title cover

title cover

Thursday, May 9, 2013

Headline News 09.05.13


US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global dan euro menguat di hari Rabu menyusul rilis optimis data perdagangan Cina dan indikasi bahwa ekonomi Jerman  akan terhindar dari kejatuhan tajam telah memicu saham untuk terapresiasi ke level tertinggi 5 tahun, dengan indeks saham AS naik ke  level rekor tertingginya sepanjang masa. 

• Bursa saham Wall Street menguat setelah awalnya sempat terkoreksi dan akhirnya ditutup menguat, sebuah kondisi yang juga diikutim  oleh  harga  minyak  mentah  AS.  Harga  minyak  mentah  AS  tercatat  naik  1%,  namun  North  Sea  Brent  turun  akibat  kekhawatiran  akan  minimnya permintaan global. 

• Impor harian minyak mentah Cina di bulan April naik 3,7% dari setahun lalu, sementara industrial output Jerman diluar dugaan melonjak  di bulan Maret, memberikan harapan bahwa ekonomi terbesar zona euro tersebut tengah membaik. 

• Euro  menguat  terhadap  dolar  dalam  2  hari  berturut‐turut  dipicu  rilis  optimis  data  industrial  output  Jerman  yang  telah  meredakan  spekulasi terjadinya pemangkasan suku bunga kembali oleh ECB dalam waktu dekat. Euro naik 0,58% ke $1,3153 menyusul melemahnya  dolar dan pasar mulai bertanya apakah ECB akan perlu untuk memangkas suku bunganya kembali. 

• Besarnya suntikan dana dari bank sentral untuk mendorong pertumbuhan ekonominya telah memicu rally pada ekuitas dan membantu  meredakan keraguan terhadap melemahnya ekonomi Cina. 

• Meskipun kalangan analis melihat valuasi saham yang relatif menarik, namun rally saham AS yang begitu besar dan cepat telah membuka  peluang untuk terjadinya retracement atau gerak balik. 

• Indeks S&P 500 tercatat naik 14,5% dalam tahun ini dan telah menguat lebih dari 6% dalam 3 pekan terakhir. Keduanya, S&P 500 dan  Dow,  ditutup  di  level  tertinggi  yang  baru,  dengan  Dow  ditutup  di  atas  15000  untuk  pertama  kalinya.  S&P  500  mencatat  penutupan  menguat dalam 5 sesi berturut‐turut, sedangkan Dow ditutup menguat untuk kedua kalinya secara berturutan. 

• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS>, sebagai barometer untuk perdagangan saham di 45 negara, naik 0,73% ke level  tertinggi 5 tahun sebelum akhirnya sedikit terkoreksi. FTSEurofirst 300 <.FTEU3> naik 0,7% ke 1229,43. Index telah menguat sekitar 7%  selama 3 pekan terakhir berkat dukungan kuat dari kebijakan bank‐bank sentral, yang berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah  dan menaikkan money supply.  

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 48,92 poin atau 0,32% ke 15105,12. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 6,73 poin  atau 0,41% ke 1632,69. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 16,64 poin atau 0,49% ke 3413,27.   

• Copper <CMCU3>, satu dari komoditas yang erat kaitannya dengan prospek pertumbuhan ekonomi global, melonjak ke level tertinggi 3  pekan di $7480  per ton  sebelum akhirnya sedikit memangkas  keuntungannya dan ditutup menguat  2,1%.  Laporan data ekonomi yang  dirilis belakangan ini juga telah memicu kenaikan pada komoditas lainnya meskipun masih terdapat keraguan terhadap perkembangan  ekonomi Cina. Brent <LCOc1> turun 6 sen dan ditutup di $104,34 per barel, sementara U.S. oil <CLc1> naik $1,00 di $96,62 per barel.  

• Harga Treasury A naik, menghapus kerugiannya di awal sesi. Treasury untuk tenor 10 tahun naik 3/32 dengan yield 1,7691 persen. 

• Harga emas naik $21,17 ke $1473,10 per ons. U.S. Comex gold <GCM3> futures untuk pengiriman Juni ditutup naik $24,90 di $1473,70 per  ons.  


GOLD & COMMODITIES
• Emas  naik  hingga  1  persen  Rabu  lalu,  menguat  untuk  pertama  kalinya dalam  rangkaian  tiga  sesinya  karena  penurunan  dari  dollar  dan  penguatan pembelian fisik emas yang membantu mengimbangi tekanan dari berlanjutnya penurunan dalam gold‐backed exchange‐traded  fund holdings. 

• Logam mulia dan komoditas industri didukung oleh penurunan tajam pada dollar terhadap euro. Suatu yang tidak diekspektasi naik pada  industrial output Jerman memotong kembali prospek dari pemangkasan tingkat suku bunga jangka pendek dalam zona euro. 

• "Indian physical demand is also strong and the combined response by consumers and retail investors to the plunge in prices since mid‐April  is absorbing a portion of the liquidation in the gold‐exchange traded funds," kata James Steel, kepala analis precious metals pada HSBC.  


OIL & COMMODITIES
• Spread pergerakan harga antara Brent dan kontrak berjangka U.S. crude oil menyempit tajam dalam setengah jam terakhir sesi  perdagangan pada hari Rabu dipicu oleh harapan meningkatnya kapasitas untuk menyalurkan produksi akan U.S. crude oil yang  jumlahnya jauh di luar supply‐point Cushing.  

• Spread  pergerakan  harga  antara  U.S.  crude  oil  dan  Brent  ditutup  dengan  perbedaaan  sebesar  7,72  dollar,  level  penutupan  perdagangan dengan spread terdekat sejak akhir Januari 2011. 

• US  Energy  Information  Administration  (EIA)  merilis  data  pada  hari  Rabu  menunjukkan  bahwa  oil  stocks  di  Cushing,  Oklahoma,  turun sebesar 652.000 barel menjadi 49,15 juta barel di pekan terakhir. 

• Meningkatnya  jumlah  volume  produksi  pada  akhir  sesi  mendorong  kontrak  berjangka  U.S.  crude  oil  <CLc1>  meningkat  sebesar  1dollar/barel lebih tinggi ditutup dengan nilai 96,62 dollar/barel, setelah diperdagangkan pada level 30‐50 sen lebih tinggi selama  sesi perdagangan Rabu. 

• "People bid the market on the draw in Cushing," ucap Stephen Schork, editor of The Schork Report di Pennsylvania.   

• Brent crude oil futures <LCoc1> ditutup melemah sebesar 6 sen dengan nilai 104,34 dollar/barel, setelah pergerakan harga sempat  melemah menyentuh nilai 103,53dollar/barel selama sesi perdagangan berlangsung.  

• Pergerakan harga Brent melemah akibat dampak berbagai data perekonomian yang rilis, China's daily crude imports untuk periode  April menguat sebesar 3,7 persen sejak satu tahun yang lalu dan 3,5 persen dibandingkan dengan bulan Maret, namun rilis data  EIA pada sesi perdagangan Selasa menjauh dari prospek akan demand yang positif.

EURO ZONE
• European Central Bank telah membuka pikiran apakah dapat untuk mendorong lending terhadap usaha kecil dan menengah, meskipun institusi Uni Eropa  lainnya kemungkinan lebih baik ditempatkan untuk membantu, seorang petinggi ECB mengatakannya Rabu lalu.  

• ECB yang mengkhawatirkan bank‐bank, mengkhawatirkan mengenai pengambilan resiko, tidak meminjamkan untuk bisnis yang lebih kecil di pinggiran zona  euro  dan  bahwa  kelaparan  seperti  perusahaan‐perusahaan  pendanaan  yang  mereka  butuhkan  untuk  berinvestasi  dan  membantu  perekonomian  mereka  untuk bertumbuh.  

• Dengan pinjaman bank terhambat di pinggiran, tingkat suku bunga ECB hanya memiliki dampak yang teredam terhadap ekonomi.  

