title cover

title cover

Wednesday, November 7, 2012

Headline News 07.11.12

US & GLOBAL
• Pasar saham dunia naik pada hari Selasa karena warga Amerika pergi ke tempat pemungutan suara, dimana berlangsungnya pemilihan  presiden AS telah menjaga perdagangan tetap tenang sementara euro tetap stabil meskipun adanya ketidakpastian atas pembayaran  bantuan keuangan Yunani berikutnya. Jajak pendapat menunjukkan Presiden Barack Obama dan penantangnya Mitt Romney dari Partai  Republik  tetap  dalam  perlombaan  yang  sengit,  meskipun  incumbent  Demokrat  memiliki  sedikit  keunggulan  dalam  beberapa  negara  bagian. 

• Pandangan umum di Wall Street menyebutkan jika Romney menang maka akan berdampak positif bagi pasar saham karena persepsi  kebijakannya yang pro‐bisnis, sementara jika Obama yang menang maka akan mengangkat harga obligasi karena pandangannya yang  tetap akan mempertahankan suku bunga rendah. Kalangan analis pasar menilai kenaikan pasar saham sebagai indikasi optimisme pelaku  pasar atas kemenangan Romney. 

• Pelaku  pasar  tampak  lebih  peduli  atas  bagaimana  hasil  pemilu  akan  mempengaruhi  penanganan  pemerintah  AS  atas  "jurang  fiskal,"  kenaikan  pajak  dan  pemotongan  belanja  otomatis  senilai  $  600  miliar  akan  diberlakukan  pada  1  Januari  kecuali  Kongres  mengambil  tindakan.  Para  ekonom  mengatakan  pemotongan  belanja  dan  kenaikan  pajak  bisa  memicu  resesi  baru  di  ekonomi  terbesar  dunia  tersebut, sementara Eropa terus berupaya mengatasi krisis utangnya. Tidak ada konsensus yang jelas di pasar keuangan terkait apakah  Obama atau Romney bisa mencapai kesepakatan tepat waktu dengan para pemimpin dari pihak lawan untuk menghindari jurang fiskal. 

• Pemenang  juga  akan  memutuskan  siapa  yang  akan  memimpin  Federal  Reserve.  Ada  spekulasi  Ketua  Ben  Bernanke,  yang  masa  jabatannya  berakhir  pada  bulan  Januari  2014,  mungkin  tidak  ingin  menjabat  lagi.  Romney  mengatakan  dia  tidak  akan  mengangkat  kembali Bernanke. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 133.08 poin atau 1.02% di 13,245.52. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 11.09  poin atau 0.79% di 1,428.35. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 12.27 poin atau 0.41% di 3,011.93.  

• Express  Scripts  Holding Co  <ESRX.O>  anjlok  12.5%  ke  $55.03 dan  memberi  beban  terberat  bagi  Nasdaq  setelah  manager  perusahaan  farmasi tersebut menyebutkan ekspektasi analis untuk laba 2013 terlalu agresif, sehingga menimbulkan keraguan mengenai seberapa  baik pihaknya mengintegrasikan pembelian $29 milyar untuk Medco Health Solutions Inc.  

• Emerson  Electric  Co  <EMR.N>  naik  2.2%  menjadi  $51.60  setelah  konglomerat  industri  tersebut  membukukan  laba  yang  melampaui  eksepektasi Wall Street dan mengatakan akan melanjutkan penjualan sebesar $1.4 milyar komputasi tertanam dan bisnis listrik. 

• Indeks  saham  Eropa  ditutup  menguat  0.56%,  rebound  dari  level  terendah  Senin,  dipicu  naiknya  saham  sektor  teknologi,  travel  dan  wisata. 

• Hannover Re <HNRGn.DE>, reasuransi terbesar ketiga di dunia, berakhir naik 4.5 % pada 55.90 euro setelah perkiraan laba kuartalan  melampaui perkiraan dan menaikkan ekspektasinya untuk tahun 2012 dan 2013. 

• Indeks saham global MSCI <.MIWD00000PUS> naik 0.59% setelah bergerak fluktuatif. 

• Perkembangan  di  Yunani  juga  sedang  menjadi  sorotan  pasar.  Parlemen  Yunani  akan  melakukan  pemilihan  pada  hari  Rabu  ini  untuk  pemotongan belanja dan kenaikan pajak senilai 13.5 milyar euro yang sangat penting untuk mencairkan bantuan senilai 31.5 milyar euro. 
Akan ada pemungutan suara lanjutan pada hari Minggu untuk masalah penghematan anggaran untuk tahun 2013. 

• Euro rebound terhadap dolar di $1.2811 setelah mata uang tunggal euro terkoreksi ke level terendah 2 bulan di $1.2764. Sementara  dolar melemah dari level tertinggi 2 bulan terhadap sejumlah rival utamanya. Indeks dolar terakhir diperdagangkan melemah 0.14% di  80.634. 

• Di pasar obligasi, harga Treasury AS dan obligasi pemerintah Jerman jatuh, menyusul ketidakpastian hasil pemilu AS. Treasury AS untuk  tenor 10 tahun turun 19/32 dengan yield 1.745%, naik 7 basis poin dari posisi Senin. Sedangkan German Bund futures <FGBLc1> turun 36  basis poin di 141.77.   

• Di pasar komoditi, Brent crude oil <LCOZ2> berakhir naik $3.34 di $111.07 per barel dan U.S. oil futures <CLc1> melonjak $3.06 di $88.71.  emas mencatat kenaikan harian terbesar sejak medio September, rebound dari level terendah 9 pekan yang tercatat di hari Senin. Emas  naik 1.9% di $1,715.35 per ounce.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik dalam rangkaian dua harinya Selasa lalu, sebagian besar terjadi pada ekuitas, karena pasar memantau pada pemilu presiden  AS  yang  mana  para  trader  memprediksi  kemenangan  pada  Presiden  Barack  Obama  dapat  mendorong  logam  mulia  dari  naiknya  ekspektasi pada stimulus the Fed.  

• Polling menunjukkan Obama dan penantang Republiknya Mitt Romney berlomba dalam merebut pemilihnya.   

• Beberapa  analis  mengatakan  tim  Romney  yang  mana  memenangkan  fiscal  responsibility  dan  skeptis  pada  stimulus  the  Fed  yang  kemungkinan tidak untuk memilih kembali Ketua the Fed Ben Bernanke untuk ketiga kalinya tahun 2014. Pelonggaran kebijakan moneter  AS dimenangkan oleh Bernanke yang sebagai pengendali pada level tertinggi yang pernah ada emas tahun lalu.  

• "Gold rallied in oversold conditions because early poll indications suggested Obama could win, and that bolstered hopes of Bernanke and  Fed stimulus," COMEX gold options floor trader Jonathan Jossen mengatakannya.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik 3% pada hari Selasa, mencatat rally kedua kalinya secara berturut‐turut dan mendapat support dari menguatnya Wall  Street menyusul investor menunggu hasil pemilu presiden AS. 

• Saham AS naik karena beberapa investor bertaruh bahwa penantang dari Partai Republik Mitt Romney bisa memetik kemenangan dalam  pemilihan presiden, mendorong naiknya saham pertahanan dan energi. 

• Kalangan analis dan trader sepakat bahwa hasil pemilu yang jelas, siapapun yang menang nantinya, akan mengakhiri ketidakpastian  mengenai siapa yang akan memimpin AS selanjutnya. 

