title cover

title cover

Tuesday, December 11, 2012

Headline News 11.12.12

US & GLOBAL
• Bursa  saham  AS  ditutup  menguat  pada  hari  Senin  kemarin,  ditopang  oleh  kenaikan  saham  McDonald's  dan  saham  teknologi,  namun  ekuitas dan obligasi Italia turun setelah muncul keputusan Perdana Menteri Mario Monti untuk mengundurkan diri, sehingga memicu  kekhawatiran terhadap kepemimpinan Italia berikutnya untuk mengawal ekonomi negara tersebut keluar dari krisis. 

• Euro  awalnya  sempat  melemah  usai  muncul  berita  tentang  Italia  tersebut,  namun  kemudian  berhasil  rebound  terhadap  dolar  dan  memangkas sebagian besar kerugiannya atas yen setelah investor beranggapan bahwa reaksi atas keputusan Monti telah selesai. 

• Investor masih mencemaskan upaya pencapaian kesepakatan anggaran AS untuk menghindari terjadinya tebing fiskal yang bisa memicu  negara tersebut jatuh kedalam resesi. Kekhawatiran akan sulitnya dewan kebijakan AS mencapai kesepakatan seperti yang diharapkan  telah menghambat berkembangnya optimisme dikalangan investor sehingga membatasi penguatan di pasar ekuitas. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 14.75 poin atau 0.11% dan ditutup di 13,169.88. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 0.48  poin atau 0.03% dan berakhir di 1,418.55. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 8.92 poin atau 0.30% ke 2,986.96.   

• Saham McDonald's Corp <MCD.N> naik 1.1% ke $89.41 setelah perusahaan makanan cepat saji tersebut melaporkan penjualan bulan  November yang meningkat melampaui perkiraan, mencatat rebound setelah koreksinya di bulan Oktober. Sedangkan kenaikan di saham  teknologi  dipicu  naiknya  saham  Hewlett‐Packard  Co  <HPQ.N>,  yang  naik  2.6%,  menyusul  rumor  bahwa  investor  Carl  Icahn  sedang  membangun saham di produsen PC tersebut. Sementara Cisco Systems <CSCO.O> naik 2.4% setelah perusahaan merencanakan strategi  pertumbuhan jangka menengah pada hari Jumat. 

• FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> naik 0.2% di 1,134.53 poin. Sedangkan MSCI global stock index <.MIWD00000PUS> naik 0.2% ke 335.07  poin.       

• Monti  mengumumkan  selama  akhir  pekan  kemarin  bahwa  ia  akan  mengundurkan  diri  setelah  anggaran  pemerintah  2013  disetujui,  berpotensi mempercepat pelaksanaan pemilu diawal tahun depan. Monti menjadi favorit investor selama tahun lalu saat ia memimpin  agenda  reformasi  untuk  menyelamatkan  Italia  dari  ancaman  keruntuhan  bergaya  Yunani.  Yield  obligasi  Italia  tenor  10  tahun  naik  ke  4.83%, level tertingginya selama lebih dari 3 pekan. Sedangkan saham Italia jatuh lebih dari 2%. 

• Euro terkoreksi ke 105.94 yen, level terendahnya sekitar 2 pekan, sebelum berhasil rebound untuk diperdagangkan flat di 106.58 yen.  Sedangkan terhadap dolar, euro tercatat menguat 0.1% ke $1.2942. 

• Pasar komoditas menguat dipicu rilis optimis data manufaktur Cina yang menunjukkan akselerasi ke level tertinggi 8 bulan di periode  November.  Harga  tembaga  menembus  level  terttinggi  selama  hampir  2  bulan,  emas  naik  ke  sekitar  $1,711  per  ons  dan  Brent  oil  mengakhiri serangkaian koreksinya selama 5 hari terakhir. Brent futures <LCOc1> naik ke $108.54 sebelum sedikit melemah kembali dan  bergerak di sekitar $107.33, atau mencatat naik 31 sen. Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun 37 sen ke $85.56. Permintaan minyak China  menembus 10 juta barel per hari untuk pertama kalinya pada bulan November. Impor minyak mentah juga naik, menambah lebih banyak  bukti terjadinya pemulihan ekonomi. 

• Harga obligasi AS naik di tengah kekhawatiran akan berlarut‐larutnya negosiasi anggaran di Washington, gemuruh politik di Italia, dan  ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut oleh Federal Reserve ketika melakukan sidangnya minggu ini. Treasuru tenor 10  tahun naik 2/32 dengan yield di 1.6164%. 

• The Fed diprediksi akan mengumumkan putaran baru pembelian Treasury di akhir sidang regulernya selama 2 hari pada hari Rabu (Kamis  dini hari). Pembelian obligasi akan menggantikan program "Operation Twist" stimulus yang akan berakhir pada Desember ini. 

GOLD & COMMODITIES
• Emas naik dalam rangkaian tiga harinya Senin lalu karena investor tidak pasti mengenai krisis bujet AS dan harapan bahwa the Fed akan  memperkenalkan kembali stimulus ekonomi minggu ini.  

• Bertumbuhnya  ketidakyakinan  mengenai  Eropa  mendorong  pembelian  safe‐haven  untuk  logam  mulia  setelah  Perdana  Menteri  Italia  Mario Monti mengumumkan akan mengundurkan diri setelah anggaran tahun 2013 disetujui. 

• Investor  juga  membeli  emas  dari  kedepannya  policy  meeting  the  Fed  dua  hari.  Bank  sentral  AS  mengekspektasi  mengumumkan  pembelian obligasi senilai $45 milyar, diatas $40 milyar dalam pembelian sekuritas berbasis mortgage yang diumumkan September lalu. 

• "Although  markets  are  taking  the  lack  of  progress  thus  far  with  an  impressive  degree  of  complacency,  we  wonder  when  a    potential  breaking point will be reached," kata Edward Meir, metals analyst pada brokerage INTL FCStone. "As a result, we would be cautious on  gold and silver here."   


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak Brent naik tipis pada hari Senin setelah data Cina menunjukkan impor minyak meningkat di bulan lalu, sinyal meningkatnya  permintaan komoditas di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut. 

• Permintaan minyak China menembus 10 juta barel per hari untuk pertama kalinya pada bulan November. Impor minyak mentah juga  naik, menambah lebih banyak bukti terjadinya pemulihan ekonomi. 

• Brent futures <LCOc1> naik ke $108.54 sebelum sedikit melemah kembali dan bergerak di sekitar $107.33, atau mencatat naik 31 sen.  Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun 37 sen ke $85.56. 

• Data  ekspor  Jerman  meningkat  pekan  lalu  sebesar  0.3%,  setelah  mengalami  kontraksi  2.4%  di  bulan  Oktober.  Namun  ketidakpastian  kondisi politik di Italia telah membatasi kenaikan harga minyak      

• Investor  minyak  juga  menunggu  komentar  mengenai  prospek  pasokan  minyak  dari  Organisasi  Negara  Pengekspor  Minyak  pada  pertemuannya pada hari Rabu. 

• OPEC diperkirakan tidak akan memangkas target produksinya dari 30 juta barel per hari, yang telah dilakukannya sejak 2011. Meskipun  stok minyak global relatif tinggi dan pertumbuhan permintaan melambat, harga Brent tetap lebih dari $100 per barel, sebagian karena  ketegangan politik di Timur Tengah dan ancaman gangguan pasokan. 


