title cover

title cover

Thursday, March 7, 2013

Headline News 07.03.13


US & GLOBAL
• Indeks blue‐chip Dow Jones menembus level rekor tertingginya pada hari Rabu dan bursa sagam global juga menguat, dipicu kenaikan  kuat pada bursa Asia, sementara euro merosot terhadap dolar sehari sebelum ECB menggelar sidang regulernya. 

• Indikasi terhadap kemungkinan ECB dalam sidangnya nanti malam memberikan sinyal untuk dilakukannya pemangkasan suku bunga, telah  menekan euro sepanjang perdagangan kemarin. Bank sentral Jepang (BOJ) juga akan memulai sidang 2 harinya pada hari Kamis ini, namun  diprediksi akan mempertahankan kebijakan moneternya. 

• Data  ekonomi  AS  semalam  menunjukkan  berlanjutnya  peningkatan  pada  sektor  manufaktur  dan  perluasan  pada  penyediaan  lapangan  kerja di sektor swasta. 

• Setelah  tutup  pasar  Wall  Street,  Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  naik  42,47  poin  atau  0,3%  di  14.296,24,  sebuah  rekor  tertinggi.  Sedangkan S&P 500 <.SPX> bertambah 1,67 poin atau 0,11% ke 1.541,46 dan Nasdaq Composite <.IXIC> merosot 1,77 poin atau 0,05% ke  3.222,36.  

• Indeks ekuitas dunia MSCI naik 0,15%. Di sesi overnight Asia, Nikkei menembus level tertinggi 4‐1/2 tahun, dibantu oleh prospek kebijakan  reflationary (pemulihan) di Jepang untuk menghidupkan kembali pertumbuhan. 

• Rilis lebih baik untuk data pekerjaan sektor swasta yang dilaporkan oleh ADP telah menekan harga obligasi AS. Data dirilis 2 hari sebelum  rilis data non‐farm payrolls. 

• Treasury  AS  tenor  10  tahun  turun  13/32  dengan  yield  berada  pada  level  tertinggi  7  hari  di  1,9409%.  Kementrian  keuangan  AS  akan  menggelar lelang obligasi tenor 3 dan 10 tahun pekan depan, bersamaan dengan obligasi tenor 30 tahun. 

• Sementara itu, euro jatuh terhadap dolar menjelang sidang ECB. Euro turun 0,5% terhadap dolar di $1,2988. Dolar juga menguat terhadap  yen Jepang, menembus level tertinggi 1 pekan di atas 94 yen. 

• Pasar akan mencermati sidang BOJ tanggal 3‐4 April, sidang reguler bank sentral pertamanya di bawah kepemimpinan gubernur BOJ yang  baru Haruhiko Kuroda, yang menganjurkan untuk dilakukan pelonggaran moneter yang agresif. 

• Harga tembaga jatuh setelah mengalami kenaikan dalam 2 hari terakhir, tertekan oleh ketidakpastian jumlah permintaan dari Cina, dan  pertumbuhan  ekonomi  di  Eropa.  Three‐month  copper  <CMCU3>  turun  0,85%  ke  $7.690  per  ton,  memangkas  kenaikan  awalnya  yang  sempat mencapai di atas $7.812. 

• Brent  oil  <LCOc1>  memangkas  kerugian  dan  berakhir melemah  0,5%  di  $111,06  per  barel, sementara  U.S.  crude  <CLc1>  dengan  cepat  merosot di bawah $90 sebelum akhirnya mencatat melemah 0,4% di $90,43. Stok minyak mentah AS naik melampaui ekspektasi di pekan  lalu sementara stok distillates turun lebih tajam dari ekspektasi, demikian data dari Energy Information Administration menunjukkan.  

• Harga emas naik ditengah ekspektasi bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter longgar, meskipun masih bergerak relatif  stabil. Harga emas naik 0,5% di $1.582,50 per ons.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas  naik  Rabu  lalu,  tetapi  analis  mengekspektasi  breakout  dari  saham‐saham  Wall  Street  ke  level  tertinggi  barunya  dan  data  menunjukkan perbaikan dari ekonomi AS untuk menekan ketertarikan emas sebagai safe haven.  

• Berita dari pembelian lainnya dari bank sentral Korea Selatan bulan lalu dan harapan outflow dalam emas yang didukung pada exchange  traded funds akan segera mendukung emas. Emas saat ini telah naik dalam rangkaian dua harinya setelah rangkaian penurunan empat  harinya. 

• "You are going to get less people interested in defensive plays like the precious metals. People are more into buying equities in a risk‐on  type environment," kata Phillip Streible, senior commodities broker pada futures brokerage RJ O'Brien.  


OIL & COMMODITIES
• Kontrak  berjangka  Crude  oil  melemah  tipis  dengan  nilai  111  dollar  per  barel  pada  sesi  perdagangan  Rabu  setelah  data  pemerintahan  AS  menunjukkan  bahwa  persedian  domestic  akan  Crude  oil  meningkat  lebih  baik  dibandingkan  dengan  ekspektasinya. 

• Energy  Information  Administration  berpendapat  dalam  laporan  mingguan  akan  persediaan  U.S.  crude  meningkat  sebesar  3,83 juta barel dalam satu pekan hingga tanggal 1 Maret. Para analis telah memprediksi akan ada persedian sebesar 500 ribu  barel. 

• Persediaan  meningkat  seiring  refinery  utilization  melemah  selama  sesi  winter  plant  maintenance  dan  terlepas  dari  penurunan impor terhadap konsumen minyak terbesar dunia. 

• "This is all definitely putting some pressure on (crude oil) in the short term. The refinery runs right now are down and the  build in inventories is rising," said Phil Flynn of Price Futures Group in Chicago. "The crude market hasn't bottomed yet."   

• Kontrak  berjangka  Brent  crude  oil  melemah  sebesar  55  sen  yang  ditutup  dengan  nilai    111,06  dollar  per  barel  setelah   diperdagangkan antara 110,46 dollar dan 112.23 dollar. U.S. light crude oil  berakhir melemah sebesar 39 sen yang ditutup  dengan nilai 90.43 dollar dengan kisaran antara 89,55 dollar dan 91,17 dollar. 

• Sejumlah  penurunan  yang  terjadi  terhadap  Crude    akibat  dampak  dari  indeks  Dow  yang  menyentuh  rekor  penutupan  tertinggi lainnya dengan tanda‐tanda peningkatan dalam data U.S. labor market. 

• Data  Private  U.S.  employers  menambahkan  lebih  banyak  pekerjaan  dibandingkan  ekspektasi  pada  bulan  Februari  baru.    more jobs than expected in February.


EURO ZONE
• Anjloknya investasi bisnis dan konsumen enggan untuk berbelanja meskipun pada perayaan Natal yang menekan perekonomian zona euro dalam  tiga bulan terakhir tahun lalu, yang mana pengambil kebijakan berharap tanda‐tanda pelemahan dalam resesi blok tersebut.  

