title cover

title cover

Monday, August 5, 2013

Headline News 05.08.13

US & GLOBAL
• Rilis yang lebih rendah untuk data pertumbuhan tenaga kerja AS telah menekan yield Treasury dan juga dolar sedangkan bursa saham berbalik menguat di akhir sesi pada hari Jumat menyusul investor berhati‐hati dalam menaksir prospek pertumbuhan ekonomi AS dan rencana pengurangan stimulus The Fed.

• Jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian (non‐farm payrolls) meningkat 162000 di bulan Juli, meskipun tingkat pengangguran turun menjadi 7,4%, level terendahnya selama lebih dari 4 tahun. Hasil ini masih berada di bawah ekspektasi Reuaters untuk pertumbuhan pekerjaan sebanyak 184000.

• "Nothing in the jobs report says the economy is standing on its own. It was a confusing jobs report and it pushes tapering a little bit deeper into the fourth quarter," kata Ron Florance, wakil kepala investasi pada Wells Fargo Private Bank di Scottsdale, Arizona.

• Pasar global mengalami pergerakan liar di bulan Mei ketika The Fed mengisyaratkan akan mengurangi program stimulusnya. Rencana The Fed ini berpotensi memicu kembali kepanikan pasar jika pegurangan stimulus tetap dilakukan sebelum ekonomi AS benar‐benar mapan, demikian IMF memperingatkan.

• Setelah mengalami tekanan di sepanjang sesi New York usai rilis data pekerjaan yang mengecewakan, bursa AS berhasil rebound di akhir sesi setelah investor mempertimbangkan kembali untuk kemungkinan The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter longgar untuk jangka waktu yang lebih lama.

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 30,34 poin atau 0,19% di 15658,36. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 2,80 poin atau 0,16% di 1709,67. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 13,84 poin atau 0,38% di 3689,59.

• Indeks saham Eropa juga berhasil rebound dari tekanannya dengan FTSEurofirst 300 ditutup naik 0,3%. Sebelumnya indeks sempat menyentuh level tertinggi 2 bulan dipicu naiknya saham asuransi setelah laporan earnings dari AXA dan Allianz. Indeks ekuitas dunia MSCI terakhir ditutup naik 0,5%.

• Treasury AS tenor 10 tahun, yang sebelumnya berada di zona negatif sebelum rilis data ketenagakerjaan, berhasil naik 28/32, dengan yield turun ke 2,6017 persen.

• The Fed diprediksi akan menunggu hingga 2015 sebelum menaikkan suku bunga jangka pendek.

• Obligasi Italia menerjang ketidakpastian politik yang berkembang setelah pengadilan tinggi Italia menguatkan hukuman penjara bagi mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi yang bisa melemparkan koalisi negara itu ke dalam krisis. Yield obligasi Italia terakhir tercatat di 4,269 persen.

• Dolar melemah terhadap euro dan yen. Dolar terakhir tercatat di 98,83 yen, turun 0,7% dan $1,3282 terhadap euro atau naik 0,6%.

• "The report takes away more than it offers in the sense that it means that the decision to taper QE3 in September has become that much more difficult for the Federal Reserve. As we learned after this Wednesday's FOMC policy meeting, the Fed isn't exactly excited about where the U.S. economy is right now," kata Christopher Vecchio, analis mata uang pada DailyFX di New York.

• Harga emas turun sebanyak 1,9% ke $1282,69 per ons sebelum rilis data payrolls, namun kemudian memangkas kerugiannya dan mencatat turun 0,1% di $1308,29.
  • Harga minyak berjangka AS turun 1% ke $106,79 per barel dengan mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,9% sedangkan harga minyak Brent mencapai level tertinggi 4 bulan di $110,09 per barel dan mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,5% setelah mengalami kerugian dalam 2 pekan menyusul meningkatnya outlook ekonomi AS telah menambah kekhawatiran mengenai gangguan pasokan minyak dari Irak, Libya dan Nigeria. 



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan Emas menguat pada sesi perdagangan Jumat menyusul rebound tajam dari posisi terendah sebelumnya, setelah sentiment positif data nonfarm payrolls AS menjadi alasan Federal Reserve untuk lebih berhati‐hati akan program stimulus ekonomi.

• Bullion masih melemah hampir mendekati 2 persen dimana menyentuh level penurunan mingguan terbesar dalam lima minggu, terkena dampak negatif dari rally dolar.

• Pada sesi perdagangan Emas melemah menyentuh level terendah untuk dua pekan sesi perdagangan di level 1.280 dollar/ounce seiring dirilisnya data produk domestik bruto AS dan data aktivitas pabrik awal pekan ini mengurangi daya tarik logam sebagai solusi untuk lindung nilai investasi.

• Data pekerjaan memicu penurunan tajam dalam imbal hasil obligasi Treasury AS, imbal hasil ini menjadi suatu indikator yang mempengaruhi tingkat suku bunga jangka pendek.

• Gold seems to be more sensitive to signs of tapering than any other assets. Certainly, the direction of interest rate is a very crucial thing for gold at this point," ucap Bill O'Neill, partner of commodities investment firm LOGIC Advisors.

• Spot emas <XAU=> menguat 0, l persen di level 1,309.80 dollar/ounce, setelah sebelumnya diperdagangkan di level terendah 1,282.89 dollar/ounce.

• Data Reuters menunjukkan awal bahwa emas berjangka AS untuk periode Desember <GCZ3> ditutup melemah 70 sen pada 1,310.50 dollar/ounce, dengan volume perdagangan sekitar 10 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Oil futures melemah Jumat lalu karena data jobs AS berada dibawah ekspektasinya, menekan optimisme ekonomi yang telah mendorong Brent crude dalam hariannya ke level tertinggi dalam empat bulannya, dan mendorong beberapa investor melakukan aksi ambil untung.

• Employers AS turun dalam pengangkatan bulan Juli, dengan jumlah jobs diluar sektor pertanian naik menjadi 162.000, Departemen Tenaga Kerja melaporkan, dibawah rata‐rata ekspektasi dari 184.000 dalam polling Reuters.

• Kekecewaan dari jumlah tersebut membuat investor oil untuk melakukan posisi jual setelah penurunan tajam dalam dua hari sebelumnya.

• "We've got a pullback from the jobs data, but I suspect we are also seeing some profit‐taking before the weekend," kata Bob Yawger, direktur dari energy futures pada Mizuho Securities di New York.

• "That said, we are still trading at historically high levels. I wouldn't be surprised if we tested $110, although that won't happen today."
  • Penurunan harga oil Jumat lalu dibatasi oleh permasalahan berkenaan dengan gangguan pasokan dari Irak, Libia, dan Nigeria.


EURO ZONE
• Sektor industrik zona euro tidak mengalami perubahan pada bulan Juni dibandingkan bulan Mei seperti yang diharapkan, rilis data pada hari Jumat menggarisbawahi ekspektasi Bank Sentral Eropa akan tetap terjaganya tingkat inflasi.

• 17 negara yang menggunakan euro sebagai mata uang, diharapkan keluar dari resesi terpanjang dalam sejarah dan kembali mengalami pertumbuhan perekonomian moderat di semester kedua tahun ini, tetapi akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk pertumbuhan perekonomian yang lebih baik.

• European Union's statistics office Eurostat mengatakan untuk bulan Juni 2012, sektor industri zoan euro menguat 0,3 persen ‐ kenaikan pertama tahun‐ke‐tahun dalam kurun waktu tiga bulan.

• Harga makanan dan barang‐barang non‐tahan lama lainnya naik 0,3 persen pada bulan Juni terhadap Mei, kenaikan terkuat sejak September tahun lalu, tapi mereka diimbangi oleh penurunan 0,2 persen. 


