title cover

title cover

Tuesday, June 18, 2013

Headline News 18.06.13

US & GLOBAL
• Pasar  ekuitas  global  menguat  dan  dolar  terapresiasi  terhadap  yen  pada  hari  Senin  menyusul  ekspektasi  The  Fed  akan  memperkuat  komitmennya  pekan  ini  untuk  mendukung  pemulihan  ekonomi.  Namun  bursa  saham  memangkas  keuntungannya  di  akhir  sesi  seiring  menurunnya  keyakinan  bahwa  Kepala  The  Fed,  Ben  Bernanke,  akan  memberikan  pernyataan  yang  lebih  jelas  mengenai  kebijakan  moneter  bank  sentral  di  hari  kedua  sidang  The  Fed  pada  hari  Rabu  besok.  The  Financial  Times  melaporkan  The  Fed  nampaknya  akan  memberikan sinyal bahwa langkah pengurangan program pembelian obligasi telah semakin dekat. Wall Street awalnya sempat rally lebih  dari 1%, rebound dari koreksinya di pekan lalu, sebelum akhirnya memangkas keuntungannya. 

• Sidang  The  Fed  menjadi  sorotan  pasar  sejak  Bernanke  di  bulan  Mei  lalu  mengatakan  bahwa  bank  sentral  AS  kemungkinan  akan  mengurangi/menghentikan  program  stimulusnya  jika  ekonomi  terus  membaik.  Komentarnya  tersebut  telah  menghambat  rally  pasar  saham dan memicu naiknya yield obligasi, dan juga memicu volatilitas yang tinggi menyusul investor mencoba memprediksi dampak dari  pengurangan program pembelian aset oleh The Fed. Program pembelian obligasi The Fed, yang setara dengan penyuntikan uang kedalam  ekonomi, telah memberikan dukungan pada pasar ekuitas. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup naik 109,67 poin atau 0,73% di 15179,85. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX> naik  12,31 poin atau 0,76% di 1639,04. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> bertambah 28,58 poin atau 0,83% di 3452,13.  

• Pasar mempertajam kenaikannya setelah data menunjukkan sentimen homebuilders AS melonjak di bulan Juni, naik di atas angka 50 yang  mengindikasikan lebih banyak pengembang yang optimis dalam melihat perkembangan kondisi pasar kedepannya yang untuk pertama  kalinya sejak dimulainya krisis perumahan. Sektor perumahan menjadi barometer utama untuk menilai pemulihan ekonomi. 

• FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> naik 0,72% dan ditutup di 1184,36, sementara indeks ekuitas global MSCI naik 0,86%. Meskipun terjadi  pemulihan, rally yang terjadi belum sepenuhnya terlihat meyakinkan. FTSEurofirst 300 masih mencatat turun 6% dari level puncaknya di  tahun 2013 di 1258,09 yang dicapai di akhir Mei.  

• Sebuah laporan dari New York Fed menunjukkan pertumbuhan sektor manufaktur di New York meningkat di bulan Juni dan mendukung  kenaikan saham AS, namun rincian dari laporan tersebut kurang mendukung seperti new orders dan employment tercatat turun ke level  terendahnya dalam 5 bulan. 

• Dolar menguat terhadap yen untuk pertama kalinya dalam 5 sesi terakhir menyusul naiknya bursa saham global. Indeks Nikkei melejit  2,7%. Namun pelaku pasar memprediksi range‐trading nampaknya akan mendominasi pasar hingga muncul keputusan The Fed pada hari  Rabu.  Dolar  dengan  cepat  mempertajam  apresiasinya  setelah  rilis  data  manufaktur  New  York  yang  melampaui  ekspektasi.  Dolar  naik  0,48% ke 94,52 yen. Euro menguat 0,15% ke $1,3366. 

• Harga Treasury memangkas keuntungannya, dengan Treasury tenor 10 tahun turun 13/32 dengan yield 2,1763 persen. 

• Harga  minyak  berjangka  Brent  menembus  level  penutupan  tertinggi  10  pekan  ke  $107  per  barel  seiring  meningkatnya  ketegangan  di  Timur Tengah,  namun harga ditutup melemah  tipis setelah terjadi aksi jual pada bensin berjangka di akhir sesi. Harga minyak mentah  berjangka Brent untuk pengiriman Agustus turun 46 sen untuk ditutup di $105,47 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka  AS berakhir melemah 8 sen di $97,77. 

• U.S. Comex gold untuk pengiriman Agustus berakhir melemah $4,50 di $1383,10. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas melemah sekitar 0,5 persen dalam perdagangan yang sepi Senin lalu kareba bursa Wall Street mengalami rally yang mengurangi  kebutuhan untuk safe haven buying dan para investor menunggu pada minggu ini meeting the Fed untuk menandai pada rencana stimulus  moneter dari bank sentral. 

• Lebih baik dari ekspektasinya data penjualan ritel dan lapangan kerja AS baru‐baru ini telah mendorong spekulasi bahwa the Fed akan  mengumumkan pertimbangan kembali pada pembelian kembali obligasi bulanan senilai $85 milyar pada akhir dari dua hari meeting Rabu  ini. 

• Indeks  saham  S&P  500  memangkas  kenaikan  pada  awalnya  tetapi  bertahan  menguat  dari  harapan  para  trader  bahwa  the  Fed  akan  memperkuat komitmennya untuk mendukung recovery ekonomi. 

• "With very few clear choices left for monetary growth, U.S. equities continue to show resilience. This has kept the bear alive in the precious  metals market while physical demand remains firm," ungkap Carlos Perez‐Santalla pada brokerage Marex Spectron.   


OIL & COMMODITIES
• Kontrak berjangka Brent crude oil menyentuh level tertinggi 10 pekan dengan nilai 107 dollar/barel pada sesi perdagangan senin seiring ketegangan di Timur Tengah meningkat, namun harga ditutup sedikit lebih rendah pada sesi akhir perdagangan setelah aksi jual U.S gasoline berjangka AS.

• U.S crude oil menyentuh level tertinggi 9 bulan mendekati nilai 99 dollar/barel namun juga ditutup melemah, dengan perhatian para investor tersita menjelang U.S. Federal Reserve's two‐day policy committee meeting pada hari Selasa. Pertemuan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang ketika bank sentral akan mengurangi program stimulus tersebut. Kontrak berjangka Brent crude oil ditutup melemah 46 sen/barel dengan nilai 105,47 dollar/barel. U.S. crude melemah 8 sen dengan nilai 97,77 dollar/barel.

• Investor berhati‐hati dalam pengambilan keputusan sebelum Fed meeting seiring ketua Chairman Ben Bernanke dapat memberikan kejelasan lebih lanjut tentang bagaimana dan kapan bank sentral akan mengurangi program stimulus tersebut.

• "People are going to want to hear what's going to come out of the G8 meeting and we also have the Fed meeting coming," ucapMark Waggoner, president of Excel Futures di Bend, Oregon.

• "They're waiting on the sidelines."

EURO ZONE
• Perdana Menteri Yunani Antonis Samaras menghadapi dua tantangan Senin lalu dari mitra koalisi yang marah akibat penghentian dari state broadcaster ERT dan sidang  pengadilan yang dapat menempatkan stasiun tersebut ditutup kembali penyiarannya.  

• Penutupan mendadak ERT minggu lalu atas nama austerity unuk menyenangkan Uni Eropa dan IMF lenders yang memicu keretakan mendalam dalam koalisi yang  berkuasa, membawa negara dalam beban utang kembali kedalam kekacauan yang berharap recovery mulai untuk tumbuh.  

• Tepatnya  setelah  pemilu  membawa  Samaras  dan  dua  sekutunya  dalam  kekuasaan,  tiga  pihak  telah  telah  khawatir  dari  jajak  pendapat  yang  menolak  untuk  berkompromi atas suatu kesatuan dari meluasnya kebencian  terhadap pemerintahan sekarang. 

• Perekonomian Spanyol kemungkinan menunjukkan perputaran yang jelas dalam kuartal kedua menurut data ekonomi yang ada, Treasury Minister Cristobal Montoro  mengatakannya dalam konferensi daerah utara di Santander.  

• Dari  Januari  hingga  bulan  Maret  perekonomian  melemah  0.5  persen  dibandingkan  tiga  bulan  terakhir  tahun  2012,  yang  mencatatkan  rangkaian  tujuh  kuartalnya  mengalami pelemahan output.  

