title cover

title cover

Wednesday, August 7, 2013

Headline News 07.08.13

US & GLOBAL
• Wall Street melemah pada hari Selasa, merosot kembali dari level tertingginya belakangan ini, dan dolar menembus level terendah 6 pekan terhadap yen setelah investor menaksir kembali kemungkinan The Fed akan mulai mengurangi program stimulusnya.

• Dengan berkurangnya musim laporan earnings, minimnya data ekonomi AS pekan ini dan fokus pada kebijakan The Fed, maka perdagangan di bursa saham AS terlihat sepi. Tipisnya perdagangan hari Selasa terjadi sehari setelah perdagangan mencatat volume transaksi tertingginya tahun ini.

• Sejumlah komentar dari para petinggi The Fed telah membuat pasar ragu terhadap perkiraan waktu untuk kemungkinan The Fed mengurangi program pembelian obligasi, yang sebelumnya telah memicu penguatan pada pasar saham.

• Fed officials "are all hedging themselves, which is why the market continues to just be a little bit confused and why it is going to churn. There is really no reason at the moment for the market to go higher because it is still too unclear," kata Ken Polcari, director of the NYSE floor division pada O'Neil Securities di New York.

• Dennis Lockhart, president of the Federal Reserve Bank of Atlanta, mengatakan kepada Market News International bahwa The Fed dapat mulai mengurangi program stimulusnya secepatnya di bulan September, namun bisa jadi akan menunggu lebih lama jika ekspektasi pertumbuhan ekonomi di semester kedua tahun ini ternyata tidak memenuhi harapan.

• Sedangkan Kepala Fed Chicago, Charles Evans, yang paling vokal dalam memberikan pernyataan yang dovish (pro stimulus), mengatakan bank sentral AS kemungkinan akan mengurangi pembelian obligasi di akhir tahun ini, dan tidak tertutup kemungkinan paling cepat bulan depan.

• Data semalam menunjukkan defisit perdagangan AS menyusut tajam di bulan Juni ke level terendahnya selama lebih dari 3‐1/2 tahun seiring berkurangnya impor, mengisyaratkan adanya revisi naik untuk PDB‐Q2 AS.

• Dow Jones industrial average <.DJI> merosot 93,39 poin atau 0,6% ke 15518,74, sedangkan S&P 500 <.SPX> turun 9,77 poin atau 0,57% ke 1697,37 dan Nasdaq Composite <.IXIC> terkoreksi 27,182 poin atau 0,74% ke 3665,77.

• Indeks FTSEurofirst 300 mengakhiri rally‐nya selama 6 hari terakhir, setelah ditutup melemah 0,4%, meskipun pasar masih mendapat dukungan dari rilis optimis data pertumbuhan sektor manufaktur di Jerman dan Inggris. Sedangkan indeks ekuitas global MSCI tercatat turun 0,3%.

• Dolar terkoreksi terhadap yen untuk ketiga kalinya menyusul investor berspekulasi bahwa The Fed kemungkinan belum akan menarik stimulusnya secepat yang diperkirakan pasca rilis data pekerjaan yang mengecewakan di akhir pekan lalu. Dolar mencatat intraday low di 97,51 yen, level terendahnya sejak 26 Juni. Dolar terakhir bergerak di sekitar 97,73 yen atau turun 0,6%. Ekspektasi bahwa Bank Sentral Jepang (BOJ), dalam sidangnya pekan ini, akan menahan diri dari penambahan stimulus, juga turut mendorong penguatan yen.

• "While the weakness of the dollar is pronounced against the yen, it is a broad sell‐off that has more to do with Fed policy than BoJ policy. This is symptomatic of how trading has been all summer, with so much volatility and people looking to lock in profits whenever they can," kata Charles St‐Arnaud, foreign exchange strategist pada Nomura Securities di New York.

• Harga obligasi pemerintah AS ditutup relatif stabil setelah muncul permintaan yang solid untuk lelang Treasury tenor 3 tahun senilai $32 milyar, merupakan yang pertama untuk lelang kupon obligasi tenor 3 tahun dalam pekan ini. Harga Treasury tenor 10 tahun juga stabil dengan yield 2,643 persen.

• Harga minyak jatuh setelah presiden Iran yang baru terpilih, Hassan Rouhani, mengatakan ia siap untuk memasuki perundingan yang "serius dan substantif" atas program nuklir Teheran, dimana telah mengurangi potensi risiko geopolitik. Brent Crude <LCOc1> ditutup melemah 52 sen ke $108,18 per barel, sementara U.S. crude <CLc1> turun $1,26 ke $105,30. 



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan emas melemah menyentuh titik terendah dalam hampir tiga minggu pada hari Selasa, kehilangan 1,5 persen setelah data ekonomi AS menunjukkan adanya gap perdagangan dan indikasi lebih bahwa Federal Reserve bisa menarik stimulus moneter pada awal bulan depan.

• Kegagalan Bullion untuk bertahan di atas $ 1.300 per ounce pada hari sebelumnya berdampak dengan aksi jual yang dipicu oleh indicator tehnikal.

• Emas berada di bawah tekanan setelah data perdagangan internasional Senin menunjukkan ekonomi AS kemungkinan tumbuh lebih cepat dari yang dilaporkan pada kuartal kedua, berkat penyempitan tajam dalam defisit perdagangan ke posisi terendah dalam lebih dari 3‐1/2 tahun di bulan Juni seiring ekspor menyentuh rekor tinggi dan di atas nilai impor.

• Charles Evans, presiden Federal Reserve Bank Chicago, Selasa, mengatakan Fed mungkin akan mengurangi program stimulus pada akhir tahun ini, dan tergantung pada data ekonomi dan bisa melakukannya secepatnya pada awal bulan depan.

• "While a pushback in QE withdrawal expectations may provide some relief for the bullion market and help engineer a short term rally, the implications behind this action is ultimately negative for gold," ucap James Steel, chief metals analyst di HSBC.

• Harga spot emas melemah 1,5 persen menjadi 1,283.60 dollar/ounce, setelah sebelumnya turun sebanyak 1,9 persen ke level terendah sejak 18 Juli di 1,279.24 dollar/ounce sebelumnya.

• Rilis data Reuters menunjukkan bahwa emas berjangka AS untuk periode Desember <GCZ3> melemah 19,90 dollar dengan 1,282.50 dollar ounce, dengan volume perdagangan sekitar 30 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Oil melemah sekitar $1 barrel Selasa lalu karena presiden terbaru Iran menandai keinginan untuk bernegosiasi dengan Barat berkenaan dengan ketegangan di program nuklir Iran dan karena penurunan harga gasoline AS setelah aksi jual pada ethanol credit (unsur kimia dalam pembuatan minyak).

• Presiden terpilih Iran Hassan Rouhani mengatakan dia siap untuk masuk dalam negosiasi “serious and substantive”, mengurangi resiko geopolitik untuk harga minyak mentah.

• Tanda‐tanda bahwa the Fed AS kemungkinan akan mengurangi program stimulus pembelian obligasi tahun ini juga memiliki pengaruh yang negatif terhadap harga oil.

• The American Petroleum Institute, sebuah grup industri, mengatakan Selasa lalu bahwa cadangan crude oil AS melemah hingga 3,66 juta barrel dalam mingguan hingga 2 Agustus, penurunan tertajam daripada ekspektasinya.

EURO ZONE
• Perekonomian Italia menyusut kurang dari yang diperkirakan pada kuartal kedua, memberikan indikasi keluar dari resesi terpanjang pasca‐perang, tetapi krisis politik yang memanas belum bisa menggagalkan pemulihan tentatif.

