title cover

title cover

Thursday, November 8, 2012

Headline News 08.11.12


US & GLOBAL
Pasar saham dunia jatuh dan euro merosot lebih lanjut pada perdagangan hari Rabu kemarin menyusul investor khawatir masalah fiskal  menghadang Presiden Barack Obama sehari setelah dirinya terpilih kembali, dimana dapat memicu terjadinya resesi baru. 

Kekhawatiran baru soal krisis utang Eropa juga turut menambah kecemasan di kalangan investor, yang memicu mereka untuk memburu  aset‐aset aman resiko.Yield Treasury AS mencatat koreksi harian terbesarnya sejak Mei. 

Pasar meragukan bahwa Obama dapat mencapai kesepakatan tepat waktu dengan anggota parlemen dari Partai Republik di Kongres  untuk menghindari "tebing fiskal" ‐ sekitar $ 600 milyar kenaikan pajak dan pemotongan belanja otomatis yang ditetapkan untuk dimulai  pada tanggal 1 Januari dimana dikhawatirkan bisa memacu resesi. 

Retorika dari Obama dan beberapa anggota parlemen mengindikasikan kemungkinan tercapainya kompromi untuk menghindari jalan  yang mengerikan bagi perekonomian dan erosi lebih lanjut pada kelayakan kredit negara itu, tapi sejarah perdebatan antara dua partai  politik utama tersebut menawarkan sedikit kepercayaan kepada investor. 

Pelaku pasar juga mengkhawatirkan hasil pemungutan suara di parlemen Yunani mengenai paket penghematan yang diperlukan untuk  mengamankan bantuan internasional untuk menghindari kebangkrutan. Sementara itu komentar dari Presiden ECB Mario Draghi yang  mengatakan  bank  sentral  memprediksi  ekonomi  zona  euro  masih  akan  lemah  “dalam  waktu  dekat”,  menambah  kecemasan  investor  menjelang sidang reguler ECB hari Kamis ini. 

"If the Greek vote doesn't go through, there is a lot of downside risk to the euro as talk of a Greece exit will re‐emerge," said Jane Foley,  senior currency strategist at Rabobank.  

Standard & Poor's 500 index <.SPX> mencatat koreksi harian terburuknya sejak Juni. Indeks berakhir melemah 33.86 poin atau 2.37% di  1,394.53. Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup turun 312.95 poin atau 2.36% di 12,932.73, sementara Nasdaq Composite Index  <.IXIC> terkoreksi 74.64 poin atau 2.48% di 2,937.29.  

Saham sektor energi, kesehatan, pertahanan dan perbankan adalah di antara yang paling terpukul setelah Obama mengalahkan kandidat  dari Partai Republik Mitt Romney, yang posisi kebijakannya disukai industri tersebut. 

FTSE Eurofirst 300 index <.FTEU3> ditutup melemah 1.4%, mencatat koreksi terbesarnya dalam 2 pekan di 1,099.35. 

Pasar saham Eropa dan Asia awalnya sempat mengalami rally didukung maraknya aksi beli ketika hasil pemilu AS untuk Gedung Putih  dan Kongres telah jelas terlihat dan memperkuat ekspektasi The Fed akan melanjutkan kebijakan ultra longgar. 

Indeks ekuitas global MSCI <.MIWD00000PUS> sempat naik 0.4% sebelum akhirnya kembali terkoreksi 1.46% ke 326.86. 

Ditengah  kekhawatiran  mengenai  tebing  fskal  AS  dan  langkah  penghematan  Yunani,  investor  cenderung  memburu  aset  aman  resiko  seperti dolar dan juga obligasi AS dan Jerman. 

Dolar berhasil rebound dari kejatuhannya, dengan indeks dolar naik 0.2%, setelah mencatat level tertinggi 2 bulan di 80.795. Sedangkan  euro terkoreksi 0.4% ke $1.2762, merosot dari intraday high $1.2876. 

Emas juga kembali melemah setelah menembus level tertinggi 2 pekan. Emas terakhir tercatat turun 0.3% di $1,720.40 per ounce. 

Di  pasar  obligasi,  yield  Treasury  AS  tenor  10  tahun  berakhir  melemah  11  basis  poin  di  1.6246%  dan  mencatat  penurunan  harian  terbesarnya sejak 30 Mei. Sedangkan Bund futures Jerman naik 66 basis poin atau 0.5% di 142.75. 

Kekhawatiran terhadap menurunnya permintaan minyak telah memicu aksi jual di pasar minyak setelah mengalami rally di hari Selasa  sebelumnya. Harga minyak mentah berjangka Brent turun $4.25 menjadi $106.82 per barel, menghapus keuntungannya yang dicapai  dalam 2 sesi terakhir. Sedangkan harga minyak mentah AS jatuh $4.27 ke level $84.44 per barel, mencatat harga terendahnya sejak Juli. 

GOLD & COMMODITIES
Harga emas naik Rabu lalu untuk ditutup sedikit menguat setelah pasar ekuitas dan oil menekan kenaikan level tertinggi emas, karena 
investor mengabaikan pada krisis fiskal AS mengikuti setelah Presiden AS Barack Obama terpilih kembali Rabu lalu. 

Obama  memenangkan  pemilu  untuk  kedua  kalinya  berada  dalam  White  House,  menghasilkan  keraguan  yang  mendalam  berkenaan 
dengan pemilih mengenai perekonomian AS untuk mengalahkan penantangnya Mitt Romney.  

Emas telah rally ke level tertinggi 11‐bulan diatas level 1.795 per ons pada 5 Okt. Setelah the Fed AS mengumumkan stimulus ekonomi 
yang agresif pada bulan.  

Harga  emas  kemudian  sempat  tertekan  ke  level  terendah  dalam  sembilan  minggu  disekitar  $1.672  berkenaan  dengan  ketidakpastian 
berkenaan dengan pengaruh politik pada pemilu AS. .  


OIL & COMMODITIES
Harga minyak mentah Brent jatuh hampir 4% pada hari Rabu menyusul masalah ekonomi yang dihadapi AS dan Eropa telah menimbulkan 
sentimen negatif di kalangan investor sehari setelah Presiden Barack Obama kembali terpilih. Jatuhnya harga minyak jauh melampaui 
jatuhnya Dow Jones yang mencatat koreksi lebih dari 2%. 

Data  stok  minyak  AS  juga  menunjukkan  adanya  kenaikan  pada  stok  minyak  mentah  dan  produk  minyak  suling  di  pekan  lalu  setelah 
kerusakan besar yang disebabkan oleh Badai Sandy di wilayah pesisir timur, menambah sentimen negatif di pasar. 

Obama, seorang Demokrat, dan Partai Republik yang mayoritas di DPR AS, harus mengurangi kesepakatan untuk menghindari "tebing 
fiskal" ‐ $ 600 milyar kenaikan pajak dan pemotongan belanja otomatis yang ditetapkan untuk dimulai pada tanggal 1 Januari dimana 
dikhawatirkan bisa memacu resesi. 

Di  Eropa,  Presiden  Bank  Sentral  Mario  Draghi  mengatakan  ECB  memperkirakan  ekonomi  zona  euro  akan  tetap  lemah  "dalam  waktu 
dekat," menambah kekhawatiran tentang dampaknya terhadap konsumsi bahan bakar yang telah menekan pasar sepanjang tahun. 

Harga minyak mentah berjangka Brent turun  $4.25 menjadi  $106.82 per barel, menghapus keuntungannya yang dicapai dalam 2  sesi 
terakhir. Sedangkan harga minyak mentah AS jatuh $4.27 ke level $84.44 per barel, mencatat harga terendahnya sejak Juli. 