• Output  ekonomi  dari  17  negara  yang  tergabung  dalam  euro  anjlok  0.6  persen  dalam  kuaral  keempat  tahun  2012,  lembaga  statistik  Uni  Eropa  Eurostat mengatakannya Rabu lalu, mengkonfirmasi kejadian awalnya, penurunan terbesarnya dalam basis kuartalan pada kontraksi tahunannya.  

• Siprus  bersikeras  Rabu  lalu  bahwa  orang yang memegang  uang  dalam  banknya –kebanyakan  dari mereka  orang Rusia  dan  Inggris  – tidak  harus  mengambil usaha dalam memperbaiki keuangan yang hancur.  

• Usaha‐usaha  dari  Siprus  untuk  mengamankan  bantuan  telah  menjadi  rumit  dari  permasalahan  mengenai  bagaimana  negara  kepulauan  dapat  berusaha  untuk  membayarkan  kembali  beban  utang  yang  mana  dapat  mencapai  secara  potensi  17  milyar  euro ($22  milyar) –  hampir  seukuran  ekonominya, salah satu dari negara zona euro yang terkecil. 


U.K.
• Sterling jatuh terhadap euro dan juga dolar pada perdagangan hari Rabu, akibat berkembangnya spekulasi mengenai kemungkinan BoE memulai program  pembelian obligasi guna mendongkrak pemulihan ekonomi Inggris. Sterling diprediksi masih akan melemah menjelang keputusan sidang BoE hari Kamis ini  dimana berpotensi tes kembali ke level $1,50‐an. 

• Sterling terakhir tercatat melemah 0,7% di sekitar $1,5015, mendekati level terendah 2‐1/2 tahun di $1,4985 yang dicapai hari Jumat lalu, yang saat ini  berlaku sebagai areal support.  Sementara euro menguat 0,1% ke 0,8633 pound, masih jauh di bawah level tertinggi 16 bulan di 0,8815 pound yang dicapai pada 25 Februari. Adapun  terdapat areal resistance berikutnya di level tertinggi 1 Maret di 0,8685 pound. 

• Rilis data sektor jasa yang lebih baik dari perkiraan pada hari Selasa, telah mendorong sejumlah analis di pasar untuk percaya bahwa pembuat kebijakan  kemungkinan akan menahan diri untuk memulai kembali program pembelian aset yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif (QE) pada hari Kamis ini. 

• Namun serangkaian data ekonomi Inggris yang dirilis mengecewakan dalam beberapa pekan terakhir, downgrade peringkat utang Inggris dan komentar  sejumlah  dewan  kebijakan  BoE,  menggambarkan  bahwa  bank  sentral  telah  siap  untuk  mengambil  langkah  strategis  untuk  merangsang  pertumbuhan  ekonomi dan telah menyebabkan kalangan analis memangkas proyeksi sterling kedepannya.  UBS menurunkan proyeksi sterling/dollar menjadi $1,41 untuk akhir 2013 dari proyeksi sebelumnya di $1,56. Sedangkan Geoff Kendrick, analis Nomura  memprediksi sterling akan melemah sebelum Menteri Keuangan Inggris George Osborne memberikan testimoni kepada parlemen mengenai Budget 2013  pada 20 Maret mendatang.


JAPAN
• Yen telah menyentuh level terbaiknya pada tahun ini, namun keunggulan strategis valuta asing yang disurvei oleh Reuters berpendapat  bahwa pelemahan  yen tidak akan berlanjut lebih jauh sampai BoJ benar‐benar menepati janjinya akan pelonggaran kebijakan. 

• Untuk saat ini, rencana tersebut masih jauh dari yang diinginkan. Pasar sedang bersabar terhadap perdana menteri Shinzo abe yang baru terpilih, seorang  yang menjanjikan untuk melakukan segala cara agar negara dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut mampu keluar dari tekanan deflasi. 

• Yen telah kehilangan lebih hampir seperlima dari nilainya hanya dalam lima bulan dengan harapan akan keputusan yang cukup radikal. Namun pengamant  mata uang berpendapat ‐ who have by and large have  forecasted a weaker yen for several years, even when the  currency was strengthening ‐ do not  expect a further sharp slide. 

• Jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters dengan 63 analis mata uang, yang dilakukan pada pekan ini, menunjukkan bahwa dollar bergerak dikisaran 93  yen dalam satu bulan, 94 yen dalam tiga bulan dan 97 yen dalam satu tahun, dibandingkan 92, 92 dan 95 yen dalam jajak pendapat bulan lalu.  

• Sebuah  perwakilan  industri  otomotif  mengatakan  bahwa  penjualan  impor  baru  kendaraan  Jepang,  termasuk  penjualan  di  luar  negeri  yang  dilakukan  produsen‐produsen automotif Jepang, meningkat 3,7 persen pada periode Februari pada tahun sebelumnya sebesar 25745 unit.  

• Menurut  Asosiasi  Automobile  importir  Jepang,  dari  seluruh  jumlah  tersebut,  penjualan  kendaraan  produksi  Jepang  naik  1,0  persen  menjadi  6576  unit.


AUSTRALIA
• Tresuri  Federal  Wayne  Swan  mengatakan  beberapa  orang  Australia  mengalami  kesulitan  mendapatkan  pekerjaan  karena  penghentian  457  sistem  visa  bisnis, tetapi kekhawatiran perdebatan industri yang menjelekkan perusahaan‐perusahaan dan seharusnya berkurang.  

• Pemerintah federal menekan turun program visa pekerja asing sementara yang mengatakan hal itu untuk mengatasi pelanggaran dan memastikan orang  Australia mendapatkan pilihan pertama untuk lapangan kerja.  

• Pembelanjaan pemerintah telah membantu pertumbuhan perekonomian, tetapi tidak sebanyak gambaran kuartalan bulan Desember yang diperkirakan.  

• Satu  dari  tampilan  rekening  nasional,  yang  dirilis  Rabu  lalu,  adalah  kontribusi  terbesar  terhadap  pertumbuhan  ekonomi  dari  investasi  sektor  publik,  khususnya perusahaan yang dimiliki baik oleh negara atau pemerintah daerah.  


SWISS
• Rilis optimis data ekonomi AS telah mendorong apresiasi dolar terhadap franc Swiss dan juga euro pada perdagangan hari Rabu, menjelang sidang  ECB hari Kamis ini yang diperkirakan bank sentral Eropa tersebut akan memberikan sinyal untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut. 

• Sementara euro berhasil menguat terhadap franc Swiss karena mendapat support dari meningkatnya minat terhadap aset beresiko setelah indeks  Dow Jones menembus rekor penutupan tertinggi di sesi overnight. 

• Data  semalam  menunjukkan  perusahaan  swasta  AS  menambah  pekerjaan  sebanyak  198.000  di  bulan  Februari,  melampaui  ekspektasi  pasar  170.000.  Sedangkan  data  bulan  Januari  mengalami  revisi  naik  menjadi  215.000  dari  laporan  awalnya  192.000.  Data  tersebut  telah  menambah  harapan positif pada rilis data non‐farm payrolls Jumat besok, yang berpotensi menggambarkan membaiknya kondisi ekonomi AS. 

• Dolar tercatat menguat 0,7% di sekitar 0,9473 franc, sedangkan euro naik 0,3% ke 1,2310 franc. 