U.K.
• Aktifitas di sektor konstruksi Inggris melonjak tajam di bulan Juli ke level tertinggi selama lebih dari 3 tahun, dipimpin oleh lonjakan bangunan perumahan, demikian sebuah  survey  purchasing managers (PMI) menunjukkan. Markit/CIPS construction PMI melonjak ke 57,0 di bulan Juli, naik dari 51,0 di bulan Juni dan mencatat level terkuatnya sejak  Juni 2010. Data dirilis di atas ekspektasi tertinggi pasar. 

• Konstruksi  perumahan,  yang  telah  menjadi  target  dari  insentif  pemerintah  untuk  mendorong  pemulihan  ekonomi  Inggris,  mendorong  pertumbuhan  secara  keseluruhan.  Konstruksi komersial dan teknik sipil juga tumbuh setelah menyusut pada awal tahun ini. Jumlah order baru mencatat kenaikan pada laju tercepat sejak April 2012, menunjukkan  pertumbuhan yang lebih maju dimasa mendatang, demikian Markit menjelaskan. 

• Konstruksi merupakan hambatan terbesar pada produk domestik bruto Inggris antara Januari dan Maret namun kembali ke pertumbuhan pada kuartal kedua. Para ekonom telah  memperingatkan bahwa tanpa pertumbuhan di sektor konstruksi, langkah‐langkah stimulus untuk perumahan bisa berakhir dan mendorong harga properti yang lebih tinggi. 

• Sebelumnya pada hari Jumat, pemberi pinjaman hipotek Nationwide mengatakan harga rumah Inggris tumbuh pada tingkat tahunan tercepat selama hampir tiga tahun pada  bulan Juli dan menyebutkan aktivitas pendirian bangunan terlihat lambat awal tahun ini. 
  • Sedangkan pada hari Kamis, survei Markit / CIPS menunjukkan sektor manufaktur Inggris tumbuh pada laju tercepat selama lebih dari dua tahun pada bulan Juli. 


JAPAN
• Bank of Japan diekspektasi untuk menjaga/pertahankan kebijakan moneter pada pandangan minggu depan karena belum pernah terjadinya quantitative easing dan stimulus pemerintah yang secara bertahap menyebar melalui ekonomi.

• Sejak meeting terakhir BOJ telah terdapat perbaikan dalam ekonomi, termasuk kenaikan pertamanya dalam core consumer prices dalam kebanyakan satu tahunnya, penguatan pertama pada summer bonuses/bonus musim panas dalam tiga tahun dan penurunan dalam jobless rate ke level terendah 4‐1/2‐tahunnya.

• Kebanyakan anggota BOJ yakin bahwa recovery ekonomi dalam jalurnya, tetapi beberapa pejabat ingin untuk melihat lebih banyak data dalam mengukur penguatan dari business investment, sumber yang dikenal dengan BOJ's thinking mengatakannya.

• Pertumbuhan ekonomi Jepang akan melambat menjadi 1.0 persen dalam tahun fiskal 2014/15, kurang dari setengah kecepatan yang diekspektasi tahun ini, karena rencana kenaikan pajak penjualan yang menekan secara sementara dalam konsumsi, perkiraan pemerintah menunjukkannya.


AUSTRALIA
• Federal Treasurer Chris Bowen yakin pemerintah telah melakukan tindakanyang memberikan dampak antara tabungan dan langkah‐langkah untuk menjaga pengeluaran anggaran agar tetap surplus hingga 2016/17.

• Tapi pergerakan harga akan menyebabkan defisit anggaran membesar, pertumbuhan lebih lemah dan lonjakan angka pengangguran.

• Mr Bowen dan Menteri Keuangan Penny Wong pada hari Jumat merilis data update perekonomian untuk anggaran periode Mei dan wacana tentang buruh menjadi issue dalam pemilihan federal pada hari Minggu.

• Rilis data pada hari Jumat memberikan informasi lebih lanjut sebesar 33,3 milyar pencadangan pendapatan pemerintah selama empat tahun sampai 2016/17, karena pertumbuhan global melemah, harga komoditas yang lebih rendah, dan komoditas domestic yang melemah dan penerimaan pajak bisnis.

• "We are calling it as we see it," Mr Bowen mengatakan dalam sebuah wawancara di Canberra.

• "There are challenges in this environment."

• Sektor tenaga kerja akan menyumbang devist 17,4 milyar dari "responsible savings", termasuk cukai tembakau yang meningkat dan perubahan pengaturan Manfaat pajak pada mobil. "Australia is undergoing an economic transition," ucap Mr Bowen said. "Not a crisis, but transition that needs careful economic management."

• Defisit anggaran akan meningkat dan diperkirakan sebesar 30,1 milyar pada tahun 2013/14, hampir dua kali lipat dari perkiraan semula.

• Defisit anggaran diperkiraan terjadi untuk dua tahun ke depan sebelum Australia mencapai surplus sebesar $ 4 miliar pada tahun 2016/17, lebih kecil dari ekspektasi 2 bulan lalu sebesar 6,6 milyar.

• Pertumbuhan ekonomi telah dipotong menjadi 2,5 persen pada tahun 2013/14, dari 2,75 persen, sedangkan pengangguran diperkirakan akan meningkat menjadi 6,25 persen pada 2013/14 dan 15/2014, dari 5,75 persen. Saat ini, tingkat pengangguran sekitar 5,7 persen. (


SWISS
• Sektor manufaktur Swiss meningkat di bulan Juli ke level tertingginya sejak Mei 2011 seiring meningkat tajamnya produksi dan situasi di pasar tenaga kerja membaik,  memperkuat indikasi berlanjutnya pemulihan ekonomi. 

• Indeks PMI sektor manufaktur Swiss meningkat ke 57,4 di bulan Juli dari 51,9 di bulan Juni sebelumnya dan jauh melampaui ekspektasi pasar untuk naik ke 52,5.  Angka di atas 50 mengindikasikan sektor manufaktur melanjutkan ekspansinya untuk 4 bulan berturut‐turut. 

• Ekonomi Swiss terlihat melanjutkan pemulihannya berkat kebijakan pembatasan nilia tukar minimum EUR/CHF oleh Swiss National Bank dalam 2 tahun terakhir. SNB  juga menegaskan akan tetap mempertahankan kebijakannya tersebut karena ekonomi Swiss masih beresiko menghadapi tekanan. 

• Sebelumnya juga telah dirilis data indeks KOF Swiss (barometer ekonomi) yang menunjukkan adanya peningkatan pada kegiatan ekonomi di bulan Juli, setelah rilis  data yang sedikit lebih menggembirakan dari zona euro, mitra dagang terbesar Swiss. 


• Menurunnya permintaan dari zona euro telah menekan sektor ekspor Swiss dalam beberapa bulan terakhir, dengan ekspor bulan Juni turun 5,5% akibat berkurangnya  jumlah hari kerja dan menurunnya pengiriman produk arloji, kimia dan mesin.

Friday, August 2, 2013

Headline News 02.08.13

US & GLOBAL
• Harga saham, dolar dan minyak mentah semuanya mengalami rally tajam pada hari Kamis, denan indeks S&P 500 ditutup di atas 1700 untuk pertama kalinya, menusul bank sentral Eropa dan Inggris mengikuti jejak langkah The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter longgar.

• ECB dan BoE keduanya mengakhiri sidang regulernya dengan mempertahankan suku bunga di rekor terendahnya, sehari setelah The Fed mengatakan ekonomi AS masih butuh dukungan dan menghindari berbagai testimoni yang mengarah pada perubahan kebijakan stimulus.

• Berlimpahnya likuiditas dipicu oleh data yang menunjukkan sektor manufaktur AS meningkat tajam di bulan Juli, mencatat kenaikan tertingginya dalam 2 tahun. Data AS tersebut menambah sentimen positif di pasar setelah data sektor industri zona euro juga meningkat untuk pertama kalinya dalam 2 tahun terakhir, disamping stabilitas yang semakin kuat di sektor pabrikan Cina dan meningkatnya produksi di Inggris.

