title cover

title cover

Thursday, December 13, 2012

Headline News 13.12.12


US & GLOBAL
• Bursa saham global menguat dan euro melonjak naik terhadap dolar pada hari Rabu setelah The Federal Reserve menggenjot stimulus  moneter  dan  mengatakan  akan  mempertahankan  suku  bunga  AS    mendekati  nol  sampai  tingkat  pengangguran  turun  tajam.  Namun  bursa saham AS berakhir tipis, menyerahkan sebagian besar keuntungan yang telah di dapat di awal sesi setelah Kepala The Fed Ben  Bernanke menegaskan kembali bahwa kebijakan moneter tidak akan cukup untuk mengimbangi dampak buruk dari akibat terjadinya  "tebing fiskal." 

• Harga  Treasury  jatuh,  dengan  obligasi  tenor  30  tahun  turun  tajam,  setelah  bank  sentral  mengumumkan  akan  mengalihkan  sebagian  besar pembeliannya kedalam obligasi tenor 5 tahun dalam program baru pelonggaran moneternya. Ekspektasi yang berkembang bahwa  langkah bank sentral tersebut akan membantu mendorong pemulihan ekonomi telah memicu naiknya aset beresiko seperti saham dan  menekan  aset  aman  resiko  seperti  obligasi  pemerintah.  The  Fed,  yang  telah  memangkas  proyeksi  pertumbuhan  ekonomi  dan  inflasi  tahun depan, berkomitmen untuk pembelian bulanan Treasury senilai $45 milyar di atas pembelian obligasi berbasis mortgage senilai  $40 miliar per bulan yang telah dimulai pada bulan September, seperti yang diperkirakan. 

• The Fed juga nampaknya akan mempertahankan suku bunga mendekati 0% selama tingkat pengangguran masih berada di atas 6.5%,  sementara inflasi diprediksi tidak lebih dari 2.5% dalam 1 atau 2 tahun kedepan dan ekspektasi inflasi masih stabil. 

• Indeks saham global yang tergabung kedalam indeks MSCI menguat 0.3% menjadi 337.93. Sedangkan FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup  naik 0.1% di 1,139.65.  

• Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  terkoreksi  2.99  poin  atau  0.02%  dan  ditutup  di  13,245.45.  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX>  bertambah 0.64 poin atau 0.04% di 1,428.48. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 8.49 poin atau 0.28% ke 3,013.81.  

• Bernanke "reiterated the fact that monetary policy has its hands tied as far as addressing the seriousness of going over the fiscal cliff,"  said Bucky Hellwig, senior vice president at BB&T Wealth Management in Birmingham, Alabama.  

• Sementara itu Ketua DPR AS John Boehner mengatakan pada hari Rabu "perbedaan serius" masih terjadi dengan Presiden Barack Obama  dalam pembicaraan untuk menghindari kenaikan tajam pajak dan pemotongan anggaran yang akan diterapkan di tahun baru. 

• Euro menguat 0.5% ke $1.3066 setelah menembus intraday high di $1.3096 usai pengumuman The Fed. Euro melonjak tajam beberapa  menit sebelum pengumuman keputusan The Fed.  

• Namun demikian, tekanan jual pada dolar nampaknya masih cenderung terbatas, karena investor masih menantikan hasil perundingan  kesepakatan  antara  pemerintahan  Obama  dan  Kongres  untuk  menghindari  “tebing  fiskal”.  Jika  kesepakatan  yang  diharapkan  tidak  tercapai, maka dolar akan kembali diburu sebagai mata uang aman resiko ditengah kondisi ekonomi global yang suram. 

• Dolar terapresiasi ke level tertinggi 8 bulan terhadap yen di 83.29 yen dan terakhir tercatat naik 0.8% di 83.18 yen menyusul spekulasi  bahwa Bank of Japan akan menerapkan pelonggaran moneter lebih agresif setelah pemilu pada hari Minggu, yang diperkirakan akan  menghasilkan kemenangan bagi Partai Demokrat Liberal. 

• Treasury AS untuk tenor 10 tahun turun 14/32 dengan yield di 1.704%. Sedangkan untuk Treasury tenor 30 tahun turun 1‐3/32 dengan  yield di 2.897%. Program baru pembelian obligasi akan menggantikan program "Operation Twist" akan berakhir masa kerjanya di akhir  bulan ini. The Fed akan meluaskan pembelian obligasi tenor 5 tahun dari obligasinya saat ini yang bertenor 7, 10 dan 30 tahun. 

• Harga minyak naik dengan Brent crude futures <LCOc1> naik  $1.49 ke  $109.50 per barel, seangkan U.S. crude <CLc1> naik  98 sen  ke  $86.77  per  barel.  Sedangkan  harga  emas  naik  ke  $1,712  per  ons  setelah  keputusan  The  Fed  mendorong  minat  investor  pada  emas  sebagai lindung nilai terhadap inflasi.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Rabu lalu karena ketertarikan terhadap lindung inflasi yang terdorong setelah the Fed AS mengatakan maksud untuk menjaga  tingkat suku bunga mendekati nol selama tingkat pengangguran masih tinggi.  

• Harga  emas  melonjak  pada  perdagangan  yang  choppy  setelah  the  Fed  mengungkapkan  putaran  dari  pembelian  Treasury.  Telah  berkomitmen untuk pembelian bulanan sebesar $45 milyar pada Treasuries diatas $40 milyar perbulan dalam obligasi berbasis mortgage  yang memulai pembelian pada bulan September.   

• Dalam  langkah  yang  mengejutkan,  the  Fed  juga  mengadopsi  numerik  untuk  kebijakan  ambang  batas,  langkah  yang  tidak  diekpektasi  hingga awal tahun depan.   

• "It takes a little while to sink in that the Federal Reserve is focusing more and more on employment and less and less on inflation," ungkap  Axel Merk, chief investment officer pada Merk Funds yang memiliki $650 juta dalam aset‐asetnya.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik tajam pada hari Rabu, dengan Brent crude menembus $110 per barel setelah The Fed mengumumkan rencana untuk  meluaskan stimulus moneternya, sementara sebuah kebakran di pengilangan Texas telah mengangkat produk minyak suling berjangka. 

• Pengumuman Fed telah dibayangi oleh keputusan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk mempertahankan target produksi  minyaknya,  meskipun  perkiraan  mengindikasikan  permintaan  minyak  mentah  akan  lebih  rendah  tahun  depan  dalam  menghadapi  meningkatnya produksi minyak serpih di Amerika Serikat. 

• Adapun dukungan lainnya datang dari International Energy Agency (IEA) setelah merevisi estimasi permintaan minyak global yang secara  sustansial meningkat untuk kuartal keempat tahun ini, dan juga mengatakan konsumsi minyak di tahun 2013 akan meningkat lebih besar  dibanding proyeksi sebelumnya. 

• Kontrak  minyak  mentah  berjangka  Brent  untuk  pengiriman  Januari,  yang  akan mengakhiri  kontraknya  pada  hari  Jumat,  naik  $1.49  ke  $109.50 per barel. Harga rata‐rata Brent tahun ini ditaksir sebesar $112, level tertingginya , dan sedikit di atas level rekornya tahun lalu di  $110.50. Sedangkan U.S. crude <CLc1> naik 98 sen ke $86.77 per barel. 

