title cover

title cover

Tuesday, February 12, 2013

Headline News 12.02.13


US & GLOBAL
• Yen terkoreksi tajam terhadap dolar dan euro pada hari Senin setelah pejabat keuangan AS menyuarakan dukungannya atas upaya Jepang  untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengakhir deflasi. 

• Sementara  Wall  Street  dan  pasar  ekuitas  dunia  bergerak  tipis  seiring  absennya  data  utama  ekonomi  yang  membuat  investor  tidak  memiliki alasan untuk mendorong saham lebih tinggi lagi untuk saat ini. 

• Euro  terapresiasi  setelah  dewan  kebijakan  Eropa  menghentikan  pembahasan  mengenai  upaya  intervensi  untuk  melemahkan  euro,  sementara  bursa  saham  AS  kehilangan  daya  dorongnya  setelah  mencapai  level  tertinggi  multi  tahunannya.  Dolar  menguat  ke  level  intraday high di 94,42 yen, level tertingginya sejak awal Mei 2010, dan terakhir tercatat naik 1,8% di 94,33 yen. Euro naik 2,1% ke 126,46  yen,  setelah  mencatat  intraday  high  di  126,59  yen.  Yen  jatuh  setelah  U.S.  Treasury    Undersecretary  Lael  Brainard  mengatakan  AS  mendukung upaya Jepang untuk mengakhiri deflasinya dan kembali memacu pertumbuhan ekonominya. Pasar melihat situasi tersebut  sebagai “lampu hijau” untuk menjual yen lebih lanjut. 

• Ketegangan  mengenai  apakah  beberapa  negara  memang  sengaja  berusaha  untuk  melemahkan  mata  uang  mereka  menjadi  fokus  perhatian pelaku pasar, dengan Menteri Keuangan Perancis Pierre Moscovici mengatakan negara‐negara zona euro perlu kerjasama lebih  erat dalam menjalankan kebijakan nilai tukar. Namun komentarnya tersebut diimbangi oleh komentar dari petinggi ECB Jens Weidmann,  yang  mengatakan  bahwa  diskusi  mengenai  overvaluation  euro  hanya  pengalih  perhatian  dari  tugas  pemerintah  untuk  memilah‐milah  ekonomi mereka. Dia mengatakan euro tidak over‐valued. 

• Setelah  terkoreksi  dalam  3  sesi  berturut‐turut  terhadap  dolar,  euro  berhasil  rebound  akibat  aksi  buy  on  dips  investor,  dan  mata  uang  tunggal  Eropa  tersebut  melanjutkan  penguatannya  usai  muncul  komentar  dari  Weidmann.  Euro  menguat  0,3%  di  $1,3406  setelah  spekulan kembali membeli euro setelah mata uang tersebut terkoreksi mendekati level terendah 3 pekan. 

• Presiden ECB Mario Draghi di pekan lalu mengisyaratkan bahwa penguatan euro lebih lanjut akan memicu dilakukannya pemangkasan  suku bunga. Presiden Perancis Francois Hollande juga mendesak agar zona euro menetapkan target nilai tukarnya. 

• Negara‐negara G7 kemungkinan akan akan melakukan pertemuan guna meredam perang retorika soal nilai tukar mata uang dalam pekan  ini.  Dua  petinggia  G20  mengatakan  bahwa  negara‐negara  G7  akan  mempertimbangkan  untuk  memberikan  statement  pekan  ini  untuk  menegaskan komitmen mereka untuk masalah nilai tukar “yang disepakati pasar” sebagai respon atas meningkatnya perang mata uang.  Para menteri keuangan dan pejabat bank sentral G20 akan melakukan pertemuan di Moskow pada hari Jumat‐Sabtu dalam pekan ini. 

• Kekhawatiran mengenai devaluasi kompetitif oleh negara‐negara besar telah meningkat sejak Perdana Menteri Jepang yang baru Shinzo  Abe  mulai  menempatkan  tekanan  pada  bank  sentral  negara  itu  untuk  mengambil  langkah‐langkah  pelonggaran  agresif  untuk  menghidupkan kembali perekonomian bangsa. 

• Saham dan pasar lainnya tidak banyak berreaksi atas pernyataan dari Wakil Kepala The Fed Janet Yellen. Sebagai calon kuat pengganti  Kepala The Fed Ben Bernanke di tahun depan, Yellen mengatakan pelonggaran agresif dan berkelanjutan pada kebijakan moneter oleh  bank sentral dibenarkan mengingat keadaan pasar tenaga kerja saat ini. Investor akan mencermati rencana Presiden Barack Obama untuk  memacu perekonomian di depan State of the Union pada hari Selasa ini. 

• Rilis optimis data ekonomi AS dan Cina pekan lalu telah mendorong naiknya ekuitas AS, dan mendorong indeks Nasdaq ke level penutupan  tertinggi 12 tahun dan indeks S&P 500 ke level puncak 5 tahun. Selama kurang dari 2 bulan di tahun ini, S&P 500 telah tercatat naik 6%,  namun rally terlihat terhambat dengan S&P dan Dow mendekati level rekor tertingginya. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 21,73 poin atau 0,16% di 13.971,24. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 0,92  poin atau 0,06% di 1.517,01. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> terkoreksi 1,87 poin atau 0,06% ke 3.192,00.   

• Harga Treasury AS tenor 10 tahun turun 4/32 dengan yield 1,964%.  Sedangkan indeks ekuitas global MSCI turun 0,3%, dan indeks saham  Eropa, FTSEurofirst 300 index <.FTEU3>, berakhir melemah 0,7%.  

• Harga minyak mentah Brent turun seiring turunnya harga bensin berjangka dan investor mengkhawatirkan soal kesehatan perekonomian  zona euro. Brent merosot 77 sen ke $118,13 per barel. Sedangkan harga minyak mentah AS berakhir naik $1,31 ke $97,03.  

GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah ke level terendahnya dalam satu bulan, tertekan oleh aksi jual secara teknikal setelah harga anjlok melalui support level  $1.650 per ons, dan karena hasrat investasi untuk logam mulia secara fisik merosot.   

• Analis mengatakan penurunan pergerakan yang berlebih karena berkenaan dengan likuiditas, karena Cina, Jepang, SIngapura, Hong Kong,  Korea dan pasar Asia lainnya ditutup minggu ini untuk perayaan Lunar New Year. 

• "Until physical bullion buyers resurface, we see gold as likely to face further near‐term pressure," kata HSBC metals analyst James Steel.  


OIL & COMMODITIES
• Brent crude oil futures jatuh pada sesi perdagangan Senin, dengan gasoline futures memimpin penurunan setelah pekan lalu terjadi badai  salju  di  Timur  Laut  AS,  salah  satu  gasoline  market  terbesar  di  dunia,  diperkirakan  aka  ada  dampak  kecil  terhadap  wilayah  persediaan  bahan bakar. 