• Setelah berada dalam kondisi oversold pekan lalu, harga minyak kembali naik oleh aksi bargain hunting. Harga minyak Brent untuk  kontrak Desember naik $3.34 ke level $111.07 per barel, sedangkan untuk harga minyak mentah AS kontrak Desember naik $3.06 di  $88.71 per barel. Harga minyak mentah AS juga ditutup menguat pada hari Senin sebelumnya, namun hanya setelah rebound dari level  intraday low di $84.34, level terendahnya sejak Juli. 


EURO ZONE
• European  Central  Bank  mengarah  pada  tingkat  suku  bunga  yang  unchanged  Kamis  ini,  menahan  pemangkasan  dalam  borrowing  costs  yang  akan  beresiko  mengarah  pada  ditandainya pengaruh dari kebijakan setahun Mario Draghi dalam kepresidenan ECB. 

• Empat  kuartalan begitu jauh  untuk  tidak membawa perubahan pada  perekonomian  Eropa,  yang mana saat  ini  resiko pelemahan melebihi  daripada sebelumnya, data suram  Selasa lalu.  

• Purchasing managers indexes (PMIs), yang mengukur langkah aktivitas ribuan perusahaan diseluruh dunia, menunjukkan bisnis zona euro zone bertahan pada bulan terburuknya  pada Oktober sejak bulan Juni 2009, dengan sedikit harapan pada pembalikan berikutnya.  

• Komisi Eropa memperkirakan perekonomian Spanyol hampir menjadi mengerikan tahun depan, sebuah surat kabar mengatakannya, menaikkan tekanan pada bailout zona euro  dan menekan janji pemerintah bahwa tahun 2012 akan ditandai pada level poin terendahnya. 

• Sektor swasta Jerman melemah ke dalam rangkaian enam bulannya pada bulan Oktober dan industrial orders anjlok kefase tertajamnya dalam tahunan, data menunjukkannya,  menyoroti beratnya hambatan pada krisis yang menekan negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu. 


U.K.
• Sterling  melemah  dari  level  tertinggi  1  bulan  terhadap  euro  pada  hari  Selasa  setelah  rilis  mengecewakan  data  industrial  output  Inggris  telah  mengaburkan  prospek  untuk  peningkatan  pemulihan  ekonomi.  Pelemahan  sterling  cenderung  akan  terbatas,  karena  kekhawatiran  tentang  apakah  parlemen  Yunani  akan  meloloskan  langkah‐langkah  penghematan  penting  dan  data  ekonomi  zona  euro  yang  buruk  telah  membebani  euro.  Hingga  berita  ini  ditulis,  pasar  masih  menantikan  hasil  pemilu  presiden  AS  yang  nampaknya akan berlangsung dengan ketat. 

• Setelah mencatat intraday low di 0.7984 franc, level terendah sejak 2 Oktober, mata uang tunggal euro kemudian rebound hingga mencatat intraday high di 0.8020 franc, dan  akhirnya ditutup di sekitar 0.8010 franc. Terhadap dolar, sterling menguat 0.2% di sekitar $1.6002 setelah terkoreksi 0.4% pada hari Senin.    

• Sterling cenderung menguat terhadap euro, dimana mata uang tunggal euro kehilangan keperkasaannya setelah serentetan data yang suram memicu keraguan tentang apakah  negara zona  euro akan mampu menyelesaikan krisis utang dengan  segera. Investor  yang khawatir terhadap  krisis  zona  euro cenderung membeli  obligasi pemerintah Inggris,  sehingga memberi dukungan untuk penguatan sterling terhadap mata uang tunggal Eropa. 

• Data ekonomi Inggris yang dirilis belakangan ini terlihat lebih optimis, sehingga mendorong banyak pelaku pasar memprediksi Bank of England, yang akan bertemu pada hari  Kamis, akan menunda pembelian lebh banyak lagi obligasi hingga awal 2013. Namun rilis mengecewakan data industrial output dan manufacturing output pada hari Selasa telah  memperjelas kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi Inggris akan goyah pada kuartal terakhir tahun ini dan hal ini akan membebani sterling dalam beberapa bulan mendatang.  Sementara reaksi pasar terhadap rilis data industri dan manufaktur Inggris terlihat sepi, kerena perdagangan relatif tenang menjelang pemilu AS dan pertemuan BoE, dimana jika  data ekonomi Inggris kembali dirilis  suram maka akan berpotensi mendorong BoE untuk  bergerak lebih  cepat  untuk  merangsang ekonomi dan ini  bisa melemahkan sterling. 


JAPAN
• Benchmark obligasi pemerintah Jepang sedikit naik Selasa lalu karena investor berhati‐hati kedepannya pemilu presiden yang ketat dan minggu ini voting  parlemen Yunani ke depannya pada langkah austerity.  

• Dengan obligasi bertenor 10‐tahun yield‐nya <JP10YTN=JBTC> turun 0.5 basis poin menjadi 0.760 persen, mendekati level terendah bulan lalu 0.755 persen. 


• Tenor  sepuluh  tahun JGB futures <2JGBv1> naik 12 ticks ke level 144.30 level  tertinggi mingguan dan  diatas  moving  average  lima harinya level 144.19.  Perdagangan relatif  tipis,  dengan  20.817  contracts,  dibawah  rata‐rata minggu  lalu  27.336  contracts  tetapi  mendekati  dua  kali  lipat  pada  level  terendah  empat bulannya 11,992.  

• Akito Fukunaga, chief rates strategist pada Royal Bank of Scotland di Tokyo, mengatakan pasar bereaksi kemungkinan teredam jika incumbent Presiden AS  Barack Obama memenangkan pemilu.  


AUSTRALIA
• Australian dollar rally ke level tertinggi lima minggunya terhadap dollar AS dan level puncak dua minggunya terhadap euro Selasa lalu setelah Reserve Bank  of Australia (RBA) mempertahankan tingkat suku bunga, meskipun masih membuka pintu untuk besaran stimulus jika dibutuhkan.   

• Aussie <AUD=D4> naik lebih dari setengah sen ke level tertingginya $1.0436, yang naik 0.6 persen dalam harian. Martin Whetton, seorang strategist pada  Nomura, mengekspektasi untuk naik ke kisaran $1.0500‐$1.0600.   

• Grup bisnis berlanjut untuk mengharapkan bank sentral akan memangkas tingkat suku bunga sebelum Hari Natal untuk mendorong confidence, setelah  membalikkan ekspektasi dan membiarkan kebijakan moneter unchanged pada meeting bulanan.  

• Tingkat pengangguran di ekspektasi untuk naik karena booming pertambangan mulai untuk melambat dan sektor manufaktur dan ritel masih melemah. 


SWISS
• Franc  Swiss  melemah  bersamaan  dengan  euro  terhadap  dolar  dan  berpotensi  kembali  menguji  level  terendah  hari  sebelumnya  yang  mendekati  level  terendah 2 bulan, dengan perhatian tertuju pada nasib Yunani yang saat ini memberi tekanan pada mata uang tunggal euro. 

• Euro terkoreksi mendekati level terendah 2 bulan terhadap dolar, menjelang pemungutan suara parlemen Yunani pada hari Rabu ini untuk langkah‐langkah  penghematan (austerity) lanjutan yang diperlukan Athena untuk mengamankan bantuan internasional. 

• Franc  turun  0.1%  terhadap  dolar  di  sekitar  0.9432  franc,  dibandingkan  penutupan  New  York  hari  Senin.  Franc  terlihat  flat  terhadap  euro  dan  diperdagangkan di sekitar 1.2070 franc. 

• Sementara itu, data hari Selasa menunjukkan indeks kepercayaan konsumen stabil di level ‐17 di kuartal keempat dari kuartal ketiga sebelumnya. 