• Anggota  dewan  eksekutif  ECB  Joerg  Asmussen  mengatakan  pekerjaan  bank  sentral  adalah  apa  yang  dapat  mendorong  pinjaman  pada  usaha  kecil  menengah/small‐ and mid‐sized businesses (SMEs) berlanjut.  

• Industrial  output  Jerman  tidak  diekspektasi  naik  pada  Maret,  menghembuskan  harapan  bahwa  negara  dengan  perekonomian  terbaik  di  Eropa  tersebut  mendapatkan traksi setelah mengecewakan pada akhir tahun 2012, meksipun permasalahan mengenai bagian‐bagian lainnya pada zona euro.  

• Defisit bujet Slovenia hampir akan mengganda menjadi pada 7.8 persen dari output nasional tahun ini dibawah rencana untuk membantu negara zona euro  menghindari bailout, seorang pejabat pemerintah mengatakan.  

• Bailout untuk Siprus menunjukkan bagaimana pentingnya zona euro membutuhkan untuk membangun suatu banking union untuk memecahkan lingkaran  negatif antara bank‐bank yang lemah dan pemerintah, anggota dewan eksekutif European Central Bank Joerg Asmussen mengatakannya.       


U.K.
• Buruknya data retail sales Inggris berdasarkan laporan British Retail Consortium hari Rabu kemarin awalnya memicu koreksi pada sterling terhadap dolar,  akibat datangnya perayaan Paskah yang lebih awal di tahun ini dari biasanya. Namun data harrga rumah berdasarkan laporan dari Halifax menunjukkan  kenaikan, dan meredakan kekhawatiran terhadap prospek suram pemulihan ekonomi Inggris. 

• Menjelang akhir sesi New York semalam, sterling berhasil rebound hingga mencatat intraday high di $1,5591 sebelum akhirnya ditutup di sekitar $1,5535,  atau naik 0,3% dibandingkan posisi penutupan New York hari Selasa. Naiknya pasar ekuitas global dan euro telah memicu tekanan jual pada dolar secara  umum. 

• Pasar  saat  ini  tengah  menantikan  data  industrial  output  periode  Mei  yang  akan  dirilis  hari  Kamis  ini,  untuk  melihat  apakah  momentum  positif  yang  dihasilkan  dari  survei  bisnis  yang  lebih  baik  dari  perkiraan  baru‐baru  ini  mampu  dipertahankan.  Inggris  telah  mampu  terhindar  dari  resesi  ketiganya  di  kuartal keempat tahun lalu, sebuah faktor yang nampaknya akan mempertahankan kebijakan moneter BoE untuk saat ini. 

• Komite Kebijakan Moneter BoE telah memulai sidang regulernya selama 2 hari sejak Rabu kemarin, dan malam nanti akan memberikan keputusan yang  diprediksi  akan  kembali  mempertahankan  suku  bunganya  di  level  terendahnya  dan  kemungkinan  tidak  terjadi  perubahan  rencana  terkait  program  pembelian asetnya. 

• Sementara sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan sterling berpeluang untuk terkoreksi ke $1,53 dalam sebulan dan ke $1,49 dalam 6 bulan atau 12  bulan kedepan. 


JAPAN
• Kantor Kabinet merilis koreksi data tambahan pada hari Rabu karena salah perhitungan untuk data gross domestic product tiga bulan hingga bulan  Desember, termasuk data gross national income. 

• Kabinet, yang mengumumkan koreksi nilai nominal PDB pada hari Selasa untuk kuartal yang sama, mengatakan bahwa real gross national income  meningkat sebesar 0,1 persen dari kuartal sebelumnya, kenaikan tahunan sebesar 0,4 persen yang secara berkala disesuaikan, mengoreksi rilis  data dimana sebelumnya mengumumkan angka pertumbuhan kuartal‐ke‐kuartal sebesar 0,0 persen dan penurunan tahunan sebesar 0,1 persen. 

• Kabinet juga mengoreksi rilis data akan real gross domestic income setelah penyesuaian secara berkala dari penurunan sebelumnya dilaporkan  dari sebesar 0,1 persen menjadi 0,0 persen. 

• Kabinet mengatakan bahwa Pengumuman terbaru muncul setelah kabinet pada hari Selasa merilis koreksi untuk nilai nominal PDB, ekspor dan  angka impor karena kesalahan perhitungan. Koreksi tambahan yang disebabkan oleh kesalahan perhitungan yang sama. 



AUSTRALIA
• Tingkat  pengangguran  Australia  diekspektasi  untuk  bertahan  pada  bulan  April,  tetapi  kemungkinan  untuk  bergerak  naik  dalam  enam  bulan  kedepannya.  

• Survei AAP's dari 14 ekonom, mengungkapkan rata‐rata ramalan tingkat pengangguran untuk bertahan pada level 5.6 persen pada bulan April,  dengan total employment bertumbuh 11.000.  

• Participation rate, persentase dari populasi usia kerja baik employed atau yang mencari kerja diekspektasi untuk masih flat pada level 65.1 persen.  

• Australian Bureau of Statistics akan merilis gambaran resmi tenaga kerja untuk bulan April Kamis lalu.  

• Kepala ekonom Bank of America Merrill Lynch Australia Saul Eslake mengekspektasi gambaran untuk menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja  yang sederhana, sebagian untuk mengimbangi penurunan tajam pada employment bulan Maret.  

• Total employment turun 36.000 pada bulan Maret, yang mana menekan unemployment/tingkat pengangguran untuk naik 0.2 persentase poin.  

• Tetapi  dia  mengatakan  tingkat  pengangguran  kemungkinan  untuk  naik  dalam  bulan  mendatang,  karena  sebagian  dari  dampak  naiknya  terus  menerus pada Australian dollar. 


SWISS
• Indeks  harga  konsumen  (CPI)  Swiss  melanjutkan  penurunannya  dalam  basis  tahunan  di  bulan  April,  mendukung  indikasi  untuk  SNB  mempertahankan  batasan  untuk  nilai  tukar  minimum  EUR/CHF  di  1,20  franc  per  euro  untuk  mencegah  terjadinya  deflasi.  Inflasi  dalam  basis  bulanan terlihat flat setelah mencatat kenaikan 0,1%, sedangkan dalam basis tahunan tercatat tutun 0,6%, sesuai dengan prediksi pasar. 

• Naiknya pasar ekuitas global dan euro telah memicu tekanan jual pada dolar secara umum. Dolar juga terlihat terkoreksi terhadap franc Swiss di  hari Rabu kemarin setelah mencatat rally selama 4 hari terakhir. 

• Dolar ditutup melemah 0,5% di 0,9353 franc dibandingkan posisi penutupan New York hari Selasa. Sedangkan euro ditutup menguat tipis 0,1% di  sekitar 1,2304 franc.  

Wednesday, May 8, 2013

Headline News 08.05.13


US & GLOBAL
• Indeks saham utama di Jerman dan AS menembus level tertinggi sepanjang sejarah pada hari Selasa setelah data memperkuat ekspektasi  bahwa  Jerman  mulai  kembali  menunjukkan  pertumbuhan  ekonominya,  sementara  kebijakan  yang  mendukung  pertumbuhan  ekonomi  Australia berpeluang berlanjut. Duungan positif pasar juga bertambah setelah penjualan obligasi Portugal yang sukses mengindikasikan  negara tersebut tidak lagi bergantung pada bailout. 

• Bank sentral Australia mengejutkan pasar kemarin dengan memangkas suku bunganya ke level terendahnya, mengisyaratkan bahwa nilai  tukar Aussie yang tinggi telah menghambat sektor ekspor negara tersebut, yang berdampak pada melemahnya ekonomi. 

• Euro terapresiasi secara umum terhadap sejumlah rival utamanya berkat laporan optimis data industrial orders Jerman, namun prospek  berlanjutnya kebijakan  moneter  oleh ECB nampaknya  masih  akan membatasi  penguatan  euro.  Jerman melaporkan  kenaikan  industrial  orders 2,2% di bulan Maret, kontras dengan ekspektasi terjadi penurunan 0,5%. 

