title cover

title cover

Monday, October 10, 2011

Headline News 10.10.11


US & GLOBAL
  • Bursa saham Amerika ditutup melemah tipis pada sesi Jumat akhir pekan lalu namun bursa saham Asia dan Eropa rata-rata ditutup menguat. Penguatan yang ditopang oleh dukungan dari otoritas Uni-Eropa terhadap rekapitalisasi perbankan kawasan tersebut dalam menghadapi kemungkinan gagal bayar hutang Yunani. Dukungan bagi penguatan bursa semakin menbaik setelah rilis data non-farm payrolls Amerika yang melebihi perkiraan, meskipun kemudian minat investor pada aset beresiko kembali meredup setelah pemangkasan peringkat kredit Italia dan Spanyol.


  • Indeks Dow Jones <.DJI> ditutup melemah 20.21 poin atau 0.18% ke 11,103.12, S&P500 <.SPX> turun 9.51 poin atau 0.82% ke 1,155.46 dan Nasdaq <.IXIC> turun 27.47 poin atau 1.10% ke 2,479.35. Dalam sepekan terakhir, Dow Jone stercatat menguat 1.7%, S&P 500 naik 2.1% dan Nasdaq menguat 2.7%.


  • Bursa saham Eropa ditutup menguat ke level penutupan tertinggi dalam 5-pekan terakhir, dimana FTSEurofirst 300 <.FTEU3> naik 0.7% ke 947.63 – atau menguat 2.6% dalam sepekan terakhir. Kekhawatiran mengenai kondisi hutang kawasan Uni-Eropa telah menekan minat investor dalam beberapa bulan terakhir, kondisi mana diiringi dengan sejumlah indikasi perlambatan ekonomi Amerika dan Cina.


  • Indeks MSCI All-Country World index <.MIWD00000PUS> pada sesi Jumat ditutup menguat 0.46% ke 285.68 atau menguat lebih dari 1% dalam sepekan lalu.


  • Sementara itu pemangkasan peringkat kredit Italia dan Spanyol telah menekan kinerja euro akhir pekan lalu. Analis mengingatkan bahwa masih terdapatnya kondisi ketidakpastian pada beberapa masalah ekonomi Uni-Eropa dan rentannya perbankan kawasan tersebut dari eksposur hutang yang berasal dari negara-negara yang bermasalah masih potensial menimbulkan ancaman.


  • Euro merosot 0,3% ke 1.3388 namun terhitung masih menguat 0,2% dalam sepekan terakhir, yang merupakan penguatan pertama kali dalam 3-pekan.


  • Sedangkan dollar AS mencatat penurunan 0,5% dalam sepekan terakhir dan poundsterling turun 0,08%. Euro berpotensi mendapat dukungan bagi kenaikan berikutnya jika para pemimpin Uni-Eropa pada pertemuannya akhir pekan ini dapat menghasilkan kesepakatan baru guna menanggulangi kerugian yang harus ditanggung perbankan berkaitan obligasi dari beberapa negara Uni-Eropa.


  • Harga minyak dunia mengalami penguatan ditunjang oleh data sektor ketenagakerjaan Amerika yang meredakan ekspektasi tergelincirnya ekonomi terbesar dunia tersebut kepada resesi berikutnya. Minyak jenis U.S. November crude <CLc1> naik 39 cents ke 82.98 USD barrel, sementara minyak jenis Brent crude <LCOc1> naik 15 cents ke 105.88 USD per barrel.


  • Harga emas dunia turun 1% pada sesi Jumat akhir pekan lalu dipengaruhi aksi ambil untung pelaku pasar untuk menutupi kerugian pada instrument investasi lainnya. Namun demikian emas masih mencatat penguatan mingguan untuk pertama kalinya pada Oktober ini setelah ditutup dikisaran 1,636.00 USD per troy ounce.


GOLD & COMMODITIES
  • Emas terkoreksi sekitar 1% pada Jumat kemarin, menyusul investor menaikkan dana cash untuk menutup margin calls ditengah melemahnya pasar ekuitas setelah lembaga pemeringkat Fitch memangkas peringkat utang Spanyol dan Italia.


  • Emas mencatat kenaikan mingguan pertamanya dalam sebulan, bergerak naik bersamaan dengan aset-aset beresiko. Di awal sesi New York, emas menguat bersama dengan Wall Street, setelah data non-farm payrolls dirilis lebih baik dari perkiraan.