• Konsumsi  swasta  merupakan  pilar  utama  dari  perekonomian  Swiss,  dan  jika  tetap  kuat akan  membantu  mengatasi  tekanan  pada  ekonomi  Swiss  akibat  perlambatan ekonomi zona euro, sebagai mitra dagang terbesarnya. 

• Ekonomi Swiss melemah tipis di kuartal kedua, dan pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi akan mencapai 1% tahun ini. 

Tuesday, November 6, 2012

Headline News 06.11.12


US & GLOBAL
• Bursa  Wall  Street  dan  dolar  menguat  pada  perdagangan  hari  Senin  setelah  investor  memilih  “bermain  aman”    sebelum  pelaksanaan  pemilu presiden AS dan juga menantikan nasib Yunani yang harus menghadapi 2 suara kunci untuk mengamankan paket bailout lebih  lanjut. Sejumlah investor melihat pemilu AS sebagai sebuah rintangan yang harus dilewati dan pasar dapat mengalihkan perhatiannya ke  masalah “anggaran fiskal”. AS menghadapi kemungkinan pemangkasan belanja dan kenaikan pajak secara otomatis senilai $600 milyar,  dan berpotensi membuat Kongres tidak mencapai kesepakatan untuk mengurangi dampaknya. 

• Jajak  pendapat  menunjukkan  perlombaan  antara  Presiden  Barack  Obama  dan  penantangnya  dari  Partai  Republik  Mitt  Romney  tetap  ketat pada hari terakhir kampanye, dan ketidakpastian hasilnya telah membuat pasar keuangan gelisah. Ada kemungkinan bahwa pemilu  akan  berlansung  alot  dan  sebuah  hasil  yang  tertunda  bisa  mengacaukan  pasar  seperti  yang  terjadi  dalam  pemilu  tahun  2000  yang  berlarut‐larut.  

• Sementara itu delegasi pada sidang G20 pekan ini di Mexico City telah menekan AS untuk bertindak secara tegas terhadap masalah pajak  dan anggaran belanja. 

• Permintaan terhadap aset aman telah mendorong naiknya dolar sekitar 0.2% ke level tertinggi 2 bulan terhadap sejumlah rival utamanya  dan yield obligasi pemerintah Jerman turun di bawah 0 untuk pertama kalinya dalam 2 bulan terakhir. 

• Maraknya permintaan untuk aset aman juga telah mendorong harga Treasury AS tenor 10 tahun naik 10/32 dengan yield 1.688%, turun 3  basis poin dari posisi Jumat. 

• Pandangan umum di Wall Street mengatakan jika Obama memenangkan pemilu, maka pertumbuhan ekonomi AS dan suku bunga akan  tetap rendah, yang mana akan mendorong naiknya harga obligasi dan menekan saham. Disisi lain, jika Romney terpilih menjadi Presiden  AS ke‐45, maka Wall Street memprediksi kebijakannya akan mendorong profit korporasi dan mengangkat pasar saham ke level tertinggi  yang baru. 

• Indeks saham AS bergerak relatif stabil. Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 19.28 poin atau 0.15% di 13,112.44.  Standard  & Poor's 500 Index <.SPX> ditutup naik 3.06 poin atau 0.22% di 1,417.26. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> ditutup naik 17.53  poin atau 0.59% di 2,999.66.  

• Indeks  FTSEurofirst  300  <.FTEU3>  jatuh  0.59%  untuk  ditutup  di  1,108.58.  Sedangkan  indeks  saham  global  MSCI  <.MIWD00000PUS>  tersungkur 0.25% dan indeks Nikkei Tokyo <.N225> turun 0.48% setelah terjadi tekanan jual pada  Wall Street di hari Jumat.  

• Di pasar komoditi, Brent crude oil <LCOZ2> menguat, menghapus kerugian sebelumnya. December Brent futures naik $2.05 atau 1.94%  di  $107.73  per  barel,  sedangkan  untuk  U.S.  December  crude  oil  futures  <CLc1>  berakhir  naik  79  di  $84.34  per  barel  dan  kemudian  melanjutkan  penguatannya  usai  tutup  pasar  –  melonjak  lebih  dari  $1  ke  $85.88  dalam  post‐settlement  trading.  Badai  Sandy  telah  mengganggu pasokan bensin dan telah mematikan pembangkit listrik di wilayah pesisir timur AS. 

• Seiring dengan langkah hati‐hati pelaku pasar, telah mendorong naiknya harga emas sekitar 0.4% ke $1,683.51 per ounce setelah terjadi  penurunan 2% di hari Jumat lalu. 

• Sementara pasar memantau hasil perlombaan ketat untuk Gedung Putih, investor juga mengantisipasi adanya transisi kepemimpinan di  Cina  dan  pemungutan  suara  di  Yunani  untuk  mengamankan  dana  penyelamatan.  Diharapkan  bahwa  koalisi  Perdana  Menteri  Yunani  Antonis  Samaras  akan  mengumpulkan  dukungan  yang  cukup  pada  hari  Rabu  untuk  memenangkan  pemungutan  suara  mengenai  reformasi  struktural  dan  dilanjtkan  pada  hari  Minggu  untuk  masalah  penghematan  anggaran  untuk  2013.  Reformasi  fiskal  ini  dinilai  sangat  penting  bagi  Yunani  sebagai  syarat  untuk  bisa  menerima  lebih  banyak  bantuan  keuangan  dari  kreditur  dari  Dana  Moneter  Internasional dan bailout Uni Eropa yang telah ditahan sejak musim panas. 

• Pada hari Kamis, Partai Komunis China akan mulai kongres ke‐18 dalam sejarah dengan puncaknya seminggu kemudian dalam pemilihan  Xi Jinping untuk menggantikan Presiden Hu Jintao.    

GOLD & COMMODITIES
• Harga emas menguat Senin lalu setelah mencatatkan penurunan terbesar hariannya yang turun ke level terendah pertengahan bulan Juni  pada hari sebelumnya, tetapi potensi kenaikan pada dollar AS dari melemahnya ekspektasi pada stimulus moneter the Fed AS yang dapat  menekan logam mulia. 

• Juga karena investor mengambil posisi disela‐sela kedepannya pemilu presiden AS Selasa ini.  

• Kenaikan pada logam mulia terbatas oleh pelemahan pada pasar saham dan naiknya dollar, sebagaimana dengan naiknya low‐risk assets  yang dimulai sepekan yang mana AS akan voting untuk pemilu presiden.   

• Pemilu  AS akan  sangat  dipantau  oleh  pasar  keuangan,  dengan  incumbent  Barack  Obama  terlihat lebih  mendukung pada berlanjutnya  langkah stimulus, sementara itu penantang dari partai Republik Mitt Romney diekspektasi tidak mendukung easing tambahan.  


OIL & COMMODITIES
• Stok minyak mentah AS diprediksi naik sementara stok produk minyak turun pekan lalu setelah gangguap pada pemipaan, impor dan  penyulingan yang disebabkan oleh Badai Sandy, demikian hasil jajak pendapat awal Reuters hari Senin kemarin. 

• Stok  minyak  mentah  diprediksi  naik  0.9  juta  barel  untuk  pekan  per  2  November.  Di  pekan  per  26  Oktober  sebelumnya,  stok  minyak  mentah domestik turun 2 juta barel menjadi 373.1 juta barel, demikian data dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan.  Stok  bensin  diprediksi  turun  1.6  juta  barel  setelah  di  pekan  sebelumnya  mencatat  naik  900.000  barel.  Sedangkan  untuk  stok  minyak  suling diprediksi turun 1.6 juta barel setelah dipekan sebelumnya turun sekitar 100.000 barel menjadi 117.9 juta barel. 