• "(U.S. refined) products are lower because they went up last week on fears the blizzard would harm refineries or infrastructure, but the  storm just caused demand destruction," ucap Phil Flynn, seorang analis Price Futures Group di Chicago. 

• Brent oil turun 77 sen ditutup pada level 118,13 dollar per barel, setelah tergelincir 117,54 dollar dalam sesi perdagangan awal dan AS  crude oil meningkat 1,31 dollar ke level 97,03 dollar per barel. 

• Transaksi pasar oil dperkirakan akan dibatasi pada pekan ini seiring banyaknya pasar Asia tutup disebabkan the Lunar New Year . Brent  menyentuh  level  tertinggi  perdagangan  Sembilan  bulan  pada  hari  Jumat,  memangkas  empat  pekan  sesi  penguatan  setelah  data  perdagangan China melonjak pada Januari 

EURO ZONE
• Perekonomian  Jerman  akan  secara  bertahap  mendapatkan  kembali  momentum  tahun  ini  setelah  mengalami  kontraksi  pada  akhir tiga  bulan  tahun  2012  karena perekonomian global mendukung perbaikan, menteri perekonomian mengatakannya. 

• Pengembalian kembali pemangkasan pajak Yunani dan menahan investasi publik pada bulan Januari untuk mengimbangi anjloknya pendapatan pajak dan  mencapai target bujetnya, pemerintah mengatakannya Senin lalu.  

• Gross  tax  revenues  merosot  241  juta  euro  dibawah  ekspektasi  berkenaan  dengan  anjloknya  VAT  receipts  dalam  hal  resesi  yang  melumpuhkan  negara.  Pendapatannya anjlok 11 persen dalam basis tahunan menjadi 4.42 milyar euro.  

• Perancis  mendesak  bahwa  pajabat  keuangan  zona  euro  harus  mendiskusikan  naiknya  penguatan  dari  euro,  tetapi  beberapa  menteri  mengabaikan  permasalahan tersebut dan G7 diekspektasi untuk menyebut pada "market‐determined" pada nilai tukar.  


U.K.
• Sterling kembali tergelincir dari posisi teratas 2 pekan terhadap euro dan juga terkoreksi terhadap dolar pada perdagangan hari Senin, dipicu prospek suram ekonomi Inggris dan  kelanjutan pelonggaran moneter, yang mendorong investor untuk menjual mata uang Inggris tersebut. 

• Pekan lalu, sterling mencatat penguatan mingguan terbesarnya selama lebih dari 2 tahun terhadap euro setelah muncul komentar dari Kepala ECB Mario Draghi pada hari Kamis  yang diartikan oleh pasar sebagai sebuah sikap kekhawatiran dia atas penguatan euro belakangan ini. Hal itu telah memicu investor untuk menjual euro dan membeli sterling. 

• Namun kekhawatiran seputar ekonomi Inggris terus menghantui investor di sesi Senin kemarin, 2 hari sebelum bank sentral Inggris (BoE) merilis Laporan Inflasi kuartalannya,  yang beresiko untuk BoE melemahkan outlook ekonominya. Jika laporan inflasi kuartalan memberikan sinyal melemahnya ekonomi Inggris untuk beberapa tahun kedepan, maka  akan berpotensi menekan sterling secara umum. 

• Sementara itu, jika muncul retorika lanjutan dari para politisi zona euro sebelum sidang G20 di Moskow dalam pekan ini mengenai kekhawatiran mereka atas penguatan euro,  khususnya terhadap yen yang tengah mengalami pelamahan tajam, terhadap prospek pemulihan ekonominya yang memang masih rapuh, maka akan berpotensi menahan laju  penguatan  euro.  Negara‐negara  G7  akan  mempertimbangkan  untuk  memberikan statement pekan  ini untuk  menegaskan  komitmen  mereka  untuk  masalah  nilai  tukar  “yang  disepakati pasar” sebagai respon atas meningkatnya perang mata uang, mengutip pernyataan 2 anggota G20 Senin kemarin. 

• Euro menguat 0,9% di 0,8532 pound, rebound dari level terendah 2 pekan di 0,8446 yang dicapai hari Jumat, menyusul aksi beli oleh investor dan perusahaan dari Timur Tengah.  Sementara sterling melemah 0,7% di $1,5685, turun dari posisi atas hari Jumat di $1,5845 yang juga sebagai level terkuatnya sejak 1 Februari. Yen juga mengalami tekanan jual  terhadap  euro  dan  dolar  dalam  tahun  ini  setelah  pemerintahan  Jepang  yang  baru  menekan  BOJ  untuk  melonggarkan  kebijakan  moneternya  secara  lebih  agresif  untuk  mengeluarkan ekonomi dari kondisi deflasi.


JAPAN
• Seorang kritikus terkemuka dari kebijakan‐kebijakan Bank  of  Japan, yang mempertimbangkan kandidat  utama untuk mengambil alih bank  sentral  bulan  depan, mengatakan dia mendukung kerangka waktu dua tahun yang agresif untuk menghadirkan tujuan terkini mendorong inflasi pada 2 persen.  

• Presiden Asian Development Bank Haruhiko Kuroda menolak mengomentari pada Senin lalu pada apakah dia jadi didekati oleh Perdana Menteri Shinzo Abe  untuk mengepalai Bank of Japan, mengatakan pada reporter dia senang dengan posisi saat ini.  

• "A 2 percent inflation target has become a global standard, and it is a landmark decision on the BOJ's part to adopt the same target," kata Kuroda, yang  berada dalam seminar di Tokyo.  

• "An appropriate timeframe should be about two years."  



AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar tertekan dari level puncak dalam empat tahunnya terhadap yen Senin lalu sementara itu juga turun terhadap dollar AS,  meskipun liburan dikebanyakan negara Asia yang membuat (volume) perdagangan benar‐benar tipis.  

• Yen sedikit tertekan setelah Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan pelemahan (yen) telah melebihi dari yang dimaksud. Aussie berada pada level  95.25 yen <AUDJPY=R>, dari level puncak 97.42 yang terjadi Selasa sebelumnya.  

• Jumlah orang yang mengajukan permohonan home loans anjlok untuk rangkaian tiga bulannya pada bulan Desember, menekan harapan untuk recovery  pada sektor perumahan dan menambah dorongan kedepannya untuk pemangkasan tingkat suku bunga.  

• Permintaan  untuk  home  loans  dari  pembeli  pertama  telah  anjlok  ke  level  terendahnya  dalam  delapan  setengah  tahun,  meskipun  diuntungkan  pada  rendahnya mortgage rates.  

• Tetapi  walaupun  demikian  tingkat  suku  bunga  rendah  telah  memiliki  pengaruh  yang  positif  dalam  bagian  pada  industri  bangunan,  dengan  mendorong  permintaan untuk pinjaman pada konstruksi dan pembelian rumah‐rumah baru. 