  • Sejumlah investor masih meyakini bahwa The Fed bakal memperkenalkan kebijakan baru untuk merangsang pertumbuhan ekonomi AS, yang akan memberi dukungan positif bagi emas sebagai aset yang aman resiko. Namun jika investor ternyata membutuhkan dana cash untuk menutup margin calls atas kerugian yang diderita di sektor lain, maka hal ini akan memicu tekanan jual pada emas.


  • Setelah sempat mencatat intraday high di $1665.99, emas kemudian terkoreksi dan terakhir bergerak di sekitar $1633.69, atau turun 0,9%.


  • Dalam sepekan, emas tercatat naik sekitar 0,7%, merupakan kenaikan mingguan pertamanya dalam 5 pekan terakhir. Meningkatnya permintaan fisik emas telah mendorong kenaikan emas setelah terkoreksi 20% dari posisi tertingginya di $1920.30 yang tercatat pada awal September.


  • Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun $17.40 di level $1635.80. Volume perdagangan tipis untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, mengisyaratkan rally yang terjadi belakangan ini nampaknya hanya sementara saja.


  • Meskipun jumlah perekrutan tenaga kerja di AS tercatat lebih besar dari perkiraan di bulan September, namun tingkat pengangguran masih bertahan di level 9,1% dalam 3 bulan berturut-turut. Kondisi tersebut terus menjadikan tekanan bagi Presiden AS Barack Obama dan The Fed untuk berupaya lebih keras lagi guna memacu pertumbuhan ekonominya. Data payrolls tersebut nampaknya tidak cukup kuat untuk mengubah kondisi tingkat suku bunga AS yang rendah, dimana hal ini akan memberikan keuntungan bagi emas.


  • Fitch memangkas peringkat utang Italia sebesar 1 derajat dan Spanyol sebesar 2 derajat, seiring memburuknya krisis utang Eropa. Hingga berita ini ditulis (Sabtu, 8 Oktober 2011), pasar masih menantikan hasil pertemuan Jerman-Prancis pada hari Minggu (9 Oktober 2011) untuk membahas upaya memperkuat fondasi bank-bank Eropa yang terlihat goyah dan langkah antisipasi terhadap kemungkinan default utang Yunani.


  • Aksi beli fisik emas yang kuat dari konsumen India dan Cina setelah harga terkoreksi, juga membantu mengangkat harga emas selama pekan kemarin.


Friday, October 7, 2011

Headline News 07.10.11


US & GLOBAL
  • Bursa saham global menguat dalam 3-sesi secara beruntun, sementara itu harga minyak dunia turut naik seiring meningkatnya kepercayaan pelaku pasar akan upaya otoritas Eropa untuk memberikan bantuan pada sektor perbankan regional. Sedangkan data sektor ketenagakerjaan Amerika, jobless claims meskipun dirilis diatas perkiraan sebesar 401.000 namun sedikitnya mulai meredakan kekhawatiran akan resesi jilid baru.


  • Bank sentral eropa – ECB memberikan pinjaman jangka panjang untuk mengatasi kemungkinan ketatnya pinjaman yang dibutuhkan perbankan dalam menghadapi krisis hutang kawasan tersebut. Sedangkan otoritas Uni-Eropa telah siap untuk menerapkan rencana rekapitalisasi perbankan kawasannya.


  • Saham-saham perusahaan eropa menguat seiring dengan penguatan bursa saham Wall Street yang berhasil bangkit dari keterpurukannya setelah sempat masuk pada teritori negatif pada perdagangan Selasa 04 Oktober. Saat ini pelaku pasar mulai memiliki optimisme bahwa ofisial Uni-Eropa akhirnya melakukan penanganan krisis hutang lebih serius dari sebelumnya.


  • Euro menguat terhadap dollar dalam 3-sesi terakhir secara berturut-turut, sementara itu obligasi pemerintah dari dua kawasan tersebut melemah setelah langkah ECB pada akhirnya memupus kekhawatiran akan terperosoknya kembali kepada kondisi resesi. Euro menguat 0,6% ke 1.3433 hingga akhir sesi


  • New York dan bursa saham Eropa ditutup menguat 2%. Sementara bursa saham Inggris menguat lebih dari 3% setelah BoE mengumumkan paket QE jilid kedua senilai 75 miliar poundsterling untuk menopang pemulihan ekonomi.