• "Bottom line, it's still free money everywhere ‐ whether it is in the U.S., the Bank of England, the ECB ‐ they are all saying the same thing and everyone is kind of loving it," kata Joe Saluzzi, co‐manager of trading pada Themis Trading di Chatham, New Jersey.

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 128,48 poin atau 0,83% di 15628,02. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 21,14 poin atau 1,25% di 1706,87. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 49,37 poin atau 1,36% di 3675,74.

• Sinyal positif pada indikator ekonomi telah mendorong minat pada aset beresiko, mengangkat indeks ekuitas global MSCI untuk naik 1% dan mendorong harga minyak AS naik 2,5% ke $107,70 per barel.

• Laporan positif data ekonomi tersebut juga sekaligus meningkatkan optimisme bahwa data non‐farm payrolls AS nanti malam akan menunjukkan peningkatan yang solid di sektor tenaga kerja.

• Jika data dirilis optimis, maka membuka peluang yang lebih besar bagi The Fed untuk mengurangi program stimulusnya di bulan September, sebuah langkah yang berpotensi menekan ekuitas dan komoditas, meskipun hal tersebut akan mengangkat dolar.

• "(Friday's) jobs number and unemployment remains to be seen. Any surprise could lead to a possible change in sentiment," kata Stephen J. Carl, kepala trader ekuitas pada The Williams Capital Group.

• Indeks dolar pada perdagangan hari Kamis kemarin berhasil menguat 1,1% ke 82,341. Meskipun masih tidak jauh dari level terendah 6 pekan yang dicapai pada hari rabu, namun penguatan dolar kemarin sebagai indikasi meningkatnya optimisme investor terhadap membaiknya ekonomi AS.

• Jumlah pekerjaan diluar sektor pertanian AS diprediksi meningkat 184000 di bulan Juli, berdasarkan jajak pendapat Reuters.

• Dolar melonjak 0,7% ke $1,3207, turun dari posisi tertinggi hari rabu di $1,3344. Dolar naik 1,6% terhadap yen.

• Rilis optimis data manufaktur Cina, digabung dengan laporan positif earnings sejumlah korporasi dan langkah yang dilakukan bankbank sentral, telah mendorong naiknya bursa saham Eropa sebesar 1,1%.

• Data manufaktur Cina telah mengurangi kekhawatiran terhadap memburuknya kondisi ekonomi, sementara indeks Nikkei melonjak 2,5% dan mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam 3 pekan.

• Harga obligasi pemerintah AS melanjutkan koreksinya setelah muncil laporan indeks ISM. Treasury AS tenor 10 tahun turun 31/32 dengan yield 2,7041 persen. Sementara Bund futures Jerman merosot 0,1% ke 142,26.
  • Harga emas turun 0,9% ke $1322,49 per ons usai data AS mendorong menguatnya dolar. 



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan emas melemah pada sesi perdagangan Kamis, penurunan nilai perdagangan untuk hari keempat secara beruntun, terkena dampak dari data manufaktur AS yang kuat dan rally dolar setelah kepala Bank Sentral Eropa mengatakan suku bunga zona euro akan kembali tetap rendah untuk jangka waktu yang diperpanjang.

• Beberapa trader menunggu rilis data penting, nonfarm payrolls AS pada hari Jumat, yang dapat menjelaskan lebih lanjut tentang keputusan stimulus moneter yang direncanakan oleh Federal Reserve . Para ekonom memperkirakan payrolls naik 184.000 pada bulan Juli, mendorong tingkat pengangguran mendekati level terendah dalam lebih dari empat tahun.

• Logam, yang didenominasi dalam dolar AS, turun karena indeks dolar melonjak 1 persen setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa bank sentral memperkirakan suku bunga utama tetap pada rekor rendah sebesar 0,5 persen.

• Pada hari Kamis, Federal Reserve AS mengakhiri pertemuan kebijakan tanpa tanda‐tanda bahwa program pembelian obligasi bulanan sebesar 85 milyar dollar akan segera berakhir. Namun data ekonomi yang kuat memberikan pandangan di kalangan investor bahwa Fed akan mulai mengurangi stimulus akhir tahun ini.

• "It is a question of when, not if, with the Fed, and persistently strong numbers will only add more pressure on the Fed to act, at least to reduce the monthly purchases," ucap Andrey Kryuchenkov, seorang analis di VTB Capital.

• Analis mengatkan bahwa Harga spot emas spot turun 0,8 persen di level 1,311.50 dollar/ounce. Bullion sekarang menguji support MA‐20 hari di atas level 1304 dollar, dan kemungkinan akan menghadapi resistance overhead 1,326 mendekati MA‐50 hari.

• Data Reuters menunjukkan nilai emas berjangka AS untuk periode Desember <GCZ3> menetap 1,80 dollar pada level 1,311.20, dengan volume perdagangan sekitar 25 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Harga crude AS naik lebih dari 2 persen Kamis lalu, mempersempit diskonto terhadap European Brent untuk dua harinya, pada gelombang yang mengejutkan pada optimisnya data ekonomi global dan gangguan pasokan oil di Afrika dan Irak.

• Jumlah orang AS yang mengisi klaims untuk unemployment benefit turun ke level terendah dalam 5‐1/2 tahun minggu lalu, dan mendekati untuk memantau indeks aktivitas manufaktur ke level tertinggi dalam dua tahunnya. Indeks industrial Cina melewati ekspektasi sementara itu manufaktur zona euro berbalik untuk bertumbuh.

• Meluasnya rally pada aset‐aset beresiko juga digambarkan dari meeting the Fed AS Rabu lalu, yang mana menunjukkan tidak adanya tanda‐tanda rencana untuk memangkas pembelian obligasi pada meeting berikutnya bulan September. Indeks S&P naik 1
persen ke level tertingginya dan tembaga naik 2 persen.

• "The combination of a strong stock market, strong economic data, and the fact that the Fed said they were worried about deflation, looks double‐barrelled bullish to me," kata Phil Flynn, seorang analis dengan Price Futures Group di Chicago.

• "As fear of the great taper go down, we seem to be going back to the sane old days when good economic news supported oil prices instead of sending bearish signals."

• Permasalahan mengenai pasokan dari Libia, Irak, dan Nigeria juga mendorong harga. Gangguan dibantu pemangkasan output OPEC ke level terendah dalam empat bulannya dibulan Juli, menurut survei Reuters yang dipublikasikan Rabu lalu.

EURO ZONE
• Aktivitas manufaktur zona euro menguat untuk pertama kalinya dalam dua tahun pada bulan Juli seiring output pabrik menguat, sebuah survei bisnis menunjukkan pada hari Kamis, menunjukkan sektor industri keluar dari resesi pada kuartal ini.

• Markit's Eurozone Manufacturing PMI naik menjadi 50,3 pada Juli dari bulan Juni 48,8, direvisi sedikit lebih tinggi dari pembacaan awal 50,1 dan melintasi 50 ambang batas untuk pertumbuhan untuk pertama kalinya sejak Juli 2011.

• Data menunjukkan pada hari Rabu bahwa Pengangguran turun untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun pada bulan Juni, sementara sentimen ekonomi mencapai tertinggi 15‐bulan pada bulan lalu. Belanja konsumen di Jerman, Perancis dan Spanyol mengecewakan pada bulan Juni, tapi secara keseluruhan terlihat untuk pemulihan terhenti.

• Bank Sentral Eropa menyimpulkan tentang pertemuan penetapan kebijakan pada hari Kamis tetapi tidak diharapkan untuk membuat perubahan besar tentang kebijakan, didukung oleh indeks PMI yang menunjukkan sedikit tanda‐tanda akan tekanan inflasi.

