title cover

title cover

Wednesday, March 7, 2012

Headline News 07.03.12


US & GLOBAL 


• Ekuitas global mencatat koreksi tertajamnya selama lebih dari 3 bulan dan euro tersungkur akibat kekhawatiran baru bahwa pertemuan Kamis untuk batas waktu Yunani melakukan restrukturisasi utang kemungkinan akan ditunda. Kekhawatiran pada kekuatan ekonomi global juga turut menekan pasar.


• Brazil, sebagai ekonomi terbesar Amerika Selatan dan sebagai salah satu emerging markets paling dinamis di dunia, melaporkan pertumbuhan ekonomi yang lemah di tahun 2011, sehingga memunculkan kekhawatiran negara akan tergelincir kedalam era baru dengan kinerja yang biasa‐biasa saja. Hal ini
terjadi sehari setelah Cina memangkas proyeksi pertumbuhan ekonominya dan data yang mengindikasikan bahwa Eropa kemungkinan akan kembali mengalami resesi.


• Kekhawatiran bahwa Yunani dan pemegang obligasi kemungkinan batal memenuhi batas akhir Athena untuk menerima dana bailout pada hari Kamis besok kembali berkobar, setelah grup utama pemegang obligasi mengatakan gagal bayar akan menyebabkan kerusakan lebih dari 1 trilyun euro untuk zona euro dan dapat mendorong Italia dan Spanyol bergantung pada bantuan dari luar untuk menghentikan risiko penyebaran. Kekhawatiran soal Yunani telah mendorong naiknya harga obligasi AS dan Jerman. Emas turun lebih dari 2% dipicu menguatnya dolar terhadap euro.


• Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Eropa juga meningkat setelah di bulan‐bulan terakhir 2011 Eropa mengalami tekanan akibat pelemahan pada tingkat belanja konsumen, ekspor dan manufaktur. Perkiraan Uni Eropa bulan lalu bahwa output di zona euro turun 0.3% di periode Oktober‐Desember
dari kuartal ketiga sebelumnya.


• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> turun 2.1%, penurunan harian terbesarnya sejak November.    


• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 203.66 poin atau 1.57% di 12,759.15. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> berakhir melemah 20.97 poin atau 1.54% di 1,343.36. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> ditutup turun 40.16 poin atau 1.36% di 2,910.32. ketiga indeks ekuitas AS
mencatat prosentase penurunan harian terbesarnya dalam tahun ini.


• Saham‐saham perbankan mengalami tekanan jual dengan KBW bank index <.BKX> jatuh 2.7% dan Morgan Stanley <MS.N> turun 5.3% ke $17.32, level
terendahnya dalam 7 pekan.


• Saham‐saham komoditas juga melemah seiring kekhawatiran akan menurunnya permintaan untuk minyak dan bahan mentah, khususnya dari Cina dan eksportir besar lainnya, sehingga menekan harga komoditas. Produsen alumunium Alcoa Inc. <AA.N> merosot 4% ke $9.47, level terendahnya sejak 11
Januari.


• FTSEurofirst 300 <.FTEU3> mencatat level penutupan terendah dalam sebulan, berakhir melemah 2.6% di 1,052.11.   


• Di pasar uang, euro melemah 0.8% terhadap dolar di $1.3114, level terendahnya dalam 2‐1/2 minggu, sementara dolar indeks naik 0.7% di 79.82, level tertinggi sejak 16 Februari.


• Harga Treasury AS tenor 10 tahun naik 16/32 menjadi 100‐14/32, dengan yield 1.95%. German Bund futures <FGBLc1> naik 47 basis poin di 140.30 setelah mencatat kontrak tertinggi di 140.48 sebelumnya.


• Harga minyak turun dari level tertinggi baru‐baru ini menyusul berita meningkatnya produksi minyak dari Irak dan Arab Saudi yang mana telah mengurangi kekhawatiran atas berkurangnya pasokan dari Iran, yang mungkin dilakukan sebagai tindakan balasan terhadap sanksi AS. Brent crude oil futures for April delivery <LCOc1> turun $1.82 atau 1.47% di $121.98 per barel. Di New York, April NYMEX crude contract <CLc1> turun $2.02, atau 1.89%
di $104.70 per barel. Harga emas spot terus memangkas keuntungannya dan mencatat koreksi 1.9% di $1,673.89 per ounce, level terendah selama sekitar 5 pekan.  
  
EURO ZONE 


• Komisi urusan moneter Uni Eropa Olli Rehn mengatakan Selasa lalu terdapat tanda‐tanda zona euro yang akan me‐recover dari resesi dalam bulan‐bulan mendatang dan dia menyuarakan keyakinan pada perjanjian restrukturisai utang untuk Yunani yang akan berhasil.   


• Rehn juga mendesak pemerintah baru Yunani secara cepat menghadirkan rencana bujetnya untuk tahun ini pada Komisi dan untuk menekan kedepannya dengan reformasi struktural keuangan regional.   


• "While the euro area is currently in a mild recession there are at the same time signs of stabilisation," kata Rehn pada konferensi di Paris.   


• Anjloknya household spending, ekspor dan manufaktur menyedot perekonomian zona euro pada bulan terakhir tahun 2011, Uni Eropa mengatakannya Selasa lalu, menunjukkan batasan penurunan yang terlihat menjadi resesi yang makin dalam.   


• Kekacauan default Yunani akan menyebabkan lebih dari satu trilyun euro ($1.3 trilyun) dari kerusakan terhadap zona euro dan dapat membuat Italia dan Spanyol tergantung pada bantuan dari luar untuk menghentikan efek penyebaran, grup para pemegang obligasi mengatakannya.

Tuesday, March 6, 2012

Headline News 06.03.12


US & GLOBAL 

• Pasar ekuitas dunia melemah pada hari Senin setelah data ekonomi menaikkan ekspektasi terjadinya resesi di Eropa dan Cina memberikan sinyal pertumbuhan ekonomi akan melambat, sementara harga minyak jatuh akibat kekhawatiran mengenai terhambatnya suplai yang dipicu masalah nuklir Iran.


• Profit‐taking pada dolar telah mendorong kenaikan euro setelah terkoreksi mendekati level terendah 2 pekan, menjelang masa jatuh tempo untuk Yunani dalam menyelesaikan kesepakatan restrukturisasi utang dengan para kreditor swasta pada hari Kamis, sebagai bagian dari upaya mengamankan paket bailout senilai 130 milyar euro dan upayanya menghindari default.


• Bursa Wall Street mengikuti pelemahan pada bursa Eropa dan Asia, dan barometer untuk performa ekuitas  di emerging markets jatuh lebih dari 1.0%.


• Investor mengabaikan data yang menunjukkan ekspansi besar pada sektor jasa AS di bulan Februari pada level terpesatnya dalam setahun. Institute for Supply Management melaporkan indeks sektor jasa naik ke 57.3 dari 56.8 di bulan Januari sebelumnya dan sekaligus emlampaui ekspektasi pasar 56.1.


• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 14.76 poin atau 0.11% di 12,962.81. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 5.30 poin atau 0.39% di 1,364.33. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 25.71 poin atau 0.86% di 2,950.48.   


