title cover

title cover

Friday, December 14, 2012

Headline News 14.12.12



US & GLOBAL
• Rally saham dunia selama 7 hari terakhir terhenti dan harga komoditas turun di hari Kamis setelah proses negosiasi untuk menghindari  “tebing  fiskal”  AS  menemui  hambatan,  dimana  kubu  Partai  Republik  dan  Gedung  Putih  menunjukkan  sikap  frustrasi  atas  minimnya  kemajuan yang didapat selama proses negosiasi. 

• Wall  Street  terkoreksi  setelah  Ketua  DPR  AS  John  Boehner,  petinggi  Partai  Republik  di  Kongres,  menolak  untuk  mengalah  dalam  negosiasi  yang  berjalan  alot  dengan  Presiden  Barack  Obama  mengenai  rencana  fiskal  yang  baru.  Boehner  menunjukkan  sikap  frustrasinya mengenai pembicaraan dengan pihak Gedung Putih untuk menghindari terjadinya “tebing fiskal”. 

• Kekhawatiran investor terhadap perkembangan yang terjadi telah memaksa indeks S&P 500 untuk mengakhiri rally‐nya selama 6 hari  terakhir, saham Eropa tergelincir dari level tertinggi 18 bulan dan indeks ekuitas dunia dalam MSCI mengakhiri kenaikannya selama 7 hari  terakhir. 

• Data semalam menunjukkan penjualan ritel AS meningkat di bulan November dan jobless claims turun tajam di pekan lalu, memberikan  harapan akan membaiknya pemulihan ekonomi AS. Namun laporan positif tersebut tetap gagal mendorong investor untuk melakukan  aksi beli lebih lanjut karena kekhawatiran mereka terhadap minimnya kemajuan dalam pembahasan soal anggaran AS. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 74.73 poin atau 0.56% di 13,170.72. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun  9.03 poin atau 0.63% di 1,419.45. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> merosot 21.65 poin atau 0.72% di 2,992.16.   

• Indeks ekuitas dunia dalam MSCI turun 0.29% ke 336.82.  

• Bursa saham Eropa melemah, dipicu oleh penurunan saham sektor kesehatan, setelah ketidakpastian seputar negosiasi anggaran AS.  FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> ditutup melemah 0.42% di 1,134.86, mengakhiri rally‐nya selama 3 pekan yang telah mendorong harga  indeks ke level tertinggi 18 bulan. 

• Sementara  harga  minyak  mentah  turun  di  bawah  $109  dipicu  meningkatnya  stok  minyak  mentah  AS  dan  kekhawatiran  ekonomi  AS  berpotensi jatuh kedalam resesi jika kesepakatan anggaran tidak segera tercapai. Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari  <LCOc1>, yang kontraknya berakhir pada hari Jumat, turun $1.59 di $ 107.91 per barel. Sedangkan harga minyak mentah AS berjangka  <CLc1> untuk pengiriman Januari turun 88 sen di $85.89. Harga minyak mentah turun karena harga ekuitas AS juga merosot dan karena  dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang asing, yang dapat membuat komoditas berdenominasi dolar seperti minyak lebih mahal  bagi pemegang mata uang asing. 

• Dolar  stabil  terhadap  euro  setelah  mengalami  koreksi  selama  3  hari  terakhir,  menyusul  kekhawatiran  terhadap  potensi  krisis  fiskal  diimbangi dengan pengumuman The Fed yang akan melanjutkan stimulus moneternya. Euro menguat tipis 0.03% di $1.3076, sementara  indeks dolar naik 0.13% di 79.919.  

• Harga Treasury  AS melemah setelah data menunjukkan klaim pengangguran mingguan AS turun di bawah ekspektasi pasar. Treasury  tenor 10 tahun turun 7/32 dengan yield di 1.7265%. 

• Emas  terkoreksi  1%  menyusul  kekhawatiran  kemungkinan  The  Fed  menarik  stimulus  ekonominya  jika  pasar  tenaga  kerja  meningkat  secara dramatis. Harga logam mulia jatuh di bawah $1,700 per ons untuk pertama kalinya di pekan inidipicu kekhawatiran mengenai  “tebing  fiskal”  AS,  membayangi  daya  tarik  safe‐haven  emas.  Likuidasi  oleh  investor  institusi  besar  dalam  emas  berjangka  akibat  kekhawatiran kenaikan pajak yang tinggi di tahun baru juga turut menekan harga emas. 

• Harga emas turun 1% di $1,694.21 per ons setelah terkoreksi ke level terendah 1 pekan di $1,688.94.    


GOLD & COMMODITIES
• Harga  emas  merosot  lebih  dari  1  persen  Kamis  lalu,  gagal  untuk  menahan  penguatan  yang  dibuatnya  karena  kekhawatiran  the  Fed  mungkin menarik stimulus ekonominya jika pasar tenaga kerja membaik secara dramatis yang menekan pendanaan untuk mengurangi  perkiraan bullish (emas). 

• Logam  mulia  mencapai  level  tertinggi  dua  minggunya  pada  akhir  Rabu  lalu  setelah  the  Fed  mengatakan  rencana  untuk  membeli  $45  milyar pada obligasi jangka panjang dengan setiap bulannya senilai $40 milyar pembelian sekuritas bebasis mortgage yang diumumkan  September lalu.  

• "With the economy showing some signs of recovery, we may see  a 6.5 percent unemployment rate sooner than previously anticipated, so  longer‐dated  funds  that  are  heavily  invested  in  metals  are  looking  to  reduce  their  gold  positions,"  ungkap  Phillip  Streible,  senior  commodities broker pada futures brokerage R.J. O'Brien.    


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak jatuh pada hari Kamis dipicu kekhawatiran mengenai dampak ekonomi akibat krisis fiskal AS yang mana telah menyuramkan rilis  optimis data pekerjaan dan penjualan ritel AS. 

• Ketua  DPR  AS  John  Boehner  pada  hari  Kamis  kemarin  mengatakan  bahwa  Gedung  Putih  tampaknya  bersedia  untuk  "memperlambat  perekonomian  kita  berjalan  hingga  mendekati  tebing  fiskal",  menggarisbawahi  kurangnya  kemajuan  dalam  pembicaraan  antara  Kongres  dan  Gedung Putih untuk menghindari kenaikan pajak dan pemotongan belanja tahun 2013 yang mungkin memicu risiko resesi. 

• Pernyataannya tersebut muncul setelah rilis optimis data klaim pengangguran AS yang mendekati level terendah 4 tahun dan penjualan ritel yang  meningkat di bulan November, yang mengindikasikan perekonomian AS tengah bangkit secara perlahan. 

• Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Januari <LCOc1>, yang kontraknya berakhir pada hari Jumat, turun $1.59 di $ 107.91 per barel.  Sedangkan harga minyak mentah AS berjangka <CLc1> untuk pengiriman Januari turun 88 sen di $85.89. 

• Harga minyak mentah turun karena harga ekuitas AS juga merosot dan karena dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang asing, yang dapat  membuat komoditas berdenominasi dolar seperti minyak lebih mahal bagi pemegang mata uang asing. 

• Jatuhnya harga minyak terjadi setelah komoditas dan nilai ekuitas meningkat pada hari Rabu menyusul pengumuman Federal Reserve AS yang  akan melanjutkan rencana stimulus moneter. 

• Anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), yang memompa lebih dari sepertiga minyak dunia, bertemu di Wina pada Rabu kemarin  dan sepakat untuk mempertahankan kuota produksi mereka sebesar 30 juta barel per hari. 

• Namun  ketegangan  di  Timur  Tengah  terus  menumbuhkan  kekhawatiran  tentang  potensi  gangguan  pasokan  minyak,  sehingga  membatasi  penurunan harga minyak. Iran mengakhiri putaran pembicaraan dengan pengawas nuklir PBB pada hari Kamis dan melaporkan bahwa mereka  telah membuat kemajuan dan akan terus di lanjutkan di bulan Januari. Badan PBB tidak segera mengomentari pembicaraan. Ketegangan telah  meningkat atas program nuklir Iran, dengan sanksi internasional memotong ekspor minyak Iran. 


EURO ZONE
• Eropa mendapat kesepakatan Kamis lalu untuk memberikan European Central Bank kekuatan baru mengawasi bank‐bank zona euro dari tahun 2014, memulai langkah pertama  dalam fase terbaru integrasi untuk membantu mendukung euro.  

• Setelah lebih dari 14 jam pembicaraan dan mengikuti perundingan bulanan yang berbelit‐belit, para menteri keuangan dari 27 negara Uni Eropa menyetujui untuk menangani  otoritas  ECB  untuk  secara  langsung  mengawasi  sekurang‐kurangnya  150  dari  bank‐bank  besar  zona  euro  dan  mengintervensi  dalam  bank‐bank  kecil  pada  tanda  awal  permasalahan.  

• European Central Bank berpotensi mengizinkan skema pembelian obligasi Italia dan Spanyol untuk menyelesaikan tantangannya tahun 2012 pada persyaratan pendanaan utang  melalui keberhasilan lelang (obligasi) Kamis lalu.   

• Bank of Finland memangkas perkiraan pertumbuhan (ekonomi) untuk negaranya, menunjukkan meskipun merupakan salah satu perekonomian terkuat di Eropa telah tertekan  dari suramnya pertumbuhan (ekonomi).  


U.K.
• Sterling melemah dari posisi tertinggi 6 pekan terhadap dolar pada hari Kamis setelah investor melakukan ambil untung setelah The Fed melonggarkan kebijakan dan perhatian  pasar beralih ke masalah fiskal AS. 

• Sejumlah analis pasar memprediksi sterling berpotensi menguat terhadap dolar dalam beberapa pekan kedepan, jika dewan kebijakan BoE memberikan sinyal akan menunda  kelanjutan kebijakan moneter longgar di Inggris. 

• Dengan absennya data ekonomi Inggris yang dirilis pekan ini, maka perhatian pasar akan tertuju pada masalah anggaran pemerintah AS, yang juga disebut dengan istilah “tebing  fiskal”, sebuah kombinasi dari kenaikan tajam pada pajak dan pemangkasan anggaran belanja pemerintah, yang sedianya akan dimulai awal tahun 2013. Beberapa analis pasar  mengatakan jika anggota parlemen menyelesaikan masalah anggaran sebelum akhir tahun, maka dolar bisa melemah. 

• Sterling turun 0.3% di sekitar $1.6105 di akhir sesi New York, turun kembali dari posisi puncak 6 pekan di $1.6173 yang dicapai hari rabu setelah The Fed mengatakan akan  melanjutkan program pelonggaran kuantitatif (QE) dengan $45 milyar sebulan, di atas $40 milyar pembelian The Fed dalam sekuritas berbasis hipotek. 

• Dewan kebijakan BoE Paul Fisher mengatakan BoE kemungkinan perlu untuk melanjutkan pelonggaran moneter jika terdapat sinyal melemahnya inflasi, namun sterling tidak  banyak terpengaruh oleh komentarnya tersebut. 

• Sedangkan sebelumnya data menunjukkan order pabrikan Inggris meningkat di atas level rata‐rata bulan ini, namun sterling juga tidak bereaksi atas rilis data tersebut.  


JAPAN
• Mencetak uang dan berlanjutnya pengeluaran yang besar‐besaran akan memberikan tanda dalam beratnya utang ekonomi, tetapi investor di Jepang memperkirakan  bahwa pemimpin oposisi Shinzo Abe akan mengatur strateginya jika dia memenangkan kekuasaannya dalam pemilu nasional hari Minggu.      

• Membuat keyakinan yang kuat dengan polling pendapat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, pemimpin Liberal Democratic Party (LDP) ingin untuk menambah  pelonggaran kebijakan moneter yang agresif bersamaan dengan beratnya belanja pekerjaan umum untuk membantu Jepang menghindari deflasi tahunannya dan  membuat yen lebih kompetitif hingga pererkonomian yang tersendat dapat dimulai kembali.  

• Resep kebijakannya, dijuluki "Abenomics" oleh media, dan ancamannya untuk membatasi kebebasan Bank of Japan, telah membawa kepanikan beberapa kalangan  bank sentral.  


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar bertahan dekat level terkuatnya dalam bulanan terhadap the greenback dan yen Kamis lalu dalam langkah yang mengejutkan pada  stimulus agresif dari the Fed AS, dan dari ekspektasi bahwa Jepang akan mengikutinya segera.  

• Aussie <AUD=D4> menguat ke level $1.0548, yang telah naik ke level tertinggi dalam tiga bulannya $1.0585 dalam awal perdagangan. Secara singkat menembus level  batas $1.0560, yang mendorong pada gelombang aksi short‐covering.  

• Ekonom mempercayai peringkat kredit Australia triple‐A adalah aman, meskipun jika pemerintah federal menekan kebanyakan janji surplusnya pada tahun finansial  ini.  

• Peritel  Australia  kemungkinan  akan  bekerja  keras,  tetapi  mereka  berjuang  kembali  dengan  grup  industri  baru  yang  dirancang  untuk  melobi  pemerintah  dalam  berbagai macam isu yang mempengaruhi sektor tersebut.  


SWISS
• Franc Swiss menguat terhadap euro pada hari Kamis setelah bank sentral Swiss (SNB) menegaskan akan mempertahankan nilai tukar minimum EUR/CHF pada level 1.20 franc  yang telah diberlakukan mulai September tahun lalu guna mencegah perekonomian jatuh kedalam resesi dan deflasi. 

• SNB mengatakan telah mempersiapkan langkah untuk membeli mata uang asing dalam jumlah tak terbatas. 

• Euro jatuh ke level intraday low 1.2074 franc dan terakhir tercatat bergerak di sekitar 1.2080 atau mencatat melemah 0.3% dibandingkan penutupan New York hari Rabu. 

• Franc telah melemah dalam beberapa hari terakhir karena bank Swiss mengatakan mereka akan menerapkan suku bunga negatif untuk deposito dalam nominal franc. 

• Sementara dolar melemah terhadap franc Swiss setelah keputusan The Fed yang akan mempertahankan suku bunga rendah dan akan menyediakan jumlah dolar yang cukup  untuk kebutuhan ekonomi. Namun dolar berpleuang rebound jika Gedung Putih dan Kongres gagal menghindari terjadinya “tebing fiskal” hingga akhir tahun ini. Dolar terkoreksi  ke intraday low 0.9223 franc, level terendahnya dalam 2 bulan, dan terakhir tercatat bergerak melemah 0.2% di sekitar 0.9240 franc. 

