title cover

title cover

Friday, June 7, 2013

Headline News 07.06.13

US & GLOBAL
• Bursa saham global bergerak menguat sementara dolar terkoreksi terhadap euro dan yen pada hari Kamis menyusul investor mengurangi  kepemilikan dolar mereka ditengah kekhawatiran data pekerjaan AS akan dirilis buruk nanti malam. 

• Wall Street rebound pasca koreksinya di awal sesi ketika ekuitas AS merosot bersamaan dengan pergerakan dramtis pasar uang. Indeks  S&P 500 jatuh menembus area MA50, namun saham rebound menyusul maraknya aksi beli. 

• "You get this rally that is more technical than anything else, because there's no dramatic economic news or anything said out of Europe or  anywhere else today. But I think over the next couple of weeks the market is going to test (going below the 50‐day moving average) again  and move a little bit lower," kata Ken Polcari, director of the NYSE floor division pada O'Neil Securities di New York.  

• Nikkei futures <JNIc1> turun 1,8% setelah sempat mencatat koreksi lebih dari 3%. 

• Emas dengan cepat berubah menguat dan mencatat kenaikan 1% dipicu aksi investor yang melepas dolar. Emas berjangka COMEX untuk  pengiriman Agustus berakhir naik $17,30 di $1415,80 per ons. 

• Sentimen berubah menjadi negatif di pasar menyusul kekhawatiran data non‐farm payrolls AS nanti malam akan dirilis lebih rendah dari  perkiraan setelah sejumlah data ekonomi AS dirilis buruk yang mengisyaratkan lemahnya pemulihan ekonomi. Pasar memprediksi telah  tercipta pekerjaan sebanyak 170000 selama bulan Mei dengan tingkat pengangguran diprediksi bertahan di level terendah 4‐1/2 tahun di  7,5%. 

• Dolar  jatuh  ke  level  terendah  3‐1/2  bulan  terhadap  euro  menyusul  mata  uang  tunggal  melejit  ke  $1,3304.  Euro  terakhir  tercatat  naik  1,16% di $1,3245. Terhadap yen, dolar terlihat bergerak liar, awalnya sempat jatuh lebih dari 3% ke 95,98 yen, level terendah 6 pekan.  Dolar kemudian diperdagangkan di sekitar 97,09 yen atau turun 1,99%. 

• Kekhawatiran  tentang  berkurangnya  stimulus  dari  Federal  Reserve  AS,  bersama  dengan  kekhawatiran  tentang  efektivitas  stimulus  ekonomi yang radikal di Jepang belakangan ini telah mengguncang pasar saham global, meninggalkan indeks saham dunia MSCI berada  dekat dengan posisi terendah enam minggu. 

• Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  ditutup  naik  80,03  poin  atau  0,53%  di  15040,62.  Sedangkan  Standard  &  Poor's  500  Index  <.SPX>  berakhir naik 13,66 poin atau 0,85% di 1622,56. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 22,58 poin atau 0,66% di 3424,05.   

• Namun, dengan perkembangan terkini mengenai kemungkinan The Fed belum akan mengakhiri program stimulusnya, telah mendorong  investor  untuk  memburu  obligasi  pemerintah  AS.  Treasury  tenor  10  tahun  naik  5/32  dan  membawa  yield‐nya  untuk  turun  ke  2,0733  persen, setelah sempat menyentuh level 2%. 

• Euro awalnya sempat menguat setelah ECB mempertahankan suku bunganya dan Presiden ECB Mario Draghi mengatakan pelonggaran  moneter  lebih  lanjut  nampaknya  tidak  akan  dilakukan  dalam  waktu  dekat  ini.  Seperti  yang  telah  diperkirakan  sebelumnya,  ECB  mempertahankan  suku  bunganya  di  level  0,5%  dan  memutuskan  untuk  menganalisa  lebih  lanjut  perkembangan  ekonomi  kawasan  di  semester kedua sebelum memutuskan kebijakan berikutnya. Draghi menegaskan bahwa secara teknikal ECB telah siap untuk menerapkan  suku bunga deposito negatif, namun belum ada alasan yang kuat untuk melakukannya saat ini. 

• Indeks MSCI memangkas kerugiannya dan mencatat naik 0,44%. Sedangkan FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup melemah 1,2% di 1178,59. 

• Di  hari  yang  sama,  Bank  Sentral  Inggris  (BoE)  juga  memutuskan  untuk  mempertahankan  suku  bunganya  dan  kebijakan  moneter  longgarnya  di  hari  terakhir  kepemimpinan  Gubernur  Mervyn  king,  setelah  data  ekonomi  Inggris  yang  dirilis  belakangan  ini  masih  mengisyaratkan kondisi yang belum stabil, meskipun terlihat ada kecenderungan membaik. 

• Di pasar komoditas, harga minyak naik setelah sebuah laporan mengatakan terjadi penurunan tajam pada stok minyak AS. Brent crude  <LCOc1> berakhir naik 57 sen di $103,61 per barel, sedangkan U.S. oil <CLc1> naik $1,02 di $94,76 per barel. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik 1 persen Kamis lalu karena pelemahan tajam dollar terhadap yen dan euro dari kekhawatiran data jobs AS hari ini. 

• Setelah perdagangan yang kebanyakan flat, emas tiba‐tiba berbalik menguat pada pertengahan hari New York karena investor melakukan  aksi juga the greenback/dollar AS dari kedepannya data penting dari nonfarm payrolls AS. 

• Emas telah dibawah tekanan baru‐baru ini dari bangkitnya kembali pada dollar yang terdorong oleh ekspektasi bahwa data optimis akan  mendorong the Fed AS untuk mempertimbangkan program pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan. 

• Kekhawatiran berkenaan dengan overbought dari pasar saham AS juga mendorong investor untuk melakukan aksi beli emas, kata analis. 

• "We are starting to see investors being nervous about holding equities at these levels going forward, so you are going to see money flow  back into the safe‐haven markets," kata Tom Power, senior commodities trader pada futures brokerage R.J. O'Brien.  



OIL & COMMODITIES
• Harga  minyak  meningkat  pada  hari  Kamis  seiring  ladang  minyak  terbesar  di  Inggris  ditutup  untuk  kedua  kalinya  dalam  waktu  kurang dari seminggu, dan sebagai kilang utama AS siap untuk memulai kembali bulan ini. 

• Kontrak berjangka Brent crude oil <LCOc1> untuk periode Juli ditutup meningkat 57 sen dengan nilai 103,61 dollar/barel. U.S oil  <CLc1> ditutup menguat 1,02 dollar dengan nilai 94,76 dollar/barel 

• "Genscape showing a million‐barrel draw, I think that's lent some bullish sentiment to U.S. crude, along with the news on Whiting,"  ucap Andy Lebow, vice president di Jefferies Bache, New York.  

• Buzzard, ladang minyak di Laut Utara Inggris telah mengalami pemadaman produksi, Nexen sebagai operatornya mengatakan pada  hari Kamis, penghentian produksi yang kedua dalam waktu kurang dari seminggu. Buzzard telah memulai awal pekan ini menyusul  kegagalan peralatan yang terjadi sebelumnya. 


EURO ZONE
• European Central Bank mempertahankan tingkat suku bunga pada level terendahnya 0.5 persen Kamis lalu, yang mengatakan bahwa membaiknya data ekonomi dalam bulan Mei  mengkonfirmasi perkiraan dari recovery bertahap pada  resesi yang berkepanjangan tahun ini.  

• Presiden ECB Mario Draghi mengatakan dalam konferensi berita kebijakan moneter bank yang longgar "should continue to support prospects for an economic recovery later in the  year" dan itu akan menyisakan "accommodative" selama diperlukan.   

• Dia juga mengatakan bank masih mencari cara‐cara untuk mendorong lending pada usaha kecil dan menengah/small and medium‐sized enterprises (SMEs) dan merevitalisasi pasar  untuk asset‐backed securities tetapi banyaknya tindakan adalah "not for the short‐term". 

• Anjloknya permintaan untuk barang modal pada domestik dan luar negeri menekan penurunan tajam dari ekspektasi 2.3 persen penurunan dalam industrial orders Jerman bulan  April, menandai bagaimana negara dengan ekonomi terbesar Eropa berjuang untuk naik setelah turunnya kinerja selama musim dingin.  

• Tingkat pengangguran Yunani naik lagi dalam bulan Maret, menggambarkan tekanan dari resesi yang melumpuhkan setelah tahunan dari austerity dibawah international bailout.  

• Pencatatan pengangguran adalah kegelisahan utama untuk koalisi Yunani karena menekan target fiskal dan menunjukkan sedikit kenaikan (ekonomi) setelah tahun kenaikan pajak  yang tidak populer dan pemangkasan dari upah dan pensiun.  

• Tingkat pengangguran naik menjadi 26.8 persen dari revisi penurunan 26.7 persen pada bulan Februari, menurut data jasa statistik yang dirilis Kamis, dan yang lebih dari dua kali  rata‐rata dalam zona euro yang mana menekan 12.2 persen dalam bulan April.  