Wednesday, March 6, 2013

Headline News 06.03.13


US & GLOBAL
• Dow Jones Industrial Average ditutup di level historis tertingginya menyusul bursa saham dunia mengalami rally setelah Cina berjanji mencatat  belanja pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan data menunjukkan sektor jasa AS mengalami ekspansi pada level terpesatnya  tahun ini. 

• Harga minyak mentah dan tembaga juga naik berkat janji Cina untuk mendongkrak pertumbuhan 7,5% tahun ini. 

• Di Wall Street, indeks Dow secara mengejutkan menembus level tertingginya sejak 2007, sebelum resesi tertajam AS dalam beberapa dekade,  menembus level penutupan tertinggi sejak 9 Oktober 2007 di 14.164,53. Indeks tercatat naik 125,95 poin atau 0,89% untuk ditutup di 14.253,77  poin pada Selasa kemarin. 

• Setelah mencatat rekor tertinggi di tahun 2007, pasar saham jatuh menyusul Amerika Serikat dan Eropa memasuki resesi. Rebound pada pasar  ekuitas AS tercatat lebih kuat dibanding yang terjadi di Eropa. Amerika Serikat tidak mengadopsi langkah‐langkah penghematan pemerintah tajam  yang telah menghambat pertumbuhan ekonomi di Eropa, sementara tambahan likuiditas dari Federal Reserve dan tingkat suku bunga pada level  historis terendah telah meningkatkan minat investor pada aset beresiko. 

• Meskipun  Dow  mencatat  rekor  tertingginya,  namun  indeks  blue  chip  Euro  STOXX  50  <.STOXX50E>,  masih  membutuhkan  kenaikan  70%  untuk  mencapai level tertinggi Juni 2007. 

• Indeks ekuitas global MSCI naik 1,1% dan indeks FTSEurofirst‐300 naik 1,8%. 

• Hingga penutupan pasar, indeks S&P 500 naik 14,59 poin atau 0,96% di 1.539,79 dan indeks Nsadaq Composite bertambah 42,1 poin atau 1,32%  ke 3.224,13. 

• Di pasar minyak, harga minyak Brent berhasil mengakhiri serangkaian koreksinya yang telah terjadi dalam 5 hari terakhir menyusul suplai minyak  North Sea Brent masih terhenti untuk 3 hari berturut‐turut dan investor melihat kuatnya permintaan minyak dari Cina.  Sementara, data menunjukkan sektor jasa AS mengalami akselerasi terpesatnya dalam setahun di bulan Februari, dan turut mendorong kenaikan  harga mnyak. Harga minyak mentah Brent naik $1,52 atau 1,4% ke $111,61 per barel sementara harga minyak mentah AS naik 70 sen atau 0,8% di  $90,82. 

• Harga tembaga naik 0,7% setelah Cina berjanji untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada 7,5%. Three‐month copper <CMCU3> naik ke  $7.772 per ton. 

• Permintaan untuk aset berisiko juga telah didukung oleh suntikan likuiditas yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh bank‐bank sentral utama  dunia, dan investor terus memantau setiap tanda‐tanda ini akan terus berlanjut. 

• Komentar pada hari Senin dari wakil ketua Federal Reserve AS, Janet Yellen, yang mendukung upaya stimulus agresif saat ini, dan keputusan Bank  Sentral Australia untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah, adalah tanda‐tanda terbaru bahwa kebijakan moneter longgar akan  tetap dilanjutkan. 

• Bank Sentral Jepang, Bank Sentral Inggris dan Bank Sentral Eropa kesemuanya diprediksi akan mempertahankan  kebijakan moneter longgar saat  ini atau menambah stimulus tambahan setelah sidang reguler mereka minggu ini. 

• Euro menguat untuk hari kedua terhadap dolar sementara mata uang komoditas seperti Aussie dan Kiwi juga naik, seiring meningkatnya sentimen  pada aset beresiko pasca melonjaknya Dow. 

• Harga Treasury AS terkoreksi menyusul investor menuggu hasil sidang bank sentral dan rilis data payrolls AS. Sementara yield obligasi tertekan  oleh rilis data ekonomi AS yang optimis. Treasury AS tenor 10 tahun turun 6/32 dengan yield di 1,8979 persen, naik dari posisi Senin di 1,8789  persen. 

• Sementara harga emas naik tipis setelah memangkas kenaikan awalnya seiring melemahnya minat pasa aset aman resiko pasca melonjaknya Dow.  Emas terakhir tercatat naik 0,1% di $1.575,36 per ons, turun dari intraday high di $1.585,91. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  sedikit  menguat  Selasa  lalu,  membagi  kenaikan  awalnya  karena  permintaan  untuk  safe  haven  yang  tertekan  karena  Dow  Jones  industrial average mencatatkan level tertingginya yang didukung optimisme ekonomi yang mendorong rally pada ekuitas. 

• Platinum meningkat tajam karena pemogokan terkini dalam tambang Afrika Selatan yang memicu kekhawatiran pasokan.  

• "As long as equities keep hitting new highs, investors are not going to look toward gold. The focus is on equities right now and it doesn't  seem to be toward safe havens," kata Howard Wen, metals analyst pada HSBC.  


OIL & COMMODITIES
 • Brent  crude  menembus  penurunan  level  perdagangan  lima  sesi  beruntun  pada  hari  Selasa,  menguat  akibat  optimisme  terhadap  permintaan oil China, record‐high ekuitas AS dan adanya gangguan terhadap persedian di North Sea. 

• Peningkatan telah terbatasi, dengan kekhawatiran jangka menengah seperti penguatan persedian U.S. crude dan krisis fiskal negara. 

• Kontrak berjangka Brent crude menguat  1,52 dollar per barel  dan ditutup dengan nilai 111,61. U.S. crude meningkat  70 sen  per barel  ditutup dengan nilai 90,82, menghentikan sesi penurunan perdagangan tiga hari beruntun. 

• Investor  komoditas  memperoleh  dukungan  dari  janji  China  pada  hari  Selasa  untuk  membawa  pertumbuhan  ekonomi  pada  tahun  ini  sebesar 7,5 persen dan fokus terhadap peningkatan konsumsi domestic. Tidak ada perubahan target sejak 2012. 

• "China  is  targeting  7.5  percent  growth  and  that  could  mean  further  economic  stimulus  there,"  ucap  Matt  Smith  di  Summit  Energy,  Louisville ‐ Kentucky. 


EURO ZONE
• Perancis,  Spanyol dan Italia menekan zona euro  kearah penurunan mendalam pada bulan Februari,  menurut  survei bisnis  yang menunjukkan bahwa jurang antara  negara ini dan kemakmuran Jerman melebar lagi.  

• Sementara itu perusahaan British services sedikit lebih baik dalam bulanannya daripada ekspektasi, purchasing managers' indexes (PMIs) menunjukkan makin dalamnya  kerusakan yang terjadi melalui perekonomian Eropa.  

• Pembagian antara Jerman dan Perancis, dua negara dengan perekonomian terbesar dari zona euro, bertumbuh melebar sejak penggabungan mata uang tahun 1999.   