  • Presiden ECB - Jean-Claude Trichet, dalam konferensi persnya yang terakhir sebagai pimpinan ECB menyatakan bahwa, dewan gubernur ECB memutuskan untuk meluncurkan program covered-bond purchase yang akan melibatkan dana setidaknya 40 miliar euro dalam jangka waktu 12-bulan sejak November mendatang. Program covered bonds disandarkan pada aset seperti mortgage dan obligasi sektor publik yang sementara ini dipandang sebagai asset berkualitas tinggi dan aman.


  • Indeks Dow Jones <.DJI> ditutup menguat 183.38 poin atau 1.68% ke 11,123.33, S&P500 <.SPX> naik 20.94 poin atau 1.83% ke 1,164.97, sedangkan indeks Nasdaq Composite <.IXIC> menguat 46.31 poin atau 1.88% ke 2,506.82.


  • Indeks The FTSE 100 <.FTSE> di London menguat 3.7% ke 5,291.26, dan FTSEurofirst 300 <.FTEU3> naik 2.6% ke 940.65.


  • Meninggalnya pendiri Apple – Steve Jobs tidak terlalu berdampak pada pelemahan tajam saham tersebut, meskipun pada akhirnya Apple <AAPL.O> ditutup melemah tipis 0.2%.


  • Euro memang mencatat performa positif pada sesi Kamis ini namun hanya sedikit dari pelaku pasar yang mempercayai bahwa langkah ECB telah cukup untuk mengatasi krisis hutang kawasan tersebut. Dengan kondisi tersebut, euro masih berpotensi mengalami tekanan hingga akhir tahun.


  • Harga minyak dunia menguat seiring positifnya perkembangan di Uni-Eropa dan data sektor ketenagakerjaan Amerika yang tidak terlalu mengecewakan, memberikan harapan akan membaiknya non farm payrolls untuk September yang akan rilis akhir pekan ini dan menjadi perhatian utama pelaku pasar.


  • Harga minyak Brent crude futures untuk pengiriman November <LCOc1> naik 3.00 USD ke 105.73 USD per barrel, dan minyak jenis U.S. crude <CLc1> naik 2.91 USD ke 82.59 per barrel.


  • Sementara itu harga emas ditutup menguat 10.19 USD ke 1650.50 USD per troy ounce setelah melalui sesi perdagangan dengan kisaran cukup sempit.Namun emas relatif masih menguat ditunjang oleh penguatan harga komoditas dan bursa saham global.


GOLD & COMMODITIES
  • Emas menguat dalam kondisi perdagangan yang tipis untuk kedua kalinya secara berturut-turut pada Kamis kemarin, didorong oleh rally pada ekuitas dan komoditas setelah diumumkan kebijakan likuiditas yang baru dari ECB yang telah menambah optimisme terhadap prospek ekonomi.


  • Perak juga tercatat melonjak lebih dari 5%, meningkat seiring dengan komoditas industri yang dimotori oleh tembaga dan minyak mentah, menyusul rilis optimis data klaim pengangguran AS menjelang rilis data ketenagakerjaan AS hari Jumat ini.


  • Pasar pekan ini masih dibuat bingung dengan peran emas sebagai safe-haven setelah belakangan ini menguat seiring dengan penguatan aset beresiko.


  • Emas biasanya menguat disaat kondisi ekonomi penuh ketidakpastian. Emas spot naik 0,6% di level $1651 per ounce. Sedangkan perak naik 4,8% ke posisi $31,84 per ounce, mencatat kenaikan harian terbesarnya selama hampir 2 bulan terakhir. Logam mulia telah ditutup menguat sebanyak 5 kali dalam 6 sesi terakhir, dan berpotensi mencatat penguatan mingguan pertamanya dalam 5 pekan terakhir.


  • Sementara itu, harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik $11,60 di level $1653.20 per ounce. Volume perdagangan Comex berjangka AS tipis untuk kedua kalinya berturut-turut, sekitar 55% di bawah pergerakan rata-rata harian 30 hari, mencatat level terendahnya sejak Juni.


  • Laporan data ketenagakerjaan AS nanti malam diharapkan akan memberikan dukungan positif kedalam bursa saham dalam pekan ini, dimana berpotensi memberi dorongan positif pula pada logam mulia. Kalangan ekonom pasar memprediksi non-farm payrolls AS untuk bulan September mencatat penambahan pekerjaan sebanyak 60.000, setelah dirilis flat di bulan Agustus sebelumnya.


