title cover

title cover

Tuesday, May 22, 2012

Headline News 22.05.12


US & GLOBAL
• Bursa  saham  global rebound Senin  lalu  dari  level terendahnya  dalam setahun  dan  harga  oil naik  untuk pertama  kalinya  dalam empat harinya karena para pemimpin dunia menekankan dukungan untuk pertumbuhan pada zona euro, dan Cina  mengatakan prioritas seharusnya diberikan untuk menjaga ekspansi ekonominya.   

• Resiko  bahwa  Yunani  kemungkinan  meninggalkan  zona  euro  menahan  recovery  euro,  yang  mana  stabil  diatas  level  terendahnya dalam empat bulan.   

• Indek Dow Jones  industrial  average <.DJI>  naik  135.10 poin,  atau 1.09 persen,  untuk ditutup  ke  level  12,504.48.  Indeks  Standard & Poor's 500 <.SPX> bertambah  20.77 poin, atau 1.60 persen, untuk ditutup ke level 1,315.99. Indeks Nasdaq  Composite <.IXIC> menguat 68.42 poin, atau 2.46 persen, ke level 2,847.21.   

• Indeks FTSE Eurofirst <.FTEU3> dari saham‐saham utama Eropa ditutup naik 0.5 persen ke level 975.04 setelah anjlok 5.1  persen minggu lalu untuk mencapai level terendah tahunannya. Indeks MSCI world equity <.MIWD00000PUS> meningkat  1.1 persen ke level 301.33. 

• Euro naik 0.25 persen pada perdagangan yang choppy ke level $1.2814, diatas level terendah empat bulannya Jumat lalu  $1.2642 <EUR>, yang mana tidak jauh dari level terendah tahun 2012. 

• Obligasi  pemerintah  AS  dengan  yields  menyentuh  level  historis  terendahnya  dan  Bund  futures  mencapai  level  contract  tertingginya minggu lalu pada aksi dari kekhawatiran investor.   

• Harga  emas  melemah  Senin  lalu  karena  penurunan  euro  menahan  rebound  dari  level  terendah  tahun  2012,  dengan  investor masih mengkhawatirkan berkenaan dengan logam mulia sebagaimana mereka menunggu tanda‐tanda yang jelas  pada hubungannya dengan resiko zona euro. Spot emas <XAU=> turun 0.3 persen ke level $1,587.66 per ons pada pukul  1401 GMT, sementara itu U.S. gold futures <GCv1> untuk pengiriman Juni merosot $4.00 per ons ke level $1,587.90.   

• Brent  crude  recover  dari  level  terendah  tahun  2012,  dari  harapan  pengumuman  utama  Cina  dapat  berarti  penguatan  permintaan  fuel  oleh  negara  dengan  pemakai  bahan  bakar  terbesar  kedua,  meskipun  permasalahan  berkenaan  dengan  krisis zona euro membatasi kenaikan. Brent <LCOc1> menguat untuk pertama kalinya dalam empat harinya, naik $1.67,  atau 1.56 persen, untuk di settle ke level $108.81 per barrel. Di New York, U.S. June oil futures <CLc1> bertambah $1.09,  atau 1.19 persen, untuk ditutup ke level $92.57 per barrel.  



GOLD & COMMODITIES
• Harga  emas  terkoreksi  pada  hari  Senin  setelah  aksi  beli  di  awal  sesi  gagal  mengangkat  harga  di  atas  $1,600  per  ounce,  dengan  investor  masih  berhati‐hati  mengenai  prospek  emas  kedepannya,  menyusul  mereka  masih  menunggu  kejelasan  mengenai kondisi zona euro. 

• Pekan lalu emas merosot ke level terendah sejak Desember, kemudian rally 4.5% di akhir pekan.  

• Harga  emas  spot  turun  0.08%  di  $1,590.80  per  ounce,  sementara  harga  emas  berjangka  pengiriman  Juni  berakhir  di  $1,588.70 per ounce, turun 0.2%. 

• Emas nampaknya masih akan bergerak terbatas dan cenderung sangat terpengaruh oleh pergerakan dolar. Kondisi zona  euro yang masih belum stabil dan lemahnya minat beli emas fisik dari India menjadi faktor yang menghambat emas untuk  menguat di atas $1,600 per ounce.




OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik pada hari Senin setelah perdana menteri Cina mendesak untuk meningkatkan upaya dalam merangsang  pertumbuhan ekonomi dan investor tengah menunggu hasil sidang putaran kedua antara Iran dan pihak Barat mengenai  program nuklir Iran. 

• Perdana  Menteri  Cina  Wen  Jiabao  telah  mendesak  agar  agar  diberikan  prioritas  lebih  untuk  mempertahankan  pertumbuhan  ekonomi,  sebuah sinyal bahwa  Beijing akan  mengambil langkah‐langkah untuk  memperbaiki sektor‐sektor  ekonomi yang belakangan ini melemah. 

• Harapan akan adanya stimulus Cina dan sidang G8 yang menekankan pada upaya untuk memacu pertumbuhan ekonomi telah mendorong naiknya harga minyak dan ekuitas AS dan Eropa. 

• Brent  July  crude  <LCOc1>  naik  $1.67  dan  ditutup  di  $108.81  per  barel,  dan  mencatat  level  intraday  high  di  $109.26.  Kenaikan tersebut telah mengakhiri penutupan melemahnya selama 3 sesi berturut‐turut. 

• Setelah ditutup melemah dalam 6 sesi berturut‐turut, U.S. June crude <CLc1> naik $1.09 di $92.57. 





EURO ZONE

• Negara  Uni  Eropa  setuju  Senin  lalu  untuk  menekan  pada  pengawasan  terkini  untuk  lembaga  pemeringkat  kredit,  dengan  menentang kekuasaan hukum atas pemeringkat utang yang mana menurunkan peringkat dari negara‐negara yang membuat para  politisi marah karena mereka berjuang pada krisis ekonomi.   

• Rancangan peraturan yang mana akan berubah menjadi hukum Uni Eropa setelah penyelesaian negosiasi dengan parlemen Eropa,  yang dapat membuat mudah untuk menuntut jika mereka terlihat melakukan kesalahan dengan peringkat dari nilai kredit utang.   

• Presiden Perancis Francois Hollande akan mendorong proposal untuk saling membantu European debt pada informal summit para  pemimpin  Uni  Eropa  di  Brussels  minggu  ini,  meningkatkan  tekanan  pada  Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  untuk  menekan  penentangannya terhadap ide tersebut.   




U.K.
• Keuangan rumah tangga Inggris memburuk kefase tercepatnya dalam empat bulan pada bulan Mei karena beberapa mortgage  holders  begulat  dengan  tingginya  repayments,  sementara  itu  kekhawatiarn  mengenai  jobs  dan  naiknya  biaya  hidup,  survei  menunjukkannya Senin lalu.   

• Headline dari indeks keuangan rumah tangga melemah menjadi 36.6 pada bulan Mei dari 37.0 pada April, jauh dibawah level 50  yang akan menandai tidak berubahnya pada keuangan, menunjukkan pelemahan tajam pada keuangan rumah tangga pada sejak  Januari.   

• "May's survey shows another intensification of the household finance downturn, with the trend moving into full‐scale reverse after  some encouraging signs earlier in the year," ungkap Tim Moore, seorang ekonom senior pada survei yang disusun oleh Markit. 

• Perbankan  Inggris  bersiap  untuk  menghadapi  efek  penyebaran  dari  berlangsungnya  krisis  zona  euro,  Michael  Cohrs,  anggota  regulasi pada Bank of England mengatakannya. 