• Pemerintah mengekspektasi GDP melemah 1.3 persen tahun 2013, meskipun mengatakan perekonomian harus bertumbuh sebelum akhir tahun.     

• Bundesbank memperingatkan terdapat tanda‐tanda bahwa pertumbuhan di Jerman akan melambat berkenaan dengan musim panas setelah negara dengan ekonomi  terbesar di Eropa itu kemungkinan bertumbuh menguat dalam kuartal keduanya tahun ini.  

• "Given that orders were somewhat weaker again in April, production expectations for the coming months have recently been significantly scaled back. The same is true  for export prospects in the short term," ungkap Bundesbank dalam laporan bulanannya.  

• Upah naik dalam fase tercepatnya yang hampir dalam empat tahun pada awal tahun 2013 dan ekspor zona euro melonjak bulan April, memberikan blok tersebut basis  dari recovery pada resesinya yang lama.  


U.K.
• Manajer risiko di bank‐bank yang berbasis di Inggris, asuransi dan dana investasi percaya kemungkinan krisis keuangan lain selama tiga tahun ke depan telah jatuh ke  titik terendah sejak tahun 2008, demikian survei Bank of England menunjukkan pada hari Senin. Sekitar 24 persen dari lembaga keuangan yang disurvey memprediksi  “dampak besar peristiwa” akan mempengaruhi sistem keuangan Inggris selama 1 hingga 3 tahun. Ini merupakan level terendah sejak survei dimulai pada tahun 2008,  dan turun dari 43 persen ketika jajak pendapat dua‐tahunan terakhir dilakukan pada bulan Oktober. Ekspektasi untuk krisis 12 bulan mendatang juga turun tajam  menjadi 8 persen. Bank sentral melakukan jajak pendapat antara 22 April dan 22 Mei, dan menerima tanggapan dari 76 lembaga keuangan. 

• Sterling awalnya menembus level tertinggi 4 bulan yang baru terhadap dolar pada hari Senin, menyusul indikasi membaiknya perekonomian Inggris yang mendorong  pasar untuk mengurangi spekulasi mereka mengenai kemungkinan BoE akan melonggarkan kebijakan moneternya dalam waktu dekat. Namun dolar berhasil rebound  di  sesi  New  York,  setelah  investor  cenderung  menahan  diri  dari  aksi  beli  sterling  karena  menunggu  hasil  sidang  The  Fed  pekan  ini  untuk  melihat  arah  kebijakan  stimulus moneter bank sentral AS kedepannya. Sidang akan mulai digelar pada hari Selasa dan berakhir pada hari Rabu. Sejumlah ekonom memprediksi The Fed akan  menurunkan proyeksi untuk pertumbuhan ekonomi 2013 dan juga inflasi. 

• Penguatan dolar semalam juga dipicu rally pada pasar saham menyusul ekspektasi pengumuman kebijakan Federal Reserve minggu ini akan meyakinkan investor  bahwa stimulus moneter akan tetap berlaku. Mata uang AS kemudian melanjutkan apresiasinya setelah data menunjukkan pertumbuhan sektor manufaktur negara  bagian New York meningkat pada bulan Juni, sementara sentimen di antara homebuilders (pengembang perumahan) AS melonjak ke level tertinggi dalam tujuh tahun. 

• Setelah mencatat intraday high di $1,5751, sterling kemudian terkonsolidasi dan ditutup naik tipis di sekitar $1,5720. Terhadap euro, sterling juga naik tipis di sekitar  0,9502 pound, dibandingkan posisi penutupan New York hari Jumat. 

• Pasar juga akan mencermati hasil minutes dari sidang BoE tanggal 6 Juni lalu, yang akan menunjukkan apakah Gubernur Mervyn King akan memilih unutk menaikkan  kembali pembelian aset BoE dari 375 milyar pound. 


JAPAN
• Stimulus moneter besar‐besaran “Abenomics” seharusnya untuk menekan suku bunga jangka panjang guna memacu kegiatan perekonomian, tetapi pasar obligasi pemerintah Jepang memiliki ide lain.

• Bank dapat terus menghasilkan uang dari obligasi pemerintah Jepang (JGB), dengan membeli obligasi ini bank telah memulai pergantian dari instrument investasi mereka, menempatkan tekanan terhadap yield. Bank‐bank besar menjual sekitar 11 persen dari kepemilikan mereka di pada bulan April.

• Large lenders telah menaikkan tingkat suku bunga utama mereka guna menebus hilangnya pendapatan pada JGB, yang berdampak pada biaya dana terhadap para peminjam potensial dari pasar hipotek, sedangkan suku bunga jangka panjang yang lebih tinggi bisa mengurangi permintaan perusahaan Jepang terhadap pinjaman dimana permintaan sekarang pun sudah melemah.

• Peningkatan yield ini menempatkan risiko terhadap aktivitas Perdana Menteri Shinzo Abe yang berniat untuk memicu perekonomian dengan Bank of Japan's massive quantitative easing (QE) pada tanggal 4 April, dimana Abe berjanji untuk menyuntikkan 1,4 triliun dollar ke dalam perekonomian selama dua tahun.

• "QE policy doesn't mean just buying more government bonds. Buying more bonds is just a tool, a means to achieve lower interest rates," ucap Takuji Okubo, chief economist di Japan Macro Advisors.

• "QE is also convincing the market that yields will stay low, and the Bank of Japan is not doing the latter," ucap Takuji.



AUSTRALIA
• Sebuah  grup  consumer  advocacy  mengatakan  orang‐orang  masih  membayar  terlalu  besar  untuk  listrik  meskipun  pemerintah  NSW  mengklaim  negara telah mencapai titik balik dalam harga.  

• The  Independent  Pricing  and  Regulatory  Tribunal  (IPART)  Senin  lalu  menetapkan  rata‐rata  kenaikan  dalam  harga  listrik  yang  hanya  1.7  persen  dalam laporan final dalam usulan rata‐rata harga listrik dan harga gas untuk pelanggan pemukiman NSW dan usaha kecil menengah.  

• Pasar obligasi Australia melemah karena investor berada disela‐sela menunggu pengumuman dari bank sentral Australia dan bank sentral AS.  



SWISS
• Franc Swiss melemah terhadap dolar dan juga euro pada hari Senin setelah investor cenderung menahan diri dari aksi beli franc karena menunggu hasil  sidang  The  Fed  pekan  ini  untuk  melihat  arah  kebijakan  stimulus  moneter  bank  sentral  AS  kedepannya.  Sidang  akan  mulai  digelar  pada  hari  Selasa  dan  berakhir pada hari Rabu. Sejumlah ekonom memprediksi The Fed akan menurunkan proyeksi untuk pertumbuhan ekonomi 2013 dan juga inflasi. 

• Penguatan dolar semalam juga dipicu rally pada pasar saham menyusul ekspektasi pengumuman kebijakan Federal Reserve minggu ini akan meyakinkan  investor bahwa stimulus moneter akan tetap berlaku. Mata uang AS kemudian melanjutkan apresiasinya setelah data menunjukkan pertumbuhan sektor  manufaktur negara bagian New York meningkat pada bulan Juni, sementara sentimen di antara homebuilders (pengembang perumahan) AS melonjak ke  level tertinggi dalam tujuh tahun. 


• Dolar mencatat intraday high di 0,9271 franc, sebelum akhirnya ditutup di sekitar 0,9225 franc, atau naik 0,2% diabandingkan posisi penutupan New York  hari Jumat. Sedangkan terhadap euro, franc terakhir tercatat bergerak di sekitar 1,2327 franc, atau naik 0,3%. 

Monday, June 17, 2013

Headline News 17.06.13

US & GLOBAL
• Bursa saham AS jatuh pada hari Jumat dan dolar menutup pekan terburuknya selama hampir 4 tahun terhadap yen menyusul investor  khawatir  bahwa  bank‐bank  sentral  dunia  akan  segera  menarik  stimulusnya  dan  setelah  rilis  data  yang  menunjukkan  penurunan  pada  sentimen  konsumen  AS.  Namun  bursa  saham  Eropa  ditutup  menguat,  didukung  oleh  sinyal  adanya  kegiatan  merger  dan  akuisisi  di  kawasan  tersebut.  Kondisi  tersebut  mendorong  indeks  MSCI  naik  0,1%.  Namun  demikian,  indeks  tercatat  melemah  untuk  4  pekan  berturut‐turut. 

