title cover

title cover

Friday, June 14, 2013

Headline News 14.03.13

US & GLOBAL
• Bursa  Wall  Street  menguat  lebih  dari  1%  pada  hari  Kamis  setelah  rilis  yang  lebih  baik  dari  perkiraan  untuk  data  ekonomi  AS  telah  mengurangi kekhawatiran mengenai penarikan kembali program stimulus bank sentral, sementara dolar AS jatuh ke level terendah 10  pekan  terhadap  yen.  Kenaikan  dalam  ekuitas  AS  diikuti  penurunan  6,4%  pada  indeks  Nikkei  Jepang  di  sesi  overnight,  koreksi  harian  tertajam kedua selama lebih dari 2 tahun terakhir. Bursa saham Eropa kehilangan lebih dari 1% sebelum akhirnya mengalami rebound dan  ditutup melemah tipis. 

• Penjualan  ritel  AS  naik  melebihi  perkiraan  di  bulan  Mei  dan  jobless  claims  turun  di  pekan  lalu,  sinyal  membaiknya  ekonomi  dalam  menghadapi pengetatan moneter di Washington. 

• "The bright spot for the entire week was the data point today on U.S. retail sales. That data supports the notion that the U.S. consumer is  moving  forward  with  spending  despite  the  uncertainty  of  Fed  tapering,"  kata  Anastasia  Amoroso,  global  market  strategist  pada  J.P.  Morgan Funds di New York.  

• Dow Jones industrial average <.DJI> berakhir naik 180,85 poin atau 1,21% di 15176,08. Sedangkane Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  bertambah 23,84 poin atau 1,48% di 1636,36. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 44,94 poin atau 1,32% di 3445,36.   

• Perhatian  pasar  terhadap  kemungkinan  dipercepatnya  penarikan  dukungan  bank  sentral  pada  proses  pemulihan  ekonomi  telah  memuncak setelah komentar terkini dari Kepala The Fed Ben Bernanke mengenai program stimulus The Fed dan keputusan BOJ yang  mempertahankan kebijakan moneternya. 

• Kekhawatiran tersebut telah memicu tekanan jual pada ekuitas global, emerging markets, obligasi dan komoditas dan mendorong naiknya  yen secara tajam. 

• Sidang The Fed pekan depan akan digelar pada hari Selasa‐Rabu. Jika The Fed tidak memberikan petunjuk akan segera mengakhir program  stimulusnya, maka bursa saham akan terus melanjutkan rally‐nya. 

• Indeks MSCI global telah mengikis kerugiannya dan ditutup menguat 0,3% di 362,92, meskipun masih jauh di bawah level puncak 5 tahun  yang dicapai bulan lalu. Indeks saham Eropa ditutup melemah 0,07%, setelah berhasil mengikis kerugiannya seiring maraknya bargain‐ hunting pada saham pertambangan dan perbankan. 

• Sementara untuk indeks ekuitas di emerging markets menembus level terendah 11 bulan dan terakhir tercatat melemah 0,8%. Sebagian  besar mata uang di negara berkembang masih mengalami tekanan, dengan mata uang rupee India jatuh ke rekor terendahnya. 

• Dolar turun 0,8% ke 95,26 yen, menyusul melemahnya pasar Jepang dan pasar negara berkembang telah mendorong investor untuk buy  back  mata  uang  yen.  Dolar  mencatat  intraday  low  di  93,78  yen,  level  terendahnya  sejak  4  April,  mengembailkan  hampir  seluruh  keuntungannya yang dibuat sejak BOJ mengumumkan kebijakan moneter longgar yang agresif di hari tersebut. 

• Pelemahan  pada  saham  Jepang  juga  telah  mendorong  investor  untuk  meredam  kejatuhan  yen,  dimana  hal  ini  juga  turut  mendorong  penguatan yen. 

• Euro kehilangan 0,6% di 127,23 yen, sementara terhadap dolar, euro naik 0,2% ke $1,3363. 

• Brent crude <LCOc1> naik 76 sen dan ditutup di $104,25 per barel, setelah mencatat intraday low di $102,75 berkenaan laporan yang  mengindikasikan  melemahnya  permintaan,  termasuk  pemangkasan  outlook  untuk  pertumbuhan  ekonomi  global  oleh  Bank  Dunia.  Sementara U.S. crude <CLc1> naik 81 sen dan ditutup di $96,69 per barel.  

• Harga emas turun tipis ke $1383,76 per ons.   

• Investors memburu obligasi pemerintah, dengan Treasury AS tenor 10 tahun naik 25/32 dengan yield di 2,1381 persen. Sedangkan obligasi  pemerintah Jerman mencatat kenaikan terbesarnya dalam sepekan. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas merosot Kamis lalu setelah penguatan dari ekspektasinya data ekonomi AS yang membantu menenangkan permasalahan mengenai  akan dimulainya dari meredanya stimulus the Fed AS. 

• Platinum  group  metal  juga  anjlok  dari  menenangkannya  kekhawatiran  pasokan  setelah  serikat  buruh  tambang  utama  Afrika  Selatan  menunda rencana pemogokan. 

• Emas  masih  menyisakan  penurunan  setelah  pemerintah  AS  mengatakan  penjualan  ritel  naik  melebihi  ekspektasi  pada  bulan  Mei  dan  aplikasi pertama kalinya untuk jobless benefit turun minggu lalu, menunjukkan tanda‐tanda ketahanan ekonomi meskipun pengetatan ikat  pinggang oleh AS.  

• Data terlihat menambah argumentasi untuk the Fed mengakhiri pembelian obligasi bulanan sebesar $85 milyar. Para analis mengatakan  bahwa secara bertahap mengakhiri stimulus the Fed yang siap mendorong tingkat suku bunga jangka pendek AS naik, digambarkan dalam  yields Treasury bond, dan bahwa menahan emas dari kenaikan kedepannya.  

• "It's the old argument that when you foresee  rate rises then the opportunity cost of holding gold will be higher and less attractive for  investors," kata analis Danske Bank Christin Tuxen.  

• "Gold prices are vulnerable to additional declines over the next few months. You have reduced import demand for gold from India, healthy  supply growth this year, and overall reductions in investor interest," ungkap Erica Rannestad, analis precious metals pada commodities firm  CPM Group. 


OIL & COMMODITIES
• Pergerakan nilai Brent crude oil menguat pada hari Kamis, akibat dampak menguatnya ekuitas AS dalam sesi perdagangan akhir setelah data AS menunjukkan penjualan ritel lebih kuat dari perkiraan dan penurunan klaim pengangguran mingguan.

• Rilis data yang positif didukung kenaikan di awal sesi perdagangan Brent crude dan membantu mendorong U.S. crude bergerak menuju zona positif dan sebelum akhir sesi perdagangan, pergerakan harga dipimpin oleh gasoline futures yang menutup sesi perdagangan bergerak menuju level pergerakan harga yang lebih tinggi.

• U.S. retail sales menguat 0,6 persen pada bulan Mei setelah menguat tipis sebesar 0,1 persen pada bulan April. Sebuah laporan terpisah menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran melemah pada pekan lalu, mendekati level terendah dalam lima tahun.
• Kontrak berjangka Brent crude <LCOc1> untuk bulan Juli, akan berakhir pada hari Kamis, menguat sebesar 76 sen ditutup dengan nilai kontrak 104,25 dollar/barel, setelah sempat melemah menyentuh nilai terendah di 102,75 dollar/barel.

• Kontrak berjangka U.S. oil <CLc1> untuk bulan Juli , menguat 81 sen ditutup dengan nilai 96,69 dollar/barel. U.S. crude telah mencatatkan keuntungan dalam enam dari sembilan sesi perdagangan terakhir. Penguatan ini mendorong pergerakan harga menembus trendline jangka menengah yang telah menekan pasar dengan pasti.

• "The market finally broke out from that level, and then there was some follow‐through," ucap Michael Korn, president of Skokie Energy di Princeton, New Jersey. 


EURO ZONE
• Para pemimpin dari Group of Eight (G8) negara‐negara industri kemungkinan untuk mendiskusikan peran dari bank sentral dan kebijakan moneter pada summit di Irlandia Utara minggu depan,  sebuah sumber dari Jerman mengatakannya Kamis lalu.  