• Dalam sidangnya di Wina, Austria kemarin, OPEC memutuskan untuk mempertahankan kuota produksi minyaknya di level 30 juta barel  per hari dan akan melanjutkan pertemuannya pada 31 Mei 2013 mendatang. 

EURO ZONE
• Factory output zona euro berlanjut untuk turun tajam pada musim gugur tahun ini, menggarisbawahi lemahnya permintaan domestik yang beresiko membuat resesi blok tersebut  dalam jangka panjang.  

• Industrial production dalam 17 negara membawa zona euro melemah 1.4 persen pada bulan Oktober setelah persentase penurunan tajamnya pada September, kantor statistik  Uni Eropa Eurostat mengatakannya Rabu lalu. Bahwa kebanyakan memburuk daripada ekspektasi pertumbuhan moderat dari polling para ekonom dalam Reuters.  

• Jerman menandai Rabu lalu untuk siap mendukung rencana pada European Central Bank untuk membuat chief supervisor dari bank‐bank, menaikkan prospek dari terobosan  kebanyakan ambisi Uni Eropa dalam reformasi keuangannya.  

• Menteri Keuangan Wolfgang Schaeuble mengatakan kabinet Jerman "optimistic" mengenai kesepakatan kedepannya dari meeting para menteri keuangan Uni Eropa di Brussels  Rabu lalu, seorang pejabat Jerman mengatakannya, berbicara dengan kondisi anonim.  

• Kreditur luar negeri Yunani memuji pembelian kembali obligasi yang sukses meskipun turun tipis dari target untuk memangkas utang negaranya, memuluskan jalan untuk Yunani  mendapat bantuan penundaan jangka panjang dalam menghindari kebangkrutannya.  


U.K.
• Sterling  mempertajam  apresiasinya  terhadap  dolar  setelah  The  Fed  semalam  memutuskan  untuk  mempertahankan  suku  bunganya  di  kisaran  0‐0.25%  sesuai  ekspektasi pasar sebelumnya dan mengumumkan program baru pembelian obligasi untuk membantu merangsang pertumbuhan ekonomi AS. 

• Sterling menguat ke level tertingginya sejak 17 Oktober terhadap dolar setelah mencatat intraday high di $1.6171, dan terakhir bergerak di sekitar 1.6160, ataui naik  0.3% dibandingkan penutupan New York hari Selasa. Namun demikian, sterling masih rentan tekanan seiring kondisi ekonomi Inggris yang masih rapuh.  

• Sterling  terlihat  telah  menguat  sejak  awal  perdagangan  Rabu  kemarin,  setelah  data  ekonomi  Inggris  menunjukkan  penurunan  diluar  dugaan  untuk  jumlah  klaim  pengangguran dan juga mencatat level tertinggi untuk jumlah orang yang bekerja di negara tersebut. 

• Dengan minimnya data ekonomi Inggris yang dirilis pekan ini, maka pergerakan sterling akan banyak terpengaruh oleh perkembangan yang terjadi di zona euro dan  juga AS, seperti masalah krisis utang kawasan dan upaya pemerintah AS untuk menghindari terjadinya “tebing fiskal. 


JAPAN
• Core machinery orders Jepang naik untuk pertama kalinya dalam tiga bulan pada bulan Oktober, tetapi ketidakpastian berkenaan dengan global outlook  kemungkinan akan berlanjut untuk menekan pada investasi bisnis dan lambatnya recovery ekonomi dari resesi.  

• Core machinery orders, rangkaian data yang sangat berfluktuasi terlihat sebagai leading indicator dari pembelanjaan modal dalam enam hingga sembilan  bulan mendatang, naik 2.6 persen pada Oktober dari September, ketika telah anjlok 4.3 persen, data Cabinet Office menampilkannya.  

• Meskipun  bulan  Oktober  terjadi  kenaikan,  yang  mana  dibawah  perkiraan  naik  3.0  persen  pada  Reuters  poll,  pemerintah  menurunkan  penilaian  untuk  mengatakan tren pada machinery orders telah merosot.


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar mencatatkan kenaikan ke level tertingginya terhadap the greenback dan yen Rabu lalu dari ekspektasi kedepannya stimulus pada AS  dan Jepang. 

• Sektor ritel Australia berlanjut untuk berjuang berkenaan dengan turunnya marjin keuntungan dan melambungnya biaya, laporan mengatakannya.  

• Usaha  dari  bank  sentral  untuk  menstimulasi  perekonomiannya  dengan  membeli  obligasi  pemerintah  dapat  dilihat  kebebebasan  pada  resiko  sekali  waktu  untuk  kebijakan yang santai, seorang petinggi bank sentral Australia megnatakannya.  

• Gubernur  Reserve Bank  of  Australia  (RBA)  Glenn  Stevens  mengatakan  pembelian besar‐besaran  pada aset‐aset  oleh beberapa  bank  sentral,  yang  dikenal  dengan  quantitative easing, mengaburkan perbedaan antara kebijakan moneter dan fiskal.  

• "The problem will be the exit from these policies...   ending a lengthy period of guaranteed cheap funding for governments may prove politically difficult," kata Stevens  dalam pidatonya terhadap para bankir bank sentral .  


SWISS
• Franc Swiss diprediksi masih akan melemah terhadap euro di tahun depan seiring tertundanya krisis utang dan perbankan menjauhi deposito franc, sehingga meringankan bank  sentral dalam menjaga tetap rendahnya nilai tukar franc. Franc menembus level terendah terhadap euro selama lebih dari 2 bulan di pekan lalu menyusul bank‐bank besar Swiss  mengatakan mereka akan memberlakukan suku bunga negatif pada deposito franc untuk mencegah arus masuk yang mengikis keuntungan mereka. 

• SNB akan menggelar sidangnya hari Kamis ini dan diperkirakan akan mengaskan kembali komitmennya untuk mempertahankan nilai tukar minimum EUR/CHF di 1.20 franc yang  telah diberlakukan mulai September tahun lalu guna mencegah perekonomian jatuh kedalam resesi dan deflasi. 

• Franc mencatat intraday high di 1.2128 franc per euro, tidak jauh dari level tertinggi 2‐1/2 bulan di 1.2168 yang dicapai sepekan lalu. Setelah diperdagangkan melemah antara  bulan April hingga akhir Agustus, euro kemudian mengalami rebound tajam terhadap franc di awal September setelah ECB mengumumkan akan membeli obligasi negara‐negara  zona euro yang paling parah dilanda krisis utang. Rencana tegas ECB tersebut telah mengurangi risiko memburuknya kondisi negara zona euro sehingga mengurangi daya tarik  safe‐haven franc. EUR/CHF kemudian bergerak stabil di sekitar nilai patokan 1.20 franc per euro. 

• Sementara intervensi SNB di pasar mata uang telah surut dalam beberapa bulan terakhir dengan cadangan devisa jatuh untuk bulan kedua berturut‐turut pada bulan November. 

