title cover

title cover

Monday, May 27, 2013

Headline News 27.05.13

US & GLOBAL
• Pasar ekuitas global terkoreksi pada hari Jumat menyusul kekhawatiran The Federeal Reserve kemungkinan mengurangi program stimulus  yang mana telah mengangkat saham, sementara dolar rebound terhadap euro setelah rilis yang lebih baik pada data durable goods orders  untuk bulan April. 

• Wall  Street  memangkas  kerugian  awalnya  dan  mendekati  break‐even,  dengan  Dow  berhasil  bertengger  di  teritorial  positif  pada  sesi  penutupan, mengisyaratkan keinginan pasar untuk tetap menjaga rally pada ekuitas. 

• "This has been happening all week. Investors are taking advantage of down days to put more cash to work, especially when the decline is  not based on something fundamental," kata Tim Ghriskey, chief investment officer of Solaris Asset Mangement di Bedford Hills, New York.  

• Bursa  saham  AS  dan  Eropa  mencatat  koreksi  mingguan  pertamanya  dalam  5  pekan  terakhir  setelah  testimoni  Ketua  The  Fed  Ben  Bernanke sebelumnya di pekan kemarin memicu spekulasi bahwa bank sentral AS akan segera mengurangi stimulus moneternya. Program  pembelian  Treasury  dan  sekuritas  berbasis  hipotek,  yang  dianggarkan  tiap  bulannya  sebesar  $85  milyar,  telah  menjadi  anugerah  bagi  pasar ekuitas dan aset beresiko lainnya. 

• Bernanke's  congressional  testimony  on  Wednesday  and  the  release  that  day  of  minutes  from  the  latest  Fed  policy‐setting  meeting  produced a shift that "reintroduced a sense of caution that has long been absent" in markets, ujar Peter Kenny, chief market strategist  pada Knight Capital di Jersey City, New Jersey.  

• The  Fed  minutes  menunjukkan  sejumlah  dewan  kebijakan  bank  sentral  berkeinginan  untuk  mempertimbangkan  langkah  pengurangan  pembelian obligasi paling cepat pada sidang The Fed bulan Juni mendatang. 

• "Now the market has heard Bernanke and seen the minutes and we're seeing some better data, the market is going to start to decide  where  they  think  the  Fed  is  going,  sooner  than  later,"  kata  Jason  Rogan,  managing  director  of  Treasuries  trading  pada  Guggenheim  Partners di New York.  

• Indeks ekuitas global MSCI turun 0,06%, sementara indeks saham Eropa, FTSE Eurofirst 300 index <.FTEU3>, turun 0,27% ke 1226,58.  

• Di Wall Street, Dow Jones industrial average <.DJI> naik 8,60 poin atau 0,06% di 15303,10. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  melemah 0,91 poin atau 0,06% di 1649,60. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 0,27 poin atau 0,01% di 3459,14.  

• Harga emas awalnya naik namun kemudian mengalami koreksi. Harga emas tercatat turun $6,99 per ons di $1383,70. Sedangkan untuk  harga emas berjangka COMEX pengiriman Juni ditutup di $1386,6, turun $5,20. 

• Order untuk produk manufaktur AS naik melampaui perkiraan di bulan April, memberikan harapan pelemahan di sektor manufaktur akan  segera  reda.  Order  baru  unutk  barang  tahan  lama  (durable  goods  orders)  meningkat  3,3%  di  bulan  April,  demikian  laporan  dari  Departemen Perdagangan AS, dan untuk data bulan Maret mengalami revisi turun tipis dari laporan awalnya. 

• Dolar melanjutkan koreksinya terhadap yen Jepang di akhir sesi dan mencatat koreksi mingguan terburuknya dalam 3 tahun. Sementara  euro terakhir  tercatat  melemah  0,05%  terhadap  dolar  di  $1,2928.  Sedangkan  terhadap  yen,  dolar  terakhir  tercatat  melemah  0,94% di  101,07  yen.  Awalnya,  euro  menguat  terhadap  dolar  setelah  indeks  Ifo  Jerman  menunjukkan  kepercayaan  bisnis  meningkat  melebihi  perkiraan  di  bulan  Mei.  Data  mengisyaratkan  bahwa  ekonomi  Jerman  tengah  membaik,  dan  kebijakan  moneter  longgar  zona  euro  kemungkinan akan berkurang. 

• Harga minyak berhasil rebound di akhir sesi New York setelah sebuah laporan menunjukkan terhentinya unit produksi bensin pada sebuah  pengilangan  minyak dan pelaku pasar membeli kontrak minyak untuk meng‐cover posisi jual menjelang libur panjang akhir pekan di AS. 

• Genscape melaporkan pihak mendeteksi terhentinya kilang yang memproduksi fluid catalytic cracker sebesar 70.000 per hari pada kilang  Irving Oils yang memiliki kapasitas produksi 300.000 barel per hari (bph) di  St. John's, Kanada. Genscape adalah penyedia jasa informasi  energi untuk pasar keuangan dan komoditas. Brent <LCOc1> naik 20 sen di $102,64 per barel dan U.S. crude <CLc1> turun 10 sen di $94,15  per barel.  

• Harga Treasury AS naik menyusul pelaku pasar mengevaluasi kembali kemungkinan The Fed menarik pembelian obligasinya dan apakah  koreksi yang terjadi telah berakhir. Treasury tenor 10 tahun naik 1/32 dengan yield menjadi 2,0107 persen. 



GOLD & COMMODITIES
• Emas  berbalik  turun  tipis  Jumat  lalu  karena  beberapa  investor  keluar  dari  posisinya  dimana  kedepannya  libur  panjang  AS,  tetapi  mencatatkan kenaikan persentase terbesar mingguan dalam bulanan, didukung penurunan pada pasar saham dan pelemahan dollar. 

• Komentar dari pejabat the Fed yang ditekan pembicaraan bank sentral AS mengarah pada pembatasan stimulus moneter yang menekan  harga emas, yang mana berada dalam kisaran yang sempit. 

• "A weaker dollar combined with continued QE, some physical buying at the lower levels out to China in particular, all of those factors have  helped gold in the last few days," ungkap Robin Bhar, analis metals pada Societe Generale Group di London.  

• "There's a lot of uncertainty. There's still no better than 50/50 chance that the Fed will unwind its stimulus or that the economy performs as  they expect it will," kata Bhar.       



OIL & COMMODITIES
• Pergerakan harga Brent oil bergerak perlahan lebih tinggi pada hari Jumat, menjelang libur panjang akhir pekan di Amerika Serikat, tetapi  persentase penurunan mingguan masih yang terbesar lebih dari sebulan. 