• National statistics bureau ISTAT pada hari Selasa mengatakan bahwa Produk domestik bruto kuartal, menurun 0,2 persendan 2,0 persen secara tahunan.

• Kemerosotan triwulanan periode ini adalah yang terkecil sejak awal resesi yang dimulai pada pertengahan tahun 2011, dan penurunan sebesar 0,4 pesen diperkirakan oleh para analis dalam survei yang dilakukan oleh Reuters.

• "Summer data can be volatile and there is political risk in Italy but the picture for the economy still definitely looks more positive than four weeks ago," ucap Deutsche Bank economist Marco Stringa.

• German industry orders dirilis di atas perkiraan pada bulan Juni, dirilis menguat terbesar sejak Oktober, seiring kontrak untuk barang‐barang besar‐tiket melonjak dan permintaan zona euro rebound, menunjukkan manufaktur secara bertahap membaik setelah melemah diawal tahun.

• Nilai kontrak melonjak 3,8 persen pada bulan Juni, data dari Kementerian Ekonomi menunjukkan. Itu jauh lebih baik daripada perkiraan konsensus dalam jajak pendapat Reuters meningkat sebesar 1,0 persen, dan bahkan melampaui estimasi tertinggi 2,5 persen.

• "That's a really strong increase and suggests the euro zone and Germany are on the road to recovery, as has already been suggested by sentiment indicators," ucap Thilo Heidrich, an economist di Postbank.
  • "The economy in the single currency bloc probably exited its recession in the second quarter and we will see a gradual economic recovery in the second half."


U.K.
• Sterling awalnya tertekan, utamanya terhadap euro, pada perdagangan hari Selasa kemarin setelah ada indikasi bahwa dalam Laporan Inflasi yang akan dirilis hari  Rabu ini BoE akan mempertahankan suku bunga rendah untuk jangka waktu yang lama, namun sterling kemudian berhasil rebound dan ditutup menguat setelah rilis  optimis data industrial output Inggris. Sedangkan terhadap dolar, sterling bergerak relatif stabil, setelah dolar mendapat dukungan dari rilis defisit perdagangan AS. 

• Laporan Inflasi BoE yang akan dirilis sekitar pukul 16.30 wib akan menjadi yang pertama untuk Mark Carney sejak menjabat sebagai gubernur BoE yang baru. Pasar  saat ini memprediksi BoE akan mempertahankan kebijakan suku bunga rendah paling tidak hingga tahun 2015/2016. 

• Meredanya ekspektasi The Fed akan segera mengurangi program pembelian obligasi dalam jangka pendek kedepan telah berlanjut menekan dolar. Dolar telah mulai  tertekan  sejak  Jumat  lalu  ketika  data  pekerjaan  AS  dirilis  mengecewakan  dan  mendorong  investor  untuk  menaksir  kembali  kapan  kiranya  The  Fed  akan  mulai  mengurangi program pembelian obligasi per bulannya yang senilai $85 milyar. 

• Namun demikian, koreksi dolar terhadap sterling masih cukup terbatas, dimana dolar mendapat support dari rilis data defisit perdagangan AS yang menyusut tajam di  bulan Juni ke level terendahnya selama lebih dari 3‐1/2 tahun seiring berkurangnya impor, mengisyaratkan adanya revisi naik untuk PDB‐Q2 AS. 
  • Perkembangan pasar tenaga kerja AS akan terus dicermati pelaku pasar, dimana data jobless claims yang dirilis tiap minggu akan terus dipantau. 


JAPAN
• Perekonomian Jepang kemungkinan bertumbuh dalam tahunan 3.6 persen bulan April‐Juni untuk mencatatkan rangkaian tiga kuartalnya mengalami ekspansi, polling Reuters menunjukkannya, ditambah bertumbuhnya tanda‐tanda pengaruh yang positif dari kebijakan reflasionari perdana menteri Shinzo Abe yang meluas.

• Tanda‐tanda akan memberikan pemerintah pembenaran kedepannya dengan rencana kenaikan pajak penjualan tahun depan, meskipun keputusan akan memakan waktu lebih dan melibatkan banyak faktor‐faktor lain yang diberikan kepekaan politik menurut para analis.

• Sementara itu pertumbuhan akan melambat dari 4.1 persen yang terlihat pada kuartal pertama, yang akan berbasis luas dengan kenaikan dalam ekspor dan pembelanjaan modal ditambah penguatan dalam personal consumption, katanya lagi.

• Jepang bermaksud untuk menaikkan pajak penjualan pada bulan April menjadi 8% dari 5% dan hingga 10% di bulan Oktober 2015, sebagai bagian usaha untuk memangkas utang publik, yang mana diantara yang terbesar dalam negara‐negara industri maju.


AUSTRALIA
• The Reserve Bank of Australia telah memangkas suku bunga ke rekor terendah baru 2,5 persen, mengutip bawah rata‐rata pertumbuhan moderat dan harga komoditas.

• Dalam sebuah pernyataan yang menyertai keputusan tersebut, Gubernur RBA Glenn Stevens mengatakan pertumbuhan masih di bawah tren, tapi ada "reasonable prospect" untuk tahun 2014.

• "This is expected to continue in the near term as the economy adjusts to lower levels of mining investment. The unemployment rate has edged higher," ucapnya.

• Mr Stevens mengatakan dalam sebuha laporan bahwa dolar Australia melemah 15 persen sejak April, namun mengatakan pelemahan ini masih cukup tinggi.

• "It is possible that the exchange rate will depreciate further over time, which would help to foster a rebalancing of growth in the economy," ucapnya.
  • "The board has previously noted that the inflation outlook could provide some scope to ease policy further, should that be required to support demand."



SWISS
• Meredanya ekspektasi The Fed akan segera mengurangi program pembelian obligasi dalam jangka pendek kedepan telah berlanjut menekan dolar  pada perdagangan hari Selasa. Dolar telah mulai tertekan sejak Jumat lalu ketika data pekerjaan AS dirilis mengecewakan dan mendorong investor  untuk menaksir kembali kapan kiranya The Fed akan mulai mengurangi program pembelian obligasi per bulannya yang senilai $85 milyar. 

• Namun demikian, koreksi dolar terhadap franc Swiss masih cukup terbatas, dimana dolar mendapat support dari rilis data defisit perdagangan AS  yang menyusut tajam di bulan Juni ke level terendahnya selama lebih dari 3‐1/2 tahun seiring berkurangnya impor, mengisyaratkan adanya revisi  naik untuk PDB‐Q2 AS. 

• Perkembangan pasar tenaga kerja AS akan terus dicermati pelaku pasar, dimana data jobless claims yang dirilis tiap minggu akan terus dipantau. 


• Sedangkan dari dalam negeri Swiss, data CPI periode Juli juga akan dicermati pasar, dimana diprediksi turun 0,1% year‐on‐year, level yang sama  dengan data periode Juni. Sedangkan dalam basis bulan diprediksi turun 0,4% setelah mencatat naik 0,1% di bulan sebelumnya. 

Tuesday, August 6, 2013

Headline News 06.08.13

US & GLOBAL
• Bursa Wall Street mengalami konsolidasi (kembali melemah) dari level rekor tertingginya selama sesi perdagangan yang sepi pada hari Senin, sementara dolar terkoreksi terhadap yen menyusul investor masih belum jelas kapan kiranya The Fed akan mulai mengurangi program stimulus ekonominya.