• Euro  mempertajam  apresiasinya  terhadap  dolar  setelah  The  Fed  semalam  memutuskan  untuk  mempertahankan  suku  bunganya  di  kisaran  0‐0.25%  sesuai  ekspektasi  pasar  sebelumnya dan mengumumkan program baru pembelian obligasi untuk membantu merangsang pertumbuhan ekonomi AS. Dolar juga melanjutkan koreksinya terhadap franc  Swiss dengan mencatat intraday low di 0.9245 franc, dan terakhir bergerak di sekitar 0.9260, atau menguat 0.6% dibandingkan penutupan New York hari Selasa sebelumnya. 

Wednesday, December 12, 2012

Headline News 12.12.12


US & GLOBAL
• Saham  di  sejumlah  bursa  utama  meningkat  mendekati  level  tertinggi  2  bulan  dan  euro  terapresiasi  terhadap  dolar  pada  hari  Selasa  setelah data sentimen investor Jerman naik tajam di bulan Desember dan juga optimisme bahwa AS akan terhindar dari krisis keuangan. 

• Dolar melemah menjelang sidang reguler The Fed yang akan berakhir Kamis dini hari nanti. Sementara harga Treasury AS turun menyusul  naiknya harga saham yang mengurangi minat investor pada aset‐aset aman resiko. 

• Indeks  saham  utama  AS  menguat,  dipimpin  oleh  naiknya  saham  teknologi.  Indeks  S&P  500  mencatat  level  terbaiknya  sejak  medio  Oktober, membantu indeks ditutup pada level terbaiknya sejak pemilu presiden AS pada 6 November lalu. 

• Ketua DPR AS John Boehner mengatakan dirinya masih optimis kedua kubu (Partai Demokrat dan Republik) akan mencapai kesepakatan  untuk menghindari terjadinya “tebing fiskal” yang akan menyebabkan kenaikan tajam pada pajak dan pemangkasan anggaran belanja  pemerintah  di  akhir  tahun.  Namun  Pemimpin  Mayoritas  Senat  Harry  Reid  mengatakan  akan  sulit  bagi  KOngres  untuk  mencapai  kesepakatan sebelum perayaan Natal. 

• Minimnya kemajuan yang didapat telah membuat investor menahan diri dari tindakan agresif dalam beberapa pekan terakhir. Namun  saham bergerak naik ditengah volume perdagangan yang tipis. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 78.56 poin atau 0.60% dan ditutup di 13,248.44. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 9.29  poin atau 0.65% untuk ditutup di 1,427.84. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 35.34 poin atau 1.18% ke 3,022.30.  

• Kenaikan 2.2% ke $541.39 pada saham Apple <AAPL.O> telah berhasil mengangkat Nasdaq, menyusul perusahaan terbesar AS dari sisi  nilai  pasar  mengalami  rebound  setelah  investor  malakukan  ambil  untung  sebelum  kemungkinan  terjadinya  kenaikan  pajak  di  tahun  depan. Apple sebelumnya telah kehilangan 25% dari level all‐time intraday high yang dicapai pada September lalu. 

• FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  naik  0.4%  di  1,138.85  poin,  level  penutupan  tertinggi  sejak  medio  2011.  Sedangkan  indeks  saham global MSCI menembus level tertingginya sejak 19 Oktober dan terakhir tercatat naik 0.6% ke 337.00 poin. 

• Sementara  itu  kepercayaan  dikalangan  investor  dan  analis  Jerman  meningkat  tajam  di  bulan  Desember,  berdasarkan  jajak  pendapat  bulanan oleh lembaga survey ZEW Jerman. Indeks sentimen tercatat melonjak ke 6.9 dibandingkan ekspektasi ‐12, menambah harapan  bahwa Jerman, sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Eropa, akan terhindar dari resesi dalam musim dingin ini. 

• The Federal Reserve diprediksi akan mengumumkan putaran baru pembelian Treasury AS pada sidangnya yang berakhir Kamis dini hari  nanti.  Program  tersebut  akan  menggantikan  program  stimulus  "Operation  Twist",  yang  akan  berakhir  pada  akhir  tahun  ini.  The  Fed  diperkirakan  akan  mengumumkan  pembelian  bulanan  obligasi  senilai  $45  milyar,  meskipun  sebagian  pengamat  pasar  memprediksi  kemungkinan nilai pembeliannya lebih besar lagi. 

• "We anticipate the Fed will announce Treasury purchases, and as that depresses yields, it will have a negative impact on the dollar and  that supports the euro," said Jane Foley, senior currency strategist at Rabobank.  

• Ekspektasi akan berlanjutnya pelonggaran moneter telah mendorong turunnya indeks dolar sebesar 0.3% dan mendorong dolar Kanada  untuk naik ke level tertinggi 2 bulan, sementara dolar Selandia Baru menembus level tertinggi 9 bulan. Euro menguat 0.5% ke $1.3004,  sedangkan terhadap yen, dolar naik 0.3% di 82.54 yen. 

• Treasury AS untuk tenor 10 tahun turun 11/32 dengan yield 1.6558%, level tertinggi selama lebih dari 2 pekan.  

• Di pasar minyak, harga minyak Brent naik 68 sen ke $108.01 per barel setelah OPEC mengumumkan produksi minyaknya turun di bulan  November,  sementara  melemahnya  dolar  dan  gejolak  di  Timur  Tengah  juga  turut  mendukung  naiknya  harga  minyak.  Harga  minyak  mentah AS naik 23 sen ke $85.79. 

• Sedangkan untuk harga emas turun tipis menyusul harapan tercapinya kesepakatan anggaran AS telah mengurangi minat investor pada  emas sebagai aset lindung nilai. Investor juga menahan diri menjelang pengumuman The Fed. 


GOLD & COMMODITIES
• Harga emas merosot Selasa lalu, ditekan turun dari harapan bahwa krisis bujet AS dapat dihindari dan kedepannya policy statement dari  the Fed mengenai outlook moneter. 

• Emas tertekan dalam rangkaian tiga harinya, karena aksi beli safe haven menguap setelah juru bicara DPR AS John Boehner mengatakan  dia  masih  mengharapkan  bahwa  persetujuan  hingga  deadline  akhir  tahun.  Boehner  tidak  menawarkan  tanda‐tanda  yang  nyata  dari  kemajuan pembicaraan mengenai apa yang disebut fiscal cliff. 

•  Banyak ekonom yang mengekspektasi the Fed untuk mengumumkan pembelian sebesar $45 milyar setelah meeting Selasa dan Rabu. 

•  "The big money is waiting to see what the news is with the FOMC before making their move. Gold is becoming less liquid as there are less  bids out there near the year end," kata Miguel Perez‐Santalla, vice president pada online precious‐metals exchange BullionVault.       


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak mentah berjangka Brent naik tipis pada Selasa kemarin dalam perdagangan yang cukup fluktuatif karena penurunan pada  produksi minyak OPEC dan melemahnya dolar AS yang memberikan dukungan pada minyak menjelang sidang OPEC pekan ini dan juga  laporan terbaru tentang persediaan minyak di Amerika Serikat. 

• Gejolak  di  Timur  Tengah  terus  terus  memberikan  resiko  geopolitik  minyak  terkait  dengan  kekhawatiran  tentang  potensi  gangguan  pasokan minyak dari kawasan itu. 

• Indeks dolar tertekan karena  euro naik dan  investor memposisikan diri pada awal pertemuan dua hari kebijakan Federal Reserve AS,  dengan beberapa spekulasi bahwa Fed berpotensi memberikan sinyal pelonggaran kuantitatif lebih agresif dalam waktu dekat. 