• Kekhawatiran  mengenai  arah kebijakan  moneter  dunia  telah mengguncang  pasar  belakangan ini,  dan  kekhawatiran berlanjut di  pekan  kemarin ketika BOJ memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneternya. 

• Kondisi tersebut telah memicu tekanan jual pada ekuitas global, emerging markets, obligasi dan komoditas, yang dipicu oleh lukuiditas  bank sentral, sementara kondisi ini justru mendorong menguatnya yen secara tajam. 

• Bursa  Wall  Street  menutup  minggu  negatif  ketiga  mereka  dalam  4  pekan  terakhir  akibat  aksi  ambil  untung  investor  setelah  S&P  500  mencatat level tertinggi kedua tahun ini pada hari Kamis. Bursa saham menguat lebih dari 1% di sesi sebelumnya berkat rilis data ekonomi  AS yang lebih baik dari perkiraan. Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir melemah 105,90 poin atau 0,70% ke 15070,18. Standard &  Poor's 500 Index <.SPX> jatuh 9,63 poin atau 0,59% ke 1626,73. Sedangkan Nasdaq Composite Index <.IXIC> kehilangan 21,81 poin atau  0,63% ke 3423,56.   

• Perhatian  pasar  saat  ini  tertuju  pada  sidang  The  Fed  pekan  ini,  yang  diharapkan  akan  memberikan  kejelasan  terhadap  rencana  untuk  mengurangi/mengakhiri program pembelian obligasi senilai $85 milyar per bulannya. 

• Data ekonomi AS di hari Jumat kemarin menunjukkan sentimen konsumen turun tipis dari level tertinggi enam tahun pada bulan Juni,  sementara output manufaktur relatif stabil (sedikit membaik) bulan lalu, menunjukkan ekonomi tetap pada jalur pertumbuhan moderat.  Data  lain  menunjukkan  harga  grosir  naik  lebih  dari  yang  diharapkan  pada  bulan  Mei,  tetapi  tekanan  pada  underlying  inflation  masih  mampu diredam. 

• Indeks saham Eropa naik 0,2%. Sedangkan ekuitas pasar berkembang berdasarkan barometer MSCI naik 1,1%, meskipun masih mencatat  kerugian minggu kelima secara berturutan. 

• Meskipun tercatat naik 2% pada hari Jumat, indeks Nikkei Jepang mencatat kerugian lebih dari 15% sejak medio Mei. Volatilitas di pasar  saham telah memicu rebound tajam yen. 

• Dolar jatuh 1,2% ke 94,21 yen dan mencatat turun 3,4% dalam sepekan, kerugian mingguan terbesarnya sejak Juli 2009. Euro kehilangan  1,4% ke 125,70 yen. Terhadap dolar, euro merosot 0,2% ke $1,3347. 

• Treasury AS tenor 10 tahun naik 4/32 dengan yield di 2,1331 persen, menyusul pelaku pasar memprediksi The Fed akan mempertahankan  suku bunga mendekati 0% guna mendukung pemulihan ekonomi bahkan disaat bank sentral mengurangi pembelian obligasinya tahun ini. 

• Harga  minyak  naik  karena  berita  bahwa  Amerika  Serikat  telah  resmi  mengirimkan  senjata  AS  kepada  pemberontak  Suriah  memicu  kekhawatiran tentang pasokan minyak Timur Tengah. Meskipun Suriah bukanlah pemasok minyak dunia, investor khawatir bahwa perang  sipil bisa menyebabkan kerusuhan di daerah penghasil minyak di Timur Tengah. Brent crude <LCOc1> naik 98 sen untuk ditutup di $105,93  per barel, sementara U.S. crude <CLc1> naik $1,16 ke $97,85 per barel, setelah menembus level tertinggi 9 bulan. 

• Harga emas naik tipis ke$1388 per ons, ditopang oleh meningkatnya permintaan pada emas koin dan batangan serta menurunnya ekuitas  AS. Meningkatnya tekanan geopolitik di Timur Tengah juga membantu meningkatkan minat pada emas sebagai safe‐haven asset. 


GOLD & COMMODITIES
• Permintaan  yang  bertambah  untuk  koin  dan  batangan  dan  ditekan  dalam  pasar  ekuitas  AS  mendorong  naik  emas  dalam  harian  dan  mingguannya pada Jumat lalu. 

• Para  trader  mengatakan  naiknya  tensi  geopolitik  di  Timur  Tengah  juga  mendorong  keterarikan  pada  logam  mulia.  Diplomat  Barat  mengatakan AS mempertimbangkan mempersiapkan tidak ada zona terbang di Suriah, yang mana akan menghadirkan intervensi pertama  dalam perang sipil, setelah Gedung Putih mengatakan Suriah telah melewati “red line” dengan menggunakan gas syaraf. 

• Logam mulia naik sekitar 3 persen dalam mingguan. Saat ini telah mencatatkan kenaikan dalam tiga dari empat minggunya mengikuti aksi  jual dua harinya dalam pertengahan April. 

• "We've seen volume remain strong after it dramatically picked up starting in the middle of April," kata Scott Carter, CEO pada precious  metals  dealer  Lear  Capital,  menambahkan  bahwa  penurunan  tajam  harga  mendorong  para  investor  untuk  melakukan  pembelian  fisik  emas dan perak.  


OIL & COMMODITIES
• Oil dan U.S. crude menguat hingga menyentuh level tertinggi dalam sembilan bulan pada hari Jumat, setelah rilis berita bahwa Amerika Serikat sebagai pihak yang berwenang telah mengirim peasokan senjata mereka untuk pemberontak Suriah, memicu kekhawatiran supplies
pasokan Timur Tengah.

• Presiden Barack Obama secara resmi mempersenjatai pemberontak di Suriah setelah Gedung Putih mengatakan punya bukti bahwa pemerintah Suriah telah menggunakan senjata kimia terhadap warganya sendiri.

• Meskipun Suriah bukanlah pemasok utama minyak global, para investor khawatir bahwa perang sipil bisa menyebabkan kerusuhan di daerah penghasil minyak di Timur Tengah dimana wilayah itu adalah penghasil dari sepertiga minyak dunia. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa dukungan militer AS terhadap pasukan pemberontak Suriah dapat memicu kekerasan di Timur Tengah.

• "Elevated worries about Syria seems to have attracted some fresh length in the market," ucap Gene McGillian, analis Tradition Energy di Stamford, Connecticut.

• Pemberitaan itu memicu crude keluar dari rentang transaksi perdagangan yang lemah, berdampak terhadap global benchmark Brent yang mana meningkat dan menyentuh level tertinggi untuk dua bulan terakhir dan US West Texas Intermediate (WTI) menyentuh level tertinggi sembilan bulan, pergerakan harga telah keluar dari level perdagangan 90 dollar hingga 97 dollar/barel dimana telah berlangsung sejak 1 Mei.

• Front‐month Brent futures <LCOc1> settled 98 cents higher at $105.93 per barrel, the highest settlement price since April 9, after touching a high of $106.64

• Kontrak berjangka Brent <LCOc1> ditutup menguat 98 sen hingga menyentuh nilai 105,93 dollar/barel, level penutupan perdagangan tertinggi sejak 9 April, setelah sempat menyentuh level tertinggi di 106,64 dollar/barel

• U.S. oil <CLc1> ditutup menguat 1,16 dollar dengan nilai 97,85 dollar/barel, level penutupan perdagangan tertinggi sejak akhir Januari, setelah sempat menyentuh level tertinggi Sembilan bulan dengan nilai 98,25 dollar/barel. U.S. oil <CLc1> telah meningkat 1,9 persen dalam pekan ini.


EURO ZONE
• Suatu kelompok kerja dari kementerian dan pejabat zona euro mendukung pembayaran bailout Yunani berikutnya, dua pejabat menteri keuangan Yunani  mengatakannya Jumat lalu, suatu  keputusan yang lebih mudah dari penutupan state broadcaster ERT.  

• Pembayaran 3.3 milyar euro ($4.4 milyar) disetujui oleh menteri keuangan zona euro bulan lalu, bergantung pada patokan untuk bertemu pada bulan Juni dari upaya pemberantasan korupsi,  bantuan utang rumah tangga dan reformasi dari pasar listrik.  

• Sumber mengatakan Eurogroup Working Group, yang terdiri dari deputi menteri keuangan dan pejabat tresuri senior, saat ini telah mendukung pencairan, jalan mulus bagi blok mata uang untuk  menteri keuangan menandatangani diatasnya.  