• Namun demikian, tanda‐tanda meningkatnya pertumbuhan ekonomi global telah membantu mengangkat dolar dan membatasi koreksi pada ekuitas AS dan Eropa, sementara peningkatan yang lebih baik dari perkiraan untuk data ISM sektor jasa AS telah mendorong yield obligasi mendekati level tertinggi 2 tahun.

• Indeks S&P 500 tercatat naik dalam 5 sesi selama 6 pekan terakhir, terapresiasi lebih dari 7%. Indeks ditutup di level tertinggi sepanjang masa pada hari Jumat meskipun terdapat rilis data pekerjaan AS yang mengecewakan. Setelah mencapai kenaikan tersebut, nampaknya indeks akan kesulitan untuk melanjutkan apresiasinya, khususnya dengan musim laporan earnings yang sebagian besar telah usai.

• "We have had such a strong run, a little bit of retracement could be expected in the markets over the coming weeks," kata Sean Lynch, global investment strategist pada Wells Fargo Private Bank di Omaha, Nebraska.

• Dow Jones industrial average <.DJI> turun 46,23 poin atau 0,3% ke 15612,13, Sedangkan S&P 500 <.SPX> kehilangan 2,53 poin atau 0,15% ke 1707,14 dan Nasdaq Composite <.IXIC> bertambah 3,364 poin atau 0,09% ke 3692,951.

• Indeks saham Eropa <.FTEU3> ditutup naik 0,1% di level tertinggi 2 bulan, sementara ineks ekuitas global MSCI turun 0,1%.

• Sejumlah investor mencermati rilis data pekerjaan AS yang lebih rendah dari perkiraan sebagai sinyal bahwa The Fed masih akan mempertahankan kebijakan moneternya, meskipun data sektor jasa AS yang dirilis semalam mengurangi pandangan seperti itu.

• Bank sentral saat ini membeli $85 milyar obligasi tiap bulannya, sebuah program yang telah berhasil mengangkat indeks saham AS hampir 20% tahun ini. The Fed menjanjikan akan mengurangi program pembelian asetnya akhir tahun ini jika pemulihan ekonomi terus berkelanjutan seperti yang diharapkan. Turunnya tingkat pengangguran di bulan lalu telah memberikan peluang bagi The Fed untuk segera menghentikan program stimulusnya, sebuah komentar dari Presiden Fed Dallas Richard Fisher.

• Dolar melemah 0,6% ke 98,31 yen, dan terkoreksi 0,1% terhadap sejumlah rival utamanya.

• Prospek pemulihan ekonomi global sedikit terangkat menyusul rilis optimis data PMI sektor jasa. Data PMI sektor jasa Cina melanjutkan ekspansinya di bulan Juli, sedangkan di zona euro mencatat ekspansi untuk pertama kalinya dalam 18 bulan, meskipun masih relatif tipis. Namun demikian, masih belum jelas apakah resesi yang melanda kawasan Eropa telah berangsur surut. Sedangkan data PMI sektor jasa Inggris mencatat ekspansi terpesatnya selama lebih dari 6 tahun dan memperkuat indikasi membaiknya pemulihan ekonomi di negara tersebut. Pertumbuhan sektor jasa AS juga terakselerasi, meningkat dari level terendah 3 tahun menyusul new orders menigkat ke level tertinggi dalam 5 bulan.

• Treasury AS tenor 10 tahun turun 11/32 dengan yield 2,6381 persen, tidak jauh dari posisi teratas 2 tahun.
  • Harga minyak tertekan seiring meningkatnya produksi minyak Libya dan tekanan harga minyak Laut Utara, meskipun rilis optimis data ekonomi telah mengurangi tekanan. Brent crude <LCOc1> turun 25 sen di $108,70 per barel dan U.S. crude <CLc1> turun 38 sen di $106,56.



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan harga emas melemah di tengah sepinya sesi perdagangan Senin setelah tanda‐tanda perbaikan sektor bisnis Inggris dan lebih baik kegiatan manufaktur AS yang membaik dimana daya tarik emas sebagai lindung nilai investasi.

• Pergerakan harga logam kembali melemah setelah rilis data pertumbuhan di sektor jasa AS mengalami rebound dari level terendah tiga tahun, sementara bisnis Inggris mengalami perbaikan signifikan dan ekspansi aktivitas perusahaan zona euro pada bulan Juli untuk pertama kalinya dalam 18 bulan.

• Rilis data pada hari Senin menyusul peningkatan kegiatan pabrik AS pada hari minggu lalu dan gabungan laporan nonfarm payrolls AS yang berdampak negative untuk emas menyebabkan kerugian mingguan terbesar dalam lima minggu.

• "In the absence of weaker‐than‐expected macro data, short covering activity is likely to subside, leaving gold to search for support from the physical market," ucap Suki Cooper, precious metals strategist di Barclays Capital.

• U.S. gold futures <GCZ3> for December delivery settled down $8.10 at $1,302.40 an ounce, with trading volume at less than 98,000 lots, about 55 percent below its 30‐day average, preliminary Reuters data showed.

• Harga spot emas spot turun 0,6 persen di level 1,304.06 dollar/ounce.

• Data Reuters menunjukkan bahwa kontrak berjangka Emas AS untuk periode Desember <GCZ3> ditutup melemah 8,10 dollar dengan nilai 1,302.40 dollar/ounce, dengan volume perdagangan kurang dari 98.000 lot, sekitar 55 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Oil ditutup ke level terendahnya Senin lalu setelah menyentuh level tertinggi empat bulannya minggu lalu, karena data menunjukkan pertumbuhan dalam sektor jasa AS membantu menutup penurunan sebelumnya.

• Brent dan crude AS masing‐masing anjlok lebih dari $1 pada awalnya dalam harian dari berita usaha Iran melakukan pemilu presiden untuk mencairkan hubungan dengan Barat, sebagaimana rebound produksi di Libia dan North Sea ke level ketersediaan yang memadai.

• Tetapi keduanya rebound setelah Institute for Supply Management (ISM) melaporkan langkah pertumbuhan di sektor jasa AS yang naik ke level tertinggi dalam lima bulannya di bulan Juli.

• "The market turned after the services number came out," kata Gene McGillian, seorang analis energi pada Tradition Energy di Stamford, Connecticut.

• "Our little selloff was a continuation of profit‐taking generated from last week's disappointing employment report and the Libyan export terminal coming back online, but it didn't really attract a lot of sellers."

EURO ZONE
• Retail sales di zona euro melemah cukup besar untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir pada bulan Juni, menyoroti tekanan dan hambatan pada pengeluaran rumah tangga untuk pemulihan perekonomian zona euro yang cukup rapuh.

• Bank Sentral Eropa berharap untuk perbaikan secara bertahap hingga akhir tahun ini diseluruh zona euro, yang kemungkinan akan didorong oleh ekspor dan suku bunga rendah.

• EU's statistics office Eurostat mengatkan bahwa Perancis mengalami tren peningkatan pada data retail trade, tapi untuk zona euro secara keseluruhan volume turun 0,5 persen pada bulan itu, sesuai dengan 
harapan. Retail trademengalami peningkatan 1,1 persen pada bulan Mei setelha mengalami revisi.

• Zona euro berada dalam resesi terpanjang sejak terbentuknya zona euro pada tahun 1999, yang telah berdampak pada tingkat pengangguran yang tinggi dan indeks pengeluaran rumah tangga yang melemah dan sedikitnya uang untuk dibelanjakan.

• Penjualan ritel turun 0,9 persen pada tahun ini, terhadap ekspektasi penurunan 1,2 persen oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters, setelah direvisi naik 0,3 persen pada Mei.