• "This hopefully places the sector nicely to provide a positive spur to the third‐quarter GDP numbers and help the euro area exit recession," ucap Rob Dobson, senior economist PMI compiler
Markit.

• "Manufacturing output rose again in Germany, Italy, the Netherlands and Ireland during July, while there were welcome returns to growth for France and Austria," ucap Dobson.

• Ada tanda‐tanda kemerosotan dalam ekonomi di tengah rentannya negara zona euro, seperti Spanyol dan Yunani.
  • Namun, indeks tingkat tenaga kerja dirilis di bawah 50 poin, meskipun meningkat tajam menjadi 49,1 dari 47,8.


U.K.
• Sterling  menguat  terhadap  euro  pada  hari  Kamis  setelah  Bank  of  England  mempertahankan  suku  bunga  dan  tidak  mengeluarkan  pernyataan,  mengejutkan  sejumlah  pelaku  pasar  yang  sebelumnya memprediksi  akan  ada  penekanan  pada komitmen  untuk  mempertahankan  suku  bunga rendah dalam  jangka  panjang.  Sterling  juga  mendapat  dukungan  positif dari  rilis data  manufaktur Inggris yang lebih baik dari perkiraan. Namun sterling melemah terhadap dolar dan nampaknya pergerakan kedua pasang mata uang tersebut masih akan bergejolak sebelum rilis  Laporan Inflasi Kuartalan BoE pada hari Rabu. Kemudian, Gubernur BoE yang baru, Mark Carney diharapkan akan memberikan penjelasan rinci mengenai seberapa lama kiranya bank sentral  akan menerapkan kebijakan moneter ultra longgar. 

• Euro melemah 0,2% ke 0,8731 pound, di bawah level tertinggi 4‐1/2 bulan di 0,8777 pound yang dicapai awal sesi. Euro tertekan setelah Presiden ECB Mario Draghi menegaskan kembali suku  bunga rendah akan dipertahankan untuk sementara waktu ini. 

• Sterling tercatat melemah 0,5% di $1,5130 setelah terkoreksi ke $1,5112 yang merupakan level terendah 2 pekan yang baru. Dolar menguat disokong oleh data jobless claims dan manufaktur  yang menunjukkan ekonomi di AS terus berlanjut. Data jobless claims AS turun ke level terendah 5‐1/2 tahun, membuka peluang untuk The Fed segera mengurangi program stimulusnya. Dolar  berpeluang untuk melanjutkan penguatannya jika data non‐farm payrolls AS dirilis optimis.  


AUSTRALIA
• Harga komoditas ekspor Australia melemah di bulan Juli, melemah untuk bulan kelima secara beruntun. Indeks harga komoditas Reserve Bank of Australia melemah 1,5 persen untuk bulan ini. Setelah sesi terakhir sempat melemah, harga komoditas kembali melemah 24 persen dari puncaknya pada bulan Juli 2011, dan melemah sejak April 2010.

• RBA mengatakan penyebab penurunan utama pada bulan Juli adalah batubara dan emas, yang sebagian diimbangi oleh kenaikan harga bijih besi dan minyak mentah.

• RBA menggunakan perkiraan harga yang diterima oleh eksportir untuk mengkompilasi indeks dan mencatat bahwa harga pasar spot bijih besi, batu bara kokas dan batubara termal sebenarnya meningkat 2,3 persen.

• Namun perubahan tahunan yang sangat mirip, 11,8 persen untuk harga kontrak yang sebenarnya dan 11,7 untuk harga pasar spot.

• Seiring dengan penurunan suku bunga, harga komoditas yang melemah penyebab jatuhnya dolar Australia sejak mencapai puncaknya pada bulan April.
  • Aussie sempat melemah sebesar 89,26 sen AS pada hari Kamis, di bawah level terendah untuk tiga tahun pergerakan mata uang.


SWISS
• Dengan liburnya pasar uang Swiss untuk memperingati hari libur nasionalnya, maka pergerakan franc Swiss, utamanya terhadap dolar, banyak dipengaruhi faktor eksternal. 

• Dolar menguat secara umum disokong oleh data jobless claims dan manufaktur yang menunjukkan ekonomi di AS terus berlanjut. 

• Jobless claims turun 19000 menjadi 326000, level terendahnya sejak Januari 2008. Data dirilis di bawah ekspektasi 345000.  Sedangkan data lain menunjukkan indeks aktifitas pabrikan, Institute for Supply Management (ISM) index, naik ke 55,4 di bulan Juli dari 50,9 di bulan Juni, melampaui ekspektasi naik ke angka 52. Ini adalah level tertingginya sejak Juni 2011. Sementara sub indeks ISM untuk new orders meningkat ke level terkuatnya selama lebih dari 2 tahun,melonjak ke  58,3 dari 51,9, sementara untuk employment naik ke 54,4 dari 48,7, menambah indikasi positif untuk laporan data payrolls AS hari Jumat.  

• Pasar saat ini memprediksi sebanyak 185000 pekerjaan yang tersedia di bulan Juli dan tingkat pengangguran sebesar 7,5%. 


• Dolar terakhir tercatat bergerak di sekitar 0,9355 franc, atau menguat 1% dari posisi penutupan New York hari Rabu.

Thursday, August 1, 2013

Headline news 01.08.13

US & GLOBAL
• Bursa Wall Street ditutup hampir flat dan dolar menyerahkan keuntungannya pada perdagangan hari Rabu setelah The Fed tidak memberikan sinyal untuk segera mengurangi program stimulusnya. The Fed mengatakan akan tetap mempertahankan pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan dalam upayanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang masih menghadapi tantangan pengetatan anggaran dan lemahnya pertumbuhan ekonomi global.

• Bursa menguat sebelum rilis testimoni The Fed, ditopang oleh data yang menunjukkan ekonomi AS tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan di kuartal kedua. Pertumbuhan ekonomi AS mengalami akselerasi 1,7%, lebih baik dari perkiraan 1%. Dolar juga menguat usai rilis data, yang memperkuat dugaan akan segera berkurangnya program stimulus The Fed. Namun hasil sidang The Fed akhirnya memangkas keuntungan yang dicapai dolar, meskipun dolar masih mencatat naik terhadap yen.

• "The Fed continues to try to talk down the concerns of kind of a premature taper. In fact, there were even tones in this piece that were a little disinflationary," kata Burt White, chief investment officer pada LPL Financial di Boston.

• Dow Jones industrial average <.DJI> melemah 21,05 poin atau 0,14% di 15499,54, tertekan oleh American Express <AXP.N>. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> turun 0,23 poin atau 0,01% di 1685,73. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 9,90 poin atau 0,27% di 3626,37.

• Pada hari Kamis ini, fokus pasar akan tertuju pada sidang ECB dan BoE dan juga data manufaktur global, dilanjutkan oleh data ketenagakerjaan AS pada hari Jumat.

• Sinyal bahwa bank‐bank sentral negara maju akan mempertahankan kebijakan moneter longgar untuk jangka waktu yang lama guna menyokong pertumbuhan ekonomi telah memicu penguatan pasar ekuitas dan komoditas di bulan Juli kemarin, dengan mencatat performa bulanan terbaiknya dalam tahun ini. Namun perlu diwaspadai, kenaikan yang telah mendorong MSCI World Equity index
<.MIWD00000PUS> mencatat kenaikan bulanan terbaiknya yaitu 4,8% sejak Januari 2012, telah meningkatkan resiko untuk terjadinya profit‐taking dalam beberapa hari kedepan.

• Bursa saham Eropa berhasil menguat, ditopang oleh data yang menunjukkan jumlah orang yang kehilangan pekerjaan di zona euro telah mengalami penurunan untuk pertama kalinya selama lebih dari 2 tahun terakhir di periode Juni. Indeks FTSEurofirst 300 ditutup naik 0,2% untuk bulan terbaiknya sejak Juni 2012.