• FTSEurofirst 300 <.FTEU3> index turun 0.6% di 1,080.54. Basic resources stocks <.SXPP> di Eropa memberikan beban terberat bagi indeks setelah terkoreksi 3.5% setelah Cina, sebagai konsumen bahan mentah terbesar dunia, memangkas target pertumbuhan tahunannya ke level terendah 8 tahun.


• Demikian juga di bursa New York, saham‐saham material memberi tekanan terberat bagi indeks. S&P materials sector index <.GSPM> turun 1.6%, dengan produsen alumunium Alcoa Inc <AA.N>, terkoreksi 3.6% menjadi $9.87. Hanya 2 dari 29 komponen indeks yang berhasil naik.


• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS>   turun 0.6% menjadi 329.76. Emerging market index <.MSCIEF> turun 1.4% menjadi 1,065.03.    


• Revisi turun untuk data PMI sektor jasa Eropa telah menghapus pengaruh positif pekan lalu mengenai suntikan dana murah tenor 3 tahun dari ECB kepada sektor perbankan. Namun euro berhasil rebound akibat profit‐taking investor pada dolar. Euro menguat tipis, naik sekitar 0.2% ke $1.3218, setelah
awalnya jatuh mendekati level terendah 2 pekan di sekitar $1.3172.   


• Harga minyak Brent rebound setelah terkoreksi dari level tertinggi, dan diperdagangkan di bawah $124 per barel ditengah prospek menurunnya permintaan global setelah Cina memangkas target pertumbuhan dan Irak mengatakan telah menaikkan produksi minyak ke level tertinggi 30 tahun.
Potensi gangguan pasokan akibat ketegangan Iran dengan Barat atas ambisi nuklir Teheran terus meningkatkan harga minyak saat Presiden AS Barack Obama bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington, berharap untuk meyakinkan Israel agar memberikan sanksi terhadap Iran.
Brent crude oil futures for April <LCOc1> naik 15 sen di $123.80 per barel. Di New York, April crude <CLc1> naik 2 sen di $106.72 per barel.   


• Harga obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 8/32 dengan yield 2.01%. Sedangkan harga emas spot turun $6.83 ke $1,705.00 per ounce.  U.S. gold futures <GCJ2> untuk pengiriman April turun $5.90 per ounce di $1,703.90.   
   
EURO ZONE 


• Bank‐bank menempatkan hampir 821 milyar euro pada European Central Bank's overnight deposit facility dalam membangunkan bank sentral yang mendorong lebih dari satu trilyun euro ke dalam pasar uang.   


• Bank‐bank mendapatkan 530 milyar euro pada minggu lalu dalam penawaran kedua dari pinjaman tiga tahun ECB, menambahkan menjadi 489 milyar yang mereka bawa pertama kalinya pada akhir Desember.   


• Penurunan tajam diantara bisnis Italia dan Spanyol mendorong sektor swasta zona euro kembali untuk anjlok bulan lalu, menekan harapan wilayah tersebut akan menghindari resesi berikutnya, sebuah survei menunjukannya Senin lalu.


• Jerman, wilayah perekonomian terkuat melanjutkan untuk ekspansi, tetapi  pada langkah terlambatnya, sementara itu akitivitas perekonomian di Perancis macet meskipun outlook untuk bulan mendatang membaik.


• Pembelanja zona euro menaikkan pembelanjaan pada Januari, suatu yang mengejutkan setelah empat bulan anjlok tetapi ekonom mengatakan dalam kuartalan yang merosot berkenaan dengan data yang masih menunjukkan penurunan besarnya.   


• Beban utang zona euro yang naik terjadi karena didorong oleh perekonomian dunia yang dimulai awal tahun dan kelihatan akan jatuh kembali ke resesi karena pengambil kebijakan moneter sudah kehabisan amunisi.

Monday, March 5, 2012

Headline News 05.03.12


US & GLOBAL

• Euro terkoreksi terhadap dolar pada hari Jumat setelah Spanyol merevisi target defisit 2012 ke tingkat yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya, dan harga minyak juga melemah setelah mencatat level tertinggi 3,5 tahun menyusul meredanya kekhawatiran soal hambatan pada pasokan minyak dari Arab Saudi. Bursa AS melemah, meskipun S&P 500 dan Nasdaq masih berada dalam areal tertinggi 8 pekan. Penguatan dolar telah menekan emas, yang menghadapi kinerja mingguan terburuk dalam 2 bulan.


• Euro mencatat kinerja mingguan terburuk terhadap dolar sejak medio Desember setelah Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengumumkan bahwa target Spanyol untuk defisit terhadap produk domestik bruto 2012 akan mencapai 5,8 persen, terhadap target sebelumnya sebesar 4,4 persen yang disepakati sebelumnya dengan Uni Eropa. Euro terakhir bergerak di sekitar $1.3201, turun 0.9% dan menderita kerugian mingguan hampir 2%. Terhadap yen, dolar naik ke level tertinggi 9 bulan setelah data Jepang periode Januari menunjukkan inflasi inti turun untuk keempat kalinya berturut‐turut. Data tersebut mengisyaratkan bahwa BOJ akan fokus pada kebijakan moneter longgar yang mana akan menekan yen. Yen terakhir tercatat turun 0.7% di 81.63 terhadap dolar.


• Di pasar komoditas, Brent crude futures terkoreksi setelah menguat di atas $128 per barel, level tertingginya sejak Juli 2008 yang terkait berita terjadinya kebakaran pipa minyak di Arab Saudi. Harga minyak kemudian kembali turun setelah CNBC mengutip pernyataan pejabat minyak Arab bahwa laporan berita tersebut tidaklah benar. London's Brent crude <LCOc1> turun hampir 2% di $123.97 per barel. U.S. crude <CLc1> juga turun hampir 2% ke $106.86. Harga minyak sedang disorot oleh
pasar, karena jika terjadi kenaikan tajam, maka akan memangkas consumer spending dan menghambat proses pemulihan ekonomi.


• Dow Jones industrial average <.DJI> turun 2.73 poin atau 0.02% ke 12,977.57. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 4.46 poin atau 0.32% ke 1,369.63.
Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 12.78 poin atau 0.43% dan ditutup di 2,976.19.    
Dalam sepekan, Dow telah terkoreksi 0.05%, sementara S&P 500 naik 0.3% dan Nasdaq bertambah 0.4%. DI hari Selasa lalu, Dow ditutup di atas 13000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2008, meskipun saat ini terus berupaya untuk kembali bertengger di atas level tersebut.


• Bursa Eropa ditutup relatif flat meskipun efek dari injeksi dana murah oleh ECB telah mendongkrak saham perbankan dan diprediksi akan berlanjut di pekan ini.
STOXX Europe 600 banking sector index <.SX7P> naik 0.6%. FTSEurofirst 300 <.FTEU3> index ditutup naik 0.03% di 1,087.08 poin, sehari setelah mencatat naik 1.1%.
Ekuitas global yang terangkum dalam MSCI's world equity index   <.MIWD00000PUS>, turun 0.4%. Harga Treasury AS naik setelah terkoreksi dalam 3 sesi terakhir.
Treasury tenor 10 tahun naik 14/32 dengan yield sebesar 1.9808%.