• Brent  crude  oil  <LCOZ2>  menguat,  menghapus  kerugian  sebelumnya.  December  Brent  futures  naik  $2.05  atau  1.94%  di  $107.73  per  barel,  sedangkan  untuk  U.S.  December  crude  oil  futures  <CLc1>  berakhir  naik  79  di  $84.34  per  barel  dan  kemudian  melanjutkan  penguatannya  usai  tutup  pasar  –  melonjak  lebih  dari  $1  ke  $85.88  dalam  post‐settlement  trading.  Badai  Sandy  telah  mengganggu  pasokan bensin dan telah mematikan pembangkit listrik di wilayah pesisir timur AS. 


EURO ZONE
• Pemerintah Yunani akan menghadirkan paket austerity terbaru kepada parlemen pada hari Senin, menghadapi pemogokan mingguan dan protes berkenaan dengan  proposal yang harus memenangkan persetujuan deputi jika negara ingin mengamankan lebih banyak bantuan dan mencegah kebangkrutan.  

• Parlemen mengekspektasi untuk voting pada Perdana Menteri Antonis Samaras untuk paket sebesar 13.5 milyar euro ($17 milyar) dalam pemangkasan biaya dan  menaikkan pajak pada hari Rabu bersama dengan langkah‐langkah yang membuatnya lebih mudah bagi perusahaan untuk mengangkat dan memberhentikan pekerja.  

• Tingkat pengangguran Spanyol naik 2.7 persen pada bulan Oktober dari awal bulan, atau hingga 128.242 orang keluar dari pekerjaan dari 4.8 juta orang yang bekerja,  data dari Labour Ministry menampilkannya. Ini merupakan rangkaian tiga bulannya gambaran pengangguran yang naik setelah jeda selama musim panas pariwisata.  

• Perekonomian Italia, negara dengan ekonomi terbesar ketiga, akan berkontraksi hingga 0.5 persen tahun 2013, lebih dari predikso pemerintah, kantor statistik negara  ISTAT mengungkapkannya. 


U.K.
• Sterling terkoreksi dari  level tertinggi 1 bulan terhadap  euro dan tersungkur terhadap  dolar  setelah dirilisnya  data  PMI sektor  jasa Inggris  yang lebih rendah dari  perkiraan yang mengisyaratkan masih melambatnya perekonmian negara tersebut. 

• Data  menunjukkan  sektor  jasa  Inggris  di  periode  Oktober  mengalami  ekspansi  terlemahnya  selama  hampir  2  tahun,  setelah  tercatat  di  level  50.6  dibandingkan  ekspektasi pasar di angka 52. 

• Sedangkan  kondisi  yang  kontras  diperlihatkan  oleh  data  yang  menunjukkan  memburuknya  aktifitas  sektor  manufaktur  dan  jasa  zona  euro,  sebuah  faktor  yang  memberikan dukungan positif bagi pound terhadap euro. 

• Sebelumnya euro telah terkoreksi secara luas setelah muncul keraguan baru tentang apakah Yunani bisa melakukan reformasi tenaga kerja sebagai hal yang penting  untuk dilakukan sebagai syarat untuk menerima lebih banyak bantuan keuangan. 

• Euro bergerak flat kemarin di sekitar 0.8005 pound, setelah rebound dari 0.7986 pound, level terendah sejak 2 Oktober. Sedangkan terhadap dolar, sterling tercatat  melemah 0.4% ke sekitar $1.5962. 

• Rilis buruk data sektor jasa Inggris berpotensi memperkuat ekspektasi akan berlanjutnya program quantitative easing (QE) oleh bank sentral Inggris (BoE). Sedangkan  data sektor industri Inggris akan dirilis hari ini, dimana jika data juga dirilis buruk, maka akan semakin memperkuat indikasi dilakukannya QE. BoE akan mengumumkan  keputusannya pada hari Kamis dan sebagian besar analis pasar memprediksi BoE akan mempertahankan program pembelian aset hingga awal 2013. Mereka juga  memprediksi BoE akan mempertahankan suku bunganya.  


JAPAN
• Benchmark obligasi pemerintah Jepang naik Senin lalu dari kedepannya persaingan yang ketat pada pemilu presiden AS hari Selasa dan voting  pada parlemen Yunani berkenaan dengan paket austerity terkini berikutnya pada minggu ini.  

• Obligasi bertenor 10‐tahun dengan yield <JP10YTN=JBTC> turun 0.5 basis poin menjadi 0.770 persen.  

• "If (Barack) Obama wins (the U.S. election), then the risk market would be modestly sold off. U.S. Treasury yields, and accordingly JGB yields, may  face bullish pressure," kata Yuya Yamashita, rates strategist pada J.P. Morgan.  

• "If  (Republican  candidate  Mitt)  Romney  wins,  the  risk  market  would  show  a  good  performance.  Our  U.S.  strategist  expects  under  the  Romney  victory scenario, 10‐year U.S. Treasuries would rise to 2 percent. Then JGBs would come under bearish pressure."  

• Hari ini data penting Jepang hariannya adalah coincident dan leading indicator untuk bulan September. 


AUSTRALIA
• Lembaga penilai swasta pada inflasi Australia yang naik hanya sedikit pada bulan Oktober sementara itu langkah dari core inflation bertahan turun, ditambah lagi pada  pemangkasan tingkat suku bunga pada minggu ini dihari Selasa.  

• Penilaian TD  Securities‐Melbourne  Institute's  pada  consumer  prices  naik 0.1  persen  pada bulan  Oktober,  dari  bulan  September  ketika  terjadi  kenaikan  hingga  0.2  persen. Perkembangan inflasi tahunan telah bertahan pada 2.4 persen.  

• Pembelanjaan ritel Australia naik pada bulan September, tetapi naiknya dollar dan merosotnya pasar tenaga kerja dapat membawa perubahan penting pada periode  Hari Natal.  

• Investasi bisnis telah mencapai level tertingginya dalam sembilan tahun, dengan pemangkasan tingkat suku membantu mendorong confidence.  

• Survei terakhir Dun and Bradstreet National Business Expectations menunjukkan bahwa indeks proyeksi investasi modal bisnis untuk kuartalan bulan Maret adalah 20,  lima poin lebih tinggi daripada kuartalan bulan Desember.  

• Harga Australian bond naik karena pasar menunggu keputusan penting dari Reserve Bank of Australia (RBA), dan hasil dari pemilu AS.  


SWISS
• Pasar perumahan Swiss menunjukkan  overheating,  menaikkan  peluang untuk bank sentral memaksa perbankan menyediakan dana  cadangan, demikian  survey menunjukkan.  UBS real estate bubble index telah memasuki zona resiko untuk pertama kalinya sejak terpuruknya pasar perumahan Swiss 2 dekade  lalu. Indeks naik 0.2 poin menjadi 1.02 poin di kuartal ketiga, demikian UBS melaporkan. 

• Franc Swiss melanjutkan koreksinya atas euro seiring meningkatnya harapan ekonomi dan pasar tenaga kerja AS akan membaik. Dolar menembus level  tertinggi 2 bulan terhadap sejumlah rival utamanya pada hari Senin setelah data payrolls pekan lalu menunjukkan terjadi penambahan pekerjaan di bulan  Oktober menjadi 171.000, melampaui ekspektasi. 

