title cover

title cover

Thursday, December 6, 2012

Headline News 06.12.12


US & GLOBAL
• Bursa saham AS naik di hari Rabu setelah Presiden Barack Obama mengatakan kesepakatan untuk menghindari terjadinya  jurang fiskal  kemungkinan akan segera tercapai  dalam sepekan  kedepan, sementara euro terkoreksi setelah hasil lelang  obligasi Spanyol yang mengecewakan. 

• Koreksi lebih dari 6% pada saham Apple telah memicu kinerja terburuk saham perusahaan tersebut selama lebih dari 4  tahun  dan  membatasi  penguatan  Wall  Street.  Sementara  Nasdaq  bernasib  lebih  buruk  daripada  indeks  lainnya  sebagai  hasilnya. 

• Investor  terus  memonitor  perkembangan  upaya  mencapai  kesepakatan  antara  Gedung  Putih  dan  Kongres  untuk  menghindari  jurang  fiskal.  Obama  mengatakan  kesepakatan  bisa  dicapai  dalam  seminggu  jika  tercapai  kompromi  Partai  Republik mengenai pajak. 

• Euro  anjlok  setelah  menembus  level  tertinggi  7  pekan  terhadap  dolar  di  awal  sesi,  terimbas  oleh  hasil  lelang  obligasi  pemerintah Spanyol yang mengecewakan dan rilis buruk data ekonomi zona euro. Euro terakhir tercatat turun di $1.3072. 

• Investor  juga  cenderung  menahan  diri  menjelang  sidang  bank  sentral  Eropa  (ECB)  hari  Kamis  ini,  dimana  mereka  akan  mencermati terhadap langkah kebijakan ECB berikutnya di tahun depan. 

• Pasar obligasi juga bereaksi negatif atas hasil lelang, dengan yield obligasi Spanyol naik ke 5.41% setelah permintaan untuk  penjualan berada di bawah ekspektasi. Para ahsli Eropa memprediksi Madrid akan meminta bailout yang akan membuka  peluang bagi ECB untuk membeli obligasinya. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 82.71 poin atau 0.64% di 13,034.49. Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  bertambah 2.23 poin atau 0.16% ke 1,409.28. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 22.99 poin atau 0.77% ke  2,973.70.   

• Apple  <AAPL.O>  memberi  beban  terberat  bagi  Nasdaq,  menyerah  6.4%  menjadi  $  538.79.  Kalangan  analis  mengutip  berbagai  faktor,  termasuk  meningkatnya  persaingan  di  pasar  tablet.  FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  naik  0.3%  dan, MSCI index of world stocks <.MIWD00000PUS> naik 0.2%.  

• Data ritel dan bisnis yang beragam menunjukkan para pembeli mengurangi belanjanya dengan margin terbesarnya selama  6 bulan di periode Oktober, sementara data PMI sektor jasa menunjukkan kontraksi. 

• Sedangkan data ekonomi AS semalam menunjukkan private payrolls processor ADP melaporkan sektor swasta menambah  118.000  pekerjaan  di  bulan  November,  lebih  sedikit  dibandingkan  perkiraan  yang  nampaknya  dipengaruhi  oleh  Badai  Sandy, meskipun aktifitas di sektor jasa melanjutkan ekspansinya. 

• Sementara laporan dari Inggris juga menjadi perhatian utama pasar pada Rabu kemarin, ketika menteri keuangan Inggris  George Osborne memperingatkan ekonomi kemungkinan akan melambat lebih rendah dari perkiraan. Ekonomi Inggris saat  ini diprediksi tumbuh 1.2% di tahun 2013, turun dari 2% prediksinya di bulan Maret. 

• Harga  minyak  turun  lagi  akibat  kekhawatiran  investor  akan  menurunnya  permintaan  global.  Harga  minyak  ditutup  melemah sekitar 1% dan mencatat penurunan dalam 3 hari berturut‐turut setelah data menunjukkan kenaikan stok minyak  di  pekan  lalu.  Harga  bensin  turun  lebih  tajam  dibandingkan  harga  minyak  mentah  akibat  melonjaknya  stok.  Sedangkan  harga emas juga terkoreksi pasca mencatat kenaikan, akibat technical buying.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas anjlok ke level terendah satu bulannya dibawah level $1,700 per ons Rabu lalu karena perkiraan pelemahan harga  oleh Goldman Sachs yang dipicu beberapa likuidasi fund, mengimbangi berita terbaru dari aksi beli oleh bank sentral.  

• Emas  anjlok  sekitar  0.2  persen  pada  tekanan  teknikal  dibawah  100‐hari  moving  average.  Akselerasi  penurunan  setelah  kemudian memecahkan level support level terendah Selasa lalu $1,690.64.  

• Emas tertekan setelah Goldman Sachs memangkas outlook emas tahun 2013 dan mengatakan siklus bull logam mulia saat  ini  kemungkinan  berbalik  tahun  depan  karena  naiknya  tingkat  suku  bunga  real  dan  membaiknya  pertumbuhan  yang  mengimbangi stimulus moneter dari the Fed AS. 

• "There is some heavy selling by fund investors and leveraged money, but physical gold demand should benefit in the long  run from the fiscal cliff after these short‐term fluctuations," kata Miguel Perez‐Santalla, vice president pada dealer physical  gold BullionVault.        


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  turun  lagi  akibat  kekhawatiran  investor  akan  menurunnya  permintaan  global.  Harga  minyak  ditutup  melemah  sekitar 1% dan mencatat penurunan dalam 3 hari berturut‐turut setelah data menunjukkan kenaikan stok minyak di pekan lalu.  Harga bensin turun lebih tajam dibandingkan harga minyak mentah akibat melonjaknya stok. Sementara rilis mengecewakan data  ekonomi Eropa dan AS juga turut menambah sentimen negatif mengenai prospek permintaan minyak. 

• Meningkatnya  produksi  oleh  pengilangan  AS  telah  memicu  naiknya  stok  bensin  dengan  margin  mingguan  terbesarnya  sejak  September 2001, demikian dilaporkan oleh Energy Information Administration (EIA), dengan stok naik 7.9 juta barel. Sementara  stok minyak mentah turun lebih dari perkiraan, dan stok distillate yang termasuk di dalamnya minyak disel dan minyak panas, naik  lebih dari 3 juta barel. 

• Brent  January  crude  <LCOc1>  lturun  $1.03  di  $108.81  per  barel,  terkoreksi  ke  $108.65.  Sedangkan  U.S.  January  crude  <CLc1>  ditutup melemah 62 sen di $87.88 per barel. 

• Harga  minyak  mendapat  dukungan  positif  dari  Wall  Street  yang  kembali  berada  di  zona  positif,  gejolak  di  Timur  Tengah  dan  pernyataan Obama bahwa kesepakatan akan tercapai dalam seminggu jika Partai Republik menyetujui soal pajak. Namun rilis data  ekonomi yang mengecewakan termasuk data ADP Employment AS yang dirilis di bawah perkiraan dan penurunan tajam pada data  penjualan ritel Eropa terus menyita perhatian investor untuk mencermati perkembangan ekonomi global. 