JAPAN
• Harga  obligasi  pemerintah  Jepang  merosot  Senin  lalu,  karena  investor  melakukan  aksi  ambil  untung  mengikuti  anjloknya  yield  minggu lalu ke level terendah yang mendekati sembilan tahunnya.   

• Ketertarikan  investor  pada  obligasi  berkurang  setelah  para  pemimpin  negara‐negara  G8  tetap  mendukung  Yunani  dalam  zona  euro  pada  weekend  meeting,  dan  berjani  untuk  mengambil  langkah‐langkah  yang  dibutuhkan  untuk  mengempur  gejolak  keuangan dan merevitalisasi kenaikan ekonomi global yang diancam oleh krisis utang Eropa.         

• The 10‐year bond yield <JP10YTN=JBTC> naik 3.0 basis poin ke level 0.855 persen, setelah anjlok ke level terendah 0.815 persen  Jumat lalu. Terendah sejak Juli 2003.       




AUSTRALIA
• Aussie rebound dan ditutup di atas $0.9800 setelah belakangan ini mengalami koreksi tajam ke level terendah 6 bulan. Aussie bahkan  berhasil di tutup di atas $0.9900 dibandingkan penutupan New York hari Jumat lalu di sekitar $0.9830. Di akhir pekan kemarin, Aussie  terkoreksi ke level $0.9795, yang merupakan level terendahnya sejak 29 November terhadap dolar. 

• Aussie mencatat rebound berkat berita bahwa yield obligasi Spanyol telah meningkat namun perlu laporan kongkrit lainnya dari zona  euro sebelum kenaikannya mengalami konsolidasi. Laporan positif dari pertemuan G8 akhir pekan kemarin juga turut memberi dukungan  pada penguatan Aussie. 

• Para  pemimpin  G8  melakukan  pertemuan  di  Camp  David,  Amerika  Serikat,  dengan  fokus  pembahasan  pada  prospek  pertumbuhan  ekonomi global dan juga masalah krisis utang zona euro. 

• Aussie di pekan lalu terkoreksi di bawah paritasnya akibat kekhawatiran terhadap ketidakstabilan kondisi politik dan ekonomi di Yunani  dan adanya penarikan besar‐besaran dari bank Bankia Spanyol. 

• Aussie diprediksi masih akan bergerak volatile hingga ada kejelasan mengenai nasib pemerintahan Yunani, dengan pemilu yang baru akan  digelar pada 17 Juni mendatang. 




SWISS
• Consumer  confidence  atau  tingkat  kepercayaan  konsumen  di  Swiss  meningkat  menjadi  ‐8  di  kuartal  kedua    dari  ‐19  di  kuartal pertama tahun ini.  Secara umum, kepercayaan konsumen akan meningkat jika tingkat pengangguran menurun dan  PDB  (produk  domestik  bruto)  mengalami  kenaikan.  Indeks  kepercayaan  ini  dapat  digunakan  sebagai  indikator  untuk  melihat seberapa besar minat konsumen untuk berbelanja.  

• PDB Swiss diprediksi tumbuh 0.8% dan tingkat pengangguran 3.4% untuk tahun ini, proyeksinya meningkat masing‐masing  naik 1.8% dan 3.7% untuk tahun 2013 mendatang.

Monday, May 21, 2012

Headline News 21.05.12

US & GLOBAL
• Bursa saham dunia menghapus kenaikan tahunannya Jumat lalu karena investor menjauh dari risky investments kepada aset‐aset safe‐ haven  dari  permasalahan  mengenai  makin  mendalamnya  gejolak  utang  zona  euro,  sementara  itu  bursa  saham  AS  anjlok  setelah  munculnya saham Facebook's <FB.O> gagal untuk memicu optimisme.   

• Bursa  saham  dunia  yang  diukur  pada  indeks  MSCI  <.MIWD00000PUS>,  merosot  1.1  persen  dan  menekan  kenaikan  tahunannya  yang  ditekan  oleh  injeksi  oleh  European  Central  Bank  yang  lebih  dari  1  trilyun  euro.  Indeks  FTSEurofirst  300  <.FTEU3>  dari  saham‐saham  utama Eropa melosot 1.1 persen, anjlok dalam rangkaian lima harinya.   

• Bursa  Wall  Street,  saham‐saham  AS  melemah  setelah  debut  yang  gagal  Facebook  untuk  mendorong  harapan  pembukaan  yang  spektakuler. Indeks S&P 500 mencatatkan penurunan mingguan 4.3 persen.   

• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 73.11 poin, atau 0.59 persen, ke level 12,369.38. Indeks Standard & Poor's  500 <.SPX> melorot 9.64 poin, atau 0.74 persen, ke level 1,295.22. Indeks Nasdaq Composite <.IXIC> turun 34.90 poin, atau 1.24 persen,  ke level 2,778.79.    

• Investor terkesima oleh penurunan peringkat pada 16 bank Spanyol oleh Moody's Investors Service, yang mana memperdalam ketakutan  mengenai efek penyebaran zona euro. Tetapi spekulasi pasar bahwa regulator dapat membalikkan larangan aksi short selling dari saham‐ saham finansial yang memicu rally dari saham‐saham perbankan, dengan Spain's Banco Santander <SAN.MC> naik 3 persen.  

• Euro rally dari level terendah empat bulannya terhadap dollar Jumat lalu karena investor melakukan aksi beli setelah mata uang tunggal  anjlok lebih dari 3 persen bulan ini, tetapi permasalahan mengenai Yunani dan Spanyol kemungkinan menjaganya dibawah tekanan. Euro  <EUR=> anjlok ke level $1.2640, tidak jauh dari level terendah tahun 2012, sebelum recovery untuk diperdagangkan naik 0.5 persen ke  level $1.2763. Telah menekan level tertinggi $1.2794 setelah stop yang dipicu disekitar level $1.2750.   

• Pada pasar Treasury AS harga turun karena aksi ambil untung investor sehari setelah yield berada dekat level terendah yang sekurang‐ kurangnya dalam  60 tahun.  

• Emas naik lebih dari 1 persen Jumat lalu, mencatatkan kenaikan dua hari terbesarnya sejak Oktober, didorong oleh investor melakukan  aksi beli dari akhir pekan dan penguatan euro. Spot emas <XAU=> naik 1 persen ke level $1,588.96 per ons pada pukul 2:06 p.m. EDT  (1806 GMT), sementara itu U.S. gold futures <GCv1> untuk pengiriman Juni di settled naik 1.08 persen ke level $1,591.9.   

• Harga  oil  melorot  dalam  aksi  perdagangan  yang  tarik‐menarik,  mencatatkan  penurunan  level  terendah  tahun  2012  dan  rangkaian  penurunan tiga minggunya karena permasalahan utang di Yunani dan Spanyol mengenai permasalahan ekonomi zona euro. Brent July  crude <LCOc1> turun 35 sen untuk settle ke level $107.14 per barrel, yang telah anjlok ke level terendah 2012 $106.40, terendah pada  intraday  sejak  21  Des.  U.S.  June  crude  <CLc1>  merosot  dalam  rangkaian  enam  harinya,  turun  $1.08  untuk  di  settle  ke  level  $91.48,  setelah turun ke level $91.08, terendah pada intraday sejak 3 Nov. U.S. crude anjlok 4.84 persen dalam mingguannya.  



GOLD & COMMODITIES
• Emas menguat lebih dari 1% pada hari Jumat, dan mencatat kenaikan 2 hari terbesarnya sejak Oktober, dipicu konsolidasi posisi oleh  investor menjelang akhir pekan dan menguatnya euro. Kenaikan emas di hari kedua telah menambah optimisme pasar setelah kejatuhan  emas hingga mencatat level terendah 4 bulan di $1,527 per ons, yang mendekati level support kritis jangka panjang. Namun pasar masih  dikhawatirkan oleh eskalasi krisis di Eropa yang telah menekan euro dalam bulan ini. 