• "It is understandable that there are different views of the role of central banks and monetary policy around the world," kata pejabat Jerman, mencatatkan bahwa para pemimpin dar tiga zona  euro, AS, Inggris, Jepang, Rusia dan Kanada, akan hadir mewakili berbagai pandangan.  

• "The introduction of looser monetary policy could form part of the discussions," pejabat mengatakannya pada reporter.   

• Aksi  jual  pada  pasar  global  mengalami  akselerasi  dari  tumbuhnya  kekhawatiran  bahwa  bank  sentral  kemungkinan  memulai  untuk  mempertimbangkan  kembali  stimulus  yang  membantu  mendorong harga aset ke level tertinggi historis tahun ini. 

• Harga rumah di Spanyol melemah kedalam fase tercepatnya dalam kuartalan yang dicatatkan dalam kuartal pertama, data menunjukkannya, yang memperkirakan recovery dari pasar properti  yang crash telah menekan banyak bank‐bank dalam seluruh kemampuan diatas sebelumnya.  

• Harga‐harga melemah 6.6 persen dari bulan terakhir tahun 2012, gambaran National Statistics Institute Kamis lalu menunjukkannya, karena bank‐bank masih enggan untuk meminjamkan dan  permintaan  konsumen  dibatasi  oleh  dalamnya  resesi.  Dalam  basis  tahunan,  harga‐harga  melemah  14.3  persen.  Penurunan  kuartalan  merupakan  yang  terbesar  sejak  institute  memulai  pencatatannya tahun 2007.  

• Pajak pendapatan Perancis kemungkinan akan anjlok 8 milyar euro ($10.6 milyar) jauh dari ekspektasi awal tahun karena pelemahan ekonomi mengurangi pajak penjualan, menteri anggaran  mengatakannya.  

• Pengakuan  pemerintah  dalam  pertumbuhan  ekonomi  bulan  April  terbukti  melemah  dari  ekspektasi,  yang  mana  akan  menghasilkan  keseluruhan  pendapatan  14  milyar  euro  lebih  rendah  daripada bujet yang dianggarkan sebenarnya  

• Perdana Menteri Yunani Antonis Samaras bergerak untuk meredakan krisis politik atas pemerintah yang mendadak menutup state broadcaster ERT yang mendorong pemogokan Kamis lalu dan  membawa tibuan orang kejalan untuk melakukan protes.


U.K.
• Sterling bergerak mendekati level tertinggi 4 bulan terhadap dolar pada hari Kamis menyusul pelaku pasar mengendurkan ekspektasi mereka mengenai kemungkinan bank‐bank  sentral akan melanjutkan stimulusnya seiring optimisme membaiknya perekonomian Inggris. 

• Penguatan sterling juga nampaknya dipengaruhi oleh kejatuhan dolar secara umum setelah investor melepas mata uang AS tersebut karena tumbuhnya keraguan apakah The Fed  akan mengurangi/mengakhiri program stimulusnya. 

• Sterling terakhir tercatat bergerak di sekitar $1,5715, setelah menembus level puncak di $1,5734, yang merupakan level tertinggi sejak 11 Februari dan sekaligus menembus area  MA200 di $1,5700. Jika sterling mampu bertahan di atas area $1,5700 maka rally cenderung akan berlanjut. 

• Kepala BoE yang baru, Mark Carney, yang akan mulai menjabat bulan Juli mendatang, nampaknya akan mengadopsi kebijakan moneter yang pro pertumbuhan hingga tercapai  pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.  
  • Pasar saat ini sedang menantikan sidang The Fed yang akan digelar pekan depan pada tanggal 18‐19 Juni. 

JAPAN
• Pemerintah Jepang menaikkan penilaian untuk bulan kedua secara beruntun terhadap perekonomian di bulan Juni seiring menguatnya ekspor dan output industri yang mendukung pemulihan ekonomi yang pasti dipimpin oleh kebijakan stimulus fiskal dan ekspansi moneter .

• Perekonomian semakin membaik, ucap pemerintahan dalam laporan perekonomian bulanan yang diterbitkan pada hari Kamis, dengan catatan yang sedikit lebih optimis  dibandingkan bulan sebelumnya ketika itu digambarkan sebagai peningkatan pertumbuhan perekonomian secara bertahap.

• Perbaharuan indeks data perekonomian sebagai sinyal lebih lanjut guna mendorong upaya Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menarik negara perekonomian terbesar ketiga di dunia dari hampir dua dekade deflasi dan stagnasi, dengan langkah‐langkah kebijakan stimulus dan pelonggaran moneter yang dikenal 'Abenomics'.

• Ekspektasi terhadap pemulihan perekonomian ini sejalan dengan BoJ dimana BoJ meningkatkan harapan terhadap perekonomian untuk bulan keenam beruntun pada hari Selasa, dan BoJ menyebutnya dengan istilah “it is picking up”. BoJ belum mengeluarkan langkah‐langkah kebijakan baru dengan alasan bahwa pasar obligasi telah stabil.

• "Exports, which are key (to growth), show a clear trend of pickup and output is rising for five months in a row," seorang pejabat Kantor Kabinet mengatakan. "As such we see some signs of a favourable cycle of demand leading to output and household income.".


AUSTRALIA
• Setiap orang memperkirakan tingkat pengangguran naik tahun ini, tetapi terlihat kemungkinan kenaikan terlambat.

• Tingkat pengangguran bulan Mei berada 5.5 persen, sedikit membaik daripada 5.6 persen, perkiraan para ekonom.

• Jumlah orang dengan pekerjaan naik sebesar 1.100 dalam bulanan, meskipun ekspektasi turun 10.000.

• Jumlah perkiraan, termasuk satu dar tresuri federal mengekspektasi proporsi dari orang‐orang keluar dari kerja naik menjadi 5.75 persen dalam 12 bulan mendatang.

• Ekonom senior RBC Capital Markets Su‐Ling Ong mengatakan tingkat pengangguran sejauh ini telah berhasil untuk menolak kenaikan besar tapi dia masih mengharapkan untuk meningkat tahun ini.

• Gambaran dari angkatan kerja terakhir menunjukkan perekonomian kehilangan momentum, treasuri bayangan Joe Hockey mengatakannya.

• Tingkat pengangguran sebesar 5.5 persen bulan Mei, turun dari revisi naik April sebesar 5.6 persen, Australian Bureau of Statistics mengatakannya.

• Total dari 1100 orang bergabung dalam tenaga kerja, utamanya menggambarkan kenaikan 6400 dalam part‐time workpekerja paruh waktu terhadap penurunan 5300 dalam fulltime employment/pekerja penuh.

• Harga obligasi Australia mengalami penguatan karena para dealer menentukan posisinya dari perdagangan pasar saham Asia yang choppy.


SWISS
• Bank sentral Swiss kemungkinan tidak akan melepaskan nilai patokan franc sebelum tahun depan dan bahkan mungkin mempertahankannya hingga tahun 2015 dan seterusnya,  demikian jajak pendapat Reuters menunjukkan pada hari Kamis. 

• Swiss National Bank menetapkan batasan nilai tukar minimum EUR/CHF di 1,20 per euro pada bulan September 2011 setelah franc naik hampir 20% hanya dalam beberapa bulan  dan mengancam ekonomi Swiss ke dalam resesi dan deflasi. 

• Dari  23  ekonom  yang  menjawab  pertanyaan  soal  nilai  patokan  franc,  12  ekonom  memprediksi  nilai  patokan  akan  dihapus  sekitar  tahun  2014,  sedangkan  yang  lainnya  memprediksi kebijakan batasan nilai tukar tersebut akan dipertahankan hingga tahun 2015 atau jauh ke masa depan. 

• Sedangkan dari keseluruhan 34 ekonom yang disurvey, kesemuanya memprediksi SNB, dalam sidangnya 20 Juni mendatang, akan mempertahankan target kisaran untuk Swiss  franc LIBOR di 0 hingga 0.25 persen dan akan mempertahankannya mendekati 0% hingga 2014.  


• Pertumbuhan ekonomi Swiss meningkat di kuartal pertama, melampaui ekspektasi yang paling optimis sekalipun, dan pemerintah memprediksi tingkat pertumbuhan sebesar  1,4% di tahun 2013 ini. Sedangkan inflasi diprediksi akan mencatat penurunan yang lebih tajam dari perkiraan sebelumnya, di ‐0,3% dibandingkan proyeksi SNB sebelumnya di  bulan Maret di ‐0,2%. Inflasi diproyeksikan akan kembali ke teritorial positif di tahun 2014 dan akan meningkat di tahun 2015, dengan ekonom memprediksi masing‐masing di  0,3% dan 0,8%. 

