title cover

title cover

Tuesday, May 7, 2013

Headline News 07.05.13



US & GLOBAL
• Dolar menguat terhadap yen dan euro pada hari Senin dan bursa saham AS ditutup pada rekor tertinggi baru menyusul prospek ekonomi  AS terlihat cerah pasca laporan data ketenagakerjaan AS pekan lalu. Saham keuangan pimpin penguatan Wall Street, dengan saham Bank  of America <BAC.N> naik 5,2% setelah mencapai penyelesaian dengan ikatan asuransi MBIA Inc. 

• Euro terkoreksi terhadap dolar setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ECB, yang baru saja memangkas suku bunganya pekan  lalu, tengah mencermati perkembangan rilis data dan siap untuk mengambil tindakan yang diperlukan. 

• Indeks PMI yang dirilis hari Senin kemarin menunjukkan resesi melanda zona euro dan pertumbuhan bisnis melambat di Cina, menambah  kondisi suram dari laporan pertumbuhan korporasi AS yang juga melambat di bulan April. 

• Banyak  kalangan  analis  memprediksi  terjadi  gerak  mundur  pada  ekuitas  AS  dalam  pekan‐pekan  saat  ini,  menyusul  indeks  S&P  500  berlanjut  mencatat  level  tertingginya.  Wall  Street  secara  umum  mampu  menghindari  koreksi  setelah  pelaku  pasar  melakukan  bargain  hunting. Penguatan yang terjadi di hari Senin melanjutkan apresiasi kuat saham sejak awal tahun ini. Mengakomodasi kebijakan moneter  yang telah mempertahankan suku bunga rendah, seperti halnya laporan keuangan yang sehat, telah mengangkat S&P 500 sebesar 13,5%  sepanjang tahun ini. 

• Data pekerjaan AS meningkat melampaui perkiraan di bulan April, dengan 165000 pekerjaan yang tersedia, dan perekrutan tenaga kerja  jauh  lebih  kuat  dibandingkan  dengan  yang  diperkirakan  dalam  2  bulan  sebelumnya,  demikian  pemerintah  AS  mengatakan.  Laporan  tersebut telah mengurangi kekhawatiran terhadap rilis data lainnya yang mengisyaratkan ekonomi AS kehilangan momentumnya. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> turun 5,07 poin atau 0,03% dan ditutup di 14968,89, sedangkan S&P 500 <.SPX> naik 3,08 poin atau  0,19% ke 1617,5 dan Nasdaq Composite <.IXIC> bertambah 14,34 poin atau 0,42% ke 3392,97.   

• MSCI world equity index <.MIWD00000PUS> naik kurang dari 0,1%, tertekan oleh pelemahan di sejumlah saham Eropa. Sedangkan Nikkei  futures <NKc1> yang berdenominasi dolar menembus level tertinggi 5 tahun yang baru. 

• Brent  crude  futures  <LCOc1>  berakhir  naik  1,2%  di  $105,46  menyusul  kekhawatiran  terhadap  pasokan  setelah  serangan  udara  Israel  terhadap Syria pada hari Jumat dan Minggu kemarin. Perdagangan terlihat fluktuatif seiring kekhawatiran terhadap buruknya data dari  Cina dan zona euro.  U.S. crude futures <CLc1> berakhir naik 0,6% di $96,16.  

• Dolar terapresiasi dalam 3 hari berturut‐turut terhadap yen dan semakin mendekati kesempatan untuk menembus level psikologi 100 yen  setelah rilis mengejutkan data pekerjaan AS pekan lalu memperkuat optimisme terhadap perekonomian AS. Yen merosot 0,3% ke 99,37  yen per dolar, setelah menembus 99,45 yen, level terendahnya sejak 25 April. Euro juga melemah terhadap dolar setelah komentar Draghi  mengenai  kemungkinan  dilakukan  pelonggaran  moneter  lanjutan  oleh  ECB,  meskipun  masih  bergerak  di  kisaran  pekan  lalu.  Euro  terkoreksi 0,3% ke $1,3077. 

• Harga Treasury AS turun, masih terpengaruh oleh hasil rilis data pekerjaan AS pekan lalu, dimana mendorong naiknya yield obligasi ke  level tertinggi dalam 3 pekan. Yield obligasi AS diprediksi masih akan tetap tinggi menyusul investor bersiap untuk suplai obligasi baru  senilai $72 milyar pekan ini. Yield Treasury tenor 10 tahun 1,76%, naik dari 1,74% pada hari Jumat dan naik dari 1,62% sebelum rilis data  pekerjaan. 

• Sementara itu, milyader Warren Buffett dalam wawancara dengan CNBC mengatakan ekonomi AS tengah memulih, namun suku bunga  rendah telah membuat obligasi menjadi sebuah "Investasi yang mengerikan" sementara saham tetap "terjangkau." 

• Harga emas melemah ditengah perdagangan yang tipis. Emas turun 0,1% di $1469 per ons 


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah dalam perdagangan yang sepi Senin lalu dari berlanjutnya outflows dalam bullion‐backed exchange‐traded funds, dan para  investor masih menekan pada ketertarikan lindung nilai terhadap inflasi setelah didorong oleh data lapangan kerja AS. 

• Volume  perdagangan  lebih  banyak  melemah  daripada  biasanya  pada  perdagangan  London  yang  ditutup  berkenaan  dengan  Bank  Day  Holiday. 

• Logam mulia kebanyakan menolak komentar dari Presiden ECB yang menegaskan ECB siap untuk memangkas tingkat suku bunga lagi jika  ekonomi zona euro merosot kedepannya. Minggu lalu, bank sentral memangkas tingkat suku bunga ke level terendahnya.  

• "We continue to believe exchange‐traded product outflows remain a key downside risk in the near term," kata Suki Cooper, precious metals  strategist pada Barclays Capital.  


OIL & COMMODITIES
• Brent crude oil menguat lebih dari 1 persen pada sesi perdagangan Senin, lebih dari 105 dollar/barel di tengah sesi perdagangan yang  cukup flutuatif seiring serangan udara Israel terhadap Syria mendorong kekhawatiran akan ketersedian pasokan minyak dari TImur Tengah  dan kekhawtiran akan melemahnya ekonomi global dapat membatasi permintaan akan minyak. 

• Brent crude <LCOc1> ditutup meningkat sebesar 1,27 dollar ke level 105,46 dollar/barel. Level penutupan perdagangan tertinggi sebesar  105,54 dollar/barel , nilai penutupan perdagangan tertinggi sejak 11 April. U.S. oil <CLc1> ditutup meningkat 55 sen ke level 96,16 dollar,  dari level tertinggi yang pernah dicapai pada 97,17 dollar/barel 

• Para trader berpendapat bahwa pergerakan harga Brent yang berkinerja baik akibat dampak dari tingkat sensitifitas bursa minyak Eropa   terhadap ketegangan yang terjadi di Timur Tengah 

• "At the end of the day, there's no reason for Brent gaining on U.S. crude if it weren't for this news [about Syria]," ucap Phil Flynn, energy  analyst di Price Futures Group, Chicago.  

• Pergerakan  harga  Brent  telah  meningkat  sebesar  9  persen  dalam  waktu  kurang  dari  tiga  pekan  sejak  mencapai  tahun  2013  dan  level  terendah  penutupan  perdagangan  sebesar  96,75  dollar/barel  pada  tanggal  18  April.  Pergerakan  harga  Brent  tertinggi  untuk  tahun  ini  sebesar 119,17dollar/barel  yang dicapai pada tanggal 8 Februari 

• "Crude oil fundamentals continue to tighten, with supply disappointing yet again," ucap beberapa Perbankan dalam sebuah laporan pada  di Senin. "The key risk remains weak demand."  