• Harga emas spot naik 1.15% ke $1,590.90 setelah mencatat intraday high di $1,597.40. 

• Pergerakan  emas  di  akhir  pekan  kemarin  terlihat  telah  kembali  kedalam  trennya,  seiring  menguatnya  euro  atas  dolar,  meskipun  keprihatinan  pada  kondisi  Yunani  yang  terancam  keluar  dari  zona  euro  dan  ketidakstabilan  pada  sistem  perbankan  Spanyol  masih  melemahkan kepercayaan investor. 

• Pasar  saat  ini  tengah  menyoroti  perkembangan  perbankan  Spanyol,  setelah  Moody’s  memangkas  peringkat  kredit  16  bank  negara  tersebut. 

• Sementara  lembaga  pemeringkat  lainnya,  Fitch  Ratings,  juga  menurunkan  peringkat  Yunani,  setelah  negara  tersebut  membentuk  pemerintahan sementara menjelang pelaksanaan pemilu yang baru bulan depan. 




OIL & COMMODITIES
• Harga minyak turun dipicu kekisruhan politik di Yunani yang tetap menjadikan zona euro sebagai fokus pasar, sementara short‐covering  mampu membatasi kejatuhan harga minyak. 

• Pejabat Eropa sedang mengerjakan rencana darurat dalam kasus Yunani keluar zona euro, demikian dikatakan komisioner perdagangan  Uni Eropa, sementara Berlin mengatakan mereka siap menghadapi semua kemungkinan. 

• Fokus pasar lainnya juga tertuju pada dimulainya rencana pembalikan aliran minyak  pada pipa Seaway. 

• Brent July crude <LCOc1> turun 35 sen atau 0.33% menjadi $107.14 per barel setelah terjatuh ke level terendah 2102 di $106.40, level  terendahnya sejak 21 Desember, dan mencatat kerugian mingguan 3.7%.  Sedangkan  U.S.  June  crude  <CLc1>  turun  $1.46  di  $91.10,  setelah  turun  ke  level  terendah  2012  di  $90.93,  level  terendahnya  sejak  3  November, dan mencatat kerugian mingguan 4.84%.   

• Sementara itu, permintaan terhadap minyak mentah AS turun tipis di bulan April menyusul konsumsi bensin mencatat kenaikan yang  kecil, demikian laporan dari American Petroleum Institute (API) Jumat kemarin.  Konsumsi bahan bakar di bulan April turun 0.3% dari tahun lalu menjadi 18.549 juta barel per hari.  Penggunaan bensin telah meningkat dalam 3 bulan berturut‐turut, namun kali ini hanya kurang dari 1% menjadi 8.842 juta bpd. 




EURO ZONE
• Akhir pekan lalu euro menguat terhadap dolar AS setelah sempat anjlok ke level terendah sejak awal Januari silam. Para investor rupanya melakukan aksi  ambil  untung  pasca  pelemahan  euro  yang  mencapai  3  persen  dalam  sebulan  terakhir.  Sementara  itu  para  analis  memperkirakan  euro  masih  akan  terbebani berbagai ketidakjelasan kondisi politik di Yunani dan Spanyol, sehingga masih berpotensi menembus dibawah level terendah 2012 di 1.2623  (low 13 Januari). 

• Pekan ini pelaku pasar akan mengamati hasil dari pembicaraan non‐formal para pemimpin Uni‐Eropa di Brussels Belgia yang diharapkan terus mencari  solusi  bagi  penanganan  krisis  Uni‐Eropa.  Para  investor  juga  akan  mengamati  sejauhmana  krisis  Uni‐Eropa  telah  menekan  kondisi  ekonomi  kawasan  tersebut, diantaranya dengan mengamati rilis data aktifitas bisnis dari survey purchasing managers. 

• Dalam  sepekan  terakhir  euro tercatat  pelemahan  tajam  1,06  persen  terhadap  dolar  AS ke  1.2782,  sementara  itu  euro  juga  mencatat  pelemahan  2,21  persen terhadap yen ke 100.97, namun euro mencatat penguatan 0,50 persen terhadap sterling ke 0.8078 dan stagnan terhadap Swiss franc di 1.2010. 




U.K.
• Pengambil kebijakan Bank of England Adam Posen mengatakan dalam wawancara Jumat dia kemungkinan telah sangat dini memberikan  pemberitahuan  untuk  stimulus  tambahan  bulan  lalu,  karena  menandai  bahwa  perekonomian  kemungkinan  melemah  dari  yang  diperkirakan awal tahun ini.   

• Posen juga mengatakan dia tidak yakin Inggris telah terhindar seperti pelemahan yang terjadi di Jepang.   

• "I had been hopeful in the last few months that after we did an  additional 125 billion pounds (quantitative easing) that was getting close  to enough. And now I am debating whether ... I was premature to think that," katanya seperti yang dikutip.   

• Perdana menteri Inggris David Cameron mengatakan para pemimpin dari beberapa negara perekonomian terbesar didunia Jumat lalu  bahwa mereka harus bersama‐sama menghentikan krisis perekonomian yang melanda zona euro dari penyebaran keseluruh dunia.   




JAPAN
• Menteri Keuangan Jun Azumi menegaskan bahwa pihaknya terus memonitor pergerakan kurs yen dan telah mempersiapkan diri untuk melakukan respon  yang diperlukan, sebuah sinyal bahwa pemeirntah kemungkinan bisa melakukan intervensi mata uang jika penguatan yen berlanjut. Lebih lanjut Azumi  menyatakan  bahwa  aksi  para  spekulator  bereaksi  terlalu  berlebihan,  komentar  mana  ditujukan  pada  penguatan  yen  ke  level  tertinggi  sejak  3‐bulan  terakhir terhadap dolar AS dan euro pekan lalu. 

• Pekan ini pelaku pasar akan menantikan sidang BOJ untuk periode yang diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunganya saat ini dan belum  akan menambah jumlah dana dalam program pembelian asetnya. Namun demikian para pelaku pasar tetap akan mengamati komentar dari BOJ yang akan  dapat memberikan sinyal tentang bagaimana respon BOJ kedepan jika outlook ekonomi global memburuk. 

• Sementara itu pemerintah Jepang meningkatkan proyeksi ekonomi Jepang, seiring dengan membaiknya konsumsi publik dan meningkatnya ekspor. Ini  merupakan upgrade pertama kalinya sejak Agustus 2011 silam. Prediksi yang cukup optimis ini masih dibayangi oleh dampak dari memburuknya krisis  eropa. 

• Dalam sepekan terakhir dolar AS tercatat melemah 1,13 persen terhadap yen ke 79.01, sementara itu euro melemah 2,21 persen terhadap yen ke 100.97.  Sedangkan Aussie dolar tercatat anjlok 2,91 persen terhadap yen 77.77 dan sterling turun 2,71 persen terhadap yen ke 124.96.




AUSTRALIA
• Aussie jatuh ke level terendah selama hampir 6 bulan terakhir dipicu semakin mendalamnya kekhawatiran terhadap krisis utang Eropa.  Aussie  terkoreksi  ke level  intraday  low  $0.9795,  level  terendahnya  sejak  29  November  terhadap  dolar,  sebelum  akhirnya  bergerak di  sekitar $0.9830. 

• Pasar  saat  ini  tengah  memperhatikan  komentar  dari  kepala  eksekutif  ANZ  Mike  Smith  yang  mengatakan  bahwa  pasar  kredit  sedang  menutup.  Ketika  hal  ini  terjadi,  maka  akan  menyulitkan  dan  menjadi  lebih  mahal  bagi  perbankan  untuk  memperoleh  dana  untuk  disalurkan dalam bentuk pinjaman (kredit) kepada konsumen atau pelanggan. Pasar sedang dilanda kecemasan, untuk itulah mengapa  bursa saham dan perbankan Australia mengalami tekanan. 