• Inflasi  dalam  zona  euro  naik  dari  level  terendah  tiga  tahunnya  pada  bulan  Mei,  tetapi  masih  cukup  rendah  untuk  European  Central  Bank  dalam  bertindak  mendorong  ekonomi  yang  mana  mencurahkan usaha pada tingkat peningkatan.  

• Bank sentral mengekspektasi recovery ekonomi dalam wilayah euro untuk mendobrak tahun ini, tetapi terlihat beresiko untuk bertumbuh dari berlanjutnya program austerity pemerintah dan  karena perusahaan‐perusahaan berjuang untuk mengakses kredit dari bank‐bank.  

• Para pemimpin negara‐negara terkaya didunia kemungkinan untuk mengatakan minggu depan bahwa mereka tidak puas dengan kemajuan dalam memperbaiki perekonomian mereka setelah  krisis ekonomi. Suatu rancangan dari pernyatan resmi yang sedang dipersiapkan untuk pemimpin pada summit Group of Eight, yang mana diperoleh oleh Reuters, mengatakan tindakan yang  diambil pelaku kebijakan di AS, zona euro dan Jepang telah meraih pengurangan resiko terhadap ekonomi global.  

• "While countries have taken steps to avoid  the worst of the tail risks that faced  the world economy in 2012, many of these vulnerabilities remain with us in 2013, highlighting the need for  countries to press ahead with the necessary reforms to restore sustainable growth and jobs," rancangan menyatakannya.  

• Perancis tidak mungkin untuk kembali ke pertumbuhan pra krisis dalam dalam waktu dekat, kantor statistik INSEE mengatakan dalam perkiraan pada tingkat pertumbuhan potensial untuk tahun  2015‐2025.  

• Negara terbesar kedua dalam ekonomi zona euro itu, yang turun dalam resesi dangkal diawal tahun, bertumbuh dari rata‐rata 2.2 persen per tahun dari 1994‐2007, sebelum krisis keuangan.  Tetapi menurut INSEE, potensi pertumbuhan, didasarkan perkiraan yang kompleks dari produktivitas yang mendasari dan pemanfaatan tenaga kerja dan modal, yang dibayangi antara 1.2 dan  1.9 persen per tahun pada tahun 2015‐2025, dengan skenario yang lebih mungkin pada 1.5 persen.  


U.K.
• Sterling terkoreksi terhadap dolar pada hari Jumat, turun kembali dari level tertinggi 4 bulan yang dicapai hari sebelumnya, menyusul ketidakmampuannya untuk  terapresiasi  tajam  di  atas  level  resistance  kuatnya  (MA200)  sehingga  memicu  aksi  ambil‐untung  investor.  Meskipun  demikian,  sterling  nampaknya  akan  tetap  mempertahankan  tren  kenaikannya  menyusul  meredanya  ekspektasi  mengenai  kelanjutan  stimulus  oleh  BoE  setelah  data  ekonomi  Inggris  belakangan  ini  dirilis  optimis. 

• Sterling juga berhasil memangkas kerugiannya terhadap dolar setelah muncul keraguan terhadap penarikan stimulus oleh bank‐bank sentral dan juga setelah rilis data  sentimen konsumen AS yang melemah. 

• Disamping sidang The Fed yang pekan ini akan mendominasi perhatian pelaku pasar, dari dalam negeri Inggris sejumlah data ekonomi juga akan dirilis, diantaranya  data CPI dan PPI (Mei), BoE minutes (Juni), retail sales (Mei) dan PSNB (Mei). 

• Sementara itu, para pemimpin negara‐negara terkaya di dunia cenderung akan mengatakan dalam sidang G8 pekan ini bahwa mereka tidak puas dengan kemajuan  yang dicapai sejauh ini dalam memperbaiki perekonomian mereka setelah krisis keuangan. Pemimpin dari negara‐negara terkaya dunia termasuk Amerika Serikat dan  Rusia, Barack Obama dan Vladimir Putin dijadwalkan bertemu di padang golf mewah Lough Erne, Irlandia Utara pada 17‐18 Juni.   

JAPAN
• Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan pada hari Jumat bahwa Jepang bertekad untuk meyakinkan investor bahwa pemerintah Jepang serius mengamankan pertumbuhan ekonomi yang solid dan kesehatan fiskal sebagai cara yang terbaik untuk menenangkan pasar keuangan.

• Wakil Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura berusaha mengurangi dampak gejolak pasar baru‐baru ini seiring koreksi yang mampu dijelaskan setelah pergerakanan pertumbuhan yang cepat di beberapa waktu yang lalu, tetapi yakin bahwa Tokyo akan cepat menerapkan pertumbuhan dan strategi fiskal
yang disetujui.

• "We share the view that stock and currency markets are going through correction after rapid moves but that there's no need to respond in a haste," Nishimura mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara.

• "We also take it that markets are pushing us to carry out our plans, so we've made a firmer resolve to steadily implement them. As long as we make steady efforts, we are not worried about the overall economy.".


AUSTRALIA
• Dalam perubahan peristiwa yang luar biasa, orang‐orang Australia saat ini terlihat untuk lebih khawatir mengenai perekonomian mereka sendiri daripada kejadian  luar negeri.  

• Untuk beberapa tahun terakhir bangsa telah khawatir mengenai potensi ledakan dari Uni Eropa dan ketakutan AS tenggelam dibawah beban utang yang besar dan  defisit anggaran. Sementara itu kekhawatiran bisa berlama‐lama, kekhawatiran terbesar yang mungkin memburuk daripada yang dialami mereka.  

• Survei consumer sentiment bulanan termasuk langkah pada responden mengenang topik utama dan apakah mereka menguntungkan atau tidak.  

• Tresuri NSW Mike Baird mengatakan bujet ketiganya akan memprioritaskan pendanaan untuk infrastruktur dan layanan terdepan.  

• Tetapi dia memperingatkan pendapatan yang menekan outlook akan membuat sulit untuk mendorong anggaran kedalam sisi positif sementara itu mempertahankan  peringkat kredit negara AAA.  

• Mr Baird mementingkan "difficult global economic conditions and the chaos coming out of Canberra" dengan sebagai salah satu kemunduran yang dihadapi negara.  

• "(But) the NSW government will continue to prioritise funding to deliver better frontline services and invest in critical infrastructure," katanya ke AAP.  

• Harga obligasi Australia telah mengikuti Tresuri AS menguat karena peluang the Fed AS berputar‐putar kembali pada program pembelian aset sebesar $US85 juta yang  menjadi kurang mungkin.  


SWISS
• Franc Swiss berhasil rebound terhadap dolar pada perdagangan hari Jumat kemarin, dipicu kekhawatiran bahwa bank‐bank sentral dunia akan menarik stimulusnya  dan juga setelah rilis data sentimen konsumen AS yang menunjukkan penurunan. 

• Meskipun demikian, franc Swiss masih cenderung untuk melanjutkan tren bearish‐nya menyusul kondisi ekonomi zona euro yang masih suram sebagai mitra dagang  utama Swiss. 

• Pemogokan 24 jam di Yunani yang mengganggu ketersediaan angkutan umum telah memperburuk kondisi kawasan, dan telah menekan nilai tukar mata uang tunggal. 

• Disamping sidang The Fed yang pekan ini akan mendominasi perhatian pelaku pasar, dari dalam negeri Swiss sejumlah data ekonomi juga akan dirilis, diantaranya  data  sentimen  investor  ZEW  untuk  bulan  Juni  (Rabu),  data  neraca  perdagangan  bulan  Mei  (Kamis)  dan  sidang  reguler  SNB  di  hari  Kamis  yang  diperkirakan  akan  memangkas tipis suku bunganya menjadi 0,13% dari 0,25% sebelumnya. 


• Sementara itu, para pemimpin negara‐negara terkaya di dunia cenderung akan mengatakan dalam sidang G8 pekan ini bahwa mereka tidak puas dengan kemajuan  yang dicapai sejauh ini dalam memperbaiki perekonomian mereka setelah krisis keuangan. Pemimpin dari negara‐negara terkaya dunia termasuk Amerika Serikat dan  Rusia, Barack Obama dan Vladimir Putin dijadwalkan bertemu di padang golf mewah Lough Erne, Irlandia Utara pada 17‐18 Juni.   