EURO ZONE
• Perekonomian zona euro mulai sedikit terasa merosot pada bulan November daripada perkiraan sebelumnya, meskipun terdapat beberapa tanda area akan  bangkit dari resesi dalam waktu dekat, survei bisnis menunjukkannya Rabu lalu. 

• Para  pembelanja  zona  euro  memangkas  pembelanjaanya  dengan  marjin  terbesarnya  dalam  enam  bulan  pada  bulan  Oktober,  pengiritan  pada  segala  sesuatunya dari pakaian hingga perlengkapan kesehatan dan menawarkan sedikit harapan pada konsumen yang membawa recovery dari resesi.  

• Volume  dari  perdagangan  ritel  dalam  17  negara  yang  menggunakan  euro  melorot  1.2  persen  pada  bulan  Oktober  dari  bulan  September,  penurunan  terbesarnya sejak April, kantor statistik Uni Eropa mengatakannya Rabu lalu. Ini merupakan yang terburuknya dari perkiraan penurunan 0.1 persen oleh  ekonom pada polling Reuters.  

• Lelang obligasi Spanyol lebih sedikit daripada yang diharapkan Rabu lalu, mendorong pasar untuk menyalurkan obligasi negara karena investor khawatir  berkenaan dengan waktu permintaan bantuan yang diekspektasi oleh pemerintah.  


U.K.
• Sterling rebound dari level terendah 1 bulan terhadap euro pada hari Rabu setelah statement anggaran yang suram dipandang sesuai dengan ekspektasi  pasar. Namun proyeksi dari menteri keuangan George Osborne bahwa Inggris akan gagal mengurangi utangnya dan mencapai target pertumbuhan telah  membuat sterling bergerak fluktuatif. 

• Prospek suram ekonomi Inggris kemungkinan membangkitkan kembali peluang untuk pelonggaran moneter lebih lanjut oleh BoE dan memperbesar resiko  untuk lembaga pemeringkat utang untuk memangkas peringkat utang Inggris, yang mana kedua hal tersebut akan memberi dampak negatif bagi sterling. 

• Euro  melemah  0.2%  terhadap  sterling  di  sekitar  0.8118  pound  setelah  mencatat  level  tertinggi  1  bulan  di  0.8145  pound.  Euro  berpeluang  tes  ke  level  puncak Oktober di 0.8165 pound. Sedangkan terhadap dolar, sterling bergerak melemah 0.1% di sekitar $1.6090. 

• BoE's  Monetary  Policy  Committee  pada  hari  Kamis  ini  diprediksi  akan  mempertahankan  suku  bunga  di  level  0.5%  dan  mempertahankan  pelonggaran  kuantitatif (QE) pada 375 milyar pound, namun terdapat peluang untuk BoE meningkatkan QE‐nya di tahun depan. 

• Review  oleh  lembaga  pemeringkat  Moody’s  untuk  peringkat  utang  Inggris  di  awal  tahun  2013  mendatang  juga  akan  menjadi  sorotan  pasar.  Inggris  diprediksi akan berhasil mempertahankan peringkat utangnya di level AAA. 


JAPAN
• Deputi  Gubernur  Bank  of  Japan  Kiyohiko  Nishimura  mengatakan  Rabu  lalu  bank  sentral  akan  memperdebatkan  apakah  monetary  easing  pada  September dan Oktober cukup untuk mendukung perekonomian, yang mana kemungkinan dibawah sasaran dari proyeksinya.  

• "When you look at which way the economy's momentum is headed compared with the BOJ's forecasts made in October, it is heading downwards  despite some positive signs such as a rise in industrial output," Nishimura mengatakan dalam konferensi berita di Niigata, barat laut Jepang.  

• Pemerintah  Jepang  berikutnya  harus  mengendalikan  target  harga  untuk  Bank  of  Japan  dan  bank  sentral  harus  menaikkan  pembelian  obligasi  pemerintah untuk mengakhiri deflasi, kata Heizo Takenaka, seorang ekonom yang dekat hubungannya dengan Liberal Democratic Party.  


AUSTRALIA
• Australian dollar bertahan untuk berada pada level tertingginya Rabu lalu, didorong oleh data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi pada fase  terlemahnya dalam satu tahun setengah dan telah mengabaikan pemangkasan tingkat suku bunga pada awal minggu ini.      

• Aussie  <AUD=D4>  naik  ke  level  $1.0484,  dari  level  $1.0454  pada  perdagangan  lokal  Selasa  lalu,  sangat  dekat  dengan  level  tertinggi  bulan  November $1.0491. Break diatasnya dapat melihatnya untuk tes level $1.0520, level puncak 21 Sept.   

• Pertumbuhan ekonomi Australia pada fase terlemahnya dalam satu setengah tahun karena pemerintah mengimbangi pemotongan pada ledakan  bisnis investasi, sementara itu rendahnya pendapatan ekspor dan booming pertambangan kemasa yang sulit kedepannya.  

• The  Australian  Bureau  of  Statistics  melaporkan  gross  domestic  product  (GDP)  naik  0.5  persen  dalam  kuartal  ketiganya,  dibandingkan  kuartal  sebelumnya ketika bertumbuh 0.6 persen. Ini bersamaan dengan perkiraan tetapi kenaikan terkecilnya sejak awal tahun 2011.  


SWISS
• Franc Swiss terkoreksi lebih lanjut terhadap euro  pada hari Rabu, diperdagangkan  pada level terendah 11‐minggu menyusul langkah  dua bank  terbesar  Swiss untuk membayar suku bunga negatif pada deposito franc yang dibuat oleh para pesaingnya sehingga melemahkan minat investor untuk mengoleksi  franc. 

• Sebagai bagian dari langkah‐langkah untuk melindungi franc dari investor yang mencari safe haven‐dari krisis utang zona euro, Swiss National Bank telah  mempertahankan target suku bunga Libor untuk tiga bulan di 0,00‐0,025 persen. Rendahnya suku bunga telah membuat sulit bagi bank untuk menutupi  biaya mereka dalam memegang deposito. 

• Pada hari Senin, Credit Suisse dan UBS mengumumkan mereka akan memungut biaya kredit negatif dan biaya deposito franc tinggi dalam upaya untuk  mendorong pelanggan untuk membatasi kepemilikan mereka atas mata uang franc. 

• Euro  sempat  melejit  ke  level  intraday  high  di  1.2169  franc,  namun  kemudian  terkoreksi  dan  terakhir  bergerak  melemah  0.2%  di  sekitar  1.2110  franc,  dibandingkan penutupan New York hari Rabu. Pelemahan euro tersebut terjadi setelah euro secara umum melemah terhadap dolar usai hasil lelang obligasi  Spanyol yang mengecewakan dan rilis pesimis sejumlah data ekonomi zona euro. Sedangkan terhadap dolar, franc bergerak relatif stabil di sekitar 0.9260‐ an. 

• Pasar  akan  mencermati  data  inflasi  Swiss  pada  hari  Kamis  ini  yang  diprediksi  stabil  untuk  periode  November  setelah  turun  0.2%  year‐on‐year  di  bulan  Oktober.

