title cover

title cover

Thursday, April 4, 2013

Headline News 04.04.13


US & GLOBAL
• Bursa saham global dan dolar jatuh pada hari Rabu setelah rilis data pekerjaan sektor swasta dan indeks sektor jasa yang mengecewakan  telah memupus optimisme mengenai prospek pemulihan ekonomi AS. 

• Harga minyak terkoreksi 3%, penurunan harian tertajamnya dalam 5 bulan, menyusul stok minyak mentah AS melejit ke level tertinggi  sejak  1990.  Sinyal  mengenai  tertekannya  ekonomi  AS  juga  telah  memicu  kekhawatiran  akan  menurunnya  permintaan  minyak.  Harga  bensin AS turun lebih dari 4%. 

• Berita  Pentagon  mengirimkan  sistem  pertahanan  rudal  ke  Guam  dalam  beberapa  minggu  mendatang,  dengan  Menteri  Pertahanan  AS  Chuck Hagel menegaskan mengenai kondisi yang "nyata dan jelas" mengenai  bahaya dari Korea Utara, telah menambah kehati‐hatian  investor.  Korea  Utara,  sementara  itu,  mengatakan  telah  "meratifikasi"  serangan  tanpa  ampun  melawan  Amerika  Serikat,  berpotensi  melibatkan "serangan nuklir yang beragam". 

• Sejumlah perusahaan AS telah menyediakan lapangan pekerjaan yang terminimnya dalam 5 bulan di periode Maret menyusul permintaan  yang kuat baru‐baru ini untuk pekerjaan konstruksi telah menguap, sementara pertumbuhan di sektor jasa juga melemah, mengisyaratkan  proses  pemulihan  ekonomi  nampaknya  akan  terkendala.  Data‐data  tersebut  telah  memberikan  indikasi  bahwa  pertumbuhan  ekonomi  yang  berlangsung  belakangan  ini  kemungkinan  telah  kehilangan  momentumnya  dan  menambah  kekhawatiran  terhadap  rilis  data  ketenagakerjaan AS pada hari Jumat besok untuk periode Maret. Pasar memprediksi non‐farm payrolls AS akan mencatat pertumbuhan  200.000 di bulan Maret, dengan tingkat pengangguran tetap di 7,7%. 

• MSCI world stocks index <.MIWD00000PUS> turun 0,7% ke 357,51.  

• Bursa saham Wall Street jatuh, dengan S&P 500 dan Nasdaq kehilangan lebih dari 1% dipicu koreksi tajam pada saham energi. Dow Jones  industrial average <.DJI> turun 111,66 poin atau 0,76% dan ditutup di 14.550,35. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun  16,56  poin  atau  1,05%  di  1,553.69.  Sementara  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  turun  36,26  poin  atau  1,11%  ke  3.218,60.  Meskipun  demikian, pasar melihat saham masih berpeluang untuk menguat. 

• Indeks saham Eropa terkoreksi 0,9% untuk ditutup di 1.193,30 sehari setelah mencatat naik 1,3%. 

• Brent <LCOc1> merosot $3,58 dan ditutup di $107,11 per barel, sementara U.S. crude <CLc1> turun $2,74 di $94,45. Stok minyak mentah  AS  tercatat  naik  2,7  juta  barel  di  pekan  lalu,  berdasarkan  laporan  dari  U.S.  Energy  Information  Agency (EIA), di  atas  ekspektasi  terjadi  kenaikan 2,2 juta barel. Kenaikan tersebut telah menempatkan stok minyak menjadi 388,62 juta barel, level tertingiinya sejak 1990 dan  mendekati 391,9 juta barel yang dicapai pada 1982, tahun dimana EIA memulai mendata stok minyak mingguan. 

• Indeks  dolar,  barometer  untuk  nilai  tukar  dolar  terhadap  sejumlah  rival  utamanya,  turun  0,2%  ke  82,74.  Euro  naik  0,2%  ke  $1,2847,  sementara terhadap yen, dolar jatuh 0,5% ke 92,99 yen. 

• ECB  dan  BOJ  keduanya  diprediksi  akan  memberikan  pengumuman  mengenai  kebijakan  moneternya  pada  hari  Kamis  ini  usai  sidang  regulernya. Data ekonomi zona euro yang belakangan dirilis buruk, pertikaian politik di Italia dan keprihatinan terhadap masalah Siprus  nampaknya akan mendorong Presiden ECB Mario Draghi untuk memberikan pernyataan yang bernada dovish (lunak) dalam testimoninya. 

• Sementara  itu  BOJ  diprediksi  akan  meningkatkan  pembelian  obligasi  dan  memperpanjang  masa  jatuh  tempo.  Ekspektasi  adanya  pelonggaran lebih lanjut telah mendorong indeks Nikkei Jepang untuk naik sekitar 3% pada hari Rabu dan mencatat kenaikan terbesar  satu hari selama hampir dua bulan terakhir. 

• Treasury AS untuk tenor 10 tahun tercatat naik 13/32 dengan yield 1,8158 persen. 

• Harga emas jatuh ke level terendah 9 bulan dipicu jatuhnya harga minyak lebih dari 1% dan koreksi tajam pada ekuitas AS. Emas merosot  di bawah $1.550 per ons untuk pertama kalinya dalam tahun ini. Harga emas tercatat turun 1,2% ke $1.555,89 per ons, setelah mencatat  intraday low di $1.549,69 yang merupakan level terendahnya sejak 28 Juni 2012. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  anjlok  ke  level  terendah  dalam  sembilan  bulannya  Rabu  lalu,  anjlok  lebih  dari  1  persen  karena  melemahnya  harga  crude  dan  penurunan tajam pada ekuitas yang memicu aksi jual dalam aset‐aset.  

• Logam mulia melemah dibawah level $1.550 per ons untuk pertama kalinya tahun ini, karena pembengkakan pasokan crude AS yang juga  menekan pada ketertarikan logam mulia sebagai lindung dari inflasi. 

• "The stock market rally is drawing off a tremendous amount of investment interest from the precious metals market. It could get a very  sharp downside reaction to possibly to $1,400 before we find support," kata Frank McGhee, head precious metals trader pada Integrated  Brokerage Services LLC.  


OIL & COMMODITIES
• Harga minyak melemah 3 persen pada sesi perdagangan Rabu, penurunan yang terjadi pada sesi perdagangan Rabu adalah penurunan  harian paling tajam dalam lima bulan terakhir, seiring cadangan minyak U.S. crude meningkat dengan persedian terbanyak sejak tahun  1990 dan melemahnya data perekonomian cukup berdampak terhadap prospek demand terhadap minyak. 

• Kontrak berjangka Brent crude oil untuk periode Mei ditutup melemah sebesar 3.58 dollar dengan nilai 107,11 dollar per barel, salah satu  persentase  penurunan  harian  terbesar  sejak  3  November.  Selama  sesi  perdagangan  harga  Brent  sempat  menyetuh  level  penutupan  perdagangan terendah empat bulan dengan nilai 106,78 dollar per barel. 

• U.S.  crude  ditutup  melemah  2,74  dollar  dengan  nilai  94,45  dollar  per  barel,  setelah  sempat  melemah  dengan  nilai  terendah  94,18.  Pergerakan harga ditutup di bawah MA‐ 50 hari dengan nilai 94,64 dollar, indikator tehnikal yang diperhatikan dan dianggap penting oleh  para trader. 

• Sesi  perdagangan  dimulai  berdekatan  dengan  rilis  data  U.S.  private‐sector  employment  dari  payrolls  processor  ADP  menunjukkan  perekrutan tenaga kerja periode Maret di bawah ekspektasi. 