Friday, June 14, 2013

Headline News 14.03.13

US & GLOBAL
• Bursa  Wall  Street  menguat  lebih  dari  1%  pada  hari  Kamis  setelah  rilis  yang  lebih  baik  dari  perkiraan  untuk  data  ekonomi  AS  telah  mengurangi kekhawatiran mengenai penarikan kembali program stimulus bank sentral, sementara dolar AS jatuh ke level terendah 10  pekan  terhadap  yen.  Kenaikan  dalam  ekuitas  AS  diikuti  penurunan  6,4%  pada  indeks  Nikkei  Jepang  di  sesi  overnight,  koreksi  harian  tertajam kedua selama lebih dari 2 tahun terakhir. Bursa saham Eropa kehilangan lebih dari 1% sebelum akhirnya mengalami rebound dan  ditutup melemah tipis. 

• Penjualan  ritel  AS  naik  melebihi  perkiraan  di  bulan  Mei  dan  jobless  claims  turun  di  pekan  lalu,  sinyal  membaiknya  ekonomi  dalam  menghadapi pengetatan moneter di Washington. 

• "The bright spot for the entire week was the data point today on U.S. retail sales. That data supports the notion that the U.S. consumer is  moving  forward  with  spending  despite  the  uncertainty  of  Fed  tapering,"  kata  Anastasia  Amoroso,  global  market  strategist  pada  J.P.  Morgan Funds di New York.  

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 180,85 poin atau 1,21% di 15176,08. Sedangkane Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  bertambah 23,84 poin atau 1,48% di 1636,36. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 44,94 poin atau 1,32% di 3445,36.   

• Perhatian  pasar  terhadap  kemungkinan  dipercepatnya  penarikan  dukungan  bank  sentral  pada  proses  pemulihan  ekonomi  telah  memuncak setelah komentar terkini dari Kepala The Fed Ben Bernanke mengenai program stimulus The Fed dan keputusan BOJ yang  mempertahankan kebijakan moneternya. 

• Kekhawatiran tersebut telah memicu tekanan jual pada ekuitas global, emerging markets, obligasi dan komoditas dan mendorong naiknya  yen secara tajam. 

• Sidang The Fed pekan depan akan digelar pada hari Selasa‐Rabu. Jika The Fed tidak memberikan petunjuk akan segera mengakhir program  stimulusnya, maka bursa saham akan terus melanjutkan rally‐nya. 

• Indeks MSCI global telah mengikis kerugiannya dan ditutup menguat 0,3% di 362,92, meskipun masih jauh di bawah level puncak 5 tahun  yang dicapai bulan lalu. Indeks saham Eropa ditutup melemah 0,07%, setelah berhasil mengikis kerugiannya seiring maraknya bargain‐ hunting pada saham pertambangan dan perbankan. 

• Sementara untuk indeks ekuitas di emerging markets menembus level terendah 11 bulan dan terakhir tercatat melemah 0,8%. Sebagian  besar mata uang di negara berkembang masih mengalami tekanan, dengan mata uang rupee India jatuh ke rekor terendahnya. 

• Dolar turun 0,8% ke 95,26 yen, menyusul melemahnya pasar Jepang dan pasar negara berkembang telah mendorong investor untuk buy  back  mata  uang  yen.  Dolar  mencatat  intraday  low  di  93,78  yen,  level  terendahnya  sejak  4  April,  mengembailkan  hampir  seluruh  keuntungannya yang dibuat sejak BOJ mengumumkan kebijakan moneter longgar yang agresif di hari tersebut. 

• Pelemahan  pada  saham  Jepang  juga  telah  mendorong  investor  untuk  meredam  kejatuhan  yen,  dimana  hal  ini  juga  turut  mendorong  penguatan yen. 

• Euro kehilangan 0,6% di 127,23 yen, sementara terhadap dolar, euro naik 0,2% ke $1,3363. 

• Brent crude <LCOc1> naik 76 sen dan ditutup di $104,25 per barel, setelah mencatat intraday low di $102,75 berkenaan laporan yang  mengindikasikan  melemahnya  permintaan,  termasuk  pemangkasan  outlook  untuk  pertumbuhan  ekonomi  global  oleh  Bank  Dunia.  Sementara U.S. crude <CLc1> naik 81 sen dan ditutup di $96,69 per barel.  

• Harga emas turun tipis ke $1383,76 per ons.   

• Investors memburu obligasi pemerintah, dengan Treasury AS tenor 10 tahun naik 25/32 dengan yield di 2,1381 persen. Sedangkan obligasi  pemerintah Jerman mencatat kenaikan terbesarnya dalam sepekan. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas merosot Kamis lalu setelah penguatan dari ekspektasinya data ekonomi AS yang membantu menenangkan permasalahan mengenai  akan dimulainya dari meredanya stimulus the Fed AS. 

• Platinum  group  metal  juga  anjlok  dari  menenangkannya  kekhawatiran  pasokan  setelah  serikat  buruh  tambang  utama  Afrika  Selatan  menunda rencana pemogokan. 

• Emas  masih  menyisakan  penurunan  setelah  pemerintah  AS  mengatakan  penjualan  ritel  naik  melebihi  ekspektasi  pada  bulan  Mei  dan  aplikasi pertama kalinya untuk jobless benefit turun minggu lalu, menunjukkan tanda‐tanda ketahanan ekonomi meskipun pengetatan ikat  pinggang oleh AS.  

• Data terlihat menambah argumentasi untuk the Fed mengakhiri pembelian obligasi bulanan sebesar $85 milyar. Para analis mengatakan  bahwa secara bertahap mengakhiri stimulus the Fed yang siap mendorong tingkat suku bunga jangka pendek AS naik, digambarkan dalam  yields Treasury bond, dan bahwa menahan emas dari kenaikan kedepannya.  

• "It's the old argument that when you foresee  rate rises then the opportunity cost of holding gold will be higher and less attractive for  investors," kata analis Danske Bank Christin Tuxen.  

• "Gold prices are vulnerable to additional declines over the next few months. You have reduced import demand for gold from India, healthy  supply growth this year, and overall reductions in investor interest," ungkap Erica Rannestad, analis precious metals pada commodities firm  CPM Group. 


OIL & COMMODITIES
• Pergerakan nilai Brent crude oil menguat pada hari Kamis, akibat dampak menguatnya ekuitas AS dalam sesi perdagangan akhir setelah data AS menunjukkan penjualan ritel lebih kuat dari perkiraan dan penurunan klaim pengangguran mingguan.

• Rilis data yang positif didukung kenaikan di awal sesi perdagangan Brent crude dan membantu mendorong U.S. crude bergerak menuju zona positif dan sebelum akhir sesi perdagangan, pergerakan harga dipimpin oleh gasoline futures yang menutup sesi perdagangan bergerak menuju level pergerakan harga yang lebih tinggi.

• U.S. retail sales menguat 0,6 persen pada bulan Mei setelah menguat tipis sebesar 0,1 persen pada bulan April. Sebuah laporan terpisah menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran melemah pada pekan lalu, mendekati level terendah dalam lima tahun.
• Kontrak berjangka Brent crude <LCOc1> untuk bulan Juli, akan berakhir pada hari Kamis, menguat sebesar 76 sen ditutup dengan nilai kontrak 104,25 dollar/barel, setelah sempat melemah menyentuh nilai terendah di 102,75 dollar/barel.

• Kontrak berjangka U.S. oil <CLc1> untuk bulan Juli , menguat 81 sen ditutup dengan nilai 96,69 dollar/barel. U.S. crude telah mencatatkan keuntungan dalam enam dari sembilan sesi perdagangan terakhir. Penguatan ini mendorong pergerakan harga menembus trendline jangka menengah yang telah menekan pasar dengan pasti.

• "The market finally broke out from that level, and then there was some follow‐through," ucap Michael Korn, president of Skokie Energy di Princeton, New Jersey. 


EURO ZONE
• Para pemimpin dari Group of Eight (G8) negara‐negara industri kemungkinan untuk mendiskusikan peran dari bank sentral dan kebijakan moneter pada summit di Irlandia Utara minggu depan,  sebuah sumber dari Jerman mengatakannya Kamis lalu.  

• "It is understandable that there are different views of the role of central banks and monetary policy around the world," kata pejabat Jerman, mencatatkan bahwa para pemimpin dar tiga zona  euro, AS, Inggris, Jepang, Rusia dan Kanada, akan hadir mewakili berbagai pandangan.  

• "The introduction of looser monetary policy could form part of the discussions," pejabat mengatakannya pada reporter.   

• Aksi  jual  pada  pasar  global  mengalami  akselerasi  dari  tumbuhnya  kekhawatiran  bahwa  bank  sentral  kemungkinan  memulai  untuk  mempertimbangkan  kembali  stimulus  yang  membantu  mendorong harga aset ke level tertinggi historis tahun ini. 