EURO ZONE
• Sentimen zona euro membaik pada bulan Mei karena pandangan investor pada outlook untuk blok mata uang bertahan mengikuti dua bulan penurunan yang dipicu ketidakpastian  pada Siprus dan Italia. Grup Sentix research Senin lalu mengatakan indeks bulanan mencatatkan sentimen investor pada 17‐negara blok mata uang yang naik ‐15.6 pada bulan Mei  dari level ‐17.3 pada April, hanya kurang dari konsensus pada polling Reuters dari ekonom sebesar ‐15.2.  

• "While investors' assessments of the economy for the euro zone are stabilising, those for Germany are clouding a little, albeit at a significantly higher level," Sentix mengatakannya  dalam suatu pernyataan.   

• European Central Bank dapat memangkas tingkat suku bunga pada kebijakan utamnay kedepannya setelah penurunan ke level terendahnya pada Kamis, anggota dewan eksekutif  ECB Benoit Coeure mengatakannya. Merespon dari penurunan dalam inflasi zona euro jauh dibawah level target yang hanya dibawah 2 persen dan naiknya tingkat pengangguran,  ECB menurunkan tingkat suku bunga hingga seperempat poin persentase menjadi 0.50 persen.  

• Sektor jasa Spanyol melemah pada bulan April pada fase tercepatnya tahun ini, suatu survei menunjukkan harga Senin lalu, karena penurunan ekonomi negara‐negara dan naiknya  pengangguran menekan pada sentimen konsumen dan bisnis baru. 

• Indeks Markit's Purchasing Managers' untuk sektor swasta perusahaan jasa, yang mana menyumbang hanya setengah dari gross domestic product tahun lalu, merosot 44.4 pada  bulan April dari 45.3 pada Maret.  

• Yunani membuat kemajuan pada pengurangan utang pemerintah dan membaiknya persaingan, tetapi kebutuhan untuk mengikuti melalui reformasi struktural untuk menjamin  recovery ekonomi, IMF mengatakannya Senin lalu setelah misi kunjungan negaranya. 

U.K.
• Data ketenagakerjaan AS pekan lalu ternyata masih memberikan dukungan positif bagi penguatan dolar di hari Senin, utamanya terhadap serling, meskipun  masih relatif terbatas. Data pekan lalu menunjukkan non‐farm payrolls AS naik 165000 di bulan April dan tingkat pengangguran turun ke level terendah 4  tahun  di  7,5%,  demikian  laporan  dari  Departemen  Tenaga  Kerja.  Payrolls  juga  mengalami  revisi  naik  di  2  bulan  sebelumnya,  yang  menggambarkan  bangkitnya pasar tenaga kerja AS. Data juga dirilis lebih baik dari perkiraan, yang sebelumnya diprediksi payrolls naik 145000 dan tingkat pengangguran  tetap di 7,6%. 

• Libur pasar Inggris berkenaan dengan perayaan Early May Bank Holiday maupun minimnya data dari AS telah memicu kisaran pergerakan yang sempit,  dimana rally sterling tertahan setelah gagal menembus di atas $1,5600. Sterling terakhir tercatat bergerak di kisaran $1,5545 atau melemah 0,2% terhadap  dolar dibandingkan penutupan New York hari Jumat. Sedangkan sterling berhasil menguat 0,2% terhadap euro di sekitar 0,8410 pound per euro. 

• Euro mengalami tekanan setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bank sentral tengah mencermati sejumlah data yang akan dirilis dan pihaknya  telah siap untuk mengambil langkah strategis berikutnya untuk mencegah memburuknya kondisi ekonomi. 


JAPAN
• Sektor‐sektor manufactur Jepang terkena dampak paling besar akibat melemahnya yen dan diharapkan akan merilis data pada pekan ini sebagai titik balik  dalam perjuangan panjang mereka untuk mempertahankan profitabilitas. Yen yang melemah tajam  akan memungkinkan beberapa raksasa otomotif dan  elektronik negara Jepang untuk merilis data pendapatan yang lebih kuat untuk tahun fiskal yang akan berakhir. 

• Para analis mengatakan bahwa Toyota Motor Corp akan mengumumkan data laba perusahaan yang cukup tinggi pada hari Rabu untuk tahun yang berakhir  31 Maret dan rekor tertinggi laba perusahaan yang dicapai sejak lima tahun yang lalu, sementara Sony Corp pada hari Kamis akan merilis data akan laba  perusahaan pertamanya setelah empat tahun kerugian. 

• Kebijakan BoJ cukup mengagetkan pasar global pada bulan lalu dengan rencananya untuk merilis dana sebesar 1,4 triliun dollar untuk mengakhiri hampir  dua dekade stagnasi dan deflasi, gelombang tambahan akan kebijakan  stimulus  quantitative easing oleh bank sentral, termasuk Federal Reserve AS dan  Bank of England . 

• "We have to be wary of the building up of the asset bubbles. Inflationary pressures are on a bit of an uptick," Rajat Nag mengatakan pada meeting tahunan  di New Delhi, Managing Director General di the Asian Development Bank. 


AUSTRALIA
• Penjualan ritel Australia kemungkinan akan berlanjut cukup baik dengan pemangkasan tingkat suku bunga, meskipun penurunan penjualan pada bulan Maret.  

• Penjualan  ritel  melemah  0.4  persen  pada  bulan  Maret,  dengan  barga‐barang  rumah  tangga  dan  pakaian  pengecer  menderita  penurunan  terbesarnya,  menurut  gambaran yang dirilis oleh Australian Bureau of Statistics Senin lalu.  

• Grup bisnis mengatakan pengurangan tingkat suku bunga lainnya dibenarkan dalam perdagangan yang tidak baik saat ini, yang mana terhambat oleh kekhawatiran  tentang potensi pemangkasan anggaran.   

• Data terbaru menunjukkan  bahwa  sementara para peritel  kemungkinan menikmati  omset terbesarnya  dalam enam tahun dalam tiga bulan pertama tahun 2013,  harga‐harga barang‐barang tidak seperti ekspektasi melemah pada bulan Maret.  

• Laporan lainnya menunjukkan kondisi diseluruh bisnis utama selama kuartalan ditingkat flat dilevel relatif lemah.  

• Treasuri Wayne Swan mengatakan rumah tangga telah siap diuntungkan dari pelemahan mortgage rates under Labor, karena bank sentral bersiap mengumumkan  keputusan terakhir dari kebijakan moneter.  

• Meeting  dewan  Reserve  Bank  of  Australia  (RBA)  Selasa  mendiskusikan  tingkat  suku  bunga,  tetapi  ekspektasi  ekonom  pasar  keuangan  meninggalkan  tingkat  suku  bunga unchanged pada level tiga persen.  

• Tetapi grup bisnis mempercayai pemangkasan di level 2.75 persen, atau melemah, akan dibenarkan.  



SWISS
• Data  ketenagakerjaan  AS  pekan  lalu  ternyata  masih  memberikan  dukungan  positif  bagi  penguatan  dolar  di  hari  Senin,  utamanya  terhadap  franc  Swiss,  meskipun masih relatif terbatas. Data pekan lalu menunjukkan non‐farm payrolls AS naik 165000 di bulan April dan tingkat pengangguran turun ke level  terendah 4 tahun di 7,5%, demikian laporan dari Departemen Tenaga Kerja. Payrolls juga mengalami revisi naik di 2 bulan sebelumnya, yang menggambarkan  bangkitnya pasar tenaga kerja AS. Data juga dirilis lebih baik dari perkiraan, yang sebelumnya diprediksi payrolls naik 145000 dan tingkat pengangguran tetap  di 7,6%. 

• Sementara  dari  dalam  negeri  dilaporkan,  dewan  kebijakan  SNB  Jean‐Pierre  Danthine  mengatakan  pada  hari  Minggu  kemarin  bahwa  bank  sentral  belum  melihat alasan untuk segera mengganti nilai batasan minimum nilai tukar EUR/CHF di 1,20 franc per euro. 

• Dolar menguat 0,3% ke sekitar 0,9380 franc dibandingkan dengan penutupan New York hari Jumat. Sedangkan euro bergerak relatif stabil terhadap franc  Swiss di sekitar 1,2270 franc. 