  • Wall Street menguat untuk hari ketiga setelah badan eksekutif Uni Eropa mengatakan akan menjalankan rencana untuk negara-negara anggota agar mengkoordinasikan rekapitalisasi bank-bank mereka agar terpenuhi rasio kecukupan modal bank.


  • Logam mulia diuntungkan oleh kekhawatiran naiknya inflasi setelah ECB bertekad menyelamatkan bank-bank komersial dengan memberikan pinjaman lunak jangka panjang. Langkah ECB tersebut dilakukan ditengah tumbuhnya kekhawatiran bahwa Yunani mungkin terpaksa mengalami default dalam beberapa bulan, menyusul adanya sejumlah downgrade dan kegagalan bank. Kekhawatiran terhadap krisis utang sebelumnya telah memukul bursa saham dalam pekan ini, yang mana telah mendorong investor untuk menjual emas guna menutup kerugian di sektor lainnya.


  • Emas mencatat penurunan tertajamnya selama hampir 3 tahun di bulan lalu akibat langkah pelaku pasar untuk menutup kerugian pasca jatuhnya bursa saham, dan telah menempatkan emas berada dalam kondisi yang volatile.

Thursday, October 6, 2011

Headline News 06.10.11


US & GLOBAL

  • Bursa  saham  Amerika  dan  harga  minyak  mentah  menguat  seiring  optimisme  bahwa  otoritas  Uni‐Eropa  akan  melakukan  upaya  penguatan  sektor perbankan. Sementara data‐data Amerika juga turut memberikan harapan bahwa ekonomi masih bertumbuh meskipun lebih lambat dari sebelumnya. 


  • Euro berhasil rebound menjelang akhir sesi New York setelah Jerman menyatakan kesiapannya untuk membantu perbankan dalam negeri dan membuka kemungkinan untuk menggunakan dana bailout regional guna memperkuat sistem perbankan Uni‐Eropa. Euro kemudian ditutup di kisaran level 1.3370.


  • Aksi risk aversion pelaku pasar sedkit menyurut setelah data aktifitas sektor jasa Amerika meredakan kekhawatiran investor akan resesi. 


  • Bursa  saham  Wall  Street  menguat  dan  bursa  Eropa  naik  lebih  dari  3%  ditunjang  oleh  saham‐saham  perbankan,  sementara  itu  harga  minyak  dunia menguat lebih dari 2% diatas level 102 USD per barel.  


  • Indeks Dow Jones <.DJI> ditutup menguat 131.24 poin atau 1.21% ke 10,939.95, indeks S&P500 <.SPX> naik 20.09 poin atau 1.79% ke 1,144.04 sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> menguat 55.69 poin atau 2.32% ke 2,460.51. 


  • Saham‐saham material dan energi menguat seiring kenaikan harga komoditas global, sementara saham‐saham teknologi melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya. 


  • Di eropa, indeks FTSEurofirst 300 <.FTEU3> ditutup naik lebih dari 3.3% ke 916.62 poin, sedangkan MSCI's all‐country world index <.MIWD00000PU> naik 2.0% ke 277.49. 


  • Kepercayaan  investor  mulai  bertumbuh  setelah  menteri‐menteri  keuangan  Uni‐Eropa  menyetujui  program  perlindungan  sistem  perbankan  seiring kekhawatiran  gagal  bayar  Yunani.  Sementara  Kanselir  Jerman  Angela  Merkel  mengatakan  pemerintah  Jerman  siap  untuk  membantu  perbankan  jika diperlukan. 


  • Saham  perusahaan  keuangan  kerjasama  Belgia‐Perancis,  Dexia  <DEXI.BR>  naik  1.3%  setelah  pemerintah  Perancis  dan  Belgia  menyiapkan  program penyelamatan  perbankan.  Saham  Dexia  terhitung  anjlok  lebih  dari  38%  dalam  beberapa  sesi  terakhir  ke  level  terendah  sepanjang  sejarah  akibat kekhawatiran akan besarnya eksposur pada obligasi Yunani. 


  • Harga  minyak  dunia  menguat,  menutupi  pelemahan  pada  3‐sesi  sebelumnya  ditunjang  oleh  data  cadangan  minyak  Amerika  yang  memperlihatkan penurunan dan langkah penyelamatan perbankan Uni‐Eropa. 