• Dolar merosot 0,2% terhadap yen sementara euro menguat 0,3% terhadap dolar. Indeks dolar turun 0,2%. Penguatan dolar dalam beberapa bulan terakhir banyak ditopang oleh ekspektasi The Fed akan segera mengurangi program stimulusnya.

• Harga Treasury AS naik usai muncul pernyataan The Fed. Treasury tenor 10 tahun naik 7/32 dengan yield 2,58%.

• Sedangkan Bund futures Jerman menembus intraday low pasca rilis data AS, terkoreksi serendah 141,82, namun terakhir tercatat menguat 0,3% di 142,91 usai muncul pernyataan The Fed.

• Harga emas jatuh 0,4%, namun masih mencatat naik 7,2% dalam bulan Juli, mengakhiri penurunan 3 bulan terakhir sekaligus mencatat kenaikan bulanan terbaiknya sejak Januari 2012, meskipun masih tercatat melemah 21% sejak permulaan tahun 2013 ini.

• Harga minyak mentah AS naik 2% ke $105,16 per barel, melanjutkan penguatannya usai pernyataan The Fed. Harga minyak telah menguat sejak awal sesi dipicu berita bahwa stok minyak di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk minyak mentah berjangka AS, berada pada
level terendahnya sejak April 2012, berdasarkan data dari U.S. Energy Information Administration. 



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan harga emas melemah di tengah sesi perdagangan yang cukup berfluktuatif pada sesi perdagangan Rabu, melemah di awal rilis data GDP AS yang lebih kuat dari perkiraan, pergerakan harga emas melemah ketika para trader merasa lega setelah Federal Reserve AS mengakhiri pertemuan kebijakan tanpa tanda‐tanda bahwa program pembelian obligasi akan segera berakhir.

• Bullion berakhir Juli dengan kenaikan bulanan lebih dari 7 persen, terbesar sejak Januari 2012. Rebound pergerakan harga ini setelah tiga bulan penurunan tajam.

• Dalam sebuah pernyataan kebijakan setelah pertemuan dua hari, Fed mengatakan ekonomi AS telah pulih namun masih membutuhkan dukungan. Bank sentral AS mengatakan akan terus membeli hipotek dan sekuritas Treasury sebesar 85 milyar.

• Namun, para analis mencatat bahwa sejak emas tidak memberikan dividen atau bunga, harganya bisa tetap di bawah tekanan karena ultra‐kepekaan terhadap suku bunga.

• "The signal today the Fed is still on track toward tapering indicates that at some point we will see higher interest rates," ucap Ed Lashinski, director of global strategy and execution untuk RBC Capital Markets' futures group.

• "That's bearish for gold and it's going to limit the market's ability to move a lot higher from here," ucap Lashinski.

• Ia mengatakan pergerakan mata uang akan bergerak di antara 1330 dollar hingga 1350 dollar/ounce.

• Harga spot emas melemah 0,2 persen di level 1,324.11 dollar/ounce. emas diperdagangkan ke level terendah di 1,305.30 dollar/ounce. Level perdagangan terlemah dalam lebih dari satu minggu.

• Sebelum pernyataan Fed, Emas berjangka AS untuk periode Agustus <GCQ3> ditutup melemah 11,60 pada $ 1,312.40 per ounce, dengan volume perdagangan sekitar 5 persen di atas rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Crude oil AS di settle mendekati dua persen kenaikan level tertinggi karena technical trading yang didorong oleh kenaikan pada penutupan perdagangan, mendorong harga ke level terbesar kenaikan bulanan yang mendekati satu tahunnya.

• Data ekonomi AS yang positif mengimbangi laporan Energy Information Administration AS yang menunjukkan cadangan crude telah naik terhadap ekspektasi yang digambarkan. Data lainnya dari pertumbuhan ekonomi AS yang tidak diekspektasi mengalami akselerasi dalam kuartal kedua dan sektor swasta telah mengangkat (mempekerjakan) karyawan lebih tinggi dari perkiraan bulan Juli.

• The bulls "got it through yesterday's high and pushed it up," kata Addison Armstrong, direktur riset pemasaran pada Tradition Energy di Stamford, Connecticut. "They were targeting that all day and once the market turned around after the (EIA) number, it gathered momentum."

• Data pemerintah AS menunjukkan persediaan oil pada Cushing, Oklahoma, memberikan poin untuk turun dalam rangkaian lima minggu ke level terendahnya sejak bulan April 2012.

EURO ZONE
• French consumers memperketat pengeluaran mereka lagi pada bulan Juni setelah indeks konsumsi memburuk pada bulan Mei, dengan dua penyebabnya yaitu kondisi perekonomian dan menyoroti kerapuhan dari setiap pemulihan yang baru lahir.

• Belanja konsumen Perancis turun 0,8 persen pada Juni dari Mei, terutama karena pengeluaran energi berkurang seiring cuaca menjadi lebih baik setelah cuaca yang dingin pada bulan Mei. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan sedikit pada bulan Juni.

• Secara keseluruhan, belanja konsumen naik 0,3 persen pada kuartal kedua, data dari kantor stastics INSEE menunjukkan, sebagian besar pada pengeluaran energi yang lebih tinggi tapi masih mendukung perkiraan pemerintah bahwa ekonomi mungkin telah keluar dari resesi dangkal.

• "These figures add to the evidence showing that the French economy may have exited recession during the second quarter of the year," ucap Diego Iscaro, IHS Global Insight.

• "We still project private consumption to remain under pressure during the second half of the year, particularly given that labour market conditions remain very tough."

• Penjualan ritel Jerman turun 1,5 persen pada bulan Juni, mencatatkan penurunan terbesar mereka tahun ini, data menunjukkan pada hari Rabu, meredam harapan bahwa pengeluaran rumah tangga akan mengangkat pertumbuhan ekonomi terbesar di Eropa tahun ini seiring ekspor goyah.

• Dalam data tahunan, indikator terkenal stabil turun 2,8 persen pada penurunan terbesar mereka tahun 2013 sebagai penjualan makanan, minuman dan tembakau anjlok sebesar 3 persen.

• Konsumsi swasta menjadi anugrah perekonomian pada kuartal pertama, membantu menghindari resesi dengan menambahkan 0,4 poin persentase terhadap produk domestik bruto (PDB) menyusut sementara dunia investasi dan perdagangan luar negeri lemah.
  • Tapi kepercayaan konsumen tetap kuat di Jerman, setelah naik ke level tertinggi dalam hampir enam tahun menuju ke Agustus, survei GfK menunjukkan awal pekan ini.


U.K.
• Sterling memangkas kerugiannya pada perdagangan hari Rabu setelah The Fed tidak memberikan sinyal untuk segera mengurangi stimulusnya. The Fed mengatakan ekonomi  melanjutkan pemulihannya namun masih perlu dukungan, sebuah sikap yang tidak menawarkan akan segera berkurangnya program pembelian obligasi. 

• Untuk  saat  ini,  The  Fed  tetap  mempertahankan  pembelian  obligasi  senilai  $85  milyar  per  bulan  dalam  upayanya  untuk  mendorong  pertumbuhan  ekonomi  yang  masih  menghadapi tantangan pengetatan anggaran dan lemahnya pertumbuhan ekonomi global. 

• Setelah terkoreksi ke level terendah 2 pekan terhadap dolar di $1,5125, sterling berhasil rebound dan memangkas kerugiannya untuk ditutup di sekitar $1,5208 atau melemah  0,2% dibandingkan posisi penutupan New York hari Selasa. Sedangkan euro melanjutkan apresiasinya terhadap sterling untuk ditutup menguat 0,5% di 0,8745 pound. 

