solusi jangka panjang untuk krisis utang zona euro,  kata Luc Bocahut, seorang manajer portofolio di Tiverton Trading yang berbasis di Monaco. 

MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> turun1.2% di 334.13.   

Di  bursa  Eropa,  FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  melemah  0.8%  di  1,111.85,  sementara  Euro  STOXX  50  <STOXX50E>  ditutup  turun 1.24% di 2,542.24.  

Euro  terkoreksi  terhadap  dolar  akibat  minimnya  kemajuan  untuk  permintaan  bailout  Spanyol.  Minat  terhadap  aset  beresiko  juga  menurun setelah muncul laporan penjualan rumah AS yang turun di bulan September. Euro terakhir tercatat melemah 0.3% di $1.3020,  mendekati intraday low di $1.3018. 

Harga Treasury AS meningkat seiring tekanan jual yang terjadi dalam 4 hari terakhir terlihat mereda. Rilis terkini data ekonomi AS dan  harapan akan dicapainya langkah strategis untuk mengatasi krisis utang Eropa sempat memicu lonjakan pada yield Treasury AS dalam  pekan kemarin akibat besarnya tekanan jual. Treasury untuk tenor 10 tahun naik 17/32 dengan yield 1.7694%. 

Brent dan U.S. crude futures jatuh lebih dari 1% akibat kekhawatiran pada krisi utang Eropa, menguatnya dolar dan melemahnya pasar  ekuitas. December Brent crude oil futures <LCOc1> turun $2.28 di $110.14 per barel. Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun $2.05 di $90.05  per barel.  

U.S. COMEX gold futures <GCZ2> untuk pengiriman Desember turun $20.70 per ounce di $1,724. Sedangkan emas spot turun 1.2% di  $1,721.00 per ounce.   


GOLD & COMMODITIES
Emas  melorot  lebih  dari  1  persen  ke  level  terendah  dalam  satu  bulannya  Jumat  lalu,  penurunan  terbesar  yang  lebih  dari  tiga  bulan,  tertekan oleh aksi technical selling dan anjloknya ekuitas AS pada ketidakpastian diseluruh dunia.  

Grup silver dan platinum dari metal juga turun secara meluas setelah beberapa manufaktur multinasional AS yang dipimpin oleh General  Electric  CO.  <GE.N>  memberikan  perkiraan  earning  yang  mengecewakan  investor,  mencatatkan  pelemahan  pemintaan  pada  Eropa  bagian barat.  

Logam  mulai  terlihat  untuk  mendapatkan  support  pada  50‐day  moving  average  setelah  secara  singkat  anjlok  dibawah  level  utama  technical support. Saat ini telah menghapus kenaikan yang tercatat setelah the Fed pada awal bulan September meluncurkan putaran  ketiga dari pembeliaan obligasi yang dikenal dengan quantitative easing untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi.   

"People who rushed in for QE expecting to get a significant lift are getting out of the market," ungkap Frank McGhee, Kepala precious  metals trader pada Integrated Brokerage Services LLC.  

"The longer we don't make a new high, the more people start getting nervous about where gold is trading," McGhee menambahkan.   


OIL & COMMODITIES
Harga minyak Brent jatuh di hari Jumat kemarin untuk ke‐4 kalinya secara berturut‐turut, dipicu concern baru terhadap ekonomi global  dan ekspektasi pipa minyak utama Kanada ke AS akan mulai beroperasi sesuai jadwal. 

Concern  terhadap  minimnya  kemajuan  untuk  bailout  Spanyol  telah  menurunkan  minat  pada  aset  beresiko,  sehingga  memicu  melemahnya pasar komoditas dan ekuitas dan mengangkat dolar. 

Harga  minyak  awalnya  berbalik  negatif  dalam  perdagangan  awal  AS  menyusul  laporan  bahwa  TransCanada  Corp  <TRP.TO>  diprediksi  akan mulai mengoperasikan kembali pipa minyak Keystone yang menghasilkan 590.000‐barel‐per‐hari untuk pasar AS selama akhir pekan  meskipun cuaca buruk menghambat upaya tersebut. Jalur ini ditutup pada hari Rabu setelah sebuah anomali terdeteksi, tetapi analis  mengatakan  bahwa  dengan  persediaan  minyak  mentah  AS  yang  sehat,  pasar  seharusnya  mampu  menyerap  gangguan  jangka  pendek  yang terjadi. Stok minyak mentah AS hampir 11 persen di atas level tahun lalu, demikian menurut data pemerintah. 