Data  dari  Energy  Information  Administration  (EIA)  menyebutkan  stok  minyak  mentah  naik  1.77  juta  barel  di  pekan  per  2  November, 
sesuai dengan ekspektasi terjadi kenaikan 1.8 juta barel. Sedangkan produksi minyak domestik pekan lalu naik menjadi 6.68 juta barel 
per hari, level tertingginya sejak 1994. Sedangkan untuk stok minyak suling, yang mana termasuk minyak disel dan minyak panas, naik 
131.000 barel, dibandingkan dengan ekspektasi terjadi penurunan 1.5 juta barel.

EURO ZONE
Perekonomian zona euro akan hampir tidak bertumbuh tahun depan tetapi naik pada tahun 2014, Komisi Eropa mengatakannya Rabu lalu, diperkirakan 
pertumbuhan yang melambat daripada pemerintah dalam semua blok tersebut yang diekspektasi ekonomi. 

Manufaktur Jerman, lokomotif perekonomian terbesar Eropa, sedang berjalan keluar dari krisis utang tiga tahunnya pada krisis utang zona euro, yang mana 
telah menekan orders dan output.  

Data Rabu lalu menunjukkan output turun hingga 1.8 persen pada bulan September, lebih dari perkiraan dan penurunan tertajamnya sejak April. Pada awal 
harian, data telah menunjukkan industrial orders anjlok 3.3 persen dalam basis bulanan pada September. 

Pemerintah Yunani menghasilkan divisi pada Rabu lalu untuk menekan tantangan awal pada paket austerity yang dibutuhkan untuk mengamankan bantuan 
penting internasional, tetapi masih menghadapi perbedaan pendapat internal dan protes kemarahan kedepannya dari voting terakhir.  

Perancis akan berada dibawah target dari pemangkasan defisit publik hingga 3 persen dari output tahun depan karena kenaikan pajak yang dibuat tahun 
depan.


U.K.
Sterling  menguat  ke  level  tertinggi  1  bulan  terhadap  euro  setelah  mata  uang  tunggal  euro  merespon  memuncaknya  kekhawatiran  terhadap  prospek 
ekonomi kawasan. Euro jatuh ke  0.7968  pound,  level  terendahnya sejak 1 Oktober, setelah rilis lebih buruk dari  perkiraan untuk data indsutrial output 
Jerman dan proyeksi pertumbuhan yang melemah dari Komisi Uni Eropa. 

Euro  juga  tertekan  oleh  komentar  dari  Presiden  ECB  Mario  Draghi  yang  mengatakan  bank  sentral  memprediksi  ekonomi  zona  euro  masih  akan  lemah 
“dalam waktu dekat”, menambah kecemasan investor menjelang sidang reguler ECB hari Kamis ini. 

Sementara itu, dolar menguat terhadap sejumlah rival utamanya setelah investor mengganti fokus perhatian mereka kedalam kondisi keuangan AS setelah 
Presiden Barack Obama terpilih kembali, sehingga memicu minat pada dolar sebagai aset aman resiko. Sterling melemah tipis 0.1% terhadap dolar di sekitar 
$1.5985 dibandingkan penutupan New York hari Selasa. 

Saat ini pasar berpandangan bahwa BoE belum akan melanjutkan stimulus moneternya hingga awal tahun depan, sebuah faktor yang dapat membantu 
membatasi koreksi pada sterling. 


JAPAN
Obligasi pemerintah Jepang bertahan Rabu lalu setelah Presiden AS Barack Obama memenangkan pemilu keduanya yang bersamaan dengan ekspektasi, 
tetapi obligasi bertenor jangka panjang turun bersamaan dengan permasalahan fiskal Jepang.   

Obama mengalahkan penantangnya dari partai Republik Mitt Romney setelah kampanye panjang dan melelahkan, dalam kemenangan yang secara umum 
menggambarkan dukungan pada pasar obligasi. 

Pemimpin  oposisi  Jepang  Shinzo  Abe  mengatakan  Rabu  lalu  bahwa  Bank  of  Japan  harus  melanjutkan  pelonggaran  kebijakan  moneter  hingga  mencapai 
inflasi 3 persen, ditandai bank sentral dapat mendapat tekanan politis setelah pemilu berikutnya.  


AUSTRALIA
Australian dollar mencapai level tertinggi baru dalam lima minggunya terhadap U.S. dollar Rabu lalu setelah proyeksi jaringan TV memenangkan kembali 
Presiden AS Barack Obama.  

Seperti  hasil  yang  terlihat  memindahkan  kembali  halangan  potensial  untuk  berlanjutnya  quantitative  easing  oleh  the  Fed  ,  dengan  partai  Republi  telah 
menentangnya. Janji kedepannya stimulus membaw penurunan pada Treasury yields dan U.S. dollar, dan kenaikan pada komoditas termasuk emas.  

Ini yang mendorong Aussie <AUD=D4> ke level $1.0461, level tertingginya sejak 28 Sept., dari $1.0435 pada awal perdagangan, membawa kenaikan hingga 
1 persen sejauh minggu ini.   

Mata  uang  lokal  telah  siap  mendukung  naik  setelah  Reserve  Bank  of  Australia  (RBA)  secara  mengejutkan  mempertahankan  tingkat  bunga  Selasa  lalu. 


SWISS
Cadangan  devisa Swiss turun untuk pertama  kalinya dalam 8 bulan di  bulan Oktober  dan tekanan  harga juga rendah, sehingga  memberikan dukungan  bagi bank 
sentral untuk melanjutkan pembatasan penguatan nilai tukar franc. Bank sentral Swiss (SNB) memiliki cadangan devisa sebesar 424.38 milyar franc Swiss di bulan 
Oktober  dibandingkan  dengan 429.48  milyar  franc  Swiss  di  bulan  September sebelumnya.  Cadangan  devisa tersebut turun  untuk  pertama  kalinya  sejak  Februari, 
memangkas kepemilikan dana bank sentral setara dengan 72% dari produk domestik bruto. 

Sejak  SNB  menderita  kerugian  terbesarnya  dalam  hal  cadangan  devisa  di  tahun  2010  yang  mengakibatkan  desakan  untuk  pengunduran  diri  kepala  SNB  Philipp 
Hildebrand,  investor  terus  memantau  perkembangan  data  cadangan  devisa  untuk  mencari  petunjuk  seberapa  lama  SNB  akan  mempertahankan  kebijakan 
pembatasan nilai tukar franc.  

Sementara  data  lain  menunjukkan  CPI  Swiss  turun  0.2%  di  bulan  Oktober  untuk  basis  tahunan,  lebih  rendah  dari  perkiraan  pasar.  Melemahnya  indeks  harga 
konsumen  memberikan  peluang  lebih  besar  bagi  SNB  untuk  melakukan  intervensi  besar‐besaran  dan  melanjutkan  pembatasan  nilai  tukarnya.  SNB  harus 
mempertahankan inflasi tetap positif namun sedikit di bawah 2%. 

Ekonomi Swiss terlihat kebal terhadap tekanan akibat krisis utang Eropa, namun kondisinya melemah di kuartal kedua. Pemerintah memperkirakan pertumbuhan PDB 
sebesar 1% tahun ini, dan akan sedikit meningkat dari level saat ini di tahun 2013 mendatang. 

Dolar menguat terhadap sejumlah rival utamanya setelah investor mengganti fokus perhatian mereka kedalam kondisi keuangan AS setelah Presiden Barack Obama 
terpilih kembali, sehingga memicu minat pada dolar sebagai aset aman resiko. Dolar menguat 0.2% terhadap franc Swiss di sekitar 0.9250 franc setelah mencatat 
intraday high di 0.9473 franc. 

