title cover

title cover

Wednesday, November 28, 2012

Headline News 28.11.12


US & GLOBAL
Euro dan bursa saham AS terkoreksi pada hari Selasa kemarin, menyusul concern terhadap ancaman terjadinya “tebing fiskal” di AS telah  mengimbangi optimisme atas tercapainya kesepakatan bailout Yunani, meskipun bursa saham Asia dan Eropa menguat oleh optimisme  atas  kesepakatan  bailout  Yunani  tersebut.  Melemahnya  bursa  AS  kontras  dengan  bursa  di  belahan  dunia  lainnya,  sementara  obligasi  pemerintah Jerman turun setelah para peminjam internasional mencapai kesepakatan baru untuk mengurangi utang Yunani dan merilis  pinjaman yang dibutuhkan untuk tetap menjaga Yunani tetap berdiri dan menjadi bagian dari zona euro. Namun seiring partai Demokrat  dan Republik siap untuk melanjutkan perundingan mengenai anggaran di Washington, investor kembali mengevaluasi aset beresiko. 

Pemimpin  Mayoritas  Senat  Harry  Reid  mengatakan  pada  hari  Selasa  bahwa  ia  kecewa  dengan  adanya  "sedikit  kemajuan"  di  antara  anggota parlemen Demokrat dan Republik ketika mereka mencoba untuk mencapai kesepakatan untuk menghindari "tebing fiskal." 

Presiden  Barack  Obama  akan  melakukan  langkah‐langkah  untuk  menggalang  dukungan  bagi  proposalnya  yang  ditujukan  untuk  menghindari kenaikan tajam pajak dan pemangkasan anggaran yang akan berlaku awal tahun, yang berpotensi menekan pertumbuhan  ekonominya. 

Rilis optimis data ekonomi AS ternyata masih gagal untuk menghapus keresahan diantara investor. Barometer untuk rencana belanja  bisnis  AS  mengalami  kenaikan  tertajamnya  dalam  5  bulan  di  bulan  Oktober.  Namun  penurunan  4  bulan  berturut‐turut  dalam  hal  pengiriman telah menggambarkan akibat dari kekhawatiran terhadap ketatnya kebijakan fiskal tahun depan. 

"Now that Greece is out of the picture for the moment, the U.S. fiscal slope is front and center," said Christopher Vecchio, currency analyst  at DailyFX in New York.  

Euro  mencatat  $1.3009  di  awal  sesi,  level  tertingginya  sejak  31  Oktober,  namun  kemudian  kehilangan  momentumnya  dan  terakhir  tercatat melemah 0.3% di $1.2932. 

Setelah  melalui  perundingan  selama  12  jam,  para  pemberi  pinjaman  internasional  memutuskan  langkah‐langkah  untuk  memangkas  utang  Yunani  menjadi  124%  dari  produk  domestik  bruto  pada  tahun  2020  dan  berjanji  untul  melakukan  tindakan  lebih  lanjut  guna  menurunkannya di bawah 110% pada tahun 2022. Setelah melalui perdebatan yang alot dalam beberapa bulan terakhir, kesepakatan  akhirnya  dapat  tercapai  yang  secara  umum  sesuai  dengan  yang  diharapkan  oleh  pasar  dan  memuluskan  jalan  bagi  negara  zona euro  lainnya dan Dana Moneter Internasional untuk mengucurkan dana bantuan hampir 35 miliar euro bulan depan. Namun dengan keraguan  mengenai kemampuan Yunani untuk mencapai target pertumbuhan dan pengurangan utangnya, sejumlah analis pasar memperkirakan  perjanjian terbaru akan menjadi bab terakhir dalam mengatasi krisis zona euro yang telah berlangsung selama tiga tahun. 

Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 89.24 poin atau 0.69% di 12,878.13. Standard & Poor's 500 Index  <.SPX> turun  7.35 poin atau 0.52% di 1,398.94. Sedangkan Nasdaq Composite Index  <.IXIC> turun 8.99 poin atau 0.30% di 2,967.79.  

Indeks saham global MSCI <.MIWD00000PUS> terkoreksi 0.2%. Indeks saham Eropa, FTSEurofirst 300 index <.FTEU3>, ditutup naik 0.3% 
dan indeks  MSCI Asia‐Pacific diluar Jepang <.MIAPJ0000PUS> naik 0.5%mendekati level tertingi 3 pekan.          

Harga obligasi pemerintah Jerman turun seiring tercapainya kesepakatan Yunani, dengan yield Bunds di 1.434%. Sedangkan untuk yield  obligasi Yunani tenor 10 tahun  tercatat di 15.824%. Sementara untuk Treasury AS tenor 10 tahun naik 8/32, dengan yield di 1.6386%.  

Kegelisahan tentang masalah keuangan AS dan Yunani telah diimbangi oleh data menggembirakan pada ekonomi AS. Data kepercayaan  konsumen  AS  naik  ke  level  tertinggi  4.5  tahun  pada  bulan  November  menyusul  konsumen  menjadi  lebih  optimis  mengenai  prospek  ekonomi. 

Kesepakatan  Yunani  telah  mendorong  naiknya  harga  tembaga  ke  level  tertinggi  3  pekan,  sebelum  akhirnya  mengalami  retracement,  sementara Brent crude <LCOc1> juga kembali terkoreksi ke sekitar $110 per barel setelah optimisme mengenai pemberian dana bailout  Yunani telah diimbangi oleh kekhawatiran kondisi fiskal AS. U.S. crude oil futures <CLc1> turun 0.5% ke $87.31. Sementara emas kembali  terkoreksi ke $1,741.25 per ounce, atau melemah 0.4%, usai mengalami apresiasi tajamnya.   


GOLD & COMMODITIES
Emas melemah Selasa lalu untuk rangkaian dua harinya karena kekhawatiran fiskal AS membayangi kemajuan pada beban utang Yunani  dan berakhirnya (expire) option pada logam mulia dalam kisaran yang sempit. 

Dollar memperluas kenaikannya terhadap mata uang utama lainnya setelah durable goods orders berada dalam unchanged, yang pada  awalnya mengalami recovery dari level terendah satu bulannya setelah pengambil kebijakan the Fed menyuarakan mengenai  langkah  easing

"We  believe  gold  and  silver  prices  will  tend  towards  consolidation,  as  investors  await  further  developments  on  the  U.S.  fiscal  cliff  negotiations," kata James Steel, metal analyst pada HSBC.  


OIL & COMMODITIES
Harga minyak terkoreksi untuk kedua kalinya secara berturutan tertekan oleh kekhawatiran mengenai krisis fiskal AS, sementara bensin  berjangka mendapat dukungan dari rendahnya jumlah stok. 

Disamping masalah krisis fiskal AS, investor juga terus mengawasi masalah krisis politik di Mesir, yang telah memperburuk kekhawatiran  tentang potensi gangguan pasokan minyak di Timur Tengah. 

Brent  crude  <LCOc1> kembali  terkoreksi  ke  sekitar  $110  per  barel  setelah  optimisme mengenai  pemberian  dana  bailout  Yunani  telah  diimbangi oleh kekhawatiran kondisi fiskal AS, sedangkan U.S. crude oil futures <CLc1> turun 0.5% ke $87.31. 