• Harga rumah di Spanyol melemah kedalam fase tercepatnya dalam kuartalan yang dicatatkan dalam kuartal pertama, data menunjukkannya, yang memperkirakan recovery dari pasar properti  yang crash telah menekan banyak bank‐bank dalam seluruh kemampuan diatas sebelumnya.  

• Harga‐harga melemah 6.6 persen dari bulan terakhir tahun 2012, gambaran National Statistics Institute Kamis lalu menunjukkannya, karena bank‐bank masih enggan untuk meminjamkan dan  permintaan  konsumen  dibatasi  oleh  dalamnya  resesi.  Dalam  basis  tahunan,  harga‐harga  melemah  14.3  persen.  Penurunan  kuartalan  merupakan  yang  terbesar  sejak  institute  memulai  pencatatannya tahun 2007.  

• Pajak pendapatan Perancis kemungkinan akan anjlok 8 milyar euro ($10.6 milyar) jauh dari ekspektasi awal tahun karena pelemahan ekonomi mengurangi pajak penjualan, menteri anggaran  mengatakannya.  

• Pengakuan  pemerintah  dalam  pertumbuhan  ekonomi  bulan  April  terbukti  melemah  dari  ekspektasi,  yang  mana  akan  menghasilkan  keseluruhan  pendapatan  14  milyar  euro  lebih  rendah  daripada bujet yang dianggarkan sebenarnya  

• Perdana Menteri Yunani Antonis Samaras bergerak untuk meredakan krisis politik atas pemerintah yang mendadak menutup state broadcaster ERT yang mendorong pemogokan Kamis lalu dan  membawa tibuan orang kejalan untuk melakukan protes.


U.K.
• Sterling bergerak mendekati level tertinggi 4 bulan terhadap dolar pada hari Kamis menyusul pelaku pasar mengendurkan ekspektasi mereka mengenai kemungkinan bank‐bank  sentral akan melanjutkan stimulusnya seiring optimisme membaiknya perekonomian Inggris. 

• Penguatan sterling juga nampaknya dipengaruhi oleh kejatuhan dolar secara umum setelah investor melepas mata uang AS tersebut karena tumbuhnya keraguan apakah The Fed  akan mengurangi/mengakhiri program stimulusnya. 

• Sterling terakhir tercatat bergerak di sekitar $1,5715, setelah menembus level puncak di $1,5734, yang merupakan level tertinggi sejak 11 Februari dan sekaligus menembus area  MA200 di $1,5700. Jika sterling mampu bertahan di atas area $1,5700 maka rally cenderung akan berlanjut. 

• Kepala BoE yang baru, Mark Carney, yang akan mulai menjabat bulan Juli mendatang, nampaknya akan mengadopsi kebijakan moneter yang pro pertumbuhan hingga tercapai  pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.  
  • Pasar saat ini sedang menantikan sidang The Fed yang akan digelar pekan depan pada tanggal 18‐19 Juni. 

JAPAN
• Pemerintah Jepang menaikkan penilaian untuk bulan kedua secara beruntun terhadap perekonomian di bulan Juni seiring menguatnya ekspor dan output industri yang mendukung pemulihan ekonomi yang pasti dipimpin oleh kebijakan stimulus fiskal dan ekspansi moneter .

• Perekonomian semakin membaik, ucap pemerintahan dalam laporan perekonomian bulanan yang diterbitkan pada hari Kamis, dengan catatan yang sedikit lebih optimis  dibandingkan bulan sebelumnya ketika itu digambarkan sebagai peningkatan pertumbuhan perekonomian secara bertahap.

• Perbaharuan indeks data perekonomian sebagai sinyal lebih lanjut guna mendorong upaya Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menarik negara perekonomian terbesar ketiga di dunia dari hampir dua dekade deflasi dan stagnasi, dengan langkah‐langkah kebijakan stimulus dan pelonggaran moneter yang dikenal 'Abenomics'.

• Ekspektasi terhadap pemulihan perekonomian ini sejalan dengan BoJ dimana BoJ meningkatkan harapan terhadap perekonomian untuk bulan keenam beruntun pada hari Selasa, dan BoJ menyebutnya dengan istilah “it is picking up”. BoJ belum mengeluarkan langkah‐langkah kebijakan baru dengan alasan bahwa pasar obligasi telah stabil.

• "Exports, which are key (to growth), show a clear trend of pickup and output is rising for five months in a row," seorang pejabat Kantor Kabinet mengatakan. "As such we see some signs of a favourable cycle of demand leading to output and household income.".


AUSTRALIA
• Setiap orang memperkirakan tingkat pengangguran naik tahun ini, tetapi terlihat kemungkinan kenaikan terlambat.

• Tingkat pengangguran bulan Mei berada 5.5 persen, sedikit membaik daripada 5.6 persen, perkiraan para ekonom.

• Jumlah orang dengan pekerjaan naik sebesar 1.100 dalam bulanan, meskipun ekspektasi turun 10.000.

• Jumlah perkiraan, termasuk satu dar tresuri federal mengekspektasi proporsi dari orang‐orang keluar dari kerja naik menjadi 5.75 persen dalam 12 bulan mendatang.

• Ekonom senior RBC Capital Markets Su‐Ling Ong mengatakan tingkat pengangguran sejauh ini telah berhasil untuk menolak kenaikan besar tapi dia masih mengharapkan untuk meningkat tahun ini.

• Gambaran dari angkatan kerja terakhir menunjukkan perekonomian kehilangan momentum, treasuri bayangan Joe Hockey mengatakannya.

• Tingkat pengangguran sebesar 5.5 persen bulan Mei, turun dari revisi naik April sebesar 5.6 persen, Australian Bureau of Statistics mengatakannya.

• Total dari 1100 orang bergabung dalam tenaga kerja, utamanya menggambarkan kenaikan 6400 dalam part‐time workpekerja paruh waktu terhadap penurunan 5300 dalam fulltime employment/pekerja penuh.

• Harga obligasi Australia mengalami penguatan karena para dealer menentukan posisinya dari perdagangan pasar saham Asia yang choppy.


SWISS
• Bank sentral Swiss kemungkinan tidak akan melepaskan nilai patokan franc sebelum tahun depan dan bahkan mungkin mempertahankannya hingga tahun 2015 dan seterusnya,  demikian jajak pendapat Reuters menunjukkan pada hari Kamis. 

• Swiss National Bank menetapkan batasan nilai tukar minimum EUR/CHF di 1,20 per euro pada bulan September 2011 setelah franc naik hampir 20% hanya dalam beberapa bulan  dan mengancam ekonomi Swiss ke dalam resesi dan deflasi. 

• Dari  23  ekonom  yang  menjawab  pertanyaan  soal  nilai  patokan  franc,  12  ekonom  memprediksi  nilai  patokan  akan  dihapus  sekitar  tahun  2014,  sedangkan  yang  lainnya  memprediksi kebijakan batasan nilai tukar tersebut akan dipertahankan hingga tahun 2015 atau jauh ke masa depan. 

• Sedangkan dari keseluruhan 34 ekonom yang disurvey, kesemuanya memprediksi SNB, dalam sidangnya 20 Juni mendatang, akan mempertahankan target kisaran untuk Swiss  franc LIBOR di 0 hingga 0.25 persen dan akan mempertahankannya mendekati 0% hingga 2014.  


• Pertumbuhan ekonomi Swiss meningkat di kuartal pertama, melampaui ekspektasi yang paling optimis sekalipun, dan pemerintah memprediksi tingkat pertumbuhan sebesar  1,4% di tahun 2013 ini. Sedangkan inflasi diprediksi akan mencatat penurunan yang lebih tajam dari perkiraan sebelumnya, di ‐0,3% dibandingkan proyeksi SNB sebelumnya di  bulan Maret di ‐0,2%. Inflasi diproyeksikan akan kembali ke teritorial positif di tahun 2014 dan akan meningkat di tahun 2015, dengan ekonom memprediksi masing‐masing di  0,3% dan 0,8%. 

Thursday, June 13, 2013

Headline News 13.06.13

US & GLOBAL
• Dolar  dan  pasar  ekuitas  kembali  terkoreksi  pada  hari  Rabu  menyusul pasar  masih  dihantui  oleh  dukungan  bank  sentral  pada  ekonomi  mereka dan juga pasar keuangan, dimana memberi tekanan pada saham dan aset bersiko lainnya dalam jangka pendek kedepan. 

