title cover

title cover

Monday, December 10, 2012

Headline News 10.12.12


US & GLOBAL
• Bursa  saham  global  naik  moderat  pada  Jumat  lalu  setelah  sebuah  kejutan  positif  dari  laporan  data  tenaga  kerja  AS  November  diredam  oleh  pesimisme data sentimen konsumen di tengah belum jelasnya kesepakatan AS untuk menghindari fiscal‐cliff. 

• Dolar AS juga menguat, meskipun terkoreksi di sesi penutupan setelah investor mengurai rincian laporan pasar tenaga kerja, salah satu indikator  ekonomi yang paling dimonitor dengan seksama. 

• Data non‐farm payrolls November AS bertambah 146 ribu, lebih baik dari ekspektasi yang sempat pesimis sebgai dampak dari superstorm Sandy  yang AS Oktober lalu. 

• Sementara  indeks  sentimen  konsumen  dari  The  Thomson  Reuters/University  of  Michigan  periode  Desember  turun  ke  level  terendah  sejak  Agustus. Sentimen  jatuh  di tengah keprihatinan terhadap perdebatan fiscal cliff yang menjadi faktor utama yang menahan  pergerakan bursa  belakangan ini. 

• Ketidakpastian mengenai apakah anggota parlemen AS akan mencapai kesepakatan untuk menghindari pemotongan belanja dan kenaikan pajak  masih membuat investor enggan melakukan transaksi. Indikasi ke arah mana kemajuan perdebatan fiscal cliff AS akan menyebabkan fluktuasi  lebih besar di pasar. 

• Wall  Street  sendiri  berakhir  relatif  lebih  tinggi  akhir  pekan  kemarin,  namun  dibatasi  oleh  data  yang  mengindikasikan  kecemasan  atas  ketidakpastian fiscal cliff yang cenderung memperburuk sikap konsumen pada awal Desember ini. 

• Indeks  saham  Nasdaq  bernasib  lebih  buruk  daripada  indeks  saham  Wall  Street  lainnya,  karena  terbebani  oleh  tekanan  saham  saham  Apple  sebesar  2,6  persen  –  dan  merupakan  penurunan  terburuknya  untuk  basis  mingguan  sejak  Mei  2010.  Kini  saham  perusahaan  terbesar  AS  berdasarkan nilai pasar tersebut sudah merosot 24,4 persen dari rekor tertingginya yang dicapai pada akhir September lalu. 

• Indeks Dow Jones <.DJI> naik 81,09 poin, atau 0,62 persen ke 13155.13. Indeks Standard & Poor 500 naik 4,13 poin, atau 0,29 persen ke 1418.07.  indeks Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 11,23 poin, atau 0,38 persen, ke 2978.04. 

• Volume  perdagangan  cenderung  tipis,  melanjutkan  tren  di  pekan  yang  bergerak  dan  bervolume  tipis.  Indeks  S&P  500  berakhir  0,1  persen  di  pekan tersebut, mmenyusul sesi volatile yang berulang kali mendorongnya keluar‐masuk wilayah positif. Indeks tersebut kini berada 3,8 persen  di bawah level tertinggi 2012, di 1474.51, yang dicapai pada pertengahan September. 

• Indeks FTSEurofirst 300 Indeks <.FTEU3> Eropa berakhir naik 0,07 persen ke 1132.69. Indeks saham dunia dari MSCI juga naik tipis 0,14 persen ke  334,52. 

• Indeks dolar AS melonjak ke puncaknya di hari Jumat tersebut setelah data tenaga kerja AS dirilis, tapi momentum memudar dan membatasi  kenaikannya dengan ditutup hanya naik 0,2 persen. 

• EURUSD jatuh ke sesi terendah 1.2879, areal terendah yang pernah dicapai 28 November sebelum kemudian bangkit lagi ke atas 1.2920an di  akhir  sesi  pekan  kemarin,  setelah  para  trader  mengatakan  bahwa  ada  isu  yang  berkembang  yang  mengatakan  bahwa  para  anggota  dewan  eksekutif senior ECB menentang potensi pemangkasan suku bunga yang didukung oleh mayoritas anggota dewan moneter ECB. 

• Tetapi euro relatif masih di bawah tekanan setelah bank sentral Jerman memangkas prospek pertumbuhan dan mengindikasi risiko resesi karena  krisis utang yang telah berlangsung 3 tahun menekan perekonomian terbesar di wilayah Eropa tersebut. 

• Obligasi pemerintah AS bertenor 10‐tahun AS turun 11/32 untuk mendorong kenaikan yield‐nya 1,63 persen. 

• Harga komoditas minyak di bursa berjangka tergelincir karena investor masih khawatir tentang masalah ekonomi Eropa dan ketidakpastian debat  fiscal cliff AS yang bernilai $600 milyar – dari kenaikan pajak dan pemotongan belanja. 

• Minyak mentah Brent di pasar berjangka <LCOc1> merosot 1 persen ke $107,02/barel. Harga minyak mentah di bursa berjangka AS <CLc1>  tipe  kontrak Januari juga turun 33 sen ke areal $85,90an/ barel.  Tapi harga emas cenderung bangkit dari level terendah 1 bulan setelah rilis positif data tenaga kerja AS tidak mengubah pandangan bahwa the  Fed AS akan tetap menggunakan stimulus ekonomi untuk mendorong pertumbuhannya. Harga emas di pasar spot <XAU=> naik 0,2 persen ke  sekitar $1700/ounce, bangkit dari areal tekanan pekan kemarin di sekitar $1685.79.  

GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Jumat lalu, rebound dari level terendah pada awalnya, karena optimisme data payrolls AS tidak mengubah pandangan bahwa the Fed  akan melanjutkan untuk menggunakan stimulus ekonomi yang mendukung pada logam mulia untuk mendorong pertumbuhan (ekonomi). 

•  Dalam mingguannya, logam mulia anjlok 0,7 persen untuk rangkaian dua minggunya mengalami pelemahan. 

• "It's all about QE with these metals and I don't think there is any end of that in 2013," kata Matthew Schilling, commodities broker pada futures  brokerage RJ O'Brien.  


OIL & COMMODITIES
• Penurunan harga minyak terbatas Jumat kemarin setelah data tenaga kerja AS sempat meredam sentimen negatif dari komentar anggota dewan  dari partai Republik AS yang mengindikasikan deadlock pada perdebatan untuk menghindari fiscal cliff AS. Kemudian pergerakannya tertahan  oleh pesimisme rilis data consumer sentiment Desember AS dari University of Michigan. 

• Harga komoditas minyak di bursa berjangka tergelincir karena investor masih khawatir tentang masalah ekonomi Eropa dan ketidakpastian debat  fiscal cliff AS yang bernilai $600 milyar – dari kenaikan pajak dan pemotongan belanja. 

• Minyak mentah Brent di pasar berjangka <LCOc1> merosot 1 persen ke $107,02/barel. Harga minyak mentah di bursa berjangka AS <CLc1>  tipe  kontrak Januari juga turun ke areal $85,90an/barel. 

• Di saat ini para pelaku pasar komoditas minyak masih dihadapkan pada potensi volatilitas, yang dapat memicu kenaikan harga, dari kondisi Timur  Tengah. Aksi protes berkembang di sekitar istana presiden Mesir dari kelompok oposisi yang menentang dekrit presiden Mohamed Mursi baru‐ baru ini yang perluasan kekuasaannya. 