• Sejumlah data ekonomi Swiss yang akan dirilis pekan ini diantaranya data consumer confidence (Q2) dan unemployment rate (Apr) pada hari Selasa dan data  CPI (Apr) pada hari Rabu. Pasar akan mencermati seberapa kuat ekonomi Swiss menghadapi tekanan global khususnya terhadap suramnya kondisi ekonomi  zona euro yang merupakan mitra dagang utama negara tersebut.

Monday, May 6, 2013

Headline News 06.05.13


US & GLOBAL
• Dolar terapresiasi terhadap yen dan pasar ekuitas global menguat pada hari Jumat setelah pemerintah AS melaporkan data pertumbuhan  pekerjaan  yang  menggembirakan  di  bulan  April  yang  mana  telah  menambah  optimisme  terhadap  prospek  pemulihan  ekonomi,  mendorong saham Wall Street naik ke rekor tertingginya. 

• Non‐farm payrolls AS naik 165000 bulan lalu dan tingkat pengangguran turun ke level terendah 4 tahun di 7,5%, demikian laporan dari  Departemen  Tenaga  Kerja.  Payrolls  juga  mengalami  revisi  naik  di  2  bulan  sebelumnya, yang  menggambarkan  bangkitnya pasar tenaga  kerja AS. Data juga dirilis lebih baik dari perkiraan, yang sebelumnya diprediksi payrolls naik 145000 dan tingkat pengangguran tetap di  7,6%. 

• Indeks ekuitas AS dan Eropa naik sekitar 1% dalam sebuah rally yang mendorong indeks S&P 500 naik sekitar 5% dari level terendah April  hanya dalam kurun 11 sesi. Indeks S$P tercatat naik lebih dari 13% sepanjang tahun ini. Kedua indeks utama, S&P 500 dan Dow Jones  berhasil melampaui level psikologi untuk pertama kalinya, dengan S&P menembus di atas 1600 dan Dow menembus di atas 15000. 

• Dalam  sebuah  rally  yang  terjadi,  indeks  Russell  2000  <.RUT>  untuk  saham  kapitalisasi  kecil  dan  menengah,  menembus  level  tertinggi  sepanjang masa, dan Russell 1000 <.RUI> serta Russell 3000 <.RUA> juga menembus level tertinggi yang baru. 

• Harga minyak mentah, tembaga dan komoditas lainnya juga mengalami kenaikan, menyusul rilis optimis data ketenagakerjaan AS telah  membangkitkan kepercayaan investor terhadap meningkatnya permintaan. Harga tembaga naik lebih dari 6%. Sementara harga obligasi  pemerintah, yang biasanya berlaku sebagai aset aman resiko, jatuh pasca rilis data payrolls. 

• Rilis optimis data payrolls telah mengimbangi laporan buruk data sektor jasa AS yang turun di bulan April ke level terendah 9 bulan. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 142,38 poin atau 0,96% di 14973,96. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik  16,83  poin  atau  1,05%  di  1614,42.  Sementara  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  menguat  38,01  poin  atau  1,14%  di  3378,63.  Dalam  sepekan, Dow tercatat naik 1,8%, S&P bertambah 2%, dan Nasdaq naik 3% dalam kenaikan mingguan terbesarnya sejak pekan pertama  tahun ini. 

• Di Eropa, FTSEurofirst 300 <.FTEU3> naik 1% ke 1218,60, level penutupan tertinggi sejak Juni 2008.  

• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> naik 0,81% ke 370,90.  

• Dolar menguat 1,1% terhadap yen ke 99,03 yen, mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam 2 pekan terakhir, sementara euro rebound  sehari setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ECB secara teknikal siap untuk memberlakukan suku bunga deposito negatif. Euro  tercatat naik 0,4% ke $1,3115. 

• German Bund futures <FGBLc1> berakhir melemah 101 poin di 146,15sementara Treasury AS tenor 10 tahun turun 1 3/32 dengan yield  1,7434 persen. 

• Brent crude <LCOc1> ditutup menguat $1,34 di $104,19 per barel, sementara U.S. crude <CLc1> naik $1,62 di $95,61 per barel.   

• Harga  tembaga  berjangka  di  London  Metal  Exchange  ditutup  di  $7265  per  ton,  naik  dari  posisi  penutupan  di  $6848  pada  hari  Kamis.  Tembaga telah naik lebih dari 6%, kenaikan harian terbesarnya sejak akhir Oktober 2011, dan mencatat intraday high di $7289 per ton. 

• Harga  emas  diperdagangkan  di  sekitar  titik  impasnya,  memangkas  keuntungan  awalnya  pasca  rilis  data  payrolls,  yang  mana  telah  mengurangi peluang The Fed untuk menjalankan program stimulusnya dalam waktu dekat. Harga emas naik $2,57 ke $1468,80 per ons.  Sedangkan untuk harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Juni turun $3,40 di $1464,20 per ons. 

• Laporan data ketenagakerjaan yang positif tersebut muncul hanya sebulan setelah Bank Sentral Jepang (BOJ) berjanji akan menyuntikkan  dana sekitar $1,4 trilyun kedalam ekonomi Jepang untuk mamcu pertumbuhan dan mengakhiri deflasi. 

• Melalui peningkatan likuiditas, tiga bank sentral utama dunia ini telah memicu rally di pasar saham dan obligasi yang telah mendorong  banyak indeks utama kembali ke level sebelum krisis keuangan dimulai. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  ditutup  flat  Jumat  lalu,  menghapus  kenaikan  awalnya  setelah  lebih  cepat  dari  ekspektasi  pertumbuhan  lapangan  kerja  yang  mengurangi kebutuhan dari the Fed untuk mendorong stimulus moneter. 

• Emas mencatatkan kenaikan 0,3 persen dalam mingguan, memperluas rally minggu lalu yang lebih dari 4 persen.  

• Logam  mulia  mendapat  tekanan  karena  indeks  S&P  dan  Dow  industrials  mengalami  rally  dalam  intraday  setelah  data  menunjukkan  nonfarm payrolls AS naik 165.000 bulan lalu dan jobless claims melemah 7.5%, level terendahnya sejak Desember 2008. 

• "If we continue to get consistently good job numbers, I would imagine the precious metal markets will start to come off more aggressively,"  kata Matthew Schilling, commodities broker pada futures brokerage RJ O'Brien.  



OIL & COMMODITIES
• Harga minyak melonjak lebih dari $ 1 ke level tertinggi dalam tiga minggu terakhir pada hari Jumat, didorong oleh pertumbuhan lowongan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan di Amerika Serikat yang mengangkat prospek permintaan yang kuat terhadap konsumen minyak terbesar
dunia.

• U.S. payrolls meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan April, mendorong tingkat pengangguran ke level terendah empat tahun sebesar 7,5
persen, mengurangi kekhawatiran tentang perlambatan tajam dalam perekonomian.

• Brent crude <LCOc1> menguat sebesar 1,34 dollar atau 1,3 persen ditutup pada level 104,19 dollar/barel setelah menguat hingga level tertinggi mendekati 105 dollar/barel. Kontrak melonjak sebesar 2,9 persen pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa memotong suku bunga ke rekor
terendah. Kontrak berjangka minyak telah meningkat lebih dari 4 persen dalam dua hari, level penguatan kontrak berjangka terbaik sejak awal November.

• U.S. crude <CLc1> ditutup menguat sebesar 1,62 dollar atau 1,7 persen ke level 95,61 dollar/barel, level penutupan kontrak berjangka tertinggi sejak 3 April.

• "I think the tone for the day was set by the employment numbers, and certainly the new highs in the S&P 500 helped to generate a wider risk‐on trade flow," ucap Tim Evans,seorang analis sektor energy di Citi Futures Perspective.

• Rilis data manufaktur China yang melemah, negara terbesar No 2 konsumen minyak dunia, masih mengaburkan prospek permintaan global akan minyak.