• Perdagangan ritel zona euro naik melebihi ekspektasi pada bulan Januari karena para pembelanja di Jerman membelanjakan lebih bebas pada pakaian dan makanan,  tetapi konsumsi yang moderat di Perancis dan gagalnya penjualan dari Irlandia hingga Finlandia menunjukkan penyimpangan kekayaan dari blok tersebut.   

• Volume  perdagangan  dari  17  negara  yang  menggunakan  euro  naik  1.2  persen  pada  bulan  Januari  dari  bulan  Desember,  kantor  statistik  Uni  Eropa  Eurostat  menunjukkannya, yang lebih dari 0.2 kenaikan perkiraan oleh polling ekonom dari Reuters. 

• Spanyol  bergabung  dengan  Perancis  dalam  mengakui  perlu  lebih  banyak  waktu  untuk  mengurangi  defisit  bujetnya,  yang  mengatakan  percaya  Komisi  Eropa  memperingatkan terhadap ide untuk menghindari makin mendalamnya resesi negara tersebut. 


U.K.
• Sterling  menguat  tajam  pada  perdagangan  hari  Selasa  setelah  pertumbuhan  sektor  jasa  Inggris  melampaui  ekspektasi  di  bulan  Februari,  meskipun  ekspektasi  mengenai kemungkinan BoE akan melonggarkan kebijakan moneternya masih akan membatasi penguatan mata uang Inggris tersebut. 

• Rilis optimis data sektor jasa telah memberikan harapan bahwa ekonomi akan terhindar dari resesi ketiga yang tajam, dimana data dirilis hanya beberapa jam setelah  laporan dari British Retail Consortium menunjukkan kenaikan tajam pada data retail sales di bulan Februari. Kedua laporan data tersebut telah menunda koreksi lebih  lanjut sterling yang hingga saat ini tercatat telah merosot 6,8% terhadap dolar dan melemah ke level terendah 2‐1/2 tahun di bawah $1,50. Markit/CIPS Purchasing  Managers' Index (PMI) untuk sektor jasa naik ke 51,8 di bulan lalu dari 51,5 di bulan Januari, melampaui ekspektasi pasar di 51,0. Data mencatat ekspansi kedua  kalinya secara berturut‐turut, kontras dengan kondisi sektor manufaktur dan konstruksi yang mengalami kontraksi di bulan lalu. 

• Sterling menguat ke $1,5200 dari $1,5132 sebelum rilis data. Namun menjelang akhir sesi New York kembali terkoreksi hingga mencatat intraday low di $1,5095 dan  terakhir bergerak di sekitar $1,5115, relatif stabil dibandingkan penutupan hari Senin sebelumnya.   Sedangkan euro awalnya sempat terkoreksi terhadap sterling ke level intraday low di 0,8582 pound, namun kemudian berhasil rebound ke 0,8634 pound sebelum  akhirnya ditutup relatif stabil di sekitar 0,8625 pound. 

• Meskipun data hari Selasa kemarin dirilis optimis, namun data ekonomi Inggris dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan kondisi ekonomi yang masih melemah.  Hal ini tetap mengobarkan spekulasi bahwa BoE akan melonggarkan kebijakan moneternya pada sidangnya hari Kamis besok, sementara toleransi untuk inflasi di atas  level targetnya juga terus memicu tekanan pada sterling. 

• Euro memiliki peluang untuk menguat terhadap sterling jika ECB tetap mempertahankan suku bunganya dan BoE memilih untuk melonggarkan kebijakan moneternya  dalam sidangnya hari Kamis besok.


JAPAN
• Menteri keuangan Jepang mengatakan pada hari Selasa ia mengharapkan calon Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda akan menangani kebijakan moneter sejalan  dengan perjanjian bersama yang ditandatangani awal tahun ini oleh pemerintah dan upaya bank sentral menjanjikan untuk memulihkan perekonomian bangsa yang  telah lama melambat. 

• "Mr. Kuroda is saying that if he becomes governor, he will steer policy in the direction set by the joint statement,"  ucap Menteri Keuangan Taro Aso pada konferensi  pers ketika ditanya tentang pendapatnya akan konfirmasi Kuroda di parlemen pada hari Senin. 

• Seiring bank sentral Jepang yang fokus pada bagaimana cara meyakinkan masyarakat bahwa harga akan segera naik lagi, beberapa indikator menunjukkan ekspektasi  inflasi sudah bisa meningkat. 

• Para ekonom dan central bankers mengatakan bahwa bagi Jepang usaha untuk membalikkan tren deflasi yang terjadi  hampir selama 15 tahun , bank sentral harus  meyakinkan perusahaan dan konsumen bahwa kenaikan harga akan segera terjadi. 

• Nominasi pemerintah Jepang untuk dua deputi gubernur Bank of Jepang menawarkan pemandangan yang  kontras tentang kebijakan pada hari Selasa, salah satu  calon  menggambarkan  langkah‐langkah    berani  untuk  memenuhi  target  inflasi  dan  seorang  lainnya  sering  menolak  untuk  berkomitmen  untuk  langkah‐langkah  kebijakan yang tidak konvensional.


AUSTRALIA
• Pemerintah federal beresiko untuk merusak pertumbuhan ekonomi jika memekarkan ad hoc pajak terbaru dan meraih pendapatan dalam bujet tahun ini, Business  Council of Australia (BCA) memperingatkannya.  

• Dalam pengajuan bujet tahun 2013/14 yang dirilis Rabu, grup yang mewakili 100 petinggi dari negara mengatakan pemerintah melaksanakan strategi fiskal yang tidak  bekerja dan pentingnya kebutuhan untuk memikirkannya kembali besar.  

• Reserve Bank of Australia (RBA) telah membuat tingkat  suku bunga unchanged untuk bulan berikutnya karena data terbaru menunjukkan para konsumen memasuki  tahun 2013 dengan musim semi.  

• Seperti yang diharapkan, RBA mempertahankan tingkat suku bunga pada level terendahnya di level tiga persen pada meeting bulanan anggota dewan Selasa lalu,  dengan gubernur Glenn Stevens mengeluarkan pernyataan yang sangat singkat yang sangat mirip pada bulan sebelumnya.  

• Para peritel Australia mencatatkan penguatan pertumbuhan penjualan pada bulan Januari dalam enam tahunnya karena meningkatnya confident konsumen dalam  menuju kembali ketoko‐toko.   


SWISS
• Franc Swiss melemah terhadap euro pada perdagangan hari Selasa setelah mata uang tunggal Eropa rebound dari level terendah 2‐1/2 tahun terhadap  dolar, meskipun trader tetap berhati‐hati menjelang sidang reguler ECB besok. 

• Meskipun hasil jajak pendapat Reuters pekan lalu menunjukkan ekspektasi bahwa ECB akan mempertahankan suku bunganya, namun ECB diprediksi akan  merevisi turun proyeksi inflasinya dan kemungkinan memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin paling cepat pada sidangnya April mendatang. 

• Euro menguat 0,2% terhadap franc Swiss ke 1,2280 franc sedangkan terhadap dolar, franc bergerak relatif stabil di sekitar 0,9415 franc. 

