title cover

title cover

Friday, October 26, 2012

Headline News 26.10.12


US & GLOBAL
Bursa saham global berakhir menguat dipicu kenaikan tipis pada laba perusahaan dan positifnya data ekonomi , sementara  dolar  rally  ke  level  tertinggi  4  bulan  terhadap  yen  ditengah  ekspektasi  bank  sentral  Jepang  (BOJ)  akan  melonggarkan  kebijakan  moneternya  pekan  depan.  Di  sesi  sore  New  York,  saham  Wall  Street  menguat  tipis  setelah  indeks  S&P  500  terkoreksi  3.6%  dalam  5  hari  terakhir,  namun  hasil  laporan  laba  perusahaan  tidak  cukup  mampu  untuk  mendongkrak  pembelian. Saham yang memberikan dukungan positif pada Wall Street adalah Procter & Gamble <PG.N> setelah tercatat  menguat  2.8%  ke  $70.02,  setelah  perusahaan  tersebut  melaporkan  perolehan  laba  yang  lebih  baik  dari  perkiraan.  Hasil  laporan  dari  244  perusahaan  yang  tergabung  kedalam  S&P  500,  62.3%  diantaranya  melaporkan  laba  yang  melampaui  ekspektasi, sedikit meningkat dari rata‐rata 62%. 

Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  naik  26.34  poin  atau  0.20%  ke  13,103.68.  Sedangkan  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX> naik 4.22 poin atau 0.30% di 1,412.97. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 4.42 poin atau 0.15%  di 2,986.12.  

Saham  Eropa  naik  tipis  setelah  update  meyakinkan  dari  produsen  obat  Sanofi  <SASY.PA>  dan  grup  konsumen  barang   Unilever <ULVR.L>, meskipun beberapa pedagang mengatakan kekhawatiran zona euro akan membatasi keuntungan lebih  lanjut.  FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  naik  0.2%  di  1,095.90  poin.  Namun  Euro  STOXX  50  index  <.STOXX50E>  turun 0.3% ke 2,483.43 poin menyusul turunnya saham keuangan. Indeks saham dunia MSCI <.MIWD00000PUS> naik 0.3%. 

Laporan  lainnya  menyebutkan  ekonomi Inggris berhasil  keluar dari resesi  di  kuartal ketiga menyusul maraknya  kegiatan  Olimpiade  belakangan  ini  telah  membantu  perekonomian  tumbuh  1.0%,  pertumbuhan  kuartalan  terkuat  dalam  produk  domestik bruto dalam lima tahun. Komentar dari kementrian Cina bahwa pabrikan negara tersebut diprediksi meningkat  hingga  akhir  tahun  ini  dan  survey  yang  menunjukkan  order  Cina  berada  pada  level  tertingginya  dalam  beberapa  bulan  terakhir juga turut memperkuat optimisme investor.  

Kegiatan investasi AS terlihat terhambat di bulan September, sebuah indikasi kemungkinan diberlakukannya pengetatan  dalam anggaran negara. Data menunjukkan order baru untuk barang modal di luar sektor pertahanan dan dan pengadaan  pesawat  dirilis  tetap  di  bulan  lalu,  mengisyaratkan  perusahaan  menahan  diri  karena  kekhawatiran  Kongres  AS  mungkin  gagal untuk mencegah kenaikan pajak dan pemotongan belanja yang tajam pada tahun 2013. 

Dolar  menguat  ke  level  tertinggi  4  bulan  terhadap  yen  menyusul  naiknya  yield  Treasury  dan  ekspektasi  BOJ  akan  melonggarkan  kebijakan  moneter  pekan  depan  telah  mendorong  investor  untuk  menjual  yen.  Dolar  tercatat  telah  naik  3.0%  terhadap  yen  sepanjang  Oktober  ini,  kinerja  bulanan  terbaiknya  sejak  Februari.  Ekspektasi  bahwa  BOJ  akan  melakukan aksinya pada 30 Oktober untuk merangsang pertumbuhan ekonomi Jepang dan naiknya yield Treasury AS telah  membuat dolar lebih menarik bagi investor. Harga Treasury AS tenor 10 tahun turun 10/32 dengan yield 1.8294%. Brent  crude <LCOc1> naik 64 sen atau 0.6% di $108.49. U.S. oil <CLc1> naik 39 atau 0.4% ke $86.11.  Harga emas naik di atas  $1,700 per ounce, sehari setelah terkoreksi di bawah level tersebut, dipicu rilis optimis data PDB‐Q3 Inggris dan ekspektasi  bahwa  BOJ akan melonggarkan  kebijakan  moneternya.  Emas  spot  naik  0.6%  di  $1,712.39 per ounce,  rebound  dari  level  terendah Rabu di $1,698.39.   

GOLD & COMMODITIES
Emas  naik  diatas  level  $  1700  per  ons  Kamis  lalu,  setelah  anjlok  ke  level  tujuh  minggunya  sehari  sebelumnya,  dengan  didorong oleh data GDP Inggris dan ekspektasi BOJ kedepannya untuk pelonggaran kebijakan moneter. 

Emas  telah  rally  ke  level  puncak  11‐bulannya  diatas  level  $1,795  per  ons  pada  awal  bulan  Oktober,  dengan  program  pembelian obligasi berbasis mortgage yang mendorong investasi pada logam mulia. 

Tetapi momentum telah terhenti sejak itu, membawa harga yang rapuh untuk berubah dalam pasar, dengan pelemahan  data ekonomi Eropa dan anjloknya corporate earnings yang membawa harga dibawah level $1,700.  

Bagaimanapun  the  Fed  AS  mengulangi  lagi  janjinya  Rabu  sebelumnya  untuk  menjaga  tingkat  suku  bunga  mendekati  nol  hingga pertengahan tahun 2015 dan berjanji mendukung pertumbuhan (ekonomi) sementara itu penguatan recovery telah  mendasari faktor yang mendukung tingkat suku bunga rendah terhadap emas.  

"The nice U.K. report suggested that the global economy is rebounding slowly, and the fund liquidation we saw earlier this  week seems to have dried up," ungkap Bill O'Neill, mitra dari perusahaan commodity investment LOGIC Advisors.  


OIL & COMMODITIES
Brent crude futures menguat pada hari Kamis setelah mengalami koreksi selama 7 sesi berturutu‐turut, menyusul ancaman Badai  Sandy ke dalam suplai bensin dan minyak pemanas dari Pantai Timur telah mengangkat pasar. 

Bensin memimpin kenaikan pada oil complex, naik lebih dari 2% di sesi sore, dan minyak pemanans atau heating oil juga naik. 
Ekspektasi hujan salju berat di wilayah Appalachia, dan kemungkinan kilang minyak sepanjang pantai akan menghadapi gangguan  telah membantu mendorong naikknya harga minyak. 

Harga  minyak  belakangan  ini  telah  menghadapi  tekanan  yang  disebabkan  naiknya  stok  minyak  mentah  AS,  ekspektasi 
beroperasinya kembali kilang minyak Laut Utara Buzzard Oilfield dan ketidakpastian akibat krisis utang Eropa. 
Sementara  dukungan  positif  untuk  minyak  kemarin  datang  dari  rilis  optimis  data  PDB‐Q3  Inggris  yang  mencatat  pertumbuhan  1.0%, melampaui ekspektasi pasar 0.6% setelah mengalami kontraksi 0.4% di kuartal sebelumnya. 