• Yunani  bereaksi  dengan  pencampuran  dari  pembuktian  dan  kemarahan  pada  International  Monetary  Fund  dari  penerimaan  yang  keliru  dalam  penanganan  bailout  negara,  memarahi permintaan maaf terlambat untuk menyelamatkan ekonomi dan kehidupan yang tidak terhitung jumlah keruntuhannya.   

• Tingkat pengangguran Perancis mencapai level tertinggi dalam 14‐tahunnya dalam kuartal pertama tahun 2013, membuat keraguan atas tujuan Presiden Francois Hollande yang  membalikkan naiknya tren tingkat pengangguran hingga akhir tahun.  


U.K.
• Sterling menguat mendekati level tertinggi 1 bulan terhadap dolar pada hari Kamis setelah Bank Sentral Inggris (BoE) mempertahankan kebijakan moneternya dan  membaiknya rilis data ekonomi belakangan ini telah mengurangi peluang BoE melanjutkan kebijakan moneter longgarnya di bulan‐bulan mendatang. 

• Seperti yang telah diperkirakan sebelumnya, BoE mempertahankan suku bunganya di level 0,5% dan juga total pembelian asetnya sebesar 375 milyar pound menyusul  rilis data ekonomi Inggris belakangan ini menunjukkan terjadinya peningkatan pemulihan ekonomi. 

• Sterling naik 1,3% di sekitar $1,5600, setelah mencatat intraday high di $1,5683, level tertingginya sejak 13 Februari. Jika apresiasi berlanjut maka berpotensi menuju  level tertinggi 11 Februari di $1,5810. 

• Sedangkan euro melemah 0,2% di sekitar 0,8480 pound, tidak jauh dari level intraday low di 0,8474 pound, level terendah 2 pekan. 

• Euro menguat terhadap dolar setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga dan suku bunga deposito dan mengatakan bahwa membaiknya data  ekonomi Eropa di bulan Mei menunjukkan terjadi pemulihan ekonomi secara gradual di tahun ini. 

• Rilis lebih baik dari data survey PMI di sektor jasa, manufaktur dan konstruksi Inggris di pekan ini turut memperkuat sinyal terjadinya pemulihan ekonomi. 

• Melemahnya dolar secara luas juga turut mendukung penguatan sterling kemarin. Dolar berpotensi melemah jika data pekerjaan AS yang akan dirilis nanti malam  ternyata lebih rendah dari perkiraan dimana akan meredam spekulasi terhadap peluang The Fed mengurangi/mengakhiri kebijakan stimulusnya. 


JAPAN
• BoJ akan mempertimbangkan untuk mengambil langkah lebih lanjut pekan depan guna membatasi volatilitas yang terjadi pada pasar obligasi pemerintah, seiring lonjakan tiba‐tiba yield obligasi yang mengancam merusak tujuan bank guna membawa perekonomian keluar dari keadaan deflasi selama dua dekade.

• Peningkatan yield telah mendorong beberapa suku bunga KPR, dan ada kekhawatiran terhadap gejolak pasar yang menyebabkan kenaikan lebih lanjut yield obligasi, meningkatkan biaya pinjaman lain dan memperlambat momentum perbaikan perekonomian.

• BoJ bisa mengambil langkah yang tidak biasa dengan cara memperpanjang durasi suku bunga pinjaman tetap untuk dua tahun, tetapi ada beberapa anggota BOJ yang tidak mendukung langkah tersebut.

• "If there is demand in the market for such funds that is something the BOJ would consider, but even the one‐year funding operation is rare for the BOJ," kata salah satu sumber yang memahami pemikiran bank sentral.

• Sembilan anggota dewan BoJ bisa mendiskusikan ide ini secepatnya pada pertemuan berikutnya di tanggal 10‐11 Juni seiring memonitor pergerakan pasar. Turbulensi di pasar obligasi telah menunjukkan tanda‐tanda pelonggaran, namun masih ada risiko bahwa yield akan meningkat lagi.

• BoJ diharapkan untuk mengalihkan konsentrasinya terhadap hutang pemerintah dan pembelian aset risiko dan juga dapat mempertimbangkan pembaharuan penilaian perekonomian karena ekspor dan produksi industri meningkat.



AUSTRALIA
• Penjualan ritel telah membaik baru‐baru ini tetapi lompatan tidak mungkin untuk berlanjut, dengan kenaikan dalam tingkat pengangguran nasional dan berlanjutnya  kehati‐hatian konsumen.  

• Deloitte Access Economics mengatakan pasar ritel masih sangat kompetitif meskipun penguatan kuartalan bulan Maret ketika penjualan bertumbuh 2.2 persen.  

• "Yet  that  rate  of  sales  growth  is  unlikely  to  be  sustained  for  any  length  of  time,"  mitra  Deloitte  David  Rumbens  mengatakannya  dalam  laporan  perkiraan  ritel  perusahaan‐perusahaan yang terakhir Senin lalu.  

• Naiknya ekspektasi pada tingkat pengangguran tahun 2013 dan anjloknya consumer confidence yang tidak memberikan "strong grounding" untuk pertumbuhan yang  kuat dalam sektor tersebut, tambahnya.  

• Ekspektasi Treasuri dari kenaikan penggangguran dalam tahun keuangan 2013/14, karena pertumbuhan employment dan ekonomi masih sedikit dibawah tren.  

• Tingkat pengangguran sebesar 5.5 persen dalam bulan April tetapi pada kuartalan bulan Juni tahun 2014 diekspektasi untuk rata‐rata 5.75 persen.  

• Trade balance Australia telah mencatatkan rangkaian tiga bulannya surplus, meskipun anjloknya ekspor selama bulan April.  

• Australia mencatatkan surplus perdagangan $28 juta dalam bulan April, menurut gambaran yang dirilis oleh Australian Bureau of Statistics.  

• Ini mengikuti surplus sebesar $555 juta dalam bulan Maret, dan surplus $203 juta dalam bulan Februari.  

• Harga obligasi Australia terdorong menguat setelah rilis dari anjloknya pertumbuhan ekonomi yang memicu pembicaraan dari besarnya pemangkasan tingkat suku  bunga oleh bank sentral. 



SWISS
• Indeks  harga  konsumen  Swiss  masih  mencatat  penurunan  dalam  basis  tahunan  di  bulan  Mei,  namun  kondisinya  membaik  dibandingkan  periode  sebelumnya.  Meskipun  demikian,  lemahnya  tekanan  harga  terus  mendukung  langkah  SNB  dalam  mematok  atau  membatasi  nilai  tukar  minimum  mata  uang  lokalnya  guna  mencegah deflasi. 

• Dalam  basis  bulanan,  inflasi  tercatat  0,1%,  sesuai  dengan  ekspektasi,  naik  dari  0%  di  bulan  April  sebelumnya.  Sedangkan  dalam  basis  tahunan  tercatat  ‐0,5%  dibandingkan ekspektasi pasar ‐0,6%, menyusul harga sewa, makanan dan pakaian menjadi lebih mahal. 

• Guna mencegah deflasi dan resesi, SNB telah membatasi nilai tukar minimum EUR/CHF di level 1,20 franc per euro di bulan September 2011. Sebagian besar ekonom  (31 dari 36 ekonom) berdasarkan jajak pendapat Reuters menyebutkan kebijakan SNB tersebut masih akan dipertahankan hingga 12 bulan kedepan, mengutip masih  suramnya prospek inflasi dan lemahnya pertumbuhan ekonomi.  Sedangkan sebanyak 5 responden memperkirakan SNB akan memberlakukan batasan minimum EUR/CHF antara 1,25 dan 1,30 franc per euro. Sementara tak ada  satupun ekonom yang memprediksi SNB akan menghapus kebijakan patokan nilai tukar tersebut. 

• Berdasarkan hasil jajak pendapat Reauters, EUR/CHF akan bergerak di kisaran 1,24 dan 1,25 franc per euro di tahun mendatang. 


• Kepala SNB Thomas Jordan pada hari Minggu kemarin menegaskan kembali bahwa nilai tukar franc masih tinggi, meskipun belakangan ini terlihat melemah.  