• Frankfurt's DAX <.GDAXI> menjadi indeks utama Eropa yang berhasil menembus level rekor tertinggi sejak 2007, mengikuti jejak dari S&P  500, yang telah mencatat rekor tertinggi sejak pertengahan April. 

• MSCI's global index <.MIWD00000PUS> menembus level tertinggi Juni 2008, setelah indeks saham Jepang, yang tutup pada hari Senin,  memberikan respon positif atas data ketenagakerjaan AS hari Jumat. Index MSCI tercatat naik 0,7% di 373,58.  

• Di  Wall  Street,  S&P  500  mencatat  rekor  tertinggi  intraday  high  di  1626,03  dan  Dow  industrials  ditutup  di  atas  15000  untuk  pertama  kalinya. Setelah tutup pasar di New York, Dow Jones industrial average <.DJI> naik 87,31 poin atau 0,58% di 15056,2, Sedangkan S&P 500  <.SPX> bertambah 8,46 poin atau 0,52% ke 1625,96 dan Nasdaq Composite <.IXIC> naik 3,66 poin atau 0,11% ke 3396,63.  

• Dengan ekonomi utama seperti Amerika Serikat bertahan dalam kondisi pemulihan yang tersendat‐sendat sementara yang lain berjuang  untuk mempertahankan pertumbuhan, bank sentral utama di seluruh dunia telah menunjukkan selama beberapa minggu terakhir bahwa  mereka berniat untuk menjaga stimulus mengalir dengan bebas untuk saat ini. 

• Bank sentral Australia memangkas suku bunga ke level terendah 2,75% pada hari Selasa dan mengisyaratkan bahwa mereka kemungkinan  akan  memangkas  lebih  lanjut.  Langkah  RBA  ini  dilakukan  sehari  setelah  Presiden  ECB  Mario  Drgahi  menegaskan  bahwa  ECB  siap  memangkas  suku  bunganya  kembali  jika  diperlukan,  setelah  memangkasnya  di  pekan  lalu.  Aussie  terakhir  tercatat  bergerak  di  sekitar  $1,0184, turun 0,6%. 

• Sementara euro menembus level intraday high di $1,3131 setelah rilis data ekonomi Jerman dan terakhir bergerak relatif flat di sekitar  $1,3076. 

• Portugal menjual 3 milyar euro obligasi tenor 10 tahun selama lebih dari 2 tahun terakhir, menempatkan negara itu di jalur untuk keluar  dari  bailout  secara  tepat  waktu  dan  memenuhi  syarat  untuk  program  dukungan  utang  dari  ECB.  Yield  obligasi  Portugal  naik  ke  5,532  persen dari 5,524 persen pada penutupan hari Senin. Sedangkan yield obligasi Spanyol dan Italia menurun sedangkan yield obligasi Jerman  (Bund yields) berada di level tertinggi hampir 4 minggu. 

• Harga  Treasury  AS  turun  dalam 3  sesi  berturut‐turut setelah  penjualan  obligasi  tenor  3  tahun  hanya  memberi  sedikit  kejutan, dengan  prospek pemulihan ekonomi disuramkan oleh lemahnya pertumbuhan ekonomi AS dan rencana stimulus pemerintah global. Yield untuk  Treasury tenor 10 tahun naik ke 1,78%, naik dari 1,76% levelnya di hari Senin dan tertinggi selama hampir 4 minggu. 

• Kekhawatiran terhadap menurunnya permintaan dari CIna telah menekan harga komoditas. Harga tembaga berjangka 3 bulan menembus  level  tertinggi  3  minggu  di  $7374  per  ton  sebelum  akhirnya  memangkas  keuntungannya  dan  bergerak  relatif  stabil  di  $7265.  Dalam  perdagangannya di hari Senin, tembaga mencatat prosentase kenaikan harian terbesarnya sejak Oktober 2011, meskipun harga menurun  8% tahun ini. 

• Namun harga minyak mentah turun seiring absennya indikasi menguatnya permintaan global. Harga minyak Brent turun 1,3% di $104,07  dan harga minyak mentah AS turun 0,7% di $95,45. 

• Sedangkan harga emas turun lebih dari 1% menyusul berlanjutnya outflow dari gold‐backed exchange‐traded funds setelah milyader John  Paulson menderita kerugian besar, sekitar 27% di bulan April. Harga emas turun 1,2% di $1451,65 per ons. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah lebih dari 1 persen Selasa lalu karena outflows dari gold‐backed exchange‐traded funds menunjukkan tidak adanya tanda‐tanda berkurang dan setelah berita milioner hedge fund John Paulson yang menderita kerugian sangat besar dalam gold fund‐nya bulan  April. 

• Optimisme  ekonomi  menggambarkan  pencatatan  ke  level  tertinggi  dalam  intraday  pada  indeks  ekuitas  S&P  yang  juga  menekan  emas  sebagai ketertarikan lindung nilai safe‐haven. 

• Logam mulia yang digunakan kebanyakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi disebabkan oleh stimulus bank sentral, juga mengabaikan  pemangkasan  tingkat  suku  bunga  oleh  bank  sentral  Australia  dan  tanda‐tanda  bahwa  kemungkinan  dapat  melakukan  lebih  banyak  terhadap stimulasi ekonomi. 

• "The  SPDR  gold  holdings  continue  to  decline,  and  that's  been  a  major  enemy  of  any  rally  attempts  here,"  kata  Bill  O'Neill,  mitra  pada  commodities investment firm LOGIC Advisors.       



OIL & COMMODITIES
• Brent crude oil melemah lebih dari 1 dollar pada sesi perdagangan Selasa seiring kekhawatiran tentang fundamental market oil, menahan  peningkatan di awal sesi perdagangan yang telah memacu pergerakan harga mendekati level penutupan 106 dollar/barel yang disebabkan  oleh rilis data perekonomian Jerman yang kuat dan kekhawatiran akan Timur Tengah. 

• Kekhawatiran akan terganggunya supply setelah serangan udara Israel terhadap Suriah dekat dengan Damaskus mendorong Brent pada  awal  sesi,  dan  karena  alas  an  tersebut  pergerakan  harga  mendekati  level  penutupan  tertinggi  dalam  sebulan  terakhir  setelah  harga  mengalami tiga hari rally terbesar sejak Agustus 2012. 

• "We're  getting  into  an  area  where  we've  had  such  a  strong  run‐up  in  price  over  the  past  few  days,  when  really  from  a  fundamental  standpoint it's hard to justify. We got up here on a lot of froth," ucap Stephen Schork, editor of The Schork Report di Pennsylvania.   

• Brent crude <LCOc1> melemah sebesar 1,06 dollar dengan level penutupan perdagangan di 104,40 dollar/barel. Selama sesi perdagangan  pergerakan  harga  sempat  menyentuh  level  105,94  dollar/barel.  Level  penutupan  perdagangan  tertinggi  sejak  11  April.  Brent  telah  mengalami rebound lebih dari 5 dollar/ barel sejak mengalami koreksi di bawah level 99 dollar/barel pada sesi perdagangan Rabu lalu.  

EURO ZONE
• Menteri keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble mengisyaratkan sikap yang lunak terhadap banking union Eropa Selasa lalu, mengatakan zona euro harus menekankan  kedepannya menggunakan hukum saat ini tanpa perubahan perjanjian.  

• Banking union adalah usaha yang kritis Eropa untuk mengatasi krisis sovereign debt yang rumit dari permasalahan bank‐bank zona euro. Langkah pertama melibatkan  penciptaan suatu pengawasan bank‐bank yang meluas di Eropa dibawah European Central Bank, untuk mengikuti skema dalam menutup atau menyelamatkan bank‐ bank yang berjuang.  

• Perancis tidak akan menunjukkan perlambatan reformasi ekonomi yang diikuti keputusan komisi Eropa memutuskan untuk memberikan negara lebih banyak waktu  untuk mencapai target bujet, Menteri Keuangan Perancis Pierre Moscovici mengatakannya dalam kunjungan ke Berlin.  