EURO ZONE
• Tingkat  pada  consumer  price  inflation  dalam  17  negara  yang  menggunakan  euro  melemah  pada  basis  tahunan  1.7  persen  dalam  bulan  Maret,  menurut  perkiraan  pertama dari lembaga statistik Uni Eropa Eurostat Rabu lalu.  

• Gambaran inflasi yang bersamaan dengan ekspektasi, dengan 40 polling ekonom oleh Reuters mengekspektasi rata‐rata perkiraan sebesar 1.7 persen, dan turun tipis  dari 1.8 persen tingkat inflasi bulan Februari.  

• Perekonomian Italia kemungkinan untuk kontraksi 1.5 persen atau 1.6 persen tahun ini, yang lebih dari perkiraan pemerintah yang hanya dua minggu lalu, Treasury  Undersecretary Gianfranco Polillo mengatakannya.  

• Negara dengan ekonomi terbesar ketiga dalam zona tersebut telah anjlok untuk rangkaian enam kuartalan, resesi terpanjang untuk 20 tahun, dan ekspektasi akan  mengalami recover berikutnya tahun ini yang telah berkurang karena data ekonomi bulanan yang masih turun. 

• Krisis Siprus dapat menunjukkan Yunani ke  dalam  resesi yang  makin  mendalam tahun  ini, kepala dari grup bisnis terbesar Yunani mengatakannya,  yang mendesak  pertumbuhan yang mendorong pemikiran kembali dari program bailout negara.  

• "Greece is directly affected by the Cyprus crisis and based on some estimates this may chop up to one percentage point off GDP (gross domestic product)," Dimitris  Daskalopoulos, kepalda dari Hellenic Federation of Enterprises (SEB), mengatakannya pada para reporter.


U.K.
• Rilis data ekonomi AS yang berada di bawah ekspektasi telah berhasil memicu rebound sterling terhadap dolar pada hari Rabu meskipun masih relatif terbatas, menyusul kondisi  ekonomi Inggris yang masih lemah dan prospek berlanjutnya kebijakan moneter longgar.  

• Pelaku pasar masih terlihat menahan diri sebelum munculnya keputusan hasil sidang reguler BoE hari Kamis ini, dan juga pernyataan dari ECB dan BOJ. 

• Data PMI sektor jasa Inggris yang akan dirilis hari Kamis ini diperkirakan akan memberikan petunjuk apakah ekonomi Inggris telah terseret kedalam resesi di kuartal pertama. 

• Sterling menguat 0.3% di $1.5145, setelah berhasil rebound dari level terendah 2 pekan di $1.5075 usai rilis data PMI sektor jasa dan data pekerjaan sektor swasta AS yang lebih  rendah dari perkiraan memicu tekanan jual pada dolar. 

• Namun kondisi ekonomi Inggris yang masih suram nampaknya akan membatasi penguatan sterling. Sebuah survey pada Rabu kemarin menunjukkan sektor konstruksi Inggris  mengalami kontraksi untuk ketiga kalinya secara berturutan di periode Maret, menambah prospek buruk ekonomi negara tersebut pasca rilis data manufaktur pada hari Selasa  yang mengecewakan. 

• Meskipun  pasar  memprediksi  BoE  akan  mempertahankan  kebijakan  moneternya  pada  sidangnya  hari  Kamis  ini,  namun  bank  sentral  nampaknya  akan  melanjutkan  langkah  pembelian aset di bawah program quantitative easing (QE) di bulan Mei atau Juni. 

• Sementara  itu  sebuah  jajak  pendapat  Reuters  menunjukkansterling  diprediksi  melemah  ke  $1.49  dalam  3  bulan  dan  ke  $1.48  dalam  12  bulan  menyusul  langkah  BoE  untuk  mendorong pertumbuhan ekonomi. 

• Pelaku pasar nampaknya cenderung akan menahan diri hingga dirilisnya data ketenagakerjaan AS hari Jumat nanti. Jika data dirilis optimis, maka berpotensi mendorong kenaikan  dolar  karena  hal  tersebut  akan  memperkuat  indikasi  untuk  The  Fed  sebagai  benk  sentral  duni  pertama  yang  mengakhiri  program  pembelian  asetnya.  


AUSTRALIA
• Cina dan Australia akan meluncurkan perdagangan langsung antara dua mata uang di Shanghai dan Sydney dalam mingguannya untuk menurunkan biaya  transaksi perdagangan, sumber bank asing dengan pengetahuan langsung dari masalah mengatakan pada Reuters Rabu lalu.  

• Kesepakatan mata uang baru akan mengurangi spread antara dollar AS dan Australian dollars <AUD=> dari biaya konversi antara yuan dan Aussie dollar.  

• Defisit perdagangan Australia telah melemah lebih dari $1 milyar dan permintaan untuk sumber mineral mengimbangi kenaikan pada sektor manufaktur  dan jasa Cina yang berlanjut untuk ekspansi.  

• Defisit  perdagangan  nasional  sebesar  $178  juta  bulan  Februari,  dari  defisit  $1.215  milyar  sebulan  sebelumnya,  data  resmi  menunjukkannya  Rabu  sebelumnya.  

• Penjualan rumah baru anjlok 5.3 persen pada Februari, yang membalikkan kenaikan dalam empat bulannya.  

• Laporan terakhir Housing Industry Association menemukan penjualan pada rumah yang berdiri sendiri melemah empat persen, sementara itu penjualan  unit‐unit baru dan apartemen turun 11 persen.  


SWISS
• Setelah berhasil terapresiasi di atas 0.9500 franc, dolar kembali terkoreksi meskipun masih relatif terbatas. Dolar terakhir tercatat melemah 0.4% ke sekitar  0.9445 franc setelah data ekonomi AS dirilis melemah di bawah ekspektasi pasar. 

• Institute for Supply Management (ISM) melaporkan indeks sektor jasa di bulan Maret tercatat turun ke level terendah sejak Agustus, dan dirilis di bawah ekspektasi  pasar.  Sedangkan  data  lain  menunjukkan  ADP  National  Employment  Report  melaporkan  penurunan  jumlah  pekerjaan  yang  tersedia  di  sektor swasta di bulan Maret, dimana data juga dirilis di bawah ekspektasi pasar. Kedua data mengindikasikan proses pemulihan ekonomi AS nampaknya sedang 
mengalami hambatan. 

• Sementara itu, siring dengan posisi zona euro sebagai mitra dagang utama Swiss, maka pasar akan mencermati hasil sidang reguler ECB nanti malam. Bank sentral Eropa tersebut diprediksi akan mempertahankan suku bunganya di level terendahnya 0.75%. 

• Pelaku pasar nampaknya cenderung akan menahan diri hingga dirilisnya data ketenagakerjaan AS hari Jumat nanti. Jika data dirilis optimis, maka berpotensi mendorong  kenaikan  dolar  karena  hal  tersebut  akan  memperkuat  indikasi  untuk  The  Fed  sebagai  benk  sentral  duni  pertama  yang  mengakhiri  program pembelian asetnya.

Wednesday, April 3, 2013

Headline News 03.04.13


US & GLOBAL
• Bursa  saham  dunia  menguat  pada  hari  Selasa,  dengan  indeks  S&P  500  mendekati  level  all‐time  high,  sementara  dolar  rally  dari  level  terendah 1 bulan terhadap yen seiring ekspektasi Bank of Japan akan mengumumkan kelanjutan kebijakan moneter longgar pekan ini. 

• Emas  jatuh  ke  level  terendah  2‐1/2  minggu,  tertekan  oleh  penguatan  dolar  dan  sikap  investor  yang  menjauhi  aset  aman  resiko  dan  membeli saham. Komoditas lainnya juga merosot, dengan tembaga jatuh ke level terendah 7 bulan akibat kekhawatiran terhadap kondisi  ekonomi global. 