Tekanan lebih lanjut berasal dari rilis data existing home sales AS yang menunjukkan penurunan di bulan September dari level tertinggi 2  tahun. 

Harga minyak mentah menerima sebuah dukungan di tengah berita bahwa ada lagi keterlambatan dalam pengoperasian kembali ladang  minyak Laut Utara Buzzard, yang sekarang diprediksi akan mulai kembali beroperasi pada 23 Oktober setelah diistirahatkan sementara  berkaitan dengan kegiatan pemeliharaan. 

Brent December crude <LCOc1> turun $2.28 ke $110.14 per barel dan untuk U.S. front‐month November crude <CLc1> turun $2.05 ke  $90.05 per barel. Dalam sepekan, Brent telah merosot $4.48 atau 3.9% sedangkan US crude  turun $1.81 atau 1.9%.  


EURO ZONE
Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  membuat  rintangan  terbaru  Jumat  lalu  untuk  menggunakan  dana  penyelamatan  zona  euro  untuk  menginjeksi  modal  secara langsung ke dalam perbankan yang kurang sehat dari tahun depan, dicampur berhadapan dengan Spanyol untuk segera bergerak mengeluarkan  biaya dari memburuknya utang nasional.  

Pergerakan Merkel dibatasi pengaruh pada keputusan utama dari para pemimpin Uni Eropa yang berjuang mengatasi tiga rahun krisis utang pada 17‐negara mata uang tersebut – suatu perjanjian overnight untuk membangun pengawasan perbankan tunggal dari tahun depan.  

Ekspektasi  beban  utang  Yunani  untuk  mendapatkan  bailout  money  dibutuhkan  sebelum  uang  tunai  habis  ditengah  bulan  depan,  Perdana  menteri  mengatakannya.  

Berbicara pada para reporter pada European Union summit, Antonis Samaras menambahkan bahwa negara akan hancur jika tidak dilakukannya.     


U.K.
Sterling  awalnya  mendapat  support  usai  dirilisnya  data  pinjaman  publik  Inggris  yang  lebih  baik  dari  perkiraan.  Meskipun  data  tersebut  meredakan  kekhawatiran pelaku pasar mengenai kesehatan fiskal Inggris, namun kekhawatiran terhadap berlanjutnya pelonggaran moneter oleh BoE  nampaknya  akan membatasi penguatan sterling. 

Data untuk public sector borrowing menunjukkan melebarnya defisit anggaran Inggris tidak sebesar yang diperkirakan sebelumnya, menawarkan sejumlah  harapan bahwa Kanselir George Osborne dapat mencapai target anggarannya. 

Namun sterling kembali mengalami tekanan jual di sesi New York, seiring menguatnya dolar secara umum setelah tidak banyak kemajuan yang dicapai  dalam upaya mengatasi krisis utang di Spanyol dan Yunani melalui pertemuan puncak pemimpin Eropa. 

Sterling juga sempat tertekan oleh komentar dari anggota komite kebijakan moneter BoE David Miles yang mengatakan diperlukan kebijakan moneter  yang lebih ekspansif untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Hal ini diartikan perlu untuk melanjutkan quantitative easing (QE)

Sebuah  jajak  pendapat  Reuters  pada  hari  Jumat  menunjukkan  BoE  masih  mungkin  untuk  meningkatkan  program  pembelian  aset  pekan  ini  dengan  mengumumkan sebuah tambahan pelonggaran kuantitatif sebesar 50 milyar pound setelah 375 milyar pound akan habis pada bulan November. 

Fokus pasar saat ini tertuju pada data PDB‐Q3 Inggris yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Kamis. Ekspektasi menunjukkan ekonomi tumbuh di kuartal  ketiga setelah mengalami kontraksi dalam 3 kuartal terakhir, meskipun keraguan masih menyelimuti investor karena rilis buruk survey PMI. 

Sterling melemah 0.2% terhadap dolar di sekitar $1.6005 pada hari Jumat, dibandingkan penutupan New York hari Kamis. 


JAPAN
Sektor keuangan Jepang menghadapi resiko kenaikan tingkat suku bunga berkenaan dengan holding bank‐bank besar dari obligasi pemerintah dan bank‐ bank utama akan kehilangan 3.7 trilyun yen jika yields naik hingga 1 persen, Bank of Japan mengatakan Jumat lalu.  