Tuesday, March 5, 2013

Headline News 05.03.13


US & GLOBAL
• Bursa saham AS rebound di akhir sesi New York hari Senin dan ditutup menguat, sementara harga minyak tertekan oleh indikator bahwa  pasar minyak kelebihan suplai. 

• Saham dunia berdasarkan barometer MSCI index hanya naik tipis, tertekan oleh turunnya indeks saham Cina setelah rilis mengecewakan  data sektor manufaktur dan jasa yang menambah ekspektasi mengenai perlambatan ekonomi di negara tersebut, sebagai negara dengan  perekonomian terbesar kedua di dunia. 

•  Rencana di China untuk memperketat pasar perumahan melalui kenaikan uang muka (down payments) dan suku bunga pinjaman untuk  pembeli rumah kedua di daerah perkotaan di mana harga meningkat terlalu cepat telah menambah kekhawatiran tentang pertumbuhan  negara itu. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> rose 38.16 poin, atau 0.27% ke 14,127.82. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 7.00 poin, atau  0.46% ke 1,525.20. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 12.29 poin atau 0.39% di 3,182.03. 

• Indeks  ekuitas  global  MSCI  naik  0.1%.  Sedangkan  indeks  saham  Eropa  berakhir  melemah  0.02%  di  1,168.36  menyusul  saham  pertambangan mencatat koreksi 2.1%.  

• Kurangnya kemajuan dalam pembicaraan untuk membentuk pemerintah Italia yang baru setelah pemilihan tidak meyakinkan pekan lalu  membebani  sebagian  besar  saham  negara  <FTMIB.>,  dimana  mencatat  turun  0.85%,  sedangkan  yield  obligasi  10‐tahun  naik  menjadi  4.881% setelah menembus lebih dari 5% di awal sesi. 

• Sementara itu, euro mengalami tekanan mendekati level low‐nya belakangan ini terhadap dolar, tertekan oleh ketidakpastian politik di  Italia  dan  ekspektasi  bahwa  ECB  akan  memangkas  suku  bunga  lebih  cepat  dari  yang  diperkirakan  sebelumnya.  Euro  berakhir  flat  di  $1.3020, tidak jauh dari level terendahnya hari Jumat di $1.2965. 

• Harga Treasury AS melanjutkan koreksinya seiring dengan naiknya bursa saham. Harga Treasury nampaknya akan bergerak range‐bound  menjelang  sidang  ECB  dan  rilis  data  ketenagakerjaan  AS  pekan  ini.  Treasury  AS  tenor  10  tahun  turun  10/32  dengan  yield  di  1.8772%,  setelah yield menembus mendekati level terendah 6 pekan di 1.8270. 

• Keprihatinan  terhadap  pertumbuhan  ekonomi  di  Cina,  seiring  dengan  ekspektasi  perlambatan  ekonomi  di  AS,  telah  menekan  harga  minyak. Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pemangkasan belanja yang menjadi pemicu di hari Jumat lalu, dapat membebani  AS, sebagai negara konsumen minyak terbesar dunia, sekitar 0.5% dari pertumbuhan ekonomi, sebuah faktor yang menekan permintaan  minyak global.  Harga minyak mentah AS diperdagangkan di bawah $90 per barel untuk pertama kalinya dalam tahun ini dan ditutup di $90.12, turun  0.6%. Sedangkan harga minyak mentah Brent turun 0.3% di $110.09 per barel. 


GOLD & COMMODITIES
• Harga emas melemah Senin lalu karena permintaan yang berkurang untuk emas yang didukung exchange traded funds dan investor yang  melanjutkan memahami pengaruh dari melebarnya pembelanjaan pemerintah AS untuk memangkas (pemilikan) emasnya. 

• Kurangnya  indikator  utama  ekonomi  AS  dan  flat‐nya  perdagangan  ekuitas  AS  gagal  untuk  memberikan  dukungan  pada  emas,  yang  membawa pada perdagangan yang sepi. 

• "February marked the largest monthly outflow across physically backed gold exchange‐traded products. Continued net redemptions at this  pace  pose  the  largest  downside  risk  to  prices,  in  our  view,"  Suki  Cooper,  precious  metals  strategist  pada  Barclays  Capital,  mengungkapkannya dalam suatu pernyataan.   


OIL & COMMODITIES
• Kontrak  berjangka  miinyak  AS  jatuh  ke  level  terendah  di  tahun  2013  pada  sesi  perdagangan  Senin,  level  penurunan  sesi  perdagangan untuk ketiga berturut‐turut sebagai reaksi terhadap perlambatan pertumbuhan di China dan indikator bahwa  pasar persedian minyak tersedia dengan cukup berlimpah. 

• U.S.  crude  untuk  kontrak  berjangka bulan  April jatuh  sebesar 56  sen ditutup  dengan  nilai  90.12  dollar per  barel,  setelah  melemah di bawah 90 dollar per barel yang untuk pertama kalinya sejak Desember. U.S. crude melemah dikisaran 8 dollar  per barel lebih dari satu bulan terakhir. 

• Brent jatuh sebesar 31 sen dan ditutup dengan nilai 110.09 dollar per barel.    

• Faktor yang dapat membebani harga minyak dunia menurut Dana Moneter Internasional adalah pemotongan belanja AS  bisa menghabiskan biaya konsumen minyak terbesar di dunia sekitar 0,5 persen dari pertumbuhan ekonomi. 

• "Economic sentiment has shifted, and we're also seeing the first stages of long liquidation in the oil market”.   


EURO ZONE
• Factory prices zona euro naik untuk pertama kalinya dalam empat bulan pada Januari karena biaya energi yang melanjutkan kenaikannya,  meskipun perubahan dalam basis tahunan pada producer prices mencapai level terendahnya dalam enam bulan.  

• Harga  pada  factory  gates  dalam  17  negara‐negara  yang  menggunakan  euro  naik  0.6  persen  dalam  bulan  Januari  dari  bulan  Desember,  kantor statistik Uni Eropa mengatakannya, yang hanya naik 0.5 persen pada ekspektasi oleh polling para ekonom oleh Reuters.  

• Para menteri keuangan zona euro akan mendiskusikan bagaimana untuk mendanai bailout untuk Cyprus dengan membedakan gambaran  pada apakah untuk membuat bank deposan berbagi biaya. Tidak ada keputusan yang diekpektasi hingga akhir bulan Maret.  

• Jumlah yang mendaftar untuk tingkat pengangguran di Spanyol naik hingga 1.2 persen pada bulan Februari dari bulan sebelumnya, atau  59.444 orang, meninggalkan 5.0 juta orang keluar dari pekerjaan, data dari Menteri Tenaga Kerja/Perburuhan menunjukkannya. 


U.K.
• Sterling rebound dari level terendah 2‐1/2 tahun terhadap dolar pada perdagangan hari Senin dipicu aksi ambil untung investor, meskipun  penguatannya ini nampaknya masih terbatas mengingat kondisi ekonomi Inggris yang masih suram. 