Thursday, June 13, 2013

Headline News 13.06.13

US & GLOBAL
• Dolar  dan  pasar  ekuitas  kembali  terkoreksi  pada  hari  Rabu  menyusul pasar  masih  dihantui  oleh  dukungan  bank  sentral  pada  ekonomi  mereka dan juga pasar keuangan, dimana memberi tekanan pada saham dan aset bersiko lainnya dalam jangka pendek kedepan. 

• Saham, obligasi, komoditas dan dolar semuanya mengalami tekanan jual yang tajam pada hari Selasa sebelumnya ketika BOJ memutuskan  untuk mempertahankan kebijakan moneternya, sebuah keputusan yang menambah kekhawatiran investor bahwa The Fed akan segera  mengurangi program pembelian obligasinya. 

• Indeks  dolar  merosot  ke  level  terendah  selama  hampir  4  bulan  tertekan  oleh  ketidakpastian  kapan  The  Fed  akan  mengurangi/menghentikan kebijakan moneter ultra longgarnya. Indeks dolar, barometer nilai tukar dolar terhadap 6 mata uang utama  dunia, terkoreksi ke level intraday low di 80,748, level terendahnya sejak 20 Februari, dan terakhir tercatat melemah 0,19% di 80,960.  Euro rebound dan mencatat naik 0,14% ke $1,3332 terhadap dolar. 

• "There  is  a  lot  of  consolidation  going  on  headed  into  next  week's  Fed  meeting,"  kata  Omer  Esiner,  kepala  analis  pasar  pada  Commonwealth Foreign Exchange di Washington, D.C. "There is broad volatility and people are afraid the Fed will  push off its bond‐buying  tapering until later in the year."   

• Sebuah pengurangan dalam pembelian obligasi The Fed akan mengikis salah satu pilar dari reli pasar saham AS tahun ini dan memicu  harga lebih tidak stabil dan penurunan indeks dari level tertinggi dalam sejarah baru‐baru ini. CBOE Volatility Index <.VIX>, barometer  yang mengukur tingkat kecemasan Wall Street, melonjak 8,9% ke 18,59. Indeks telah melonjak lebih dari 20% sepanjang pekan ini. 

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 126,79 poin atau 0,84% di 14995,23. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  turun 13,61 poin atau 0,84% ke 1612,52. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> anjlok 36,52 poin atau 1,06% di 3400,43.  

• Sebelumnya di pasar Eropa, FTSEurofirst 300 index <.FTEU3> berbalik melemah setelah awalnya mengalami kenaikan, mencatat koreksi  0,41% untuk ditutup di 1174,79. Sedangkan blue chip zona euro, Euro STOXX 50 index <.STOXX50E>, terkoreksi 0,62% ke 2666,52.   

• Indeks ekuitas global MSCI jatuh 0,42%.  

• Brent crude naik di atas $103 meskipun terjadi lonjakan diluar dugaan pada stok minyak mentah AS dan adanya pemangkasan estimasi  permintaan minyak oleh lembaga survey pasar minyak dunia. International Energy Agency mengatakan pertumbuhan ekonomi dunia yang  lambat akan membatasi permintaan minyak dunia dan sejumlah negara maju akan mengurangi konsumsi minyaknya secara drastis tahun  ini. Brent crude oil futures <LCOc1> naik tajam di dan ditutup di sekitar $103,49 per barel, atau naik 53 sen, setelah terkoreksi ke level  intraday low di $102,23. Sedangkan U.S. light crude oil <CLc1> berakhir naik 50 sen di $95,88.  

• Emas juga berhasil rebound dari level terendah 3 pekan di sesi sebelumnya. U.S. Comex gold futures <GCQ3> untuk pengiriman Agustus  berakhir naik $15 per ons ke $1392.  

• Harga obligasi pemerintah AS rebound namun kemudian bergerak di sekitar titik impasnya dalam kondisi perdagangan yang fluktuatif.  Treasury AS tenor 10 tahun turun 12/32 dengan yield di 2,2316 persen. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas naik Rabu lalu karena penurunan tajam pada ekuitas AS dan anjloknya dollar AS yang mendorong logam mulia rebound dari level  terendah tiga minggunya. 

• Setelah  pada  awalnya  perdagangan  dengan  rangkaian  yang  mengikat  tidak  pada  data  ekonomi  utama  AS,  emas  memperluas  kenaikan  pada  perdagangan  awal  pagi  (waktu  setempat)  karena  indeks  S&P  500  melemah  hampir  1  persen  dari  bertahannya  kekhawatiran  berkenaan dengan bagaimana bank sentral segera akan memulai untuk memperkirakan kembali untuk mendukung langkah (austerity).  

• Permintaan investasi yang membaik, digambarkan dari ketidakhadiran dari outflow terkini dari gold‐backed exchange‐traded fund terbesar  didunia SPDR Gold Trust, juga mendorong sentimen investor logam mulia. 

• "It's a sign that the worst of the money outflows in the gold market is over. We are still not out of the woods but at least it shows that the  gloom‐and‐doom forecast of $1,000 gold is unrealistic for now," kata Bill O'Neill, mitra pada commodities investment firm LOGIC Advisors. 

•  "Markets  will  however  wait  for  cues  from  the  Fed  next  week,"  Pradeep  Unni,  seorang  analis  senior  pada  Richcomm  Global  Services  mengatakannya. "Lower imports from India after the duty hike will also be negative for gold."  


OIL & COMMODITIES
• Crude  oil  prices  ditutup    menguat  sedikit  lebih  tinggi  pada  hari  Rabu,  namun  kenaikan  tertutupi  oleh  perkiraan  pertumbuhan  permintaan minyak yang lebih rendah dan banyaknya persedian. 

• Nilai  spot  berjangka  Brent  crude  oil  <LCOc1>  menguat  53  sen  dan  ditutup  dengan  nilai  103,49  dollar/barel  setelah  sempat  diperdagangkan dan menyentuh high di level 104,10 dollar/barel. Kontrak berjangka Brent akan berakhir pada hari Kamis. Kontrak  berjangka Brent crude oil ditutup dengan nilai 103,56 dollar/barel , menguat sebesar 59 sen. 

• Kontrak berjangka U.S. crude oil <CLc1> menguat 50 sen dengan nilai kontrak 95,88 dollar/barel. 

• International Energy Agency (IEA) mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berekembang secara moderat telah membatasi  permintaan minyak di seluruh dunia, dan bahwa beberapa negara maju akan mengurangi konsumsi akan minyak pada tahun 2013. 

• Pandangan yang mendukung bahwa permintaan akan melemah dilihat dari rilis data di China, negara nomor 2 terbanyak konsumsi  minyak dunia, "weaker economic growth and lower than previously forecast March/April consumption data", ucap IEA. 

• Jumlah  stok U.S.  crude  untuk sepekan  menguat 2,52 juta  barel pada pekan  lalu,  menentang ekspektasi  EIA ,  data  menunjukkan  bahwa 700.000 barel yang tersedia,. Laporan ini diikuti data yang dirilis oleh American Petroleum Institute pada hari Selasa bahwa  stok minyak mentah naik 9 juta barel pekan lalu. 

• "I think that overall the U.S. stockpiles indicate there's more than ample supply of oil," ucap Gene McGillian, oil analyst Tradition  Energy di Stamford, Connecticut. "The important thing is how the economies are going to do in the U.S. and China.” 


EURO ZONE
• Industrial output dari pabrikan zona euro menantang/membalikkan ekspektasi pasar dari basis bulanan yang turun dan kenaikan pada bulan April, data menunjukkannya Rabu lalu,  tetapi langkah ekspansi melambat dari penurunan dalam produksi dari energi dan durable consumer goods.  

• Industrial production dalam 17 negara‐negara yang menggunakan mata uang tunggal naik 0.4 persen dalam bulanan, setelah mendekti level tertinggi dua tahunnya yang naik 0.9  persen bulan Maret, data dari lembaga statistik Uni Eropa Eurostat menunjukkannya.  

• Polling para ekonom oleh Reuters telah diekspektasi melemah 0.2 persen.  