Bagaimanapun  rasio  Tier  I  capital  bank  utama,  yang  digunakan  untuk  langkah  penguatan  keuangan,  akan  disekitar  13  persen,  BOJ  mengatakan,  yang  memperkirakan bahwa bank‐bank utama akan membiarkan kenaikan dalam yields.  

Gubernur  Bank  of  Japan  Masaaki  Shirakawa  memperingatkan  Jumat  lalu  bahwa  perlambatan  pertumbuhan  luar  negeri  menekan  sentimen  bisnis  dan  kemungkinan mendorong perusahaan‐perusahaan untuk menunda rencana pembelanjaan modalnya.  

"Exports and industrial output are weakening as overseas economies move somewhat deeper into a deceleration phase," Shirakawa mengatakan dalam  pidato meeting tahunan pada Japanese credit unions.  

Tetapi dia mempertahankan pandangan bahwa perekonomian Jepang akan melanjutkan recovery moderat setelah secara temporer mengalami flat.  


AUSTRALIA
Australian dan New Zealand dollars berada dekat dengan level puncak mingguan terhadap defensive yen Jumat lalu, tetapi Aussie terlihat rally‐ nya terhadap the greenback kembali terhenti karena investor melakukan aksi ambil untung dari kedepannya dalam akhir pekan.  

Aussie  berada  pada  level  82.20  yen  <AUDJPY=R>,  yang  telah  terdorong  ke  level  tertinggi  empat  minggu  dilevel  82.51  Kamis  sebelumnya.  Terhadap dollar, telah berada pada level $1.0330 <AUD=D4>, menghentikan level tertinggi tiga minggunya $1.0412.  

Asisten perdana menteri Glen Elmes mengatakan klaim serikat (buruh) pada besarnya penurunan lapangan kerja "just plain wrong".  

"The vast majority of the 10,600 positions to be made redundant are in Brisbane," dia mengatakan pada AAP.  

Harga Australian bond futures telah melonjak naik karena investor mengambil untung dari aksi sebelumnya.  


SWISS
Franc Swiss bergerak stabil terhadap euro dan menguat tipis terhadap dolar setelah investor tidak banyak terpengaruh oleh hasil sidang para pemimpin  Eropa bahwa sebuah pengawas tunggal perbankan untuk zona euro akan diberlakukan tahun depan. Investor masih berhati‐hati dan cenderung menahan  diri karena mereka terus mencermati hasil pertemuan puncak tersebut untuk mencari petunjuk rencana dalam waktu dekat untuk mengatasi masalah  krisis utang pada Spanyol dan Yunani. 

Di sesi New York, dolar berhasil merangkak naik terhadap Swiss franc, mencatat intraday high di 0.9290 franc dan kemudian bergerak di sekitar 0.9280  franc. Sedangkan euro bergerak relatif stabil terhadap Swiss franc di sekitar 1.2085 franc. 

Franc Swiss saat ini masih "luar biasa kuat", demikian dikatakan wakil ketua Bank Nasional Swiss Jean‐Pierre Danthine seperti dikutip pada hari Jumat.  SNB menetapkan batas dari 1.20 franc terhadap euro pada September 2011 untuk menangkal ancaman deflasi dan resesi setelah investor mencari tempat  investasi yang aman‐dari krisis zona euro sehingga mendorong menguatnya franc ke rekor tertingginya.  Danthine mengatakan dia terdorong oleh langkah‐langkah terakhir yang diambil oleh Bank Sentral Eropa untuk menstabilkan zona euro dan oleh tekad  Presiden ECB Mario Draghi untuk menyelamatkan euro. 

Friday, October 19, 2012

Headline News 19.10.12


US & GLOBAL
Bursa saham global terkoreksi pada hari Kamis, tertekan oleh melemahnya Wall Street, meskipun indeks saham Eropa menembus level  penutupan  tertinggi  15  bulan  seiring  meredanya  tekanan  seputar  krisis  utang  zona  euro.  Euro  melemah  terhadap  dolar  namun  menembus level tertinggi 5 bulan terhadap yen setelah muncul optimisme bahwa Spanyol akan segera meminta dan bailout

Bursa saham AS jatuh setelah saham Google <GOOG.O> anjlok menyusul hasil laporan laba kuartalannya yang diterbitkan secara tidak  sengaja dan  menunjukkan  pendapatan  dan  laba  turun  di  bawah perkiraan.  Hasil  laporan tersebut  mendorong investor  untuk  berlaku  hati‐hati setelah kenaikan klaim pengangguran mingguan. Bursa AS awalnya mendapat support  dari Verizon Communications <VZ.N>  setelah melaporkan perolehan laba yang sedikit di atas ekspektasi. Sementara komponen Dow lainnya, Travelers <TRV.N>, melaporkan  laba operasional yang jauh melampaui perkiraan. 