• Brent  dan  U.S.  crude  AS  menutup  transaksi  akhir  pekan  dengan  melemah  sebesar  2  persen,  seiring  para  investor  melakukan  aksi  jual  akibat dari persediaan U.S. crude oil yang tinggi, kekhawatiran akan perlambatan perekonomian China sebagai No 2 konsumen minyak  dunia,  dan  kekhawatiran  bahwa  Federal  Reserve  akan  menghentikan  kebijakannya  akan  pembelian  obligasi.  Penurunan  yang  terjadi  adalah persentase penurunan mingguan terbesar sejak 19 April. 

• Kontrak berjangka  Brent crude oil<LCOc1>, ditutup menguat 20 sen ke level 102,64 dollar/barel, setelah ditransaksikan antara nilai 101,65  dollar hingga 102,79 dollar. 

• Kontrak berjangka U.S. crude oil <CLc1> ditutup melemah 10 sen dengan nilai 94,15 dollar/barel, namun masih berada di atas MA‐100  hari, setelah sempat ditransaksikan pada level terendah dengan nilai 93,04 dollar.  


EURO ZONE
• Parlemen Slovenia memilih Jumat lalu untuk mengubah konstitusi untuk menjamin pemerintah menjalankan keseimbangan anggaran dari tahun 2015, bagian dari usaha reformasi  ekonomi untu menjamin negara zona euro tidak akan membutuhkan bailout.  

• Itu  juga  memperketat  peraturan  dalam  referendum,  yang  mana  tidak  lagi  akan  diselenggarakan  pada  undang‐undang  yang  melibatkan  pajak,  bujet  atau  hak  azasi  manusia.  Referendum yang dikendalikan oleh serikat dagang dan partai‐partai politik yang telah digunakan untuk memblok tujuan reformasi pada masa lalu.   

• Slovenia berjuang untuk menekan defisit bujet yang yang telah meningkat sejak krisis global merusak ekonomi yang didorong oleh ekspor dan perkiraan untuk menggandakan  tahun ini menjadi 7.9 persen dari output.  

• Morale di industri manufaktur Perancis membaik lebih dari ekspektasi pada bulan Mei tetapi memperluas business confidence di negara ekonomi terbesar Eropa yang bertahan  melemah sejak Agustus 2009, survei menunjukkannya Jumat lalu. Kantor statistik nasional INSEE mengatakan bahwa indikator dari morale dalam sektor manufaktur naik 92 dari 88  bulan April, menekan ekspektasi ekonom dengan 89.  

• Consumer  morale  Italia melemah  tidak seperti ekspektasi pada bulan  Mei meskipun  pemangkasan  pajak yang dijanjikan dari  pemerintah baru dari  persetujuan  peringkat  yang  sudah merosot.  

• Irlandia akan menggarisbawahi program dari lelang obligasi regular berikutnya tahun ini untuk menghilangkan keraguan yang telah sepenuhnya kembali ke pasar modal, ketua  ekonom dari badan obligasi negara yang mengatakannya Jumat lalu. 


U.K.
• Sterling  berhasil  rebound  pada  perdagangan  akhir  pekan  kemarin  seiring  melemahnya  dolar  yang  dipicu  volatilitas  pada  pasar  saham  dan  belum  jelasnya  arah  kebijakan moneter The Fed selanjutnya. 

• Setelah mencatat koreksi yang cukup terbatas di $1,5063, sterling kemudian rebound hingga mencatat intraday high di $1,5142 dan ditutup di $1,5130, atau naik  0,15%. 

• Dengan liburnya pasar Inggris pada hari Senin dan minimnya data pada pekan ini, maka sterling masih akan bergerak range bound dan faktor eksternal nampaknya  yang akan lebih dominan menggerakkan sterling. 

• Data ekonomi Inggris yang dirilis belakangan ini menunjukkan terjadinya pemulihan ekonomi, meskipun masih rapuh dan BoE terlihat menahan diri dari program  pembelian obligasi, dengan hasil minutes hari rabu lalu menunjukkan hanya 3 anggota MPC‐BoE yang menghendaki untuk dilanjutkannya kebijakan moneter longgar  pada bulan Mei. 

• Namun calon gubernur BoE yang baru, Mark Carney, nampaknya lebih cenderung untuk mengadopsi kebijakan moneter longgar yang agresif, dimana berpotensi  menekan sterling. 

• Kalangan  strategis  di  BNP  paribas  memprediksi  Carney  akan  men‐trigger  tambahan  100  milyar  pound  dalam  program  quantitative  easing  di  bulan  Agustus  dan  memprediksi sterling bakal anjlok hingga ke $1,45 di akhir kuartal ketiga. 

• Euro tercatat ditutup melemah 0,15% terhadap sterling di 0,8547 pound, setelah mencatat intraday high di 0,8597 pound yang merupakan level tertingginya sejak 17  April ketika muncul rilis data Ifo Jerman periode Mei. 

JAPAN
• Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda mengatakan pada hari Jumat bahwa bank sentral akan melakukan upaya untuk mencegah volatilitas di pasar obligasi melalui operasi  pasar fleksibel dan komunikasi ditingkatkan dengan para pelaku pasar. 

• "We don't have specific targets for stock prices or currency rates, and I won't comment on daily moves," Kuroda mengatakan pada sebuah seminar di Tokyo. 

• "As for the bond market, where the BOJ is directly involved in through market operations, stability is extremely desirable," ucap  Kuroda.  

• Menteri Keuangan Taro Aso mengatakan pada hari Jumat bahwa Jepang akan mencoba untuk meningkatkan kredibilitasnya tentang perekonomian agar keluar dari  deflasi yang terjadi hampir selama dua dekade, sehari setelah indeks Nikkei terpuruk sebesar 7 persen. 

• Aso mengatakan dalam konferensi pers, "Japan's credibility would increase if Japan can end a prolonged recession coupled with asset deflation", dengan menerapkan  kebijakan moneter Perdana Menteri Shinzo Abe yang disebut  "three arrows"   

• Pernyataan  Aso  menyarankan  kepada  para  pembuat  kebijakan  Jepang  percaya  bahwa  harga  saham  akan  kembali  menguat  di  tengah  berlanjutnya  harapan  akan  pemulihan perekonomian. 

• "three  arrows"  bagian  dari  kebijakan  perekonomian  yang  dikenal  denagn  istilah  "Abenomics,"  terdiri  dari  pelonggaran  moneter  secara  drastis,  proyek‐proyek  pekerjaan umum skala besar dan strategi pertumbuhan, dimana pemerintah telah berjanji untuk menyempurnakan keibjakan tersebut pada pertengahan bulan Juni. 


AUSTRALIA
• Pemerintah federal membutuhkan untuk memulihkan consumer confidence dengan menyelamatkan lapangan kerja dan mengurangi birokrasi, dikatakan Australia's  peak retail group.  