• Bursa saham Australia jatuh ke level terendah 6 bulan pada hari Jumat, dan sebagian pasar saham Asia terkoreksi lebih dari 2% dan euro  menembus level terendah 4 bulan terhadap dolar. Saham pada 4 bank terbesar Australia juga turun lebih dari 3%. 

• Pasar  saat  ini  tengah  menyoroti  perkembangan  perbankan  Spanyol,  setelah  Moody’s  memangkas  peringkat  kredit  16  bank  negara  tersebut. 

• Sementara  lembaga  pemeringkat  lainnya,  Fitch  Ratings,  juga  menurunkan  peringkat  Yunani,  setelah  negara  tersebut  membentuk  pemerintahan sementara menjelang pelaksanaan pemilu yang baru bulan depan. 




SWISS
• Kekhawatiran  terhadap  kemungkinan  keluarnya  Yunani  dari  keanggotaan  zona  euro  telah  mendorong  naiknya  dolar  AS  terhadap  sejumlah rival utamanya. 

• Indeks dolar menguat ke level tertinggi 4 bulan di 81.758. Dolar juga awalnya sempat menguat ke level tertinggi 4 bulan terhadap Swiss  franc ke 0.9500 franc sebelum akhirnya kembali terkoreksi dan bergerak di sekitar 0.9397 franc. 

• Pasar  saat  ini  tengah  menyoroti  perkembangan  perbankan  Spanyol,  setelah  Moody’s  memangkas  peringkat  kredit  16  bank  negara  tersebut. 

• Sementara  lembaga  pemeringkat  lainnya,  Fitch  Ratings,  juga  menurunkan  peringkat  Yunani,  setelah  negara  tersebut  membentuk  pemerintahan sementara menjelang pelaksanaan pemilu yang baru bulan depan. 

• Hari Senin ini akan dirilis data consumer confidence Swiss untuk kuartal kedua yang diperkirakan mencatat turun ke ‐20 dari ‐19 di kuartal  pertama sebelumnya. Jika data dirilis lebih buruk, maka berpotensi mendorong naiknya dolar.

Friday, May 18, 2012

Headline News 18.05.12


US & GLOBAL
• Bursa saham AS tertekan ke level terendah dalam empat bulannya Kamis lalu, kerena naiknya yield obligasi Spanyol yang menambah  kekhawatiran investor berkenaan dengan perbankan negara tersebut dan putaran lainnya dari pelemahan data menekan harapan pada  recovery perekonomian AS.   

• Ditambah  tekanan  pada  bursa  Wall  Street  dengan  laporan  pemerintah  AS  yang  menunjukkan  manufaktur  pada  negara‐negara  mid‐ Atlantic tidak seperti ekspektasi yang mengalami kontraksi pada bulan Mei.  

• Berdasarkan  data  terakhir  indeks  Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  turun  157.65  poin,  atau  1.25  persen,  untuk  ditutup  ke  level  12,440.90.  Indeks  Standard  &  Poor's  500  <.SPX>  melemah  19.92  poin,  atau1.50  persen,  ke  level  1,304.88.  Indeks  Nasdaq  Composite  <.IXIC> berkurang 60.35 poin, atau 2.10 persen, kelevel 2,813.69.   

• Bursa saham global yang dinilai dengan indeks MSCI's world equity <.MIWD00000PUS>, anjlok 1 persen dan mencatatkan penurunan hari  kelimanya, bersamaan dengan bursa AS.   

• Yen  mencatatkan  kenaikan  tajam  terhadap  euro  dan  dollar  Kamis  lalu,  didorong  oleh  aksi  beli  berkenaan  dengan  permasalahan  perbankan di Spanyol dan Yunani, berpeluang menyebar jika Yunani meninggalkan euro dan kekecewaan data ekonomi AS. Euro anjlok  ke level 100.54 yen <EURJPY=>, terendah sejak 7 Februari. Terakhir berada pada level 100.94, turun lebih dari 1.0 persen.     

• Dollar  juga  melorot  tajam  terhadap  yen,  anjlok  ke  level  79.12  yen  <JPY=>,  terendah  sejak  17  Februari.  Pada  awal  perdagangan  sore  harinya, the greenback melemah 1.2 persen ke level 79.33 yen.   

• Harga  obligasi  pemerintah  AS/Treasury  debt  naik  Kamis  lalu  karena  kekecewaan  data  aktivitas  bisnis  regional  AS  dan  kekhawatiran  mengenai gejolak politik Yunani dan tingkat kesehatan perbankan Spanyol yang memicu aksi beli safe‐haven.   

• Spot emas mengalami rally lebih dari 2 persen Kamis lalu yang merupakan kenaikan terbesar satu harinya sejak akhir Januari, karena aksi  tanda‐tanda technical buy dan tanda terkini kesuraman perekonomian AS yang lebih menekan keputusasaan pada zona euro. Spot emas  <XAU=> melonjak lebih dari 2.6 persen pada intraday high ke level $1,579.70 dengan cepat dalam perdagangan pagi harinya dan naik  2.36 persen ke level $1,575.5 per oz pada pukul 2:22 p.m. EDT (1822 GMT).   

• U.S.  crude  futures  melemah  dalam  rangkaian  lima  harinya  Kamis  lalu  pada  perdagangan  yang  choppy  karena  pelemahan  data  perkonomian AS dan berlanjutnya kekhawatiran mengenai zona euro dan krisis utang Yunani yang menekan harga oil pada kedua sisi  dari  negara‐negara  di  Atlantic.  U.S.  June  crude  <CLc1>  melorot  25  sen,  atau  0.27  persen,  untuk  di  settle  ke  level  $92.56  per  barrel,  terendah sejak settlement 2 Nov. 2 ketika crude ditutup ke level $92.51. Kisaran perdagangan Kamis lalu di level $92.09‐$93.88.   



GOLD & COMMODITIES
• Emas rally lebih dari 2.6% pada hari Kamis, ini merupakan kenaikan 1 hari terbesarnya sejak akhir Januari, dipicu aksi beli secara teknikal  dan indikasi melambatnya pertumbuhan ekonomi AS yang pengaruhnya mengalahkan kondisi buruk di Eropa. 

• Setelah mengalami kondisi bearish pada hari Rabu, pasca terkoreksi lebih dari 20% dari level rekor tertinggi September, emas kemudian  menguat  setelah  data  Philadelphia  Federal  Reserve  menunjukkan  kontraksi  pada  aktifitas  pabrikan  di  wilayah  Mid‐Atlantic  AS,  yang  menambah  harapan  bahwa  The  Fed  akan  menggelontorkan  sejumlah  besar  uang  ke  dalam  sistem  guna  merangsang  pertumbuhan  ekonomi. 

• Technical buying juga turut menopang rally emas setelah tersungkur mendekati level terendah Desember. 

• Namun  dengan  kondisi  bursa  saham  AS  yang  melemah  dan  masalah  Yunani  yang  kemungkinan  keluar  dari  keanggotaan  zona  euro,  nampaknya  masih  akan  memberikan  gambaran  suram  bagi  prospek  emas  kedepannya.  Rally  yang  terjadi  saat  ini  nampaknya  hanya  bersifat sementara. 

• Emas  spot  naik  2.25%  di  $1,573.40  per  ons,  sedikit  di  bawah  level  intraday  high  di  $1,579.70,  dan  naik  lebih  dari  $50  sejak  terjatuh  kedalam level terendah Desember di sekitar $1,527 pada hari Rabu. 