• Pemerintah Swiss mengatakan sangat optimis terhadap prospek ekonomi dengan asumsi krisis utang zona euro tidak lagi meningkat meskipun memangkas proyeksi pertumbuhan  untuk 2013 menjadi 1.3%. State Secretariat for Economics (SECO) memprediksi pertumbuhan 1% di tahun 2012, namun memangkas tipis proyeksinya untuk tahun 2013 menjadi  1.3% dari 1.4% prediksinya di bulan September lalu. SECO juga memprediksi ekspansi ekonomi akan meningkat hingga mencapai 2% di tahun 2014 dengan asumsi krisis utang  zona euro tetap terkendali dan ekonomi global memulih secara perlahan. 

Thursday, December 13, 2012

Headline News 13.12.12


US & GLOBAL
• Bursa saham global menguat dan euro melonjak naik terhadap dolar pada hari Rabu setelah The Federal Reserve menggenjot stimulus  moneter  dan  mengatakan  akan  mempertahankan  suku  bunga  AS    mendekati  nol  sampai  tingkat  pengangguran  turun  tajam.  Namun  bursa saham AS berakhir tipis, menyerahkan sebagian besar keuntungan yang telah di dapat di awal sesi setelah Kepala The Fed Ben  Bernanke menegaskan kembali bahwa kebijakan moneter tidak akan cukup untuk mengimbangi dampak buruk dari akibat terjadinya  "tebing fiskal." 

• Harga  Treasury  jatuh,  dengan  obligasi  tenor  30  tahun  turun  tajam,  setelah  bank  sentral  mengumumkan  akan  mengalihkan  sebagian  besar pembeliannya kedalam obligasi tenor 5 tahun dalam program baru pelonggaran moneternya. Ekspektasi yang berkembang bahwa  langkah bank sentral tersebut akan membantu mendorong pemulihan ekonomi telah memicu naiknya aset beresiko seperti saham dan  menekan  aset  aman  resiko  seperti  obligasi  pemerintah.  The  Fed,  yang  telah  memangkas  proyeksi  pertumbuhan  ekonomi  dan  inflasi  tahun depan, berkomitmen untuk pembelian bulanan Treasury senilai $45 milyar di atas pembelian obligasi berbasis mortgage senilai  $40 miliar per bulan yang telah dimulai pada bulan September, seperti yang diperkirakan. 

• The Fed juga nampaknya akan mempertahankan suku bunga mendekati 0% selama tingkat pengangguran masih berada di atas 6.5%,  sementara inflasi diprediksi tidak lebih dari 2.5% dalam 1 atau 2 tahun kedepan dan ekspektasi inflasi masih stabil. 

• Indeks saham global yang tergabung kedalam indeks MSCI menguat 0.3% menjadi 337.93. Sedangkan FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup  naik 0.1% di 1,139.65.  

• Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  terkoreksi  2.99  poin  atau  0.02%  dan  ditutup  di  13,245.45.  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX>  bertambah 0.64 poin atau 0.04% di 1,428.48. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 8.49 poin atau 0.28% ke 3,013.81.  

• Bernanke "reiterated the fact that monetary policy has its hands tied as far as addressing the seriousness of going over the fiscal cliff,"  said Bucky Hellwig, senior vice president at BB&T Wealth Management in Birmingham, Alabama.  

• Sementara itu Ketua DPR AS John Boehner mengatakan pada hari Rabu "perbedaan serius" masih terjadi dengan Presiden Barack Obama  dalam pembicaraan untuk menghindari kenaikan tajam pajak dan pemotongan anggaran yang akan diterapkan di tahun baru. 

• Euro menguat 0.5% ke $1.3066 setelah menembus intraday high di $1.3096 usai pengumuman The Fed. Euro melonjak tajam beberapa  menit sebelum pengumuman keputusan The Fed.  

• Namun demikian, tekanan jual pada dolar nampaknya masih cenderung terbatas, karena investor masih menantikan hasil perundingan  kesepakatan  antara  pemerintahan  Obama  dan  Kongres  untuk  menghindari  “tebing  fiskal”.  Jika  kesepakatan  yang  diharapkan  tidak  tercapai, maka dolar akan kembali diburu sebagai mata uang aman resiko ditengah kondisi ekonomi global yang suram. 

• Dolar terapresiasi ke level tertinggi 8 bulan terhadap yen di 83.29 yen dan terakhir tercatat naik 0.8% di 83.18 yen menyusul spekulasi  bahwa Bank of Japan akan menerapkan pelonggaran moneter lebih agresif setelah pemilu pada hari Minggu, yang diperkirakan akan  menghasilkan kemenangan bagi Partai Demokrat Liberal. 

• Treasury AS untuk tenor 10 tahun turun 14/32 dengan yield di 1.704%. Sedangkan untuk Treasury tenor 30 tahun turun 1‐3/32 dengan  yield di 2.897%. Program baru pembelian obligasi akan menggantikan program "Operation Twist" akan berakhir masa kerjanya di akhir  bulan ini. The Fed akan meluaskan pembelian obligasi tenor 5 tahun dari obligasinya saat ini yang bertenor 7, 10 dan 30 tahun. 

• Harga minyak naik dengan Brent crude futures <LCOc1> naik  $1.49 ke  $109.50 per barel, seangkan U.S. crude <CLc1> naik  98 sen  ke  $86.77  per  barel.  Sedangkan  harga  emas  naik  ke  $1,712  per  ons  setelah  keputusan  The  Fed  mendorong  minat  investor  pada  emas  sebagai lindung nilai terhadap inflasi.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Rabu lalu karena ketertarikan terhadap lindung inflasi yang terdorong setelah the Fed AS mengatakan maksud untuk menjaga  tingkat suku bunga mendekati nol selama tingkat pengangguran masih tinggi.  

• Harga  emas  melonjak  pada  perdagangan  yang  choppy  setelah  the  Fed  mengungkapkan  putaran  dari  pembelian  Treasury.  Telah  berkomitmen untuk pembelian bulanan sebesar $45 milyar pada Treasuries diatas $40 milyar perbulan dalam obligasi berbasis mortgage  yang memulai pembelian pada bulan September.   

• Dalam  langkah  yang  mengejutkan,  the  Fed  juga  mengadopsi  numerik  untuk  kebijakan  ambang  batas,  langkah  yang  tidak  diekpektasi  hingga awal tahun depan.   

• "It takes a little while to sink in that the Federal Reserve is focusing more and more on employment and less and less on inflation," ungkap  Axel Merk, chief investment officer pada Merk Funds yang memiliki $650 juta dalam aset‐asetnya.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik tajam pada hari Rabu, dengan Brent crude menembus $110 per barel setelah The Fed mengumumkan rencana untuk  meluaskan stimulus moneternya, sementara sebuah kebakran di pengilangan Texas telah mengangkat produk minyak suling berjangka. 

• Pengumuman Fed telah dibayangi oleh keputusan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk mempertahankan target produksi  minyaknya,  meskipun  perkiraan  mengindikasikan  permintaan  minyak  mentah  akan  lebih  rendah  tahun  depan  dalam  menghadapi  meningkatnya produksi minyak serpih di Amerika Serikat. 

• Adapun dukungan lainnya datang dari International Energy Agency (IEA) setelah merevisi estimasi permintaan minyak global yang secara  sustansial meningkat untuk kuartal keempat tahun ini, dan juga mengatakan konsumsi minyak di tahun 2013 akan meningkat lebih besar  dibanding proyeksi sebelumnya. 