• Komite  kebijakan moneter  Bank of  England  nampaknya akan menegaskan  kembali  komitmennya  untuk  mempertahankan  suku bunga  yang  lebih  rendah  untuk periode  yang  panjang  dalam  sidangnya  yang  akan  digelar  pada  Rabu‐Kamis  pekan  ini.  Bank  sentral,  di  bawah  komando  Mark  Carney,  diprediksi  akan  berencana  memberikan  “forward  guidance”  kebijakan  moneter  yang  berpotensi  menekan  sterling.  Testimoni  usai  sidang  reguler  diharapkan  akan  memberikan  penjelasan  yang  lebih  rinci,  meskipun  hal  ini  nampaknya belum akan disampaikan hingga dirilisnya Laporan Inflasi Kuartalan di pekan depan. Pasar memprediksi belum akan ada perubahan suku bunga ataupun quantitative  easing dalam sidang BoE di hari Kamis mendatang. 

• ECB dan The Fed juga akan bersidang pekan ini dan diperkirakan akan menegaskan kembali komitmen mereka untuk mempertahankan suku bunga rendah. Transaksi terhadap  GBP/USD dan EUR/GBP nampaknya akan menurun hingga dirilisnya Laporan Inflasi Kuartalan di pekan depan, ketika BoE diperkirakan akan memberikan forward guidance. 

• Disamping sidang The Fed, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah data ekonomi AS yang puncaknya akan tertuju pada data non‐farm payrolls hari Jumat.  


JAPAN
• Perdana Menteri Shinzo Abe dalam usaha menaikkan pajak penjualan Jepang karena menjadwalkan dalam langkah penting untuk memperbaiki keuangan negara yang kurang baik, meksipun desakan dalam pemerintahannya untuk menghentikan kenaikan tersebut, pejabat koalisi senior mengatakannya Rabu lalu.

• Abe telah mengatakan dia menghadapi suatu "difficult decision" untuk memilih antara prioritas utamanya mendorong pertumbuhan ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut dan memulai untuk mengekang beban umum dalam utang yang memberatkan.

• Dia telah menginstruksikan pemerintah untuk mempertimbangkan alternatif dalam dua tahap penggandaan pajak penjualan – sama terhadap pajak barang dan jasa di negara lain ‐ seperti implementasi lebih bertahap dari yang telah direncanakan.

• Aktivitas manufaktur Jepang dalam bulan Juli bertumbuh ke fase terlambatnya dalam empat bulan dengan tanda bahwa perusahaan mengurangi produksi berkenaan dengan melambatnya pertumbuhan dalam ekspor.

• Housing starts di Jepang naik 15.3 persen bulan Juni dari awal tahunnya, yang naik untuk rangkaian sepuluh bulannya, data oleh kementerian pertanahan menunjukkannya.


AUSTRALIA
• Business Council of Australia (BCA) dan kelompok industri lain ingin partai politik utama untuk melihat dengan ruang lingkup lebih luas, gambaran jangka panjang dan menghindari kebijakan‐kebijakan ad hoc jangka pendek.

• Perhatian ini muncul pada saat Bendahara Chris Bowen sedang menyusun pernyataan ekonomi yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan sebelum kampanye pemilihan federal.

• BCA, yang mewakili 100 CEO Australia, merilis Sebuah rencana dalam kurun waktu 10 tahun untuk ekonomi yang lebih kuat pada hari Rabu, meliputi sembilan bidang kebijakan.

• CEO BCA Jennifer Westacott mengatakan pemerintah harus mendapatkan kembali anggaran melalui sebuah rencana yang koheren.

• "Let's get some change to the budget where the community can be confident that we have actually got a sustainable budget and we are not having to do budget revisions every three months," ucapnya dalam Sky News.

• Dewan berpendapat perubahan kebijakan ad hoc memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan dan setiap keputusan kebijakan harus melihat apakah itu akan membantu pertumbuhan ekonomi.

• BCA akan memainkan peran kunci dalam rencana Perdana Menteri Kevin Rudd untuk mengembangkan agenda daya saing nasional yang menyatukan bisnis, serikat pekerja dan pemerintah.

• Menteri Perdagangan Richard Marles kepada Sky News bahwa pemerintah tidak melihat cara menempatkan Australia ddi posisi terbaik "not just for next week or next month but the next decades ahead".

• Presiden ACTU Ged Kearney mengatakan rencana aksi BCA menunjukkan beberapa visi untuk Australia.

• "We hope they follow through with a mature and broad debate about the future of Australia's economy that moves beyond the business fetish with winding back workplace rights," ucapnya dalam sebuah pernyataan.


SWISS
• Dolar melanjutkan koreksinya terhadap franc Swiss pada perdagangan hari Rabu setelah The Fed tidak memberikan sinyal untuk segera mengurangi stimulusnya. The  Fed  mengatakan  ekonomi  melanjutkan  pemulihannya  namun  masih  perlu  dukungan,  sebuah  sikap  yang  tidak  menawarkan  akan  segera  berkurangnya  program  pembelian obligasi. 

• Untuk saat ini, The Fed tetap mempertahankan pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan dalam upayanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang masih  menghadapi tantangan pengetatan anggaran dan lemahnya pertumbuhan ekonomi global. 

• Dolar terkoreksi ke level terendah 6 pekan terhadap franc Swiss di 0,9225, dan kemudian ditutup di 0,9259 atau melemah 0,4% dibandingkan posisi penutupan New  York hari Selasa. Sedangkan euro 
melanjutkan depresiasinya terhadap franc Swiss untuk ditutup melemah 0,1% di 1,2319 franc 

• Sektor  konstruksi  dan  lingkungan  ekonomi  yang  lebih  tenang  di  Eropa  akan  membantu  perekonomian  Swiss  meraih  momentum  dalam  memasuki  tahun  2014,  demikian  sebuah  indikator  utama  menunjukkan  pada  hari  Rabu.  Indikator  tersebut,  yang  telah  meningkat  sejak  Maret,  kontras  dengan  pandangan  pesimis  yang  ditunjukkan oleh SNB, mengenai prospek ekonomi akibat penguatan franc. Indeks KOF, sebuah barometer untuk performa ekonomi dalam 6 bulan kedepan tercatat  meningkat ke 1,23 di bulan Juli dari level revisinya 1,15 di bulan Juni, demikian KOF Swiss Economic Institute melaporkan. 

• Data KOF telah menambah serangkaian data positif perekonomian. Sentimen investor meningkat di bulan Juli, sementara Swiss Purchasing Managers Index yang akan  dirilis pekan depan diperkirakan akan menunjukkan sektor manufaktur mencatat ekspansi yang lebih cepat dari bulan sebelumnya.  


• Sementara itu, data manufaktur AS yang akan dirilis hari Kamis diharapkan akan memberikan arah yang jelas terhadap prospek ekonomi AS, meskipun kondisinya  masih krusial hingga dirilisnya data non‐farm payrolls AS di hari Jumat, dimana The Fed akan mencermati data tingkat pengangguran sebelum memutuskan untuk  mengurangi stimulusnya. 

Wednesday, July 31, 2013

Headline News 31.07.13

US & GLOBAL
• Bursa saham naik tipis ditengah kondisi perdagangan yang fluktuatif pada hari Selasa, menyusul investor memposisikan diri menjelang sidang bank sentral AS, Inggris dan Eropa pekan ini, sementara dolar merangkak naik dari level terendah 5 pekan.

• Meningkatnya kepercayaan bisnis dan konsumen zona euro memberikan dorongan awal bagi bursa saham menjelang keputusan sidang The Fed, ECB dan BoE serta data non‐farm payrolls AS untuk periode Juli.