Minat terhadap aset beresiko meningkat di Eropa setelah Italia menjual obligasi senilai 18 milyar euro yang merupakan “hasil penjualan  obligasi tunggal terbesarnya”, sementara yield obligasi Spanyol turun. Indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> naik 0.17% untuk ditutup di level  tertingginya sejak awal Juli 2011. Indeks saham global MSCI <.WORLD> jatuh 0.1%, masih mendekatil level tertinggi 1 bulan. 

Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  turun  8.06  poin  atau  0.06%  ke  13,548.94.  Sedangkan  S&P  500  <.SPX>  terkoreksi  3.57  poin  atau  0.24% ke 1,457.34. Sementara Nasdaq Composite <.IXIC> melemah 31.26 poin atau 1.01% ke 3,072.87.   

Data  ekonomi  Cina  dirilis  membaik  dan  memberikan  harapan  akan  memulihnya  perekonomian  negara  tersebut,  dimana  hal  ini  telah  memberikan dukungan pada ekuitas global. Sejumlah data yang dirilis seperti data retail sales dan industrial output berhasil melampaui  perkiraan, mengindikasikan sektor tersebut tengah memulih. 

Dolar melejit ke level tertinggi 2 bulan terhadap yen setelah Federal Reserve Bank of Philadelphia melaporkan indeks untuk kondisi bisnis  di  wilayah  Mid‐Atlantic  AS  meningkat  di  bulan  Oktober  ke  5.7  dari  ‐1.9  di  bulan  September  sebelumnya,  sekaligus  mengakhiri  angka  negatifnya  selama  5  bulan  terakhir,  dan  menunjukkan  sektor  manufaktur  mengalami  ekspansi.  Euro  juga  melemah  terhadap  dolar  setelah rilis data klaim pengangguran AS yang mengalami kenaikan telah mengimbangi laporan optimis penjualan obligasi Spanyol. Mata  uang tunggal terkoreksi 0.4% ke $1.3068, tidak jauh dari level puncak 1 bulan yang dicapai pada hari Rabu di $1.3139. 

Sebuah  sumber  pemerintah  Prancis  mengatakan  keputusan  yang  mengacu  pada  pembentukan  serikat  perbankan  zona  euro  kemungkinan akan dicapai pada pertemuan puncak para pemimpin Eropa tahun ini, namun rincian lebih lanjut akan dibahas akhir tahun  ini. Langkah untuk membantu Spanyol, Yunani dan Siprus mungkin akan dicapai pada pertemuan menteri keuangan bulan depan. Yield  obligasi pemerintah Spanyol jatuh setelah kuatnya permintaan pada penjualan obligasi hari Kamis, memberikan sentimen positif pada  negara tersebut, yang dalam pekan ini mencatat peringkat kredit investment‐grade. Obligasi Spanyol tenor 10 tahun, yang menembus  7.6% di akhir Juli sebelum ada janji ECB untuk mempertahankan euro, menurun 15 basis poin ke 5.35%, level terendahnya dalam 6‐1/2  bulan.  Sedangkan Treasury AS tenor 10 tahun turun 2/32 dengan yield pada 1.8273%. 

Harga minyak jatuh di hari Kamis seiring indikasi meningkatnya suplai dan naiknya jobless claims AS meskipun mendapat dukungan dari  penutupan  pipa  yang  membawa  minyak  mentah  Kanada  ke  Amerika  Serikat.  Brent  memangkas  kembali  kerugiannya  dan  U.S.  crude  dengan cepat berbalik menguat menyusul berita TransCanada Corp <TRP.TO> telah menutup pipa Keystone yang menghasilkan 590.000  barel per hari (bph), dari Alberta ke Midwest AS dan Midcontinent. Penutupan diperkirakan akan berlangsung selama tiga hari. Brent  December crude <LCOc1> jatuh 80 sen ke $112.42 per barel, setelah sempat terkoreksi ke $111.57, di bawah level MA‐200 di sekitar  $112.24.  Sedangkan untuk U.S. November crude <CLc1> turun 2 sen di $92.10 per barel, setelah mencatat intraday high  $92.59. 