EURO ZONE
• Membaiknya sentimen zona euro untuk rangkaian empat bulannnya pada bulan Desember didorong oleh kenaikan dalam ekspektasi ke level terkuatnya sejak Mei  2011, karena investor mengambil perhatian dari janji oleh European Central Bank dan politisi untuk bertahan terhadap euro.  

• Grup Sentix research mengatakan Senin lalu indeks mengenai investor sentiment dalam zona euro menguat menjadi ‐16.8 dari ‐18.8 November, meskipun melemah  tipis dari ekspektasi dalam polling Reuters yang akan naik hingga ‐16.0.  

• Surplus perdagangan Jerman pada bulan Oktober ke level terendah dalam setengah tahun karena ekspor mencatatkan pertumbuhan yang tipis dalam menghadapi  pelemahan permintaan dari resesi negara yang menekan mitra Eropa.  

• Gambaran menambahkan bukti bahwa ekonomi negara terbesar di Eropa itu akan mengalami kontraksi dalam kuartal keempat tahunan ditengah perlambatan dalam  penjualan luar negeri, dalam pertumbuhan (ekonomi) Jerman yang panjang.  

• Perekonomian Belanda dalam kondisi memburuk dari kondisi awalnya, bank sentral mengatakan Senin lalu, memperkirakan bahwa akan merosot saat ini dalam tahun  mendatang. Defisit bujet akan juga meluas 3 persen dari batas Uni Eropa pada tahun 2013, menurut bank.  


U.K.
• Sterling  menembus  level  tertinggi  selama  hampir  3  pekan  terhadap  euro  pada  hari  Senin,  dimana  mata  uang  tunggal  Eropa  tertekan  oleh  rencana  pengunduran diri Perdana Menteri Italia Mario Monti.  

• Monti  mengumumkan  selama  akhir  pekan  kemarin  bahwa  ia  akan  mengundurkan  diri  setelah  anggaran  pemerintah  2013  disetujui,  berpotensi  mempercepat  pelaksanaan  pemilu  diawal  tahun  depan.  Monti  menjadi  favorit  investor  selama  tahun  lalu  saat  ia  memimpin  agenda  reformasi  untuk  menyelamatkan Italia dari ancaman keruntuhan bergaya Yunani. 

• Euro  terkoreksi  0.2%  ke  0.8037  pound  dan  mencatat  intraday  low  di  0.8035  pound  di  sesi  Asia,  level  terendahnya  sejak  21  November.  Jika  pelemahan  berlanjut berpotensi menuju level terendah 8 November di 0.7960 pound. 

• Sedangkan terhadap dolar, sterling menguat 0.2% ke $1.6072, dibantu oleh rebound euro terhadap dolar di akhir sesi. 

• Pasar  masih  menantikan  perkembangan  pencapian  kesepakatan  anggaran  AS  untuk  menghindari  terjadinya  tebing  fiskal  yang  berpotensi  membawa  perekonomian AS kedalam fase resesi. 

• Sterling juga berpotensi diuntungkan oleh kondisi politik yang masih belum menentu di zona euro dan kemungkinan ECB akan melanjutkan pemangkasan  suku bunganya.  


JAPAN
• Ekonomi  Jepang  mengalami  kontraksi  untuk  rangkaian  dua  kuartalan  pada  bulan  Juli‐September,  revisi  data  pemerintah  menunjukkannya  Senin  lalu,  mengindikasikan bahwa pelemahan permintaan global mendorong ekonomi yang tergantung ekspor ke dalam resesi.  

• Analis mengekspektasi kontraksi kuartalan lainnya dalam tiga bulan terakhir tahun ini berkenaan dengan anjloknya ekspor ke Cina, membuat Bank of Japan  dibawah tekanan untuk melonggarkan kebijakan moneter pada awal bulan ini.  

• Indeks  sentimen  sektor  jasa  Jepang  sedikit  naik  menjadi  40.0  pada  bulan  November,  survei  Cabinet  Office  Senin  lalu,  memperkirakan  ekonomi  telah  berhenti memburuk.  

• Bank sentral Jepang dan pemerintah membutuhkan untuk menstimulasi perekonomian secara bersamaan untuk membantu mengakhiri dua dekade deflasi,  ungkap seorang ekonom yang dapat menjadi kandidat untuk mengggantikan Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa. 


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar bertahan dekat level tertingginya dalam satu bulan terhadap euro Senin lalu karena ketidakpastian politis dalam  Italia yang menekan mata uang tunggal.  

• Dua mata uang utama (Aussie dan Zew Zealand) bertahan terhadap dollar AS, tidak terpengaruh oleh gambaran perdagangan Cina yang melemah  dari ekspektasi karena investor memfokuskan pada data akhir pekan Cina yang menguat yang memberikan tanda‐tanda kedepannya dari recovery ekonomi.  

• Euro melorot hingga ke level A$1.2278 <EURAUD=R> dalam awal perdagangan, level terendahnya sejak 20 Nov. 20, sebelum kembali naik ke level  A$1.2300. Terakhir diperdagangkan pada level A$1.2312, yang telah anjlok sekitar 2‐1/2 sen dalam satu minggu.  

• Data perumahan yang anjlok memperkirakan pemangkasan tingkat suku bunga yang dibutuhkan untuk mendorong lebih banyak pembeli ke dalam  pasar tersebut/perumahan.


SWISS
• Franc  Swiss  awalnya  terkoreksi  terhadap  dolar  pada  hari  Senin,  bergerak  searah  dengan  pelemahan  euro  setelah  Perdana  Menteri  Italia  Mario  Monti  memutuskan  untuk  mengundurkan  diri,  sehingga  memicu  kekhawatiran  terhadap  kepemimpinan  Italia  berikutnya  untuk  mengawal  ekonomi  negara  tersebut keluar dari krisis. Namun franc Swiss dan juga euro kemudian berhasil rebound terhadap dolar setelah investor beranggapan bahwa reaksi atas  keputusan Monti telah selesai. 

• Franc  telah  membayangi  euro  sejak  SNB  memutuskan  untuk  membatasi  penguatan  franc  di  level  1.20  franc  per  euro  di  bulan  September  2011  untuk  mencegah perekonomian jatuh kedalam resesi dan deflasi. SNB diprediksi akan menegaskan kembali komitmennya untuk mematok nilai tukar mata uang  lokalnya pada saat mengumumkan keputusan kebijakan moneter kuartalan pada pukul 15.30 wib hari Kamis. 

• Hasil jajak pendapat Reuters pekan lalu menunjukkan SNB kemungkinan akan mempertahankan patokan nilai tukar franc paling tidak hingga 2013 atau  bahkan diperpanjang hingga 2014, sementara tetap mempertahankan suku bunga di level mendekati 0%. 

• Franc menguat 0.2% terhadap dolar di sekitar 0.9330 franc dibandingkan level penutupan New York hari Jumat, sedangkan terhadap euro, franc bergerak  flat di sekitar 1.2078 franc. 

Monday, December 10, 2012

Headline News 10.12.12


US & GLOBAL
• Bursa  saham  global  naik  moderat  pada  Jumat  lalu  setelah  sebuah  kejutan  positif  dari  laporan  data  tenaga  kerja  AS  November  diredam  oleh  pesimisme data sentimen konsumen di tengah belum jelasnya kesepakatan AS untuk menghindari fiscal‐cliff. 