Wednesday, December 5, 2012

Headline News 05.12.12


US & GLOBAL
• Bursa  saham  AS  terkoreksi  pada  hari  Selasa  menyusul  investor  khawatir  terhadap  kemampuan  Washington  untuk  menghindari  krisis  anggaran  akhir  tahun,  namun  rencana  Yunani  untuk  membeli  kembali  obligasinya  telah  mendorong  penguatan euro mendekati level tertinggi 7 pekan. 

• Pasar  komoditas  tertekan  setelah  rilis  buruk  data  manufaktur  AS  dan  kekhawatiran  terhadap  pencapaian  kesepakatan  anggaran AS. 

• Pasar  khawatir  ekonomi  AS  akan  tergelincir  kedalam  resesi  jika  kenaikan  pajak  yang  tinggi  dan  pemangkasan  anggaran  pemerintah yang menyerap dana $600 milyar akan diberlakukan di awal tahun depan. Pihak Gedung Putih dan Kongres  belum mencapai kesepakatan untuk rencana pengurangan defsit jangka panjang. Optimisme untuk tercapainya kesepatan  tersebut  telah  terganjal  oleh  pernyataan  President  Barack  Obama  yang  menolak  usulan  Partai  Republik  untuk  menyelesaikan krisis sebagai "tidak seimbang" dan mengatakan kesepakatan apa pun harus mencakup kenaikan tarif pajak  penghasilan atas orang terkaya Amerika. Perdebatan a lot mengenai proposal kesepakatan telah memonopoli perhatian  pelaku pasar Wall Street, meskipun investor meyakini bahwa kesepakatan akan tercapai sebelum akhir tahun ini. 

• Dalam kondisi perdagangan yang tipis, Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir melemah 13.82 poin atau 0.11% di  12,951.78.  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX>  turun  2.41  poin  atau  0.17%  ke  1,407.05.  Sedangkan  Nasdaq  Composite  Index <.IXIC> turun 5.51 poin atau 0.18% ke 2,996.69. 

• Indeks ekuitas global MSCI melemah 0.02%. 

• Euro menembus level tertinggi 7 pekan di atas $1.31, terdorong oleh perkiraan lebih baik untuk rencana pembelian obligasi  Yunani.  Rencana  tersebut  adalah  bagian  penting  dari  kesepakatan  yang  tercapai  minggu  lalu  oleh  pemberi  pinjaman  internasional untuk memotong utang negara dan harus selesai sebelum IMF dapat menggelontorkan bantuan darurat. Euro  menguat 0.3% ke $1.3098, setelah mencatat intraday high di $1.3107, level terkuatnya sejak 18 Oktober. Sedangkan areal  resistance berikutnya berada di level tertinggi Oktober di sekitar $1.3140 dan level tertinggi September di sekitar $1.3170. 

• Harga  obligasi  pemerintah  AS  menguat  tipis,  namun  investor  secara  umum  bersikap  menunggu  ditengah  absennya  perkembangan dari hasil negosiasi anggaran AS. Treasury AS tenor 10 tahun naik 3/32 dengan yield 1.6066%. 

• Berkembangnya kkhawatiran mengenai kondisi ekonomi  global  telah memicu  pelemahan pada  harga  minyak dan  emas.  U.S. crude oil <CLc1> berakhir turun 59 sen di $88.50 per barel. Kekhawatiran terhadap lemahnya permintaan untuk bahan  bakar telah berkembang setelah data menunjukkan pada hari Senin bahwa sektor manufaktur AS mengalami kontraksi di  bulan November, kinerja terburuknya selama lebih dari 3 tahun. 

• Harga emas terkoreksi sekitar 1% ke level terendahnya selama hampir 1 bulan setelah harga menembus di bawah level  support kunci.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah lebih dari 1 persen Selasa lalu, dengan ekuitas merosot dan juga komoditas lainnya, karena likuidasi dari  heavy  fund  dan  penjualan  yang  berhubungan  dengan  options‐yang  membawa  harga  emas  dibawah  level  utama  dari  technical support.  

• Logam mulia mencapai level terendah yang mendekati bulanannya setelah memecahkan dibawah level 100‐hari moving  average  pada level $1,698 per ons,  level  emas yang  bertahan sejak  pertengahan  Agustus. Ketidakpastian ekonomi  yang  berhubungan dengan pembicatraan bujet AS dan mengenai heavy selling setelah option expirations minggu lalu yang juga  menekan emas, kata para trader.  

• "You  cannot  attribute  this  kind  of  volatility  to  any  sudden,  new  fundamentals.  There  are  obviously  some  large  fund‐,  algorithmic‐type players moving the market around," ungkap Bill O'Neill, mitra pada perusahaan commodities investment  LOGIC Advisors.   


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  terkoreksi  pada  hari  Selasa,  menyusul  kekhawatiran  terhadap  pencapaian  kesepakatan  anggaran  AS  dan  prospek  permintaan  bahan  bakar  telah  mengimbangi  sentimen  positif  akibat  ketidakstabilan  di  kawasan  Timur  Tengah.  Pasar masih dihantui oleh kekhawatiran apakah dewan kebijakan AS akan mencapai kesepakatan sebelum terjadinya apa  yang disebut dengan “tebing fiskal” di tahun depan. 

• Pasar  minyak  juga  telah  tertekan  oleh  masalah  krisis  utang  zona  euro  dalam  tahun  ini.  Bahkan,  meskipun  tercapai  kesepakatan antara Gedung Putih dan Kongres soal anggaran pemerintah, harga minyak masih berpotensi tertekan oleh  prospek lemahnya permintaan minyak di tahun depan dari sejumlah negara berkembang. 

• Protes  di  Mesir,  eskalasi  kekerasan  di  Suriah  dan  kebuntuan  Barat  dengan  Iran  atas  program  nuklirnya  yang  dipersengketakan  telah  memicu  kekhawatiran  tentang  pasokan  minyak  dari  wilayah  Timur  Tengah,  yang  memasok  sepertiga dari minyak mentah dunia. 

• Harga  minyak  berjangka  Brent  turun  $1.08  ke  $109.84  per  barel  sedangkan  harga  minyak  mentah  AS  turun  59  sen  ke  $88.50 per barel. 

• Data yang dirilis semalam dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak mentah AS turun 2.2 juta barel  pekan lalu, sementara stok bensin naik tajam 5.7 juta barel dan stok distillate (minyak suling) naik 1.1 juta barel. 

• Sedangkan  data  stok  minyak  AS  dari  U.S.  Energy  Information  Administration  (EIA)  akan  dirilis  nanti  malam,  yang  diperkirakan akan menunjukkan stok minyak suling (distillate) naik 800.000 barel di pekan per 30 November, sedangkan  stok bensin diprediksi naik 1.8 juta barel dan stok minyak mentah diprediksi turun 300.000 barel. 

EURO ZONE
• Factory prices zona euro hampir tidak naik pada bulan Oktober, menyuarakan langkah yang melambat pada inflasi konsumen, meskipun European  Central Bank mengekspektasi untuk menunggu sedikit lebih lama sebelum memotong tingkat suku bunga untuk membantu perekonomian yang  anjlok. 