• "The negative retail sales growth figure in June is probably just a correction after the strong increase in May and not the start of a renewed downward trend," ucap Peter Vanden Houte, chief euro zone economist di ING.

• Sentimen zona euro yang cukup bersinar di bulan Agustus seiring data menunjuk bahwa terdapat pemulihan ekonomi di beberapa negara zona euro.

• Sentix research group mengatakan index tracking investor dalam 17‐negara zona euro meningkat menjadi ‐4,9 pada bulan Agustus, level tertinggi kedua tahun ini, dari ‐12.6 pada bulan Juli. Itu mengalahkan perkiraan konsensus dalam jajak pendapat Reuters dengan ekspektasi ‐10.0.

• "The weakness we saw in forward‐looking indicators in the euro zone in the spring is history now. The dynamic improvement in the economic index for the euro zone shows the old continent is staging a comeback," ucap Sentix research group dalam sebuah wawancara.

• "Signs of economic recovery in France and some southern European countries are convincing investors ... and the improvement was also probably due in part to the Fed rowing back," lembaga Sentix menambahkan.


U.K.
• Sterling menguat setelah  data  sektor  jasa Inggris  mencatat ekspansi terpesatnya selama  lebih dari  6 tahun di bulan Juli, memperkuat indikasi terhadap  berlanjutnya pemulihan ekonomi di negara kerajaan tersebut. 

• Namun penguatan sterling nampaknya masih akan terbatas sebelum rilis Laporan Inflasi Inggris oleh BoE di hari Rabu, yang diharapkan bank sentral akan  memberikan forward guidance dan mengindikasikan suku bunga akan tetap rendah untuk jangka waktu yang lama. 

• Sterling naik 0,4% terhadap dolar di sekitar $1,5350 setelah mencatat intraday high di $1,5380. 

• Sterling awalnya terapresiasi berkat laporan data PMI sektor jasa Inggris yang melonjak ke 60,2 di bulan Juli dari 56,9 di bulan Juni, level tertingginya sejak  Desember 2006 sekaligus melampaui ekspektasi tertinggi pasar. 

• Namun,  sterling  kemudian  memangkas  keuntungannya  terhadap  dolar  setelah  rilis  data  pertumbuhan  sektor  jasa  AS  (ISM  non‐manufacturing)  yang  menunjukkan terjadinya akselerasi di bulan Juli dengan new orders naik ke level tertinggi dalam 5 bulan. 

• Pasca rilis data payrolls, maka fokus pasar pekan ini akan tertuju pada data trade balance AS. Kenaikan ekspor yang sedikit lebih besar dibandingkan impor  nampaknya akan memangkas defisit perdagangan AS di bulan Juni menjadi sekitar $44 milyar dari $45 milyar di bulan mei sebelumnya. Data bulan Mei  adalah yang terbesar untuk defisit AS sejak November dan defisit bulan Juni akan menjadi yang terbesar kedua. 


JAPAN
• Bank of Japan di ekspektasi untuk menjaga kebijakan moneter bertahan pada gambaran minggu ini, karena tidak dapat diprediksinya quantitative easing dan stimulus pemerintah secara bertahap menyebar melalui ekonomi.

• Sejak meeting BOJ minggu lalu terlihat telah membaiknya perekonomian, termasuk kenaikan pertama dalam core consumer prices yang lebih dari setahun, kenaikan pertama pada summer bonuses dalam tiga tahunnya dan penurunan dalam jobless rate/tingkat penggangguran ke level terendahnya 4‐1/2‐tahun.

• Kebanyakan anggota BOJ telah yakin bahwa perekonomian mengalami recovery pada jalurnya, tetapi beberapa pejabat menginginkan untuk melihat lebih banyak data untuk menilai penguatan dalam investasi bisnis, sumber yang dipercaya dengan BOJ mengatakannya.

• BOJ telah memproyeksi bahwa perekonomian Jepang akan menunjukkan recovery yang moderat dan bulan lalu mengatakan pertumbuhan "picking up," dengan menunjukkan rangkaian kenaikan dalam tujuh bulannya.
  • Gambaran dua hari tersebut akan disimpulkan pada hari Kamis.


AUSTRALIA
• Kehati‐hatian para konsumen telah telah berdampak pada retail spending pada bulan Juni dimana tanpa ada perubahan.

• Australian Bureau of Statistics mengatakan pada hari Senin bahwa belanja ritel Australia sebesar 21,819 milyar dollar pada bulan Juni, hampir tidak pada pada bulan Mei sebesar 21,814 milyar dollar.

• Para ekonom mengharapkan belanja ritel naik 0,4 persen pada bulan Juni.

• Commonwealth Bank chief economist Michael Blythe besaran indeks yang telah dirilis akibat dampak dari menurunnya kinerja department stores dan clothing sales sementara ada kenaikan yang layak dalam pengeluaran hospitality dan services.

• Ia mengatakan, ada beberapa alasan mengapa belanja ritel tetap menjadi bagian lemah ekonomi.

• "Lacklustre outcomes sit at odds with sound household balance sheets, rising real wages, positive consumer sentiment readings and interest rates at stimulatory levels," ucap Mr Blythe.

• "We suspect that higher petrol prices and an elevated level of job security concerns are blunting the impact of some of these positives."

• Mr Blythe berpendapat peningkatan keamanan kerja akan memperlihatkan bahwa suku bunga rendah memiliki efek yang lebih dari pada saat ini, sementara dolar Australia lebih rendah juga akan membantu mengarahkan beberapa pengeluaran kembali ke pengecer domestik.

• National Australia Bank senior economist David de Garis melemahnya retail spending di luar ekspektasi membuat probabilitas tinggi dari penurunan suku bunga pada hari Selasa menjadi lebih mungkin.

• "The market is pretty well‐priced for an interest rate cut tomorrow so it's just a little bit more evidence to support that," ucap nya.
  • "We did have that burst of retailing at the start of the year, the January and February results were encouraging, but since then, it's been quite weak."


SWISS
• Resiko terjadinya housing buble di Swiss terlihat mereda di kuartal kedua, namun pinjaman hipotek (KPR) meningkat dan real estate masih tetap mahal,  berdasarkan  indeks  yang  dirilis  hari  Senin.  Momok  meledaknya  gelembung  real  estate  di  Swiss  adalah  kekhawatiran  utama  untuk  Bank  Nasional  Swiss  (SNB),  yang  tidak  dapat  dengan  mudah  mengambil  jalan  kenaikan  suku  bunga  untuk  mengendalikan  pinjaman  karena  akan  berbenturan  dengan  upaya  untuk menahan nilai franc Swiss. 

• Sebaliknya, pemerintah Swiss telah memberlakukan aturan modal tambahan pada pemberi pinjaman hipotek dalam upaya untuk meredam ledakan pasar  perumahan didorong oleh suku bunga ultra‐rendah, imigrasi dan daya tarik Swiss sebagai surga bagi investor keuangan. 

• Swiss  bank  UBS  melaporkan  sebuah  indeks  real  estate  Swiss  meningkat  0,03  poin  di  kuartal  kedua,  jauh  di  bawah  kenaikannya  di  kuartal  pertama,  mengisyaratkan  terjadinya  pendinginan  pada  pasar  perumahan.  Sedangkan  harga  rumah  naik  5,4%  di  kuartal  kedua  dan  volume  hipotek  meningkat  29  milyar franc Swiss atau 4,3%. 