Data  stok  minyak  dari  American  Petroleum  Institute  (API)  menunjukkan  adanya  kenaikan  pada  stok  minyak  akibat  meningkatnya  produksi. Stok minyak mentah naik 2 juta barel di pekan per 23 November, jauh melampaui perkiraan terjadi kenaikan 300.000 barel.  Impor minyak turun 245.000 barel per hari (bpd) menjadi 7.94 juta bpd, sementara impor produk minyak naik 46.000 bpd menjadi 1.76  juta bpd. Sedangkan untuk stok bensin naik 2.3 juta barel, melampaui ekspektasi 900.000 barel dan stok distillate naik 268.000 barel  dibandingkan perkiraan turun 200.000 barel.  

EURO ZONE
Pemerintah Yunani dan pasar keuangan bersorak Selasa lalu oleh kesepakatan antara para menteri keuangan zona euro dan International Monetary Fund untuk mengurangi  utang Yunani, membuka jalan untuk pinjaman bantuan yang sangat dibutuhkan. 

Consumer  confidence  Perancis  stabil  pada  bulan  November  tetapi  masih  dibawah  rata‐rata  jangka  panjang  karena  sektor  rumah  tangga  berlanjut  untuk  mengkhawatirkan  mengenai keuangan mereka ditengah naiknya tingkat pengangguran dan ancaman resesi ekonomi. 

OECD  memangkas  perkiraan  pertumbuhan  (ekonomi)  Selasa  lalu,  memperingatkan  bahwa  krisis  utang  dalam  resesi‐menekan  zona  euro  pada  ancaman  terbesar  terhadap  ekonomi dunia.  

Dalam pandangan ekonomi yang mengerikan, Organisation for Economic Cooperation and Development memaksa bank sentral untuk mempersiapkan pelonggaran kebijakan  moneter yang lebih jika para politisi gagal dalam untuk datang dengan kredibilitas dalam menjawab krisis utang. 


U.K.
Sterling menembus level tertinggi 3 pekan terhadap dolar pada hari Selasa, berkat rilis revisi data PDB‐Q3 yang memperkuat indikasi terjadinya pertumbuhan ekonomi  di Inggris. Namun investor tetap berlaku hati‐hati dalam bertaruh kedalam sterling, karena data ekonomi Inggris belakangan dirilis mengecewakan dan memperkuat  dugaan bahwa BoE akan melanjutkan pelonggaran moneter lebih lanjut di awal 2013.  

Gubernur BoE Mervyn King mengatakan kepada anggota parlemen bahwa kemungkinan pemulihan yang cepat pada 2013 dan 2014 yang tidak terlalu besar dan  menambahkan bahwa pelonggaran kuantitatif tidak menyebabkan ekspansi pada permintaan dan inflasi.  

Data  PDB  menunjukkan  ekonomi  Inggris  tumbuh  1%  di  kuartal  ketiga  berkat  adanya  Pertandingan  Olimpiade.  Sterling  mencatat  intraday  high  di  $1.6056,  level  tertingginya sejak 2 November, sebelum memangkas keuntungannya dan terakhir tercatat bergerak relatif flat di sekitar $1.6025. 

Sterling menguat secara luas pada hari Senin sebelumnya, setelah pemerintah Inggris secara mengejutkan menunjuk Gubernur Bank Sentral Kanada Mark Carney  sebagai  calon pengganti Mervyn  King di pertengahan 2013 mendatang. Carney dipandang akan bertindak lebih hawkish  ketimbang pendahulunya  dan  cenderung  untuk  menghindari  kebijakan  moneter  longgar.  Pasar  melihat  peluang  untuk  sterling  kembali  terangkat  jika  Carney  mempertanyakan  efektifitas  dari  kebijakan  moneter longgar yang telah diterapkan BoE selama ini.  


JAPAN
Bank  of  Japan  harus  memperluas  quantitative  easing‐nya  dan  menjaga  tingkat  suku  bunga  hampir  nol  hingga  inflasi  1  persen  tercapai,  karena  untuk  membantu  menjamin jauh dari deflasi, OECD mengatakannya Selasa lalu.  

Perekonomian  Jepang  akan  cukup  kuat  untuk  pemerintah  dalam  mengimplementasikan  rencana  kenaikan  sales  tax  tahun  depan,  dan  pemerintah  tidak  dapat  berusaha untuk menunda kedepannya langkah untuk memperbaiki keuangan publik, katanya.  

Pemimpin oposisi Jepang dan kemungkinan perdana menteri berikutnya, Shinzo Abe, meneruskan retorika pada Selasa lalu untuk lebih berani pada moneter dan  stimulus fiskal, memperingatkan bahwa negara tidak dapat memulihkan kesehatan fiskal kecuali mengalahkan deflasi.  

Abe, pemimpin dari Liberal Democratic Party (LDP) yang  naik untuk memenangkan pemilu bulan depan, menekan bahwa mengatasi deflasi adalah penting tidak  hanya menghidupkan kembali pertumbuhan (ekonomi) tetapi juga memperbaiki tingkat kesehatan fiskal Jepang.  


AUSTRALIA
Australian dollar naik ke level puncak dua bulannya terhadap dollar AS Selasa lalu karena membaiknya risk sentiment setelah para lender akhirnya menyetujui langkah  untuk memangkas utang jangka panjang Yunani, membuka jalan untuk merilis lebih banyaknya pinjaman di Yunani.  

Aussie  <AUD=D4>  naik  ke  level  $1.0491,  level  tertingginya  sejak  akhir  bulan  September.    Terakhir  telah  berada  pada  level  $1.0480,  yang  naik  0.2  persen  dalam  hariannya.   

Aussie  naik  hanya  secara  moderat  karena  pasar  telah  sepenuhnya  dihargai  untuk  Perjanjian  Yunani,  yang  mana  berkembang  setelah  diskusi  tiga  minggu  yang  menyakitkan.  


SWISS
Ekonomi Swiss diprediksi memulih di semester kedua 2013 namun bank sentral sebaiknya mempertahankan suku bunganya untuk sementara ini, demikian pendapat  OECD. Dalam laporan outlook ekonominya, Organisation for Economic Co‐operation and Development (OECD) mengatakan ekspor yang melemah telah menyebabkan  pertumbuhan ekonomi Swiss melambat meskipun permintaan  domestik terlihat kuat  dan  menjadi  penggerak pertumbuhan ekonomi ditengah kuatnya  nilai tukar  franc Swiss. 

Ekonom  Swiss  secara  mengejutkan  mengalami  kontraksi  di  kuartal  kedua  namun  OECD  memproyeksikan  tercapai  pertumbuhan  tahunan  0.8%,  dan  terakselerasi  menjadi 1.1% di tahun 2013, turun dari proyeksi Mei di 1.9%. 

Data hari Kamis besok akan menunjukkan bagaimana kondisi perekonomian Swiss pada kuartal ketiga setelah membukukan kontraksi mengejutkan di kuartal kedua. 

Franc Swiss bergerak melemah terhadap dolar, seiring melemahnya euro untuk pertama kalinya terhadap dolar dalam 5 sesi terakhir setelah mata uang tunggal Eropa  tersebut  terkoreksi  dari  level  tertinggi  1  bulan    menyusul  kesepakatan  pemberian  dana  bailout  untuk  Yunani  telah  disuramkan  oleh  skeptisme  mengenai  kondisi  ekonomi zona euro secara lebih luas. Penguatan dolar berlanjut setelah rilis data consumer confidence di AS yang naik ke level tertinggi selama lebih dari 4 tahun.  Dolar menguat 0.4% terhadap franc Swiss di sekitar 0.9310 franc, sementara franc bergerak relatif flat terhadap euro di sekitar 1.2041 franc. 