SWISS
• Franc Swiss terkoreksi terhadap euro pada hari Senin setelah salah seorang dewan kebijakan menegaskan tekad Bank Nasional Swiss (SNB) untuk mempertahankan  nilai batas minimum EUR/CHF untuk "masa mendatang". 

• Franc terkoreksi 0,2% terhadap euro di sekitar 1,2279 franc dibandingkan penutupan New York hari Jumat. Sedangkan terhadap dolar, franc bergerak stabil di sekitar  0,9180‐an. 

• Perdagangan relatif sepi menyusul sejumlah besar pasar Asia tutup untuk merayakan hari libur Imlek, termasuk di Jepang, Cina, Hong Kong, Singapura dan Korea  Selatan. 

• SNB tetap  siaga untuk sewaktu‐waktu melakukan  lengkah‐lengkah yang diperlukan untuk meredam  dan  mengendalikan penguatan mata uang  lokalnya, demikian  penegasan dari anggota SNB Fritz Zurbruegg di harian Aargauer Zeitung.  

• EUR/CHF telah dipatok di 1,20 franc oleh SNB pada September 2011 lalu, namun franc terlihat melemah sepanjang bulan Januari seiring meningkatnya optimisme  pasar pada pemulihan ekonomi di zona euro. Kondisi tersebut sempat memunculkan spekulasi bahwa nilai patokan EUR/CHF akan dinaikkan dan jika hal ini terjadi  maka akan semakin melemahkan nilai tukar franc terhadap euro. 

• Pasar saat ini tengah menantikan data inflasi Swiss pada hari Selasa ini sekitar pukul 15.15 wib dilanjutkan dengan testimoni Kepala SNB Thomas Jordan di Jenewa  sekitar pukul 17.00 wib. 

Monday, February 11, 2013

Headline News 11.02.13


US & GLOBAL
• Rilis optimis data ekonomi telah mengangkat pasar ekuitas global dan mendorong indeks S&P 500 ke level tertinggi 5 tahun pada hari  Jumat, sementara yen melonjak setelah menteri keuangan Jepang mengatakan koreksi yen belakangan ini telah berlangsung terlampau  jauh dan terlampau cepat. 

• Harga  minyak  mentah  Brent  naik  ke  level  tertinggi  9  bulan  mendekati  $119  per  barel  dan  harga  tembaga  naik  untuk  pertama  kalinya  dalam  4  hari  terakhir  seiring  membaiknya  data  ekonomi  Cina  memberikan  sinyal  akan  meningkatnya  prospek  pertumbuhan  ekonomi  global dan mendorong prospek cerah untuk permintaan komoditas. 

• Ekspor dan impor Cina meningkat dan pinjaman baru juga meningkat di bulan Januari, sementara data Jerman menunjukkan surplus 2012  yang mencatat level tertinggi kedua selama lebih dari 60 tahun terakhir, sebuah indikasi memulihnya perekonomian di negara ekonomi  terbesar zona euro tersebut. 

• Laporan lain juga menunjukkan defisit perdagangan AS menyempit ke level terkecilnya selama hampir 3 tahun di periode Desember dan  telah  mendorong  naiknya  pasar  saham  dan  komoditas.  Menyempitnya  defisit  perdagangan  di  bawah  ekspektasi  pasar  mengisyaratkan  ekonomi AS telah memulih jauh lebih baik di kuartal keempat dibandingkan perkiraan sebelumnya. 

• Indeks ekuitas dunia MSCI naik 0,5% ke 355,56, sementara saham Eropa rebound 1,2% setelah kejatuhannya di hari Kamis sebelumnya  telah menghapus perolehan keuntungan tahun ini. 

• Bursa saham AS menguat dengan indeks S&P 500, yang telah naik lebih dari 6% tahun ini, mencatat kenaikan mingguan keenamnya secara  berturut‐turut untuk pertama kalinya sejak Agustus 2012. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 48,92 poin, atau 0.35%, ke 13.992,97. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 8,54 poin  atau 0,57% ke 1.517,12. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 28,74 poin atau 0,91% ke 3.193,16.   

• Yen, yang terkoreksi ke level terendah terhadap euro sejak April 2010 dan ke level terendah terhadap dolar sejak Mei 2010 pada hari Rabu  sebelumnya,  pada  perdagangan  hari  Jumat  memperoleh  dukungan  positif  dari  komentar  Menteri  Keuangan  Jepang  Taro  Aso  yang  menegaskan bahwa koreksi yen (USD/JPY) dari 78 ke 90 per dolar dinilai terlampau tajam dari yang diharapkan.  

• Keraguan juga meningkat mengenai apakah gubernur berikutnya dari Bank of Japan akan melonggarkan kebijakan secara agresif setelah  laporan Reuters mengatakan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menghadapi oposisi dari dalam kabinet sendiri dan birokrat keuangan  untuk menunjuk seorang gubernur BoJ baru yang akan melanjutkan kebijakan pelonggaran yang agresif. 

• Dolar jatuh 1,0% ke 92.69 yen. Euro merosot 1.2% ke 123.90 yen, dan terhadap dolar, euro turun 0.2% ke $1.3364. 

• Berdasarkan testimoni Kepala ECB Mario Draghi bahwa menguatnya euro dapat mengubah assessment ECB mengenai tekanan harga di  zona  euro,  menjadi  sebuah  sinyal  bahwa  jika  inflasi  melemah  maka  akan  mendorong  ECB  untuk  memangkas  suku  bunganya,  sebuah  kondisi yang berpotensi menekan euro. 

• Treasury AS tenor 10 tahun bergerak relatif stabil. Dengan yield di 1,9571%. 

• Harga minyak mentah Brent naik $1,66 ke $118,90 per barel, namun harga minyak mentah AS turun 11 sen ke $95,72. 

• Harga tembaga tercatat di $8245 per ton setelah menembus intraday high di $8253. Sedangkan harga emas turun tipis ke $1,667.76 per  ons menyusul dolar menguat terhadap euro dan rilis optimis data ekonomi telah mendorong minat investor untuk aset beresiko.  
 
GOLD & COMMODITIES
• Emas  melemah  Jumat  lalu  karena  dengan  ekuitas  AS  dan  optimisme  ekonomi  setelah  terdorong  data  perdagangan  internasional  yang  menekan investor emas utuk mengurangi perkiraan bullish mereka.   

• Emas merosot setelah data AS menunjukkan ekonomi kemungkinan untuk mengalami ekspansi tipis dalam kuartal keempatnya karena  penguatan ekspor dan anjloknya impor oil yang mempersempit kesenjangan perdagangan, menunjukkan penurunan yang mengejutkan  pada laporan output ekonomi minggu lalu yang dilebih‐lebihkan. 

• "The biggest factor to watch out for gold is the possible economic degradation of Europe and Japan. Gold may once again benefit as safe  haven because of worries of currency devaluation," kata Zachary Oxman, managing director pada brokerage TrendMax.      


