title cover

title cover

Friday, January 18, 2013

Headline News 18.01.13


US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global berhasil rally pada hari Kamis, dengan indeks S&P 500 ditutup pada level tertinggi 5 tahun, sementara  dolar  memangkas  kerugiannya  terhadap  euro  menyusul  rilis  mengejutkan  data  pasar  pekerjaan  dan  perumahan  AS  yang  memperkuat indikasi membaiknya perekonomian di negara ekonomi terbesar di dunia tersebut. 

• Kuatnya  permintaan  terhadap  obligasi  Spanyol  telah  menambah  sentimen  bullish  pada  aset  beresiko,  sementara  harga  minyak naik. 

• Indeks  S&P  500  menembus  level  tertinggi  sejak  akhir  Desember  2007  setelah  laporan  menunjukkan  klaim  untuk  dana  kesejahteraan bagi kaum pengangguran (jobless claims)turun ke level terendah 5 tahun di pekan lalu dan housing starts naik  di bulan lalu. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 84.79 poin atau 0.63% di 13,596.02. Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  naik 8.31 poin atau 0.56% di 1,480.94. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 18.46 poin atau 0.59% di 3,136.00.   

• Pasar saham dunia <.MIWD00000PUS>, yang secara umum bergerak sideways pekan ini, naik 0.5% dan berada pada level  tertinggi 20 bulan. Saham Eropa <.FTEU3> ditutup menguat 0.5%.  

• Di  Eropa,  fokus  utama  tertuju  pada  suksesnya  penjualan  obligasi  baru  Spanyol  senilai  4.5  milyar  euro  ($6  milyar),  mengisyaratkan tumbuhnya kepercayaan investor pada prospek ekonomi negara zona euro. Yield untuk obligasi pemerintah  Spanyol tenor 10 tahun naik di 5.078% namun mencatat turun dari level intraday high di 5.174. Sedangkan yield obligasi  pemerintah Italia mendekati level intraday low di 4.167%.  Sementara untuk Treasury AS tenor 10 tahun turun 16/32 dengan yield di 1.875%. 

• Dolar melanjutkan apresiasinya terhadap yen dan memangkas kerugiannya atas euro setelah rilis optimis data ekonomi AS.  Dolar terakhir tercatat di 89.83 yen, melonjak 1.6% pada perdagangan kemarin. Sementara dolar jatuh 0.7% terhadap euro  di $1.3374. 

• Euro dan dolar telah menguat terhadap yen setelah komentar dari Menteri Ekonomi Jepang Akira Amari mengenai dampak  negatif dari yen yang lemah telah disalahtafsirkan. 

• Yen  mengalami tekanan menjelang  sidang BOJ  pekan  depan dimana  dewan kebijakan  diprediksi akan mengadopsi  target  inflasi 2% dan akan memperluas program pembelian aset yang saat ini telah dilakukan. 

• Harga  minyak  mendapat  support  dari  sinyal  membaiknya  ekonomi,  yang  mengisyaratkan  kuatnya  permintaan  minyak  di  masa mendatang. Kenaikan harga minyak juga mendapat dukungan dari aktifitas militer di Algeria dan Mali. Brent <LCOc1>  bertambah 1.3% ke $111.08 per barel, dan U.S. oil <CLc1> naik 1.1% ke $95.28.  

• Sementara harga emas tercatat di $1,687.34, naik 0.5% setelah menguat ke $1,695.56 – level puncaknya sejak 18 Desember. 


GOLD & COMMODITIES
• Platinum  menguat  ke  level  tertinggi  dalam  tiga  bulannya  Kamis  lalu,  melewati  harga  emas  untuk  rangkaian  dua  harinya  setelah optimisme data ekonomi AS yang mendorong permintaan untuk komoditas industri seperti platinum, bahan yang  penting untuk para pembuat otomotif.  

• "There is a significant chance of platinum moving back to a normal type of premium of at least $100 (against gold)," INTL  Commodities CEO Jeff Rhodes mengatakannya.  

• "Potential for further supply shocks in the PGMs does have all the ingredients for an interesting few weeks in terms of prices,"  Rhodes menambahkan.  

• Emas menguat Kamis lalu, didukung oleh pelemahan dollar dan berlanjutnya permasalahan mengenai pembicaraan utang  AS, sementara itu kekhawatiran sedikit berkurangnya pasokan dari Afrika Selatan menekan rally platinum.  

• Pada  awal  minggu  ini,  lembaga  pemeringkat  AS  Fitch  mengatakan  AS  menghadapi  suatu  "material  risk"  dari  kehilangan  status AAA jika terdapat pengulangan dari perselisihan yang terlihat tahun 2011 berkenaan naiknya debt ceiling negara yang  menyiksa. 


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak naik pada perdagangan Kamis kemarin setelah pasar keuangan mendapat dukungan positif dari rilis optimis  data ekonomi AS yang menunjukkan jobless claims turun ke level terendah 5 tahun dan housing starts naik tajam. 

• Sementara itu, penyitaan fasilitas gas di negara OPEC Aljazair oleh militan Islam menambah kekhawatiran bahwa gejolak di  daerah  tersebut  bisa  mengganggu  ekspor  energi.  Bensin  berjangka  AS  juga  naik  setelah  kendala  pada  kilang  minyak  di  Venezuela mengancam akan memperketat pasokan bahan bakar motor di wilayah tersebut. 

• Brent <LCOc1> bertambah 1.3% ke $111.08 per barel, dan U.S. oil <CLc1> naik 1.1% ke $95.28. 

• Harga minyak naik bersamaan dengan ekuitas AS menyusul naiknya indeks S&P 500 sebesar 0.6% yang sebagian disebabkan  oleh laporan positif laba perusahaan AS sejauh ini. 

EURO ZONE
• Beberapa  indikator  mengindikasikan  bahwa  perekonomian  zona  euro  stabil,  European  Central  Bank  mengatakannya  Kamis  lalu  dalam  bulletin  bulanan, ditambah bahwa ekspektasi recovery dimulai tahun ini.  

• Seperti biasa, editorial dari  bulletin bank secara virtual mengidentikkan pernyataan kebijakan utama, dibacakan oleh Presiden Mario Draghi setelah  policy meeting ECB hari Kamis, dimana menjaga suku bunga bertahan pada tingkat level terendahnya pada 0.75 persen.  

• Menteri  keuangan  Jerman  Wolfgang  Schaeuble  mengatakan  Kamis  lalu  dia  sangat  perhatian  mengenai  ekspektasi  kedepannya  pelonggaran  kebijakan moneter di Jepang, yang mana didorong pemerintahan baru.  

• "I'm pretty worried about the new policies of Japan's newly‐elected government," Schaeuble mengatakan dalam pidato pada German Bundestag  (lower house of parliament). "When you think of the surplus of liquidity on global financial markets, it is fuelled further by a wrong understanding of  central bank policy."   