• Sementara prospek pertumbuhan yang lebih negatif dari bank sentral Jerman dan Austria untuk perekonomiannya masing‐masing di tahun 2013  mendatang, juga potensi pemangkasan suku bunga ECB, akan memberikan tekanan pada harga minyak.


EURO ZONE
• Pengambil  kebijakan  European  Central  Bank  mengatakan  Jumat  lalu  bank  telah  "very  serious"  berdebat  mengenai  pemangkasan  tingkat  suku  bunga  minggu  ini  dan  bahwa  pemangkasan kemungkinan tahun depan jika perekonomian zona euro tidak meningkat.  

• Bank sentral Jerman dan Austria secara terpisah memperkirakan tidak mungkinnya terjadi kenaikan, perkiraan pertumbuhan pada perekonomian pada tahun 2013.  

• Makin dalamnya penurunan ekonomi Portugal dalam kuartal ketiga karena penurunan dalam ekspor pada Eropa ditambah pelemahan permintaan domestik dalam perjuangan  dibawah tekanan beratnya austerity yang dikenakan oleh bailout.  

• Akselerasi  anjlok  akan  membuat  sulit  pada  Portugal  untuk  mencapai  tujuan  fiskal  dibawah  bailout  dan  akan  menambah  tantangan  pemerintah  dalam  menjaga  penyesuaian  program sebagaimana persiapan kenaikan pajak yang besar.


U.K.
• Sterling menguat atas euro akhir pekan kemarin setelah bank sentral Jerman memangkas prospek pertumbuhan ekonominya serta meningkatnya spekulasi pemangkasan suku  bunga lebih lanjut di Eropa.   

• Namun sterling tertekan atas dolar setelah positifnya data tenaga kerja AS periode November sempat memicu ekspektasi bahwa potensi stimulus yang akan diambil the Fed AS  dalam sidang moneternya pekan ini akan lebih kecil.  

• Sterling tidak banyak bereaksi dari rilis data produksi industri dan manufaktur Oktober Inggris yang menunjukkan tekanan terbesarnya sejak Juni – padahal ini dapat mendorong  kekhawatiran tekanan ekonomi di kuartal terakhir 2012, saat baru saja bangkit dari resesi di kuartal ketiga lalu. 

• EURGBP merosot hingga ke level terendah sejak 22 November di 0.8045. Sementara pelaku pasar mengatakan ada bid di 0.8030 yang dapat menahan tekanan lebih lanjut di akhir  pekan tersebut. 

• Sterling terkoreksi mendekati areal psikologis 1.6000 dolar AS, tertekan dari level tertinggi selama sebulan di 1.6130 yang dicapai awal pekan lalu. Investor enggan melakukan aksi  beli  sterling  setelah  menteri  keuangan  Inggris,  George  Osborne,  pekan  lalu  menyatakan  bahwa  Inggris  tidak  akan  mencapai  pengurangan  hutang,  sehingga  mendorong  kekhawatian bahwa peringkat kredit negara tersebut terancam diturunkan dari level AAA. 


JAPAN
• Pemerintah Jepang mengatakan Jumat lalu bahwa terdapat "a high possibility" bahwa perekonomian telah merosot kembali kedalam resesi setelah indeks indikator ekonomi  merosot dalam rangkaian tujuh bulannya pada bulan Oktober.  

• Negara  dengan  ekonomi  terbesar  ketiga  dunia  tersebut  telah  anjlok  pada  kuartalan  bulan  September  untuk  pertama  kalinya  sejak  tahun  lalu,  ditambah  tanda‐tanda  bahwa  perlambatan (ekonomi ) global dan tensi dengan Cina mengarahkan pada resesi.  

• Indeks dari indikator ekonomi merosot (dalam preliminary) 0.9 poin pada bulan Oktober dari bulan sebelumnya, Cabinet Office mengatakannya.  

• Setengah  dari  manufaktur  Jepang  mengatakan  permintaan  utama  untuk  pemenang  pemilu  parlemen  bulan  ini  adalah  mendorong  pelemahan  yen,  yang  mana  mereka  lihat  sebagai kritikan untuk menghidupkan kembali perekonomian negara, polling Reuters menunjukkannya.  


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar bertahan mendapatkan kenaikan terhadap euro dan yen Jumat lalu dan mendekati level tertinggi dua bulannya terhadap mitra AS,  yang membawa kedua mata uang mencatatkan kenaikan ke level tertinggi mingguan.  

• Euro berjuang terhadap kedua mata uang tersebut diikuti langkah penurunan tajam Kamis lalu ketika European Central Bank mencatatkan suramnya outlook ekonomi  euro dan diskusi tentang tingkat suku bunga.  

• Mata uang tunggal terakhir tercatat ke level A$1.2372 <EURAUD=R> terhadap Aussie, yang telah anjlok 1 persen ke level A$1.2341. Telah bertahan di level tertinggi  satu bulannya  A$1.2544 yang tercapai awal minggu ini.   

• Harga Australian bond futures flat karena pasar mengalami konsolidasi setelah data ekonomi  mingguan dan mengantisipasi dari rilis job AS.  


SWISS
• USDCHF melanjutkan kenaikan mendekati areal 0.9400 setelah adanya pengumuman dari Credit Suisse bahwa dan UBS yang akan memungut biaya untuk deposito besar dalam  Swiss franc serta setelah data inflasi yang dirilis Kamis sebelumnya ternyata lebih rendah dari perkiraan. 

• Swiss  National  Bank  (SNB)  juga  akan  mempertahankan  batasan  penguatan  nilai  tukar  mata  uang  lokalnya  paling  tidak  hingga  2013  dan  kemungkinan  hingga  2014,  dan  juga  mempertahankan suku bunga mendekati 0%, demikian hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan.  SNB telah memberlakukan batasan penguatan franc terhadap euro pada 1.20 franc per euro di bulan September 2011 dalam upaya untuk mencegah terjadinya deflasi dan resesi,  setelah investor berbondong‐bondong memburu franc akibat krisis utang yang melanda kawasan Eropa. Bank sentral diperkirakan akan menegaskan kembali komitmennya untuk  mempertahankan kebijakannya tersebut dalam sidang moneter kuartalannya Kamis pekan ini. 

• Data kemarin menunjukkan inflasi Swiss turun lebih rendah dari perkiraan di bulan November, dipicu turunnya harga minyak, sewa dan makanan, dimana memperkuat indikasi  SNB akan mempertahankan kebijakan patokan nilai tukarnya. Inflasi turun 0.4% year‐on‐year setelah mencatat turun 0.2% di bulan Oktober, dan turun 0.3% month‐on‐month.  

• Sementara  franc  terkoreksi  terhadap  dolar,  seiring  melemahnya  euro  atas  dolar  setelah  muncul  komentar  dari  bank  sentral  Jermal  yang  memangkas  prospek  pertumbuhan  ekonominya serta potensi penurunan suku bunga lebih lanjut dari ECB di tahun depan. 