• Dolar menguat 0.4% ke sekitar 0.9432 franc dibandingkan penutupan New York hari Jumat. Sedangkan terhadap euro, franc bergerak flat di sekitar 1.2070  franc.

Monday, November 5, 2012

Headline News 05.11.12


US & GLOBAL
• Bursa saham global dan minyak kembali terkoreksi pada perdagangan hari Jumat meskipun data ketenagakerjaan AS untuk  bulan Oktober dirilis optimis dan melampaui perkiraan, menyusul investor menantikan hasil pemilu presiden AS hari Selasa  besok untuk melihat prospek pertumbuhan ekonomi global. 

• Dolar melonjak ke level tertinggi lebih dari 6 bulan terhadap yen dan level tertinggi 3 pekan terhadap euro setelah terjadi  peningkatan perekrutan tenaga kerja sementara tingkat pengangguran hanya naik tipis disebabkan lonjakan pekerja yang  kembali ke dalam angkatan kerja, sebuah sinyal positif untuk prospek pemulihan ekonomi. 

• Permintaan  untuk  produk  pabrikan  AS  juga  meningkat  di  bulan  September  dalam  level  terpesatnya  selama  lebih  dari 
setahun  terakhir,  meskipun  barometer  untuk  rencana  investasi  bisnis  kehilangan  momentumnya  ditengah  memulihnya 
ekonomi walaupun mengalami revisi naik. 

• Corporate earnings have been decelerating for months and are expected to be flat in 2013 when compared to this year's 
fourth quarter. Europe is clearly going into a deep recession, Japan is anemic, China is not going to be the growth engine 
next year, so you look around for engines of growth and it's pretty difficult to find on a global basis, demikian dikatakan Ben 
Halliburton, chief investment officer pada Tradition Capital Management di Summit, New Jersey.  

• Laporan ketenagakerjaan AS ini adalah laporan utama terakhir yang dirilis sebelum pelaksanaan pemilu presiden AS pada 
hari Selasa besok yang memberikan peluang positf bagi Obama dalam melawan Mitt Romney dari Partai Republik. 

• Tekanan jual pada ekuitas di akhir sesi telah memicu koreksi pada bursa saham lebih dari 1%. Dow Jones industrial average 
<.DJI> ditutup melemah 139.46 poin atau 1.05% di 13,093.16. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> jatuh 13.39 
poin  atau  0.94%  di  1,414.20.  Sementara  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  melemah  37.93  poin  atau  1.26%  di  2,982.13. 
Dalam sepekan, indeks Dow melemah 0.1% dan indeks Nasdaq berakhir melemah 0.2%, namun indeks S&P 500 berhasil 
naik 0.2%.  

• Meskipun data ketenagakerjaan dirilis  naik melampaui perkiraan,  namun kondisi ekonomi masih relatif suram, sehingga 
membantu  obligasi  untuk  memangkas  kerugiannya  setelah  berhasil  mengalami  rebound.  Treasury  AS  tenor  10  tahun 
menguat 3/32 dengan yield di 1.719%. 

• Di  bursa  Eropa,  indeks  FTSEurofirst  300  <.FTEU3>  ditutup  naik  0.5%  di  1,115.19.  Sedangkan  indeks  ekuitas  global  MSCI 
<.MIWD00000PUS> merosot  0.43% ke 330.40. 

• Harga minyak turun setelah buruknya data ekonomi Eropa telah menambah gambaran suram untuk prospek permintaan 
minyak.  Manufaktur  Eropa  terkoreksi  untuk  ke‐15  kalinya  di  bulan  Oktober  seiring  turunnya  output  dan  order  baru. 
Pertumbuhan  yang  lemah,  harga  tinggi  dan  efisiensi  bahan  bakar  kendaraan  yang  lebih  baik  telah  menekan  konsumsi 
bahan bakar di sebagian besar Eropa Barat selama musim panas. Brent crude for December <LCOc1> berakhir melemah 
$2.49 ke $105.68 per barel, sementara U.S. crude for December delivery <CLc1> turun $2.23 ke $84.86.  

• Rilis optimis data ketenagakerjaan AS telah memicu penguatan dolar, sementara euro terkoreksi ditengah gambaran suram 
ekonominya. Indeks dolar naik 0.66% di 80.577, dan euro turun 0.87% di $1.2829. 

• Harga emas melemah 2%, terkoreksi di bawah $1,690 per ounce untuk pertama kalinya selama sekitar 2 bulan terakhir, 
setelah  laporan  data  non‐farm  payrolls  telah  mengurangi  ekspektasi  meluasnya  stimulus  ekonomi  oleh  The  Fed.  Logam 
mulia menembus level terendah 2 bulan pada perdagangan Jumat dan terkoreksi hampir 2% dalam sepekan dan mencatat 
koreksi  mingguan  keempatnya  secara  berturut‐turut.  Harga  emas  spot  turun  2%  ke  $1,680.04,  setelah  mencatat  level 
terendah 8 pekan di $1,679.04.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah 2 persen dalam volume perdagangan yang besar Jumat lalu, mencapai level dibawah $1,690 per ons untuk 
pertama kalinya dalam dua bulan karena didorong laporan nonfarm payrolls AS yang menurunkan ekspektasi pada stimulus 
ekonomi yang diberikan oleh bank sentral global.  

• Emas  tertekan  ke  level  terendah  dua  bulannya  Jumat  lalu  dan  turun  hampir  2  persen  minggu  ini  dalam  rangkaian 
penurunan  empat  minggunya.  Logam  mulia  saat  ini  telah  menghapus  kenaikannya  setelah  the  Fed  AS  mengumumkan 
pembelian kembali obligasi terakhirnya untuk mendorong pasar tenga kerja pada bulan September.   

• "Better‐than‐expected numbers reduced the risk demand for gold, and a drop below $1,700 an ounce triggered sell‐stops 
and momentum selling," ungkap James Steel, metals analyst pada HSBC.  

• "There are also long liquidation ahead of elections triggered by the job number," kata Steel.  


OIL & COMMODITIES
• Minyak mentah berjangka dan bensin turun lebih dari 2 persen pada hari Jumat setelah Washington mengeluarkan surat 
pernyataan yang memungkinkan tanker asing untuk membawa bahan bakar untuk Pantai Timur dari pelabuhan AS, sebuah 
upaya pemerintah untuk mengatasi gangguan pasokan yang disebabkan oleh Badai Sandy. 

• Buruknya  data  ekonomi  Eropa  juga  telah  menambah  gambaran  suram  untuk  prospek  permintaan  minyak.  Manufaktur 
Eropa terkoreksi untuk ke‐15 kalinya di bulan Oktober seiring turunnya output dan order baru. Pertumbuhan yang lemah, 
harga tinggi dan efisiensi bahan bakar kendaraan yang lebih baik telah menekan konsumsi bahan bakar di sebagian besar 
Eropa Barat selama musim panas.  

• Brent  crude  for  December  <LCOc1>  berakhir  melemah  $2.49  ke  $105.68  per  barel,  sementara  U.S.  crude  for  December 
delivery <CLc1> turun $2.23 ke $84.86.  


EURO ZONE
• Likuiditas penyangga Spanyol naik tajam pada bulan September, gambaran Bank of Spain menunjukkannya Kamis lalu, menurunkan tekanan pada negara dengan 
ekonomi terbesar keempat zona euro tersebut karena Perdana Menteri Mariano Rajoy merenungkan apakah akan meminta dana bail‐out. 