Tuesday, November 27, 2012

Headline News 27.11.12


US & GLOBAL
Bursa saham global dan euro mengalami koreksi pada perdagangan hari Senin kemarin, setelah investor cenderung berhati‐hati untuk  melihat  apakah  Yunani  akan  menerima  dana  bailout  dan  belum  adanya  tanda‐tanda  kemajuan  untuk  tercapainya  kompromi  para  pembuat kebijakan AS untuk menghindari “tebing fiskal”. Tanpa adanya kesepakatan antara Kongres dan Gedung Putih, maka kenaikan  pajak  yang  tinggi  dan  pemangkasan  anggaran  belanja  pemerintah  akan  terjadi  di  awal  tahun  depan,  dimana  hal  ini  akan  memicu  terjadinya resesi di negeri Paman Sam tersebut dan akan mendorong indeks Wall Street untuk terdepresiasi mengikuti tren bursa global.  Saham, komoditas dan euro bergerak stabil atau melemah tipis setelah mencatat kenaikan tajam dalam beberapa pekan terakhir setelah  investor melihat belum adanya kemajuan yang berarti di Washington dan Brussels, dimana menteri keuangan zona euro dan IMF tengah  menggodok upaya ketiga mereka untuk merilis pemberian dana darurat bagi Yunani. 

Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  berakhir  melemah  42.31  poin  atau  0.33%  di  12,967.37.  Sementara  Standard  &  Poor's  500  Index   <.SPX> turun 2.86 poin atau 0.20% di 1,406.29. Sedangkan Nasdaq Composite Index  <.IXIC> naik 9.93 poin atau 0.33% di 2,976.78.   

Saham ritel AS gagal mengangkat indeks saham setelah mulai musim liburan belanja. Indeks ritel Morgan Stanley kehilangan 0.6% pada  hari Senin. 

Indeks ekuitas global MSCI, yang meraih kenaikan 4% di pekan lalu yang merupakan kenaikan mingguan terbesarnya sejak April, pada  perdagangan Senin kemarin mencatat turun 0.1% di 329.37. 

Kekhawatiran investor adalah bahwa menteri zona euro dan IMF masih harus sepakat tentang bagaimana untuk memotong utang Yunani  ke tingkat yang lebih berkelanjutan. Yunani, di mana krisis utang zona euro meletus pada akhir tahun 2009, adalah negara zona euro  yang paling parah dililit utang  meskipun "dilakukan pemangkasan" besar‐besaran tahun ini pada obligasi  swasta. Mereka butuh dana  untuk memenuhi pembayaran utang yang akan datang. Menteri Keuangan Perancis Pierre Moscovici, berbicara pada hari Minggu setelah  teleconference  akhir  pekan  dengan  pemberi  pinjaman  internasional  Yunani,  mengatakan  kesenjangan  telah  ditutup  secara  signifikan,  dan ia percaya kesepakatan bisa dicapai dengan cepat. Euro melemah 0.5% di 106.40 yen, setelah mencatat 107.13 yen, level terkuatnya  sejak akhis April. Terhadap dolar, euro melemah 0.1% di $1.2968, setelah menembus level tertinggi sejak akhir Oktober di hari Jumat  lalu. 

Kemenangan partai‐partai sparatis Catalonia dalam pemilu regional Spanyol juga tururt menekan euro, meskipun hasilnya masih jauh  dari harapan untuk dilakukan  referendum untuk memisahkan diri dari wilayah Spanyol. Kondisi  ini telah mendorong naiknya  kembali  harga obligasi pemerintah Jerman dan Spanyol. Yield obligasi Jerman tenor 10 tahun turun 2 basis poin ke 1.419%, sementara obligasi  Spanyol tenor 10 tahun terakhir tercatat di 5.572%. Sementara harga Treasury AS juga naik seiring meningkatnya minat investor pada  aset aman resiko. Treasury tenor 10 tahun naik 7/32 dengan yield di level 1.6677%. 

Indeks saham utama Eropa melemah setelah sejumlah indeks regional mencatat kinerja mingguan terbaiknya sejak Desember di pekan  terakhir. FTSE Eurofirst 300 index <.FTEU3>  naik lebih dari 4% di pekan lalu namun kemudian terkoreksi 0.5% pada perdagangan Senin  kemarin di  1,104.65. 

Harga minyak juga kembali turun pasca kenaikannya belakangan ini, meskipun koreksinya masih terbatas karena kekhawatiran mengenai  suplai minyak dari Timur Tengah seiring kerusuhan di Mesir dan harapan tercapainya kesepakatan bailout Yunani. Harga minyak mentah  berjangka Brent dan minyak mentah berjangka AS terkoreksi lebih dari $1 pada Senin kemarin akibat kekhawatiran terhadap prospek  pencapian kesepakan bailout Yunani dan negosiasi anggaran di pmerintahan AS. Brent crude turun di bawah $111 per barel sementara  U.S. crude oil futures turun 0.5% di $87.79. 

Harga  emas  turun  0.2%  ke  $1,748.51,  setelah  menguat  ke  level  tertingginya  sejak  12  Oktober  pada  hari  Jumat  lalu.  Emas  telah  terapresiasi sekitar 11% tahun ini, utamanya karena ekspektasi kebijakan moneter AS masih akan longgar.     


GOLD & COMMODITIES
Emas  merosot  0.2  persen  Senin  lalu,  yang  mencatatkan  penurunan  pada  ekuitas  dan  komoditas,  karena  investor  membalikkan  fokus  pada pembicaraan zona euro untuk merilis bantuan terhadap Yunani setelah rally Jumat lalu ke level tertingginya yang lebih dari satu  bulan.  

Beberapa  investor  melakukan  aksi  ambil  untung  setelah  rally  1.5  persen,  dipertimbangkan  technical  breakout  oleh  para    analis,  yang  mana mendorong logam mulia diatas level 50‐hari moving average untuk pertama kalinya dalam lima minggu. 

Volume perdagangan yang tinggi daripada biasanya untuk rangkaian dua harinya. Volume perdagangan telah tipis bulan lalu karena emas  terlihat rally yang tampak memudar setelah the Fed mengatakan bulan September akan menjaga pasokan stimulus hingga pasar tanga  kerja menunjukkan perbaikan. 

"Most of the activity came from CTAs (Commodity Trading Advisors) and hedge funds who were either adding to longs or reversing their  shorts. It seems that the expectations for the Fed's planned actions are stronger now than they had been before the election," kata Carlos  Perez‐Santalla, seorang broker pada PVM Futures.  


OIL & COMMODITIES
Harga minyak jatuh pada hari Senin karena kekhawatiran tentang pembicaraan utang Yunani dan negosiasi anggaran AS melebihi kekhawatiran tentang  potensi gangguan pasokan Timur Tengah. 

Setelah kegiatan liburan Thanksgiving AS akhir pekan lalu, pasar minyak melemah karena anggota parlemen AS menunjukkan sedikit kemajuan ke arah  kompromi yang dirancang untuk menghindari kenaikan pajak dan pemotongan pengeluaran pemerintah yang dijadwalkan berlaku pada 1 Januari. 

Prospek resesi yang disebabkan "tebing  fiskal" dan  dampak dari minimnya permintaan minyak telah membebani pasar minyak dalam  beberapa pekan  terakhir. 