• Delegasi  pada  konferensi  ritel  di  Roma  mengejek  Menteri  Perindustrian  Flavio  Zanonato  Rabu  lalu  setelah  dia  mengatakan  ketidakyakinan  jika  pemerintah  akan  dapat  untuk  mencapai tujuan dari penundaan rencana kenaikan pajak.  

• Industri ritel Italia telahberjanji dengan pemerintah untuk menghentikan kenaikan dalam pajak penjualan berkenaan dengan mulai berlaku pada bulan Juli, karena kekhawatiran  kedepannya akan menekan suramnya suasana hati diantara konsumen Italia setelah hampir dua tahun mengalami resesi ekonomi.  

• Perancis mengatakan akan menjamin eksepsi ekspektasi kultural dari produk‐produknya dalam kesepakatan perdangan transatlantik, perkembangan yang mana kemungkinan blok  berencana membuka pembicaraan antara Uni Eropa dan Washington.  

• "France defends and will defend the cultural exception to the end ‐ that's a red line," Menteri Kebudayaan Aurelie Filippetti mengatakannya, yang menambah bahwa Perancis akan  melakukan ini "even if it is alone in doing so".  

• Pemerintah Yunani menghadapi pemberontakan internal dan kemarahan publik atas penutupan broadcaster pemerintah ERT, beberapa jam setelah rasa malu melihat penurunan  peringkat bursa menjadi status emerging market/pasar negara berkembang.


U.K.
• Sterling  menguat  terhadap  dolar  pada  hari  Rabu,  menyusul  ketidakpastian  kapan  The  Fed  akan  mengurangi/menghentikan  kebijakan  moneter  ultra  longgarnya. Rilis optimis data pekerjaan di Inggris juga telah menambah sinyal positif bagi peningkatan pemulihan ekonomi dan mengurangi peluang bagi  BoE untuk melanjutkan kebijakan moneter longgarnya. Sterling menguat ke level tertinggi 4‐1/2 bulan terhadap dolar dan level tertinggi 3 pekan terhadap  euro.  

• Data  menunjukkan  jumlah  warga  Inggris  yang  melaporkan  status  penganggurannya  mengalami  penurunan  melebihi  perkiraan  di  bulan  Mei,  sementara  pertumbuhan upah meningkat. Kondisi ini kian memperkuat indikasi positif bagi pemulihan ekonomi Inggris setelah data yang dirilis Selasa sebelumnya juga  menunjukkan industrial output meningkat di bulan April untuk ketiga kalinya secara berturutan dan juga data PMI sektor jasa, manufaktur dan konstruksi di  pekan lalu yang mencatat ekspansinya di bulan Mei, dan mengurangi kekhawatiran investor terhadap langkah kebijakan Mark Carney pada saat menjabat  Kepala BoE yang baru di bulan Juli mendatang yang sebelumnya diprediksi akan mengadopsi kebijakan moneter longgar yang agresif. 

• Sterling terakhir tercatat naik 0,2% di sekitar $1,5676 dibandingkan posisi penutupan New York hari Selasa. Sedangkan terhadap euro, sterling bergerak  stabil di sekitar 0.8504 pound setelah sempat terkoreksi ke level intraday low di 0,8466 pound, level terendahnya sejak 21 Mei. 

• Anggota  dewan  kebijakan  BoE  Paul  Fisher  mengatakan  ekonomi  Inggris  kemungkinan  membutuhkan  waktu  yang  lebih  lama  untuk  memulihkan  perekonomiannya  dibanding  Amerika  Serikat.  Salah  satu  penyebabnya  adalah  karena  resesi  yang  berkepanjangan  di  zona  euro  sebagai  mitra  dagang  terbesar Inggris.



JAPAN
• Japan's core machinery orders melemah untuk bulan April dari bulan sebelumnya, melemah untuk pertama kalinya dalam tiga bulan karena perusahaan tetap enggan untuk meningkatkan belanja modal meskipun ekspansi kebijakan stimulus Perdana Menteri Shinzo Abe.

• Data Kantor Kabinet menunjukkan core machinery orders dan serangkaian volatilitas yang terjadi dipandang sebagai indikator utama belanja modal, melemah 8,8 persen, jauh berbeda dengan survei pendapat beberapa analis yang dilakukan oleh Reuters yaitu melemah hanya sebesar 8,5 persen.

• Melemahnya capital spending merupakan sebuah tantangan bagi upaya Abe untuk menarik ekonomi negara terbesar ketiga di dunia dari hampir dua dekade deflasi dan stagnasi, dengan kebijakan yang dikenal dengan "Abenomics" yang terdiri dari langkah‐langkah kebijakan pengeluaran besar dan pelonggaran moneter yang agresif.

• "The yen has weakened somewhat, but companies are not convinced that this will continue and that Japan's domestic demand will pick up," ucap Hiroaki Muto, senior economist di Sumitomo Mitsui Asset Management Co.

• "This is not something that Abe can change easily with his economic policies or with monetary easing. Abe is talking about tax breaks, but this is not likely to be large enough to stimulate capex."



AUSTRALIA
• Consumer confidence bangkit pada bulan Juni, tetapi kemungkinan dalam jangka pendek karena permasalahan mengenai outlook ekonomi yang mendalam.

• Indeks Westpac/Melbourne Institute pada consumer sentiment bulan Juni naik 4.7 persen menjadi 102.2 poin.

• Itu telah diatas angka 100 untuk pertama kalinya dalam dua bulan, mengindikasikan bahwa kebanyakan orang disurvei optimistik mengenai perekonomian.

• Tingkat pengangguran diekspektasi naik tipis pada bulan Mei karena pertumbuhan employment mengalami langkah mundur.

• Australian Bureau of Statistics (ABS) akan merilis gambaran tenaga kerja Kamis ini.

• Perkiraan rata‐rata dari survei dari AAP pada 13 ekonom untuk tingkat pengangguran naik menjadi 5.6 persen dalam bulanan, dari 5.5 persen bulan April.

• Jumlah orang‐orang dengan pekerjaan diekspektasi untuk melemah hingga 10.000 bulan Mei, sementara itu angka partisipasi ‐ persentase dari populasi penduduk usia kerja baik dalam bekerja atau mencari kerja – diekspektasi menjadi 65.2 persen.

• Dibulan April, employment bertumbuh hingga 50.100 dan angka partisipasi 65.3 persen.

• Indeks leading employment Pemerintah federal melemah dalam rangkaian lima bulannya pada bulan Juni.

• Indikator dari employment dari Department of Education, Employment and Workplace Relations turun 0.015 poin indeks pada bulan Juni, menjadi minus 0.139 poin.

• "One more monthly fall in the indicator would be required to confirm that employment is likely to grow at a rate below its long‐term trend of 1.5 per cent per annum in around half a year's time," departemen mengatakannya Rabu lalu.

• Tujuh dari 10 nirlaba industri di Australia tidak merasa yakin mereka akan memenuhi permintaan untuk jasa mereka dalam masa yang akan datang, laporan terbaru mengatakannya.

• Industri housing and development telah mencapai level terendahnya dalam confidence, diikuti dekatnya dengan sektor hukum dan pembelaan, sebuah indeks komunitas yang dirilis oleh PricewaterhouseCoopers (PwC) dan ditemukan oleh Centre of Social Impact (CSI).

• Indeks yang dirilis menyurvei CEOs dari 362 organisasi nirlaba termasuk jasa kesehatan dan sosial.

• Harga obligasi Australia melemah setelah positifnya consumer sentiment yang meyakinkan para dealer Reserve Bank kemungkinan menahan pemangkasan tingkat suku bunga pada bulan Juli.


SWISS
• Indeks dolar jatuh ke level terendah hampir 4 bulan pada hari Rabu, tertekan oleh ketidakpastian kapan The Fed akan mengurangi/menghentikan kebijakan  moneter ultra longgarnya. Indeks dolar, barometer nilai tukar dolar terhadap 6 mata uang utama dunia, terkoreksi ke level intraday low di 80,748, level  terendahnya sejak 20 Februari, dan terakhir tercatat melemah 0,19% di 80,960. 

• Sejak awal tahun ini, spekulan dan investor jangka panjang telah memborong dolar dipicu data‐data positif AS kuartal pertama, namun saat ini mereka  mulai melepas dolar untuk mengambil keuntungan, menyusul memburuknya data ekonomi AS di kuartal kedua, meskipun status dolar sebagai safe‐haven. 