• Yunani  harus  bertahan  pada  tekanan  politik  internal  untuk  melambatkan  reformasi  ekonomi  dalam  tahunan  yang  akan  menentukan  apakah  menghindari kebangkrutan, Menteri Keuangan Yannis Stournaras mengatakan pada Reuters dalam wawancara. 


U.K.
• Kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Inggris dan ketidakpastian mengenai hubungan antara Inggris dan Uni Eropa telah memicu tertekannya  sterling ke level terendahnya selama 9‐1/2 bulan terhadap euro pada perdagangan Kamis kemarin. Sterling juga menembus level terendah 9 bulan  terhadap sejumlah rival utamanya dan level terendah 8 pekan terhadap dolar. 

• Pernyataan Perdana Menteri Inggris David Cameron mengenai Eropa di Amsterdam hari Jumat ini akan dicermati investor menyusul desakan dari  sejumlah anggota di partainya sendiri untuk dilakukan referendum mengenai apakah Inggris harus keluar dari Uni Eropa. 

• Kemungkinan Inggris yang ingin meninggalkan Uni Eropa telah membuat banyak investor gelisah dan cenderung untuk menjual pound, terutama  mengingat kekhawatiran tentang ekonominya yang lemah dan kemungkinan Inggris kehilangan peringkat kredit triple‐A nya. 

• Euro menguat 0.75% ke 0.8365 pound, level tertingginya sejak akhir Maret 2012 lalu. Kondisi ini telah mendorong tersungkurnya indeks sterling  (nilai tukar sterling terhadap sejumlah rival utamanya) ke level terendahnya sejak medio April di 82.1. 

• Data retail sales Inggris juga akan dirilis hari ini, dimana jika data dirilis buruk maka akan memicu berlanjutnya tekanan jual pada sterling. 

• Sterling terkoreksi 0.3% terhadap dolar ke $1.5956, level terendahnya sejak 23 November. Pelemahan sterling juga meluas terhadap mata uang  dunia  lainnya,  dengan pound  menembus  level  terendah  3  bulan  terhadap  dolar  Kanada  dan  mendekati  level  terendah  5  bulan  terhadap  dolar  Australia.


JAPAN
• Bank of Japan berhati‐hati memilih permintaan (yang mana) Perdana Menteri Shinzo Abe untuk kebijakan pelonggaran moneter yang lebih agresif  yang  dapat  memuaskan  pada  gambaran  kebijakan  minggu  depan  tanpa  kehilangan  kebebasannya  untuk  memutuskan  tujuan  dan  bagaimana  mencapainya.  

• Dibawah tekanan dari Abe untuk mengambil langkah dalam menekan deflasi, bank sentral akan menggandakan target inflasi menjadi 2 persen dan  mempertimbangkan  pelonggaran  kebijakan  terhadap  besaran  kemungkinan  pembelian  aset  hingga  101‐trilyun‐yen  ($1.1  trilyun)  dan  program  lending, sumber mengatakan pada Reuters. 

• Mata uang Jepang dalam proses melepaskan diri dari apresiasi yang berlebihan, Shigeru Ishiba, sekretaris umum pada partai yang berkuasa Liberal  Democratic Party, mengatakannya. 


AUSTRALIA
• Australian  dollar  melemah  Kamis  lalu  setelah  turun  dari  ekspektasinya  laporan  jobs  yang  membuka  peluang  resiko  pemangkasan  tingkat  suku  bunga bulan depan, sementara itu tingginya harga produk susu membantu mitra New Zealand mengalami outperform.  

• Pasar tenaga kerja Australia melemah 5.500 jobs pada Desember, dibawah perkiraan untuk menghasilkan flat. Tingkat pengangguran naik menjadi  5.4 persen dari level 5.3 persen seperti ekspektasi. 

• Harga obligasi Australia telah mengalami rally dari berita tingkat pengangguran Australia yang naik dan pelemahan pasar saham di Asia.  


SWISS
• Euro  menguat  ke  level  tertinggi  hampir  20  bulan  terhadap  franc  Swiss  pada  perdagangan  Kamis  kemarin  dipicu  meningkatnya  sentimen mengenai prospek ekonomi zona euro yang mendorong investor untuk mengurangi posisi jual euro yang mereka buat  sebelumnya. 

• Euro mencatat intraday high di 1.2490 franc, level tertingginya sejak 20 Mei 2011 ketika mencatat intraday high di 1.2646 franc,  dan terakhir bergerak di sekitar 1.2470 atau menguat 0.8% dari posisi penutupan New York hari Rabu. 

• Sementara dolar juga menguat terhadap franc Swiss ke sekitar 0.9325 franc, atau naik 0.2%. 

Thursday, January 17, 2013

Headline News 17.01.13


US & GLOBAL
• Bursa  saham  global  ditutup  flat  pada  hari  Rabu  menyusul  hasil  laba  yang  kuat  dari  perusahaan  keuangan  telah  mengangkat  saham  perbankan, meskipun rilis buruk data ekonomi Eropa masih memberikan kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global. 

• Harga  obligasi  pemerintah  Jerman  dan  Treasury  AS  naik  setelah  Bank  Dunia  memangkas  tajam  prospek  pertumbuhan  ekonomi  global  tahun ini menjadi 2.4% dari 3%, menyusul lambatnya pemulihan ekonomi di negara‐negara maju. 

• Saham Goldman Sachs' <GS.N>  menjadi salah  satu top gainer di bursa AS, melonjak 4.1% ke  $141.09  setelah melaporkan laba kuartal  keempat yang naik hampir 3 kali lipat. JPMorgan Chase & Co <JPM.N> juga melaporkan kenaikan tajam labanya, dan sahamnya tercatat  naik 1% ke $46.82. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir melemah 23.66 poin atau 0.17% di 13,511.23. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 0.29  poin atau 0.02% di 1,472.63. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 6.77 poin atau 0.22% di 3,117.54.   

• MSCI  world  equity  index  <.MIWD00000PUS>  jatuh  0.3%  sementara  Europe's  FTSE  Eurofirst  300  index  <.FTEU3>  ditutup  flat  setelah  mengalami serangkaian koreksinya. Indeks Nikkei Jepang <.N225> merosot 2.6%, mencatat koreksi harian terbesarnya dalam 8 bulan. 

• Seiring  dengan  pandangan  suram  Bank  Dunia,  sektor  industri  menunjukkan  penjualan  mobil  baru  Eropa  turun  di  tahun  2012  ke  level  terendahnya  sejak  1995,  dengan  keseluruhan  pasar  utama  zona  euro  mengalami  penurunan,  sementara  Inggris  dan  Swedia  mencatat  pertumbuhan. Hal ini terjadi sehari setelah Jerman melaporkan ekonominya terkontraksi di level terendahnya selama hampir 3 tahun di  kuartal keempat 2012. 