OIL & COMMODITIES
• Brent oil futures menyentuh level penutupan tertinggi sembilan bulan mendekati $119 per barel pada sesi perdagangan Jumat setelah dirilisnya  data pertumbuhan impor minyak China yang bagus, rebound dari penurunan empat pekan perdagangan beruntun untuk kontrak dan mengalami  kenaikan atas AS crude lebih dari $23. 

• Goldman Sachs, salah satu bank paling berpengaruh pada bursa komoditi, berpendapat bahwa Brent oil  mendekati rally sebesar $10 sepanjang  tahun ini “less driven by supply shocks and instead by improving demand". 

• U.S. crude turun 11 sen ke level 95,72 per barel dan mencatatkan bahwa untuk pertama kali mengalami pelemahan mingguan dalam Sembilan  pekan  ,  ditutup  turun  2  persen  dari  level  penutupan  Jumat.  Brent  oil  meningkat  atas  AS  crude  meningkat  sebesar  $23,18.  Memperpanjang  penguatan baru‐baru ini ke level penutupan tertinggi sejak Desember. 

• Import minyak mentah China bulan lalu meningkat 7,4 persen dari tahun sebelumnya menjadi 5,92 juta barel per hari, data resmi menunjukkan,  rekor tertinggi harian ketiga, meningkatkan produksi menjelang Lunar New Year Holiday. 


EURO ZONE
• Para  pemimpin  Eropa  akan  menyetujui  untuk  mendorong  pakta  perdagangan  bebas  dengan  AS,  menurut  rancangan  pernyataan  bersama,  menempatkan beban pada AS untuk merespon dalam menyetujui yang akan mencakup setengah output perekonomian dunia.  

• Eksportir  utama  Jerman  dan  Inggris  terlihat  untuk  memenangkan  dukungan  dari  seluruh  Uni  Eropa  pada  summit  di  Brussels  untuk  mencapai  kesepakatan dengan AS yang kebanyakan dari pemimpin harapkan akan membantu Eropa keluar dari krisis perbankan dan utang.   

• Surplus  perdagangan  Jerman  tertinggi  kedua  yang  lebih  dari  60  tahun  pada  tahun  2012,  menunjukkan  ketahanan  yang  mendasari  dalam  perekonomian terbesar di Eropa, meskipun keduanya impor dan ekspor mengecewakan dalam bulan terakhir tahun lalu.  

• Ekspor naiknya 0.3 persen pada bulan Desember dari November, dibandingkan dengan perkiraan naik 1.3 persen, dan impor melemah 1.3 persen  terhadap kekspektasi kenaikan 1.4 persen. 



U.K.
• Sterling menguat terhadap dolar dan euro pada hari Jumat dan diprediksi akan melanjutkan penguatannya setelah investor melakukan aksi ambil untung. 

• Sejumlah bank merekomendasikan untuk membeli sterling, khususnya terhadap euro, setelah komentar pada hari Kamis oleh Kepala ECB Mario Draghi  diasumsikan sebagai refleksi keberatan dia atas penguatan euro. 

• Sementara sinyal bahwa BoE belum akan menerapkan kebijakan moneter agresif meskipun kondisi ekonominya masih beresiko mengalami tekanan, turut  memberi dukungan positif bagi sterling, menempatkan mata uang Inggris tersebut pada kinerja mingguan terbaiknya sejak medio Desember. 

• Euro menembus level intraday low di 0,8444 pound, level terendahnya sejak 24 Januari, setelah koreksi menembus level MA‐200 di 0,8531 pound. Tekanan  jual pada euro disinyalir dilakukan oleh bank‐bank besar AS dan Inggris. 

• Sedangkan terhadap dolar, sterling menguat 0,5% di sekitar $1,5795 dibandingkan penutupan New York hari Kamis. 

• Berdasarkan testimoni Draghi bahwa menguatnya euro  dapat mengubah assessment ECB mengenai tekanan  harga  di zona euro,  menjadi sebuah sinyal  bahwa jika inflasi melemah maka akan mendorong ECB untuk memangkas suku bunganya, sebuah kondisi yang berpotensi menekan euro. 

• Fokus pasar saat ini tertuju pada BoE's Inflation Report yang akan dirilis hari Rabu, dengan resiko bahwa BoE kemungkinan akan menurunkan proyeksinya  mengenai prospek ekonomi Inggris, yang akan berpotensi menekan sterling. 

• Sterling  telah  mengalami  tekanan  jual  dalam  beberapa  pekan  terakhir  setelah  data  menunjukkan  ekonomi  terkontraksi  di  kuartal  keempat  2012,  dan  kekhawatiran  terhadap  prospek  ekonomi  Inggris  berpotensi  menekan  sterling  lebih  lanjut.  Seangkan  faktor  lainnya  yang  turut  menekan  sterling  adalah  kemungkinan Inggris kehilangan peringkat teratas utangnya, yang berpotensi memicu kenaikan yield obligasinya. 


JAPAN
• Jepang  mencatatkan  surplus  current  account  tahunan  terkecil  yang  dicatatkan  pada  tahun  2012  karena  ekspor  melemah  dan  impor  energi  bertumbuh,  ditandai  oleh  Perdana  Menteri  Shinzo  Abe  bahwa  hidupnya  kembali  ekonomi  dibutuhkan  lebih  dari  hanya  pelemahan  yen  dan  pengeluaran tambahan.  

• Sentimen  indeks  sektor  jasa  Jepang  naik  menjadi  49.5  pada  bulan  Januari,  naik  untuk  rangkaian  tiga  bulannya,  survei  Cabinet  Office  menunjukkannya Jumat lalu, menunjukkan pelemahan yen baru‐baru ini dan ekspektasi untuk kebijakan moneter yang agresif dan kebijakan fiskal  yang telah membantu business confidence.  

• Menteri keuangan Jepang Taro Aso mengatakan Jumat lalu bahwa yen telah melemah lebih dari yang dimaksudkan dalam penurunannya baru‐ baru ini disekitar level 90 per dollar dari sekitar level 78 yen beberapa bulan lalu.  


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar mendapatkan level terendah tentatifnya terhadap mitra AS‐nya Jumat lalu setelah penguatan data perdagangan  Cina yang membantu mengimbangi penurunan tajam diikuti tekanan pada posisi euro.  

• Aussie merangkak naik ke level $1.0289 <AUD=D4>, dari level  $1.0278 pada awal perdagangan, tetapi tetap berbahaya untuk mendekati level  terendah dalam tiga bulan.   

• Telah  merosot  hingga  ke  level  $1.0256,  level  terendahnya  sejak  24  Okt  setelah  Reserve  Bank  of  Australia  (RBA)  memangkas  perkiraan  pertumbuhan dan  inflasi, membiarkan  pintu terbuka lebar untuk kedepannya pemangkasan tingkat suku  bunga  yang mewaspadai kekecewaan  ekonomi. 