Pedagang juga mencermati upaya ketiga oleh menteri keuangan zona euro dan Dana Moneter Internasional untuk melepaskan bantuan darurat untuk  Yunani, dengan para pembuat kebijakan mengatakan write‐down dari utang Yunani sedang digodok saat ini. 

Sementara ketidakpastian tentang upaya untuk mengatasi dilema fiskal di kedua sisi Atlantik telah memberi tekanan untuk harga minyak, sementara krisis  politik  di  Mesir  terus  memberikan  kekhawatiran  mengenai  pasokan  minyak  Timur  Tengah,  bersama  dengan  gencatan  senjata  yang  rapuh  di  Gaza  dan  konflik yang sedang berlangsung di Suriah. 

Brent January crude <LCOc1> turun 62 sen di $110.76 per barel, sedangkan  U.S. January crude <CLc1> turun 72 sen di $87.56 per barel.  

Sementara  itu  mediator  Mesir  memulai  pembicaraan  terpisah  pada  Senin  dengan  Hamas  dan  dengan  Israel  untuk  menyempurnakan  rincian  gencatan  senjata yang disepakati pekan lalu yang telah mengakhiripertempuran  delapan hari di Jalur Gaza yang telah membantu mengangkat harga minyak bulan  ini. 

Stok minyak dan bensin diprediksi naik di pekan lalu dipicu meningkatnya impor. Stok minyak mentah diprediksi naik 1.3 juta barel untuk pekan yang  berakhir per 23 November. Stok bensin juga diprediksi naik 1.3 juta barel di[icu oleh kuatnya impor dan produksi pasca Badai Sandy. Sedangkan untuk stok  distillate  (minyak  suling)  yang  termasuk  didalamnya  minyak  solar  dan  minyak  panas,  diprediksi  meningkat  800.000  barel,  demikian  data  perkiraan  sementara dari U.S. Energy Information Administration (EIA) menunjukkan. Sedangkan  American Petroleum Institute (API) akan merilis data stok minyak  mingguannya pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.30 wib. Sementara EIA baru akan mengumumkan stok minyaknya pada hari Rabu pukul 23.00 wib. 

EURO ZONE
Para  menteri  kuangan  zona  euro  dan  International  Monetary  Fund  memulai  usaha  ketiganya  dari  kebanyakan  mingguannya  untuk  merilis  bantuan  darurat  pada  Yunani Senin lalu, dengan pengambil kebijakan mengatakan pengurangan utang Yunani yang ada saat ini. 

Consumer morale Jerman merosot tipis yang berlanjut pada bulan Desember ditengah permasalahan mengenai krisis utang zona euro dan pertumbuhan global tetapi  masih  kuatnya  permintaan  domestik  seharusnya  membantu  negara  dengan  ekonomi  terbesar  di  Eropa  itu  untuk  menghindari  resesi,  grup  riset  pasar  GfK  mengatakannya. 

Pemerintah Spanyol akan meminta antara 40 milyar dan 42.5 milyar ($52 milyar‐$55 milyar) pada bantuan finansial Eropa untuk bank‐bank yang bermasalah, El Pais  melaporkannya, dicatat dari sumber pemerintah. Menteri perekonomian Spanyol memberikan komentar pada laporannya.  


U.K.
Sterling menguat terhadap dolar dan melonjak terhadap dolar Kanada pada hari Senin setelah pemerintah Inggris mengumumkan Kepala Bank Sentral Kanada Mark  Carney  sebagai kandidat pengganti kepala Bank Sentral Inggris yang baru. Carney dianggap sebagai seorang yang ahli dalam kebijakan moneter dan sebagai gubernur  bank  sentral  yang  dihormati  dalam  mengawasi  sektor  keuangan  dan  perbankan  yang  sehat  di  Kanada,  dimana  kedua  faktor  tersebut  membantu  mendorong  penguatan sterling. Namun, pasar melihat hal itu sebagai reaksi spontan saja dan penguatan sterling akan terbatas mengingat ekonomi Inggris yang masih lesu. 

Sterling menguat ke $1.6032 terhadap dolar usai pengumuman, dari sekitar $1.6003 sebelum pengumuman tersebut muncul. Sterling terakhir bergerak di $1.6015,  turun 0.1%, dan jauh di bawah level tertinggi 3 pekan yang dicapai hari Jumat di $1.6051. 

Penunjukkan Carney telah mengejutkan pasar, karena sebelumnya Deputi Gubernur BoE Paul Tucker diperkirakan sebagai kandidat kuat pengganti Mervyn King yang  akan mengakhiri masa jabatannya Juli tahun depan. 

Pasar saat ini tengah menantikan rilis kedua data PDB‐Q3 Inggris yang akan dirilis hari Selasa ini yang kemungkinan tidak akan mengalami revisi. Namun jika data  direvisi turun, maka akan memicu tertekannya sterling. Rilis pertama data PDB‐Q3 Inggris diluar dugaan menunjukkan tumbuh 1.0%, memperkuat optimisme bahwa  Inggris kemungkinan tengah pulih dari resesi yang lebih baik dari ekspektasi sebelumnya. 


JAPAN
Pemimpin  utama  oposisi  Jepang  dan  kemungkinan  perdana  menteri  berikutnya,  Shinzo  Abe,  mengatakan  hanya  dalam  kekuatan  partainya  yang  akan  mengajukan perluasan 200 trilyun yen ($2.4 trilyun) paket pekerjaan umum dan tidak akan merasa terikat dengan pemerintah sekarang untuk menghindari  peningkatan pinjamam.  

Dalam wawancara dengan Wall Street Journal yang dipublikasikan Jumat, Abe juga mengutip pernyataannya bahwa dia akan mempertimbangkan menunda  kenaikan sales tax yang disetujui bulan Agustus oleh partainya dan yang berkuasa Demokrat jika perekonomian berlanjut untuk terperosok dalam deflasi.  


AUSTRALIA
Australian dan New Zealand dollar bertahan mendekati level tertinggi tiga minggunya terhadap dollar AS Senin lalu dan meningkat ke level tertingginya versus yen  dengan investor memfokuskan pada meeting para menteri keuangan zona euro. 

Aussie <AUD=D4> berada pada level $1.0467, yang telah rally lebih dari 1 persen minggu lalu. Telah menjauh dari level tertinggi dua bulannya $1.0480 yang tercapai  bulan November, dan break diatas yang dilihat menuju level puncak bulan September $1.0625.  

Sentimen pasar membaik secara tajam Jumat lalu dari harapan Yunani akhirnya akan mengamankan pinjaman darurat untuk tetap bertahan. 

Para menteri keuangan zona euro bertemu Senin ini untuk ketiga kalinya karena kebanyakan minggunya menuntaskan perjanjian untuk uang tunai Yunani sebelum  pembayaran kembali utang hingga pertengahan Desember.  

Harga Australian bond futures menguat dari ekuitas global dan pergerakan pasar obligasi.  


SWISS
Franc Swiss bergerak relatif stabil terhadap dolar pada hari Senin, mendekati level tertingii 1 bulan yang dicapai selama perdagangan Jumat lalu, menyusul pergerakan  franc dipengaruhi oleh penguatan eyro berkenaan dengan harapan para menteri keuangan Eropa akan menyepakati pemberian bantuan keuangan (bailout) untuk  Yunani. 

Franc telah bergerak beriringan dengan euro sejak SNB membatasi penguatan franc terhadap euro di level 1.20 franc per euro pada September tahun lalu untuk  mencegah ekonomi Swiss tersungkur kedalam resesi. 