Brent crude <LCOc1> naik 64 sen atau 0.6% di $108.49. U.S. oil <CLc1> naik 39 atau 0.4% ke $86.11. 


EURO ZONE
Pejabat resmi zona Euro mengekspektasi untuk menekan kedepannya Kamis lalu dengan rencana untuk memberikan Yunani dua tahun lebih pada tujuan bujet serta  meneliti cara untuk menutup kesenjangan dalam keuangan Yunani.  

Perwakilan  dari  International  Monetary  Fund,  European  Commission  dan  European  Central  Bank  –  yang  diketahui  sebagai  troika  –  yang  telah  mengkalkulasi  seberapa besar dana yang dibutuhkan Yunani jika diberikan hingga tahun 2016 daripada tahun 2014 untuk mencapai surplus sebesar 4.5 persen, sebagaimana yang  disetujui pada bulan Februari.  

Pinjaman untuk perusahaan‐perusahaan zona euro anjlok secara signifikan pada bulan September karena krisis utang zona euro dan suramnya outlook ekonomi  yang menekan keingin mereka untuk meminjam, sementara itu usaha ECB untuk mendorong lending menunjukkan sedikit pengaruh. 

Parlemen Eropa menolak nominasi dari Yves Mersch dari Luksemburg pada dewan eksekutif European Central Bank Kamis lalu dengan dasar tidak cukup upaya yang  telah dilakukan untuk menemukan seorang wanita yang cocok untuk posisi tersebut.  

Dalam  voting  dari  full  parliament,  anggota  menolak  kandidat  Mersch  dengan  325  suara  terhadap  300,  dengan  49  abstain,  seorang  juru  bicara  parlemen  mengatakannya.  

Konsumen  dan  perusahaan  menempatkan  uangnya  kembali  pada  bank‐bank  Spanyol  dan  Yunani  pada  bulan  September,  data  European  Central  Bank  menunjukkannya, mengakhiri penurunan yang didorong oleh kekhawatiran mengenai keuangan kedua negara. 


U.K.
Sterling  menguat  ke  level tertinggi  2  pekan  terhadap  euro  pada  hari  Kamis  setelah  ekonomi  Inggris  tumbuh  melampaui  perkiraan  di  kuartal  ketiga,  meredakan  ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut oleh Bank of England (BoE). Namun kalangan analis pasar mengingatkan bahwa kenaikan sterling ini bisa jadi hanya  sementrara saja, kecuali data berikutnya menunjukkan ekonomi dapat mempertahankan tingkat pertumbuhan yang layak pada kuartal keempat dan seterusnya. 

Inggris keluar dari resesi setelah mencatat pertumbuhan 1.0% selama kuartal ketiga hingga September, yang merupakan pertumbuhan kuartalan terkuatnya dalam 5  tahun terakhir dan melampaui ekspektasi pasar untuk terjadi pertumbuhan 0.6%. kondisi ini telah menyebabkan euro jatuh ke 0.8023 pound, level terendahnya  sejak 11 Oktober. Jika koreksi berlanjut hingga di bawah 0.8019, maka akan mencatat level terendahnya selama 3 pekan. 

Terhadap dolar, sterling  menguat 0.6% ke level tertinggi 1 pekan di $1.6144, mendekati level tertinggi pekan lalu di $1.6178, setelah terkoreksi di bawah $1.60  sebelumnya di pekan ini. Sterling kemudian tercatat menguat 0.5% di sekitar $1.6122 di akhir sesi New York. 

Data ekonomi Inggris bertoak belakang dengan kondisi di Eropa yang mengindikasikan krisis di kawasan tersebut semakin dalam. Namun perhatian investor masih  tertuju pada masih rapuhnya ekonomi Inggris yang rentan tekanan akibat krisis utang Eropa sebagai partner dagang terbesarnya.  

Meskipun data menunjukkan positif, namun opsi quantitative easing BoE masih terbuka untuk dilakukan bulan depan. Gubernur BoE Mervyn King awal pekan ini  mengatakan bahwa bank sentral berpeluang untuk menyuntukkan dana lebih banyak lagi kedalam ekonomi jika indikasi positif yang terjadi belakangan ini mereda.  Sedangkan menteri keuangan Inggris George Osborne mengatakan data PDB‐Q3 menunjukkan ekonomi sedang membaik namun mengingatkan bahwa Inggris masih  akan menghadapi tantangan kedepannya. 


JAPAN
Benchmark  obligasi  pemerintah  Jepang  melemah  tipis  Kamis  lalu,  didasari  oleh  tumbuhnya  ekspektasi  untuk  pelonggaran  kebijakan  moneter  pada  meeting Bank of Japan minggu depan juga ditekan karena melemahnya ekspektasi yen dan mendorong harga saham.   

Bank  sentral  Jepang  condong  untuk  memutuskan  tambahan  langkah  pelonggaran  pada  meeting  berikutnya,  sebuah  sumber  mengatakannya  Kamis  sebelumnya.  

Laporan bisnis Nikkei pada edisi sore hari Kamis lalu bahwa BOJ kemungkinan akan menaikkan target pada program pembelian aset hingga 10 trilyun yen.  Laporan Nikkei mendorong ekspektasi pelonggaran, meskipun sejumlah kenaikan lebih sedikit daripada harapan beberapa pelaku pasar untuk tambahan  20 trilyun yen.  


AUSTRALIA
Hanya beberapa  hari setelah rilis gambaran bujet pertengahan tahun, Treasurer Wayne Swan telah memaksa  mempertahankan  perkiraan pendapatan  terakhir untuk pajak pertambangan pemerintah yang kontroversi – yang kebanyakan diperlukan untuk menjaga surplus pada jalurnya.  

Monday's mid‐year economic and fiscal outlook (MYEFO) yang memperkirakan minerals resource rent tax (MRRT) akan meningkat $2 milyar pada tahun  2012/13, $1 milyar lebih sedikit dari perkiraan pada bujet Mei sebagai hasil dari anjloknya harga komoditas, khususnya bijih besi.  

Harga Australian bond futures merosot dalam yang menekan kenaikan minggu ini daripada ekspektasi inflasi.  


SWISS
Franc Swiss awalnya sempat menguat terhadap dolar setelah bursa Asia menguat menyusul indikasi membaiknya perekonomian Cina dan AS yang telah  mengurangi kekhawatiran terhadap memburuknya ekonomi global, meskipun musim laporan earning korporasi masih membuat investor bertindak hati‐ hati. 

Namun di sesi New York, dolar berhasil rebound setelah serangkaian data ekonominya dirilis optimis. Data klaim pengangguran mengalami penurunan  sedangkan data durable goods orders mengalami kenaikan. 

Dolar terakhir tercatat menguat 0.3% di sekitar 0.9345 franc setelah sempat terkoreksi di bawah 0.9300 franc. 

Pasar akan mencermati data Kof Swiss pada hari Jumat ini sekitar pukul 14.00 wib.  