• The Australian Retailers Association (ARA) juga menyebutkan untuk memangkas pajak dan gambaran dari GST untuk membantu peritel yang menghadapi lingkungan  operasi yang menantang dalam pengajuan (pemilihan) pendahuluan yang dirilis di Melbourne Jumat lalu.  

• Presiden  ARA  Roger  Gillespie  menyebutkan  untuk  manajemen  ekonomi  yang  lebih  baik  dari  pemerintah  federal,  mengatakan  biaya  dalam  melakukan  bisnis  di  Australia dilarang.  

• Partai Buruh dan koalisi akan memfokuskan pada bujet federal dalam dua minggu mendatang dari parliamentary sittings di Canberra.  

• Sementara itu pemerintah bertujuan akan melewati langkah‐langkah pokok bujet seperti bonus kelahiran bayi, mendorong tahap awal asuransi kesehatan swasta dan  membayarkan untuk sekolah dan reformasi disability, koalisi akan mengawasi pembelanjaan dan pajak pada sidang Senat.  

• Harga  obligasi  Australia  melemah  karena  para  trader  ditekan  penurunan  pasar  ekuitas  terhadap  kemungkinan  the  Fed  AS  akan  memulai  mengurangi  program  pembelian aset‐aset.  

• Biaya pembuatan mobil di Australia tinggi dan berkurangnya manufaktur dari Ford harus memfokuskan perhatian pada industri, dikatakan bos Holden Mike Devereux.  



SWISS
• Dolar  mencatat  koreksi  terendahnya  selama  sepekan  lebih  terhadap  franc  Swiss  pada  perdagangan  hari  Jumat  dipicu  volatilitas  pada  pasar  saham  dan  belum jelasnya arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya. 

• Dolar mencatat koreksi 0,7% terhadap franc Swiss ke 0,9615 franc, sedangkan euro merosot 0,8% ke 1,2432 franc. 

• Spekulan mata uang menaikkan taruhan mereka untuk pembelian dolar di pekan terakhir ke level tertingginya sejak akhir Juni 2008, berdasarkan data dari  Commodity Futures Trading Commission yang dirilis hari Jumat. Nilai untuk posisi beli dolar naik menjadi $41,0 milyar di pekan per 21 Mei, dari posisi pekan  sebelumnya di $32,27 milyar. Jumlah total mencatat nilai tertingginya untuk kontrak beli bersih pada dolar sejak Reuters mulai mendata seluruh posisi dolar  di speculative market di medio Juni 2008. 

• Namun demikian, franc Swiss masih berpotensi melemah seiring dengan meredanya resiko pada ekonomi zona euro dan menguatnya perekonomian AS. 


• Pekan ini, pasar akan menyoroti rilis data PDB‐Q1 Swiss yang akan dirilis hari kamis dan juga data KOF pada hari Jumat.  

Thursday, May 23, 2013

Headline News 23.05.13

US & GLOBAL
• Saham, obligasi dan mata uang bergerak liar pada hari Rabu, menyusul testimoni dari Ketua The Fed Ben Bernanke gagal memberikan  gambaran jelas yang mana investor berharap akan ada kelanjutan dari program pembelian obligasi bank sentral AS, dengan sentimen yang  berkembang mengarah pada kemungkinan akan dilakukan pengurangan pembelian obligasi. 

• Pernyataan Bernanke di depan Kongres AS bahwa pembelian obligasi masih akan dilanjutkan sementara ini, awalnya mendorong kenaikan  tajam  bursa  Wall  Street  dan  memicu  koreksi  dolar.  Namun  bursa  kemudian  melemah  dan  dolar  melejit  ke  level  tertinggi  4‐1/2  tahun  terhadap  yen  setelah  Bernanke  mengatakan  jika  ekonomi  terus  berlanjut  membaik,  “Kami  akan  mulai  mengurangi  pembelian  obligasi  dalam beberapa pertemuan The Fed mendatang”. 

• Wall Street mencatat koreksi harian tertajanya sejak 1 Mei, setelah awalnya naik lebih dari 1% dan menempatkan Dow dan S&P 500 di  level tertingginya yang baru. Koreksi kemudian berlanjut setelah minutes dari sidang terakhir The Fed menyebutkan sejumlah petinggi  bank sentral membuka peluang untuk mengurangi pembelian aset skala besar paling cepat pada sidang The Fed berikutnya yang akan  digelar pada 18‐19 Juni. 

• Dolar naik mendekati level tertinggi 4‐1/2 tahun terhadap yen Jepang setelah Bernanke mengatakan mempertahankan suku bunga rendah  yang  terlalu  lama  memberikan  resiko  buruk  pada  perekonomian,  membalikkan  kerugian  yang  sebelumnya  diderita  pada  saat  muncul  komentar  Bernanke bahwa  masih  terlalu  dini  untuk  menghapus  program  stimulus  moneter.  Dolar  mencatat  level  puncaknya  tahun  ini  terhadap yen di 103.73 yen dan dolar naik ke level tertinggi 9 bulan terhadap franc Swiss di 0,9838 franc, dan terakhir bergerak di sekitar  0,9780 franc, naik 0,8%. 

• Treasury AS mengalami tekanan jual, menyusul komentar Bernanke mengenai kemungkinan mengurangi pembelian obligasi, dengan yield  pada obligasi tenor 10 tahun menembus 2%. 

• Indeks saham Eropa ditutup menguat 0,2%, dengan pasar Eropa ditutup sebelum rilis Fed minutes. 

• Kebijakan The Fed secara umum memberikan kontribusi untuk naiknya indeks S&P 500 sebesar 16% sepanjang tahun 2013. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> turun 80,41 poin atau 0,52% di 15307,17. Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 13,81 poin atau  0,83% di 1655,35. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> turun 38,82 poin atau 1,11% di 3463,30.   

• Harga  Treasury  AS  tenor  10  tahun  turun  30/32,  dengan  yield  di  2,035%,  menggerus  keuntungan  sebelumnya  setelah  Bernanke  mengatakan kemungkinan The Fed mengurangi pembelian obligasi  tahun ini jika ekonomi terus membaik. 

• Indeks dolar naik 0,5% terhadap sejumlah rivalnya, mendekati level tertinggi 3 tahun di 84,37 yang dicapai pekan lalu. Euro terkoreksi  0,3%. Indeks dolar telah naik hampir 5% tahun ini menyusul investor lebih tertarik mengoleksi dolar seiring indikasi membaiknya kondisi  ekonomi dan pembicaraan mengenai kemungkinan The Fed mengakhiri program stimulus ekonominya. 