• Pelaku  pasar  juga  akan  mencermati  langkah  ECB  untuk  mempertahankan  kebijakan  moneternya  dalam  sebuah  pengadilan  di  Jerman  dalam  pekan  ini,  terhadap tuduhan skema pembiayaan ilegal pemerintah. Jika terindikasi adanya  upaya pembatasan pembelian obligasi oleh ECB,  maka akan berpotensi  mendorong naiknya euro. 


• Dolar mencatat intraday low di 0,9174 franc dan terakhir bergerak di sekitar 0,9205, atau turun 0,4% dibandingkan posisi penutupan New York hari Selasa.  Sedangkan euro terkoreksi ke intraday low di 1,2252, level terendahnya sejak 7 Mei dan terakhir tercatat melemah 0,25% di sekitar 1,2277 franc. 

Tuesday, June 11, 2013

Headline News 11.06.13

US & GLOBAL
• Dolar menguat terhadap yen dan yield obligasi pemerintah AS mendekati level tertinggi 14 bulan pada hari Senin seiring meningkatnya  sentimen terhadap ekonomi AS setelah lembaga pemeringkat Standard & Poor's menaikkan peringkat utang pemerintah AS. S&P meng‐ upgrade proyeksi utang AS menjadi “stabil” dari “negatif” dan mengatakan peluang untuk dilakukan downgrade relatif kecil. 

• Dolar mempertajam apresiasinya terhadap yen Jepang dan mencatat intraday high di 99,28 yen, sementara harga Treasury jangka panjang  turun,  melanjutkan  sell‐off  yang  dipicu  oleh  ketidakpastian  mengenai kapan The  Fed  akan  mengakhiri  program  pembelian  obligasinya.  Yield  untuk  Treasury  tenor  30  tahun  naik  ke  level  tertinggi  sejak  April  2012  setelah  S&P  merevisi  outlook‐nya,  sementara  yield  untuk  Treasury  tenor  10  tahun mencatat  2,2%.  Sedangkan  Bund  futures  Jerman  turun ke  level  terendah 3  bulan dengan kontrak  September  berakhir melemah 54 poin di 142,85, level terendahnya sejak medio Maret. 

• Kalangan  analis  dan  investor  berpendapat  bahwa  outlook  S&P  tersebut  nampaknya  tidak  akan  membawa  perubahan  besar  terhadap  kapan  The  Fed  akan  mengurangi/menghentikan  program  pembelian  obligasinya,  namun  pandangan  S&P tersebut  secara  umum  hanya  menaikkan sentimen positif pada perekonomian AS. 

• Saham turun di Eropa dan mendekati titik impas di Wall Street setelah investor menaksir valuasi ekuitas tidak lagi seatraktif  seperti tahun  lalu atau awal 2013. Dengan adanya ketidakpastian mengenai langkah The Fed kedepannya nampaknya kondisi ini belum akan mampu  mendorong rally yang kuat untuk saat ini. Indeks ekuitas dunia MSCI naik 0,24% bahkan disaat FTSEurofirst 300 <.FTEU3> turun 0,08% di  1193,27. 

• Rilis  data  impor  Cina  yang  buruk  diluar  dugaan  telah  mendorong  investor  melepas  saham‐saham  pertambangan  dan  membeli  saham‐ sahan defensif seperti Deutsche Telekom <DTEGn.DE> dan Bayer <BAYGn.DE>. saham pertambangan Eropa jatuh, dengan Lonmin <LMI.L>  kehilangan 3,2%, Anglo American <AAL.L> turun 2,8% dan Rio Tinto <RIO.L> turun 2,4%.  

• Impor Cina di bulan Mei turun 0,3%, kontras dengan ekspektasi terjadi kenaikan 6%, menyusul volume pengiriman komoditas merosot  dari tahun lalu. Ekonomi Cina tumbuh pada level terlemahnya dalam 13 tahun di tahun 2012 dan sepanjang tahun ini data ekonomi diluar  dugaan telah dirilis melemah, sehingga memberikan warning bahwa Cina akan gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi 7,5% tahun  ini. 

• Saham‐saham  pengembang  perumahan  memberikan  kontribusi  terburuk  bagi  Wall  Street  seiring  suku  bunga  hipotek  naik  di  atas  4%  pekan lalu untuk pertama kalinya dalam tahun ini. Saham Lennar Corp <LEN.N> jatuh 3,3% di $37,31 dan D.R. Horton Inc <DHI.N> jatuh  2,1% ke $23,06.  

• Dow Jones industrial average <.DJI> ditutup melemah 9,53 poin atau 0,06% di 15238,59. Sedangkan Standard & Poor's 500 Index <.SPX>  merosot 0,57 poin atau 0,03% di 1642,81. Sementara Nasdaq Composite Index <.IXIC> naik 4,55 poin atau 0,13% di 3473,77.   

• Dolar menguat terhadap yen dan mencatat intraday high di 99,28 yen dan terakhir tercatat bergerak di sekitar 98,67, atau naik 1,17%.  Sedangkan euro menghapus kerugian awalnya dan ditutup naik 0,25% ke $1,3255 terhadap dolar. 

• Obligasi AS tenor 30 tahun turun 13/32 dengan yield 3,3661 persen. Sedangkan obligasi tenor 10 tahun turun 8/32 dengan yield 2,2097  persen.  Harga komoditas tertekan oleh indikasi menurunnya permintaan dari Cina. Brent crude <LCOc1> berakhir di bawah $104 per barel, turun  61  sen  di  $103,95.  Sedangkan  U.S.  light  sweet  crude  oil  <CLc1>  turun  26  sen  di  $95,77  per  barel.  Harga  tembaga  juga  jatuh  ke  level  terendahnya  selama  lebih  dari  3  pekan,  tertekan  oleh  penguatan  dolar  dan  buruknya  data  Cina  yang  memicu  kekhawatiran  akan  berkurangnya permintaan untuk industri logam dari negara Tirai Bambu tersebut. Harga tembaga berjangka tenor 3 bulan pada London  Metal Exchange <CMCU3> turun 0,94% di $7162 per ton, setelah menembus level terendahnya sejak medio Mei di $7126. Harga emas  naik pasca terkoreksi ke level terendah 1 bulan di hari Jumat sebelumnya. Emas berjangka Comex untuk pengiriman Agustus ditutup naik  $3 per ons di $1386. 


GOLD & COMMODITIES
• Emas sedikit naik dalam volume perdagangan yang tipis Senin lalu setelah penurunan kebanyakan dalam bulanan pada hari sebelumnya,  karena  pasar  mengantisipasi  keputusan  dari  Standard  &  Poor’s  terhadap  revisi  outlook  sovereign  kredit  untuk  AS  menjadi  stabil  dari  negatif. 

• Reaksi emas untuk pengumuman dari lembaga pemeringkat kredit sebagian besar teredam. Dalam bulan Agustus 2011, S&P menurunkan  peringkat sovereign kredit AS dari AAA menjadi AA‐plus, menyoroti ketidakpastian ekonomi yang membantu mendorong emas ke level  tertingginya bulan lalu. 

• Senin  lalu,  analis  mengatakan  berita  dapat  kedepannya  menekan  ketertarikan  emas  sebagai  safe  haven  terhadap  dapat  membaiknya  perekonomian AS dan ketidakhadiran dari ancaman inflasi. 

• "We  continue  to  see  rotation  into  the  stock  market  as  fear  continues  to  leave  the  marketplace,"  kata  Frank  McGhee,  kepala  precious  metals trader pada Integrated Brokerage Services LLC.  

• "I don't even think a 10‐15 percent retracement in the stock market is enough to shake people out and back into the metals for the long  term," ungkap McGhee.  


OIL & COMMODITIES
• Pergerakan harga minyak  ditutup  melemah  dan  di  tengah  lesunya  perdagangan pada hari  Senin  dengan  geopolitical  supply  risk,  membentuk support untuk Brent crude oil tetapi lemahnya permintaan di Cina berdampak kepada market secara keseluruhan. 

• Brent crude oil <LCOc1> ditutup melemah 61 sen dengan nilai kontrak 103,95 dollar/barel, setelah sempat menguat 104,76 dollar  pada sesi  awal perdagangan dan  menyentuh level terendah dengan nilai 103,66 dollar. U.S. oil <CLc1> melemah sebesar 26 sen  dengan nilai kontrak 95,77 dollar/barel, setelah sempat di tradingkan diantara 95,19 dollar hingga 96,25 dollar. 