Franc bergerak tipis terhadap dolar di sekitar 0.9283 franc dibandingkan penutupan Jumat. Sedangkan terhadap euro, franc bergerak stabil di sekitar 1.2037 franc per  euro.

Monday, November 26, 2012

Headline News 26.11.12


US & GLOBAL
Bursa  global  dan  euro  menguat  pada  hari  Jumat  menyusul  indikasi  adanya  perkembangan  pembicaraan  untuk  mengesahkan  paket  bantuan  untuk Yunani, disamping juga rilis positif untuk indeks sentimen bisnis Jerman yang diluar dugaan mengalami kenaikan di bulan November. Bursa  AS menguat dalam 5 hari berturut‐turut, terangkat oleh naiknya saham teknologi seperti Intel <INTC.O> dan Microsoft <MSFT.O>, yang keduanya  naik sekitar 2%. Indeks untuk saham semikonduktor naik 1.8% sedangkan indeks S&P  untuk sektor teknologi informasi naik 1.6%. pasar Wall  Street ditutup lebih awal setelah pasar tutup pada hari Kamis sebelumnya untuk merayakan Thanksgiving. Volume perdagangan terlihat tipis  karena masih banyak investor yang meliburkan diri. 

Microsoft membantu mengangkat Nasdaq, setelah saham tersebut naik 2.8% ke $27.70, sementara Apple Inc <AAPL.O> naik 1.7% ke $571.50.  Antara medio September hingga medio November, S&P tech sector <.GSPT> telah melemah sekitar 13% seiring melemahnya pasar global. 

Research In Motion <RIMM.O> menguat menyusul optimisme mengenai akan segera diluncurkannya BlackBerry 10, yang akan bersaing dengan  iPhone dan smartphones berbasis Android dari Apple. RIM naik 13.6% di $11.66. 

Hari Jumat kemarin juga menandai awal dari musim belanja liburan dan memberikan alasan bagi investor untuk memburu saham‐saham ritel. 

Dow Jones industrial average <.DJI> naik 172.79 poin atau 1.35% di 13,009.68. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 18.10 poin  atau 1.30% di 1,409.13. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 40.30 poin atau 1.38% di 2,966.85.  Dalam sepekan, Dow tercatat naik  3.3%, S&P 500 naik 3.6% dan Nasdaq naik 4%.  

Saham Eropa mencatat kenaikan mingguan terbaiknya sepanjang tahun ini setelah mencatat penguatan selama 5 hari berturut‐turut pada hari  Jumat. FTSEurofirst‐300 index of pan‐European shares <.FTEU3> naik 0.6% untuk ditutup di level 1,110.45. 

Germany's BASF <BASFn.DE> dan Bayer <BAYGn.DE> memimpin rally pada saham kimia setelah indeks kepercayaan bisnis Jerman diluar dugaan  mencatat kenaikan pertamanya dalam 7 bulan terakhir, dimana telah menambah prospek cerah bahwa Jerman akan meraih momentumnya. 

Rilis optimis data PMI manufaktur Cina pada hari Kamis yang menunjukkan ekspansi setelah mengalami kontraksi dalam 7 kuartal terakhir dan  data manufaktur AS hari rabu yang menunjukkan pertumbuhan terpesatnya dalam 5 bulan di periode November, mengindikasikan terjadinya  pertumbuhan ekonomi yang kuat di kuartal keempat. 

Euro  menguat  ke  $1.2991,  menembus  level  resistance  $1.2910  (MA‐55),  dan  terakhir  diperdagangkan  di  sekitar  $1.2975,  atau  naik  0.7%  dibandingkan penutupan New York hari Kamis. Sedangkan terhadap yen, euro juga menembus level tertinggi 7 bulan di 106.97 yen dan terakhir  tercatat bergerak menguat 0.6% di sekitar 106.90 yen. 

MSCI's world equity index <.MIWD00000PUS> naik 1.1% di 329.92 poin. Sebelumnya, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik diluar Jepang naik  0.7% dan mencatat kenaikan mingguan 2.6%, sekaligus kinerja pekan terbaiknya dalam 2 bulan terakhir. 

Optimisme akan tercapainya kesepakatan untuk pemberian paket bantuan Yunani, tercapainya solusi untuk mengatasi krisis fiskal AS dan data  yang menunjukkan adanya peningkatan prospek ekonomi global telah memicu rally pada aset‐aset beresiko dalam sepekan terakhir. 

Para menteri keuangan Eropa, IMF dan ECB telah gagal mencapai kesepakatan pada sidangnya pekan kemarin untuk menurunkan beban utang  Yunani ke level yang diharapkan. Mereka akan mengadakan pertemuan ketiganya di hari Senin ini untuk merumuskan langkah‐langkah tepat  guna tercapainya kesepakatan dalam mengatasi krisis utang kawasan. 

Pasar obligasi mengalami tekanan, dengan Tereasury AS tenor 10 tahun turun 4/32, dengan yield di 1.6917%. Di pasar komoditi, emas naik di  atas $1,750 per ounce untuk pertama kalinya selama lebihd dari sebulan, mencatat naik 1.3% menyusul melemahnya dolar dan maraknya aksi  beli. 

Harga minyak naik di atas $111 per barel berkat rilis lebih baik data indeks Ifo Jerman yang telah membantu mengurangi kekhawatiran seputar  prospek  permintaan  dari  zona  euro,  mendorong  penguatan  euro  atas  dolar,  sementara  aksi  protes  pecah  di  Mesir  dan  menyita  perhatian  mengenai suplai. Harga minyak berjangka Brent naik 85 sen di $111.40 per barel, sedangkan untuk minyak berjangka AS naik 92 sen di $88.32. 

Pada hari Kamis, Israel mulai menarik pasukannya, yang telah siap untuk menyerang Jalur Gaza untuk mengejar militan yang menembakkan roket  ke  Israel.  Meskipun  gencatan  senjata  Gaza  tengah  berlangsung,  kekerasan  justru  muncul  di  Mesir.  Di  Tahrir  Square  Kairo,  ribuan  orang  berpartisipasi dalam demonstrasi menentang Presiden Mohamed Mursi. Polisi menembakkan gas air mata ke kerumunan dalam upaya untuk  membubarkan konsentrasi massa.   


GOLD & COMMODITIES
Emas  naik  diatas  level  $1.750  per  ons  untuk  pertama  kalinya  dalam  lima  minggu,  naik  1,3  persen,  karean  penurunan  pada  dollar  AS  dan   pembelian yang berhubungan dengan options yang memicu technical support.  

Setelah  perdagangan  yang  sedikit  menguat  pada  awal  dealings  AS,  emas  tiba‐tiba  naik  dan  anjlok  dibawah  50‐day  moving  average,  suatu  technical resistance utama logam mulia yang telah gagal untuk tercapai yang lebih dari satu bulannya.  

Emas  juga  diuntungkan  dari  meluasnya  pelemahan  dollar,  khususnya  versus  euro,  dari  harapan  untuk  paket  bantuan  dan  perbaikan  yang  mengejutkan pada sentimen bisnis Jerman. 

"It's  definitely  a  technical  breakout  above  the  50‐day  moving  average  for  the  short  term.  If  we  break  above  $1,800,  the  next  real  significant  resistance will be the prior all‐time high near $1,900," ungkap Adam Sarhan, CEO pada Sarhan Capital.  