Wednesday, November 7, 2012

Headline News 07.11.12

US & GLOBAL
Pasar saham dunia naik pada hari Selasa karena warga Amerika pergi ke tempat pemungutan suara, dimana berlangsungnya pemilihan  presiden AS telah menjaga perdagangan tetap tenang sementara euro tetap stabil meskipun adanya ketidakpastian atas pembayaran  bantuan keuangan Yunani berikutnya. Jajak pendapat menunjukkan Presiden Barack Obama dan penantangnya Mitt Romney dari Partai  Republik  tetap  dalam  perlombaan  yang  sengit,  meskipun  incumbent  Demokrat  memiliki  sedikit  keunggulan  dalam  beberapa  negara  bagian. 

Pandangan umum di Wall Street menyebutkan jika Romney menang maka akan berdampak positif bagi pasar saham karena persepsi  kebijakannya yang pro‐bisnis, sementara jika Obama yang menang maka akan mengangkat harga obligasi karena pandangannya yang  tetap akan mempertahankan suku bunga rendah. Kalangan analis pasar menilai kenaikan pasar saham sebagai indikasi optimisme pelaku  pasar atas kemenangan Romney. 

Pelaku  pasar  tampak  lebih  peduli  atas  bagaimana  hasil  pemilu  akan  mempengaruhi  penanganan  pemerintah  AS  atas  "jurang  fiskal,"  kenaikan  pajak  dan  pemotongan  belanja  otomatis  senilai  $  600  miliar  akan  diberlakukan  pada  1  Januari  kecuali  Kongres  mengambil  tindakan.  Para  ekonom  mengatakan  pemotongan  belanja  dan  kenaikan  pajak  bisa  memicu  resesi  baru  di  ekonomi  terbesar  dunia  tersebut, sementara Eropa terus berupaya mengatasi krisis utangnya. Tidak ada konsensus yang jelas di pasar keuangan terkait apakah  Obama atau Romney bisa mencapai kesepakatan tepat waktu dengan para pemimpin dari pihak lawan untuk menghindari jurang fiskal. 

Pemenang  juga  akan  memutuskan  siapa  yang  akan  memimpin  Federal  Reserve.  Ada  spekulasi  Ketua  Ben  Bernanke,  yang  masa  jabatannya  berakhir  pada  bulan  Januari  2014,  mungkin  tidak  ingin  menjabat  lagi.  Romney  mengatakan  dia  tidak  akan  mengangkat  kembali Bernanke. 

Dow Jones industrial average <.DJI> naik 133.08 poin atau 1.02% di 13,245.52. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 11.09  poin atau 0.79% di 1,428.35. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 12.27 poin atau 0.41% di 3,011.93.  

Express  Scripts  Holding Co  <ESRX.O>  anjlok  12.5%  ke  $55.03 dan  memberi  beban  terberat  bagi  Nasdaq  setelah  manager  perusahaan  farmasi tersebut menyebutkan ekspektasi analis untuk laba 2013 terlalu agresif, sehingga menimbulkan keraguan mengenai seberapa  baik pihaknya mengintegrasikan pembelian $29 milyar untuk Medco Health Solutions Inc.  

Emerson  Electric  Co  <EMR.N>  naik  2.2%  menjadi  $51.60  setelah  konglomerat  industri  tersebut  membukukan  laba  yang  melampaui  eksepektasi Wall Street dan mengatakan akan melanjutkan penjualan sebesar $1.4 milyar komputasi tertanam dan bisnis listrik. 

Indeks  saham  Eropa  ditutup  menguat  0.56%,  rebound  dari  level  terendah  Senin,  dipicu  naiknya  saham  sektor  teknologi,  travel  dan  wisata. 

Hannover Re <HNRGn.DE>, reasuransi terbesar ketiga di dunia, berakhir naik 4.5 % pada 55.90 euro setelah perkiraan laba kuartalan  melampaui perkiraan dan menaikkan ekspektasinya untuk tahun 2012 dan 2013. 

Indeks saham global MSCI <.MIWD00000PUS> naik 0.59% setelah bergerak fluktuatif. 

Perkembangan  di  Yunani  juga  sedang  menjadi  sorotan  pasar.  Parlemen  Yunani  akan  melakukan  pemilihan  pada  hari  Rabu  ini  untuk  pemotongan belanja dan kenaikan pajak senilai 13.5 milyar euro yang sangat penting untuk mencairkan bantuan senilai 31.5 milyar euro. 
Akan ada pemungutan suara lanjutan pada hari Minggu untuk masalah penghematan anggaran untuk tahun 2013. 

Euro rebound terhadap dolar di $1.2811 setelah mata uang tunggal euro terkoreksi ke level terendah 2 bulan di $1.2764. Sementara  dolar melemah dari level tertinggi 2 bulan terhadap sejumlah rival utamanya. Indeks dolar terakhir diperdagangkan melemah 0.14% di  80.634. 

Di pasar obligasi, harga Treasury AS dan obligasi pemerintah Jerman jatuh, menyusul ketidakpastian hasil pemilu AS. Treasury AS untuk  tenor 10 tahun turun 19/32 dengan yield 1.745%, naik 7 basis poin dari posisi Senin. Sedangkan German Bund futures <FGBLc1> turun 36  basis poin di 141.77.   

Di pasar komoditi, Brent crude oil <LCOZ2> berakhir naik $3.34 di $111.07 per barel dan U.S. oil futures <CLc1> melonjak $3.06 di $88.71.  emas mencatat kenaikan harian terbesar sejak medio September, rebound dari level terendah 9 pekan yang tercatat di hari Senin. Emas  naik 1.9% di $1,715.35 per ounce.   


GOLD & COMMODITIES
Emas naik dalam rangkaian dua harinya Selasa lalu, sebagian besar terjadi pada ekuitas, karena pasar memantau pada pemilu presiden  AS  yang  mana  para  trader  memprediksi  kemenangan  pada  Presiden  Barack  Obama  dapat  mendorong  logam  mulia  dari  naiknya  ekspektasi pada stimulus the Fed.  

Polling menunjukkan Obama dan penantang Republiknya Mitt Romney berlomba dalam merebut pemilihnya.   

Beberapa  analis  mengatakan  tim  Romney  yang  mana  memenangkan  fiscal  responsibility  dan  skeptis  pada  stimulus  the  Fed  yang  kemungkinan tidak untuk memilih kembali Ketua the Fed Ben Bernanke untuk ketiga kalinya tahun 2014. Pelonggaran kebijakan moneter  AS dimenangkan oleh Bernanke yang sebagai pengendali pada level tertinggi yang pernah ada emas tahun lalu.  

"Gold rallied in oversold conditions because early poll indications suggested Obama could win, and that bolstered hopes of Bernanke and  Fed stimulus," COMEX gold options floor trader Jonathan Jossen mengatakannya.  


OIL & COMMODITIES
Harga minyak naik 3% pada hari Selasa, mencatat rally kedua kalinya secara berturut‐turut dan mendapat support dari menguatnya Wall  Street menyusul investor menunggu hasil pemilu presiden AS. 

Saham AS naik karena beberapa investor bertaruh bahwa penantang dari Partai Republik Mitt Romney bisa memetik kemenangan dalam  pemilihan presiden, mendorong naiknya saham pertahanan dan energi. 

Kalangan analis dan trader sepakat bahwa hasil pemilu yang jelas, siapapun yang menang nantinya, akan mengakhiri ketidakpastian  mengenai siapa yang akan memimpin AS selanjutnya. 