• "I think the PMIs (purchasing manager indexes) which we've seen this week still remind us that in China we need to see further evidence of stabilization. And in the United States we want to see signs that are a little less stop‐start," ucap Ben Taylor analis dari Sydney‐based CMC Markets.


EURO ZONE
• Inflasi zona euro kemungkinan akan anjlok kedepannya karena tekanan harga melemah untuk mendekati level terendahnya dalam tiga tahun pada bulan Maret, suatu indikator yang didesain  untuk memprediksi tren siklikal yang ditunjukkan Jumat lalu. Eurozone Future Inflation Gauge (EZFIG), yang dipublikasikan oleh Economic Cycle Research Institute, anjlok menjadi 92.4 dari bulan  February yang besarnya 92.8, seperti sama dengan indikator nasional yang turun di Jerman, Perancis dan Spanyol.  

• "The EZFIG declined in its latest reading and is hovering just above January's 35‐month low. This suggests that euro zone inflation will weaken further in the coming months," kata Lakshman  Achuthan, kepala operasional ECRI's. Inflasi dalam 17‐negara blok tersebut merosot ke level 1.2 persen bulan lalu, level terendahnya dalam tiga tahun, data flash menunjukkannya. 

• Producer prices zona euro melemah untuk pertama kalinya dalam empat bulan pada Maret dengan biaya energi yang rendah alasan utama untuk penurunan, gambaran yang dirilis pada Jumat  lalu. 

• Pengambil kebijakan European Central Bank menurunkan peringkat dari prospek untuk bank memangkas tingkat suku bunga deposito dibawah nol dalam waktu dekat, mengatakan hanya salah  satu dari beberapa kemungkinan pengobatan dari sakitnya perekonomian zona euro.  

• Slovenia tidak akan membutuhkan financial bailout jika bereaksi cepat untuk menurunkan defisit bujet, meskipun tujuan Uni Eropa diluar jangkauan dalam jangka pendeknya, pejabat utama Uni  Eropa mengatakannya. "Slovenia's economic situation is still manageable provided that decisive action is taken, without unnecessary delay, to reverse this negative economic trend," EU Economic  and Monetary Affairs Commissioner Olli Rehn mengatakan dalam konferensi berita. Rehn mengatakan Slovenia kemungkinan mendapatkan lebih banyak waktu untuk mencapai target bujet Uni  Eropa jika menghadirkan strategi reformasi untuk sebesar 7 milyar euro ($9.15 milyar) dari bad loans dalam sektor keuangan. 


U.K.
• Sterling  menguat  terhadap  dolar  pada  hari  Jumat  setelah  data  menunjukkan  sektor  jasa  Inggris  mengalami  ekspansi  terpesatnya  dalam  8  bulan.  Dolar  menguat  mendekati  level  tertinggi  2‐1/2  bulan  dan  mencatat  kenaikan  mingguan  keduanya  secara  berturutan  setelah  data  mengurangi  peluang  berlanjutnya  kebijakan  moneter longgar oleh BoE.  

• Indeks PMI sektor jasa Inggris untuk periode April  naik ke 52,9, melampaui ekspektasi 52,4. Data tersebut melanjutkan rilis optimis data PMI sektor konstruksi dan  manufaktur sebelumnya. 

• Sterling naik 0,2% ke sekitar $1,5565, setelah mencatat intraday high di $1,5601, mendekati level puncak hari Rabu di $1,5607. Sedangkan sterling melemah terhadap euro, dimana mata uang tunggal Eropa tercatat naik 0,2% di sekitar 0,8422 pound. 

• Rilis optimis data PMI telah mengindikasikan ekonomi Inggris melanjutkan pemulihannya di kuartal kedua setelah data pekan sebelumnya menunjukkan ekonomi  mengalami pertumbuhan melampaui perkiraan di kuartal pertama tahun ini. 

• Pekan ini pasar akan menantikan hasil sidang BoE pada hari Kamis yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya di level 0,5%.  



JAPAN
• Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan pada hari Jumat bahwa Jepang telah mengeluarkan cadangan devisanya guna berinvestasi pada obligasi yang diterbitkan oleh  negara‐negara besar di Asia Tenggara. Pembelian obligasi ini adalah bagian dari strategi yang bertujuan untuk memperkuat pasar obligasi regional. 

• Aso  berbicara  setelah  pertemuan  pertama  bersama  para  menteri  keuangan  dan  gubernur  bank  sentral  dari  kedua  belah  pihak  seiring  Jepang  berusaha  untuk  mengambil  keuntungan dari pertumbuhan negara Asia yang sedang berkembang untuk merevitalisasi ekonomi sendiri. 

• "I hope Japan and ASEAN countries will build a win‐win relationship to achieve economic growth and that it will contribute to growth and development of Asia as a whole," Aso  mengatakan pada konferensi pers setelah pertemuan. 

• Beberapa pejabat mengatakan bahwa Jepang berharap aksi pembelian atas the index fund akan mengkatalisasi investasi swasta di pasar obligasi Asia, yang jauh kurang likuid  dibandingkan dengan di negara maju. Tokyo dapat mempertimbangkan pembelian masa depan tergantung pada situasi.  

• To stave off a recurrence of financial crises in the region, Japan and the major ASEAN economies will consider enhancing bilateral swap arrangements to provide extra liquidity  should their currencies come under attack. 

• Untuk mencegah terulangnya krisis keuangan di kawasan ini, Jepang dan negara utama ekonomi ASEAN akan mempertimbangkan meningkatkan bilateral swap arrangement  untuk menyediakan likuiditas tambahan mata uang dimana mata uang mereka terkena dampaknya. 

• Jepang  telah  menyimpulkan  pengaturan  swap  dengan  Indonesia  dan  Filipina,  dan  sedang  mempertimbangkan  memasuki  kembali  perjanjian  dengan  Malaysia,  Thailand  dan  Singapura yang berakhir dalam beberapa tahun terakhir. 


AUSTRALIA
• Reserve Bank fo Australia kemungkinan memangkas tingkat suku bunga ke level terendah yang belum pernah dilihat sebelumnya tahun ini, tetapi para ekonom tidak memikirkan  pergerakan  itu  akan dilakukan  pada bulan ini. Tidak  satupun dari survei 13 ekonom oleh AAP mengekspektasi  RBA untuk memangkas  tingkat suku bunga pada 7 Mei  dalam  meeting dewannya, meskipun kebanyakan mengatakan pemangkasan terjadi tahun ini.  

• Ekspektasi  kedepannya  pemangkasan  tingkat  suku  bunga  telah  bertumbuh  bulan  lalu  diikuti  kenaikan  pada  tingkat  pengangguran  dan  kekecewaan  gambaran  home  build  approvals, hingga berita terbaru inflasi masih dalam kendali.  

• Pemangkasan pembelanjaan pemerintah dan melambatnya pertumbuhan dalam sektor pertambangan adalah pukulan buruk bagi sektor jasa Australia.  

• Indeks dari Australian Industry Group/Commonwealth Bank Australian Performance of Services (PSI) menunjukkan aktivitas dalam sektor jasa mengalami kontraksi pada bulan  April pada fase tercepatnya sejak bulan Desember 2012.  

• Tresuri Federal Wayne Swan tidak akan menyuarakan peringatan pada inflasi ketika dia melepas bujet federal, dengan beberapa tanda‐tanda bisnis yang menyampaikan kenaikan  biaya terhadap konsumen.  

• Data terbaru menunjukkan harga pada keputusan pabrik yang masih tetap tenang, bersyukur dari penguatan Australian dollar yang membatasi biaya impor komponen.  



SWISS
• Dolar menguat mendekati level 0,9400 franc pada hari Jumat setelah rilis menggembirakan data ketenagakerjaan AS kian menambah optimisme pelaku pasar terhadap  prospek pemulihan ekonomi, sebelum akhirnya ditutup relatif flat. Data pekerjaan AS dirilis di atas ekspektasi di bulan lalu, dengan non‐farm payrolls naik 165000,  sementara data bulan sebelumnya direvisi naik. Tingkat pengangguran juga turun ke level terendah 4 tahun di 7,5%. 