Thursday, June 6, 2013

Headline News 06.06.13

US & GLOBAL
• Bursa  saham global  melemah, dengan indeks  saham AS mengalami koreksi tajam, sementara dolar  juga melemah  pada perdagangan hari Rabu setelah  investor beralih memburu aset aman resiko seperti obligasi pemerintah setelah data pekerjaan sektor swasta AS tidak sekuat ekspektasi pasar sebelumnya  dan kekecewaan terhadap upaya Jepang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negerinya. Bursa AS turun secara dramatis, dengan indeks Dow  turun  di  bawah  15000  untuk  pertama  kalinya  sejak  7  Mei,  ditengah  perhatian  pasar  bahwa  penerapan  kebijakan  moneter  longgar  oleh  The  Fed  untuk  mendorong pemulihan ekonomi dirasa belum cukup untuk menopang keberlanjutan kenaikan bursa saham dalam tahun ini. Bursa  saham telah melemah  dalam  beberapa  hari  terakhir  setelah  investor  meragukan  kemampuan  bank‐bank  sentral  untuk  mendorong  pertumbuhan  ekonomi  dan  kemungkinan  stimulus akan dikurangi dalam beberapa bulan kedepan. Indeks ekuitas dunia MSCI terakhir tercatat melemah 1,5% ke level terendah 6 pekan. Pasar Eropa  jatuh  setelah  data  menunjukkan  aktifitas  bisnis  di  zona  euro  melemah  di  bulan  Mei  dan  juga  adanya  konfirmasi  bahwa  ekonomi  kawasan  mengalami  kontraksi di kuartal pertama. 

• Sikap investor memicu indeks saham Nikkei Jepang jatuh 3,8 persen ke level terendah dua bulan, setelah tidak terkesan dengan janji dari Perdana Menteri  Shinzo Abe untuk membuat pertumbuhan pendapatan dan menyiapkan zona ekonomi khusus. 

• Pelaku pasar juga mempertimbangkan prospek kuat untuk program stimulus moneter Federal Reserve AS, yang diharapkan akan dibatasi dalam beberapa  bulan  mendatang.  The  Fed  ‐  bank  sentral  AS  ‐  telah  secara  eksplisit  mengaitkan  kesehatan  pasar  pekerjaan  untuk  kelanjutan  kebijakan  moneter  ultra‐ longgar. Jika data pekerjaan dirilis lemah maka akan mendorong The Fed melanjutkan program pembelian obligasi untuk mempertahankan suku bunga  rendah, yang akan berdampak positif bagi saham. 

• Hasil rilis Fed's Beige Book semalam tidak banyak berpengaruh kedalam pasar. Dalam rilis Fed’s Beige Books semalam, The Fed mengatakan ekonomi AS  mengalami ekspansi dalam level “rendah hingga sedang” sejak medio April sementara perekrutan tenaga kerja masih suram. Belanja konsumen meningkat  dan  sektor  perumahan  menunjukkan  indikasi  menguat.  Dalam  laporan  sebelumnya,  The  Fed  mengutip  pernyataan  “moderate”  growth  (pertumbuhan  berlevel  sedang),  maka  dalam  pernyataannya  semalam  yang  ada  penambahan  kata  “modest”  (rendah)  mengindikasikan  terjadi  pelambatan  dalam  perekonomiannya. Namun demikian, pelaku pasar nampaknya tetap optimis bahwa The Fed akan segera mengakhir program stimulusnya di akhir tahun ini.  Dolar  yang  terkoreksi  di  bawah  100  yen  di  sesi  Tokyo,  mencatat  low  di  98,95  yen.  Yen  telah  melemah  menyusul  naiknya  bursa  saham  Jepang  dalam  beberapa bulan terakhir ditengah ekspektasi meningkatnya pertumbuhan ekonomi Jepang. 

• Dow  Jones  industrial  average  <.DJI>  ditutup  melemah  216,95  poin  atau  1,43%  di  14960,59.  Sedangkan  Standard  &  Poor's  500  Index    <.SPX>  berakhir  melemah 22,48 poin atau 1,38% di 1608,90. Sementara Nasdaq Composite Index  <.IXIC> turun 43,78 poin atau 1,27% di 3401,48.  Keduanya, S&P 500 dan  Dow ditutup di level puncaknya pada 21 Mei. Indeks S&P 500 telah jatuh lebih dari 3% sejak mencapai level puncaknya.  

• Sektor  swasta  AS  dilaporkan  menambah  pekerjaan  sebanyak  135000  di  bulan  Mei,  demikian  laporan  dari  ADP  payroll  service,  lebih  sedikit  dibanding  perkiraan  165000.  Data  tersebut  mengisyaratkan  bahwa  laporan  data  non‐farm  payrolls  AS  hari  Jumat  besok,  yang  sangat  dicermati  The  Fed,  akan  menunjukkan masih lemahnya pasar tenaga kerja AS di bulan Mei. Obligasi pemerintah AS naik usai rilis data tersebut yang menunjukkan masih lemahnya  sektor swasta AS dan sebuah barometer pekerjaan yang turun ke level terendahnya selama hampir setahun terakhir. Treasury tenor 10 tahun naik 18/32  dengan yield di 2,0839 persen. 

• Indeks saham Eropa ditutup melemah 1,5% setelah rilis data pekerjaan AS, mencatat prosentase kerugian harian terbesarnya dalam sepekan. Pelemahan  ini meluas ke pasar ekuitas menyusul data menunjukkan melemahnya aktifitas bisnis di Eropa di bulan Mei dan juga penjualan ritel di bulan April yang  mengisyaratkan rendahnya permintaan konsumen. Data tersebut terus memberi tekanan pada ECB untuk memacu pertumbuhan ekonominya meskipun  nampaknya tidak akan mengubah pandangan bahwa ECB akan tetap mempertahankan kebijakan moneternya usai sidangnya hari Kamis ini. Minimnya aksi  ECB dan melemahnya pasar ekuitas telah memicu yield obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun melemah ke 1,512 persen dari posisi hari Senin di 1,534  persen, yang merupakan level tertingginya selama hampir 3 bulan. 

• Brent crude turun tajam sesaat sebelum tutup pasar setelah muncul laporan akan segera beroperasinya kembali kilang minyak utama AS. Minyak awalnya  naik  setelah  data  stok  minyak  mingguan  AS  turun  di  pekan  lalu.  Namun  menjelang  tutup  pasar,  Brent  jatuh  ke  $102,85  per  barel  setelah  IIR  Energy  melaporkan BP Plc <BP.L> akan mulai memproduksi 260.000 barel per hari (bph) minyak mentahnya pada pengilangan 410.000 bph di Whiting, Indiana,  pada hari Kamis ini. Brent futures <LCOc1> ditutup melemah 20 sen di $103,04 per barel setelah mencatat intraday high di $104,07, kenaikan di atas $104  untuk  pertama  kalinya  dalam  5  sesi  terakhir.  Sedangkan  U.S.  crude  futures  ditutup  naik  43  sen  di  $93,74  per  barel,  setelah  mencatat  intraday  high  di  $94,48. Harga emas naik 0,4% di $1399,60 per ons, usah mencatat day’s low di $1395,19. Sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus  naik $8,40 di $1405,60, di atas day’s low di $1395,10.  


GOLD & COMMODITIES
• Harga emas bertahan menguat dalam perdagangan Rabu lalu karena para investor mencari safer haven setelah data lapangan kerja swasta AS melemah  dari ekspektasinya. 

• Anjloknya  pengangkatan  dalam  perusahaan‐perusahaan  AS  dalam  bulan  Mei  menahan  spekulasi  bahwa  the  Fed  AS  kemungkinan  memulai  untuk  menunjukkan program pembelian obligasi sebesar $85 milyar, bagian dari langkah stimulus oleh the Fed yang diketahui sebagai quantitavite easing atau  QE. 

• QE membantu mendorong harga emas mencapai level tertingginya dalam tahun 2011 dari mempertahankan tingkat suku bunga rendah sepanjang masa,  yang menekan beberapa investor untuk safer aset‐aset, memberikan langkah yang lebih mudah terhadap pendanaan yang dilakukan, dan pada saat yang  sama memicu kekhawatiran berkenaan dengan inflasi. 

• Laporan ADP menunjukkan private employers AS bertambah 135.000 lapangan kerja pada bulan Mei, ekspektasi yang tipis dari kenaikan 165.000. 

• "The ADP (data) is suggesting instead of job growth stepping up, it's actually stepping down as we move into the summer months," kata Mark Zandi, kepala  ekonom pada Moody's Analytics, yang mana bermitra untuk mengembangkan laporannya.   

• "It's not like we're falling off a cliff, it just feels like we're throttling back a little bit."  



OIL & COMMODITIES
• Minyak  telah  diperdagangkan  lebih  tinggi  selama  sesi  perdagangan  setelah  rilis  data  yang  menunjukkan  penurunan  tajam  dalam  persediaan  minyak mentah AS pekan lalu. 

• Brent melemah signifikan menyentuh level terendah di 102,85 dollar/barel setelah IIR Energi melaporkan bahwa BP Plc akan memulai menyuplai  minyak mentah 260.000 barel per‐hari dari kilang minyak di Whiting, Indiana, Kamis. 

• Brent  futures  <LCOc1>    ditutup  melemah  20  sen  dengan  nilai  103,04  dollar/barel,  setelah  sempat  ditransaksikan  menyentuh  level  tertinggi  di  104,07 dollar. 

• Kontrak berjangka U.S. crude ditutup 43 sen lebih tinggi dengan nilai kontrak 93,74 dollar/barel, setelah sempat menyentuh high dengan nilai  94,48 dollar. 