• Para menteri OPEC akan bertemu di Wina, Austria pada hari Rabu ini dan pasar memprediksi tidak akan terjadi perubahan kuota produksi  minyak yang saat ini sebesar 30 juta barel per hari. 

• Harga minyak Brent naik 68 sen ke $108.01 per barel sedangkan harga minyak mentah AS naik 23 sen ke $85.79.


EURO ZONE
• Uni Eropa menunda untuk memperkenalkan peraturan permodalan terbaru untuk bank dengan menaikkannya tahun depan, Bank of Italy mengatakan Selasa lalu,  yang mana regulator khawatir dapat merusak salah satu reformasi yang paling penting dari krisis keuangan.  

• Kebanyakan  pejabat  di  Brussels telah mengekspektasi  untuk  menunda  mengikuti  keputusan  AS  baru‐baru  ini  untuk  menunda target  Januari 2013  dan  mengingat  kesulitan antara negara Uni Eropa dan parlemen blok dalam menyelesaikan peraturan.  

• "We are going towards a postponement of Basel III to the end of 2013, January 2014 at the latest," Direktur Bank of Italy Fabrizio Saccomanni mengatakan dalam  suatu meeting pemimpin bisnis di Roma.  

• Keyakinan  diantara  analis  Jerman  dan  investor  membaik  secara  signifikan  pada bulan Desember  dalam  mendukung  data ekonomi  AS,  membawa  harapan  bahwa  negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu akan menghindari resesi musim dingin ini.  

• Survei optimisme tidak seperti ekspektasi dari ZEW think tank mengikuti data yang telah menunjukkan ekspor – mesin utama pada ekonomi Jerman – kehilangan  momentum, industrial output anjlok dan tingkat pengangguran terdorong naik. 


U.K.
• Sterling melemah terhadap euro pada hari Selasa, dimana mata uang tunggal Eropa terapresiasi setelah rilis lebih baik dari perkiraan untuk data survey sentimen investor Jerman  yang mana telah memberikan dukungan optimisme diantara pelaku pasar. 

• Sementara sterling berhasil menguat  terhadap dolar, dengan sejumlah investor berspekulasi bahwa  The Fed  akan memberikan sinyal  pelonggaran moneter lebih  lanjut pada  sidang regulernya Rabu malam nanti atau Kamis dini hari. 

• Indeks kepercayaan investor ZEW Jerman naik tajam di bulan Desember dan bertengger di teritorial positif untuk pertama kalinya sejak Mei. Data tersebut telah mendorong euro  naik 0.3% terhadap sterling ke level intraday high di 0.8082 pound. Sterling berpotensi melanjutkan pelemahannya menyusul kekhawatiran melemahnya kondisi ekonomi Inggris. 

• Pasar akan mencermati data ketenagakerjaan Inggris yang akan dirilis hari ini, dimana tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 7.8% untuk periode Oktober. Jika data dirilis  naik, maka akan berpotensi menekan sterling. 

• Kekhawatiran mengenai ekonomi Inggris telah meningkat sejak menteri keuangan George Osborne men‐downgrade perkiraan pertumbuhan dan mengatakan negara itu akan  kehilangan target pemangkasan utangnya dalam sebuah budget statementa pekan lalu, meningkatkan kemungkinan negara akan kehilangan peringkat utang AAA. 

• Sterling menguat 0.2% terhadap dolar di sekitar $1.6115. Data indeks sentimen bisnis kecil AS yang dirilis lebih buruk dari perkiraan telah menekan dolar. Sementara data defisit  perdagangan AS juga dirilis buruk yang menunjukkan defisit melebar di bulan Oktober, dimana telah memberi tekanan pada dolar. 

• Dalam jangka pendek kedepan, sterling berpotensi menguat seiring dengan euro, jika The Fed melanjutkan kebijakan moneter longgar. Namun dalam jangka waktu yang lebih  panjang, sterling masih rentan tekanan terhadap euro dan juga dolar. 


JAPAN
• Bank  of  Japan  kemungkinan  akan  melonggarkan  kebijakan  moneter  minggu  depan,  suatu  sumber  mengatakannya,  karena  resiko  yang  meningkat  pada  potensi  kejatuhan dari fiscal cliff AS dan melemahnya pertumbuhan (ekonomi) Cina berlanjut untuk membayangi outlook dari ekonomi yang siap mengarah pada resesi.  

• Kebanyakan kemungkinan pilihan bank sentral untuk ekspansi pembelian aset dan program lending, saat ini sekitar 91 trilyun yen ($1.1 trilyun), dengan 5‐10 trilyun  yen lainnya, pada meeting 19‐20 Des., sumber yang dikenal mengatakannya.  

• Untuk saat ini, kebanyakan bank sentral ingin menunda setiap inisiatif baru kecuali jika the Fed AS, yang mana mengadakan policy meeting minggu ini, mengejutkan  pasar dengan stimulus yang lebih besar dari ekspektasi dan memicu kenaikan tajam pada yen.  

• "What's important is the outlook for next year, which remains highly uncertain and dependent on overseas developments," ungkap sumber yang dikenal terhadap  pemikiran bank sentral. "If the BOJ judges that its past easing measures aren't enough, it would have to do more this month."  


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar bertahan mendekati level tertinggi mingguan Selasa lalu, menggambarkan dukungan dari ekspektasi dari langkah stimulus terbaru  perekonomian AS, meskipun investor tetap berhati‐hati pada perkembangan pada potilik di Italia.  

• Aussie <AUD=D4> sempat bertahan pada level $1.0479, dari level $1.0485 pada awalnya, yang telah naik ke level tertingginya $1.0532 pada overnight. Telah sangat  dekat dengan level puncak 11‐minggunya dilevel $1.0563.  

• Investor terlihat enggan untuk mengambil resiko besar dari kedepannya dua hari meeting dari the Fed AS, yang mana dimulai hari Selasa.  

• Harga Australian bond futures menguat terhadap pergerakan pasar global dan pelemehan survei bisnis.  


SWISS
• Franc  Swiss  melemah  terhadap  euro  namun  menguat  tipis  terhadap  dolar  pada  hari  Selasa,  dengan  pandangan  pasar  tertuju  pada  sidang  reguler  bank  sentral Swiss (SNB) hari Kamis besok. SNB diprediksi akan menegaskan kembali komitmennya untuk mempertahankan nilai tukar minimum EUR/CHF di 1.20  franc ketika mengumumkan keputusan kebijakan moneternya besok sekitar pukul 15.30 wib. 

• Data pada hari Senin kemarin menunjukkan jumlah kas perbankan Swiss diselenggarakan dengan SNB turun sedikit pekan lalu, menunjukkan bank sentral  tidak perlu melakukan intervensi untuk mempertahankan nilai tukar minimum EUR/CHF di 1.20 franc menyusul franc diperdagangkan di atas 1.21 franc per  euro. 