• Dolar AS juga menguat, meskipun terkoreksi di sesi penutupan setelah investor mengurai rincian laporan pasar tenaga kerja, salah satu indikator  ekonomi yang paling dimonitor dengan seksama. 

• Data non‐farm payrolls November AS bertambah 146 ribu, lebih baik dari ekspektasi yang sempat pesimis sebgai dampak dari superstorm Sandy  yang AS Oktober lalu. 

• Sementara  indeks  sentimen  konsumen  dari  The  Thomson  Reuters/University  of  Michigan  periode  Desember  turun  ke  level  terendah  sejak  Agustus. Sentimen  jatuh  di tengah keprihatinan terhadap perdebatan fiscal cliff yang menjadi faktor utama yang menahan  pergerakan bursa  belakangan ini. 

• Ketidakpastian mengenai apakah anggota parlemen AS akan mencapai kesepakatan untuk menghindari pemotongan belanja dan kenaikan pajak  masih membuat investor enggan melakukan transaksi. Indikasi ke arah mana kemajuan perdebatan fiscal cliff AS akan menyebabkan fluktuasi  lebih besar di pasar. 

• Wall  Street  sendiri  berakhir  relatif  lebih  tinggi  akhir  pekan  kemarin,  namun  dibatasi  oleh  data  yang  mengindikasikan  kecemasan  atas  ketidakpastian fiscal cliff yang cenderung memperburuk sikap konsumen pada awal Desember ini. 

• Indeks  saham  Nasdaq  bernasib  lebih  buruk  daripada  indeks  saham  Wall  Street  lainnya,  karena  terbebani  oleh  tekanan  saham  saham  Apple  sebesar  2,6  persen  –  dan  merupakan  penurunan  terburuknya  untuk  basis  mingguan  sejak  Mei  2010.  Kini  saham  perusahaan  terbesar  AS  berdasarkan nilai pasar tersebut sudah merosot 24,4 persen dari rekor tertingginya yang dicapai pada akhir September lalu. 

• Indeks Dow Jones <.DJI> naik 81,09 poin, atau 0,62 persen ke 13155.13. Indeks Standard & Poor 500 naik 4,13 poin, atau 0,29 persen ke 1418.07.  indeks Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 11,23 poin, atau 0,38 persen, ke 2978.04. 

• Volume  perdagangan  cenderung  tipis,  melanjutkan  tren  di  pekan  yang  bergerak  dan  bervolume  tipis.  Indeks  S&P  500  berakhir  0,1  persen  di  pekan tersebut, mmenyusul sesi volatile yang berulang kali mendorongnya keluar‐masuk wilayah positif. Indeks tersebut kini berada 3,8 persen  di bawah level tertinggi 2012, di 1474.51, yang dicapai pada pertengahan September. 

• Indeks FTSEurofirst 300 Indeks <.FTEU3> Eropa berakhir naik 0,07 persen ke 1132.69. Indeks saham dunia dari MSCI juga naik tipis 0,14 persen ke  334,52. 

• Indeks dolar AS melonjak ke puncaknya di hari Jumat tersebut setelah data tenaga kerja AS dirilis, tapi momentum memudar dan membatasi  kenaikannya dengan ditutup hanya naik 0,2 persen. 

• EURUSD jatuh ke sesi terendah 1.2879, areal terendah yang pernah dicapai 28 November sebelum kemudian bangkit lagi ke atas 1.2920an di  akhir  sesi  pekan  kemarin,  setelah  para  trader  mengatakan  bahwa  ada  isu  yang  berkembang  yang  mengatakan  bahwa  para  anggota  dewan  eksekutif senior ECB menentang potensi pemangkasan suku bunga yang didukung oleh mayoritas anggota dewan moneter ECB. 

• Tetapi euro relatif masih di bawah tekanan setelah bank sentral Jerman memangkas prospek pertumbuhan dan mengindikasi risiko resesi karena  krisis utang yang telah berlangsung 3 tahun menekan perekonomian terbesar di wilayah Eropa tersebut. 

• Obligasi pemerintah AS bertenor 10‐tahun AS turun 11/32 untuk mendorong kenaikan yield‐nya 1,63 persen. 

• Harga komoditas minyak di bursa berjangka tergelincir karena investor masih khawatir tentang masalah ekonomi Eropa dan ketidakpastian debat  fiscal cliff AS yang bernilai $600 milyar – dari kenaikan pajak dan pemotongan belanja. 

• Minyak mentah Brent di pasar berjangka <LCOc1> merosot 1 persen ke $107,02/barel. Harga minyak mentah di bursa berjangka AS <CLc1>  tipe  kontrak Januari juga turun 33 sen ke areal $85,90an/ barel.  Tapi harga emas cenderung bangkit dari level terendah 1 bulan setelah rilis positif data tenaga kerja AS tidak mengubah pandangan bahwa the  Fed AS akan tetap menggunakan stimulus ekonomi untuk mendorong pertumbuhannya. Harga emas di pasar spot <XAU=> naik 0,2 persen ke  sekitar $1700/ounce, bangkit dari areal tekanan pekan kemarin di sekitar $1685.79.  

GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Jumat lalu, rebound dari level terendah pada awalnya, karena optimisme data payrolls AS tidak mengubah pandangan bahwa the Fed  akan melanjutkan untuk menggunakan stimulus ekonomi yang mendukung pada logam mulia untuk mendorong pertumbuhan (ekonomi). 

•  Dalam mingguannya, logam mulia anjlok 0,7 persen untuk rangkaian dua minggunya mengalami pelemahan. 

• "It's all about QE with these metals and I don't think there is any end of that in 2013," kata Matthew Schilling, commodities broker pada futures  brokerage RJ O'Brien.  


OIL & COMMODITIES
• Penurunan harga minyak terbatas Jumat kemarin setelah data tenaga kerja AS sempat meredam sentimen negatif dari komentar anggota dewan  dari partai Republik AS yang mengindikasikan deadlock pada perdebatan untuk menghindari fiscal cliff AS. Kemudian pergerakannya tertahan  oleh pesimisme rilis data consumer sentiment Desember AS dari University of Michigan. 

• Harga komoditas minyak di bursa berjangka tergelincir karena investor masih khawatir tentang masalah ekonomi Eropa dan ketidakpastian debat  fiscal cliff AS yang bernilai $600 milyar – dari kenaikan pajak dan pemotongan belanja. 

• Minyak mentah Brent di pasar berjangka <LCOc1> merosot 1 persen ke $107,02/barel. Harga minyak mentah di bursa berjangka AS <CLc1>  tipe  kontrak Januari juga turun ke areal $85,90an/barel. 

• Di saat ini para pelaku pasar komoditas minyak masih dihadapkan pada potensi volatilitas, yang dapat memicu kenaikan harga, dari kondisi Timur  Tengah. Aksi protes berkembang di sekitar istana presiden Mesir dari kelompok oposisi yang menentang dekrit presiden Mohamed Mursi baru‐ baru ini yang perluasan kekuasaannya. 

• Sementara prospek pertumbuhan yang lebih negatif dari bank sentral Jerman dan Austria untuk perekonomiannya masing‐masing di tahun 2013  mendatang, juga potensi pemangkasan suku bunga ECB, akan memberikan tekanan pada harga minyak.


EURO ZONE
• Pengambil  kebijakan  European  Central  Bank  mengatakan  Jumat  lalu  bank  telah  "very  serious"  berdebat  mengenai  pemangkasan  tingkat  suku  bunga  minggu  ini  dan  bahwa  pemangkasan kemungkinan tahun depan jika perekonomian zona euro tidak meningkat.  