Setelah berada dalam kondisi oversold pekan lalu, harga minyak kembali naik oleh aksi bargain hunting. Harga minyak Brent untuk  kontrak Desember naik $3.34 ke level $111.07 per barel, sedangkan untuk harga minyak mentah AS kontrak Desember naik $3.06 di  $88.71 per barel. Harga minyak mentah AS juga ditutup menguat pada hari Senin sebelumnya, namun hanya setelah rebound dari level  intraday low di $84.34, level terendahnya sejak Juli. 


EURO ZONE
European  Central  Bank  mengarah  pada  tingkat  suku  bunga  yang  unchanged  Kamis  ini,  menahan  pemangkasan  dalam  borrowing  costs  yang  akan  beresiko  mengarah  pada  ditandainya pengaruh dari kebijakan setahun Mario Draghi dalam kepresidenan ECB. 

Empat  kuartalan begitu jauh  untuk  tidak membawa perubahan pada  perekonomian  Eropa,  yang mana saat  ini  resiko pelemahan melebihi  daripada sebelumnya, data suram  Selasa lalu.  

Purchasing managers indexes (PMIs), yang mengukur langkah aktivitas ribuan perusahaan diseluruh dunia, menunjukkan bisnis zona euro zone bertahan pada bulan terburuknya  pada Oktober sejak bulan Juni 2009, dengan sedikit harapan pada pembalikan berikutnya.  

Komisi Eropa memperkirakan perekonomian Spanyol hampir menjadi mengerikan tahun depan, sebuah surat kabar mengatakannya, menaikkan tekanan pada bailout zona euro  dan menekan janji pemerintah bahwa tahun 2012 akan ditandai pada level poin terendahnya. 

Sektor swasta Jerman melemah ke dalam rangkaian enam bulannya pada bulan Oktober dan industrial orders anjlok kefase tertajamnya dalam tahunan, data menunjukkannya,  menyoroti beratnya hambatan pada krisis yang menekan negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu. 


U.K.
Sterling  melemah  dari  level  tertinggi  1  bulan  terhadap  euro  pada  hari  Selasa  setelah  rilis  mengecewakan  data  industrial  output  Inggris  telah  mengaburkan  prospek  untuk  peningkatan  pemulihan  ekonomi.  Pelemahan  sterling  cenderung  akan  terbatas,  karena  kekhawatiran  tentang  apakah  parlemen  Yunani  akan  meloloskan  langkah‐langkah  penghematan  penting  dan  data  ekonomi  zona  euro  yang  buruk  telah  membebani  euro.  Hingga  berita  ini  ditulis,  pasar  masih  menantikan  hasil  pemilu  presiden  AS  yang  nampaknya akan berlangsung dengan ketat. 

Setelah mencatat intraday low di 0.7984 franc, level terendah sejak 2 Oktober, mata uang tunggal euro kemudian rebound hingga mencatat intraday high di 0.8020 franc, dan  akhirnya ditutup di sekitar 0.8010 franc. Terhadap dolar, sterling menguat 0.2% di sekitar $1.6002 setelah terkoreksi 0.4% pada hari Senin.    

Sterling cenderung menguat terhadap euro, dimana mata uang tunggal euro kehilangan keperkasaannya setelah serentetan data yang suram memicu keraguan tentang apakah  negara zona  euro akan mampu menyelesaikan krisis utang dengan  segera. Investor  yang khawatir terhadap  krisis  zona  euro cenderung membeli  obligasi pemerintah Inggris,  sehingga memberi dukungan untuk penguatan sterling terhadap mata uang tunggal Eropa. 

Data ekonomi Inggris yang dirilis belakangan ini terlihat lebih optimis, sehingga mendorong banyak pelaku pasar memprediksi Bank of England, yang akan bertemu pada hari  Kamis, akan menunda pembelian lebh banyak lagi obligasi hingga awal 2013. Namun rilis mengecewakan data industrial output dan manufacturing output pada hari Selasa telah  memperjelas kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi Inggris akan goyah pada kuartal terakhir tahun ini dan hal ini akan membebani sterling dalam beberapa bulan mendatang.  Sementara reaksi pasar terhadap rilis data industri dan manufaktur Inggris terlihat sepi, kerena perdagangan relatif tenang menjelang pemilu AS dan pertemuan BoE, dimana jika  data ekonomi Inggris kembali dirilis  suram maka akan berpotensi mendorong BoE untuk  bergerak lebih  cepat  untuk  merangsang ekonomi dan ini  bisa melemahkan sterling. 


JAPAN
Benchmark obligasi pemerintah Jepang sedikit naik Selasa lalu karena investor berhati‐hati kedepannya pemilu presiden yang ketat dan minggu ini voting  parlemen Yunani ke depannya pada langkah austerity.  

Dengan obligasi bertenor 10‐tahun yield‐nya <JP10YTN=JBTC> turun 0.5 basis poin menjadi 0.760 persen, mendekati level terendah bulan lalu 0.755 persen. 


Tenor  sepuluh  tahun JGB futures <2JGBv1> naik 12 ticks ke level 144.30 level  tertinggi mingguan dan  diatas  moving  average  lima harinya level 144.19.  Perdagangan relatif  tipis,  dengan  20.817  contracts,  dibawah  rata‐rata minggu  lalu  27.336  contracts  tetapi  mendekati  dua  kali  lipat  pada  level  terendah  empat bulannya 11,992.  

Akito Fukunaga, chief rates strategist pada Royal Bank of Scotland di Tokyo, mengatakan pasar bereaksi kemungkinan teredam jika incumbent Presiden AS  Barack Obama memenangkan pemilu.  


AUSTRALIA
Australian dollar rally ke level tertinggi lima minggunya terhadap dollar AS dan level puncak dua minggunya terhadap euro Selasa lalu setelah Reserve Bank  of Australia (RBA) mempertahankan tingkat suku bunga, meskipun masih membuka pintu untuk besaran stimulus jika dibutuhkan.   

Aussie <AUD=D4> naik lebih dari setengah sen ke level tertingginya $1.0436, yang naik 0.6 persen dalam harian. Martin Whetton, seorang strategist pada  Nomura, mengekspektasi untuk naik ke kisaran $1.0500‐$1.0600.   

Grup bisnis berlanjut untuk mengharapkan bank sentral akan memangkas tingkat suku bunga sebelum Hari Natal untuk mendorong confidence, setelah  membalikkan ekspektasi dan membiarkan kebijakan moneter unchanged pada meeting bulanan.  

Tingkat pengangguran di ekspektasi untuk naik karena booming pertambangan mulai untuk melambat dan sektor manufaktur dan ritel masih melemah. 


SWISS
Franc  Swiss  melemah  bersamaan  dengan  euro  terhadap  dolar  dan  berpotensi  kembali  menguji  level  terendah  hari  sebelumnya  yang  mendekati  level  terendah 2 bulan, dengan perhatian tertuju pada nasib Yunani yang saat ini memberi tekanan pada mata uang tunggal euro. 

Euro terkoreksi mendekati level terendah 2 bulan terhadap dolar, menjelang pemungutan suara parlemen Yunani pada hari Rabu ini untuk langkah‐langkah  penghematan (austerity) lanjutan yang diperlukan Athena untuk mengamankan bantuan internasional. 

Franc  turun  0.1%  terhadap  dolar  di  sekitar  0.9432  franc,  dibandingkan  penutupan  New  York  hari  Senin.  Franc  terlihat  flat  terhadap  euro  dan  diperdagangkan di sekitar 1.2070 franc. 