  • Harga minyak Brent crude <LCOc1> naik 2.94 USD ke 102.73 USD per barrel, sementara harga minyak U.S. crude futures naik 4.01 USD ke 79.68 USD per barrel.  Sementara itu harga emas ditutup menguat 1% ditunjang oleh menguatnya harga komoditas lain  serta penguatan bursa Wall Street. Hingga akhir sesi New York, harga spot emas <XAU=> naik 16.25 USD ke 1,639.60 USD per troy ounce.


GOLD & COMMODITIES
  • Emas naik 1% ditengah kondisi perdagangan yang tipis dan fluktuatif Rabu kemarin, dipengaruhi oleh resiko rally pada komoditas dan ekuitas, namun pasar mengatakan bahwa korelasi antara emas dengan volatilitas saham dapat memicu aksi jual lebih lanjut.


  • Penguatan  emas  di  sesi  sore  New  York  dipicu  oleh  rally  Wall  Street  dan  merosotnya  dolar,  menyusul  indikasi  para  pemimpin  Eropa  berupaya  untuk menopang sektor perbankan, menyusul krisis utang yang melanda kawasan.


  • Data  ISM  sektor  jasa  dan  tenaga  kerja  sektor  swasta  (ADP  Employment)  dibarengi  oleh  rilis  mengecewakan  data  PMI  sektor  jasa  Eropa  turut  memicu pergerakan mata uang yang volatile, menyusul investor berdebat mengenai apakah emas menjadi tempat investasi yang aman atau merupakan taruhan yang spekulatif.


  • Harga emas spot naik 1% di level $1636.79 per ounce, setelah sempat tersungkur di bawah $1600.


  • Pada hari Selasa, emas merosot sekitar 3% akibat kekhawatiran default Yunani dan komentar suram The Fed mengenai prospek ekonomi AS.


  • Korelasi antara emas dan S & P 500 telah tidak menentu sepanjang tahun, menunjukkan hubungan terbalik lemah antara emas dan ekuitas.


  • Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik $25.60 di level $1641.60 per ounce. Rally emas juga dipicu oleh kenaikan pada komoditas berkat naiknya harga minyak mentah dan gandum.


  • Meskipun emas telah turun sebanyak 20% dari level rekor tertingginya, gold‐backed exchange‐traded funds (ETF) belum melihat adanya outflow secara signifikan, yang mengisyaratkan investor ETF tidak memainkan peran penting dalam kemerosotan emas.


  • Penurunan dolar untuk hari kedua karena optimisme tentang solusi potensial untuk mengakhiri krisis utang Eropa juga mendorong emas.


Apple's Steve Jobs, visionary leader, dead at 56





SAN FRANCISCO | Rabu Oktober 5, 2011 10:45 EDT
(Reuters) - Steve Jobs, yang mengubah dunia dari pribadi, musik komputasi dan ponsel, meninggal pada hari Rabu di usia 56 tahun setelah pertempuran panjang dengan kanker pankreas.

Co-founder Apple Inc, salah satu pengusaha besar di dunia, dikelilingi oleh istri dan keluarga ketika ia meninggal di Palo Alto, California. Rincian lain tidak segera tersedia.
Kematiannya diumumkan oleh Apple dan memicu curahan kesedihan segera dan simpati dari para pemimpin dunia, pesaing dan pengusaha lainnya termasuk pendiri Microsoft Bill Gates dan CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Ikon Silicon Valley yang memberikan dunia iPod, iPhone dan iPad telah mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif perusahaan teknologi terbesar di dunia pada bulan Agustus, menyerahkan kendali pada lama letnan Tim Cook.

Dia dianggap sebagai jantung dan jiwa dari sebuah perusahaan yang saingan Exxon Mobil sebagai yang paling berharga di Amerika.

"Kecemerlangan Steve, semangat dan energi adalah sumber inovasi yang tak terhitung jumlahnya yang memperkaya dan meningkatkan semua kehidupan kita. Dunia ini tak terkira lebih baik karena Steve," kata Apple dalam sebuah pernyataan.

"Cinta-Nya yang terbesar adalah untuk istrinya, Laurene, dan keluarganya Hati kami pergi ke mereka dan semua yang tersentuh oleh hadiah yang luar biasa.."

Apple memberi penghormatan kepada pemimpin visioner mereka dengan mengubah situs web mereka untuk foto hitam-putih besar dia dengan judul "Steve Jobs:. 1955-2011" Bendera di luar markas perusahaan di 1 Infinite Loop terbang setengah tiang.