Thursday, October 25, 2012

Headline News 25.10.12


US & GLOBAL
Bursa  saham  global  jatuh  pada  perdagangan  hari  Rabu  kemarin  setelah  investor  kecewa  dengan  hasil  laporan  laba  perusahaan,  sementara  euro  terkoreksi  ditengah  indikasi  bahwa  zona  euro  menghadapi  resiko  resesi  yang  lebih  dalam  dibandingkan  perkiraan  sebelumnya. 

Buruknya prospek keuangan perusahaan dan pendapatan laba yang di bawah perkiraan pada sejumlah perusahaan multinasional besar  AS memicu kegelisahan baru investor tentang perlambatan ekonomi, sementara tidak menyebutkan adanya peningkatan pasar tenaga  kerja  dalam  statement  The  Fed  semalam  telah  menyebabkan  tertekannya  bursa  saham  di  akhir  sesi.  The  Fed  menegaskan  kembali  sikapnya untuk mempertahankan suku bunga mendekati 0% hingga medio 2015 dan janjinya untuk melanjutkan langkah mendukung  pertumbuhan ekonomi yang saat in tengah memulih. Dalam sidangnya semalam, dewan kebijakan The Fed tidak mengubah rencananya  untuk  melakukan  pembelian  obligasi  berbasis  hipotek  senilai  $40  milyar  per  bulan  untuk  mendorong  turunnya  suku  bunga  dan  memperkuat  proses  pemulihan  ekonomi.  The  Fed  nampaknya  akan  bersikap  defensive  ditengah  kondisi  tingkat  pengangguran  yang  masih tinggi dan minimnya penciptaan lapangan kerja. 

Tiga  dari  perusahaan  besar  pembuat  senjata  AS  berhasil  melaporkan  laba  kuartal  ketiga  yang  melampaui  perkiraan  dan  menaikkan  proyeksinya  untuk  setahun  penuh,  meskipun  kemungkinan  adanya  tambahan  pemangkasan  anggaran  pertahanan  AS  berpotensi  meredupkan prospek industri persenjataan AS di tahun 2013 mendatang. Lockheed Martin Corp <LMT.N>, Boeing Co's <BA.N> defense  division  dan  Northrop  Grumman  Corp  <NOC.N>  melaporkan  laba  yang  lebih  tinggi  dan  strong  margins  meskipun  terjadi  penurunan  penjualan,  dimana  telah  mendorong  naiknya  saham  ketiga  perusahaan  tersebut  di  New  York  Stock  Exchange.  Saham  Boeing  <BA.N>  jatuh 0.15% ke $72.71, Northrop <NOC.N> turun 0.5% ke $69.33 namun Lockheed naik 2.1% ke $93.92.  

Berdasarkan data Thomson Reuters hingga hari Selasa, dari 161 perusahaan yang tergabung kedalam S&P 500 yang telah melaporkan  pendapatan labanya, 60% berhasil melampaui  ekspektasi pasar, jumlah prosentase yang menurun dari  67% dalam 4 kuartal terakhir.  Pendapatan laba diprediksi turun 2.2%dibandingkan dengan kuartal tahun lalu. 

Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 25.19 poin atau 0.19% di 13,077.34. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> jatuh 4.36  poin atau 0.31% di 1,408.75. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> melemah 8.77 poin atau 0.29% di 2,981.70.  

Sebelumnya  data  ekonomi  Cina  menunjukkan  sektor  manufaktur  turun  dalam  12  bulan  berturut‐turut  di  periode  Oktober,  meskipun  indikasi perlambatan terlihat mereda dan memberikan dukungan positif bagi pasar. 

Euro jatuh terhadap dolar dan yen dipicu rilis buruk data Jerman yang diluar dugaan. Namun pelemahan euro terlihat terbatas setelah  menteri keuangan Yunani mengatakan Athena telah diberi waktu tambahan oleh pemberi pinjaman internasional untuk memberlakukan  pemotongan penghematan. Euro mencatat intraday low di $1.2918, level terendahnya dalam sepekan, sebelum akhirnya memangkas  kerugiannya dan bergerak di sekitar $1.2972, atau turun 0.1%. Aktifitas di sektor manufaktur dan jasa Jerman menurun dalam 6 bulan  terakhir di periode Oktober dipicu minimnya order, mengindikasikan ekonomi Jerman stagnan di semester kedua 2012. 

Bursa saham Eropa berhasil menahan koreksinya selama 3 hari terakhir, dengan indeks saham Eropa FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup  naik 0.5% di 1093.71, setelah terkoreksi 1.7% pada hari Selasa. Sedangkan indeks saham global MSCI turun 0.1% di 328.45. 

Harga minyak Brent jatuh dalam 7 sesi berturut‐turut pada hari Rabu menyusul naiknya stok minyak mentah AS dan rilis pesimis data  ekonomi  Eropa  yang  telah  mengimbangi  dukungan  positif  dari  prospek  meningkatnya  permintaan  minyak  dari  Cina.  Harga  minyak  berjangka Brent kontrak Desember jatuh 40 sen ke $107.89 per barel. Sedangkan untuk harga minyak mentah AS turun 94 sen di $85.73  per barel. 

Treasury AS tenor 10 tahun turun 8/32 engan yield 1.7889%. Emas jatuh di hari Rabu hanya sedikit di atas $1,700 per ounce usai muncul  pernyataan The Fed semalam. Harga emas spot turun 0.3% di $1,703.20 per ounce setelah menembus level intraday low di $1,698.70,  level terendahnya sejak 7 September.  


GOLD & COMMODITIES
Emas merosot dibawah level $1,700 pe ons Rabu lalu untuk pertama kalinya dalam tujuh minggu dari pernyataan kebijakan the Fed AS  yang yang terjebak dengan rencananya sendiri untuk menjaga stimulus hingga pasar tenaga kerja membaik tetapi membuat beberapa  kejutan dalam pernyataan kebijakannya.   

Logam mulia merosot Selasa lalu 1.2 persen karena kekhawatiran perekonomian yang menekan ekuitas dan komoditas. Pada awal Rabu  lalu, logam mulia menguat setelah survei pada purchasing managers Cina mengalami recovery moderat bulan Oktober.  

Analis  mengatakan  the  Federal  Open  Market  Committee  terlihat  masih  tetap  pada  stimulus  pembelian  obligasi  ketika  rilis  policy  statement Rabu lalu. The Fed telah siap diindikasikan akan menunjukkan tindakan yang lebih dari biasanya yang menunjukkan penguatan  ekonomi untuk menghentikan stimulus.  

"Gold is starting to adjust to the reality that there will be deflation forces continue to assert themselves in the weeks and months ahead," 
kata James Dailey, seorang portfolio manager pada TEAM Financial Asset Management, yang memiliki aset $215 juta.  


OIL & COMMODITIES
Harga minyak Brent jatuh dalam 7 sesi berturut‐turut pada hari Rabu menyusul naiknya stok minyak mentah AS dan rilis pesimis data  ekonomi Eropa yang telah mengimbangi dukungan positif dari prospek meningkatnya permintaan minyak dari Cina. 

Stok minyak mentah AS melonjak 5.9 juta barel pekan lalu, jauh di atas proyeksi pasar 1.9 juta barel kenaikannya, demikian laporan dari  U.S. Energy Information Administration. 