• Dolar ditutup flat terhadap franc Swiss di 0,9350 franc, setelah mencatat intraday high di 0,9398 franc. Rally dolar kehilangan momentumnya setelah data lainnya  menunjukkan pertumbuhan sektor jasa AS melambat di bulan April ke level terlemahnya dalam 9 bulan, sementara factory orders turun tajam di bulan Maret. 

• Sejumlah data ekonomi Swiss yang akan dirilis pekan ini diantaranya data consumer confidence (Q2) dan unemployment rate (Apr) pada hari Selasa dan data CPI (Apr)  pada  hari Rabu. Pasar akan  mencermati  seberapa kuat ekonomi  Swiss menghadapi tekanan global khususnya terhadap suramnya  kondisi ekonomi zona euro  yang  merupakan mitra dagang utama negara tersebut.

Friday, May 3, 2013

Headline News 03.05.13


US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global menguat namun euro melemah terhadap dolar pada hari Kamis setelah bank sentral Eropa (ECB) memangkas suku  bunga  ke  level  terendah  sepanjang  masa  dan  mengisyaratkan  kemungkinan  memberlakukan  suku  bunga  deposito  negatif  dimasa  mendatang. ECB, seperti yang telah diprediksi sebelumnya, memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 0,5%, merupakan  pemangkasan pertamanya dalam 10 bulan terakhir. Namun euro terkoreksi setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ECB “secara  teknikal siap” untuk memberlakukan suku bunga deposito negatif. 

• Bank‐bank  sentral  dunia,  termasuk  The  Fed  dan  BOJ,  tengah  berupaya  untuk  mendorong  pertumbuhan  ekonomi  melalui  program  pembelian obligasi yang mendorong suku bunga mereka berada di level terendahnya. 

• Turunnya jobless claims ke level terendah 5 tahun telah meningkatkan optimisme pada pasar tenaga kerja AS, sementara bursa saham  rebound di Eropa berkat keputusan ECB yang bertujuan untuk mendongkrak pertumbuhan ekoniominya. 

• Euro terkoreksi ke level intraday low di $1,3038, dan terakhir bergerak di sekitar $1,3062, atau turun 0,87%. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 130,63 poin atau 0,89% di  14831,58. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  bertambah 14,89 poin atau 0,94% di 1597,59. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 41,49 poin atau 1,26% di 3340,62.   

• Jumlah  klaim  pengangguran  AS  di  pekan  lalu  turun  tajam  ke  level  terendah  sejak  awal  resesi  2007‐09,  mengisyaratkan  terjadinya  pemulihan di pasar tenaga kerja meskipun ekonomi masih relatif lemah. 

• "U.S. markets are very focused on jobs, and the claims report suggests the positive trend of hiring could be continuing," kata Weyman  Gong, chief investment strategist pada Signature di Norfolk, Virginia.  

• Data klaim pengangguran dirilis sehari menjelang rilis data ketenagakerjaan (non‐farm payrolls) dari Departemen Tenaga Kerja. Adapun  data lain menunjukkan menyempitnya defisit perdagangan AS di bulan Maret, meskipun turunnya impor dan ekspor memberikan warning  mengenai kekuatan permintaan domestik dan asing. 

• Indeks saham Eropa berdasarkan barometer FTSEurofirst 300 index <.FTEU3>, berhasil merangkak naik ke teritorial positif setelah hampir  sepanjang perdagangan kemarin berada di zona merah. Indeks tercatat naik 0,42% dan ditutup di 1206,53 mendekati intraday high tahun  ini di 1209,09 yang dicapai hari Selasa. 

• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> juga menghapus kerugiannya dan berhasil ditutup naik 0,18% di 367,90.  

• Bund  futures  Jerman  mencatat  rekor  tertinggi  dan  yield  obligasi  tenor  2  tahun  menjadi  negatif  setelah  ECB  membuka  peluang  untuk  berlanjutnya kebijakan moneter longgar. Bund futures <FGBLc1> naik lebih dari 50 basis poin ke level rekornya 147,20 dan settle di 147,16  dan imbal hasil obligasi Jerman turun. 

• Harga Treasury AS diperdagangkan mendekati titik impas meskipun terjadi penurunan pada klaim pengangguran, dengan harga Treasury  tenor 10 tahun naik 1/32 dengan yield 1,6289 persen. 

• Harga minyak naik hampir $3 di atas $102 per barel menyusul langkah pemangkasan suku bunga ECB telah mendorong minat pada aset  beresiko. Brent crude <LCOc1> ditutup naik $2,90 di $102,85 per barel. Sedangkan U.S crude <CLc1> naik $2,96 ke $93,99. 

• Harga emas juga turut naik pasca keputusan ECB. Emas naik 0,8% ke $1467,81 per ons, setelah mencatat intraday high di $1473,40.   


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Kamis lalu karena ECB memangkas tingkat suku bunga untuk pertama kalinya dalam 10 bulan, menegaskan logam mulia sebagai  lindung  nilai  dari  inflasi  setelah  the  Fed  mengatakan  akan  mempertahankan  pembelian  obligasi  untuk  mendorong  pertumbuhan  (ekonomi). 

• Logam mulia terdorong oleh keputusan ECB untuk menurunkan tingkat suku bunga 25 basis poin untuk mencatatkan level terendahnya  0,5 persen, dan mengulur kedepannya tindakan keputusan untuk mendukung perekonomian zona euro yang tertekan resesi.   

• "The  gold  market  is  responding  to  the  fact  that  the  FOMC  reiterated  its  easy  monetary  policy  and  left  open  the  possibility  of  further  expansion," kata Brad Yates, metals trader pada NTR Bullion Group.   
  • "It's a slow day for U.S. physical demand with prices recovering, however," tambah Yates.  


OIL & COMMODITIES
• Brent Crude menuat mendekati 3 dollar/barel pada sesi perdagangan Kamis, ditutup pada level 103 dollar seiring penurunan suku  bunga oleh bank sentral Eropa. 

• Satu  hari  setelah  Federal  Reserve  AS  mengatakan  kebijakan  moneter  sendiri  akan  tetap  tidak  berubah,  ECB  memangkas  suku  bunga utama ke rekor terendah sebesar 0,50 persen, memicu sebuah rally komoditas secara keseluruhan, meningkatkan ekuitas  dan dolar. 

• Brent dan U.S. crude keduanya melonjak hingga sesi perdagangan siang dan di sore hari, dimana pendapat para trader bisa saja  penguatan yang terjadi akibat didorong oleh electronic trading programs, memicu aksi beli yang besar setelah harga menembus  beberapa level teknikal dan gagal tertahan oleh level resistensi yang kuat. 

• "Today's price action was triggered by buy programs coming in when resistance was much softer than expected," ucap Michael  Korn analis Skokie Energy di Princeton, New Jersey.  

• Brent crude meningkat 2,90 dollar/barel dan ditutup pada level 102,85 setelah bergerak di level 99,51 dollar hingga 102,98 dollar.  Peningkatan yang terjadi melebihi penurunan sebesar 2 persen pada hari Rabu dan melemah sebesar 7 persen di tahun ini. 

• U.S. crude ditutup lebih tinggi 2,96 dollar ke level 93,99 dollar/barel, meningkat sebesar 3,25 persen. 

• "Oil is up because of the stock market and the Europeans lowering their interest rate. The thought is that is going to improve their  economy and increase demand," ucap Mark Waggoner, president of Excel Futures di Bend, Oregon. 

EURO ZONE
• European Central Bank memangkas tingkat suku bunga sebesar 25 basis poin untuk mencatatkan level terendahnya 0.50 persen Kamis lalu, setelah inflasi turun dibawah target ECB  dan ditambah pelemahan survei ekonomi yang menunjukkan keraguan mengenai recovery.  

• Pemangkasan karena inflasi zona euro merosot 1.2 persen pada bulan April, memperjelas landasan dari target ECB yang dibawah tetapi mendekati 2 persen.  