Harga emas jatuh seiring melemahnya ekuitas AS dan ketidakpastian mengenai komitmen Jerman dan Perancis untuk mengatasi krisis  utang  zona  euro  sehingga  mendorong  terjadinya  konsolidasi  di  pasar  emas  pasca  mengalami  rally.  Emas  terkoreksi  menyusul  menguatnya dolar terhadap euro setelah Berlin dan Paris, 2 negara terbesar Eropa, berselisih atas kontrol anggaran nasional Uni Eropa  yang lebih besar dan isu‐isu lainnya sebelum pertemuan puncak para pemimpin blok itu. Emas spot turun 0.4% di $1,742.50 per ounce.   

GOLD & COMMODITIES
Emas merosot Kamis lalu karena ketidakpastian berkenaan dengan komitmen dari Jerman dan Perancis untuk menangani krisis utang  zona euro  yang  menekan  pasar  logam mulia  untuk  mengalami  konsolidasi  kenaikan  setelah  rally‐nya  baru‐baru  ini,  dan  sebagaimana  pelemahan ekuitas AS. 

Logam mulia mengalami penurunan karena kenaikan dollar terhadap euro dan oil anjlok setelah Berlin dan Paris/Jerman dan Perancis,  pusat  kekuatan  (ekonomi)  Eropa,  berseberangan  berkenaan  besaran  pengawasan  Uni  Eropa  pada  bujet  nasional  dan  permasalahan  lainnya sebelum summit dari para pemimpin blok mata uang tersebut.  

Melemahnya sentimen juga menekan pada emas setelah jumlah orang Amerika yang mengklaim untuk jobless benefits melonjak minggu  lalu.  

Pada awal hariannya, data menunjukkan perekonomian Cina melambat untuk rangkaian tujuh kuartalannya, meskipun sejumlah angka  mencatatkan untuk rebound tipis pada akhir tahunnya. 


OIL & COMMODITIES
Harga minyak jatuh di hari Kamis seiring indikasi meningkatnya suplai dan naiknya jobless claims AS meskipun mendapat dukungan dari penutupan pipa  yang membawa minyak mentah Kanada ke Amerika Serikat. 

Brent memangkas kembali kerugiannya dan U.S. crude dengan cepat berbalik menguat menyusul berita TransCanada Corp <TRP.TO> telah menutup pipa  Keystone  yang  menghasilkan  590.000  barel  per  hari  (bph),  dari  Alberta  ke  Midwest  AS  dan  Midcontinent.  Penutupan  diperkirakan  akan  berlangsung  selama tiga hari. 

Harga minyak tertekan setelah rilis data jobless claims AS yang mengalami kenaikan di pekan lalu, meskipun untuk data jobless 4‐week turun dari sebulan  sebelumnya. Indikasi adanya peningkatan  suplai juga turut menekan  harga  minyak, setelah awalnya  mendapat dukungan  dari data yang menunjukkan  pelambatan PDB‐Q3 Cina tidak seburuk yang diperkirakan sebelumnya. 

Stok  minyak  mentah  AS  meningkat  di  pekan  lalu,  demikian  laporan  dari  Energy  Information  Administration  (EIA)  hari  Rabu.  Sementara  ladang  minyak  North  Sea  Buzzard,  yang  terbesar  di  Inggris,  dijadwalkan  akan  mulai  beroperasi  pekan  ini  usai  menjalani  kegiatan  pemeliharaan,  dimana  berpotensi  menaikkan kembali suplai minyak yang berarti akan berpotensi menekan harga minyak Brent. 

Brent December crude <LCOc1> jatuh 80 sen ke $112.42 per barel, setelah sempat terkoreksi ke $111.57, di bawah level MA‐200 di sekitar $112.24.   Sedangkan untuk U.S. November crude <CLc1> turun 2 sen di $92.10 per barel, setelah mencatat intraday high  $92.59. Harga mencatat intraday low di  $90.66,  dan  jika  koreksi  berlanjut  menembus  di  bawah  level  tersebut,  maka  berpotensi  untuk  tes  level  support  berikutnya  di  sekitar  areal  MA‐100  di  $89.92. Minyak AS untuk kontrak November akan berakhir pada 22 Oktober. 