Stok bensin juga naik melampaui ekspektasi, namun total stok minyak suling turun sedikit di bawah ekspektasi pasar dan permintaan  untuk produk ini selama empat minggu sebelumnya berada di bawah periode yang sama tahun lalu. 

Harga minyak awalnya sempat terangkat ketika sebuah survey PMI menunjukkan ekonomi CIna sedang merangkak naik secara perlahan  dari periode pertumbuhan terlemahnya dalam 3 tahun. Data HSBC Flash Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) menembus  level tertinggi 3 bulan di 49.1 di bulan Oktober dan sempat mendorong naiknya harga minyak, namun angkanya tersebut masih di bawah  level kritis 50 yang menunjukkan sektor masih mengalami kontraksi. 

Harga minyak berjangka Brent kontrak Desember jatuh 40 sen ke $107.89 per barel. Adapun level intraday low Rabu di $106.80 adalah  yang terendah sejak 20 September. Terakhir kali Brent mencatat penurunan berturut‐turut dalam 7 sesi pada Juli 2010.  Sedangkan untuk harga minyak mentah AS turun 94 sen di $85.73 per barel, setelah terkoreksi ke $84.94, level terendahnya sejak 12 Juli. 


EURO ZONE
Presiden  European  Central  Bank  Mario  Draghi  membuat  pertahanan  yang  hebat  pada  rencana  pembelian  obligasi  untuk  menenangkan  krisis  utang  zona  euro,  mengatakan  anggota  parlemen  Jerman  mengkhawatirkan pada illegal funding dari pemerintah atau memicu inflasi yang salah.  

Negara  anggota  zona  euro  terbesar  Jerman  sedang  tertekan  ke  dalam  memburuknya  perekonomian  blok  mata  uang  tersebut,  survei  bisnis  memperkirakannya  Rabu  lalu,  karena  data  yang  menandai  pelambatan pada Cina yang kemungkinan berkurang.   

Tekanan yang dimulai di Yunani dan menyebar ke negara‐negara kecil zona euro yang secara jelas menekan pada bulan Oktober, menandai bulan terburuknya untuk 17‐anggota blok sejak berkembang dari  resesi yang lebih dari tiga tahun yang lalu.  

Business  confidence  Jerman  dan  aktivitas  melorot  pada  bulan  Oktober,  yang  memicu  kembali  pembicaraan  bahwa  negara  dengan  ekonomi  terbesar  di  Eropa  kemungkinan  menghadapi  resesi  dan  menghilangkan keraguan seberapa besar dari kerusakan krisis utang zona euro yang ditimbulkan. Ifo Business sentiment Jerman secara mengejutkan menjadi 100.0 pada Oktober, rangkaian penurunan  enam kalinya dan ke level terendahnya sejak bulan Februari 2010, ditandai perkiraan level terendahnya pada polling Reuters dari 45 ekonom.




U.K.
Sterling menembus level tertinggi 1 pekan terhadap euro dan menguat terhadap dolar di sesi Rabu kemarin dipicu rilis mengecewakan data ekonomi Eropa, dan rally sterling  masih akan bergantung pada rilis data PDB‐Q3 Inggris pada hari Kamis ini, yang diprediksi tumbuh 0.6% setelah mengalami kontraksi dalam 3 kuartal terakhir. 

Euro melemah 0.6% terhadap sterling ke sekitar 0.8085 pound, terkoreksi jauh di bawah MA‐200 di 0.8108 pound dan membuka peluang untuk berlanjutnya koreksi, dengan  areal support berikutnya berada di sekitar 0.8055 pound ‐‐‐ level terendah 16 Oktober.  Euro juga terkoreksi terhadap dolar setelah rilis buruk data ekonominya menambah keprihatinan terhadap masalah krisis utang kawasan. 

Sterling menguat 0.5% di sekitar $1.6023, rebound dari level terendah 6 pekan di $1.5914 yang dicapai hari Selasa sebelumnya, meskipun investor masih enggan memborong  mata uang tersebut dalam jumlah besar sebelum dirilisnya data PDB‐Q3 Inggris. 

Jika data PDB‐Q3 dirilis buruk, maka akan membuka peluang lebih besar bagi BoE untuk melanjutkan program quantitative easing (QE) yang berpotensi melemahkan sterling. 

Sementara  data  ekonomi  Inggris  menunjukkan  order  pabrikan  jatuh  diluar  dugaan  di  bulan  Oktober,  menambah  kekhawatiran  bahwa  pemulihan  ekonomi  
yang  sedang  berlangsung nampaknya tidak akan bertahan lama. Survey dari Confederation of British Industry turun ke ‐23 di bulan Oktober dari ‐8 di bulan September sebelumnya, level  terendah sejak Desember 2011, dan berada di bawah level ekspektasi ekonom yang paling pesimis sekalipun.


JAPAN
Benchmark obligasi pemerintah Jepang sedikit menguat Rabu lalu, karena kekecewaan earning AS yang menekan risk appetite investor, dan sektor yang underperformed dari  kekhawatiran mengenai situasi fiskal Jepang.    

DuPont  <DD.N>  dan  United  Technologies  <UTX.N>  mencatatkan  earning  kuartalan  yang  mengecewakan  Selasa  lalu,  menambah  permasalahan  mengenai  pengaruh  dari  perlambatan ekonomi global pada earnings. Japan's Nikkei stock average <.N225> anjlok 0.7 persen Selasa lalu, telah mencatakan rangkaian kenaikan dalam tujuh harinya, yang  mendukung lending untuk obligasi.  

"The rebound in JGB futures is because of falls in U.S. and Japanese equities, plus the BOJ monetary policy easing expectation is supportive," kata Naomi Muguruma, senior fixed  income strategist pada Mitsubishi UFJ Morgan Stanley.  


AUSTRALIA
Dollar  berada didekat  level  tertinggi  tiga  bulannya  versus  yen  Rabu  lalu,  didukung  oleh harapan  untuk  kebijakan  moneter  yang  ultra  longgar  Bank  of  Japan,  sementara  itu  Australian dollar naik karena para trader memangkas perkiraan pada bank sentral untuk memangkas tingkat suku bunga bulan depan.  

Australian dollar naik 0.5 persen ke level $1.0313 <AUD=D4>, yang telah memperluas kenaikannya setelah survei pada manufaktur Cina yang mengurangi kekhawatiran pada  hard landing untuk negara dengan ekonomi terbesar kedua didunia tersebut.  

Consumer prices Australia naik secara mengejutkan sebesar 1.4 persen dalam kuartal ketiga karena biaya energi memicu pada perkenalan terhadap carbon tax, yang membawa  mata uang lokal naik karena pasar membagi ekspektasi pada kecepatan dan skala lebih lanjut pada pemangkasan tingkat suku bunga.  


SWISS
Dolar melanjutkan penguatannya terhadap franc Swiss ditengah absennya data ekonomi Swiss dan sikap investor yang cenderung menjauhi aset beresiko. 

Dolar menguat 0.1% terhadap franc Swiss di sekitar 0.9335 franc. Sementara euro melemah terhadap franc Swiss di sekitar 1.2095 franc. 

Pasar akan mencermati data Kof Swiss pada hari Jumat besok sekitar pukul 14.00 wib.  