EURO ZONE
• Euro  kemungkinan  akan  melanjutkan  tren  pelemahannya  terhadap  dollar  hingga  12  bulan  kedepan  setelah  pergolakannya  dalam  bulan  April  dan  Mei,  menurut  polling  Reuters  dari  60  foreign  exchange  strategists dan ekonom.  

• Euro telah mengalami fluktuasi sekitar level $1.29 hingga $1.32 terhadap dollar dalam dua bulan sebelumnya, tetapi analis mengekspektasi prospek ekonomi zona euro untuk mengalami penumpukan tekanan  dalam bulan kedepannya.  

• Mendekati dua pertiga dari orang Perancis berpikir Uni Eropa menunjukkan arah yang salah dan lebih darinya tidak menyetujui kepemimpinan Presiden Francois Hollande, menurut survei yang telah banyak  disaksikan yang telah dirilis. 

• Polling  yang  dilakukan  dalam  enam  negara  Uni  Eropa  oleh  Gallup,  juga  menemukan  kebanyakan  orang  Inggris  ingin  keluar  dari  Uni  Eropa,  gambaran  yang  lebih  tinggi  daripada  survei  baru‐baru  ini.  Ini  kemungkinan mendorong permintaan untuk awal referendum Inggris mengenai keanggotaan dalam Uni Eropa.  

• Tetapi yang paling mencolok temuan yang berhubungan dengan Perancis, pendiri negara anggota Uni Eropa yang mengalami peningkatan kekecewaan berkenaan dengan Eropa ditengah pertumbuhan yang  anjlok dan naiknya tingkat pengangguran sejak Hollande menjabat setehun yang lalu.  

• Gross domestic product Portugal anjlok 0.4 persen dalam kuartal pertama setelah kontraksi 1.8 persen kuartal sebelumnya karena negara memasuki resesi tahun ketiganya, data menunjukkannya.  

• Finlandia  melemah  menuju  resesi  setelah  data  gross  domestic  product  (GDP)  kuartal  pertama  yang  menunjukkan  dua  rangkaian  kontraksi  kuartalannya,  ditekan  turun  oleh  penurunan  dan  ketidakpastian  ekonomi zona euro.  

• Latvia mendapatkan lampu hijau Rabu lalu untuk mengadopsi euro dari tahun 2014, penobatan yang timbul dari krisis ekonomi dan menandai pada investor bahwa zona euro diarahkan untuk meluas daripada  terpisahkan/disintegrasi.  

• Nagara kecil Baltik akan menjadi negara Uni Eropa yang ke‐18 untuk menggunakan mata uang tunggal dimulai tahun depan setelah para menteri keuangan Uni Eropa secara formal mendukung Komisi Eropa  merekomendasi positif pada meeting 9 Juli.  

• Euro, yang diluncurkan sebagai uang dan koin pada 1  Jan., 2002, yang saat ini digunakan sekitar 330 juta orang dan telah menjadi mata uang utama dunia. 



U.K.
• Sterling merangkak naik ke level tertinggi 4 pekan terhadap dolar dan level tertinggi 2 pekan terhadap euro pada hari Rabu setelah data sektor jasa mengisyaratkan terjadinya peningkatan  pada perekonomian Inggris dan mengurangi prospek untuk pelonggaran moneter lebih lanjut. Namun demikian, apresiasi sterling masih terlihat terbatas, menjelang dilantiknya Gubernur BoE  yang baru Mark Carney di bulan Juli yang diprediksi akan mengadopsi kebijakan moneter longgar yang agresif, khususnya jika inflasi terjun bebas. 

• Sterling naik 0,5% di sekitar $1,5400, setelah mencatat intraday high di $1,5408, level tertingginya sejak 10 Mei, dibantu oleh data payrolls AS di sektor swasta yang dirilis di bawah ekspektasi  pasar. Area resistance saat ini berada pada level puncak pertengahan April di $1,5410. Jika berhasil menembus di atas area tersebut maka sterling berpeluang menuju target $1,5607, level  tertinggi 1 Mei. 

• Data PMI sektor jasa Inggris kemarin dirilis optimis setelah mencatat naik ke 54,9 di bulan Mei dari 52,9 di bulan April sebelumnya, jauh di atas proyeksi pasar naik ke level 53. Rilis data  tersebut melanjutkan rilis optimis data PMI sektor manufaktur dan konstruksi sebelumnya. 

• Seberapa besar apresiasi sterling bergantung pada rilis data ketenagakerjaan AS di hari Jumat besok. Jika data dirilis optimis, maka akan mendorong penguatan dolar dan menekan sterling dan  memicu ekspektasi The Fed akan mengurangi/mengakhiri program stimulusnya dalam beberapa bulan kedepan. 

• Sementara euro tercatat melemah 0,5% di sekitar 0,8500 pound setelah menembus level terendah 2 pekan di 0,8488 pound. Euro berpotensi melanjutkan koreksinya jika dalam sidangnya  nanti malam, Presiden ECB Mario Drgahi memberikan pandangan pesimis terhadap prospek ekonomi kawasan. 

• Bank sentral Inggris juga akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya hari Kamis ini yang diprediksi akan tetap mempertahankan suku bunga dan target pembelian asetnya.  


JAPAN
• Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjabarkan pandangannya terhadap pertumbuhan perekonomian pada hari Rabu, menjelaskan tentang usulan meningkatkan pendapatan per kapita national sebanyak 40%.

• Tujuan ambisius Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tentang perekonomian Jepang adalah bagian dari strategi ekonomi untuk membalikkan deflasi selama beberapa dasawarsa guna menghidupkan kembali perekonomian yang lesu. Ini juga sejalan dengan tujuan Bank Jepang untuk menciptakan inflasi 2% dalam dua tahun.

• Menjabarkan sebuah daftar usulan reformasi yang panjang mulai dari meningkatkan produktivitas pertanian untuk memungkinkan penjualan obat online, Mr Abe mengatakan pada sebuah forum makan siang pribadi bahwa jika langkah‐langkah ini semua dilaksanakan, pendapatan nasional tumbuh lebih dari 3% per tahun, meningkatkan pendapatan rata‐rata per kapita setidaknya 1.5 juta yen dalam 10 tahun ke depan.

• Pendapatan nasional Jepang per kapita mencapai sekitar 3.8 juta yen di tahun yang berakhir pada bulan Maret.

• "It's time for Japan to become the engine of global economic recovery," ucap Mr. Abe.



AUSTRALIA
• Pertumbuhan ekonomi Australia yang konservatif memperkirakan bank sentral kemungkinan membutuhkan untuk memangkas tingkat suku bunga lagi dalam bulan mendatang.  

• Kepala ekonom (Kamar Dagang dan Industri) Australia Chamber of Commerce and Industry (ACCI) Greg Evans mengatakan kejelasan bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan membutuhkan  untuk mempertimbangkan kedepannya pemangkasan tingkat suku bunga untuk mendukung pelemahan dan mendukung pada meluasnya basis pertumbuhan.  

• "Regrettably, the March national accounts provide few encouraging signals that a shift is occurring in the economy as the mining investment boom tails off," kata Mr Evans.  

• Rekening nasional menunjukkan gross domestic product (GDP) mengalami ekspansi 0.6 persen dalam kuartalan bulan Maret, menurut Australian Bureau of Statistics Rabu lalu.  

• Pertumbuhan ekonomi Australia anjlok dalam kuartalan bulan Maret, dan bahwa kemungkinan melangkah untuk berlanjut karena puncak dari anjloknya investasi pertambangan.  

• Gross  domestic  product  (GDP)  bertumbuh  0.6  persen  dalam  tiga  bulan  pertama  tahunan,  Australian  Bureau  of  Statistics  mengatakannya,  dibawah  perkiraan  pasar  0.8  persen.  Langkah  pertumbuhan tahunan 2.5 persen, pertama kalinya dibawah tiga persen sejak kuartal terakhir tahun 2011.  

• Ini membuktikan dari data bahwa booming pertambangan Australia bergerak kedalam fase terbarunya.  

• Treasuri bayangan Joe Hockey mengkhawatirkan ekonomi lokal kehilangan momentum, meskipun membaiknya kinerja ekspor.  

• Harga obligasi Australia naik setelah rilis gambaran pertumbuhan ekonomi yang mengecewakan yang menaikkan prospek dari pemangkasan berikutnya dari bank sentral.  



SWISS
• Dolar  terkoreksi  secara  umum  pada  hari  Rabu  kemarin  pasca  data  pertumbuhan  tenaga  kerja  sektor  swasta  AS  yang  dirilis  lebih  rendah  dari  perkiraan  di  bulan  Mei  lalu  dan  minimnya  peningkatan pada aktifitas pabrikan AS yang mana mengurangi peluang untuk The Fed segera mengakhiri program stimulusnya. 