• Jerman  dan  Perancis  terjadi  bentrok  publik  Selasa  lalu  berkenaan  dengan  rencana  untuk  menempatkan  European  Central  Bank  bertugas  mengawasi  bank‐bank,  memperdalam  sengketa  berkenaan  dengan  kekuasaan  ECB  yang  mengancam  untuk  menggelincirkan  salah  satu  negara  Eropa yang paling berani untuk reformasi.  

• Dengan berjalannya waktu untuk bertemu dalam kesepakatan menyelesaikan kerangka hukum untuk UNI Eropa‐pelebaran banking union hingga  akhir tahun, Wolfgang Schaeuble berbicara pada meeting dari para menteri keuangan dari Uni Eropa yang dia tidak dapat mendukung rencana  yang akan memberikan ECB suatu bentuk pengawasan.  

• Jumlah tingkat pengangguran Spanyol naik hingga 1.5 persen pada bulan November dari awal bulan, atau sebesar 74.296 orang, membuat 4.9 juta  orang keluar dari pekerjaan, data dari Labour Ministry Selasa lalu. 

• Bulan November ditandai dalam rangkaian kenaikan empat bulannya dari jumlah orang‐orang yang terdaftar karena menganggur di Spanyol. 


U.K.
• Sterling mencatat level tertinggi 1 bulan terhadap dolar menyusul laporan adanya aksi beli investor yang mengimbangi pengaruh negatif  akibat rilis survey aktifitas sektor konstruksi Inggris yang lebih buruk dari perkiraan. 

• Data construction PMI menunjukkan aktifitas menurun tipis di bulan November dan kepercayaan untuk 12 bulan kedepan turun ke level  terendahnya  selama  hampir  4  tahun.  Data  tersebut  menjadi  perhatian  pemerintah  Inggris  sebelum  dirilisnya  statement  anggaran  semesteran dari menteri keuangan George Osborne pada hari Rabu ini. Namun sterling tidak banyak terpengaruh oleh laporan tersebut  dan kemudian menembus level tertinggi 1 bulan di $1.6131, level tertingginya sejak 2 November, dipicu maraknya aksi beli oleh investor.  Sterling terakhir bergerak menguat 0.07% di sekitar $1.6100. 

• Sementara itu data PMI sektor jasa akan dirilis hari Rabu ini yang diprediksi akan mengalami ekspansi ke 51.1 di bulan November. Jika data  dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan lebih baik dari ekspektasi, maka akan berpotensi mendorong penguatan sterling lebih lanjut. 


JAPAN
• Perekonomian  Jepang  kemungkinan  merosot  ke  fase  terendahnya  dalam  kuartal  ketiga  daripada  perkiraan  pemerintah  pada  awalnya  karena penurunan pada pembelanjaan modal oleh perusahaan‐perusahaan kemungkinan kurang dari data awal, menurut polling Reuters.  

• Tetapi  keseluruhan  gambaran  negara  dengan  ekonomi  terbesar  ketiga  tersebut  masih  parah,  dengan  analis  mengatakan  bahwa  kemungkinan telah siap untuk anjlok kepada resesi karena pelemahan permintaan  global sebagai eksportir terkemuka.   

• Gross domestic produce (GDP) kemungkinan anjlok 0.8 persen pada kuartalan bulan Juli‐September dari periode sebelumnya, dengan akan 
diterjemahkan dalam kontraksi tahunan 3.3 persen, suatu perkiraan konsensus dari 24 ekonom menunjukkannya.  


AUSTRALIA
• Treasuri Wayne Swan telah mengakui pertumbuhan ekonomi yang moderat, membawa beberapa dorongan dari pemangkasan tingkat suku bunga  resmi oleh pemerintah sebagai tahap awal Natal untuk sektor rumah tangga.  

• Reserve Bank  of Australia (RBA) Selasa  lalu memangkas tingkat suku bunga 25 basis poin menjadi tiga persen pada meeting akhir tahun, yang  membawa 175 basis poin dari total penurunan pada suku bunga sejak November tahun lalu.  

• Bank‐bank utama berada dibawah tekanan untuk membawa beberapa hiburan Natal dalam bentuk mortgages yang lebih rendah setelah Reserve  Bank membuat tingkat suku bunga ke level terendahnya.  

• Reserve Bank of Australia (RBA) memangkas tingkat suku bunga 25 basis poin ke level tiga persen, level terendah sejak dalamnya krisis ekonomi  keuangan tahun 2008‐2009.  


SWISS
• Franc Swiss jatuh ke level terendah 11 pekan terhadap euro pada hari Selasa setelah pelaku pasar memprediksi bank‐bank lain akan bergabung  dengan  Credit  Suisse  Group  AG  (CS)  dan  membebankan  bunga  pada  pemegang  deposito  franc.  Untuk  pertama  kalinya  sejak  9  Oktober,  euro  kembali naik di atas 1.21 franc  dan mencatat intraday high di 1.2145 franc. 

• Credit  Suisse  mengatakan  pada  hari  Senin  kemarin  bahwa  oihaknya  akan  memberlakukan  suku  bunga  negatif  dalam  rangka  untuk  mengatasi  permintaan untuk franc. Pemberi pinjaman terbesar kedua di Swiss berdasarkan nilai pasar ini mengatakan akan menetapkan tarif negatif pada  rekening kas, namun tidak menjelaskan bagaimana suku bunga ini akan diterapkan ketika kebijakan ini mulai berlaku 10 Desember. Kebijakan ini  hanya  berlaku  untuk  deposito  antar  bank,  bukan  ke  rekening  yang  dimiliki  oleh  individu.  Laporan  tersebut  telah  memicu  melemahnya  franc,  sebuah langkah yang akan didukung oleh pemerintah Swiss yang berupaya menekan penguatan mata uangnya. 

• Pasar  melihat indikasi  untuk  bank‐bank  Swiss  besar  lainnya  bisa  mengikuti  jejak  Credit Suisse.  Namun,  UBS AG (UBS) menegaskan hanya  akan  mengenakan undefined excess balance fee ketika arus masuk modal berlebihan, seperti yang diumumkan sebelumnya pada bulan Agustus 2011. 

• Sedangkan terhadap dolar, franc melemah 0.1% di sekitar 0.9265 franc dibandingkan dengan penutupan New York hari Senin. 

Tuesday, December 4, 2012

Headline News 04.12.12


US & GLOBAL
• Bursa global dan harga minyak memangkas keuntungan yang telah dibuat di awal sesi dan kemudian diperdagangkan melemah pada hari  Senin setelah data manufaktur AS menembus level terendah selama 3 tahun di periode November, mengimbangi sentimen positif dari  rilis data manufaktur Cina. Ditengah indikasi upaya sektor manufaktur AS untuk bangkit dari keterpurukan, data semalam menunjukkan  indeks manufaktur dari Institute for Supply Management mencatat level terendahnya sejak Juli 2009, ketika ekonomi AS berupaya pulih  dari krisis keuangan. Namun pasar melihat buruknya data November kemungkinan banyak disebabkan oleh adanya Badai Sandy, yang  telah menyapu kawasan Pantai Timur AS di akhir Oktober, sejalan dengan ketidakpastian mengenai negosiasi anggaran di Washington. 