• Perekonomian China kehilangan momentum, dengan ekspor pada bulan Mei dan kegiatan domestik yang berjuang untuk kembali  meningkat. 

• "The first half of this year's demand has been disappointing," ucap Vikas Dwivedi, energy strategist di  Macquarie Group, Houston,  Texas. "Demand growth, especially diesel demand growth is lighter than we've been thinking."  

EURO ZONE
• European Central Bank akan menjaga tingkat suku bunga rendah selama ekonomi mendapatkan penguatan yang kokoh, menjamin krisis tidak kembali dengan sepenuhnya, dua  pengambil kebijakan mengatakannya.  

• ECB membutuhkan untuk melakukan kebijakan dalam cara yang menjamin bahwa 17‐negara regional berbagi mata uang tidak terjerat dengan krisis, anggota Dewan Gubernur  Ewald Nowotny mengatakan dalam konferensi ekonomi.  

• "It is more important here to further the expansion and thus avoid falling into a second great crisis," katanya pada wartawan ketika menanyakan mengenai resiko untuk menjaga  tingkat suku bunga rendah dalam jangka waktu yang lama.  

• Perancis  akan  susah  payah  untuk  bertumbuh  dalam  kuartal  kedua,  yang  membawa  resesi  jangka  pendek  dalam  negara  terbesar  kedua  ekonomi  itu  dalam  zona  euro  untuk  berhenti, perkiraan bank sentral Senin lalu. Perkiraan Bank of France bahwa dana 2‐trilyun‐euro ($2.64 trilyun) dalam ekonomi akan bertumbuh 0.1 persen dalam periode, setelah  Perancis memasuki resesi dalam kuartal pertama dengan mengalami kontraksi 0.2 persen.  

• Perekonomian Italia mengalami kontraksi 0.6 persen dalam kuartal pertama, yang lebih dari data awal yang telah diperkirakan, belum lagi berita kabar buruk untuk resesi yang  mengikat negara.Gross domestic product melemah dari revisi kebawah 2.4 persen dalam basis tahunan, institut statistik nasional ISTAT mengatakannya, memangkas data awal  yang mencatatkan pada penurunan 0.5 persen dalam kuartalan dan kontaksi tahunan 2.3 persen.  

• Yunani gagal untuk menarik penawaran perusahaan gas DEPA, dua pejabat Yunani terdekat mengatakan untuk dijual Senin lalu, sehingga tidak mungkin negara memenuhi target  privatisasi dibawah international bailout.  

• Perekonomian Belanda akan mengalami kontraksi lebih tajam tahun ini daripada perkiraan sebelumnya dan hampir tidak tumbuh tahun 2014 dan akan membutuhkan lebih banyak  langkah austerity untuk memenuhi target, bank sentral mengatakannya.  

• Dalam outlook ekonomi setengah tahunan, Dutch central bank (DNB) mengatakan pelemahan outlook akan menghasilkan defisit bujet 3.9 persen dalam output ekonomi tahun  depan, naik dari 3.5 persen tahun ini. Telah diperkirakan sebelumnya perkiraan defisit yang stabil pada 3.5 persen tahun 2013 dan 2014.  

• Belanda, negara dengan ekonomi terbesar kelima, yang berada dalam resesi ketiga sejak tahun 2009 dan mengimplementasikan 46 milyar euro ($61 milyar) dalam pemangkasan  bujet dan kenaikan pajak untuk menurunkan pengeluaran pemerintah. 


U.K.
• Sterling berhasil rebound terhadap dolar pada hari Senin pasca koreksinya gagal menembus previous low setelah pasar melihat data ketenagakerjaan AS  yang  dirilis  akhir  pekan  lalu  belum  cukup  kuat  untuk  mengakhiri  program  stimulus  The  Fed  dalam  waktu  dekat.  Sterling  juga  mendapat  dukungan  dari  membaiknya data ekonomi Inggris yang mengurangi ekspektasi BoE akan mengadopsi kebijakan moneter yang lebih agresif di bawah kepemimpinan Mark  Carney mulai bulan Juli. 

• Sejumlah analis mengatakan koreksi pada sterling berpotensi terbatas jika data ekonomi Inggris terus menunjukkan peningkatan, dimana data industrial  production dan pekerjaan Inggris pekan ini akan menjadi sorotan pasar untuk menilai seberapa besar peluang untuk pemulihan ekonomi Inggris. 

• Kanselir  George  Osborne  telah  meminta  bank  sentral  di  bawah  gubernur  baru  untuk  mengadopsi  kebijakan  moneter  yang mendukung  tujuan  ekonomi  pemerintah. 

• Sementara  komite  kebijakan  moneter  atau  monetary  policy  committee  (MPC)  akan  mengumumkan  langkah‐langkah  perubahan  kebijakan  pada  bulan  Agustus.  MPC  diperkirakan  akan  berjanji  untuk  menjaga  kebijakan  akomodatif  untuk  waktu  yang  lama,  seperti  Federal  Reserve  AS,  untuk  memastikan  pemulihan ekonomi yang berkelanjutan. 

• Setelah  mencatat  intraday  low  di  $1,5493,  sterling  kemudian  rebound  hingga  mencatat  intraday  high  di  $1,5586  sebelum  akhirnya  bergerak  di  sekitar  $1,5573.


JAPAN
• Surplus transaksi berjalan Jepang meningkat dua kali lipat pada bulan April dari tahun sebelumnya, dan perekonomian tumbuh meningkat lebih cepat dari perkiraan sebelumnya, merupakan tanda yang menggembirakan atas kebijakan agresif pemerintah untuk merangsang pertumbuhan bahkan saat gejolak pasar baru‐baru ini menimbulkan keraguan tentang strateginya.

• Data yang dirilis pada hari Senin menunjukkan perekonomian Negara terbesar ketiga dunia itu meningkat sebesar 4,1 persen pada Januari‐Maret, lebih baik dari perkiraan awal sebesar 3,5 persen, menggarisbawahi bahwa pemulihan yang stabil terhadap kenaikan permintaan global dan kebijakan stimulus yang berani oleh Perdana Menteri Shinzo Abe .

• Surplus transaksi berjalan tercaata meningkat sebesar 750 miliar yen, meningkat 100,8 persen dari tahun sebelumnya dan jauh lebih besar dari perkiraan pasar dengan rata‐rata surplus sebesar 320 miliar yen, menurut data dari Departemen Keuangan.

• "Exports are gradually recovering as overseas growth picks up, so that's a positive sign," ucap Junko Nishioka, chief economist di RBS Securities Japan. "But the growth in exports isn't strong enough to offset the rising import costs."

• Demikian pula, produk (PDB) Data domestik bruto yang menguat namun terlihat beberapa tanda‐tanda peringatan.

• "Capital expenditure is still contracting, showing that even though corporate profits are improving, companies are worried about the outlook," ucap Shuji Tonouchi, senior fixed‐income strategist di Mitsubishi UFJ Securities. "There are concerns about the impact of the sales tax hike on economic growth."


AUSTRALIA
• Pasar Australia ditutup untuk liburan publik yaitu Queen's birthday pada Senin lalu.  

• Bagaimanapun  juga,  pada  pukul  0630  AEST  Senin  lalu,  indeks  share  price  futures  contract  bulan  Juni  naik  58  poin  pada  level  4798,  mengikuti  kenaikan tajam dari pasar AS dan Eropa.  

• Tidak ada berita ekonomi utama atau ekuitas yang diekspektasi pada Senin lalu.  

• Dengan data Selasa ini NAB business, dan housing finance. 

• Di Australia, pasar hari Jumat ditutup melemah karena kehatian‐hatian para investor melakukan aksi jual saham‐saham kedepannya dari rilis data  penting ekonomi utama di AS dan Cina.  

• Indeks benchmark S&P/ASX200  turun 43.5 poin, atau 0.91 persen, ke level 4,737.7 poin, sementara itu perluasan indeks All Ordinaries melemah  42.5 poin, atau 0.89 persen, ke level 4,729.3 poin.  