• Kontrak  minyak  mentah  berjangka  Brent  untuk  pengiriman  Januari,  yang  akan mengakhiri  kontraknya  pada  hari  Jumat,  naik  $1.49  ke  $109.50 per barel. Harga rata‐rata Brent tahun ini ditaksir sebesar $112, level tertingginya , dan sedikit di atas level rekornya tahun lalu di  $110.50. Sedangkan U.S. crude <CLc1> naik 98 sen ke $86.77 per barel. 

• Dalam sidangnya di Wina, Austria kemarin, OPEC memutuskan untuk mempertahankan kuota produksi minyaknya di level 30 juta barel  per hari dan akan melanjutkan pertemuannya pada 31 Mei 2013 mendatang. 

EURO ZONE
• Factory output zona euro berlanjut untuk turun tajam pada musim gugur tahun ini, menggarisbawahi lemahnya permintaan domestik yang beresiko membuat resesi blok tersebut  dalam jangka panjang.  

• Industrial production dalam 17 negara membawa zona euro melemah 1.4 persen pada bulan Oktober setelah persentase penurunan tajamnya pada September, kantor statistik  Uni Eropa Eurostat mengatakannya Rabu lalu. Bahwa kebanyakan memburuk daripada ekspektasi pertumbuhan moderat dari polling para ekonom dalam Reuters.  

• Jerman menandai Rabu lalu untuk siap mendukung rencana pada European Central Bank untuk membuat chief supervisor dari bank‐bank, menaikkan prospek dari terobosan  kebanyakan ambisi Uni Eropa dalam reformasi keuangannya.  

• Menteri Keuangan Wolfgang Schaeuble mengatakan kabinet Jerman "optimistic" mengenai kesepakatan kedepannya dari meeting para menteri keuangan Uni Eropa di Brussels  Rabu lalu, seorang pejabat Jerman mengatakannya, berbicara dengan kondisi anonim.  

• Kreditur luar negeri Yunani memuji pembelian kembali obligasi yang sukses meskipun turun tipis dari target untuk memangkas utang negaranya, memuluskan jalan untuk Yunani  mendapat bantuan penundaan jangka panjang dalam menghindari kebangkrutannya.  


U.K.
• Sterling  mempertajam  apresiasinya  terhadap  dolar  setelah  The  Fed  semalam  memutuskan  untuk  mempertahankan  suku  bunganya  di  kisaran  0‐0.25%  sesuai  ekspektasi pasar sebelumnya dan mengumumkan program baru pembelian obligasi untuk membantu merangsang pertumbuhan ekonomi AS. 

• Sterling menguat ke level tertingginya sejak 17 Oktober terhadap dolar setelah mencatat intraday high di $1.6171, dan terakhir bergerak di sekitar 1.6160, ataui naik  0.3% dibandingkan penutupan New York hari Selasa. Namun demikian, sterling masih rentan tekanan seiring kondisi ekonomi Inggris yang masih rapuh.  

• Sterling  terlihat  telah  menguat  sejak  awal  perdagangan  Rabu  kemarin,  setelah  data  ekonomi  Inggris  menunjukkan  penurunan  diluar  dugaan  untuk  jumlah  klaim  pengangguran dan juga mencatat level tertinggi untuk jumlah orang yang bekerja di negara tersebut. 

• Dengan minimnya data ekonomi Inggris yang dirilis pekan ini, maka pergerakan sterling akan banyak terpengaruh oleh perkembangan yang terjadi di zona euro dan  juga AS, seperti masalah krisis utang kawasan dan upaya pemerintah AS untuk menghindari terjadinya “tebing fiskal. 


JAPAN
• Core machinery orders Jepang naik untuk pertama kalinya dalam tiga bulan pada bulan Oktober, tetapi ketidakpastian berkenaan dengan global outlook  kemungkinan akan berlanjut untuk menekan pada investasi bisnis dan lambatnya recovery ekonomi dari resesi.  

• Core machinery orders, rangkaian data yang sangat berfluktuasi terlihat sebagai leading indicator dari pembelanjaan modal dalam enam hingga sembilan  bulan mendatang, naik 2.6 persen pada Oktober dari September, ketika telah anjlok 4.3 persen, data Cabinet Office menampilkannya.  

• Meskipun  bulan  Oktober  terjadi  kenaikan,  yang  mana  dibawah  perkiraan  naik  3.0  persen  pada  Reuters  poll,  pemerintah  menurunkan  penilaian  untuk  mengatakan tren pada machinery orders telah merosot.


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar mencatatkan kenaikan ke level tertingginya terhadap the greenback dan yen Rabu lalu dari ekspektasi kedepannya stimulus pada AS  dan Jepang. 

• Sektor ritel Australia berlanjut untuk berjuang berkenaan dengan turunnya marjin keuntungan dan melambungnya biaya, laporan mengatakannya.  

• Usaha  dari  bank  sentral  untuk  menstimulasi  perekonomiannya  dengan  membeli  obligasi  pemerintah  dapat  dilihat  kebebebasan  pada  resiko  sekali  waktu  untuk  kebijakan yang santai, seorang petinggi bank sentral Australia megnatakannya.  

• Gubernur  Reserve Bank  of  Australia  (RBA)  Glenn  Stevens  mengatakan  pembelian besar‐besaran  pada aset‐aset  oleh beberapa  bank  sentral,  yang  dikenal  dengan  quantitative easing, mengaburkan perbedaan antara kebijakan moneter dan fiskal.  

• "The problem will be the exit from these policies...   ending a lengthy period of guaranteed cheap funding for governments may prove politically difficult," kata Stevens  dalam pidatonya terhadap para bankir bank sentral .  


SWISS
• Franc Swiss diprediksi masih akan melemah terhadap euro di tahun depan seiring tertundanya krisis utang dan perbankan menjauhi deposito franc, sehingga meringankan bank  sentral dalam menjaga tetap rendahnya nilai tukar franc. Franc menembus level terendah terhadap euro selama lebih dari 2 bulan di pekan lalu menyusul bank‐bank besar Swiss  mengatakan mereka akan memberlakukan suku bunga negatif pada deposito franc untuk mencegah arus masuk yang mengikis keuntungan mereka. 

• SNB akan menggelar sidangnya hari Kamis ini dan diperkirakan akan mengaskan kembali komitmennya untuk mempertahankan nilai tukar minimum EUR/CHF di 1.20 franc yang  telah diberlakukan mulai September tahun lalu guna mencegah perekonomian jatuh kedalam resesi dan deflasi. 

• Franc mencatat intraday high di 1.2128 franc per euro, tidak jauh dari level tertinggi 2‐1/2 bulan di 1.2168 yang dicapai sepekan lalu. Setelah diperdagangkan melemah antara  bulan April hingga akhir Agustus, euro kemudian mengalami rebound tajam terhadap franc di awal September setelah ECB mengumumkan akan membeli obligasi negara‐negara  zona euro yang paling parah dilanda krisis utang. Rencana tegas ECB tersebut telah mengurangi risiko memburuknya kondisi negara zona euro sehingga mengurangi daya tarik  safe‐haven franc. EUR/CHF kemudian bergerak stabil di sekitar nilai patokan 1.20 franc per euro. 