• Wall Sreet terkoreksi, menyusul melemahnya pasar Eropa dan juga harga minyak Brent, meskipun rilis optimis data manufaktur Cina dan  kontraksi yang tipis pada sektor manufaktur Eropa. 

• Tawar‐menawar politik di Washington mengenai “tebing fiskal” masih menjadi fokus utama investor. Jika kesepakatan tidak tercapai di  Kongres, maka pemangkasan anggaran dan kenaikan tajam pajak yang berpotensi menyerap dana hingga $600 milyar akan mulai berlaku  pada Januari 2013, yang berpotensi mendorong perekonomian AS kedalam zona resesi. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 59.98 poin atau 0.46% di 12,965.60. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> jatuh 6.72  poin atau 0.47% di 1,409.46. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 8.04 poin atau 0.27% di 3,002.20.  

• Bursa saham Eropa menyerahkan keuntungan yang didapat di awal sesi akibat maraknya sell‐off, merosot dari level tertinggi 17 bulan  usai rilis data manufaktur AS dan kekhawatiran mengenai krisis anggaran pemerintah AS. FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> untuk saham‐ saham utama Eropa naik 0.16% dan ditutup di 1,121.15, setelah sempat menguat ke 1,128.65.  

• Indeks ekuitas global MSCI turun 0.11% ke 332.26.  

• Euro berhasil melonjak ke level tertinggi terhadap dolar dalam 6 pekan seiring meredanya kekhawatiran seputar masalah krisis utang  Yunani dan Spanyol, sementara data manufaktur Cina memberi dukungan positif. Euro menguat 0.50% di  $1.3049, sementara indeks  dolar jatuh 0.30% ke 79.914. 

• Tembaga  mencatat  level  tertinggi  6  pekan  pasca  rilis  data  manufaktur  Cina,  sebagai  negara  konsumen  logam  utama  dunia.  Namun  kekhawatiran  terhadap  masih  suramnya  kondisi  ekonomi  global  telah  membatasi  penguatannya.  Harga  tembaga  pada  London  Metal  Exchange <CMCU3> menembus $8,045 per ton, level tertinggi  sejak  19 Oktober, sebelum akhirnya ditutup di $8,005, naik dari posisi  penutupan Jumat di $7,994. 

• Emas juga menguat dipicu melemahnya dolar dan rilis optimis data manufaktur Cina. Harga emas naik 0.1% di $1,716.71 per ons. 

• Harga  Treasury  AS  jatuh  dipicu  laporan  bahwa  Spanyol  akan  mencari  bantuan  untuk  mengatasi  sektor  perbankannya  yang  sedang  bermasalah,  sementara  data  manufaktir  Cina  juga  telah  mengurangi  permintaan  pada  obligasi  pemerintah.  Treasury  untuk  tenor  10  tahun turun 3/32 dengan yield 1.6233%. 

• Harga minyak naik di atas $112 per barel, dipicu rilis optimis data ekonomi Cina sebelum akhirnya terjadi retracement, dengan North Sea  Brent kembali ke zona negatif. Harga minyak berjangka Brent turun 31 sen di $110.92 per barel, namun harga minyak mentah AS naik 18  sen di $89.09 per barel.    


GOLD & COMMODITIES
• Harga emas naik pada Senin lalu dalam perdagangan yang sepi Senin lalu dari penurunan dollar dan data AS dan manufaktur Cina yang  beragam, sementara itu investor masih berhati—hati pada ketidakpastian berkenaan dengan hasil pembicaraan bujet AS. 

• Dollar melemah terhadap euro, memperluas penurunan setelah data menunjukkan manufaktur AS tidak seperti ekspektasi mengalami  kontraksi  pada  November.  Suatu  pelemahan  dollar  membuat  harga‐harga  aset‐aset  dalam  U.S.  unit  lebih  murah  terhadap  pemegang  mata uang utama lainnya. 

• "New contract month and new positions are helping gold. We have some bargain hunting on an improvement from China's PMI and after  last Wednesday's heavy selling," kata George Gero, vice president pada RBC Capital Markets.      


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  Brent  melemah  di  hari  Senin  setelah  data  aktifitas  manufaktur  AS  dirilis  melemah  ke  level  terendah  3  tahun,  mengimbangi sentimen positif dari rilis optimis data manufaktur Cina. 

• Manufaktur  di  AS,  sebagai  negara  importir  minyak  No.  1  di  dunia,  diluar  dugaan  mengalami  kontraksi  di  bulan  November  berdasrkan laporan dari Institute for Supply Management (ISM). 

• Data ISM muncul setelah rilis data manufaktur CIna, sebagai konsumen minyak terbesar No. 2 di dunia, yang mengalami ekspansi  di bulan November, dimana menambah optimisme tentang prospek pertumbuhannya di Cina setelah selama 7 kuartal berturut‐ turut ekspansinya melemah. 

• Data Cina, ditambah dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah ‐ di mana PBB menghentikan operasi bantuan Suriah,  menyusul kondisi yang tidak aman ‐ telah membantu meningkatkan harga minyak pada awal sesi. 

• Harga minyak berjangka Brent turun 31 sen di $110.92 per barel, sedangkan harga minyak mentah AS naik 18 sen di $89.09 per 
barel. 

EURO ZONE
• Kontraksi terjadi pada aktivitas manufaktur zona euro yang melemah ke level terendahnya dalam delapan bulan pada bulan November, meskipun  berarti recovery masih terlihat jauh, sebuah survei menunjukkannya Senin lalu. 

• Berkat  ekonomi  Jerman  yang  kuat  akan  mencapai  keseimbangan  pembiayaan  nasional  tahun  ini,  lebih  awal  daripada  rencananya,  seorang  jurubicara untuk Kementerian Keuangan mengatakan Senin lalu, mengkonfirmasi laporan dalam majalah berita Spiegel. 

• Anggota dewan gubernur European Central Bank Christian Noyer mengatakan bahwa dia melihat tidak ada alasan saat ini untuk mengkhawatirkan  bahwa kenaikan tajam pada pasokan/arus uang ke dalam pasar oleh bank sentral utama terhadap inflasi, memperingatkan bahwa pertumbuhan  ekonomi global masih suram dan rapuh.  

• Spanyol Senin lalu meminta secara formal pembayaran 39.5 milyar euro ($51.4 milyar) dari dana Eropa untuk merekapitalisasi sektor perbankan  yang sakit, Menteri Perekonomian mengatakannya.  


U.K.
• Sterling  menembus  level  tertinggi  1  bulan  terhadap  dolar  pada  perdagangan  hari  Senin  dipicu  maraknya  permintaan  dari  korporasi  dan  pemerintah,  meskipun kemungkinan adanya statement semesteranyang pesimis mengancam untuk tertekannya kembali sterling. 