• Franc menguat  0.1% terhadap dolar  di sekitar  0.9325 franc dibandingkan penutupan New  York  hari Senin. Sedangkan euro  menguat di  atas  1.21 franc,  menyusul rilis optimis data ZEW index Jerman. Indeks kepercayaan investor ZEW Jerman naik tajam di bulan Desember dan bertengger di teritorial positif  untuk pertama kalinya sejak Mei. Data tersebut telah mendorong euro naik 0.4% di sekitar 1.2127 franc. 

Tuesday, December 11, 2012

Headline News 11.12.12

US & GLOBAL
• Bursa  saham  AS  ditutup  menguat  pada  hari  Senin  kemarin,  ditopang  oleh  kenaikan  saham  McDonald's  dan  saham  teknologi,  namun  ekuitas dan obligasi Italia turun setelah muncul keputusan Perdana Menteri Mario Monti untuk mengundurkan diri, sehingga memicu  kekhawatiran terhadap kepemimpinan Italia berikutnya untuk mengawal ekonomi negara tersebut keluar dari krisis. 

• Euro  awalnya  sempat  melemah  usai  muncul  berita  tentang  Italia  tersebut,  namun  kemudian  berhasil  rebound  terhadap  dolar  dan  memangkas sebagian besar kerugiannya atas yen setelah investor beranggapan bahwa reaksi atas keputusan Monti telah selesai. 

• Investor masih mencemaskan upaya pencapaian kesepakatan anggaran AS untuk menghindari terjadinya tebing fiskal yang bisa memicu  negara tersebut jatuh kedalam resesi. Kekhawatiran akan sulitnya dewan kebijakan AS mencapai kesepakatan seperti yang diharapkan  telah menghambat berkembangnya optimisme dikalangan investor sehingga membatasi penguatan di pasar ekuitas. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 14.75 poin atau 0.11% dan ditutup di 13,169.88. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 0.48  poin atau 0.03% dan berakhir di 1,418.55. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 8.92 poin atau 0.30% ke 2,986.96.   

• Saham McDonald's Corp <MCD.N> naik 1.1% ke $89.41 setelah perusahaan makanan cepat saji tersebut melaporkan penjualan bulan  November yang meningkat melampaui perkiraan, mencatat rebound setelah koreksinya di bulan Oktober. Sedangkan kenaikan di saham  teknologi  dipicu  naiknya  saham  Hewlett‐Packard  Co  <HPQ.N>,  yang  naik  2.6%,  menyusul  rumor  bahwa  investor  Carl  Icahn  sedang  membangun saham di produsen PC tersebut. Sementara Cisco Systems <CSCO.O> naik 2.4% setelah perusahaan merencanakan strategi  pertumbuhan jangka menengah pada hari Jumat. 

• FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> naik 0.2% di 1,134.53 poin. Sedangkan MSCI global stock index <.MIWD00000PUS> naik 0.2% ke 335.07  poin.       

• Monti  mengumumkan  selama  akhir  pekan  kemarin  bahwa  ia  akan  mengundurkan  diri  setelah  anggaran  pemerintah  2013  disetujui,  berpotensi mempercepat pelaksanaan pemilu diawal tahun depan. Monti menjadi favorit investor selama tahun lalu saat ia memimpin  agenda  reformasi  untuk  menyelamatkan  Italia  dari  ancaman  keruntuhan  bergaya  Yunani.  Yield  obligasi  Italia  tenor  10  tahun  naik  ke  4.83%, level tertingginya selama lebih dari 3 pekan. Sedangkan saham Italia jatuh lebih dari 2%. 

• Euro terkoreksi ke 105.94 yen, level terendahnya sekitar 2 pekan, sebelum berhasil rebound untuk diperdagangkan flat di 106.58 yen.  Sedangkan terhadap dolar, euro tercatat menguat 0.1% ke $1.2942. 

• Pasar komoditas menguat dipicu rilis optimis data manufaktur Cina yang menunjukkan akselerasi ke level tertinggi 8 bulan di periode  November.  Harga  tembaga  menembus  level  terttinggi  selama  hampir  2  bulan,  emas  naik  ke  sekitar  $1,711  per  ons  dan  Brent  oil  mengakhiri serangkaian koreksinya selama 5 hari terakhir. Brent futures <LCOc1> naik ke $108.54 sebelum sedikit melemah kembali dan  bergerak di sekitar $107.33, atau mencatat naik 31 sen. Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun 37 sen ke $85.56. Permintaan minyak China  menembus 10 juta barel per hari untuk pertama kalinya pada bulan November. Impor minyak mentah juga naik, menambah lebih banyak  bukti terjadinya pemulihan ekonomi. 

• Harga obligasi AS naik di tengah kekhawatiran akan berlarut‐larutnya negosiasi anggaran di Washington, gemuruh politik di Italia, dan  ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut oleh Federal Reserve ketika melakukan sidangnya minggu ini. Treasuru tenor 10  tahun naik 2/32 dengan yield di 1.6164%. 

• The Fed diprediksi akan mengumumkan putaran baru pembelian Treasury di akhir sidang regulernya selama 2 hari pada hari Rabu (Kamis  dini hari). Pembelian obligasi akan menggantikan program "Operation Twist" stimulus yang akan berakhir pada Desember ini. 

GOLD & COMMODITIES
• Emas naik dalam rangkaian tiga harinya Senin lalu karena investor tidak pasti mengenai krisis bujet AS dan harapan bahwa the Fed akan  memperkenalkan kembali stimulus ekonomi minggu ini.  

• Bertumbuhnya  ketidakyakinan  mengenai  Eropa  mendorong  pembelian  safe‐haven  untuk  logam  mulia  setelah  Perdana  Menteri  Italia  Mario Monti mengumumkan akan mengundurkan diri setelah anggaran tahun 2013 disetujui. 

• Investor  juga  membeli  emas  dari  kedepannya  policy  meeting  the  Fed  dua  hari.  Bank  sentral  AS  mengekspektasi  mengumumkan  pembelian obligasi senilai $45 milyar, diatas $40 milyar dalam pembelian sekuritas berbasis mortgage yang diumumkan September lalu. 

• "Although  markets  are  taking  the  lack  of  progress  thus  far  with  an  impressive  degree  of  complacency,  we  wonder  when  a    potential  breaking point will be reached," kata Edward Meir, metals analyst pada brokerage INTL FCStone. "As a result, we would be cautious on  gold and silver here."   


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak Brent naik tipis pada hari Senin setelah data Cina menunjukkan impor minyak meningkat di bulan lalu, sinyal meningkatnya  permintaan komoditas di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut. 

• Permintaan minyak China menembus 10 juta barel per hari untuk pertama kalinya pada bulan November. Impor minyak mentah juga  naik, menambah lebih banyak bukti terjadinya pemulihan ekonomi. 

• Brent futures <LCOc1> naik ke $108.54 sebelum sedikit melemah kembali dan bergerak di sekitar $107.33, atau mencatat naik 31 sen.  Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun 37 sen ke $85.56. 

• Data  ekspor  Jerman  meningkat  pekan  lalu  sebesar  0.3%,  setelah  mengalami  kontraksi  2.4%  di  bulan  Oktober.  Namun  ketidakpastian  kondisi politik di Italia telah membatasi kenaikan harga minyak      

• Investor  minyak  juga  menunggu  komentar  mengenai  prospek  pasokan  minyak  dari  Organisasi  Negara  Pengekspor  Minyak  pada  pertemuannya pada hari Rabu. 