• Sementara itu, indeks Nikkei naik 1,6% ke level tertinggi 5‐1/2 tahun setelah Bank of Japan, seperti yang telah diperkirakan sebelumnya,  mempertahankan  kebijakan  moneter  agresif  yang  akan  menyuntikkan  dana  segar  hingga  $1,4  trilyun  kedalam  sistem  keuangannya.  Laporan tersebut telah membuat yen terus tertekan terhadap dolar. 

• Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik diluar Jepang merosot 0,4%. 

• Perdebatan  mengenai  langkah  kebijakan  The  Fed  selanjutnya,  dan  khususnya  potensi  dampaknya  terhadap  dolar  dan  pertumbuhan  ekonomi, juga mendominasi pasar komoditas. Harga emas turun 0,8% dengan tembaga naik 1,4% ke level tertinggi dalam 2 pekan. 

• Harga minyak Brent turun 1,5% menyusul data menunjukkan terjadinya lonjakan pada stok bensin AS, mengisyaratkan permintaan musim  panas  kemungkinan  tidak  sepadan  dengan  suplai  yang  berlimpah.  Sedangkan  harga  minyak  mentah  AS  turun  2,1%,  dengan  koreksi  terakselerasi pasca Fed minutes. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas berbalik untuk turun tajam pada Rabu lalu, karena para investor ditekan peringatan testimony ketua the Fed AS Ben Bernanke dari  resiko untuk mempertahankan tingkat suku bunga rendah terlalu lama dan membuka kemungkinan untuk mengurangi pembelian obligasi. 

• Dalam  komentar  yang  disiapkan,  seperti  ekspektasi,  ketua  the  Fed  mengatakan  stimulus  moneter  membantu  perekonomian  AS  tetapi  terlalu cepat untuk menghapus langkah yang telah dilakukan. 

• Selama masa pertanyaan dan jawaban, para investor mulai untuk melakukan aksi jual emas karena Bernanke meningkatkan kemungkinan  pengurangan secara bertahap pembelian obligasi jika pasar tenaga kerja membaik dalam cara‐cara yang berkelanjutan.  

• "The big debate with the Fed has been, are they or aren't they going to begin reducing their liquidity subsidies this year or is it going to  continue to go on?," kata Michael Cuggino dan presiden dan manajer portfolio pada Permanent Portfolio Funds di San Francisco.  

• "Regardless of what your position is, you heard something today that you could rely on to support your own view. I think they are saying  things could go either way," tambahnya.  


OIL & COMMODITIES
• Ekuitas AS melemah di tengah sesi perdagangan yang cukup fluktuatif, dimana indeks Dow Jones sempat turun lebih dari 1 persen, setelah  Ketua  Fed  Ben  Bernanke  mengatakan  bank  sentral  belum  siap    untuk  mengendalikan  stimulus  ekonomi  tetapi  dapat  bertindak  jika  perekonomian terus membaik. 

• Kontrak  berjangka  Brent  <LCOc1>  melemah  sebesar  1,31  dollar/barel  dan  ditutup  dengan  nilai  102,60  dollar/barel,  setelah  pada  sesi  perdagangan sebelumnya juga melemah hingga mendekati 1 dollar. 

• Setelah  melemah  signifikan  hingga  2  dollar,  U.S  crude  <CLc1>  ditutup  melemah  sebesar  1,90  dollar  dengan  nilai  94,28  dollar/barel.  Penurunan ini adalah penurunan harian terbesar sejak 1 Mei. 

• "You had a couple of Fed governors talking about ending quantitative easing as early as June, and because of that, people are thinking 'Oh,  the Fed is done,'" ucap Mark Waggoner, president Excel Futures di Bend, Oregon.  

• "If there's uncertainty, people want to take profits off of these highs. Then if the economy slows, demand slows for crude oil."  

• Laporan EIA menunjukkan bahwa Persedian U.S. crude melemah sebesar 338.000 barel, namun tapi saham di Cushing, Oklahoma, crude  storage hub meningkat  449.000 barel menjadi 50.172 milyar barel 

• Para analis telah memperkirakan persedian akan crude turun 800.000 barel dan persedian gasoline tetap tidak berubah dari pekan yang  lalu. 

• "The fundamental picture remains weak, and that seems to be what's weighing on the market," ucap Gene McGillian, analis Tradition  Energy di Stamford, Connecticut.   

• "Every time we approach $98 on U.S. crude, the fundamentals drag the market back towards $90."


EURO ZONE
• Siprus menghadapi resiko yang besar terhadap outlook ekonominya dan perkiraan resesi dapat main mendalam daripada perkiraan, gubernur bank sentral mengatakannya dalam  mempersiapkan pidatonya Rabu lalu.  

• Negara kepulauan yang sempat menghindari kehancuran keuangan pada bulan Maret, menghadapi "unusually high" resiko sektor makroekonomi dan perbankan, menurut pidato,  yang mana disampaikan kepada Nicosia conference oleh manajer senior pada bank sentral.  

• Jutaan  orang  Italia  tidak  mampu  menghangatkan  rumah  mereka  dengan  baik  atau  makan  daging  sebagaimana  negara  mereka  terguncang  oleh  resesi  dan  meningkatnya  pengangguran, yang dikatakan laporan yang mana mendapatkan sejumlah orang‐orang menganggap serius kekurangan yang telah berlipat ganda dalam dua tahun terakhir.  

• Temuan  dari  institut  statistik  nasional  ISTAT  menggarisbawahi  skala  tantangan  yang  dihadapi  oleh  koalisi  terbaru  dari  pemerintah  Enrico  Letta,  yang  telah  berjanji  untuk  merangsang pertumbuhan dan menghadapi pengangguran tingkat pemuda yang hampir 40 persen.  

• Hampir setahun setelah Presiden ECB Mario Draghi bersumpah melakukan apapun untuk menyelamatkan euro, indikator penting dari tensi zona euro kebanyakan berkurang dan  recovery ekonomi kemungkinan akan membawa perbaikan kedepannya 

• Irlandia mengatakan Rabu lalu untuk melakukan pemeriksaan terhadap satuan internasional dari perusahaan multinasional pada pergeseran keuntungan untuk menghindari pajak,  setelah  kecaman‐kecaman bahwa Irlandia membantu raksasa teknologi Apple untuk mengecilkan kewajiban pajaknya.  


U.K.
• Sterling jatuh ke level terendah lebih dari 2 bulan terhadap dolar setelah koreksi tajam diluar dugaan untuk data retail sales Inggris yang memicu perhatian bahwa BoE akan  melanjutkan program pelonggaran moneter dalam beberapa bulan kedepan. Apresiasi dolar juga mendapat dukungan dari testimoni Ketua Federal Reserve Ben Bernanke yang  memicu spekulasi bahwa bank sentral AS bisa mulai memperlambat pembelian aset dalam beberapa bulan mendatang. 