• Dengan negara berada di ujung resesi ketiga pada empat tahun terakhir, spekulasi kemudian berkembang bahwa Bank of England (BoE)  kemungkinan akan melanjutkan kebijakan moneter longgar pada sidangnya hari Kamis untuk merangsang pertumbuhan ekonominya. 

• Sterling terapresiasi ke intraday high $1,5116 sebelum akhirnya bergerak di sekitar $1,5110, atau naik 0,5%, dipicu short‐covering. Sterling  rebound  dari  level  intraday  low  di  $1,50  setelah  data  Purchasing  Managers'  Index  menunjukkan  construction  output  Inggris  bulan  lalu  jatuh di level terpesatnya sejak Oktober 2009. 

• Pada hari Jumat lalu sterling terkoreksi ke $1,4985, setelah data PMI menunjukkan terjadi kontraksi di sektor manufaktur Inggris di bulan  lalu. Itu adalah pertama kalinya untuk sterling jatuh di bawah $1,50 sejak Juli 2010. Sterling juga mencatat kinerja terburuk di antara mata  uang utama dunia lainnya di tahun 2013 ini, setelah terkoreksi lebih dari 7% terhadap dolar. 

• Banyak spekulan memprediksi bahwa BoE akan meluaskan program quantitative easing 375 milyar pound dengan penambahan 25 milyar  pound. 

• Adapun fokus pasar saat ini tertuju pada data PMI sektor jasa yang akan dirilis hari Selasa ini, yang diprediksi mengalmi penurunan di  bulan Februari lalu. 


JAPAN
• Menurut perkiraan pemerintah yang diperoleh oleh Reuters pada hari Senin, Jepang akan kehilangan targetnya untuk memotong defisit  fiskal bahkan jika pertumbuhan ekonomi mencapai nominal 3 persen, kecuali ada pemotongan lebih lanjut dalam pengeluaran. 

• Pemerintah bertujuan untuk mengurangi separuh rasio defisit anggaran utama Jepang terhadap produk domestik bruto fiskal pada tahun  2015/16 dari tahun 2010/11, dan untuk mencapai surplus anggaran utama pada tahun 2020/21. 

• Pemerintah  Jepang  memilih  Gubernur  Bank  of  Japan  berikutnya  pada  hari  Senin,  pemerintahan  mengatakan  ia  yang  terpilih  akan  melakukan  "segala  kemungkinan"  untuk  mengalahkan  deflasi,  dengan  perbedaan  yang  mencolok  dari  pendahulunya  bertanda  bahwa  perbankan dapat menuju era besar, era baru pelonggaran moneter. 

• Dengan harapan dia akan menjadi gubernur agresif, Haruhiko Kuroda mengatakan kepada anggota parlemen saat ini kebijakan BOJ tidak  cukup  kuat  untuk  mendongkrak  inflasi  hingga  2  persen,  dengan  target  dia  mengatakan  bahwa  bank  sentral  harus  berusaha  untuk  mencapai target inflasi dalam dua tahun.


AUSTRALIA
• Reserve  Bank  of  Australia  memperlebar  ekspektasi  untuk  menjaga  tingkat  suku  bunga  unchanged  ketika  anggota  dewan  (gubernur)  bertemu  Selasa ini.  

• Semua dari 13 ekonom yang disurvei oleh AAP mengatakan bank sentral tidak akan mengurangi cash rate dari level saat ini yaitu tiga persen.  

• Kepala  ekonom  dari  HSBC  Australia  Paul Bloxham  mengatakan  gambaran  pembelanjaan  bisnis,  yang  dirilis  minggu  lalu,  menunjukkan  terdapat  banyaknya investasi pada pipa (dalam tambang) yang akan menstimulasi perekonomian untuk bulan‐bulan mendatang.  

• "The continued rise in mining investment, as (the building of) large LNG (liquefied natural gas) projects continue, should support growth, which  should give the RBA more time to see the impact on the non‐mining sectors of the cuts it has already delivered," katanya.  

• Bank  sentral  memperlebar  mendukung  tingkat  suku  bunga  unchanged  minggu  ini,  meskipun  kedepannya  tanda‐tanda  anjloknya  pertumbuhan  ekonomi.  


SWISS
• Franc Swiss berhasil menguat terhadap dolar pada perdagangan hari Senin yang dipicu oleh aksi ambil untung investor menjelang rilis data  ketenagakerjaan AS akhir pekan ini. 

• Fokus pasar saat ini tertuju pada data non‐farm payrolls AS yang akan dirilis hari Jumat. Jika data dirilis buruk, maka menambah peluang  bagi dewan kebijakan moneter untuk melonggarkan kebijakan moneternya lebih lanjut, dimana hal tersebut dapat meningkatkan minat  pada aset beresiko. 

• Data ekonomi zona euro sejauh ini masih dirilis mengecewakan dan telah menekan euro, dengan data manufaktur masih buruk di bulan  Februari dengan tingkat pengangguran menembus level tertinggi yang baru 11,9% di bulan Januari.  

• Dolar melemah 0,15% ke 0,9410 franc sedangkan euro turun 0,2% ke 1,2250 franc dibandingkan penutupan New York hari Jumat lalu. 

Monday, March 4, 2013

Headline News 04.03.13


US & GLOBAL
• Bursa  saham  global  tertekan,  demikian  dengan  EURUSD  yang  merosot  ke  level  terendahnya  selama  2  bulan  pada  Jumat  akhir  pekan  kemarin setelah data ekonomi manufaktur Cina dan Eropa mengecewakan pasar. Namun bursa Wall Street di akhir pekan tersebut masih  mampu naik setelah data manufaktur dan sentiment konsumen AS dirilis optimis di luar dugaan. 

• Obligasi pemerintah dan dollar AS naik akibat aksi beli aset‐aset safe‐haven menyusul kekhawatiran mengenai pemangkasan anggaran AS  dalam waktu dekat dan kebuntuan kondisi politik pasca pemilu Italia yang masih akan menjadi momok bagi aset‐aset beresiko. 

• Pertumbuhan  manufaktur  AS,  yang  mengalami  pertumbuhan  terbesarnya  dalam  1,5  tahun  di  bulan  Februari  dan  berhasil  melampaui  ekspektasi pasar secara signifikan, meredam kekhawatiran tersebut.  

• Meskipun sebelumnya, di hari Jumat tersebut, data dari Cina dan Eropa dirilis mengecewakan, indikasi pemulihan yang jelas dari rilis data  ekonomi AS dan beberapa indikasi dari Jepang untuk membangkitkan ekonominya, akan menjadi potensi faktor pendorong pasar di tahun  2013 ini, demikian dikatakan oleh seorang analis pasar. 

• Membaiknya data consumer sentiment AS di bulan Februari karena semakin besarnya harapan masyarakat AS terhadap pemulihan sektor  tenaga kerja memberikan indikasi optimis ke pasar. 