• AS  dan  Jepang  harus  berbagi  tangung  jawab  dengan  Eropa  untuk  menjamin  stabilitas  ekonomi  global,  Menterki  Keuangan  Jerman  
Wolfgang  Schaeuble 
mengatakannya, menandai bahwa G20 meeting pekan ini tidak harus hanya memfokuskan pada krisis utang zona euro. 

• International  Monetary  Fund  bertemu  dengan  pemerintah  Portugal  kedepannya  dalam  jadwal  untuk  mengidentifikasi  wilayah‐wilayah  yang  dapat  direncanakan 
sebagai tambahan pemangkasan pembelanjaan, kantor berita negara Lusa mengatakannya, mencatatkan sumber dari pemerintah.  

• Menteri keuangan Portugal mengatakan Jumat lalu telah meminta technical support dari IMF, dan juga mengundang Komisi Eropa dan World Bank untuk mengambil 
bagian dalam misi teknikal, tetapi tidak akan mengkonfirmasi atau menolak jika meeting tersebut telah berlangsung.   


U.K.
• Sektor konstruksi Inggris berhasil mencatat ekspansi di bulan Oktober, namun pekerjaan baru melemah dan perusahaan masih berhati‐hati dalam mengantisipasi kondisi bisnis 
kedepannya, demikian sebuah survey menunjukkan. Markit/CIPS Construction Purchasing Managers' Index (PMI) naik ke 50.9 dari 49.5 di bulan September sebelumnya. Namun 
komponen untuk new orders turun dalam 5 bulan berturut‐turut ‐‐‐ periode penurunan terlamanya sejak resesi 2008‐2009 ‐‐‐ dan perusahaan mengurangi jumlah pegawai di 
laju tercepat sejak Agustus 2011. 

• Sebuah lembaga survey mengatakan ekonomi Inggris akan kembali tumbuh di tahun 2013 setelah relatif tidak mengalami pertumbuhan dalam tahun ini, dengan perkembangan 
di zona euro memberikan porsi resiko terbesar. National Institute for Economic and Social Research (NIESR) memproyeksikan PDB akan turun tahun ini sebesar 0.1%, naik dari 
proyeksi Agustus yang memprediksi kontraksi 0.5%, setelah mencatat ekspansi kuat yang mengejutkan di kuartal ketiga. Namun demikian, NIESR merevisi turun untuk proyeksi 
PDB tahun 2013 menjadi 1.1% dari 1.3%, karena suramnya prospek ekonomi global. 

• Sterling menembus level tertinggi 1 bulan terhadap euro, dipicu rilis yang lebih baik dari perkiraan untuk kegiatan konstruksi di Inggris yang telah menambah harapan terhadap 
prospek pertumbuhan ekonomi. Namun sterling melemah terhadap dolar setelah data ketenagakerjaan AS yang dirilis lebih baik dari perkiraan, turut meningkatkan optimisme 
terhadap prospek pemulihan ekonomi di negara tersebut. 

• Euro terkoreksi ke 0.7992 pound, level terendahnya sejak 3 Oktober, sebelum akhirnya memangkas kerugiannya dan terakhir tercatat melemah 0.2% di sekitar 0.8006 pound. 
Sterling  terkoreksi  0.5%  terhadap  dolar  di  $1.6039  setelah  data  non‐farm  payrolls  menunjukkan  terjadi  pertambahan  pekerjaan  sebanyak  171.000  di  bulan  Oktober  lalu, 
melampaui ekspektasi 125.000. 

• Adapun  fokus  pasar  selanjutnya  tertuju  pada  data  PMI  sektor  jasa  Inggris  pada  hari  Senin,  dilanjutkan  sidang  reguler  BoE  pada  hari  Kamis,  ketika  dewan  kebijakan  akan 
memutuskan apakah mereka akan mengekspansi program pembelian aset yang sebesar 375 milyar pound. 



JAPAN
• Beberapa  anggota  dewan  Bank  of  Japan  memperingatkan  bahwa  resesi  pada  negara  dengan  ekonomi  terbesar  ketiga  didunia  tersebut  tidak  dapat 
dihindari  untuk  memberikan  kelemahan  baru‐baru  ini pada  industrial  production,  minutes  dari  BOJ's  Oct.  4‐5  policy  meeting  menunjukkannya –  suatu 
tanda stimulus yang lebih besar kemungkinan dibutuhkan.  

• BOJ mempertahankan kebijakannya pada meeting. Lebih lanjut pada meeting minggu ini, bank sentral menaikkan program pembelian aset dan lending, 
alat  pelonggaran  kebijakan  moneter  utama,  sebesar  11  trilyun  yen  ($137  milyar),  hingga  91  trilyun  yen.  Juga  telah  mengungkapkan  rencana  untuk 
memasok bank‐bank dengan dana murah jangka panjang yang tidak terbatas dibawah skema terkini yang pada awalnya sekitar 15 trilyun yen.  


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar mencapai level tertinggi bulanannya terhadap yen Jumat lalu, dengan didorong ekuitas Asia dan membaiknya data perekonomian AS dan 
Cina, yang membawa kedua mata uang tersebut mencatatkan penguatan level tertinggi mingguannya.  

• Kenaikan pada Aussie terjadi meskipun kesempatan yang riil Reserve Bank of Australia (RBA) akan memangkas tingkat suku bunga berikutnya, sebagai bagian karena sangat 
kuatnya mata uang tersebut.  

• Bank sentral Australia sangat mungkin untuk kedepannya memangkas tingkat suku bunga berikutnya, menurut polling dari analis, kebanyakan berkenaan dengan pertumbuhan 
(ekonomi) global dan terutama pasar ekspor Cina.  

• Lima belas dari 20 ekonom yang disurvei oleh Reuters mengekspektasi Reserve Bank of Australia (RBA) untuk memangkas tingkat suku bunga 25 basis poin menjadi 3.0 persen 
pada meeting tanggal 6 Nov., mencatatkan level terendahnya yang pernah dicapai selama kiris keuangan global.   

• Harga Australian bond futures turun karena para trader mengarah pada aset‐aset beresiko ditengah opimisme mengenai perekonomian AS.  


SWISS
• Franc Swiss jatuh terhadap dolar usai rilis optimis data ketenagakerjaan AS. Dolar melejit hingga mencatat intraday high di 0.9396 franc, level tertingginya 
sejak 11 Oktober, sebelum akhirnya bergerak di sekitar 0.9390 atau mencatat naik 0.8% dibandingkan penutupan New York hari Kamis sebelumnya. 

• Tekanan  jual  franc  juga  dipicu  anjloknya  euro  karena  kekhawatiran  investor  terhadap  nasib  Yunani.  Sebuah  pengadilan  Yunani  mengatakan  langkah‐
langkah yang telah direncanakan untuk meningkatkan usia pensiun dan memangkas dana pensiun bisa melawan konstitusi dan hal ini akan menyulitkan 
Yunani untuk menerapkan program penghematan agar bisa memperoleh dana bailout. 

• Kegiatan  perekrutan  tenaga  kerja  di  AS  meningkat  di  bulan  Oktober  dan  tingkat  pengangguran  naik  seiring  bertambahnya  penduduk  yang  mencari 
lowongan pekerjaan, sebuah kondisi yang memberikan harapan untuk kembali bangkitnya perekonomian AS. 

• Jumlah pekerjaan yang tersedia bertambah 171.000 di bulan Oktober, melampaui estimasi pasar 125.000, setelah data periode September mengalami 
revisi  naik  menjadi  148.000  dari  114.000  laporan  awalnya.  Pemerintah  juga  melaporkan  terjadi  penambahan  pekerjaan  lebih  dari  84.000  di  periode 
Agustus  dan  September  dibanding  estimasi  awalnya.  Sementara  tingkat  pengangguran  naik  tipis  menjadi  7.9%  di  bulan  Oktober,  dimana  kenaikan  ini 
disebabkan lonjakan pekerja yang kembali ke dalam angkatan kerja.