• "Following the German growth numbers yesterday there is simply a realization the recession in the euro zone in the fourth quarter will be  much bigger than the previous consensus," kata ekonom Daiwa Securities Tobias Blattner.   

• Namun demikian, euro berhasil rebound dari koreksinya terhadap dolar setelah dewan kebijakan ECB meredakan kekhawatiran mengenai  kemungkinan melemahkan mata uang euro. Euro diperdagangkan sedikit di bawah $1.33, di sekitar $1.3287, setelah mengalami koreksi  tajamnya ketika kepala Eurogroup, Jean‐Claude Juncker, mengatakan kondisi mata uang euro telah “sangat tinggi”. 

• Euro kemudian berhasil bangkit setelah dewan kebijakan ECB Ewald Nowotny menegaskan bahwa nilai tukar “bukan menjadi masalah  utama”,  sehingga  memperkuat  optimisme  investor  bahwa  ECB  tidak  menargetkan  sebuah  nilai  tukar  yang  rendah  untuk  mambantu  memulihkan ekonominya. 

• Data  inflasi  AS  flat  di  bulan  Desember,  mengindikasikan  minimnya  tekanan  inflasi  yang  memberikan  kemudahan  bagi  The  Fed  untuk  mendorong pemulihan ekonomi dengan mempertahankan kebijakan moneter ultra longgar. Pasar ekuitas tidak bereaksi atas rilis data  tersebut. 

• Di pasar obligasi, permintaan pada obligasi Jerman tenor 10 tahun meningkat dan menempatkan yield‐nya di 1.49%. Sedangkan harga  Treasury AS melanjutkan kenaikannya menyusul concern mengenai plafon utang pemerintah. Treasury tenor 10 tahun naik 5/32 dengan  yield di 1.8167%. 

• Emas  menguat  untuk  3  hari  berturut‐turut,  naik  ke  $1,679.54  per  ons,  dipicu  oleh  ekspektasi  bank‐bank  sentral  negara  maju  akan  melanjutkan kebijakan moneter ultra longgar mereka.sedangkan kekhawatiran mengenai terhambatnya suplai telah mendorong naiknya 
harga platinum ke $1,684 dan mencatat kenaikan dalam 7 sesi berturutan, kenaikan terlamanya sejak awal Oktober. 

• Para  pekerja  di  produsen  platinum  terkemuka,  Anglo  American  Platinum,  mogok  kerja  pada  Rabu  kemarin  sebagai  bentuk  protes  atas  pengumuman dari perusahaan, yang dikenal sebagai Amplats, yang akan menutup tambang dan memangkas pekerjaan. 

• Musim dingin yang terjadi di Eropa dan AS telah menopang kenaikan harga minyak, namun kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan  ekonomi  global  telah  membatasi  kenaikan  harga  minyak.  Organisasi  Negaranegara  Eksportir  Minyak  (OPEC)  melaporkan  bahwa  permintaan  minyak  akan  menurun  lebih  tajam  dari  perkiraan  di  tahun  2013  akibat  meningkatnya  suplai  dari  produsen  rivalnya.  Brent  futures <LCOc1> naik 0.3% ke $110.60 per barel sementara U.S. February crude futures <CLc1> naik 0.9% ke $94.14.  


GOLD & COMMODITIES
• Platinum naik diatas harga emas Rabu lalu, dengan rally harga membawa logam bernilai tersebut diatas logam mulia untuk hari keduanya  berkenaan dengan pasokan tambang Afrika Selatan.  

• Dengan kenaikan pada rangkaian tujuh harinya Rabu lalu, didorong oleh aksi beli para hedge fund setelah krisis tenaga kerja tambang pada  produsen terbesar didunia yang berada di Afrika Selatan yang memicu kekhawatiran mengenai pasokan yang anjlok. 

• Emas dibayangi oleh penguatan dollar meskipun bertahannya permasalahan negosiasi utang AS. 

• "I will not be surprised to see a sell‐off and then a rebound again. It's going to be very volatile," kata Murray seorang general manager  pada precious metals marketing dalam Johnson Matthey USA.   


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak berjangka Brent dan minyak mentah AS menguat pada perdagangan hari Rabu setelah Energy Information Administration  (EIA) melaporkan stok minyak mingguan AS turun di pekan lalu, kontras dengan ekspektasi yang menunjukkan kenaikan. 

• Brent futures <LCOc1> naik 0.3% ke $110.60 per barel sementara U.S. February crude futures <CLc1> naik 0.9% ke $94.14. 

• EIA melaporkan stok minyak mentah turun pekan lalu seiring turunnya impor dan stok bahan bakar meningkat. Stok minyak mentah turun  951000 barel menjadi 360.3 juta barel di pekan per 11 Januari, kontras dengan ekspektasi terjadi kenaikan 2.3 juta barel. Impor minyak  mentah turun 312000 barel per hari (bph) menjadi 7.99 juta bph. Suplai bensin naik 1.91 juta barel, dibandingkan ekspektasi naik 2.9 juta  barel, dan stok distillate (minyak solar dan minyak panas) naik 1.69 juta barel, dibandingkan ekspektasi naik 1.9 juta barel. 


EURO ZONE
• Hasrat orang Eropa untuk Natal dan mengkonsumsi kalkun mendorong naiknya biaya hidup di zona euro pada bulan Desember, tetapi ekspektasi European Central Bank pada angka inflasi untuk  melambat tahun ini dan menawarkan beberapa gambaran terhadap rumah tangga selama resesi.  

• Consumer  inflation  tahunan  dalam  17  negara  euro  adalah  2.2  persen  pada  Desember,  level  yang  sama  dengan  bulan  November,  kantor  statistik  Uni  Eropa  Eurostat  menunjukkannya,  mengkonfirmasi laporan awal bulan ini.  

• Anggota dewan gubernur European Central Bank Ewald Nowotny mengatakan tidak turut dengan masalah kepala Eurogroup Jean‐Claude Juncker mengenai penguatan euro, yang mencatatkan  target stabilitas harga ECB daripada nilai tukar.  

• Euro <EUR=> naik setelah komentar Nowotny, menguat 0.3 persen terhadap dollar AS ke level $1.3310 dan menguat dari beberapa penurunan setelah komentar Juncker Selasa malamnya.  

• Ekspor  pembangkit  tenaga  listrik  Jerman  diekspektasi  (perdagangan  luar  negeri)  untuk  mendorong  output  ekonomi  tahun  ini  karena  krisis  zona  euro  melemahkan  permintaan  pada  negara  tetangga, meskipun para konsumen pada sektor rumah tangga seharusnya mendukung pertumbuhan.  