• Dalam rilis Fed’s Beige Books semalam, The Fed mengatakan ekonomi AS mengalami ekspansi dalam level “rendah hingga sedang” sejak medio April sementara perekrutan tenaga kerja masih  suram. Belanja konsumen meningkat dan sektor perumahan menunjukkan indikasi menguat. Dalam laporan sebelumnya, The Fed mengutip pernyataan “moderate” growth (pertumbuhan  berlevel sedang), maka dalam pernyataannya semalam yang ada penambahan kata “modest” (rendah) mengindikasikan terjadi pelambatan dalam perekonomiannya. 

• Namun demikian, pelaku pasar nampaknya tetap optimis bahwa The Fed akan segera mengakhir program stimulusnya di akhir tahun ini. 

• Dolar melemah sekitar 0,5% terhadap franc Swiss di 0,9420 franc dibandingkan dengan posisi penutupan New York hari Selasa. Sedanhkan euro terkoreksi 0,4% di sekitar 1,2335 franc. 


• Sebelum dirilisnya data non‐farm payrolls AS hari Jumat, investor terlebih dahulu akan mencermati data inflasi Swiss yang akan dirilis hari Kamis ini. Hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan  inflasi tahunan Swiss diprediksi turun 0,6% di bulan Mei. 

Wednesday, June 5, 2013

Headline News 05.06.08

US & GLOBAL
• Bursa  saham  AS  terkoreksi  pada  hari  Selasa  sementara  dolar  rally  menyusul  investor  mempertanyakan  seberapa  lama  The  Fed  akan  mempertahankan program stimulusnya yang telah mendongkrak perekonomiannya. 

•  Menjelang sidang reguler bank sentral dan data pekerjaan AS pekan ini awalnya sempat menahan laju tajam perdagangan. namun seiring  mengendurnya pasar Eropa, dolar menyerahkan sejumlah keuntungannya terhadap rival utamanya dan bursa saham AS terkoreksi tajam. 

• Pasar  saham  belakangan  ini  mengalami  tekanan  menyusul  minutes  dari  sidang  terakhir  The  Fed  dan  testimoni  Bernanke  yang  mengisyaratkan The Fed akan segera mengakhiri program stimulusnya lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya. 

• Investor terlihat menahan diri menjelang rilis data non‐farm payrolls AS pada hari Jumat pekan ini untuk melihat kondisi pasar tenaga  kerjanya, faktor kunci yang akan membawa arah kebijakan moneter The Fed. 

• Presiden  Fed  Kansas  City  Esther  George  kembali  mendesak  The  Fed  untuk  mengurangi  pembelian  agresif  obligasinya.  George  terus  mengkritisi program stimulus The Fed dan telah memberikan suara menentang di setiap pertemuan The Fed sepanjang tahun ini. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir melemah 76,49 poin atau 0,50% di 15177,54. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  turun 9,04 poin atau 0,55% di 1631,38. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> terkoreksi 20,11 poin atau 0,58% di 3445,26.   

• Beberapa analis menunjuk ke faktor teknis untuk mengatakan pasar saham AS, dengan S&P 500 naik lebih dari 15 persen sepanjang tahun  ini, tidak sekuat seperti yang terlihat bahkan berpotensi mengalami kejatuhan. 

• Bursa saham Eropa turun dari posisi puncaknya namun berhasil ditutup menguat 0,3%, mengakhiri depresiasinya selama 2 hari terakhir  yang telah menempatkannya di level terendah sejak awal Mei. 

• Sementara indeks saham dunia MSCI naik 0,15% di sesi Asia dan Eropa. 

• Dengan investor menahan diri menjelang sidang ECB dan BoE pada hari Kamis besok, Bund futures Jerman terkoreksi dan peripheral euro  zone  debt  naik.  Rally  selama  10  bulan  pada  obligasi  zona  euro  telah  mengendur  dalam  beberapa  pekan  terakhir  menyusul  rumor  mengenai pemangkasan stimulus The Fed telah menaikkan yield. Adapun yield Treasury AS tenor 10 tahun naik ke 2,148 persen. 

• Setelah mengalami gejolak dalam beberapa hari terakhir akibat eskalasi tekanan politik, saham Turki dan lira berhasil rebound. Hal ini  berarti bahwa pasar Asia kembali mendorong kenaikan indeks saham. 

• Indeks Nikkei naik 2%, kenaikan harian terbesarnya dalam 3 pekan menyusul pergerakan mata uang yang cepat menjelang testimoni dari  Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada leg ketiga strategi stimulus "Abenomics"‐nya. Prospek aksi beli lebih lanjut dari dana pensiun  Jepang juga memberikan support bagi kenaikan Nikkei menyusul sejumlah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah Jepang  akan mendesak dana pensiun masyarakat Jepang, yang mengelola dana/aset lebih dari $2 triliun, untuk meningkatkan investasi mereka di  ekuitas dan aset‐aset mancanegara. 

• Dolar menguat 0,5% terhadap yen namun terkoreksi dari posisi puncaknya. Euro naik 0,1% terhadap dolar. 

• Bursa saham Australia naik 0,3% dan Aussie terkoreksi 1,3% setelah bank sentral Australia (RBA) mempertahankan suku bunganya, sesuai  prediksi pasar, namun mengatakan terdapat peluang untuk dilakukan pemangkasn suku bunga. Menguatnya dolar juga turut menekan  kiwi dollar. 

• Harga emas jatuh sekitar 1%, memperdalam koreksinya akibat kekhawatiran menurunnya permintaan setelah India, sebagai konsumen  terbesar dunia untuk emas, membatasi lebih lanjut untuk impor logam mulia. 

• Harga minyak Brent naik lebih dari $1 per barel, menyusul merebaknya rumor bahwa Korea Selatan akan menciptakan insentif baru bagi  penyuling untuk mengimpor minyak mentah yang bisa meningkatkan permintaan. Harga minyak Brent berjangka untuk pengiriman Juli  naik ke level intraday high $103,58 per barel pasca munculnya rumor dan kemudian ditutup naik $1,18 di $103,24 per barel. Sementara  harga minyak mentah AS berakhir melemah 14 sen di $93,31 per barel. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas  melemah  sekitar  1  persen  Selasa  lalu  dari  meluasnya  penurunan  setelah  konsumen  emas  terbesar  didunia  India  kedepannya  membatasi impor dari logam mulia. 

• Reserve Bank of India (RBI) Selasa lalu memperluas pembatasan impor yang ditempatkan pada bank‐bank, yang mana diperkenalkan bulan  lalu, untuk mendominasi agen‐agen dan trading house.  

• Pergerakan berasal setelah data Senin lalu menunjukkan impor emas India yang melonjak sekitar 162 ton bulan Mei dari 142,5 ton bulan  April. 

• "The news that the RBI will curb imports of gold by agencies has weighed prices down today as it is a wider restriction and could imply  lower imports of gold into the country," analis Societe Generale Robin Bhar mengatakannya.  

• Bhar mengatakan bahwa impor bulan Juni dapat anjlok antara 50 dan 100 ton dengan India pada akhir pernikahan dan musim festival  Hindu. Keduanya secara tradisional kejadian yang mendukung pembelian emas.  


OIL & COMMODITIES
• Brent crude oil meningkat lebih dari 1 dollar/barel pada hari Selasa, membalikkan kerugian awal karena rumor menyebar bahwa Korea  Selatan akan menciptakan insentif baru bagi refiners yang bisa meningkatkan permintaan akan minyak. 

• Pergerakan  harga  Brent  crude  oil  meningkat  dan  volume  melonjak  sebelum  tengah  hari,  seiring  perbincangan  yang  beredar  bahwa  importir Asia akan menawarkan diskon bagi importing crude.  

• Brent  premium  terhadap  U.S.  crude  mencatat  persentase  kenaikan  terbesar  sejak  bulan  Agustus  lalu,  meningkat  lebih  dari  10  dollar  seiring melemahnya pergerakan harga U.S. crude. 

• "There's a lot of market speculation that the South Koreans are going to change their tax policy on non‐agricultural imports," ucap Andy  Lebow, vice president di Jefferies Bache, New York.   

• "That seemed to have rallied the Brent market."  

• Kontrak Brent crude periode Juli <LCOc1> menguat hingga menyentuh nilai tertinggi 103,58 dollar, dan meningkat 1,18 dollar dan ditutup  dengan nilai 103,24 dollar/barel. 

• U.S. oil <CLc1> melemah sebanyak 1 dollar selama sesi perdagangan, selama sesi perdagangan U.S. oil <CLc1> melemah 14 sen dengan  nilai 93,31 dollar/barel. Setelah settlement, naik 42 sen menjadi 93,88 dollar/barel. 

• "The market's been seesawing all day. It's range trading and looking for direction, but there's no clear direction either way," ucap Gene  McGillian,seorang analis di Tradition Energy, Stamford, Connecticut.


EURO ZONE
• Harga produsen zona euro merosot kedepannya dari bulan April pada penurunan tajam biaya energi, ditandai penurunan terbesar dalam basis bulanan sejak bulan Juli 2009, gambaran yang  dirilis Selasa lalu.  