• OPEC diperkirakan tidak akan memangkas target produksinya dari 30 juta barel per hari, yang telah dilakukannya sejak 2011. Meskipun  stok minyak global relatif tinggi dan pertumbuhan permintaan melambat, harga Brent tetap lebih dari $100 per barel, sebagian karena  ketegangan politik di Timur Tengah dan ancaman gangguan pasokan. 


EURO ZONE
• Membaiknya sentimen zona euro untuk rangkaian empat bulannnya pada bulan Desember didorong oleh kenaikan dalam ekspektasi ke level terkuatnya sejak Mei  2011, karena investor mengambil perhatian dari janji oleh European Central Bank dan politisi untuk bertahan terhadap euro.  

• Grup Sentix research mengatakan Senin lalu indeks mengenai investor sentiment dalam zona euro menguat menjadi ‐16.8 dari ‐18.8 November, meskipun melemah  tipis dari ekspektasi dalam polling Reuters yang akan naik hingga ‐16.0.  

• Surplus perdagangan Jerman pada bulan Oktober ke level terendah dalam setengah tahun karena ekspor mencatatkan pertumbuhan yang tipis dalam menghadapi  pelemahan permintaan dari resesi negara yang menekan mitra Eropa.  

• Gambaran menambahkan bukti bahwa ekonomi negara terbesar di Eropa itu akan mengalami kontraksi dalam kuartal keempat tahunan ditengah perlambatan dalam  penjualan luar negeri, dalam pertumbuhan (ekonomi) Jerman yang panjang.  

• Perekonomian Belanda dalam kondisi memburuk dari kondisi awalnya, bank sentral mengatakan Senin lalu, memperkirakan bahwa akan merosot saat ini dalam tahun  mendatang. Defisit bujet akan juga meluas 3 persen dari batas Uni Eropa pada tahun 2013, menurut bank.  


U.K.
• Sterling  menembus  level  tertinggi  selama  hampir  3  pekan  terhadap  euro  pada  hari  Senin,  dimana  mata  uang  tunggal  Eropa  tertekan  oleh  rencana  pengunduran diri Perdana Menteri Italia Mario Monti.  

• Monti  mengumumkan  selama  akhir  pekan  kemarin  bahwa  ia  akan  mengundurkan  diri  setelah  anggaran  pemerintah  2013  disetujui,  berpotensi  mempercepat  pelaksanaan  pemilu  diawal  tahun  depan.  Monti  menjadi  favorit  investor  selama  tahun  lalu  saat  ia  memimpin  agenda  reformasi  untuk  menyelamatkan Italia dari ancaman keruntuhan bergaya Yunani. 

• Euro  terkoreksi  0.2%  ke  0.8037  pound  dan  mencatat  intraday  low  di  0.8035  pound  di  sesi  Asia,  level  terendahnya  sejak  21  November.  Jika  pelemahan  berlanjut berpotensi menuju level terendah 8 November di 0.7960 pound. 

• Sedangkan terhadap dolar, sterling menguat 0.2% ke $1.6072, dibantu oleh rebound euro terhadap dolar di akhir sesi. 

• Pasar  masih  menantikan  perkembangan  pencapian  kesepakatan  anggaran  AS  untuk  menghindari  terjadinya  tebing  fiskal  yang  berpotensi  membawa  perekonomian AS kedalam fase resesi. 

• Sterling juga berpotensi diuntungkan oleh kondisi politik yang masih belum menentu di zona euro dan kemungkinan ECB akan melanjutkan pemangkasan  suku bunganya.  


JAPAN
• Ekonomi  Jepang  mengalami  kontraksi  untuk  rangkaian  dua  kuartalan  pada  bulan  Juli‐September,  revisi  data  pemerintah  menunjukkannya  Senin  lalu,  mengindikasikan bahwa pelemahan permintaan global mendorong ekonomi yang tergantung ekspor ke dalam resesi.  

• Analis mengekspektasi kontraksi kuartalan lainnya dalam tiga bulan terakhir tahun ini berkenaan dengan anjloknya ekspor ke Cina, membuat Bank of Japan  dibawah tekanan untuk melonggarkan kebijakan moneter pada awal bulan ini.  

• Indeks  sentimen  sektor  jasa  Jepang  sedikit  naik  menjadi  40.0  pada  bulan  November,  survei  Cabinet  Office  Senin  lalu,  memperkirakan  ekonomi  telah  berhenti memburuk.  

• Bank sentral Jepang dan pemerintah membutuhkan untuk menstimulasi perekonomian secara bersamaan untuk membantu mengakhiri dua dekade deflasi,  ungkap seorang ekonom yang dapat menjadi kandidat untuk mengggantikan Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa. 


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar bertahan dekat level tertingginya dalam satu bulan terhadap euro Senin lalu karena ketidakpastian politis dalam  Italia yang menekan mata uang tunggal.  

• Dua mata uang utama (Aussie dan Zew Zealand) bertahan terhadap dollar AS, tidak terpengaruh oleh gambaran perdagangan Cina yang melemah  dari ekspektasi karena investor memfokuskan pada data akhir pekan Cina yang menguat yang memberikan tanda‐tanda kedepannya dari recovery ekonomi.  

• Euro melorot hingga ke level A$1.2278 <EURAUD=R> dalam awal perdagangan, level terendahnya sejak 20 Nov. 20, sebelum kembali naik ke level  A$1.2300. Terakhir diperdagangkan pada level A$1.2312, yang telah anjlok sekitar 2‐1/2 sen dalam satu minggu.  

• Data perumahan yang anjlok memperkirakan pemangkasan tingkat suku bunga yang dibutuhkan untuk mendorong lebih banyak pembeli ke dalam  pasar tersebut/perumahan.


SWISS
• Franc  Swiss  awalnya  terkoreksi  terhadap  dolar  pada  hari  Senin,  bergerak  searah  dengan  pelemahan  euro  setelah  Perdana  Menteri  Italia  Mario  Monti  memutuskan  untuk  mengundurkan  diri,  sehingga  memicu  kekhawatiran  terhadap  kepemimpinan  Italia  berikutnya  untuk  mengawal  ekonomi  negara  tersebut keluar dari krisis. Namun franc Swiss dan juga euro kemudian berhasil rebound terhadap dolar setelah investor beranggapan bahwa reaksi atas  keputusan Monti telah selesai. 

• Franc  telah  membayangi  euro  sejak  SNB  memutuskan  untuk  membatasi  penguatan  franc  di  level  1.20  franc  per  euro  di  bulan  September  2011  untuk  mencegah perekonomian jatuh kedalam resesi dan deflasi. SNB diprediksi akan menegaskan kembali komitmennya untuk mematok nilai tukar mata uang  lokalnya pada saat mengumumkan keputusan kebijakan moneter kuartalan pada pukul 15.30 wib hari Kamis. 

• Hasil jajak pendapat Reuters pekan lalu menunjukkan SNB kemungkinan akan mempertahankan patokan nilai tukar franc paling tidak hingga 2013 atau  bahkan diperpanjang hingga 2014, sementara tetap mempertahankan suku bunga di level mendekati 0%. 