• Dolar secara umum masih tertekan pasca rilis data pekerjaan AS akhir pekan kemarin yang mana telah memangkas peluang untuk The Fed memulai langkah  pengurangan pembelian obligasinya dalam jangka  pendek kedepan.  Namun  demikian, dolar kemudian mendapat dukungan dari rilis data pertumbuhan  sektor jasa AS (ISM non‐manufacturing) yang menunjukkan terjadinya akselerasi di bulan Juli dengan new orders naik ke level tertinggi dalam 5 bulan. 

• Pasca rilis data payrolls, maka fokus pasar pekan ini akan tertuju pada data trade balance AS. Kenaikan ekspor yang sedikit lebih besar dibandingkan impor  nampaknya akan memangkas defisit perdagangan AS di bulan Juni menjadi sekitar $44 milyar dari $45 milyar di bulan mei sebelumnya. Data bulan Mei  adalah yang terbesar untuk defisit AS sejak November dan defisit bulan Juni akan menjadi yang terbesar kedua. 

• Sedangkan dari dalam negeri Swiss, data inflasi dan kepercayaan konsumen akan dirilis hari Rabu, dan data tingkat pengangguran akan dirilis hari Kamis.  Inflasi Swiss masih lemah, dengan indeks harga konsumen diprediksi flat di bulan Juli dalam basis tahunan dan turun 0,4% dalam basis bulanan. 


• SNB, yang telah mematok nilai tukar minimum EUR/CHF di 1,20 franc per euro selama hampir 2 tahun terakhir ini, akan mencermati data hari Rabu ketika  pihaknya akan merilis cadangan devisa untuk bulan Juli.

Monday, August 5, 2013

Headline News 05.08.13

US & GLOBAL
• Rilis yang lebih rendah untuk data pertumbuhan tenaga kerja AS telah menekan yield Treasury dan juga dolar sedangkan bursa saham berbalik menguat di akhir sesi pada hari Jumat menyusul investor berhati‐hati dalam menaksir prospek pertumbuhan ekonomi AS dan rencana pengurangan stimulus The Fed.

• Jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian (non‐farm payrolls) meningkat 162000 di bulan Juli, meskipun tingkat pengangguran turun menjadi 7,4%, level terendahnya selama lebih dari 4 tahun. Hasil ini masih berada di bawah ekspektasi Reuaters untuk pertumbuhan pekerjaan sebanyak 184000.

• "Nothing in the jobs report says the economy is standing on its own. It was a confusing jobs report and it pushes tapering a little bit deeper into the fourth quarter," kata Ron Florance, wakil kepala investasi pada Wells Fargo Private Bank di Scottsdale, Arizona.

• Pasar global mengalami pergerakan liar di bulan Mei ketika The Fed mengisyaratkan akan mengurangi program stimulusnya. Rencana The Fed ini berpotensi memicu kembali kepanikan pasar jika pegurangan stimulus tetap dilakukan sebelum ekonomi AS benar‐benar mapan, demikian IMF memperingatkan.

• Setelah mengalami tekanan di sepanjang sesi New York usai rilis data pekerjaan yang mengecewakan, bursa AS berhasil rebound di akhir sesi setelah investor mempertimbangkan kembali untuk kemungkinan The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter longgar untuk jangka waktu yang lebih lama.

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 30,34 poin atau 0,19% di 15658,36. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 2,80 poin atau 0,16% di 1709,67. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 13,84 poin atau 0,38% di 3689,59.

• Indeks saham Eropa juga berhasil rebound dari tekanannya dengan FTSEurofirst 300 ditutup naik 0,3%. Sebelumnya indeks sempat menyentuh level tertinggi 2 bulan dipicu naiknya saham asuransi setelah laporan earnings dari AXA dan Allianz. Indeks ekuitas dunia MSCI terakhir ditutup naik 0,5%.

• Treasury AS tenor 10 tahun, yang sebelumnya berada di zona negatif sebelum rilis data ketenagakerjaan, berhasil naik 28/32, dengan yield turun ke 2,6017 persen.

• The Fed diprediksi akan menunggu hingga 2015 sebelum menaikkan suku bunga jangka pendek.

• Obligasi Italia menerjang ketidakpastian politik yang berkembang setelah pengadilan tinggi Italia menguatkan hukuman penjara bagi mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi yang bisa melemparkan koalisi negara itu ke dalam krisis. Yield obligasi Italia terakhir tercatat di 4,269 persen.

• Dolar melemah terhadap euro dan yen. Dolar terakhir tercatat di 98,83 yen, turun 0,7% dan $1,3282 terhadap euro atau naik 0,6%.

• "The report takes away more than it offers in the sense that it means that the decision to taper QE3 in September has become that much more difficult for the Federal Reserve. As we learned after this Wednesday's FOMC policy meeting, the Fed isn't exactly excited about where the U.S. economy is right now," kata Christopher Vecchio, analis mata uang pada DailyFX di New York.

• Harga emas turun sebanyak 1,9% ke $1282,69 per ons sebelum rilis data payrolls, namun kemudian memangkas kerugiannya dan mencatat turun 0,1% di $1308,29.
  • Harga minyak berjangka AS turun 1% ke $106,79 per barel dengan mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,9% sedangkan harga minyak Brent mencapai level tertinggi 4 bulan di $110,09 per barel dan mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,5% setelah mengalami kerugian dalam 2 pekan menyusul meningkatnya outlook ekonomi AS telah menambah kekhawatiran mengenai gangguan pasokan minyak dari Irak, Libya dan Nigeria. 



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan Emas menguat pada sesi perdagangan Jumat menyusul rebound tajam dari posisi terendah sebelumnya, setelah sentiment positif data nonfarm payrolls AS menjadi alasan Federal Reserve untuk lebih berhati‐hati akan program stimulus ekonomi.

• Bullion masih melemah hampir mendekati 2 persen dimana menyentuh level penurunan mingguan terbesar dalam lima minggu, terkena dampak negatif dari rally dolar.

• Pada sesi perdagangan Emas melemah menyentuh level terendah untuk dua pekan sesi perdagangan di level 1.280 dollar/ounce seiring dirilisnya data produk domestik bruto AS dan data aktivitas pabrik awal pekan ini mengurangi daya tarik logam sebagai solusi untuk lindung nilai investasi.

• Data pekerjaan memicu penurunan tajam dalam imbal hasil obligasi Treasury AS, imbal hasil ini menjadi suatu indikator yang mempengaruhi tingkat suku bunga jangka pendek.

• Gold seems to be more sensitive to signs of tapering than any other assets. Certainly, the direction of interest rate is a very crucial thing for gold at this point," ucap Bill O'Neill, partner of commodities investment firm LOGIC Advisors.

• Spot emas <XAU=> menguat 0, l persen di level 1,309.80 dollar/ounce, setelah sebelumnya diperdagangkan di level terendah 1,282.89 dollar/ounce.

• Data Reuters menunjukkan awal bahwa emas berjangka AS untuk periode Desember <GCZ3> ditutup melemah 70 sen pada 1,310.50 dollar/ounce, dengan volume perdagangan sekitar 10 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Oil futures melemah Jumat lalu karena data jobs AS berada dibawah ekspektasinya, menekan optimisme ekonomi yang telah mendorong Brent crude dalam hariannya ke level tertinggi dalam empat bulannya, dan mendorong beberapa investor melakukan aksi ambil untung.

• Employers AS turun dalam pengangkatan bulan Juli, dengan jumlah jobs diluar sektor pertanian naik menjadi 162.000, Departemen Tenaga Kerja melaporkan, dibawah rata‐rata ekspektasi dari 184.000 dalam polling Reuters.