• Usai tutup sesi New York, saham berjuang untuk mempertahankan keuntungan dan indeks berbalik flat atau negatif. Verizon dan Mosaic memimpin tekanan jual pada sektor telekomunikasi dan material. Namun menjelang tutup pasar global, investor kembali memburu saham‐saham AS, dan berhasil mendorong naiknya 2 indeks utama.

• "We're up against 1,700 on the S&P so it would take a lot to make it move substantially higher. The nearest things on the horizon are the Fed meeting and the jobs number, so I think we're going to tread water here until that," kata Jack de Gan, kepala investasi pada Harbor Advisory Corp di Portsmouth, New Hampshire.

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir melemah 1,38 poin atau 0,01% di 15520,59. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 0,63 poin atau 0,04% di 1685,96. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 17,33 poin atau 0,48% di 3616,47.

• Indeks saham global MSCI naik 0,1%, sementara indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup hampir flat.

• Saham produsen kalium atau potasium dan perusahaan terkait pertanian bergejolak setelah Uralkali <URKA.MM> Rusia membongkar salah satu kemitraan kalium terbesar di dunia dengan menarik keluar Belarus Potash Co. Uralkali mengatakan keputusan ini mungkin menyebabkan penurunan global harga kalium di bawah $300 per ton pada paruh kedua tahun 2013, dari $400 per ton saat ini. Di sesi New York, Mosaic Co <MOS.N> turun 17,4%, Potash Corp <POT.N> merosot 16,2% dan Agrium Inc <AGU.N> turun 5%.

• Indeks dolar berlanjut menjauhi level terendah 5 pekan yang dicapai hari Senin dipicu maraknya short covering pasca koreksinya selama 2 pekan terakhir menjelang keputusan The Fed dan data pekerjaan AS. Indeks dolar terakhir tercatat naik 0,2%.

• "I think the Fed is not going to want to rock the boat, but what could change market expectations is the U.S. data that is coming out. It is not only the Fed that is coming up tomorrow, we also have U.S. second‐quarter GDP, ISM data and on Friday we have nonfarm payrolls ... if these come in strong, the market is going to start pricing in a faster tapering cycle again," kata Alvin Tan, FX strategist pada Societe Generale.

• Pelaku pasar uang juga mencermati pergerakan dolar Australia (Aussie), yang mencatat level terendah 2 pekan setelah komentar dari gubernur RBA memunculkan indikasi akan dipangkasnya suku bunga pada sidang RBA pekan depan.

• Di pasar Asia, indeks Nikkei naik 1,5% seiring melemahnya yen, meskipun bursa saham ditempat lain ditutup flat. Aksi bank sentral Cina yang menyuntikkan dana segar untuk pertama kalinya kedalam pasar uang sejak Februari telah diimbangi oleh rilis data yang beragam.

• Komoditas masih mengalami tekanan terkait outlook Cina. Hasil jajak pendapat Reuters menunjukkan sektor manufaktur Cina melemah di bulan Juli untuk pertama kalinya dalam 10 bulan terakhir. Tembaga menembus level terendah 3 pekan, emas turun 0,1% dan minyak AS terkoreksi 1,4% di $103,11 per barel.

• Bund futures Jerman diperdagangkan relatif stabil di 142,41 sebelum sidang ECB, dimana diprediksi bank sentral Eropa tersebut akan memberikan rincian rencananya untuk memberikan "forward guidance" untuk suku bunga yang untuk pertama kalinya.
  • Harga Treasury AS mengalami tekanan menjelang rilis data PDB‐Q2 AS, testimoni The Fed dan pengumuman pendanaan Treasury berikutnya, yang kesemuanya akan dirilis di hari Rabu ini. Treasury AS tenor 10 tahun turun 1/32 dengan yield di 2,6007 persen dari 2,61 persen di hari Senin.



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan Emas sedikit melemah di tengah sepi sesi perdagangan pada hari Selasa seiring para trader menunggu pernyataan kebijakan Federal Reserve pada hari Rabu yang dapat memberikan petunjuk akan rencana program pembelian obligasi tersebut.

• Bullion mengalami kerugian akibat tanda‐tanda perekonomian AS mungkin melambat seiring rilis data yang memperliatkan harga rumah di bulan Mei naik kurang dari yang diharapkan dan kepercayaan konsumen menyusut di bulan Juli.

• The Fed dijadwalkan akan merilis pernyataan kebijakan Rabu sore setelah pertemuan dua hari. Trader akan mencari petunjuk kapan bank sentral AS akan mulai memberikan keputusan akan pembelian obligasi bulanan sebesar 85 milyar.

• Emas melemah signifkan sebesar 5 persen setelah pertemuan Fed pada bulan Juni ketika memberikan sinyal secara eksplisit akan perubahan era dari kemudahan finasial. Namun, pernyataan berikut, ketua Fed Ben Bernanke tentang perlunya menjaga kebijakan stimulatif terhadap negara yang memiliki inflasi yang rendah dan pasar yang tidak menentu memicu rally emas.

• "If Bernanke comes out and specifically indicates that there is underlying weakness in the jobs market, then I think gold is going to go much higher," ucap Jeffrey Sica, chief investment officer di Sica Wealth.

• Harga spot emas <XAU=> turun 58 sen menjadi 1,326.41dollar/ounce, setelah diperdagangkan dalam range yang kecil sebesar $ 10.

• Data Reuters menunjukkan bahwa emas berjangka AS untuk periode Agustus <GCQ3> ditutup melemah 4,40 dollar ke level 1.324 dollar/ounce, dengan volume perdagangan sekitar 20 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Oil merosot Selasa lalu dan rentang antara WTI crude dan Brent melebar karena para trader memperkirakan dana yang cepat bergerak dalam harga AS telah terlalu jauh, sementara itu beberapa menahan ketat dari kedepannya meeting the Fed AS.

• Penurunan dalam oil futures diikuti rally dalam kedua benchmark ke level tertingginya dalam beberapa bulan diatas level $109 dalam pertengahan Juli, yang mana menarik spekulator bullish dan hedge fund besar masuk kedalam pasar. Crude AS pada umumnya telah mengalami rally ke level tertingginya dalam 16 bulan karena perkembangan infrastruktur yang memperbolehkan oil dalam daratan Cushing, Oklahoma, tempat pengiriman untuk US futures, mengalir ke pesisir AS.

• "It's a continuation of the bearish momentum since we peaked about two weeks ago," kata Stephen Schork, editor dari The Schork Report.

EURO ZONE
• Rilis data pada hari Selasa menungjukkan bahwa Inflasi tahunan Jerman mengalami peningkatan lebih dari yang diharapkan pada bulan Juli, mendorongnya untuk menyentuh level tertinggi tahun ini, namun masih berada di bawah target Bank Sentral Eropa yang hanya di bawah 2 persen pada zona euro secara keseluruhan.

• Biaya pangan yang lebih tinggi membantu mendorong kenaikan tahunan 1,9 persen yang termasuk biaya akan kebutuhan pada bulan Juli setelah 1,8 persen meningkat pada bulan sebelumnya. Perkiraan konsensus dalam jajak pendapat Reuters dari para ekonom melambat sebesar 1,7 persen.

• "It's not worrying at all for anyone. Household wages are rising by about 3 percent per year so their purchasing power should be rising so they should be fine unless inflation were to rise further," ucap Christian Schulz di Berenberg Bank.

• Inflasi yang meningkat secara moderat, dikombinasikan dengan indeks pengangguran dan kenaikan upah yang kuat, membantu mendorong semangat di kalangan konsumen hingga menyentuh level tertinggi dalam hampir enam tahun, sebuah survei GfK menunjukkan pada Selasa. Pemerintah mengandalkan konsumsi swasta untuk pelampung pertumbuhan tahun ini karena ekspor melemah.