• "The flexibility accorded to us is not treated by us... as an incentive to relax the pace (of fiscal consolidation). We will continue our efforts to tackle the structural deficit,"  katanya. "France is a serious country conducting a credible policy, we do not renounce this (fiscal responsibility)."  

• Tetapi Menteri keuangan Perancis, berbicara pada sebuah universitas di Berlin datang bersama mitra Jermannya Wolfgang Schaeuble, juga mengatakan penyelesaian  keuangan publik seharusnya tidak menghambat partumbuhan. 


U.K.
• Sterling  terkoreksi  dari  posisi  di  sekitar  level  tertinggi  3  bulan  terhadap  euro  pada  hari  Selasa  setelah  rilis  lebih  baik  data  industrial  orders  Jerman  mendorong kenaikan pada mata uang tunggal Eropa. 

• Namun demikian, koreksi sterling ini nampaknya hanya sementara saja menyusul meningkatnya aktifitas ekonomi di Inggris dan ekspektasi bahwa BoE akan  mempertahankan kebijakan moneternya dalam beberapa bulan kedepan. Sedangkan kondisi kontras diperlihatkan oleh Eropa, setelah Presiden ECB Mario  Draghi hari Senin kemarin memberikan sinyal akan dilanjutkannya pemangkasan suku bunga jika kondisi ekonomi memburuk. 

• Industrial orders Jerman naik 2,2% di bulan Maret dari bulan Februari sebelumnya, bertolak belakang dengan ekspektasi terjadi penurunan 0,5%. 

• Euro naik 0,5% di 0,8450 pound, jauh di atas level terendah 3,5 bulan di 0,8398. 

• Sementara itu, Kepala Bank of  Canada Mark Carney akan menjabat sebagai Kepala Bank of England di awal Juli, dan sejumlah anlis termasuk Goldman  Sachs, memprediksi ia akan mengadopsi kebijakan moneter longgar yang agresif untuk merangsang pertumbuhan ekonomi Inggris. 

• Adapun data penting Inggris berikutnya yang akan disorot pasar adalah data industrial output periode Maret pada hari Kamis dan juga sidang BoE di hari  yang sama yang diprediksi tidak akan terjadi perubahan kebijakan suku bunga. Sedangkan indikasi yang lebih jelas mengenai perkembangan ekonomi di  Inggris diharapkan akan didapat berdasarkan laporan inflasi kuartalan bank sentral di pekan depan. 


JAPAN
• Menteri  keuangan  Jepang  mengatakan  pada  hari  Selasa  bahwa  akan  ada  waktu  beberapa  bulan  kedepan  sebelum  bursa  terlihat  dengan  jelas  terkena  dampak dari kebijakan pelonggaran moneter BoJ. 

• Yen bisa melemah dan pergerakan harga saham‐saham akan naik tiba‐tiba seiring akibat kebijakan BoJ yang melemahkan yen, tapi tren pergerakan harga  cenderung muncul beberapa bulan "setelah itu, Taro Aso mengatakan dalam konferensi pers bahwa "It has only been a month (since the BOJ rolled out  aggressive easing measures). There is nothing particular yet that I need to point out."   

• Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pada hari Selasa bahwa pemerintah akan berhati‐hati untuk membahas apakah kebijakan pelonggaran moneter  Jepang telah mulai meningkatkan mata pencaharian masyarakatnya dalam sebuah meeting penting akan perekonomian. 

• Abe  membuat  pernyataan  di  tengah  berkembangnya  kekhawatiran  bahwa  pelonggaran  bank  sentral  hanya  bisa  menaikkan  harga  konsumen  tanpa  pertumbuhan upah, karena BOJ telah berjanji untuk mencapai target inflasi 2 persen dalam dua tahun meskipun negara itu telah lama terperosok dalam  deflasi. 

• "We'll pay attention to whether (the BOJ's monetary easing measures) have led to income growth and created a virtuous circle that would improve the lives  of the people," Abe mengatakannya selama pertemuan Dewan Ekonomi dan Kebijakan Fiskal. 


AUSTRALIA
• Bank sentral dapat memberikan lebih besar pemangkasan tingkat suku bunga, setelah membuat pengurangan yang mengejutkan menghadapi pengaruh negatif dari tingginya  Australian dollar.  

• Reserve Bank of Australia (RBA) menurunkan tingkat suku bunga 25 basis poin ke level 2.75 persen Selasa lalu, ke level terendahnya yang tercatat dalam sejarah.  

• Gubernur  bank  sentral  Glenn  Stevens  mengatakan  dewan  menyetujui  kebutuhan  untuk  mendorong  pertumbuhan  dalam  ekonomi  dan  mengisyaratkan  dukungan  untuk  membawa stimulus kedepannya.  

• "The board has previously noted that the inflation outlook would afford scope to ease further, should that be necessary to support demand," katanya.  

• "At today's meeting the board decided to use some of that scope."  

• Treasuri Wayne Swan akan menyukai keuntungan pemangkasan tingkat suku bunga karena pemerintah federal mempersiapkan untuk membuat pilihan yang sulit dalam bujet  minggu depan.   

• Tetapi  grup  welfare  telah  menyerang  pemerintah  membocorkan  rencana  tersebut  untuk  menaikkan  keuntungan  keluarga,  sementara  itu  oposisi  menantang  treasuri  untuk  memberikan bujet yang sebenarnya minggu depan setelah lima tahun dalam kebingungan.  

• Bank  sentral  tidak  diekspektasi  untuk  memangkas  tingkat  suku  bunga  25  basis  poin  ke  level  2.75  persen  dalam  meeting  dewan  bulanan  Selasa  lalu,  mencatatkan  level  terendahnya dalam sejarah.  

• The  Australian  Chamber  of  Commerce  and  Industry  (ACCI)  mengatakan  RBA  telah  melakukan  suatu  yang  benar  dan  pemangkasan  suku  bunga  akan  mendorong  business  confidence. 


SWISS
• Dolar melanjutkan rally‐nya hingga mencatat intraday high di 0,9436 franc hingga akhirnya ditutup di sekitar 0,9400 franc. Faktor teknikal nampaknya lebih  dominan berpengaruh untuk kelanjutan penguatan dolar.  

• Sementara dari faktor fundamental masalah ketegangan politik antara Iran dan Siria ikut memberi dukungan bagi penguatan dolar yang saat ini dipandang  sebagai safe‐haven currency. 

• Pada hari Rabu ini, fokus pasar akan tertuju pada data CPI untuk periode April yang diprediksi akan stabil di level ‐0,6% dalam basis tahunan. 

• Dolar naik 0,2% terhadap franc Swiss di sekitar 0,9400 franc dibandingkan dengan posisi penutupan New York hari Senin. 

• Sedangkan euro juga naik 0,2% di sekitar 1,2295 franc setelah data industrial orders Jerman dirilis lebih baik dari perkiraan. 

Tuesday, May 7, 2013

Headline News 07.05.13



US & GLOBAL
• Dolar menguat terhadap yen dan euro pada hari Senin dan bursa saham AS ditutup pada rekor tertinggi baru menyusul prospek ekonomi  AS terlihat cerah pasca laporan data ketenagakerjaan AS pekan lalu. Saham keuangan pimpin penguatan Wall Street, dengan saham Bank  of America <BAC.N> naik 5,2% setelah mencapai penyelesaian dengan ikatan asuransi MBIA Inc. 

• Euro terkoreksi terhadap dolar setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ECB, yang baru saja memangkas suku bunganya pekan  lalu, tengah mencermati perkembangan rilis data dan siap untuk mengambil tindakan yang diperlukan. 

• Indeks PMI yang dirilis hari Senin kemarin menunjukkan resesi melanda zona euro dan pertumbuhan bisnis melambat di Cina, menambah  kondisi suram dari laporan pertumbuhan korporasi AS yang juga melambat di bulan April. 