• Dalam  polling  Reuters,  kecilnya  mayoritas  ekonom  yang  mendukung  pemangkasan  tingkat  suku  bunga  ECB  bulan  ini.  Euro  pada  awalnya  melemah  setelah  berita  keputusan  tersebut sebelum kemudian mengalami recovery dan berbalik untuk flat.  

• Perekonomian  Italia  akan  mengalami  kontraksi  yang  lebih  dari  ekspektasinya  tahun  ini  dan  keuangan  publik  akan  melemah  tahun  2013  dan  2014,  Organisation  for  Economic  Cooperation and Development mengatakannya.  

• European Central Bank mengatakan akan memulai kembali untuk menerima obligasi pemerintah Siprus dalam operasi refinancing. 

• Sektor manufaktur diseluruh dunia anjlok bulan lalu, menunjukkan kerapuhan dari perekonomian global dan mengembangkan persoalan untuk lebih banyak tindakan dari para  pemimpin bank sentral.  


U.K.
• Sterling  menguat  terhadap  euro  pada  hari  Kamis  setelah  bank  sentral  Eropa  (ECB)  memangkas  suku  bunga  dan  akan  melonggarkan  kebijakan  moneter  lebih  lanjut  dan  memangkas  suku  bunga  deposito  menjadi  negatif  jika  diperlukan.  Langkah  yang  ditempuh  ECB  tersebut  terlihat  bertolak  belakang  dengan  BoE  yang  nampaknya  akan  mempertahankan kebijakan moneternya dalam sidangnya pekan depan. 

• Euro merosot 0,7% terhadap sterling setelah muncul tesimoni Presiden ECB Mario Draghi, menembus intraday low di 84,02 pound dan mendekati level terendah 26 April di 83,98  pound. Jika terkoreksi di bawah level tersebut, maka akan membawa EUR/GBP ke level terendahnya sejak akhir Januari. 

• Sedangkan terhadap dolar, sterling bergerak cukup stabil di sekitar $1,5535, atau hanya turun 0,1% dibandingkan penutupan New York hari Rabu. 

• Setelah rilis optimis data PMI sektor manufaktur dan konstruksi Inggris, maka pasar saat ini akan mencermati data PMI sektor jasa untuk melihat apakah ekonomi Inggris akan  tampak lebih baik di kuartal kedua. 

• Investor juga akan mencermati data non‐farm payrolls AS untuk periode April yang diprediksi akan menunjukkan pertumbuhan pekerjaan sebanyak 145000, naik dari 88000 di  bulan Maret sebelumnya. Sedangkan tingkat pengangguran diprediksi stabil di 7,6%. Jika data dirilis buruk maka akan memicu spekulasi bahwa langkah berikutnya dari The Fed  adalah menaikkan jumlah pembelian obligasi, yang mana akan berdampak pada tertekannya dolar. Pada sidangnya hari Rabu sebelumnya, The Fed menegaskan akan melanjutkan  pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan untuk menjaga suku bunga tetap rendah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. The Fed juga menambahkan bahwa pihaknya  akan menaikkan jumlah pembelian obligasi jika diperlukan untuk menjaga perekonomian.(



JAPAN
• Bank sentral mengatakan pada hari Kamis bahwa basis moneter Jepang melonjak 23,1 persen pada bulan April dari tahun sebelumnya menjadi 149,60 triliun yen, menandai rekor  tertinggi selama dua bulan berturut‐turut, dimana Bank of Japan telah melakukan aksi pelonggaran kebijakan moneter untuk memerangi deflasi 

• Rata‐rata  saldo  harian  likuiditas  yang  disediakan  oleh  BOJ  ‐  yang  terdiri  dari  uang  tunai  yang  beredar  dan  saldo  rekening  giro  oleh  lembaga  keuangan  komersial  di  bank  –  diperpanjang jangka waktunya hingga 12 bulan beruntun. 

• BoJ mengatakan bahwa Country's monetary base( Jepang ) pada akhir bulan April tercatat sebesar 155,28 triliun yen, level tertinggi yang pernah tercapai. 

• Yield obligasi pemerintah jepang dengan jatuh  tempo 10 tahun  ditutup lebih rendah  akibat  pembelian  yang  terjadi pada  sesi perdagangan  Kamis  karena melemahnya bursa  saham Tokyo dan harapan untuk peningkatan kondisi supply‐demand setelah Bank of Japan melakukan operasi pembelian obligasi jangka panjang. 

• Yield pada obligasi dengan no series 328, sebesar 0,6 persen, dan menjadi tolak ukur utama pada tingkat suku bunga obligasi jangka panjang, mengakhiri trading interdealer di  0.555 persen, turun 0,030 persen poin dari penutupan Rabu. 


AUSTRALIA
• Tresuri Federal Wayne Swan dapat memperoleh benefit dari pemangkasan tingkat suku bunga untuk membantu mengurangi rasa sakit dari setiap pemotongan pembelanjaan  bujet (pemerintah) federal bulan ini.  

• Data terbaru menunjukkan perekonomian Australia berlanjut untuk melihat pelemahannya dalam sektor‐sektor pemerintah adalah berharap akan naik untuk mengisi celah yang  ditinggalkan oleh sektor yang memudar dari booming investasi pertambangan.  

• Ini berarti pemangkasan tingkat suku bunga pada meeting dewan dari Reserve Bank of Australia (RBA) pada 7 Mei dapat terjadi, hanya seminggu keluar dari bujet.  

• Pemerintah federal harus membangun suatu departemen yang berdedikasi pada kebutuhan infrastruktur dari kota‐kota Australia untuk menangani $500 milyar dari penundaan  pengembangan kota, building groups mengatakannya.  

• Ide‐ide tersebut diantara rangkaian dalam ide‐ide dalam laporan ‐ New Deal for Urban Australia – kunci yang menguraikan tantangan infrastruktur seperti Australia berhubungan  dengan populasi yang bertumbuh.  

• Disusun menurut Urban Coalition, suatu kolektif dari gambaran utama industri, laporan menyebutkan untuk lebih besarnya kepemimpinan dan investasi dari pemerintah.  

• Itu juga merekomendasikan pembentukan dari suatu Urban Infrastructure Fund untuk memenuhi biaya pembangunan.  


SWISS
• Sektor manufaktur Swiss kembali mengalami ekspansi di bulan April, namun menurunnya order dan bursa tenaga kerja masih meredupkan prospek sektor manufaktur tersebut.  Indeks PMI sektor manufaktur Swiss naik ke 50,2, dibandingkan 48,3 di bulan Maret sebelumnya. Data dirilis di atas ekspektasi di 49, sekaligus berada sedikit di atas angka 50 yang  mengindikasikan  sektor  mengalami  ekspansi.  Data  bulan  Januari  dan  Februari  juga  dirilis  di  atas  50.  Meningkatnya  permintaan  domestik  telah  membantu  mengangkat  perekonomian Swiss, dengan penjualan ritel meningkat 2,4% dalam basis tahunan di periode Februari. Meskipun demikian kondisi tersebut masih dibayangi oleh situasi yang masih  suram di zona euro yang merupakan negara tujuan utama ekspor Swiss. 

• Dolar berhasil rebound terhadap franc Swiss pada hari Kamis pasca koreksinya selama 5 hari berturut‐turut setelah data jobless claims AS dirilis optimis dan defisit perdagangan AS  juga menyempit. Jobless claims periode pekan lalu turun tajam ke level terendah 5 tahun sementara defisit perdagangan menyempit di bulan Maret. 

• Dolar rebound tajam hingga mencatat intraday high di 0,9362 franc sebelum akhirnya bergerak di sekitar 0,9350 franc, atau naik 0,8% dibandingkan penutupan New York hari  Rabu. 