Sementara itu, data hari Selasa menunjukkan indeks kepercayaan konsumen stabil di level ‐17 di kuartal keempat dari kuartal ketiga sebelumnya. 

Konsumsi  swasta  merupakan  pilar  utama  dari  perekonomian  Swiss,  dan  jika  tetap  kuat akan  membantu  mengatasi  tekanan  pada  ekonomi  Swiss  akibat  perlambatan ekonomi zona euro, sebagai mitra dagang terbesarnya. 

Ekonomi Swiss melemah tipis di kuartal kedua, dan pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi akan mencapai 1% tahun ini. 

Tuesday, November 6, 2012

Headline News 06.11.12


US & GLOBAL
Bursa  Wall  Street  dan  dolar  menguat  pada  perdagangan  hari  Senin  setelah  investor  memilih  “bermain  aman”    sebelum  pelaksanaan  pemilu presiden AS dan juga menantikan nasib Yunani yang harus menghadapi 2 suara kunci untuk mengamankan paket bailout lebih  lanjut. Sejumlah investor melihat pemilu AS sebagai sebuah rintangan yang harus dilewati dan pasar dapat mengalihkan perhatiannya ke  masalah “anggaran fiskal”. AS menghadapi kemungkinan pemangkasan belanja dan kenaikan pajak secara otomatis senilai $600 milyar,  dan berpotensi membuat Kongres tidak mencapai kesepakatan untuk mengurangi dampaknya. 

Jajak  pendapat  menunjukkan  perlombaan  antara  Presiden  Barack  Obama  dan  penantangnya  dari  Partai  Republik  Mitt  Romney  tetap  ketat pada hari terakhir kampanye, dan ketidakpastian hasilnya telah membuat pasar keuangan gelisah. Ada kemungkinan bahwa pemilu  akan  berlansung  alot  dan  sebuah  hasil  yang  tertunda  bisa  mengacaukan  pasar  seperti  yang  terjadi  dalam  pemilu  tahun  2000  yang  berlarut‐larut.  

Sementara itu delegasi pada sidang G20 pekan ini di Mexico City telah menekan AS untuk bertindak secara tegas terhadap masalah pajak  dan anggaran belanja. 

Permintaan terhadap aset aman telah mendorong naiknya dolar sekitar 0.2% ke level tertinggi 2 bulan terhadap sejumlah rival utamanya  dan yield obligasi pemerintah Jerman turun di bawah 0 untuk pertama kalinya dalam 2 bulan terakhir. 

Maraknya permintaan untuk aset aman juga telah mendorong harga Treasury AS tenor 10 tahun naik 10/32 dengan yield 1.688%, turun 3  basis poin dari posisi Jumat. 

Pandangan umum di Wall Street mengatakan jika Obama memenangkan pemilu, maka pertumbuhan ekonomi AS dan suku bunga akan  tetap rendah, yang mana akan mendorong naiknya harga obligasi dan menekan saham. Disisi lain, jika Romney terpilih menjadi Presiden  AS ke‐45, maka Wall Street memprediksi kebijakannya akan mendorong profit korporasi dan mengangkat pasar saham ke level tertinggi  yang baru. 

Indeks saham AS bergerak relatif stabil. Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 19.28 poin atau 0.15% di 13,112.44.  Standard  & Poor's 500 Index <.SPX> ditutup naik 3.06 poin atau 0.22% di 1,417.26. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> ditutup naik 17.53  poin atau 0.59% di 2,999.66.  

Indeks  FTSEurofirst  300  <.FTEU3>  jatuh  0.59%  untuk  ditutup  di  1,108.58.  Sedangkan  indeks  saham  global  MSCI  <.MIWD00000PUS>  tersungkur 0.25% dan indeks Nikkei Tokyo <.N225> turun 0.48% setelah terjadi tekanan jual pada  Wall Street di hari Jumat.  

Di pasar komoditi, Brent crude oil <LCOZ2> menguat, menghapus kerugian sebelumnya. December Brent futures naik $2.05 atau 1.94%  di  $107.73  per  barel,  sedangkan  untuk  U.S.  December  crude  oil  futures  <CLc1>  berakhir  naik  79  di  $84.34  per  barel  dan  kemudian  melanjutkan  penguatannya  usai  tutup  pasar  –  melonjak  lebih  dari  $1  ke  $85.88  dalam  post‐settlement  trading.  Badai  Sandy  telah  mengganggu pasokan bensin dan telah mematikan pembangkit listrik di wilayah pesisir timur AS. 

Seiring dengan langkah hati‐hati pelaku pasar, telah mendorong naiknya harga emas sekitar 0.4% ke $1,683.51 per ounce setelah terjadi  penurunan 2% di hari Jumat lalu. 

Sementara pasar memantau hasil perlombaan ketat untuk Gedung Putih, investor juga mengantisipasi adanya transisi kepemimpinan di  Cina  dan  pemungutan  suara  di  Yunani  untuk  mengamankan  dana  penyelamatan.  Diharapkan  bahwa  koalisi  Perdana  Menteri  Yunani  Antonis  Samaras  akan  mengumpulkan  dukungan  yang  cukup  pada  hari  Rabu  untuk  memenangkan  pemungutan  suara  mengenai  reformasi  struktural  dan  dilanjtkan  pada  hari  Minggu  untuk  masalah  penghematan  anggaran  untuk  2013.  Reformasi  fiskal  ini  dinilai  sangat  penting  bagi  Yunani  sebagai  syarat  untuk  bisa  menerima  lebih  banyak  bantuan  keuangan  dari  kreditur  dari  Dana  Moneter  Internasional dan bailout Uni Eropa yang telah ditahan sejak musim panas. 

Pada hari Kamis, Partai Komunis China akan mulai kongres ke‐18 dalam sejarah dengan puncaknya seminggu kemudian dalam pemilihan  Xi Jinping untuk menggantikan Presiden Hu Jintao.    

GOLD & COMMODITIES
Harga emas menguat Senin lalu setelah mencatatkan penurunan terbesar hariannya yang turun ke level terendah pertengahan bulan Juni  pada hari sebelumnya, tetapi potensi kenaikan pada dollar AS dari melemahnya ekspektasi pada stimulus moneter the Fed AS yang dapat  menekan logam mulia. 

Juga karena investor mengambil posisi disela‐sela kedepannya pemilu presiden AS Selasa ini.  

Kenaikan pada logam mulia terbatas oleh pelemahan pada pasar saham dan naiknya dollar, sebagaimana dengan naiknya low‐risk assets  yang dimulai sepekan yang mana AS akan voting untuk pemilu presiden.   

Pemilu  AS akan  sangat  dipantau  oleh  pasar  keuangan,  dengan  incumbent  Barack  Obama  terlihat lebih  mendukung pada berlanjutnya  langkah stimulus, sementara itu penantang dari partai Republik Mitt Romney diekspektasi tidak mendukung easing tambahan.  


OIL & COMMODITIES
Stok minyak mentah AS diprediksi naik sementara stok produk minyak turun pekan lalu setelah gangguap pada pemipaan, impor dan  penyulingan yang disebabkan oleh Badai Sandy, demikian hasil jajak pendapat awal Reuters hari Senin kemarin. 

Stok  minyak  mentah  diprediksi  naik  0.9  juta  barel  untuk  pekan  per  2  November.  Di  pekan  per  26  Oktober  sebelumnya,  stok  minyak  mentah domestik turun 2 juta barel menjadi 373.1 juta barel, demikian data dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan.  Stok  bensin  diprediksi  turun  1.6  juta  barel  setelah  di  pekan  sebelumnya  mencatat  naik  900.000  barel.  Sedangkan  untuk  stok  minyak  suling diprediksi turun 1.6 juta barel setelah dipekan sebelumnya turun sekitar 100.000 barel menjadi 117.9 juta barel. 