• Sementara intervensi SNB di pasar mata uang telah surut dalam beberapa bulan terakhir dengan cadangan devisa jatuh untuk bulan kedua berturut‐turut pada bulan November. 

• Euro  mempertajam  apresiasinya  terhadap  dolar  setelah  The  Fed  semalam  memutuskan  untuk  mempertahankan  suku  bunganya  di  kisaran  0‐0.25%  sesuai  ekspektasi  pasar  sebelumnya dan mengumumkan program baru pembelian obligasi untuk membantu merangsang pertumbuhan ekonomi AS. Dolar juga melanjutkan koreksinya terhadap franc  Swiss dengan mencatat intraday low di 0.9245 franc, dan terakhir bergerak di sekitar 0.9260, atau menguat 0.6% dibandingkan penutupan New York hari Selasa sebelumnya. 

Wednesday, December 12, 2012

Headline News 12.12.12


US & GLOBAL
• Saham  di  sejumlah  bursa  utama  meningkat  mendekati  level  tertinggi  2  bulan  dan  euro  terapresiasi  terhadap  dolar  pada  hari  Selasa  setelah data sentimen investor Jerman naik tajam di bulan Desember dan juga optimisme bahwa AS akan terhindar dari krisis keuangan. 

• Dolar melemah menjelang sidang reguler The Fed yang akan berakhir Kamis dini hari nanti. Sementara harga Treasury AS turun menyusul  naiknya harga saham yang mengurangi minat investor pada aset‐aset aman resiko. 

• Indeks  saham  utama  AS  menguat,  dipimpin  oleh  naiknya  saham  teknologi.  Indeks  S&P  500  mencatat  level  terbaiknya  sejak  medio  Oktober, membantu indeks ditutup pada level terbaiknya sejak pemilu presiden AS pada 6 November lalu. 

• Ketua DPR AS John Boehner mengatakan dirinya masih optimis kedua kubu (Partai Demokrat dan Republik) akan mencapai kesepakatan  untuk menghindari terjadinya “tebing fiskal” yang akan menyebabkan kenaikan tajam pada pajak dan pemangkasan anggaran belanja  pemerintah  di  akhir  tahun.  Namun  Pemimpin  Mayoritas  Senat  Harry  Reid  mengatakan  akan  sulit  bagi  KOngres  untuk  mencapai  kesepakatan sebelum perayaan Natal. 

• Minimnya kemajuan yang didapat telah membuat investor menahan diri dari tindakan agresif dalam beberapa pekan terakhir. Namun  saham bergerak naik ditengah volume perdagangan yang tipis. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 78.56 poin atau 0.60% dan ditutup di 13,248.44. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 9.29  poin atau 0.65% untuk ditutup di 1,427.84. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 35.34 poin atau 1.18% ke 3,022.30.  

• Kenaikan 2.2% ke $541.39 pada saham Apple <AAPL.O> telah berhasil mengangkat Nasdaq, menyusul perusahaan terbesar AS dari sisi  nilai  pasar  mengalami  rebound  setelah  investor  malakukan  ambil  untung  sebelum  kemungkinan  terjadinya  kenaikan  pajak  di  tahun  depan. Apple sebelumnya telah kehilangan 25% dari level all‐time intraday high yang dicapai pada September lalu. 

• FTSEurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  naik  0.4%  di  1,138.85  poin,  level  penutupan  tertinggi  sejak  medio  2011.  Sedangkan  indeks  saham global MSCI menembus level tertingginya sejak 19 Oktober dan terakhir tercatat naik 0.6% ke 337.00 poin. 

• Sementara  itu  kepercayaan  dikalangan  investor  dan  analis  Jerman  meningkat  tajam  di  bulan  Desember,  berdasarkan  jajak  pendapat  bulanan oleh lembaga survey ZEW Jerman. Indeks sentimen tercatat melonjak ke 6.9 dibandingkan ekspektasi ‐12, menambah harapan  bahwa Jerman, sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Eropa, akan terhindar dari resesi dalam musim dingin ini. 

• The Federal Reserve diprediksi akan mengumumkan putaran baru pembelian Treasury AS pada sidangnya yang berakhir Kamis dini hari  nanti.  Program  tersebut  akan  menggantikan  program  stimulus  "Operation  Twist",  yang  akan  berakhir  pada  akhir  tahun  ini.  The  Fed  diperkirakan  akan  mengumumkan  pembelian  bulanan  obligasi  senilai  $45  milyar,  meskipun  sebagian  pengamat  pasar  memprediksi  kemungkinan nilai pembeliannya lebih besar lagi. 

• "We anticipate the Fed will announce Treasury purchases, and as that depresses yields, it will have a negative impact on the dollar and  that supports the euro," said Jane Foley, senior currency strategist at Rabobank.  

• Ekspektasi akan berlanjutnya pelonggaran moneter telah mendorong turunnya indeks dolar sebesar 0.3% dan mendorong dolar Kanada  untuk naik ke level tertinggi 2 bulan, sementara dolar Selandia Baru menembus level tertinggi 9 bulan. Euro menguat 0.5% ke $1.3004,  sedangkan terhadap yen, dolar naik 0.3% di 82.54 yen. 

• Treasury AS untuk tenor 10 tahun turun 11/32 dengan yield 1.6558%, level tertinggi selama lebih dari 2 pekan.  

• Di pasar minyak, harga minyak Brent naik 68 sen ke $108.01 per barel setelah OPEC mengumumkan produksi minyaknya turun di bulan  November,  sementara  melemahnya  dolar  dan  gejolak  di  Timur  Tengah  juga  turut  mendukung  naiknya  harga  minyak.  Harga  minyak  mentah AS naik 23 sen ke $85.79. 

• Sedangkan untuk harga emas turun tipis menyusul harapan tercapinya kesepakatan anggaran AS telah mengurangi minat investor pada  emas sebagai aset lindung nilai. Investor juga menahan diri menjelang pengumuman The Fed. 


GOLD & COMMODITIES
• Harga emas merosot Selasa lalu, ditekan turun dari harapan bahwa krisis bujet AS dapat dihindari dan kedepannya policy statement dari  the Fed mengenai outlook moneter. 

• Emas tertekan dalam rangkaian tiga harinya, karena aksi beli safe haven menguap setelah juru bicara DPR AS John Boehner mengatakan  dia  masih  mengharapkan  bahwa  persetujuan  hingga  deadline  akhir  tahun.  Boehner  tidak  menawarkan  tanda‐tanda  yang  nyata  dari  kemajuan pembicaraan mengenai apa yang disebut fiscal cliff. 

•  Banyak ekonom yang mengekspektasi the Fed untuk mengumumkan pembelian sebesar $45 milyar setelah meeting Selasa dan Rabu. 

•  "The big money is waiting to see what the news is with the FOMC before making their move. Gold is becoming less liquid as there are less  bids out there near the year end," kata Miguel Perez‐Santalla, vice president pada online precious‐metals exchange BullionVault.       


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak mentah berjangka Brent naik tipis pada Selasa kemarin dalam perdagangan yang cukup fluktuatif karena penurunan pada  produksi minyak OPEC dan melemahnya dolar AS yang memberikan dukungan pada minyak menjelang sidang OPEC pekan ini dan juga  laporan terbaru tentang persediaan minyak di Amerika Serikat. 

• Gejolak  di  Timur  Tengah  terus  terus  memberikan  resiko  geopolitik  minyak  terkait  dengan  kekhawatiran  tentang  potensi  gangguan  pasokan minyak dari kawasan itu. 