• Investor akan mencermati data non‐farm payrolls AS untuk periode April yang diprediksi akan menunjukkan pertumbuhan pekerjaan sebanyak 145000, naik dari 88000 di bulan  Maret sebelumnya. Sedangkan tingkat pengangguran diprediksi stabil di 7,6%. Jika data dirilis buruk maka akan memicu spekulasi bahwa langkah berikutnya dari The Fed adalah  menaikkan  jumlah  pembelian  obligasi,  yang  mana  akan  berdampak  pada  tertekannya  dolar.  Pada  sidangnya  hari  Rabu  sebelumnya,  The  Fed  menegaskan  akan  melanjutkan  pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan untuk menjaga suku bunga tetap rendah dan mendorong pertumbuhan ekonomi. The Fed juga menambahkan bahwa pihaknya akan  menaikkan jumlah pembelian obligasi jika diperlukan untuk menjaga perekonomian.

Thursday, May 2, 2013

Headline News 02.05.13


US & GLOBAL
• Harga  minyak  berjangka  dan  saham  AS  turun  di  hari  Rabu  kemarin  setelah  rilis  terkini  data  ekonom  AS  dan  Cina  kian  menambah  kekhawatiran terhadap kekuatan ekonomi global. 

• Pasar terlihat tidak terlalu menanggapi atas hasil sidang The Fed semalam yang berencana untuk membeli obligasi senilai $85 milyar per  bulannya guna menjaga suku bunga tetap rendah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, sebuah keputusan yang telah diantisipasi  pasar sebelumnya. Yield obligasi pemerintah AS naik dari level terendah 4 bulan setelah muncul testimoni The Fed tersebut, sementara  dolar dengan cepat menguat atas yen. The Fed melihat adanya resiko ekonomi atas langkah penghematan yang dilakukan Washington  belakangan ini. 

• "That the Fed won't end QE (quantitative easing) any time soon is positive for stocks in the near term, but the data we've seen is creating a  lot of angst for investors," kata Mike Gibbs, co‐head of the equity advisory group pada Raymond James di Memphis, Tennessee.  

• Diantara  data  terkini  AS  yang  menunjukkan  terjadinya  perlambatan  ekonomi  antara  lain  data  ADP  National  Employment  yang  menunjukkan perusahaan swasta menembah pekerjaan sebanyak 119000 di bulan April, jauh di bawah ekspektasi terjadi penambahan  150000. Laporan lainnya datang dari Institute for Supply Management yang menunjukkan sektor manufaktur AS mengalami ekspansi tipis  di bulan April. 

• Disamping  itu,  pertumbuhan  sektor  manufaktur  di  CIna  juga  diluar  dugaan  melambat  di  bulan  April  seiring  turunnya  order  baru,  menambah  kekhawatiran  mengenai  kesehatan  ekonomi  negara  tersebut  pasca  rilis  data  pertumbuhan  ekonomi  kuartal  pertama  yang  mengecewakan. 

• Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  turun  138,85  poin  atau  0,94%  dan  ditutup  di  14700,95.  Sedangkan  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX>  turun  14,87  poin  atau  0,93%  di  1582,70.  Sementara  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  turun  29,66  poin  atau  0,89%  di  3299,13.  Indeks S&P 500 menembus level intraday hiugh dan level penutupan tertingginya pada hari Selasa.  

• MSCI's  world  equity  index  <.MIWD00000PUS>  turun  0,6%,  sementara  Britain's  FTSE  100  <.FTSE>  naik  0,3%,  dipimpin  naiknya  saham  perbankan ditengah ekspektasi akan dilanjutkannya kebijakan moneter longgar oleh ECB ketika bersidang hari Kamis ini.bursa saham Paris  dan Frankfurt tutup berkenaan dengan libur Hari Buruh.  

• Data  yang  menunjukkan  naiknya  stok  minyak  mentah  AS  ke  level  tertingginya  juga  turut  menekan  harga  minyak.  Brent  crude  futures  <LCOc1> turun $2,42 ke $99,95 per barel. Sedangkan U.S. oil <CLc1> turun $2,43 ke $91,03. 

• Dolar terakhir kali tercatat turun 0,06% ke sekitar 97,35 yen setelah sempat menguat tajam. Sementara euro naik 0,2% terhadap dolar di  $1,3186. 

• ECB diprediksi akan memangkas suku bunganya ke level rekor terendah 0,5% pada sidangnya nanti malam dan pelaku pasar ingin melihat  upaya besar apalagi yang akan ditempuh ECB untuk menyelamatkan perekonomian zona euro. 

• Di pasar obligasi, Treasury AS tenor 10 tahun naik 11/32 dengan yield 1,637%, setelah terkoreksi ke 1,614% sebelum muncul statement  The Fed, level terendahnya sejak Desember. Yield telah turun dari sekitar 1,67% sebelumnya di hari Rabu. 

• Harga tembaga turun menyusul kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Cina sebagai konsumen utamanya. Harga tembaga berjangka  turun 3,6% di $6795 per ton setelah diperdagangkan mendekati level terendah 18 bulan yang dicapainya di pekan lalu. 

• Sementara  harga  emas  turun  lebih  dari  1$,  prosentase  penurunan  harian  terbesarnya  sejak  mencatat  penurunan  historisnya  di  pertengahan April, meskipun logam mulia tersebut berhasil memangkas kerugiannya setelah keputusan The Fed semalam. Harga emas  turun 1,3% di $1457,90 per ons. 


GOLD & COMMODITIES
• Aksi jual komoditas membawa harga emas anjlok lebih dari 1 persen Rabu lalu, penurunan  terbesar harian sejak penurunan historis dalam  pertengahan April, meskipun metal membagi penurunannya setelah the Fed terjebak dalam rencana stimulus moneternya. 

• Perak dan platinum juga memangkas penurunan setelah bank sentral AS akan melanjutkan pembelian sebesar $85 milyar dalam obligasi  setiap bulan untuk menjaga tingkat suku bunga rendah dan mendorong pertumbuhan (ekonomi), tetapi menambahkan dapat mendorong  atau menunjukkan fase pembelian yang tergantung pola ekonominya. 

• "I  don't  believe  the  fundamental  reason  of  owning  gold  has  changed  one  iota,"  kata  Michael  Cuggino,  portfolio  manager  pada  the  Permanent Portfolio, yang memiliki sebesar $15 milyar dalam fund assets.  "You still have negative short‐term real interest rates, and easy  monetary policies around the world with liquidity being created," tambah Cuggino.   


OIL & COMMODITIES
• Minyak turun lebih dari 2 persen dan ditutup di bawah level  $ 100/barel pada hari Rabu, karena data perekonomian China yang  melemah  memicu  pesimisme  tentang  prospek  permintaan  global  danseiring    persediaan  U.S.  crude  oil  meningkat  hingga  level  persedian tertinggi. 

• Kontrak  berjangka  untuk  Brent  crude  melemah  2,42  dollar/barel  dan  ditutup  pada  level  99,95  dollar/barel,  setelah  sempat  melemah di bawah level 99 dollar/barel selama sesi perdagangan untuk pertama kalinya sejak 23 April. 

• Data dari Administrasi Informasi Energi menunjukkan bahwa stok minyak mentah di Amerika Serikat naik sebesar 6,7 juta barel  pada pekan lalu ke level 395,3 juta barel, , jauh melebihi perkiraan dari 1 juta barel yang tersedia dan menekan harga U.S. oil. 

• U.S.  oil  ditutup  pada  melemah  sebesar  2,43  dollar  dan  ditutup  pada  level  91,03  dollar/barel.  Menyentuh  level  penutupan  sesi  perdagangan terendah di level 90,11 dollar/barel, melemah melewati level MA‐50 hari, MA‐100 hari, dan MA‐200 hari. 

• "The market reared its head after we saw oil stocks jump to a three‐decade high, and gasoline demand basically dropped to a  decade low," ucap Gene McGillian, seorang analis Tradition Energy di Stamford. 