Friday, December 7, 2012

Headline News 07.12.12


US & GLOBAL
• Harga  minyak  turun  dan  euro  jatuh  ke  level  terendah  1  bulan  pada  hari  Kamis  setelah  bank  sentral  Eropa  (ECB)  mengatakan  pertumbuhan ekonomi di zona euro kemungkinan akan melambat di tahun depan, memicu spekulasi akan terjadinya pemangkasan suku  bunga. Namun bursa saham global berhasil menguat, dengan indeks saham AS naik tipis dan investor terus memonitor perkembangan  pembahasan  mengenai  “tebing  fiskal”  dan  saham  Apple  rebound  sehari  setelah  mencatat  prosentase  kerugian  harian  terburuknya  selama  hampir  4  tahun.  Tiga  indeks  saham  utama  AS  naik  0.3%  atau  lebih,  sementara  indeks  saham  Eropa,  FTSEurofirst‐300  index,  ditutup pada level tertinggi 18 bulan. 

• Harga  obligasi  Jerman  naik  dan  harga  minyak  mentah  Brent  turun  mendekati  $107  per  barel  setelah  Presiden  ECB  Mario  Draghi  mengatakan dewan kebijakan tengah membahas masalah suku bunga, membuka peluang untuk terjadinya pemangkasan suku bunga di  tahun depan. 

• Dalam sidangnya kemarin, ECB mempertahankan suku bunganya namun staf baru ECB memproyeksikan PDB akan berkisar antara      ‐ 0.9%  hingga  0.3%  di  tahun  depan,  menunjukkan  kontraksi  jauh  lebih  mungkin  daripada  tidak.  ECB  memprediksi  inflasi  akan  berkisar  antara 1.1% hingga 2.1% di tahun depan. 

• Euro tekreksi 0.77% ke $1.2966, sementara indeks dolar naik 0.59% ke 80.241. 

• Sementara untuk obligasi berjangka Jerman, Bund futures, untuk kontrak Maret 2013, naik lebih dari 0.5 poin ke level intraday high di  145.74. Yield untuk obligasi Jerman tenor 10 tahun turun ke 1.29%, level terendahnya sejak akhir Agustus. 

• Bursa saham AS menguat ditengah kondisi perdagangan yang masih labil, dimana pelaku pasar masih terus memonitor perkembangan  dari pembicaraan negosiasi untuk pencapaian kesepakatan guna menghindari terjadinya “tebing fiskal”. 

• Sementara itu Kantor Senator AS Jim DeMint, seorang Republikan konservatif dari South Carolina, mengatakan ia akan mengundurkan  diri pada bulan Januari untuk menjalankan Heritage Foundation. 

• Rebound pada Broadcom dan Apple telah membantu mengangkat saham teknologi. Apple memangkas kerugian awalnya sebesar 3.7% di  sesi pembukaan, dan menguat 1.57% ke $547.2445. 

• Jumlah  warga  AS  yang  mengisi  klaim  pengangguran  mingguan  di  pekan  lalu  turun  ke  kisaran  level  sebelum  terjadinya  Badai  Sandy,  mengindikasikan  meningkatnya  kembali  pertumbuhan  tenaga  kerja.  Klaim  telah  mencatat  penurunan  mingguan  ketiganya  secara  berturut‐turut. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 39.55 poin atau 0.30% di 13,074.04. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 4.66 poin  atau 0.33% di 1,413.94. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 15.57 poin atau 0.52% di 2,989.27.   

• Indeks ekuitas global MSCI naik 0.29% ke 334.04, sementara bursa Eropa menembus level tertinggi 2012 yang baru dan diprediksi akan  melanjutkan penguatannya setelah menembus level resistance kunci.  FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> untuk saham utama Eropa, menembus level penutupan teringgi 18 bulan di 1,131.85, naik 0.9%. 

• Yield  reasury  AS  turun  mendekati  level  terendahnya  dalam  3  pekan,  didukung  oleh  ekspektasi  bahwa  The  Fed  akan  mengumumkan  program baru pembelian obligasi ketika mengadakan pertemuan pekan depan. Treasury tenor 10 tahun naik 1/32 dengan yield 1.5857%. 

• Harga minyak jatuh pada hari Kamis seiring adanya resiko melemah pada ekonomi zona euro sehingga memperkuat  kekhawatiran akan  menurunnya  permintaan  untuk  kebutuhan  bahan  bakar,  sementara  ketidakpastian  seputar  negosiasi  anggaran  pemerintah  AS  terus  memaksa investor untuk bertindak hati‐hati. Harga minyak berjangka Brent untuk pengiriman Januari turun $1.78 di $107.03 per barel,  setelah terkoreksi ke intraday low di $106.80. Sedangkan harga minyak mentah AS untuk pengiriman Januari turun $1.62 di $86.26 per  barel, setelah terkoreksi ke intraday low di $85.77.  Sedangkan harga emas berjangka COMEX untuk pengiriman Februari berakhir menguat $8 per ons di $1,701.80. 


GOLD & COMMODITIES
• Harga  emas  naik  Kamis  lalu  dalam  aksi  short  covering  sebelum  laporan  employment  AS  dan  setelah  komentar  dari  Ketua  ECB  yang  mendorong ekspektasi pada pemangkasan tingkat suku bunga. 

• Aksi  beli  terhenti  setelah  Presiden  ECB  Mario  Draghi  mengatakan  perekonomina  zona  euro  kemungkinan  untuk  anjlok  tahun  depan  sebagaimana tahun 2012, resiko penurunan lebih kuat untuk wilayah ini dalam krisis utangnya yang panjang.  

• Confidence  pada  emas  telah  tertahan  pada  bulan  ini  setelah  gagal  untuk  mendorong  diatas  level  $1.730  pada  bulan  November.  Pelemahan pada gambaran teknikal membantu mendorong harga diatas level terendah satu bulannya Rabu lalu, membawanya dibawah  level 100‐hari moving average untuk pertama kalinya sejak bulan Agustus.  

• "The loss of all of this open interest signals the institutions are moving to the sidelines until after an announcement on the 'fiscal cliff',"  kata George Gero, vice president pada RBC Capital Markets, mengacu pada tujuan pembicaraan untuk menyelesaikan kembali potensi  dari krisis bujet AS pada akhir tahun. 


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak jatuh pada hari Kamis seiring adanya resiko melemah pada ekonomi zona euro sehingga memperkuat  kekhawatiran akan  menurunnya  permintaan  untuk  kebutuhan  bahan  bakar,  sementara  ketidakpastian  seputar  negosiasi  anggaran  pemerintah  AS  terus  memaksa investor untuk bertindak hati‐hati. 

• Bank sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga di level 0.75% pada sidangnya Kamis kemarin dan pernyataan Presiden ECB Mario  Draghi kian memperkuat indikasi akan melemahnya kondisi ekonomi dan inflasi. Draghi memproyeksikan bahwa ekonomi akan kembali  melemah di tahun 2013 dan memangkas tajam proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasinya. PDB diprediksi akan berada di kisaran ‐ 0.9% hingga 0.3% tahun depan, dan inflasi antara 1.1% hingga 2.1%. 

• Pernyataan Draghi tersebut telah mendorong menguatnya indeks dolar dan jatuhnya euro atas dolar dan juga yen. Menguatnya dolar  seringkali menekan harga komoditas yang berdenominasi dolar, seperti minyak. 