SWISS
• Tingkat pengangguran Swiss turun ke level terendah 7 bulan di bulan Mei menyusul cuaca hangat mendorong naiknya permintaan untuk tenaga kerja di  industri bangunan dan pariwisata, namun resesi yang melanda zona euro masih akan memberi tekanan pada pasar tenaga kerja Swiss di semester kedua  tahun ini. Penurunan ini hanyalah faktor musiman yang berpengaruh pada sektor bangunan, pertanian dan pariwista dan belum mencerminkan terjadinya  peningkatan ekonomi, dimana diprediksi kondisinya masih cenderung melemah. 

• State  Secretariat for Economic Affairs, atau SECO memprediksi tingkat pengangguran di Swiss akan berkisar 3,3% di tahun ini dan di tahun mendatang, dan  akan meng‐upgrade proyeksi tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini dan tahun mendatang pada 11 Juni nanti. 

• Sedangkan kementrian ekonomi Swiss saat ini memprediksi pertumbuhan PDB tahun ini sekitar 1,3%, dan akan meningkat menjadi 2,1% di tahun 2014. 


• Dolar  mengalami  koreksi  sekitar  0,3%  dan  bergerak  di  sekitar  0,9330  franc,  pasca  mencatat  intraday  high  di  0,9419  franc  setelah  pasar  melihat  data  ketenagakerjaan  AS  yang  dirilis  akhir  pekan  lalu  belum  cukup  kuat  untuk  mengakhiri  program  stimulus  The  Fed  dalam  waktu  dekat.  Dolar  awalnya  terapresiasi setelah Standard & Poor’s menaikkan proyeksi utang pemerintah AS menjadi “stabil” dari “negatif”, dan mengatakan bahwa peluang untuk  terjadinya downgrade relatif kecil. 

Monday, June 10, 2013

Headline News 10.06.13

US & GLOBAL
• Dollar naik dan pasar ekuitas global mengalami rally Jumat lalu setelah data jobs AS untuk bulan Mei menghapus permasalahan investor  berkenaan dengan the Fed AS akan segera memulai meredakan kembali program stimulusnya.  

• Investor  yang  berada  disekitar  gagasan  bahwa  the  Fed  akan  memulai  untuk  mengurangi  pembelian  obligasi  dalam  mendukung  perekonomian,  kemungkinan  segera  setelah  bulan  September.  Program  telah  berperan  dalam  mendorong  saham  ke  level  tertingginya  sejak bulan Maret.  

• Employment  diluar  sektor  pertanian  dalam  negara  dengan  perekonomian  terbesar  didunia  itu  naik  175.000  bulan  lalu,  hanya  diatas  perkiraan rata‐rata dalam pooling Reuters, data dari Labor Department menunjukkannya.  

• Tiga indeks saham utama AS naik lebih dari 1 persen untuk hariannya, memperluas kenaikan pada penutupan hariannya, dengan indeks  S&P  consumer  discretionary  <.SPLRCD>  dan  sektor  pertumbuhan  mengarah  menguat.  Indeks  consumer  discretionary  naik  1.8  persen.  Indeks S&P industrials <.SPLRCI> juga bertambah 1.8 persen.  

• Saham  Microsoft  <MSFT.O>,  menguat  2  persen  pada  level  $35.67,  diantara  saham‐saham  yang  memberikan  dorongan  terbesar  untuk  kedua indeksnya pada S&P 500 dan Nasdaq. Jumat lalu, saham Wal‐Mart Stores Inc <WMT.N> meningkat 0.9 persen kelevel $76.33 dan  membantu mendorong indeks Dow setelah peritel terbesar dunia itu mengatakan dewan telah menyetujui program pembelian kembali  saham $15 milyar, pertama kali dalam dua tahunnya. 

• Emas melemah sekitar 2 persen, penurunan terbesar hariannya dalam tiga minggu.  

• "This  kind  of  Goldilocks  recovery  is  what  people  are  looking  for,"  kata  Rick  Meckler,  presiden  dari  hedge  fund  LibertyView  Capital  Management LLC di Jersey City, New Jersey.  

• Indeks MSCI's all‐country world <.MIWD00000PUS> dari 45 indeks negara naik 0.74 persen, sementara itu FTSEurofirst 300 <.FTEU3> dari  saham‐saham utama Eropa bertambah 1.33 persen untuk ditutup pada level 1,194.26.  

• Alat  pengukur  pasar  investor  yang  ditenangkan  dari  berita‐berita  yang  ada.  Dengan  indeks  Chicago  Board  Option  Exchange's  Volatility  <.VIX> melemah 7.9 persen, sementara itu indeks Europe the Euro STOXX 50 Volatility <.V2TX> melorot 10.1 persen.  

• Indeks Dow Jones industrial average <.DJI> melonjak 207.50 poin, atau 1.38 persen, untuk ditutup pada level 15.248.12. Indeks Standard &  Poor's 500 <.SPX> bertambah 20.82 poin atau 1.28 persen, ke level 1.643.38. Indeks Nasdaq Composite <.IXIC> menguat 45.16 poin, atau  1.32 persen, untuk ditutup pada level 3.,469.22.    

• Dalam mingguannya, indeks Dow telah naik 0.9 persen, indeks S&P 500 bertambah 0.8 persen, dan Nasdaq meningkat 0.4 persen.   

• Euro <EUR=> merosot ke level terendah hariannya terhadap dollar setelah laporan jobs AS, menyentuh level terendahnya $1.3193 dan  ditutup pada level $1.3219, melemah 0.2 persen.  

• Terhadap yen <JPY=>, dollar naik sekitar 0.41 persen ke level 97.34.   

• U.S. Comex gold futures <GCQ3> untuk pengiriman bulan Agustus di settled turun $32.80 per ons ke level $1,383.00.    Brent futures naik diatas level $104 per barrel, didukung pada ekspektasi dari berlanjutnya stimulus ekonomi AS, membawa kontrak ke  level terbesar mingguannya sejak akhir bulan April. Brent crude <LCOc1> di settled naik 95 sen ke level $104.56 per barrel, sementara itu  U.S. oil <CLc1> bertambah $1.27 untuk di settle ke level $96.03 per barrel.    



GOLD & COMMODITIES
• Emas  melemah  sekitar  2  persen  Jumat  lalu,  penurunan  terbesar  satu  harinya  dalam  tiga  minggunya,  karena  pada  hedge  fund  besar  melepas  emas  setelah  bertahannya  data  jobs  AS  yang  memperkirakan  the  Fed  AS  dapat  memulai  untuk  memperhitungkan  kembali  stimulus moneter akhir tahun ini. 

• Logam mulia mencatatkan penurunan terbesar mingguannya dalam dua minggu setelah aksi jual Jumat lalu yang menghapus kenaikan  awal  minggu  ini.  Penurunan  tajam  dollar  dn  menguatnya  pembelian  fisik  emas  telah  mendorong  harga  diatas  $1.400  per  ons  untuk  mingguannya. Dalam mingguan, emas melemah sekitar 0.3 persen. 

• AS menambah 175.000 jobs bulan lalu setelah hanya meningkat 149.000 bulan April, yang mengurangi harapan dari berlanjutnya stimulus,  dan hingga menekan turun dalam ketertarikan emas pada lindung nilai terhadap inflasi.   

• "It's a knee‐jerk reaction to the jobs data. Demand for gold is currently in the summer doldrums and the data provided an excuse to sell,"  kata  David  McAlvany,  CEO  pada  McAlvany  Financial,  sebuah  unit  dari  McAlvany  Wealth,  yang  memiliki  $475  juta  dalam  assets  under  management.  


OIL & COMMODITIES
• Data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan bahwa Amerika Serikat menambahkan lapangan pekerjaan sebanyak 175.000 pada bulan lalu tepat di atas perkiraan (median) dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters.

• Investor mengartikan data tersebut sebagai alas an yang cukup tinggi sebagai indikasi pemulihan sedang berlangsung, tetapi cukup rendah untuk menenangkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS mungkin mengakhiri upaya pelonggaran stimulus lebih cepat dari yang diharapkan. Ketiga indeks saham utama AS diperdagangkan naik sekitar 1 persen pada sore hari. Tingkat pengangguran meningkat menjadi 7,6 persen.

• Selama sesi perdagangan Brent crude <LCOc1> ditutup meninkat 95 sen dengan nilai 104,56 dollar/barel. Kontrak berjangka Brent Crude sempat menyentuh level tertinggi di 105 dollar/barel. Brent mencatat kenaikan mingguan sebesar 4 persen, kenaikan tertinggi sejak Juli 2012.