• Ekspor kemungkinan akan bertumbuh 2.8 persen tahun ini sementara itu impor kemungkinan akan naik 3.5 persen, hasil yang akan mengurangi 0.1 poin persentase dari gross domestic product  (GDP), Menteri Perekonomian mengatakannya dalam laporan tahunan. Tahun 2012, perdagangan mendorong GDP hingga 1.1 poin persentase.   



U.K.
• Sterling jatuh ke level terendah 7 pekan terhadap dolar pada hari Rabu, dipicu kondisi ekonomi dalam negeri Inggris yang masih suram dan warning dari lembaga pemeringkat  Fitch bahwa  Inggris  berpotensi  kehilangan  peringkat  kredit  tertingginya.  Sterling  terkoreksi  ke  $1.5975,  level  terendahnya sejak  28  November, sebelum  akhirnya bergerak  di  sekitar $1.5990, atau melemah 0.5% dibandingkan penutupan New York hari Selasa. 

• Lembaga pemeringkat Fitch mengingatkan potensi Inggris untuk kehilangan peringkat kredit tertingginya jika laporan budget bulan Maret menunjukkan tingkat utang pemerintah  terus mengalami kenaikan. 

• Kekhawatiran tentang ekonomi Inggris meningkat dipicu berita pekan ini bahwa pengecer musik dan DVD, HMV <HMV.L> dan perusahaan penyewaan DVD, Blockbuster Inggris,  telah berupaya untuk mencari bantuan guna mengatasi masalah kesulitan keuangan perusahaan. 

• Meskipun demikian, sterling masih berpeluang untuk kembali mengalami rebound terhadap dolar seiring menguatnya euro atas mata uang Amerika Serikat tersebut. Jika sterling  berhasil kembali menembus di atas $1.60, maka rebound potensial berkembang. 

• Investor akan menantikan rilis data retail sales Inggris pada hari Jumat untuk melihat prospek pemulihan ekonomi negara tersebut. Jika data dirilis melampaui ekspektasi, maka  akan berdampak positif bagi sterling.


JAPAN
• Kebijakan  quantitative  easing  adalah  efektif  dalam  menekan  deflasi  jika  implementasi  melalui  sarana  yang  tepat  pada  ukuran  yang  cukup,  Kazumasa  Iwata,  mantan  deputi  gubernur Bank of Japan mengatakannya.  

• "Excessive yen rises are now being corrected. If policymakers seize this moment, Japan may be able to end deflation," Iwata mengatakan dalam konferensi berita.  

• Consumer  confidence  Jepang  sedikit  memburuk  pada  bulan  Desember,  memperkirakan  konsumen  masih  berhati‐hati  meskipun  beberapa  tanda‐tanda  yang  menunjukkan  ekonomi telah keluar dari pelemahan.  

• Survei  juga menunjukkan  59,6  persen pada  pemikiran responden harga akan  naik dalam  12 bulan, tertahan dari bulan  sebelumnya,  dengan perkembangan  yang  agresif  dari  Perdana Menteri baru Shinzo Abe pada kebijakan fiskal dan moneter hingga memiliki hal yang berdampak pada ekspektasi harga konsumen.  


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar mendapatkan kembali penurunannya terhadap euro setelah pejabat utama Eropa mengeluhkan mengenai  penguatan cepatnya baru‐baru ini,  tetapi penurunan yang meluas terhadap yen mengikuti peringatan mengenai tekanan yang berlebihan dari pejabat Jepang.     

• Euro melemah setelah kepala dari menteri keuangan zona euro mengatakan euro berada pada "dangerously high".  

• Para trader mengatakan komentar singkat yang memberikan alasan investor untuk uang tunai pada kenaikan baru‐baru ini, yang membawa euro <EURAUD=R> ke level A$1.2567,  yang lebih dari satu sen melemah dari level puncak pada overnight.  

• Konsumen  Australia memulai  tahun baru  dengan sedikit  antusiasme  karena permasalahan mengenai bujet  keluarga  yang menekan sentimen positif mengenai  perekonomian  negara. 


SWISS
• Franc Swiss berhasil rebound atas euro pada hari Rabu, setelah menembus level terendah 13 bulan di sesi sebelumnya, meskipun trennya masih melemah seiring meredanya  kekhawatiran terhadap krisis utang zona euro. 

• EUR/CHF berhasil menembus level 1.22 franc di pekan lalu, untuk pertama kalinya selama lebih dari setahun terakhir. Euro kemudian melanjutkan apresiasinya hingga menembus  di atas 1.23 franc di pekan ini, sebelum akhirnya mengalami konsolidasi pada hari Rabu kemarin seiring kondisi RSI‐14 yang sudah sangat overbought. 

• Euro tercatat melemah 0.1% terhadap franc di sekitar 1.2380 franc dibandingkan penutupan New York hari Selasa. Sedangkan terhadap dolar, franc bergerak relatif stabil di  sekitar 0.9320 franc. 

• Rilis optimis data retail sales Swiss mampu membatasi tekanan jual pada franc Swiss. Retail sales periode November tercatat naik 2.9% y/y setelah mencatat kenaikan 2.7% di  bulan Oktober sebelumnya. 

Wednesday, January 16, 2013

Headline News 16.01.13


US & GLOBAL
• Pasar  ekuitas  global  memangkas  kerugiannya  usai  rilis  optimis  data  retail  sales  AS  semalam,  bahkan  harga  obligasi  juga  menguat, didorong oleh perdebatan di Washington mengenai batas pinjaman pemerintah. 

• Yen  mencatat  kenaikan  harian  terbesarnya  terhadap  dolar  dalam  8  bulan  terakhir,  menyusul  warning  seorang  petinggi  Jepang mengenai kerugian dari pelemahan tajam yen, mendorong investor untuk melakukan short covering. 

• Sebagian besar saham AS berhasil rebound di akhir sesi New York setelah data retail sales AS periode Desember dirilis naik  0.5%,  setelah  mencatat  naik  0.4%  di  bulan  November  sebelumnya,  melampaui  ekspektasi  pasar  untuk  kenaikan  0.2%.  Consumer discretionary stocks memimpin kenaikan indeks S&P 500, diikuti oleh saham keuangan. Saham teknologi turun,  dipicu penurunan 3.1% pada saham Apple. 

• Investor  berhati‐hati  setelah  partai  Republik  di  Kongres  menaikkan  $16.4  trilyun  plafon  utang  pemerintah,  dimana  telah  meningkatkan resiko AS akan gagal bayar dalam beberapa bulan mendatang. 