• Bank sentral Jerman dan Austria secara terpisah memperkirakan tidak mungkinnya terjadi kenaikan, perkiraan pertumbuhan pada perekonomian pada tahun 2013.  

• Makin dalamnya penurunan ekonomi Portugal dalam kuartal ketiga karena penurunan dalam ekspor pada Eropa ditambah pelemahan permintaan domestik dalam perjuangan  dibawah tekanan beratnya austerity yang dikenakan oleh bailout.  

• Akselerasi  anjlok  akan  membuat  sulit  pada  Portugal  untuk  mencapai  tujuan  fiskal  dibawah  bailout  dan  akan  menambah  tantangan  pemerintah  dalam  menjaga  penyesuaian  program sebagaimana persiapan kenaikan pajak yang besar.


U.K.
• Sterling menguat atas euro akhir pekan kemarin setelah bank sentral Jerman memangkas prospek pertumbuhan ekonominya serta meningkatnya spekulasi pemangkasan suku  bunga lebih lanjut di Eropa.   

• Namun sterling tertekan atas dolar setelah positifnya data tenaga kerja AS periode November sempat memicu ekspektasi bahwa potensi stimulus yang akan diambil the Fed AS  dalam sidang moneternya pekan ini akan lebih kecil.  

• Sterling tidak banyak bereaksi dari rilis data produksi industri dan manufaktur Oktober Inggris yang menunjukkan tekanan terbesarnya sejak Juni – padahal ini dapat mendorong  kekhawatiran tekanan ekonomi di kuartal terakhir 2012, saat baru saja bangkit dari resesi di kuartal ketiga lalu. 

• EURGBP merosot hingga ke level terendah sejak 22 November di 0.8045. Sementara pelaku pasar mengatakan ada bid di 0.8030 yang dapat menahan tekanan lebih lanjut di akhir  pekan tersebut. 

• Sterling terkoreksi mendekati areal psikologis 1.6000 dolar AS, tertekan dari level tertinggi selama sebulan di 1.6130 yang dicapai awal pekan lalu. Investor enggan melakukan aksi  beli  sterling  setelah  menteri  keuangan  Inggris,  George  Osborne,  pekan  lalu  menyatakan  bahwa  Inggris  tidak  akan  mencapai  pengurangan  hutang,  sehingga  mendorong  kekhawatian bahwa peringkat kredit negara tersebut terancam diturunkan dari level AAA. 


JAPAN
• Pemerintah Jepang mengatakan Jumat lalu bahwa terdapat "a high possibility" bahwa perekonomian telah merosot kembali kedalam resesi setelah indeks indikator ekonomi  merosot dalam rangkaian tujuh bulannya pada bulan Oktober.  

• Negara  dengan  ekonomi  terbesar  ketiga  dunia  tersebut  telah  anjlok  pada  kuartalan  bulan  September  untuk  pertama  kalinya  sejak  tahun  lalu,  ditambah  tanda‐tanda  bahwa  perlambatan (ekonomi ) global dan tensi dengan Cina mengarahkan pada resesi.  

• Indeks dari indikator ekonomi merosot (dalam preliminary) 0.9 poin pada bulan Oktober dari bulan sebelumnya, Cabinet Office mengatakannya.  

• Setengah  dari  manufaktur  Jepang  mengatakan  permintaan  utama  untuk  pemenang  pemilu  parlemen  bulan  ini  adalah  mendorong  pelemahan  yen,  yang  mana  mereka  lihat  sebagai kritikan untuk menghidupkan kembali perekonomian negara, polling Reuters menunjukkannya.  


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar bertahan mendapatkan kenaikan terhadap euro dan yen Jumat lalu dan mendekati level tertinggi dua bulannya terhadap mitra AS,  yang membawa kedua mata uang mencatatkan kenaikan ke level tertinggi mingguan.  

• Euro berjuang terhadap kedua mata uang tersebut diikuti langkah penurunan tajam Kamis lalu ketika European Central Bank mencatatkan suramnya outlook ekonomi  euro dan diskusi tentang tingkat suku bunga.  

• Mata uang tunggal terakhir tercatat ke level A$1.2372 <EURAUD=R> terhadap Aussie, yang telah anjlok 1 persen ke level A$1.2341. Telah bertahan di level tertinggi  satu bulannya  A$1.2544 yang tercapai awal minggu ini.   

• Harga Australian bond futures flat karena pasar mengalami konsolidasi setelah data ekonomi  mingguan dan mengantisipasi dari rilis job AS.  


SWISS
• USDCHF melanjutkan kenaikan mendekati areal 0.9400 setelah adanya pengumuman dari Credit Suisse bahwa dan UBS yang akan memungut biaya untuk deposito besar dalam  Swiss franc serta setelah data inflasi yang dirilis Kamis sebelumnya ternyata lebih rendah dari perkiraan. 

• Swiss  National  Bank  (SNB)  juga  akan  mempertahankan  batasan  penguatan  nilai  tukar  mata  uang  lokalnya  paling  tidak  hingga  2013  dan  kemungkinan  hingga  2014,  dan  juga  mempertahankan suku bunga mendekati 0%, demikian hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan.  SNB telah memberlakukan batasan penguatan franc terhadap euro pada 1.20 franc per euro di bulan September 2011 dalam upaya untuk mencegah terjadinya deflasi dan resesi,  setelah investor berbondong‐bondong memburu franc akibat krisis utang yang melanda kawasan Eropa. Bank sentral diperkirakan akan menegaskan kembali komitmennya untuk  mempertahankan kebijakannya tersebut dalam sidang moneter kuartalannya Kamis pekan ini. 

• Data kemarin menunjukkan inflasi Swiss turun lebih rendah dari perkiraan di bulan November, dipicu turunnya harga minyak, sewa dan makanan, dimana memperkuat indikasi  SNB akan mempertahankan kebijakan patokan nilai tukarnya. Inflasi turun 0.4% year‐on‐year setelah mencatat turun 0.2% di bulan Oktober, dan turun 0.3% month‐on‐month.  

• Sementara  franc  terkoreksi  terhadap  dolar,  seiring  melemahnya  euro  atas  dolar  setelah  muncul  komentar  dari  bank  sentral  Jermal  yang  memangkas  prospek  pertumbuhan  ekonominya serta potensi penurunan suku bunga lebih lanjut dari ECB di tahun depan. 

Friday, December 7, 2012

Headline News 07.12.12


US & GLOBAL
• Harga  minyak  turun  dan  euro  jatuh  ke  level  terendah  1  bulan  pada  hari  Kamis  setelah  bank  sentral  Eropa  (ECB)  mengatakan  pertumbuhan ekonomi di zona euro kemungkinan akan melambat di tahun depan, memicu spekulasi akan terjadinya pemangkasan suku  bunga. Namun bursa saham global berhasil menguat, dengan indeks saham AS naik tipis dan investor terus memonitor perkembangan  pembahasan  mengenai  “tebing  fiskal”  dan  saham  Apple  rebound  sehari  setelah  mencatat  prosentase  kerugian  harian  terburuknya  selama  hampir  4  tahun.  Tiga  indeks  saham  utama  AS  naik  0.3%  atau  lebih,  sementara  indeks  saham  Eropa,  FTSEurofirst‐300  index,  ditutup pada level tertinggi 18 bulan. 