• Investor  akan  mencermati  hasil  keputusan  kebijakan  dari  sidang  BOJ  dan  ECB,  bersamaan  dengan  rilis  data  ketenagakerjaan  AS  untuk  periode Maret pada hari Jumat. 

• Di Wall Street,  saham‐saham mengalami  rebound pasca koreksinya di hari Senin. Saham sektor kesehatan menguat menyusul  prospek  cerah  laporan  labanya  setelah  pemerintah  AS  membatalkan  rencana  untuk  mengurangi  pembayaran  bagi  asuransi  swasta  Medicare  Advantage,  dan  menggantinya  dengan  menaikkan  pembayaran  3.3%.  Berita  bahwa  Siprus  menyimpulkan  pembicaraan  bailout  telah  menambah keuntungan. 

•  Dow Jones industrial average <.DJI> naik 89.16 poin atau 0.61% ke 14,662.01. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 8.08  poin atau 0.52% ke 1,570.25. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 15.69 poin atau 0.48% ke 3,254.86.   

• Saham  Eropa  rally  setelah  terkoreksi  dalam  dua  minggu,  didorong  oleh  Vodafone  terhadap  rumor  adanya  tawaran  multi‐miliar  pound  untuk kelompok telekomunikasi Inggris. FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> naik 1.3% untuk ditutup di 1203.79. Sedangkan indeks ekuitas  dunia dalam MSCI naik 0.4% ke 359.84. 

• Dolar  naik  0.2%  ke  93.39  yen.  BOJ  memulai  sidang  2  harinya  pada  hari  Rabu  ini  dan  secara  luas  diperkirakan  akan  meningkatkan  pembelian obligasi dan memperpanjang jatuh tempo dari obligasi yang dibeli di bawah kepemimpinan gubernur baru, Haruhiko Kuroda.  

• Euro jatuh 0.2% ke $1.2816 setelah Markit's Eurozone Manufacturing PMI turun di bulan Maret menjadi 46.8 dari 47.9 di bulan Februari,  merupakan kali ke‐20 untuk indekx berada di bawah angka 50 yang mengisyaratkan sektor mengalami kontraksi. 

• Data tersebut akan memperkuat ekspektasi bahwa Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi akan memberikan pernyataan yang lebih  dovish  pada  pertemuan  outlook  kebijakan  moneter  ECB  pada  hari  Kamis  dan  dapat  memberikan  petunjuk  mengenai  kemungkinan  terjadinya pemangkasan suku bunga. 

• Harga emas menembus intraday high di $1,603.60 per ons sebelum akhirnya turun dan bergerak di sekitar $1,575 per ons, turun dari  posisi Senin di $1,598.40. Emas sempat menyentuh intraday low di $1,573.39, level terendahnya sejak 8 Maret. 

• Harga minyak turun karena pasokan cukup dan kekhawatiran atas laju pemulihan ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa melebihi prospek  permintaan kuat di Asia. Brent <LCOc1> turun 39 sen ke $110.69 per barel. U.S. crude  <CLc1> naik 12 sen ke $97.19 per barel.  

• Harga obligasi pemerintah mengalami penurunan dengan Treasury AS tenor 10 tahun turun 8/32 dengan yield naik ke 1.862 persen dari  1.84 persen di hari Senin sebelumnya. Bund futures Jerman juga terkoreksi. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  melemah  1.5  persen  Selasa  lalu,  penurunan  harian  terbesar  yang  lebih  dari  satu  bulannya,  karena  optimisme  ekonomi  yang  mendorong ekuitas AS yang mendekati level tertinggi dan pelemahan dalam ketertarikan pada safe haven emas. 

• Perak anjlok hampir 3 persen ke level terendah delapan bulan, dan grup logam platinum turun tajam, mengabaikan tingginya hasil dari  penjualan otomotif AS. 

• "The hot money is going toward the S&P 500 right now," kata Jeffrey Sica, chief investment officer pada SICA Wealth Management, yang  terlihat mengelola lebih dari $1 milyar dalam aset‐asetnya.  


US & GLOBAL
• Bursa  saham  dunia  menguat  pada  hari  Selasa,  dengan  indeks  S&P  500  mendekati  level  all‐time  high,  sementara  dolar  rally  dari  level  terendah 1 bulan terhadap yen seiring ekspektasi Bank of Japan akan mengumumkan kelanjutan kebijakan moneter longgar pekan ini. 

• Emas  jatuh  ke  level  terendah  2‐1/2  minggu,  tertekan  oleh  penguatan  dolar  dan  sikap  investor  yang  menjauhi  aset  aman  resiko  dan  membeli saham. Komoditas lainnya juga merosot, dengan tembaga jatuh ke level terendah 7 bulan akibat kekhawatiran terhadap kondisi  ekonomi global. 

• Investor  akan  mencermati  hasil  keputusan  kebijakan  dari  sidang  BOJ  dan  ECB,  bersamaan  dengan  rilis  data  ketenagakerjaan  AS  untuk  periode Maret pada hari Jumat. 

• Di Wall Street,  saham‐saham mengalami  rebound pasca koreksinya di hari Senin. Saham sektor kesehatan menguat menyusul  prospek  cerah  laporan  labanya  setelah  pemerintah  AS  membatalkan  rencana  untuk  mengurangi  pembayaran  bagi  asuransi  swasta  Medicare  Advantage,  dan  menggantinya  dengan  menaikkan  pembayaran  3.3%.  Berita  bahwa  Siprus  menyimpulkan  pembicaraan  bailout  telah  menambah keuntungan. 

•  Dow Jones industrial average <.DJI> naik 89.16 poin atau 0.61% ke 14,662.01. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 8.08  poin atau 0.52% ke 1,570.25. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 15.69 poin atau 0.48% ke 3,254.86.   

• Saham  Eropa  rally  setelah  terkoreksi  dalam  dua  minggu,  didorong  oleh  Vodafone  terhadap  rumor  adanya  tawaran  multi‐miliar  pound  untuk kelompok telekomunikasi Inggris. FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> naik 1.3% untuk ditutup di 1203.79. Sedangkan indeks ekuitas  dunia dalam MSCI naik 0.4% ke 359.84. 

• Dolar  naik  0.2%  ke  93.39  yen.  BOJ  memulai  sidang  2  harinya  pada  hari  Rabu  ini  dan  secara  luas  diperkirakan  akan  meningkatkan  pembelian obligasi dan memperpanjang jatuh tempo dari obligasi yang dibeli di bawah kepemimpinan gubernur baru, Haruhiko Kuroda.  

• Euro jatuh 0.2% ke $1.2816 setelah Markit's Eurozone Manufacturing PMI turun di bulan Maret menjadi 46.8 dari 47.9 di bulan Februari,  merupakan kali ke‐20 untuk indekx berada di bawah angka 50 yang mengisyaratkan sektor mengalami kontraksi. 

• Data tersebut akan memperkuat ekspektasi bahwa Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi akan memberikan pernyataan yang lebih  dovish  pada  pertemuan  outlook  kebijakan  moneter  ECB  pada  hari  Kamis  dan  dapat  memberikan  petunjuk  mengenai  kemungkinan  terjadinya pemangkasan suku bunga. 

• Harga emas menembus intraday high di $1,603.60 per ons sebelum akhirnya turun dan bergerak di sekitar $1,575 per ons, turun dari  posisi Senin di $1,598.40. Emas sempat menyentuh intraday low di $1,573.39, level terendahnya sejak 8 Maret. 

• Harga minyak turun karena pasokan cukup dan kekhawatiran atas laju pemulihan ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa melebihi prospek  permintaan kuat di Asia. Brent <LCOc1> turun 39 sen ke $110.69 per barel. U.S. crude  <CLc1> naik 12 sen ke $97.19 per barel.  