• Harga minyak berjangka Brent untuk pengiriman Januari turun $1.78 di $107.03 per barel, setelah terkoreksi ke intraday low di $106.80.  Sedangkan harga  minyak  mentah AS  untuk  pengiriman  Januari  turun  $1.62  di  $86.26 per  barel,  setelah  terkoreksi  ke  intraday low di  $85.77. 

• Penurunan harga minyak mungkin dibatasi oleh perjuangan Mesir atas masa depannya. Rencana Israel untuk membangun permukiman  di Tepi Barat mendorong Uni Eropa untuk memanggil utusan Israel pada hari Rabu dan membantu memperkuat kekhawatiran tentang  potensi konflik wilayah itu untuk mengganggu pasokan minyak. Perang sipil Suriah dan perselisihan antara Iran dan Israel dan Barat atas  program nuklir Teheran tetap menjadi faktor yang menambah risiko geopolitik minyak.

EURO ZONE
• Ekspor menyelamatkan zona euro dari makin dalamnya resesi dalam kuartal ketiga tahun ini sementara itu perusahaan‐perusahaan mengosongkan gudangnya dan  memangkas investasi, menempatkan beban perdagangan pada dorongan untuk suatu recovery.  

• Keseluruhan penurunan pada output ekonomi untuk periode bulan Juli‐hingga‐September dikonfirmasi pada level 0.1 persen dari kuartal sebelumnya, kantor statistik  Uni Eropa mengatakannya Kamis lalu.  

• Perekonomian zona euro kemungkinan untuk anjlok tahun depan karena telah tertekan pada tahun 2012, prediksi European Central Bank, turun tajam pada outlook  setelah membawa tingkat suku bunga pada level terendahnya 0.75 persen. 

• Industrial orders Jerman naik sejauh ini daripada ekspektasi pada bulan Oktober berkenaan dengan kuatnya permintaan dari luar negeri, khususnya dari luar zona  euro, data Menteri Ekonomi menunjukkannya, menawarkan beberapa harapan bahwa negara dengan ekonomi terbesar di Eropa yang dapat menghindari resesi. 


U.K.
• Sterling menguat  atas  euro setelah muncul komentar dari kepala ECB dan downgrade  untuk proyeksi pertumbuhan  ekonomi dan  inflasi kawasan yang  semakin memperkuat  dugaan akan terjadinya pemangkasan suku bunga dalam sidang ECB berikutnya. Usai mempertahankan suku bunga di 0.75% dalam sidangnya Kamis kemarin, Kepala ECB, Mario  Draghi memproyeksikan bahwa ekonomi akan kembali melemah di tahun 2013 dan memangkas tajam proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasinya. PDB diprediksi akan berada  di kisaran ‐0.9% hingga 0.3% tahun depan, dan inflasi antara 1.1% hingga 2.1%. 

• Euro terkoreksi ke level intraday low di 0.8063 pound usai komentar Draghi, merupakan koreksi harian tertajamnya terhadap sterling dalam 6 pekan terakhir. Euro berpotensi  melanjutkan pelemahannya menuju target koreksi jangka pendek di sekitar areal MA‐200 di 0.8060 pound. 

• Prosek  ekonomi  Inggris  juga  masih  suram,  namun  BoE  tetap  mempertahankan  suku  bunganya  di  0.5%  pada  sidangnya  Kamis  kemarin  dan  juga  mempertahankan  progran  pelonggaran kuantitatif (QE) seuai dengan ekspektasi pasar sebelumnya. Pelemahan euro berlanjut setelah Draghi mengatakan bank sentral telah membahas soal suku bunga  negatif deposito, meskipun belum memberikan rincian dari hasil pembahasan ECB tersebut. 

• Sterling terkoreksi hingga mencatat intraday low di $1.6041 dan terakhir tercatat melemah 0.3% di sekitar $1.6050, menjauhi level tertinggi 1 bulan di $1.6131 yang dicapai pada  hari Selasa. Sementara itu data Inggris yang dirilis sebelumnya menunjukkan defisit perdagangan melebar melampaui ekspektasi di bulan Oktober. 

• Pelemahan sterling berpotensi berlanjut terhadap dolar menyusul kemungkinan adanya pemangkasan peringkat kredit Inggris dari levelnya saat ini AAA. Lembaga pemeringkat  Fitch akan menkaji kembali proyeksinya setelah statement anggaran 2013 dari menteri keuangan Inggris George Osborne yang akan dirilis awal tahun depan.  


JAPAN
• Sentimen diantara manufaktur Jepang telah sedikit naik untuk pertama kalinya sejak bulan Juli, polling Reuters menunjukkannya Kamis lalu, dalam tanda‐ tanda bahwa ekonomi kemungkinan telah mencapai level dasarnya meskipun anjloknya permintaan global untuk menekan pada business confidence.  

• Kurangnya data pendukung pada Reuters' tankan, yang mana berhubungan dekat dengan survei tankan Bank of Japan, dapat menjaga bank sentral berada  dibawah tekanan untuk melonggarkan kebijakan moneternya terhadap untuk mendorong perekonomian negara terbesar ketiga tersebut. 

• Partai Demokratik Liberal Jepang, yang mana diklaim mengawasi pemerintah, kemungkinan untuk mengajukan undang‐undang sebelum bulan Juli untuk  memberikan  Bank  of  Japan  target  yang  mengikat  harga  dan  mandat  untuk  memaksimalkan  employment,  seorang  penasehat  untuk  ketua  partai  mengatakannya.


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollars diekspektasi untuk menguat dalam bulan kedepannya, kebanyakan berkenaan dengan kurangnya alternatif high yielding, polling  Reuters menunjukkannya, meskipun setelah Reserve Bank of Australia memangkas tingkat suku bunga minggu ini.  

• Perkiraan rata‐rata  Aussie <AUD=D4> pada level $1.0400 dalam tiga bulan sebelum berada sedikit lebih rendah di level $1.025 pada saat ini hingga tahun depan. Ini  dibandingkan dengan level $1.0470 ketika terjadi saat ini.   

• Tingkat pengangguran tidak diekspektasi merosot dalam level terendah tiga bulannya pada November, didukung oleh tren besarnya kekecewaan pada data ekonomi  pada mingu lalu.  

• Harga obligasi Australia menguat ke level tertingginya diikuti lebih baik dari ekspektasinya data employment dan indikasi tingkat suku bunga masih dapat turun untuk  periode yang panjang.  


SWISS
• Swiss  National  Bank  (SNB)  akan  mempertahankan  batasan  penguatan  nilai  tukar  mata  uang  lokalnya  paling  tidak  hingga  2013  dan  kemungkinan  hingga  2014,  dan  juga  mempertahankan suku bunga mendekati 0%, demikian hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan.  SNB memberlakukan batasan penguatan franc terhadap euro pada 1.20 franc per euro di bulan September 2011 dalam upaya untuk mencegah terjadinya deflasi dan resesi,  setelah investor berbondong‐bondong memburu franc akibat krisis utang yang melanda kawasan Eropa.  Bank sentral diperkirakan akan menegaskan kembali komitmennya untuk mempertahankan kebijakannya tersebut ketika mengumumkan keputusan kebijakan moneter kuartalan  melalui pernyataannya pada pukul 15.30 WIB Kamis depan, 13 Desember. 