• Kekecewaan dari jumlah tersebut membuat investor oil untuk melakukan posisi jual setelah penurunan tajam dalam dua hari sebelumnya.

• "We've got a pullback from the jobs data, but I suspect we are also seeing some profit‐taking before the weekend," kata Bob Yawger, direktur dari energy futures pada Mizuho Securities di New York.

• "That said, we are still trading at historically high levels. I wouldn't be surprised if we tested $110, although that won't happen today."
  • Penurunan harga oil Jumat lalu dibatasi oleh permasalahan berkenaan dengan gangguan pasokan dari Irak, Libia, dan Nigeria.


EURO ZONE
• Sektor industrik zona euro tidak mengalami perubahan pada bulan Juni dibandingkan bulan Mei seperti yang diharapkan, rilis data pada hari Jumat menggarisbawahi ekspektasi Bank Sentral Eropa akan tetap terjaganya tingkat inflasi.

• 17 negara yang menggunakan euro sebagai mata uang, diharapkan keluar dari resesi terpanjang dalam sejarah dan kembali mengalami pertumbuhan perekonomian moderat di semester kedua tahun ini, tetapi akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk pertumbuhan perekonomian yang lebih baik.

• European Union's statistics office Eurostat mengatakan untuk bulan Juni 2012, sektor industri zoan euro menguat 0,3 persen ‐ kenaikan pertama tahun‐ke‐tahun dalam kurun waktu tiga bulan.

• Harga makanan dan barang‐barang non‐tahan lama lainnya naik 0,3 persen pada bulan Juni terhadap Mei, kenaikan terkuat sejak September tahun lalu, tapi mereka diimbangi oleh penurunan 0,2 persen. 


U.K.
• Aktifitas di sektor konstruksi Inggris melonjak tajam di bulan Juli ke level tertinggi selama lebih dari 3 tahun, dipimpin oleh lonjakan bangunan perumahan, demikian sebuah  survey  purchasing managers (PMI) menunjukkan. Markit/CIPS construction PMI melonjak ke 57,0 di bulan Juli, naik dari 51,0 di bulan Juni dan mencatat level terkuatnya sejak  Juni 2010. Data dirilis di atas ekspektasi tertinggi pasar. 

• Konstruksi  perumahan,  yang  telah  menjadi  target  dari  insentif  pemerintah  untuk  mendorong  pemulihan  ekonomi  Inggris,  mendorong  pertumbuhan  secara  keseluruhan.  Konstruksi komersial dan teknik sipil juga tumbuh setelah menyusut pada awal tahun ini. Jumlah order baru mencatat kenaikan pada laju tercepat sejak April 2012, menunjukkan  pertumbuhan yang lebih maju dimasa mendatang, demikian Markit menjelaskan. 

• Konstruksi merupakan hambatan terbesar pada produk domestik bruto Inggris antara Januari dan Maret namun kembali ke pertumbuhan pada kuartal kedua. Para ekonom telah  memperingatkan bahwa tanpa pertumbuhan di sektor konstruksi, langkah‐langkah stimulus untuk perumahan bisa berakhir dan mendorong harga properti yang lebih tinggi. 

• Sebelumnya pada hari Jumat, pemberi pinjaman hipotek Nationwide mengatakan harga rumah Inggris tumbuh pada tingkat tahunan tercepat selama hampir tiga tahun pada  bulan Juli dan menyebutkan aktivitas pendirian bangunan terlihat lambat awal tahun ini. 
  • Sedangkan pada hari Kamis, survei Markit / CIPS menunjukkan sektor manufaktur Inggris tumbuh pada laju tercepat selama lebih dari dua tahun pada bulan Juli. 


JAPAN
• Bank of Japan diekspektasi untuk menjaga/pertahankan kebijakan moneter pada pandangan minggu depan karena belum pernah terjadinya quantitative easing dan stimulus pemerintah yang secara bertahap menyebar melalui ekonomi.

• Sejak meeting terakhir BOJ telah terdapat perbaikan dalam ekonomi, termasuk kenaikan pertamanya dalam core consumer prices dalam kebanyakan satu tahunnya, penguatan pertama pada summer bonuses/bonus musim panas dalam tiga tahun dan penurunan dalam jobless rate ke level terendah 4‐1/2‐tahunnya.

• Kebanyakan anggota BOJ yakin bahwa recovery ekonomi dalam jalurnya, tetapi beberapa pejabat ingin untuk melihat lebih banyak data dalam mengukur penguatan dari business investment, sumber yang dikenal dengan BOJ's thinking mengatakannya.

• Pertumbuhan ekonomi Jepang akan melambat menjadi 1.0 persen dalam tahun fiskal 2014/15, kurang dari setengah kecepatan yang diekspektasi tahun ini, karena rencana kenaikan pajak penjualan yang menekan secara sementara dalam konsumsi, perkiraan pemerintah menunjukkannya.


AUSTRALIA
• Federal Treasurer Chris Bowen yakin pemerintah telah melakukan tindakanyang memberikan dampak antara tabungan dan langkah‐langkah untuk menjaga pengeluaran anggaran agar tetap surplus hingga 2016/17.

• Tapi pergerakan harga akan menyebabkan defisit anggaran membesar, pertumbuhan lebih lemah dan lonjakan angka pengangguran.

• Mr Bowen dan Menteri Keuangan Penny Wong pada hari Jumat merilis data update perekonomian untuk anggaran periode Mei dan wacana tentang buruh menjadi issue dalam pemilihan federal pada hari Minggu.

• Rilis data pada hari Jumat memberikan informasi lebih lanjut sebesar 33,3 milyar pencadangan pendapatan pemerintah selama empat tahun sampai 2016/17, karena pertumbuhan global melemah, harga komoditas yang lebih rendah, dan komoditas domestic yang melemah dan penerimaan pajak bisnis.

• "We are calling it as we see it," Mr Bowen mengatakan dalam sebuah wawancara di Canberra.

• "There are challenges in this environment."

• Sektor tenaga kerja akan menyumbang devist 17,4 milyar dari "responsible savings", termasuk cukai tembakau yang meningkat dan perubahan pengaturan Manfaat pajak pada mobil. "Australia is undergoing an economic transition," ucap Mr Bowen said. "Not a crisis, but transition that needs careful economic management."

• Defisit anggaran akan meningkat dan diperkirakan sebesar 30,1 milyar pada tahun 2013/14, hampir dua kali lipat dari perkiraan semula.

• Defisit anggaran diperkiraan terjadi untuk dua tahun ke depan sebelum Australia mencapai surplus sebesar $ 4 miliar pada tahun 2016/17, lebih kecil dari ekspektasi 2 bulan lalu sebesar 6,6 milyar.

• Pertumbuhan ekonomi telah dipotong menjadi 2,5 persen pada tahun 2013/14, dari 2,75 persen, sedangkan pengangguran diperkirakan akan meningkat menjadi 6,25 persen pada 2013/14 dan 15/2014, dari 5,75 persen. Saat ini, tingkat pengangguran sekitar 5,7 persen. (


SWISS
• Sektor manufaktur Swiss meningkat di bulan Juli ke level tertingginya sejak Mei 2011 seiring meningkat tajamnya produksi dan situasi di pasar tenaga kerja membaik,  memperkuat indikasi berlanjutnya pemulihan ekonomi. 

• Indeks PMI sektor manufaktur Swiss meningkat ke 57,4 di bulan Juli dari 51,9 di bulan Juni sebelumnya dan jauh melampaui ekspektasi pasar untuk naik ke 52,5.  Angka di atas 50 mengindikasikan sektor manufaktur melanjutkan ekspansinya untuk 4 bulan berturut‐turut. 