• Harga  obligasi  Jerman  naik  dan  harga  minyak  mentah  Brent  turun  mendekati  $107  per  barel  setelah  Presiden  ECB  Mario  Draghi  mengatakan dewan kebijakan tengah membahas masalah suku bunga, membuka peluang untuk terjadinya pemangkasan suku bunga di  tahun depan. 

• Dalam sidangnya kemarin, ECB mempertahankan suku bunganya namun staf baru ECB memproyeksikan PDB akan berkisar antara      ‐ 0.9%  hingga  0.3%  di  tahun  depan,  menunjukkan  kontraksi  jauh  lebih  mungkin  daripada  tidak.  ECB  memprediksi  inflasi  akan  berkisar  antara 1.1% hingga 2.1% di tahun depan. 

• Euro tekreksi 0.77% ke $1.2966, sementara indeks dolar naik 0.59% ke 80.241. 

• Sementara untuk obligasi berjangka Jerman, Bund futures, untuk kontrak Maret 2013, naik lebih dari 0.5 poin ke level intraday high di  145.74. Yield untuk obligasi Jerman tenor 10 tahun turun ke 1.29%, level terendahnya sejak akhir Agustus. 

• Bursa saham AS menguat ditengah kondisi perdagangan yang masih labil, dimana pelaku pasar masih terus memonitor perkembangan  dari pembicaraan negosiasi untuk pencapaian kesepakatan guna menghindari terjadinya “tebing fiskal”. 

• Sementara itu Kantor Senator AS Jim DeMint, seorang Republikan konservatif dari South Carolina, mengatakan ia akan mengundurkan  diri pada bulan Januari untuk menjalankan Heritage Foundation. 

• Rebound pada Broadcom dan Apple telah membantu mengangkat saham teknologi. Apple memangkas kerugian awalnya sebesar 3.7% di  sesi pembukaan, dan menguat 1.57% ke $547.2445. 

• Jumlah  warga  AS  yang  mengisi  klaim  pengangguran  mingguan  di  pekan  lalu  turun  ke  kisaran  level  sebelum  terjadinya  Badai  Sandy,  mengindikasikan  meningkatnya  kembali  pertumbuhan  tenaga  kerja.  Klaim  telah  mencatat  penurunan  mingguan  ketiganya  secara  berturut‐turut. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 39.55 poin atau 0.30% di 13,074.04. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 4.66 poin  atau 0.33% di 1,413.94. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 15.57 poin atau 0.52% di 2,989.27.   

• Indeks ekuitas global MSCI naik 0.29% ke 334.04, sementara bursa Eropa menembus level tertinggi 2012 yang baru dan diprediksi akan  melanjutkan penguatannya setelah menembus level resistance kunci.  FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> untuk saham utama Eropa, menembus level penutupan teringgi 18 bulan di 1,131.85, naik 0.9%. 

• Yield  reasury  AS  turun  mendekati  level  terendahnya  dalam  3  pekan,  didukung  oleh  ekspektasi  bahwa  The  Fed  akan  mengumumkan  program baru pembelian obligasi ketika mengadakan pertemuan pekan depan. Treasury tenor 10 tahun naik 1/32 dengan yield 1.5857%. 

• Harga minyak jatuh pada hari Kamis seiring adanya resiko melemah pada ekonomi zona euro sehingga memperkuat  kekhawatiran akan  menurunnya  permintaan  untuk  kebutuhan  bahan  bakar,  sementara  ketidakpastian  seputar  negosiasi  anggaran  pemerintah  AS  terus  memaksa investor untuk bertindak hati‐hati. Harga minyak berjangka Brent untuk pengiriman Januari turun $1.78 di $107.03 per barel,  setelah terkoreksi ke intraday low di $106.80. Sedangkan harga minyak mentah AS untuk pengiriman Januari turun $1.62 di $86.26 per  barel, setelah terkoreksi ke intraday low di $85.77.  Sedangkan harga emas berjangka COMEX untuk pengiriman Februari berakhir menguat $8 per ons di $1,701.80. 


GOLD & COMMODITIES
• Harga  emas  naik  Kamis  lalu  dalam  aksi  short  covering  sebelum  laporan  employment  AS  dan  setelah  komentar  dari  Ketua  ECB  yang  mendorong ekspektasi pada pemangkasan tingkat suku bunga. 

• Aksi  beli  terhenti  setelah  Presiden  ECB  Mario  Draghi  mengatakan  perekonomina  zona  euro  kemungkinan  untuk  anjlok  tahun  depan  sebagaimana tahun 2012, resiko penurunan lebih kuat untuk wilayah ini dalam krisis utangnya yang panjang.  

• Confidence  pada  emas  telah  tertahan  pada  bulan  ini  setelah  gagal  untuk  mendorong  diatas  level  $1.730  pada  bulan  November.  Pelemahan pada gambaran teknikal membantu mendorong harga diatas level terendah satu bulannya Rabu lalu, membawanya dibawah  level 100‐hari moving average untuk pertama kalinya sejak bulan Agustus.  

• "The loss of all of this open interest signals the institutions are moving to the sidelines until after an announcement on the 'fiscal cliff',"  kata George Gero, vice president pada RBC Capital Markets, mengacu pada tujuan pembicaraan untuk menyelesaikan kembali potensi  dari krisis bujet AS pada akhir tahun. 


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak jatuh pada hari Kamis seiring adanya resiko melemah pada ekonomi zona euro sehingga memperkuat  kekhawatiran akan  menurunnya  permintaan  untuk  kebutuhan  bahan  bakar,  sementara  ketidakpastian  seputar  negosiasi  anggaran  pemerintah  AS  terus  memaksa investor untuk bertindak hati‐hati. 

• Bank sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga di level 0.75% pada sidangnya Kamis kemarin dan pernyataan Presiden ECB Mario  Draghi kian memperkuat indikasi akan melemahnya kondisi ekonomi dan inflasi. Draghi memproyeksikan bahwa ekonomi akan kembali  melemah di tahun 2013 dan memangkas tajam proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasinya. PDB diprediksi akan berada di kisaran ‐ 0.9% hingga 0.3% tahun depan, dan inflasi antara 1.1% hingga 2.1%. 

• Pernyataan Draghi tersebut telah mendorong menguatnya indeks dolar dan jatuhnya euro atas dolar dan juga yen. Menguatnya dolar  seringkali menekan harga komoditas yang berdenominasi dolar, seperti minyak. 

• Harga minyak berjangka Brent untuk pengiriman Januari turun $1.78 di $107.03 per barel, setelah terkoreksi ke intraday low di $106.80.  Sedangkan harga  minyak  mentah AS  untuk  pengiriman  Januari  turun  $1.62  di  $86.26 per  barel,  setelah  terkoreksi  ke  intraday low di  $85.77. 

• Penurunan harga minyak mungkin dibatasi oleh perjuangan Mesir atas masa depannya. Rencana Israel untuk membangun permukiman  di Tepi Barat mendorong Uni Eropa untuk memanggil utusan Israel pada hari Rabu dan membantu memperkuat kekhawatiran tentang  potensi konflik wilayah itu untuk mengganggu pasokan minyak. Perang sipil Suriah dan perselisihan antara Iran dan Israel dan Barat atas  program nuklir Teheran tetap menjadi faktor yang menambah risiko geopolitik minyak.