• Banyak  kalangan  analis  memprediksi  terjadi  gerak  mundur  pada  ekuitas  AS  dalam  pekan‐pekan  saat  ini,  menyusul  indeks  S&P  500  berlanjut  mencatat  level  tertingginya.  Wall  Street  secara  umum  mampu  menghindari  koreksi  setelah  pelaku  pasar  melakukan  bargain  hunting. Penguatan yang terjadi di hari Senin melanjutkan apresiasi kuat saham sejak awal tahun ini. Mengakomodasi kebijakan moneter  yang telah mempertahankan suku bunga rendah, seperti halnya laporan keuangan yang sehat, telah mengangkat S&P 500 sebesar 13,5%  sepanjang tahun ini. 

• Data pekerjaan AS meningkat melampaui perkiraan di bulan April, dengan 165000 pekerjaan yang tersedia, dan perekrutan tenaga kerja  jauh  lebih  kuat  dibandingkan  dengan  yang  diperkirakan  dalam  2  bulan  sebelumnya,  demikian  pemerintah  AS  mengatakan.  Laporan  tersebut telah mengurangi kekhawatiran terhadap rilis data lainnya yang mengisyaratkan ekonomi AS kehilangan momentumnya. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> turun 5,07 poin atau 0,03% dan ditutup di 14968,89, sedangkan S&P 500 <.SPX> naik 3,08 poin atau  0,19% ke 1617,5 dan Nasdaq Composite <.IXIC> bertambah 14,34 poin atau 0,42% ke 3392,97.   

• MSCI world equity index <.MIWD00000PUS> naik kurang dari 0,1%, tertekan oleh pelemahan di sejumlah saham Eropa. Sedangkan Nikkei  futures <NKc1> yang berdenominasi dolar menembus level tertinggi 5 tahun yang baru. 

• Brent  crude  futures  <LCOc1>  berakhir  naik  1,2%  di  $105,46  menyusul  kekhawatiran  terhadap  pasokan  setelah  serangan  udara  Israel  terhadap Syria pada hari Jumat dan Minggu kemarin. Perdagangan terlihat fluktuatif seiring kekhawatiran terhadap buruknya data dari  Cina dan zona euro.  U.S. crude futures <CLc1> berakhir naik 0,6% di $96,16.  

• Dolar terapresiasi dalam 3 hari berturut‐turut terhadap yen dan semakin mendekati kesempatan untuk menembus level psikologi 100 yen  setelah rilis mengejutkan data pekerjaan AS pekan lalu memperkuat optimisme terhadap perekonomian AS. Yen merosot 0,3% ke 99,37  yen per dolar, setelah menembus 99,45 yen, level terendahnya sejak 25 April. Euro juga melemah terhadap dolar setelah komentar Draghi  mengenai  kemungkinan  dilakukan  pelonggaran  moneter  lanjutan  oleh  ECB,  meskipun  masih  bergerak  di  kisaran  pekan  lalu.  Euro  terkoreksi 0,3% ke $1,3077. 

• Harga Treasury AS turun, masih terpengaruh oleh hasil rilis data pekerjaan AS pekan lalu, dimana mendorong naiknya yield obligasi ke  level tertinggi dalam 3 pekan. Yield obligasi AS diprediksi masih akan tetap tinggi menyusul investor bersiap untuk suplai obligasi baru  senilai $72 milyar pekan ini. Yield Treasury tenor 10 tahun 1,76%, naik dari 1,74% pada hari Jumat dan naik dari 1,62% sebelum rilis data  pekerjaan. 

• Sementara itu, milyader Warren Buffett dalam wawancara dengan CNBC mengatakan ekonomi AS tengah memulih, namun suku bunga  rendah telah membuat obligasi menjadi sebuah "Investasi yang mengerikan" sementara saham tetap "terjangkau." 

• Harga emas melemah ditengah perdagangan yang tipis. Emas turun 0,1% di $1469 per ons 


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah dalam perdagangan yang sepi Senin lalu dari berlanjutnya outflows dalam bullion‐backed exchange‐traded funds, dan para  investor masih menekan pada ketertarikan lindung nilai terhadap inflasi setelah didorong oleh data lapangan kerja AS. 

• Volume  perdagangan  lebih  banyak  melemah  daripada  biasanya  pada  perdagangan  London  yang  ditutup  berkenaan  dengan  Bank  Day  Holiday. 

• Logam mulia kebanyakan menolak komentar dari Presiden ECB yang menegaskan ECB siap untuk memangkas tingkat suku bunga lagi jika  ekonomi zona euro merosot kedepannya. Minggu lalu, bank sentral memangkas tingkat suku bunga ke level terendahnya.  

• "We continue to believe exchange‐traded product outflows remain a key downside risk in the near term," kata Suki Cooper, precious metals  strategist pada Barclays Capital.  


OIL & COMMODITIES
• Brent crude oil menguat lebih dari 1 persen pada sesi perdagangan Senin, lebih dari 105 dollar/barel di tengah sesi perdagangan yang  cukup flutuatif seiring serangan udara Israel terhadap Syria mendorong kekhawatiran akan ketersedian pasokan minyak dari TImur Tengah  dan kekhawtiran akan melemahnya ekonomi global dapat membatasi permintaan akan minyak. 

• Brent crude <LCOc1> ditutup meningkat sebesar 1,27 dollar ke level 105,46 dollar/barel. Level penutupan perdagangan tertinggi sebesar  105,54 dollar/barel , nilai penutupan perdagangan tertinggi sejak 11 April. U.S. oil <CLc1> ditutup meningkat 55 sen ke level 96,16 dollar,  dari level tertinggi yang pernah dicapai pada 97,17 dollar/barel 

• Para trader berpendapat bahwa pergerakan harga Brent yang berkinerja baik akibat dampak dari tingkat sensitifitas bursa minyak Eropa   terhadap ketegangan yang terjadi di Timur Tengah 

• "At the end of the day, there's no reason for Brent gaining on U.S. crude if it weren't for this news [about Syria]," ucap Phil Flynn, energy  analyst di Price Futures Group, Chicago.  

• Pergerakan  harga  Brent  telah  meningkat  sebesar  9  persen  dalam  waktu  kurang  dari  tiga  pekan  sejak  mencapai  tahun  2013  dan  level  terendah  penutupan  perdagangan  sebesar  96,75  dollar/barel  pada  tanggal  18  April.  Pergerakan  harga  Brent  tertinggi  untuk  tahun  ini  sebesar 119,17dollar/barel  yang dicapai pada tanggal 8 Februari 

• "Crude oil fundamentals continue to tighten, with supply disappointing yet again," ucap beberapa Perbankan dalam sebuah laporan pada  di Senin. "The key risk remains weak demand."  


EURO ZONE
• Sentimen zona euro membaik pada bulan Mei karena pandangan investor pada outlook untuk blok mata uang bertahan mengikuti dua bulan penurunan yang dipicu ketidakpastian  pada Siprus dan Italia. Grup Sentix research Senin lalu mengatakan indeks bulanan mencatatkan sentimen investor pada 17‐negara blok mata uang yang naik ‐15.6 pada bulan Mei  dari level ‐17.3 pada April, hanya kurang dari konsensus pada polling Reuters dari ekonom sebesar ‐15.2.  

• "While investors' assessments of the economy for the euro zone are stabilising, those for Germany are clouding a little, albeit at a significantly higher level," Sentix mengatakannya  dalam suatu pernyataan.   

• European Central Bank dapat memangkas tingkat suku bunga pada kebijakan utamnay kedepannya setelah penurunan ke level terendahnya pada Kamis, anggota dewan eksekutif  ECB Benoit Coeure mengatakannya. Merespon dari penurunan dalam inflasi zona euro jauh dibawah level target yang hanya dibawah 2 persen dan naiknya tingkat pengangguran,  ECB menurunkan tingkat suku bunga hingga seperempat poin persentase menjadi 0.50 persen.  