• Sejak tahun lalu, banyak investor menjauhi emas karena mereka menggunakan emas untuk menutup kerugian di pasar lainnya setelah  krisis  Eropa  meningkatkan  prospek  untuk  terjadinya  resesi  global.  Namun  di  Cina,  permintaan  emas  mencapai  rekor  tertinggi  pada  kuartal  pertama  karena  kekhawatiran  investor  terhadap  inflasi  dan  pengekangan  pasar  properti,  demikian  laporan  dari  World  Gold  Council. 

• Investor akan mengawasi krisis utang zona euro, yang telah merugikan mata uang tunggal Eropa. Kepala Dana Moneter Internasional  Christine Lagarde memperingatkan "sangat mahal" konsekuensi yang ditanggung jika Yunani dibiarkan meninggalkan zona euro, sebuah  kemungkinan yang sangat kecil bahwa para pemimpin Eropa mulai membahas secara terbuka. 

• Investor juga terfokus pada perkembangan di Spanyol, dimana biaya pinjaman atau yield obligasi naik pada lelang obligasi setelah data  ekonomi mengkonfirmasi bahwa negara tersebut kembali dalam resesi.




OIL & COMMODITIES
• Harga minyak Brent turun lebih dari 2% pada hari Kamis, menyentuh harga terendahnya sejak Desember, karena investor menjauhi aset  beresiko akibat meningkatnya kekhawatiran bahwa krisis di Yunani akan menular ke negara anggota zona euro lainnya. Sedangkan harga  minyak entah AS turun lebih tipis dibandingkan Brent. 

• Fokus pasar masih tertuju pada perkembangan di Yunani dan krisis di zona euro yang telah menekan harga minyak belakangan ini. Harga  minyak  berjangka  AS  turun  demikian  juga  dengan  ekuitas  AS  setelah  serangkaian  data  ekonomi  AS  dirilis  buruk  dan  menambah  kekhawatiran terhadap memburuknya kondisi di Eropa. 

• Para pemimpin politik Yunani gagal mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintahan koalisi pasca pelaksanaan pemilu bulan ini  yang tidak menghasilkan pemenang mayoritas. Adapun pemilu kedua di Yunani dijadwalkan akan dilaksanakan pada 17 Juni mendatang,  namun rumor mengenai kemungkinan Yunani keluar dari keanggotaan zona euro tengah menjadi perbincangan hangat di pasar. 

• Di pasar London, ICE Brent crude futures untuk pengiriman Juli sebagai kontrak minyak yang baru, turun $2.19 ke lvel $107.56 per barel,  setelah tersungkur ke level intraday low di $107.26, level terendahnya sejak 30 Desember.  Sedangkan US crude turun 38  sen di  $92.43  setelah mencatat day low di  $92.09. Pada hari Selasa sebelumnya, harga mencatat level  $91.81, level terendahnya sejak 3 November. 

• Keuntungan yang diperoleh minyak mentah AS di pertengahan sesi terpangkas setelah data Philadelphia Federal Reserve menunjukkan  kontraksi pada aktifitas pabrikan di wilayah Mid‐Atlantic AS, yang menambah harapan bahwa The Fed akan menggelontorkan sejumlah  besar uang ke dalam sistem guna merangsang pertumbuhan ekonomi. 

• Faktor lainnya yang turut menekan harga minyak adalah pembicaraan seputar dikeluarkannya cadangan minyak strategis. Laporan dari  kantor  berita Kyodo  menyebutkan  bahwa Presiden  AS  Barack Obama  diperkirakan  akan  mencari  dukungan  pada  hari  Sabtu dari  para  pemimpin Grup Delapan lainnya untuk melepaskan cadangan minyak strategis di musim panas ini menyusul embargo Uni Eropa pada  minyak mentah Iran mulai berlaku. 

• International Energy Agency, penasehat untuk 28 negara industri maju, masih siap untuk merilis stok minyak strategis jika diperlukan,  menyusul  harga  minyak  terus  mengancam  kondisi  ekonomi  yang  memang  masih  rapuh,  meskipun  harga  minyak  belakangan  ini  mengalami penurunan. 

• Sebelumnya, minyak sempat menguat ke level intraday high setelah pasar bereaksi terhadap sambutan dari Duta Besar AS untuk Israel  bahwa rencana serangan militer AS terhadap Iran masih berlaku dan pilihan tersebut "sepenuhnya masih tersedia".  
EURO ZONE
• Euro sempat anjlok ke level terendah sejak 4‐bulan terakhir menyusul berlanjutnya kekhaatiran pelaku pasar akan kondisi Uni‐Eropa terutama berkaitan  dengan kondisi perbankan kawasan tersebut dan prospek keluarnya Yunani dari kenanggotaan Uni‐Eropa. Meningkatnya kekhawatiran tersebut kemudian  mendorong investor mengalihkan investasinya pada dolar AS, yang menguat ke level tertinggi sejak 4‐bulan terakhir terhadap mata uang utama dunia  lainnya. 

• Adanya rumor akan kemungkinan pemangkasan peringkat kredit perbankan Spanyol juga menekan bursa saham Eropa. Saham bank asal Spanyol – Bankia  anjlok 20 persen menyusul laporan dari harian El Mundo bahwa para nasabah bank tersebut telah menarik dana hingga lebih dari 1 miliar euro dalam  seminggu terakhir.  

• Data fundamental ekonomi Spanyol juga semakin memberatkan sentimen pelaku pasar, dimana GDP Spanyol untuk triwulan 1‐2012 mengalami kontraksi  0,3 persen, menandaskan kondisi resesi yang dialami negara tersebut setelah terkontraksi dengan besaran yang sama pada triwulan 4‐2011 silam. 

• Hingga  akhir  sesi  New  York,  euro  tercatat  melemah  0,17  persen  terhadap  dolar  AS  ke  1.2693,  euro  juga  kembali  anjlok  1,36  persen  terhadap  yen  ke  100.70, namun euro menguat 0,60 persen terhadap sterling ke 0.8035 dan melemah tipis 0,02 persen Swiss franc di 1.2007. 




U.K.
• Bank of England seharusnya hanya melakukan quantitative easing pembelian aset berikutnya jika perekonomian kelihatan untuk anjlok menuju  resesi yang mendalam, yang mana tidak terlihat terjadi, pengambil kebijakan BoE Paul Fisher mengatakan dalam wawancara yang di publikasikan  Kamis lalu.   

• "The key reason for restarting QE last October was the possibility that the UK could topple over into a deep recession again. We seem to have  hopefully headed that risk off at the pass," Fisher mengatakan pada Dow Jones Newswires.   

• BoE  membeli  125  milyar  pound  pada  gilts/obligasi  dibawah  program  QE  antara  Oktober  dan  yang  dimulai  bulan  ini,  tetapi  setelah  sejak  memutuskan bahwa tidak dibutuhkannya lagi QE untuk saat ini, terutama dengan dibuktikan inflasi melambat yang anjlok sekitar 2 persen.   

• Perdana  menteri  David  Cameron  memaksa  penguasa  Eropa  Kamis  lalu  untuk  melakukan  lebih  pada  krisis  utang  zona  euro  dan  menaikkan  prospek  pada  default  Yunani  untuk  menyatakan  tetap  berusaha  terhadap  sesuatu yang  tidak  populer  dengan  memangkas  pembelanjaan  dan  mengurangi utang rumah tangganya.   

• Memperingatkan bahwa kelangsungan hidup euro saat ini dipertanyakan, Cameron menunjukkan meningkatnya peringatan dan frustrasi bahwa  krisis diluar kontrol, yang mengancam perekonomian Inggris sekitar $2.5 trilyun dan prospek pemilunya tahun 2015.  