Minyak  berjangka  awalnya  sempat  mendapat  support  dari  rilis  data  ekonomi  Cina  yang  menunjukkan  PDB‐Q3  mencatat  tumbuh  7.4%,  sesuai  dengan  ekspektasi pasar. Sedangkan industrial production, retail sales dan data investasi kesemuanya dirilis sedikit di atas ekspektasi. 

Sementara turut menambah tekanan pada harga minyak adalah Goldman Sachs yang memangkas proyeksi harga Brent untuk tahun 2013 menjadi $110  per barel dari $130. Prediksi ini mengacu pada indikasi meningkatnya suplai minyak diluar OPEC. Goldman masih mempertahankan target harga jangka  pendek di $120. 

EURO ZONE
Para pemimpin Eropa akan mencoba untuk menjembatani dalamnya perbedaan berkenaan rencana untuk banking union pada summit Kamis lalu tetapi tidak ada  ekspektasi keputusan yang mendasar, menghidupkan kembali mengenai kemampuan dalam tiga tahun krisis utang. 

Jerman  dan  Perancis,  dua  negara  pusat  kekuatan  utama  Eropa,  berseberangan  mengenai  besaran  pengawasan  Uni  Eropa  dari  bujet  nasional  dan  pergerakan  kedepannya dalam pengawasan single banking sebelum summit dari para pemimpin blok mata uang tersebut Kamis ini.  

Kanselir Jerman  Angela  Merkel  meminta otoritas kuat untuk Komisi eksekutif  Eropa untuk memveto bujet  nasional yang melanggar  peraturan Uni Eropa, tetapi  Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan masalah tidak mengagendakan pada summit dan prioritas untuk dapat bergerak pada penyatuan perbankan Eropa.  

Spanyol menjual lebih banyak obligasi dari rencana dan biaya pendanaan merosot Kamis lalu setelah Moody's menegaskan peringkat kredit dan tanda‐tanda bahwa  Spanyol akan segera meminta bantuan untuk menenangkan kekhawatiran investor. 


U.K.
Sterling melemah tipis terhadap dolar setelah rilis data ekonomi Inggris yang lebih baik dari perkiraan. Namun di akhir sesi New York, koreksi sterling berlanjut dan  terakhir tercatat melemah 0.5% di $1.6065, jauh di bawah level intraday high $1.6171 yang dicapai usai rilis data retail sales Inggris untuk periode September yang  naik 0.6%, melampaui ekspektasi 0.4%. 

Rilis optimis data tersebut melengkapi rilis data pekerjaan Inggris hari Rabu sebelumnya, ketika sterling menguat ke $1.6178, level tertinggi sejak 5 Oktober. Kondisi  ini  kian  menambah  optimisme  bahwa  ekonomi  Inggris  mengalami  pemulihan  di  kuartal  ketiga  tahun  ini  setelah  dalam  3  kuartal  terakhir  mengalami  kontraksi.  Estimasi awal untuk data PDB‐Q3 Inggris akan dirilis pekan depan. 

Namun dengan pandangan pasar masih terfokus pada krisis utang zona euro maka pergerakan sterling terhadap dolar nampaknya akan banyak terpengaruh oleh  perkembangan di Eropa. 

Membaiknya  kondisi  data  ekonomi  berpeluang  mengurangi  kemungkinan  untuk  BoE  melanjutkan  program  quantitative  easing  (QE)  di  bulan  depan.  Namun  demikian, pasar masih memprediksi BoE akan membeli aset‐aset lebih lanjut bulan depan, yang berpotensi menekan sterling. QE seringkali berdampak negatif bagi  mata uang karena terjadi peningkatan suplai uang di pasar sehingga memicu turunnya nilai mata uang itu sendiri. 

Pandangan pasar saat ini tertuju pada data public sector borrowing pada hari Jumat ini. Jika data dirilis buruk maka akan meningkatkan kekhawatiran melebarnya  defisit anggaran dan beresiko menurunkan peringkat utang AAA Inggris.


JAPAN
Bank  of  Japan,  dibawah  tekanan  politik  yang  terbaru  untuk  bertindak,  kemungkinan  akan  memangkas  perkiraan  pertumbuhan  dan  kemungkinan  memperluas perdebatan dalam program pembelian aset berikutnya bulan ini, sumber yang terdekat mengatakannya.  