• Saham, obligasi, komoditas dan dolar semuanya mengalami tekanan jual yang tajam pada hari Selasa sebelumnya ketika BOJ memutuskan  untuk mempertahankan kebijakan moneternya, sebuah keputusan yang menambah kekhawatiran investor bahwa The Fed akan segera  mengurangi program pembelian obligasinya. 

• Indeks  dolar  merosot  ke  level  terendah  selama  hampir  4  bulan  tertekan  oleh  ketidakpastian  kapan  The  Fed  akan  mengurangi/menghentikan kebijakan moneter ultra longgarnya. Indeks dolar, barometer nilai tukar dolar terhadap 6 mata uang utama  dunia, terkoreksi ke level intraday low di 80,748, level terendahnya sejak 20 Februari, dan terakhir tercatat melemah 0,19% di 80,960.  Euro rebound dan mencatat naik 0,14% ke $1,3332 terhadap dolar. 

• "There  is  a  lot  of  consolidation  going  on  headed  into  next  week's  Fed  meeting,"  kata  Omer  Esiner,  kepala  analis  pasar  pada  Commonwealth Foreign Exchange di Washington, D.C. "There is broad volatility and people are afraid the Fed will  push off its bond‐buying  tapering until later in the year."   

• Sebuah pengurangan dalam pembelian obligasi The Fed akan mengikis salah satu pilar dari reli pasar saham AS tahun ini dan memicu  harga lebih tidak stabil dan penurunan indeks dari level tertinggi dalam sejarah baru‐baru ini. CBOE Volatility Index <.VIX>, barometer  yang mengukur tingkat kecemasan Wall Street, melonjak 8,9% ke 18,59. Indeks telah melonjak lebih dari 20% sepanjang pekan ini. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 126,79 poin atau 0,84% di 14995,23. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  turun 13,61 poin atau 0,84% ke 1612,52. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> anjlok 36,52 poin atau 1,06% di 3400,43.  

• Sebelumnya di pasar Eropa, FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> berbalik melemah setelah awalnya mengalami kenaikan, mencatat koreksi  0,41% untuk ditutup di 1174,79. Sedangkan blue chip zona euro, Euro STOXX 50 index <.STOXX50E>, terkoreksi 0,62% ke 2666,52.   

• Indeks ekuitas global MSCI jatuh 0,42%.  

• Brent crude naik di atas $103 meskipun terjadi lonjakan diluar dugaan pada stok minyak mentah AS dan adanya pemangkasan estimasi  permintaan minyak oleh lembaga survey pasar minyak dunia. International Energy Agency mengatakan pertumbuhan ekonomi dunia yang  lambat akan membatasi permintaan minyak dunia dan sejumlah negara maju akan mengurangi konsumsi minyaknya secara drastis tahun  ini. Brent crude oil futures <LCOc1> naik tajam di dan ditutup di sekitar $103,49 per barel, atau naik 53 sen, setelah terkoreksi ke level  intraday low di $102,23. Sedangkan U.S. light crude oil <CLc1> berakhir naik 50 sen di $95,88.  

• Emas juga berhasil rebound dari level terendah 3 pekan di sesi sebelumnya. U.S. Comex gold futures <GCQ3> untuk pengiriman Agustus  berakhir naik $15 per ons ke $1392.  

• Harga obligasi pemerintah AS rebound namun kemudian bergerak di sekitar titik impasnya dalam kondisi perdagangan yang fluktuatif.  Treasury AS tenor 10 tahun turun 12/32 dengan yield di 2,2316 persen. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Rabu lalu karena penurunan tajam pada ekuitas AS dan anjloknya dollar AS yang mendorong logam mulia rebound dari level  terendah tiga minggunya. 

• Setelah  pada  awalnya  perdagangan  dengan  rangkaian  yang  mengikat  tidak  pada  data  ekonomi  utama  AS,  emas  memperluas  kenaikan  pada  perdagangan  awal  pagi  (waktu  setempat)  karena  indeks  S&P  500  melemah  hampir  1  persen  dari  bertahannya  kekhawatiran  berkenaan dengan bagaimana bank sentral segera akan memulai untuk memperkirakan kembali untuk mendukung langkah (austerity).  

• Permintaan investasi yang membaik, digambarkan dari ketidakhadiran dari outflow terkini dari gold‐backed exchange‐traded fund terbesar  didunia SPDR Gold Trust, juga mendorong sentimen investor logam mulia. 

• "It's a sign that the worst of the money outflows in the gold market is over. We are still not out of the woods but at least it shows that the  gloom‐and‐doom forecast of $1,000 gold is unrealistic for now," kata Bill O'Neill, mitra pada commodities investment firm LOGIC Advisors. 

•  "Markets  will  however  wait  for  cues  from  the  Fed  next  week,"  Pradeep  Unni,  seorang  analis  senior  pada  Richcomm  Global  Services  mengatakannya. "Lower imports from India after the duty hike will also be negative for gold."  


OIL & COMMODITIES
• Crude  oil  prices  ditutup    menguat  sedikit  lebih  tinggi  pada  hari  Rabu,  namun  kenaikan  tertutupi  oleh  perkiraan  pertumbuhan  permintaan minyak yang lebih rendah dan banyaknya persedian. 

• Nilai  spot  berjangka  Brent  crude  oil  <LCOc1>  menguat  53  sen  dan  ditutup  dengan  nilai  103,49  dollar/barel  setelah  sempat  diperdagangkan dan menyentuh high di level 104,10 dollar/barel. Kontrak berjangka Brent akan berakhir pada hari Kamis. Kontrak  berjangka Brent crude oil ditutup dengan nilai 103,56 dollar/barel , menguat sebesar 59 sen. 

• Kontrak berjangka U.S. crude oil <CLc1> menguat 50 sen dengan nilai kontrak 95,88 dollar/barel. 

• International Energy Agency (IEA) mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berekembang secara moderat telah membatasi  permintaan minyak di seluruh dunia, dan bahwa beberapa negara maju akan mengurangi konsumsi akan minyak pada tahun 2013. 

• Pandangan yang mendukung bahwa permintaan akan melemah dilihat dari rilis data di China, negara nomor 2 terbanyak konsumsi  minyak dunia, "weaker economic growth and lower than previously forecast March/April consumption data", ucap IEA. 

• Jumlah  stok U.S.  crude  untuk sepekan  menguat 2,52 juta  barel pada pekan  lalu,  menentang ekspektasi  EIA ,  data  menunjukkan  bahwa 700.000 barel yang tersedia,. Laporan ini diikuti data yang dirilis oleh American Petroleum Institute pada hari Selasa bahwa  stok minyak mentah naik 9 juta barel pekan lalu. 

• "I think that overall the U.S. stockpiles indicate there's more than ample supply of oil," ucap Gene McGillian, oil analyst Tradition  Energy di Stamford, Connecticut. "The important thing is how the economies are going to do in the U.S. and China.” 


EURO ZONE
• Industrial output dari pabrikan zona euro menantang/membalikkan ekspektasi pasar dari basis bulanan yang turun dan kenaikan pada bulan April, data menunjukkannya Rabu lalu,  tetapi langkah ekspansi melambat dari penurunan dalam produksi dari energi dan durable consumer goods.  

• Industrial production dalam 17 negara‐negara yang menggunakan mata uang tunggal naik 0.4 persen dalam bulanan, setelah mendekti level tertinggi dua tahunnya yang naik 0.9  persen bulan Maret, data dari lembaga statistik Uni Eropa Eurostat menunjukkannya.  

• Polling para ekonom oleh Reuters telah diekspektasi melemah 0.2 persen.  

• Delegasi  pada  konferensi  ritel  di  Roma  mengejek  Menteri  Perindustrian  Flavio  Zanonato  Rabu  lalu  setelah  dia  mengatakan  ketidakyakinan  jika  pemerintah  akan  dapat  untuk  mencapai tujuan dari penundaan rencana kenaikan pajak.  

• Industri ritel Italia telahberjanji dengan pemerintah untuk menghentikan kenaikan dalam pajak penjualan berkenaan dengan mulai berlaku pada bulan Juli, karena kekhawatiran  kedepannya akan menekan suramnya suasana hati diantara konsumen Italia setelah hampir dua tahun mengalami resesi ekonomi.  