• Indeks dolar tertekan karena  euro naik dan  investor memposisikan diri pada awal pertemuan dua hari kebijakan Federal Reserve AS,  dengan beberapa spekulasi bahwa Fed berpotensi memberikan sinyal pelonggaran kuantitatif lebih agresif dalam waktu dekat. 

• Para menteri OPEC akan bertemu di Wina, Austria pada hari Rabu ini dan pasar memprediksi tidak akan terjadi perubahan kuota produksi  minyak yang saat ini sebesar 30 juta barel per hari. 

• Harga minyak Brent naik 68 sen ke $108.01 per barel sedangkan harga minyak mentah AS naik 23 sen ke $85.79.


EURO ZONE
• Uni Eropa menunda untuk memperkenalkan peraturan permodalan terbaru untuk bank dengan menaikkannya tahun depan, Bank of Italy mengatakan Selasa lalu,  yang mana regulator khawatir dapat merusak salah satu reformasi yang paling penting dari krisis keuangan.  

• Kebanyakan  pejabat  di  Brussels telah mengekspektasi  untuk  menunda  mengikuti  keputusan  AS  baru‐baru  ini  untuk  menunda target  Januari 2013  dan  mengingat  kesulitan antara negara Uni Eropa dan parlemen blok dalam menyelesaikan peraturan.  

• "We are going towards a postponement of Basel III to the end of 2013, January 2014 at the latest," Direktur Bank of Italy Fabrizio Saccomanni mengatakan dalam  suatu meeting pemimpin bisnis di Roma.  

• Keyakinan  diantara  analis  Jerman  dan  investor  membaik  secara  signifikan  pada bulan Desember  dalam  mendukung  data ekonomi  AS,  membawa  harapan  bahwa  negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu akan menghindari resesi musim dingin ini.  

• Survei optimisme tidak seperti ekspektasi dari ZEW think tank mengikuti data yang telah menunjukkan ekspor – mesin utama pada ekonomi Jerman – kehilangan  momentum, industrial output anjlok dan tingkat pengangguran terdorong naik. 


U.K.
• Sterling melemah terhadap euro pada hari Selasa, dimana mata uang tunggal Eropa terapresiasi setelah rilis lebih baik dari perkiraan untuk data survey sentimen investor Jerman  yang mana telah memberikan dukungan optimisme diantara pelaku pasar. 

• Sementara sterling berhasil menguat  terhadap dolar, dengan sejumlah investor berspekulasi bahwa  The Fed  akan memberikan sinyal  pelonggaran moneter lebih  lanjut pada  sidang regulernya Rabu malam nanti atau Kamis dini hari. 

• Indeks kepercayaan investor ZEW Jerman naik tajam di bulan Desember dan bertengger di teritorial positif untuk pertama kalinya sejak Mei. Data tersebut telah mendorong euro  naik 0.3% terhadap sterling ke level intraday high di 0.8082 pound. Sterling berpotensi melanjutkan pelemahannya menyusul kekhawatiran melemahnya kondisi ekonomi Inggris. 

• Pasar akan mencermati data ketenagakerjaan Inggris yang akan dirilis hari ini, dimana tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 7.8% untuk periode Oktober. Jika data dirilis  naik, maka akan berpotensi menekan sterling. 

• Kekhawatiran mengenai ekonomi Inggris telah meningkat sejak menteri keuangan George Osborne men‐downgrade perkiraan pertumbuhan dan mengatakan negara itu akan  kehilangan target pemangkasan utangnya dalam sebuah budget statementa pekan lalu, meningkatkan kemungkinan negara akan kehilangan peringkat utang AAA. 

• Sterling menguat 0.2% terhadap dolar di sekitar $1.6115. Data indeks sentimen bisnis kecil AS yang dirilis lebih buruk dari perkiraan telah menekan dolar. Sementara data defisit  perdagangan AS juga dirilis buruk yang menunjukkan defisit melebar di bulan Oktober, dimana telah memberi tekanan pada dolar. 

• Dalam jangka pendek kedepan, sterling berpotensi menguat seiring dengan euro, jika The Fed melanjutkan kebijakan moneter longgar. Namun dalam jangka waktu yang lebih  panjang, sterling masih rentan tekanan terhadap euro dan juga dolar. 


JAPAN
• Bank  of  Japan  kemungkinan  akan  melonggarkan  kebijakan  moneter  minggu  depan,  suatu  sumber  mengatakannya,  karena  resiko  yang  meningkat  pada  potensi  kejatuhan dari fiscal cliff AS dan melemahnya pertumbuhan (ekonomi) Cina berlanjut untuk membayangi outlook dari ekonomi yang siap mengarah pada resesi.  

• Kebanyakan kemungkinan pilihan bank sentral untuk ekspansi pembelian aset dan program lending, saat ini sekitar 91 trilyun yen ($1.1 trilyun), dengan 5‐10 trilyun  yen lainnya, pada meeting 19‐20 Des., sumber yang dikenal mengatakannya.  

• Untuk saat ini, kebanyakan bank sentral ingin menunda setiap inisiatif baru kecuali jika the Fed AS, yang mana mengadakan policy meeting minggu ini, mengejutkan  pasar dengan stimulus yang lebih besar dari ekspektasi dan memicu kenaikan tajam pada yen.  

• "What's important is the outlook for next year, which remains highly uncertain and dependent on overseas developments," ungkap sumber yang dikenal terhadap  pemikiran bank sentral. "If the BOJ judges that its past easing measures aren't enough, it would have to do more this month."  


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar bertahan mendekati level tertinggi mingguan Selasa lalu, menggambarkan dukungan dari ekspektasi dari langkah stimulus terbaru  perekonomian AS, meskipun investor tetap berhati‐hati pada perkembangan pada potilik di Italia.  

• Aussie <AUD=D4> sempat bertahan pada level $1.0479, dari level $1.0485 pada awalnya, yang telah naik ke level tertingginya $1.0532 pada overnight. Telah sangat  dekat dengan level puncak 11‐minggunya dilevel $1.0563.  

• Investor terlihat enggan untuk mengambil resiko besar dari kedepannya dua hari meeting dari the Fed AS, yang mana dimulai hari Selasa.  

• Harga Australian bond futures menguat terhadap pergerakan pasar global dan pelemehan survei bisnis.  


SWISS
• Franc  Swiss  melemah  terhadap  euro  namun  menguat  tipis  terhadap  dolar  pada  hari  Selasa,  dengan  pandangan  pasar  tertuju  pada  sidang  reguler  bank  sentral Swiss (SNB) hari Kamis besok. SNB diprediksi akan menegaskan kembali komitmennya untuk mempertahankan nilai tukar minimum EUR/CHF di 1.20  franc ketika mengumumkan keputusan kebijakan moneternya besok sekitar pukul 15.30 wib. 

• Data pada hari Senin kemarin menunjukkan jumlah kas perbankan Swiss diselenggarakan dengan SNB turun sedikit pekan lalu, menunjukkan bank sentral  tidak perlu melakukan intervensi untuk mempertahankan nilai tukar minimum EUR/CHF di 1.20 franc menyusul franc diperdagangkan di atas 1.21 franc per  euro. 