• Emas berhasil memangkas kerugiannya namun masih gagal rebound untuk kedua kalinya pasca mengalami koreksi tajam pada hari Rabu. Harga emas spot turun 0.1% dibanding penurunan 0.6% di awal sesi. Dalam sepekan, logam mulia mencatat penurunan 3.5%, yang utamanya disebabkan oleh koreksi tajam hingga 5% di hari Rabu, yang merupakan koreski harian tertajamnya selama lebih dari 3 tahun.


• Bank‐bank sentral di Eropa, Inggris dan Asia kemungkinan akan memberikan sinyal untuk mempertahankan tingkat suku bunga rendah pada minggu ini setelah melepaskan gelombang likuiditas untuk mencegah penurunan tajam ekonomi global, sehingga mendorong investor untuk mencari nilai dalam saham dan komoditas. Data payrolls AS pada akhir pekan ini dan data factoy output dari seluruh zona euro, Inggris dan China akan menunjukkan seberapa besar keberhasilan yang telah dicapai bank sentral dalam upaya memulihkan kinerja ekonominya.  
  
EURO ZONE 


• Zona euro akan memutuskan apakah akan menambah batasan pengaman pada krisis utang sebelum akhir Maret setelah European Central Bank mengatakan langkah dukungan yang extraordinary tidak akan diulang, menempatkan beban pemerintah untuk bertindak tepat dibelakangnya.   


• Berbicara setelah summit dua hari pada pemimpin Uni Eropa, Herman Van Rompuy, Presiden dari Dewan Eropa, mengatakan para menteri keuangan akan bertemu untuk mendiskusikan batasan permanen dana penyelamatan, kemungkinan pada pertemuan informal di Copenhagen pada 30‐31 Maret.   


• Penjualan ritel Jerman melemah tidak seperti ekspektasi dalam Januari, data sebelumnya menunjukkannya Jumat lalu, karena musim dingin yang menekan pembelanjaan pada negara ekonomi terbesar di Eropa tersebut.   


• Indikator yang bergejolak melemah 1.6 persen secara riil dalam basis bulanan, data dari the Federal Statistics Office menampilkannya, kehilangan kenaikan perkiraan 0.5 persen pada polling Reuters dari 19 ekonom.   


• Perekonomian Italia bertumbuh hanya 0.4 persen pada 2011 sementara utang publik mencapai level tertingginya dalam 15 tahun, mencatatkan beratnya tugas yang dihadapi pemerintahan Mario Monti dalam melindungi negaranya dari krisis utang zona euro.  

Thursday, March 1, 2012

Headline News 01.03.12



US & GLOBAL 


• Bursa saham AS terkoreksi untuk pertama kalinya dalam 5 sesi terakhir dan emas menderita kerugian harian terbesarnya selama lebih dari 3 tahun setelah Kepala The Fed Ben Bernanke mengecewakan investor yang berharap adanya sinyal kelanjutan program stimulus. Indeks saham utama AS masih menunjukkan kenaikan yang solid dalam sebulan, dan Nasdaq berhasil menembus di atas level 3000 untuk pertama kalinya sejak Desember 2000.


• The Fed tidak memberikan indikasi akan adanya program baru pembelian aset, yang telah dilakukan The Fed dalam beberapa tahun terakhir untuk mendongkrak perekonomiannya. Komentar The Fed tersebut telah memicu tekanan jual pada Treasury dan juga ekuitas, meskipun koreksi pada bursa saham mampu dibatasi oleh laporan yang menunjukkan adanya peningkatan pada perekonomiannya.


• Pemerintah melaporkan ekonomi AS tumbuh 3,0 persen pada kuartal keempat, direvisi naik dari estimasi sebelumnya yang sebesar 2,8 persen. The Fed dalam Beige Book, mengatakan ekonomi mengalami ekspansi secara wajar di bulan Januari hingga pertengahan Februari, seiring meningkatnya perekrutan tenaga kerja di sejumlah distrik. Bank sentral mempertahankan nada optimis dari laporan sebelumnya, tapi menunjuk beberapa perbaikan di sektor perumahan. Namun kekecewaan atas kegagalan Bernanke mengisyaratkan kelanjutan pemberian stimulus dan akhir dari putaran kedua pemberian pinjaman bank murah oleh Bank Sentral Eropa telah menekan sentimen.


• Di bursa Wall Street, indeks Dow tercatat naik 2.5% dalam sebulan, S&P naik 4.1% dan Nasdaq naik 5.4%. Dow Jones industrial average <.DJI> turun 53.05 poin atau 0.41% di 12,952.07. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 6.54 poin atau 0.48% di 1,365.64. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 19.87 poin atau 0.67% di 2,966.89.


• Bursa global yang terangkum dalam MSCI ACWI <.MIWD00000PUS> berakhir melemah 0.2% namun naik 4.7% dalam sebulan. Sedangkan bursa Eropa <.FTEU3> ditutup flat dan tercatat naik 4% dalam sebulan.


• Emas turun 5% di bawah $1,690 per ounce. Dalam sebulan, emas telah terkoreksi 2.5%, merupakan penurunan kedu kalinya dalam 3 bulan.


• Di pasar minyak, London's Brent <LCOc1> naik 1% ke $122.70 per barel sementara U.S. crude <CLc1> naik 0.5% di $107.07.


• Harga Treasury AS untuk tenor 10 tahun turun 9/32 dengan yield sebesar 1.9722%.


• Dolar menguat terhadap euro dan juga yen. Euro terkoreksi ke level day low $1.3313 dan terakhir diperdagangkan melemah 1.1% di $1.3318. Terhadap yen, dolar menembus high di 81.31 sebelum melemah ke 81.18, atau masih tercatat naik 0.9%. 
  
EURO ZONE 


• Inflasi zona euro melemah dari perkiraan bulan Januari, data menampilkannya Rabu lalu, mendukung ekspektasi pasar pada pertumbuhan harga yang akan berlanjut melemah karena perekonomian mengalami kontraksi dan kemungkinan mengikuti pemangkasan tingkat suku bunga dari ECB pada tahun ini.   


• Kantor statistik Uni Eropa Eurostat mengatakan consumer prices pada 17 negara yang menggunakan euro merosot 0.8 persen pada Januari terhadap bulan Desember untuk basis tahunan yang naik 2.6 persen – revisi penurunan dari perkiraan pertama 2.7 persen yang dipublikasikan 1 Feb.   


• Tingkat pengangguran Jerman bertahan dilevel 6.8 persen pada Februari meskipun ganasnya musim dingin, terhadap bertahannya pasar tenaga kerja yang terlihat sulit di zona euro, tetapi level tersebut kemungkinan untuk anjlok secara melambat pada bulan kedepannya.   


• Gambaran yang dirilis Rabu lalu dari Labour Office menunjukkan jumlah pengangguran sebesar 2.866 juta, tidak berubah dari revisi kenaikan untuk Januari dan hanya sepersepuluh poin persentase diatas level terendahnya pasca reunifikasi (penyatuan kembali) Jerman.   


• Perbankan mendapatkan 530 milyar euro pada tawaran kedua European Central Bank dari dana murah tiga tahun Rabu lalu, mendorong ekspektasi bahwa kredit akan mengalir ke bisnis dan borrowing costs akan meringankan bagi pemerintah yang dilanda krisis zona euro.   