• Harga obligasi pemerintah mengalami penurunan dengan Treasury AS tenor 10 tahun turun 8/32 dengan yield naik ke 1.862 persen dari  1.84 persen di hari Senin sebelumnya. Bund futures Jerman juga terkoreksi. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  melemah  1.5  persen  Selasa  lalu,  penurunan  harian  terbesar  yang  lebih  dari  satu  bulannya,  karena  optimisme  ekonomi  yang  mendorong ekuitas AS yang mendekati level tertinggi dan pelemahan dalam ketertarikan pada safe haven emas. 

• Perak anjlok hampir 3 persen ke level terendah delapan bulan, dan grup logam platinum turun tajam, mengabaikan tingginya hasil dari  penjualan otomotif AS. 

• "The hot money is going toward the S&P 500 right now," kata Jeffrey Sica, chief investment officer pada SICA Wealth Management, yang  terlihat mengelola lebih dari $1 milyar dalam aset‐asetnya.  


EURO ZONE
• Tingkat pengangguran zona euro stabil pada 12.0 persen bulan Februari, kantor statistik Uni Eropa Eurostat mengatakannya Selasa lalu, yang mana  dapat menambah tekanan untuk pemangkasan tingkat suku bunga oleh European Central Bank.  

• Jumlah bulan Februari bersamaan dengan ekspektasi dari polling ekonom oleh Reuters, dan masih unchanged dari gambaran bulan Januari, yang  mana Eurostat merevisi naik menjadi 12.0 persen.  

• Inflasi  Jerman  turun  ke  level  terendahnya  yang  lebih  dari  dua  tahun    pada  bulan  Maret,  kebanyakan  berkenaan  dengan  murahnya  energi,  dan  bertahan dibawah target European Central Bank untuk rangkaian tiga bulannya.  

• Data awal yang dirilis dari kantor Statistik Selasal lalu menunjukkan consumer prices naik menjadi 1.4 persen pada basis tahunan pada bulan Maret,  kenaikan terkecilnya sejak bulan Desember 2010.  

• Menteri  keuangan  Siprus  Michael  Sarris  berhenti  Selasa  lalu  setelah  menyimpulkan  pembicaraan  dengan  foreign  lenders  pada  bailout  yang  memaksa negara untuk menekan yang belum pernah terjadi sebelumnya kerugian pada bank depositors dengan imbalan bantuan.  


U.K.
• Sterling memperdalam koreksinya pada hari Selasa setelah data ekonomi Inggris kembali dirilis mengecewakan, menambah resiko untuk terjadinya resesi  berikutnya.  Sterling  awalnya  tertekan  setelah  data  indeks  PMI  manufaktur  Inggris  hanya  naik  ke  48.3  di  bulan  Maret  dari  47.9  di  bulan  Februari,  yang  mengisyaratkan  sektor  masih  mengalami  kontraksi.  Sementara  data  lain  menunjukkan  mortgage  approvals  turun  untuk  kedua  kalinya,  menunjukkan  melemahnya pasar perumahan Inggris. 

• Sterling terkoreksi hingga menembus di bawah $1.51 dan terakhir tercatat bergerak di sekitar $1.5105, atau turun 0.8% dibanding penutupan New York hari  Senin. 

• Tidak seperti data sektor manufaktur, data PMI sektor jasa Inggris yang akan dirilis hari Kamis diperkirakan akan menunjukkan terjadinya ekspansi, dimana  akan memberikan sejumlah harapan unutk terhindarnya ekonomi dari resesi ketiganya. Pasar juga memprediksi BoE akan mempertahankan suku bunga  dan menahan diri dari langkah pembelian aset ketika mengadakan sidang regulernya hari Kamis dan hal ini berpeluang memicu rebound sterling dalam  jangka pendek. 

• Pelaku pasar nampaknya cenderung akan menahan diri hingga dirilisnya data ketenagakerjaan AS hari Jumat nanti. Jika data dirilis optimis, maka berpotensi  mendorong  kenaikan  dolar  karena hal  tersebut  akan  memperkuat  indikasi  untuk  The  Fed  sebagai  benk  sentral  duni  pertama  yang  mengakhiri  program  pembelian asetnya.


JAPAN
• Gubernur  Bank  of  Japan  yang  baru  Haruhiko  Kuroda  mengatakan  dia  menginginkan  mengkombinasikan  dua  skema  perbedaan  yang  digunakan bank sentral untuk membeli obligasi pemerintah, yang memperkuat ekspektasi pada keberanian stimulus moneter kedepannya  pada policy‐setting meeting hari Kamis.  

• Kombinasi dua skema akan membuat kemudahan untuk BOJ dalam membeli obligasi jangka panjang karena Kuroda terlihat secara agresif  mengekspansi balance sheet bank sentral dan mencapai 2 persen inflasi dalam dua tahun.  


AUSTRALIA
• Pasar  keuangan  tertahan  dari  satu  lagi  tingkat  suku  bunga  yang  bertahan  tahun  ini  oleh  bank  sentral,  yang  mana  terlihat  tanda‐tanda  pada  ekspansi dalam investasi non tambang terhadap ekonomi.  

• Reserve Bank of Australia (RBA) meninggalkan tingkat suku bunga pada level tiga persen untuk bulan lainnya pada meeting dewan gubernur Selasa  lalu, seperti yang banyak diharapkan.  

• Tresuri  Federal  Wayne  Swan  mengatakan  rendahnya  tingkat  suku  bunga  yang  terlihat  sejak  tahun  2011  mengalir  melalui  perekonomian  dan  menguntungkan keduanya untuk keluarga dan bisnis.  

• "Today's  low  interest  rates  will  continue  to  support  sectors  under  pressure  from  global  headwinds,  the  high  dollar  and  a  cautious  consumer,"  katanya dalam suatu pernyataan.  

• Pemilik  rumah  akan  melanjutkan  menyukai  keuntungan  dari  rendahnya  tingkat  suku  bunga,  dengan  Reserve  Bank  of  Australia  memilih  untuk  mempertahankan tingkat suku bunga pada bulan April.  

• RBA menahan tingkat suku bunga pada level tiga persen, sama dengan level terendahnya yang tercatat, pada meeting anggota dewan gubernur  Selasa lalu.  


SWISS
• Aktifitas di sektor manufaktur Swiss mengalami kontraksi di bulan Maret untuk pertama kalinya sejak Desember menyusul perusahaan cemas dengan kondisi  yang kurang stabil di zona euro. Swiss purchasing managers' index (PMI) turun ke 48.3 di bulan Maret dari 50.8 di bulan Februari, lebih rendah dari perkiraan  pasar di 50.2. Ini adalah kali pertama sejak Desember untuk indeks berada di bawah angka 50 yang mengisyaratkan sektor mengalami kontraksi. 

• Sementara  data  lain  yang  belakangan  ini  dirilis  mengisyaratkan  melemahnya  ekonomi  Swiss.  Indikator  KOF,  sebuah  barometer  untuk  melihat  performa  ekonomi Swiss dalam kurun waktu 6 bulan kedepan, juga menurun lebih rendah dari perkiraan di bulan Maret. 

• Rilis  buruk  data‐data  tersebut  ditambah  oleh  menguatnya  bursa  saham  Amerika  telah memicu  tekanan  jual  franc  Swiss  terhadap  dolar.  Meskipun  masih  relatif terbatas, namun dolar berhasil rebound dari level intraday low di 0.9445 franc ke sekitar 0.9490, atau naik 0.3% dibandingkan penutupan New York  hari Senin. 

• Pelaku pasar nampaknya cenderung akan menahan diri hingga dirilisnya data ketenagakerjaan AS hari Jumat nanti. Jika data dirilis optimis, maka berpotensi  mendorong  kenaikan  dolar  karena  hal  tersebut  akan  memperkuat  indikasi  untuk  The  Fed  sebagai  benk  sentral  duni  pertama  yang  mengakhiri  program  pembelian asetnya. 