Wednesday, October 24, 2012

Headline News 24.10.12


US & GLOBAL
Bursa saham global anjlok dan euro menembus level terendah 1 minggu terhadap dolar pada sesi perdagangan Selasa kemarin dipicu 
hasil  buruk  laporan  keuangan  perusahaan  AS  dan  downgrade  peringkat  utang  sejumlah  negara  zona  euro  oleh  Moody’s,  sehingga 
menambah keprihatinan investor terhadap prospek ekonomi global. 

Dow  Jones  industrial  average  membukukan  penurunan  terbesarnya  sejak  Juni,  terkoreksi  lebih  dari  240  poin,  setelah  perusahaan 
multinasional  seperti  Dupont  <DD.N>  dan  United  Technologies  <UTX.N>  melaporkan  perolehan  laba  yang  mengecewakan  dan  juga 
prospek perolehan laba kedepannya. 

Euro  jatuh  ke  level  intraday  low  $1.2950,  level  terendahnya  terhadap  dolar  sejak  16 Oktober  dan  terakhir  diperdagangkan  di  sekitar 
$1.2964  atau  melemah  0.7%.  Euro  juga  melemah  terhadap  yen  setelah  yield  obligasi  Spanyol  naik  tajam  usai  lembaga  pemeringkat 
Moody’s men‐downgrade 5 wilayah zona euro, termasuk Catalonia. 

Pelemahan bursa saham AS meluas, dengan 10  dari sektor S&P 500 turun. Saham Dupont anjlok 9.1% ke  $45.23 setelah perusahaan 
kimia tersebut memangkas proyeksi earning dan memberikan laporan laba kuartalan yang mengecewakan.  Saham Apple turun 3.3% di 
$613.35 dalam perdagangan yang sangat fluktuatif. 

Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir turun 243.36 poin atau 1.82% di 13,102.53. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index  <.SPX> 
ditutup melemah 20.71 poin atau 1.44% di 1,413.11. Sementara Nasdaq Composite Index  <.IXIC> ditutup turun 26.49 poin atau 0.88% di 
2,990.46.  

Saham  global  <.MIWD00000PUS>  jatuh  1.5%.  Di  Eropa,  FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  berakhir  melemah  1.7%  di  1,088.71,  level 
penutupan  terendahnya  sejak  5  September.  Selasa  kemarin  adalah  hari  terburuk  untuk  perdagangan  saham  zona  euro  dan  kenaikan 
terbesar untuk volatilitas sejak 26 September, ketika kekerasan terkait protes anti‐penghematan melanda Spanyol dan Yunani. 

Di Wall Street, indeks Dow dan S&P 500 menyerahkan seluruh keuntungannya sejak diumumkannya rencana pembelian obligasi oleh ECB 
pada 6 September lalu untuk mengatasi krisis utang kawasan. Perusahaan yang tergabung kedalam S&P 500 yang telah melaporkan hasil 
labanya mencapai total 145 perusahaan. 63% melaporkan laba di bawah ekspektasi, sebuah kondisi yang kontras dengan tahun 1994 
ketika 62% perusahaan melaporkan laba yang melampaui ekspektasi. Earning keseluruhan dari S&P 500 diprediksi turun 2.5% ddi kuartal 
ketiga dari tahun lalu. 

Usai tutup pasar New York semalam, Facebook Inc <FB.O> melaporkan laba yang naik 32% di kuartal ketiga menjadi $1.26 milyar, setelah 
melaporkan perolehan laba sebesar $954 juta di periode tahun lalu. Saham tersebut naik 3.6%. Sedangkan saham perusahaan jasa rental 
video, Netflix Inc <NFLX.O>, melaporkan perolehan laba di kuartal ketiga, namun sahamnya turun 15%. 

Dari  Eropa  dilaporkan,  ekonomi  Spanyol  mengalami  kontraksi  di  kuartal  ketiga.  Euro  terkoreksi  terhadap  yen  dan  menembus  level 
terendah  1  pekan  terhadap  dolar.  Pasar  masih  menantikan  permintaan  bailout Spanyol  untuk mendorong  ECB melakukan  pembelian 
obligasi untuk mengatasi krisis utang kawasan. 

Pasar  juga  menantikan  hasil  sidang  The  Fed  nanti  malam.  Federal  Open  Market  Committee  (FOMC)  kemungkinan  akan  menunda 
pengambilan  langkah‐langkah  baru,  dan  memilih  untuk  meninjau  dampak  dari  tindakan  signifikan  bulan  lalu  dan  akan  menahan  diri 
sebelum pemilu 6 November. The New York Times melaporkan Ketua Fed Ben Bernanke mengatakan kemungkinan tidak akan menjalani 
masa jabatan ketiga di bank sentral AS meskipun Presiden Barack Obama memenangkan pemilu 6 November. 

Harga minyak jatuh seiring tertekannya harga ekuitas dan komoditi akibat suramnya prospek ekonomi global. Brent untuk pengiriman 
Desember turun $1.19 atau 1.09% di $108.25 per barel. Sedangkan minyak mentah AS pengiriman Desember turun $1.98 atau 2.23% di 
$86.67 per barel. Treasury AS tenor 10 tahun naik 16/32 dengan yield di 1.759%. Harga emas spot turun 1.3% di $1,706.20 per ounce. 


GOLD & COMMODITIES
Emas merosot lebih dari 1 persen Selasa lalu, turun dibawah technical support dan berada hanya diatas level $1,700 per ons, tertekan 
oleh kekhawatiran ekonomi yang memangkas ekuitas dan komoditas dan mendorong dollar.  

Logam mulia, lindung nilai tradisional pada inflasi, pecah dibawah 50‐day moving average sebagaimana ekuitas AS merosot hampir  2 
persen dari tipisnya earning dari perusahaan multinasional utama yang dipimpin oleh DuPont Co. <DD.N> yang menambah kekhawatiran 
pada perlambatan ekonomi global.  

Komoditas  lainnya  juga  tertekan  meluas  karena  ketidakpastian  ekonomi  yang  memangkas  ekspektasi  permintaan.  Indeks  TR/J  CRB 
<.CRB> merosot level dari 1 persen.  

Pengamat  pasar  mengatakan  ekonomi  terlihat  untuk  melambat  meksipun  program  terakhir  dari  the  Fed  AS  untuk  membeli  obligasi 
berbasis mortgage.   

"Gold is behaving like every other risk asset today. The negative sentiment around the Moody's downgrades on Spain has peeled back all 
risk markets," ungkap Jeffrey Sherman, commodities portfolio manager pada DoubleLine Capital LP, yang mengelola lebih dari $45 milyar 
dalam aset‐asetnya.  


OIL & COMMODITIES
Brent dan U.S.  crude futures terkoreksi di hari  Selasa setelah American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak dan 
bensin  yang  naik  di  pekan  lalu,  meskipun  kenaikannya  masih  sedikit  di  bawah  ekspektasi  pasar,sementara  stok  minyak  suling 
(destillate)turun sesuai ekspektasi. 