• Sektor jasa Spanyol melemah pada bulan April pada fase tercepatnya tahun ini, suatu survei menunjukkan harga Senin lalu, karena penurunan ekonomi negara‐negara dan naiknya  pengangguran menekan pada sentimen konsumen dan bisnis baru. 

• Indeks Markit's Purchasing Managers' untuk sektor swasta perusahaan jasa, yang mana menyumbang hanya setengah dari gross domestic product tahun lalu, merosot 44.4 pada  bulan April dari 45.3 pada Maret.  

• Yunani membuat kemajuan pada pengurangan utang pemerintah dan membaiknya persaingan, tetapi kebutuhan untuk mengikuti melalui reformasi struktural untuk menjamin  recovery ekonomi, IMF mengatakannya Senin lalu setelah misi kunjungan negaranya. 

U.K.
• Data ketenagakerjaan AS pekan lalu ternyata masih memberikan dukungan positif bagi penguatan dolar di hari Senin, utamanya terhadap serling, meskipun  masih relatif terbatas. Data pekan lalu menunjukkan non‐farm payrolls AS naik 165000 di bulan April dan tingkat pengangguran turun ke level terendah 4  tahun  di  7,5%,  demikian  laporan  dari  Departemen  Tenaga  Kerja.  Payrolls  juga  mengalami  revisi  naik  di  2  bulan  sebelumnya,  yang  menggambarkan  bangkitnya pasar tenaga kerja AS. Data juga dirilis lebih baik dari perkiraan, yang sebelumnya diprediksi payrolls naik 145000 dan tingkat pengangguran  tetap di 7,6%. 

• Libur pasar Inggris berkenaan dengan perayaan Early May Bank Holiday maupun minimnya data dari AS telah memicu kisaran pergerakan yang sempit,  dimana rally sterling tertahan setelah gagal menembus di atas $1,5600. Sterling terakhir tercatat bergerak di kisaran $1,5545 atau melemah 0,2% terhadap  dolar dibandingkan penutupan New York hari Jumat. Sedangkan sterling berhasil menguat 0,2% terhadap euro di sekitar 0,8410 pound per euro. 

• Euro mengalami tekanan setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bank sentral tengah mencermati sejumlah data yang akan dirilis dan pihaknya  telah siap untuk mengambil langkah strategis berikutnya untuk mencegah memburuknya kondisi ekonomi. 


JAPAN
• Sektor‐sektor manufactur Jepang terkena dampak paling besar akibat melemahnya yen dan diharapkan akan merilis data pada pekan ini sebagai titik balik  dalam perjuangan panjang mereka untuk mempertahankan profitabilitas. Yen yang melemah tajam  akan memungkinkan beberapa raksasa otomotif dan  elektronik negara Jepang untuk merilis data pendapatan yang lebih kuat untuk tahun fiskal yang akan berakhir. 

• Para analis mengatakan bahwa Toyota Motor Corp akan mengumumkan data laba perusahaan yang cukup tinggi pada hari Rabu untuk tahun yang berakhir  31 Maret dan rekor tertinggi laba perusahaan yang dicapai sejak lima tahun yang lalu, sementara Sony Corp pada hari Kamis akan merilis data akan laba  perusahaan pertamanya setelah empat tahun kerugian. 

• Kebijakan BoJ cukup mengagetkan pasar global pada bulan lalu dengan rencananya untuk merilis dana sebesar 1,4 triliun dollar untuk mengakhiri hampir  dua dekade stagnasi dan deflasi, gelombang tambahan akan kebijakan  stimulus  quantitative easing oleh bank sentral, termasuk Federal Reserve AS dan  Bank of England . 

• "We have to be wary of the building up of the asset bubbles. Inflationary pressures are on a bit of an uptick," Rajat Nag mengatakan pada meeting tahunan  di New Delhi, Managing Director General di the Asian Development Bank. 


AUSTRALIA
• Penjualan ritel Australia kemungkinan akan berlanjut cukup baik dengan pemangkasan tingkat suku bunga, meskipun penurunan penjualan pada bulan Maret.  

• Penjualan  ritel  melemah  0.4  persen  pada  bulan  Maret,  dengan  barga‐barang  rumah  tangga  dan  pakaian  pengecer  menderita  penurunan  terbesarnya,  menurut  gambaran yang dirilis oleh Australian Bureau of Statistics Senin lalu.  

• Grup bisnis mengatakan pengurangan tingkat suku bunga lainnya dibenarkan dalam perdagangan yang tidak baik saat ini, yang mana terhambat oleh kekhawatiran  tentang potensi pemangkasan anggaran.   

• Data terbaru menunjukkan  bahwa  sementara para peritel  kemungkinan menikmati  omset terbesarnya  dalam enam tahun dalam tiga bulan pertama tahun 2013,  harga‐harga barang‐barang tidak seperti ekspektasi melemah pada bulan Maret.  

• Laporan lainnya menunjukkan kondisi diseluruh bisnis utama selama kuartalan ditingkat flat dilevel relatif lemah.  

• Treasuri Wayne Swan mengatakan rumah tangga telah siap diuntungkan dari pelemahan mortgage rates under Labor, karena bank sentral bersiap mengumumkan  keputusan terakhir dari kebijakan moneter.  

• Meeting  dewan  Reserve  Bank  of  Australia  (RBA)  Selasa  mendiskusikan  tingkat  suku  bunga,  tetapi  ekspektasi  ekonom  pasar  keuangan  meninggalkan  tingkat  suku  bunga unchanged pada level tiga persen.  

• Tetapi grup bisnis mempercayai pemangkasan di level 2.75 persen, atau melemah, akan dibenarkan.  



SWISS
• Data  ketenagakerjaan  AS  pekan  lalu  ternyata  masih  memberikan  dukungan  positif  bagi  penguatan  dolar  di  hari  Senin,  utamanya  terhadap  franc  Swiss,  meskipun masih relatif terbatas. Data pekan lalu menunjukkan non‐farm payrolls AS naik 165000 di bulan April dan tingkat pengangguran turun ke level  terendah 4 tahun di 7,5%, demikian laporan dari Departemen Tenaga Kerja. Payrolls juga mengalami revisi naik di 2 bulan sebelumnya, yang menggambarkan  bangkitnya pasar tenaga kerja AS. Data juga dirilis lebih baik dari perkiraan, yang sebelumnya diprediksi payrolls naik 145000 dan tingkat pengangguran tetap  di 7,6%. 

• Sementara  dari  dalam  negeri  dilaporkan,  dewan  kebijakan  SNB  Jean‐Pierre  Danthine  mengatakan  pada  hari  Minggu  kemarin  bahwa  bank  sentral  belum  melihat alasan untuk segera mengganti nilai batasan minimum nilai tukar EUR/CHF di 1,20 franc per euro. 

• Dolar menguat 0,3% ke sekitar 0,9380 franc dibandingkan dengan penutupan New York hari Jumat. Sedangkan euro bergerak relatif stabil terhadap franc  Swiss di sekitar 1,2270 franc. 

• Sejumlah data ekonomi Swiss yang akan dirilis pekan ini diantaranya data consumer confidence (Q2) dan unemployment rate (Apr) pada hari Selasa dan data  CPI (Apr) pada hari Rabu. Pasar akan mencermati seberapa kuat ekonomi Swiss menghadapi tekanan global khususnya terhadap suramnya kondisi ekonomi  zona euro yang merupakan mitra dagang utama negara tersebut.

Monday, May 6, 2013

Headline News 06.05.13


US & GLOBAL
• Dolar terapresiasi terhadap yen dan pasar ekuitas global menguat pada hari Jumat setelah pemerintah AS melaporkan data pertumbuhan  pekerjaan  yang  menggembirakan  di  bulan  April  yang  mana  telah  menambah  optimisme  terhadap  prospek  pemulihan  ekonomi,  mendorong saham Wall Street naik ke rekor tertingginya. 