JAPAN
• Perdana Menteri Yoshihiko Noda menyampaikan harapannya bahwa BOJ akan terus melakukan langkah tegas guna menanggulangi deflasi. Ini merupakan  tekanan lanjutan dari pemerintah terhadap BOJ untuk menerapkan stimulus moneter tambahan guna menopang pertumbuhan ekonomi. Menanggapi hal  tersebut, Gubernur BOJ Masaaki Shirakawa menyatakan bahwa bank sentral berharap target inflasi 1 persen akan dapat segera tercapai, untuk itu  pihaknya dengan segenap kekuatan berupaya untuk mencapai stabilitas pertumbuhan ekonomi dengan menyeimbangkan harga barang. Dalam sidangnya  pekan depan, BOJ diperkirakan masih akan mempertahankan kebijakannya saat ini.  

• Produk bruto Jepang untuk triwulan 1‐2012 mengalami pertumbuhan cukup pesat sebesar 1.0% melebihi ekspektasi sebesar 0.9%, jauh mengungguli data  triwulan sebelumnya ‐0.2%.Sedangkan data GDP dalam basis antar tahun dirilis 4.1%, atau melebihi ekspektasi 3.5%, juga jauh mengungguli data periode  sebelumnya  ‐0.7%.  Ini  merupakan  torehan  pertumbuhan  ekonomi  beruntun  dalam  3‐triwulan  terakhir.  Catatan  pertumbuhan  ekonomi  tersebut  merupakan yang terpesat sejak triwulan 3‐2011 silam. 

• Berkaitan dengan rilis data tersebut Menteri Ekonomi Jepang mengatakan bahwa pihaknya terus mengharapkan pertumbuhan ekonomi triwulan 2‐2012  akan  terus  bertumbuh  secara  moderat.  Untuk  itu  pemerintah  Jepang  terus  memperhatikan  perkembangan  krisis  hutang  kawasan  Uni‐Eropa  yang  berdampak pada permintaan produk asal Jepang dari kawasan tersebut, seiring lemahnya pertumbuhan ekonomi.  

• Hingga akhir sesi New York, dolar AS tercatat melemah 1,22 persen terhadap yen di 79.32, sementara itu euro anjlok 1,36 persen terhadap yen ke 100.70.  Sedangkan  Aussie  dolar  tercatat  melemah  1,41  persen  terhadap  yen  78.45  dan  sterling  turun  1,94  persen  terhadap  yen  ke  125.27.  




AUSTRALIA
• Aussie berhasil menguat pada perdagangan hari Kamis meskipun masih di bawah paritasnya, dipicu komentar bahwa The Fed berpeluang untuk kembali  melakukan langkah‐langkah untuk merangsang pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat. 

• Aussie  menguat  ke  level  intraday  high  $0.9963,  namun  di  akhir  sesi  New  York  kembali  terkoreksi  ke  level  intraday  low  di  $0.9884,  sebelum  akhirnya  bergerak di sekitar $0.9890. 

• Aussie terlihat menguat di akhir sesi New York Rabu, usai merilis minutes dari sidang 24/25 April. Dalam minutes tersebut disebutkan anggota The Fed siap  meluncurkan quantitative easing putaran ketiga jika ekonomi kehilangan momentumnya. 

• Sedangkan pada hari Senin sebelumnya, Aussie jatuh di bawah 1 dolar AS untuk pertama kalinya dalam 5 bulan terakhir setelah para pemimpin politik  Yunani  gagal  mencapai  kesepakatan  untuk  membentuk  pemerintahan  koalisi  pasca  pelaksanaan  pemilu  bulan  ini  yang  tidak  menghasilkan  pemenang  mayoritas. Adapun pemilu kedua di Yunani dijadwalkan akan dilaksanakan pada 17 Juni mendatang, namun rumor mengenai kemungkinan Yunani keluar  dari keanggotaan zona euro tengah menjadi perbincangan hangat di pasar. 

• Aussie berpotensi menguat menembus di atas paritasnya seiring semakin jelasnya kondisi di Yunani dan prospeknya di zona euro. 

• Sementara  itu,  sebuah  survey  oleh lembaga  swasta menunjukkan  ekspektasi  inflasi  Australia  akan  berada  sedikit  di  atas  zona  aman  bank  sentral,  dan  kemungkinan akan menunda langkah pemangkasan suku bunga untuk saat ini. 

• Survey yang dilakukan oleh Melbourne Institute menyebutkan ekspektasi inflasi diprediksi turun 0.2% menjadi 3.1% di bulan Mei, namun masih di atas  target inflasi RBA antara 2%‐3%. 

• RBA  memangkas  suku  bunga  sebesar  50  bps  menjadi  3.75%  pada  sidangnya  tanggal  1  Mei.  Pasar  saat  ini  memprediksi  RBA  kemungkinan  akan  mempertahankan suku bunganya di bulan Juni sambil melihat dampak yang terjadi usai pemangkasan suku bunga yang dilakukan di bulan Mei tersebut,  sebelum akhirnya melanjutkan pemangkasan kembali. 




SWISS
• Euro  melemah  ke  level  terendah  4  bulan  terhadap  dolar  dipicu  kekhawatiran  pada  nasib  perbankan  di  Yunani  dan  Spanyol  dan  juga  prospek penularannya jika Yunani keluar dari zona euro.  

• Meningkatnya keengganan pada aset beresiko telah mendorong menguatnya dolar terhadap sejumlah rival utamanya. Rumor mengenai  kemungkinan bank Spanyol diturunkan peringkatnya telah memicu koreksi tajam pada ekuitas Eropa dan membuat euro berada dalam  tekanan. 

• Euro terkoreksi ke $1.26670, level terendahnya sejak medio Januari, sedangkan dolar menguat ke level tertinggi 4 bulan terhadap Swiss  franc ke 0.9482 franc sebelum akhirnya bergerak di sekitar 0.9460 franc.  

• Bursa Swiss libur pada hari Kamis kemarin berkenaan dengan hari libur nasional, Ascention Day. 

Thursday, May 17, 2012

Headline News 17.05.12

US & GLOBAL
• Bursa saham AS dan euro merosot Rabu lalu dari berita bahwa beberapa bank Yunani menghadapi kebutuhan dana darurat, sementara  itu minutes dari meeting April the Fed menunjukkan prospek perekonomian AS masih menyisakan permasalahan yang serius.   

• European Central Bank menghentikan operasi dari bank‐bank Yunani karena kekurangan modal, ungkap ECB, mengkonfirmasi laporan  Reuters yang telah meniupkan permasalahan mengenai kesulitan keuangan Yunani.  

• Usaha  dari  Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  dan  Presiden  baru  Perancis  Francois  Hollande  untuk  meredam  pembicaraan  kemungkinan  Yunani keluar dari zona euro mendorong sentimen kebanyakan dalam harian.   

• Tetapi saham‐saham AS melemah dari berita ECB dan the Fed minutes, yang menunjukkan beberapa anggota dari U.S. central bank's  policy‐mengarahkan komite telah mengindikasikan bahwa tambahan akomodasi kebijakan moneter (QE3) masih dapat dibutuhkan.  

• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup turun 33.45 poin, atau 0.26 persen, ke level 12,598.55. Indeks Standard & Poor's 500  <.SPX> melorot 5.86 poin, atau 0.44 persen, ke level 1,324.80. Indeks Nasdaq Composite <.IXIC> berkurang 19.72 poin, atau 0.68 persen,  ke level 2,874.04.   

• Indeks MSCI's all‐country world equity <.MIWD00000PUS> melemah 1 persen ke level 304.70.    

• Obligasi  AS  bertenor  10‐tahun/Treasury  note  <US10YT=RR>  rebound,  naik  3/32  pada  harga  dengan  yield  1.76  persen.  Bertenor  30‐ tahun/U.S. Treasury bond <US30YT=RR> naik 13/32 pada harga dengan yield 2.90 persen.   