Belum ada konsensus dalam bank sentral pada apakah memperluas stimulusnya untuk melindungi perlambatan (ekonomi) global dari menunda recovery  dalam ekonomi yang tergantung pada ekspor.  

Pada  gambaran tingkat  suku  bunga  30  Okt.,  pengambil  kebijakan  Bank  of  Japan  akan  memiliki  banyak  data  untuk  mengukur  apakah  outlook  ekonomi  memburuk lebih besar daripada tindakan yang dibutuhkan.  

Tetapi BOJ merasakan tekanan dari pemerintah, yang mana pemangkasan penilaian ekonomi untuk rangkaian tiga bulannnya dalam bulan Oktober dan  mengumumkan Rabu ini rencana untuk memetakan paket stimulus untuk mencoba menghidupkan kembali pertumbuhan (ekonomi).   


AUSTRALIA
Australian  dan  New  Zealand  dollar  mencapai  level  tertinggi  mingguannya  terhadap  meluasnya  pelemahan  yen  Kamis  lalu,  didorong  oleh  kuatnya  risk  appetite karena pasar melihat beberapa tanda‐tanda dorongan dalam laporan ekonomi Cina.  

Data berasal sehari setelah pembicaraan batas kredit untuk Spanyol dan keputusan Moody's untuk memelihara peringkat investasi negara tersebut yang  membantu mendorong permintaan pada aset‐aset beresiko secara global.  

Aussie menguat 0.2 persen ke level tertinggi dalam 2‐1/2 minggu di level $1.0412 <AUD=D4>, memperluas rally Rabu sebelumnya yang lebih dari 1 persen.  Telah naik lebih dari satu sen yang hanya dalam dua hari, menjauh dari level terendahnya bulan ini $1.0145.  

Telah bertahan dari tekanan, para trader mengatakan pasar dapat saat ini mencoba mendorong Aussie kembali diatas level  $1.0500 dan kemungkinan  bahkan level puncak bulan September $1.0624. 


SWISS
Ekspor Swiss naik tipis di bulan September, dipimpin oleh kanikan pada industri kimia dan farmasi, meskipun penjualan arloji turun untuk pertama kalinya dalam 2‐ 1/2 tahun, dipicu menurunnya permintaan dari Cina. Ekspor Swiss, yang disesuaikan dengan 2 hari kerja yang lebih sedikit di bulan September, tercatat naik 0.9%  dan secara riil turun 8.0% menjadi 16.49 milyar Swiss franc ($17.87 milyar), demikian  Federal Customs Office melaporkan.  

Secara umum, Swiss mencatat surplus perdagangan barang sebesar 2.015 milyar Swiss franc di bulan September. Penjualan di sektor kimia dan farmasi tumbuh riil  2.4%. Ekspor Swiss ke Cina secara nominal turun 16.3% di bulan September dan ekspor ke India turun 43.3%. Penurunan ekspor yang terjadi khususnya dipicu oleh  penurunan pada ekspor arloji, yang turun secara riil 8.6% menjadi 1.728 milyar franc, mencatat penurunan pertamanya dalam 30 bulan. Penjualan ke Cina turun  27.5% dan ke Hong Kong turun 19.9%. Swiss franc bergerak relatif tipis terhadap euro dan juga dolar, ditengah harapan Spanyol akan segera meminta dana bailout  dan mengurangi kekhawatiran seputar krisis utang kawasan. 

Turunnya yield obligasi Spanyol setelah Moody’s menegaskan peringkat kredit Spanyol pada investment grade telah mendukung penjualan obligasinya.  Spanyol menjual obligasinya lebih banyak dari yang diperkirakan dan biaya pendanaannya (yield) turun setelah Moody `s menegaskan peringkat kredit dan tanda‐ tanda bahwa Madrid akan segera meminta bantuan, sehingga dapat menenangkan investor. Permintaan untuk 3 jenis obligasi terlihat meningkatdan yield pada  obligasi tenor 10 tahun turun ke level terendahnya sejak Januari. Treasury menaikkan 4.6 milyar euro, sedikit di atas target 4.5 milyar euro, yang berarti bahwa  negara tersebut hampir menyelesaikan program utang 2012. Euro melemah tipis sekitar 0.1% terhadap Swiss franc untuk diperdagangkan di sekitar 1.2088 franc.  Sedangkan dolar bergerak menguat 0.3% di sekitar 0.9250 franc.