• Franc menguat  0.1% terhadap dolar  di sekitar  0.9325 franc dibandingkan penutupan New  York  hari Senin. Sedangkan euro  menguat di  atas  1.21 franc,  menyusul rilis optimis data ZEW index Jerman. Indeks kepercayaan investor ZEW Jerman naik tajam di bulan Desember dan bertengger di teritorial positif  untuk pertama kalinya sejak Mei. Data tersebut telah mendorong euro naik 0.4% di sekitar 1.2127 franc. 

Tuesday, December 11, 2012

Headline News 11.12.12

US & GLOBAL
• Bursa  saham  AS  ditutup  menguat  pada  hari  Senin  kemarin,  ditopang  oleh  kenaikan  saham  McDonald's  dan  saham  teknologi,  namun  ekuitas dan obligasi Italia turun setelah muncul keputusan Perdana Menteri Mario Monti untuk mengundurkan diri, sehingga memicu  kekhawatiran terhadap kepemimpinan Italia berikutnya untuk mengawal ekonomi negara tersebut keluar dari krisis. 

• Euro  awalnya  sempat  melemah  usai  muncul  berita  tentang  Italia  tersebut,  namun  kemudian  berhasil  rebound  terhadap  dolar  dan  memangkas sebagian besar kerugiannya atas yen setelah investor beranggapan bahwa reaksi atas keputusan Monti telah selesai. 

• Investor masih mencemaskan upaya pencapaian kesepakatan anggaran AS untuk menghindari terjadinya tebing fiskal yang bisa memicu  negara tersebut jatuh kedalam resesi. Kekhawatiran akan sulitnya dewan kebijakan AS mencapai kesepakatan seperti yang diharapkan  telah menghambat berkembangnya optimisme dikalangan investor sehingga membatasi penguatan di pasar ekuitas. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 14.75 poin atau 0.11% dan ditutup di 13,169.88. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 0.48  poin atau 0.03% dan berakhir di 1,418.55. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 8.92 poin atau 0.30% ke 2,986.96.   

• Saham McDonald's Corp <MCD.N> naik 1.1% ke $89.41 setelah perusahaan makanan cepat saji tersebut melaporkan penjualan bulan  November yang meningkat melampaui perkiraan, mencatat rebound setelah koreksinya di bulan Oktober. Sedangkan kenaikan di saham  teknologi  dipicu  naiknya  saham  Hewlett‐Packard  Co  <HPQ.N>,  yang  naik  2.6%,  menyusul  rumor  bahwa  investor  Carl  Icahn  sedang  membangun saham di produsen PC tersebut. Sementara Cisco Systems <CSCO.O> naik 2.4% setelah perusahaan merencanakan strategi  pertumbuhan jangka menengah pada hari Jumat. 

• FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> naik 0.2% di 1,134.53 poin. Sedangkan MSCI global stock index <.MIWD00000PUS> naik 0.2% ke 335.07  poin.       

• Monti  mengumumkan  selama  akhir  pekan  kemarin  bahwa  ia  akan  mengundurkan  diri  setelah  anggaran  pemerintah  2013  disetujui,  berpotensi mempercepat pelaksanaan pemilu diawal tahun depan. Monti menjadi favorit investor selama tahun lalu saat ia memimpin  agenda  reformasi  untuk  menyelamatkan  Italia  dari  ancaman  keruntuhan  bergaya  Yunani.  Yield  obligasi  Italia  tenor  10  tahun  naik  ke  4.83%, level tertingginya selama lebih dari 3 pekan. Sedangkan saham Italia jatuh lebih dari 2%. 

• Euro terkoreksi ke 105.94 yen, level terendahnya sekitar 2 pekan, sebelum berhasil rebound untuk diperdagangkan flat di 106.58 yen.  Sedangkan terhadap dolar, euro tercatat menguat 0.1% ke $1.2942. 

• Pasar komoditas menguat dipicu rilis optimis data manufaktur Cina yang menunjukkan akselerasi ke level tertinggi 8 bulan di periode  November.  Harga  tembaga  menembus  level  terttinggi  selama  hampir  2  bulan,  emas  naik  ke  sekitar  $1,711  per  ons  dan  Brent  oil  mengakhiri serangkaian koreksinya selama 5 hari terakhir. Brent futures <LCOc1> naik ke $108.54 sebelum sedikit melemah kembali dan  bergerak di sekitar $107.33, atau mencatat naik 31 sen. Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun 37 sen ke $85.56. Permintaan minyak China  menembus 10 juta barel per hari untuk pertama kalinya pada bulan November. Impor minyak mentah juga naik, menambah lebih banyak  bukti terjadinya pemulihan ekonomi. 

• Harga obligasi AS naik di tengah kekhawatiran akan berlarut‐larutnya negosiasi anggaran di Washington, gemuruh politik di Italia, dan  ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut oleh Federal Reserve ketika melakukan sidangnya minggu ini. Treasuru tenor 10  tahun naik 2/32 dengan yield di 1.6164%. 

• The Fed diprediksi akan mengumumkan putaran baru pembelian Treasury di akhir sidang regulernya selama 2 hari pada hari Rabu (Kamis  dini hari). Pembelian obligasi akan menggantikan program "Operation Twist" stimulus yang akan berakhir pada Desember ini. 

GOLD & COMMODITIES
• Emas naik dalam rangkaian tiga harinya Senin lalu karena investor tidak pasti mengenai krisis bujet AS dan harapan bahwa the Fed akan  memperkenalkan kembali stimulus ekonomi minggu ini.  

• Bertumbuhnya  ketidakyakinan  mengenai  Eropa  mendorong  pembelian  safe‐haven  untuk  logam  mulia  setelah  Perdana  Menteri  Italia  Mario Monti mengumumkan akan mengundurkan diri setelah anggaran tahun 2013 disetujui. 

• Investor  juga  membeli  emas  dari  kedepannya  policy  meeting  the  Fed  dua  hari.  Bank  sentral  AS  mengekspektasi  mengumumkan  pembelian obligasi senilai $45 milyar, diatas $40 milyar dalam pembelian sekuritas berbasis mortgage yang diumumkan September lalu. 

• "Although  markets  are  taking  the  lack  of  progress  thus  far  with  an  impressive  degree  of  complacency,  we  wonder  when  a    potential  breaking point will be reached," kata Edward Meir, metals analyst pada brokerage INTL FCStone. "As a result, we would be cautious on  gold and silver here."   


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak Brent naik tipis pada hari Senin setelah data Cina menunjukkan impor minyak meningkat di bulan lalu, sinyal meningkatnya  permintaan komoditas di negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia tersebut. 

• Permintaan minyak China menembus 10 juta barel per hari untuk pertama kalinya pada bulan November. Impor minyak mentah juga  naik, menambah lebih banyak bukti terjadinya pemulihan ekonomi. 

• Brent futures <LCOc1> naik ke $108.54 sebelum sedikit melemah kembali dan bergerak di sekitar $107.33, atau mencatat naik 31 sen.  Sedangkan U.S. crude <CLc1> turun 37 sen ke $85.56. 

• Data  ekspor  Jerman  meningkat  pekan  lalu  sebesar  0.3%,  setelah  mengalami  kontraksi  2.4%  di  bulan  Oktober.  Namun  ketidakpastian  kondisi politik di Italia telah membatasi kenaikan harga minyak      

• Investor  minyak  juga  menunggu  komentar  mengenai  prospek  pasokan  minyak  dari  Organisasi  Negara  Pengekspor  Minyak  pada  pertemuannya pada hari Rabu. 