• Lebih sedikit laki‐laki Australia yang bekerja atau mencari pekerjaan daripada mencari pekerjaan pada masa yang hampir satu dekade lalu. 

• Tetapi  jumlah  wanita  dan  orang  tua  yang  berpartisipasi  dalam  tenaga  kerja  telah  bertahan  menguat,  Reserve  Bank  of  Australia  (RBA)  mengatakannya.  

• Harga obligasi Australia melemah setelah rilis data perdagangan Cina yang meniadakan rally sebelumnya. 



SWISS
• Franc Swiss menguat tipis terhadap euro dan bergerak flat terhadap dolar pada perdagangan hari Jumat setelah kepala ECB mengkhawatirkan soal  dampak nilai tukar terhadap prospek pertumbuhan ekonomi dan inflasi. 

• Mario  Draghi  mengatakan  ECB  akan  memonitor  dampak  penguatan  euro  terhadap  ekonomi  zona  euro,  memperkuat  ekspektasi  akan  terjadi  pemangkasan suku bunga jika euro terus melonjak naik. 

• Data hari Kamis sebelumnya menunjukkan cadangan devisa Swiss National Bank turun dalam 4 bulan berturut‐turut di periode Januari menyusul  franc yang terus menjauhi batasan maksimumnya di 1,20 franc per euro. 

• Euro melemah 0,3% terhadap franc Swiss di 1,2265 franc sedangkan dolar bergerak flat di sekitar 0,9180 franc. 

Friday, February 8, 2013

Headline News 08.02.13


US & GLOBAL
• Bursa saham global bergerak  melemah pada perdagangan hari Kamis dan euro terkoreksi mendekati level  terendah 2 pekan terhadap  dolar setelah Kepala ECB mengatakan dewan kebijakan moneter akan memonitor dampak dari penguatan euro dan melihat adanya resiko  melemah pada ekonomi kawasan. 

• Di Wall Street, bursa saham berakhir melemah namun berhasil mengurangi kerugiannya di akhir sesi. Komentar dari Presiden ECB Mario  Draghi yang terlihat kurang optimis terhadap perekonomian ditengarai menyebabkan melemahnya bursa saham. Bursa saham AS telah  mengalami uptrend sepanjang tahun ini, dengan indeks S&P 500 naik lebih dari 5%. 

• Harga  Treasury  AS  naik  seiring  melemahnya  saham  telah  mengangkat  minat  pada  aset  aman  resiko.  Obligasi  pemerintah  Irlandia  mengalami rally, dengan yield turun ke level terendahnya sejak awal 2007 setelah Dublin mencapai kesepakatan akan memangkas suku  bunga. 

• Usai sidang ECB yang memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 0,75%, Draghi kemudian mengatakan bahwa nilai tukar  mata uang bukanlah target kebijakan moneter, namun hal tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga.  Ia juga melihat adanya resiko melemah pada perekonomian kawasan yang masih akan berlangsung dalam beberapa bulan kedepan. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir melemah 42,47 poin atau 0,30% ke 13.944,05. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> ditutup  turun 2,73 poin atau 0,18% ke 1.509,39. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 3,34 poin atau 0,11% ke 3.165,13.   

• Indeks saham Eropa, FTSEurofirst turun 0,3% ke 1.148,28 <.FTEU3>, sementara indeks ekuitas global MSCI <.MIWD00000PUS> turun 0,5%  di 353,80.  

• Euro  terakhir  tercatat  bergerak  di  sekitar  $1,3398,  turun  0,9%,  dengan  mencetak  intraday  low  di  $1,3369,  level  terendahnya  sejak  25  Januari. Terhadap yen, eurou terkoreksi 1% ke 125,34 yen, dengan mencatat intraday low di 124,48 yen. Sebelum mengalami koreksi pada  hari kamis, euro telah menguat lebih dari 2% terhadap dolar sepanjang tahun ini dan lebih dari 10% terhadap yen. 

• Harga obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3/32 dengan yield di 1,953%. Sedangkan yield obligasi Irlandia Oktober 2020 turun ke  level intraday low 3,955%, level terendahnya sejak awal 2007. 

• Irlandia mencapai kesepakatan yang telah lama ditunggu‐tunggu pada hari Kamis kemarin dengan ECB untuk meringankan beban utang  untuk menyelamatkan sistem perbankan dengan cara akan mengurangi defisit anggaran dan kebutuhan pinjaman dan meletakkannya di  jalurnya untuk mengakhiri ketergantungannya pada pinjaman Uni Eropa ‐IMF tahun ini. 

• Yield  obligasi  Spanyol  turun  menyusul  maraknya  permintaan,  meskipun  ketidakpastian  politik  berkaitan  dengan  skandal  korupsi  menyelimuti negara tersebut. 

• Sedangkan  di  pasar  komoditas,  harga  minyak  Brent  naik  pada  perdagangan  hari  Kamis  setelah  Iran  menolak  seruan  untuk  melakukan  dialog  langsung  dengan  AS,  sementara  harga  minyak  mentah  AS  jatuh  di  tengah  kekhawatiran  tentang  pertumbuhan  stok  minyak  domestik  di  Midwest.  Brent  ditutup  menguat  51  sen  di  $117,24  per  barel,  level  penutupan  tertingginya  sejak  medio  September  dan  minyak mentah AS turun 79 sen ke $95,83 per barel.  

• Harga emas juga turun ditengah kondisi perdagangan yang cukup fluktuatif, bergerak searah dengan ekuitas dan komoditas industri AS  setelah komentar Draghi memberikan kekhawatiran mengenai prospek ekonomi Eropa. Harga emas turun 0,3% ke $1.671,44 per ons. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas merosot dalam perdagangan yang volatile Kamis lalu setelah komentar dari Presiden ECB Mario Draghi yang menyalakan kembali  kekhawatiran ekonomi berkenaan dengan zona euro. 

• Metal melemah bersamaan dengan ekuitas AS dan komoditas industri dari kekhawatiran resesi setelah komentar Draghi yang memicu  penurunan 1 persen pada euro terhadap dollar. 

• Katanya  bahwa  aktivitas  ekonomi  dalam  wilayah  euro  harusnya  bertahap  recover  tahun  2013  tetapi  terdapat  resiko  negatif  melebihi  positif. 

• "It was up earlier but couldn't get through a resistance level," kata COMEX gold options floor trader Jonathan Jossen. "There is no interest  in gold."  


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  Brent  naik  pada  perdagangan  hari  Kamis  setelah  Iran  menolak  seruan  untuk  melakukan  dialog  langsung  dengan  AS,  sementara  harga  minyak  mentah  AS  jatuh  di  tengah  kekhawatiran  tentang  pertumbuhan  stok  minyak  domestik  di  Midwest.  Sebuah  laporan menyebutkan bahwa sebuah pengilangan minyak di wilayah Midwest masih akan dihentikan operasinya dalam waktu yang lebih  lama dari perkiraan awal, sehingga manambah kekhawatiran bahwa akan terjadi penumpukan stok minyak di Cushing, Oklahoma. 