• Pemangkasan  anggaran  (belanja)  secara  otomatis,  dikenal  dengan  istilah  sequestration,  akan  beresiko  menghambat  pertumbuhan  ekonomi  AS  namun  tidak  akan  cukup  kuat  untuk  menekannya  kembali  ke  kondisi  resesi.  Bahkan  Standard  &  Poor’s  memproyeksikan  bahwa dampaknya hanya sementara saja, 

• Indeks Dow Jones <.DJI> ditutup naik 35,17 poin, atau 0,25%, ke 14089,66. Indeks saham S&P500 <.SPX> naik 3,2 poin, atau 0,23%, ke  level 1518,20. Indeks Nasdaq <.IXIC> naik 9,55 poin, atau 0,30%, ke 3169,74. Sementara indeks saham seluruh dunia dari MSCI ditutup  turun  0,18%  ke  353,79.  Di  Eropa,  indeks  FTSEurofirst300  <.FTEU3>  untuk  saham‐saham  terkemuka  regional  ditutup  turun  0,24%  ke  1168,64.  

• Untuk  basis  mingguan,  Dow  Jones  terakumulasi  naik  0,6%,  indeks  S&P500  naik  0,2%  dan  Nasdaq  naik  0,3%.  Kenaikan  bursa  di  pekan  tersebut  berangkat  dari  volatilitas  saat  di  awal  pekan  bursa  tertekan  akibat  hasil  pemilu  Italia  yang  tidak  meyakinkan,  dan  kemudian  rebound setelah Ben Bernanke menegaskan kembali bahwa kebijakan moneter longgar (termasuk QE) masih akan dilakukan.   

• Bursa saham utama AS masih berpotensi menembus level yang lebih tinggi pekan ke depan meskipun masih akan dibayangi oleh sejumlah  faktor yang membatasinya. Sebut saja dampak jangka pendek dari pemangkasan besar anggaran dan juga fokus terhadap rilis data non‐ farm payrolls Februari di akhir pekan, di samping juga mulai munculnya kekhawatiran kembali terhadap Eropa. 

• EURUSD terkonsolidasi hingga ke level terendah sementara untuk tahun 2013 ini, di 1.2968, menyusul kenaikannya yang berkelanjutan  sejak semester kedua 2012 dan lemahnya data ekonomi Eropa yang mengindikasikan perbedaan kondisi dengan AS. Sementara indeks  dolar AS naik ke level tertingginya selama 6 bulan terhadap sejumlah mata uang utama dunia. 

• USDJPY kembali rebound ke atas 93an menyusul kondisi sentimen pasar dan data ekonomi global yang dirilis akhir pekan kemarin memicu  permintaan dolar yang lebih besar di akhir pekan kemarin.  

• Kondisi  tersebut  juga  mendorong  harga  safe‐haven  obligasi  AS  (T‐Bond),  setelah  para  pelakunya  mengkhawatirkan  pemangkasan  anggaran AS dan rilis pesimis data ekonomi Eropa. Ekonom mengatakan bahwa pemangkasan otomatis anggaran AS hingga $85 milyar,  yang akan dilakukan menyusul berakhirnya pemangkasan pajak tenaga kerja AS, diproyeksikan akan memangkas pertumbuhan ekonomi  tahun ini.  

• Di pasar komoditas, harga Brent crude oil tertekan ke level terendah 6 pekan, di bawah $110/barel, sekaligus menghapus seluruh kenaikan  sejak awal 2013, menyusul kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi akibat kebuntuan politik AS yang mengarah pada pemangkasan  anggaran belanjanya. Crude oil di pasar berjangka AS <CLc1> juga melemah ke areal 90an. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  melemah  Jumat  lalu,  mencatatkan  rangkaian  penurunan  dalam  tiga  minggu,  karena  reputasi  sebagai  safe  haven  gagal  menarik  pembeli setelah penguatan data ekonomi AS dan pasar global yang masih relatif tenang kedepannya dari bayangan yang melebar dari  pemangkasan pembelanjaan pemerintah AS. 

• Emas anjlok karena dollar naik setelah data ekonomi AS termasuk pembelanjaan konsumen, consumer confidence dan aktivitas factory  semuanya mencatatkan kenaikan pada pertumbuhan ekonomi. 

• Logam  mulia  bertahan  melemah  karena  pemerintah  AS  mengatur  untuk  memulai  pemangkasan  pembelanjaan  federal  yang  diketahui  sebagai  “sequestration”/penyitaan  yang  mengancam  untuk  menghambat  recovery  ekonomi,  setelah  Preseden  Obama  dan  pemimpin  kongres gagal untuk menemukan alternatif rencana bujet. 


OIL & COMMODITIES
• Brent crude oil tertekan ke level terendah selama 6 pekan di bawah $110/barel, menghapus seluruh kenaikan sejak awal 2013 akibat kebuntuan  politik di AS yang bakal memicu pemangkasan anggaran AS. 

• Sejak naik ke level tertinggi 9 bulan di $119.20/barel pada awal Februari, Brent crude oil terhitung sudah tertekan sekitar $9/barel dalam 3 pekan  terakhir akibat kekhawatiran terhadap demand minyak dunia menyusul munculnya kembali kekhawatiran terhadap prospek pemulihan ekonomi  global. 

• Sementara $85 milyar nilai pemangkasan anggaran belanja AS yang kemungkinan akan terjadi secara otomatis setelah pemerintah AS (Demokrat)  dan Kongres (Republik) belum mencapai kesepakatan, beresiko akan menekan perekonomian negara konsumen minyak terbesar dunia tersebut. 

• IMF memperingatkan bahwa pemangkasan anggaran tersebut setidaknya akan menekan pertumbuhan AS 0,5% di tahun ini dan pada gilirannya  akan berpengaruh pada perekonomian secara global. 

• Brent crude futures <LCOc1> turun hingga intraday low $109.82/barel, level terendah sejak pertengahan Januari lalu, sebelum kemudian rebound  dan  settle  di  $110.40  ditopang  oleh  rilis  optimis  di  luar  dugaan  data  manufaktur  dan  sentiment  konsumen  AS.  Untuk  basis  mingguan,  ini  merupakan penurunan dalam 3 pekan beruntun. 

• Sementara  crude  oil  di  pasar  berjangka  AS  <CLc1>  turun  dan  settle  di  harga  $90.68,  setelah  tertekan  hingga  $90.04,  level  terendahnya  sejak  Desember 2012 serta mencoba MA‐200 harinya yang berada di $90.38 – sebuah indikator penting untuk sentimen pasar yang diperhatikan para  trader‐nya. 

• Tekanan harga minyak dunia juga nampaknya dipengaruhi oleh peningkatan ekspor crude oil dari negara‐negara OPEC, demikian dikatakan oleh  hasil survey Reuters,  dan merupakan kenaikan bulanan pertamanya sejak Oktober 2012. Supply dari 12 negara anggota OPEC adalah 30,32 juta  barel/hari, naik dari 30,21 barel/hari di Januari sebelumnya.  

• Selain  itu  kekhawatiran  penurunan  permintaan  global  juga  meningkat  menyusul  pesimisme  rilis  data  manufaktur  Cina  dan  Eropa  (termasuk  Inggris), yang memberikan indikasi bahwa prospek pemulihan ekonomi global masih terganggu. 


EURO ZONE
• Aktivitas manufaktur zona euro terlihat tidak mendekati recovery bulan lalu, ketika kinerja yang memburuk dari Perancis mengimbangi kembali bertumbuhnya Jerman, sebuah  survei bisnis menunjukkannya. 