• OPEC diperkirakan tidak akan memangkas target produksinya dari 30 juta barel per hari, yang telah dilakukannya sejak 2011. Meskipun  stok minyak global relatif tinggi dan pertumbuhan permintaan melambat, harga Brent tetap lebih dari $100 per barel, sebagian karena  ketegangan politik di Timur Tengah dan ancaman gangguan pasokan. 


EURO ZONE
• Membaiknya sentimen zona euro untuk rangkaian empat bulannnya pada bulan Desember didorong oleh kenaikan dalam ekspektasi ke level terkuatnya sejak Mei  2011, karena investor mengambil perhatian dari janji oleh European Central Bank dan politisi untuk bertahan terhadap euro.  

• Grup Sentix research mengatakan Senin lalu indeks mengenai investor sentiment dalam zona euro menguat menjadi ‐16.8 dari ‐18.8 November, meskipun melemah  tipis dari ekspektasi dalam polling Reuters yang akan naik hingga ‐16.0.  

• Surplus perdagangan Jerman pada bulan Oktober ke level terendah dalam setengah tahun karena ekspor mencatatkan pertumbuhan yang tipis dalam menghadapi  pelemahan permintaan dari resesi negara yang menekan mitra Eropa.  

• Gambaran menambahkan bukti bahwa ekonomi negara terbesar di Eropa itu akan mengalami kontraksi dalam kuartal keempat tahunan ditengah perlambatan dalam  penjualan luar negeri, dalam pertumbuhan (ekonomi) Jerman yang panjang.  

• Perekonomian Belanda dalam kondisi memburuk dari kondisi awalnya, bank sentral mengatakan Senin lalu, memperkirakan bahwa akan merosot saat ini dalam tahun  mendatang. Defisit bujet akan juga meluas 3 persen dari batas Uni Eropa pada tahun 2013, menurut bank.  


U.K.
• Sterling  menembus  level  tertinggi  selama  hampir  3  pekan  terhadap  euro  pada  hari  Senin,  dimana  mata  uang  tunggal  Eropa  tertekan  oleh  rencana  pengunduran diri Perdana Menteri Italia Mario Monti.  

• Monti  mengumumkan  selama  akhir  pekan  kemarin  bahwa  ia  akan  mengundurkan  diri  setelah  anggaran  pemerintah  2013  disetujui,  berpotensi  mempercepat  pelaksanaan  pemilu  diawal  tahun  depan.  Monti  menjadi  favorit  investor  selama  tahun  lalu  saat  ia  memimpin  agenda  reformasi  untuk  menyelamatkan Italia dari ancaman keruntuhan bergaya Yunani. 

• Euro  terkoreksi  0.2%  ke  0.8037  pound  dan  mencatat  intraday  low  di  0.8035  pound  di  sesi  Asia,  level  terendahnya  sejak  21  November.  Jika  pelemahan  berlanjut berpotensi menuju level terendah 8 November di 0.7960 pound. 

• Sedangkan terhadap dolar, sterling menguat 0.2% ke $1.6072, dibantu oleh rebound euro terhadap dolar di akhir sesi. 

• Pasar  masih  menantikan  perkembangan  pencapian  kesepakatan  anggaran  AS  untuk  menghindari  terjadinya  tebing  fiskal  yang  berpotensi  membawa  perekonomian AS kedalam fase resesi. 

• Sterling juga berpotensi diuntungkan oleh kondisi politik yang masih belum menentu di zona euro dan kemungkinan ECB akan melanjutkan pemangkasan  suku bunganya.  


JAPAN
• Ekonomi  Jepang  mengalami  kontraksi  untuk  rangkaian  dua  kuartalan  pada  bulan  Juli‐September,  revisi  data  pemerintah  menunjukkannya  Senin  lalu,  mengindikasikan bahwa pelemahan permintaan global mendorong ekonomi yang tergantung ekspor ke dalam resesi.  

• Analis mengekspektasi kontraksi kuartalan lainnya dalam tiga bulan terakhir tahun ini berkenaan dengan anjloknya ekspor ke Cina, membuat Bank of Japan  dibawah tekanan untuk melonggarkan kebijakan moneter pada awal bulan ini.  

• Indeks  sentimen  sektor  jasa  Jepang  sedikit  naik  menjadi  40.0  pada  bulan  November,  survei  Cabinet  Office  Senin  lalu,  memperkirakan  ekonomi  telah  berhenti memburuk.  

• Bank sentral Jepang dan pemerintah membutuhkan untuk menstimulasi perekonomian secara bersamaan untuk membantu mengakhiri dua dekade deflasi,  ungkap seorang ekonom yang dapat menjadi kandidat untuk mengggantikan Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa. 


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar bertahan dekat level tertingginya dalam satu bulan terhadap euro Senin lalu karena ketidakpastian politis dalam  Italia yang menekan mata uang tunggal.  

• Dua mata uang utama (Aussie dan Zew Zealand) bertahan terhadap dollar AS, tidak terpengaruh oleh gambaran perdagangan Cina yang melemah  dari ekspektasi karena investor memfokuskan pada data akhir pekan Cina yang menguat yang memberikan tanda‐tanda kedepannya dari recovery ekonomi.  

• Euro melorot hingga ke level A$1.2278 <EURAUD=R> dalam awal perdagangan, level terendahnya sejak 20 Nov. 20, sebelum kembali naik ke level  A$1.2300. Terakhir diperdagangkan pada level A$1.2312, yang telah anjlok sekitar 2‐1/2 sen dalam satu minggu.  

• Data perumahan yang anjlok memperkirakan pemangkasan tingkat suku bunga yang dibutuhkan untuk mendorong lebih banyak pembeli ke dalam  pasar tersebut/perumahan.


SWISS
• Franc  Swiss  awalnya  terkoreksi  terhadap  dolar  pada  hari  Senin,  bergerak  searah  dengan  pelemahan  euro  setelah  Perdana  Menteri  Italia  Mario  Monti  memutuskan  untuk  mengundurkan  diri,  sehingga  memicu  kekhawatiran  terhadap  kepemimpinan  Italia  berikutnya  untuk  mengawal  ekonomi  negara  tersebut keluar dari krisis. Namun franc Swiss dan juga euro kemudian berhasil rebound terhadap dolar setelah investor beranggapan bahwa reaksi atas  keputusan Monti telah selesai. 

• Franc  telah  membayangi  euro  sejak  SNB  memutuskan  untuk  membatasi  penguatan  franc  di  level  1.20  franc  per  euro  di  bulan  September  2011  untuk  mencegah perekonomian jatuh kedalam resesi dan deflasi. SNB diprediksi akan menegaskan kembali komitmennya untuk mematok nilai tukar mata uang  lokalnya pada saat mengumumkan keputusan kebijakan moneter kuartalan pada pukul 15.30 wib hari Kamis. 

• Hasil jajak pendapat Reuters pekan lalu menunjukkan SNB kemungkinan akan mempertahankan patokan nilai tukar franc paling tidak hingga 2013 atau  bahkan diperpanjang hingga 2014, sementara tetap mempertahankan suku bunga di level mendekati 0%. 

• Franc menguat 0.2% terhadap dolar di sekitar 0.9330 franc dibandingkan level penutupan New York hari Jumat, sedangkan terhadap euro, franc bergerak  flat di sekitar 1.2078 franc.