EURO ZONE
• Para pekerja tertekan dengan melemahnya standar hidup dan mencapai level tertingginya tingkat pengangguran dengan jadwal protes May Day diseluruh Eropa Rabu  lalu, berharap untuk membujuk pemerintah zona euro dari permasalahan langkah austerity dan mendorong pertumbuhan.  

• Ribuan para pemrotes berpawai di kota Madrid, berjalan pada Gran Via central shopping street, melambaikan bendera dan membawa plakat yang dibaca "austerity  ruins and kills" dan "reforms are robbery".  

• "The future of Spain looks terrible, we're going backwards with this government," kata mantan dari civil servant Alicia Candelas, 54, yang telah tanpa pekerjaan dalam  dua tahunnya.  

• Slovenia  masih  bermaksud  untuk  menaikkan  pendanaan  melalui  international  bond,  pemerintah  mengatakan  Rabu  lalu,  meskipun  turunnya  peringkat  kredit  yang  ditekan oleh naiknya resiko yang akan membutuhkan suatu bailout.  

• Lembaga  pemeringkat  Moody's  memangkas  kredit  Slovenia  dua  poin  menjadi  junk/sampah  Selasa  lalu,  menggambarkan  permasalahan  bahwa  bad  debts  dari  kepemilikan bank negara akan memaksa negara zona euro untuk mengikuti Siprus dalam mencari bantuan keuagnan.  

• Sektor  manufaktur  Irlandia  merosot  dalam  fase  tercepatnya  dalam  19  bulan  di  April  karena  turunnya  permintaan  keduanya  pada  domestik  dan  luar  negeri  yang  membawa kontraksi tajam pada output sejak Agustus 2009, sebuah survei menampilkannya. 



U.K.
• Dolar terkoreksi ditengah kondisi perdagangan yang cukup fluktuatif setelah The Fed melihat adanya resiko pertumbuhan dari program penghematan di  Washington dan melanjutkan rencana untuk terus melakukan pembelian obligasi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Dalam pernyataannya usai  sidang regulernya pekan ini, The Fed semalam menegaskan kembali rencananya untuk melanjutkan pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan guna  menorong pertumbuhan ekonomi ditengah kondisi tingkat pemngangguran yang masih sangat tinggi. 

• Pasar Eropa sebagian besar libur berkenaan dengan adanya Hari Buruh, namun sterling berhasil melejit ke level intraday high di $1,5604 pasca keputusan  The Fed semalam, level terkuatnya sejak medio Februari. Sebelumnya, sterling juga telah terapresiasi berkat laporan data survey manufaktur Inggris yang  lebih baik dari perkiraan meskipun kondisinya masih mengalami kontraksi. 

• Data AS semalam menunjukkan perusahaan‐perusahaan AS merekrrut pekerja dalam jumlah terkecilnya dalam 7 bulan terakhir di periode April sementara  pertumbuhan di sektor manufaktur melambat. Laporan lain juga menunjukkan construction spending turun ke level terendah 7 bulan di bulan Maret. 

• Investor  akan  mencermati  data  nonfarm  payrolls  untuk  periode  April  pada  hari  Jumat  besok  untuk  melihat  kesehatan  ekonomi  AS.  Pasar  memprediksi  terjadi penambahan pekerjaan sebanyak 145000, naik dari 88000 di bulan Maret sebelumnya. 


JAPAN
• Kementrian keuangan pada hari Rabu mengumumkan coupon rate untuk obligasi pemerintah Jepang dengan jatuh tempo 10 tahun yang tidak berubah  sejak bulan April sebesar 0,6 persen. 

• Dalam lelang, obligasi jangka panjang edisi No 328 sebesar 8,106.7 miliar yen yang ditawarkan, dimana kementerian keuangan menerima 2,187.3 miliar  yen. bond akan diterbitkan pada tanggal 7 Mei dan akan jatuh tempo pada tanggal 20 Maret 2023. 

• Menurut estimasi rata‐rata 13 lembaga penelitian swasta produk domestik bruto riil tahunan naik sebesar 2,8% pada periode Januari‐Maret, naik untuk  kuartal kedua berturut‐turut dan Nikkei melaporkan pada hari Rabu pagi. 

• Pertumbuhan ternyata dipercepat sejak kuartal sebelumnya sebesar 0,2%. Semua lembaga sepakat bahwa consumer spending yang lebih tinggi memberi  dorongan  ekonomi.  Consumption  yang  kuat  terhadap  barang  mewah  daripada  barang  kebutuhan,  kata  seorang  pejabat  di  SMBC  Nikko  Securities  Inc,  mencatat bahwa consumer spending didukung oleh rally bursa saham yang telah meningkatkan value of assets. 


AUSTRALIA
• Sebelas persen dari semua keluarga Australia tidak memiliki siapa‐siapa yang benar‐benar bekerja, statistik baru mengungkapkannya.  

• Gambaran  yang  dirilis  dari  Australian  Bureau  of  Statistics  (ABS),  mengatakan  bahwa  sebesar  315.000  keluarga,  termasuk  223.000  pengangguran  satu  orang  tua  keluarga dengan 362.000 anak‐anak tanggung berusia 0‐14.  

• Direktur ABS dari labour force Cassandra Gligora mengatakan proporsi dari tingkat pengangguran keluarga dengan tanggungan tetap stabil selama beberapa tahun,  selain dari Juni 2009 dimana anjlok menjadi sembilan persen dari yang mendekati 12 persen tahun 2005.  

• "Over one‐third of one parent families with dependants were jobless, compared to one in 25 couple families with dependants," katanya dalam suatu pernyataan.  

• "Of the jobless one‐parent families, 89 per cent were single mother families. "There were 638,400 dependants aged under 25 living in a jobless family and 83 per cent  were children under 15 years."  

• Harga komoditas ekspor Australia melemah pada bulan April, mengakhiri kenaikan yang berjalan dalam lima bulan.  

• Indeks harga komoditas Reserve Bank of Australia melemah 1.5 persen dalam bulanan pada istilah mata uang asing.  

• Meskipun peningkatan lebih dari 200 persen daripada 10 tahun yang lalu sebelum booming komoditas dimulai, indeks masih 17 persen turun dari puncaknya Juli  2011.  

• RBA mengatakan kontribusi utama untuk anjlok pada bulan April adalah emas, crude oil dan batubara termal, meskipun didasarkan logam dasar dan kebanyakan  komoditas pedesaan juga menuju kebawah.  



SWISS
• Dolar  terkoreksi  ditengah  kondisi  perdagangan  yang  cukup  fluktuatif  setelah  The  Fed  melihat  adanya  resiko  pertumbuhan  dari  program  penghematan  di  Washington dan melanjutkan rencana  untuk terus melakukan pembelian obligasi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Dalam pernyataannya usai  sidang regulernya pekan ini, The Fed semalam menegaskan kembali rencananya untuk melanjutkan pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan guna  menorong pertumbuhan ekonomi ditengah kondisi tingkat pemngangguran yang masih sangat tinggi. 

• Sementara itu, seiring dengan sebagian besar pasar Eropa yang libur hari Rabu kemarin berkenaan dengan adanya Hari Buruh maka USD/CHF bergerak relatif  terbatas dengan kecenderungan melemah. Dolar terkoreksi ke level terendah 2 pekan terhadap franc Swiss setelah mencatat intraday low di 0,9244 franc  sebelum akhirnya ditutup di sekitar 0,9270 franc, atau turun 0,2% dibandingkan dengan posisi penutupan New York hari Selasa.  

• Data AS semalam menunjukkan perusahaan‐perusahaan AS merekrrut pekerja dalam jumlah terkecilnya dalam 7 bulan terakhir di periode April sementara  pertumbuhan di sektor manufaktur melambat. Laporan lain juga menunjukkan construction spending turun ke level terendah 7 bulan di bulan Maret. 

• Investor akan mencermati data nonfarm payrolls untuk periode April pada hari Jumat besok untuk melihat kesehatan ekonomi AS. Pasar memprediksi terjadi  penambahan pekerjaan sebanyak 145000, naik dari 88000 di bulan Maret sebelumnya.