• Dalam waktu dua bulan, ECB saat ini telah menginjeksi lebih dari satu trilyun euro ke dalam sistem keuangan, menjauhkan ancaman dari krisis kredit.   


• Dengan total 800 bank meminjam uang pada saat tender, dengan permintaan melebihi ekspektasi 500 milyar euro oleh polling para trader dari Reuters dan 489 milyar yang ditentukan sebelumnya seperti operasi pada Desember.

Wednesday, February 29, 2012

HEADLINE NEWS 29.02.12


US & GLOBAL 


• Rilis optimis data kepercayaan konsumen AS (consumer confidence) telah membantu mengangkat bursa Wall Street pada hari Selasa, dengan indeks Dow ditutup di atas 13000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2008, sementara harga minyak menderita kerugian terbesarnya dalam 2,5 bulan. Dolar terkoreksi dan euro menguat seiring antisipasi penawaran besar‐besaran berupa pinjaman lunak dari
ECB untuk sektor perbankan.


• Sehari menjelang berakhirnya bulan Februari, indeks Dow naik 3% dalam bulan ini dan naik lebih dari 6% dalam tahun ini. Sedangkan Nasdaq menembus level tertinggi sejak tahun 2000, dengan saham teknologi mencatat performa terbaiknya. Sementara S&P 500 ditutup di atas level puncak Maret 2011, sebagai sinyal kemungkinan rally akan berlanjut.


• Harga minyak menderita kerugian 1 hari tertajamnya dalam 2,5 bulan. Setelah mengalami koreksi 1% pada hari Senin, yang juga mengakhiri rally panjangnya dalam sepekan, London's Brent crude <LCOc1> turun 2%  ‐‐‐  koreksi tertajamnya sejak 14 Desember.
Meskipun mengalami koreksi, Brent masih mencatat naik 13% tahun ini. Sedangkan harga minyak mentah AS (CLc1) naik 8% tahun ini setelah mengalami rally di bulan Februari, dipicu ketegangan antara Iran dan pihak Barat mengenai program nuklir Iran dan isu lainnya terkait masalah suplai minyak di Timur Tengah.


• Penguatan bursa saham pada Selasa kemarin didukung oleh rilis optimis data kepercayaan konsumen AS yang menembus level tertinggi 1 tahun di periode Februari, menyusul optimisme pada pasar tenaga kerja. Kepercayaan konsumen merupakan bagian terpenting perekonomian AS, karena memberikan kontribusi sekitar 2/3 bagian pada aktifitas ekonominya.


• Dampak positif data consumer confidence tersebut telah tercemari oleh rilis buruk data durable goods orders yang mencatat penurunan tertajamnya dalam 3 tahun di periode Januari. Sedangkan laporan lainnya juga menunjukkan penurunan pada harga rumah di bulan Desember.


• Harga Treasury AS awalnya sempat naik pasca rilis buruk data durable goods orders yang mengisyaratkan ekonomi AS memulai awal yang buruk tahun ini. Namun setelah data consumer confidence dirilis positif, harga Treasury kembali tertekan dan memangkas sejumlah
keuntungannya.


• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 23.61 poin atau 0.18% di 13,005.12. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 4.59 poin, atau 0.34% di 1,372.18. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 20.60 poin atau 0.69% di 2,986.76.    


• Penguatan Wall Street dibayangi oleh rebound pada saham dunia dan saham Eropa. Bursa global yang terangkum kedalam MSCI ACWI <.MIWD00000PUS>, naik 0.5%. Sedangkan FTSEurofirst 300 <.FTEU3> untuk saham Eropa ditutup naik 0.2% pasca terkoreksi 0.3% di awal sesi sebelumnya.


• Euro terangkat oleh rencana ECB menawarkan pinjaman lunak senilai 500 juta euro kepada perbankan (meskipun ada perkiraan antara 200‐750 juta euro), meskipun kalangan investor khawatir bahwa hal ini hanya akan berdampak sementara saja. Euro naik 0.5% di $1.3460 terhadap dolar, mendekati level tertinggi 3 bulan yang dicetak Jumat lalu di $1.3487. 


OIL & COMMODITIES 


• Harga minyak anjlok dalam dua harinya Selasa lalu karena investor melihat ancaman terhadap permintaan dari tingginya harga minyak terhadap masalah pasokan dan antisipasi dari banyaknya injeksi likuiditas dari European Central Bank yang di ekspektasi untuk mendukung petroleum futures.   


• Para analis dan trader mengatakan rentetan tingginya settlements minggu lalu yang membawa Brent crude's settlement mendekati level tertingginya 10‐bulan diatas $125 per barrel Jumat lalu yang dipicu berkenaan dengan pengaruh dari permintaan global terhadap minyak, khususnya dalam perjuangan ekonomi Eropa.   


• "There is some concern growing that high oil prices may impact the economy and oil demand in future," kata Carsten Fritsch, seorang analis pada Commerzbank di Frankfurt.    


• "That is leading to profit‐taking, which is not surprising given the huge build in speculative net long positions in recent weeks," tambahnya.    


• U.S. April crude <CLc1> sempat merosot 14 sen ke level $108.42 per barrel, yang telah diperdagangkan dari level $107.62 ke $108.79, masih pada kenaikan dari akhir bulan lalu sebesar 10 persen

Wednesday, February 22, 2012

Headline News 22.02.12




US & GLOBAL

• Bursa saham AS merosot dari rally awalnya pada hari Selasa, terbebani oleh naiknya harga minyak dan keraguan terhadap suksesnya bailout kedua Yunani, setelah indeks Dow Jones naik di atas level 13000 untuk pertama kalinya selama hampir 4 tahun terakhir.


• Sedangkan euro bergerak tipis di akhir sesi setelah menembus level tertinggi hampir 2 pekan   terhadap dolar semalam setelah para menteri keuangan Eropa menyepakati rencana pemberian bailout senilai 130 milyar euro kepada Yunani, agar negara tersebut terhindar dari gagal bayar (default) di bulan depan.


• Indeks Dow tercatat naik lebih dari 6% tahun ini, sementara Standard & Poor's 500 Index naik lebih dari 8%. Sejak mencatat low Oktober, kedua indeks telah naik 25%. Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 15.82 poin atau 0.12% di 12,965.69. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> berakhir naik 0.98 poin atau 0.07% di 1,362.21. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> ditutup melemah 3.21 poin atau 0.11% di 2,948.57.    


• Tingginya harga minyak menjadi alasan investor untuk melepas saham, menyusul harga minyak mentah AS ditutup di level tertinggi 9 bulan. Para konsumen Asia telah memangkas pembelian minyak dari Iran, menyusul sanksi Barat yang dibuat untuk meminimalisasi program nuklir negara tersebut.
Harga minyak mentah AS untuk pengiriman Maret (CLc1) ditutup naik $1.61 di $121.66 per barel.   


• Euro menguat namun kemudian kembali terkoreksi terhadap dolar setelah Eropa akhirnya menyetujui pemberian dana bailout kepada Yunani, menyusul investor masih meragukan pelaksanaan dari kesepakatan bailout tersebut. Euro melemah 0.1% di $1.3233. Sebelumnya mata uang tunggal Eropa tersebut sempat mencatat intraday high di $1.3292.