• Data kemarin menunjukkan inflasi Swiss turun lebih rendah dari perkiraan di bulan November, dipicu turunnya harga minyak, sewa dan makanan, dimana memperkuat indikasi  SNB akan mempertahankan kebijakan patokan nilai tukarnya. Inflasi turun 0.4% year‐on‐year setelah mencatat turun 0.2% di bulan Oktober, dan turun 0.3% month‐on‐month.  

• Franc, yang telah melemah dan menjauhi ambang batas 1.20 franc per euro dalam beberapa bulan terakhir akibat meredanya kekhawatiran terhadap krisis utang zona euro,  kembali melemah setelah rilis data inflasi.  Euro menguat hingga mencatat intraday high di 1.2128 franc usai rilis data inflasi, namun kemudian kembali terkoreksi ke intraday low  di 1.2080 dan terakhir tercatat melemah 0.01% di 1.2095. 

• Sementara franc terkoreksi terhadap dolar, seiring melemahnya euro atas dolar setelah muncul komentar dari kepala ECB dan downgrade untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi  dan inflasi kawasan  yang  semakin memperkuat dugaan  akan terjadinya pemangkasan suku  bunga dalam  sidang  ECB berikutnya. Usai mempertahankan suku bunga di 0.75%  dalam sidangnya Kamis kemarin, Kepala ECB, Mario Draghi memproyeksikan bahwa ekonomi akan kembali melemah di tahun 2013 dan memangkas tajam proyeksi pertumbuhan  ekonomi dan inflasinya. PDB diprediksi akan berada di kisaran ‐0.9% hingga 0.3% tahun depan, dan inflasi antara 1.1% hingga 2.1%. 

Thursday, December 6, 2012

Headline News 06.12.12


US & GLOBAL
• Bursa saham AS naik di hari Rabu setelah Presiden Barack Obama mengatakan kesepakatan untuk menghindari terjadinya  jurang fiskal  kemungkinan akan segera tercapai  dalam sepekan  kedepan, sementara euro terkoreksi setelah hasil lelang  obligasi Spanyol yang mengecewakan. 

• Koreksi lebih dari 6% pada saham Apple telah memicu kinerja terburuk saham perusahaan tersebut selama lebih dari 4  tahun  dan  membatasi  penguatan  Wall  Street.  Sementara  Nasdaq  bernasib  lebih  buruk  daripada  indeks  lainnya  sebagai  hasilnya. 

• Investor  terus  memonitor  perkembangan  upaya  mencapai  kesepakatan  antara  Gedung  Putih  dan  Kongres  untuk  menghindari  jurang  fiskal.  Obama  mengatakan  kesepakatan  bisa  dicapai  dalam  seminggu  jika  tercapai  kompromi  Partai  Republik mengenai pajak. 

• Euro  anjlok  setelah  menembus  level  tertinggi  7  pekan  terhadap  dolar  di  awal  sesi,  terimbas  oleh  hasil  lelang  obligasi  pemerintah Spanyol yang mengecewakan dan rilis buruk data ekonomi zona euro. Euro terakhir tercatat turun di $1.3072. 

• Investor  juga  cenderung  menahan  diri  menjelang  sidang  bank  sentral  Eropa  (ECB)  hari  Kamis  ini,  dimana  mereka  akan  mencermati terhadap langkah kebijakan ECB berikutnya di tahun depan. 

• Pasar obligasi juga bereaksi negatif atas hasil lelang, dengan yield obligasi Spanyol naik ke 5.41% setelah permintaan untuk  penjualan berada di bawah ekspektasi. Para ahsli Eropa memprediksi Madrid akan meminta bailout yang akan membuka  peluang bagi ECB untuk membeli obligasinya. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 82.71 poin atau 0.64% di 13,034.49. Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  bertambah 2.23 poin atau 0.16% ke 1,409.28. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 22.99 poin atau 0.77% ke  2,973.70.   

• Apple  <AAPL.O>  memberi  beban  terberat  bagi  Nasdaq,  menyerah  6.4%  menjadi  $  538.79.  Kalangan  analis  mengutip  berbagai  faktor,  termasuk  meningkatnya  persaingan  di  pasar  tablet.  FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  naik  0.3%  dan, MSCI index of world stocks <.MIWD00000PUS> naik 0.2%.  

• Data ritel dan bisnis yang beragam menunjukkan para pembeli mengurangi belanjanya dengan margin terbesarnya selama  6 bulan di periode Oktober, sementara data PMI sektor jasa menunjukkan kontraksi. 

• Sedangkan data ekonomi AS semalam menunjukkan private payrolls processor ADP melaporkan sektor swasta menambah  118.000  pekerjaan  di  bulan  November,  lebih  sedikit  dibandingkan  perkiraan  yang  nampaknya  dipengaruhi  oleh  Badai  Sandy, meskipun aktifitas di sektor jasa melanjutkan ekspansinya. 

• Sementara laporan dari Inggris juga menjadi perhatian utama pasar pada Rabu kemarin, ketika menteri keuangan Inggris  George Osborne memperingatkan ekonomi kemungkinan akan melambat lebih rendah dari perkiraan. Ekonomi Inggris saat  ini diprediksi tumbuh 1.2% di tahun 2013, turun dari 2% prediksinya di bulan Maret. 

• Harga  minyak  turun  lagi  akibat  kekhawatiran  investor  akan  menurunnya  permintaan  global.  Harga  minyak  ditutup  melemah sekitar 1% dan mencatat penurunan dalam 3 hari berturut‐turut setelah data menunjukkan kenaikan stok minyak  di  pekan  lalu.  Harga  bensin  turun  lebih  tajam  dibandingkan  harga  minyak  mentah  akibat  melonjaknya  stok.  Sedangkan  harga emas juga terkoreksi pasca mencatat kenaikan, akibat technical buying.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas anjlok ke level terendah satu bulannya dibawah level $1,700 per ons Rabu lalu karena perkiraan pelemahan harga  oleh Goldman Sachs yang dipicu beberapa likuidasi fund, mengimbangi berita terbaru dari aksi beli oleh bank sentral.  

• Emas  anjlok  sekitar  0.2  persen  pada  tekanan  teknikal  dibawah  100‐hari  moving  average.  Akselerasi  penurunan  setelah  kemudian memecahkan level support level terendah Selasa lalu $1,690.64.  

• Emas tertekan setelah Goldman Sachs memangkas outlook emas tahun 2013 dan mengatakan siklus bull logam mulia saat  ini  kemungkinan  berbalik  tahun  depan  karena  naiknya  tingkat  suku  bunga  real  dan  membaiknya  pertumbuhan  yang  mengimbangi stimulus moneter dari the Fed AS. 

• "There is some heavy selling by fund investors and leveraged money, but physical gold demand should benefit in the long  run from the fiscal cliff after these short‐term fluctuations," kata Miguel Perez‐Santalla, vice president pada dealer physical  gold BullionVault.        


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  turun  lagi  akibat  kekhawatiran  investor  akan  menurunnya  permintaan  global.  Harga  minyak  ditutup  melemah  sekitar 1% dan mencatat penurunan dalam 3 hari berturut‐turut setelah data menunjukkan kenaikan stok minyak di pekan lalu.  Harga bensin turun lebih tajam dibandingkan harga minyak mentah akibat melonjaknya stok. Sementara rilis mengecewakan data  ekonomi Eropa dan AS juga turut menambah sentimen negatif mengenai prospek permintaan minyak. 