• Ekonomi Swiss terlihat melanjutkan pemulihannya berkat kebijakan pembatasan nilia tukar minimum EUR/CHF oleh Swiss National Bank dalam 2 tahun terakhir. SNB  juga menegaskan akan tetap mempertahankan kebijakannya tersebut karena ekonomi Swiss masih beresiko menghadapi tekanan. 

• Sebelumnya juga telah dirilis data indeks KOF Swiss (barometer ekonomi) yang menunjukkan adanya peningkatan pada kegiatan ekonomi di bulan Juli, setelah rilis  data yang sedikit lebih menggembirakan dari zona euro, mitra dagang terbesar Swiss. 


• Menurunnya permintaan dari zona euro telah menekan sektor ekspor Swiss dalam beberapa bulan terakhir, dengan ekspor bulan Juni turun 5,5% akibat berkurangnya  jumlah hari kerja dan menurunnya pengiriman produk arloji, kimia dan mesin.

Friday, August 2, 2013

Headline News 02.08.13

US & GLOBAL
• Harga saham, dolar dan minyak mentah semuanya mengalami rally tajam pada hari Kamis, denan indeks S&P 500 ditutup di atas 1700 untuk pertama kalinya, menusul bank sentral Eropa dan Inggris mengikuti jejak langkah The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter longgar.

• ECB dan BoE keduanya mengakhiri sidang regulernya dengan mempertahankan suku bunga di rekor terendahnya, sehari setelah The Fed mengatakan ekonomi AS masih butuh dukungan dan menghindari berbagai testimoni yang mengarah pada perubahan kebijakan stimulus.

• Berlimpahnya likuiditas dipicu oleh data yang menunjukkan sektor manufaktur AS meningkat tajam di bulan Juli, mencatat kenaikan tertingginya dalam 2 tahun. Data AS tersebut menambah sentimen positif di pasar setelah data sektor industri zona euro juga meningkat untuk pertama kalinya dalam 2 tahun terakhir, disamping stabilitas yang semakin kuat di sektor pabrikan Cina dan meningkatnya produksi di Inggris.

• "Bottom line, it's still free money everywhere ‐ whether it is in the U.S., the Bank of England, the ECB ‐ they are all saying the same thing and everyone is kind of loving it," kata Joe Saluzzi, co‐manager of trading pada Themis Trading di Chatham, New Jersey.

• Dow Jones industrial average <.DJI> naik 128,48 poin atau 0,83% di 15628,02. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik 21,14 poin atau 1,25% di 1706,87. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 49,37 poin atau 1,36% di 3675,74.

• Sinyal positif pada indikator ekonomi telah mendorong minat pada aset beresiko, mengangkat indeks ekuitas global MSCI untuk naik 1% dan mendorong harga minyak AS naik 2,5% ke $107,70 per barel.

• Laporan positif data ekonomi tersebut juga sekaligus meningkatkan optimisme bahwa data non‐farm payrolls AS nanti malam akan menunjukkan peningkatan yang solid di sektor tenaga kerja.

• Jika data dirilis optimis, maka membuka peluang yang lebih besar bagi The Fed untuk mengurangi program stimulusnya di bulan September, sebuah langkah yang berpotensi menekan ekuitas dan komoditas, meskipun hal tersebut akan mengangkat dolar.

• "(Friday's) jobs number and unemployment remains to be seen. Any surprise could lead to a possible change in sentiment," kata Stephen J. Carl, kepala trader ekuitas pada The Williams Capital Group.

• Indeks dolar pada perdagangan hari Kamis kemarin berhasil menguat 1,1% ke 82,341. Meskipun masih tidak jauh dari level terendah 6 pekan yang dicapai pada hari rabu, namun penguatan dolar kemarin sebagai indikasi meningkatnya optimisme investor terhadap membaiknya ekonomi AS.

• Jumlah pekerjaan diluar sektor pertanian AS diprediksi meningkat 184000 di bulan Juli, berdasarkan jajak pendapat Reuters.

• Dolar melonjak 0,7% ke $1,3207, turun dari posisi tertinggi hari rabu di $1,3344. Dolar naik 1,6% terhadap yen.

• Rilis optimis data manufaktur Cina, digabung dengan laporan positif earnings sejumlah korporasi dan langkah yang dilakukan bankbank sentral, telah mendorong naiknya bursa saham Eropa sebesar 1,1%.

• Data manufaktur Cina telah mengurangi kekhawatiran terhadap memburuknya kondisi ekonomi, sementara indeks Nikkei melonjak 2,5% dan mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam 3 pekan.

• Harga obligasi pemerintah AS melanjutkan koreksinya setelah muncil laporan indeks ISM. Treasury AS tenor 10 tahun turun 31/32 dengan yield 2,7041 persen. Sementara Bund futures Jerman merosot 0,1% ke 142,26.
  • Harga emas turun 0,9% ke $1322,49 per ons usai data AS mendorong menguatnya dolar. 



GOLD & COMMODITIES
• Pergerakan emas melemah pada sesi perdagangan Kamis, penurunan nilai perdagangan untuk hari keempat secara beruntun, terkena dampak dari data manufaktur AS yang kuat dan rally dolar setelah kepala Bank Sentral Eropa mengatakan suku bunga zona euro akan kembali tetap rendah untuk jangka waktu yang diperpanjang.

• Beberapa trader menunggu rilis data penting, nonfarm payrolls AS pada hari Jumat, yang dapat menjelaskan lebih lanjut tentang keputusan stimulus moneter yang direncanakan oleh Federal Reserve . Para ekonom memperkirakan payrolls naik 184.000 pada bulan Juli, mendorong tingkat pengangguran mendekati level terendah dalam lebih dari empat tahun.

• Logam, yang didenominasi dalam dolar AS, turun karena indeks dolar melonjak 1 persen setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa bank sentral memperkirakan suku bunga utama tetap pada rekor rendah sebesar 0,5 persen.

• Pada hari Kamis, Federal Reserve AS mengakhiri pertemuan kebijakan tanpa tanda‐tanda bahwa program pembelian obligasi bulanan sebesar 85 milyar dollar akan segera berakhir. Namun data ekonomi yang kuat memberikan pandangan di kalangan investor bahwa Fed akan mulai mengurangi stimulus akhir tahun ini.

• "It is a question of when, not if, with the Fed, and persistently strong numbers will only add more pressure on the Fed to act, at least to reduce the monthly purchases," ucap Andrey Kryuchenkov, seorang analis di VTB Capital.

• Analis mengatkan bahwa Harga spot emas spot turun 0,8 persen di level 1,311.50 dollar/ounce. Bullion sekarang menguji support MA‐20 hari di atas level 1304 dollar, dan kemungkinan akan menghadapi resistance overhead 1,326 mendekati MA‐50 hari.

• Data Reuters menunjukkan nilai emas berjangka AS untuk periode Desember <GCZ3> menetap 1,80 dollar pada level 1,311.20, dengan volume perdagangan sekitar 25 persen di bawah rata‐rata 30‐hari.


OIL & COMMODITIES
• Harga crude AS naik lebih dari 2 persen Kamis lalu, mempersempit diskonto terhadap European Brent untuk dua harinya, pada gelombang yang mengejutkan pada optimisnya data ekonomi global dan gangguan pasokan oil di Afrika dan Irak.

• Jumlah orang AS yang mengisi klaims untuk unemployment benefit turun ke level terendah dalam 5‐1/2 tahun minggu lalu, dan mendekati untuk memantau indeks aktivitas manufaktur ke level tertinggi dalam dua tahunnya. Indeks industrial Cina melewati ekspektasi sementara itu manufaktur zona euro berbalik untuk bertumbuh.