EURO ZONE
• Ekspor menyelamatkan zona euro dari makin dalamnya resesi dalam kuartal ketiga tahun ini sementara itu perusahaan‐perusahaan mengosongkan gudangnya dan  memangkas investasi, menempatkan beban perdagangan pada dorongan untuk suatu recovery.  

• Keseluruhan penurunan pada output ekonomi untuk periode bulan Juli‐hingga‐September dikonfirmasi pada level 0.1 persen dari kuartal sebelumnya, kantor statistik  Uni Eropa mengatakannya Kamis lalu.  

• Perekonomian zona euro kemungkinan untuk anjlok tahun depan karena telah tertekan pada tahun 2012, prediksi European Central Bank, turun tajam pada outlook  setelah membawa tingkat suku bunga pada level terendahnya 0.75 persen. 

• Industrial orders Jerman naik sejauh ini daripada ekspektasi pada bulan Oktober berkenaan dengan kuatnya permintaan dari luar negeri, khususnya dari luar zona  euro, data Menteri Ekonomi menunjukkannya, menawarkan beberapa harapan bahwa negara dengan ekonomi terbesar di Eropa yang dapat menghindari resesi. 


U.K.
• Sterling menguat  atas  euro setelah muncul komentar dari kepala ECB dan downgrade  untuk proyeksi pertumbuhan  ekonomi dan  inflasi kawasan yang  semakin memperkuat  dugaan akan terjadinya pemangkasan suku bunga dalam sidang ECB berikutnya. Usai mempertahankan suku bunga di 0.75% dalam sidangnya Kamis kemarin, Kepala ECB, Mario  Draghi memproyeksikan bahwa ekonomi akan kembali melemah di tahun 2013 dan memangkas tajam proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasinya. PDB diprediksi akan berada  di kisaran ‐0.9% hingga 0.3% tahun depan, dan inflasi antara 1.1% hingga 2.1%. 

• Euro terkoreksi ke level intraday low di 0.8063 pound usai komentar Draghi, merupakan koreksi harian tertajamnya terhadap sterling dalam 6 pekan terakhir. Euro berpotensi  melanjutkan pelemahannya menuju target koreksi jangka pendek di sekitar areal MA‐200 di 0.8060 pound. 

• Prosek  ekonomi  Inggris  juga  masih  suram,  namun  BoE  tetap  mempertahankan  suku  bunganya  di  0.5%  pada  sidangnya  Kamis  kemarin  dan  juga  mempertahankan  progran  pelonggaran kuantitatif (QE) seuai dengan ekspektasi pasar sebelumnya. Pelemahan euro berlanjut setelah Draghi mengatakan bank sentral telah membahas soal suku bunga  negatif deposito, meskipun belum memberikan rincian dari hasil pembahasan ECB tersebut. 

• Sterling terkoreksi hingga mencatat intraday low di $1.6041 dan terakhir tercatat melemah 0.3% di sekitar $1.6050, menjauhi level tertinggi 1 bulan di $1.6131 yang dicapai pada  hari Selasa. Sementara itu data Inggris yang dirilis sebelumnya menunjukkan defisit perdagangan melebar melampaui ekspektasi di bulan Oktober. 

• Pelemahan sterling berpotensi berlanjut terhadap dolar menyusul kemungkinan adanya pemangkasan peringkat kredit Inggris dari levelnya saat ini AAA. Lembaga pemeringkat  Fitch akan menkaji kembali proyeksinya setelah statement anggaran 2013 dari menteri keuangan Inggris George Osborne yang akan dirilis awal tahun depan.  


JAPAN
• Sentimen diantara manufaktur Jepang telah sedikit naik untuk pertama kalinya sejak bulan Juli, polling Reuters menunjukkannya Kamis lalu, dalam tanda‐ tanda bahwa ekonomi kemungkinan telah mencapai level dasarnya meskipun anjloknya permintaan global untuk menekan pada business confidence.  

• Kurangnya data pendukung pada Reuters' tankan, yang mana berhubungan dekat dengan survei tankan Bank of Japan, dapat menjaga bank sentral berada  dibawah tekanan untuk melonggarkan kebijakan moneternya terhadap untuk mendorong perekonomian negara terbesar ketiga tersebut. 

• Partai Demokratik Liberal Jepang, yang mana diklaim mengawasi pemerintah, kemungkinan untuk mengajukan undang‐undang sebelum bulan Juli untuk  memberikan  Bank  of  Japan  target  yang  mengikat  harga  dan  mandat  untuk  memaksimalkan  employment,  seorang  penasehat  untuk  ketua  partai  mengatakannya.


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollars diekspektasi untuk menguat dalam bulan kedepannya, kebanyakan berkenaan dengan kurangnya alternatif high yielding, polling  Reuters menunjukkannya, meskipun setelah Reserve Bank of Australia memangkas tingkat suku bunga minggu ini.  

• Perkiraan rata‐rata  Aussie <AUD=D4> pada level $1.0400 dalam tiga bulan sebelum berada sedikit lebih rendah di level $1.025 pada saat ini hingga tahun depan. Ini  dibandingkan dengan level $1.0470 ketika terjadi saat ini.   

• Tingkat pengangguran tidak diekspektasi merosot dalam level terendah tiga bulannya pada November, didukung oleh tren besarnya kekecewaan pada data ekonomi  pada mingu lalu.  

• Harga obligasi Australia menguat ke level tertingginya diikuti lebih baik dari ekspektasinya data employment dan indikasi tingkat suku bunga masih dapat turun untuk  periode yang panjang.  


SWISS
• Swiss  National  Bank  (SNB)  akan  mempertahankan  batasan  penguatan  nilai  tukar  mata  uang  lokalnya  paling  tidak  hingga  2013  dan  kemungkinan  hingga  2014,  dan  juga  mempertahankan suku bunga mendekati 0%, demikian hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan.  SNB memberlakukan batasan penguatan franc terhadap euro pada 1.20 franc per euro di bulan September 2011 dalam upaya untuk mencegah terjadinya deflasi dan resesi,  setelah investor berbondong‐bondong memburu franc akibat krisis utang yang melanda kawasan Eropa.  Bank sentral diperkirakan akan menegaskan kembali komitmennya untuk mempertahankan kebijakannya tersebut ketika mengumumkan keputusan kebijakan moneter kuartalan  melalui pernyataannya pada pukul 15.30 WIB Kamis depan, 13 Desember. 

• Data kemarin menunjukkan inflasi Swiss turun lebih rendah dari perkiraan di bulan November, dipicu turunnya harga minyak, sewa dan makanan, dimana memperkuat indikasi  SNB akan mempertahankan kebijakan patokan nilai tukarnya. Inflasi turun 0.4% year‐on‐year setelah mencatat turun 0.2% di bulan Oktober, dan turun 0.3% month‐on‐month.  

• Franc, yang telah melemah dan menjauhi ambang batas 1.20 franc per euro dalam beberapa bulan terakhir akibat meredanya kekhawatiran terhadap krisis utang zona euro,  kembali melemah setelah rilis data inflasi.  Euro menguat hingga mencatat intraday high di 1.2128 franc usai rilis data inflasi, namun kemudian kembali terkoreksi ke intraday low  di 1.2080 dan terakhir tercatat melemah 0.01% di 1.2095. 