• Harga‐harga pada factory gates dalam 17 negara‐negara yang mengggunakan euro melemah 0.6 persen pada bulan April dari Maret, kantor statistik Uni Eropa mengatakannya. Polling para  ekonom oleh Reuters telah memperkirakan penurunan pada 0.3 persen. Gambaran basis tahunan menunjukkan penurunan 0.2 persen dibulan April, setelah 0.6 persen kenaikan pada bulan  sebelumnya.  

• European Central Bank akan menyuarakan permasalahan terhadap pemerintah jika rencana pajak pada transaksi finansial menyebabkan distorsi pada pasar keuangan Eropa, anggota Dewan  Eksekutif Benoit Coeure mengatakannya.  

• ECB tidak keberatan dengan rencana pajak yang bukan merupakan bagian dari mandat bank sentral, Coeure mengatakan pada jurnalis disela‐sela konferensi di Seoul.  

• Jumlah orang Spanyol yang terdaftar dari pengangguran turun pada bulan Mei tetapi pengangkatan musiman sebagian besar adalah penyebabnya, mencatatkan optimisme pemerintah bahwa  penurunan digembar‐gemborkan pada perputaran perekonomian negara yang lumpuh. 

• Yunani memperluas jalur dengan program bailout tapi harus melakukan lebih banyak untuk menumpas pada penggelapan pajak dan melanjutkan reformasi untuk menarik investor asing, ketua  International Monetary Fund Christine Lagarde mengatakannya.  

• Kredit macet pada bank terbesar di Slovenia sejumlah hampir seperlima dari pinjaman mereka, bank sentral negara mengatakannya Selasa lalu, ditambah bahwa rencana kenaikan modal 900  juta euro yang harus tetap menjaga mereka tetap berjalan.  


U.K.
• Rally sterling terhambat dan kemudian bergerak relatif stabil terhadap dolar di akhir sesi New York, menyusul investor menunggu indikasi untuk pemulihan ekonomi Inggris dan  juga sikap investor yang memposisikan diri menjelang rilis data pekerjaan AS hari Jumat pekan ini. 

• Sektor konstruksi Inggris berhasil mencatat ekspansi di bulan Mei, sehari setelah rilis data manufaktur yang lebih baik dari perkiraan pasar. Saat ini pasar akan mencermati data  PMI sektor jasa Inggris yang akan dirilis sore ini yang nampaknya juga akan mencatat ekspansinya pasca mengalami kontraksi di bulan April sebelumnya. 
• Sterling tercatat stabil terhadap dolar di sekitar $1,5317 dan euro naik 0,1% di sekitar 0,8543 pound. 

• Zona euro adalah mitra dagang terbesar Inggris dan ekonominya tengah terperosok kedalam resesi. ECB akan bersidang pada hari Kamis dan sebagian besar ekonom memprediksi  tidak  akan  terjadi  perubahan  kebijakan  suku  bunga,  meskipun  belakangan  ini  terjadi  desakan  agar  ECB  lebih  giat  lagi  dalam  mendongkrak  perekonomian  kawasan  seperti  memangkas suku bunga deposito di bawah 0%. 

• Sementara  BoE  juga  akan  memulai  sidang  regulernya  selama  2  hari  pada  Rabu  ini  dan  diprediksi  akan  mempertahankan  suku  bunganya  di  rekor  terendahnya  dan  mempertahankan kebijakan pembelian asetnya. Sidang BoE ini akan menjadi sidang terakhir kalinya dibawah kepemimpinan Mervyn King. 

• Sterling berpotensi mengalami tekanan ketika Mark Carney mulai menjabat sebagai gubernur BoE yang baru di bulan Juli mendatang, yang diprediksi akan mengadopsi kebijakan  moneter longgar yang agresif. 


JAPAN
• Total pendapatan kas penerima upah Jepang meningkat pada bulan April untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, tapi hanya sedikit, sebuah tanda dimana langkah Perdana Menteri Shinzo Abe untuk memulihkan perekonomian memiliki dampak terbatas terhadap upah.

• Data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan bahwa Peningkatan dalam satu tahun sebesar 0,3 persen dari total pendapatan kas, yang dikaitkan dengan keuntungan besar dalam pembayaran khusus termasuk lump‐sum payments dan bonuses, mengikuti revisi penurunan 0,9 persen pada bulan Maret.

• Overtime pay adalah sebuah barometer kekuatan dalam aktivitas perusahaan, meningkat tipis 0,4 persen dalam tahun ini hingga bulan April, menandai kenaikan tahunan pertama dalam tujuh bulan.

• "We see wages as staying flat largely and they show little sign of accelerating," ucap Manabu Watanabe, seorang pejabat kementerian tenaga kerja yang bertugas mengumpulkan data.

• "You may count on an increase in summer bonuses, but regular pay won't rise much as companies remain wary about boosting wages."

• Kebijakan Agresif fiskal dan kebijakan moneter ekspansif yang lakukan Shinzo Abe, dijuluki "Abenomics", telah mendorong harga saham dan melemahkan yen, mendorong konsumen untuk menghabiskan lebih banyak dan membantu perusahaan‐perusahaan besar, terutama eksportir dalam peningkatan laba.

• Data Departemen Tenaga Kerja juga menunjukkan bahwa special payments naik 9,7 persen pada bulan April dari tahun sebelumnya. Kedua gaji rutin dan gaji bulanan.

AUSTRALIA
• Bank sentral tidak menginginkan untuk memangkas tingkat suku bunga lebih lanjut, mengakui pertumbuhan ekonomi kemungkinan untuk sedikit dibawah tren dalam jangka  pendek.  

• Sebagaimana meluasnya ekspektasi dari para ekonom, Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan tingkat suku bunga pada meeting dewan bulanannya Selasa lalu, setelah  penurunan yang tidak diekspektasi terhadap level terendah sepanjang masa dilevel 2.75 persen bulan Mei. Gubernur RBA Glenn Stevens mengatakan "appropriate" untuk saat ini. 

• "The board also judged that the inflation outlook, as currently assessed, may provide some scope for further easing, should that be required to support demand," Mr Stevens  mengatakan dalam pernyataannya.  

• Treasuri Wayne Swan mengatakan kemampuan untuk menjaga tingkat suku bunga rendah yang membuktikan kuatnya manajemen ekonomi pemerintah federal.  

• Perdana Menteri Julia Gillard telah tertekan turun dari klaim bahwa "Labor heavies" yang telah mengatakan dia harus pergi, karena pemerintah berlanjut untuk menghadapi  penurunan kursi besar‐besaran dari pemilu federal.  

• Ms Gillard, ditanyakan dalam parlemen mengenai artikel yang ditulis oleh kolumnis Phillip Adams dalam The Australian Selasa lalu.  

• Mr Adams mengatakan "a lengthening number of Labor heavies have told Gillard, publicly or privately, that she has to go" dan menunjuk Menteri Luar Negeri Bob Carr.  

• Senator Carr's membayangi Julie Bishop dalam mengangkat masalahnya, meminta Ms Gillard jika dia dapat mengkonfirmasi maka dia mendekati untuk berhenti untuk kebaikan  partai. 


SWISS
• Dolar  dan  euro  berhasil  rebound  terhadap  franc  Swiss  dan  bergerak  relatif  flat  di  akhir  sesi  New  York  pada  hari  Selasa  kemarin  karena  investor  terlihat  memposisikan  diri  menjelang rilis data pekerjaan AS hari Jumat pekan ini. Dolar berhasil rebound pasca koreksi tajamnya di hari Senin sebelumnya setelah rilis data manufaktur AS yang diluar  dugaan mengalami kontraksi di bulan Mei untuk pertama kalinya dalam 6 bulan terakhir, dimana kondisi tersebut turut menekan euro terhadap franc Swiss. 

• Sebelum dirilisnya data non‐farm payrolls AS hari Jumat, investor terlebih dahulu akan mencermati data inflasi Swiss yang akan dirilis hari Kamis besok. Hasil jajak pendapat  Reuters menunjukkan inflasi tahunan Swiss diprediksi turun 0,6% di bulan Mei. 

• Rilis optimis data PMI manufaktur Swiss di bulan Mei yang tidak dibarengi dengan indikasi meningkatnya inflasi, maka kebijakan moneter SNB nampaknya tidak akan berubah. 

• Franc Swiss melemah terhadap euro di bulan Mei seiring berkurangnya kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi zona euro. Franc Swiss menembus level terendah 2  tahun terhadap euro pada 22 Mei. 


• Dolar dan euro bergerak stabil terhadap franc Swiss yang masing‐masing di sekitar 0,9470 franc dan 1,2385 franc.  

Tuesday, June 4, 2013

Headline News 04.06.13


US & GLOBAL
• Harga saham naik namun dolar jatuh pada perdagangan hari Senin ditengah sesi yang volatile setelah data menunjukkan aktifitas sektor  manufaktur AS mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam 6 bulan, meningkatkan keraguan terhadap kesehatan ekonomi AS dan  nasib stimulus bank sentral. Pasar menjadi sangat sensitif dalam menanggapi data ekonomi AS sejak The Fed mulai meningkatkan prospek  untuk mengurangi program pembelian obligasi jika ekonomi menunjukkan pertumbuhan yang berkesinambungan. 