• Franc menguat 0.2% terhadap dolar di sekitar 0.9330 franc dibandingkan level penutupan New York hari Jumat, sedangkan terhadap euro, franc bergerak  flat di sekitar 1.2078 franc. 

Monday, December 10, 2012

Headline News 10.12.12


US & GLOBAL
• Bursa  saham  global  naik  moderat  pada  Jumat  lalu  setelah  sebuah  kejutan  positif  dari  laporan  data  tenaga  kerja  AS  November  diredam  oleh  pesimisme data sentimen konsumen di tengah belum jelasnya kesepakatan AS untuk menghindari fiscal‐cliff. 

• Dolar AS juga menguat, meskipun terkoreksi di sesi penutupan setelah investor mengurai rincian laporan pasar tenaga kerja, salah satu indikator  ekonomi yang paling dimonitor dengan seksama. 

• Data non‐farm payrolls November AS bertambah 146 ribu, lebih baik dari ekspektasi yang sempat pesimis sebgai dampak dari superstorm Sandy  yang AS Oktober lalu. 

• Sementara  indeks  sentimen  konsumen  dari  The  Thomson  Reuters/University  of  Michigan  periode  Desember  turun  ke  level  terendah  sejak  Agustus. Sentimen  jatuh  di tengah keprihatinan terhadap perdebatan fiscal cliff yang menjadi faktor utama yang menahan  pergerakan bursa  belakangan ini. 

• Ketidakpastian mengenai apakah anggota parlemen AS akan mencapai kesepakatan untuk menghindari pemotongan belanja dan kenaikan pajak  masih membuat investor enggan melakukan transaksi. Indikasi ke arah mana kemajuan perdebatan fiscal cliff AS akan menyebabkan fluktuasi  lebih besar di pasar. 

• Wall  Street  sendiri  berakhir  relatif  lebih  tinggi  akhir  pekan  kemarin,  namun  dibatasi  oleh  data  yang  mengindikasikan  kecemasan  atas  ketidakpastian fiscal cliff yang cenderung memperburuk sikap konsumen pada awal Desember ini. 

• Indeks  saham  Nasdaq  bernasib  lebih  buruk  daripada  indeks  saham  Wall  Street  lainnya,  karena  terbebani  oleh  tekanan  saham  saham  Apple  sebesar  2,6  persen  –  dan  merupakan  penurunan  terburuknya  untuk  basis  mingguan  sejak  Mei  2010.  Kini  saham  perusahaan  terbesar  AS  berdasarkan nilai pasar tersebut sudah merosot 24,4 persen dari rekor tertingginya yang dicapai pada akhir September lalu. 

• Indeks Dow Jones <.DJI> naik 81,09 poin, atau 0,62 persen ke 13155.13. Indeks Standard & Poor 500 naik 4,13 poin, atau 0,29 persen ke 1418.07.  indeks Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 11,23 poin, atau 0,38 persen, ke 2978.04. 

• Volume  perdagangan  cenderung  tipis,  melanjutkan  tren  di  pekan  yang  bergerak  dan  bervolume  tipis.  Indeks  S&P  500  berakhir  0,1  persen  di  pekan tersebut, mmenyusul sesi volatile yang berulang kali mendorongnya keluar‐masuk wilayah positif. Indeks tersebut kini berada 3,8 persen  di bawah level tertinggi 2012, di 1474.51, yang dicapai pada pertengahan September. 

• Indeks FTSEurofirst 300 Indeks <.FTEU3> Eropa berakhir naik 0,07 persen ke 1132.69. Indeks saham dunia dari MSCI juga naik tipis 0,14 persen ke  334,52. 

• Indeks dolar AS melonjak ke puncaknya di hari Jumat tersebut setelah data tenaga kerja AS dirilis, tapi momentum memudar dan membatasi  kenaikannya dengan ditutup hanya naik 0,2 persen. 

• EURUSD jatuh ke sesi terendah 1.2879, areal terendah yang pernah dicapai 28 November sebelum kemudian bangkit lagi ke atas 1.2920an di  akhir  sesi  pekan  kemarin,  setelah  para  trader  mengatakan  bahwa  ada  isu  yang  berkembang  yang  mengatakan  bahwa  para  anggota  dewan  eksekutif senior ECB menentang potensi pemangkasan suku bunga yang didukung oleh mayoritas anggota dewan moneter ECB. 

• Tetapi euro relatif masih di bawah tekanan setelah bank sentral Jerman memangkas prospek pertumbuhan dan mengindikasi risiko resesi karena  krisis utang yang telah berlangsung 3 tahun menekan perekonomian terbesar di wilayah Eropa tersebut. 

• Obligasi pemerintah AS bertenor 10‐tahun AS turun 11/32 untuk mendorong kenaikan yield‐nya 1,63 persen. 

• Harga komoditas minyak di bursa berjangka tergelincir karena investor masih khawatir tentang masalah ekonomi Eropa dan ketidakpastian debat  fiscal cliff AS yang bernilai $600 milyar – dari kenaikan pajak dan pemotongan belanja. 

• Minyak mentah Brent di pasar berjangka <LCOc1> merosot 1 persen ke $107,02/barel. Harga minyak mentah di bursa berjangka AS <CLc1>  tipe  kontrak Januari juga turun 33 sen ke areal $85,90an/ barel.  Tapi harga emas cenderung bangkit dari level terendah 1 bulan setelah rilis positif data tenaga kerja AS tidak mengubah pandangan bahwa the  Fed AS akan tetap menggunakan stimulus ekonomi untuk mendorong pertumbuhannya. Harga emas di pasar spot <XAU=> naik 0,2 persen ke  sekitar $1700/ounce, bangkit dari areal tekanan pekan kemarin di sekitar $1685.79.  

GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Jumat lalu, rebound dari level terendah pada awalnya, karena optimisme data payrolls AS tidak mengubah pandangan bahwa the Fed  akan melanjutkan untuk menggunakan stimulus ekonomi yang mendukung pada logam mulia untuk mendorong pertumbuhan (ekonomi). 

•  Dalam mingguannya, logam mulia anjlok 0,7 persen untuk rangkaian dua minggunya mengalami pelemahan. 

• "It's all about QE with these metals and I don't think there is any end of that in 2013," kata Matthew Schilling, commodities broker pada futures  brokerage RJ O'Brien.  


OIL & COMMODITIES
• Penurunan harga minyak terbatas Jumat kemarin setelah data tenaga kerja AS sempat meredam sentimen negatif dari komentar anggota dewan  dari partai Republik AS yang mengindikasikan deadlock pada perdebatan untuk menghindari fiscal cliff AS. Kemudian pergerakannya tertahan  oleh pesimisme rilis data consumer sentiment Desember AS dari University of Michigan. 

• Harga komoditas minyak di bursa berjangka tergelincir karena investor masih khawatir tentang masalah ekonomi Eropa dan ketidakpastian debat  fiscal cliff AS yang bernilai $600 milyar – dari kenaikan pajak dan pemotongan belanja. 

• Minyak mentah Brent di pasar berjangka <LCOc1> merosot 1 persen ke $107,02/barel. Harga minyak mentah di bursa berjangka AS <CLc1>  tipe  kontrak Januari juga turun ke areal $85,90an/barel. 