• Harga minyak internasional menguat setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menolak tawaran AS untuk mengadakan  pembicaraan langsung, meredupkan harapan bagi penyelesaian sengketa program nuklir Tehrans. Pasar telah mengamati dengan seksama  perkembangan di Iran karena kekhawatiran tentang pasokan dari negara OPEC, salah satu dari banyak ketegangan di Timur Tengah yang  telah menguasai pasar minyak selama setahun terakhir. 

• Brent ditutup menguat 51 sen di $117,24 per barel, level penutupan tertingginya sejak medio September dan minyak mentah AS turun 79  sen ke $95,83 per barel.  

• Pasar minyak telah mendapat sokongan dalam beberapa pekan terakhir oleh indikasi bahwa terjadi pemulihan ekonomi di AS dan Cina,  sebagai negara konsumen minyak terbesar dunia. Data kemarin menunjukkan jumlah klaim dana kesejahtareaan bagi kaum pengangguran  (jobless  claims)  AS  turun  di  pekan  lalu,  namun  data  lain  menunjukkan  produktivitas  turun  di  kuartal  keempat  akibat  lemahnya  output  ekonomi. Sementara ekonomi Cina mengakhiri 7 kuartal berturut‐turut dengan mencatat pertumbuhan tipis 7,9% di kuartal keempat. 


EURO ZONE
• Aktivitas ekonomi dalam wilayah euro harusnya secara bertahap mengalami recover berikutnya hingga tahun 2013 tetapi terdapat berapa resiko  negatif daripada positif, Presiden European Central Bank Mario Draghi mengatakannya Kamis lalu.  

• Perekonomian  zona  euro  mengalami  kontraksi  dalam  kuartal  kedua  dan  ketiga  akhir  tahun  lalu,  menunjukkan  definisi  teknik  pada  resesi,  dan  penurunan ekspektasi yang mendalam pada kuartal keempat.  

• Mario  Draghi  menghadapi  tekanan  atas  sensitivitas  European  Central  Bank  pada  kenaikan  tajam  euro  dan  hubungannya  terhadap  skandal  perbankan Italia setelah policy meeting Kamis lalu yang mana pengambil kebijakan membuat tingkat suku bunga unchanged.  

• ECB memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga 0.75 persen. Polling Reuters pada para ekonom minggu lalu yang menunjukkan tidak  akan ada perubahan sekurang‐kurangnya bulan Juli 2014. 


U.K.
• Sterling menguat pada hari Kamis setelah calon Gubernur BoE yang baru Mark Carney tidak  memberikan sinyal akan melonggarkan kebijakan  moneter  secara agresif dalam waktu dekat, kontras dengan ekspektasi mayoritas investor selama ini. 

• Sedangkan euro melanjutkan koreksinya terhadap sterling dipicu komentar dari Kepala ECB Mario Draghi yang mengingatkan adanya resiko pada prospek  pertumbuhan  ekonomi  zona  euro  dan  menegaskan  bahwa  level  nilai  tukar  penting  untuk  mempertahankan  stabilitas  dan  proses  pemulihan  ekonomi.  Komentar  Draghi tersebut mengisyaratkan bahwa dirinya tidak  mengharapkan terjadi apresiasi euro  yang  terlalu tajam dan berkelanjutan karena dapat  menggerus keuntungan sektor ekspor. Dalam sidangnya kemarin ECB tetap mempertahankan suku bunga di level 0,75%. 

• Sterling menguat 0,3% terhadap dolar di sekitar $1,5709, setelah melonjak ke level intraday high di $1,5768 disaat investor berspekulasi bahwa Carney akan  memberikan sinyal melakukan pelonggaran moneter agresif. Sementara euro terkoreksi 1,2% ke sekitar 0,8525 pound. 

• Usai sidangnya kemarin, BoE memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 0,5% dan total pelonggaran kuantitatif senilai 375 milyar pound. 

• Sebelumnya, data menunjukkan industrial output Inggris naik melampaui ekspektasi dan mampu menopang penguatan sterling, meskipun kekhawatiran  investor belum memudar seputar prospek ekonomi Inggris yang beresiko jatuh kembali ke jurang resesi. 


JAPAN
• Kemungkinan bahwa Bank of Japan (BOJ) akan melakukan tindakan yang lebih berani untuk melonggarkan kebijakan moneter yang mendorong  yield obligasi Jepang ke level terendahnya, dengan yield mencapai level terendahnya dalam lima tahun ke level 0.135 persen Kamis lalu.  

• Perdana  Menteri  Shinzo  Abe  telah  mengatakan  akan  memilih  ketua  BOJ  baru  yang  lebih  tertarik  mengambil  langkah‐langkah  berani  untuk  menekan deflasi ketika berakhirnya masa jabatan Gubernur Masaaki Shirakawa dan dua deputinya pada 19 Maret.  

• Perdana  Menteri  juga  mengatakan  pengganti  dari  Gubernur  Bank  of  Japan  haruslah  individu  yang  dapat  menyampaikan  dengan  jelas  perkembangan kebijakan Jepang kepada komunitas internasional.  


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar diekspektasi untuk menguat bulan depannya dari bagian kurangnya alternatif high yielding, meskipun Reserve Bank of  Australia (RBA) dapat melanjutkan pelonggaran kebijakan moneternya tahun ini.  

• Dari polling Reuters dari 52 analis menunjukkan Aussie <AUD=D4> ke level $1.0400 hingga bulan Agustus, sebelum sedikit melemah ke level $1.020 hingga  awal tahun depan. Terakhir diperdagangkan pada level $1.0316.  

• Tetapi perkiraan dikisaran dari level terendah 85 sen hingga ke level tertinggi $1.1200 pada gambaran dalam 12‐bulan, yang menunjukkan ketidakpastian  pada outlook.  

• Confidence didalam bisnis Australia merosot dalam tiga bulan terakhir tahun lalu, yang menunjukkan awal yang lambat untuk tahun 2013.  

• Harga obligasi Australia meningkat, yang telah bertahan pada awal rally yang didukung penguatan pada pasar Tresuri AS.  



SWISS
• Euro melanjutkan koreksinya terhadap franc Swiss dipicu komentar dari Kepala ECB Mario Draghi yang mengingatkan adanya resiko pada prospek  pertumbuhan ekonomi zona euro dan menegaskan bahwa level nilai tukar penting untuk mempertahankan stabilitas dan proses pemulihan  ekonomi. Komentar Draghi tersebut mengisyaratkan bahwa dirinya tidak mengharapkan terjadi apresiasi euro yang terlalu tajam dan  berkelanjutan karena dapat menggerus keuntungan sektor ekspor. Dalam sidangnya kemarin ECB tetap mempertahankan suku bunga di level  0,75%. 