• Meningkatnya  produksi  oleh  pengilangan  AS  telah  memicu  naiknya  stok  bensin  dengan  margin  mingguan  terbesarnya  sejak  September 2001, demikian dilaporkan oleh Energy Information Administration (EIA), dengan stok naik 7.9 juta barel. Sementara  stok minyak mentah turun lebih dari perkiraan, dan stok distillate yang termasuk di dalamnya minyak disel dan minyak panas, naik  lebih dari 3 juta barel. 

• Brent  January  crude  <LCOc1>  lturun  $1.03  di  $108.81  per  barel,  terkoreksi  ke  $108.65.  Sedangkan  U.S.  January  crude  <CLc1>  ditutup melemah 62 sen di $87.88 per barel. 

• Harga  minyak  mendapat  dukungan  positif  dari  Wall  Street  yang  kembali  berada  di  zona  positif,  gejolak  di  Timur  Tengah  dan  pernyataan Obama bahwa kesepakatan akan tercapai dalam seminggu jika Partai Republik menyetujui soal pajak. Namun rilis data  ekonomi yang mengecewakan termasuk data ADP Employment AS yang dirilis di bawah perkiraan dan penurunan tajam pada data  penjualan ritel Eropa terus menyita perhatian investor untuk mencermati perkembangan ekonomi global. 

EURO ZONE
• Perekonomian zona euro mulai sedikit terasa merosot pada bulan November daripada perkiraan sebelumnya, meskipun terdapat beberapa tanda area akan  bangkit dari resesi dalam waktu dekat, survei bisnis menunjukkannya Rabu lalu. 

• Para  pembelanja  zona  euro  memangkas  pembelanjaanya  dengan  marjin  terbesarnya  dalam  enam  bulan  pada  bulan  Oktober,  pengiritan  pada  segala  sesuatunya dari pakaian hingga perlengkapan kesehatan dan menawarkan sedikit harapan pada konsumen yang membawa recovery dari resesi.  

• Volume  dari  perdagangan  ritel  dalam  17  negara  yang  menggunakan  euro  melorot  1.2  persen  pada  bulan  Oktober  dari  bulan  September,  penurunan  terbesarnya sejak April, kantor statistik Uni Eropa mengatakannya Rabu lalu. Ini merupakan yang terburuknya dari perkiraan penurunan 0.1 persen oleh  ekonom pada polling Reuters.  

• Lelang obligasi Spanyol lebih sedikit daripada yang diharapkan Rabu lalu, mendorong pasar untuk menyalurkan obligasi negara karena investor khawatir  berkenaan dengan waktu permintaan bantuan yang diekspektasi oleh pemerintah.  


U.K.
• Sterling rebound dari level terendah 1 bulan terhadap euro pada hari Rabu setelah statement anggaran yang suram dipandang sesuai dengan ekspektasi  pasar. Namun proyeksi dari menteri keuangan George Osborne bahwa Inggris akan gagal mengurangi utangnya dan mencapai target pertumbuhan telah  membuat sterling bergerak fluktuatif. 

• Prospek suram ekonomi Inggris kemungkinan membangkitkan kembali peluang untuk pelonggaran moneter lebih lanjut oleh BoE dan memperbesar resiko  untuk lembaga pemeringkat utang untuk memangkas peringkat utang Inggris, yang mana kedua hal tersebut akan memberi dampak negatif bagi sterling. 

• Euro  melemah  0.2%  terhadap  sterling  di  sekitar  0.8118  pound  setelah  mencatat  level  tertinggi  1  bulan  di  0.8145  pound.  Euro  berpeluang  tes  ke  level  puncak Oktober di 0.8165 pound. Sedangkan terhadap dolar, sterling bergerak melemah 0.1% di sekitar $1.6090. 

• BoE's  Monetary  Policy  Committee  pada  hari  Kamis  ini  diprediksi  akan  mempertahankan  suku  bunga  di  level  0.5%  dan  mempertahankan  pelonggaran  kuantitatif (QE) pada 375 milyar pound, namun terdapat peluang untuk BoE meningkatkan QE‐nya di tahun depan. 

• Review  oleh  lembaga  pemeringkat  Moody’s  untuk  peringkat  utang  Inggris  di  awal  tahun  2013  mendatang  juga  akan  menjadi  sorotan  pasar.  Inggris  diprediksi akan berhasil mempertahankan peringkat utangnya di level AAA. 


JAPAN
• Deputi  Gubernur  Bank  of  Japan  Kiyohiko  Nishimura  mengatakan  Rabu  lalu  bank  sentral  akan  memperdebatkan  apakah  monetary  easing  pada  September dan Oktober cukup untuk mendukung perekonomian, yang mana kemungkinan dibawah sasaran dari proyeksinya.  

• "When you look at which way the economy's momentum is headed compared with the BOJ's forecasts made in October, it is heading downwards  despite some positive signs such as a rise in industrial output," Nishimura mengatakan dalam konferensi berita di Niigata, barat laut Jepang.  

• Pemerintah  Jepang  berikutnya  harus  mengendalikan  target  harga  untuk  Bank  of  Japan  dan  bank  sentral  harus  menaikkan  pembelian  obligasi  pemerintah untuk mengakhiri deflasi, kata Heizo Takenaka, seorang ekonom yang dekat hubungannya dengan Liberal Democratic Party.  


AUSTRALIA
• Australian dollar bertahan untuk berada pada level tertingginya Rabu lalu, didorong oleh data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi pada fase  terlemahnya dalam satu tahun setengah dan telah mengabaikan pemangkasan tingkat suku bunga pada awal minggu ini.      

• Aussie  <AUD=D4>  naik  ke  level  $1.0484,  dari  level  $1.0454  pada  perdagangan  lokal  Selasa  lalu,  sangat  dekat  dengan  level  tertinggi  bulan  November $1.0491. Break diatasnya dapat melihatnya untuk tes level $1.0520, level puncak 21 Sept.   

• Pertumbuhan ekonomi Australia pada fase terlemahnya dalam satu setengah tahun karena pemerintah mengimbangi pemotongan pada ledakan  bisnis investasi, sementara itu rendahnya pendapatan ekspor dan booming pertambangan kemasa yang sulit kedepannya.  

• The  Australian  Bureau  of  Statistics  melaporkan  gross  domestic  product  (GDP)  naik  0.5  persen  dalam  kuartal  ketiganya,  dibandingkan  kuartal  sebelumnya ketika bertumbuh 0.6 persen. Ini bersamaan dengan perkiraan tetapi kenaikan terkecilnya sejak awal tahun 2011.  


SWISS
• Franc Swiss terkoreksi lebih lanjut terhadap euro  pada hari Rabu, diperdagangkan  pada level terendah 11‐minggu menyusul langkah  dua bank  terbesar  Swiss untuk membayar suku bunga negatif pada deposito franc yang dibuat oleh para pesaingnya sehingga melemahkan minat investor untuk mengoleksi  franc. 

• Sebagai bagian dari langkah‐langkah untuk melindungi franc dari investor yang mencari safe haven‐dari krisis utang zona euro, Swiss National Bank telah  mempertahankan target suku bunga Libor untuk tiga bulan di 0,00‐0,025 persen. Rendahnya suku bunga telah membuat sulit bagi bank untuk menutupi  biaya mereka dalam memegang deposito. 