Monday, April 1, 2013

Headline News 01.04.13


US & GLOBAL
• Hampir seluruh pasar finansial global, terkecuali hanya beberapa di Asia termasuk Jepang, Jumat lalu tutup memperingati Good Friday.  Sentimen  pasar  finansial  global  pekan  kemarin  masih  besar  tertuju  pada  Siprus,  menyusul  bailout  kontroversial  dan  terkait  dengan  dibukanya kembali layanan umum perbankannya Kamis pekan lalu setelah ditutup selama 2 pekan untuk menghindari penarikan dana  besar‐besaran.  

• Indeks  saham  AS,  S&P  500,  Kamis  sebelumnya  kembali  menembus  rekor  penutupan  tertingginya  di  1569.19  –  melampaui  rekor  yang  dicapai  sebelumnya  pada  9  Oktober  2007  –  setelah  pembukaan  kembali  bank‐bank  di  Siprus  dengan  kontrol  modal  ketat  berhasil  mencegah  pelarian  dana  besar‐besaran  dari  negara  tersebut.  EURUSD  bangkit  dari  level  terendah  selama  4  bulan  setelah  dibukanya  kembali bank‐bank Siprus Kamis pekan kemarin. 

• Pasar untuk aset berisiko mendapat dorongan ketika kepanikan massal terhadap hal‐hal yang tidak diinginkan dari pembukaan bank‐bank  Siprus ternyata tidak terjadi. Bank‐bank dibuka dengan kontrol modal ketat untuk mencegah para deposan melakukan penarikan dana  besar‐besaran. 

• "Banks had a fairly orderly opening in Cyprus and German consumer spending was positived. That set the tone that allowed European  markets to climb which set the stage for the S&P 500 to climb to a new high in intraday trading, despite the fact that much of the U.S.  economic data that came out today was below consensus expectations," kata Quincy Krosby, analis di Prudential Financial di Newark, yang  mengelola aset bernilai lebih dari $1 triliun. 

• Euro rebound dari level terendah 4 bulan terhadap dolar, di 1.2750, akibat permintaan investor untuk euro di akhir bulan dan kuartal  untuk posisi short‐covering. Namun euro mencatat pelemahan selama kuartal pertama 2013. EURUSD, yang telah turun sekitar 2,0 persen  selama beberapa minggu terakhir, rebound ke atas $1.2800an. 

• Sementara  analis  khawatir  krisis  Siprus  dan  kekhawatiran  politik  di  Italia  bisa  membuat  investor  kembali  ingin  menjual  aset  dalam  denominasi euro dan mencari perlindungan pada safe‐haven dolar AS. Kesepakatan bantuan untuk Siprus yang bernilai €10 milyar pada  akhir  pekan  lalu  merupakan  bailout  pertama  yang  membebani  pada  deposan  perbankan  serta  telah  meningkatkan  prospek  penabung  akan  menarik  uang  dari  bank.  Keputusan  untuk  memasukkan  para  debt‐holder  senior  dan  deposan  besar  dalam  bailout  Siprus  dapat  memiliki ‘lasting‐effect" pada cara pandang investor terhadap perbankan Eropa yang sedang disorot, demikian analis Barclays Rajiv Setia  dan Laurent Fransolet mengatakan dalam sebuah laporan riset mereka. 

• Data  Bank  Sentral  Eropa  (ECB)  menunjukkan  bahwa  beberapa  nasabah  bank  mulai  mengambil  uang  dari  rekening  mereka  pada  bulan  Februari  pada  kemungkinan  bahwa  deposan  akan  menerima  hair‐cut  sebagai  syarat  dari  kesepakatan  bantuan.  Sementara  relatif  tenangnya pembukaan kembali perbankan Siprus berhasil meredam kekhawatiran pasar di awal sesi. 

• Emas masih bergerak bolak‐balik di areal $1600/troy ounce pada Kamis kemarin, karena bank‐bank di Siprus dibuka kembali tanpa panik,  serta turut melemahkan permintaan untuk aset berisiko rendah. Emas mencapai satu bulan tertinggi di $1616,36 pekan lalu di tengah  kekhawatiran bahwa kesepakatan dana talangan Siprus yang merugikan deposan besar dan para pemegang obligasi swasta tersebut, bisa  menjadi model bailout baru di Eropa. 

• Emas <XAU=> tergelincir di bawah $1600, yakni ke harga $1596,31/troy ounce di pukul 03.45 WIB Kamis pekan lalu. Untuk basis bulanan,  penutupan Maret tersebut relatif masih positif 1 persen, dans sekaligus merupakan kenaikan bulanan pertamanya dalam enam bulan.  Bursa komoditas emas juga tutup Jumat kemarin memperingati Good Friday. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas mencatatkan pelemahannya Jumat lalu, yang mengakhiri kuartalan dengan penurunan mendekati 5 persen, karena euro bertahan  melemah dan rally pada ekuitas yang mendorong hasrat pada aset‐aset beresiko. 

• Saham‐saham  sedikit  naik  di  Asia  dan  ketertarikan  safe  haven  logam  mulia  mengkhawatirkan  setelah  bank‐bank  dalam  tekanan  utang  Siprus dibuka kembali Kamis lalu tanpa menyebabkan pelarian besar‐besaran pada deposito meskipun bailout kontroversial pada besaran  pajak deposito. 

• Kekhawatiran mengenai stabilitas fiskal pada zona euro telah membawa harga emas ke level terendahnya satu bulan minggu lalu. 

• "Looking ahead, gold is likely to stay in the current range of $1,590 and $1,605," kata Kaname Gokon, general manager pada Okato Shoji  Co's research section, mengacu pada kisaran perdagangan minggu depan.  

• "But there are chances that those who have bought TOCOM futures on a weaker yen may start closing their long positions if a market focus  is shifted to a stronger dollar, which is negative to gold."   


OIL & COMMODITIES
• Crude oil futures di pasar AS naik Kamis pekan kemarin, yang merupakan sesi terakhir perdagangan untuk kuartal pertama tahun 2013, ditopang  oleh positifnya kinerja Wall Street dan lemahnya dolar AS. 

• Di kuartal pertama 2013 harga crude oil futures AS ditutup naik cukup tajam, 5,9 persen, dari tekanannya sebesar 0,4 persen di kuartal ke‐4 tahun  2012 sebelumnya. 

• Sementara harga brent crude futures tergelincir relatif hampir 1 persen sepanjang kuartal pertama 2013 – melanjutkan tekanan 1% di kuartal ke‐4  tahun 2012 sebelumnya, meskipun di sepanjang 2012 memiliki rekor tertinggi di sekitar $112/barel. 

• Indeks dolar AS melemah kemarin dan euro berhasil rebound atas dolar AS namun menurut analis itu adalah suatu rebound lemah karena investor  tetap berhati‐hati terhadap masalah perbankan di Siprus dan kebuntuan politik di Italia. 

• Brent crude <LCOc1> tipe kontrak Mei naik 33 sen untuk settle di harga $110,02/barel, di sekitar areal tertinggi Kamis kemarin, di $110,10 dan  masih di atas MA‐200 harinya ($109,96). 

• Crude oil futures AS <CLc1> tipe kontrak Mei naik 65 sen untuk settle di harga $97,23/barel, terdorong naik di akhir sesi, dengan intraday high di  $97,35, yakni tertingginya sejak pertengahan Februari lalu. Untuk basis mingguan komoditas berjangka ini mengalami akumulasi kenaikan dalam 4  pekan berturut‐turut, sebesar 3,7 persen, dan untuk bulan Maret mencatat kenaikan 5,6 persen.  