Harga  minyak  jatuh  seiring  tertekannya  harga  ekuitas  dan  komoditi  akibat  suramnya  prospek  ekonomi  global.  Brent  untuk 
pengiriman Desember turun $1.19 atau 1.09% di $108.25 per barel. Sedangkan minyak mentah AS pengiriman Desember turun 
$1.98 atau 2.23% di $86.67 per barel. 

Stok minyak mentah naik 313.000 barel di pekan per 19 Oktober, dengan kenaikan 2,7 juta barel stok Gulf Coast mengimbangi 
kerugian di seluruh Amerika Serikat. Kenaikan stok minyak ini terjadi meskipun terjadi penurunan 130.000 barel per hari dalam 
impor minyak mentah menjadi 8.76 juta bpd. Sementara pasar sebelumnya memprediksi terjadi kenaikan 1.9 juta barel pada stok 
minyak mentah AS di pekan per 19 Oktober.  


EURO ZONE
Presiden European Central Bank Mario Draghi harus datang dengan argumen yang tegas dan analisa yang kuat dalam membenarkan program pembelian obligasi ECB ketika dia 
bertemu anggota parlemen Jerman Rabu ini, Kepala ekonom ECB mengatakan pada Reuters.   

Draghi telah menyetujui pergi ke Berlin untuk menenangkan Jerman tentang kecemasan mengenai rencana ECB untuk membeli obligasi jangka pendek dari negara‐negara zona 
euro yang berutang besar untuk menurunkan borrowing costs, yang mana dikhawatirkan akan mendorong inflasi dan memperketat amanat ECB.  

Lenders akan menghadapi pemotongan tajam untuk mentransfer aset‐aset properti bank‐bank yang disebut sakit di Spanyol, untuk menggambarkan buruknya perekonomian 
dan skenario pasar properti, sebuah sumber yang dipercaya mengenai proses mengatakannya.  

Portugal bersiap untuk rencana darurat dari pemangkasan pembelanjaan dalam anjloknya pendapatan pajak dibawah target dari international bailout tahun 2013 seorang staf 
Uni Eropa mengatakan Selasa lalu.  
Pejabat  mengatakan  rencana  akan  didiskusikan  oleh  international  lenders  pada  tinjauan  berikutnya  dari  78  milyar  euro  ($102  milyar)  rencana  penyelamatan  akhir  bulan 
November.  

Business  morale  sektor  manufaktur  di  Perancis  merosot  pada  bulan  Oktober  ke  level  terendahnya  dalam  dua  tahun  karena  permintaan  ekspor  dari  pelemahan  zona  euro, 
menambah tanda‐tanda negara ekonomi nomor dua diblok tersebut mengalami kontraksi


U.K.
Sterling menembus level terendah 6 pekan terhadap dolar, seiring melemahnya euro akibat melemahnya bursa saham dan naiknya yield obligasi Spanyol 
yang memicu menurunnya permintaan terhadap aset‐aset beresiko. 

Namun koreksi sterling ini nampaknya masih akan terbatas menjelang rilis data PDB‐Q3 pada hari Kamis, yang diprediksi tumbuh 0.6% setelah dalam 3 
kuartal terakhir mengalami kontraksi. 

Sterling terkoreksi 0.6% terhadap dolar di $1.5914, level terendahnya sejak 6 September, dan jauh merosot dari level puncak pekan lalu di $1.6178. 
Sterling terakhir tercatat di sekitar $1.5935, atau melemah 0.5%. 

Sterling melanjutkan kejatuhannya menyusul anjloknya bursa saham AS dan pasar ekuitas Eropa yang mendorong investor untuk memburu dolar yang 
dianggap sebagai aset yang lebih aman. 


JAPAN
Pemerintah  Jepang  menambah  tekanan  pada  bank  sentral  untuk  memperluas  stimulus  moneter  Selasa  lalu,  karena  Menteri  perekonomian 
mengatakan dia menginginkan untuk menghadiri meeting tingkat suku bunga minggu depan untuk menegaskan pada tindakan yang lebih berani 
untuk mendorong perekonomian yang terpukul oleh perlambatan ekonomi global dan rangkaian diplomatik dengan Cina.  

Menghadapi tumbuhnya pemanasan (ekonomi), Bank of Japan condong kepada pelonggaran moneter pada meeting 30 Okt., menurut sumber 
yang dikenal, dengan pengambil keputusan mendiskusikan langkah tambahan yang dapat bersamaaan dengan kenaikan kedepannya pada skema 
pembelian aset. 


AUSTRALIA
Australian  dan  New  Zealand  dollar  mengarah  kembali  ke  level  tertinggi  satu  bulannya  versus  yen  Selasa  lalu  karena  perhatian  kedepannya  kejadian 
penting termasuk data inflasi Australia dan laporan sektor manufaktur Cina.  

Aussie  dollar  menyentuh  level  tertinggi  82.69  yen  <AUDJPY=R>,  yang  telah  naik  dari  tiga  pergerakan  besar  yang  hanya  dalam  dua  minggunya,  dari 
ekspektasi pada kebijakan moneter ultra longgar di Jepang. Itu akan membuat yen lebih menarik sebagai funding currency untuk aksi carry trades.  

Perekonomian  Australia  terlihat  melambat  tetapi  kebijakan  moneter  akan  memberikan  dukungan  dan  harapan  penuh  yang memicu  hidupnya  kembali 
pasar perumahan, seorang anggota dewan Reserve Bank of Australia's (RBA) mengatakan Selasa lalu.  


SWISS
Swiss akan mengadakan lelang obligasi federal pada 14 November, mengambil keuntungan dari suku bunga yang sangat rendah, demikian dilaporkan. 
Tender yang ditawarkan akan diumumkan pada 13 November, menggunakan salah satu tanggal opsional yang menetapkan setiap tahun pada bulan April, 
November dan Desember. Suku bunga berada di level bawah di Swiss karena upaya Swiss National Bank ‐ termasuk membatasi apresiasi mata uangnya 
pada 1,20 per euro ‐ untuk mencegah franc dari penguatan karena krisis utang euro mendorong investor untuk mencari aset‐aset aman. Swiss memiliki 
rasio utang terhadap produk domestik bruto sekitar 35 persen. 

Dolar terapresiasi hingga mencatat intraday high di 0.9343 franc sebelum akhirnya ditutup di sekitar 0.9325, atau menguat 0.6% dibandingkan penutupan 
New  York  hari  Senin.    Keprihatinan  terhadap  melambatnya  ekonomi  global  dan  melonjaknya  yield  obligasi  pemerintah  Spanyol  setelah  lembaga 
pemeringkat Moody’s men‐downgrade 5 wilayah zona euro, telah memicu investor menjauhi aset beresiko dan memburu dolar yang dianggap sebagai 
aset yang lebih aman. 