OIL & COMMODITIES
Harga minyak naik pada hari Jumat, dipicu protes di Mesir dan optimisme mengenai pembicaraan untuk mengesahkan paket bantuan  untuk Yunani.  

Dukungan  lain  terhadap  naiknya  harga  minyak  adalah  rilis  lebih  baik  data  indeks  Ifo  Jerman  yang  telah  membantu  mengurangi  kekhawatiran seputar prospek permintaan dari zona euro, dan mendorong penguatan euro atas dolar. 

Harga minyak berjangka Brent naik 85 sen di $111.40 per barel, sedangkan untuk minyak berjangka AS naik 92 sen di $88.32. 

EURO ZONE
Keyakinan kembali ke dalam zona euro dan pemerintah saat ini harus mengimplementasikan reformasi untuk menyelamatkan masa depan bloknya, Presiden European Central  Bank Mario Draghi mengatakannya Jumat lalu.  

Petinggi  menyuarakan  pada  Kepala  ECB  pada  panggilan  untuk  bertindak,  yang  mengatakan  blok  akan  bubar  "without  a  bold  political  move"  dan  memaksa  zona  euro  untuk  mengintegrasikan kebijakan ekonomi yang lebih erat.  

"I can address you today with a background of a relative return of confidence in the prospects of the euro area," Draghi mengatakan dalam pidatonya pada Frankfurt European  Banking Congress on Friday. "The return of confidence is justified."   

Business  morale  Jerman  secara  mengejutkan  untuk  pertama  kali  terdapat  kenaikan  dalam  tujuh  bulan  pada  November  karena  ekspor  diluar  zona  euro  dan  prospek  pada  peningkatan penjualan pada hari Natal yang manawarkan harapan ekonomi mendapatkan kembali beberapa momentum.  

International Monetary Fund telah melunakkan target pemangkasan untuk Yunani dan hanya 10 milyar euro ($13 milyar) kesenjangan yang harus dipenuhi untuk bantuan penting  yang harus dibayarkan, Menteri keuangan Yunani mengatakannya.  

Yves  Mersch  dari  Luksemburg  memenangkan  posisi  tertinggi  ECB  setelah  berbulan‐bulan  pertikaian  dengan  pembuat  undang‐undang  pada  parlemen  Eropa  yang  keberatan  memilihnya karena kurangnya wanita dalam pejabat bank senior. 


U.K.
Sterling jatuh ke level terendah 1 bulan terhadap euro pada hari Jumat menyusul para pemberi pinjaman internasional nampaknya akan mencapai kesepakatan untuk  memberikan paket bantuan untuk Yunani. 

Euro  menguat  ke  0.8108  pound  ,  level  tertingginya  sejak  24  Oktober,  dan  terakhir  tercatat  naik  0.1%  di  sekitar  0.8091  pound.  Penguatan  euro  juga  mendapat  dukungan dari data indeks Ifo Jerman yang diluar dugaan mencatat naik ke 101.4 di bulan November, diatas proyeksi 99.5. Namun pelaku pasar masih ragu dengan  ekspansi euro kedepannya karena data ekonomi zona euro belakangan ini menunjukkan melambatnya pertumbuhan ekonomi kawasan. 

Terinspirasi  oleh  penguatan euro atas  dolar,  mendorong  sterling  menguat  0.6%  ke  $1.6035  setelah  mencatat  intraday  high  di  $1.6051,  level tertingginya  sejak 2  November. 

Indikasi  bahwa  BoE  akan  menunda  kelanjutan  quantitative  easing  (QE)  hingga  tahun  depan,  maka  pergerakan  sterling  akan  cenderung  terpengaruh  oleh  perkembangan ekonomi di luar Inggris. 

Anggota  dewan  kebijakan  BoE  Spencer  Dale  kepada  Yorkshire  Post  Jumat  kemarin  mengatakan  bahwa  ekonomi  Inggris  secara  umum  bergerak  “datar”.  Ia  menambahkan bahwa pembicaraan diantara para anggota dewan terus dilakukan karena tidak ada satupun yang bisa memastikan program yang diperlukan untuk  mencapai target inflasi BoE.  Sedangkan anggota dewan kebijakan BoE lainnya David Miles mengatakan dia akan mendukung sebuah kenaikan lebih besar dalam stimulus moneter jika pemerintah  tidak mengumumkan rencana untuk mengambil surplus kas 35 miliar poundsterling dari bank sentral. 


JAPAN
Pemimpin  utama  oposisi  Jepang  dan  kemungkinan  perdana  menteri  berikutnya,  Shinzo  Abe,  mengatakan  hanya  dalam  kekuatan  partainya  yang  akan  mengajukan perluasan 200 trilyun yen ($2.4 trilyun) paket pekerjaan umum dan tidak akan merasa terikat dengan pemerintah sekarang untuk menghindari  peningkatan pinjamam.  

Dalam wawancara dengan Wall Street Journal yang dipublikasikan Jumat, Abe juga mengutip pernyataannya bahwa dia akan mempertimbangkan menunda  kenaikan sales tax yang disetujui bulan Agustus oleh partainya dan yang berkuasa Demokrat jika perekonomian berlanjut untuk terperosok dalam deflasi.  


AUSTRALIA
Australian dan New Zealand dollar terlihat untuk mengakhiri mingguannya dengan penguatan terhadap dollar AS dan bertahan dekat level puncak delapan  bulannya terhadap yen dari ekspektasi kedepannya pelonggaran kebijakan moneter di Jepang.  

Aussie <AUD=D4> naik ke level $1.0470 dari level $1.0381 pada perdagangan lokal Kamis lalu dengan pergerakan yang sempat terbatas karena pasar di  Jepang dan AS tutup untuk liburan publik.  

Harga  obligasi  Australia/bond futures telah turun, karena  bertumbuhnya sentimen,  dan  karena investor menempatkan dananya ke  dalam pasar obligasi  Eropa.  


SWISS
Franc Swiss menguat ke level tertinggi 1 bulan terhadap dolar, seiring menguatnya euro. Euro terapresiasi terhadap sejumlah rivalnya dipicu ekspektasi  para pemberi pinjaman internasional kemungkinan akan segera mencapai kesepakatan untuk merilis paket bantuan keuangan untuk Yunani. 

Franc bergerak searah dengan euro sejak bank sentral Swiss (SNB) mematok penguatan nilai tukarnya terhadap euro di level 1.20 per euro selama lebih dari  setahun lalu untuk mencegah perekonomian Swiss jatuh kedalam resesi dan deflasi. 

Franc tercatat menguat 0.8% terhadap dolar ke sekitar 0.9275 franc dibandingkan penutupan New York hari Kamis. Sedangkan franc bergerak relatif stabil  terhadap euro di sekitar 1.2044 franc per euro. 

Meskipun  ada  harapan  akan  tercapainya  solusi  untuk  Yunani,  namun  kondisi  ekonomi  zona  euro  masih  mengalami  tekanan,  dan  mencatat  kuartal  terburuknya sejak hari‐hari kelam awal 2009.

Friday, November 23, 2012

Headline News 23.11.12


US & GLOBAL
Pasar saham dunia mempertajam rally panjang mingguannya pada hari Kamis menyusul survey manufaktur di Cina dan AS meningkatkan  optimisme  pada  prospek  pertumbuhan  ekonomi  global  dan  data  ekonomi  zona  euro  sejauh  ini  tidak  terlalu  memburuk  ditengah  pesimisme terhadap prospek ekonomi kawasan tersebut. 