Friday, November 2, 2012

Headline News 02.11.12


US & GLOBAL
• Bursa global terapresiasi pada hari Kamis seiring membaiknya gambaran kondisi pasar tenaga kerja AS dan juga data yang  menunjukkan  ekonomi  Cina  kembali  memulih,  sementara  minyak  mentah  AS  ter‐support  oleh  laporan  ekonomi  dan  terkendalanya suplai akibat terjangan badai Sandy. 

• Setelah Badai Sandy memporak‐porandakan wilayah pesisir timur AS, masalah logistik dari pemadaman listrik dan bahaya  navigasi terus mengancam pengiriman bahan bakar dan minyak mentah di wilayah New York, termasuk pengiriman New  York Harbor untuk kontrak minyak berjangka New York Mercantile Exchange. 

• Data ADP National Employment menunjukkan sektor swasta menambah pekerjaan di bulan Oktober pada level terpesatnya  dalam  8  bulan  terakhir,  mengisyaratkan  membaiknya  kondisi  pasar  tenaga  kerja  AS.  Data  lain  menunjukkan  adanya  peningkatan pada kepercayaan konsumen. Sedangkan data klaim pengangguran mingguan AS yang mengalami penurunan  berhasil  membantu  mengangkat  sentimen  menjelang  rilis  data  non‐farm  payrolls  AS  malam  nanti,  dan  terdapat  sinyal  beragam mengenai kondisi manufaktur AS. 

• Optimisme terhadap perkembangan ekonomi Cina kian tumbuh setelah data survey manufaktur menunjukkan terjadinya  peningkatan. Indeks PMI manufaktur Cina untuk bulan Oktober menunjukkan adanya peningkatan pada aktifitas pabrikan  Cina untuk pertama kalinya sejak Juli lalu. 

• Bursa saham AS secara umum menguat, dengan 3 indeks utama Wall Street naik lebih dari 1%. Indeks S&P 500 mencatat  kinerja terbaiknya dalam 7 pekan. Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 136.16 poin atau 1.04% di 13,232.62.  Sedangkan  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX>  naik  15.43  poin  atau  1.09%  di  1,427.59.  Sementara  Nasdaq  Composite  Index <.IXIC> bertambah 42.83 poin atau 1.44% di 3,020.06.  

• Di Eropa, indeks FTSE Eurofirst <.FTEU3> berakhir naik 1.2% di 1,109.99. Meningkatnya aktifitas di Cina telah mendorong  minat pada produk otomotif Eropa. Indeks ekuitas global MSCI <.MIWD0000PUS> naik 0.8% ke 331.85.  

• Harga Treasury AS turun oleh berita survey manufaktur PMI Cina, sementara bank sentral Cina juga memberikan suntikan  dana bersih yang terbesar dalam pekan ini. Langkah bank sentral tersebut mengisyaratkan tekadnya untuk menjaga kondisi  pasar uang realtif longgar dan mendukung pinjaman untuk ekonomi riil sebelum transisi politik dalam 1 dekade, mulai pada  8 November pada Kongres Partai ke‐18. Harga Treasury tenor 10 tahun turun 8/32 dengan yield 1.7207%. 

• Euro  menyerahkan  keuntungannya  terhadap  dolar  setelah  sebuah  pengadilan  Yunani  memutuskan  reformasi  pensiun  negara  itu  yang  diminta  oleh  pemberi  pinjaman  asing  mungkin  tidak  konstitusional,  sehingga  memicu  kekhawatiran  tentang kemampuan Athena untuk menerapkan langkah‐langkah penghematan yang diperlukan guna mengamankan paket  bantuan. Euro turun 0.15% di $1.2939. 

• Laporan U.S. Energy Information Administration (EIA) semalam menyebutkan stok minyak mentah AS turun 2.05 juta barel,  kontras  dengan  ekspektasi  terjadi  kenaikan  1.5  juta  barel.  Sedangkan  stok  minyak  suling  (distillate)  turun  hanya  93000  barel,  jauh  lebih  sedikit  dibanding  perkiraan  turun  1.3  juta  barel  dan  untuk  stok  bensin  naik  935000  barel,  melampaui  ekspektasi.  Brent  December  crude  <LCOc1>  turun  53  sen  ke  $108.17  per  barel,  setelah  turun  ke  level  intraday  low  di  $107.75. Minyak mentah AS untuk pengiriman Desember naik 85 sen di level $87.09 per barel. 

• Harga  emas  turun  seiring  menguatnya  dolar,  namun  pergerakan  relatif  terbatas  karena  investor  menunggu  hasil  data  ketenagakerjaan AS nanti malam. Harga emas spot turun 0.3% di $1,713.89 per ounce. Sedangkan untuk emas berjangka  pengiriman Desember turun 0.2% atau $3.60, di $1,715.50.  

GOLD & COMMODITIES
• Harga emas merosot Kamis lalu karena penguatan dollar, tetapi pergerakan teredam karena investor memfokuskan pada  data employment AS yang dirilis Jumat ini sebagai petunjuk pada kebijakan moneter.  

• Bursa saham AS naik pada pembukaan, sementara itu bursa saham Eropa didukung oleh laporan earning yang membaik  dari  Royal  Dutch  Shell  <RDSa.L>.  Dollar  juga  tertekan  terhadap  mata  uang  utama  lainnya  setelah  data  jobless  claims  menekan ekspektasinya. 

• Harga  emas  rally  untuk  mendekati  level  $1,800  per  ons  pada  awal  Oktober  setelah  the  Fed  mengumumkan  langkah  stimulus  terbaru,  yang  mana  cenderung  untuk  membantu  emas  dari  tekanan  kekhawatiran  dari  inflasi  dan  menjaga  tekanan dari tingkat suku bunga. 

• Juga diuntungkan dari kekhawatiran bahwa AS dapat menghadapi suatu 'fiscal cliff' / tebing fiskal jika pengambil keputusan  gagal untuk mencegah dampak kenaikan pajak dan pemangkasan pada pembelanjaan publik, yang mana dirilis untuk terjadi  awal tahun depan. 


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak Brent diperdagangkan melemah pada hari Kamis menyusul dimulainya produksi minyak Laut Utara dan perhatian pada zona euro, sementara harga bensin AS bergerak fluktuatif , mendapat dukungan dari kurangnya suplai setelah badai Sandy mengimbangi  sentimen negatif akibat meningkatnya stok minyak. 

• Minyak berjangka AS mendapat dukungan dari rilis optimis data ekonomi AS dan turunnya stok minyak mentah. 

• Setelah Badai Sandy memporak‐porandakan wilayah pesisir timur AS, masalah logistik dari pemadaman listrik dan bahaya navigasi terus  mengancam pengiriman bahan bakar dan minyak mentah di wilayah New York, termasuk pengiriman New York Harbor untuk kontrak minyak berjangka New York Mercantile Exchange. 

• Brent December crude <LCOc1> turun 53 sen ke $108.17 per barel, setelah turun ke level intraday low di $107.75. 

• Perkiraan dimulainya produksi di ladang minyak Laut Utara Buzzard pada hari Kamis, setelah penundaan karena pemeliharaan sejak 4  September,  telah  menekan  harga  Brent  berjangka.  Kekhawatiran  mengenai  kondisi  Yunani  dan  ekonomi  zona  euro,  telah  memicu  melemahnya euro atas dolar, dan hal ini menambah tekanan pada harga minyak. Minyak mentah AS untuk pengiriman Desember naik 85  sen di level $87.09 per barel. 