• Di saat ini para pelaku pasar komoditas minyak masih dihadapkan pada potensi volatilitas, yang dapat memicu kenaikan harga, dari kondisi Timur  Tengah. Aksi protes berkembang di sekitar istana presiden Mesir dari kelompok oposisi yang menentang dekrit presiden Mohamed Mursi baru‐ baru ini yang perluasan kekuasaannya. 

• Sementara prospek pertumbuhan yang lebih negatif dari bank sentral Jerman dan Austria untuk perekonomiannya masing‐masing di tahun 2013  mendatang, juga potensi pemangkasan suku bunga ECB, akan memberikan tekanan pada harga minyak.


EURO ZONE
• Pengambil  kebijakan  European  Central  Bank  mengatakan  Jumat  lalu  bank  telah  "very  serious"  berdebat  mengenai  pemangkasan  tingkat  suku  bunga  minggu  ini  dan  bahwa  pemangkasan kemungkinan tahun depan jika perekonomian zona euro tidak meningkat.  

• Bank sentral Jerman dan Austria secara terpisah memperkirakan tidak mungkinnya terjadi kenaikan, perkiraan pertumbuhan pada perekonomian pada tahun 2013.  

• Makin dalamnya penurunan ekonomi Portugal dalam kuartal ketiga karena penurunan dalam ekspor pada Eropa ditambah pelemahan permintaan domestik dalam perjuangan  dibawah tekanan beratnya austerity yang dikenakan oleh bailout.  

• Akselerasi  anjlok  akan  membuat  sulit  pada  Portugal  untuk  mencapai  tujuan  fiskal  dibawah  bailout  dan  akan  menambah  tantangan  pemerintah  dalam  menjaga  penyesuaian  program sebagaimana persiapan kenaikan pajak yang besar.


U.K.
• Sterling menguat atas euro akhir pekan kemarin setelah bank sentral Jerman memangkas prospek pertumbuhan ekonominya serta meningkatnya spekulasi pemangkasan suku  bunga lebih lanjut di Eropa.   

• Namun sterling tertekan atas dolar setelah positifnya data tenaga kerja AS periode November sempat memicu ekspektasi bahwa potensi stimulus yang akan diambil the Fed AS  dalam sidang moneternya pekan ini akan lebih kecil.  

• Sterling tidak banyak bereaksi dari rilis data produksi industri dan manufaktur Oktober Inggris yang menunjukkan tekanan terbesarnya sejak Juni – padahal ini dapat mendorong  kekhawatiran tekanan ekonomi di kuartal terakhir 2012, saat baru saja bangkit dari resesi di kuartal ketiga lalu. 

• EURGBP merosot hingga ke level terendah sejak 22 November di 0.8045. Sementara pelaku pasar mengatakan ada bid di 0.8030 yang dapat menahan tekanan lebih lanjut di akhir  pekan tersebut. 

• Sterling terkoreksi mendekati areal psikologis 1.6000 dolar AS, tertekan dari level tertinggi selama sebulan di 1.6130 yang dicapai awal pekan lalu. Investor enggan melakukan aksi  beli  sterling  setelah  menteri  keuangan  Inggris,  George  Osborne,  pekan  lalu  menyatakan  bahwa  Inggris  tidak  akan  mencapai  pengurangan  hutang,  sehingga  mendorong  kekhawatian bahwa peringkat kredit negara tersebut terancam diturunkan dari level AAA. 


JAPAN
• Pemerintah Jepang mengatakan Jumat lalu bahwa terdapat "a high possibility" bahwa perekonomian telah merosot kembali kedalam resesi setelah indeks indikator ekonomi  merosot dalam rangkaian tujuh bulannya pada bulan Oktober.  

• Negara  dengan  ekonomi  terbesar  ketiga  dunia  tersebut  telah  anjlok  pada  kuartalan  bulan  September  untuk  pertama  kalinya  sejak  tahun  lalu,  ditambah  tanda‐tanda  bahwa  perlambatan (ekonomi ) global dan tensi dengan Cina mengarahkan pada resesi.  

• Indeks dari indikator ekonomi merosot (dalam preliminary) 0.9 poin pada bulan Oktober dari bulan sebelumnya, Cabinet Office mengatakannya.  

• Setengah  dari  manufaktur  Jepang  mengatakan  permintaan  utama  untuk  pemenang  pemilu  parlemen  bulan  ini  adalah  mendorong  pelemahan  yen,  yang  mana  mereka  lihat  sebagai kritikan untuk menghidupkan kembali perekonomian negara, polling Reuters menunjukkannya.  


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar bertahan mendapatkan kenaikan terhadap euro dan yen Jumat lalu dan mendekati level tertinggi dua bulannya terhadap mitra AS,  yang membawa kedua mata uang mencatatkan kenaikan ke level tertinggi mingguan.  

• Euro berjuang terhadap kedua mata uang tersebut diikuti langkah penurunan tajam Kamis lalu ketika European Central Bank mencatatkan suramnya outlook ekonomi  euro dan diskusi tentang tingkat suku bunga.  

• Mata uang tunggal terakhir tercatat ke level A$1.2372 <EURAUD=R> terhadap Aussie, yang telah anjlok 1 persen ke level A$1.2341. Telah bertahan di level tertinggi  satu bulannya  A$1.2544 yang tercapai awal minggu ini.   

• Harga Australian bond futures flat karena pasar mengalami konsolidasi setelah data ekonomi  mingguan dan mengantisipasi dari rilis job AS.  


SWISS
• USDCHF melanjutkan kenaikan mendekati areal 0.9400 setelah adanya pengumuman dari Credit Suisse bahwa dan UBS yang akan memungut biaya untuk deposito besar dalam  Swiss franc serta setelah data inflasi yang dirilis Kamis sebelumnya ternyata lebih rendah dari perkiraan. 

• Swiss  National  Bank  (SNB)  juga  akan  mempertahankan  batasan  penguatan  nilai  tukar  mata  uang  lokalnya  paling  tidak  hingga  2013  dan  kemungkinan  hingga  2014,  dan  juga  mempertahankan suku bunga mendekati 0%, demikian hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan.  SNB telah memberlakukan batasan penguatan franc terhadap euro pada 1.20 franc per euro di bulan September 2011 dalam upaya untuk mencegah terjadinya deflasi dan resesi,  setelah investor berbondong‐bondong memburu franc akibat krisis utang yang melanda kawasan Eropa. Bank sentral diperkirakan akan menegaskan kembali komitmennya untuk  mempertahankan kebijakannya tersebut dalam sidang moneter kuartalannya Kamis pekan ini. 

• Data kemarin menunjukkan inflasi Swiss turun lebih rendah dari perkiraan di bulan November, dipicu turunnya harga minyak, sewa dan makanan, dimana memperkuat indikasi  SNB akan mempertahankan kebijakan patokan nilai tukarnya. Inflasi turun 0.4% year‐on‐year setelah mencatat turun 0.2% di bulan Oktober, dan turun 0.3% month‐on‐month.  

• Sementara  franc  terkoreksi  terhadap  dolar,  seiring  melemahnya  euro  atas  dolar  setelah  muncul  komentar  dari  bank  sentral  Jermal  yang  memangkas  prospek  pertumbuhan  ekonominya serta potensi penurunan suku bunga lebih lanjut dari ECB di tahun depan.