• Euro terkoreksi ke level intraday low di 1,2274 franc, sebelum akhirnya mampu rebound dan bergerak relatif flat di sekitar 1,2308.  Sedangkan dolar menguat terhadap franc Swiss dan berhasil menembus di atas 0,9200 franc menyusul menguatnya dolar atas euro.   Sementara itu, data sebelumnya yang dirilis menunjukkan consumer sentiment Swiss meningkat di bulan Januari, namun masih mencatat level  pesimis. 

Thursday, February 7, 2013

Headline News 07.02.13


US & GLOBAL
• Bursa  saham  AS  menguat  tipis  pada  hari  Rabu  sementara  ekuitas  Eropa  terkoreksi  dipicu  aksi  ambil  untung  investor,  sementara  euro  jatuh  menjelang  sidang  ECB  yang berpotensi menumbuhkan  kembali  kekhawatiran  mengenai  penguatan  mata uang. Trader menunggu adanya dorongan pada pasar saham setelah indeks S&P 500 menembus level tertinggi 5 tahun  dan ekuitas zona euro ke level tertinggi 1‐1/2 tahun. 

• Ktidakcocokan pandangan antara Jerman dan Perancis mengenai kondisi nilai tukar euro telah menimbulkan kekhawatiran  mengenai stabilitas  di zona  euro,  dimana telah  menambah ketidakpastian mengenai  pemilu  Italia  dan skandal  korupsi di  Spanyol.  ECB  diprediksi  akan  mempertahankan  suku  bunga  di  level  0,75%,  namun  dewan  kebijakan  kemungkinan  akan  meneliti apakah penguatan mata uang telah merusak proses pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung. 

• Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  ditutup  naik  7,22  poin  atau  0,05%  dit  13.986,52.  Sementara  Standard  &  Poor's  500  Index <.SPX> ditutup naik 0,83 poin atau 0,05% di 1.512,12. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 3,010 poin  atau 0,10% ke 3.168,48.  

• Saham sektor transportasi memberi kinerja terburuknya kemarin. Saham CH Robinson Worldwide <CHRW.O> jatuh 9,7% ke  $60,50  dan  mencatat  prosentase  kerugian  terbesarnya  pada  Nasdaq  100  setelah  melaporkan  laba  kuartalan  yang  lebih  rendah dari perkiraan. 

• Indeks  S&P  500  telah  naik  6%  sepanjang  tahun  ini,  mengangkat  indeks  ekuitas  ke  level  tertinggi  sejak  Desember  2007.  Sedangkan indeks Dow dengan cepat menembus di atas 14.000 untuk pertama kalinya selama lebih dari 5 tahun terakhir  selama rally berlangsung. 

• EuroSTOXX 50, barometer untuk saham blue chip Eropa, turun 1,3% ke 2.617,35, level penutupan terendahnya sejak awal  Desember  dan  terus  merosot  dari  level  puncak  1‐1/2  tahun  di  2.754,80  yang  dicapai  pekan  lalu.  Sedangkan  indeks  FTSEurofirst turun 0,2% ke 1.152,12.  Untuk indeks ekuitas global MSCI tercatat naik 0,1% ke 355,45. 

• Setelah Perancis terlihat keberatan dengan nilai tukar euro, juru bicara Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan nilai  tukar belum berada pada kondisi overvlued dan persaiangan tidak dapat dicapai melalui nilai tukar. Euro tercatat melemah  0,5% terhadap dolar ke sekitar $1,3517 dan kehilangan 0,6% terhadap yen di sekitar 136,47 yen. 

• Yen  Jepang  awalnya  sempat  terkoreksi  mendekati  level  terendah  3  tahun  ditengah  asumsi  bahwa  gubernur  BOJ  akan  melonggarkan kebijakan moneter secara agresif. Yen jatuh 0,1% ke 93,54. Pelemahan yen telah mendorong indeks Nikkei  naik ke level tertinggi lebih dari 4 tahun. 

• Di  pasar  minyak,  harga  minyak  Brent  naik  21  sen  di  $116,73  per  barel,  meskipun  masih  di  bawah  level  previous  high.  Sedangkan harga minyak berjangka AS turun 2 sen di $96.62. 

• Harga obligasi pemerintah naik ditengah melemahnya harga saham, sementara kekhawatiran mengenai ketegangan politik  di Perancis dan Jerman juga turut memicu minat beli pada obligasi. Treasury AS tenor 10 tahun naik 12/32 dengan yield  1,9621%. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas sedikit menguat Rabu lalu, dengan volume perdagangan yang tipis, diperdagangkan dalam kisaran yang sempit karena  investor memfokuskan pada meeting ECB hari ini dan dengan harga‐harga ekuitas yang mendukung terhadap membaiknya  outlook ekonomi. 

• Platinum naik 1,5 pesen dari permasalahan mengenai outlook pasokan dalam negara utama produsen didunia, Afrika Selatan  dan  karena  membaiknya  outlook  pertumbuhan  global  yang  mendorong  hasrat  investor  pada  logam  ini  yang  mana  kebanyakan digunakan sebagai autocatalyst. 

• "Certainly the stronger performance of more conventional assets, certainly equity markets, has taken the shine off gold,"  analis Deutsche Bank Daniel Brebner mengatakannya.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak berjangka Brent mencatat kenaikan tipis pada perdagangan hari rabu dipicu optimisme pada kondisi ekonomi,  sedangkan harga minyak mentah AS turun setelah data menunjukkan kenaikan stok minyak mingguan yang diluar perkiraan. 

• Harga minyak Brent naik 21 sen di $116,73 per barel, meskipun masih di bawah level previous high. Sedangkan harga minyak  berjangka AS turun 2 sen di $96.62. 

• Stok  minyak  mentah  AS  naik  2,62  juta  barel  di  pekan  lalu,  berdasarkan  laporan  dari  Energy  Information  Administration's  (EIA). Sedangkan stok bensin naik 1,74 juta barel dan stok distillate turun 1,04 juta barel. 

• Arab Saudi, sebagai eksportir minyak terbesar dunia, mempertahankan produksi minyaknya di 9,05 juta barel per hari (bph)  di bulan Januari, dari 9,025 juta bph di bulan Desember. 

• Data ekonomi yang dirilis pekan ini mengindikasikan ekonomi Eropa mulai bangkit, dengan data Markit Eurozone Composite  PMI dirilis naik tajam. Namun kekhawatiran masih menyelimuti pasar seiring konflik politik di Italia dan Spanyol. 

• Investor  akan  mencermati  hasil  sidang  ECB  nanti  malam  dan  data  perdagangan  Cina  pada  hari  Jumat  untuk  melihat  perkembangan ekonomi global dan indikasinya untuk tingkat permintaan pada minyak. 