• Euro anjlok kedalam rangkaian empat harinya, turun ke level terendah empat bulannya terhadap dollar AS. Euro <EUR=> melorot 0.13  persen ke level $1.2713. Dollar index <.DXY>, naik 0.23 persen ke level 81.405.   

• Emas merosot ke level terendah tahun 2012 sebelum membagi pelemahannya dalam perdagangan yang choppy, beban antara harapan  bahwa Perancis dan Jerman akan berusaha menjaga zona euro dan tanda‐tanda tekanan pada sektor perbankan Yunani. U.S. gold futures  <GCv1>  untuk  pengiriman  Juni  merosot  1.2  persen  ke  level  $1,538.86  per  ons,  mencapai  level  terendah  sejak  bulan  Juli  dalam  kebanyakan kontraknya.  

• Crude oil futures anjlok karena meluasnya risk aversion diseantero pasar mengikuti laporan perbankan Yunani. Brent crude <LCOc1> di  settled berkurang 53 sen ke level $111.71 per barrel sementara itu U.S. oil <CLc1> di settled melemah $1.17 ke level $92.81.   



GOLD & COMMODITIES
• Emas jatuh ke level terendah 2012 sebelum akhirnya memangkas kerugiannya ditengah perdagangan yang cukup fluktuatif, menyusul  harapan pelaku pasar terpecah bahwa Perancis dan Jerman akan bekerja sama untuk mempertahankan keutuhan negara anggota zona  euro dan juga sinyal baru tertekannya sektor perbankan Yunani. 

• Emas dengan cepat terjungkal ke teritorial negatif setelah mencatat koreksi 20% dari level rekor tertingginya September lalu, setelah  muncul  kekhawatiran  bahwa  Yunani  akan  keluar  dari  keanggotaan  zona  euro.  Namun  rebound  kemudian  terjadi  setelah  adanya  pertemuan antara Presiden Perancis Francois Hollande dan Kanselir Jerman Angela Merkel berjanji akan mempererat kerja sama untuk  KTT Uni Eropa bulan depan. Hal ini telah meredakan kekhawatiran terhadap memburuknya krisis utang zona euro. 

• Selama sesi New York, emas berhasil rebound ditengah indikator ekonomi yang beragam. Data perumahan AS semalam menunjukkan  peningkatan  positif,  sementara  Bank  Sentral  Eropa  menegaskan  laporan  Reuters  bahwa  pihaknya  telah  menghentikan  penyediaan  pembiayaan kembali untuk beberapa bank Yunani karena mereka sangat kekurangan modal,  sedangkan minutes The Fed menunjukkan  sejumlah  petinggi  bank  sentral  pada  sidangnya  bulan  lalu  membuka  peluang  untuk  dilakukan  langkah  lanjutan  untuk  mendongkrak  pemulihan ekonomi. 

• Harga emas spot turun $4 atau 0.3% ke posisi  $1,539.86 per ons, setelah mencatat intraday low di $1,527  – level terendahnya sejak  Desember. Sedangkan untuk emas berjangka pengiriman Juni turun lebih tajam, sekitar 1.2% atau $18.5 per ons di level $1,538.86 dan  menembus level terendahnya sejak Juli. 

• Sementara  itu,  berita  yang  menyebutkan  bahwa  investor  dengan  kepemilikan  emas  yang  besar,  termasuk  John  Paulson,  yang  tidak  melepas kepemilikan emasnya di kuartal pertama telah gagal menghilangkan kesan bahwa emas rentan untuk terkoreksi lebih lanjut. 

• Aksi beli emas di India telah muncul setelah turunnya harga emas yang didenominasikan kedalam dolar ke level terendah 4‐1/2 bulan di  pekan ini. 

• Musim pernikahan sedang berlangsung di India dan akan berangsur berhenti pada akhir bulan. Perhiasan emas adalah bagian penting  dari mas kawin orang tua di India yang diberikan kepada anak perempuan mereka di pesta pernikahan. 




OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  rebound  dari  level  low‐nya  di  hari  Rabu,  menyusul  rilis  positif  data  industrial  production  AS  dan  laporan  mingguan  pemerintah untuk stok minyak yang menunjukkan kenaikan sesuai dengan perkiraan. 

• Harga minyak naik dengan cepat ke teritorial positif, pasca mencatat koreksi lebih dari $2 per barel di awal sesi, setelah data mingguan  dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan stok minyak naik sesuai dengan ekspektasi pasar. Sedangkan pada laporan  American Petroleum Institute (API)  hari sebelumnya, menunjukkan stok minyak naik hampir 4 kali lipat dari perkiraan, mengindikasikan  berlimpahnya suplai minyak. 

• U.S.  Energy  Information  Administration  melaporkan  stok  minyak  melonjak  untuk  ke‐8  kalinya  secara  berturut‐turut,  ke  level  tertinggi  sejak  Agustus  1990.  Persediaan  minyak  mentah  di  Cushing,  Oklahoma,  pusat  pengiriman  untuk  patokan  US  West  Texas  Intermediate  (WTI) juga naik minggu lalu ke level rekor tertinggi. 

• Data  industrial  production  AS  mencatat  kenaikan  terpesatnya  selama  lebih  dari  1  tahun  di  bulan  April.  Hal  in  turut  meredakan  kekhawatiran seputar menurunnya permintaan minyak global. Memulihnya data sektor perumahan juga turut memberi dukungan positif. 

• Berkurangnya  ketegangan  antara  Barat  dan  Iran  juga  turut  mengurangi  tekanan  pada  harga  minyak.  Pembicaraan  antara  Iran  dan  pengamat nuklir pada hari Selasa menghasilkan persetujuan untuk melakukan pertemuan kembali pekan depan, ketika Iran juga akan  berdialog kembali dengan pihak Barat mengenai program nuklirnya. 

• Namun di akhir sesi New York, harga minyak kembali melemah dipicu turunnya ekuitas AS dan permasalahan yang dihadapi perbankan  Yunani, yang mengobarkan kembali kekhawatiran mengenai krisis utang zona euro. 

• Bank Sentral Eropa menegaskan laporan Reuters bahwa pihaknya telah menghentikan penyediaan pembiayaan kembali untuk beberapa  bank Yunani karena mereka sangat kekurangan modal, sehingga kembali menekan harga minyak dan komoditas lainnya. 

• Adapun laporan lainnya yang membuat harga minyak terus tertekan adalah berita bahwa Presiden AS Barack Obama diperkirakan akan  mencari dukungan pada hari Sabtu dari para pemimpin Grup Delapan lainnya untuk melepaskan cadangan minyak strategis di musim  panas ini menyusul embargo Uni Eropa pada minyak mentah Iran mulai berlaku, menurut laporan dari kantor berita Kyodo. Meskipun  demikian, pihak Gedung Putih menolak untuk mengomentari laporan tersebut. 

• Di pasar London, minyak Brent untuk pengiriman Juni turun 53 sen di $111.71, dan mencatat koreksi untuk keempat kalinya dalam 5 sesi  terakhir. Sedangkan untuk kontrak Juli ditutup melemah $1.70 di $109.75.  Sementara untuk  harga  minyak  mentah  AS  turun  untuk  keempat  kalinya  secara  berturut‐turut,  dan  pada  perdagangan  Rabu  kemarin  mencatat turun $1.17 di $92.81, level penutupan terendahnya sejak 2 November 2011. Harga sempat terkoreksi ke level intraday low di  $91.81, level terendahnya sejak 3 November 2011. 