• Pada hari Senin, Credit Suisse dan UBS mengumumkan mereka akan memungut biaya kredit negatif dan biaya deposito franc tinggi dalam upaya untuk  mendorong pelanggan untuk membatasi kepemilikan mereka atas mata uang franc. 

• Euro  sempat  melejit  ke  level  intraday  high  di  1.2169  franc,  namun  kemudian  terkoreksi  dan  terakhir  bergerak  melemah  0.2%  di  sekitar  1.2110  franc,  dibandingkan penutupan New York hari Rabu. Pelemahan euro tersebut terjadi setelah euro secara umum melemah terhadap dolar usai hasil lelang obligasi  Spanyol yang mengecewakan dan rilis pesimis sejumlah data ekonomi zona euro. Sedangkan terhadap dolar, franc bergerak relatif stabil di sekitar 0.9260‐ an. 

• Pasar  akan  mencermati  data  inflasi  Swiss  pada  hari  Kamis  ini  yang  diprediksi  stabil  untuk  periode  November  setelah  turun  0.2%  year‐on‐year  di  bulan  Oktober.

Wednesday, December 5, 2012

Headline News 05.12.12


US & GLOBAL
• Bursa  saham  AS  terkoreksi  pada  hari  Selasa  menyusul  investor  khawatir  terhadap  kemampuan  Washington  untuk  menghindari  krisis  anggaran  akhir  tahun,  namun  rencana  Yunani  untuk  membeli  kembali  obligasinya  telah  mendorong  penguatan euro mendekati level tertinggi 7 pekan. 

• Pasar  komoditas  tertekan  setelah  rilis  buruk  data  manufaktur  AS  dan  kekhawatiran  terhadap  pencapaian  kesepakatan  anggaran AS. 

• Pasar  khawatir  ekonomi  AS  akan  tergelincir  kedalam  resesi  jika  kenaikan  pajak  yang  tinggi  dan  pemangkasan  anggaran  pemerintah yang menyerap dana $600 milyar akan diberlakukan di awal tahun depan. Pihak Gedung Putih dan Kongres  belum mencapai kesepakatan untuk rencana pengurangan defsit jangka panjang. Optimisme untuk tercapainya kesepatan  tersebut  telah  terganjal  oleh  pernyataan  President  Barack  Obama  yang  menolak  usulan  Partai  Republik  untuk  menyelesaikan krisis sebagai "tidak seimbang" dan mengatakan kesepakatan apa pun harus mencakup kenaikan tarif pajak  penghasilan atas orang terkaya Amerika. Perdebatan a lot mengenai proposal kesepakatan telah memonopoli perhatian  pelaku pasar Wall Street, meskipun investor meyakini bahwa kesepakatan akan tercapai sebelum akhir tahun ini. 

• Dalam kondisi perdagangan yang tipis, Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir melemah 13.82 poin atau 0.11% di  12,951.78.  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX>  turun  2.41  poin  atau  0.17%  ke  1,407.05.  Sedangkan  Nasdaq  Composite  Index <.IXIC> turun 5.51 poin atau 0.18% ke 2,996.69. 

• Indeks ekuitas global MSCI melemah 0.02%. 

• Euro menembus level tertinggi 7 pekan di atas $1.31, terdorong oleh perkiraan lebih baik untuk rencana pembelian obligasi  Yunani.  Rencana  tersebut  adalah  bagian  penting  dari  kesepakatan  yang  tercapai  minggu  lalu  oleh  pemberi  pinjaman  internasional untuk memotong utang negara dan harus selesai sebelum IMF dapat menggelontorkan bantuan darurat. Euro  menguat 0.3% ke $1.3098, setelah mencatat intraday high di $1.3107, level terkuatnya sejak 18 Oktober. Sedangkan areal  resistance berikutnya berada di level tertinggi Oktober di sekitar $1.3140 dan level tertinggi September di sekitar $1.3170. 

• Harga  obligasi  pemerintah  AS  menguat  tipis,  namun  investor  secara  umum  bersikap  menunggu  ditengah  absennya  perkembangan dari hasil negosiasi anggaran AS. Treasury AS tenor 10 tahun naik 3/32 dengan yield 1.6066%. 

• Berkembangnya kkhawatiran mengenai kondisi ekonomi  global  telah memicu  pelemahan pada  harga  minyak dan  emas.  U.S. crude oil <CLc1> berakhir turun 59 sen di $88.50 per barel. Kekhawatiran terhadap lemahnya permintaan untuk bahan  bakar telah berkembang setelah data menunjukkan pada hari Senin bahwa sektor manufaktur AS mengalami kontraksi di  bulan November, kinerja terburuknya selama lebih dari 3 tahun. 

• Harga emas terkoreksi sekitar 1% ke level terendahnya selama hampir 1 bulan setelah harga menembus di bawah level  support kunci.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah lebih dari 1 persen Selasa lalu, dengan ekuitas merosot dan juga komoditas lainnya, karena likuidasi dari  heavy  fund  dan  penjualan  yang  berhubungan  dengan  options‐yang  membawa  harga  emas  dibawah  level  utama  dari  technical support.  

• Logam mulia mencapai level terendah yang mendekati bulanannya setelah memecahkan dibawah level 100‐hari moving  average  pada level $1,698 per ons,  level  emas yang  bertahan sejak  pertengahan  Agustus. Ketidakpastian ekonomi  yang  berhubungan dengan pembicatraan bujet AS dan mengenai heavy selling setelah option expirations minggu lalu yang juga  menekan emas, kata para trader.  

• "You  cannot  attribute  this  kind  of  volatility  to  any  sudden,  new  fundamentals.  There  are  obviously  some  large  fund‐,  algorithmic‐type players moving the market around," ungkap Bill O'Neill, mitra pada perusahaan commodities investment  LOGIC Advisors.   


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  terkoreksi  pada  hari  Selasa,  menyusul  kekhawatiran  terhadap  pencapaian  kesepakatan  anggaran  AS  dan  prospek  permintaan  bahan  bakar  telah  mengimbangi  sentimen  positif  akibat  ketidakstabilan  di  kawasan  Timur  Tengah.  Pasar masih dihantui oleh kekhawatiran apakah dewan kebijakan AS akan mencapai kesepakatan sebelum terjadinya apa  yang disebut dengan “tebing fiskal” di tahun depan. 

• Pasar  minyak  juga  telah  tertekan  oleh  masalah  krisis  utang  zona  euro  dalam  tahun  ini.  Bahkan,  meskipun  tercapai  kesepakatan antara Gedung Putih dan Kongres soal anggaran pemerintah, harga minyak masih berpotensi tertekan oleh  prospek lemahnya permintaan minyak di tahun depan dari sejumlah negara berkembang. 

• Protes  di  Mesir,  eskalasi  kekerasan  di  Suriah  dan  kebuntuan  Barat  dengan  Iran  atas  program  nuklirnya  yang  dipersengketakan  telah  memicu  kekhawatiran  tentang  pasokan  minyak  dari  wilayah  Timur  Tengah,  yang  memasok  sepertiga dari minyak mentah dunia. 

• Harga  minyak  berjangka  Brent  turun  $1.08  ke  $109.84  per  barel  sedangkan  harga  minyak  mentah  AS  turun  59  sen  ke  $88.50 per barel. 