• Tekanan  minyak  brent  dibandingkan  kenaikan  crude  oil  AS  di  kuartal  pertama  2013  menunjukkan  perbedaan  sentimen  terkait  dengan  masih  suramnya prospek Eropa di satu sisi dengan indikasi peningkatan pertumbuhan ekonomi AS lebih lanjut di sisi lain.  

• Weekly  jobless  claims  AS  naik  lebih  dari  yang  diperkirakan  pekan  lalu,  tetapi  masih  cenderung  berada  di  sekitar  level  terbaiknya  tahun  ini,  sementara pemerintah AS kemarin juga mengkonfirmasi membaiknya data GDP Q4 AS dari rilis awalnya. Namun sebuah tolak ukur untuk melihat  aktivitas  bisnis  di  Midwest  AS  mengindikasikan  pesimisme  –  data  indeks  Institute  for  Supply  Management‐Chicago  merosot  di  bulan  Maret,  menunjukkan pertumbuhan yang lambat. 

• Bursa crude oil futures AS tutup Jumat (29/Mar), memperingati Good Friday. 


EURO ZONE
• Presiden Sosialis Perancis mungkin menyelamatkan muka dengan dukungan dari menghidupkan kembali 75 persen super‐tax pada gaji jutaan euro, tetapi  rencana ini untuk mengubah pungutan dari indvidu ke perusahaan yang hanya pemimpin bisnis asing.  

• Francois Hollande mengumumkan rancangan ulang rencananya untuk 75 persen pajak dari pendapatan lebih dari 1 juta euro – janji pemilu yang dilumatkan  oleh Constitutional Council – yang menekan perusahaan‐perusahaan daripada para individu.  

• Presiden  dari  Siprus  mengatakan  resiko  kebangkrutan  telah  membebani  dan  negara  tidak  berniat  meninggalkan  euro,  dalam  pidato  yang  sarat  dengan  kritikan dari Europe's currency union untuk "experimenting" dengan takdir negara tersebut.  

• Pemimpin Konservatif Nicos Anastasiades berbicara sehari setelah bank‐bank buka kembali yang mengikuti hampir dua minggu terhenti dikarenakan negara  berlomba untuk mendapatkan paket penyelamatan dari Uni Eropa.  


U.K.
• Pasar London dan mayoritas pasar Eropa maupun global Jumat kemarin tutup memperingati Good Friday, sehingga membatasi pergerakan di pasar forex. Dibukanya kembali  bank‐bank Siprus Kamis pekan lalu setelah ditutup selama 2 pekan dengan kontrol modal ketat sehingga mencegah pelarian dana besar‐besaran dari negara tersebut. 

• Isu Siprus telah memicu kembali kekhawatiran krisis kredit Eropa sehingga memicu koreksi EURGBP sekitar 4 persen sejak mencapai puncak tahun ini di 0,8793 pada lebih dari 2  pekan lalu. Kelanjutan penurunannya dapat membawanya menuju MA‐100 hari, yang saat laporan ini dibuat ada di sekitar 0,8359. 

• Sementara kekhawatiran tentang ketidakstabilan politik dan masalah utang di Italia, meningkatnya imbal hasil obligasi di Slovenia <SI2YT=RR>, serta rilis data tenaga kerja Jerman  periode Maret yang lebih pesimis dari ekspektasi, juga membebani sentimen euro. 

• GBPUSD diperdagangkan di antara rentang 1,5100‐1,5200 kemarin, setelah mencoba bangkit dari penurunan tajam hingga ke 1.5092 Rabu sebelumnya karena lemahnya data  current account Inggris untuk Q4. Namun para analis mengatakan volume yang tipis menjelang long‐weekend libur Paskah serta masih belum hilangnya kekhawatiran goyahnya  ekonomi Inggris masih akan menjadi ancaman bagi tekanan sterling. 

• Data ekonomi Inggris pada hari Rabu mengkonfirmasi bahwa pertumbuhan ekonomi Inggris mengalami kontraksi 0,3 persen untuk kuartal keempat, sementara current account  mengalami defisit terbesarnya sejak 1989. Sementara Selasa pekan depan indeks manufaktur dan jasa Inggris (PMI) periode Maret  akan memberikan petunjuk bagaimana kinerja  perekonomian Inggris selama kuartal pertama – apakah tergelincir kembali ke dalam resesi atau tidak…? 

• Di  pekan  depan  pula  akan  diamati  pertemuan  moneter  reguler  Bank  of  England  (BoE)  yang  mayoritas  masih  memproyeksikan  akan  mempertahankan  seluruh  kebijakan  moneternya  (level  suku  bunga  dan  jumlah  QE),  dan  sebagian  besar  dari  mereka  memproyeksikan  BoE  akan  menambah  jumlah  QE  pada  bulan  Mei  atau  Juni  nanti.  


JAPAN
• Bank of Japan (BOJ) akan memulai minggu depan pada salah satu percobaan yang paling berani pada bank sentral dengan menarik semua yang terhenti  untuk mendapatkan harga naik setelah dua dekade pada deflasi, yang dimulai dengan pembelian obligasi pemerintah jangka panjang dan pengaturan target  kebijakan yang memfoskuskan pada ukuran dari  balance sheet.  

• Seperti langkah‐langkah yang akan membantu gubernur baru, Haruhiko Kuroda, diberi mandat oleh Perdana Menteri Shinzo Abe untuk melakukan apapun  yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran target inflasi bank 2 persen dalam dua tahun, yang memenuhi ekspektasi pasar pada suatu "regime shift" dari  para pendahlulunya yang bertahap, dengan pendekatan yang berhati‐hati.  

• Housing  starts  di  Jepang  naik  3.0  persen  pada  Februari  dari  awal  tahunnya,  naik  untuk  rangkaian  enam  bulannya,  data  dari  menteri  pertanahan  yang  ditunjukkan Jumat lalu, dibantu oleh pelemahan tingkat suku bunga pinjaman dan permintaan yang baru muncul sebelum direncanakannya kenaikan pajak  penjualah  April mendatang. 


AUSTRALIA
• Tresuri  Federal  Wayne  Swan  telah  memuji  ketahanan  perekonomian  Australia  setelah  lembaga  pemeringkat  global  Fitch  mengkonfirmasi  pada  "gold‐ plated" peringkat kredit AAA.  

• Australia saat ini salah satu dari delapan anggota pada "9As Club" – negara‐negara yang paling dicari dengan tingginya setelah peringkat AAA rating, dengan  outlook yang stabil, dari semua lembaga pemeringkat ‐ S&P, Fitch and Moody's.  

• "Despite  the  ridiculous  scare  campaigns  we've  seen  on  the  economy  this  week  from  the  opposition,  being  an  elite  member  of  The  9As  Club  shows  the  resilience of Australia's economy," kata Mr Swan dalam pernyataannya Jumat lalu.  


SWISS
• Tutupnya mayoritas pasar finansial pada Jumat lalu membuat perdagangan di pasar forex relatif sangat minim sehingga rentang pergerakan sangat sempit.  

• Meskipun  Swiss  Franc  bangkit  dari  tekanan  mengikuti  jejak  euro  terhadap  dolar,  mata  uang  Swiss  tersebut  masih  di  areal  terlemahnya  selama  2  pekan  terhadap  dolar  AS  menyusul  dibukanya  kembali  bank‐bank  Siprus  Kamis  lalu,  setelah  2  pekan  ditutup,  dengan  kontrol  modal  ketat  sehingga  mencegah  penarikan dana besar‐besaran keluar dari negara tersebut. 

• EURUSD Rabu sebelumnya merosot ke level terlemahnya selama 4 bulan setelah lelang obligasi Italia memicu kenaikan yield/biaya pinjamannya ke level  tertinggi 5 bulan karena investor menuntut premi yang lebih tinggi dalam menghadapi ketidakpastian politik yang berkepanjangan. 