• Ketua  The  Fed  Ben  Bernanke  juga  mendesak  agar  Kongres  menyetujui  kenaikan  plafon  utang  pemerintah  untuk  menghindari  efek  buruk  pada  perekonomian  AS,  dimana  negosiasi  alot  yang  dilakukan  Presiden  Barack  Obama  telah  menekan pasar ekuitas, yang telah menguat sejak Tahun Baru. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 27.57 poin atau 0.20% di 13,534.89. Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  naik 1.66 poin atau 0.11% di 1,472.34. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 6.72 poin atau 0.22% di 3,110.78.   

• Hasil buruk dari perusahaan software SAP <SAPG.DE> telah memicu koreksi pada saham teknologi di Eropa, dengan indeks  DAX Jerman jatuh ke level terendah 2013, namun indeks utama menguat. SAP memberi tekanan pada FTSEurofirst 300 index  <.FTEU3> serta memukul indeks teknologi STOXX Europe 600, yang mencatat turun 2.1% dan mencatat kinerja terburuknya.  Eurofirst 300 index <.FTEU3> untuk saham‐saham utama Eropa ditutup menguat 0.04% di 1,160.22. 

• Indeks ekuitas global MSCI naik tipis 0.1% ke level tertinggi 20 bulan di 350.28.   

• Pasar ekuitas dan obligasi korporasi telah menguat tajam tahun ini seiring pandangan bahwa kebijakan moneter The Fed  yang positif akan mendukung pemulihan ekonomi AS sementara menjaga yield Treasury tetap rendah. Treasury tenor 10  tahun naik 4/32 dengan yield 1.8343%. 

• Sementara,  kontraksi  pada  sektor  manufaktur  New  York  untuk  6  bulan  berturut‐turut  di  periode  Januari  telah  menekan  saham.  Data  lain  juga  menunjukkan  tekanan  inflasi  masih  lemah,  dengan  tingkat  harga  grosir  turun  dalam  3  bulan  berturutan di periode Desember. 

• Yen menguat terhadap dolar, rebound dari pelemahannya selama 4 hari terakhir yang sempat mencapai level terendah 2‐ 1/2 tahun, berkat warning dari petinggi Jepang mengenai dampak buruk pelemahan tajam yen pada ekonomi Jepang. Dolar  turun 0.79% di 88.75 yen. Euro turun 0.55% di $1.3308. 

• Brent crude oil <LCOc1> turun $1.58 di $110.30, sementara U.S. light sweet crude oil <CLc1> turun 86 sen di $93.28 per  barel.   U.S. COMEX gold futures for April delivery <GCG3> berakhir naik $14.50 di $1,683.90. 


GOLD & COMMODITIES
• Platinum mencapai level tertinggi dalam tiga bulannya Selasa lalu, memperluas kenaikannya baru‐baru ini, setelah produsen  utama global Anglo American Platinum mengatakan akan melepas dua tambang Afrika Selatan dan menjual yang lainnya,  memangkas  output  sekitar  400.000  ons  dalam  tahunannya  juga  tenaga  kerja  sebanyak  14.000  orang,  yang  beresiko  mengulang pemogokan dengan kekerasan tahun lalu. 

• Kenaikan pada platinum juga mendorong harga diatas emas untuk pertama kalinya yang hampir setahun. 

• "Platinum is going to have continuous price appreciation because there are some very serious labor issues that are not going  to let up at all," kata Jeffrey Sica, chief investment officer pada SICA Wealth Management.  


OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  turun  dalam  kondisi  perdagangan  yang  ramai  pada  hari  Selasa,  tertekan  oleh  rilis  data  ekonomi  Jerman  dan  concern  terhadap perdebatan mengenai plafon utang pemerintah AS. Harga minyak mentah awalnya tertekan oleh rilis data yang menunjukkan  ekonomi Jerman mengalami kontraksi 0.5% di kuartal keempat, lebih buruk dari perkiraan. Pasar minyak telah mengalami tekanan akibat  kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi AS dan Eropa dalam setahun terakhir dan juga oleh melemahnya permintaan bahan bakar. 

• Tekanan juga datang dari perdebatan untuk menaikkan plafon utang pemerintah AS, dengan pelaku pasar mencermati desakan Ketua The  Fed Ben Bernanke agar Kongres menaikkan plafon utang guna menghindari kemungkinan gagal bayar. 

• Brent crude oil <LCOc1> turun $1.58 di $110.30, sementara U.S. light sweet crude oil <CLc1> turun 86 sen di $93.28 per barel.  

• Adapun data stok minyak dari American Petroleum Institute pagi tadi menunjukkan stok minyak mentah naik hanya 46000 barel di pekan  lalu, jauh dari perkiraan pasar terjadi kenaikan 2.3 juta barel. Sedangkan stok bensin naik 4.1 juta barel dan stok distillate turun 568000  barel. 

• Sementara U.S. Energy Information Administration akan merilis stok minyak mingguan AS nanti malam sekitar pukul 22.30 wib. 

EURO ZONE
• Zona euro mencatatkan penguatan dari ekspektasi surplus perdagangan bulan November yang dibantu oleh penguatan ekspor dan impor yang flat, data  menunjukkannya, yang mengindikasikan naiknya persaingan dalam blok seperti halnya permintaan domestik yang ditundukkan oleh resesi.  

• Kantor statistik Uni Eropa Eurostat mengatakan surplus perdagangan yang belum disesuaikan pada pembagian 17 negara euro adalah 13.7 milyar euro pada  bulan November, naik dari 4.9 milyar euro pada awal tahun karena ekspor yang naik 5 persen dan impor mengalami flat.  

• Perekonomian Jerman telah tertekan oleh krisis zona euro dalam kuartal terakhir tahun lalu, turun lebih dari besaran poin yang mendekati tiga tahun karena  penguatan ekspor secara tradisional dan melambatnya investasi, Kantor Statistik mengungkapkannya Selasa lalu.  

• Ekspektasi para ekonom mengekspektasi Jerman untuk meningkat kembali setelah perkiraan pelemahan pertumbuhan dalam kuartal pertama  tetapi negara  dengan  ekonomi  terbesar  di  Eropa  kurang  mendukung  pada  negara  lainnya  dalam  blok  tersebut,  dimana  banyaknya  mitra‐mitranya  yang  tertekan  oleh  resesi.  

• Yields  dari  obligasi  Spanyol  dan  Italia  turun  Selasa  lalu  setelah  dua  negara  terlihat  menguatnya  permintaan  dalam  penjualan  obligasi,  tetapi kedepannya  terlihat anjlok terbatas dengan lebih besarnya lelang obligasi kedepannya. 


U.K.
• Sterling berhasil rebound dari level terendah 9‐1/2 bulan terhadap euro pada hari Selasa dipicu aksi profit‐taking  setelah euro menguat belakangan ini, meskipun  mata uang Inggris tersebut masih rentan tekanan akibat kondisi ekonominya yang masih rapuh. 