Tuesday, October 23, 2012

Headline News 23.10.12


US & GLOBAL
Bursa global melemah pada hari Senin menyusul suramnya laporan laba dan outlook perusahaan, sementara euro menguat 
setelah pemungutan suara regional di Spanyol dipandang sebagai langkah lanjutan untuk mencapai solusi mengatasi krisis 
utang  zona  euro.  Bursa  saham  AS  berhaisl  naik  tipis  di  akhir  sesi  berkat  kenaikan  4%  saham  Apple  Inc,  yang  akan 
melaporkan labanya pekan ini. Saham teknologi tersebut memberikan sumbangan terbesar bagi indeks S&P 500. 
Perdagangan  saham  juga  terpengaruh  oleh  saham  perusahaan  alat  berat  Caterpillar  Inc  <CAT.N>,  setelah  memangkas 
proyeksi laba 2012 dan mengingatkan bahwa pelambatan ekonomi global lebih parah dari yang diperkirakan sebelumnya. 
Pandangan  dari  Caterpiar  tersebut  telah  memicu  turunnya  kembali  harga  minyak  dan  menekan  S&P  500  sepanjang 
perdagangan, meskipun akhirnya dapat ditutup menguat 0.04% setelah kenaikan pada saham Apple. 
Selama  15  hari  kedepan  hingga  pemilu  AS  pada  6  November,  investor  nampaknya  enggan  untuk  melakukan  transaksi 
secara agresif. 
Dari 123 perusahaan dalam indeks S&P 500, 60.2% melaporkan hasil laba yang meampaui ekspektasi, namun 61% lainnya 
di bawah ekspektasi. 
Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  ditutup  naik  2.38  poin  atau  0.02%  di  13,345.89.  Sedangkan  Standard  &  Poor's  500 
Index <.SPX> naik 0.62 poin atau 0.04% di 1,433.81. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> mendaki 11.33 poin atau 
0.38% di 3,016.96.   
Saham Caterpillar ditutup naik 1.5% di $85.08. Penurunan proyeksi laba dari Caterpillar telah mendorong turunnya bursa 
saham Eropa. The FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> turun 0.4% di 1,107.42. Sedangkan STOXX Europe 600 jatuh 1.1%. 
Euro menguat setelah Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memenangkan dukungan pada hari Minggu dalam pemilu 
di wilayah kediamannya Galicia, sebuah dukungan untuk langkah penghematan pemerintahnya yang menghapus potensi 
hambatan dalam meminta bailout
Ekspektasi  bahwa  Spanyol  akan  mengajukan  permohonan  bantuan  keuangan,  mendorong  ECB  mulai  membeli  obligasi, 
dimana  telah  membantu  mendukung  euro  dalam  beberapa  pekan  terakhir,  meskipun  ketidakpastian  atas  waktu  dari 
langkah tersebut telah membatasi keuntungan. 
Komentar dari pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Joerg Asmussen bahwa bank akan melakukan segala kemungkinan 
untuk menunjukkan euro tidak dapat diubah juga mendorong menguatnya mata uang tunggal. 
Euro menguat 0.3% terhadap dolar di $1.3055, sedangkan indeks dolar turun 0.03% ke 79.594. 
Harga  minyak  terkoreksi  dipicu  kekhawatiran  ekonomi  dan  mulai  beroperasinya  kembali  produksi  minyak,  meskipun 
penurunannya  dibatasi  oleh  kekhawatiran  soal  sengketa  di  Timur  Tengah  dan  potensi  tersendatnya  pasokan  minyak. 
Warning dari Caterpillar bersamaan rilis buruk data ekspor Jepang turut menekan harga minyak, dan mendorong Brent ke 
bawah  $110 per barel.  Kontrak  Brent crude  untuk  pengiriman  Desember turun 70  sen  di  $109.44 per  barel. Sedangkan 
minyak mentah AS berakhir melemah $1.32 di $88.73 per barel.  
Harga  Treasury  AS  melemah,  menghapus  kenaikannya  di  hari  Jumat  lalu,  menyusul  investor  menekan  harga  sebelum 
penjualan $99 milyar obligasi pemerintah AS pekan ini. Obligasi untuk tenor 10 tahun turun 14/32 dengan yield di 1.8134%. 
Harga emas berhasil rebound dari kejatuhannya belakangan ini dipicu technical buying dan meningkatnya permintaan dari 
India.  Harga  emas  spot  naik  0.3%  di  $1,725.10  per  ounce,  setelah  mencatat  $1,713.39,  level  terendahnya  sejak  7 
September.   
GOLD & COMMODITIES
Harga emas naik Senin lalu, sebagai bagian dari recovery penurunan harian terbesar yang lebih dari tiga bulan, didorong 
oleh technical buying dan membaiknya permintaan secara fisik di India yang mengikuti penurunannya baru‐baru ini.  
Kenaikan Senin lalu hanya diatas 50‐day moving average (DMA) setelah logam mulia merosot dibawah level support utama 
chart $1,721 per ons pada awal hariannya.   
Dengan  beberapa  investor  bertahan  disela‐sela  kedepannya  banyaknya  pernyataan  kebijakan  dari  the  Fed  berikutnya 
minggu ini, dengan (harga) pecah dibawah level 50 DMA dapat membawa pelemahan kedepannya, analis mengatakannya. 
"With prices near the $1,720 support level, a sustained drop below this key level may elicit further short‐term liquidations, in 
our view," kata James Steel, HSBC's metals analyst.  


OIL & COMMODITIES
Harga minyak jatuh di hari Senin dipicu kekhawatiran ekonomi dan produksi, serta dimulainya pemipaan minyak, mengimbangi 
dukungan dari akibat kekhawatiran kekacauan di Timur Tengah yang berpotensi menghambat suplai. 
Harga  minyak  Brent  jatuh  dalam  5  sesi  berturut‐turut  dan  kontrak  November  minyak  mentah  AS  telah  berakhir  dan 
diperdagangkan melemah menyusul warning dari perusahaan industri alat berat Caterpillar Inc <CAT.N> mengenai melambatnya 
ekonomi global yang lebih buruk dari perkiraan dan data yang menunjukkan ekspor Jepang jatuh. 
TransCanada Corp's <TRP.TO> memprediksi bahwa pada hari Senin akan n mulai mengoperasikan kembali pipa minyak Keystone 
sehingga turut menekan harga minyak berjangka. 
Harga  minyak,  khususnya  Brent  ter‐support  oleh  peperangan  di  Libanon  dan  Gaza  dan  protes  di  Kuwait  yang  semakin 
memperbesar indikasi akan terkendalanya suplai minyak dari Timur Tengah. 
Kontrak  Brent  crude  untuk  pengiriman  Desember  turun  70  sen  di  $109.44  per  barel.  Sedangkan  minyak  mentah  AS  berakhir 
melemah $1.32 di $88.73 per barel. 
Adapun  stok  minyak  mentah  dan  bensin  AS  diprediksi  meningkat  di  pekan  lalu,  dengan  total  stok  minyak  suling  diprediksi 
menurun tipis. 