• Sterling  mencatat  intraday  high  di  $1.6115,  level  tertingginya  sejak  2  November,  sebelum  akhirnya  bergerak  di  sekitar  $1.6090,  atau  naik  0.5%  dibandingkan penutupan New York hari Jumat. 

• Menteri  Keuangan Inggris George  Osborne akan memberikan  "autumn  statement" ke  parlemen pada  hari Rabu, setelah mengatakan  pada hari Minggu  bahwa Inggris akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menangani tumpukan utang dan bahwa pemulihan akan berjalan lamban. 

• Kalangan  ekonom  berspekulasi  bahwa  Independent  Office  for  Budget  Responsibility  akan  menurunkan  proyeksi  pertumbuhan  ekonomi  dan  juga  akan  memprediksi Inggris akan gagal mencapai target pengurangan defisitnya. Kondisi ini bisa membuat Inggris terancam kehilangan peringkat kredit triple A  yang telah menyokong penguatan sterling belakangan ini, ditengah kondisi ekonomi Eropa yang tengah dilanda krisis. 

• Bank of England's Monetary Policy Committee (MPC) akan memutuskan pada hari Kamis mengenai apakah akan meningkatkan skema pembelian aset bank,  yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif (QE), walaupun sebagian besar ekonom memprediksi BoE kemungkinan akan menundanya. 

• Sektor  manufaktur  Inggris  tercatat  masih  mengalami  kontraksi  di  bulan  November  meskipun  kondisinya  terlihat  membaik,  demikian  sebuah  survey  menunjukkan.  Markit/CIPS  Purchasing  Managers'  Index  untuk  sektor  manufaktur  melonjak  ke  49.1,  level  tertingginya  sejak  Agustus,  dari  revisi  turun  periode Oktober di 47.3. Data November melampaui ekspektasi di 48.0. 


JAPAN
• Perusahaan‐perusahaan  Jepang  menaikkan  pembelanjaan  pada  pabrik  dan  peralatan  pada  bulan  Juli‐September,  naik  dalam  rangkaian  empat  kuartalan, yang merupakan tanda‐tanda terakhir bahwa ekonomi terbesar ketiga dunia tersebut kemungkinan telah memburuk dari pelemahan  permintaan global.  

• Kenaikan  2.2  persen  pada  tahunan  dalam  pembelanjaan  modal  mengikuti  7.7  persen  kenaikan  pada  April‐Juni  sementara  itu  memperluas  penurunan dalam penjualan dan keuntungan dipersempit pada kuartal terakhir.  

• Pejabat puncak Jepang mengatakan Senin lalu tidak akan menyuarakan kebijakan untuk menunggu ekonomi untuk naik pada kenaikan pajak dan  mengejar konsolidasi fiskal, mengingat apa yang terjadi pada negara‐negara Eropa seperti Yunani.  

• "Once interest rates start increasing, it will have a very damaging impact on the economy and on (Japan's) fiscal situation," Takehiro Nakao, vice  finance minister untuk urusan internasional, mengatakan dalam suatu seminar.  


AUSTRALIA
• Australian  dollar  merosot  Senin  lalu  setelah  data  menunjukkan  penjualan  ritel  yang  melemah,  anjloknya  permintaan  tenaga  kerja  dan  turunnya  inflasi  menambah ekspektasi pada pemangkasan tingkat suku bunganya minggu ini.  

• Aussie <AUD=D4> pada awalnya melorot sepertiga sen  ke level terendah satu minggunya di level $1.0395 setelah penjualan ritel mengalami flat untuk  bulan Oktober versus ekspektasi kenaikan 0.4 persen.   

• Ditambah tekanan penurunan pada job advertisements lokal dalam delapan bulannya dan penilaian swasta terhadap inflasi menunjukkan penurunan.   

• Tetapi Aussie kemudian mengalami recovery dari beberapa penurunannya dari kedepannya tanda‐tanda stabilisasi pada perekonomian Cina, pasar ekspor  utama Australia, dengan hasil final dari HSBC PMI naik menjadi 50.5 pada bulan November. 

• Eksepektasi bisnis menurunkan penjualan tetapi keuntungan yang sangat besar dalam tiga bulan pertamanya tahun 2013.  

• Harga Australian bond futures telah rally  dari ekspektasi Reserve Bank of Australia akan memangkas tingkat suku bunga Selasa ini.  


SWISS
• Produksi  industri  Swiss  mencatat  pertumbuhan  terpesatnya  sejak  awal  2011  di  bulan  November  menyusul  meningkatnya  permintaan,  sebuah  indikasi  ekonomi  terus  berupaya  bangkit  dari  tekanan  global.  Namun  demikian,  pasar  melihat  masih  terlalu  dini  untuk  bank  sentral  Swiss  (SNB),  yang  akan  menggelar  sidangnya  13  Desember  mendatang,  untuk  menaikkan  plafon  (batas  atas)  untuk  nilai  tukar  Swiss  yang  telah  ditetapkan  setahun  lalu  untuk  mencegah ekonomi jatuh kedalam resesi dan deflasi. 

• Indeks, yang dirilis oleh Swiss SVME purchasing managers'  association and Credit Suisse, menunjukkan naik ke 48.5 poin di bulan November dari 46.1 poin  di  bulan  Oktober  sebelumnya,  mencatat  level  tertingginya  sejak  Juli  dan  sekaligus  melampaui  ekspektasi  pasar  di  47.0.  Namun  demikian  indeks  masih  berada di bawah angka 50 sejak Maret yang mengindikasikan sektor manufaktur Swiss masih mengalami kontraksi. 

• Data pekan lalu menunjukkan ekonomi Swiss tumbuh lebih pesat dari perkiraan di 0.6% di kuartal ketiga. Namun bukti penguatan ekonomi Swiss belum  begitu kuat setelah rilis data barometer utama ekonomi KOF yang turun ke 1.50 poin di bulan November, yang juga adalah penurunan keduakalinya secara  berturut‐turut dan penurunan yang lebih tajam dari perkiraan. 

• Sementara data lain yang dirilis Senin kemarin adalah data retail sales yang mencatat naik 2.7% di bulan Oktober dibandingkan setahun lalu, namun turun  0.4% dibandingkan bulan sebelumnya. 

• Organisation  for  Economic  Co‐operation  and  Development  di  pekan  lalu  melaporkan  ekonomi  Swiss  akan  memulih  di  semester  keddua  2013  dan  SNB  sebaiknya tetap mempertahankan suku bunga untuk sementara waktu ini. 

• Franc Swiss menembus level tertinggi 6 pekan terhadap dolar di awal sesi Senin, seiring menguatnya euro setelah rilis optimis data manufaktur Cina yang  mana telah menaikkan minat investor pada aset‐aset beresiko, dan mendorong menguatnya euro atas dolar. Namun franc kemudian bergerak relatif stabil  terhadap  dolar  di  sekitar  0.9260  franc.  Sedangkan  euro  melanjutkan  penguatannya  dan  naik  mendekati  level  tertinggi  1  bulan  terhadap  franc  Swiss  ke  1.2095 franc, level tertinggi sejak 7 November, dan mencatat nai 0.3% dalam perdagangan Senin. 