• Data yang dirilis semalam dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan stok minyak mentah AS turun 2.2 juta barel  pekan lalu, sementara stok bensin naik tajam 5.7 juta barel dan stok distillate (minyak suling) naik 1.1 juta barel. 

• Sedangkan  data  stok  minyak  AS  dari  U.S.  Energy  Information  Administration  (EIA)  akan  dirilis  nanti  malam,  yang  diperkirakan akan menunjukkan stok minyak suling (distillate) naik 800.000 barel di pekan per 30 November, sedangkan  stok bensin diprediksi naik 1.8 juta barel dan stok minyak mentah diprediksi turun 300.000 barel. 

EURO ZONE
• Factory prices zona euro hampir tidak naik pada bulan Oktober, menyuarakan langkah yang melambat pada inflasi konsumen, meskipun European  Central Bank mengekspektasi untuk menunggu sedikit lebih lama sebelum memotong tingkat suku bunga untuk membantu perekonomian yang  anjlok. 

• Jerman  dan  Perancis  terjadi  bentrok  publik  Selasa  lalu  berkenaan  dengan  rencana  untuk  menempatkan  European  Central  Bank  bertugas  mengawasi  bank‐bank,  memperdalam  sengketa  berkenaan  dengan  kekuasaan  ECB  yang  mengancam  untuk  menggelincirkan  salah  satu  negara  Eropa yang paling berani untuk reformasi.  

• Dengan berjalannya waktu untuk bertemu dalam kesepakatan menyelesaikan kerangka hukum untuk UNI Eropa‐pelebaran banking union hingga  akhir tahun, Wolfgang Schaeuble berbicara pada meeting dari para menteri keuangan dari Uni Eropa yang dia tidak dapat mendukung rencana  yang akan memberikan ECB suatu bentuk pengawasan.  

• Jumlah tingkat pengangguran Spanyol naik hingga 1.5 persen pada bulan November dari awal bulan, atau sebesar 74.296 orang, membuat 4.9 juta  orang keluar dari pekerjaan, data dari Labour Ministry Selasa lalu. 

• Bulan November ditandai dalam rangkaian kenaikan empat bulannya dari jumlah orang‐orang yang terdaftar karena menganggur di Spanyol. 


U.K.
• Sterling mencatat level tertinggi 1 bulan terhadap dolar menyusul laporan adanya aksi beli investor yang mengimbangi pengaruh negatif  akibat rilis survey aktifitas sektor konstruksi Inggris yang lebih buruk dari perkiraan. 

• Data construction PMI menunjukkan aktifitas menurun tipis di bulan November dan kepercayaan untuk 12 bulan kedepan turun ke level  terendahnya  selama  hampir  4  tahun.  Data  tersebut  menjadi  perhatian  pemerintah  Inggris  sebelum  dirilisnya  statement  anggaran  semesteran dari menteri keuangan George Osborne pada hari Rabu ini. Namun sterling tidak banyak terpengaruh oleh laporan tersebut  dan kemudian menembus level tertinggi 1 bulan di $1.6131, level tertingginya sejak 2 November, dipicu maraknya aksi beli oleh investor.  Sterling terakhir bergerak menguat 0.07% di sekitar $1.6100. 

• Sementara itu data PMI sektor jasa akan dirilis hari Rabu ini yang diprediksi akan mengalami ekspansi ke 51.1 di bulan November. Jika data  dirilis sesuai ekspektasi atau bahkan lebih baik dari ekspektasi, maka akan berpotensi mendorong penguatan sterling lebih lanjut. 


JAPAN
• Perekonomian  Jepang  kemungkinan  merosot  ke  fase  terendahnya  dalam  kuartal  ketiga  daripada  perkiraan  pemerintah  pada  awalnya  karena penurunan pada pembelanjaan modal oleh perusahaan‐perusahaan kemungkinan kurang dari data awal, menurut polling Reuters.  

• Tetapi  keseluruhan  gambaran  negara  dengan  ekonomi  terbesar  ketiga  tersebut  masih  parah,  dengan  analis  mengatakan  bahwa  kemungkinan telah siap untuk anjlok kepada resesi karena pelemahan permintaan  global sebagai eksportir terkemuka.   

• Gross domestic produce (GDP) kemungkinan anjlok 0.8 persen pada kuartalan bulan Juli‐September dari periode sebelumnya, dengan akan 
diterjemahkan dalam kontraksi tahunan 3.3 persen, suatu perkiraan konsensus dari 24 ekonom menunjukkannya.  


AUSTRALIA
• Treasuri Wayne Swan telah mengakui pertumbuhan ekonomi yang moderat, membawa beberapa dorongan dari pemangkasan tingkat suku bunga  resmi oleh pemerintah sebagai tahap awal Natal untuk sektor rumah tangga.  

• Reserve Bank  of Australia (RBA) Selasa  lalu memangkas tingkat suku bunga 25 basis poin menjadi tiga persen pada meeting akhir tahun, yang  membawa 175 basis poin dari total penurunan pada suku bunga sejak November tahun lalu.  

• Bank‐bank utama berada dibawah tekanan untuk membawa beberapa hiburan Natal dalam bentuk mortgages yang lebih rendah setelah Reserve  Bank membuat tingkat suku bunga ke level terendahnya.  

• Reserve Bank of Australia (RBA) memangkas tingkat suku bunga 25 basis poin ke level tiga persen, level terendah sejak dalamnya krisis ekonomi  keuangan tahun 2008‐2009.  


SWISS
• Franc Swiss jatuh ke level terendah 11 pekan terhadap euro pada hari Selasa setelah pelaku pasar memprediksi bank‐bank lain akan bergabung  dengan  Credit  Suisse  Group  AG  (CS)  dan  membebankan  bunga  pada  pemegang  deposito  franc.  Untuk  pertama  kalinya  sejak  9  Oktober,  euro  kembali naik di atas 1.21 franc  dan mencatat intraday high di 1.2145 franc. 

• Credit  Suisse  mengatakan  pada  hari  Senin  kemarin  bahwa  oihaknya  akan  memberlakukan  suku  bunga  negatif  dalam  rangka  untuk  mengatasi  permintaan untuk franc. Pemberi pinjaman terbesar kedua di Swiss berdasarkan nilai pasar ini mengatakan akan menetapkan tarif negatif pada  rekening kas, namun tidak menjelaskan bagaimana suku bunga ini akan diterapkan ketika kebijakan ini mulai berlaku 10 Desember. Kebijakan ini  hanya  berlaku  untuk  deposito  antar  bank,  bukan  ke  rekening  yang  dimiliki  oleh  individu.  Laporan  tersebut  telah  memicu  melemahnya  franc,  sebuah langkah yang akan didukung oleh pemerintah Swiss yang berupaya menekan penguatan mata uangnya. 

• Pasar  melihat indikasi  untuk  bank‐bank  Swiss  besar  lainnya  bisa  mengikuti  jejak  Credit Suisse.  Namun,  UBS AG (UBS) menegaskan hanya  akan  mengenakan undefined excess balance fee ketika arus masuk modal berlebihan, seperti yang diumumkan sebelumnya pada bulan Agustus 2011. 

• Sedangkan terhadap dolar, franc melemah 0.1% di sekitar 0.9265 franc dibandingkan dengan penutupan New York hari Senin.