Brent  crude  oil  <LCOZ2>  menguat,  menghapus  kerugian  sebelumnya.  December  Brent  futures  naik  $2.05  atau  1.94%  di  $107.73  per  barel,  sedangkan  untuk  U.S.  December  crude  oil  futures  <CLc1>  berakhir  naik  79  di  $84.34  per  barel  dan  kemudian  melanjutkan  penguatannya  usai  tutup  pasar  –  melonjak  lebih  dari  $1  ke  $85.88  dalam  post‐settlement  trading.  Badai  Sandy  telah  mengganggu  pasokan bensin dan telah mematikan pembangkit listrik di wilayah pesisir timur AS. 


EURO ZONE
Pemerintah Yunani akan menghadirkan paket austerity terbaru kepada parlemen pada hari Senin, menghadapi pemogokan mingguan dan protes berkenaan dengan  proposal yang harus memenangkan persetujuan deputi jika negara ingin mengamankan lebih banyak bantuan dan mencegah kebangkrutan.  

Parlemen mengekspektasi untuk voting pada Perdana Menteri Antonis Samaras untuk paket sebesar 13.5 milyar euro ($17 milyar) dalam pemangkasan biaya dan  menaikkan pajak pada hari Rabu bersama dengan langkah‐langkah yang membuatnya lebih mudah bagi perusahaan untuk mengangkat dan memberhentikan pekerja.  

Tingkat pengangguran Spanyol naik 2.7 persen pada bulan Oktober dari awal bulan, atau hingga 128.242 orang keluar dari pekerjaan dari 4.8 juta orang yang bekerja,  data dari Labour Ministry menampilkannya. Ini merupakan rangkaian tiga bulannya gambaran pengangguran yang naik setelah jeda selama musim panas pariwisata.  

Perekonomian Italia, negara dengan ekonomi terbesar ketiga, akan berkontraksi hingga 0.5 persen tahun 2013, lebih dari predikso pemerintah, kantor statistik negara  ISTAT mengungkapkannya. 


U.K.
Sterling terkoreksi dari  level tertinggi 1 bulan terhadap  euro dan tersungkur terhadap  dolar  setelah dirilisnya  data  PMI sektor  jasa Inggris  yang lebih rendah dari  perkiraan yang mengisyaratkan masih melambatnya perekonmian negara tersebut. 

Data  menunjukkan  sektor  jasa  Inggris  di  periode  Oktober  mengalami  ekspansi  terlemahnya  selama  hampir  2  tahun,  setelah  tercatat  di  level  50.6  dibandingkan  ekspektasi pasar di angka 52. 

Sedangkan  kondisi  yang  kontras  diperlihatkan  oleh  data  yang  menunjukkan  memburuknya  aktifitas  sektor  manufaktur  dan  jasa  zona  euro,  sebuah  faktor  yang  memberikan dukungan positif bagi pound terhadap euro. 

Sebelumnya euro telah terkoreksi secara luas setelah muncul keraguan baru tentang apakah Yunani bisa melakukan reformasi tenaga kerja sebagai hal yang penting  untuk dilakukan sebagai syarat untuk menerima lebih banyak bantuan keuangan. 

Euro bergerak flat kemarin di sekitar 0.8005 pound, setelah rebound dari 0.7986 pound, level terendah sejak 2 Oktober. Sedangkan terhadap dolar, sterling tercatat  melemah 0.4% ke sekitar $1.5962. 

Rilis buruk data sektor jasa Inggris berpotensi memperkuat ekspektasi akan berlanjutnya program quantitative easing (QE) oleh bank sentral Inggris (BoE). Sedangkan  data sektor industri Inggris akan dirilis hari ini, dimana jika data juga dirilis buruk, maka akan semakin memperkuat indikasi dilakukannya QE. BoE akan mengumumkan  keputusannya pada hari Kamis dan sebagian besar analis pasar memprediksi BoE akan mempertahankan program pembelian aset hingga awal 2013. Mereka juga  memprediksi BoE akan mempertahankan suku bunganya.  


JAPAN
Benchmark obligasi pemerintah Jepang naik Senin lalu dari kedepannya persaingan yang ketat pada pemilu presiden AS hari Selasa dan voting  pada parlemen Yunani berkenaan dengan paket austerity terkini berikutnya pada minggu ini.  

Obligasi bertenor 10‐tahun dengan yield <JP10YTN=JBTC> turun 0.5 basis poin menjadi 0.770 persen.  

"If (Barack) Obama wins (the U.S. election), then the risk market would be modestly sold off. U.S. Treasury yields, and accordingly JGB yields, may  face bullish pressure," kata Yuya Yamashita, rates strategist pada J.P. Morgan.  

"If  (Republican  candidate  Mitt)  Romney  wins,  the  risk  market  would  show  a  good  performance.  Our  U.S.  strategist  expects  under  the  Romney  victory scenario, 10‐year U.S. Treasuries would rise to 2 percent. Then JGBs would come under bearish pressure."  

Hari ini data penting Jepang hariannya adalah coincident dan leading indicator untuk bulan September. 


AUSTRALIA
Lembaga penilai swasta pada inflasi Australia yang naik hanya sedikit pada bulan Oktober sementara itu langkah dari core inflation bertahan turun, ditambah lagi pada  pemangkasan tingkat suku bunga pada minggu ini dihari Selasa.  

Penilaian TD  Securities‐Melbourne  Institute's  pada  consumer  prices  naik 0.1  persen  pada bulan  Oktober,  dari  bulan  September  ketika  terjadi  kenaikan  hingga  0.2  persen. Perkembangan inflasi tahunan telah bertahan pada 2.4 persen.  

Pembelanjaan ritel Australia naik pada bulan September, tetapi naiknya dollar dan merosotnya pasar tenaga kerja dapat membawa perubahan penting pada periode  Hari Natal.  

Investasi bisnis telah mencapai level tertingginya dalam sembilan tahun, dengan pemangkasan tingkat suku membantu mendorong confidence.  

Survei terakhir Dun and Bradstreet National Business Expectations menunjukkan bahwa indeks proyeksi investasi modal bisnis untuk kuartalan bulan Maret adalah 20,  lima poin lebih tinggi daripada kuartalan bulan Desember.  

Harga Australian bond naik karena pasar menunggu keputusan penting dari Reserve Bank of Australia (RBA), dan hasil dari pemilu AS.  


SWISS
Pasar perumahan Swiss menunjukkan  overheating,  menaikkan  peluang untuk bank sentral memaksa perbankan menyediakan dana  cadangan, demikian  survey menunjukkan.  UBS real estate bubble index telah memasuki zona resiko untuk pertama kalinya sejak terpuruknya pasar perumahan Swiss 2 dekade  lalu. Indeks naik 0.2 poin menjadi 1.02 poin di kuartal ketiga, demikian UBS melaporkan. 

Franc Swiss melanjutkan koreksinya atas euro seiring meningkatnya harapan ekonomi dan pasar tenaga kerja AS akan membaik. Dolar menembus level  tertinggi 2 bulan terhadap sejumlah rival utamanya pada hari Senin setelah data payrolls pekan lalu menunjukkan terjadi penambahan pekerjaan di bulan  Oktober menjadi 171.000, melampaui ekspektasi. 

Dolar menguat 0.4% ke sekitar 0.9432 franc dibandingkan penutupan New York hari Jumat. Sedangkan terhadap euro, franc bergerak flat di sekitar 1.2070  franc.