Monday, December 3, 2012

Headline News 03.12.12


US & GLOBAL
• Indeks  saham  utama  berakhir  tipis    dan  yield  Treasury  turun  pada  hari  Jumat  menyusul  kemungkinan  adanya  kebuntuan  dalam  pembicaraan  penting  anggaran  AS  kian  menambah  kekhawatiran  tentang  perlambatan  pertumbuhan  ekonomi  di  negara  tersebut,  meskipun euro naik didukung oleh perkembangan positif yang terjadi Eropa. Turut menambah kekhawatiran global adalah data ekonomi  yang lemah dari Brazil dan Kanada. 

• Euro jatuh ke level intraday low terhadap dolar setelah data U.S. consumer spending and income turun di bawah ekspektasi, meskipun  kemudian  mengalami  rebound  setelah  pasar  memandang  positif  terhadap  prospek  ekonomi  Eropa  setelah  tercapai  kesepakatan  pemberian bailout untuk Yunani. 

• Presiden  Barack  Obama  menuduh  "beberapa  anggota  Partai  Republik"  di  DPR  pada  Jumat  mempertahankan  undang‐undang  untuk  memperpanjang pemotongan pajak untuk kelas menengah Amerika dalam rangka untuk mencoba melindungi golongan yang kaya. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 3.76 poin atau 0.03% di 13,025.58. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 0.23 poin  atau 0.02% di 1,416.18. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 1.79 poin atau 0.06% di 3,010.24.   

• Treasury AS tenor 10 tahun naik 1/32, dengan yield di 1.6147%.  

• Sebuah  laporan  swasta  mengenai  aktifitas  bsnis  di  wilayah  Chicago  di  bulan  November  dirilis  sesuai  dengan  ekspektasi  ekonom,  mengindikasikan pertumbuhan moderat untuk ekonomi AS.  

• Pergerakan indeks saham dunia dan Eropa juga dibatasi oleh ketidakpastian yang terjadi di AS. Indeks ekuitas dunia MSCI naik kurang  dari  0.1%  ke  332.58,  meskipun  masih  mendekati  level  tertingginya  untuk  bulan  November,  setelah  naik  hampir  1%  di  hari  Kamis  sebelumnya.  Sedangkan  FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  untuk  saham‐saham  utama  Eropa  terkoreksi  0.2%  ke  1,119.36,  setelah  mencatat  kanikan  1.1%  di  hari  Kamis,  yang  membawanya  ke  penutupan  tertinggi  4  bulan.  Bursa  Eropa  mencatat  kinerja  bunanan  terbaiknya sejak Agustus dan kenaikan 6 bulan berturut‐turut dipicu meningkatnya optimisme terhadap prospek ekonomi Eropa sejak  tercapainya kesepakatan bailout Yunani. 

• Optimisme  tersebut  telah  berhasil  mengangkat  euro,  dan  mencatat  naik  0.2%  terhadap  dolar  ke  $1.3005  setelah  mendaki  ke  level  tertinggi 5 pekan. Euro juga mencatat level tertinggi 7 bulan terhadap yen. 

• Kuatnya  permintaan  pada  obligasi  pemerintah  Italia  dalam  sepekan  kemarin,  yang  membuat  turunnya  yield  obligasi  Roma  ke  level  terendah  2  tahun,  dan  turunnya  yield  obligasi  pemerintah  Spanyol  telah  mendorong  investor  untuk  memburu  aset‐aset  Eropa.  Yield  obligasi Spanyol dan Italia stabil masing‐masing  di 5.268% dan 4.484%, jauh di bawah level puncaknya bulan Juli, ketika yield Spanyol  naik di atas 6%. 

• Namun  dibelahan  bumi  lainnya  kondisi  ekonomi  tidak  begitu  bagus.  Ekonomi  Brazil  mencatat  pertumbuhan  yang  mengecewakan  di  kuartal  ketiga,  menambah  tekanan  pada  Presiden  Dilma  Rousseff  untuk  memperdalam  reformasi  struktural  dan  menambah  kekhawatiran pasar negara berkembang terseret kedalam stagnasi ekonomi global. Dolar menguat 1.3% terhadap real Brazil. 

• Ekonomi Kanada juga melemah pada kuartal ketiga karena ekspor mencatat penurunan terbesar dalam tiga tahun dan pebisnis mengkaji  kembali  investasi  mereka,  meskipun  perlambatan  ini  nampaknya  tidak  akan  mencegah  Bank  of  Canada  dari  langkah  kenaikan  suku  bunganya. Dolar bergerak tipis terhadap dolar Kanada. 

• Krisis fiskal AS tetap menjadi fokus di pasar minyak karena potensi dampaknya terhadap permintaan dari konsumen minyak terbesar di  dunia  tersebut.  Minyak  mentah  naik  menjelang  akhir  pekan.  Minyak  mentah  Brent  <LCOc1>  naik  0.3%menjadi  $  111.09  per  barel,  sementara minyak mentah AS <CLc1> naik 0.8% menjadi $88.83 per barel. Emas jatuh ke $ 1,714.14 per ons, diterpa ketidakpastian atas  krisis anggaran AS. 



GOLD & COMMODITIES
• Emas merosot hampir 1 persen Jumat lalu dan mencatatkan rangkaian penurunan bulanannya dari kekhawatiran investor bahwa krisis  fiskal AS kemungkinan membawa kepada resesi dan diakhiri aksi ambil untung yang mana mendorong pada aksi jual.   

• Emas  berakselerasi  anjlok  setelah Ketua parlemen  John  Boehner  mengatakan  anggota parlemen  dari Partai  Republik  dan  Demokratik  Presiden Barrack Obama menemui jalan buntu berkenaan dengan perjanjian bujet yang membutuhkan untuk menghindari $600 milyar  “fiscal cliff”yang secara otomatis menaikkan pajak dan memangkas pembelanjaan. 

• "There is a significant amount of industry selling in anticipation of higher taxes related to the fiscal cliff," kata Frank McGhee, Kepala  precious metals trader pada Integrated Brokerage Services LLC.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik pada hari Jumat, mencatat kenaikan bulanan pertamanya sejak Agustus, karena pasar terus menyeimbangkan risiko  permintaan dari kebuntuan anggaran AS terhadap kekhawatiran tentang gangguan pasokan Timur Tengah. 

• Harga  minyak  Brent  naik  2.3%    di  bulan  November  ketika  perselisihan  antara  Israel  dan  pejuang  Palestina  dan  kerusuhan  di  Mesir  menambah kekhawatiran tentang pasokan global, yang sudah terpengaruh oleh gangguan ekspor di Laut Utara dan Nigeria. 

• Keprihatinan terhadap lemahnya ekonomi global dan dampaknya pada menurunnya permintaan minyaktelah menekan harga minyak di  sepanjang  bulan  November  kemarin.  Namun  di  pekan  terakhir,  pandangan  pasar  beralih  kepada  masalah  upaya  dewan  kebijakan  moneter  AS  mencapai  kesepakatan  anggaran  untuk  menghindari  masalah  tebing  fiskal  AS,  dimana  jika  kesepakatan  tersebut  tidak  tercapai maka ekonomi AS terancam untuk kembali mengalami resesi.   