• Perancis mengatakan akan menjamin eksepsi ekspektasi kultural dari produk‐produknya dalam kesepakatan perdangan transatlantik, perkembangan yang mana kemungkinan blok  berencana membuka pembicaraan antara Uni Eropa dan Washington.  

• "France defends and will defend the cultural exception to the end ‐ that's a red line," Menteri Kebudayaan Aurelie Filippetti mengatakannya, yang menambah bahwa Perancis akan  melakukan ini "even if it is alone in doing so".  

• Pemerintah Yunani menghadapi pemberontakan internal dan kemarahan publik atas penutupan broadcaster pemerintah ERT, beberapa jam setelah rasa malu melihat penurunan  peringkat bursa menjadi status emerging market/pasar negara berkembang.


U.K.
• Sterling  menguat  terhadap  dolar  pada  hari  Rabu,  menyusul  ketidakpastian  kapan  The  Fed  akan  mengurangi/menghentikan  kebijakan  moneter  ultra  longgarnya. Rilis optimis data pekerjaan di Inggris juga telah menambah sinyal positif bagi peningkatan pemulihan ekonomi dan mengurangi peluang bagi  BoE untuk melanjutkan kebijakan moneter longgarnya. Sterling menguat ke level tertinggi 4‐1/2 bulan terhadap dolar dan level tertinggi 3 pekan terhadap  euro.  

• Data  menunjukkan  jumlah  warga  Inggris  yang  melaporkan  status  penganggurannya  mengalami  penurunan  melebihi  perkiraan  di  bulan  Mei,  sementara  pertumbuhan upah meningkat. Kondisi ini kian memperkuat indikasi positif bagi pemulihan ekonomi Inggris setelah data yang dirilis Selasa sebelumnya juga  menunjukkan industrial output meningkat di bulan April untuk ketiga kalinya secara berturutan dan juga data PMI sektor jasa, manufaktur dan konstruksi di  pekan lalu yang mencatat ekspansinya di bulan Mei, dan mengurangi kekhawatiran investor terhadap langkah kebijakan Mark Carney pada saat menjabat  Kepala BoE yang baru di bulan Juli mendatang yang sebelumnya diprediksi akan mengadopsi kebijakan moneter longgar yang agresif. 

• Sterling terakhir tercatat naik 0,2% di sekitar $1,5676 dibandingkan posisi penutupan New York hari Selasa. Sedangkan terhadap euro, sterling bergerak  stabil di sekitar 0.8504 pound setelah sempat terkoreksi ke level intraday low di 0,8466 pound, level terendahnya sejak 21 Mei. 

• Anggota  dewan  kebijakan  BoE  Paul  Fisher  mengatakan  ekonomi  Inggris  kemungkinan  membutuhkan  waktu  yang  lebih  lama  untuk  memulihkan  perekonomiannya  dibanding  Amerika  Serikat.  Salah  satu  penyebabnya  adalah  karena  resesi  yang  berkepanjangan  di  zona  euro  sebagai  mitra  dagang  terbesar Inggris.



JAPAN
• Japan's core machinery orders melemah untuk bulan April dari bulan sebelumnya, melemah untuk pertama kalinya dalam tiga bulan karena perusahaan tetap enggan untuk meningkatkan belanja modal meskipun ekspansi kebijakan stimulus Perdana Menteri Shinzo Abe.

• Data Kantor Kabinet menunjukkan core machinery orders dan serangkaian volatilitas yang terjadi dipandang sebagai indikator utama belanja modal, melemah 8,8 persen, jauh berbeda dengan survei pendapat beberapa analis yang dilakukan oleh Reuters yaitu melemah hanya sebesar 8,5 persen.

• Melemahnya capital spending merupakan sebuah tantangan bagi upaya Abe untuk menarik ekonomi negara terbesar ketiga di dunia dari hampir dua dekade deflasi dan stagnasi, dengan kebijakan yang dikenal dengan "Abenomics" yang terdiri dari langkah‐langkah kebijakan pengeluaran besar dan pelonggaran moneter yang agresif.

• "The yen has weakened somewhat, but companies are not convinced that this will continue and that Japan's domestic demand will pick up," ucap Hiroaki Muto, senior economist di Sumitomo Mitsui Asset Management Co.

• "This is not something that Abe can change easily with his economic policies or with monetary easing. Abe is talking about tax breaks, but this is not likely to be large enough to stimulate capex."



AUSTRALIA
• Consumer confidence bangkit pada bulan Juni, tetapi kemungkinan dalam jangka pendek karena permasalahan mengenai outlook ekonomi yang mendalam.

• Indeks Westpac/Melbourne Institute pada consumer sentiment bulan Juni naik 4.7 persen menjadi 102.2 poin.

• Itu telah diatas angka 100 untuk pertama kalinya dalam dua bulan, mengindikasikan bahwa kebanyakan orang disurvei optimistik mengenai perekonomian.

• Tingkat pengangguran diekspektasi naik tipis pada bulan Mei karena pertumbuhan employment mengalami langkah mundur.

• Australian Bureau of Statistics (ABS) akan merilis gambaran tenaga kerja Kamis ini.

• Perkiraan rata‐rata dari survei dari AAP pada 13 ekonom untuk tingkat pengangguran naik menjadi 5.6 persen dalam bulanan, dari 5.5 persen bulan April.

• Jumlah orang‐orang dengan pekerjaan diekspektasi untuk melemah hingga 10.000 bulan Mei, sementara itu angka partisipasi ‐ persentase dari populasi penduduk usia kerja baik dalam bekerja atau mencari kerja – diekspektasi menjadi 65.2 persen.

• Dibulan April, employment bertumbuh hingga 50.100 dan angka partisipasi 65.3 persen.

• Indeks leading employment Pemerintah federal melemah dalam rangkaian lima bulannya pada bulan Juni.

• Indikator dari employment dari Department of Education, Employment and Workplace Relations turun 0.015 poin indeks pada bulan Juni, menjadi minus 0.139 poin.

• "One more monthly fall in the indicator would be required to confirm that employment is likely to grow at a rate below its long‐term trend of 1.5 per cent per annum in around half a year's time," departemen mengatakannya Rabu lalu.

• Tujuh dari 10 nirlaba industri di Australia tidak merasa yakin mereka akan memenuhi permintaan untuk jasa mereka dalam masa yang akan datang, laporan terbaru mengatakannya.

• Industri housing and development telah mencapai level terendahnya dalam confidence, diikuti dekatnya dengan sektor hukum dan pembelaan, sebuah indeks komunitas yang dirilis oleh PricewaterhouseCoopers (PwC) dan ditemukan oleh Centre of Social Impact (CSI).

• Indeks yang dirilis menyurvei CEOs dari 362 organisasi nirlaba termasuk jasa kesehatan dan sosial.

• Harga obligasi Australia melemah setelah positifnya consumer sentiment yang meyakinkan para dealer Reserve Bank kemungkinan menahan pemangkasan tingkat suku bunga pada bulan Juli.


SWISS
• Indeks dolar jatuh ke level terendah hampir 4 bulan pada hari Rabu, tertekan oleh ketidakpastian kapan The Fed akan mengurangi/menghentikan kebijakan  moneter ultra longgarnya. Indeks dolar, barometer nilai tukar dolar terhadap 6 mata uang utama dunia, terkoreksi ke level intraday low di 80,748, level  terendahnya sejak 20 Februari, dan terakhir tercatat melemah 0,19% di 80,960. 

• Sejak awal tahun ini, spekulan dan investor jangka panjang telah memborong dolar dipicu data‐data positif AS kuartal pertama, namun saat ini mereka  mulai melepas dolar untuk mengambil keuntungan, menyusul memburuknya data ekonomi AS di kuartal kedua, meskipun status dolar sebagai safe‐haven. 

• Pelaku  pasar  juga  akan  mencermati  langkah  ECB  untuk  mempertahankan  kebijakan  moneternya  dalam  sebuah  pengadilan  di  Jerman  dalam  pekan  ini,  terhadap tuduhan skema pembiayaan ilegal pemerintah. Jika terindikasi adanya  upaya pembatasan pembelian obligasi oleh ECB,  maka akan berpotensi  mendorong naiknya euro. 


• Dolar mencatat intraday low di 0,9174 franc dan terakhir bergerak di sekitar 0,9205, atau turun 0,4% dibandingkan posisi penutupan New York hari Selasa.  Sedangkan euro terkoreksi ke intraday low di 1,2252, level terendahnya sejak 7 Mei dan terakhir tercatat melemah 0,25% di sekitar 1,2277 franc.