• Perdebatan  politik  mengenai  bagaimana  cara  menghentikan  debt‐default  dan  krisis  perbankan  di  Siprus  serta  hasil  pemilu  Italia  yang  tidak  meyakinkan  menyebabkan EURCHF kembali ke bawah areal 1.2200 dalam beberapa pekan terakhir. Sementara USDCHF, dalam fase rebound‐nya, masih menguji areal  0.9500an, dengan peak di 0.9567, yang merupakan level intraday high sementara tahun ini. Dan di hampir sesi NY Kamis, USDCHF diperdagangkan di bawah  areal 0.9500. 

• Pada hari Rabu, data leading indicator (KOF) menunjukkan ekonomi Swiss bergerak lebih lamban dari yang diperkirakan pada bulan Maret dipengaruhi oleh  tekanan di zona euro – mitra dagang terbesar Swiss. Namun konsumsi domestik yang kuat diharapkan dapat membantu menghindari perekonomian Swiss  dari jurang resesi. 

Monday, March 25, 2013

Headline News 25.03.13


US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global dan euro menguat pada perdagangan hari Jumat menyusul harapan Siprus akan terhindar dari kemungkinan terjadi  kebangkrutan berkat laporan berita mengenai kesepakatan antara Siprus dan Yunani yang telah meredakan kekhawatiran atas masalah  keuangan di negara tersebut. Siprus dilaporkan setuju dengan Yunani terkait pengambilalihan unit Yunani bank Siprus, yang mengakhiri  ketidakpastian atas nasib operasi mereka. 

• Krisis di Siprus telah memukul euro pekan kemarin setelah parlemen menolak kesepakatan bantuan yang akan mengikis nilai tabungan  yang dipegang nasabah di bank, meskipun mata uang tunggal memperoleh sejumlah dukungan pada hari Jumat ketika seorang politikus  senior Siprus mengatakan kesepakatan itu akan segera dicapai dalam beberapa jam lagi. 

• Bursa saham AS dan Eropa menguat setelah Piraeus Bank <BOPr.AT> Yunani setuju untuk mengambilalih unit Yunani bank Siprus yang  tengah  dilanda  masalah  dalam  sebuah  kesepakatan  yang  memungkinkan  negara  itu  untuk  menyusutkan  sektor  perbankannya.  Kesepakatan tersebut meliputi transfer pinjaman senilai 17 milyar euro dan deposito senilai 14 milyar euro. 

• Wakil  pemimpin  dari  partai  yang  berkuasa  di  Siprus  kemudian  mengatakan  bahwa  negara  itu  tengah  mendekati  kompromi  yang  akan  membiarkan parlemen membalikkan penolakan dari paket penyelamatan yang ditawarkan oleh mitra zona euro seminggu yang lalu. 

• HIngga berita ini ditulis, menteri keuangan di 17 negara zona euro akan bertemu pada hari Minggu (24/Mar) untuk membahas bailout  untuk Siprus. 

• Euro  menguat  0.74%  ke  $1.2992  dan  mencatat  kenaikan  mingguan  pertamanya  ditengah  harapan  Siprus  akan  terhindar  dari  krisis  keuangan. 

• Wall Street terangkat oleh saham ritel, sebagai top gainers, berkat laporan yang lebih baik dari perkiraan dari Nike Inc <NKE.N>. Saham  Nike naik 11.1% ke $59.53. Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 90.54 poin atau 0.63% di 14,512.03. Sedangkan Standard &  Poor's 500 Index <.SPX> naik 11.09 poin atau 0.72% di 1,556.89. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 22.40 poin atau 0.70% di  3,245.00. Dalam sepekan, Dow tercatat flat, S&P turun 0.2% dan Nasdaq turun 0.1%.  

• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> naik 0.28% di 358.79.  

• Di bursa Eropa, FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup melemah 0.1% di 1189.44.  

• Harga minyak naik di atas $107 per barel. Brent crude for May delivery <LCOc1> naik 19 sen ke $107.67 per barel sedangkan U.S. crude for  May <CLc1> berakhir naik $1.26 di $93.71 per barel. 

• Harga Treasury AS tenor 10 tahun turun 5/32 dengan yield 1.9302 persen. 

• Harga emas terkoreksi akibat aksi ambil‐untung investor sehari setelah menembus level tertinggi 1 bulan dan juga kesepakatan antara  Siprus  dan  Yunani  yang  telah  mengurangi  eskalasi  krisis  utang  zona  euro.  Dalam  sepekan,  emas  tercatat  naik  1%,  kenaikan  mingguan  terbesarnya dalam 2 bulan. Harga emas turun 0.4% di $1,607.31 per ons. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  melemah  Jumat  lalu  karena  investor  melakukan  aksi  ambil  untung  sehari  setelah  logam  mulia  mencatatkan  level  tertinggi  satu  bulannya, dan aksi beli safe haven didukung perjanjian antara Yunani dan Siprus yang menekan kekhawatiran dari eskalasi krisis utang  zona euro. 

• Dalam mingguannya, logam mulia naik 1 persen, kenaikan terbesar mingguannya dalam 2 bulan, dengan investor mencari pelarian kepada  logam mulia dalam kebanyakan mingguannya ditengah kekhawatiran apakah Siprus dapat selamat dari bailout dari Uni Eropa. 

• "The appeal of gold could return after a delay, as occurred in the immediate aftermath of the financial crisis in 2008. But should gold fail to  respond, it is running out of catalysts to drive prices higher," kata Suki Cooper, precious metals strategist pada Barclays Capital.  


OIL & COMMODITIES
• Brent  crude  meningkat  tipis  pada sesi  perdagangan  Jumat sementara  kontrak  berjangka U.S. crude melonjak  lebih  dari  1  dollar per barel, membuat perbedaan nilai antara kedua kontrak berjangka semakin menyempit sejak bulan Juli. 

• U.S. crude diperdagangkan cukup aktif dalam sesi perdagangan Jumat, dengan pergerakan harga cukup baik hingga akhir  sesi perdagangan membantu Brent memasuki zona positifnya. 

• Para analis berpendapat bahwa pergerakan harga minyak kembali mendapatkan sentiment positif dari bursa seiring para  investor mempertimbangkan tentang kemungkinan terjadinya kesepakatan tentang permasalahan bail out Siprus. 

• Kontrak  berjangka  Brent  untuk  periode  Mei  menguat  19  sen  ditutup  dengan  nilai  107,66  dollar  per  barel  pada  sesi  perdagangan Jumat. Dalam sepekan terakhir kontrak berjangka Brent sudah melemah sebesar 2,16 dollar per barel 

• Kontrak berjangka U.S crude periode Mei mengalami peningkatan sebesar 1,26 dollar per barel dan ditutup  dengan nilai  93,71 dollar per barel, meningkat 26 sen pada pekan lalu. 

• "I think the market continues to get support from the financial markets," ucap Gene McGillian, seorang analis di Tradition  Energy, Stamford.


EURO ZONE
• Perekonomian Jerman masih menunjukkan sangat baik dan harus bertumbuh dalam kuartal pertama dan dalam sisa tahunan bahkan karena krisis  zona euro kembali menjadi fokus perhatian, ekonom Ifo Klaus Wohlrabe mengatakan pada Reuters Jumat lalu.  

• Pada awalnya, Munich‐indeks yang berbasiskan Ifo think tank's business climate untuk bulan Maret, didasarkan suatu survei dari 7.000 perusahaan,  turun  menjadi  106.7  dari  107.4  pada  Februari  karena  berlanjutnya  perjuangan  menyetujui  bailout  untuk  Siprus  yang  menyalakan  kembali  permasalahan bahwa krisis zona euro dapat menekan pada ekonomi terbesar di Eropa tersebut. 