• Sterling  juga  merosot  ke  level  terendah  5  pekan  terhadap  euro  dan  sejumlah  rival  utamanya.  Data  kemarin  menunjukkan  retail  sales  turun  1,3%  di  bulan  April,  di  bawah  ekspektasi 0%, mengingatkan kembali bahwa perekonomian Inggris memang masih rapuh. Sterling terkoreksi ke level intraday low di $1,5018, level terendahnya sejak 14 Maret.  Jika koreksi berlanjut maka berpotensi untuk melemah di bawah level psikologi $1,50 dan level low 2013 di $1,4832. 

• Hasil BoE minutes menunjukkan 3 dari 9 anggota MPC‐BoE, termasuk di dalamnya gubernur Mervyn King, memilih untuk memulai skema pembelian aset bank sentral dalam  bulan ini. Investor mengkhawatirkan langkah yang akan ditempuh oleh gubernur BoE yang baru Mark Carney ketika mulai menjabat di bulan Juli dengan mengadopsi kebijakan  moneter longgar yang lebih agresif. Data lainnya juga menunjukkan data pinjaman publik Inggris (PSNB) masih tetap tinggi, sementara survey Confederation of British Industry  menunjukkan kenaikan tipis pada order manufaktur Inggris. Seruan IMF agar pemerintah Inggris mempercepat langkah pemulihan ekonominya dan mendesak BoE untuk membeli  lebih banyak lagi obligasi juga turut menekan sterling. 


JAPAN
• BoJ pada hari Rabu berjanji untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk mengurangi volatilitas di pasar obligasi yang telah mengancam, dapat membahayakan perjuangan pemerintah  untuk mengakhiri deflasi dan membangkitkan kembali pertumbuhan perekonomian. 

• Bank sentral telah memperbaharui penilaian pertumbuhan perekonomian untuk bulan kelima secara beruntun, bank sentral mengatakan tentang penilaian ini dengan bahasa "has started  picking up," seiring kumpulan kebijakan Perdana Menteri Shinzo Abe seperti stimulus fiskal dan kebijakan moneter yang agresif telah mendorong sentimen dan pelemahan yen dimana telah  meningkatkan nilai ekspor . 

• Seperti  yang  diharapkan,  dewan  kebijakan  sepakat  untuk  tetap  dengan  pelonggaran  kuantitatif  besar  di  bulan  April,  di  mana  para  dewan  berjanji  untuk  mengalahkan  deflasi  yang  telah  bertahan selama 15 tahun dengan menggandakan kepemilikan obligasi pemerintah Jepang dalam dua tahun seiring memperbesar jumlah uang beredar tahunan dari 60 triliun (583 milyar  dollar) menjadi 70 triliun yen. 

• Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda berjanji untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk mengurangi volatilitas di pasar JGB, namun ia kecewa terhadap beberapa bond investors  yang tetap  bergantung dengan mempercayakan sepenuhnya kepada peraturan BoJ guna mengatasi masalah dengan cara bank's market operations.  

• "I don't think the recent rise in yields is having a big impact on the economy," Kuroda mengatakan dalam konferensi pers setelah pertemuan kebijakan BOJ selama dua hari. 

• "We will continue to monitor market moves and respond with flexibility in the pace and maturities of bond purchases and in market operations."  

• Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan pada hari Rabu bahwa pemerintah ingin bank sentral untuk melanjutkan upayanya untuk segera mengakhiri 15 tahun deflasi. 

• "The Bank of Japan has decided to achieve its 2 percent inflation target as soon as possible. We expect them to continue working steadily toward achieving what they have decided," Suga,  seorang juru bicara utama pemerintah mengatakan pada konferensi pers rutin setelah bank sentral tetap mempertahankan kebijakannya. 


AUSTRALIA
• Kebanyakan orang Australia merasa jelek dengan ekonomi dalam bujet federal mingguan yang dirilis.  

• The Westpac/Melbourne Institute index of consumer sentiment bulan Mei merosot dibawah 100 poin yang mengindikasikan bahwa kebanyakan orang yang disurvei pesimistik  mengenai ekonomi. Survei dilakukan antara 13 dan 18 Mei, seminggu dari 14 Mei bujet federal.  

• Job advertisements pada internet merosot 3.6 persen pada April, gambaran pemerintah federal menunjukkannya.  

• The  Department  of  Education,  Employment  and  Workplace  Relations  internet  vacancy  index  merosot  dalam  seasonally  adjusted  61.6  poin  dalam  bulanan,  dan  24.1  persen  melemah daripada awal tahun lalu.  

• Keseluruhan delapan kelompok yang dipantau oleh departemen naik pada bulan Maret.  

• Penurunan terbesar bulanan dicatatkan untuk pekerja (turun 9.9 persen) dan operator mesin dan supir (turun 8.6 persen).  

• Hanya ACT yang memiliki wilayah hukum untuk menunjukkan kenaikan pada job ads dalam bulan April, yang naik 5.1 persen, sementara itu pertumbuhan di Tasmania flat.  

• Posisi  yang  mendasari  pada  bujet  federal  telah  dalam  tren  yang  memburuk  sejak  awal  tahun  2000‐an  dan  saat  ini  hanya  menunjukan  tanda‐tanda  membaik,  Parliamentary  Budget Office (PBO) mengatakan dalam laporan terbarunya.  

• Laporan pertama PBO yang disebut structural budget balance (SBB) memberikan perkiraan dari tahun 2001/02 hingga 2016/17.  

• Harga obligasi Australia sedikit melemah kedepannya dari pidato kepala the Fed AS Ben Bernanke.  


SWISS
• Dolar  terapresiasi  mendekati  level  tertinggi  3  tahun  terhadap  sejumlah  rival utamanya  pada hari  Rabu  setelah Ketua  Federal  Reserve  Ben  Bernanke  memicu  spekulasi  bank  sentral AS bisa mulai memperlambat pembelian aset dalam beberapa bulan mendatang. Dalam testimoninya semalam, Bernanke mengatakan program pembelian obligasi besar‐ besaran The Fed masih akan berlanjut saat ini. Namun jika kondisi ekonomi terus membaik, The Fed akan mengurangi pembelian obligasi dalam beberapa pertemuan The Fed  selanjutnya di tahun ini dan mengingatkan bahwa mempertahankan suku bunga yang terlalu rendah dalam jangka waktu yang lama memiliki resiko yang kurang baik. 