• Non‐farm payrolls AS naik 165000 bulan lalu dan tingkat pengangguran turun ke level terendah 4 tahun di 7,5%, demikian laporan dari  Departemen  Tenaga  Kerja.  Payrolls  juga  mengalami  revisi  naik  di  2  bulan  sebelumnya, yang  menggambarkan  bangkitnya pasar tenaga  kerja AS. Data juga dirilis lebih baik dari perkiraan, yang sebelumnya diprediksi payrolls naik 145000 dan tingkat pengangguran tetap di  7,6%. 

• Indeks ekuitas AS dan Eropa naik sekitar 1% dalam sebuah rally yang mendorong indeks S&P 500 naik sekitar 5% dari level terendah April  hanya dalam kurun 11 sesi. Indeks S$P tercatat naik lebih dari 13% sepanjang tahun ini. Kedua indeks utama, S&P 500 dan Dow Jones  berhasil melampaui level psikologi untuk pertama kalinya, dengan S&P menembus di atas 1600 dan Dow menembus di atas 15000. 

• Dalam  sebuah  rally  yang  terjadi,  indeks  Russell  2000  <.RUT>  untuk  saham  kapitalisasi  kecil  dan  menengah,  menembus  level  tertinggi  sepanjang masa, dan Russell 1000 <.RUI> serta Russell 3000 <.RUA> juga menembus level tertinggi yang baru. 

• Harga minyak mentah, tembaga dan komoditas lainnya juga mengalami kenaikan, menyusul rilis optimis data ketenagakerjaan AS telah  membangkitkan kepercayaan investor terhadap meningkatnya permintaan. Harga tembaga naik lebih dari 6%. Sementara harga obligasi  pemerintah, yang biasanya berlaku sebagai aset aman resiko, jatuh pasca rilis data payrolls. 

• Rilis optimis data payrolls telah mengimbangi laporan buruk data sektor jasa AS yang turun di bulan April ke level terendah 9 bulan. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 142,38 poin atau 0,96% di 14973,96. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik  16,83  poin  atau  1,05%  di  1614,42.  Sementara  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  menguat  38,01  poin  atau  1,14%  di  3378,63.  Dalam  sepekan, Dow tercatat naik 1,8%, S&P bertambah 2%, dan Nasdaq naik 3% dalam kenaikan mingguan terbesarnya sejak pekan pertama  tahun ini. 

• Di Eropa, FTSEurofirst 300 <.FTEU3> naik 1% ke 1218,60, level penutupan tertinggi sejak Juni 2008.  

• MSCI's all‐country world equity index <.MIWD00000PUS> naik 0,81% ke 370,90.  

• Dolar menguat 1,1% terhadap yen ke 99,03 yen, mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam 2 pekan terakhir, sementara euro rebound  sehari setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan ECB secara teknikal siap untuk memberlakukan suku bunga deposito negatif. Euro  tercatat naik 0,4% ke $1,3115. 

• German Bund futures <FGBLc1> berakhir melemah 101 poin di 146,15sementara Treasury AS tenor 10 tahun turun 1 3/32 dengan yield  1,7434 persen. 

• Brent crude <LCOc1> ditutup menguat $1,34 di $104,19 per barel, sementara U.S. crude <CLc1> naik $1,62 di $95,61 per barel.   

• Harga  tembaga  berjangka  di  London  Metal  Exchange  ditutup  di  $7265  per  ton,  naik  dari  posisi  penutupan  di  $6848  pada  hari  Kamis.  Tembaga telah naik lebih dari 6%, kenaikan harian terbesarnya sejak akhir Oktober 2011, dan mencatat intraday high di $7289 per ton. 

• Harga  emas  diperdagangkan  di  sekitar  titik  impasnya,  memangkas  keuntungan  awalnya  pasca  rilis  data  payrolls,  yang  mana  telah  mengurangi peluang The Fed untuk menjalankan program stimulusnya dalam waktu dekat. Harga emas naik $2,57 ke $1468,80 per ons.  Sedangkan untuk harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Juni turun $3,40 di $1464,20 per ons. 

• Laporan data ketenagakerjaan yang positif tersebut muncul hanya sebulan setelah Bank Sentral Jepang (BOJ) berjanji akan menyuntikkan  dana sekitar $1,4 trilyun kedalam ekonomi Jepang untuk mamcu pertumbuhan dan mengakhiri deflasi. 

• Melalui peningkatan likuiditas, tiga bank sentral utama dunia ini telah memicu rally di pasar saham dan obligasi yang telah mendorong  banyak indeks utama kembali ke level sebelum krisis keuangan dimulai. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  ditutup  flat  Jumat  lalu,  menghapus  kenaikan  awalnya  setelah  lebih  cepat  dari  ekspektasi  pertumbuhan  lapangan  kerja  yang  mengurangi kebutuhan dari the Fed untuk mendorong stimulus moneter. 

• Emas mencatatkan kenaikan 0,3 persen dalam mingguan, memperluas rally minggu lalu yang lebih dari 4 persen.  

• Logam  mulia  mendapat  tekanan  karena  indeks  S&P  dan  Dow  industrials  mengalami  rally  dalam  intraday  setelah  data  menunjukkan  nonfarm payrolls AS naik 165.000 bulan lalu dan jobless claims melemah 7.5%, level terendahnya sejak Desember 2008. 

• "If we continue to get consistently good job numbers, I would imagine the precious metal markets will start to come off more aggressively,"  kata Matthew Schilling, commodities broker pada futures brokerage RJ O'Brien.  



OIL & COMMODITIES
• Harga minyak melonjak lebih dari $ 1 ke level tertinggi dalam tiga minggu terakhir pada hari Jumat, didorong oleh pertumbuhan lowongan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan di Amerika Serikat yang mengangkat prospek permintaan yang kuat terhadap konsumen minyak terbesar
dunia.

• U.S. payrolls meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan April, mendorong tingkat pengangguran ke level terendah empat tahun sebesar 7,5
persen, mengurangi kekhawatiran tentang perlambatan tajam dalam perekonomian.

• Brent crude <LCOc1> menguat sebesar 1,34 dollar atau 1,3 persen ditutup pada level 104,19 dollar/barel setelah menguat hingga level tertinggi mendekati 105 dollar/barel. Kontrak melonjak sebesar 2,9 persen pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa memotong suku bunga ke rekor
terendah. Kontrak berjangka minyak telah meningkat lebih dari 4 persen dalam dua hari, level penguatan kontrak berjangka terbaik sejak awal November.

• U.S. crude <CLc1> ditutup menguat sebesar 1,62 dollar atau 1,7 persen ke level 95,61 dollar/barel, level penutupan kontrak berjangka tertinggi sejak 3 April.

• "I think the tone for the day was set by the employment numbers, and certainly the new highs in the S&P 500 helped to generate a wider risk‐on trade flow," ucap Tim Evans,seorang analis sektor energy di Citi Futures Perspective.

• Rilis data manufaktur China yang melemah, negara terbesar No 2 konsumen minyak dunia, masih mengaburkan prospek permintaan global akan minyak.

• "I think the PMIs (purchasing manager indexes) which we've seen this week still remind us that in China we need to see further evidence of stabilization. And in the United States we want to see signs that are a little less stop‐start," ucap Ben Taylor analis dari Sydney‐based CMC Markets.


EURO ZONE
• Inflasi zona euro kemungkinan akan anjlok kedepannya karena tekanan harga melemah untuk mendekati level terendahnya dalam tiga tahun pada bulan Maret, suatu indikator yang didesain  untuk memprediksi tren siklikal yang ditunjukkan Jumat lalu. Eurozone Future Inflation Gauge (EZFIG), yang dipublikasikan oleh Economic Cycle Research Institute, anjlok menjadi 92.4 dari bulan  February yang besarnya 92.8, seperti sama dengan indikator nasional yang turun di Jerman, Perancis dan Spanyol.  