• Sementara franc terkoreksi terhadap dolar, seiring melemahnya euro atas dolar setelah muncul komentar dari kepala ECB dan downgrade untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi  dan inflasi kawasan  yang  semakin memperkuat dugaan  akan terjadinya pemangkasan suku  bunga dalam  sidang  ECB berikutnya. Usai mempertahankan suku bunga di 0.75%  dalam sidangnya Kamis kemarin, Kepala ECB, Mario Draghi memproyeksikan bahwa ekonomi akan kembali melemah di tahun 2013 dan memangkas tajam proyeksi pertumbuhan  ekonomi dan inflasinya. PDB diprediksi akan berada di kisaran ‐0.9% hingga 0.3% tahun depan, dan inflasi antara 1.1% hingga 2.1%. 

Thursday, December 6, 2012

Headline News 06.12.12


US & GLOBAL
• Bursa saham AS naik di hari Rabu setelah Presiden Barack Obama mengatakan kesepakatan untuk menghindari terjadinya  jurang fiskal  kemungkinan akan segera tercapai  dalam sepekan  kedepan, sementara euro terkoreksi setelah hasil lelang  obligasi Spanyol yang mengecewakan. 

• Koreksi lebih dari 6% pada saham Apple telah memicu kinerja terburuk saham perusahaan tersebut selama lebih dari 4  tahun  dan  membatasi  penguatan  Wall  Street.  Sementara  Nasdaq  bernasib  lebih  buruk  daripada  indeks  lainnya  sebagai  hasilnya. 

• Investor  terus  memonitor  perkembangan  upaya  mencapai  kesepakatan  antara  Gedung  Putih  dan  Kongres  untuk  menghindari  jurang  fiskal.  Obama  mengatakan  kesepakatan  bisa  dicapai  dalam  seminggu  jika  tercapai  kompromi  Partai  Republik mengenai pajak. 

• Euro  anjlok  setelah  menembus  level  tertinggi  7  pekan  terhadap  dolar  di  awal  sesi,  terimbas  oleh  hasil  lelang  obligasi  pemerintah Spanyol yang mengecewakan dan rilis buruk data ekonomi zona euro. Euro terakhir tercatat turun di $1.3072. 

• Investor  juga  cenderung  menahan  diri  menjelang  sidang  bank  sentral  Eropa  (ECB)  hari  Kamis  ini,  dimana  mereka  akan  mencermati terhadap langkah kebijakan ECB berikutnya di tahun depan. 

• Pasar obligasi juga bereaksi negatif atas hasil lelang, dengan yield obligasi Spanyol naik ke 5.41% setelah permintaan untuk  penjualan berada di bawah ekspektasi. Para ahsli Eropa memprediksi Madrid akan meminta bailout yang akan membuka  peluang bagi ECB untuk membeli obligasinya. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 82.71 poin atau 0.64% di 13,034.49. Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  bertambah 2.23 poin atau 0.16% ke 1,409.28. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 22.99 poin atau 0.77% ke  2,973.70.   

• Apple  <AAPL.O>  memberi  beban  terberat  bagi  Nasdaq,  menyerah  6.4%  menjadi  $  538.79.  Kalangan  analis  mengutip  berbagai  faktor,  termasuk  meningkatnya  persaingan  di  pasar  tablet.  FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  naik  0.3%  dan, MSCI index of world stocks <.MIWD00000PUS> naik 0.2%.  

• Data ritel dan bisnis yang beragam menunjukkan para pembeli mengurangi belanjanya dengan margin terbesarnya selama  6 bulan di periode Oktober, sementara data PMI sektor jasa menunjukkan kontraksi. 

• Sedangkan data ekonomi AS semalam menunjukkan private payrolls processor ADP melaporkan sektor swasta menambah  118.000  pekerjaan  di  bulan  November,  lebih  sedikit  dibandingkan  perkiraan  yang  nampaknya  dipengaruhi  oleh  Badai  Sandy, meskipun aktifitas di sektor jasa melanjutkan ekspansinya. 

• Sementara laporan dari Inggris juga menjadi perhatian utama pasar pada Rabu kemarin, ketika menteri keuangan Inggris  George Osborne memperingatkan ekonomi kemungkinan akan melambat lebih rendah dari perkiraan. Ekonomi Inggris saat  ini diprediksi tumbuh 1.2% di tahun 2013, turun dari 2% prediksinya di bulan Maret. 

• Harga  minyak  turun  lagi  akibat  kekhawatiran  investor  akan  menurunnya  permintaan  global.  Harga  minyak  ditutup  melemah sekitar 1% dan mencatat penurunan dalam 3 hari berturut‐turut setelah data menunjukkan kenaikan stok minyak  di  pekan  lalu.  Harga  bensin  turun  lebih  tajam  dibandingkan  harga  minyak  mentah  akibat  melonjaknya  stok.  Sedangkan  harga emas juga terkoreksi pasca mencatat kenaikan, akibat technical buying.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas anjlok ke level terendah satu bulannya dibawah level $1,700 per ons Rabu lalu karena perkiraan pelemahan harga  oleh Goldman Sachs yang dipicu beberapa likuidasi fund, mengimbangi berita terbaru dari aksi beli oleh bank sentral.  

• Emas  anjlok  sekitar  0.2  persen  pada  tekanan  teknikal  dibawah  100‐hari  moving  average.  Akselerasi  penurunan  setelah  kemudian memecahkan level support level terendah Selasa lalu $1,690.64.  

• Emas tertekan setelah Goldman Sachs memangkas outlook emas tahun 2013 dan mengatakan siklus bull logam mulia saat  ini  kemungkinan  berbalik  tahun  depan  karena  naiknya  tingkat  suku  bunga  real  dan  membaiknya  pertumbuhan  yang  mengimbangi stimulus moneter dari the Fed AS. 

• "There is some heavy selling by fund investors and leveraged money, but physical gold demand should benefit in the long  run from the fiscal cliff after these short‐term fluctuations," kata Miguel Perez‐Santalla, vice president pada dealer physical  gold BullionVault.        


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  turun  lagi  akibat  kekhawatiran  investor  akan  menurunnya  permintaan  global.  Harga  minyak  ditutup  melemah  sekitar 1% dan mencatat penurunan dalam 3 hari berturut‐turut setelah data menunjukkan kenaikan stok minyak di pekan lalu.  Harga bensin turun lebih tajam dibandingkan harga minyak mentah akibat melonjaknya stok. Sementara rilis mengecewakan data  ekonomi Eropa dan AS juga turut menambah sentimen negatif mengenai prospek permintaan minyak. 

• Meningkatnya  produksi  oleh  pengilangan  AS  telah  memicu  naiknya  stok  bensin  dengan  margin  mingguan  terbesarnya  sejak  September 2001, demikian dilaporkan oleh Energy Information Administration (EIA), dengan stok naik 7.9 juta barel. Sementara  stok minyak mentah turun lebih dari perkiraan, dan stok distillate yang termasuk di dalamnya minyak disel dan minyak panas, naik  lebih dari 3 juta barel. 

• Brent  January  crude  <LCOc1>  lturun  $1.03  di  $108.81  per  barel,  terkoreksi  ke  $108.65.  Sedangkan  U.S.  January  crude  <CLc1>  ditutup melemah 62 sen di $87.88 per barel. 