• Dolar awalnya mengalami tekanan jual setelah Bernanke mengatakan stimulus moneter telah membantu membangkitkan perekonomian AS dan masih terlalu dini untuk segera  mengakhiri program tersebut. Namun dolar kemudian rebound setelah pelaku pasar fokus pada kemungkinan The Fed mengurangi program pembelian obligasinya dalam tahun  ini. Terhadap sejumlah rival utamanya, indeks dolar naik ke 84,422, level tertingginya sejak Juli 2010. Indeks dolar terakhir tercatat bergerak di sekitar 84,260 atau naik 0,6%. 

• Sementara itu, euro menembus level tertinggi 2 tahun terhadap franc Swiss di 1,2648 franc setelah Ketua Swiss National Bank Thomas Jordan tidak mengabaikan kemungkinan  memberlakukan  suku  bunga  negatif  dan  mengatakan  kemungkinan  akan  mengubah  batasan  minimum  nilai  tukar  EUR/CHF  jika  diperlukan.  Euro  terakhir  bergerak  di  sekitar  1,2580 franc, atau naik 0,5% dibandingkan posisi penutupan New York hari Selasa. Sedangkan dolar naik ke level tertinggi 9 bulan terhadap franc Swiss di 0,9838 franc, dan  terakhir bergerak di sekitar 0,9780 franc, naik 0,8%. 


• UBS memprediksi euro/Swiss franc dan dollar/Swiss franc masing‐masing akan menguat ke 1,27 franc dan 0,99 franc dalam 3 bulan kedepan. 

Monday, May 20, 2013

Headline News 20.05.13


US & GLOBAL
• Dolar menguat terhadap sejumlah rival utamanya pada perdagangan hari Jumat dipicu berkembangnya spekulasi bahwa The Fed akan  segera  mulai  mengekang  program  pembelian  obligasi    dan  setelah  data  menunjukkkan  sentimen  konsumen  menembus  level  tertinggi  hampir 6 tahun di bulan Mei. Dow Jones Industrial Average dan indeks S&P 500 naik ke level penutupan tertinggi dalam sebuah rally yang  membawa kedua indeks naik 17% tahun ini. Indeks ekuitas Eropa ke level tertinggi 5 tahun, dipicu kenaikan pada saham otomotif seiring  indikasi meningkatnya penjualan domestik. 

• Bursa  saham  di  kedua  wilayah  Atlantik  terangkat  setelah  data  sentimen  konsumen  AS  di  awal  Mei  naik  melampaui  ekspektasi  pasar,  menyusul  lebih  banyak  warga  AS  yang  optimis  dengan  kondisi  keuangan  dan  prospek  ekonomi,  khususnya  di  kalangan  rumah  tangga  berpendapatan tinggi.  Sementara laporan lainnya menunjukkan, barometer untuk aktifitas ekonomi di masa mendatang mengisyaratkan  pelambatan ekonomi AS nampaknya hanya sementara saja, dengan indeks naik di bulan April mendekati level tertinggi 5 tahun. Kedua  laporan tersebut memberikan dukungan setelah laporan hari Kamis sebelumnya menyebutkan pertumbuhan ekonomi tengah melemah. 

• Menguatnya dolar terutama diakibatkan oleh euro setelah mata uang tunggal terkoreksi ke level terendah 6 pekan ditengah pembicaraan  mengenai  kemungkinan  ECB  memberlakukan  suku  bunga  deposito  negatif,  sebuah  langkah  yang  secara  efektif  akan  membuat  bank  membayar untuk memarkir uang mereka di ECB. ECB sendiri tidak memberikan komentar atas rumor tersebut. 

• Indeks  dolar,  yang  mengukur  kekuatan  dolar  atas  6  rival  utamanya,  naik  ke  84,371,  level  tertingginya  hampir  3  tahun.  Di  sekitar  sesi  tengah hari New York, indeks dolar naik 0,81% di 84,266. Euro terkoreksi 0,42% ke $1,2827, sementara dolar menembus level tertinggi 4‐ 1/2  tahun  terhadap  yen  Jepang,  naik  0,93%  di  103,19  yen.  Namun  demikian,  sejumlah  pelaku  pasar  mengkhawatirkan  terjadinya  retracement (gerak balik) usai rally dolar belakangan ini. 

• "It is a dollar story this year as the U.S. labor and housing markets appear to be recovering," kata Peter Kinsella, pengamat Commerzbank  di London.  

• Indeks ekuitas global MSCI, naik 0,22%.  

• Dow Jones Industrial Average <.DJI> ditutup naik 121,18 poin atau 0,80% di 15354,40. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik  15,65  poin  atau  0,95%  di  1666,12.  Sementara  Nasdaq  Composite  Index  <.IXIC>  bertambah  33,72  poin  atau  0,97%  di  3498,97.  Dalam  sepekan, Dow naik 1,6%, S&P bertambah 2,0% dan Nasdaq naik 1,8%.  

• Indeks FTSEurofirst‐300 Eropa <.FTEU3> berhasil rebound 0,22% dan ditutup di 1248,18, level penutupan tertinggi 5 tahun. Indeks tercatat  telah naik 1,3% dalam sepekan, mencatat kenaikan mingguan keempat kalinya secara berturutan. Di London, FTSE‐100 index <.FTSE> naik  0,53% ke 6723,06, level tertinggi sejak Oktober 2007.  

• Harga emas jatuh untuk hari ketujuh secara berturutan, kejatuhan terlamanya dalam 4 tahun terakhir, dipicu spekulasi bahwa The Fed  akan segera mengurangi program pembelian aset. Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Juni berakhir turun 1,6% di $1364,70 per  ons. Dalam sepekan, emas jatuh lebih dari 5%. Sedangkan harga emas spot terkoreksi $29,43 ke $1356,20 per ons. 

• Harga    saham  AS  dan  emas    jatuh  sementara  dolar  menguat  pada  hari  Kamis,  dipicu  komentar  dari  John  Williams,  Presiden  Federal  Reserve Bank of San Francisco, bahwa The Fed dapat segera mengurangi program stimulunya di musim panas ini. 

• Harga Treasury AS terkoreksi setelah indeks sentimen konsumen dari Thomson Reuters/University of Michigan mencatat naik ke 83,7 di  awal Mei dari 76,4 bulan April lalu, melampaui ekspektasi pasar untuk naik di 78. Data Mei adalah yang tertinggi sejak Juli 2007. Treasury  tenor 10 tahun turun 21/32 ke  yield 1,9524 persen. di Eropa, Bunds Jerman menembus level tertinggi 1 pekan, menyusul pembicaraan  bahwa ECB sedang berkoordinasi dengan perbankan apakah mereka siap untuk memangkas suku bunga deposito ke level negatif. Bunds  berjangka Jerman naik 43 poin ke 145,74, sebelum akhirnya memangkas keuntungannya untuk diperdagangkan melemah 17 poin. 