• Laporan  U.S.  Energy  Information  Administration  (EIA)  semalam  menyebutkan  stok  minyak  mentah  AS  turun  2.05  juta  barel,  kontras  dengan ekspektasi terjadi kenaikan 1.5 juta barel. Sedangkan stok minyak suling (distillate) turun hanya 93000 barel, jauh lebih sedikit  dibanding perkiraan turun 1.3 juta barel dan untuk stok bensin naik 935000 barel, melampaui ekspektasi. 

EURO ZONE
• International Monetary Fund mengatakan Kamis lalu masalah financing masih merupakan halangan utama untuk beban utang Yunani yang menerima lebih banyak  dana bailout dari international lenders.  

• Mendekati  bangkrut  Yunani  harus  mendorong  melalui  langkah  pemangkasan  pembiayaan  dan  pajak  senilai  13.5  milyar  euro  serta  reformasi  ekonomi  untuk  memuaskan IMF dan Uni Eropa dan mengamankan langkah bantuan berikutnya.  

• Jeroen Dijsselbloem tampak disiapkan untuk menjadi Menteri keuangan Belanda setelah Perdana Menteri Mark Rutte, yang diekspektasi untuk mendukung austerity  dan ketatnya target defisit zona euro, pada meeting Kamis lalu. 

• Portugal harus fokus untuk utamanya mengubah pengurangan defisit bujet melalui pemangkasan pembelanjaan struktural, Gubernur Bank of Portugal Carlos Costa  mengatakannya setelah parlemen menyetujui kenaikan pajak terberat dalam sejarah modern. 


U.K.
• Sterling menguat ke level tertinggi dalam sebulan terhadap sejumlah rival utamanya Kamis kemarin setelah data survey manufaktur yang dirilis lebih rendah dari perkiraan tidak  banyak mengurangi optimisme terhadap prospek pemulihan ekonomi Inggris. Sterling juga terangkat oleh permintaan dari perusahaan Inggris untuk tujuan lindung nilai dan  juga investor uang riil Asia. Sterling's trade‐weighted index <=GBP> naik ke level intraday high 84.3, menyusul sterling menembus level tertinggi 2 pekan terhadap dolar dan  mendekatil level tertinggi 1 bulan terhadap euro. 

• Sebelumnya,  data  aktifitas  manufaktur  Inggris  untuk  bulan  Oktober  tercatat  turun  ke  47.5,  di  bawah  ekspektasi  48.0  dan  kembali  berada  di  bawah  angka  50  yang  mengindikasikan sektor manufaktur mengalami kontraksi. Meskipun data tersebut menunjukkan adanya resiko pada prospek pemulihan ekonomi Inggris, namun investor masih  tertarik untuk memburu sterling setelah data PDB‐Q3 Inggris yang dirilis pekan lalu menunjukkan ekonomi telah keluar dari jurang resesi. 

• Sterling  menguat  ke  level  intraday  high  $1.6176  terhadap  dolar,  mencatat  level  tertingginya  sejak  17  Oktober,  sebelum  kembali  melemah  dan  diperdagangkan  di  sekitar  $1.6120‐an. Sedangkan euro tercatat melemah 0.15% di 0.8019 pound, setelah mencatat intraday low di 0.8000 pound, sedikit di atas level low pekan lalu di 0.7997 pound. 

• Komentar dari Deputi Gubernur BoE  Charlie Bean pada hari Rabu lalu juga turut mendukung penguatan sterling. Bean mengatakan bahwa lebih banyak bank‐bank skala kecil  yang sehat akan membuat sistem finansial Inggris menjadi lebih aman. Bean juga menyambut baik rilis data PDB‐Q3 Inggris yang mencatat pertumbuhan 1%. 

• Investor saat ini akan mencermati data PMI sektor konstruksi pada hari Jumat ini dan PMI sektor jasa pada hari Senin depan untuk melihat prospek ekonomi Inggris di kuartal  keempat tahun ini. 


JAPAN
• Regulator keuangan Jepang mengatakan bahwa mereka akan melanjutkan untuk meminta bank dalam mempertahankan dukungan untuk perusahaan kecil yang  berjuang untuk menjalankan bisnisnya, meskipun setelah undang‐undang yang relevan terkait berakhirnya langkah penyelamatan. 

• Pemerintah Jepang  siap untuk  menekan kesepakatan  dengan  oposisi dalam melewati  sebuah undang‐undang penting  untuk mencegah  sebuah pendanaan yang  mendesak dan hingga saat ini sampai kepada oposisi menguraikan kondisi tersebut, Vice Finance Minister Tsutomu Okubo mengatakannya.  

• Okubo mengatakan pada Reuters dalam suatu wawancara yang mengamankan bagian dari undang‐undang tersebut, yang mana dibutuhkan untuk pembiayaan yang  mendekati setengah dari bujet tahunan negara, adalah prioritas utama bagi pemerintah, dan menyadari bahwa kegagalan melakukannya akan menjatuhkan Jepang  kepada versinya sendiri "fiscal cliff".   


AUSTRALIA
• Australian  dan  New  Zealand  dollar  bertahan  menguat  kamis  lalu,  melewati  data  yang  menunjukkan  tanda‐tanda  recovery  pada  ekonomi  Cina  dengan  pasar  memperhatikan kedepannya laporan penting jobs AS yang dirilis akhir pekan ini.  

• Aussie <AUD=D4> berada di level $1.0371, versus $1.0373 pada awal perdagangan, yang telah menghentikan flat untuk bulan Oktober.  

• Data resmi Cina dan sektor swasta pada manufacturing PMIs mengatakan recovery pertumbuhan dari tren, meskipun salah atu tertekan.  

• "The  reaction  was  mild.  The  data  was  pretty  close  to  what  the  market  was  expecting,"  ungkap  Greg  Gibbs,  seorang  strategist  pada  Royal  Bank  of  Scotland  di  Singapura.  

• Harga Australian three‐year bond/obligasi bertenor tiga tahun mencapai level tertingginya karena berita ekonomi yang positif dari Cina dan kurangnya kinerja dari  saham lokal yang membawa pasar dalam arah yang berlawanan. 


SWISS
• Sektor manufaktur Swiss kembali mengalami kontraksi untuk 7 bulan berturut‐turut di periode Oktober disebabkan menurunnya permintaan akibat krisis utang zona  euro, meskipun terdapat indikasi akan adanya perbaikan. Indeks PMI manufkatur naik ke 46.1 di bulan Oktober dari 43.6 di bulan September. Meskipun data dirilis  melampaui ekspektasi pasar di 44.5, namun angkanya masih di bawah 50 yang mengindikasikan sektor manufaktur masih mengalami kontraksi. 

• Sementara  data  lainnya  menunjukkan  penjualan  ritel  Swiss  meningkat  5.4%  di  bulan  September  dari  setahun  lalu,  mengisyaratkan  konsumsi  swasta  akan  terus  mendukung pemulihan ekonomi. 

• Ekonomi Swiss mengalami kontraksi tipis di kuartal kedua namun pemerintah memproyeksikan terjadi pertumbuhan 1% tahun ini. 

• Dolar sempat menguat ke level intraday high 0.9344 franc, namun kemudian terkoreksi ke 0.9397 franc dan akhirnya bergerak stabil di sekitar 0.9320. Investor  nampaknya memilih bersikap menahan diri menjelang rilis data non‐farm payrolls AS malam nanti.