• Manufaktur membantu mendorong 17‐ negara dalam blok keluar dari resesi terakhirnya, tetapi survei purchasing managers' menunjukkan aktivitas di Perancis, negara ekonomi  terbesar kedua dalam zona euro, saat ini telah mengalami kontraksi untuk tahunannya. 

• Penjualan ritel Jerman bertumbuh ke fase tercepat bulanannya yang lebih dari enam tahun pada bulan Januar, mengalami rebound dari penurunan  tajam pada Desember dan  mengkonfirmasi tanda‐tanda bahwa negara ekonomi terbesar di Eropa tersebut telah berbalik setelah suramnya akhir tahun 2012.  

• Data dari the Federal Statistics Office menunjukkan bahwa penjualan ritel naik 3.1 persen dari bulan Desember setelah penurunan tajam 2.1 persen bulan itu, revisi penurunan dari  laporan sebenarnya1.7 persen.  

• Manufaktur  Yunani  mereda  sedikit  dari  kemerosotan  pada  Februari,  tetapi  sektor  itu  masih  dalam  cengkeraman  dalamnya  resesi  sebagai  output  dan  new  orders  turun  lagi,  memaksa perusahaan untuk memotong lapangan kerja, sebuah survei menunjukkannya. 


U.K.
• Sterling  pun  merosot  ke  bawah  level  psikologis  $1.5000  untuk  pertama  kalinya  sejak  Juli  2010  Jumat  kemarin,  menyusul  data  manufaktur  Inggris  periode  Februari  mengalami  kontraksi  mengejutkan dan meningkatkan ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut dalam jangka pendek ini. 

• Spekulasi berkembang di pasar bahwa kondisi ekonomi Inggris yang suram akan mendorong BoE untuk memulai kembali program pembelian asetnya, paling cepat di pertemuannya pekan ini. 

• GBPUSD kembali tertekan hingga ke level 1.4987 di pertengahan sesi NY Jumat, yang merupakan level terendahnya sejak Juli 2010, dan potensial mengalami tekanan dalam 3 pekan beruntun. 

• "This (PMI) data was a trigger for people to reconfirm their views that sterling is coming down and to re‐enter those short sterling/long dollar bets," Geoffrey Yu, seorang analis mata uang dari  UBS, mengatakan. Yu juga merekomendasikan untuk sell on break GBPUSD di level 1.4800, karena menurutnya kejutan negatif rilis data ekonomi Inggris ke depannya akan berimbas buruk bagi  sterling.  

• Sementara Morgan Stanley memproyeksikan kelanjutan tekanan sterling karena pendekatan BoE yang lebih fleksibel terhadap target inflasi serta ekspektasi terus berlanjutnya kenaikan inflasi  itu sendiri.  

• Gubernur BoE Mervyn King dan wakilnya, Paul Tucker, telah memberikan sinyal kelanjutan pembelian obligasi dan lebih rendahnya nilai tukar sterling untuk rebalance ekonomi Inggris. 

• Secara terpisah, Jumat tersebut BoE juga merilis data yang menunjukkan mortgage approvals untuk pembelian rumah di Inggris pada bulan Januari di luar dugaan melemah. 

• Pada Senin dan Selasa pekan ini, menjelang sidang BoE Kamis (07/Mar), para investor akan menantikan data PMI Construction dan PMI Services sebagai indikasi lebih lanjut bagi pertumbuhan  ekonomi Inggris. 

• Sudah  sekitar  8%  GBPUSD  mengalami  tekanan  sepanjang  tahun  2013  ini, dan  di  awal  pekan  lalu  akselerasi  tekanan  meningkat  manakala  lembaga  Moody’s  Investor  Services  menurunkan  peringkat hutang Inggris dari level puncak (AAA).  

• Sementara sterling bisa saja membatasi tekanannya, terutama terhadap euro, jika kondisi di Eropa terus memburuk pasca hasil pemilu Italia.



JAPAN
• Bank  of  Japan  kemungkinan  menunjukkan  confidence  yang  lebih  bahwa  perekonomian  telah  keluar  dari  fase  terburuknya  minggu  depan  tetapi  tetap  menjaga  kebijakan moneter yang bertahan untuk rangkaian bulan keduanya, memegang bara dari kedepannya transisi kepemimpinan yang memicu tindakan yang lebih berani  untuk memerangi deflasi. 

• Pembelanjaan  modal  oleh  perusahaan‐perusahaan  Jepang  anjlok  8.7  persen  dalam  tiga  bulan  melalui  bulan  Desember  ini  dari  awal  tahun  yang  lalu,  kontraksi  pertamanya dalam lima kuartalan, karena penurunan ekonomi global yang ditekan oleh ekspor negara, sentimen bisnis yang buruk, ungkap pemerintah. 


AUSTRALIA
• Sektor manufaktur Australia berlanjut untuk anjlok pada bulan Februari, tetapi tingkat kontraksinya telah melambat.  

• Kinerja Australian Industry Group (Ai Group) pada kinerja manufaktur pada indeks manufaktur (PMI) yang naik 45.6 dalam bulan Februari, yang naik 5.4 poin dari level bulan  Januari.  

• Tidak berlanjutnya pemangkasan tingkat suku bunga  Selasa ini dan peminjam dapat menyalahkan dewan dari kenaikan investasi pertambangan.  

• Survei semua dari 13 ekonom oleh AAP mengatakan Reserve Bank on Australia (RBA) tidak akan mengurangi cash rate pada meeting anggota dewan 5 Maret, tetapi sembilan dari  ekspektasi tersebut memangkas tingkat suku bunga beberapa waktu dalam enam bulan mendatang.  


SWISS
• Swiss franc ke level terendahnya selama 6 pekan atas dolar AS di akhir pekan kemarin setelah data manufaktur Februari Cina merosot dari bulan sebelumnya serta  prospek pemangkasan anggaran di AS yang meredam risk‐appetite dan mendorong penguatan dolar AS. 

• USDCHF bergerak naik ke level 0.9463 Jumat lalu, dan merupakan kenaikannya dalam 4 pekan beruntun. 

• Sementara  indeks  manufaktur  Februasi  Swiss  masih  berada  di  zona  ekspansi  selama  2  bulan  beruntun,  namun  lebih  rendah  dari  ekspektasi  dan  dari  Januari  sebelumnya akibat penguatan Swiss franc sebelumnya, hingga ke level 0.9019 pada 1/Feb. lalu, yang merupakan level terkuatnya sejak Mei 2012.  

• Krisis  kredit  Eropa  membuat  bank  sentral  Swiss  (SNB)  mematok  penguatan  Swiss  franc  hingga  1.2000  per  euro  (sejak  September  2011)  untuk  melindungi  perekonomiannya.  Saat  ini  Swiss  franc  stabil  diperdagangkan  di  atas  areal  1.2200.  Bersama  dengan  penguatan  dolar  AS,  kebijakan  SNB  tersebut  nampaknya  bisa  menjadi pendukung bagi lemahnya Swiss franc ke depannya.