• Harga  minyak  mendapat  dukungan  positif  dari  Wall  Street  yang  kembali  berada  di  zona  positif,  gejolak  di  Timur  Tengah  dan  pernyataan Obama bahwa kesepakatan akan tercapai dalam seminggu jika Partai Republik menyetujui soal pajak. Namun rilis data  ekonomi yang mengecewakan termasuk data ADP Employment AS yang dirilis di bawah perkiraan dan penurunan tajam pada data  penjualan ritel Eropa terus menyita perhatian investor untuk mencermati perkembangan ekonomi global. 

EURO ZONE
• Perekonomian zona euro mulai sedikit terasa merosot pada bulan November daripada perkiraan sebelumnya, meskipun terdapat beberapa tanda area akan  bangkit dari resesi dalam waktu dekat, survei bisnis menunjukkannya Rabu lalu. 

• Para  pembelanja  zona  euro  memangkas  pembelanjaanya  dengan  marjin  terbesarnya  dalam  enam  bulan  pada  bulan  Oktober,  pengiritan  pada  segala  sesuatunya dari pakaian hingga perlengkapan kesehatan dan menawarkan sedikit harapan pada konsumen yang membawa recovery dari resesi.  

• Volume  dari  perdagangan  ritel  dalam  17  negara  yang  menggunakan  euro  melorot  1.2  persen  pada  bulan  Oktober  dari  bulan  September,  penurunan  terbesarnya sejak April, kantor statistik Uni Eropa mengatakannya Rabu lalu. Ini merupakan yang terburuknya dari perkiraan penurunan 0.1 persen oleh  ekonom pada polling Reuters.  

• Lelang obligasi Spanyol lebih sedikit daripada yang diharapkan Rabu lalu, mendorong pasar untuk menyalurkan obligasi negara karena investor khawatir  berkenaan dengan waktu permintaan bantuan yang diekspektasi oleh pemerintah.  


U.K.
• Sterling rebound dari level terendah 1 bulan terhadap euro pada hari Rabu setelah statement anggaran yang suram dipandang sesuai dengan ekspektasi  pasar. Namun proyeksi dari menteri keuangan George Osborne bahwa Inggris akan gagal mengurangi utangnya dan mencapai target pertumbuhan telah  membuat sterling bergerak fluktuatif. 

• Prospek suram ekonomi Inggris kemungkinan membangkitkan kembali peluang untuk pelonggaran moneter lebih lanjut oleh BoE dan memperbesar resiko  untuk lembaga pemeringkat utang untuk memangkas peringkat utang Inggris, yang mana kedua hal tersebut akan memberi dampak negatif bagi sterling. 

• Euro  melemah  0.2%  terhadap  sterling  di  sekitar  0.8118  pound  setelah  mencatat  level  tertinggi  1  bulan  di  0.8145  pound.  Euro  berpeluang  tes  ke  level  puncak Oktober di 0.8165 pound. Sedangkan terhadap dolar, sterling bergerak melemah 0.1% di sekitar $1.6090. 

• BoE's  Monetary  Policy  Committee  pada  hari  Kamis  ini  diprediksi  akan  mempertahankan  suku  bunga  di  level  0.5%  dan  mempertahankan  pelonggaran  kuantitatif (QE) pada 375 milyar pound, namun terdapat peluang untuk BoE meningkatkan QE‐nya di tahun depan. 

• Review  oleh  lembaga  pemeringkat  Moody’s  untuk  peringkat  utang  Inggris  di  awal  tahun  2013  mendatang  juga  akan  menjadi  sorotan  pasar.  Inggris  diprediksi akan berhasil mempertahankan peringkat utangnya di level AAA. 


JAPAN
• Deputi  Gubernur  Bank  of  Japan  Kiyohiko  Nishimura  mengatakan  Rabu  lalu  bank  sentral  akan  memperdebatkan  apakah  monetary  easing  pada  September dan Oktober cukup untuk mendukung perekonomian, yang mana kemungkinan dibawah sasaran dari proyeksinya.  

• "When you look at which way the economy's momentum is headed compared with the BOJ's forecasts made in October, it is heading downwards  despite some positive signs such as a rise in industrial output," Nishimura mengatakan dalam konferensi berita di Niigata, barat laut Jepang.  

• Pemerintah  Jepang  berikutnya  harus  mengendalikan  target  harga  untuk  Bank  of  Japan  dan  bank  sentral  harus  menaikkan  pembelian  obligasi  pemerintah untuk mengakhiri deflasi, kata Heizo Takenaka, seorang ekonom yang dekat hubungannya dengan Liberal Democratic Party.  


AUSTRALIA
• Australian dollar bertahan untuk berada pada level tertingginya Rabu lalu, didorong oleh data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi pada fase  terlemahnya dalam satu tahun setengah dan telah mengabaikan pemangkasan tingkat suku bunga pada awal minggu ini.      

• Aussie  <AUD=D4>  naik  ke  level  $1.0484,  dari  level  $1.0454  pada  perdagangan  lokal  Selasa  lalu,  sangat  dekat  dengan  level  tertinggi  bulan  November $1.0491. Break diatasnya dapat melihatnya untuk tes level $1.0520, level puncak 21 Sept.   

• Pertumbuhan ekonomi Australia pada fase terlemahnya dalam satu setengah tahun karena pemerintah mengimbangi pemotongan pada ledakan  bisnis investasi, sementara itu rendahnya pendapatan ekspor dan booming pertambangan kemasa yang sulit kedepannya.  

• The  Australian  Bureau  of  Statistics  melaporkan  gross  domestic  product  (GDP)  naik  0.5  persen  dalam  kuartal  ketiganya,  dibandingkan  kuartal  sebelumnya ketika bertumbuh 0.6 persen. Ini bersamaan dengan perkiraan tetapi kenaikan terkecilnya sejak awal tahun 2011.  


SWISS
• Franc Swiss terkoreksi lebih lanjut terhadap euro  pada hari Rabu, diperdagangkan  pada level terendah 11‐minggu menyusul langkah  dua bank  terbesar  Swiss untuk membayar suku bunga negatif pada deposito franc yang dibuat oleh para pesaingnya sehingga melemahkan minat investor untuk mengoleksi  franc. 

• Sebagai bagian dari langkah‐langkah untuk melindungi franc dari investor yang mencari safe haven‐dari krisis utang zona euro, Swiss National Bank telah  mempertahankan target suku bunga Libor untuk tiga bulan di 0,00‐0,025 persen. Rendahnya suku bunga telah membuat sulit bagi bank untuk menutupi  biaya mereka dalam memegang deposito. 

• Pada hari Senin, Credit Suisse dan UBS mengumumkan mereka akan memungut biaya kredit negatif dan biaya deposito franc tinggi dalam upaya untuk  mendorong pelanggan untuk membatasi kepemilikan mereka atas mata uang franc. 

• Euro  sempat  melejit  ke  level  intraday  high  di  1.2169  franc,  namun  kemudian  terkoreksi  dan  terakhir  bergerak  melemah  0.2%  di  sekitar  1.2110  franc,  dibandingkan penutupan New York hari Rabu. Pelemahan euro tersebut terjadi setelah euro secara umum melemah terhadap dolar usai hasil lelang obligasi  Spanyol yang mengecewakan dan rilis pesimis sejumlah data ekonomi zona euro. Sedangkan terhadap dolar, franc bergerak relatif stabil di sekitar 0.9260‐ an. 

• Pasar  akan  mencermati  data  inflasi  Swiss  pada  hari  Kamis  ini  yang  diprediksi  stabil  untuk  periode  November  setelah  turun  0.2%  year‐on‐year  di  bulan  Oktober.