• "The EZFIG declined in its latest reading and is hovering just above January's 35‐month low. This suggests that euro zone inflation will weaken further in the coming months," kata Lakshman  Achuthan, kepala operasional ECRI's. Inflasi dalam 17‐negara blok tersebut merosot ke level 1.2 persen bulan lalu, level terendahnya dalam tiga tahun, data flash menunjukkannya. 

• Producer prices zona euro melemah untuk pertama kalinya dalam empat bulan pada Maret dengan biaya energi yang rendah alasan utama untuk penurunan, gambaran yang dirilis pada Jumat  lalu. 

• Pengambil kebijakan European Central Bank menurunkan peringkat dari prospek untuk bank memangkas tingkat suku bunga deposito dibawah nol dalam waktu dekat, mengatakan hanya salah  satu dari beberapa kemungkinan pengobatan dari sakitnya perekonomian zona euro.  

• Slovenia tidak akan membutuhkan financial bailout jika bereaksi cepat untuk menurunkan defisit bujet, meskipun tujuan Uni Eropa diluar jangkauan dalam jangka pendeknya, pejabat utama Uni  Eropa mengatakannya. "Slovenia's economic situation is still manageable provided that decisive action is taken, without unnecessary delay, to reverse this negative economic trend," EU Economic  and Monetary Affairs Commissioner Olli Rehn mengatakan dalam konferensi berita. Rehn mengatakan Slovenia kemungkinan mendapatkan lebih banyak waktu untuk mencapai target bujet Uni  Eropa jika menghadirkan strategi reformasi untuk sebesar 7 milyar euro ($9.15 milyar) dari bad loans dalam sektor keuangan. 


U.K.
• Sterling  menguat  terhadap  dolar  pada  hari  Jumat  setelah  data  menunjukkan  sektor  jasa  Inggris  mengalami  ekspansi  terpesatnya  dalam  8  bulan.  Dolar  menguat  mendekati  level  tertinggi  2‐1/2  bulan  dan  mencatat  kenaikan  mingguan  keduanya  secara  berturutan  setelah  data  mengurangi  peluang  berlanjutnya  kebijakan  moneter longgar oleh BoE.  

• Indeks PMI sektor jasa Inggris untuk periode April  naik ke 52,9, melampaui ekspektasi 52,4. Data tersebut melanjutkan rilis optimis data PMI sektor konstruksi dan  manufaktur sebelumnya. 

• Sterling naik 0,2% ke sekitar $1,5565, setelah mencatat intraday high di $1,5601, mendekati level puncak hari Rabu di $1,5607. Sedangkan sterling melemah terhadap euro, dimana mata uang tunggal Eropa tercatat naik 0,2% di sekitar 0,8422 pound. 

• Rilis optimis data PMI telah mengindikasikan ekonomi Inggris melanjutkan pemulihannya di kuartal kedua setelah data pekan sebelumnya menunjukkan ekonomi  mengalami pertumbuhan melampaui perkiraan di kuartal pertama tahun ini. 

• Pekan ini pasar akan menantikan hasil sidang BoE pada hari Kamis yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya di level 0,5%.  



JAPAN
• Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan pada hari Jumat bahwa Jepang telah mengeluarkan cadangan devisanya guna berinvestasi pada obligasi yang diterbitkan oleh  negara‐negara besar di Asia Tenggara. Pembelian obligasi ini adalah bagian dari strategi yang bertujuan untuk memperkuat pasar obligasi regional. 

• Aso  berbicara  setelah  pertemuan  pertama  bersama  para  menteri  keuangan  dan  gubernur  bank  sentral  dari  kedua  belah  pihak  seiring  Jepang  berusaha  untuk  mengambil  keuntungan dari pertumbuhan negara Asia yang sedang berkembang untuk merevitalisasi ekonomi sendiri. 

• "I hope Japan and ASEAN countries will build a win‐win relationship to achieve economic growth and that it will contribute to growth and development of Asia as a whole," Aso  mengatakan pada konferensi pers setelah pertemuan. 

• Beberapa pejabat mengatakan bahwa Jepang berharap aksi pembelian atas the index fund akan mengkatalisasi investasi swasta di pasar obligasi Asia, yang jauh kurang likuid  dibandingkan dengan di negara maju. Tokyo dapat mempertimbangkan pembelian masa depan tergantung pada situasi.  

• To stave off a recurrence of financial crises in the region, Japan and the major ASEAN economies will consider enhancing bilateral swap arrangements to provide extra liquidity  should their currencies come under attack. 

• Untuk mencegah terulangnya krisis keuangan di kawasan ini, Jepang dan negara utama ekonomi ASEAN akan mempertimbangkan meningkatkan bilateral swap arrangement  untuk menyediakan likuiditas tambahan mata uang dimana mata uang mereka terkena dampaknya. 

• Jepang  telah  menyimpulkan  pengaturan  swap  dengan  Indonesia  dan  Filipina,  dan  sedang  mempertimbangkan  memasuki  kembali  perjanjian  dengan  Malaysia,  Thailand  dan  Singapura yang berakhir dalam beberapa tahun terakhir. 


AUSTRALIA
• Reserve Bank fo Australia kemungkinan memangkas tingkat suku bunga ke level terendah yang belum pernah dilihat sebelumnya tahun ini, tetapi para ekonom tidak memikirkan  pergerakan  itu  akan dilakukan  pada bulan ini. Tidak  satupun dari survei 13 ekonom oleh AAP mengekspektasi  RBA untuk memangkas  tingkat suku bunga pada 7 Mei  dalam  meeting dewannya, meskipun kebanyakan mengatakan pemangkasan terjadi tahun ini.  

• Ekspektasi  kedepannya  pemangkasan  tingkat  suku  bunga  telah  bertumbuh  bulan  lalu  diikuti  kenaikan  pada  tingkat  pengangguran  dan  kekecewaan  gambaran  home  build  approvals, hingga berita terbaru inflasi masih dalam kendali.  

• Pemangkasan pembelanjaan pemerintah dan melambatnya pertumbuhan dalam sektor pertambangan adalah pukulan buruk bagi sektor jasa Australia.  

• Indeks dari Australian Industry Group/Commonwealth Bank Australian Performance of Services (PSI) menunjukkan aktivitas dalam sektor jasa mengalami kontraksi pada bulan  April pada fase tercepatnya sejak bulan Desember 2012.  

• Tresuri Federal Wayne Swan tidak akan menyuarakan peringatan pada inflasi ketika dia melepas bujet federal, dengan beberapa tanda‐tanda bisnis yang menyampaikan kenaikan  biaya terhadap konsumen.  

• Data terbaru menunjukkan harga pada keputusan pabrik yang masih tetap tenang, bersyukur dari penguatan Australian dollar yang membatasi biaya impor komponen.  



SWISS
• Dolar menguat mendekati level 0,9400 franc pada hari Jumat setelah rilis menggembirakan data ketenagakerjaan AS kian menambah optimisme pelaku pasar terhadap  prospek pemulihan ekonomi, sebelum akhirnya ditutup relatif flat. Data pekerjaan AS dirilis di atas ekspektasi di bulan lalu, dengan non‐farm payrolls naik 165000,  sementara data bulan sebelumnya direvisi naik. Tingkat pengangguran juga turun ke level terendah 4 tahun di 7,5%. 

• Dolar ditutup flat terhadap franc Swiss di 0,9350 franc, setelah mencatat intraday high di 0,9398 franc. Rally dolar kehilangan momentumnya setelah data lainnya  menunjukkan pertumbuhan sektor jasa AS melambat di bulan April ke level terlemahnya dalam 9 bulan, sementara factory orders turun tajam di bulan Maret. 

• Sejumlah data ekonomi Swiss yang akan dirilis pekan ini diantaranya data consumer confidence (Q2) dan unemployment rate (Apr) pada hari Selasa dan data CPI (Apr)  pada  hari Rabu. Pasar akan  mencermati  seberapa kuat ekonomi  Swiss menghadapi tekanan global khususnya terhadap suramnya  kondisi ekonomi zona euro  yang  merupakan mitra dagang utama negara tersebut.