• U.S. oil <CLc1> menguat 1,27 dollar ditutup dengan nilai 96,03 dollar/barel, menyentuh kenaikan mingguan terkuat sejak 26 April
sebesar 4,5 persen.

• Seorang analis di dunia perminyakan Jim Ritterbusch dari Ritterbusch and Associates menuliskan hasil pengamatannya dalam research note, diketahui bahwa minyak telah meningkat 4,5 persen ""simply provided an offset to a 4 percent price decline across the prior two weeks."

• "This type of 'chop' is likely to continue through the rest of this month amidst conflicting macroeconomic signals that have been pushing bearish oil balances to the backburner," ucap Ritterbusch.



EURO ZONE
• European  Central  Bank  kemungkinan  tidak  butuh  menggunakan  pilihan  kebijakan  yang  tidak  konvensional  untuk  menstimulasi  perekonomian  zona  euro,  anggota  dewan Gubernur Ewald Nowotny mengatakannya Jumat lalu, ditambah bahwa dia melihat resiko inflasi atau tidak deflasi.  

• Industrial output Jerman dan aktivitas perdagangan naik tajam pada bulan April tetapi Bundesbank memangkas perkiraan pertumbuhan untuk tahun ini, mengatakan  negara dengan ekonomi terbesar di Eropa akan melambat lagi setelah kenaikan pada kuartal keduanya.  

• Kenaikan dalam aktivitas menawarkan beberapa dorongan pada negara‐negara zona euro yang lain, yang mana perhitungan dari kenaikan permintaan Jerman untuk  membantu mereka mendorong cara keluar dari krisis regional.  

• Ekspor di Slovenia naik hampir 10 persen dalam basis tahunan pada bulan April, data menunjukkannya  dalam tanda‐tanda  yang jarang  dalam penguatan  ekonomi  dalam zona euro yang berjuang untuk menghindari bailout.  

• Kredit  macet  dalam  bank‐bank  lokal  –  akar  dari  permasalahan  pemerintah  –  yang  naik  untuk  pertama  kalinya  dalam  empat  bulan  dalam  setahun,  dan  tingkat  pengangguran naik ke level tertinggi dalam 20‐tahun pada 11.1 persen dalam kuartal pertamanya.  

• Kredit macet di bank‐bank Italia naik pada bulan April ke level tertingginya sejak pencatatan dimulai pada Juni 1998, yang menunjukkan tidak membiarkan perjuangan  negara dalam resesi yang panjang sejak Perang Dunia Dua.  

• Non‐performing loans – pinjaman bermasalah paling tidak mungkin dibayar kembali dibawah klasifikasi Italia – naik menjadi 133.3 milyar euro ($175.9 milyar), yang  naik 22.3 persen dari bulan yang sama tahun lalu, data dari Bank of Italy. 



U.K.
• Defisit  perdagangan  barang‐barang  Inggris  dipersempit  lebih  dari  yang  diharapkan  dalam  bulan  April  karena  impor  melemah  tajam,  data  resmi  yang  ditunjukkan Jumat lalu.  

• The Office for National Statistics mengatakan defisit perdagangan barang turun menjadi 8.224 milyar pound dari 9.175 milyar pound dibulan Maret. Para  ekonom dalam pooling Reuters telah memperkirakan gap pada 8.8 milyar pound.  

• Defisit perdagangan barang dengan negara non‐Uni Eropa mengecil menjadi 3.414 milyar pound pada bulan April dari 3.469 milyar pound dibulan Maret  dan turun dari perkiraan untuk gap pada 3.6 milyar pound.  

• Termasuk surplus dalam perdagangan jasa di Inggris, keseluruhan defisit perdagangan mengecil menjadi 2.579 milyar pound dari 3.249 milyar pound di  bulan Maret.  

• Gambaran  bulanan  cenderung  menjadi  volatil.  Hingga  tiga  bulannya  hingga  April,  barang‐barang  ekspor  naik  0.8  persen  sementara  itu  impor  naik  1.1  persen.   

• Ekspor barang‐barang terhadap Uni Eropa dalam tiga bulan hingga April pada level terendahnya sejak tiga bulan hingga Juni tahun lalu.   

JAPAN
• Jepang harus mempertimbangkan untuk menurunkan tarif pajak korporasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan untuk menarik lebih banyak investasi asing, seorang penasihat ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan pada hari Jumat.

• Koichi Hamada, profesor emeritus ekonomi di Yale University, juga mengatakan bank sentral harus melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut jika yen kembali menguat dan mengancam pemulihan ekonomi Jepang.

• "Japan's growth strategy needs to include steps such as cutting the corporate tax rate, together with deregulation. This needs to happen not only in special economic zones but nationwide," ucap Hamada dalam sebuah wawancara dengan Reuters di hari Jumat.

• Pemerintah mengatakan pada hari Jumat bahwa indeks perekonomian utama Jepang menguat pada bulan April, menguat untuk tiga bulan beruntun seiring tumbuhnya harapan untuk pemulihan ekspor akibat dampak dari depresiasi yen, mendongkrak harga saham dan mendorong perusahaan untuk meningkatkan produksi.

• Pejabat Kabinet mengatakan dalam preliminary report bahwa index of coincident indicators, seperti output industri, penjualan ritel dan lowongan pekerjaan baru, naik menjadi 94,8 dari 93,8 pada bulan Maret,

• Bagaimanapun hasilnya , berdasarkan data perekonomian yang rilis pada bulan April, ketika BoJ, di bawah kepemimpinan baru Haruhiko Kuroda sebagai gubernur, memperkenalkan satu set langkah baru pelonggaran moneter termasuk pembelian tambahan obligasi pemerintah, dimana nilai yen terus melemah dan didukung harga saham di Tokyo.

• Beberapa analis berpendapat bahwa seiring prospek ekonomi Jepang telah menjadi sedikit mengkhawatirkan setelah pasar keuangan sudah mulai banyak berfluktuasi sejak akhir bulan Mei, indikator akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan mungkin akan diawasi secara ketat guna menganalisis apakah negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia bisa kembali melanjutkan pemulihan perekonomiannya.



AUSTRALIA
• Pasar keuangan mencatatkan kemungkinan untuk memangkas tingkat suku bunga pada bulan Agustus, hanya sehari sebelum pemilu federal resmi akan  berlangsung.  

• Itulah dalam waktu yang tidak terlalu lama pada Reserve Bank of Australia (RBA) akan keluar dari cara‐cara untuk menghindari mengubah tingkat suku  bunga selama kampanye pemilu karena takut menunjukkan bias politik. 

• Sekurang‐kurangnya dalam persepsi pada pasar keuangan/finansial. 

• Consumer confidence di Australia Barat anjlok ke level terendahnya yang keduanya dalam jangka pendek dan panjangnya.  

• Survei  terakhir  pada  consumer  confidence  oleh  Curtin  Business  School  dan  WA's  Chamber  of  Commerce  and  Industry  (CCIWA)  menunjukkan  hanya  10  persen dari responden mempercayai ekonomi akan membaik tiga bulan kedepan, turun dari 25 persen sebelumnya.  

• Itu mempercayai ekonomi akan membaik hingga dalam 12 bulan kedepan yang turun dari 46 persen menjadi 33 persen.  

• Faktor utama yang menekan confidence dari naiknya biaya hidup, menekan sentimen diantara 57 persen dari survei rumah tangga.  

• Harga obligasi Australia naik karena pemangkasan tingkat suku bunga oleh Reserve Bank of Australia di bulan Juli yang menjadi lebih mungkin terjadi.  



SWISS
• Swiss  franc  naik  terhadap  meluasnya  pelemahan  dollar  Jumat  lalu,  dengan  the  greenback  dibawah  tekanan  kedepannya  dari  laporan  jobs  AS.  Dengan ditutup pada level 0.9360 telah terjadi kenaikan 60 poin dalam hariannya. 

• Dengan tingkat pengangguran akan menjadi perhatian di Swiss, Senin ini yang diperkirakan bertahan  untuk unadjusted dan naik pada adjusted‐ nya ditingkat 3.2% dari 3.1%.  


• Juga penjualan ritel Swiss dalam basis tahunan dapat naik tajam dalam perkiraannya. Untuk dapat menjadi pertimbangan berikutnya.