• Anggota Dewan Gubernur European Central Bank Marko Kranjec mengatakan dia sangat yakin bahwa Slovenia tidak akan mengikuti langkah dari  Siprus, yang mana berjuang untuk menyelamatkan suatu international bailout untuk tetap bertahan.  

• Perbankan di Slovenia mengelola sekitar 7 milyar euro ($9.05 milyar) pada kredit macet, sama dengan 20 persen dari GDP, mendasari bertahannya  spekulasi bahwa negara mungkin untuk untuk mengikuti negara zona euro rapuh lainnya dalam mencari bailout.   

• Tingkat pengangguran Perancis akan mencapai level tertingginya dalam 15 tahun dalam kuartal kedua karena negara terbesar kedua dalam zona  euro mengalami stagnan, kantor statistik INSEE mengatakannya. 


U.K.
• Sterling menjauh dari level tertinggi 5 pekan terhadap euro di hari Jumat namun menguat ke level tertinggi 1 bulan terhadap dolar menyusul adanya tanda‐ tanda  kesepakatan  pada  saat  terakhir  untuk  menyelamatkan  Siprus  dari  krisis  keuangan.  Siprus  telah  kehabisan  waktu  untuk  menghindari  default,  runtuhnya perbankan dan kemungkinan keluar dari keanggotaan zona euro setelah pembicaraan dengan Rusia mengenai kesepakatan pendanaan terbukti  sia‐sia.  

• Krisis  di  Siprus  telah  memukul  euro  pekan  kemarin  setelah  parlemen  menolak  kesepakatan  bantuan  yang  akan  mengikis  nilai  tabungan  yang  dipegang  nasabah  di  bank,  meskipun  mata  uang  tunggal  memperoleh  sejumlah  dukungan  pada  hari  Jumat  ketika  seorang  politikus  senior  Siprus  mengatakan  kesepakatan itu akan segera dicapai dalam beberapa jam lagi. 

• Uni  Eropa  dan  ECB  telah  memberi  batas  waktu  untuk  Siprus  hingga  hari  Senin  ini  untuk  mencari  5.8  milyar  euro  yang  diperlukan  untuk  mengamankan  bailout senilai 10 milyar euro. Tanpa kesepakatan tersebut, maka Bank Sentral Eropa akan memotong dana kepada bank Siprus. 

• Euro  terkoreksi  ke  level  intraday  low  di  0.8482  pound,  level  terendahnya  sejak  11  Februari,  sebelum  akhirnya  memangkas  kerugiannya  dan  bergerak  menguat 0.3% ke sekitar 0.8525 pound, setelah Siprus dilaporkan setuju dengan Yunani terkait pengambilalihan unit Yunani bank Siprus, yang mengakhiri  ketidakpastian atas nasib operasi mereka. 

• Sterling juga terangkat data yang dirilis Kamis pekan lalu yang menunjukkan UK public deficit menyusut dan retail sales meningkat. Sedikit cerahnya prospek  ekonomi Inggris telah mendorong sterling menembus level tertinggi 1 bulan terhadap dolar, naik 0.35% di $1.5225. Sterling mencatat kenaikan 2 pekan  berturut‐turut terhadap dolar.  

• Pekan ini pasar akan mencermati testimoni dari Kepala The Fed Ben Bernanke di London pada hari Senin, dilanjutkan oleh rilis data current account dan  GDP‐Q4 final pada hari Rabu. 

• Pasar juga akan terus mencermati perkembangan yang terjadi di Siprus, dimana jika kondisinya memburuk maka berpeluang untuk mendorong minat beli  sterling terhadap euro.  

• Waspadai  penguatan  sterling  terhambat  setelah  akhir  pekan  kemarin  lembaga  pemeringkat  Fitch  menempatkan  Inggris  pada  peringkat  dengan  outlook  negatif. 


JAPAN
• Menteri  Keuangan  Jepang  Taro  Aso  mengatakan  pada  hari  Jumat bahwa  tidak akan  mudah  untuk mencapai  target  baru  inflasi  BoJ  sebesar 2 persen. 

• Aso mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan kabinet bahwa "It will take a considerable period of time to turn deflation into inflation and  to meet the 2 percent inflation target,".  

• Ditanya tentang kebutuhan untuk merevisi undang‐undang  guna menjamin independensi BoJ jika gagal memenuhi target inflasi, Aso mengatakan  akan salah untuk melempar kesalahan semua kepada bank sentral. 

• Gubernur baru BoJ Haruhiko Kuroda mengatakan bahwa bank sentral siap untuk menggunakan semua cara yang tersedia, termasuk membeli aset  jangka panjang, untuk mencapai 2 persen target inflasi, menekankan tekadnya untuk mengalahkan hampir dua dekade tergerus deflasi 

• Jajak pendapat menunjukkan bahwa sentimen indeks non‐manufaktur Tankan juga akan meningkatkan hingga positif 8, naik dari positif 4 pada  bulan Desember. Analis memproyeksikan indeks naik ke positif 11 dalam tiga bulan hingga Juni. 

• Pasar berharap akan langkah‐langkah stimulus BoJ yang berkaitan dengan gubernur baru Haruhiko Kuroda dan ditegaskan dalam konferensi pers  pada  acara  pelantikannya  di  bank  sentral  siap  untuk  menggunakan  semua  cara  yang  tersedia  untuk  mencapai  2  persen  target  inflasi  untuk  mengalahkan deflasi. 


AUSTRALIA
• Treasuri Federal Wayne Swan menolak pemerintah telah kehilangan fokus kebijakannya selama gejolak kepemimpinan tenaga kerja/buruh  dalam beberapa hari yang lalu, tetapi bisnis kecil mempermasalahkan mengenai turunnya menteri yang lain.  

• Chris Bowen, seorang pendukung dari mantan pemimpin buruh Kevin Rudd, mengundurkan diri sebagai menteri usaha kecil menengah  Jumat lalu, setelah Perdana Menteri Julia Gillard tanpa perlawanan membatalkan kepemimpinan yang telah keluar Kamis lalu.  

• Harga obligasi Australia ditutup menguat, dengan pasar tergantung pada kenikan dari perdagangan overnight selama sepinya perdagangan  lokal hariannya.  


SWISS
• Franc Swiss terkoreksi terhadap euro namun berhasil menguat terhadap dolar pada perdagangan hari Jumat, menyusul pasar terus memusatkan  perhatiannya pada perkembangan yang terjadi di Siprus. 

• Euro  terangkat  setelah  beredar  berita  mengenai  kesepakatan  antara  Siprus  dan  Yunani  yang  telah  meredakan  kekhawatiran  atas  masalah  keuangan  di  negara  tersebut.  Siprus  dilaporkan  setuju  dengan  Yunani  terkait  pengambilalihan  unit  Yunani  bank  Siprus,  yang  mengakhiri  ketidakpastian atas nasib operasi mereka. 

• Krisis  di  Siprus  telah  memukul  euro  pekan  kemarin  setelah  parlemen  menolak  kesepakatan  bantuan  yang  akan  mengikis  nilai  tabungan  yang  dipegang nasabah di bank, meskipun mata uang tunggal memperoleh sejumlah dukungan pada hari Jumat ketika seorang politikus senior Siprus  mengatakan kesepakatan itu akan segera dicapai dalam beberapa jam lagi. 

• Uni Eropa dan ECB telah memberi batas waktu untuk Siprus hingga hari Senin untuk mencari 5.8 milyar euro yang diperlukan untuk mengamankan  bailout senilai 10 milyar euro. Tanpa kesepakatan tersebut, maka Bank Sentral Eropa akan memotong dana kepada bank Siprus. 

• Euro terakhir tercatat menguat 0.1% ke sekitar 1.2222 franc, sementara dolar terkoreksi 0.6% ke 0.9405 franc, dibanidngkan penutupan New York  hari Kamis.