• Harga minyak naik untuk hari ketiga secara berturutan, dipicu oleh rilis optimis data ekonomi, meskipun penguatan dolar telah membatasi  kenaikan harga minyak. Brent crude <LCOc1> naik 86 sen ke $104,64 per barel, sedangkan U.S. crude futures <CLc1> naik 86 sen di $96,02. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah dalam rangkaian tujuh harinya Jumat lalu, rangkaian penurunan terpanjang dalam empat tahunnya, karena dollar naik ke  level  tertinggi  sejak  tahun  2008  setelah  beberapa  pejabat  the  Fed  mengatakan  bank  sentral  harus  mengakhiri  stimulus  terhadap  perekonomian AS 

• Investor  juga  menolak  tertarik  pada  safe‐haven  emas  setelah  laporan  bulan  Mei  untuk  sentimen  konsumen  AS  yang  mencapai  level  tertinggi  mendekati  enam  tahunnya,  menunjukkan  orang‐orang  Amerika  merasa  membaik  dengan  prospek  keuangan  dan  ekonomi  mereka. 

• Indeks saham utama AS mencatatkan kenaikan dalam rangkaian empat minggunya karena dollar melonjak ke level tertinggi dalam 4 1/2   tahun terhadap yen Jepang. 

• "With a  few  more  hard  losing  sessions,  we  could be  down  to between  $1,050  and  $1,100.  It  could  happen  over  two weeks  or  it  could  happen  in  a  couple  of  days  if  the  market  plunges  $100  a  dip,"  kata  Frank  McGhee,  kepala  precious  metals  trader  pada  Integrated  Brokerage Services di Chicago. 

• "There's heavy rotation of money from gold into the stock market as the U.S. economy keeps getting better and the need for Fed stimulus  gets weaker by the day," tambah McGhee.   

OIL & COMMODITIES
• Pergerakan harga minyak menguat untuk sesi ketiga penutupan perdagangan beruntun pada hari Jumat, didukung oleh rilis data
perekonomian yang kuat dari Amerika Serikat sebagai konsumen minyak terbesar dimana rilis data tersebut ikut berdampak
kepada ekuitas AS, seiring dolar mencapai level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

• Indeks Leading Economic Conference Board, dimana indeks tersebut menjadi tolak ukur aktivitas perekonomian AS di masa depan,
meningkat pada bulan April ke level tertinggi dalam hampir lima tahun terakhir, dan sentimen konsumen AS rebound pada awal
Mei ke level tertinggi dalam hampir enam tahun terakhir.

• Brent crude <LCOc1> menguat sebesar 86 sen dengan nilai 104,64 dollar/barel, setelah sempat sebelumnya menguat hingga lebih
dari 1 dollar/barel.

• U.S. oil <CLc1> menguat sebesar 86 sen dengan nilai kontrak 96,02 dollar/barel, peningkatan nilai kontrak U.S. oil <CLc1> pada sesi
perdagangan Jumat ini adalah peningkatan beruntun ketiga . U.S. crude ditransaksikan pada kisaran nilai kontrak 97 dollar/barel
pada tanggal 6 Mei hingga 92 dollar/barel pada tanggal 15 Mei.



EURO ZONE
• European Central Bank dapat menggunakan peran pengawasan terbarunya untuk tahun depan pada pelemahan bank‐bank dan yang membuat mereka kesulitan mendapatkan  dukungan keuangan, orang‐orang yang dekat dengan permasalahan mengatakannya.  

• Seperti  menguatnya pendekatan yang  akan menjaga arus pendanaan  ECB  untuk  Eropa dari  kebanyakan  lender  yang  penting  tetapi memaksa ketertinggalan untuk  mendorong  penyangga modalnya, yang mendorong bank sentral nasional untuk menghadapi permasalahan atau bahkan memaksa beberapa bank untuk terpojok.  

• Pemikiran menunjukkan perhatian yang tumbuh berkenaan dengan ECB, yang mana bankrolls kebanyakan dari sistem kuangan, mengenai resiko dari dukungan bank‐bank dengan  seringkali hanya lemahnya agunan sebagai jaminan.  

• Anggota  dewan  ECB  Joerg  Asmussen  mengekspektasi  pertumbuhan  Jerman  dalam  negaranya  untuk  naik  dalam  kuartal  kedua  tetapi  memperingatkan  bahwa  negara  dengan  ekonnomi terbesar di Eropa tersebut beresiko menjadi "sick man of Europe" terhadap jika tidak dilakukannya reformasi kedepannya.  

• Jerman mendapatkan bahwa label satu dekade lalu karena berjuang dengan biaya reunifikasi/penyatuan kembali. Telah dimiliki sejak menjadi daerah yang makmur di Eropa, dengn  tingkat pengangguran sebesar 6.9 persen yang mana mendekati level terendahnya yang lebih dari dua dekade.  

• Menteri Keuangan Pierre Moscovici mengatakan dia mempercayai ekonomi Perancis dapat memulai pertumbuhan terhadap semester keduanya tahun 2013, setelah data minggu  ini menunjukkan negara telah anjlok menuju resesi.  

• "I think it will return during the course of the second half of 2013 ‐ already in the second quarter even ‐ and then we can make sure it develops in 2014," Moscovici mengatakan RTL  radio, ketika ditanya mengenai outlook untuk negara di Eropa dengan ekonomi terbesar kedua tersebut.  


U.K.
• Sterling  jatuh  ke  level terendah  6  pekan terhadap  dolar  pada  hari  Jumat  menyusul  berkembangnya  ekspektasi  bahwa  The  Fed akan segera  mengurangi  stimulus  moneter  pasca  komentar  petinggi  bank  sentral  AS  belakangan  ini.  Sterling  potensial  masih  akan  tertekan  terhadap  dolar  khususnya  menjelang  pelantikan  Mark  Carney  sebagai  kepala  BoE  pada  bulan  Juli  mendatang  yang  akan  mengadopsi  pelonggaran  moneter  agresif.  Namun  membaiknya  data  ekonomi  Inggris  dapat  membantu penguatan sterling terhadap euro. Sterling turun 0,6% terhadap dolar di $1,5156, level terendahnya sejak 4 April, menyusul indeks dolar naik ke level  tertinggi  selama hampir 3 tahun. Adapun target koreksi sterling berikutnya berada pada level low 4 April di $1,5032. 

• John Williams, Presiden The Federal Reserve Bank of San Francisco, Kamis sebelumnya mengatakan The Fed dapat mengakhiri program pembelian obligasinya di akhir  tahun ini, mengutip laporan optimis data ketenagakerjaan AS. 

• Euro menguat 0,2% di level 0,8455 pound, di atas level low 26 April di 0,8389 pound yang merupakan level terendahnya sejak akhir Januari. 