• Data menunjukkan inflasi tahunan Inggris bertahan di level 2.7% di bulan Desember, sesuai dengan ekspektasi pasar dan jauh di atas target inflasi BoE sebesar 2.0%. 

• Euro turun 0.2% ke 0.8305 pound namun masih  mendekati level puncak  hari  Senin di 0.8326 pound, yang merupakan level tertinggi sejak awal  April 2012. Euro  menghadapi level resistance di 0.8333 pound, yang setara dengan 1.20 euro per pound, sebuah level kunci bagi perusahaan Inggris untuk melindungi exposure valuta  asing mereka. 

• Sedangkan terhadap dolar, sterling bergerak stabil di sekitar $1.6070 setelah membentuk double bottom di sekitar $1.6030. 

• Investor  akan  menantikan  rilis  data  retail  sales  Inggris  pada  hari  Jumat  untuk  melihat  prospek  pemulihan  ekonomi  negara  tersebut.  Jika  data  dirilis  melampaui  ekspektasi, maka akan berdampak positif bagi sterling. 


JAPAN
• Gubernur  Bank  of  Japan  Masaaki  Shirakawa  mengatakan  bank  sentral  akan  melanjutkan  dengan  kekuatan  monetary  easing  karena  perekonomian  kemungkinan untuk masih melemah dalam beberapa saat, memperkuat harapan pasar bahwa akan mengalami ekspansi stimulus berikutnya bulan ini.  

• Perdana  Menteri  Shinzo  Abe  terus  menekan  pada  bank  sentral  kedepannya  meeting  kebijakan  minggu  depan,  mengulangi  pernyataannya  untuk  memperkuat monetary easing dalam pembicaraan dengan para pembantu bidang ekonomi Selasa lalu.  

• Menteri keuangan Jepang Taro Aso mengatakan Selasa lalu bahwa dia tidak merasa terikat dengan target disiplin pemerintah sebelumnya dan bahwa lebih  penting lagi untuk menjauh dari tekanan ekonomi daripada untuk membatasi peluncuran obligasi.   


AUSTRALIA
• Australia dan New Zealand dollar mengalami volume perdagangan yang choppy terhadap yen Selasa lalu karena peringatan terhadap kelebihan  pelemahan yen oleh Menteri Perekonomian Jepang Akira Amari yang memberikan pasar suatu alasan untuk memangkas besarnya aksi beli yen.  

• Aussie <AUDJPY=R> melorot 0.7 persen dalam harian ke level 93.77 yen, dari level puncak empat tahun 94.63 yen.   

• Pasar obligasi Australia telah mengakhiri perdagangan lokal yang mencapai penguatannya, dengan kurangnya data ekonomi dan harga tertahan  dari berita baru dan yields anjlok dalam perdagangan yang sempit.  


SWISS
• Franc Swiss menembus level terendah 13 bulan yang baru terhadap euro meskipun kemudian memperkecil kerugiannya dipicu meredanya kekhawatiran  mengenai krisis utang zona euro.  Euro mencatat intraday high di 1.2413 franc, level tertingginya sejak 7 Desember 2011, dan terakhir bergerak di sekitar  1.2385 franc, atau menguat 0.4% dibandingkan penutupan New York hari Senin. 

• Sementara itu dolar melanjutkan apresiasinya terhadap franc Swiss dan berhasil mencatat level tertinggi yang baru untuk tahun ini di 0.9330 franc dan  terakhir tercatat bergerak di sekitar 0.9310 franc, atau menguat 1.0% dibandingkan level penutupan New York hari Senin. 

• Rilis data ekonomi AS yang positif, seperti data retail sales periode Desember yang mencatat kenaikan serta data lainnya yang menunjukkan inflasi masih  terkendali,  telah  memperkuat  indikasi  bahwa  The  Fed  akan  mempertahankan  kebijakan  moneter  longgarnya  untuk  menopang  pemulihan  ekonominya.  Kondisi ini telah membantu menopang penguatan dolar terhadap sejumlah rival utamanya. 

• Investor akan mencermati data retail sales dan producer/import price Swiss pada hari Rabu dan Kamis untuk melihat perkembangan ekonomi di negara  tersebut. 

Tuesday, January 15, 2013

Headline News 15.01.13


US & GLOBAL
• Euro menembus level tertinggi 11 bulan terhadap dolar pada hari Senin seiring memudarnya prospek pemangkasan suku bunga di Eropa,  sementara  pasar  ekuitas  melemah  tipis  setelah  menguat  ke  level  tertinggi  lebih  dari  setahun.  Investor  terlihat  melakukan  aksi  ambil‐ untung menjelang rilis laporan earnings korporasi, yang dikhawatirkan akan buruk karena ketidakpastian dari kebuntuan fiskal baru‐baru  ini di Washington. 

• Sementara pasar ekuitas di Eropa dan AS melemah, indeks saham Cina <.SSEC> justru berhasil menguat 3.2%, naik ke level tertinggi 52  pekan berkat menguatnya saham properti dan keuangan, setelah muncul laporan bahwa roll‐out dari skema percontohan pajak properti  kemungkinan akan ditunda. Apple Inc <AAPL.O>, kian menambah prospek suram laporan earnings, setelah melaporkan telah memangkas  order untuk layar LCD dan komponen lainnya untuk iPhone 5 kuartal saat ini akibat lemahnya permintaan. Saham Apple turun 3.6% ke  $501.75 dan menekan bursa secara umum dan memberi tekanan terberat bagi indeks S&P 500. Dow Jones industrial average <.DJI> naik  18.89  poin  atau  0.14%  di  13,507.32.  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX>  turun  1.37  poin  atau  0.09%  di  1,470.68.  Sedangkan  Nasdaq  Composite Index <.IXIC> turun 8.13 poin atau 0.26% di 3,117.50.   

• Euro naik 0.3% di $1.3382, setelah menembus intraday high di $1.3404 dan mencatat lonjakan 2.5% sejak Presiden ECB Mario Draghi  menggugurkan ekspektasi mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. 

• Europe's FTSE Eurofirst 300 index <.FTEU3> ditutup melemah 0.3%, meskipun masih mendekati level tertinggi 2 tahun. Sedangkan MSCI  International ACWI price index of global shares <.MIWD00000PUS> berakhir flat namun masih mendekati level tertinggi 18 bulan. 

• Pasar  ekuitas  meningkat  dan  sebagian  besar  mata  uang  utama  telah  menguat  terhadap  dolar  sepanjang  tahun  ini  setelah  anggota  parlemen  AS  mencapai  kesepakatan  mengenai  pajak,  mengurangi  kekhawatiran  terjadinya  pengetatan  fiskal  mendadak  yang  akan  memperlambat perekonomian. Kepala Chicago Federal Reserve Bank Charles Evans, seorang voting member untuk dewan kebijakan The  Fed tahun ini, memberikan pandangan optimis bahwa ekonomi AS akan tumbuh 2.5% di tahun 2013 dan 3.5% di tahun 2014. 