• Institute  for  Supply  Management  (ISM)  melaporkan  barometer  untuk  new  orders  turun  di  bulan  lalu  dan  mengatakan  minimnya  permintaan ekspor. Rilis buruk data manufaktur telah menambah keraguan terhadap langkah pengurangan stimulus The Fed. Namun para  investor  saham  berkeyakinan  bahwa  The  Fed  cenderung  akan  mempertahankan  kebijakannya  untuk  menjaga  berlanjutnya  proses  pertumbuhan ekonomi. 

• Indeks  kompsit  Nasdaq  jatuh  sebanyak  1%  namun  kemudian  berhasil  rebound.  Dow  naik,  ditopang  oleh  kenaikan  4%  pada  saham  produsen obat  Merck & Co. menyusul hasil studi obat melanoma (jenis kanker kulit yang paling mematikan). 

• Investor masih menantikan rilis data non‐farm payrolls AS dan perlu berhati‐hati terhadap pergerakan harga dalam pekan ini. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> bertambah 138,46 poin atau 0,92% di 15254,03. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik  9,68 poin atau 0,59% di 1640,42. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 9,45 poin atau 0,27% di 3465,37.   

• Meskipun data AS Senin kemarin terbilang penting, namun fokus pasar lebih tertuju pada data non‐farm payrolls untuk periode Mei, yang  nampaknya akan mengarahkan program kebijakan moneter The Fed selanjutnya. Wall Street memprediksi terjadi penambahan pekerjaan  sebanyak 170000 di bulan lalu, sedikit di atas penambahan 165000 di bulan April sebelumnya. 

• If the payrolls report is strong, the poor ISM data would be easily forgotten and the dollar would rally, kata Alan Ruskin, kepala strategi  G10 FX  pada Deutsche Bank di New York. Overall, he believes U.S. employment data will be the determining factor as to whether the Fed  will wind down its asset purchase program.  

• Dolar  anjlok  di  bawah  100  yen,  level  terendahnya  selama  hampir  sebulan  terakhir,  setelah  data  manufaktur  AS  semalam  mendorong  investor memburu asat‐aset aman resiko. Dolar terakhir bergerak di sekitar 99,48 yen. 

• "If this is truly the start of a broader market panic, we believe the Japanese yen may be one of the largest beneficiaries as speculators  stampede for the exits," kata David Rodriguez, quantitative strategist pada DailyFX di New York.  

• Pasar di Asia dan Eropa awalnya terguncang di sesi global oleh data yang menunjukkan ekonomi Cina kehilangan daya dukungnya bulan  lalu, dengan aktifitas manufaktur melemah untuk pertama kalinya dalam 7 bulan dan melemahnya pertumbuhan di sektor jasa. 

• Indeks saham dunia MSCI naik 0,1% seiring naiknya bursa Wall Street di akhir sesi New York. 

• Bursa  saham  Turki  anjlok  lebih  dari  10%  setelah  terjadi  kerusuhan  di  seluruh  negeri.  Bursa  Istanbul  jatuh  ke  level  terendah  sejak  26  Februari setelah terjadi protes anti‐pemerintah dalam beberapa hari terakhir. 

• Rilis  data  PMI  Eropa  awalnya  sempat  mengangkat  bursa  saham  Eropa,  namun  kemudian  kembali  melemah  setelah  muncul  data  ISM  manufaktur AS. Indeks FTSEurofirst 300 ditutup melemah 0,7%. 

• Harga Treasury AS tenor 30 tahun diperdagangkan relatif flat, memangkas keuntungan yang diperoleh awal sesi setelah data manufaktur  AS mengurangi peluang untuk The Fed mengakhiri program pembelian obligasinya.Treasury tenor 10 tahun naik 2/32 dengan yield 2,1229  persen. sebelum rilis data ISM, harga obligasi turun 15/32 dengan yield 2,187 persen, sekitar 5 basis poin di bawah level puncak 13 bulan  yang dicapai pekan lalu. 

• Pasar minyak dan komoditas juga bergerak fluktuatif. Harga minyak Brent dengan cepat turun di bawah $100 per barel untuk pertama  kalinya  dalam  sebulan  terakhir  dipicu  kekhawatiran  permintaan  setelah  data  manufaktur  Cina  mengisyaratkan  terjadinya  pelambatan  pertumbuhan di negara konsumen minyak terbesar kedua dunia tersebut. Namun penurunan harga minyak mampu diredam oleh adanya  masalah dengan ladang minyak Laut Utara Buzzard. Brent rebound $1,69 ke $102,08. Sedangkan harga minyak mentah AS naik $1,31 ke  $93,28 per barel, dengan melemahnya dolar mendukung naiknya harga minyak.  

• Harga emas melonjak 2%, menembus level tertingginya selama lebih dari 2 pekan, ditopang oleh anjloknya dolar dan data manufaktur AS. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik mendekati 2 persen Senin lalu, terdorong ke level tertinggi yang lebih dari dua minggunya, dibantu oleh pelemahan dollar AS  dan kekecewaan data manufaktur AS. 

• Logam mulia melonjak dan ekuitas AS melemah setelah data menunjukkan sektor manufaktur AS mengalami kontraksi pada bulan Mei  untuk pertama kalinya dalam enam bulan. 

• Emas  dan  kenaikan  komoditas  yang  berdenominasi  dollar  setelah  indeks  dollar  AS  anjlok  sekitar  1  persen  terhadap  enam  mata  uang  utama dunia.    

• "It's a currency move," kata Bill O'Neill, mitra pada commodities investment firm LOGIC Advisors.      

• Jumat lalu emas melemah hampir 2 persen, penurunan terdalam hariannya dalam dua minggu. 


OIL & COMMODITIES
• Kontrak berjangka Crude oil menguat hampir di seluruh dunia pada hari Senin, membalikkan kerugian sesi sebelumnya, akibat dampak   melemahnya data perekonomian AS yang mengirim dolar terjun dan mengangkat harga minyak. 

• Brent  crude  futures  <LCOc1>  menutup  sesi  perdagangan  meningkat  1,67dollar,  atau  1,66  persen,  dengan  nilai  102,06  dollar/barel,  rebound dari nilai kontrak 100 dollar melemah hingga 99,66 dollar di awal sesi perdagangan akibat dampak dari data Cina yang melemah. 

• HSBC/Markit Purchasing Managers' Index (PMI) China, negara konsumen minyak terbesar kedua di dunia, melemah menjadi 49,2 pada  bulan Mei, terlihat terjadi kontraksi pada manufaktur untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan. 

• US crude oil futures <CLc1> ditutup menguat 1,48 dollar atau 1,61 persen, dengan nilai 93,45 dollar/barel, persentase kenaikan terbesar  satu hari untuk satu bulan. 

• Minyak dihargakan dalam dolar dan ketika dolar melemah, minyak menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Dolar yang  melemah juga mendorong emas, yang melonjak 2 persen. 

EURO ZONE
• Perekonomian zona euro mencatatkan untuk recovery akhir tahun ini yang didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter European Central Bank dan permintaan dari luar negeri,  Presiden dari ECB Mario Draghi mengatakannya.  

• ECB memangkas tingkat suku bunga ke level terendah barunya pada bulan Mei dan mengatakan akan bertindak jika diperlukan tetapi ditangani sebagian dari bertahannya bulan ini  dan berlanjutnya kedepan oleh rebound pada inflasi, yang mana didukung naik 1.4 persen pada bulan Mei dari 1.2 persen pada bulan April.  

• Itu masih dibawah target rata‐rata 2 persen bank dan tingkat pengangguran dalam zona euro mencapai level tertinggi barunya pada bulan April pada 12.2 persen, mendorong  kedepannya untuk pengambil kebijakan untuk membantu perekonomiannya. 

• Membajirnya  uang  baru‐baru  ini  dari  pasokan  uang  kedalam  pasar  oleh  bank  sentral  utama  dunia  untuk  mendorong  pertumbuhan  tidak  harus  mengarah  pada  peningkatan  proteksionisme, anggota Dewan Eksekutif European Central Bank Benoit Coeure mengatakannya.  

• Berbicara dalam konferensi pada Bank of Korea, Coeure mengekspektasi untuk mengatakan bahwa sejuh ini quantitative easing oleh the Fed AS telah berpengaruh relatif kecil  terhadap harga‐aset dimanapun.  

• Suatu peringkat  kredit  investasi dari  Moody's akan mendorong sentimen  kedepannya Irlandia tetapi tidak  akan menjadi  obat mujarab untuk ekonomi yang  masih sepenuhnya  untuk kembali pada pasar obligasi internasional.  