EURO ZONE
Defisit  fiskal  zona  euro  melemah  tajam  tahun  lalu  karena  pemerintah  memangkas  biaya  dan  menaikkan  pajak  untuk  mendapatkan  kembali  market 
confidence pada keuangan publik, tetapi public debt masih naik, data dari kantor statistik Uni Eropa menunjukkannya Senin lalu.  
Para pemimpin Uni Eropa menghadapi dua bulan dari ketatnya bargaining on money, kekuatan dan pemerintah masa mendatang dari zona euro sebelum 
mereka dapat mendorong confidence yang mengancam eksistensi terhadap mata uang tunggal yang telah memudar.  
European  Central  Bank  berjanji  untuk  membeli  obligasi  dalam  memperjuangkan  negara‐negara  zona  euro  dalam  jumlah  tidak  terbatas  yang  telah 
mengubah konteks dari krisis utang Eropa.  
Perekonomian Jerman kemungkinan bertumbuh dalam kuartal ketiga meskipun pelemahan dari latar belakang perkembangan global berkat kinerja yang 
kuat dari industri Jerman dan ekspor yang membaik terhadap wilayah diluar zona euro, Menteri Keuangan menulis dalam laporan bulanannya.      
Perdana Menteri  Yunani Antonis Samaras telah mengeluarkan salah satu dari deputinya yang mengancam  untuk  memilih terhadap paket terbaru dari 
langkah austerity yang diminta oleh international lenders, pemerintah mengatakannya Senin lalu.  
Yunani merampungkap paket pemotongan pembelanjaan senilai 11.5 milyar euro untuk tahun 2013 dan 2014, yang mana harus diratifikasi oleh parlemen 
sebelum dapat  mengamankan perkembangan berikutnya dari bantuan dari Uni Eropa dan IMF untuk menghindari kebangkrutan.  


U.K.
Sterling terkoreksi ke level terendah 5‐1/2 bulan terhadap euro, dipicu rally euro secara  umum setelah perdana menteri Spanyol meraih kemenangan 
dalam pemilu regional. 
Namun sterling bergerak relatif stabil terhadap dolar menyusul investor menantikan rilis awal data PDB‐Q3 Inggris yang diperkirakan akan menunjukkan 
perekonomian Inggris mengalami pertumbuhan. 
Euro  menguat  0.2%  terhadap  sterling  di  sekitar  0.8152  pound,  setelah  mencatat  intraday  high  di  0.8165  pound,  level  tertingginya  sejak  awal  Mei. 
Sedangkan sterling bergerak stabil terhadap dolar di sekitar $1.6010. 
Perdana Menteri Spanyol Mariano  Rajoy memenangkan  dukungan pada  hari Minggu dalam pemilu di wilayah kediamannya Galicia, sebuah  dukungan 
untuk langkah penghematan pemerintahnya yang menghapus potensi hambatan dalam meminta bailout
Ekspektasi  bahwa  Spanyol  akan  mengajukan  permohonan  bantuan  keuangan,  mendorong  ECB  mulai  membeli  obligasi,  dimana  telah  membantu 
mendukung euro dalam beberapa pekan terakhir, meskipun ketidakpastian atas waktu dari langkah tersebut telah membatasi keuntungan. 
Komentar dari pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Joerg Asmussen bahwa bank akan melakukan segala kemungkinan untuk menunjukkan euro tidak 
dapat diubah juga mendorong menguatnya mata uang tunggal. 
Pasar akan menantikan data PDB‐Q3 Inggris yang diprediksi akan mengalami ekspansi 0.6% setelah dalam 3 kuartal terakhir mengalami kontraksi. Pasar 
juga akan mencermati komentar dari Kepala BoE Mervyn King untuk melihat apakah ada indikasi BoE akan melanjutkan stimulus moneter bulan depan. 


JAPAN
Ekspor Jepang anjlok hingga 10.3 persen dalam tahunan hingga September, penurunan tajamnya sejak akibat dari gempa bumi tahun lalu, dan Bank of 
Japan memangkas outlook untuk perekonomian lokal regional berkenaan bersamaan dengan Cina dan pelemahan permintaan global.  
Sentimen manufaktur pada bulan Oktober mencapai level terendahnya sejak awal tahun 2010, data terpisah menunjukkannya, memaksa permasalahan 
bahwa  Jepang  kemungkinan  kembali  kepada  resesi  karena  penjualan  kepada  Cina  dan  Eropa  melemah  dan  berkembangnya  kembali  dari  gempa  bumi 
tahun lalu dan bencana tsunami yang telah kehilangan momentum.  
Bank of Japan memangkas penilaiannya terhadap delapan wilayah regional ekonomi dari sembilan dibandingkan tiga tahun yang lalu, pertanda bahwa 
barisan diplomatik dengan Cina dan perlambatan permintaan global yang kedepannya memukul ekonomi yang tergantung pada ekspor.  
"The pickup in economic activity observed three months ago has come to a pause or its pace has moderated due to the deepening overseas slowdown," 
bank sentral mengatakan dalam laporan kuartalan yang dirilis pada meeting dari manajer cabang regional Senin lalu.


AUSTRALIA
Australian dollar bertahan pada level bawahnya Senin lalu setelah pemerintah menegaskan kembali komitmen untuk mewujudkan surplus bujet, 
yang mendorong pandangan bahwa sektor publik yang lebih hemat akan memberikan bank sentral alasan untuk memangkas tingkat suku bunga 
kedepannya.  
Dalam pertengahan tahun yang diperbarui, pemerintah mengumumkan senilai A$16.4 milyar ($17 milyar) dalam tabungan terkini dan langkah 
pajak yang lebih dari empat tahun untuk melindungi tipisnya surplus bujet untuk tahun 2012/13.  
Aussie melorot 0.1 persen ke level $1.0291 <AUD=D4>, tertekan kembali dari level puncaknya minggu lalu dilevel $1.0412. Masih menyisakan 
diatas level terendahnya disekitar level $1.0145 yang terjadi awal bulan Oktober.  
Treasurer  Wayne  Swan  mengatakan  pemerintah  mewujudkan  surplus  bujet  untuk  melindungi  penguatan  perekonomian  Australia  terhadap 
perekonomian dunia.  


SWISS
Franc Swiss bergerak relatif stabil terhadap dolar di sekitar 0.9273 franc menyusul tipisnya transaksi di pasar. Sedangkan euro menguat sekitar 0.1% di 
1.2105 franc. 
Franc sempat mendapat dukungan seiring menguatnya euro setelah Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memenangkan dukungan pada hari Minggu 
dalam pemilu di wilayah kediamannya Galicia, sebuah dukungan untuk langkah penghematan pemerintahnya yang menghapus potensi hambatan dalam 
meminta bailout
Ekspektasi  bahwa  Spanyol  akan  mengajukan  permohonan  bantuan  keuangan,  mendorong  ECB  mulai  membeli  obligasi,  dimana  telah  membantu 
mendukung euro dalam beberapa pekan terakhir, meskipun ketidakpastian atas waktu dari langkah tersebut telah membatasi keuntungan. 
Komentar dari pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Joerg Asmussen bahwa bank akan melakukan segala kemungkinan untuk menunjukkan euro tidak 
dapat diubah juga mendorong menguatnya mata uang tunggal. 
Penurunan tipis dalam sight deposits (jenis deposito yang dapat ditarik sewaktu‐waktu) menunjukkan SNB tidak harus melakukan intervensi besar‐besaran 
di pasar untuk mempertahankan batasan pada franc terhadap euro. 
Pasar juga melihat batasan pada franc juga nampaknya belum akan diubah dalam waktu dekat, dimana pandangan ini mendukung komentar dari wakil 
kepala SNB Jean‐Pierre Danthine yang mengatakan meskipun mata uang masih "luar biasa kuat", namun tidak memberikan indikasi lebih lanjut untuk 
dilakukan langkah‐langkah guna mengendalikan franc.