• Brent crude <LCOc1> naik 0.3% ke $111.09 per barel, sementara U.S. crude <CLc1> naik 0.8% ke $88.83 per barel. 

EURO ZONE
• Tingkat  pengangguran  zona  euro  telah  mencapai  level  tertinggi  baru  dan  keadaan  buruk  perekonomian  mengurangi  inflasi  untuk  mendekati  level  terendah  dua  tahunnya, menaikkan prospek kedepannya dari pemangkasan tingkat suku bunga oleh European Central Bank.  

• Lebih besar dari perkiraan turun penjualan ritel bulan Oktober Jerman menekan harapan pada Jumat lalu bahwa private consumption dapat mengkompensasi dampak  dari krisis utang zona euro pada aktivitas ekspor negara dengan perekonomian terbesar di Eropa tersebut.   

• Anggota parlemen Jerman menyetujui bailout terakhir untuk Yunani Jumat lalu oleh mayoritas utama meksipun bertumbuhnya kegelisahan mengenai biaya untuk  pembayar pajak kurang dari setahun sebelum pemilihan federal.  

• Hasil dari voting parlemen rendah adalah tidak ada keraguan tetapi menguji otoritas Angela Merkel atas koalisi kanan‐tengahnya. Dia tidak berhasil menarik mayoritas  mutlak dari kalangan sendiri setelah 23 anggota parlemennya memberontak.  


U.K.
• Sterling jatuh ke level terendah 5 pekan terhadap euro pada hari Jumat setelah adanya persetujuan kesepakatan pemberian bailout Yunani oleh dewan  kebijakan Jerman, sementara kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Inggris masih memicu pergerakan yang rentan tekanan. 

• Euro menguat 0.3% terhadap sterling di 0.8115 pound, setelah menembus level tertinggi 5 pekan di 0.8132 pound. Penguatan euro tersebut mendapat  dukungan dari maraknya permintaan akhir bulan dari korporasi dan sejumlah perbankan Eropa. Adapun level resistance berikutnya adalah level tertinggi  Oktober di 0.8165 pound. 

• Euro menguat setelah adanya kesepakatan untuk merilis dana bantuan bagi Yunani di awal pekan kemarin, memicu turunnya yield obligasi Spanyol dan  Italia.  Sedangkan  pada  hari  Jumat  kemarin  dewan  kebijakan  Jerman  juga  telah  menyetujui  untuk  pemberian  dana  bailout,  dan  membantu  mengangkat  euro. Sedangkan terhadap dolar, sterling melemah 0.1% di $1.6025, turun jauh di bawah level tertinggi 1 bulan di $1.6062. 

• Sejumlah data ekonomi Inggris yang akan dirilis pekan  ini berpotensi  untuk membantu sterling  memecahkan  kisaran pergerakannya di sekitar $1.5880‐ $1.6050.  Sidang  reguler  BoE  dan  ECB  di  pekan  ini  diharapkan  akan  memberikan  indikasi  arah  pergerakan  sterling  selanjutnya,  sementara  statement  anggaran semesteran akan memperjelas posisi fiskal Inggris. Buruknya rilis data ekonomi akan memperbesar peluang untuk pelonggaran moneter BoE atau  quantitative easing (QE), dan hal ini akan menghambat penguatan sterling terhadap dolar.


JAPAN
• Factory output Jepang tidak seperti ekspektasi naik pada bulan Oktober untuk pertama kalinya dalam empat bulan, didorong oleh optimisnya permintaan  untuk smartphones di Asia dan naiknya harapan bahwa memburuknya kontraksi pada perekonomian kemungkinan berakhir.  

• Pemimpin  oposisi  Jepang  Shinzo  Abe  mengatakan  Jumat  lalu  dia  akan  menyerahkan  kepada  Bank  of  Japan  untuk  memutuskan  pada  bagaimana  untuk  mencapai tujuan kebijakannya, menurunkan tuntutan sebelumnya yang menentukan langkah apa yang harus diambil untuk menekan deflasi.  

• Tetapi  dia  mengulangi  pernyataannya  untuk  bank  sentral  2  persen  pada  target  inflasi,  dua  kali  lipat  dari  tujuannya  saat  itu,  dan  menemukan  cara‐cara  unorthodox untuk menstimulasi ekonomi, memperkirakan bahwa pembelian foreign bonds dapat diantara pilihan masa depan.  


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar berjuang terhadap the greenback Jumat lalu karena naik tajamnya pasar dari peluang pemangkasan tingkat suku bunga  minggu depan di Australia mengikuti penurunan pada tujuan investasi pertambangan.  

• Tetapi  dua  mata  uang  tersebut  naik  0.4  persen  dalam  harian  terhadap  yen,  berada  sangat  dekat  dengan  level  puncak  delapan  bulan  karena  investor  menaikkan posisi untuk akhir bulan.  

• Aussie  dan  kiwi  berada  dijalur  untuk  menunjukkan  kenaikannya  yang  mendekati  4  persen  bulan  ini  terhadap  yen  dari  ekspektasi  peloggaran  kebijakan  moneter yang agresif di Jepang.    

• Harga Australian bond futures menguat, didorong oleh ekspektasi yang mengemuka kembali pada pemangkasan tingkat suku bunga oleh bank sentral.  


SWISS
• Franc Swiss menguat terhadap dolar pada hari Jumat menyusul fokus perhatian investor beralih dari masalah krisis utang Eropa ke masalah “tebing fiskal”  AS. 

• Harapan  bahwa  dewan  kebijakan  AS  akan  mencapai  kesepakatan  untuk  menghindari  terjadinya  penyerapan  dana  sebesar  $600  milyar  dari  hasil  pemangkasan  anggaran  belanja  dan  kenaikan  pajak  yang  tinggi  yang  juga  disebut  dengan  “tebing  fiskal”  yang  akan  berlakun  awal  tahun  depan,    telah  memicu minat terhadap aset beresiko, sehingga mendorong naiknya bursa saham dan mengangkat euro. 

• Namun pelaku pasar nampaknya masih akan bertindak hati‐hati dan volatilitas cenderung akan terbatas. 

• Franc tercatat menguat 0.1% terhadap dolar di 0.9260 franc dibandingkan dengan penutupan New York hari Kamis. Franc juga menguat 0.1% terhadap euro  di sekitar 1.2050 franc. 

• Data  kemarin  menunjukkan  momentum  ekonomi  Swiss  melanjutkan  pelemahannya  di  bulan  November  menyusul  eksportir  merasa  tertekan  oleh  berkurangnya  tingkat  belanja  di  negara  zona  euro.  Barometer  KOF  turun  ke  1.50  poin  di  bulan  November  dari  level  revisinya  1.64  di  bulan  Oktober,  demikian laporan dari KOF Swiss Economic Institute. Penurunan tersebut adalah yang kedua kalinya secara berturut‐turut dan lebih tajam dari perkiraan.  Angka penurunan tersebut juga menjadi yang terburuk sejak Juli.