Euro menembus level tertinggi 3 pekan terhadap dolar ditengah optimisme bahwa kesepakatan pemberian dana penyelamatan untuk  Yunani  pada  akhirnya  akan  disetujui  ‐‐‐  meskipun  data‐data  ekonomi  zona  euro  mengindikasikan  ekonomi  kawasan  berpotensi  mengalami resesi terdalamnya sejak awal 2009. Euro menguat 0.4% ke $1.2880, level tertingginya sejak 2 November. 

Optimisme  terhadap  akan  tercapainya  kesepakatan  pemberian  dana  penyelamatan  Yunani  tersebut  telah  muncul  sejak  Rabu  sebelumnya,  ketika  Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  bahwa  sebuah  kesepakatan  kemungkinan  akan  tercapai  ketika  para  menteri  keuangan zona euro bertemu kembali di hari Senin mendatang. 

Harapan  akan  tercapainya  kesepakatan  Yunani,  ditambah  dengan  rilis  lebih  baik  data  ekonomi  dan  tumbuhnya  optimisme  akan  dicapainya solusi untuk mengatasi masalah krisis keuangan AS, telah mengangkat indeks ekuitas global MSCI untuk naik 0.4% ke 326  poin, dan menempatkannya pada minggu terbaiknya sejak medio September. Indeks FTSE Eurofirst 300 Eropa naik 0.4% ke level tertinggi  2 pekan di 1,101.70 poin dengan London's FTSE 100 <.FTSE>, Paris's CAC‐40 <.FCHI> dan Frankfurt's DAX <.GDAXI> naik antara 0.3% dan  0.7%. 

Perdagangan hari Kamis terbilang tipis karena libur pasar AS berkaitan dengan perayaan Thanksgiving

Optimisme  pada  prospek  ekonomi  global  mendapat  dorongan  kuat  dari  data  HSBC  flash  Manufacturing  Purchasing  Managers  Index  (PMI) untuk Cina, yang menunjukkan ekspansi setelah mengalami kontraksi selama 7 kuartal berturut‐turut. Data CIna diikuti oleh data  hari Rabu sebelumnya yang menunjukkan pertumbuhan sektor manufaktur AS di bulan November pada level terpesatnya dalam 5 bulan  terakhir, mengindikasikan adanya pertumbuhan yang kuat di kuartal keempat. 

Data PMI untuk sektor manufaktur dan jasa di 2 negara terbesar Eropa, Jerman dan Perancis, turut menambah optimisme, meskipun  keduanya  masih  mengalami  kontraksi.  Namun  demikian,  data  PMI  untuk  zona  euro  masih  buruk,  menunjukkan  resesi  yang  melanda  kawasan menyusut sekitar 0.5% di kuartal berjalan ‐‐‐ kontraksi terpesatnya sejak kuartal pertama 2009. 

  Di  pasar  fixed‐income,  peningkatan  yang  terjadi  mendorong  Spanyol  untuk  menjual  3.88  milyar  euro  obligasi  baru  pemerintahannya  pada hari Kamis, meskipun negara tersebut telah cukup menaikkan jumlah dana yang diperlukan tahun ini. Yield rata‐rata untuk obligasi  tenor 3 tahun di sebuah lelang sebesar 3.617%, dibandingkan dengan 3.66% pada lelang sebelumnya di bulan November dan yield rata‐ rata 2012 mencapai 3.79%. Sedangkan untuk obligasi tenor 10 tahun Spanyol turun 6 basis poin menjadi 5.67%. 

Ekspektasi bahwa Yunani akan segera menerima dana bantuan telah mendorong yield obligasi negara tersebut mengalami penurunan  harian  berturut‐turut  ke‐10  kalinya.  Yield  obligasi  Februari  2023  turun  ke  16.16%,  level  terendahnya  sejak  diterbitkan  selama  restrukturisasi utang di bulan Maret. 

Meningkatnya  permintaan  global  telah  mendorong  harga  komoditi,  namun  prospek  pertumbuhan  global  yang  rendah  di  tahun  2013  telah membatasi kenaikan. Tembaga berjangka 3 bulanan pada London Metal Exchange <CMCU3> naik 0.6% ke $7,735.25 per ton, dan  harga emas naik ke $1,730.30 per ounce. 

Harga  minyak  terkoreksi  di  bawah  $111  per  barel  pada  hari  Kamis,  seiring  meredanya  kekhawatiran  seputar  suplai  minyak,  setelah  gencatan senjata mulai diberlakukan di Jalur Gaza, meskipun ketidakpastian mengenai keberhasilan langkah tersebut masih menghantui  pasar, sementara pemulihan pada sektor manufaktur Cina telah membatasi kerugian. Israel dan Hamas telah bersedia untuk melakukan  gencatan senjata yang disponsori oleh Mesir untuk mengakhiri perang selama 8 hari, dimana hal ini telah membatasi kenaikan harga  minyak.  Brent  crude  futures  <LCOc1>  turun  59  sen  ke  $110.26  per  barel,  setelah  awalnya  menguat  ke  level  intraday  high  $111.17.   Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun 16 sen di $87.22 per barel.  


GOLD & COMMODITIES
Harga  emas  sedikit  naik  Kamis  lalu  karena  membaiknya  data  manufaktur  Cina  dan  harapan  bahwa  perjanjian  bailout  untuk  Yunani  kemungkinan disetujui yang mendorong saham‐saham dan menaikkan euro ke level tertingginya tiga minggu terhadap dollar. 

Harga bertahan pada kisaran yang sempit dengan aktivitas perdagangan diekspektasi tipis karena libur Thanksgiving AS yang mana bursa  Wallstreet ditutup. 

"The gold market is likely to trade sideways unless you get clear news from the U.S. on the fiscal cliff," kata Nic Brown, analis pada Natixis,  mengacu  pada  $600  milyar  kenaikan  pajak  dan  pemangkasan  pembelanjaan  berkenaan  dengan  awal  tahun  depan  yang  mengancam  untuk mengarahkan pada resesi.  

"If  there  is a good  resolution  on  the  fiscal cliff, potentially the gold price  could go down,"  tambahnya. "The  real  movement  would be  money going back to other risky assets. Our central scenario is for a resolution of the fiscal cliff issue."  

Brown mengatakan: "What would support gold would be the U.S. drifting in to a fiscal crisis similar to Europe."  


OIL & COMMODITIES
Harga  minyak  terkoreksi  di  bawah  $111  per  barel  pada  hari  Kamis,  seiring  meredanya  kekhawatiran  seputar  suplai  minyak,  setelah  gencatan senjata mulai diberlakukan di Jalur Gaza, meskipun ketidakpastian mengenai keberhasilan langkah tersebut masih menghantui  pasar, sementara pemulihan pada sektor manufaktur Cina telah membatasi kerugian. 

Israel dan Hamas telah bersedia untuk melakukan gencatan senjata yang disponsori oleh Mesir untuk mengakhiri perang selama 8 hari,  dimana hal ini telah membatasi kenaikan harga minyak. 

Brent crude futures <LCOc1> turun 59 sen ke $110.26 per barel, setelah awalnya menguat ke level intraday high $111.17.  Sedangkan  U.S. crude <CLc1> turun 16 sen di $87.22 per barel. 

Volume perdagangan terbilang tipis menyusul libur pasar AS berkenaan dengan perayaan Thanksgiving

EURO ZONE
Perekonomian zona euro berada pada kuartal paling lemahnya sejak dark days pada awal tahun 2009, menurut survei bisnis yang menunjukkan perusahaan‐perusahaan berjuang  terhadap anjloknya permintaan bulan November. 