Kesehatan Jobs telah menjadi topik yang kontroversial selama bertahun-tahun dan pertempuran dengan bentuk yang jarang dari kanker pankreas keprihatinan yang mendalam untuk penggemar Apple dan investor.

Dalam beberapa tahun terakhir, bahkan anggota dewan telah menceritakan kepada teman-teman keprihatinan mereka bahwa Jobs, dalam usahanya untuk privasi, tidak sedang datang cukup dengan direksi tentang kondisi sebenarnya dari kesehatannya.

Sekarang, meskipun banyak kepercayaan investor di Cook, yang telah berdiri di untuk bosnya selama tiga daun tidak, masih ada kekhawatiran tentang apakah Apple akan tinggal kekuatan kreatif yang harus diperhitungkan dalam jangka panjang tanpa visioner nya.

Jobs meninggal satu hari setelah lokomotif elektronik konsumen meluncurkan iPhone terbaru, gadget yang mengubah komunikasi mobile dan melambungkan Apple untuk eselon tertinggi dari dunia teknologi.

Kematiannya memicu curahan simpati langsung.

"Dunia jarang melihat seseorang yang memiliki dampak mendalam Steve memiliki, efek yang akan dirasakan bagi generasi yang akan datang," kata Gates. "Bagi kita cukup beruntung untuk bisa bekerja dengan dia, itu sudah suatu kehormatan besar yang saya gila-gilaan akan kehilangan Steve sangat.."

Di luar toko Apple di New York, pelayat meletakkan lilin, karangan bunga, apel dan iPod Touch dalam peringatan darurat.

"Saya pikir setengah dunia mengetahui tentang kematiannya pada perangkat Apple," kata Robbie Sokolowsky, 32, seorang karyawan untuk sebuah perusahaan pemasaran online, yang menyalakan lilin di luar toko.

Cook mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Apple berencana untuk mengadakan perayaan kehidupan Jobs 'bagi karyawan "segera".

APPLE, NEXT, IPHONE
Sebuah putus sekolah, Buddha dan anak dari orang tua angkatnya, Jobs memulai Apple Komputer dengan teman Steve Wozniak pada tahun 1976. Perusahaan segera memperkenalkan Apple 1 komputer.

Tapi itu adalah Apple II yang menjadi sukses besar dan memberi Apple posisinya sebagai pemain penting dalam industri PC maka-baru lahir, yang berpuncak pada 1980 penawaran umum perdana yang membuat Jobs multijutawan.

Meskipun keberhasilan berikutnya dari komputer Macintosh, hubungan Jobs dengan manajemen puncak dan dewan memburuk. Perusahaan dihapus sebagian besar kekuasaan dan kemudian pada tahun 1985 ia dipecat.

Nasib Apple berkurang setelah itu. Namun, pembelian dari NeXT - Pekerjaan komputer perusahaan yang didirikan setelah meninggalkan Apple - pada tahun 1997 membawanya kembali ke flip. Belakangan tahun itu, ia menjadi CEO interim dan pada tahun 2000, perusahaan jatuh "sementara" dari judul nya.

Sepanjang jalan Jobs juga berhasil merevolusi animasi komputer dengan perusahaan lain, Pixar, tetapi itu adalah iPhone di 2007 yang dijamin warisannya dalam sejarah sejarah teknologi modern.

Forbes memperkirakan kekayaan bersih Jobs 'di 6100000000 $ pada tahun 2010, menempatkan dia di tempat ke-42 dalam daftar terkaya Amerika. Tidak segera diketahui berapa real nya akan ditangani.

Enam tahun lalu, Jobs berbicara tentang bagaimana rasa kematian nya adalah penggerak utama di balik visi tersebut.

"Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah alat yang paling penting yang pernah saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar dalam hidup," kata Jobs dalam upacara wisuda Stanford pada 2005.

"Karena hampir segala sesuatu - semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau kegagalan -.-Hal ini hanya jatuh lagi bermanfaat saat menghadapi kematian, meninggalkan hanya apa yang benar-benar penting"

"Mengingat bahwa Anda akan mati adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir Anda memiliki sesuatu untuk kehilangan Anda sudah telanjang.. Tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda."
(Dilaporkan oleh Poornima Gupta, Edwin Chan, Andrew Longstreith, Sarah McBride; editing olehGary Hill dan Tiffany Wu )