• Setelah melakukan diskusi selama 13 jam, para menteri keuangan Eropa menyetujui kesepakatan pemberian bailout Yunani dengan menekan Athena untuk patuh melaksanakan langkah kebijakan yang tidak populer seperti pemangkasan budget dan meminta pemegang obligasi swasta untuk menerima
kerugian yang lebih besar.


• Bursa Eropa berakhir melemah di tengah volume perdagangan yang tipis, setelah hasil kesepakatan bailout gagal untuk mengubah keraguan investor akan masa depan Yunani karena negara tersebut akan menghadapi kekacauan politik dan ekonomi.
The FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> turun 0.5% ke 1,085.38 poin, setelah mencatat kenaikan dalam 2 sesi berturut‐turut. MSCI world equity index <.MIWD00000PUS> turun 0.2%, namun masih tercatat naik lebih dari 10% dalam tahun ini.


• Harga Treasury AS turun setelah kesepakatan bailout Yunani tidak mendorong minat investor pada aset‐aset aman resiko. Obligasi tenor 10 tahun AS turun 18/32 dengan yield berada di 2.06%.


• Emas menguat ke level tertinggi selama lebih dari 2 pekan berkat kesepakatan bailout Yunani. U.S. COMEX April futures <GCJ2> ditutup di $1,758.50 per ounce, atau naik $32.60 dari penutupan Jumat setelah pelaku pasar kembali beraktifitas pasca libur pasar AS pada hari Senin berkenaan dengan perayaan Presidents Day.      


EURO ZONE 


• European Central Bank menginginkan tawaran kedua pada pendanaan ultra murah jangka panjang minggu depan menjadi yang terakhir, menempatkan tanggung jawab pada pemerintah untuk mengamankan zona euro dalam jangka panjang pada masa mendatang.   


• Anggota berpengaruh dari 23 anggota dewan gubernur bank sentral berharap pada lelang 29 Feb. akan menjual 1 trilyun euro, mendukung pandangan bahwa itu seharusnya menjadi yang terakhir. Sumber bank sentral mengatakan mereka mengkhawatirkan bahwa bank‐bank akan menjadi terlalu
tergantung pada ECB funds, memindahkan insentif untuk memulai kembali lending diantara mereka.   


• Para menteri keuangan zona euro menyetujui senilai 130‐milyar‐euro ($172 milyar) penyelamatan untuk Yunani Selasa lalu dalam menghindari terjadinya kekacauan pada default setelah memaksa Yunani untuk berkomitmen pada pemangkasan yang tidak popular dan terjadinya kerugian besar pada private bondholders.   


• Perjanjian yang kompleks   terjadi pada negosiasi overnight untuk menstabilkan mata uang tunggal 17‐negara dan memperkuat sistem keuangan, tetapi meninggalkan keraguan yang mendalam mengenai kemampuan Yunani untuk memperbaiki dan menghindari default/gagal bayar pada jangka panjang.

Tuesday, February 21, 2012

HEADLINE NEWS 21.02.12


US & GLOBAL 


• Bursa saham menguat dan euro menembus level tertinggi 1 pekan pada hari Senin menyusul langkah pemerintah Cina yang mendorong aktifitas sektor perbankan telah menambah optimisme untuk pertumbuhan global ditambah oleh rencana pemberian bailout Yunani yang semakin mendekati final, meskipun kenaikan harga minyak masih memberikan beban pada prospek pemulihan ekonomi.


• Perdagangan di pasar finansial terlihat tipis seiring dengan sidang para menteri keuangan Eropa untuk mencapai kesepakatan mengenai bailout Yunani dan tutupnya pasar  Amerika Serika berkenaan dengan libur nasionalnya, President’s Day.


• Euro bergerak naik 0.7% di sekitar $1.3244, turun dari level tertinggi 1 pekan di $1.3277, dimana banyak dipengaruhi oleh langkah pemerintah Cina di hari Sabtu kemarin yang menurunkan atau melonggarkan persyaratan pada jumlah cadangan bank, sementara pasar melihat hasil keputusan soal bailout Yunani nampaknya hanya akan menimbulkan efek sementara saja.


• Langkah pemerintah Cina yang memberi kelonggaran pada persyaratan cadangan bank dimaksudkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan telah mendorong minat terhadap aset‐aset beresiko. Langkah tersebut telah mengangkat harga emas dan tembaga, yang masing‐masing
naik 0.5% dan 0.6%, dan mendorong penguatan pada Aussie ke  sekitar $1.0745.


• Emas naik hampir 11% sepanjang tahun ini, dipicu oleh naiknya euro dan ekspektasi bahwa kebijakan moneter AS masih akan longgar. Namun minat investor terhadap aset‐aset lain berpotensi membatasi penguatan emas tahun ini.


• Langkah bank sentral belakangan ini, termasuk langkah pelonggaran moneter oleh BOJ pada tanggal 14 Februari lalu, telah menjadi faktor utama dibelakangn rally ekuitas global dalam 2 bulan terakhir. MSCI world equity index <.MIWD00000PUS> naik 0.5% dan mencatat kenaikan lebih dari
9% dalam tahun ini. Sedangkan FTSEurofirst 300 <.FTEU3> index berada pada level tertingginya sejak awal Agustus, naik 0.5%, menyusul langkah pemerintah Cina akan mendorong minat pada komoditas.


• Aset beresiko seperti ekuitas kemungkinan akan mendapat dukungan lain di pekan depan ketika ECB menawarkan lebih banyak pinjaman murah 3 tahun kepada bank‐bank regional. Hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan ECB berpotensi meminjamkan sekitar setengah trilyun euro pada sebuah tender pada 29 Februari mendatang. Namun perlu diwaspadai konsekuensi yang harus dihadapi, seperti naiknya harga minyak, menyusul meningkatnya resiko untuk prospek pertumbuhan ekonomi.


• J.P. Morgan Chase menaikkan proyeksi untuk harga minyak Brent di tahun 2012 sebesar $6 menjadi $118 per barel dipicu kemungkinan terkendalanya suplai minyak dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Pihaknya juga menaikkan proyeksi untuk tahun 2013 menjadi $125 dari $121 sebelumnya.  


• Brent crude <LCOc1> naik tajam ke level tertinggi 8 bulan di atas $121 per barel, sebelum settle di sekitar $120, menyusul Iran menghentikan ekspor minyaknya ke Inggris dan Perancisdalam beberapa bulan kedepanmenjelang embargo Uni Eropa. Sedangkan U.S. crude oil futures <CLc1> naik $1.75 menjadi $105 per barel.  
    
EURO ZONE 


• European Central Bank membutuhkan untuk membantu bank‐bank lainnya setengah trilliun euro atau lebih minggu depan untuk melindungi manfaat pada bagian pertama dari pendanaan tiga tahun yang telah berada pada krisis utang zona euro hingga mereda.   


• Pada Desember, ECB menyalurkan pada perbankan 489 milyar euro ($644 milyar) untuk pertama kalinya dari operasi twin lending‐nya, menghindari apa yang Presiden Mario Draghi katakan "a major, major credit crunch". Akan mengulang tawaran tersebut pada 29 Feb.    


• Pada menteri keuangan di ekspektasi untuk menyetujui bailout kedua Yunani Senin lalu untuk mencoba batas bulanan dari ketidakpastian yang telah mengguncang blok mata uang tunggal, meskipun masih menyisakan pekerjaan yang harus dilakukan untuk membuat waktu ini bertambah.  