EURO ZONE
• Industrial  orders  Jerman  naik  pada  bulan  Desember  karena  permintaan  dari  zona  euro  mengalami  rebound,  mencatatkan  membaiknya  kondisi pada blok mata uang dan ketahanan ekonomi terbesar di Eropa tersebut. 

• Euro tidak overvalued pada masa jika perkiraan tren jangka panjang yang diambil, juru bicara Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakanya  Rabu lalu, ditambah bahwa pesaingan jangka panjang tidak dapat dicapai via nilai tukar.  

• "If you look at the historic context, the German government is of the view that the euro is not overvalued at the moment," Steffen Seibert  mengatakan pada konferensi berita pemerintah.   


U.K.
• Sterling melemah mendekati level terendah 6 bulan terhadap dolar pada hari Rabu, dimana investor bertaruh untuk pelemahan sterling lebih lanjut jika  calon gubernur BoE yang baru Mark Carney mengadopsi kebijakan moneter longgar yang lebih agresif untuk mendorong pemuihan ekonomi. Carney, yang  akan segera menggantikan Mervyn King sebagai gubernur BoE pada bulan Juli mendatang, akan memberikan testimoni di depan komite parlemen Inggris  pada hari Kamis ini, ketika BoE juga mengumumkan hasil sidang regulernya.  

• Pada bulan Januari, Carney mengatakan bahwa kebijakan moneter "tidak dimaksimalkan" dalam ekonomi utama dan bahwa ada ruang untuk berbuat lebih  banyak. Carney yang  saat ini menjabat  sebagai  Gubernur Bank  Sentral Kanada juga  telah  menargetkan pertumbuhan ekonomi nominal daripada inflasi,  seperti halnya bank sentral Inggris lakukan saat ini. 

• Setelah  koreksi  tertahan  di  sekitar  level  low  hari  sebelumnya,  sterling  bergerak  relative  stabil  terhadap  dolar  di  akhir  sesi  New  York.  Sterling  tercatat  vergerak di $1.5655. Sedangkan terhadap euro, sterling rebound tipis di sekitar 0.8630 pound. Pelemahan euro sebagian disebabkan oleh meningkatnya  retorika mengenai penguatan mata uang tunggal oleh para anggota dewan kehormatan ECB. 

• Investor sedang menunggu untuk melihat apakah kepala ECB Mario Draghi akan mengekspresikan ketidaknyamanan dengan euro setelah sidang reguler  ECB. ECB adalah satu‐satunya bank sentral utama dunia yang menarik beberapa stimulus moneter yang tidak konvensional pada saat Federal Reserve AS,  Bank of Japan dan bahkan Bank of England yang mencetak lebih banyak uang dan memperluas neraca mereka atau cenderung melakukan hal tersebut pada bulan‐bulan mendatang. 

• Sterling telah jatuh tajam dalam beberapa pekan terakhir setelah data menunjukkan ekonomi mengalami kontraksi pada kuartal akhir 2012. Sementara BOE  nampaknya  tidak  akan  melonggarkan  kebijakannya  pada  hari  Kamis,  para  investor  khawatir  bahwa  Inggris  masih  bisa  tergelincir  ke  dalam  resesi  ketiga  dalam empat tahun terakhir yang akan mendorong pelonggaran moneter lebih lanjut. Sebuah jajak pendapat Reuters dari lebih dari 60 analis menunjukkan  koreksi sterling kemungkinan tidak akan berkepanjangan namun nampaknya tidak akan mampu menutup kerugiannya baru‐baru ini. 


JAPAN
• Juru bicara utama pemerintah Jepang menolak untuk mengomentari pada level pelemahan yen yang sesuai dipikirkan oleh pemerintah.  

• Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga, berbicara pada para reporter, yang juga mengatakan bahwa dia mengawasi pergerakan harian  pada mata uang baru‐baru ini.  

• Pada awal Rabu, yen <JPY=> melorot ke level terendahnya dalam 33‐bulan terhadap dollar pada ekspektasi bahwa Bank of Japan akan  membawa kebijakan pelonggaran moneter yang agresif kedepannya.  


AUSTRALIA
• Australian  dollar  melemah  ke  level  terendahnya  dalam  satu  bulan  terhadap  mitra  AS  Rabu  lalu  setelah  merosotnya  data  penjualan  ritel  yang  mendorong kedepannya pemangkasan tingkat suku bunga tahun ini, tetapi masih bertahan mendekati level tertinggi dalam 4‐1/2 tahun terhadap  pergerakan yen.  

• Aussie dollar melemah sebesar 0.4 persen ke level terendahnya $1.0345 <AUD=D4> setelah penjualan ritel dibawah  ekspektasi. Pencapaian level  tersebut yang membawa ke level yang tidak terlihat sejak 21 Nov. Terakhir  mencapai level $1.0356.  

• "Today's  retail  sales  data  was  surprisingly  weak  and  reinforces  our  view  that  the  RBA  will  cut  interest  rates  again  in  Q2  this  year,"  kata  Jo  Heffernan, senior economist pada St George Bank.  

• Pasar  tenaga  kerja  Australia  diekspektasi  untuk  memulai  pelemahan  tahunannya,  dengan  tidak  cukupnya  mengimbangi  pertumbuhan  dari  populasi. 


SWISS
• Menjelang  sidang  reguler  ECB  hari  ini,  euro  melemah  terhadap  franc  Swiss  pada  perdagangan  hari  Rabu  setelah  sehari  sebelumnya  mengalami  rebound  yang  dipicu  optimisme  pada  pemulihan  ekonomi  kawasan.  Pernyataan  dari  Presiden  Perancis    Francois  Hollande  untuk melindungi mata uang dari “pergerakan yang irasional” nampaknya turut mengekang penguatan euro. 

• Sementara  anggota  dewan  Swiss  National  Bank  Fritz  Zurbruegg  pada  Selasa  kemarin  mengatakan  ia  memprediksi  suku  bunga  mulai  bergerak naik lagi setelah pertumbuhan ekonomi pulih, mengesampingkan langkah ke tingkat kebijakan negatif.  

• Setelah bergerak di sekitar nilai batasan minimum EUR/CHF di 1.20 franc per euro, franc kemudian melemah hingga menembus 1.25 franc  per  euro  di  bulan  Januari  untuk  pertama  kalinya  sejak  Mei  2011  seiring  memulihnya  ekonomi  zona  euro.  Namun  franc  terlihat  sudah  overvalued  (dinilai  terlalu  tinggi)  dan  ekspor  Swiss  turun  di  bulan  Desember  (data  menunjukkan  hari  Selasa),  dipicu  oleh  menurunnya  permintaan dari Eropa. 

• Suku bunga SNB masih pada level terendahnya, dengan target SNB untuk three‐month Libor rate paa 0.00‐0.25 persen. 

• Dolar menguat 0.1% terhadap franc Swiss di sekitar 0.9095 franc. Sedangkan euro melemah 0.3% terhadap franc Swiss ke 1.2300 franc.