• Meluasnya rally pada aset‐aset beresiko juga digambarkan dari meeting the Fed AS Rabu lalu, yang mana menunjukkan tidak adanya tanda‐tanda rencana untuk memangkas pembelian obligasi pada meeting berikutnya bulan September. Indeks S&P naik 1
persen ke level tertingginya dan tembaga naik 2 persen.

• "The combination of a strong stock market, strong economic data, and the fact that the Fed said they were worried about deflation, looks double‐barrelled bullish to me," kata Phil Flynn, seorang analis dengan Price Futures Group di Chicago.

• "As fear of the great taper go down, we seem to be going back to the sane old days when good economic news supported oil prices instead of sending bearish signals."

• Permasalahan mengenai pasokan dari Libia, Irak, dan Nigeria juga mendorong harga. Gangguan dibantu pemangkasan output OPEC ke level terendah dalam empat bulannya dibulan Juli, menurut survei Reuters yang dipublikasikan Rabu lalu.

EURO ZONE
• Aktivitas manufaktur zona euro menguat untuk pertama kalinya dalam dua tahun pada bulan Juli seiring output pabrik menguat, sebuah survei bisnis menunjukkan pada hari Kamis, menunjukkan sektor industri keluar dari resesi pada kuartal ini.

• Markit's Eurozone Manufacturing PMI naik menjadi 50,3 pada Juli dari bulan Juni 48,8, direvisi sedikit lebih tinggi dari pembacaan awal 50,1 dan melintasi 50 ambang batas untuk pertumbuhan untuk pertama kalinya sejak Juli 2011.

• Data menunjukkan pada hari Rabu bahwa Pengangguran turun untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun pada bulan Juni, sementara sentimen ekonomi mencapai tertinggi 15‐bulan pada bulan lalu. Belanja konsumen di Jerman, Perancis dan Spanyol mengecewakan pada bulan Juni, tapi secara keseluruhan terlihat untuk pemulihan terhenti.

• Bank Sentral Eropa menyimpulkan tentang pertemuan penetapan kebijakan pada hari Kamis tetapi tidak diharapkan untuk membuat perubahan besar tentang kebijakan, didukung oleh indeks PMI yang menunjukkan sedikit tanda‐tanda akan tekanan inflasi.

• "This hopefully places the sector nicely to provide a positive spur to the third‐quarter GDP numbers and help the euro area exit recession," ucap Rob Dobson, senior economist PMI compiler
Markit.

• "Manufacturing output rose again in Germany, Italy, the Netherlands and Ireland during July, while there were welcome returns to growth for France and Austria," ucap Dobson.

• Ada tanda‐tanda kemerosotan dalam ekonomi di tengah rentannya negara zona euro, seperti Spanyol dan Yunani.
  • Namun, indeks tingkat tenaga kerja dirilis di bawah 50 poin, meskipun meningkat tajam menjadi 49,1 dari 47,8.


U.K.
• Sterling  menguat  terhadap  euro  pada  hari  Kamis  setelah  Bank  of  England  mempertahankan  suku  bunga  dan  tidak  mengeluarkan  pernyataan,  mengejutkan  sejumlah  pelaku  pasar  yang  sebelumnya memprediksi  akan  ada  penekanan  pada komitmen  untuk  mempertahankan  suku  bunga rendah dalam  jangka  panjang.  Sterling  juga  mendapat  dukungan  positif dari  rilis data  manufaktur Inggris yang lebih baik dari perkiraan. Namun sterling melemah terhadap dolar dan nampaknya pergerakan kedua pasang mata uang tersebut masih akan bergejolak sebelum rilis  Laporan Inflasi Kuartalan BoE pada hari Rabu. Kemudian, Gubernur BoE yang baru, Mark Carney diharapkan akan memberikan penjelasan rinci mengenai seberapa lama kiranya bank sentral  akan menerapkan kebijakan moneter ultra longgar. 

• Euro melemah 0,2% ke 0,8731 pound, di bawah level tertinggi 4‐1/2 bulan di 0,8777 pound yang dicapai awal sesi. Euro tertekan setelah Presiden ECB Mario Draghi menegaskan kembali suku  bunga rendah akan dipertahankan untuk sementara waktu ini. 

• Sterling tercatat melemah 0,5% di $1,5130 setelah terkoreksi ke $1,5112 yang merupakan level terendah 2 pekan yang baru. Dolar menguat disokong oleh data jobless claims dan manufaktur  yang menunjukkan ekonomi di AS terus berlanjut. Data jobless claims AS turun ke level terendah 5‐1/2 tahun, membuka peluang untuk The Fed segera mengurangi program stimulusnya. Dolar  berpeluang untuk melanjutkan penguatannya jika data non‐farm payrolls AS dirilis optimis.  


AUSTRALIA
• Harga komoditas ekspor Australia melemah di bulan Juli, melemah untuk bulan kelima secara beruntun. Indeks harga komoditas Reserve Bank of Australia melemah 1,5 persen untuk bulan ini. Setelah sesi terakhir sempat melemah, harga komoditas kembali melemah 24 persen dari puncaknya pada bulan Juli 2011, dan melemah sejak April 2010.

• RBA mengatakan penyebab penurunan utama pada bulan Juli adalah batubara dan emas, yang sebagian diimbangi oleh kenaikan harga bijih besi dan minyak mentah.

• RBA menggunakan perkiraan harga yang diterima oleh eksportir untuk mengkompilasi indeks dan mencatat bahwa harga pasar spot bijih besi, batu bara kokas dan batubara termal sebenarnya meningkat 2,3 persen.

• Namun perubahan tahunan yang sangat mirip, 11,8 persen untuk harga kontrak yang sebenarnya dan 11,7 untuk harga pasar spot.

• Seiring dengan penurunan suku bunga, harga komoditas yang melemah penyebab jatuhnya dolar Australia sejak mencapai puncaknya pada bulan April.
  • Aussie sempat melemah sebesar 89,26 sen AS pada hari Kamis, di bawah level terendah untuk tiga tahun pergerakan mata uang.


SWISS
• Dengan liburnya pasar uang Swiss untuk memperingati hari libur nasionalnya, maka pergerakan franc Swiss, utamanya terhadap dolar, banyak dipengaruhi faktor eksternal. 

• Dolar menguat secara umum disokong oleh data jobless claims dan manufaktur yang menunjukkan ekonomi di AS terus berlanjut. 

• Jobless claims turun 19000 menjadi 326000, level terendahnya sejak Januari 2008. Data dirilis di bawah ekspektasi 345000.  Sedangkan data lain menunjukkan indeks aktifitas pabrikan, Institute for Supply Management (ISM) index, naik ke 55,4 di bulan Juli dari 50,9 di bulan Juni, melampaui ekspektasi naik ke angka 52. Ini adalah level tertingginya sejak Juni 2011. Sementara sub indeks ISM untuk new orders meningkat ke level terkuatnya selama lebih dari 2 tahun,melonjak ke  58,3 dari 51,9, sementara untuk employment naik ke 54,4 dari 48,7, menambah indikasi positif untuk laporan data payrolls AS hari Jumat.  

• Pasar saat ini memprediksi sebanyak 185000 pekerjaan yang tersedia di bulan Juli dan tingkat pengangguran sebesar 7,5%. 


• Dolar terakhir tercatat bergerak di sekitar 0,9355 franc, atau menguat 1% dari posisi penutupan New York hari Rabu.