• Meningkatnya  outlook  ekonomi  Inggris  dengan  BoE  cenderung  akan  mempertahankan  suku  bunga  untuk  saat  ini,  dapat  mempertahankan  penguatan  sterling  terhadap euro, menyusul meningkatnya spekulasi bahwa ECB akan memangkas suku bunganya. 

• Anggota  ECB    Joerg  Asmussen  dan  Benoit  Coeure  mengatakan  kebijakan  moneter  masih  mendukung,  memperkuat  pandangan  bahwa  ECB  dapat  menggunakan  langkah  kebijakan  yang  tidak  konvensional  seperti  memperkenalkan  suku  bunga  deposito  negatif  dalam  beberapa  bulan  kedepan  untuk  membangkitkan  perekonomian kawasan dari zona resesi. 

• Sejumlah data ekonomi Inggris akan dirilis pekan ini, diantaranya CPI bulan April (Selasa), BoE minutes dan PSNB (Rabu), PDB‐Q1 dan retail sales April (Kamis). Pasar  akan mencermati data‐data tersebut untuk melihat kemungkinan arah kebijakan moneter BoE selanjutnya.


JAPAN
• Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pada hari Jumat bahwa tahap terbaru dari strategi guna meningkatkan pertumbuhan Jepang mengarah kepada cara meningkatkan
infrastruktur bagi ekspor hingga mencapai peningkatan tiga kali lipat dan peningkatan ekspor pertanian hingga dua kali lipat di tahun 2020, serta meningkatkan investasi swasta,

• Pemerintah akan menetapkan target investasi sektor swasta dalam negeri hingga 70 triliun yen per tahun, Abe mengatakan dalam pidato untuk eksekutif bisnis dan akademisi.

• Langkah‐langkah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian dimana Abe menyebut kebijakan tersebut sebagai "third arrow" seiring Jepang sedang berusaha untuk
mengakhiri deflasi yang melanda Jepang selama 15 tahun dan menghasilkan pertumbuhan perekonomian yang berkelanjutan. Dua anak panah "Abenomics" adalah pelonggaran
moneter besar‐besaran dan peningkatan government spending.

• Abe berjanji bahwa reformasi struktural yang dilakukan termasuk deregulasi akan menjadi bagian penting dari paket langkah‐langkah peningkatan perekonomian, kebijakan ini
sepenuhnya akan diresmikan pada bulan Juni.

• "The government will broadly implement a growth strategy starting with making it easier to invest, and I would like you business executives to pass on the fruits of this to working
people in the form of jobs and compensation," ucap nya.

• Pemerintah jepang mengatakan bahwa Japan's core private‐sector machinery orders meningkat cukup signifikan dan tercepat pada bulan Maret, melonjak hingga 14,2 persen
setelah mengalami penyesuaian secara musiman dari bulan sebelumnya, sinyal melemahnya yen dan peningkatan harga saham yang lebih tinggi sudah mulai mendorong
perusahaan untuk meningkatkan investasi.

• "Exports have been rebounding and corporate performance has been improving, which will help increase capital spending from the middle of 2013," ucap Mitsumaru Kumagai,
chief economist di the Daiwa Institute of Research.



AUSTRALIA
• Aussie dollar <AUD=D4> merosot kelevel $0.9712, level terendah terbaru dalam 11‐bulan, dari level $0.9820 pada awal perdagangan untuk akhirnya berubah pada  level $0.9725.   

• Tenaga  kerja  mengkhawatirkan  bahwa  para  pemilih  telah  mengarah  keluar  dari  perdebatan  politik,  empat  bulan  absen  dari  pemilihan  federal,  karena  ditandai  peringatan bahwa rencana koalisi akan membawa kesulitan.  

• Menteri Keuangan Penny Wong mengatakan sulitnya yang dihadapi oleh parlemen minoritas dan suatu "toxic" budaya politik yang menempatkan suara.  

• "The temptation to turn off and disengage is real," Senator Wong mengatakan pada forum bisnis di Melbourne.  

• "But while you can make a decision to not be interested in politics, you are always affected by the decisions a government makes."  

• Anggota parlemen independen MP Bob Katter mengatakan tingkat suku bunga yang terlalu tinggi dibandingkan dengan mitra dagang Australia dan membutuhkan  untuk turun dengan kedepannya membawa turun nilai dari dollar.  

• Mr Katter, pemimpin dari Katter's Australian Party terbaru, mengatakan menekan masalah di Australia dari penguatan dollar lokal.  
  • Harga obligasi Australia menguat setelah mengecewakannya data ekonomi AS yang melihat anjloknya Treasury yields.  


SWISS
• Franc  Swiss  jatuh  pada  perdagangan  hari  Jumat  kemarin  terhadap  dolar  menyusul  dolar  terapresiasi  mendekati  level  tertinggi  3  tahun  terhadap  sejumlah  rival  utamanya setelah muncul perdebatan apakah The Fed akan segera mengakhiri program pembelian asetnya akhir tahun ini. Indeks dolar mencatat intraday high di  84,371, level tertingginya sejak 6 Juli 2010 ketika mencatat intraday high di 84,826. 

• John Williams, Presiden The Federal Reserve Bank of San Francisco, Kamis sebelumnya mengatakan The Fed dapat mengakhiri program pembelian obligasinya di akhir  tahun ini, mengutip laporan optimis data ketenagakerjaan AS. 

• Penguatan euro atas franc Swiss belakangan ini juga nampaknya terpengaruh oleh penguatan dolar atas franc. Bank Sentral Swiss (SNB) pada September 2011 lalu  mematok  nilai  batas  minimum EUR/CHF di 1,20  franc,  dan mata  uang tunggal belakangan ini menguat atas franc Swiss karena meredanya kekhawatiran investor  terhadap krisis keuangan yang melanda kawasan. 

• Euro mencatat intraday high di 1,2525 franc pada 15/Mei lalu, level tertingginya sejak 18/Januari ketika mencatat intraday high di 1,2568. Jika euro gagal menembus  di  atas  1,2525,  maka  fase  retracement  kemungkinan  akan  berkembang.  Sedangkan  dolar  terakhir  tercatat  bergerak  di  sekitar  0,9725  franc,  atau  naik  0,8%  dibandingkan posisi penutupan New York hari Kamis. Sedangkan euro naik sekitar 0,4% di 1,2475 franc. 

• Dengan absennya data ekonomi dari Swiss dalam pekan ini, maka pergerakan franc Swiss nampaknya akan lebih banyak terpengaruh oleh kondisi eksternal, utamanya  perkembangan ekonomi di Eropa dan juga AS. Data perumahan AS dan minutes dari sidang FOMC 30 April‐1Mei serta PDB‐Q1 Eropa nampaknya akan menjadi fokus  pasar pekan ini.