• Para diplomat dan ekonom mengatakan mereka tidak mengekspektasi paket untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi Yunani. Ini dapat memakan waktu satu dekade atau lebih, suramnya prospek ini yang membawa ribuan orang Yunani kejalanan untuk memprotes terhadap langkah austerity Minggu lalu.  


• Perekonomian Jerman akan terhindar dari penurunan economic production pada akhir tahun lalu dan membawa kembali untuk bertumbuh cepat tahun 2012, didorong oleh kuatnya permintaan konsumen, bank sentral negara tersebut mengatakannya Senin lalu.   


• Gross domestic product (GDP) Jerman anjlok 0.2 persen dalam kuartal keempatnya dari kuartal sebelumnya, karena krisis utang menekan confidence, tetapi Bundesbank mengatakan tanda‐tanda kebanyakan saat ini bahwa pelemahan kemungkinan dalam waktu singkat.   


• European Central Bank akan meminjam mendekati setengah triliun euro untuk perbankan pada tingkat bunga rendah minggu depan melalui operasi refinancing tiga tahun, meskipun tanda‐tanda institusi telah siap memiliki cukup likuiditas, polling Reuters menunjukkannya Senin lalu. 

Monday, February 20, 2012

Headline News 20.02.12


US & GLOBAL 


• Bursa saham dunia menembus level tertinggi 6,5 bulan dan euro terapresiasi pada hari Jumat ditengah harapan Yunani akan segera memperoleh dana bailout yang telah lama ditunggu‐tunggu agar dapat terhindar dari resiko default. Harga obligasi pemerintah AS dan Jerman terkoreksi setelah para pemimpin zona euro terlihat optimis bahwa paket bantuan senilai 130 milyar euro untuk Yunani dapat ditandatangi pada hari Senin ini.


• Ekuitas di Eropa menembus level tertinggi 6 bulan ditopang oleh melonjaknya saham‐saham perbankan. Namun pelaku pasar di Wall Street terlihat berhati‐hati, menjelang libur panjang akhir pekan di AS, dimana pasar AS akan tutup pada hari Senin berkenaan dengan hari libur nasional, President’s Day. Indeks S&P 500 naik tipis, melanjutkan rally‐nya yang telah mendorong indeks naik lebih dari 23% sejak menyentuh low Oktober sedangkan saham sektor teknologi talah menekan indeks Nasdaq hingga ditutup melemah.


• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 45.79 poin atau 0.35% dan ditutup di 12,949.87, sementara Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 3.19 poin atau 0.23% ke 1,361.23. Namun Nasdaq Composite Index <.IXIC> berakhir melemah 8.07 poin atau 0.27% di 2,951.78.    


• Bursa dunia yang terangkum dalam MSCI All‐Country World index <.MIWD00000PUS> naik 0.7% ke level tertinggi sejak Agustus. Di bursa Eropa, FTSEurofirst 300 index dari saham‐saham utama Eropa, ditutup naik 0.59% di 1,083.22 poin. FTSEurofirst 300 menutup pekan kemarin dengan naik 1.8%. Saham perbankan menjadi pemicu utama naiknya indeks, dengan Societe Generale <SOGN.PA>, naik 6.5% dan Credit Agricole <CAGR.PA>, naik 4.7%.


• U.S. crude oil <CLc1> naik 0.9% dan ditutup di $103.24 per barel, mencatat harga penutupan tertinggi sejak bulan Mei. Sedangkan harga Brent crude oil <LCOJ2> turun 0.44% di $119.58, setelah investor melakukan aksi ambil‐untung pasca rally‐nya dalam 4 sesi berturut‐turut.


• Euro naik 0.2% ke $1.3162, setelah menembus level terendah 3 pekan di $1.2973 pada hari Kamis sebelumnya. Euro masih tercatat melemah 0.4% terhadap dolar dalam sepekan kemarin. Sedangkan terhadap yen Jepang, mata uang tunggal Eropa tersebut tercatat naik 0.92% ke 104.57.


• Seiring meningkatnya minat terhadap aset beresiko, obligasi pemerintah AS untuk tenor 10 tahun turun 4/32 dengan yield naik ke 1.998%. German Bund futures <FGBLH2> turun 70 poin ke 138.33 setelah Reuters melaporkan bahwa Bank Sentral Eropa sedang mempertimbangkan
kemungkinan obligasi Yunani dipegang oleh bank sentral nasional zona euro untuk dikenakan kerugian yang sama dengan investor swasta.


• Sementara itu data menunjukkan inflasi AS mencatat kenaikan tertinggi dalam 4 bulan di periode Januari yang mendorong minat pada sekuritas yang terlindung dari inflasi, meskipun hal ini tidak banyak berdampak pada saham.
   
EURO ZONE 


• European Central Bank menimbang apakah mengizinkan obligasi Yunani bertahan pada investasi portfolio bank sentral zona euro untuk menjadi sasaran investor asing untuk dipilih, sumber bank sentral mengatakan pada Reuters.   


• Bad loans perbankan Spanyol naik menjadi 7.61 persen pada portfolio pada Desember, level tertingginya sejak Oktober 1994, data dari Bank of Spain menunjukkannya Jumat lalu.     


• Pinjaman yang mengarah pada penunggakan naik dari 1.5 milyar euro menjadi 135.7 milyar euro pada Desember.     


• Yunani sedikit mulai mendekati untuk mendapatkan paket penyelamatan terkini Jumat lalu senilai 130 milyar euro ($170 milyar) sebagaimana yang dikatakan pejabat Jerman yang optimis mengenai perjanjian yang tercapai meskipun perasaan was‐was apakah Yunani akan mencapai
komitmennya.  

Thursday, February 16, 2012

HEADLINE NEWS 16.02.12



US & GLOBAL

• Euro melemah dan bursa global memangkas keuntungannya setelah Wall Street yang awalnya sempat rally hingga mencatat level tertinggi 7 bulan, kemudian terkoreksi akibat kekhawatiran terkendalanya perolehan bailout Yunani dan keraguan sejumlah petinggi The Fed terhadap prospek ekonominya.

• Bursa AS terkoreksi untuk ketiga kalinya dalam 4 sesi terakhir, dipicu oleh melemahnya saham Apple Inc <AAPL.O>, perusahaan terbesar dunia dari sisi kapitalisasi pasar. Setelah menembus level rekor tertingginya, Apple ditutup melemah lebih dari 2%. Sebuah laporan yang mengatakan Apple telah meminta Amazon <AMZN.O> untuk menghentikan penjualan iPad di China telah mengejutkan investor, sesaat setelah minutes dari sidang The Fed dirilis, dimana telah memicu risk aversion. Juru bicara Apple kemudian mengatakan Amazon bukanlah penjual resmi dari iPad di Cina atau Amerika Serikat. Sebuah perusahaan teknologi Cina sedang mencoba untuk melarang pengiriman tablet Apple dalam dan luar negeri dalam pertempuran hukum atas nama iPad. Bursa AS melemah seiring turunnya saham Apple, dimana Apple ditutup melemah 2,3% ke $497.67 setelah menembus rekor tertinggi di $526.29.
 
• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 97.33 poin atau 0.76% di 12,780.95. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> terkoreksi 7.27 poin atau 0.54% di 1,343.23. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> merosot 16.00 poin atau 0.55% di 2,915.83.
 
• Euro mempertajam koreksinya terhadap dolar, turun ke level terendah lebih dari sepekan, sementara dolar memangkas kerugian terhadap yen. Euro melemah 0,5% di $1.3067.
• Sementara itu, minutes dari sidang The Fed semalam menjelaskan bahwa sejumlah petinggi The Fed meyakini bahwa putaran lain dari pembelian obligasi oleh bank sentral kemungkinan akan diperlukan untuk menopang pemulihan ekonomi, namun sebagian anggota lainnya lebih memilih untuk melihat perkembangan data ekonomi berikutnya.
 
• Bursa global menguat menyusul data ekonomi AS dirilis menggembirakan ditambah adanya indikasi membaiknya ekonomi di Jerman dan Perancis sehingga mampu menepis kekhawatiran seputar prospek perolehan bailout Yunani. MSCI world equity index <.MIWD00000PUS> naik 0,2%. Namun bursa Eropa memangkas keuntungannya, setelah dilaporkan adanya kemungkinan penundaan pemberian bailout Yunani hingga negara tersebut menyelesaikan pemilu di bulan April.
FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> berakhir naik 0.6% di 1,075.75 poin.
 
• Meskipun kondisi industrial output secara umum flat di bulan Januari, namun kenaikan untuk kali kedua pada komponen manufaktur mempertegas adanya pemulihan pada ekonomi.
 
• Harga obligasi AS dan Jerman naik menyusul kemungkinan ditundanya pemberian bailout. Treasury AS tenor 10 tahun naik 1/32 dengan yield sebesar 1,93%.
Sedangkan Bund futures naik 53 pip di 139.05, dan berpotensi melanjutkan kenaikan hingga 140 jika nasib Yunani masih terus digantung.
 
• Brent oil ditutup di level tertinggi 8 bulan, akibat kekhawatiran terkendalanya pasokan minyak dari Iran. Di London, ICE April Brent crude <LCOc1> ditutup di $118.93 per barel, atau naik $1.58 dan mencatat penutupan tertinggi sejak 14 Juni. Sedangkan untuk U.S. March crude <CLc1> berakhir di $101.80 per barel, atau naik $1.06, level penutupan tertinggi dalam sebulan. Sementara untuk U.S. COMEX gold futures pengiriman April <GCJ2> ditutup naik $10.40 di $1,728.10.

EURO ZONE
 
• Para pejabat keuangan zona euro menilai langkah‐langkah penundaaan atau bahkan program bailout kedua untuk Yunani yang sementara itu masih menghindari kemelut default, beberapa sumber Uni Eropa mengatakannya Rabu lalu.
 
• Penundaan kemungkinan dapat terjadi hingga setelah negara (Yunani) mengadakan pemilu yang diekspektasi April, kata mereka.
 
• Pemimpin konservatif Yunani Antonis Samaras telah mengirim surat kepada Uni Eropa dan IMF 
dengan komitmennya untuk mengimplementasikan paket austerity terkini, partainya mengatakan Rabu lalu, karena Yunani bergegas untuj menyelamatkan kesepakatan.
 
• Para menteri keuangan Eurogroup dari zona euro telah meminta komitmen dari pemimpin utama Yunani sebagai syarat untuk bailout senilai 130 milyar euro ($170 milyar).
 
• Portugal menjual senilai 3 milyar euro pada treasury bills yang ditawarkan Rabu lalu yang merupakan penjualan terbesarnya sejak tahun lalu dari permintaan bailout Uni Eropa/IMF, dengan yields anjlok dari lelang sebelumnya meskipun kekhawatiran masih dibutuhkannya lebih besar dana penyelamatan.

Wednesday, February 15, 2012

Headline News 15.02.12



US & GLOBAL

· Euro dan bursa dunia melemah pada perdagangan Selasa kemarin menyusul perkembangan terkini pemberian bailout Yunani, namun bursa saham AS berhasil  rebound  dan  berakhir  flat  di  tengah  berita  rencana  Athena  untuk  segera  memberikan  surat  komitmen  kepada  para  pemberi  pinjaman internasional.  Bursa  saham  AS  rebound  dari  teritorial  negatif,  dengan  Dow  dan  Nasdaq berakhir  menguat  tipis  setelah  sumber  di  pemerintah  Yunani mengatakan pemimpin partai konservatif Antonis Samaras diprediksi akan memberikan surat komitmen tersebut pada Rabu pagi ini (waktu setempat).  Bursa  tertekan  di  awal  perdagangan  dipicu  rilis  pesimis  data  retail  sales  AS  yang  membuat investor  menahan  rally  ekuitas  yang  sebelumnya  sempat  mendorong indeks S&P mendekati level tertinggi 7 bulan pada hari Senin.
· Berita bahwa para menteri keuangan zona euro telah menggulirkan rencana untuk pertemuan tatap muka khusus pada hari Rabu untuk menyelesaikan  bailout senilai 130 milyar euro untuk Yunani dan memilih bukan untuk mengadakan conference call telah menekan pasar. S&P 500 telah naik lebih dari 25% dari level low awal Oktober, dimana membuat investor ragu terhadap prospek penguatan indeks lebih lanjut, utamanya karena masalah krisis utang  Eropa masih berlangsung. Saham perbankan, yang menjadi barometer untuk melihat sentimen investor terhadap perkembangan krisis utang Yunani dan Eropa, mengalami pelemahan. KBW index of banking shares <.BKX> turun hampir 0.5%.  
· Data penjualan ritel AS periode Januari telah menekan minat terhadap aset‐aset beresiko ditambah pula oleh adanya downgrade Moody’s terhadap 6 negara zona euro dan credit warning untuk Perancis, Inggris dan Austria. Penjualan ritel (retail sales) AS tercatat naik 0,4% bulan lalu, lebih rendah dari perkiraan naik 0,7%. Sementara untuk core retail sales, diluar bensin dan bahan bangunan, naik 0,7%. S&P retail index <.RLX> naik ke level rekor tertinggi dan ditutup naik 0,3%, sedikit di bawah intraday high. euro mempertajam koreksinya terhadap dolar pasca rilis data, sedangkan obligasi pemerintah naik tipis. Euro turun 0,6% ke $1.3117. Dolar menembus level tertinggi multi bulanan terhadap yen setelah BOJ melanjutkan program pembelian aset. Dolar mencatat intraday high di 78.50 yen, menguat lebih dari 1% ke level terkuatnya sejak 1 November.
· Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 4.24 poin atau 0.03% di 12,878.28. Standard & Poor's 500 Index  <.SPX> turun 1.27 poin, atau 0.09% ke 1,350.50. Sedangkan Nasdaq Composite Index  <.IXIC> bertambah 0.44 point, atau 0.02% di 2,931.83.  MSCI all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> turun 0.6% ke 325.09, sementara FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> berakhir melemah 0.2% di 1,069.75.Di  awal  sesi,  bursa  Eropa  sempat  tertekan  akibat  downgrade  Moody’s.  Namun  kemudian  berhasil  rebound  setelah  data  sentimen  ekonomi Jerman  memberikan  harapan  akan  adanya  pertumbuhan  pada  ekonomi  negara  tersebut.  Namun  masalah  krisis  utang  kawasan  masih  membebani pasar.Treasury AS tenor 10 tahun naik 11/32, dengan yield berada di 1.94%.   
· Brent crude oil ditutup naik 23 sen di $118.16 setelah awalnya sempat melemah, sementara U.S. crude futures turun 17 sen di $100.74. U.S. gold futures <GCJ2> untuk pengiriman April ditutup melemah $7.20 di $1,717.70