• Prospek cerah ekonomi AS juga ditunjukkan oleh aliran mingguan terbesar untuk reksa dana AS selama lebih dari 11 tahun di pekan lalu,  sebuah sinyal bahwa saham akan kembali diburu investor. S&P 500 naik 3.1% sepanjang tahun 2013 ini. Gambaran ekonomi global juga  terlihat  membaik,  khusunya  data  ekonomi  Cina  dan  juga  Jepang,  memulai  strategi  baru  untuk  mengangkat  dirinya  keluar  dari  resesi.  Langkah ini melemahkan yen secara substansial tetapi mendorong kenaikan saham Tokyo. 

• Treasury AS tenor 10 tahun naik 3/32 dengan yield di 1.8554%. 

• Hingga berita ini ditulis, investor tengah menantikan testimoni dari Kepala The Fed Ben Bernanke, mengenai prospek ekonomi AS, dimana  investor  akan  mencermati  kemungkinan  pernyataannya  memberikan  indikasi  seberapa  lama  lagi  program  pembelian  obligasi  akan  berlangsung. Jika terindikasi The Fed belum akan mengakhiri program quantitative easing (QE) maka dolar berpotensi melemah terhadap  rival utamanya. 

• Yen  Jepang  melemah  tipis  di  89.44  yen  terhadap  dolar,  rebound  dari  level  terendah  2‐1/2  tahun    menyusul  ekspektasi  bahwa  sebuah  babak pelonggaran moneter agresif akan segera hadir di Jepang. Perdana Menteri Shinzo Abe menegaskan kembali seruannya pada hari  Minggu kemarin agar BOJ memberlakukan target inflasi 2% dan melakukan pelonggaran moneter lebih berani untuk mengakhiri deflasi  yang telah berlangsung hampir selama 2 dekade. Abe, yang belum lama ini mengumumkan stimulus anggaran yang besar untuk ekonomi  Jepang,  mengatakan  ia  akan  mengangkat  seorang  kepala  bank  sentral  yang  baru  ketika  masa  jabatan  Gubernur  Masaaki  Shirakawa  berakhir pada bulan April. 

• Minyak kembali mendapat dukungan akibat kekhawatiran adanya gangguan pasokan dari Timur Tengah. Pemangkasan produksi minyak  mentah Arab Saudi bulan lalu, sabotase pipa di Yaman dan penurunan yang berhubungan dengan cuaca untuk pengiriman minyak Irak  telah  mengurangi  output.  Pertempuran  di  Suriah  dan  latihan  angkatan  laut  Iran  di  Selat  Hormuz  telah  mengingatkan  investor  tentang  risiko gangguan yang lebih luas untuk pasokan minyak Timur Tengah. Brent February crude <LCOc1>, yang akan jatuh tempo pada hari  Rabu, naik $1.24 ke $111.88 per barel. Sedangkan kontrak Brent untuk pengiriman Maret naik $1.11 ke $110.95 per barel. Sementara  untuk U.S. February crude <CLc1> naik 58 sen ke  $94.14 per barel. Tembaga turun 0.5% ke $8,000.15 per ton sementara harga emas naik  tipis. 


GOLD & COMMODITIES
• Platinum naik ke level tertinggi dalam tiga bulannya Senin lalu, dan membuat jarak dengan paritas emas, karena prospek kedepannya dari  anjloknya pasokan di Afrika Selatan yang memicu aksi beli terhadap commodity funds.  

• Emas naik tetapi mengikuti setelah kenaikan platinum, dibantu kenaikan dalam harga agrikultur dan energi. 

• Harga platinum mendapat dorongan dari berita bahwa Anglo American Platinum Afrika Selatan kemungkinan untuk dijual atau menutup  tambang Union sebagai gambaran dari bisnis platinum utama Anglo American. 

• "Platinum prices definitely have room to move higher," kata Howard Wen, metals analyst pada HSBC.   


EURO ZONE
• European Central Bank kemungkinan tidak akan menggunakan skema pembelian obligasi untuk membantu perjuangan pemerintahan zona euro tahun ini, menurut mayoritas kecil  para trader pasar uang yang di polling oleh Reuters.  

• Tiga belas dari 23 trader tidak mengekspektasi banyaknya negara dalam zona euro, termasuk kemungkinan kanditat  Spanyol dan Italia yang memiliki borrowing costs diantara yang  tertinggi dalam wilayah tersebut, yang membuat permintaan untuk  conditional bailout yang akan dimulai tidak terbatas dalam potensi yang tidak terbatas dari program Outright  Monetary Transactions.  

• Anggota Dewan eksekutif European Central Bank Peter  Praet melihat tidak ada alasan  untuk mengubah  kebijakan moneter  ECB pada kejadian dan desakan pemerintah  untuk  melalui persetujuan pola reformasi.   

• Dewan Gubernur ECB secara bulat minggu lalu membuat tingkat suku bunga zona euro unchanged pada 0.75 persen, mencatatkan tanda‐tanda dari stabilisasi pasar keuangan,  hingga masih melemahnya recovery ekonomi.    


U.K.
• Sterling menembus level terendah 9‐1/2 bulan terhadap euro seiring kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Inggris telah menekan mata uang negara tersebut. Investor akan  mencermati  data  CPI  Inggris  pada  hari  Selasa  ini,  yang  diprediksi  akan  menunjukkan  inflasi  tahunan  tetap  di  level  2.7%.  Jika  data  dirilis  naik  di  atas  perkiraan,  maka  akan  berpotensi menekan sterling lebih lanjut, karena naiknya inflasi akan mengurangi kemampuan konsumen untuk berbelanja. Sterling juga berpotensi melanjutkan koreksinya jika  kekhawatiran  seputar  kondisi  ekonomi  Inggris  akan  memperkuat  spekulasi  mengenai  kelanjutan  dari  kebijakan  moneter  longgar  oleh  BoE  dan  menurunnya  peringkat  utang  Inggris di bulan mendatang. Euro mencatat intraday high di 0.8328 pound, level tertingginya sejak awal April 2012, dan terakhir bergerak menguat 0.6% di sekitar 0.8322 pound.  Sedangkan terhadap dolar, sterling terkoreksi 0.4% ke $1.6070. 