• Moody's  adalah  yang  terakhir  dari  tiga  nilai  utama  dari  perusahaan  pemeringkat  untuk  menggolongkan  obligasi  pemerintah  Irlandia  sebagai  "junk"(sampah),  mengatakan  gambaran peringkat yang bermasalah dari sistem perbankan dan faktor‐faktor lainnya.  

• Penurunan  pada  manufaktur  zona  euro  berkurang  akhir  bulan  lalu  tetapi  masih  menyisakan  pelebaran  karena  anjloknya  harga‐harga  untuk  factories'  goods  (barang‐barang  pabrik)yang gagal untuk menghidupkan bisnis baru, sebuah survei bisnis menunjukkannya Senin lalu.


U.K.
• Dolar terkoreksi secara umum pada perdagangan hari Senin setelah laporan menunjukkan sektor manufaktur AS mengalami kontraksi di bulan Mei untuk yang pertama kalinya  dalam 6 bulan terakhir. Kondisi tersebut telah meredupkan optimisme mengenai peluang The Fed untuk mengurangi program stimulus seniali $85 milyar per bulan, yang mana  telah menekan dolar sejak diluncurkan di tengah‐tengah krisis keuangan global. Komponen detilnya pada sektor manufaktur AS juga negatif, termasuk data komponen pekerjaan  dan prices paid. Indeks dirilis turun ke 49, dari 50,7 di bulan April sebelumnya dan berada di bawah ekspektasi 50,7. Angka di bawah 50 menunjukkan sektor mengalami kontraksi. 

• Kondisi manufaktur AS kontras dengan kondisi manufaktur Inggris yang dirilis membaik dan mencatat ekspansinya untuk kedua lainya secara berturutan setelah data April direvisi  naik. Data manufaktur Inggris periode Mei mencatat ekspansi terpesatnya selama lebih dari setahun terakhir. Indeks naik ke level tertingginya selama 14 bulan di 51,3 di bulan  Mei, dengan data April direvisi naik menjadi 50,2 dari laporan awalnya 49,8. 

• Sterling melejit di atas $1,53 untuk pertama kalinya selama 2 pekan terakhir dan mencatat intraday high di $1,5374 yang merupakan level tertingginya sejak 13 Mei. Sterling  terakhir tercatat ditutup di sekitar $1,5318 atau naik 0,8%  dibandingkan dengan posisi penutupan New York hari Jumat. 

• Investor akan mencermati data non‐farm payrolls AS untuk periode Mei pada hari Jumat pekan ini. The Fed telah mengatakan akan melanjutkan program pembelian aset hingga  pasar tenaga kerja mengalami peningkatan yang signifikan. 

• Sidang bank sentral dunia pekan ini juga akan dicermati pasar. Sidang BoE, ECB dan RBA diprediksi akan memutuskan untuk mempertahankan suku bunganya. Jika ada langkah  mengejutkan dari bank sentral berupa pemagkasan suku bunga, maka RBA lah yang memiliki peluang besar untuk melakukan itu.  


JAPAN
• Deputi Gubernur BoJ Hiroshi Nakaso Yang mengatakan hari Kamis bahwa pemerintah harus melakukan upaya untuk memulihkan kesehatan fiskal negara dan reformasi struktural guna meningkatkan efek dari kebijakan moneter bank sentral

• Ia juga mengatakan ia tidak mengharapkan lonjakan besar dalam yield obligasi pemerintah Jepang, karena pembelian obligasi agresif BoJ akan mengimbangi tekanan dari ekspektasi kenaikan harga di masa depan.

• "A growth strategy and structural reforms by the government are of critical importance ... in enhancing the effectiveness of the BOJ's quantitative and qualitative monetary easing," ucapnya dalam seminar.

• Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda mengatakan pada hari Kamis, bank sentral akan mencoba untuk mengurangi volatilitas pasar obligasi sebanyak mungkin dengan menerapkan tekanan yang kuat pada hasil jangka panjang.

• Kuroda, berbicara dalam sebuah upper house financial affairs committee, mentakan bahwa BoJ tidak akan mentolerir peningkatan volatilitas dan dampak dari ekspansi pelonggaran kuantitatif yang tumbuh seiring pembelian surat utang pemerintah yang semakin banyak.

• Investor Jepang melakukan aksi jual obligasi asing sebesar 1,117 triliun pekan lalu, pekan kedua beruntun untuk aksi jual bersih, seiring mereka berinvestasi di luar negeri

• Rilis data Departemen Keuangan menunjukkan bahwa para investor kembali berinvestasi ke luar negeri sebesar 1,223 triliun yen dengan menjual obligasi asing, saham dan instrumen pasar uang dalam seminggu hingga 25 Mei.


AUSTRALIA
• Bisnis sedang melihat untuk menaikkan harganya karena para manajer mencoba untuk menghentikan diskon (dengan melewati) pada merosotnya Australia dollar.  

• Meskipun  outlook  yang  lemah  pada  kuartalan  September,  survei  Dun  &  Bradstreet's  National  Business  Expectations  mendapatkan  rencana  bisnis  yang  lebih  banyak  untuk  menaikkan harga dibandingkan pada kuartal sebelumnya.  

• "The early effects on prices from the recent fall in the Australia dollar appear to be showing up with the rise in expected selling prices, although it must be emphasised that this  increase is from a record low level," penasehat ekonomi Dun & Bradstreet Stephen Koukoulas mengatakannya.  

• Para  peritel  mempercayai  gambaran  dari  consumer  spending  terakhir  yang  membawa  pada  tanda‐tanda  dari  dewan  bank  sentral  bahwa  pemangkasan  tingkat  suku  bunga  dijamin.   

• Tetapi  kebanyakan  ekonom  mengekspektasi  Reserve  Bank  of  Australia  (RBA)  untuk  menahan  tingkat  suku  bunga  bertahan  pada  meeting  bulan  ini  pada  hari  Selasa,  setelah  pengurangan yang mengejutkan pada bulan Mei, dan berikutnya anjloknya pada Australian dollar.  

• Penjualan ritel naik degan timpang, seasonally adjusted 0.2 persen pada bulan April$21.9 milyar, menurut data Australian Bureau of Statistics yang dirilis Senin lalu.  

• Harga komoditas ekspor Australia melemah pada bulan Mei, penurunan rangkaian keduanya mengikuti kenaikan tiga kalinya. Indeks harga komoditas Reserve Bank of Australia  melemah 2.6 persen dalam pergerakan nilai tukar mata uang asing. Harga komoditas mencapai puncaknya pada bulan Juli 2011 dan saat ini anjlok 20.1 persen dari level tertinggi,  tetapi masih lebih dari 200 persen menguat daripada 10 tahun yang lalu sebelum booming komoditas yang mulai mendorong harga.  


SWISS
• Dolar terkoreksi secara umum pada perdagangan hari Senin setelah laporan menunjukkan sektor manufaktur AS mengalami kontraksi di bulan Mei untuk yang pertama kalinya  dalam 6 bulan terakhir. Kondisi tersebut telah meredupkan optimisme mengenai peluang The Fed untuk mengurangi program stimulus seniali $85 milyar per bulan, yang mana  telah menekan dolar sejak diluncurkan di tengah‐tengah krisis keuangan global. Komponen detilnya pada sektor manufaktur AS juga negatif, termasuk data komponen pekerjaan  dan prices paid. Indeks dirilis turun ke 49, dari 50,7 di bulan April sebelumnya dan berada di bawah ekspektasi 50,7. Angka di bawah 50 menunjukkan sektor mengalami kontraksi. 

• Dolar ditutup melemah 0,9% ke sekitar 0,9466 franc dibandingkan dengan posisi penutupan New York hari Jumat. 

• Sedangkan  franc  Swiss  melemah  terhadap  euro  setelah  data  manufaktur  Eropa  direvisi  membaik  meskipun  masih  mengalami  kontraksi  di  bulan  Mei.  Data  final  untuk  PMI  manufaktur Eropa direvisi membaik ke 48,3 dari laporan awalnya 47,8 dan sekaligus melampaui ekspektasi pasar. 

• Sementara data manufaktur Swiss menunjukkan ekspansi untuk kedua kalinya secara berturutan di bulan Mei dan melampaui ekspektasi pasar yang mengisyaratkan kelanjutan  pertumbuhan dalam beberapa bulan kedepan. Indeks dirilis naik ke 52,2 di bulan Mei dari 50,2 di bulan April sebelumnya. 

• Investor akan mencermati data non‐farm payrolls AS untuk periode Mei pada hari Jumat pekan ini. The Fed telah mengatakan akan melanjutkan program pembelian aset hingga  pasar tenaga kerja mengalami peningkatan yang signifikan. 


• Sidang bank sentral dunia pekan ini juga akan dicermati pasar. Sidang BoE, ECB dan RBA diprediksi akan memutuskan untuk mempertahankan suku bunganya. Jika ada langkah  mengejutkan dari bank sentral berupa pemagkasan suku bunga, maka RBA lah yang memiliki peluang besar untuk melakukan itu.