Monday, November 5, 2012

Headline News 05.11.12


US & GLOBAL
Bursa saham global dan minyak kembali terkoreksi pada perdagangan hari Jumat meskipun data ketenagakerjaan AS untuk  bulan Oktober dirilis optimis dan melampaui perkiraan, menyusul investor menantikan hasil pemilu presiden AS hari Selasa  besok untuk melihat prospek pertumbuhan ekonomi global. 

Dolar melonjak ke level tertinggi lebih dari 6 bulan terhadap yen dan level tertinggi 3 pekan terhadap euro setelah terjadi  peningkatan perekrutan tenaga kerja sementara tingkat pengangguran hanya naik tipis disebabkan lonjakan pekerja yang  kembali ke dalam angkatan kerja, sebuah sinyal positif untuk prospek pemulihan ekonomi. 

Permintaan  untuk  produk  pabrikan  AS  juga  meningkat  di  bulan  September  dalam  level  terpesatnya  selama  lebih  dari 
setahun  terakhir,  meskipun  barometer  untuk  rencana  investasi  bisnis  kehilangan  momentumnya  ditengah  memulihnya 
ekonomi walaupun mengalami revisi naik. 

Corporate earnings have been decelerating for months and are expected to be flat in 2013 when compared to this year's 
fourth quarter. Europe is clearly going into a deep recession, Japan is anemic, China is not going to be the growth engine 
next year, so you look around for engines of growth and it's pretty difficult to find on a global basis, demikian dikatakan Ben 
Halliburton, chief investment officer pada Tradition Capital Management di Summit, New Jersey.  

Laporan ketenagakerjaan AS ini adalah laporan utama terakhir yang dirilis sebelum pelaksanaan pemilu presiden AS pada 
hari Selasa besok yang memberikan peluang positf bagi Obama dalam melawan Mitt Romney dari Partai Republik. 

Tekanan jual pada ekuitas di akhir sesi telah memicu koreksi pada bursa saham lebih dari 1%. Dow Jones industrial average 
<.DJI> ditutup melemah 139.46 poin atau 1.05% di 13,093.16. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> jatuh 13.39 
poin  atau  0.94%  di  1,414.20.  Sementara  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  melemah  37.93  poin  atau  1.26%  di  2,982.13. 
Dalam sepekan, indeks Dow melemah 0.1% dan indeks Nasdaq berakhir melemah 0.2%, namun indeks S&P 500 berhasil 
naik 0.2%.  

Meskipun data ketenagakerjaan dirilis  naik melampaui perkiraan,  namun kondisi ekonomi masih relatif suram, sehingga 
membantu  obligasi  untuk  memangkas  kerugiannya  setelah  berhasil  mengalami  rebound.  Treasury  AS  tenor  10  tahun 
menguat 3/32 dengan yield di 1.719%. 

Di  bursa  Eropa,  indeks  FTSEurofirst  300  <.FTEU3>  ditutup  naik  0.5%  di  1,115.19.  Sedangkan  indeks  ekuitas  global  MSCI 
<.MIWD00000PUS> merosot  0.43% ke 330.40. 

Harga minyak turun setelah buruknya data ekonomi Eropa telah menambah gambaran suram untuk prospek permintaan 
minyak.  Manufaktur  Eropa  terkoreksi  untuk  ke‐15  kalinya  di  bulan  Oktober  seiring  turunnya  output  dan  order  baru. 
Pertumbuhan  yang  lemah,  harga  tinggi  dan  efisiensi  bahan  bakar  kendaraan  yang  lebih  baik  telah  menekan  konsumsi 
bahan bakar di sebagian besar Eropa Barat selama musim panas. Brent crude for December <LCOc1> berakhir melemah 
$2.49 ke $105.68 per barel, sementara U.S. crude for December delivery <CLc1> turun $2.23 ke $84.86.  

Rilis optimis data ketenagakerjaan AS telah memicu penguatan dolar, sementara euro terkoreksi ditengah gambaran suram 
ekonominya. Indeks dolar naik 0.66% di 80.577, dan euro turun 0.87% di $1.2829. 

Harga emas melemah 2%, terkoreksi di bawah $1,690 per ounce untuk pertama kalinya selama sekitar 2 bulan terakhir, 
setelah  laporan  data  non‐farm  payrolls  telah  mengurangi  ekspektasi  meluasnya  stimulus  ekonomi  oleh  The  Fed.  Logam 
mulia menembus level terendah 2 bulan pada perdagangan Jumat dan terkoreksi hampir 2% dalam sepekan dan mencatat 
koreksi  mingguan  keempatnya  secara  berturut‐turut.  Harga  emas  spot  turun  2%  ke  $1,680.04,  setelah  mencatat  level 
terendah 8 pekan di $1,679.04.   


GOLD & COMMODITIES
Emas melemah 2 persen dalam volume perdagangan yang besar Jumat lalu, mencapai level dibawah $1,690 per ons untuk 
pertama kalinya dalam dua bulan karena didorong laporan nonfarm payrolls AS yang menurunkan ekspektasi pada stimulus 
ekonomi yang diberikan oleh bank sentral global.  

Emas  tertekan  ke  level  terendah  dua  bulannya  Jumat  lalu  dan  turun  hampir  2  persen  minggu  ini  dalam  rangkaian 
penurunan  empat  minggunya.  Logam  mulia  saat  ini  telah  menghapus  kenaikannya  setelah  the  Fed  AS  mengumumkan 
pembelian kembali obligasi terakhirnya untuk mendorong pasar tenga kerja pada bulan September.   

"Better‐than‐expected numbers reduced the risk demand for gold, and a drop below $1,700 an ounce triggered sell‐stops 
and momentum selling," ungkap James Steel, metals analyst pada HSBC.  

"There are also long liquidation ahead of elections triggered by the job number," kata Steel.  


OIL & COMMODITIES
Minyak mentah berjangka dan bensin turun lebih dari 2 persen pada hari Jumat setelah Washington mengeluarkan surat 
pernyataan yang memungkinkan tanker asing untuk membawa bahan bakar untuk Pantai Timur dari pelabuhan AS, sebuah 
upaya pemerintah untuk mengatasi gangguan pasokan yang disebabkan oleh Badai Sandy. 

Buruknya  data  ekonomi  Eropa  juga  telah  menambah  gambaran  suram  untuk  prospek  permintaan  minyak.  Manufaktur 
Eropa terkoreksi untuk ke‐15 kalinya di bulan Oktober seiring turunnya output dan order baru. Pertumbuhan yang lemah, 
harga tinggi dan efisiensi bahan bakar kendaraan yang lebih baik telah menekan konsumsi bahan bakar di sebagian besar 
Eropa Barat selama musim panas.  

Brent  crude  for  December  <LCOc1>  berakhir  melemah  $2.49  ke  $105.68  per  barel,  sementara  U.S.  crude  for  December 
delivery <CLc1> turun $2.23 ke $84.86.  


EURO ZONE
Likuiditas penyangga Spanyol naik tajam pada bulan September, gambaran Bank of Spain menunjukkannya Kamis lalu, menurunkan tekanan pada negara dengan 
ekonomi terbesar keempat zona euro tersebut karena Perdana Menteri Mariano Rajoy merenungkan apakah akan meminta dana bail‐out. 

AS  dan  Jepang  harus  berbagi  tangung  jawab  dengan  Eropa  untuk  menjamin  stabilitas  ekonomi  global,  Menterki  Keuangan  Jerman  
Wolfgang  Schaeuble 
mengatakannya, menandai bahwa G20 meeting pekan ini tidak harus hanya memfokuskan pada krisis utang zona euro. 