EURO ZONE
• Euro kembali melemah ke level terendahnya sejak 4‐bulan terakhir terhadap dolar AS, tertekan kekhawatiran investor akan ancaman keluarnya Yunani  dari  Uni‐Eropa  yang  diperkirkan  akan  berdampak  secara  sistemik.  Bank  Sentral  Uni‐Eropa  –  ECB  menghentikan  penyediaan  likuiditas  untuk  beberapa  perbankan  asal  Yunani  sehubungan  rendahnya  modal  yang  mereka  miliki  saat  ini.  Bank‐bank  tersebut  kini  dimasukkan  dalam  program  perbantuan  penanganan likuiditas ECB. 

• Yunani mengajukan seorang hakim senior untuk menduduki pemerintahan sementara menjelang pemilu. Pemilu Yunani  diprediksi  akan  dilangsungkan  pada 17 Juni mendatang, dan ketidakpastian mengenai perkembangan politik di Yunani diperkirakan masih akan memberatkan kinerja euro. 

• Sementara  itu  disisi  lain,  pemerintah  Jerman  dan  Perancis  menegaskan  bahwa  keduanya  akan  berupaya  untuk  mempertahankan  Yunani  tetap  berada  dalam Uni‐Eropa. Namun demikian Jerman memberikan syarat bahwa Yunani harus tetap konsisten pada kesepakatan sebelumnya yang dijalin dengan  para pemberi utang internasional. 

• Hingga akhir sesi New York, euro tercatat melemah 0,14 persen terhadap dolar AS ke 1.2715, namun euro mencatat penguatan tipis 0,02 persen terhadap  yen  ke  102.09,  euro  juga  naik  0,40  persen  terhadap  sterling  ke  0.7991  dan  stagnan  menguat  tipis  0,02  persen  Swiss  franc  di  1.2010.  




U.K.
• Jumlah orang Inggris yang keluar dari pekerjaannya turun ke fase tercepatnya yang mendekati satu tahun dalam tiga bulan pada Maret, data  resmi Rabu lalu yang mencatatkan beberapa ketahanan pada perekonomian.  

• Inggris anjlok kembali pada resesi pada awal tahun 2012, memicu kembali kekhawatiran bahwa banyak orang akan menjadi pengangguran suatu  ketika ketika pemerintah bergantung pada perusahaan swasta untuk menaikkan perkiraan 700,000 jobs yang turun pada sektor publik sebagai  bagian dari rencana austerity‐nya.  

• The Office for National Statistics mengatakan jumlah orang tanpa pekerjaan pada pengukuran ILO anjlok 45,000 dalam tiga bulan pada Maret  menjadi 2.625 juta.  

• Berbahayanya eskalasi dari negara tetangganya zona euro mendorong Bank of England Rabu lalu untuk menjaga prospek untuk lebih membantu  perekonomian Inggris yang anjlok yang dikatakan tumbuh lebih lambat daripada ekspektasi. 




JAPAN
• Kekhawatiran  para  investor  akan  keluarnya  Yunani  dari  Uni‐Eropa  meningkatkan  minat  terhadap  aset  safe  haven  seperti  dolar  AS  dan  yen.  Dolar  AS  menguat terhadap yen ke level tertinggi sejak 2‐pekan terakhir.  

• Sementara itu Perdana Menteri Yoshihiko Noda diperkirakan akan mendukung himbauan Presiden Obama untuk merilis cadangan minyak strategis pada  musim panas ini. Lonjakan harga minyak dunia akibat kegentingan hubungan Barat dengan Iran dikhawatirkan akan berdampak langsung pada industry  yang kesulitan mencari pengganti pasokan minyak dari Iran. 

• Hingga akhir sesi New York, dolar AS tercatat menguat 0,19 persen terhadap yen di 80.30, sementara itu euro juga menguat 0,02 persen terhadap yen ke  102.09.  Sedangkan  Aussie  dolar  tercatat  melemah  0,08  persen  terhadap  yen  79.57  dan  sterling  turun  0,37  persen  terhadap  yen  ke  127.75.  




AUSTRALIA
• Impor produk barang internasional Australia dalam basis balance of payments (BOP) atau neraca pembayaran, turun 1% menjadi A$20,927 milyar  di  bulan  April, dibandingkan A$21,245 milyar di bulan  Maret. Biro Statistik Australia pada hari Rabu  mengatakan impor barang setengah jadi  turun 5 persen, didorong oleh bahan bakar dan pelumas, yang turun 19 persen.  Impor barang modal naik 2 persen, atau A$ 103 juta sedangkan impor barang konsumsi meningkat sebesar 1 persen, atau A$ 75 juta.  Secara umum, impor turun 10 persen pada bulan April menjadi A$ 18,814 milyar. 

• Adapun laporan BOP lainnya menunjukkan upah diluar bonus naik 0,9% di kuartal pertama 2012 dari kuartal keempat 2011 dan naik 3,6% dari  tahun sebelumnya. Data dirilis sedikit di atas ekspektasi pasar 0,8% q/q dan 3,5% y/y. 

• Aussie mempertajam koreksinya di bawah paritasnya terhadap dolar masih dipicu kekhawatiran seputar kondisi politik dan ekonomi di Yunani.  Yunani diprediksi akan menggelar pemilu baru pada 17 Juni mendatang, setelah para pemimpin politik gagal membentuk pemerintahan koalisi  setelah hasil pemungutan suara 10 hari lalu tidak menghasilkan pemenang mayoritas. 

• Aussie terkoreksi di bawah $0.9900 untuk pertama kalinya sejak 20 Desember meskipun kemudian berhasil memangkas kerugiannya dan kembali  bertengger di atas level tersebut di sesi New York, menyusul rilis positif data ekonomi AS.  Aussie mencatat level intraday low di $0.9872, kemudian rebound dan mencatat intraday high di $0.9968 sebelum akhirnya bergerak di sekitar  $0.9930. 




SWISS
• Sentimen investor Swiss turun di bulan Mei untuk pertama kalinya tahun ini, menambah gambaran pertumbuhan ekonomi akan tetap tersendat  menyusul lemahnya permintaan dari zona euro. 

• Indeks sentimen investor ZEW turun 6,1 poin ke ‐4,0 poin di bulan Mei, penurunan pertamanya untuk indeks sejak Desember 2011. 

• Mayoritas para ahli berpendapat konsumsi swasta akan menjadi motor penggerak utama untuk pertumbuhan ekonomi tahun ini. Proyeksi rata‐ rata pertumbuhan adalah 0,7%, di bawah proyeksi Swiss National Bank sebesar 1,0%. 

• Survey juga menunjukkan 68% analis memprediksi nilai tukar franc masih akan stabil terhadap euro. Dalam pernyataannya hari Senin, Kepala SNB  Thomas Jordan menegaskan kembali komitmen SNB untuk kebijakan moneter dan akan melakukan upaya lanjutan untuk mempertahankan nilai  patokan franc terhadap euro di 1.20 franc, jika diperlukan. 

• Swiss franc melemah secara marginal terhadap dolar namun relatif stabil terhadap euro di level kritisnya 1,20, dengan ketidakpastian mengenai  masa depan Yunani di zona euro mendorong permintaan pada mata uang safe‐haven tersebut. Swiss franc telah diperdagangkan secara ketat  terhadap euro sejak SNB mematok nilai tukarnya pada September lalu. 

• Ketidakpastian akan nasib Yunani memicu penguatan Swiss franc terhadap euro, sementara depresiasi Swiss franc terhadap dolar telah memberi  keuntungan pada sektor ekspor Swiss ke AS dan Asia, dimana barang dijual dalam mata uang dolar.  Franc turun 0.3% di sekitar 0.9435 franc terhadap dolar dibandingkan penutupan New York hari Selasa. Sedangkan terhadap euro, franc bergerak  relatif stabil di sekitar 1.2010 franc.