U.K.
• Sterling jatuh ke level terendah 2 pekan terhadap euro pada hari Selasa menyusul meningkatnya permintaan akhir bulan terhadap mata uang tunggal Eropa. Sterling juga terlihat  melemah terhadap dolar, setelah investor melihat kecenderungan sterling untuk melemah lebih lanjut dalam pekan ini. 

• Komite  kebijakan moneter  Bank of  England  nampaknya akan menegaskan  kembali  komitmennya  untuk  mempertahankan  suku bunga  yang  lebih  rendah  untuk periode  yang  panjang  dalam  sidangnya  yang  akan  digelar  pada  Rabu‐Kamis  pekan  ini.  Bank  sentral,  di  bawah  komando  Mark  Carney,  diprediksi  akan  berencana  memberikan  “forward  guidance”  kebijakan  moneter  yang  berpotensi  menekan  sterling.  Testimoni  usai  sidang  reguler  diharapkan  akan  memberikan  penjelasan  yang  lebih  rinci,  meskipun  hal  ini  nampaknya belum akan disampaikan hingga dirilisnya Laporan Inflasi Kuartalan di pekan depan. Pasar memprediksi belum akan ada perubahan suku bunga ataupun quantitative  easing dalam sidang BoE di hari Kamis mendatang. 

• ECB dan The Fed juga akan bersidang pekan ini dan diperkirakan akan menegaskan kembali komitmen mereka untuk mempertahankan suku bunga rendah. 

• Euro  menguat 0,6% ke sekitar  0,8700 pound,  setelah menembus level  tertinggi 2 pekan di 0,8706  pound. Mata uang  tunggal  telah mencatat  ekspansi dalam 6 sesi  terakhir.  Sterling juga melemah 0,6% terhadap dolar di sekitar $1,5245 dibandingkan dengan posisi penutupan New York hari Senin. 

• Transaksi  terhadap  GBP/USD  dan  EUR/GBP  nampaknya  akan  menurun  hingga  dirilisnya  Laporan  Inflasi  Kuartalan  di  pekan  depan,  ketika  BoE  diperkirakan  akan  memberikan  forward guidance. 

• Disamping sidang The Fed, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah data ekonomi AS yang puncaknya akan tertuju pada data non‐farm payrolls hari Jumat. Pelemahan dolar  telah dimulai pada 10 Juli lalu, ketika minutes dari sidang The Fed bulan Juni telah membuat investor berpikir dua kali tentang kapan bank sentral AS akan mulai mengurangi  stimulus. Bulan lalu The Fed mengatakan pihaknya memprediksi akan mulai mengurangi pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan di akhir tahun ini. Ketua The Fed Ben  Bernanke kemudian mempertegas sikapnya bahwa langkah pengurangan stimulus tidak di tetapkan secara pasti dan akan bergantung pada perkembangan kondisi ekonomi yang  terjadi, sebuah komentar yang kemudian mendorong kenaikan pada bursa saham Wall Street dan pasar obligasi. 


JAPAN
• Factory output Jepang melemah lebih besar dalam dua tahunnya pada bulan Juni meskipun pasar tenaga kerja membaik, suatu tanda kebijakan Perdana Menteri Shinzo Abe yang pro‐pertumbuhan yang telah berkembang tetapi masih harus jauh lebih dikembangkan pada durable recovery.

• Penurunan pertamanya pada industrial production dalam lima bulan ini sebagian besar menggambarkan bahwa manufaktur mencoba untuk menghindari kenaikan inventori, dan mereka memperkirakan kenaikan yang cepat pada bulan Juli ini.

• Tingkat terbaik dalam unemployment/pengangguran dan ketersediaan pekerjaan sejak tahun 2008 merupakan harapan yang baik untuk pembelanjaan swasta yang telah diupayakan oleh Abe untuk memicu kebijakan moneter yang agresif dan stimulus fiskal sejak dia menjabat pada bulan Desember.

• Menteri Perekonomian Jepang Akira Amari mengatakan bahwa menghindari rencana menaikkan pajak penjualan tidaklah pilihan kecuali jika terdapat guncangan eksternal yang signifikan terhadap perekonomian seperti krisis keuangan Lehman.


AUSTRALIA
• Australia's top central banker telah mengisyaratkan bahwa suku bunga dapat dipotong lagi dalam rangka untuk meningkatkan kepercayaan bisnis.

• Gubernur Glenn Stevens, Reserve Bank of Australia mengatakan pada saat business lunch pada hari Selasa bahwa kepercayaan bisnis yang cenderung tanpa perubahan adalah sebuah kekhawatiran, dan kebutuhan untuk memperbaiki untuk membantu menyeimbangkan perekonomian Australia seiring investasi pertambangan yang melemah.

• "There are clearly signs of policy working in this respect, though not, to date, by so much that we see a serious impediment to further easing, were that to be appropriate from an overall macroeconomic point of view," ucap Mr Stevens.

• Dia mengatakan data inflasi terbaru tidak merubah penilaian RBA bahwa prospek inflasi dan tentang pemotongan suku bunga lebih lanjut.

• Mr Stevens mengatakan hal itu dipahami dengan baik bahwa investasi pertambangan melemah.
  • "We would like to see a `rotation' to other sorts of demand as the resources sector demand slows," ucap nya.


SWISS
• Franc Swiss merayap naik terhadap euro dan juga dolar pada perdagangan hari Selasa ditengah perdagangan yang tipis menjelang keputusan sidang reguler The Fed pada Rabu  malam  nanti.  Investor  menahan  diri  sembari  menunggu  testimoni  The  Fed    untuk  melihat  apakah  bank  sentral  AS  tersebut  akan  memulai  langkah  pengurangan  program  pembelian obligasinya. The Fed diprediksi akan menegaskan kembali komitmennya untuk mempertahankan suku bunga rendah untuk jangka waktu yang lebih lama. 

• Dolar melemah 0,2% terhadap franc Swiss di sekitar 0,9290 franc dibandingkan dengan posisi penutupan New York hari Senin. Sedangkan euro melemah 0,15% terhadap franc di  sekitar 1,2328 franc. 

• Data manufaktur AS yang akan dirilis hari Kamis diharapkan akan memberikan arah yang jelas terhadap prospek ekonomi AS, meskipun kondisinya masih krusial hingga dirilisnya  data non‐farm payrolls AS di hari Jumat, dimana The Fed akan mencermati data tingkat pengangguran sebelum memutuskan untuk mengurangi stimulusnya. 

• Data indeks KOF, barometer untuk indikator utama Swiss, diprediksi meningkat ke 1,21 di bulan Juli dari 1,16 di bulan Juni, berdasarkan survey yang dilakukan oleh Dow Jones  Newswires. Barometer tersebut diprediksi melanjutkan peningkatannya, menyusul indeks PMI zona euro, sebagai mitra dagang terbesar Swiss, berhasil mencatat ekspansi untuk  pertama kalinya sejak Januari 2012, mengisyaratkan kawasan telah berangsur pulih dari resesinya. Data ini dijadwalkan akan dirilis pada hari Rabu, 31 Juli, pukul 14.00 wib. 


• Pelemahan dolar telah dimulai pada 10 Juli lalu, ketika minutes dari sidang The Fed bulan Juni telah membuat investor berpikir dua kali tentang kapan bank sentral AS akan mulai  mengurangi stimulus. Bulan lalu The Fed mengatakan pihaknya memprediksi akan mulai mengurangi pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulan di akhir tahun ini. Ketua The  Fed  Ben  Bernanke  kemudian  mempertegas  sikapnya  bahwa  langkah  pengurangan  stimulus  tidak  di  tetapkan  secara  pasti  dan  akan  bergantung  pada  perkembangan  kondisi  ekonomi yang terjadi, sebuah komentar yang kemudian mendorong kenaikan pada bursa saham Wall Street dan pasar obligasi.