GOLD & COMMODITIES
· Emas melemah pada sesi Selasa mengikuti pelemahan euro terhadap dolar AS terdesak sentimen negatif dari pemangkasan peringkat hutang beberapa negara  Uni‐Eropa  oleh  lembaga  pemeringkat  Moody’s.  Emas  semakin  tertekan  setelah  kembali  menyeruaknya  kekhawatiran  investor  mengenai kemungkinan gagalnya dana talangan bagi Yunani, seiring pembatalan pertemuan antara menteri‐menteri keuangan Uni‐Eropa.  
· Kinerja  emas  masih  cukup  sensitif  dari  pengaruh  pergerakan  euro  terhadap  dolar  AS  dalam  jangka  pendek  kedepan,  dimana  masih  terdapat  potensi downside  seiring  terus  berkembangnya  kekhawatiran  pada  kondisi  keuangan  kawasan  Uni‐Erpoa.  Sebagai  gambarannya  adalah,  korelasi  antara
pergerakan emas dengan pergerakan euro berada pada tataran korelasi positif mencapai 50%. 
· Sementara itu permintaan fisik dari India mulai melambat, antara lain disebabkan oleh perkiraan bahwa harga emas masih akan melemah. Sedangkan debut perdagangan emas berdenominasi yuan di bursa saham Hong Kong dilaporkan cukup sepi. Namun analis meyakinkan bahwa permintaan pada emas berdenominasi yuan akan meningkat bila para investor mulai familiar dengan produk tersebut. 
· Hingga akhir sesi New York, emas tercatat melemah 0,15% ke 1719.24 USD per troy ounce. Sedangkan harga perak tercatat turun 0,4% ke 33.55 USD per ounce.

Thursday, February 9, 2012

Headline News 09.02.12


US & GLOBAL 


• Bursa saham dunia ditutup menguat dan euro berakhir flat pada perdagangan Rabu menyusul pasar fokus pada hasil sidang politik Yunani, apakah pada akhirnya akan mencapai suatu hasil reformasi untuk membantu negara tersebut terhindar dari default. Euro menguat di awal sesi ke $1.3290, level tertingginya sejak 12 Desember, sebelum akhirnya memangkas keuntungannya. Euro terakhir tercatat unchanged terhadap dolar.


• Reformasi, sebagai subyek dari diskusi maraton antara Yunani dan kreditor swasta, bertujuan untuk mengamankan paket bailout senilai 130 milyar euro yang berasal dari IMF dan Uni Eropa untuk menghindari default. Ini akan menjadi pemberian bailout yang kedua buat Yunani. Prospek kesepakatan meningkat ketika menteri keuangan zona euro dipanggil untuk pembicaraan di Brussels, bahkan para pemimpin dari tiga partai koalisi Yunani masih membahas dengan Perdana Menteri Lucas Papademos ketentuan dari paket penyelamatan. Penundaan berulang dalam pembicaraan atas rencana untuk Yunani telah mendorong peringatan bahwa euro bisa hidup tanpa Athena, sementara jika terjadi default pada Yunani bisa meletakkan beban lebih lanjut pada zona euro serta ekonomi global.


• Indeks untuk ekuitas dunia yang tergabung kedalam MSCI, ditutup naik 0.3%, setelah memangkas sebagian besar keuntungan mereka selama perdagangan kemarin. Bursa AS berakhir menguat dengan indeks Dow Jones bergerak di sekitar level tertinggi selama hampir 4 tahun.


• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 5.75 poin atau 0.04% di 12,883.95. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 2.91 poin atau 0.22% di 1,349.96. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 11.78 poin atau 0.41% di 2,915.86.   


• Para pejabat zona euro mengatakan paket bailout secara utuh harus disetujui oleh Yunani, zona euro, ECB dan IMF sebelum 15 Februari.


• Pasar saat ini tengah menantikan sidang reguler bank sentral Eropa dan Inggris nanti malam. BoE diprediksi akan memberikan stimulus tambahan sebesar 50 milyar pound melalui pembelian obligasi.


• Bursa Eropa berakhir melemah, dengan FTSEurofirst 300 index ditutup turun 0.2%.


• Sementara sebuah sumber di pemerintahan Italia menyebutkan, PDB negara tersebut diprediksi turun di kuartal keempat tahun lalu, yang nampaknya akan lebih rendah dari kontraksi 0.2% yang tercatat di kuartal ketiga. Hal ini juga turut memberi tekanan pada euro.
Disamping itu, rilis mengecewakan sejumlah data ekonomi dari kawasan Eropa juga ikut membebani euro. Jerman melaporkan penurunan ekspor tertajamnya selama hampir 3 tahun di periode Desember, dan bank sentral Perancis mengatakan ekonomi kemungkinan tidak akan tumbuh di kuartal pertama 2012. Data Jerman mengindikasikan ekonomi negara tersebut berpotensi mengalami kontraksi di kuartal keempat tahun lalu.   


• Brent crude berakhir naik seiring harapan posisitf dari sidang Yunani dan ketegangan antara Iran dan Barat, yang mengimbangi tekanan akibat naiknya stok minyak. Brent March crude <LCOc1> naik 97 sen di $117.20 per barel sedangkan U.S. March crude <CLc1> ditutup di $98.71, atau naik 30 sen. Sementara emas terkoreksi akibat aksi ambil untung investor. Harga emas spot turun 0.7% di $1,732.49 per ounce. Emas masih tercatat naik 11% tahun ini, terdorong oleh komitmen The Fed ayang akan mempertahankan suku bunga rendah disekitar 0%.  


GOLD & COMMODITIES 


• Emas bertahan mendekati level tertingginya dalam 11‐minggu Rabu lalu, didukung oleh kenaikan euro ke level puncaknya dalam dua bulan karena investor memperkirakan Yunani pada akhirnya mengamankan bailout keduanya yang dibutuhkan untuk menghindari default.   


• Para pemimpin politik Yunani bertemu di Athena Rabu sore lalu untuk mendiskusikan kondisi paket pembiayaan keduanya, pejabat kantor Perdana menteri mengatakannya.    


• Mereka mencoba untuk menyetujui perjanjian reformasi sebagai hasil untuk dana penyelamatan berikutnya dari kemelut default, setelah menunda lagi yang mendorong peringatan bahwa euro dapat bertahan tanpa Yunani.    


• Spot emas <XAU=> berada pada level $1,745.70 per ons pada pukul 1523 GMT, sedikit berubah dari level $1,744.90 per ons pada penutupan New York Selasa lalu. U.S. gold futures <GCv1> untuk pengiriman Februari melemah $3.50 per ons ke level $1,742.90.   


• Spot perak <XAG=> meningkat 0.2 persen ke level $34.19 per ons, memimpin kenaikan pada logam mulia dengan kenaikan mendekati 24 persen tahun ini