• Sterling juga mengalami tekanan pada Jumat lalu setelah data dari National Institute of Economic and Social Research mengindikasikan ekonomi terkontraksi 0.3% di kuartal  keempat  2012.  Data  yang  dirilis  pada  hari  yang  sama  juga  menunjukkan  UK  industrial  and  manufacturing  output  turun  lebih  rendah  dari  perkiraan  di  bulan  November,  mempertegas indikasi bahwa ekonomi Inggris mengalami kontraksi di kuartal keempat 2012. 

• Namun demikian, sterling berpeluang untuk kembali mengalami rebound jika data CPI Inggris dirilis melemah dan data retail sales dirilis naik melampaui ekspektasi. 

• Prospek ekonomi di sejumlah negara industri maju akan meningkat, dipimpin oleh AS dan Inggris, sementara ekonomi China dan India telah mencapai titik balik yang positif,  demikian Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) mengatakan pada hari Senin.   Pertumbuhan ekonomi di negara inti zona euro, Jerman, Perancis dan Italia, dan juga kondisi ekonomi zona euro secara keseluruhan telah mulai membaik. OECD mencatat kondisi  ekonomi di 33 negara anggotanya stabil di bulan November dari bulan Oktober di 100.2, sedikit di atas level rata‐rata jangka panjang di 100. 


OIL & COMMODITIES
• Brent crude oil naik lebih dari 1% menembus $112 per barel pada hari Senin, didorong oleh mlemahnya dolar, kuatnya pasar minyak bensin dan  solar,  dan  karena  investor  menimbang  pernyataan  dari  Arab  Saudi  yang  telah  mengubah  kebijakan  outputnya.  Pedagang  juga  mengamati  dimulainya ekspansi pipa utama di Amerika Serikat, yang seharusnya membantu mengurangi banjir minyak mentah yang telah menekan harga  minyak mentah AS di wilayah Midwest terhadap rival internasional. 

• Setelah berita pekan lalu bahwa produksi minyak mentah Arab Saudi jatuh pada bulan Desember, seorang penasehat senior kementerian minyak  Saudi menyatakan bahwa pemotongan produksi minyak kerajaan karena rendahnya permintaan musiman. 

• Brent  February  crude  <LCOc1>,  yang  akan  jatuh  tempo  pada  hari  Rabu,  naik  $1.24  ke  $111.88  per  barel.  Sedangkan  kontrak  Brent  untuk  pengiriman Maret naik $1.11 ke $110.95 per barel. Sementara untuk U.S. February crude <CLc1> naik 58 sen ke  $94.14 per barel. 

• Stok  minyak  mentah  AS  diprediksi  naik  di  pekan  lalu,  mencatat  kenaikan  mingguan  keduanya  secara  berturutan,  menyusul  ekspektasi  meningkatnya  impor,  demikian  hasil  jajak  pendapat  Reuters.  Stok  minyak  diprediksi  naik  2  juta  barel  di  pekan  per  11  Januari.  Di  pekan  per  4  Januari sebelumnya, stok minyak tercatat naik 1.3 juta barel, sesuai dengan ekspektasi pasar, seperti yang dilaporkan oleh U.S. Department of  Energy's Energy Information Administration (EIA). Stok bensin diprediksi naik 3.1 juta barel dan stok distillate diprediksi naik 1.6 juta barel.  


JAPAN
• Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan Bank of Japan (BOJ) harus mencapai target 2 persen inflasi dan dibuat dalam jangka menengah, tidak jangka panjang, tujuan  yang ditunjukkan pasar yang ditentukan untuk mendukung pelonggaran kebijakan moneter dengan mengakhiri dua dekade terhadap deflasi.  

• Pemerintah menegosiasikan  dengan  BOJ untuk  merilis pernyataan bersama bulan ini untuk membuat pertanggungjawaban  bank sentral untuk mencapai target 2  persen inflasi, tujuan ganda dalam target saat ini.  

• "The BOJ basically says it sees 1 percent inflation as a loose goal. That doesn't show it's responsible to achieve it and doesn't show its strong determination," Abe  mengatakan pada public broadcaster NHK hari Minggu lalu.  

• "The statement must say clearly that 2 percent is the target. That would lead to fundamental changes" dalam arah menjalankan kebijakan, katanya.  

• BOJ mengarahkan target inflasi 1 persen akhir Februari dan melonggarkan kebijakan moneter lima kali pada tahun 2012.  


AUSTRALIA
• Australian dan New Zealand dollar memperluas penurunannya terhadap penguatan euro Senin lalu tetapi kenaikan pada yen dan dollar meskipun data menunjukkan  pelemahan data lainnya pada Australia.      

• Euro  melejit ke level  A$1.2709 <EURAUD=R>, level tertingginya sejak 2 Jan  dan  sekitar empat sen  diatas palung level terendah hari Kamis lalu. Termasuk  adalah  mudah  untuk  melalui  chart  resistance A$1.2535,  61.8  persen  retracement  dari  kejatuhannya  level  A$1.2810  menuju  A$1.2350  dan terlihat untuk  mengetes  level  puncak Oktober A$1.2824.      

• Job advertisements anjlok ke level terendahnya dalam tiga tahun pada bulan Desember karena perusahaan menahan untuk mempekerjakan pegawai baru ditengah  waktu sulit ini. 


SWISS
• Euro menembus level tertinggi hampir 13 bulan terhadap franc Swiss pada hari Senin, dipicu meredanya kekhawatiran mengenai krisis utang zona euro dan pernyataan ECB  pekan lalu yang menggugurkan prospek untuk dilakukan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. 

• Euro mencatat intraday high di 1.2341 franc, level tertingginya sejak 15 Desember 2011 ketika mencatat intraday high di 1.2396, dan terakhir tercatat bergerak di sekitar 1.2336  franc, atau menguat 1.2% dari posisi penutupan New York hari Jumat. 

• Sedangkan  dolar  tercatat  naik  0.5%  terhadap  franc  Swiss  dan  bergerak  di  sekitar  0.9180  franc,  meskipun  franc  Swiss  pekan  lalu  berhasil  menguat  terhadap  dolar  seiring  membaiknya kondisi ekonomi AS, yang mana telah menekan dolar sebagai mata uang safe haven. 

• Investor saat ini akan mencermati data perumahan AS dalam pekan ini. Jika data dirilis membaik, maka berpotensi menekan dolar. 

• Prospek ekonomi di sejumlah negara industri maju akan meningkat, dipimpin oleh AS dan Inggris, sementara ekonomi China dan India telah mencapai titik balik yang positif,  demikian Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) mengatakan pada hari Senin.   Pertumbuhan ekonomi di negara inti zona euro, Jerman, Perancis dan Italia, dan juga kondisi ekonomi zona euro secara keseluruhan telah mulai membaik. OECD mencatat kondisi  ekonomi di 33 negara anggotanya stabil di bulan November dari bulan Oktober di 100.2, sedikit di atas level rata‐rata jangka panjang di 100.