Perusahaan‐perusahaan sektor jasa seperti bank dan hotel yang sebagian besar bernasib buruk bulan ini dan menghentikan pekerjanya dalam fase tercepatnya. 

Spanyol menjual mendekati 4 milyar euro dari obligasi dengan kemudahan dalam lelang Kamis lalu yang menggebrak program pendanaan yang menakutkan pada tahun 2013  ketika Spanyol harus menanggung utang dan akan berjuang untuk memenuhi target fiskal. 

Yunani  telah mengambil  semua  langkah yang  dibutuhkan untuk  menyelamatkan  bantuan berikutnya dan para menteri  keuangan  zona euro  harus dapat menangani bantuan  sepenuhnya, Komisi Eropa untuk urusan ekonomi mengatakannya Rabu lalu.  

"I trust everyone will reconvene in Brussels on Monday with the necessary constructive spirit, and move beyond the detrimental mindset of red lines," Olli Rehn mengatakan pada  parlemen Eropa.  


U.K.
Sterling terkoreksi ke level terendah 1 bulan terhadap euro pada hari Kamis menyusul optimisme akan segera dirilisnya bantuan untuk Yunani, sementara kekhawatiran  akan berlanjutnya kebijakan moneter longgar oleh BoE masih membatasi penguatan sterling terhadap dolar. 

Euro mencatat intraday high di 0.8086, level tertinggi sejak 25 Oktober, dan terakhir tercatat  menguat 0.5% di sekitar 0.8080 pound dibandingkan penutupan New  York hari Rabu. Sedangkan terhadap dolar, euro menguat ke level tertinggi 3 pekan dan level tertinggi 6‐1/2 bulan terhadap yen menyusul investor optimis bahwa  solusi untuk mengatasi masalah utang Yunani akan segera difinalisasi. 

Penguatan  euro  juga  didukung  oleh  komentar  dari  Komisaris  Urusan  Ekonomi  dan  Moneter  Eropa  Olli  Rehn  bahwa  Yunani  telah  mengambil  semua  langkah  yang  diperlukan untuk mengamankan bantuan tahap berikutnya dan bahwa menteri keuangan zona euro harus dapat menandatangani secara pasti kesepakatan yang dibuat  pada Senin depan. 

Prospek memburuknya ekonomi Eropa akan berdampak negatif pada sektor ekspor Inggris dan berpotensi menekan upaya pemulihan ekonomi, karena Eropa adalah  mitra dagang penting Inggris. Data yang dirilis belakangan ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi Inggris tengah melemah dan hal ini membuka peluang untuk BoE  melanjutkan kebijakan moneter longgarnya. 

Sterling memangkas keuntungannya dan kemudian mengalami kontraksi terhadap dolar ke $1.5935 setelah sempat mencatat intraday high di $1.5978 yang merupakan  level  tertinggi  2  pekan.  Sterling  telah  mendapat  dukungan  sejak  Rabu,  setelah  hasil  rilis  BoE  minutes  menunjukkan  hanya  1  anggota  dewan  kebijakan  BoE  yang  menghendaki untuk dilanjutkannya quantitative easing

Order  pabrikan  Inggris  meningkat  tipis  di  bulan  November,  ditopang  oleh  meningkatnya  permintaan  ekspor,  demikian  sebuah  survey  tren  industri  bulanan  CBI  menunjukkan. Total order berdasarkan survey CBI bulan ini naik ke ‐21 dari ‐23 di bulan Oktober sebelumnya, di bawah ekspektasi ‐19. Sedangkan order ekspor naik ke  ‐12 dari ‐22. Namun demikian, ekspektasi produksi turun ke level terendahnya sejak Oktober 2011. 

Pertumbuhan ekonomi Inggris diprediksi meningkat di tahun 2013 seiring berkurangnya ketidakpastian dan meningkatnya pertumbuhan global. 


JAPAN
Ketika pemimpin oposisi Jepang dan kemungkinan merupakan perdana menteri berikutnya Shinzo Abe mengatakan bagaimana dia menginginkan  bank sentral untuk mendorong perekonomian, dia berharap daftarnya begitu mengejutkan dan pelaku pasar masih menjual yen minggu depannya. 

Akan  ada  kecemasan  sedikit  terhadap  yen  yang  mendekati  penurunan  2.5  persen  terhadap  dollar  sejak  Abe  memulai  untuk  menunjukkan 
proposalnya pada 15 Nov., mengingat masa‐masa sulit eksportir Jepang yang sedang dilalui.  


AUSTRALIA
Australian dan New Zealand dollar mendapatkan dorongan terhadap mitra AS dari dorongan data manufaktur Cina, dan mencapai level puncak  delapan bulannya terhadap yen Kamis lalu dari ekspektasi pada langkah kebijakan yang lebih di Jepang.  

Aussie <AUD=D4> naik ke level $1.0400, dari level $1.0363 pada awal perdagangan, yang telah mendapatkan halangan yang berat di level $1.0401  dimana para trader mencatatkan aksi jual yang kuat.  

Terdapat  tanda‐tanda  kedepannya  perekonomian  Cina  mengalami  recovery,  dengan  data  terbaru  menunjukkan  sektor  manufaktur  bertumbuh  untuk pertama kalinya dalam 13 bulan – yang membantu hasil dari ekspor bijih besi dan batu bara Australia.  


SWISS
Franc  Swiss  menguat  terhadap  dolar  pada  hari  Kamis,  sejalan  dengan  penguatan  euro,  setelah  Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  menumbuhkan  kembali  harapan bahwa kesepakatan untuk memberikan bantuan darurat untuk Yunani mungkin terwujud pada hari Senin mendatang. Euro mengalami tekanan  pada hari rabu sebelumnya, setelah menteri keuangan eropa, ECB dan IMF gagal untuk mencapai kesepakatan pemberian bantuan baru untuk Yunani. 

Komentar Merkel yang mengatakan bahwa terdapat peluang bagi para pemberi pinjaman Yunani untuk meraih konsensus ketika mengadakan pertemuan  kembali hari Senin mendatang, telah mengangkat euro, meskipun ia menolak gagasan bahwa langkah besar bisa memecahkan krisis Eropa dalam semalam. 

Franc menguat sekitar 0.4% terhadap dolar di 0.9348 franc, dibandingkan posisi penutupan New York hari Rabu. Sedangkan terhadap euro, franc Swiss  terlihat stabil di sekitar 1.2047 franc. 

Dalam sebuah wawancara dengan harian Swiss, Tages‐Anzeiger, Kamis kemarin, Kepala SNB Thomas Jordan mengatakan opsi untuk mematok nilai tukar  franc adalah sesuatu yang masih "absolutely necessary" (sangat perlu) karena kondisi ekonomi global yang masih rapuh. Jordan memprediksi pertumbuhan  ekonomi masih  akan  lemah di tahun  depan. Ekonomi Swiss diluar dugaan  mengalami kontraksi di kuartal kedua. Data GDP‐Q3 akan dirilis Kamis pekan  depan,  dan  hasil  jajak  pendapat  Reuters  menunjukkan  kemungkinan  ekonomi  kembali  terkontraksi  0.1%  q/q  sedangkan  untuk  basis  tahunan  diprediksi  mencatat ekspansi 0.7% setelah mengalami ekspansi 0.5% di periode sebelumnya.