International  Monetary  Fund  bertemu  dengan  pemerintah  Portugal  kedepannya  dalam  jadwal  untuk  mengidentifikasi  wilayah‐wilayah  yang  dapat  direncanakan 
sebagai tambahan pemangkasan pembelanjaan, kantor berita negara Lusa mengatakannya, mencatatkan sumber dari pemerintah.  

Menteri keuangan Portugal mengatakan Jumat lalu telah meminta technical support dari IMF, dan juga mengundang Komisi Eropa dan World Bank untuk mengambil 
bagian dalam misi teknikal, tetapi tidak akan mengkonfirmasi atau menolak jika meeting tersebut telah berlangsung.   


U.K.
Sektor konstruksi Inggris berhasil mencatat ekspansi di bulan Oktober, namun pekerjaan baru melemah dan perusahaan masih berhati‐hati dalam mengantisipasi kondisi bisnis 
kedepannya, demikian sebuah survey menunjukkan. Markit/CIPS Construction Purchasing Managers' Index (PMI) naik ke 50.9 dari 49.5 di bulan September sebelumnya. Namun 
komponen untuk new orders turun dalam 5 bulan berturut‐turut ‐‐‐ periode penurunan terlamanya sejak resesi 2008‐2009 ‐‐‐ dan perusahaan mengurangi jumlah pegawai di 
laju tercepat sejak Agustus 2011. 

Sebuah lembaga survey mengatakan ekonomi Inggris akan kembali tumbuh di tahun 2013 setelah relatif tidak mengalami pertumbuhan dalam tahun ini, dengan perkembangan 
di zona euro memberikan porsi resiko terbesar. National Institute for Economic and Social Research (NIESR) memproyeksikan PDB akan turun tahun ini sebesar 0.1%, naik dari 
proyeksi Agustus yang memprediksi kontraksi 0.5%, setelah mencatat ekspansi kuat yang mengejutkan di kuartal ketiga. Namun demikian, NIESR merevisi turun untuk proyeksi 
PDB tahun 2013 menjadi 1.1% dari 1.3%, karena suramnya prospek ekonomi global. 

Sterling menembus level tertinggi 1 bulan terhadap euro, dipicu rilis yang lebih baik dari perkiraan untuk kegiatan konstruksi di Inggris yang telah menambah harapan terhadap 
prospek pertumbuhan ekonomi. Namun sterling melemah terhadap dolar setelah data ketenagakerjaan AS yang dirilis lebih baik dari perkiraan, turut meningkatkan optimisme 
terhadap prospek pemulihan ekonomi di negara tersebut. 

Euro terkoreksi ke 0.7992 pound, level terendahnya sejak 3 Oktober, sebelum akhirnya memangkas kerugiannya dan terakhir tercatat melemah 0.2% di sekitar 0.8006 pound. 
Sterling  terkoreksi  0.5%  terhadap  dolar  di  $1.6039  setelah  data  non‐farm  payrolls  menunjukkan  terjadi  pertambahan  pekerjaan  sebanyak  171.000  di  bulan  Oktober  lalu, 
melampaui ekspektasi 125.000. 

Adapun  fokus  pasar  selanjutnya  tertuju  pada  data  PMI  sektor  jasa  Inggris  pada  hari  Senin,  dilanjutkan  sidang  reguler  BoE  pada  hari  Kamis,  ketika  dewan  kebijakan  akan 
memutuskan apakah mereka akan mengekspansi program pembelian aset yang sebesar 375 milyar pound. 



JAPAN
Beberapa  anggota  dewan  Bank  of  Japan  memperingatkan  bahwa  resesi  pada  negara  dengan  ekonomi  terbesar  ketiga  didunia  tersebut  tidak  dapat 
dihindari  untuk  memberikan  kelemahan  baru‐baru  ini pada  industrial  production,  minutes  dari  BOJ's  Oct.  4‐5  policy  meeting  menunjukkannya –  suatu 
tanda stimulus yang lebih besar kemungkinan dibutuhkan.  

BOJ mempertahankan kebijakannya pada meeting. Lebih lanjut pada meeting minggu ini, bank sentral menaikkan program pembelian aset dan lending
alat  pelonggaran  kebijakan  moneter  utama,  sebesar  11  trilyun  yen  ($137  milyar),  hingga  91  trilyun  yen.  Juga  telah  mengungkapkan  rencana  untuk 
memasok bank‐bank dengan dana murah jangka panjang yang tidak terbatas dibawah skema terkini yang pada awalnya sekitar 15 trilyun yen.  


AUSTRALIA
Australian dan New Zealand dollar mencapai level tertinggi bulanannya terhadap yen Jumat lalu, dengan didorong ekuitas Asia dan membaiknya data perekonomian AS dan 
Cina, yang membawa kedua mata uang tersebut mencatatkan penguatan level tertinggi mingguannya.  

Kenaikan pada Aussie terjadi meskipun kesempatan yang riil Reserve Bank of Australia (RBA) akan memangkas tingkat suku bunga berikutnya, sebagai bagian karena sangat 
kuatnya mata uang tersebut.  

Bank sentral Australia sangat mungkin untuk kedepannya memangkas tingkat suku bunga berikutnya, menurut polling dari analis, kebanyakan berkenaan dengan pertumbuhan 
(ekonomi) global dan terutama pasar ekspor Cina.  

Lima belas dari 20 ekonom yang disurvei oleh Reuters mengekspektasi Reserve Bank of Australia (RBA) untuk memangkas tingkat suku bunga 25 basis poin menjadi 3.0 persen 
pada meeting tanggal 6 Nov., mencatatkan level terendahnya yang pernah dicapai selama kiris keuangan global.   

Harga Australian bond futures turun karena para trader mengarah pada aset‐aset beresiko ditengah opimisme mengenai perekonomian AS.  


SWISS
Franc Swiss jatuh terhadap dolar usai rilis optimis data ketenagakerjaan AS. Dolar melejit hingga mencatat intraday high di 0.9396 franc, level tertingginya 
sejak 11 Oktober, sebelum akhirnya bergerak di sekitar 0.9390 atau mencatat naik 0.8% dibandingkan penutupan New York hari Kamis sebelumnya. 

Tekanan  jual  franc  juga  dipicu  anjloknya  euro  karena  kekhawatiran  investor  terhadap  nasib  Yunani.  Sebuah  pengadilan  Yunani  mengatakan  langkah‐
langkah yang telah direncanakan untuk meningkatkan usia pensiun dan memangkas dana pensiun bisa melawan konstitusi dan hal ini akan menyulitkan 
Yunani untuk menerapkan program penghematan agar bisa memperoleh dana bailout

Kegiatan  perekrutan  tenaga  kerja  di  AS  meningkat  di  bulan  Oktober  dan  tingkat  pengangguran  naik  seiring  bertambahnya  penduduk  yang  mencari 
lowongan pekerjaan, sebuah kondisi yang memberikan harapan untuk kembali bangkitnya perekonomian AS. 

Jumlah pekerjaan yang tersedia bertambah 171.000 di bulan Oktober, melampaui estimasi pasar 125.000, setelah data periode September mengalami 
revisi  naik  menjadi  148.000  dari  114.000  laporan  awalnya.  Pemerintah  juga  melaporkan  terjadi  penambahan  pekerjaan  lebih  dari  84.000  di  periode 
Agustus  dan  September  dibanding  estimasi  awalnya.  Sementara  tingkat  pengangguran  naik  tipis  menjadi  7.9%  di  bulan  Oktober,  dimana  kenaikan  ini 
disebabkan lonjakan pekerja yang kembali ke dalam angkatan kerja.